Back to announcement
20241104_PIPA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31753209_lamp1.pdf
Other Text extracted PIPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
1. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 1.a. mengenai sulitnya diperoleh perizinan atas tanah Cikande yang menyebabkan Perseroan menjual tanah tersebut. Agar dijelaskan persiapan dan strategi Perseroan untuk memastikan bahwa Perseroan tidak akan menghadapi kendala perizinan yang sama pada lokasi tanah pembangunan pabrik yang baru. Jawaban: 1. Due Diligence Menyeluruh Sebelum akuisisi tanah baru, Perseroan melakukan due diligence yang mendalam untuk memastikan bahwa lahan tersebut bebas dari kendala perizinan yang dapat menghambat proses pembangunan. Ini mencakup verifikasi status legalitas tanah, izin tata ruang, serta analisis terhadap potensi regulasi yang dapat mempengaruhi proyek pembangunan di masa mendatang. 2. Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah Perseroan berupaya menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai prosedur perizinan yang harus dipenuhi. Perseroan juga akan melibatkan konsultan lokal yang berpengalaman dalam perizinan properti untuk membantu proses ini. 3. Pemilihan Lokasi yang Mendukung Dalam memilih lokasi tanah baru, Perseroan mempertimbangkan wilayah yang sudah ditetapkan untuk kegiatan industri atau komersial sesuai rencana tata ruang wilayah (RTRW) daerah setempat. Dengan memilih lokasi yang sudah sesuai peruntukannya, proses perizinan diharapkan menjadi lebih mudah dan minim kendala. 4. Pendekatan Proaktif terhadap Persyaratan Perizinan Perseroan telah mengembangkan tim internal yang berfokus pada kepatuhan regulasi dan perizinan. Tim ini akan secara proaktif memantau perubahan regulasi di daerah yang akan menjadi lokasi pembangunan. Selain itu, Perseroan akan menyusun rencana kontingensi untuk mengatasi potensi perubahan peraturan yang mungkin terjadi di masa depan. 5. Dokumentasi yang Terstruktur dan Lengkap Perseroan memastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk perizinan sudah lengkap dan disiapkan sejak awal, sehingga proses dapat berjalan lancar dan tidak tertunda karena kekurangan dokumen atau informasi. 6. Mitigasi Risiko Keberadaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Perseroan juga akan melakukan pemetaan terhadap keberadaan Ormas di sekitar lokasi pembangunan. Perseroan akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, aparat
Page 2
keamanan setempat, serta pemerintah daerah untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pembangunan. Selain itu, Perseroan berupaya untuk membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dan komunikasi yang transparan untuk mencegah potensi gangguan dari pihak luar, termasuk dari Ormas. 2. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 2, disampaikan bahwa dana yang diperoleh dari penjualan tanah di Komplek Industri Buditec digunakan untuk pelunasan mesin dan modal kerja sebesar Rp7.326.449.514,49. Agar dijelaskan secara detail nilai biaya yang dikeluarkan untuk masing-masing mesin dan modal kerja dalam bentuk tabel. Jawaban: 3. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 3.e. mengenai pendanaan yang akan digunakan untuk pembelian dan pembangunan pabrik baru yang sebelumnya direncanakan akan menggunakan dana hasil IPO. Agar dijelaskan strategi Perseroan untuk memastikan bahwa Perseroan dapat memperoleh dana yang mencukupi dari kas internal dan pembiayaan bank. Jawaban: 1. Optimalisasi Kas Internal Perseroan akan melakukan optimalisasi pengelolaan kas internal melalui efisiensi operasional dan pengendalian biaya yang ketat. Upaya ini bertujuan untuk memaksimalkan arus kas masuk dan memastikan bahwa dana yang tersedia dapat dialokasikan secara efektif untuk kebutuhan pembangunan pabrik baru. 2. Peningkatan Margin Profitabilitas Dengan fokus pada peningkatan margin profitabilitas melalui efisiensi produksi, pengurangan biaya produksi, dan peningkatan penjualan, Perseroan bertujuan untuk memperkuat posisi keuangannya. Peningkatan margin ini diharapkan dapat menambah cadangan kas internal yang dapat digunakan untuk pembiayaan proyek.
Page 3
3. Negosiasi Fasilitas Kredit dari Bank Perseroan sedang dalam proses negosiasi dengan beberapa institusi perbankan untuk memperoleh fasilitas kredit dengan suku bunga yang kompetitif. Perseroan berencana menggunakan kombinasi fasilitas kredit jangka pendek dan jangka panjang agar dapat memenuhi kebutuhan pendanaan secara optimal tanpa memberatkan likuiditas jangka pendek. 4. Diversifikasi Sumber Pendanaan Selain fasilitas kredit konvensional, Perseroan juga sedang mengeksplorasi opsi pendanaan alternatif, seperti pembiayaan melalui skema modal kerja atau pinjaman berjangka. Dengan diversifikasi ini, Perseroan berupaya untuk meningkatkan fleksibilitas keuangannya dan mengurangi ketergantungan pada satu sumber pendanaan saja. 5. Manajemen Risiko Keuangan Perseroan akan mengimplementasikan manajemen risiko keuangan untuk memitigasi potensi risiko dari fluktuasi suku bunga dan kurs. Dengan strategi ini, Perseroan dapat mengurangi dampak biaya bunga yang tinggi atau risiko valuta asing yang mungkin timbul dari pembiayaan bank. 4. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 3.f, belum menjawab timeline pembangunan fasilitas pabrik baru tersebut. Agar dapat disampaikan kembali timeline pembangunan fasilitas pabrik hingga siap beroperasi dan memberikan kontribusi pendapatan kepada Perseroan. Jawaban:
Page 4
5. Berdasarkan tanggapan Perseroan pada poin 7.a. mengenai rangkap jabatan Komisaris Independen Perseroan, disampaikan bahwa CV Tekad Dinamis merupakan pelanggan keagenan dari Perseroan. Agar dijelaskan hal sebagai berikut: a. Konfirmasi kesesuaian pemenuhan ketentuan persyaratan Komisaris Independen Perseroan dengan POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, terutama pasal 21 (d) “d. tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik tersebut”. b. Konfirmasi apakah jabatan Bapak Wiryohadi pada CV Tekad Dinamis dan PT Inova Nusantara merupakan Komisaris Independen atau bukan. c. Agar dalam menanggapi pertanyaan poin a, Perseroan dapat mendiskusikan dengan Otoritas Jasa Keuangan. Jawaban: a. Kesesuaian dengan Pasal 21(d): Pasal 21(d) POJK Nomor 33/POJK.04/2014 menyatakan bahwa komisaris independen tidak boleh memiliki hubungan usaha langsung maupun tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau Perusahaan Publik. CV Tekad Dinamis diperlakukan sama seperti pelanggan lainnya, tanpa perlakuan atau harga khusus dalam transaksi. Setiap transaksi dengan CV Tekad Dinamis diungkapkan dalam laporan transaksi afiliasi Perseroan sesuai ketentuan transparansi, dan tidak ada indikasi perlakuan istimewa. Dengan demikian, Perseroan memastikan bahwa hubungan ini tidak melanggar ketentuan dalam Pasal 21(d) mengenai larangan hubungan usaha yang dapat menimbulkan konflik kepentingan. b. Status Bapak Wiryohadi di CV Tekad Dinamis dan PT Inova Nusantara: Bapak Wiryohadi tidak menjabat sebagai komisaris atau direktur di CV Tekad Dinamis maupun PT Inova Nusantara. Sebagai tambahan, komisaris independen Perseroan saat ini adalah seorang pendeta fulltimer yang tidak memiliki jabatan komisaris atau direksi di perusahaan lain. Dengan demikian, tidak ada hubungan kepemimpinan atau pengaruh yang dapat menimbulkan konflik dengan pihak-pihak yang disebutkan.
Page 5
c. Diskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK):
Perseroan menyatakan bahwa hal ini sudah didiskusikan dengan Otoritas Jasa
Keuangan dalam pertemuan sebelumnya. Berdasarkan diskusi tersebut, Perseroan telah
mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan POJK Nomor 33/POJK.04/2014 dan tidak memerlukan diskusi tambahan.
Terlebih lagi, Perseroan tidak memiliki perubahan posisi semenjak Penawaran Umum,
sehingga proses tersebut sudah melewati proses registrasi.
6. Agar dijelaskan alasan Perseroan baru akan meminta persetujuan pemegang saham
pada RUPS yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 November 2024 terkait perubahan
penggunaan dana hasil penawaran umum. Hal ini mengingat transaksi penjualan tanah
di Cikande telah dilaksanakan pada bulan April 2024.
Jawaban:
Perseroan menyadari pentingnya mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam
perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum. Transaksi penjualan tanah di
Cikande yang dilakukan pada bulan April 2024 merupakan bagian dari langkah strategis
Perseroan untuk meningkatkan efisiensi dan optimalisasi aset.
Setelah transaksi tersebut, Perseroan memerlukan waktu untuk menyusun dan menilai
rencana penggunaan dana yang sesuai dan menguntungkan bagi pemegang saham.
Perseroan juga mempertimbangkan aspek ketentuan dan regulasi untuk memastikan
bahwa perubahan penggunaan dana ini dapat diimplementasikan dengan baik.
Oleh karena itu, Perseroan memilih untuk mengajukan persetujuan perubahan
penggunaan dana dalam RUPS pada tanggal 29 November 2024, sesuai jadwal RUPS
yang telah ditetapkan. Dengan cara ini, Perseroan memastikan bahwa keputusan ini
diambil dengan perencanaan yang matang serta mendapatkan persetujuan formal dari
pemegang saham.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Wiryohadi
p.4 ×3
unresolved
org
PT Inova Nusantara
p.4 ×2
unresolved
org
PT Inova Nusantara. Sebagai
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.