Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1
RISALAH ACARA
PUBLIC EXPOSE LIVE 2026
PT Perseroan Tbk
Hari / Tanggal : Senin, 07 September 2026
Waktu : 15:00 – 16:00 WIB
Tempat : Public Expose Live 2026 (Zoom Webinar)
Panelis : 1. Direktur Keuangan – Nelwin Aldriansyah
2. Direktur Operasi – Andri Haribowo
3. VP Finance & Treasury – Hanny Retno Hapsari
Peserta : 142 orang, terdiri dari:
Direksi Perseroan
Karyawan Perseroan
Investor
Media
Umum
Overview Acara:
Presentasi Public Expose diselenggarakan untuk memenuhi ketentuan Peraturan Bursa Efek Indonesia
Nomor I.E – V Kep-00015/BEI/01-2021.
Public Expose dibuka oleh Moderator pukul 15:00 WIB.
Presentasi Public Expose disampaikan oleh Manajemen PT Perseroan Tbk (“Perseroan”) selama ±40
menit.
Paparan Penjelasan yang disampaikan meliputi Company Profile, Company Strategy, Operational
Performance dan yang terakhir terkait Financial Performance Perseroan semester 1 2026, diantaranya:
1. Perseroan didirikan sejak 1969 dengan nama Elektronika Nusantara kemudian mengalami beberapa
perubahan bisnis, melakukan IPO di tahun 2008, melakukan turn around di 2011 sampai merubah logo
dari kuda laut menjadi logo saat ini di 2013. Kepemilikan Perseroan juga berubah dari PT Pertamina
Persero menjadi PHE di tahun 2021. Awal mula berbisnis telematika, bertambah bisnis hulu migas,
kemudian hilir migas dan IT, hingga saat ini bertransformasi menjadi Perusahaan Jasa Energi
Terkemuka yang Memberikan Solusi Total. Keberhasilan Perseroan bertahan dan berkembang selama
lebih dari 5 dekade, mencerminkan kekuatan model bisnis, kualitas eksekusi serta kemampuan
beradaptasi terhadap dinamika industri. Didukung oleh rekam jejak yang solid dari sinergi dengan
holding migas nasional, Perseroan berada pada posisi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan
berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang.
Page 2
2. Pada 30 Juni 2026, Perseroan mencatat kapitalisasi pasar IDR 3,8 triliun/~USD 212 million dengan total asset sebesar Rp 11,4 triliun. Perseroan dimiliki oleh Pertamina Hulu Eenergi 51,1% sebagai pemegang saham pengendali dan 48,9% dimiliki publik termasuk investor institusi. Struktur ini memperkuat kredibilitas dan stabilitas perusahaan. Bidang usaha kami terbagi menjadi 3 segmen yaitu Jasa Hulu Migas, Jasa Pendukung Hulu Migas dan Penjualan Barang serta Layanan Distribusi & Logistik Energi, yang tersebar di Divisi maupun Anak Perusahaan. 3. Perseroan telah membangun fondasi yang kokoh selama lebih dari 5 dekade dengan jangkauan operasional di seluruh Indonesia. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat kepemimpinan pasar domestik, sekaligus memperluas kehadiran internasional secara bertahap. Fokus ekspansi akan diarahkan ke kawasan Algeria dan Libya, India serta Asia Tenggara, sebagai strategi pertumbuhan jangka panjang dan penguatan kapabilitas global. Melalui kombinasi pengalaman, integrasi layanan dan pengembangan pasar internasional, Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan daya saing, serta memperkuat posisi sebagai penyedia jasa energi kelas dunia 4. Tahun 2026 kami tetapkan sebagai momentum untuk Rediscover Technology and Innovation Edge. Dalam menjalankan strategi tersebut. Perseroan terus memperkuat perannya sebagai The Strategic Enabler and Efficiency- Partner bagi Pertamina Group serta seluruh pemangku kepentingan di sektor energi. Fokus Perseroan tidak hanya pada pertumbuhan bisnis tetapi juga bagaimana Perseroan dapat membantu menjaga keberlanjutan dan kelayakan ekonomi aset-aset energi melalui solusi yang lebih efisien, inovatif, dan bernilai tambah. Untuk mencapai tujuan tersebut, kami mengedepankan tiga prioritas utama. Pertama, Operational Excellence, yaitu komitmen menyeluruh untuk menjalankan operasi, dengan standar terbaik melalui budaya keselamatan yang kuat, integritas yang tinggi dan keandalan aset sebagai fondasi utama. Kedua, Cost Leadership, di mana efisiensi kami tempatkan sebagai keunggulan strategis, didukung oleh inovasi dan peningkatan produktivitas yang berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan daya saing yang lebih kuat. Ketiga, Teknologi, Perseroan terus memperkuat solusi dan mengadopsi teknologi yang tepat guna di sepanjang rantai nilai minyak dan gas guna meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kualitas layanan kepada pelanggan. 5. Inovasi teknologi terus menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan dan diferensiasi bisnis Perseroan. Yang pertama, Perseroan mengadopsi teknologi seismik terkini melalui penggunaan peralatan geophone Stryde Wireless- Seismic Acquisition System pada proyek seismik darat 2D dan 3D area Tedong, Sulawesi Selatan. Teknologi ini memberikan fleksibilitas operasional yang lebih tinggi /efisiensi yang lebih baik serta kualitas data hasil perekaman yang semakin optimal untuk mendukung pengambilan keputusan eksplorasi lebih lanjut. Kemudian Pertapixel, sebuah layanan geospasial digital yang mengintegrasikan teknologi drone, pemetaan udara dan sistem informasi geografis atau GIS. Solusi ini mendukung berbagai kebutuhan pelanggan mulai dari pemetaan wilayah kerja, inspeksi asset, pemantauan fasilitas hingga pengelolaan data spasial secara terintegrasi. Dengan kemampuan pemrosesan data yang lebih cepat dan akurat, Pertapixel menjadi salah satu pendorong efisiensi dalam pengambilan keputusan berbasis data di sektor energi. Pada area Enhanced Oil Recovery, proyek Chemical EOR Lapangan Minyak Rama di wilayah PHE OSES, sudah mulai beroperasi pada bulan juni 2026. Teknologi polymer flooding ini digunakan untuk
Page 3
meningkatkan kemampuan- reservoir dalam mendorong minyak menuju sumur produksi, sehingga dapat meningkatkan recovery factor dan produksi minyak lapangan secara keseluruhan. Inovasi berikutnya adalah Road Traffic Control atau RTC, yaitu pusat kendali dan pemantauan terintegrasi untuk armada distribusi bahan bakar. Sistem ini memungkinkan pemantauan pergerakan armada secara real-time selama 24 jam setiap hari. RTC mengintegrasikan berbagai sumber data, mulai dari GPS Tracking, CCTV berbasis kecerdasan artifisial, data perjalanan, kondisi lalu lintas hingga informasi perilaku pengemudi ke dalam satu platform kendali terpusat. Melalui sistem ini, Perseroan dapat meningkatkan aspek keselamatan, keandalan distribusi, efisiensi operasional serta kualitas layanan kepada pelanggan. 6. Perseroan juga terus memperluas kontribusinya pada pengembangan infrastruktur energi nasional. Proyek Fuel Terminal Palaran merupakan proyek EPC yang dirancang dengan kapasitas penyimpanan BBM sebesar 37,500 kiloliter yang terdiri dari 12 tangki penyimpanan. Fasilitas ini juga dilengkapi jetty, sistem perpipaan terintegrasi, fasilitas truck loading dan infrastruktur- pendukung operasional lainnya. Sementara itu, Proyek Terminal LPG Kolaka dikembangkan untuk mendukung kebutuhan distribusi LPG di- Sulawesi Tenggara, khususnya dalam rangka mendukung program konversi minyak tanah ke LPG. Fasilitas ini dibangun dengan kapasitas penyimpanan sebesar 2x 1,500 metrik ton dan akan dioperasikan dalam skema BOT selama 10 tahun, dimana hingga bulan Juni 2026, progres konstruksi telah mencapai sekitar 15%. Kedua proyek tersebut mempertegas peran Perseroan, tidak hanya sebagai penyedia jasa energi, tetapi juga sebagai mitra pengembangan infrastruktur strategis nasional. 7. Pada Semester-I 2026, aktivitas operasional di seluruh lini bisnis tetap berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja Perseroan. Secara operasional, Perseroan berhasil menyelesaikan akuisisi seismik 3D seluas 1,757 kilometer persegi dan seismik 2D sepanjang 193 kilometer. Selain itu, kami berhasil menyelesaikan pekerjaan wireline logging pada 662 sumur pekerjaan well testing pada 3,855 sumur, serta aktivitas Hydraulic Workover Unit pada 112 sumur. Pada bisnis distribusi energi, volume transportasi BBM berhasil mencapai 14 juta kilo-liter dengan dukungan jaringan depot dan layanan distribusi yang terus terjaga keandalannya. Perseroan juga mencatatkan kemajuan pada berbagai proyek strategis termasuk Land Seismic di Area Tedong, Seismik Lepas Pantai Kandawulo, TBBM Palaran, EPC TLPG Kolaka serta proyek CEOR di lapangan Rama yang akan menjadi pendorong pertumbuhan jangka menengah Perseroan. Pada segmen Integrated Upstream Oil and Gas Services, berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,06 triliun dengan laba bersih mencapai Rp99 miliar. Walaupun mengalami penyesuaian dibandingkan periode sebelumnya, kinerja operasional tetap terjaga dengan penyelesaian berbagai proyek strategis. Pendapatan segmen Oil and Gas Support Services mencapai Rp610 miliar, dengan laba bersih sebesar Rp41,8 miliar. Sementara itu, segmen Sales of Goods and Energy Distribution and Logistics Services, kembali menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan sebesar Rp4,92 triliun dan laba bersih sebesar Rp293 miliar, dimana masing-masing tumbuh sebesar 26,6% dan 54,4% secara tahunan. 8. Pada semester pertama tahun 2026, Perseroan kembali mencatatkan perolehan kontrak yang solid. Hal ini mencerminkan keberlanjutan permintaan terhadap layanan Perseroan baik pada segmen Integrated Upstream Oil & Gas Services, Oil & Gas Support Services maupun Energy Distribution & Logistics. Selanjutnya memasuki tahun 2026, Perseroan mencatatkan carry over contract sekitar
Page 4
Rp21,6 triliun , yang terdiri dari Rp12,3 triliun pada segmen Integrated Upstream dan Rp2,8 triliun pada Oil & Gas Support- Services serta Rp6,5 triliun pada Energy Distribution & Logistics. Selama enam bulan pertama, Perseroan berhasil memperoleh kontrak baru senilai Rp11,6 triliun rupiah, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen Energy Distribution & Logistics sebesar Rp9 triliun, diikuti segmen Integrated Upstream Oil & Gas Services sebesar Rp1,6 triliun dan Oil & Gas Support Services sebesar Rp1 triliun. Perolehan ini menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga daya saing dan memanfaatkan peluang bisnis di berbagai sektor energi. Seiring dengan progres pelaksanaan proyek yang berjalan sesuai rencana hingga akhir semester pertama Perseroan telah membukukan contract absorbed sebesar Rp14,4 triliun yang mencerminkan disiplin eksekusi proyek serta kemampuan Perseroan dalam mengkonversi kontrak menjadi pendapatan. Dengan demikian, Perseroan menutup semester pertama 2026, dengan carry forward contract sebesar Rp18,8 triliun. Nilai ini memberikan earnings visibility yang kuat untuk periode mendatang sekaligus menjadi indikator positif atas keberlanjutan aktivitas operasional dan prospek pertumbuhan Perseroan. 9. Pada Semester I 2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,58 triliun, meningkat 8,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan tersebut berhasil diterjemahkan menjadi peningkatan profitabilitas yang lebih tinggi, dimana EBITDA mencapai Rp862 miliar, tumbuh 16,2% secara tahunan. Selanjutnya, laba bersih mencapai Rp435 miliar, meningkat signifikan sebesar 29,2% dibandingkan Semester I 2025. Margin laba bersih juga meningkat menjadi 5,73%, mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya dan peningkatan kualitas pendapatan. Dari sisi neraca, total aset mencapai Rp11,4 triliun dan ekuitas meningkat menjadi Rp5,43 triliun. Kondisi keuangan yang kuat juga tercermin dari arus kas operasi sebesar Rp761 miliar dan saldo kas yang tetap terjaga pada posisi Rp2,88 triliun. Komposisi pendapatan masih didominasi oleh pelanggan afiliasi sebesar 78%, sementara pelanggan pihak ketiga menyumbang 22%. Ke depan Perseroan akan terus berupaya meningkatkan kontribusi pasar non-affiliated sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis. Kami juga mempertahankan komitmen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sebagaimana tercermin dari tren peningkatan dividen per saham serta peringkat kredit korporasi yang tetap berada pada level idAA+. 10. Dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang, Perseroan secara konsisten melanjutkan program investasi yang terukur dan selektif. Untuk tahun 2026, alokasi belanja modal direncanakan sebesar sekitar Rp602 miliar. Hingga Juni 2026, realisasi capex telah mencapai sekitar 35% dari target tahunan. Investasi tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas operasional dan peningkatan daya saing bisnis. Pada segmen Integrated Upstream, investasi diarahkan pada STPS Navigation, Passive Seismic Geobit C100, Coiled Tubing Unit, dan Cementing Unit. Pada segmen Distribution & Logistics, investasi dilakukan untuk kendaraan tangki BBM dan pengembangan fasilitas Terminal LPG Kolaka. Sementara itu, pada segmen Support Services dan Non-Project, investasi digunakan untuk peningkatan fasilitas penyimpanan data, perbaikan infrastruktur gudang, dan renovasi aset pendukung lainnya.
Page 5
11. Perseroan juga berkomitmen menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan melalui implementasi aspek ESG secara konsisten. Pada aspek Environment, Perseroan berhasil mencatatkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 2,77%, yang merupakan hasil dari berbagai program efisiensi energi dan optimalisasi operasional. Perseroan juga terus memperkuat implementasi ISO 14001:2015 Environmental Management System, sebagai standar dalam pengelolaan aspek lingkungan di seluruh kegiatan operasional. Sejalan dengan transformasi menuju bisnis energi yang lebih berkelanjutan, Perseroan telah mengimplementasikan berbagai inisiatif Green Energy, antara lain penggunaan peralatan yang lebih hemat energi, pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya atau solar PV pada beberapa fasilitas operasional, termasuk terminal energi milik Perseroan. Selain itu, Perseroan juga terus mengembangkan kapabilitas layanan pada sektor energi panas bumi (geothermal) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) sebagai bagian dari kesiapan Perseroan dalam mendukung transisi energi di Indonesia. Pada aspek Social, Perseroan telah menerapkan ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management System, yang menjadi standar dalam pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh lini operasi. Apabila kita melihat indikator keselamatan, TRIR (Total Recordable Incident Rate) Perseroan secara konsisten berada jauh di bawah benchmark IOGP Contractors, yang menunjukkan efektivitas implementasi budaya HSSE di lingkungan Perseroan. Dari sisi pengembangan SDM, kami juga memiliki komposisi tenaga kerja yang produktif, di mana sekitar 61% karyawan berasal dari Generasi Y, diikuti oleh Generasi X dan Generasi Z. Komposisi ini memberikan kombinasi pengalaman, kompetensi, dan inovasi yang mendukung keberlanjutan bisnis Perseroan. Pada aspek Governance, Perseroan meyakini bahwa tata kelola yang kuat merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan investor dan seluruh pemangku kepentingan. Perseroan telah menerapkan berbagai standar internasional, antara lain: - ISO 37001 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan, - ISO 27001 terkait Keamanan Informasi, - ISO 20000-1 untuk Manajemen Layanan Teknologi Informasi, - ISO 22301 mengenai Business Continuity Management. Seluruh implementasi tersebut didukung oleh fungsi FUKAPEG (Fungsi Anti Bribery Ethic & GCG), yang berperan dalam memastikan penerapan etika bisnis, kepatuhan, dan GCG secara konsisten di seluruh organisasi. Kami juga terus memperkuat budaya integritas melalui Whistleblowing System yang memberikan mekanisme pelaporan secara independen dan transparan. Komitmen tersebut memperoleh pengakuan eksternal, di antaranya melalui penghargaan Indonesia Top Good Corporate Governance Awards 2025 serta pencapaian skor 96,66 atau kategori Very Good pada ASEAN Corporate Governance Scorecard. Pencapaian ini menunjukkan bahwa Perseroan tidak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, namun juga terus memperkuat tata kelola perusahaan sesuai praktik terbaik di tingkat regional.
Page 6
Tanya Jawab
Sesi Tanya Jawab terdiri dari 1 sesi melalui zoom dan dijawab secara langsung oleh para Panelis.
1. Pertanyaan (Daniel):
Data manajemen slide 8, 10 bahwa bagaimana Perseroan menjaga konsistensi pelaporan proyek ke
depan mengingat slide 8 sebut CEOR Rama sudah beroperasi Juni 2026, tapi slide 10 progressnya baru
5% target 2029, mana yang benar ?
Jawaban:
Kedua informasi tersebut sebenarnya mengacu pada parameter yang berbeda dan keduanya benar.
Pada slide 8 - Innovation, yang dimaksud adalah dimulainya implementasi atau operasi Polymer
Flooding di Lapangan Rama pada Juni 2026, sehingga teknologi tersebut sudah mulai digunakan dalam
pelaksanaan proyek. Sementara itu, angka sekitar 5% pada slide 10 - Operational Performance
menunjukkan progress penyelesaian (project completion) berdasarkan keseluruhan ruang lingkup
kontrak. Adapun target 2029 merupakan target penyelesaian proyek atau masa berakhirnya kontrak,
sehingga progres akan meningkat secara bertahap seiring pelaksanaan pekerjaan hingga kontrak
selesai.
2. Pertanyaan (Daniel):
Data manajemen slide 4, 5, 9, 10, 13 bahwa apa alasan strategisnya, dan bagaimana mitigasi risiko
eksekusi di lini bisnis yang relatif baru ini mencermati Capex 2026F bergeser besar dari Upstream ke
Distribusi & Logistik ?
Jawaban:
Perseroan tetap mengedepankan prudent investment melalui realisasi investasi yg sesuai dengan
kebutuhan pasar. Kami memproyeksikan komposisi portofolio Perseroan akan bergerak menuju
proporsi yang lebih seimbang antara segmen upstream services dan energy distribution & logistics.
Potensi pasar Jasa Hulu Migas nasional masih besar, terutama dengan meningkatnya aktivitas
eksplorasi dan pengembangan lapangan oleh Pertamina maupun KKKS lainnya sejalan dengan
program 1 juta barrel Pemerintah.
Di sisi lain, segmen distribution & logistics tetap menjadi kontributor dan keunggulan operasional
kami, khususnya pada layanan transportasi dan distribusi energi. Dengan penguatan di kedua lini ini,
arah strategi Perseroan adalah menciptakan keseimbangan portofolio antara Upstream Services dan
Energy Distribution & Logistics secara berkelanjutan.
3. Pertanyaan (Daniel):
Data manajemen slide 4, 10, 12 bahwa bagaimana memastikan kewajaran harga dan kepatuhan
transfer pricing bagi pemegang saham publik, apa sumber utamanya efisiensi atau faktor non-
recurring mencermati laba bersih naik 29,2% YoY jauh di atas pendapatan 8,9% YoY serta 78%
pendapatan dari afiliasi Pertamina Group ?
Page 7
Jawaban:
Untuk memastikan kewajaran harga, Perusahaan selalu melakukan review Term of Payment.
Dokumen oleh konsultan independen. Sehingga kami dapat memastikan kewajaran harga. Faktor
utama terkait kenaikan laba bersih 29,2% YoY yaitu dikarenakan perusahaan melakukan efisiensi baik
dari kegiatan operasional maupun support operasional, selain itu terdapat kenaikan laba selisih kurs.
4. Pertanyaan (Daniel):
Data manajemen slide 4, 6 bahwa bagaimana kepatuhan sanksi internasional dijaga, dan apakah
independensi bisnis ELSA terpengaruh mengingat operasi di negara berisiko tinggi (Aljazair, Libya, Irak,
Myanmar) di bawah struktur Danantara ?
Jawaban:
Perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan kepatuhan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk memperhatikan ketentuan dan persyaratan
yang berlaku pada setiap negara tempat Perseroan beroperasi. Dalam setiap peluang bisnis
internasional, Perseroan juga menerapkan proses risk assessment, legal review, due diligence dan
compliance review sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik. Kegiatan internasional
Perseroan juga dilakukan secara selektif dan sesuai dengan kompetensi serta kemampuan Perseroan
dalam menyediakan jasa energi. Sebagaimana tercermin dalam perjalanan bisnis Perseroan,
Perseroan telah memiliki pengalaman di sejumlah pasar internasional melalui berbagai layanan,
termasuk seismic, processing, workover, well monitoring, offshore geophysical services, hingga OCTG
pipeline supply.
Terkait struktur kepemilikan, Perseroan tetap menjalankan kegiatan usaha secara profesional dengan
mengacu pada prinsip Good Corporate Governance (GCG), ketentuan regulator, serta kepentingan
seluruh pemegang saham. Kehadiran Danantara maupun struktur pemegang saham tidak mengubah
komitmen Perseroan dalam menjaga independensi pengelolaan usaha, disiplin komersial, dan
kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku.
5. Pertanyaan (Doddi Tampubolon):
Berapa porsi carry-forward contract tersebut yang diperkirakan dapat direalisasikan menjadi
pendapatan pada 2H 2026? Apakah margin kontrak baru yang diperoleh pada tahun ini lebih baik
dibanding kontrak yang telah selesai dikerjakan?
Jawaban:
Carry-forward contract sebesar Rp18,8 triliun memberikan strong earnings visibility bagi Perseroan
untuk semester II 2026. Namun, nilai tersebut tidak dapat langsung disamakan dengan pendapatan
2H26 karena pengakuan pendapatan mengikuti progress dan periode pelaksanaan masing-masing
kontrak. Pada 1H26, sebagian proyek seismik dan EPC masih berada pada tahap mobilisasi, persiapan,
maupun awal pelaksanaan, sehingga kontribusinya belum sepenuhnya tercermin.
Terkait margin, Perseroan melihat bahwa profitabilitas ke depan akan semakin baik seiring
meningkatnya progres pelaksanaan proyek, dengan tetap memperhatikan project mix dan
pengelolaan biaya.
Page 8
Dalam perolehan kontrak baru, Perseroan juga tetap selektif dengan mempertimbangkan kualitas kontrak, risiko pelaksanaan, serta potensi profitabilitasnya, sehingga pertumbuhan kontrak tetap diupayakan memberikan kontribusi yang sehat terhadap margin. Pada semester 2 tahun 2026, sejumlah proyek yang pada 1H26 masih berada pada tahap mobilisasi dan awal pelaksanaan diharapkan mulai memberikan kontribusi yang lebih optimal. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan optimistis dapat meningkatkan margin dan profitabilitas hingga akhir 2026.
Page 9
Laporan Daftar Hadir/Attendee Report
Report Generated: Sep 07, 2026 16:25 AM
Topic Webinar ID Total Viewers
PUBEX LIVE 2026 - PT PERSEROAN TBK 983 7428 9098 142
Host Details
No User Name (Original Name)
1 Pubex Live 2026
Panelist Details
No User Name (Original Name)
1 Perseroan Tbk. (Panelist Pubex)
2 PC VMIX (Panelist Pubex)
3 Perseroan (Panelist Pubex)
4 IDX - Hani (Panelist Pubex)
5 Panelist Pubex
6 Nelwin Aldriansyah (Panelist Pubex)
7 Nelwin Aldriansyah (Panelist Pubex)
8 Panelist Pubex
9 Panelist Pubex
10 Panelist Pubex
11 Panelist Pubex
12 Pubex vmix
13 Pubex vmix
14 Pubex vmix
15 Pubex vmix
Attendee Details
No User Name (Original Name) Attendee Type
1 Rendy Samuel Investor
2 Daniel . Media
3 Andre R Investor
4 Luthfan Gymnastiar Investor
5 Timothy Tanamal Investor
6 Erwin Tanaka Investor
7 AGUNG HEPI Media
8 Deffandi Nasrul Investor
9 Billy WIJAYA Investor
10 Hartanto - Investor
Page 10
11 Fajar Imanuddin Investor 12 Cindy Cindy Investor 13 Doddi Tampubolon Investor 14 Vla Sibarani Umum 15 Stephen Susilo Investor 16 Rafdi Prima Investor 17 INDRA SETYADI Investor 18 AT Dala Investor 19 Kesa Mutia Dara Umum 20 Kesa Mutia Dara Umum 21 ANDI PRATAMA Investor 22 Dr. Kasrim SE, MMTr, MBA Investor 23 Hamid's Notetaker (Otter.ai) Umum 24 Hamid's Notetaker (Otter.ai) Umum 25 Hamid Khairuddin Umum 26 Fireflies.ai Notetaker Hamid Umum 27 Tommy Wahongan Investor 28 Tommy Wahongan Investor 29 Tommy Wahongan Investor 30 Tommy Wahongan Investor 31 Tommy Wahongan Investor 32 timothy wijaya Umum 33 Januar Kristianto Investor 34 Kay Hartanto Umum 35 Steven Fauduly Investor 36 Perdana Sinulingga Investor 37 Bagus Prayitno Investor 38 Rizki Fayad Pratama Umum 39 Weerada Chuncuansugkom Umum 40 Richard Christian Investor 41 Hendy Soegiarto Investor 42 SJ Hanso Umum 43 samuel patrick Investor 44 William Adriel Investor 45 William Adriel Investor 46 William Adriel Investor 47 William Adriel Investor 48 William Adriel Investor 49 William Adriel Investor 50 kasmudim kas Investor
Page 11
51 Darynn Ng Umum 52 Chelsea Anastasia Media 53 cepi setiadi Media 54 Al Nadine De Nasti Umum 55 Al Nadine De Nasti Umum 56 Al Nadine De Nasti Umum 57 Kenneth Jieverson Investor 58 Birny Birdieni Media 59 Ridwan Harahap Media 60 Carlton Dirgo Investor 61 ATIKAH ADRIYANTI Investor 62 rukibah . Investor 63 Aurelia C Umum 64 Bobby - Umum 65 Iskandar - Investor 66 yanto kus Investor 67 Derry Widya Umum 68 Hani Sabrina Umum 69 Hani Sabrina Umum 70 Tommy Haryoko Investor 71 Ramdhani Pratama Media 72 Ahmad Musawir Investor 73 M. Arvianda Hymes Vinci Kurnia Investor 74 Gladys Rahma Umum 75 Sungkono Susilo Investor 76 MUHAMAD RAHMAN Investor 77 asvin aviata Umum 78 asvin aviata Umum 79 Ilham Arwani Umum 80 Edward Winata Gunawan Investor 81 ANDY ANDY Investor 82 Estu Suryowati Media 83 Muhammad Salim Investor 84 Andrew Yap Investor 85 Muhammad Al Aghniya Investor 86 Henry H Investor 87 Henry H Investor 88 Rahmat Kurniawan Media 89 Rendy S Investor 90 Rendy S Investor
Page 12
91 Moh Fajar Hadi Salim Investor 92 meisiana kwandou Investor 93 Edward Salim Investor 94 Jonathan Jonathan Umum 95 dhera dhera Media 96 Iqbal Dwi Purnama Media 97 Agung Suprananto Investor 98 Kelvin Aditya Investor 99 Kelvin Aditya Investor 100 Kelvin Aditya Investor 101 Octa Siagian Investor 102 Andhika Audrey Investor 103 helen - Umum 104 Silverius Rumbo Investor 105 Ikhwan Tardiansyah Investor 106 Muhamad Asjhar Internal 107 Jonathan Situmorang Investor 108 Jonathan Situmorang Investor 109 Nisrina Firmansyah Umum 110 Ismi Yanti Internal 111 Yoan Faustin Umum 112 Yoan Faustin Umum 113 Hana nabila Media 114 SWA.co.id Arie Liliyah Media 115 Marissa Vika Investor 116 WILLIAM MARTIN Umum 117 Tan Richard Tanjung Investor 118 Hesty Tri Budiharti Umum 119 Annisa Hartisning Umum 120 Ramzi Khairan Umum 121 Yuki Herawan Umum 122 Rahmmat Sugiantoro Umum 123 Fabio Investor 124 Gilbert Investor 125 Wimpy Investor 126 ifham Investor 127 Jeffrey Investor 128 INDRA Umum 129 Yonatan Investor 130 Aulia Osna Umum
Page 13
131 abdul Investor 132 Rizal Umum 133 Arlandinata Investor 134 jimmy Umum 135 Ika Umum 136 Syarif Investor 137 irfan Investor 138 Roy Investor 139 Muh Investor 140 Imanuel Investor 141 Natalia Investor 142 YULISTIKA Investor 143 Mahir Umum 144 Raka Investor 145 Paulus Investor 146 Riyadus Investor 147 Alief Media 148 Tasya Investor 149 dayu Umum 150 R Investor 151 Rifki Media 152 May Investor 153 Natalia Investor 154 Lili Media 155 Leo Umum 156 Daiz Media 157 Aprillia Media 158 Akhmad Media 159 Arsita Investor 160 Aldo Media 161 Cliff Investor 162 Sivana Media 163 djamal Media 164 Rahtriani Septya Umum 165 M. Haikal Investor
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Kasrim SE
p.10
unresolved
person
MMTr
p.10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.