Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PUBLIC EXPOSE
PT ACSET INDONUSA Tbk
31 Oktober 2024
Public Expose PT Acset Indonusa Tbk (Perseroan) diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 31 Oktober 2024
Waktu : 11.00 – 12.00 WIB
Tempat : Aplikasi Webinar ZOOM
Public Expose Perseroan dihadiri oleh:
30 orang wakil perusahaan sekuritas, analis, pemegang saham, dan umum, pada saat sesi
presentasi dan tanya jawab
Manajemen Perseroan:
Direktur : David Widjaja
Direktur : Soeharsono Tjatur Nugroho
Direktur : Tjatur Haripriambodo
Sekretaris Perusahaan : Kadek Ratih Paramita
Dalam acara Public Expose Perseroan, disampaikan presentasi materi yang dibawakan oleh Ibu Kadek
Ratih Paramita (Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary). Materi yang disampaikan pada acara Public
Expose ini adalah sesuai dengan materi yang telah kami kirimkan sebelumnya pada tanggal 28 Oktober
2024 melalui surat No. 051/AI-HO/CRSL/X/24. Setelah seluruh materi dipresentasikan, acara dilanjutkan
dengan tanya jawab.
Berikut adalah intisari pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan kepada manajemen Perseroan setelah sesi
presentasi:
1. Leni (Kontan):
Pertanyaan:
Hingga kuartal ketiga ini berapa nilai kontrak yang sudah diraih Perusahaan? lalu apakah nilai yg
dicapai ini sesuai dengan target perusahaan? Apakah optimis mencapai target sepanjang tahun 2024?
Strategi apa yang disiapkan oleh perusahaan untuk mencapai target? Dan kontrak mayoritas didapat
dari sektor apa saja?
Jawaban (David Widjaja):
Hingga Kuartal ketiga ACSET telah memperoleh kontrak baru sebesar 1.8 Triliun. Jika dibandingkan
dengan perolehan kontrak pada tahun lalu yaitu Q3 Tahun 2023 menurun sebesar 23%, pada tahun
lalu kami cukup optimis dengan perolehan kontrak sebesar 3,1 Triliun. Untuk tahun ini sedikit ada
penurunan target sampai dengan akhir tahun, kami optimis tetap berusaha untuk meningkatkan
1
Page 2
perolehan kontrak, beberapa masih on going dan masih melakukan negosiasi dengan calon customer
kami.
Kami masih berfokus pada core bisnis ACSET yakni fondasi, struktur dan infrastruktur. Pada bisnis
struktur untuk saat ini mengalami pergeseran sedikit dimana kami melihat pasar yang masih
mempunyai peluang cukup besar pada Fasilitas Kesehatan & Data Center dimana sekarang ini terjadi
peningkatan. Target untuk bisnis ini, dengan melihat kondisi pasar kami juga sedang mengembangkan
peluang dalam portofolio Konstruksi di bidang Fasilitas Kesehatan dan Data Center.
2. Sintia (Media):
Pertanyaan:
Terkait proyek Gedung Indonesia 1 yang belum selesai, apa faktor penyebab terhambatnya proyek
tersebut?
Jawaban (David Widjaja):
Untuk proyek Indonesia 1 masih proses negosiasi terkait kelanjutan proyek ini. Salah satunya kami
masih berfokus membahas penyelesaian kewajiban tersebut dan kelanjutan proyek ini untuk
kedepannya.
3. Investor
Pertanyaan:
Bagaimana ACSET melihat prospek bisnis konstruksi kedepan, terutama di tahun 2025?
Jawaban (Tjatur Haripriambodo):
Prospek bisnis konstruksi pada tahun 2024 kami cukup optimis, bahwa berbagai proyek infrastruktur
yang lalu akan terus berlanjut ke masa-masa akan datang , disamping itu kami juga melihat
pertumbuhan yang sifnifikan pada fasilitas medis yang modern dan berskala besar, yang merupakan
pangsa pasar untuk kami di industri konstruksi, disamping itu industri Data Center atau Penyimpanan
Data saat ini secara Global maupun Nasional terus tumbuh berkembang. Sehingga kami sebagai
perusahan konstruksi akan terus melakukan kinerja terbaik dan tetap optimis dalam mengembangkan
peluang – peluang yang ada.
4. Mulkan (Investor)
Pertanyaan:
Bagaimana progres ACSET sebagai Kontraktor tambang, apakah ada rencana mendapatkan kontrak
tambang atau penggalian tambang dari Grup?
Jawaban (Tjatur Haripriambodo):
Pekerjaan yang kami lakukan di area tambang adalah pekerjaan konstruksi sipil, jadi memang bukan
sebagai kontraktor pertambangan. Saat ini kami terus berfokus pada proyek-proyek yang sesuai
dengan kompetensi utama kami, yaitu pada infrastruktur, struktur dan fondasi.
2
Page 3
Sehingga Dalam hal ini kami sebagai penunjang bisnis pertambangan, pada sektor konstruksinya kami
memang memiliki keahlian untuk mengerjakan fasilitas seperti jalan/hauling-road dan fasilitas
penunjang lainnya seperti mess/perumahan pekerja dimana saat ini kami sudah melakukannya di
salah satu site tambang yang ada di Nusa Tenggara Barat.
5. Nadia (SWA)
Pertanyaan:
Pendapatan bersih perseroan naik, namun rugi dan beban membengkak, bagaimana strategi ACSET
membalikkan kondisi pulih seperti semula? Adakah proyeksi perseroan di Kuartal IV tahun 2024 ini?
Jawaban (David Widjaja):
Dilihat pada Kondisi Q3 tahun 2024 ini memang kita mengalami pertumbuhan Revenue yang cukup
baik dengan kenaikan 34% atau sebesar 2,1T, tetapi dilihat rugi operasional/Gross Profit kita
mengalami kerugian. Kerugian tersebut terjadi utamanya akibat kenaikan biaya operasonal untuk
pekerjaan proyek dan kami masih berusahan menyelesaikan perlambatan penyelesaian pekerjaan
salah satu proyek kami di segmen Infrastruktur, jadi itu yang menyebabkan kerugian ACSET
mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.
Strategi kita ke depan adalah tetap berusaha untuk meningkatkan mendapatkan proyek baru, dimana
proyek baru yang kita peroleh bisa memberikan kontribusi atau profitability untuk kelanjutan
Perusahaan.
Kita akan tetap menggunakan strategi untuk mencari pasar-pasar yang existing sekarang seperti yang
telah disampaikan oleh Pak Tjatur, yaitu kita fokus untuk masuk ke dalam fasilitas kesehatan, Data
Center dan untuk beberapa pekerjaan sipil di area pertambangan yang merupakan salah satu core
kompetensi ACSET.
Disamping itu kita akan terus berusaha mengoptimalkan arus kas operasional untuk memperkuat
posisi keuangan ACSET. Dengan posisi keuangan yang baik kita dapat meningkatkan operasional pada
proyek dan juga sebagai antisipasi proyek tersebut tidak terhenti sehingga p dapat kami selesaikan
sesuai dengan target yang telah disepakati bersama dengan owner.
Target ACSET ke depan tetap aktif mencari peluang-peluang baru dari core bisnis kita fondasi, struktur
dan infrastruktur. Untuk beberapa proyek yang masih dalam tahap pembahasan semoga bisa
terealisasi dan bisa segera dapat kami sampaikan setelah kami mendapatkan proyek-proyek tersebut.
3
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Kadek Ratih Paramita
p.1
unresolved
person
Tjatur
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.