Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 121
Page 1
Nomor Surat 051/MD/CORSEC/X/2023
Nama Emiten Megapolitan Developments Tbk
Kode Emiten EMDE
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Mega Perumahan/ Depok 1983 Aktif 2.369.687.233.775 PENUH IDR 99.38
Pasanggrahan Shopping
Indah
2 PT Mega Limo Perumahan/ Depok 1982 Aktif 148.784.206.231 PENUH IDR 99.8
Estate Property
3 PT Tirta Perumahan/ Bogor 2007 Aktif 689.241.102.572 PENUH IDR 99.89
Persada Property
Developments
4 PT Graha Perumahan/ Depok 2007 Aktif 98.196.311.952 PENUH IDR 99.0
Mentari Property
Persada
5 PT Titan Perumahan/ Tangerang 2006 Aktif 200.453.331.923 PENUH IDR 99.99
Property Apartment
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Megapolitan Developments Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
Megapolitan Developments Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2024
Informasi umum General information
Nama entitas Megapolitan Developments Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama Explanation of change in
dari akhir periode laporan name from the end of the
sebelumnya preceding reporting period
Kode entitas EMDE Entity code
Nomor identifikasi entitas AA571 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting
standards
Sektor H. Properties & Real Estate Sector
Subsektor H1. Properties & Real Estate Subsector
Industri H11. Real Estate Management & Industry
Development
Subindustri H111. Real Estate Development & Subindustry
Management
Informasi pemegang saham Individual WNI Controlling shareholder
pengendali information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan Pengembangan / Development Type of board on which the
tempat entitas tercatat entity is listed
Apakah merupakan laporan Entitas grup / Group entity Whether the financial
keuangan satu entitas atau statements are of an
suatu kelompok entitas individual entity or a group of
entities
Periode penyampaian Kuartal III / Third Quarter Period of financial
laporan keuangan statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan October 29, 2024 Date Of Board Of Directors'
Direksi Statement Letter
Tanggal awal periode January 01, 2024 Current period start date
berjalan
Tanggal akhir periode September 30, 2024 Current period end date
berjalan
Tanggal akhir tahun December 31, 2023 Prior year end date
sebelumnya
Tanggal awal periode January 01, 2023 Prior period start date
sebelumnya
Tanggal akhir periode September 30, 2023 Prior period end date
sebelumnya
Tanggal akhir 2 tahun December 31, 2022 Prior 2 year end date
sebelumnya
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation
currency
Kurs konversi pada tanggal 15,138.00000 Conversion rate at reporting
pelaporan jika mata uang date if presentation currency
penyajian selain rupiah is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan Satuan Penuh / Full Amount Level of rounding used in
dalam penyajian jumlah financial statements
dalam laporan keuangan
Jenis laporan atas laporan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial
keuangan statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Unqualified Type of auditor's opinion
Page 3
Hal yang diungkapkan dalam Matters disclosed in
paragraf pendapat untuk emphasis-of-matter or
penekanan atas suatu other-matter paragraph, if
masalah atau paragraf any
penjelasan lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters
Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau Date of auditor's opinion or
hasil laporan review result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun Name of current year audit
berjalan signing partner
Lama tahun penugasan Number of years served as
partner yang audit signing partner
menandatangani
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun Name of prior year audit
sebelumnya signing partner
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Whether in compliance with
pemenuhan peraturan OJK OJK rules No.
Nomor: 75/POJK.04/2017 75/POJK.04/2017 concerning
tentang Tanggung Jawab responsibilities of board of
Direksi Atas Laporan directors on financial
Keuangan statements
Kepatuhan terhadap Compliance to the
pemenuhan independensi independency of Accountant
akuntan yang memberikan that provide services in
jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated
sesuai dengan POJK Nomor in OJK rules No.
13/POJK.03/2017 tentang 13/POJK.03/2017 concerning
Penggunaan Jasa Akuntan The Use of Public
Publik dalam Kegiatan Jasa Accountant and Auditing
Keuangan Firm in Financial Services
Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2024 31 December 2023
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas 730,525,903,573 53,883,586,616 Cash and cash
equivalents
Wesel tagih Notes receivable
Investasi jangka Short-term investments
pendek
Dana yang dibatasi Current restricted funds
penggunaannya
lancar
Aset keuangan Current financial
lancar assets
Aset keuangan Current financial
lancar yang diukur assets at fair value
pada nilai wajar through profit or loss
melalui laba rugi
Aset keuangan Current financial
lancar nilai wajar assets fair value
melalui through other
pendapatan comprehensive
komprehensif income
lainnya
Aset keuangan Current financial
biaya perolehan assets amortized cost
diamortisasi lancar investments
Aset keuangan 0 Other current
lancar lainnya financial assets
Aset keuangan Current derivative
derivatif lancar financial assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha 23,466,356,445 20,749,232,171 Trade receivables
pihak ketiga third parties
Piutang usaha Trade receivables
pihak berelasi related parties
Piutang sewa Current finance lease
pembiayaan lancar receivables
Piutang retensi Retention receivables
Piutang retensi Retention receivables
pihak ketiga third parties
Piutang retensi Retention receivables
pihak berelasi related parties
Tagihan bruto Unbilled receivables
pemberi kerja
Tagihan bruto Unbilled receivables
pemberi kerja third parties
pihak ketiga
Tagihan bruto Unbilled receivables
pemberi kerja related parties
pihak berelasi
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya 0 Other receivables
Page 5
pihak ketiga third parties
Piutang lainnya Other receivables
pihak berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Aset real estat 1,385,025,957,823 1,375,874,130,873 Current real estate
lancar assets
Persediaan lancar Current inventories
Biaya dibayar dimuka 1,224,924,103 2,001,442,248 Current prepaid
lancar expenses
Jaminan lancar Current guarantees
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Current advances on
atas investasi investments
Uang muka lancar Current advances on
atas pembelian purchase of property
aset tetap and equipment
Uang muka lancar 1,195,122,331 376,730,494 Other current
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka 77,347,621,269 37,776,206,841 Current prepaid taxes
lancar
Klaim atas Current claims for tax
pengembalian pajak refund
lancar
Aset pengampunan 400,000,000 400,000,000 Current tax amnesty
pajak lancar assets
Aset non-keuangan Other current
lancar lainnya non-financial assets
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups
diklasifikasikan classified as
sebagai dimiliki untuk held-for-sale
dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups
diklasifikasikan classified as
sebagai dimiliki untuk held-for-distribution to
didistribusikan kepada owners
pemilik
Jumlah aset lancar 2,219,185,885,544 1,491,061,329,243 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang sewa Non-current finance
pembiayaan tidak lease receivables
lancar
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak funds
lancar
Piutang dari pihak 44,431,897,390 44,261,807,390 Receivables from related
berelasi parties
Piutang dari Receivables from
pemegang saham stockholders
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak Other non-current
lancar lainnya receivables third
pihak ketiga parties
Piutang tidak Other non-current
lancar lainnya receivables related
pihak berelasi parties
Investasi yang dicatat 145,201,727,280 6,633,531,289 Investments accounted
dengan menggunakan for using equity method
Page 6
metode ekuitas
Jaminan tidak lancar Non-current guarantees
Investasi pada Investments in joint
ventura bersama dan ventures and
entitas asosiasi associates
Investasi pada Investments in joint
entitas ventura ventures
bersama
Investasi pada Investments in
entitas asosiasi associates
Uang muka tidak Non-current advances
lancar
Uang muka tidak Non-current
lancar atas advances on
investasi investments
Uang muka tidak Non-current
lancar atas advances on
pembelian aset purchase of property
tetap and equipment
Uang muka tidak Other non-current
lancar lainnya advances
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan Non-current financial
tidak lancar yang assets at fair value
diukur pada nilai through profit or loss
wajar melalui laba
rugi
Aset keuangan Non-current financial
tidak lancar nilai assets fair value
wajar melalui through other
pendapatan comprehensive
komprehensif income
lainnya
Aset keuangan Non-current financial
tidak lancar biaya assets amortized cost
perolehan
diamortisasi
Aset keuangan Other non-current
tidak lancar lainnya financial assets
Aset keuangan Non-current derivative
derivatif tidak lancar financial assets
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
tidak lancar expenses
Pajak dibayar dimuka Non-current prepaid
tidak lancar taxes
Aset pajak tangguhan 1,018,743,709 1,018,743,709 Deferred tax assets
Persediaan tidak Non-current
lancar inventories
Aset real estat 338,117,006,322 340,071,062,335 Non-current real
tidak lancar estate assets
Persediaan tidak Non-current
lancar lainnya inventories
Properti investasi 1,642,926,521,074 1,621,089,523,000 Investment properties
Aset tetap 10,602,771,061 11,559,131,391 Property, plant, and
equipment
Tanah Belum Undeveloped land
Dikembangkan
Aset hak guna Right of use assets
Beban tangguhan Deferred charges
Page 7
Beban tangguhan Deferred charges on
hak atas tanah dan landrights and
bangunan buildings
Beban tangguhan Other deferred
lainnya charges
Klaim atas Non-current claims for
pengembalian pajak tax refund
tidak lancar
Aset imbalan pasca Post-employment benefit
kerja assets
Goodwill 2,109,551,639 2,109,551,639 Goodwill
Aset takberwujud Intangible assets other
selain goodwill than goodwill
Aset pengampunan 1,379,280,420 1,450,562,887 Non-current tax amnesty
pajak tidak lancar assets
Aset tidak lancar Other non-current
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak 2,185,787,498,895 2,028,193,913,640 Total non-current
lancar assets
Jumlah aset 4,404,973,384,439 3,519,255,242,883 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka Current liabilities
pendek
Utang bank jangka Short term bank
pendek loans
Pinjaman jangka Short-term non-bank
pendek non-bank loans
Utang usaha Trade payables
Utang usaha 192,411,910,999 204,697,352,739 Trade payables
pihak ketiga third parties
Utang usaha 336,802,088,405 7,929,341,989 Trade payables
pihak berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya 43,920,647,338 42,041,566,961 Other payables
pihak ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
pihak berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan from customers
jangka pendek third parties
pihak ketiga
Uang muka Current advances
pelanggan from customers
jangka pendek related parties
pihak berelasi
Utang dividen Dividends payable
Liabilitas keuangan Other current
jangka pendek financial liabilities
lainnya
Beban akrual 396,831,920,314 341,602,001,952 Current accrued
jangka pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 140,259,903,634 42,746,757,490 Taxes payable
Page 8
Utang proyek 0 Project payables
Uang jaminan Current deposits
jangka pendek
Pendapatan 392,244,460,076 455,020,820,512 Current unearned
diterima dimuka revenue
jangka pendek
Liabilitas bruto Due to customers
kepada pemberi
kerja
Liabilitas bruto Due to customers
kepada pemberi third parties
kerja pihak
ketiga
Liabilitas bruto Due to customers
kepada pemberi related parties
kerja pihak
berelasi
Pendapatan Current deferred
ditangguhkan revenue
jangka pendek
Provisi jangka Current provisions
pendek
Provisi jangka Current provisions
pendek for infrastructure
pembangunan development,
prasarana, public and social
fasilitas umum, facilities
dan sosial
Provisi jangka Other current
pendek lainnya provisions
Kontrak liabilitas Current contract
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang of long-term
jatuh tempo liabilities
dalam satu tahun
Liabilitas jangka 21,613,779,525 14,646,029,695 Current maturities
panjang yang of bank loans
jatuh tempo
dalam satu
tahun atas
utang bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang of secured loans
jatuh tempo
dalam satu
tahun atas
pinjaman
beragunan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang of unsecured
jatuh tempo loans
dalam satu
tahun atas
pinjaman tanpa
agunan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang of step loans
jatuh tempo
dalam satu
Page 9
tahun atas penerusan pinjaman Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of subordinated jatuh tempo loans dalam satu tahun atas pinjaman subordinasi Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of land acquisition jatuh tempo liabilities dalam satu tahun atas liabilitas pembebasan tanah Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of finance lease jatuh tempo liabilities dalam satu tahun atas liabilitas sewa pembiayaan Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of retention jatuh tempo payables dalam satu tahun atas utang retensi Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of notes payable jatuh tempo dalam satu tahun atas wesel bayar Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of medium term jatuh tempo notes dalam satu tahun atas surat utang jangka menengah Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of bonds payable jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of sukuk jatuh tempo dalam satu tahun atas sukuk Liabilitas jangka Current maturities panjang yang of subordinated jatuh tempo bonds dalam satu
Page 10
tahun atas
obligasi
subordinasi
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang of other
jatuh tempo borrowings
dalam satu
tahun atas
pinjaman
lainnya
Utang pihak Current due to related
berelasi jangka parties
pendek
Utang pemegang Current due to
saham jangka stockholders
pendek
Liabilitas keuangan Short-term derivative
derivatif jangka financial liabilities
pendek
Liabilitas Current tax amnesty
pengampunan liabilities
pajak lancar
Liabilitas Other current
non-keuangan non-financial liabilities
jangka pendek
lainnya
Liabilitas yang Liabilities directly
secara langsung associated with
berhubungan non-current assets or
dengan aset tidak disposal groups
lancar atau classified as
kelompok lepasan held-for-sale or as
yang held-for-distribution to
diklasifikasikan owners
sebagai dimiliki
untuk dijual atau
dimiliki untuk
didistribusikan
kepada pemilik
Jumlah liabilitas 1,524,084,710,291 1,108,683,871,338 Total current
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas keuangan Long-term derivative
derivatif jangka financial liabilities
panjang
Liabilitas pajak 22,592,480,239 22,592,480,239 Deferred tax liabilities
tangguhan
Utang pihak Non-current due to
berelasi jangka related parties
panjang
Utang pemegang 100,718,003,415 75,554,636,075 Non-current due to
saham jangka stockholders
panjang
Kontrak liabilitas Non-current contract
jangka panjang liabilities
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka 934,128,494,457 946,061,446,179 Long-term bank
Page 11
panjang atas loans
utang bank
Utang lembaga Long term
keuangan non-bank financial
non-bank insitutions loan
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas secured loans
pinjaman
beragunan
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas unsecured loans
pinjaman tanpa
agunan
Liabilitas jangka Long-term step
panjang atas loans
penerusan
pinjaman
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas subordinated
pinjaman loans
subordinasi
Liabilitas jangka Long-term land
panjang atas acquisition
liabilitas liabilities
pembebasan
tanah
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas retention payables
utang retensi
Liabilitas jangka Long-term notes
panjang atas payable
wesel bayar
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas medium term
surat utang notes
jangka
menengah
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas payable
utang obligasi
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas subordinated
obligasi bonds
subordinasi
Liabilitas jangka Long-term sukuk
panjang atas
sukuk
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas borrowings
pinjaman
lainnya
Pendapatan Non-current
diterima dimuka unearned revenue
jangka panjang
Uang jaminan Non-current deposits
jangka panjang
Uang muka Non-current
pelanggan jangka advances from
Page 12
panjang customers
Uang muka Non-current
pelanggan advances from
jangka panjang customers third
pihak ketiga parties
Uang muka Non-current
pelanggan advances from
jangka panjang customers related
pihak berelasi parties
Pendapatan Non-current deferred
ditangguhkan revenue
jangka panjang
Provisi jangka Non-current
panjang provisions
Provisi Non-current
pembangunan provisions for
prasarana, infrastructure
fasilitas umum, development,
dan sosial public and social
jangka panjang facilities
Provisi jangka Other non-current
panjang lainnya provisions
Kewajiban imbalan 9,384,121,700 8,402,601,653 Long-term
pasca kerja jangka post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas Non-current tax
pengampunan amnesty liabilities
pajak tidak lancar
Liabilitas keuangan Other non-current
jangka panjang financial liabilities
lainnya
Liabilitas Other non-current
non-keuangan non-financial liabilities
jangka panjang
Jumlah liabilitas 1,066,823,099,811 1,052,611,164,146 Total non-current
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 2,590,907,810,102 2,161,295,035,484 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of
pemilik entitas induk parent entity
Saham biasa 335,000,000,000 335,000,000,000 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal 126,054,412,723 126,054,412,723 Additional paid-in
disetor capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka Advances in capital
setoran modal stock
Opsi saham Stock options
Cadangan Revaluation reserves
revaluasi
Cadangan selisih Reserve of exchange
kurs penjabaran differences on
translation
Cadangan Reserve of gains
keuntungan (losses) from
(kerugian) investasi investments in equity
pada instrumen instruments
ekuitas
Cadangan Reserve of
Page 13
pembayaran share-based
berbasis saham payments
Cadangan lindung Reserve of cash flow
nilai arus kas hedges
Cadangan Reserve of
pengukuran remeasurements of
kembali program defined benefit plans
imbalan pasti
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Difference Due to
Perubahan Ekuitas Changes of Equity in
Entitas Subsidiary/Associates
Anak/Asosiasi
Komponen ekuitas Other components of
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi (deficit)
kerugian)
Saldo laba Appropriated
yang telah retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Saldo laba 1,344,543,666,051 888,346,394,895 Unappropriated
yang belum retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Jumlah ekuitas 1,805,598,078,774 1,349,400,807,618 Total equity
yang attributable to
diatribusikan equity owners of
kepada pemilik parent entity
entitas induk
Proforma ekuitas Proforma equity
Kepentingan 8,467,495,563 8,559,399,781 Non-controlling interests
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,814,065,574,337 1,357,960,207,399 Total equity
Jumlah liabilitas dan 4,404,973,384,439 3,519,255,242,883 Total liabilities and equity
ekuitas
Page 14
[2311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2024 30 September 2023
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss
penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain income
Penjualan dan pendapatan 950,250,605,237 98,374,945,530 Sales and revenue
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 504,647,523,073 ) ( 37,911,025,618 ) Cost of sales and revenue
pendapatan
Jumlah laba bruto 445,603,082,164 60,463,919,912 Total gross profit
Beban penjualan ( 4,249,543,590 ) ( 2,952,700,764 ) Selling expenses
Beban umum dan ( 74,652,213,840 ) ( 52,913,561,833 ) General and administrative
administrasi expenses
Pendapatan keuangan 890,427,931 60,171,519 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 48,824,588,271 ) ( 52,752,006,118 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on changes in
selisih kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) 138,568,195,991 ( 30,079,058 ) Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang dicatat associates accounted for
dengan menggunakan using equity method
metode ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of joint
entitas ventura bersama ventures accounted for using
yang dicatat menggunakan equity method
metode ekuitas
Pendapatan lainnya 674,383,127 591,777,616 Other income
Beban lainnya ( 1,904,376,574 ) ( 302,575,604 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) Other gains (losses)
lainnya
Jumlah laba (rugi) sebelum 456,105,366,938 ( 47,835,054,330 ) Total profit (loss) before
pajak penghasilan tax
Pendapatan (beban) pajak Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari 456,105,366,938 ( 47,835,054,330 ) Total profit (loss) from
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from
dihentikan discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 456,105,366,938 ( 47,835,054,330 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
(kerugian) hasil of property and
revaluasi aset tetap, equipment, after tax
setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
Page 15
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif comprehensive
lainnya yang tidak income that will not
akan direklasifikasi be reclassified to
ke laba rugi, setelah profit or loss, after
pajak tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs exchange differences
penjabaran, setelah on translation, after
pajak tax
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi selisih adjustments on
kurs penjabaran, exchange differences
setelah pajak on translation, after
tax
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai cash flow hedges,
arus kas, setelah after tax
pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on cash
lindung nilai arus kas, flow hedges, after tax
setelah pajak
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-financial asset
non-keuangan yang (liability) whose
perolehan atau acquisition or
keterjadiannya incurrence was
merupakan suatu hedged on highly
prakiraan transaksi probable forecast
yang kemungkinan transaction, adjusted
besar terjadi yang from equity, after tax
dilindung nilai, setelah
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai hedges of net
investasi bersih investments in foreign
kegiatan usaha luar operations, after tax
negeri, setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on
lindung nilai investasi hedges of net
bersih kegiatan usaha investments in foreign
luar negeri, setelah operations, after tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas asosiasi income of associates
yang dicatat dengan accounted for using
Page 16
menggunakan metode equity method, after
ekuitas, setelah pajak tax
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas ventura income of joint
bersama yang dicatat ventures accounted
dengan menggunakan for using equity
metode ekuitas, method, after tax
setelah pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke reclassified to profit
laba rugi, setelah or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya, comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi 456,105,366,938 ( 47,835,054,330 ) Total comprehensive
komprehensif income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat 456,197,271,156 ( 47,752,579,194 ) Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat ( 91,904,218 ) ( 82,475,136 ) Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif 456,197,271,156 ( 47,752,579,194 ) Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to parent
ke entitas induk entity
Laba rugi komprehensif ( 91,904,218 ) ( 82,475,136 ) Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per
diatribusikan kepada share attributable to
pemilik entitas induk equity owners of the
parent entity
Laba (rugi) per saham 136.18 ( 14.25 ) Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Page 17
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Page 18
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Preferred Additional paid-in Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of exchange Reserve of gains (losses) from Reserve of Reserve of cash Reserve of remeasurements of Other Difference Due to Changes of Other equity Difference in value of equity transactions Other transactions with Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent Proforma Non-controlling
Common stocks Equity
stocks capital stocks capital stock options adjustment reserves differences on translation investments in equity instruments share-based payments flow hedges defined benefit plans reserves Equity in Subsidiary/Associates interests with non-controlling interests non-controlling interests equity transactions earnings earnings entity equity interests
Penjabaran Cadangan Ekuitas yang dapat
Saham Tambahan modal Saham Uang muka Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan lindung Cadangan pengukuran kembali Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Kepentingan Selisih transaksi ekuitas dengan pihak Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Proforma Kepentingan
Saham biasa laporan pembayaran berbasis diatribusikan kepada entitas Ekuitas
preferen disetor treasuri setoran modal saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas nilai arus kas program imbalan pasti lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi ekuitas lainnya non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya ekuitas non-pengendali
keuangan saham induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 335,000,000,000 126,054,412,723 888,346,394,895 1,349,400,807,618 8,559,399,781 1,357,960,207,399 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 335,000,000,000 126,054,412,723 888,346,394,895 1,349,400,807,618 8,559,399,781 1,357,960,207,399 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 456,197,271,156 456,197,271,156 ( 91,904,218 ) 456,105,366,938 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury stock
transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through share-based
payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through transactions with
owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to acquisition
of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to disposal of
subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan Changes in non-controlling interests due to disposal of
a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada Changes in non-controlling interests due to partial
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian disposal of interests in subsidiaries without loss of
control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan Changes in non-controlling interests due to other
non-pengendali transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with quasi-r
eorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 335,000,000,000 126,054,412,723 1,344,543,666,051 1,805,598,078,774 8,467,495,563 1,814,065,574,337 Equity position, end of the period
Page 19
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Preferred Additional paid-in Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of exchange Reserve of gains (losses) from Reserve of Reserve of cash Reserve of remeasurements of Other Difference Due to Changes of Other equity Difference in value of equity transactions Other transactions with Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent Proforma Non-controlling
Common stocks Equity
stocks capital stocks capital stock options adjustment reserves differences on translation investments in equity instruments share-based payments flow hedges defined benefit plans reserves Equity in Subsidiary/Associates interests with non-controlling interests non-controlling interests equity transactions earnings earnings entity equity interests
Penjabaran Cadangan Ekuitas yang dapat
Saham Tambahan modal Saham Uang muka Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs pen Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan lindung Cadangan pengukuran kembali Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Kepentingan Selisih transaksi ekuitas dengan pihak Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Proforma Kepentingan
Saham biasa laporan pembayaran berbasis diatribusikan kepada entitas Ekuitas
preferen disetor treasuri setoran modal saham revaluasi jabaran investasi pada instrumen ekuitas nilai arus kas program imbalan pasti lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi ekuitas lainnya non-pengendali non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya ekuitas non-pengendali
keuangan saham induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 335,000,000,000 126,054,412,723 1,155,468,472,757 1,616,522,885,480 9,728,917,345 1,626,251,802,825 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 335,000,000,000 126,054,412,723 1,155,468,472,757 1,616,522,885,480 9,728,917,345 1,626,251,802,825 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 47,752,579,194 ) ( 47,752,579,194 ) ( 82,475,136 ) ( 47,835,054,330 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri Increase (decrease) in equity through treasury stock
transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham Increase (decrease) in equity through share-based
payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas Increase (decrease) in equity through transactions with
owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak Changes in non-controlling interests due to acquisition
of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak Changes in non-controlling interests due to disposal of
subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan Changes in non-controlling interests due to disposal of
a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada Changes in non-controlling interests due to partial
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian disposal of interests in subsidiaries without loss of
control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan Changes in non-controlling interests due to other
non-pengendali transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK implementation
Transaksi ekuitas lainnya Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 335,000,000,000 126,054,412,723 1,107,715,893,563 1,568,770,306,286 9,646,442,209 1,578,416,748,495 Equity position, end of the period
Page 20
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2024 30 September 2023
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas Cash flows from operating
operasi activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari 884,757,120,526 74,698,262,197 Receipts from
pelanggan customers
Penerimaan dari Receipts from
royalti, fees, komisi, royalties, fees,
dan pendapatan lain commissions and
other revenues
Penerimaan dari Receipts from
kontrak yang dimiliki contracts
untuk tujuan held-for-dealing or
diperdagangkan atau trading purposes
diperjualbelikan
Penerimaan kas Other cash receipts
lainnya dari aktivitas from operating
operasi activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers
pemasok atas barang for goods and services
dan jasa
Pembayaran gaji dan ( 52,291,069,813 ) ( 46,873,389,405 ) Payments for salaries
tunjangan and allowances
Pembayaran royalti Payments for royalties
Pembayaran kepada ( 502,579,541,099 ) ( 35,177,405,505 ) Payments to
kontraktor contractors
Pembayaran jasa Payments for
manajemen management fees
Pembayaran dari Payments from
kontrak yang dimiliki contracts
untuk tujuan held-for-dealing or
diperdagangkan atau trading purposes
diperjualbelikan
Pembayaran kas Other cash payments
lainnya untuk beban for operating activities
operasi
Kas diperoleh dari 329,886,509,614 ( 7,352,532,713 ) Cash generated from
(digunakan untuk) (used in) operations
operasi
Penerimaan dividen dari Dividends received from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran dividen dari Dividends paid from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan bunga dari 890,427,932 60,171,519 Interests received from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari ( 4,301,155,285 ) ( 3,918,384,897 ) Interests paid from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan 24,783,833,474 ( 3,472,471,301 ) Income taxes refunded
pengembalian (paid) from operating
activities
Page 21
(pembayaran) pajak
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian Repayment (placement)
(penempatan) uang of refundable deposits
jaminan
Pembayaran beban Payments for general and
umum dan administrasi administrative expense
Pembayaran pajak Payments for corporate
penghasilan badan income tax
Penerimaan ( 1,329,993,448 ) 289,202,021 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from operating
dari aktivitas operasi activities
Jumlah arus kas bersih 349,929,622,287 ( 14,394,015,371 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) operating activities
aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances
pembelian aset tetap for purchase of property
and equipment
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan properti investment properties
investasi
Pembayaran untuk ( 21,836,998,074 ) Payments for acquisition
perolehan properti of investment properties
investasi
Penerimaan dari 100,000,000 Proceeds from disposal of
penjualan aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk ( 451,129,119 ) ( 232,658,410 ) Payments for acquisition
perolehan aset tetap of property and
equipment
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset intangible assets
takberwujud
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan aset of intangible assets
takberwujud
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan tanah dalam land for development
pengembangan
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan tanah dalam of land for development
pengembangan
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset other non-financial assets
non-keuangan lainnya
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan aset of other non-financial
non-keuangan lainnya assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
investasi jangka pendek of short-term investments
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
aset keuangan yang of financial assets at fair
diukur pada nilai wajar value through profit or
melalui laba rugi loss
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
aset keuangan nilai wajar of financial assets fair
melalui pendapatan value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Page 22
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) dana yang dibatasi of restricted funds from penggunaannya dari investing activities aktivitas investasi Penempatan aset Placement of financial keuangan biaya assets amotized cost perolehan diamortisasi investments Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial biaya perolehan assets amortized cost diamortisasi investments Penerimaan dari Proceeds on sale of penjualan aset keuangan financial assets Pembayaran untuk Payments to acquire perolehan aset keuangan financial assets Penerimaan dari future Receipts from future contracts, forward contracts, forward contracts, option contracts, option contracts, dan swap contracts and swap contracts contracts Pembayaran untuk future Payments for future contracts, forward contracts, forward contracts, option contracts, option contracts, dan swap contracts and swap contracts contracts Pembayaran uang muka Payments for advances investasi on investments Penerimaan pembayaran Receipts from receivables piutang dari pihak from related parties berelasi Pembayaran pemberian Payments of receivables piutang kepada pihak from related parties berelasi Penerimaan pembayaran Receipts from receivables piutang dari pemegang from stockholders saham Pembayaran pemberian Payments of receivables piutang kepada from stockholders pemegang saham Uang muka dan pinjaman Cash advances and loans diberikan kepada pihak made to other parties, lain, selain institusi other than financing keuangan institutions Penerimaan Cash receipts from the pengembalian uang muka repayment of advances dan pinjaman diberikan and loans made to other kepada pihak lain parties Penerimaan dari Proceeds from disposal of pelepasan entitas anak subsidiaries Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan entitas anak of subsidiaries Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries entitas anak tanpa without loss of control hilangnya pengendalian from investing activities dari kegiatan investasi Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan tambahan of additional interests in kepemilikan pada entitas subsidiaries anak Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepemilikan interests in joint ventures pada entitas ventura
Page 23
bersama Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepemilikan of interests in joint pada entitas ventura ventures bersama Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepemilikan interests in associates pada entitas asosiasi Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepemilikan of interests in associates pada entitas asosiasi Penerimaan dari Proceeds from disposal of pelepasan aset tidak non-current assets or lancar atau kelompok disposal groups classified lepasan yang as held-for-sale and diklasifikasikan sebagai discontinued operations dimiliki untuk dijual dan operasi yang dihentikan Penerimaan dividen dari Dividends received from aktivitas investasi investing activities Penerimaan bunga dari Interests received from aktivitas investasi investing activities Pembayaran bunga dari Interests paid from aktivitas investasi investing activities Penerimaan Income taxes refunded pengembalian (paid) from investing (pembayaran) pajak activities penghasilan dari aktivitas investasi Penerimaan Other cash inflows (pengeluaran) kas lainnya (outflows) from investing dari aktivitas investasi activities Jumlah arus kas bersih ( 22,188,127,193 ) ( 232,658,410 ) Total net cash flows yang diperoleh dari received from (used in) (digunakan untuk) investing activities aktivitas investasi Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing pendanaan activities Penerimaan pinjaman Proceeds from bank bank loans Pembayaran pinjaman ( 4,965,201,893 ) ( 4,100,000,000 ) Payments of bank loans bank Penerimaan pinjaman Proceeds from non-bank dari lembaga keuangan financial institution loan non-bank Pembayaran pinjaman Payments of non-bank kepada lembaga financial institution loan keuangan non-bank Penerimaan pinjaman Proceeds from secured beragunan loans Pembayaran pinjaman Payments of secured beragunan loans Penerimaan pinjaman Proceeds from unsecured tanpa agunan loans Pembayaran pinjaman Payments of unsecured tanpa agunan loans Penerimaan pinjaman Proceeds from step loans penerusan Pembayaran pinjaman Payments of step loans penerusan Penerimaan pinjaman Proceeds from
Page 24
subordinasi subordinated loans
Pembayaran pinjaman Payments of
subordinasi subordinated loans
Penerimaan liabilitas Proceeds from finance
sewa pembiayaan lease liabilities
Pembayaran liabilitas Payments of finance
sewa pembiayaan lease liabilities
Penerimaan utang retensi Proceeds from retention
payables
Pembayaran utang Payments of retention
retensi payables
Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes
payable
Pembayaran wesel bayar Payments of notes
payable
Penerimaan dari surat Proceeds from medium
utang jangka menengah term notes
Pembayaran dari surat Payments of medium
utang jangka menengah term notes
Penerimaan dari Proceeds from bonds
penerbitan obligasi payable
Pembayaran utang Payments of bonds
obligasi payable
Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds
diterbitkan issued
Pembayaran obligasi Payments of
subordinasi subordinated bonds
Penerimaan sukuk Proceeds from sukuk
Pembayaran sukuk Payments of sukuk
Penerimaan pinjaman Proceeds from other
lainnya borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other
lainnya borrowings
Penerimaan dari Proceeds from
penerbitan obligasi convertible bonds
konversi issuance
Pembayaran obligasi Payments of convertible
konversi bonds
Pembayaran biaya emisi Payments of bonds
penerbitan obligasi issuance costs
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement)
dana yang dibatasi of restricted funds from
penggunaannya dari financing activities
aktivitas pendanaan
Penerimaan utang pihak 356,727,206,905 9,485,102,294 Proceeds from due to
berelasi related parties
Pembayaran utang pihak ( 2,861,183,149 ) ( 513,308,613 ) Payments of due to
berelasi related parties
Penerimaan utang Proceeds from due to
pemegang saham stockholders
Pembayaran utang Payments of due to
pemegang saham stockholders
Penerimaan dari Proceeds from issuance
penerbitan saham biasa of common stocks
Penerimaan dari Proceeds from issuance
penerbitan saham of preferred stocks
preferen
Penerimaan dari Proceeds from issuing
penerbitan instrumen other equity instruments
ekuitas lainnya
Page 25
Pembayaran biaya emisi Payments of stock
saham issuance costs
Penerimaan dari Proceeds from sales
penjualan (pembelian) (purchases) of treasury
saham tresuri stocks
Penerimaan dari program Proceeds from employee
opsi saham karyawan stock options program
Penyelesaian Settlement (placement) of
(penempatan) transaksi derivative transactions
derivatif
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries
entitas anak tanpa without loss of control
hilangnya pengendalian from financing activities
dari kegiatan pendanaan
Penerimaan dari Proceed from increase of
penambahan kepemilikan non-controlling interest
dari non-pengendali
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepentingan of non-controlling
pihak non-pengendali interests in subsidiaries
pada entitas anak
Pembayaran dividen dari Dividends paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
aktivitas pendanaan financing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from financing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
pendanaan
Penerimaan Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from financing
dari aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih 348,900,821,863 4,871,793,681 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) financing activities
aktivitas pendanaan
Jumlah kenaikan 676,642,316,957 ( 9,754,880,100 ) Total net increase
(penurunan) bersih kas (decrease) in cash and
dan setara kas cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, 53,883,586,616 65,611,936,270 Cash and cash equivalents
awal periode cash flows, beginning of the
period
Efek perubahan nilai kurs Effect of exchange rate
pada kas dan setara kas changes on cash and cash
equivalents
Kas dan setara kas dari Cash and cash equivalent of
entitas anak yang deconsolidated subsidiaries
didekonsolidasikan
Kenaikan (penurunan) kas Other increase (decrease) in
dan setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus 730,525,903,573 55,857,056,170 Cash and cash equivalents
kas, akhir periode cash flows, end of the
period
Page 26
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2024
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian telah Basis of preparation of consolidated
disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (), yang mencakup Pernyataan financial statements
Standar Akuntansi Keuangan dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan yang dikeluarkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik Lampiran Keputusan Ketua
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) (sekarang Otoritas Jasa
Keuangan/OJK) berdasarkan keputusan Ketua BAPEPAM-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni
2012. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan PSAK 1 (Revisi 2015) : Penyajian
laporan keuangan. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian
disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk
akun-akun tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan
menggunakan metode langsung, yang menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas
yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Tahun buku Grup adalah 1
Januari sampai dengan 31 Desember. Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan
konsolidasian adalah Rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Grup. Penyusunan
laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan manajemen membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan
kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban kontinjensi pada tanggal laporan keuangan serta
jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah
yang diestimasi. a. Basis of Preparation of Consolidated Financial Statements The consolidated
financial statements have been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting
Standards (), which comprise of the Statements of Financial Accounting Standards and Interpretations
of Financial Accounting Standards issued by the Board of Financial Accounting Standards of the
Indonesian Institute of Accountants and the Regulations No. VIII.G.7 regarding and Disclosure of
Financial Statements of Public Companies included in the appendix of the Decree of the Chairman of
the Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency (Bapepam-LK) (currently Financial
Services Authority) No. KEP-347/BL/2012 dated on June 25, 2012. The consolidated financial
statements have been prepared in accordance with SFAS 1 (Revised 2015) : Presentation of Financial
Statements. The consolidated financial statements, except consolidated statement of cash flows, have
been prepared on the accrual basis, using the historical cost basis of accounting, except for certain
accounts which are measured on the basis described in the related accounting policies for those
accounts. The consolidated statements of cash flows have been prepared by using the direct method,
presents receipts and disbursements of cash and cash equivalents classified into operating, investing
and financing activities. The annual financial reporting period of the Group is January 1 until December
31. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is the
Indonesian Rupiah (Rp), which is also the functional currency of the Group. The preparation of
consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards
requires management to make estimates and assumptions that affect the reported amounts of assets
Page 27
and liabilities and disclosure of contingent assets and liabilities at the date of the financial statements
and the reported amounts of revenues and expenses during the reporting period. Actual results could
differ from those estimates.
Prinsip-prinsip konsolidasi d. Prinsip-prinsip konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian terdiri dari laporan keuangan Entitas Principles of consolidation
anak. Pengendalian didapat ketika Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel
dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil
tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan
hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini: - Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada
memberi kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan investee ); - Eksposur atau hak atas
imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; - Kemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Ketika Grup memiliki
kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee termasuk: - Pengaturan kontraktual
dengan pemilik hak suara yang lain; - Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; - Hak suara
dan hak suara potensial Grup Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta
dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen
pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas
anak dan berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan
dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh pengendalian
sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak. Laba atau rugi dan setiap
komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham entitas induk Grup
dan pada kepentingan non pengendali (), walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit. Bila
diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya
sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan
arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka: - Menghentikan
pengakuan aset (termasuk goodwill ) dan liabilitas Entitas anak; Menghentikan pengakuan jumlah
tercatat setiap KNP; - Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas,
bila ada. - Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; - Mengakui setiap sisa investasi pada nilai
wajarnya; - Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam
laporan laba rugi; - Mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui
sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan
jika Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait. d. Principles of consolidation
The consolidated financial statements comprise the financial statements of the Company and
subsidiaries.. Control is achieved when the Group is exposed, or has rights, to variable returns from its
involvement with the investee and has the ability to affect those returns through its power over the
investee. Specifically, the Group controls an investee if and only if the Group has: - Power over the
investee (i.e., existing rights that give it the current ability to direct the relevant activities of the
investee); - Exposure, or rights, to variable returns from its involvement with the investee; - The ability
to use its power over the investee to affect its returns. When the Group has less than a majority of the
voting or similar rights of an investee, the Group considers all relevant facts and circumstances in
assessing whether it has power over an investee, including: - The contractual arrangement with the
other vote holders of the investee; - Rights arising from other contractual arrangements; - The Group
voting rights and potential voting rights The Group re-assesses whether or not it controls an investee if
facts and circumstances indicate that there are changes to one or more of the three elements of
Page 28
control. Consolidation of a subsidiary begins when the Group obtains control over the subsidiary and
ceases when the Group loses control of the subsidiary. Assets, liabilities, income and expenses of a
subsidiary acquired or disposed of during the period are included in the consolidated statements of
profit or loss and other comprehensive income from the date the Group gains control until the date the
Group ceases to control the subsidiary. Profit or loss and each component of other comprehensive
income () are attributed to the equity holders of the parent of the Group and to the non-controlling
interests (), even if this results in the NCI having a deficit balance. When necessary, adjustments are
made to the financial statements of subsidiaries to bring their accounting policies into line with the
Group accounting policies. All intra-group assets and liabilities, equity, income, expenses and cash
flows relating to transactions between members of the Group are eliminated in full on consolidation. A
change in the ownership interest of a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an equity
transaction. If the Group loses control over a subsidiary, it: - Derecognizes the assets (including
goodwill) and liabilities of the subsidiary; Terminate the recognition of the recorded amount of each
KNP; - Derecognizes the cumulative translation differences, recorded in equity, if any. - Recognizes the
fair value of payments received; - Recognizes any investment retained at fair value; - Recognizes any
resulting difference as a gain or loss in the income statement;; - Reclassifying to profit or loss the
proportion of gains and losses previously recognized in other comprehensive income or retained
earnings is also a requirement if the Group is to dispose of the related asset or liability directly.
Kas dan setara kas g. Kas dan Setara Kas Berdasarkan PSAK No. 2: Laporan Arus Kas, kas dan setara kas terdiri atas Cash and cash equivalents
saldo kas (cash on hand) dan rekening giro (demand deposit) dan investasi yang sifatnya sangat likuid,
berjangka pendek, yang dengan cepat dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang
dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Tidak dijadikan sebagai
jaminan atau tidak dibatasi penggunaannya. g. Cash and Cash Equivalent Based on SFAS No. 2: The
statement of cash flows, cash and cash equivalents consists of cash on hand and demand deposits
and investments that are very liquid, short-term, which can be quickly converted into cash in a
predetermined amount and has a risk of insignificant changes in value. Not pledge as collateral and
unrestricted.
Piutang usaha dan piutang lain-lain j. Piutang usaha Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih. Perusahaan melakukan penyisihan Trade and other receivables
piutang ragu-ragu jika ada ditentukan berdasarkan penelahaan oleh manajemen atas keadaan akun
masing-masing pelanggan pada akhir periode. j. Trade receivables Trade receivables are recorded at
net. The Company has provided and allowance for doubtful account which is made based on review of
collectability individual outstanding amount at end of year.
Persediaan i. Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara harga perolehan atau nilai Inventories
realisasi bersih secara agregat. Biaya perolehan persediaan dialokasikan menurut masing-masing
proyek yang ditentukan berdasarkan metode identifikasi khusus untuk beban yang langsung berkaitan
dengan proyek pembangunan perumahan dan berdasarkan rata-rata meter persegi untuk beban
fasilitas umum dan sosial sesuai dengan sektor yang dikembangkan. Persediaan dinyatakan sebesar
nilai yang lebih rendah antara harga perolehan atau nilai realisasi bersih secara agregat. Biaya
perolehan persediaan dialokasikan menurut masing-masing proyek yang ditentukan berdasarkan
metode identifikasi khusus untuk beban yang langsung berkaitan dengan proyek pembangunan
perumahan dan berdasarkan rata-rata meter persegi untuk beban fasilitas umum dan sosial sesuai
dengan sektor yang dikembangkan. Biaya perolehan tanah sedang dikembangkan meliputi biaya
perolehan tanah yang belum dikembangkan, biaya pengembangan langsung dan tidak langsung yang
dapat diatribusikan pada kegiatan pengembangan real estate serta biaya-biaya pinjaman. Tanah yang
sedang dikembangkan dipindahkan ke tanah yang tersedia untuk dijual pada saat pengembangan
tanah telah selesai. Semua biaya proyek dialokasikan secara proporsional ke tanah yang dapat dijual
Page 29
berdasarkan luas area masing- masing. Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan
sebagai jalan dan prasarana atau area yang tidak dapat dijual lainnya, dialokasikan menggunakan luas
area yang dapat dijual. Biaya perolehan bangunan dan apartemen dalam penyelesaian dipindahkan ke
rumah, rukan dan apartemen (strata title) tersedia untuk dijual pada saat pembangunan telah selesai.
Untuk proyek properti residensial, harga perolehan dipindahkan ke persediaan pada saat dimulainya
pengembangan dan pembangunan infrastuktur. Sedangkan untuk proyek properti komersial, pada saat
selesainya pengembangan tanah dan pembangunan infrastruktur, harga perolehan akan tetap
disajikan sebagai bagian dari persediaan atau direklasifikasi ke properti investasi, mana yang lebih
sesuai. Biaya perolehan jasa konstruksi meliputi biaya yang langsung berhubungan dengan proyek dan
biaya pinjaman serta dipindahkan pada aset bangunan jasa konstruksi pada saat selesai dibangun dan
siap diserahkan pada pemilik. Biaya pinjaman yang berhubungan dengan kegiatan pengembangan
dikapitalisasi ke proyek pengembangan. Kapitalisasi dihentikan pada saat proyek pengembangan
tersebut secara substansial siap untuk digunakan sesuai tujuannya atau aktivitas pembangunan
ditunda atau ditangguhkan dalam suatu periode yang cukup lama. i. Inventories Inventories are stated
at the lower of cost or net realizable value in aggregate. Inventories cost allocated according to each
project is determined by specific identification method for expenses directly related to housing projects
and based on the average square meter for public facilities and social burden in those sectors
developed. Inventories are stated at the lower of cost or net realizable value in aggregate. Inventories
cost allocated according to each project is determined by specific identification method for expenses
directly related to housing projects and based on the average square meter for public facilities and
social burden in those sectors developed. The cost of land for development consists of cost of land for
development, direct and indirect development costs related to real estate development activities and
borrowing costs. Land under development is transferred to landplots available for sale when the land
development is completed. Total project cost is allocated proportionately to the saleable landplots
based on their respective areas. The cost of land for development, including land which is used for
roads and infrastructure or other unsaleable area, is allocated using saleable area. The cost of
buildings and apartments under construction is transferred to houses, shops and apartments (strata
title) available for sale when the construction is substantially completed. For residential property project,
its cost is classified as part of inventories upon the commencement of development and construction of
infrastructure. For commercial property project, upon the completion of development and construction
of infrastructure, its cost remains as part of inventories or is reclassified to the related investment
properties account, whichever is more appropriate. The acquisition cost of construction services
includes the costs directly related to the project and the cost of borrowing, and transferred to the asset
at the time of the building construction is completed and ready to be submitted to the owner. Borrowing
costs related to development activities are capitalized to development projects. Capitalization
discontinued when the development project is substantially ready for their intended use or development
activities postponed or suspended in a considerable period of time.
Properti investasi n. Properti investasi Grup menerapkan PSAK 13: Properti investasi adalah properti (tanah atau Investment property
bangunan atau bagian dari suatu bangunan atau kedua-duanya) untuk menghasilkan rental atau untuk
kenaikan nilai atau kedua-duanya. Properti investasi pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan dan
biaya pembangunan (termasuk biaya pinjaman yang terjadi) Sebelum tanggal 1 Januari 2021, properti
investasi diukur menggunakan model biaya untuk pengukuran setelah pengakuan. Berdasarkan model
biaya, properti investasi diukur sebesar nilai perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan
setiap akumulasi kerugian penurunan nilai. Properti investasi disusutkan dengan metode garis lurus
(straight-line method) selama estimasi masa manfaatnya yakni 20 (dua puluh) tahun. Masa manfaat
ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direview setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap
perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif. Mulai tanggal 1 Januari 2021, Grup menggunakan
Page 30
model nilai wajar untuk pengukuran setelah pengakuan. Berdasarkan nilai wajar, keuntungan atau
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar properti investasi diakui dalam laba rugi pada periode
saat terjadinya. Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika properti
investasi tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomi masa depan yang
diperkirakan dari pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau
pelepasan properti investasi ditentukan dari selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat
aset dan diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya penghentian atau pelepasan. n. Investment
properties The Group applies SFAS 13: Investment properties are properties (land or a building or part
of a building or both) held to earn rentals or for capital appreciation or both. Investment properties are
initially measured at acquisition and development costs (including borrowing costs incurred). Before
January 1, 2021, investment properties were subsequently measured using cost model. Based on cost
model, investment properties were measured at acquisition cost less accumulated depreciation and
any accumulated impairment losses. Investment property is depreciated by the straight-line method
over their estimated useful life which is 20 (twenty) years. The estimated useful lives, residual values
and depreciation method are reviewed at each year end, with the effect of any changes in estimate
accounted for on a prospective basis. Effective January 1, 2021, the Group has opted to use fair value
model for subsequent measurement. Based on fair value model, a gain or loss arising from changes in
the fair value of investment properties is included in profit or loss for the period in which it arises An
investment property is derecognized upon disposal or when the investment property is permanently
withdrawn from use and no future economic benefits are expected from the disposal. Any gain or loss
arising on derecognition of the property (calculated as the difference between the net disposal
proceeds and the carrying amount of the asset) is recognized in profit or loss in the period in which the
property is derecognized.
Aset tetap m. Aset tetap Grup menerapkan PSAK 16: Aset Tetap. Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada, kecuali untuk tanah yang tidak
disusutkan. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi,
jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat pemeriksaan yang signifikan dilakukan
untuk kelangsungan dari pengoperasian suatu aset tetap, biaya pemeriksaan itu diakui ke dalam
jumlah tercatat (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria
pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan
dibebankan langsung pada operasi tahun berjalan.Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode
garis lurus (straight-line method) berdasarkan estimasi masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai
berikut: Bangunan 20 Tahun Inventaris kantor 4 8 Tahun Inventaris mesin 4 8 Tahun Inventaris proyek
4 8 Tahun Kendaraan 4 8 Tahun Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan.
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau pembaharuan hak atas tanah
ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau estimasi masa manfaat ekonomis
tanah, periode mana yang lebih pendek. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan
dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian
akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap atau properti investasi yang bersangkutan pada saat
aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
dari aset) dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan direview, dan jika
sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif. Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam
bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) ketika tanah pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya
Page 31
perolehan tanah pada akun Aset tetap. Biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaharuan legal
hak atas tanah dalam bentuk HGB ditangguhkan dan diamortisasi sesuai umur hukum hak atas tanah,
dan disajikan sebagai bagian dari akun tidak lancar lainnya pada laporan posisi keuangan
konsolidasian. m. Fixed assets The Group applies SFAS 16: Fixed Assets. Fixed assets are stated at
cost less accumulated depreciation and impairment loss, if any, except for land which is not
depreciated. Such cost includes the cost of replacing part of the fixed assets when that cost is incurred,
if the recognition criteria are met. Likewise, when a major inspection is performed, its cost is recognized
in the carrying amount of the fixed assets as a replacement if the recognition criteria are met. All other
repairs and maintenance costs that do not meet the recognition criteria are recognized in profit and loss
as they are incurred. Depreciation is computed using the straight-line method over the estimated useful
lives of the assets as follows: Buildings 20 Tahun/ Years Office Equipments 4 8 Tahun/ Years
Machinery Equipment 4 8 Tahun/ Years Project Equipments 4 8 Tahun/ Years Vehicles 4 8 Tahun/
Years Land is stated at cost and is not depreciated. Specific costs associated with the extension or
renewal of land titles are deferred and amortized over the legal term of the land rights or economi life of
the land, whichever period is shorter. Construction in progress is stated at cost and is accounted as
part of fixed assets. The accumulated costs are reclassified to the appropriate fixed asset or investment
property account when the construction is completed and the constructed asset is ready for its intended
use. An item of fixed assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are
expected from its use or disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as
the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is credited or
charged to operations in the year the asset is derecognized. The fixed assets residual values, useful
lives and methods of depreciation are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate, at each
financial year end. The costs incurred in order to acquire legal rights over land in the form of The Right
Build (HGB) certificates upon acquisition of land is recognized as part of the acquisition cost of the land
in Fixed assets and is not amortized. Costs incurred in connection with the extension or renewal of the
HGB are deferred and amortized throughout the validity period of the legal rights and presented as part
of non current financial assets in the consolidated statement of financial position.
Tanah belum dikembangkan l. Tanah yang belum dikembangkan Tanah yang belum dikembangkan dinyatakan sebesar nilai yang Undeveloped land
lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya perolehan tanah yang belum
dikembangkan, yang terdiri dari biaya praperolehan dan perolehan tanah, dipindahkan ke tanah yang
sedang dikembangkan pada saat pengembangan tanah akan dimulai. Biaya perolehan tanah yang
dimaksud mencakup biaya pembelian area tanah, termasuk semua biaya yang secara langsung
mengakibatkan tanah tersebut siap digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, mencakup,
tetapi tidak terbatas sebagai berikut: - biaya perolehan tanah, termasuk biaya perolehan bangunan
(yang tidak akan digunakan sebagai bangunan), tanaman, dan lain-lain yang berada di atas tanah
tersebut; - biaya gambar topografi; - biaya pembuatan cetak biru (master plan); - biaya pengurusan
dokumen hukum dan pengamanan asset - bea balik nama, komisi untuk perantara - imbalan jasa
profesional seperti ahli lingkungan hidup, ahli pertanahan, ahli hukum, ahli konstruksi, dan lain-lain -
biaya pematangan tanah termasuk biaya peruntuhan bangunan l. Land for development Land for
development is stated at cost or net realizable value, whichever is lower. The cost of land undeveloped,
pre-acquisition costs and land acquisition costs, transferred to land under development when land
development will begin. The cost of land in question cover the purchase of land area, including all costs
directly resulting in the ground ready to be used in accordance with its intended purpose, including, but
not limited to the following: - land acquisition costs, including the cost of the building (which is not to be
used as a building), plants, and others who are on the land; - Cost topographic image; - Master plan
Page 32
cost - Legal document processing costs and asset security - Transfer of rights, commission for
intermediaries - in exchange for professional services such as environmentalists, land experts, lawyers,
construction, etc. - development of land costs including the cost of razing buildings
Penurunan nilai aset nonkeuangan q. Penurunan nilai aset non-keuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah Impairment of non-financial assets
terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat
pengujian penurunan nilai aset (yaitu aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, atau aset
tak berwujud yang belum dapat digunakan) diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah
terpulihkan atas aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah
yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau UPK dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya,
kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset
atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset
tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi
sebesar nilai terpulihkannya. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar
dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak
terdapat transaksi tersebut, model penilaian yang sesuai digunakan untuk menentukan nilai wajar aset.
Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda (multiple valuation) atau indikator nilai
wajar lain yang tersedia. Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sesuai dengan kategori biaya
yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya. Kerugian penurunan nilai yang telah
diakui pada periode sebelumnya untuk aset akan dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-
asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai
terakhir diakui. Dalam hal ini, nilai tercatat aset dinaikan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut
dibatasi sehingga nilai tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, neto
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut
disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, dikurangi
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya. q. Impairment of
non-financial asset value The Group assesses at each reporting date whether there is an indication
that assets may be impaired. If any such indication exists, or when annual impairment testing for assets
(i.e., an intangible asset with an indefinite useful life, or an intangible asset not yet available for use) is
required, the Group makes an estimate of the recoverable amounts of the respective assets. An asset
recoverable amount is the higher of the asset or its CGU fair value less costs to sell and its value in
use, and is determined for an individual asset, unless the asset does not generate cash inflows that are
largely independent of those from other assets or group of assets. Where the carrying amount of an
asset exceeds its recoverable amount, the asset is considered impaired and is written down to its
recoverable amount. In assessing the value in use, the estimated net future cash flows are discounted
to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time
value of money and the risks specific to the asset. In determining fair value less costs to sell, recent
market transactions are taken into account, if available. If no such transactions can be identified, an
appropriate valuation model is used to determine the fair value of the asset. These calculations are
corroborated by valuation multiples or other available fair value indicators. Impairment losses of
continuing operations, if any, are recognized in the consolidated statement of profit or loss and other
comprehensive income under expense categories that are consistent with the functions of the impaired
assets. A previously recognized impairment loss for an asset is reversed only if there has been a
Page 33
change in the assumptions used to determine the asset recoverable amount since the last impairment
loss was recognized. If that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable
amount. The reversal is limited so that the carrying amount of the asset does not exceed its
recoverable amount, nor exceeds the carrying amount that would have been determined, net of
depreciation, had no impairment loss been recognized for the asset in prior years. Reversal of an
impairment loss is recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive
income. After such a reversal, the depreciation charge on the said asset is adjusted in future periods to
allocate the asset revised carrying amount, less any residual value, on a systematic basis over its
remaining useful life.
Beban tangguhan Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban r. Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Grup menerapkan Revenue and expense recognition
PSAK 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal
1 Januari 2020. Grup mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah analisa
sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan; 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau
jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan; 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi
merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak
mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan
tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan
selama periode kontrak; 4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual berdiri sendir relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan
ditambah marjin; 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan
menyerahkan barang atau jasa (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut). Grup bergerak dalam bisnis penjualan bangunan rumah, bangunan komersial dan
apartement sejenis lainnya beserta kapling tanahnya, dll. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
diakui pada saat pengendalian barang atau jasa dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang
mencerminkan imbalan yang diharapkan akan menjadi hak Grup dalam pertukaran barang atau jasa
tersebut. Grup secara umum menyimpulkan bahwa hal tersebut adalah yang utama dalam pengaturan
pendapatannya. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan (lanjutan) Pendapatan dari kontrak
dengan pelanggan diakui pada saat kepemilikan aset dialihkan kepada pelanggan, umumnya pada
saat penyerahan aset kepada pelanggan. Uang muka yang diperoleh dari pelangan diakui sebagai
uang muka pelanggan. Revenue and expense recognition Revenue from contracts with customers The
Group has adopted SFAS 72: Revenue from Contracts with Customers, effective on or after January 1,
2020. The Group requires revenue recognition to fulfill five steps of assessment: 1. Identify contract(s)
with customers; 2. Identify performance obligations in the contract. Performance obligations are
promise in a contract to transfer to a customer goods or services that are distinct . 3. Determine the
transaction price. Transaction price is the amount of consideration to which an entity expects to be
entitled in exchange for transferring promised goods or services to customer. If the consideration
promised in a contract includes variable amount, the Group estimates the amount of consideration to
which it expects to be entitled n exchange for transferring goods or services to a customer less the
estimated amount of service level guarantee which will be paid during the contract period. 4. The
allocation of the transaction price to each performance obligation is based on a relatively estimated
stand-alone selling price based on expected cost plus a margin; 5. Recognition of revenue when the
Page 34
performace obligation is satisfied by transferring the goods or service to a customer (which is when the
customer obtains control of that goods or servise). The Group is in the business of providing sales of
houses, shops and other similar properties including landplots, etc. Revenue from contracts with
customers is recognized when control of the goods or services are transferred to the customer at an
amount that reflects the consideration to which the Group expects to be entitled in exchange for those
goods or services. The Group has generally concluded that it is the principal in its revenue
arrangements, except for the agency services below, because it typically controls the goods or services
before transferring them to the customer. Revenue from contracts with customers (continued) Revenue
from contracts from customers is recognized at the point in time when control of the asset is transferred
to the customer, generally on delivery of the assets. Downpayment from customers recognized as
customer downpayment.
Penjabaran mata uang asing t. Transaksi dan saldo mata uang asing Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, Foreign currency translation
yang juga merupakan mata uang fungsional entitas induk. Setiap entitas anak menentukan mata uang
fungsional dan transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan keuangan pada setiap entitas diukur
dengan mata uang fungsional tersebut. Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs
yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada setiap akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas
keuangan dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang
bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun
berjalan. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kurs yang digunakan adalah
Rp15.138 dan Rp15.416. t. Foreign currency transactions and balances The Company consolidated
financial statements are presented in Rupiah, which is also the Parent Company functional currency.
Each subsidiary determined its own functional currency and items included in the financial statements
of each entity are measured using that functional currency. Transactions involving foreign currencies
are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At the end of
the reporting period, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to
reflect the average of the selling and buying rates of exchange prevailing at the last banking transaction
date of the year, as published by Bank Indonesia, and the resulting gains or losses are credited or
charged to current operations. As of September 30, 2024 and December 31, 2023, the rates of
exchange used was Rp15,138 and Rp15.416.
Transaksi dengan pihak berelasi h. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Transactions with related parties
Grup. a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan Grup, jika: - memiliki
pengendalian atau pengendalian bersama atas Grup - memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau -
merupakan personil manajemen kunci Grup atau entitas induk dari Perusahaan. b. Suatu entitas
berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut: - entitas dan Grup adalah anggota dari
kelompok usaha yang sama. - satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari Grup
(atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana Grup adalah anggotanya). - entitas dan Grup adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang
sama. - Grup adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dari entitas ketiga. - entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja
dari Grup atau entitas yang terkait dengan Grup. - entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a. - orang yang teridentifikasi dalam huruf a (i)
memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas induk dari
entitas. Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak.
Persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak
yang tidak berelasi. h. Transactions with related parties A related party is a person or entity that is
related to the Group. a. A person or a close member of that person family is related to the Group, if that
Page 35
person: - has control or joint control over the Group; - has significant influence over the Group; or - is a
member of the key management personnel of the Group or of the parent entity of the Company. b. An
entity is related to the Group if any of the following conditions applies: - the entity and the Group are
members of the same group. - one entity is an associate or joint venture of the Group (or an associate
or joint venture of a member of a group of which the Group is a member). - both entity and the Group
are joint ventures of the same third party. - the Group is a joint venture of a third entity and the other
entity is an associate of the third entity. - the entity is a post-employment benefit plan for the benefit of
employees of either the group or an entity related to the Group. - the entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in point a. - a person identified in point a (i) has significant influence
over the entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the
entity). The transactions with related parties are made based on terms agreed by the parties. Such
terms may not be the same as those for transactions with unrelated parties.
Pajak penghasilan v. Pajak penghasilan Group telah menetapkan secara retrospektif PSAK No. 46 (Revisi 2014), Income taxes
Penghasilan. PSAK ini telah menghapuskan pajak penghasilan final sebagai bagian dari beban pajak
penghasilan entitas. Oleh sebab itu, Grup memutuskan untuk menyajikan beban pajak penghasilan
final sehubungan dengan penghasilan sewa sebagai bagian dari beban operasi. Berdasarkan
Peraturan Pemerintah (PP) No. 5 tanggal 23 Maret 2002, penghasilan dari sewa pusat niaga
dikenakan pajak final sebesar 10percent, kecuali untuk kontrak sewa yang ditandatangani sebelum
peraturan tersebut yang dikenakan pajak 6percent. Pada tanggal 4 November 2008, Presiden Republik
Indonesia dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menandatangani peraturan pemerintah No.
71/2008 (PP No.71/2008). Pada perubahan ketiga dari PP No 48/1994 mengenai pembayaran pajak
penghasilan pada pendapatan dari balik nama pada tanah dan/atau bangunan. Dalam peraturan
tersebut, efektif 1 Januari 2009, pendapatan dari transaksi-transaksi balik nama pada tanah dan/atau
bangunan akan dikenakan pajak final sebesar 5percent. Pajak penghasilan final Peraturan perpajakan
di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak final yang
dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi
mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan berdasarkan nilai
kontrak. Berdasarkan PSAK 46 tersebut di atas, pajak penghasilan final di luar cakupan PSAK 46.
Oleh karena itu, tidak ada aset/kewajiban pajak tangguhan yang diakui. Grup memutuskan untuk
menyajikan beban pajak final sehubungan dengan penjualan kavling, rumah, bangunan komersial,
apartemen dan pendapatan bunga dari bank dan deposito berjangka sebagai pos tersendiri.
Perbedaan nilai tercatat antara aset dan liabilitas yang terkait pajak penghasilan final dan dasar
pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau kewajiban pajak tangguhan. Beban pajak periode
berjalan sehubungan dengan pajak penghasilan final dihitung secara proporsional terhadap jumlah
pendapatan menurut akuntansi yang diakui selama tahun berjalan. Perbedaan antara pajak
penghasilan final yang dibayarkan dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak penghasilan
final dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui sebagai pajak
dibayar dimuka atau utang pajak. Pada tanggal 8 Agustus 2016, Presiden Republik Indonesia dan
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menandatangani peraturan pemerintah No. 34/2016 (PP
No.34/2016), pada perubahan tersebut pendapatan dari transaksi-transaksi balik nama pada tanah
dan/atau bangunan akan dikenakan pajak final sebesar 2,5percent, efektif diberlakukan pada tanggal 8
September 2016 . Pendapatan bunga dari bank dan deposito berjangka dikenakan pajak final sebesar
20percent. Pajak penghasilan tidak final Beban pajak penghasilan tidak final merupakan jumlah pajak
yang terhutang dan pajak tangguhan. Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu
tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau
dikurangkan pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
Page 36
dikurangkan. Beban pajak penghasilan kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode
yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Pajak tangguhan diakui atas
perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian
dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan
umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang kemungkinan
besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset
dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (selain
dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak
atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul
dari pengakuan awal goodwill. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif
pajak yang diharapkan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku
pada akhir periode pelaporan. Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan
konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Grup memperkirakan, pada akhir periode pelaporan,
untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya. Jumlah tercatat aset
pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika
kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut. Pajak kini dan pajak
tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi, kecuali sepanjang pajak
penghasilan yang timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui, di luar laba rugi (baik dalam
penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga
diakui di luar laba rugi atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam kombinasi bisnis,
pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling
hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus
aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta
Grup yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar
neto. Income tax The Group has restrospectively adopted SFAS No. 46 (Revised 2014), Tax. This
SFAS eliminate final income tax as part of entity income tax expense. Therefore, the Group has
decided to present all of the final income tax arising from rental income as part of operating expenses.
Based on Government Regulation (PP) No. 5 dated March 23, 2002, income from shopping center
rental is subject to a final tax of 10percent, except for income from rental contracts signed prior to such
regulation which is subject to 6percent. On November 4, 2008, the President of the Republic of
Indonesia and the Minister of Law and Human Rights signed Government Regulation No. 71/2008 (PP
No. 71/2008). On the third changes on PP No. 48/1994 regarding payment of income tax on income
from transfer of rights on land and/or building. This regulation provides that, effective January 1, 2009,
the income of a taxpayer from transactions of transferring rights on land and/or building, will be
subjected to final tax of 5percent. Final income tax Tax regulation in Indonesia determined that certain
taxable income is subjected to final tax. Final tax applied to the gross value of transactions is applied
even when the parties carrying the transaction are recognizing losses. The calculation of final tax
based on invoice of contract amount. Based on SFAS 46 above, final tax excluded from this SFAS 46.
Hence, there is no deferred tax assets/liabilities recognition. By applying the revised PSAK, the Group
has decided to present all of the final tax arising from sales of landplots, houses, shops, apartment and
interest income from bank and time deposits as separate line item. The differences between the
carrying amounts of existing assets or liabilities related to the final income tax and their respective tax
bases are not recognized as deferred tax assets or liabilities. Current tax expense related to income
Page 37
subject to final income tax is recognized in proportion to total income during the current year for
accounting purposes. The difference between the final income tax paid and the amount charged as
final income tax expense in the consolidated statement of comprehensive income is recognized as
prepaid tax or tax payable. On August 8, 2016, the President of the Republic of Indonesia and the
Minister of Law and Human Rights signed Government Regulation No. 34/2016 (PP No.34 / 2016), on
the changes in revenue from transactions under the name of the land and / or buildings will be subject
to final tax of 2.5percent, takes effect on September 8, 2016. Interest income from bank and time
deposits are subjected to final tax amounting to 20percent. Non-final income tax Income tax expense
represents the sum of the tax currently payable and deferred tax. The tax currently payable is based on
taxable profit for the year. Taxable profit differs from profit before tax as reported in the consolidated
statement of profit or loss and other comprehensive income because of items of income or expense
that are taxable or deductible in other years and items that are never taxable or deductible. Current
income tax expense is determined based on the taxable income for the year computed using prevailing
tax rate. Deferred tax is recognized on temporary differences between the carrying amounts of assets
and liabilities in the consolidated financial statements and the corresponding tax bases used in the
computation of taxable profit. Deferred tax liabilities are generally recognized for all taxable temporary
differences. Deferred tax assets are generally recognized for all deductible temporary differences to the
extent that is probable that taxable profits will be available against which those deductible temporary
differences can be utilized. Such deferred tax assets and liabilities are not recognized if the temporary
differences arises from the initial recognition (other than in a business combination) of assets and
liabilities in a transaction that affects neither the taxable profit nor the accounting profit. In addition,
deferred tax liabilities are not recognized if the temporary differences arises from the initial recognition
of goodwill. Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply
in the period in which the liability is settled or the asset realized, based on the tax rates and tax laws
that have been enacted, or substantively enacted, as the end of the reporting period. The
measurement of deferred tax assets and liabilities reflects the tax consequences that would follow from
the manner in which the Group expects, at the end of the reporting period, to recover or settle the
carrying amount of the assets and liabilities. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at
the end of each reporting period and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient
taxable profits will be available to allow all or part of the asset to be recovered.
Pinjaman p. Kapitalisasi biaya pinjaman Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung dengan perolehan, Borrowings
konstruksi atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset
tersebut. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya. Biaya pinjaman terdiri
dari beban bunga dan biaya pendanaan lainnya yang ditanggung oleh Grup sehubungan dengan
peminjaman dana. Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk
mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dimulai dan
pengeluaran untuk aset kualifikasian dan biaya pinjamannya telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman
dihentikan pada saat selesainya secara substansial seluruh aktivitas yang diperlukan untuk
mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya. Kapitalisasi biaya
pinjaman dihentikan sementara jika aktivitas pembangunan terganggu untuk waktu yang berkelanjutan.
Beban bunga juga dikapitalisasi ke dalam biaya perolehan dari properti yang diperoleh secara spesifik
untuk pembangunan, tetapi hanya atas aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan properti
sedang dalam penyelesaian. p. Capitalization of borrowing costs Capitalization of borrowing costs that
are directly attributable to the acquisition, construction or production of a qualifying are capitalized as
part of the cost of the related asset. Other borrowing costs are recognized as expenses in the period in
which they are incurred. Borrowing costs consist of interests expense and other financing charges that
the Group incurs in connection with the borrowing of funds. Capitalization of borrowing costs
Page 38
commences when the activities to prepare the qualifying asset for its intended use have started and the
expenditures for the qualifying asset and the borrowing costs have been incurred. Capitalization of
borrowing costs ceases when all activities necessary to prepare the qualifying asset for its intended
use are substantially completed. The capitalization of borrowing costs is suspended if there are
prolonged periods when development activity is interrupted. Interest is also capitalized on the purchase
cost of a site property acquired specifically for development, but only where activities necessary to p
repare the asset for development are in progress.
Provisi u. Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat Provisions
konstruktif) yang terjadi akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi
andal mengenai total liabilitas tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya
untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. u.
Provisions A provision is recognized when the Group has a present obligation (legal or constructive)
where, as a result of a past event, it is probable that an outflow of resources embodying economic
benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate can be made of the amount of
the obligation. All of the provisions are reviewed at each reporting date and adjusted to reflect the
current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of resources embodying economic
benefits will be required to settle the obligations, the provisions are reversed.
Imbalan kerja karyawan s. Imbalan kerja Grup telah menerapkan secara retrospektif PSAK 24 (Revisi 2018), Kerja di adopsi Employee benefits
dari International Accounting Standards () 19. PSAK ini menetapkan antara lain, (i) menghapuskan
approach yang digunakan dalam PSAK sebelumnya dan (ii) perubahan signifikan dalam pengakuan,
penyajian dan pengungkapan imbalan pascakerja yang antara lain sebagai berikut: - Keuntungan dan
kerugian aktuarial saat ini diharuskan untuk diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
dikeluarkan secara permanen dari laba atau rugi. - Keuntungan yang diharapkan atas asset plan tidak
lagi diakui dalam laba atau rugi. - Keuntungan yang diharapkan digantikan dengan mengakui
pendapatan bunga (atau beban) atas program manfaat pasti bersih (atau liabilitas) dalam laba atau
rugi, yang dihitung menggunakan tingkat diskonto untuk mengukur kewajiban pensiun. - Biaya jasa lalu
yang belum menjadi hak karyawan tidak bisa lagi ditangguhkan dan diakui periode mendatang. Semua
biaya jasa lalu akan diakui lebih awal ketika amendemen/kurtailmen terjadi atau ketika Grup mengakui
biaya restrukturisasi atau biaya pemutusan terkait. Perubahan tersebut dibuat agar aset atau liabilitas
pensiun bersih diakui dalam posisi laporan keuangan konsolidasian untuk menggambarkan nilai penuh
dari defisit atau surplus program. Grup membukukan imbalan pasca kerja imbalan pasti untuk
karyawan sesuai dengan PSAK No. 24 (Revisi 2018), UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP No.
35/2021. Berdasarkan UU tersebut, Grup diharuskan membayar uang pesangon, uang penghargaan
masa kerja dan uang pengganti hak kepada karyawan apabila persyaratan yang ditentukan dalam UU
tersebut terpenuhi. Grup juga menyelenggarakan program iuran pasti untuk seluruh karyawan
tetapnya. Imbalan atas UUK tersebut telah dihitung dengan membandingkan manfaat yang akan
diterima oleh karyawan pada usia normal pensiun dari Dana Pensiun dengan manfaat yang diperoleh
sesuai dengan UUK tersebut setelah dikurangi akumulasi imbalan kerja karyawan dan hasil investasi
yang terkait. Jika manfaat program pensiun iuran pasti kurang dari persyaratan yang ditetapkan UUK,
Grup harus menyediakan kekurangannya. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat
pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode
projected-unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil yang diharapkan atas aset
dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan. Seluruh pengukuran kembali,
terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset dana pensiun (tidak termasuk bunga
bersih) diakui langsung melalui pendapatan komprehensif lainnya dengan tujuan agar aset atau
Page 39
kewajiban pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian interim untuk
mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak
mereklasifikasi laba atau rugi pada periode berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang
lebih dulu antara ketika amendemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan
hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya, biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi dapat
ditangguhkan dan diakui selama periode vesting masa depan. Employee benefits The Group has
retrospectively adopted SFAS 24 (Revised 2018), Benefits adopted from International Accounting
Standards () 19. This SFAS provides, among others, (i) the elimination of the approach permitted under
the previous version and (ii) significant changes in the recognition, presentation and disclosure of
postemployment benefits which, among others, are as follows: - Actuarial gains and losses are now
required to be recognized in OCI and excluded permanently from profit or loss. - Expected return on
assets plan will no longer be recognized in profit or loss. - Expected returns are replaced by
recognizing interest income (or expense) on the net defined benefit asset (or liability) in profit or loss,
which is calculated using the discount rate used to measure the pension obligation. - Unvested past
service costs can no longer be deferred and recognized over the future vesting period. Instead, all past
service costs will be recognized at the earlier of when the amendment/curtailment occurs or when the
Group recognizes related restructuring or termination costs. Such changes are made in order that the
net pension assets or liabilities are recognized in the consolidated statement of financial position to
reflect the full value of the plan deficit or surplus. The Group provides post-employment benefits as
required under PSAK No. 24 (Revised 2018), Work Creation Law No. 11/2020 and PP No. 35/2021.
Under the Law, the Group is required to pay separation, appreciation and compensation benefits to its
employees if the conditions specified in the Law are met. The Group also has a defined contribution
plan covering substantially all of its eliglible employees. The benefits under the Law have been
calculated by comparing the benefits that will be received by an employee at normal pension age from
the Pension Plan with the benefits as stipulated under the Law, after deducting the accumulated
employee contribution and the related investment results. If the employer-funded portion of the Pension
Plan benefit is less than the benefit as required by the Law, the Group will provide for such shortfall.
Pension costs under the Group defined benefit pension plans are determined by periodic actuarial
calculation using the projected-unit-credit method and applying the assumptions on discount rate,
expected return on plan assets and annual rate of increase in compensation. All re-measurements,
comprising of actuarial gains and losses, and the return of plan assets (excluding net interest) are
recognized immediately through other comprehensive income in order for the net pension asset or
liability recognized in the interim consolidated statement of financial position to reflect the full value of
the plan deficit and surplus. Remeasurements are not reclassified to profit or loss in subsequent
periods. All past service costs are recognized at the earlier of when the amendment/curtailment occurs
and when the related restructuring or termination costs are recognized. As a result, unvested past
service costs can no longer be deferred and recognized over the future vesting period.
Laba per saham z. Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar
selama tahun yang bersangkutan. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Grup
tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif. Oleh karenanya, laba per saham
dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. z. Earnings per share Earnings per share amount is calculated by dividing the profit for
the year attributable to owners of the Parent Entity by the weighted average number of shares
outstanding during the year. As of September 30, 2024 and December 31, 2023, the Group has no
outstanding potential dilutive ordinary shares; accordingly, no diluted earnings per share amount is
calculated and presented in the consolidated statements of profit or loss other comprehensive income.
Page 40
Dividen Dividends
Pelaporan segmen Segment reporting
Instrumen keuangan derivatif x. Instrumen keuangan i. Aset Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Aset keuangan Derivative financial instruments
diklasifikasikan, pada pengakuan awal, yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan
nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain (OCI). Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan
awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup untuk
mengelolanya. Dengan pengecualian piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan
yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktisnya, Grup pada awalnya
mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi, biaya transaksi. Piutang usaha yang tidak mengandung komponen
pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktis diukur
pada harga transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK 72. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui OCI, aset keuangan harus
menghasilkan arus kas yang -mata pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk
mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk
menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan
arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Pengukuran selanjutnya Untuk tujuan
pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori: - Aset keuangan pada
biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) - Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar
melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif setelah penghentian pengakuan
(instrumen ekuitas) Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini
adalah yang paling relevan dengan Grup. Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: - Aset keuangan dimiliki dalam model
bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual; dan -
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya
merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga
efektif (SBE) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada
saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau rusak. Aset keuangan Grup pada biaya
perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang
pihak-pihak berelasi non-usaha dan aset keuangan lainnya. Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai
wajar melalui OCI (instrumen ekuitas) Setelah pengakuan awal, Grup dapat memilih untuk
mengklasifikasikan investasi ekuitasnya yang tidak dapat ditarik kembali sebagai instrumen ekuitas
yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI jika definisi ekuitas berdasarkan PSAK 50: Instrumen
Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan memenuhi definisi tersebut. Klasifikasi
ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini
tidak pernah didaur ulang ke laba rugi. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laporan laba
rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Grup mendapatkan keuntungan dari hasil
tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan
tersebut adalah tercatat di OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak
tunduk pada penilaian penurunan nilai. Grup memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitas yang
tidak terdaftar dalam kategori ini yang tidak dapat ditarik kembali. Penghentian pengakuan Aset
keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian
Grup) ketika: - Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau - Grup telah
mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk
Page 41
membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga
berdasarkan pengaturan - through dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara substansial
semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. Ketika Grup telah
mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-
through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan manfaat
kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang
ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga
mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak
dan kewajiban yang dimiliki Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang
ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan
yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh Grup. Grup mengakui penyisihan kerugian kredit
ekspektasian (ECL) untuk semua instrumen utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak
dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga
efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki
atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual. ECL
dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang
signifikan sejak pengakuan awal, ECL disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit
yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu
default (ECL seumur hidup). Untuk piutang dagang, Grup menerapkan pendekatan yang
disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko
kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal
pelaporan. Grup telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit
historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur
dan lingkungan ekonomi. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran
kontraktual telah lewat 90 hari. Dalam kasus tertentu Perusahaan juga dapat mempertimbangkan aset
keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa
Perusahaan tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutangsecara penuh sebelum
memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Kelompok Aset keuangan dihapuskan
jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual. ii. Liabilitas Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai
utang dan pinjaman dan utang. Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar dan,
untuk utang dan pinjaman dan utang usaha, setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung. Liabilitas keuangan Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha kepada
pihak ketiga, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek - gaji dan tunjangan
lainnya, utang bank dan lembaga pembiayaan, utang obligasi, liabilitas sewa, utang pihak-pihak
berelasi non-usaha, uang jaminan yang diterima dan liabilitas keuangan jangka panjang lainnya.
Pengukuran selanjutnya Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya, seperti yang
dijelaskan di bawah ini: Utang dan pinjaman Ini adalah kategori yang paling relevan dengan Grup.
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
laba rugi pada saat kewajiban dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya
perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premi atas akuisisi dan
Page 42
biaya atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai
beban keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Penghentian pengakuan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas tersebut
dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika kewajiban keuangan yang ada digantikan oleh
yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang secara substansial berbeda,
atau persyaratan dari kewajiban yang ada secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi
tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan kewajiban awal dan pengakuan kewajiban
baru. Selisih nilai tercatat masing-masing diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian. iii. Saling hapus instrument keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling
hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika,
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan
menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
bersamaan. iv. Nilai wajar instrumen keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif
diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan dengan mengacu pada kuota harga pasar yang berlaku
pada penutupan pasar pada akhir tahun pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak
diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik
penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
(arms-length market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya. Penyesuaian risiko
kredit Grup menyesuaikan harga di pasar yang lebih dapat diobservasi untuk mencerminkan adanya
perbedaan risiko kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di pasar
tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam penentuan nilai wajar posisi
liabilitas keuangan, risiko kredit Grup terkait dengan instrumen tersebut ikut diperhitungkan. v. Biaya
perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penyisihan penurunan nilai dan pembayaran atau
pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskon pada saat akuisisi dan
mencakup biaya transaksi serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga
efektif. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa
aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. vi. Penurunan nilai aset
keuangan Pinjaman dan piutang Untuk pinjaman dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi, Grup terlebih dahulu menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan
nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk
aset keuangan yang tidak signifikan secara individual. Jika Grup menentukan tidak terdapat bukti
obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset
keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset
keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok
tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian
penurunan nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.
Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian tersebut
diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak
termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi). Nilai kini estimasi arus kas masa
datang didiskonto dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut. Jika
pinjaman dan piutang memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan untuk
mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku. Nilai tercatat atas
aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai dan jumlah kerugian yang
terjadi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Pendapatan
Page 43
bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku
bunga efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta dengan
cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas pemulihan di masa
mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada Grup. Jika, pada tahun
berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui
sebelumnya bertambah atau berkurang dengan menyesuaikan pos cadangan penurunan nilai. Jika di
masa mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba
rugi. vii. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan Aset keuangan Penghentian pengakuan
atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan, untuk bagian dari aset keuangan atau
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: - - hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir; atau - - Grup memindahkan hak untuk menerima arus kas yang
berasal dari aset keuangan tersebut atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan
penyerahan dan salah satu diantara (a) Grup secara substansial memindahkan seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) Grup secara substansial tidak
memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
namun telah memindahkan pengendalian atas aset tersebut. Liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluarsa. Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan kewajiban keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
sebagai penghapusan kewajiban keuangan awal dan pengakuan kewajiban keuangan baru dan selisih
antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi. x. Financial Instruments i.
Financial Assets Initial Recognition and Measurement Financial assets are classified, at initial
recognition, as subsequently measured at amortized cost and fair value through other comprehensive
income (OCI). The classification of financial assets at initial recognition depends on the financial asset
contractual cash flow characteristics and the Group business model for managing them. With the
exception of accounts receivable - trade that do not contain a significant financing component or for
which the Group has applied the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at
its fair value plus, in the case of a financial asset not at fair value through profit or loss, transaction
costs. Account receivable - trade that do not contain a significant financing component or for which the
Group has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under
SFAS 72. In order for a financial asset to be classified and measured at amortised cost or fair value
through OCI, it needs to give rise to cash flows that are payments of principal and interest (SPPI) on
the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the SPPI test and is performed at
an instrument level. The Group business model for managing financial assets refers to how it manages
its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether cash flows
will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both. For purposes of
subsequent measurement, financial assets are classified in two categories: - Financial assets at
amortized cost (debt instruments) - Financial assets designated at fair value through OCI with no
recycling of cumulative gains and losses upon derecognition (equity instruments) Financial assets at
amortized cost (debt instruments) This category is the most relevant to the Group. The Group
measures financial assets at amortised cost if both of the following conditions are met: - The financial
asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to collect
contractual cash flows; and - The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to
cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding.
Page 44
Financial assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest (EIR)
method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset
is derecognized, modified or impaired. The Group financial assets at amortized cost includes cash and
cash equivalents, trade receivables, other receivables, due from related parties and other financial
assets. Financial assets designated at fair value through OCI (equity instruments) Upon initial
recognition, the Group can elect to classify irrevocably its equity investments as equity instruments
designated at fair value through OCI when they meet the definition of equity under SFAS 50: Financial
Instruments: Presentation and are not held for trading. The classification is determined on an
instrument-by-instrument basis. Gains and losses on these financial assets are never recycled to profit
or loss. Dividends are recognized as other income in the statement of profit or loss when the right of
payment has been established, except when the Group benefits from such proceeds as a recovery of
part of the cost of the financial asset, in which case, such gains are recorded in OCI. Equity
instruments designated at fair value through OCI are not subject to impairment assessment. The Group
elected to classify irrevocably its non-listed equity investments under this category. Derecognition A
financial asset (or, where applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial
assets) is primarily derecognized (i.e., removed from the Group consolidated statement of financial
position) when: - The rights to receive cash flows from the asset have expired; or - The Group has
transferred its rights to receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the
received cash flows in full without material delay to a third party under a -through arrangement and
either (a) the Group has transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Group
has neither transferred not retained substantially all the risks and rewards of the asset, but has
transferred control of the asset. When the Group has transferred its rights to receive cash flows from an
asset or has entered into a pass-through arrangement, it evaluates if, and to what extent, it has
retained the risks and rewards of ownership. When it has neither transferred nor retained substantially
all of the risks and rewards of the asset, nor transferred control of the asset, the Group continues to
recognize the transferred asset to the extent of its continuing involvement. In that case, the Group also
recognizes an associated liability. The transferred asset and the associated liability are measured on a
basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained. Continuing involvement that
takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original
carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration that the Group could be
required to repay. The Group recognizes an allowance for expected credit losses (ECL) for all debt
instruments not held at fair value through profit or loss. ECL are based on the difference between the
contractual cash flows due in accordance with the contract and all the cash flows that the Group
expects to receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected
cash flows will include cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are
integral to the contractual terms. ECL are recognized in two stages. For credit exposures for which
there has not been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECL are provided for
credit losses that result from default events that are possible within the next 12-months (a 12-month
ECL). For those credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since
initial recognition, a loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the
exposure, irrespective of the timing of the default (a lifetime ECL). For trade receivables, the Group
applies a simplified approach in calculating ECL. Therefore, the Group does not track changes in credit
risk, but instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECL at each reporting date. The Group
has established a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for
forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment. The Group considers a
financial asset in default when contractual payments are 90 days past due. However, in certain cases,
the Group may also consider a financial asset to be in default when internal or external information
Page 45
indicates that the Group is unlikely to receive the outstanding contractual amounts in full before taking
into account any credit enhancements held by the Group. A financial asset is written off when there is
no reasonable expectation of recovering the contractual cash flows. ii. Financial Liabilities Initial
Recognition and Measurement Financial liabilities are classified, at initial recognition, as loans and
borrowings and payables. All financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of
loans and borrowings and payables, net of directly attributable transaction costs. The Group financial
liabilities include short-term bank loans, trade payables to third parties, other payables, accrued
expenses, liability for short-term employee benefits - salaries and other allowances, loans from banks
and financing institutions, bonds payable, lease liabilities, due to related parties, security deposits and
other non current financial liabilities. Subsequent measurement The measurement of financial liabilities
depends on their classification, as described below: Loans and borrowings This is the category most
relevant to the Group. After initial recognition, interest- bearing loans and borrowings are subsequently
measured at amortiszd cost using the EIR method. Gains and losses are recognized in profit or loss
when the liabilities are derecognized as well as through the EIR amortization process. Amortized cost
is calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are
an integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance expenses in the consolidated
statement of profit or loss and other comprehensive income. Derecognition A financial liability is
derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or expires. When an
existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms,
or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is
treated as the derecognition of the original liability and the recognition of a new liability. The difference
in the respective carrying amounts is recognized in the consolidated statement of profit or loss and
other comprehensive income iii. Offsetting of financial instruments Financial assets and financial
liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statement of financial position if,
and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an
intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously. iv. Fair
value of financial instruments The fair value of financial instruments that are actively traded in
organized financial markets is determined by reference to quoted market BLID prices at the close of
business at the end of the reporting year. For financial instruments where there is no active market, fair
value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm length
market transaction, reference to the current fair value of another instrument that is substantially the
same, discounted cash flow analysis, or other valuation models. Credit risk adjustment The Group
adjusts the price in the more observable market to reflect any differences in counterparty credit risk
between instruments traded in that market and the ones being valued for financial asset positions. In
determining the fair value of financial liability positions, the Group own credit risks associated with the
instrument are taken into account. v. Amortized cost of financial instruments Amortized cost is
computed using the effective interest rate method less any allowance for impairment and principal
repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and
includes transaction costs and fees that are an integral part of the effective interest rate. The Group
assesses at each reporting date whether there is any objective evidence that a financial asset or a
group of financial assets is impaired. vi. Impairment of financial instruments Loans and receivables For
loans and receivables carried at amortized cost, the Group first assesses whether objective evidence of
impairment exists individually for financial assets that are individually significant, or collectively for
financial assets that are not individually significant. If the Group determines that no objective evidence
of impairment exists for an individually assessed financial asset, whether significant or not, the asset is
included in a group of financial assets with similar credit risk characteristics, and the group is
collectively assessed for impairment. Assets that are individually assessed for impairment and for
Page 46
which an impairment loss is, or continues to be, recognized are not included in a collective assessment
of impairment. If there is objective evidence that an impairment loss has occurred, the amount of the
loss is measured as the difference between the asset carrying amount and the present value of
estimated future cash flows (excluding future expected credit losses that have not yet been incurred).
The present value of the estimated future cash flows is discounted at the financial asset original
effective interest rate. If a and receivables financial asset has a variable interest rate, the discount rate
for measuring impairment loss is the current effective interest rate. The carrying amount of the financial
asset is reduced through the use of an allowance for impairment account and the amount of the loss is
recognized in the consolidated statement of oyher comprehensive income. Interest income continues to
be accrued on the reduced carrying amount based on the original effective interest rate of the financial
asset. Loans and receivables, together with the associated allowance, are written off when there is no
realistic prospect of future recovery and all collateral has been realized or has been transferred to the
Group. If, in a subsequent year, the amount of the estimated impairment loss increases or decreases
because of an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized
impairment loss is increased or reduced by adjusting the allowance for impairment account. If a future
write-off is later recovered, the recovery is recognized in profit or loss. vii. Derecognition of financial
assets and liabilities Financial assets A financial asset (or where applicable, a part of a financial asset
or part of a group of similar financial assets) is derecognized when: - - the rights to receive cash flows
from the asset have expired; or - - the Group has transferred its rights to receive cash flows from the
asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full without material delay to a
third party under a -through arrangement, and either (a) the Group has transferred substantially all the
risks and rewards of the asset, or (b) the Group has neither transferred nor retained substantially all the
risks and rewards of the asset, but has transferred control of the asset. A financial liability is
derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or has expired. When an
existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms,
or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is
treated as an extinguishment of the original liability and the recognition of a new liability, and the
difference in the respective carrying amounts is recognized in profit or loss.
Penerapan standar akutansi baru The implementation of new
statements of accounting standards
Kombinasi bisnis e. Kombinasi Bisnis Untuk pembelian dengan diskon, sebelum mengakui keuntungan dari pembelian Business combination
dengan diskon, pihak pengakuisisi menilai kembali apakah telah mengidentifikasi dengan tepat seluruh
aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih serta mengakui setiap aset atau liabilitas tambahan
yang dapat diidentifikasi dalam pengkajian kembali tersebut. Jika selisih lebih itu tetap ada setelah
identifikasi dilakukan, maka pihak pengakuisisi mengakui keuntungan yang dihasilkan dalam laba rugi
pada tanggal akuisisi. Selisih lebih diatribusikan kepada pihak pengakuisisi. Imbalan kontinjensi yang
dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas
imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan
diakui dalam laporan laba rugi atau pendapatan komprehensif lainnya. Jika diklasifikasikan sebagai
ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali sampai penyelesaian selanjutnya diperhitungkan
dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan
selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari
aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai
wajar aset bersih yang telah diidentifikasi dari entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
laba rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada harga perolehan dikurangi akumulasi
kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu
kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas () dari Grup
Page 47
yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau
liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan
pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan
dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika
menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. e. Business combination
For bargain purchases, before recognizing a gain on a bargain purchase, the acquirer reassesses
whether it has correctly identified all of the assets acquired and all of the liabilities assumed and
recognizes any additional assets or liabilities that are identified in that review. If that gain remains after
applying the identification, the acquirer recognizes the resulting gain in profit or loss on the acquisition
date. The gain is attributed to the acquirer. Any contingent consideration to be transferred by the
acquirer is recognized at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the
contingent consideration which is deemed to be an asset or liability, either in profit or loss or as other
comprehensive income. If the contingent consideration is classified as equity, it should not be
remeasured until it is finally settled within equity. At acquisition date, goodwill is initially measured at
cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for
NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than
the fair value of the identifiable net assets of the subsidiary acquired, the difference is recognized in
profit or loss. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any accumulated impairment
losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is, from the
acquisition date, allocated to each of the Group Cash-Generating Units () that are expected to benefit
from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquiree are assigned to
those CGUs. Where goodwill forms part of a CGU and part of the operations within that CGU is
disposed of, the goodwill associated with the operations disposed of is included in the carrying amount
of the operations when determining the gain or loss on disposal of the operations. Goodwill disposed of
in this circumstance is measured based on the relative values of the operations disposed of and the
portion of the CGU retained.
Penentuan nilai wajar Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing t. Transaksi dan saldo mata uang asing Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, Foreign currency transactions and
yang juga merupakan mata uang fungsional entitas induk. Setiap entitas anak menentukan mata uang balances
fungsional dan transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan keuangan pada setiap entitas diukur
dengan mata uang fungsional tersebut. Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs
yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada setiap akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas
keuangan dalam mata uang asing dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang
diterbitkan oleh Bank Indonesia pada tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun yang
bersangkutan, dan laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun
berjalan. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, kurs yang digunakan adalah
Rp15.138 dan Rp15.416. t. Foreign currency transactions and balances The Company consolidated
financial statements are presented in Rupiah, which is also the Parent Company functional currency.
Each subsidiary determined its own functional currency and items included in the financial statements
of each entity are measured using that functional currency. Transactions involving foreign currencies
are recorded at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At the end of
the reporting period, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to
reflect the average of the selling and buying rates of exchange prevailing at the last banking transaction
date of the year, as published by Bank Indonesia, and the resulting gains or losses are credited or
charged to current operations. As of September 30, 2024 and December 31, 2023, the rates of
exchange used was Rp15,138 and Rp15.416.
Page 48
Efek-efek Securities
Investasi jangka pendek Short-term investment
Aset hak guna Right of use assets
Properti investasi Investment properties
Goodwill 25. GOODWILL Rincian saldo laba adalah sebagai berikut: Pada bulan September 2008, Perusahaan Goodwill
mengakuisisi sebesar 99,995 persen kepemilikan saham pada PT Titan Property dari PT Sam
Investama dan PT Pada Investama. Transaksi akuisisi ini dicatat dengan menggunakan metode
pembelian (Purchase Method). Akuisisi tersebut dibiayai dengan pengeluaran kas sebesar
Rp18.000.000.000. Goodwill diatribusikan pada posisi PT Titan Property yang kuat dan profitabilitas
perdagangan pada properti dan tenaga kerjanya yang tidak dapat diakui secara terpisah sebagai asset
tak berwujud. Selisih antara biaya perolehan dan bagian Perusahaan atas nilai wajar aset dan
kewajiban yang dapat diidentifikasi diakui sebagai goodwill Penilaian atas nilai wajar aset dan
kewajiban yang dapat diidentifikasi dilakukan oleh manajemen. Perusahaan telah menghitung nilai
wajar aset dan kewajiban serta telah dilakukan assessment terhadap perhitungan tersebut oleh Kantor
Akuntan Publik Doli Bambang Sudarmadji Dadang berdasarkan laporan No. 017/OL-2.10210/DBSD
tanggal 1 Februari 2010 dengan hasil assessment sebagai berikut: 25. GOODWILL The details of
retained earnings as follows: In September 2008, the Company acquired amounted to 99.995 percent
ownership interest in PT Titan Property of PT Sam Investama and PT Pada Investama. The acquisition
was accounted for using the purchase method. The acquisition was financed with cash disbursements
amounted to Rp18,000,000,000. The goodwill is attributable to PT Titan Property strong position and
profitability in trading in the market of property and to its workforce, which cannot be separately
recognised as an intangible asset. The difference between the cost of acquisition over the fair values of
assets and liabilities that can be identified is recognized as goodwill. An assessment of the fair value of
assets and liabilities that can be identified by management. The Company has calculated the fair value
of assets and liabilities also has made an assessment of these calculations by Doli, Bambang
Sudarmadji Dadang, Public Accountant based on report No. 017/OL-2.10210/DBSD February 1, 2010
with the following assessment results: 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 / September 30,
2024 and December 31, 2023 Kas dan setara kas 6.147.074.578 Cash and cash equivalent Aset real
estate 67.871.778.991 Real estate assets Aset tetap 746.160.008 Fixed assets Aset lain-lain
2.665.261.716 Other assets Jumlah aset 77.430.275.293 Total assets Utang bank 37.560.564.286
Bank loan Liabilitas lain-lain 25.825.120.323 Other liabilities Jumlah liabilitas 63.385.684.609 Total
liabilities Aset bersih 14.044.590.684 Net assets Goodwill 3.955.409.316 Goodwill Jumlah harga
perolehan 18.000.000.000 Total acquisition cost Dikurangi: Deducted: Kas dan setara kas pada entitas
anak yang diakuisisi 6.147.074.578 Cash and cash equivalents in acquired subsidiary Arus kas keluar
akibat akuisisi 11.852.925.422 Cash outflow from acquisition Amortisasi goodwill : Goodwill
amortization: Goodwill 3.955.409.316 Goodwill Akumulasi amortisasi goodwill (1.845.857.677)
Accumulated depreciation of goodwill Jumlah goodwill 2.109.551.639 Total goodwill
Investasi pada entitas asosiasi f. Investasi pada entitas asosiasi Asosiasi adalah entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan. Investment in associates
Pengaruh signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan
operasional investee, tetapi tidak mengendalikan kebijakan tersebut. Pertimbangan yang dibuat dalam
menentukan pengaruh signifikan sama pentingnya dengan pengendalian atas anak perusahaan.
Investasi Grup pada entitas asosiasi diukur menggunakan metode ekuitas. Sesuai dengan metode
ekuitas, investasi pada entitas asosiasi diakui sebesar nilai perolehannya. Jumlah tercatat investasi
disesuaikan untuk mengakui perubahan bagian Grup atas asset bersih entitas asosiasi sejak tanggal
akuisisi. Goodwill terkait dengan entitas asosiasi termasuk ke dalam jumlah tercatat investasi dan tidak
diperkenankan diamortisasi atau dilakukan tes penurunan nilai. Laporan laba rugi dan pendapatan
Page 49
komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Setiap
perubahan atas pendapatan komprehensif lain atas investasi disajikan sebagai bagian dari pendapatan
komprehensif lain Grup. Sebagai tambahan, ketika terdapat perubahan yang diakui secara langsung
pada ekuitas dari entitas asosiasi, Grup mengakui bagiannya atas perubahan tersebut, ketika berlaku
dalam laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba dan rugi yang belum direalisasi sebagai hasil
dari transaksi antara Grup dan entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan kepentingan Grup dalam
entitas asosiasi. Laporan keuangan entitas asosiasi disiapkan sesuai dengan periode pelaporan yang
sama dengan Grup. Bila diperlukan, penyesuaian dibuat untuk menyamakan dengan kebijakan
akuntansi Grup. Setelah penerapan metode ekuitas, Grup menentukan apakah perlu untuk mengakui
rugi penurunan nilai atas investasi di entitas asosiasi. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup
menentukan apakah terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan bahwa investasi pada entitas
asosiasi mengalami penurunan nilai. Jika terdapat bukti penurunan nilai, Grup menghitung jumlah
penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi dalam entitas asosiasi dan
nilai tercatatnya, dan mengakui kerugian tersebut sebagai dari keuntungan entitas asosiasi dalam
laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian. Saat kehilangan pengaruh
signifikan atas asosiasi, Grup mengukur dan mengakui sisa investasinya pada nilai wajar. Semua
perubahan antara nilai tercatat investasi pada saat kehilangan pengaruh signifikan dan nilai wajar atas
sisa investasi dan pendapatan atas pelepasan investasi diakui dalam laba rugi. f. Investment in
associates An associate is an entity over which the Group has significant influence. Significant
influence is the power to participate in the financial and operating policy decisions of the investee, but
is not control over those policies. The considerations made in determining significant influence are
similar to those necessary to determine control over subsidiaries. The Group investments in its
associate are accounted for using the equity method. Under the equity method, the investment in an
associate is initially recognized at cost. The carrying amount of the investment is adjusted to recognize
changes in the Group share of net assets of the associate since the acquisition date. Goodwill relating
to the associate is included in the carrying amount of the investment and is neither amortized nor
individually tested for impairment. The consolidated statements of profit and loss and other
comprehensive income reflect the Group share of the results of operations of the associate. Any
change in OCI of this investment is presented as part of the Group OCI. In addition, when there has
been a change recognized directly in the equity of the associate, the Group recognizes its share of the
change, when applicable, in the consolidated statements of changes in equity. Unrealized gains and
losses resulting from transactions between the Group and the associate are eliminated to the extent of
the interest in the associate. The financial statements of the associate are prepared for the same
reporting period as the Group. When necessary, adjustments are made to bring the accounting policies
in line with those of the Group. After application of the equity method, the Group determines whether it
is necessary to recognize an impairment loss on its investment in its associate. At each reporting date,
the Group determines whether there is objective evidence that the investment in the associate is
impaired. If there is such evidence, the Group calculates the amount of impairment as the difference
between the recoverable amount of the associate and its carrying value, then recognizes the loss as of
profit of an associate in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income.
Upon loss of significant influence over the associate, the Group measures and recognizes any retained
investment at its fair value. Any difference between the carrying amount of the associate upon loss of
significant influence and the fair value of the retained investment and proceeds from disposal is
recognized in profit or loss.
Aset takberwujud Intangible assets
Beban dibayar dimuka k. Biaya dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi berdasarkan masa manfaat dengan Prepaid expenses
menggunakan metode garis lurus. k. Prepaid expenses Prepaid expenses are amortized over the
Page 50
periods benefited using the straight-line method.
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Aset konsesi Concession assets
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and
deposits from other banks
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Securities purchased under resell
agreements
Saham treasuri Treasury stock
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas y. Biaya emisi saham Berdasarkan Surat Keputusan Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM-LK) Stock issuance cost
No.KEP554/BL/2010 tanggal 30 Desember 2010, biaya emisi saham disajikan sebagai pengurang agio
saham. y. Shared issuance cost Based on the decree of the Capital Market Supervisory Agency and
Financial lnstitutional (BAPEPAM-LK) No. KEP554/BL/2010 dated December 30, 2010, share issuance
costs are presented as a deduction from share premium.
Instrumen keuangan x. Instrumen keuangan i. Aset Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Aset keuangan Financial instruments
diklasifikasikan, pada pengakuan awal, yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan
nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain (OCI). Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan
awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup untuk
mengelolanya. Dengan pengecualian piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan
yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktisnya, Grup pada awalnya
mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi, biaya transaksi. Piutang usaha yang tidak mengandung komponen
pembiayaan yang signifikan atau yang mana Grup telah menerapkan kebijaksanaan praktis diukur
pada harga transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK 72. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui OCI, aset keuangan harus
menghasilkan arus kas yang -mata pembayaran pokok dan bunga (SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk
mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk
menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan
arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Pengukuran selanjutnya Untuk tujuan
pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori: - Aset keuangan pada
biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) - Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar
melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif setelah penghentian pengakuan
(instrumen ekuitas) Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) Kategori ini
adalah yang paling relevan dengan Grup. Grup mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: - Aset keuangan dimiliki dalam model
bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual; dan -
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya
merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga
efektif (SBE) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada
Page 51
saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau rusak. Aset keuangan Grup pada biaya
perolehan diamortisasi termasuk kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang
pihak-pihak berelasi non-usaha dan aset keuangan lainnya. Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai
wajar melalui OCI (instrumen ekuitas) Setelah pengakuan awal, Grup dapat memilih untuk
mengklasifikasikan investasi ekuitasnya yang tidak dapat ditarik kembali sebagai instrumen ekuitas
yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI jika definisi ekuitas berdasarkan PSAK 50: Instrumen
Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan memenuhi definisi tersebut. Klasifikasi
ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini
tidak pernah didaur ulang ke laba rugi. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laporan laba
rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Grup mendapatkan keuntungan dari hasil
tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan
tersebut adalah tercatat di OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak
tunduk pada penilaian penurunan nilai. Grup memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitas yang
tidak terdaftar dalam kategori ini yang tidak dapat ditarik kembali. Penghentian pengakuan Aset
keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan
serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian
Grup) ketika: - Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kedaluwarsa; atau - Grup telah
mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk
membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga
berdasarkan pengaturan - through dan salah satu (a) Grup telah mengalihkan secara substansial
semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. Ketika Grup telah
mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-
through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan manfaat
kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang
ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga
mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak
dan kewajiban yang dimiliki Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang
ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan
yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh Grup. Grup mengakui penyisihan kerugian kredit
ekspektasian (ECL) untuk semua instrumen utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi.
ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak
dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan dengan perkiraan suku bunga
efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki
atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontraktual. ECL
dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang
signifikan sejak pengakuan awal, ECL disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit
yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
diperlukan untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu
default (ECL seumur hidup). Untuk piutang dagang, Grup menerapkan pendekatan yang
disederhanakan dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko
kredit, tetapi mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL seumur hidup pada setiap tanggal
pelaporan. Grup telah menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit
historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur
dan lingkungan ekonomi. Grup menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran
Page 52
kontraktual telah lewat 90 hari. Dalam kasus tertentu Perusahaan juga dapat mempertimbangkan aset
keuangan mengalami gagal bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa
Perusahaan tidak mungkin menerima jumlah kontraktual yang terutangsecara penuh sebelum
memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki oleh Kelompok Aset keuangan dihapuskan
jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual. ii. Liabilitas Keuangan
Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai
utang dan pinjaman dan utang. Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar dan,
untuk utang dan pinjaman dan utang usaha, setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung. Liabilitas keuangan Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha kepada
pihak ketiga, utang lain-lain, beban akrual, liabilitas imbalan kerja jangka pendek - gaji dan tunjangan
lainnya, utang bank dan lembaga pembiayaan, utang obligasi, liabilitas sewa, utang pihak-pihak
berelasi non-usaha, uang jaminan yang diterima dan liabilitas keuangan jangka panjang lainnya.
Pengukuran selanjutnya Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasinya, seperti yang
dijelaskan di bawah ini: Utang dan pinjaman Ini adalah kategori yang paling relevan dengan Grup.
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
laba rugi pada saat kewajiban dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Biaya
perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premi atas akuisisi dan
biaya atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai
beban keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Penghentian pengakuan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas tersebut
dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika kewajiban keuangan yang ada digantikan oleh
yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang secara substansial berbeda,
atau persyaratan dari kewajiban yang ada secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi
tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan kewajiban awal dan pengakuan kewajiban
baru. Selisih nilai tercatat masing-masing diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian. iii. Saling hapus instrument keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling
hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika,
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan
menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
bersamaan. iv. Nilai wajar instrumen keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif
diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan dengan mengacu pada kuota harga pasar yang berlaku
pada penutupan pasar pada akhir tahun pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak
diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik
penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
(arms-length market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya. Penyesuaian risiko
kredit Grup menyesuaikan harga di pasar yang lebih dapat diobservasi untuk mencerminkan adanya
perbedaan risiko kredit pihak yang bertransaksi antara instrumen yang diperdagangkan di pasar
tersebut dengan instrumen yang dinilai untuk posisi aset keuangan. Dalam penentuan nilai wajar posisi
liabilitas keuangan, risiko kredit Grup terkait dengan instrumen tersebut ikut diperhitungkan. v. Biaya
perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan Biaya perolehan yang diamortisasi diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi penyisihan penurunan nilai dan pembayaran atau
pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskon pada saat akuisisi dan
mencakup biaya transaksi serta komisi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga
efektif. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa
Page 53
aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. vi. Penurunan nilai aset
keuangan Pinjaman dan piutang Untuk pinjaman dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi, Grup terlebih dahulu menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan
nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk
aset keuangan yang tidak signifikan secara individual. Jika Grup menentukan tidak terdapat bukti
obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset
keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset
keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok
tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian
penurunan nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.
Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian tersebut
diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak
termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi). Nilai kini estimasi arus kas masa
datang didiskonto dengan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan tersebut. Jika
pinjaman dan piutang memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan untuk
mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah suku bunga efektif yang berlaku. Nilai tercatat atas
aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos cadangan penurunan nilai dan jumlah kerugian yang
terjadi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Pendapatan
bunga selanjutnya diakui sebesar nilai tercatat yang diturunkan nilainya berdasarkan tingkat suku
bunga efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta dengan
cadangan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas pemulihan di masa
mendatang dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada Grup. Jika, pada tahun
berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena
peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui
sebelumnya bertambah atau berkurang dengan menyesuaikan pos cadangan penurunan nilai. Jika di
masa mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba
rugi. vii. Penghentian pengakuan aset dan liabilitas keuangan Aset keuangan Penghentian pengakuan
atas suatu aset keuangan (atau, apabila dapat diterapkan, untuk bagian dari aset keuangan atau
bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) terjadi bila: - - hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir; atau - - Grup memindahkan hak untuk menerima arus kas yang
berasal dari aset keuangan tersebut atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan
penyerahan dan salah satu diantara (a) Grup secara substansial memindahkan seluruh risiko dan
manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) Grup secara substansial tidak
memindahkan dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut,
namun telah memindahkan pengendalian atas aset tersebut. Liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau
kadaluarsa. Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan kewajiban keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
sebagai penghapusan kewajiban keuangan awal dan pengakuan kewajiban keuangan baru dan selisih
antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi. x. Financial Instruments i.
Financial Assets Initial Recognition and Measurement Financial assets are classified, at initial
recognition, as subsequently measured at amortized cost and fair value through other comprehensive
income (OCI). The classification of financial assets at initial recognition depends on the financial asset
contractual cash flow characteristics and the Group business model for managing them. With the
exception of accounts receivable - trade that do not contain a significant financing component or for
Page 54
which the Group has applied the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at
its fair value plus, in the case of a financial asset not at fair value through profit or loss, transaction
costs. Account receivable - trade that do not contain a significant financing component or for which the
Group has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under
SFAS 72. In order for a financial asset to be classified and measured at amortised cost or fair value
through OCI, it needs to give rise to cash flows that are payments of principal and interest (SPPI) on
the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the SPPI test and is performed at
an instrument level. The Group business model for managing financial assets refers to how it manages
its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether cash flows
will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both. For purposes of
subsequent measurement, financial assets are classified in two categories: - Financial assets at
amortized cost (debt instruments) - Financial assets designated at fair value through OCI with no
recycling of cumulative gains and losses upon derecognition (equity instruments) Financial assets at
amortized cost (debt instruments) This category is the most relevant to the Group. The Group
measures financial assets at amortised cost if both of the following conditions are met: - The financial
asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to collect
contractual cash flows; and - The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to
cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding.
Financial assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest (EIR)
method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset
is derecognized, modified or impaired. The Group financial assets at amortized cost includes cash and
cash equivalents, trade receivables, other receivables, due from related parties and other financial
assets. Financial assets designated at fair value through OCI (equity instruments) Upon initial
recognition, the Group can elect to classify irrevocably its equity investments as equity instruments
designated at fair value through OCI when they meet the definition of equity under SFAS 50: Financial
Instruments: Presentation and are not held for trading. The classification is determined on an
instrument-by-instrument basis. Gains and losses on these financial assets are never recycled to profit
or loss. Dividends are recognized as other income in the statement of profit or loss when the right of
payment has been established, except when the Group benefits from such proceeds as a recovery of
part of the cost of the financial asset, in which case, such gains are recorded in OCI. Equity
instruments designated at fair value through OCI are not subject to impairment assessment. The Group
elected to classify irrevocably its non-listed equity investments under this category. Derecognition A
financial asset (or, where applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial
assets) is primarily derecognized (i.e., removed from the Group consolidated statement of financial
position) when: - The rights to receive cash flows from the asset have expired; or - The Group has
transferred its rights to receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the
received cash flows in full without material delay to a third party under a -through arrangement and
either (a) the Group has transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Group
has neither transferred not retained substantially all the risks and rewards of the asset, but has
transferred control of the asset. When the Group has transferred its rights to receive cash flows from an
asset or has entered into a pass-through arrangement, it evaluates if, and to what extent, it has
retained the risks and rewards of ownership. When it has neither transferred nor retained substantially
all of the risks and rewards of the asset, nor transferred control of the asset, the Group continues to
recognize the transferred asset to the extent of its continuing involvement. In that case, the Group also
recognizes an associated liability. The transferred asset and the associated liability are measured on a
basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained. Continuing involvement that
takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original
Page 55
carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration that the Group could be
required to repay. The Group recognizes an allowance for expected credit losses (ECL) for all debt
instruments not held at fair value through profit or loss. ECL are based on the difference between the
contractual cash flows due in accordance with the contract and all the cash flows that the Group
expects to receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected
cash flows will include cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are
integral to the contractual terms. ECL are recognized in two stages. For credit exposures for which
there has not been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECL are provided for
credit losses that result from default events that are possible within the next 12-months (a 12-month
ECL). For those credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since
initial recognition, a loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the
exposure, irrespective of the timing of the default (a lifetime ECL). For trade receivables, the Group
applies a simplified approach in calculating ECL. Therefore, the Group does not track changes in credit
risk, but instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECL at each reporting date. The Group
has established a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for
forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment. The Group considers a
financial asset in default when contractual payments are 90 days past due. However, in certain cases,
the Group may also consider a financial asset to be in default when internal or external information
indicates that the Group is unlikely to receive the outstanding contractual amounts in full before taking
into account any credit enhancements held by the Group. A financial asset is written off when there is
no reasonable expectation of recovering the contractual cash flows. ii. Financial Liabilities Initial
Recognition and Measurement Financial liabilities are classified, at initial recognition, as loans and
borrowings and payables. All financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of
loans and borrowings and payables, net of directly attributable transaction costs. The Group financial
liabilities include short-term bank loans, trade payables to third parties, other payables, accrued
expenses, liability for short-term employee benefits - salaries and other allowances, loans from banks
and financing institutions, bonds payable, lease liabilities, due to related parties, security deposits and
other non current financial liabilities. Subsequent measurement The measurement of financial liabilities
depends on their classification, as described below: Loans and borrowings This is the category most
relevant to the Group. After initial recognition, interest- bearing loans and borrowings are subsequently
measured at amortiszd cost using the EIR method. Gains and losses are recognized in profit or loss
when the liabilities are derecognized as well as through the EIR amortization process. Amortized cost
is calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are
an integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance expenses in the consolidated
statement of profit or loss and other comprehensive income. Derecognition A financial liability is
derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or expires. When an
existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms,
or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is
treated as the derecognition of the original liability and the recognition of a new liability. The difference
in the respective carrying amounts is recognized in the consolidated statement of profit or loss and
other comprehensive income iii. Offsetting of financial instruments Financial assets and financial
liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statement of financial position if,
and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an
intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously. iv. Fair
value of financial instruments The fair value of financial instruments that are actively traded in
organized financial markets is determined by reference to quoted market BLID prices at the close of
business at the end of the reporting year. For financial instruments where there is no active market, fair
Page 56
value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm length
market transaction, reference to the current fair value of another instrument that is substantially the
same, discounted cash flow analysis, or other valuation models. Credit risk adjustment The Group
adjusts the price in the more observable market to reflect any differences in counterparty credit risk
between instruments traded in that market and the ones being valued for financial asset positions. In
determining the fair value of financial liability positions, the Group own credit risks associated with the
instrument are taken into account. v. Amortized cost of financial instruments Amortized cost is
computed using the effective interest rate method less any allowance for impairment and principal
repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and
includes transaction costs and fees that are an integral part of the effective interest rate. The Group
assesses at each reporting date whether there is any objective evidence that a financial asset or a
group of financial assets is impaired. vi. Impairment of financial instruments Loans and receivables For
loans and receivables carried at amortized cost, the Group first assesses whether objective evidence of
impairment exists individually for financial assets that are individually significant, or collectively for
financial assets that are not individually significant. If the Group determines that no objective evidence
of impairment exists for an individually assessed financial asset, whether significant or not, the asset is
included in a group of financial assets with similar credit risk characteristics, and the group is
collectively assessed for impairment. Assets that are individually assessed for impairment and for
which an impairment loss is, or continues to be, recognized are not included in a collective assessment
of impairment. If there is objective evidence that an impairment loss has occurred, the amount of the
loss is measured as the difference between the asset carrying amount and the present value of
estimated future cash flows (excluding future expected credit losses that have not yet been incurred).
The present value of the estimated future cash flows is discounted at the financial asset original
effective interest rate. If a and receivables financial asset has a variable interest rate, the discount rate
for measuring impairment loss is the current effective interest rate. The carrying amount of the financial
asset is reduced through the use of an allowance for impairment account and the amount of the loss is
recognized in the consolidated statement of oyher comprehensive income. Interest income continues to
be accrued on the reduced carrying amount based on the original effective interest rate of the financial
asset. Loans and receivables, together with the associated allowance, are written off when there is no
realistic prospect of future recovery and all collateral has been realized or has been transferred to the
Group. If, in a subsequent year, the amount of the estimated impairment loss increases or decreases
because of an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized
impairment loss is increased or reduced by adjusting the allowance for impairment account. If a future
write-off is later recovered, the recovery is recognized in profit or loss. vii. Derecognition of financial
assets and liabilities Financial assets A financial asset (or where applicable, a part of a financial asset
or part of a group of similar financial assets) is derecognized when: - - the rights to receive cash flows
from the asset have expired; or - - the Group has transferred its rights to receive cash flows from the
asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full without material delay to a
third party under a -through arrangement, and either (a) the Group has transferred substantially all the
risks and rewards of the asset, or (b) the Group has neither transferred nor retained substantially all the
risks and rewards of the asset, but has transferred control of the asset. A financial liability is
derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or has expired. When an
existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms,
or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is
treated as an extinguishment of the original liability and the recognition of a new liability, and the
difference in the respective carrying amounts is recognized in profit or loss.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki Non-current assets classified as held
Page 57
untuk dijual for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Adoption of new accounting
standards
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum c. Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Standar baru dan amandemen Accounting standards issued but not
berlaku efektif standar yang telah diterbitkan dan belum diterapkan secara dini oleh Perseroan, adalah sebagai yet effective
berikut: a. Berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK No. 1
Laporan Keuangan : Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan - Amendemen PSAK No. 73 Liabilitas
Sewa dalam Jual dan Sewa Balik. b. Berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai 1 Januari 2025 -
PSAK No. 74 Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 - Informasi
Komparatif. Grup masih mengevaluasi dampak penerapan PSAK di atas dan dampak terhadap laporan
keuangan konsolidasian Grup dari penerapan PSAK tersebut belum dapat ditentukan c. Accounting
standards issued but not yet effective The new standards and amendments to standards that have
been issued and have not been implemented early by the Company are as follows: a. Effective for the
financial year starting 1 January 2024 - The amendments to SFAS No. 1 of Financial Statements : Non
Current Liabilities with Covenants. - The amendments to SFAS No. 73 : Lease Liabilities in a Sale and
Leaseback b. Effective for the financial year starting 1 January 2025 - SFAS No. 74 Contracts about
Initial Application of SFAS No. 74 and SFAS No. 71 - Comparative Information The Group is still
evaluating the impact of adoption of the above SFAS and the impact on the Group consolidated
financial statements from the adoption of the SFAS has not yet to be determined.
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities
Page 58
[2611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Property Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset
Aset tetap Aset tetap
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 3,227,732,733 3,227,732,733 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki 17,142,070,239 17,142,070,239 Building and leasehold improvement, directly owned
langsung
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 16,413,945,819 379,166,032 ( 544,425,000 ) 16,248,686,851 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 17,368,365,204 71,963,087 17,440,328,291 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 5,436,652,626 5,436,652,626 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 59,588,766,621 451,129,119 ( 544,425,000 ) 59,495,470,740 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak Furniture and office equipment, rights of use assets
guna
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use
assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam BTS Tower, assets under construction
penyelesaian
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Page 59
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 59,588,766,621 451,129,119 ( 544,425,000 ) 59,495,470,740 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki 12,858,262,857 453,367,710 13,311,630,567 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
langsung
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 18,246,729,672 548,063,506 ( 544,425,000 ) 18,250,368,178 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 12,488,987,990 285,978,539 12,774,966,529 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 4,435,654,711 120,079,694 4,555,734,405 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 48,029,635,230 1,407,489,449 ( 544,425,000 ) 48,892,699,679 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak Furniture and office equipment, rights of use assets
guna
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use
assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam BTS Tower, assets under construction
penyelesaian
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 48,029,635,230 1,407,489,449 ( 544,425,000 ) 48,892,699,679 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Page 60
Nilai perolehan Aset tetap 11,559,131,391 10,602,771,061 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 61
[2611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Property Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset
Aset tetap Aset tetap
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 3,227,732,733 3,227,732,733 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki 17,152,035,239 ( 9,965,000 ) 17,142,070,239 Building and leasehold improvement, directly owned
langsung
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 16,198,885,619 215,060,200 16,413,945,819 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 17,302,092,804 56,307,400 9,965,000 17,368,365,204 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 5,215,252,626 752,500,000 ( 531,100,000 ) 5,436,652,626 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 59,095,999,021 1,023,867,600 ( 531,100,000 ) 59,588,766,621 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak Furniture and office equipment, rights of use assets
guna
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use
assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam BTS Tower, assets under construction
penyelesaian
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Page 62
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 59,095,999,021 1,023,867,600 ( 531,100,000 ) 59,588,766,621 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki 12,263,156,580 605,071,277 ( 9,965,000 ) 12,858,262,857 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
langsung
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 17,480,724,051 756,040,621 9,965,000 18,246,729,672 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 12,053,530,609 435,457,381 12,488,987,990 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 4,885,033,876 81,720,835 ( 531,100,000 ) 4,435,654,711 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung Others, directly owned
Dimiliki langsung 46,682,445,116 1,878,290,114 ( 531,100,000 ) 0 48,029,635,230 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak Furniture and office equipment, rights of use assets
guna
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use
assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam BTS Tower, assets under construction
penyelesaian
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 46,682,445,116 1,878,290,114 ( 531,100,000 ) 48,029,635,230 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Page 63
Nilai perolehan Aset tetap 12,413,553,905 11,559,131,391 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 64
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, Grup telah mengasuransikan bangunan, Disclosure of notes for property, plant
kendaraan dan peralatan kantor terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya dengan nilai and equipment
pertanggungan masing-masing sebesar Rp 3.163.500.000, kepada pihak ketiga, PT Asuransi Sinar
Mas dan PT Maybank Indonesia Finance QQ PT Megapolitan Developments TBk. Grup berpendapat
bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul di masa yang
akan datang. Sarana pelengkap, mesin dan peralatan pendukung Mall Cinere dan proyek Vivo Mall
Sentul yang dimiliki masing-masing adalah PT Mega Pasanggrahan Indah entitas anak telah
dijaminkan ke PT Bank Negara Indonesia Tbk dan PT Tirta Persada Developments, entitas anak telah
dijaminkan ke PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Catatan 13). Berdasarkan hasil penelaahan
manajemen Perusahaan dan Entitas anak berkeyakinan bahwa tidak ada situasi atau keadaan yang
mengindikasikan terjadinya penurunan nilai atas aset tetap.. As of September 30, 2024 and December
31, 2023, the Company and Subsidiaries have insured buildings and vehicles against fire, theft and
other risks with coverage amounting to Rp 3,163,500,000 to third parties, PT Asuransi Sinar Mas dan
PT Maybank Indonesia Finance QQ PT Megapolitan Developments TBk. Group believes that the
insurance coverage is adequate to cover losses that may arise in the future. The complementary
facilities, machines and supporting equipment for the Mall Cinere and the Vivo Mall Sentul project
owned respectively are PT Mega Pasanggrahan Indah, a subsidiaries that has been pledged as
collateral to PT Bank Negara Indonesia Tbk and PT Tirta Persada Developments, the subsidiaries has
been pledged to PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Note 13). Based on the research
management of the Company and Subsidiaries believe that there are no situations or circumstances
indicate impairment of fixed assets.
Page 65
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2024 31 December 2023
Catatan atas persediaan Notes for inventories
Aset real estat Real estat assets
Rincian aset real estat Detailed real estat assets
Tanah Land
Persediaan Tanah Dalam Pengembangan 265,299,622,925 263,383,761,346 Land under development inventory
Persediaan Tanah Belum Dikembangkan 338,117,006,322 340,071,062,335 Undeveloped land inventory
Bangunan dalam konstruksi 737,580,839,263 737,312,177,230 Building under construction
Bangunan siap jual 382,145,495,635 375,178,192,297 Building available for sale
Aset real estat lainnya Other real estate assets
Aset real estat kotor 1,723,142,964,145 1,715,945,193,208 Real estate assets, gross
Cadangan penurunan nilai aset real estat Allowance for impairment of real estate assets
Aset real estat 1,723,142,964,145 1,715,945,193,208 Real estate assets
Aset real estat lancar 1,385,025,957,823 1,375,874,130,873 Current real estate assets
Aset real estat tidak lancar 338,117,006,322 340,071,062,335 Non-current real estate assets
Persediaan Inventories
Rincian persediaan Detailed inventories
Bahan baku dan bahan pembantu Raw and indirect material
Suku cadang Spareparts
Perlengkapan Supplies
Barang dagang Merchandise inventory
Batubara Coal
Barang dalam perjalanan Inventories in transit
Lainnya Other inventories
Persediaan, kotor Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai persediaan Allowance for impairment of inventories
Persediaan Inventories
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan tidak lancar lainnya Non-current inventories
Cadangan penurunan nilai persediaan Allowance for impairment of inventories
30 September 2024 31 December 2023
Cadangan penurunan nilai persediaan Allowance for impairment of inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai persediaan Movement of allowance for impairment of inventories
Page 66
Saldo awal Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Impairment of Inventories, beginning
balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan penurunan nilai Increase/(decrease) for allowance for impairment of
persediaan inventories
Saldo akhir Penyisihan Penurunan Nilai Allowance for Impairment of Inventories, ending
Persediaan balance
Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan Movement of allowance for impairment of livestock
inventories
Saldo Awal Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Impairment of Live Stock Inventory,
Hewan Ternak beginning balance
Kenaikan (penurunan) penyisihan penurunan nilai Increase (decrease) of allowance for impairment of live
persediaan hewan ternak stock inventory
Saldo Akhir Penyisihan Penurunan Nilai Allowance for Impairment of Live Stock Inventory,
Persediaan Hewan Ternak ending balance
Mutasi penyisihan penurunan nilai aset real estat Movement of allowance for impairment of real estate
assets
Saldo awal Penyisihan Penurunan Nilai Aset Real Allowance for Impairment of Real Estate Assets,
Estat beginning balance
Kenaikan (penurunan) penyisihan penurunan nilai aset Increase (decrease) of allowance for impairment of
real estat real estate assets
Saldo akhir Penyisihan Penurunan Nilai Aset Real Allowance for Impairment of Real Estate Assets,
Estat ending balance
Page 67
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas persediaan 6. PERSEDIAAN Atas sebagian persediaan tanah sedang dikembangkan yang berlokasi di Perumahan Disclosure of notes for inventories
Cinere Residence (Puri Cinere) yang dimiliki entitas anak, PT Mega Pasanggrahan Indah telah
dijaminkan ke PT Indosurya Inti Finance. (Lihat catatan 13). Bangunan dalam konstruksi pada PT
Mega Pasanggrahan Indah (MPI), Entitas Anak merupakan jumlah dari tanah dan bangunan dalam
kontruksi untuk pembangunan Perumahan, Apartemen, Ruko/Kios yaitu untuk proyek-proyek di
antaranya adalah Apartemen Cinere Terrace Suites dan Ruko De Vonte yang berlokasi di Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat. Per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 progress pembangunan
Apartemen Cinere Terrace Suites Tower A dan Tower B masing-masing sebesar 99 persen dan 75
persen Per 30 September 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan Grup berupa Tanah dan
Bangunan Cinere Terrace Suites dijadikan jaminan atas utang PT Bank Tabungan Negara Tbk. (Lihat
catatan 13). Manajemen Grup berkeyakinan bahwa persediaan telah mencerminkan nilai realisasinya,
sehingga tidak perlu dilakukan penyisihan atas persediaan tersebut. Pada tanggal pelaporan, tidak ada
dari persediaan yang mengalami penurunan nilai. Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023, Grup telah mengasuransikan bangunan atas The Habitat Karawaci milik PT Titan Property
(entitas anak) dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 235.672.000.000 kepada pihak ketiga PT
Indosurance Broker Utama. Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut. 6. INVENTORIES Part of the land that
being developed located in Cinere Residence Housing (Puri Cinere) owned by a subsidiary, PT Mega
Pasanggrahan Indah has been pledged as collateral to PT Indosurya Inti Finance. (See note 13).
Buildings under construction at PT Mega Pasanggrahan Indah (MPI), the Subsidiaries are the amount
of land and buildings in construction for the construction of housing, apartments, shophouses/kiosks,
namely for projects including Cinere Terrace Suites Apartment and Ruko De Vonte which are located in
Cinere, Depok City, West Java. As of September 30, 2024 and December 31, 2023, the progress of the
construction of the Cinere Terrace Suites Tower A and Tower B Apartment is 99 persen dan 75 persen
respectively As of September 30, 2024 and December 31, 2023, Group inventory consist of Land and
Building Cinere Terrace Suites was pledged as collateral for loan of PT Bank Tabungan Negara Tbk.
(See notes 13). The Group management believes that inventories are realizable at the above amounts
and no provision for losses is necessary. At the reporting date, none of these inventories were
impaired. On September 30, 2024 and December 31, 2023, Group has insured the building on The
Habitat Karawaci owned by PT Titan Property (subsidiaries) to a third party, PT Indosurance Broker
Utama with total coverage amounting to Rp 235,672,000,000. The Group management is of the opinion
that the coverage is adequate to cover possible losses arising from such risks.
Page 68
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2024 30 September 2023
Beban pokok penjualan Cost of good sold
Persediaan bahan baku awal Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan Raw inventory used
Beban jasa Service Cost
Makan dan minuman Food and beverage
Material Material usage
Pertambangan Mining cost
Royalti kepada pemerintah Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat Freight and handling costs
Biaya reklamasi dan penutupan tambang Mine reclamation and closure costs
Biaya pelaksanaan proyek Project implementation costs
Subkontraktor Subcontractor
Upah, tenaga kerja langsung Wages and direct labor
Amortisasi Amortization
Depresiasi Depreciation
Sewa Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan Repairs and maintenance
Pemrosesan barang tambang Mining product proces
Beban utilitas Utilities expense
Beban bahan bakar Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi Total production cost
Barang setengah jadi awal Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir Ending wip inventory
Harga pokok produksi Cost of goods manufactured
Barang jadi awal Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir Ending finish goods inventory
Realti dan properti 504,647,523,073 37,911,025,618 Realty and property
Biaya konstruksi atas proyek konsesi Construction of cost of concession project
Biaya overhead lainnya Overhead
Page 69
Beban pokok pendapatan lainnya Other cost of goods sold Beban pokok penjualan dan pendapatan 504,647,523,073 37,911,025,618 Cost of sales and revenue
Page 70
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas beban pokok penjualan Pada periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023 terdapat pembelian dari satu Disclosure of notes for cost of goods
pemasok yang nilainya melebihi 10% dari total beban pokok penjualan konsolidasian. In the periods sold
ended September 30, 2024 and 2023, there were purchases from a single supplier with a value of
more than 10% of the consolidated total cost of goods sold.
Page 71
[2691000a_BD] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans (breakdown) - Property Industry
30 September 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan
panjang panjang
Catatan untuk utang bank Catatan untuk utang bank
jangka panjang [baris jangka panjang [baris
komponen] komponen]
Utang bank, nilai Jumlah Utang bank, nilai Jumlah
dalam mata uang utang dalam mata uang utang
asing bank, kotor asing bank, kotor
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 72
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mandiri (Persero) IDR Bank Mandiri (Persero) IDR Bank Mandiri (Persero) IDR Bank Mandiri (Persero) IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Syariah Indonesia IDR Bank Syariah Indonesia IDR Bank Syariah Indonesia IDR Bank Syariah Indonesia IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Negara Indonesia IDR 243,637,000,000 Bank Negara Indonesia IDR Bank Negara Indonesia IDR 248,487,000,000 Bank Negara Indonesia IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
Page 73
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
Page 74
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Danamon Indonesia IDR Bank Danamon Indonesia IDR Bank Danamon Indonesia IDR Bank Danamon Indonesia IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
Page 75
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Maybank Indonesia IDR Bank Maybank Indonesia IDR Bank Maybank Indonesia IDR Bank Maybank Indonesia IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 76
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR
Agroniaga Tbk AUD Agroniaga Tbk AUD Agroniaga Tbk AUD Agroniaga Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
Page 77
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Tabungan Negara IDR 699,750,000,000 Bank Tabungan Negara IDR Bank Tabungan Negara IDR 699,750,000,000 Bank Tabungan Negara IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
Page 78
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Pembangunan IDR Bank Pembangunan IDR Bank Pembangunan IDR Bank Pembangunan IDR
Daerah Jawa Barat dan AUD Daerah Jawa Barat dan AUD Daerah Jawa Barat dan AUD Daerah Jawa Barat dan AUD
Banten Tbk CAD Banten Tbk CAD Banten Tbk CAD Banten Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
Page 79
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
Page 80
uang uang
Bank lokal lainnya IDR 12,355,273,982 Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR 12,470,475,874 Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
30 September 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan
panjang panjang
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris
komponen] komponen]
Utang bank, nilai dalam mata Jumlah utang bank, Utang bank, nilai dalam mata Jumlah utang bank,
uang asing kotor uang asing kotor
Kreditur nama Mata Creditor bank Currency Kreditur nama Mata Creditor bank Currency
bank uang name bank uang name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Jumlah utang bank, kotor Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi Unamortized bank loan issuance cost
Jumlah utang bank, bersih 955,742,273,982 960,707,475,874 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang bank 21,613,779,525 14,646,029,695 Current maturities of bank loans
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 934,128,494,457 946,061,446,179 Long-term bank loans
Page 81
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka panjang 13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA PT Mega Pasanggrahan Indah, Entitas Disclosure of notes for long-term
Anak PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pada tanggal 4 Agustus 2016, PT MPI, Entitas Anak bank loans
telah memperoleh persetujuan pemberian kredit Cinere Terrace Suites dari PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk No. 1500/JKK.UT/CSMU/VIII/2016, diperbarui dengan Addendum Perjanjian Kredit No.
1505/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 pada tanggal 30 September 2019, adalah sebagai berikut: Plafond
kredit : Kredit Konstruksi Rp300.000.000.000 Kredit Investasi Rp90.000.000.000 Tujuan pembiayaan :
Pembangunan Apartemen dan Mall pada proyek Cinere Terrace Suites di Jl. Cinere Raya, Kel.
Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Madya Depok Jangka waktu : Kredit Konstruksi diperpanjang 24
bulan s.d 11 Desember 2025 Kredit Investasi diperpanjang 36 bulan s.d 11 Desember 2026 Provisi :
0.5persen dari plafond kredit Sifat Kredit : Non-Revolving Suku bunga : - Kredit Konstruksi BTN:
12,50persen efektif per tahun (tarif dapat sesuaikan) - Kredit Investasi BTN: 13,00persen efektif per
tahun (tarif dapat disesuaikan) Denda : 2persen di atas suku bunga yang berlaku, diperhitungkan atas
tunggakan bunga Jaminan : - Agunan Pokok Tanah dan Bangunan Cinere Terrace Suites an PT Mega
Pasanggrahan Indah berkedudukan di Bogor, seluas 18.279 m - Agunan Tambahan Sertifikat atas
proyek perumahan Cinere Riverside yang terletak di belakang proyek apartment dan mall yang terdiri
dari blok J6 kavling 5, 6, 7, 8, 10, 11, 12, 12A, 12B, 15, 16, 17, dan 23 dengan total luas 3.726m
Berdasarkan Surat Persetujuan Restrukturisasi Kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.
2405/S/JKK.UT/ BCLU/VIII/2020 tanggal 31 Agustus 2020 mengenai perpanjangan jangka waktu kredit
dan penangguhan pembayaran bunga dengan rincian sebagai berikut: Jangka waktu : Kredit
Konstruksi diperpanjang 12 bulan dari yang sebelumnya sampai 11 Desember 2025 menjadi sampai
dengan 11 Desember 2026. Suku bunga : - Kredit Konstruksi BTN: 12,50persen efektif per tahun
(dapat sesuaikan) dan Deferred bunga sebesar 100persen selama 11 bulan mulai Mei 2020 s.d Maret
2021. - Kredit Investasi BTN: 13,00persen efektif per tahun (dapat disesuaikan) dan Deferred bunga
sebesar 100persen selama 11 bulan mulai Mei 2020 s.d Maret 2021. Berdasarkan Akta Addendum
Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 105 tanggal 29 Oktober 2021 mengenai persetujuan perubahan
restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. khususnya ketentuan dalam hal
sebagai berikut: Jangka waktu : - Kredit Konstruksi akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2026. -
Kredit Investasi akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2026. Suku bunga : 9,00persen per annum.
Pembayaran bunga : Penundaan pembayaran kewajiban bunga sebesar 95persen dan dibayarkan
5persen selama 18 bulan terhitung sejak bulan Oktober 2021 sampai dengan Maret 2023.
Pengembalian pokok pinjaman : - Perubahan nominal pengembalian pokok kredit dari hasil penjualan
unit Apartemen dan Mall Cinere Terrace Suites baik melalui KPR-BTN, cash keras/bertahap. -
Perubahan jadwal pembayaran pokok sesuai proyeksi cashflow. Berdasarkan Akta Addendum
Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 86 tanggal 31 Agustus 2023 PT MPI, Entitas Anak telah
memperoleh persetujuan perubahan restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
khususnya ketentuan dalam hal sebagai berikut: Jangka waktu : - Kredit Konstruksi akan berakhir pada
tanggal 11 Desember 2030. - Kredit Investasi akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2030. Suku
bunga : 6,00persen per annum. Pembayaran bunga : pembayaran bunga selama 18 bulan terhitung
sejak bulan Juni 2023 sampai dengan November 2024. Pengembalian pokok pinjaman : - Perubahan
Page 82
nominal pengembalian pokok kredit dari hasil penjualan unit Apartemen dan Mall Cinere Terrace
Suites baik melalui KPR-BTN, cash keras/bertahap. - Perubahan jadwal pembayaran pokok sesuai
proyeksi cashflow. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 13 Maret 2019, PT MPI,
Entitas anak telah memperoleh persetujuan pemberian Kredit Cinere Mall dan Cinere Bellevue Mall
dari PT Bank Negara Indonesia Tbk nomor 288/MPI/PDIR/III/2019, yang diperbarui melalui addendum
perjanjian kredit No.115 pada tanggal 29 April 2019 adalah sebagai berikut: Plafond kredit :
Rp310.000.000.000 Tujuan pembiayaan : Refinancing asset Cinere Mall dan Cinere Bellevue Mall
Jangka waktu : 120 (Seratus dua puluh) bulan Provisi : 0,5persen dari plafond kredit (eenmaligh) Jenis
Kredit : Kredit Investasi Sifat Kredit : Non-Revolving Suku bunga : 11,00persen efektif per tahun (dapat
disesuaikan) Denda : 2persen di atas suku bunga yang berlaku, diperhitungkan atas tunggakan bunga
Jaminan : - Tanah dan Bangunan Cinere Mall (SHGB No.529) an PT Mega Pasanggarahan Indah
yang terletak di Jl. Cinere Raya, Kel. Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kotamadya Depok, seluas 13.780 m.
Agunan Tambahan. - Tanah dan Bangunan Cinere Bellevue Mall (SHGB No.1441) an PT Mega
Pasanggrahan Indah) yang terletak di Jalan Merawan, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere,
Kota Depok, Jawa Barat, seluas 18.751m - Sarana pelengkap, mesin dan peralatan pendukung Mall
Cinere. - Stock Ruko Cinere Terrace Commercial. - Pendapatan Sewa Mall Cinere dan Cinere Bellevue
Mall. - Corporate Guarantee atas nama PT Cosmopolitan Persada Developments. Perjanjian : Rasio
lancar minimal 1,0 kali Konvenan : Debt to equity ratio maksimal 2,5 kali dan Debt service coverage
minimal 100persen. Berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk, No. (3) 05 tanggal 30 September 2021, mengenai perubahan atas
ketentuan dalam Perjanjian Kredit No. 05 tanggal 3 Mei 2019 yang telah mengalami perubahan,
dengan perubahan terakhir berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit No. (2) 05 tanggal
30 Juni 2021, khususnya ketentuan sebagai berikut: Maksimum kredit : Rp258.037.000.000 yang
merupakan nilai baki debet per 31 Agustus 2021. Keperluan : Pendudukan restrukturisasi atas Kredit
Investasi sebagaimana Perjanjian Kredit No. 05 tanggal 3 Mei 2019. Jenis Kredit : Restrukturisasi atas
Kredit Investasi Sifat Kredit : Aflopend Jangka waktu : Tetap sampai dengan tanggal 2 Mei 2030
dengan dikenakan kembali grace period 24 bulan sejak September 2021 sampai dengan Maret 2023.
Suku bunga : 9,70persen efektif per tahun dengan ketentuan yaitu: - Masa 4 bulan pertama sejak PK
Retrukturisasi Covid ke-2 ditandatangani dimana tarif bunga dibayarkan sebesar 1persen per tahun
dan sisa 8,7persen per tahun ditangguhkan pembayarannya. - Bulan ke 5 sejak PK Restrukturisasi
Covid ke-2 ditandatangani sampai dengan 25 Maret 2023 dimana tarif bunga dibayarkan sebesar
5persen per tahun dan sisa 4,7persen per tahun ditangguhkan pembayarannya. - Selanjutnya, tarif
bunga yang dibayarkan penuh sebesar 9,7persen per tahun. - Akumulasi penangguhan bunga di atas
mulai dibayarkan bertahap maksimal sejak bulan April 2023 sesuai usulan jadwal angsuran. - Suku
bunga dapat direview setiap saat oleh BNI. - Akumulasi bunga yang ditangguhkan pada restrukturisasi
Covid 19 ke-1 didudukkan dalam Perjanjian Penyelesaian Hutang. - Sedangkan akumulasi bunga yang
ditangguhkan pada restrukturisasi Covid 19 ke-2 wajib didudukkan dalam Perjanjian Penyelesaian
Hutang maksimal pada saat berakhirnya masa penangguhan bunga. - Tunggakan bunga, denda dan
biaya yang ada didudukkan dalam Perjanjian Penyelesaian Hutang dan diangsur bertahap hingga
paling lambat 31 Januari 2022. Perjanjian Penyelesaian Hutang: Maksimum kredit : - Rp6.966.000.000
atau sebesar tunggakan bunga,denda dan biaya serta bunga berjalan sampai dengan tanggal
pendudukan Perjanjian Penyelesaian Hutang dan; - Rp18.984.273.793 atau sebesar bunga
ditangguhkan sejak bulan Maret sampai dengan tanggal pendudukan Perjanjian Penyelesaian Hutang.
Jangka waktu : - 4 bulan atas tunggakan bunga denda dan biaya serta bunga berjalan atau sampai
dengan tanggal 31 Januari 2022 dan; - 60 bulan atas bunga ditangguhkan sejak pendudukan
Perjanjian Penyelesaian Hutang. Berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, No. (2) 05 tanggal 30 Juni 2021, mengenai perubahan atas
Page 83
ketentuan dalam Perjanjian Kredit No. (1) 05 tanggal 28 April 2020 khususnya ketentuan sebagai
berikut: Plafond kredit : Rp302.487.000.000 yang merupakan gabungan dari nilai outstanding per
tanggal 1 April 2020 sebesar Rp260.037.000.000 dan sisa fasilitas kredit investasi refinancing tahap II
sebesar Rp42.450.000.000. Tujuan pembiayaan : Refinancing asset Cinere Mall dan Cinere Bellevue
Mall Jenis Kredit : Restrukturisasi atas Kredit Investasi Sifat Kredit : Aflopend Jangka waktu : 3 Mei
2019 sampai dengan tanggal 2 Mei 2030, dengan grace period sejak bulan Juni 2021 sampai dengan
bulan September 2021. Suku bunga : 9,70persen efektif per tahun dengan ketentuan yaiut bunga yang
dibayar dan penangguhan bunga (deferred interest) dengan rincian sebagai berikut: - Bulan Juni s.d
Agustus 2021, Tarif bunga yang dibayar 2persen per tahun, Bunga yang ditunda 7,7persen per tahun. -
Bulan September 2021 s.d Mei 2022, Tarif bunga yang dibayar 5,83persen per tahun, Bunga yang
ditunda 3,87persen per tahun. PT Tirta Persada Developments, Entitas Anak Pada tanggal 23 Februari
2017, PT TPD Entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian kredit proyek pembangunan
Mall Sentul dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.286/S/JKK.UT/CSMU/II/2017 dengan
addendum No. 1504/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 adalah sebagai berikut: Plafond kredit :
Rp400.000.000.000 Tujuan pembiayaan : Pembangunan Vivo Mall Sentul Jenis Kredit : - Kredit
Kontruksi (KYG) Rp94.000.000.000 : - Kredit Investasi (KI) Rp306.000.000.000 Sifat Kredit :
Non-Revolving Jangka waktu : - Kredit Kontruksi (KYG) 96 bulan : - Kredit Investasi (KI) 156 bulan
Provisi : 0,75persen plafond kredit Administrasi : 0,25persen plafond kredit - Suku bunga : - Kredit
Kontruksi (KYG) 11,00persen p.a (Dapat disesuaikan) : - Kredit Investasi (KI) 11,75persen p.a (Dapat
disesuaikan) Jaminan : Agunan Pokok Tanah yang terdiri dari 11 sertifikat diatas proyek pembangunan
Vivo Mall yaitu SHGB No. 1277, 1278, 1279, 1280, 1281, 1282, 1283, 1284, 1289, 1290 dengan total
luas 28.074m dan SHGB No. 1275 dengan luas minimal 33.758m sehingga total luas agunan tanah
adalah 61.832m. Bukti Penguasaan Agunan - Tanah dan bangunan, yaitu Vivo Mall Sentul yang
terletak di Jl. Raya Bogor KM. 49, Kel. Cimandala, Kec. Sukaraja, Kab. Bogor kepemilikan SHGB No.
1274, 1275, 1276, 1277, 1278, 1279, 1280, 1281, 1282, 1283, 1284, 1285, 1286 dan 1287 dengan
luas 102.330m dan SHGB No. 1289, 1290, dan 1291 dengan luas 22.614 m. - Seluruh mesin,
peralatan, furnitures, dan fixtures pada proyek Vivo Mall Sentul wajib diikat secara fidusia di Kantor
Pendaftaran Fidusia sesuai dengan ketentuan sampai terbit sertifikat fidusia./ Agunan Tambahan
Sertifikat atas proyek perumahan Vivo Residence Tahap 1 dan Tahap 2 serta Ruko Bizpark yang
terletak di sekitar proyek Vivo Mall Sentul dengan kepemilikan berupa SHGB No. 1287, 1291, dan
1276 atas nama PT Megapolitan Developments Corporation Agunan Lain: - Personal Guarantee atas
nama Sudjono Barak Rimba - Corporate Guarantee atas nama PT Mega Pasanggrahan Indah - Cessie
atas Piutang yang berkaitan dengan seluruh aktivitas penerimaan dan penjualan Mall, City Walk Trade
Center yang dibiayai oleh Bank BTN KC Kuningan Jakarta. Perjanjian dan Kovenan : Debt to equity
ratio maksimal 500persen Rasio modal disetor minimal 10persen Rasio agunan terhadap outstanding
credit: - Kredit Kontruksi KYG sebesar 125persen - Kredit Investasi I sebesar 135persen PT TPD
entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian restrukturisasi kredit diantaranya mengenai
penangguhan pembayaran bunga dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sesuai dengan
perjanjian kredit No. 2406/S/JKK.UT/BCSU-L/VIII/2020 tanggal 31 Agustus 2020, adalah sebagai
berikut: Suku bunga : - KYG 11,00persen p.a (tarif dapat disesuaikan) / bunga yang ditangguhkan
sebesar 100persen selama 8 bulan mulai Mei 2020 s.d Desember 2020 dan 50persen selama 3 bulan
mulai Januari 2021 s.d Maret 2021. - KI 11,75persen p.a (adjustable rate) / (bunga yang ditangguhkan
sebesar 100persen selama 8 bulan mulai Mei 2020 s.d Desember 2020 dan 50persen selama 3 bulan
mulai Januari 2021 s.d Maret 2021) PT TPD Entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian
restrukturisasi kredit lanjutan diantaranya mengenai penangguhan pembayaran bunga dari PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk sesuai dengan perjanjian kredit No. 995/S/JKK.UT/BCSU/IV/2021
tanggal 28 April 2021, adalah sebagai berikut: Suku bunga : - KYG 9,50persen p.a (tarif dapat
Page 84
disesuaikan) / bunga yang ditangguhkan sebesar 100persen selama 8 bulan mulai Mei 2020 s.d
Desember 2020 dan 50persen selama 3 bulan mulai Januari 2021 s.d Maret 2021. - KI 9,50persen p.a
(adjustable rate) / (bunga yang ditangguhkan sebesar 95persen selama 6 bulan mulai April 2021 s.d
September 2021 dan 80persen selama 6 bulan mulai Oktober 2021 s.d Maret 2022). PT TPD entitas
Anak telah memperoleh persetujuan pemberian restrukturisasi kredit lanjutan diantaranya mengenai
penangguhan pembayaran bunga dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sesuai dengan
perjanjian kredit No. 175/S/CMBD/CLMR/VI/2022 tanggal 28 Juni 2022, adalah sebagai berikut: Suku
bunga : - KYG - 9,50persen p.a (tarif dapat disesuaikan) / Penundaan pembayaran kewajiban bunga
sebesar 80persen selama 24 bulan mulai Juni 2022 sd. Mei 2024. Bunga yang tertunggak dan/atau
ditunda akan dibayarkan mulai Januari 2025 sd. Jatuh Tempo Kredit. - KI - Jangka waktu kredit tidak
berubah (sd. Desember 2030) Berdasarkan Akta Addendum Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 87
tanggal 31 Agustus 2023 PT TPD Entittas Anak telah memperoleh persetujuan perubahan
restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. khususnya ketentuan dalam hal
sebagai berikut: Suku bunga : - KYG - 9,50persen p.a (tarif dapat disesuaikan) / pembayaran
kewajiban bunga sebesar Rp 350.000.000 selama 18 bulan mulai Juni 2023 sd. November 2024.
Bunga yang tertunggak dan/atau ditunda akan dibayarkan mulai Desember 2024 sd. Jatuh Tempo
Kredit. - KI - Jangka waktu kredit tidak berubah (sd. Desember 2030) PT TPD Berdasarkan Surat
persetujuan Restrukturisasi Kredit No. 591 tanggal 28 Agustus 2024 mengenai persetujuan perubahan
restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. khususnya ketentuan dalam hal
sebagai berikut: PT TPD Based on the Credit Restructuring Letter No. 591 dated August 28, 2024
regarding the approval of changes to the credit restructuring of PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk. in particular the provisions in the following cases: - KYG - 6,70% p.a (tarif dapat disesuaikan) /
pembayaran kewajiban bunga sebesar Rp 12.500.000 selama 5 bulan mulai Agustus 2024 sd.
Desember 2024. Bunga yang tertunggak dan/atau ditunda akan dibayarkan mulai Desember 2024 sd.
Jatuh Tempo Kredit. - KI - Jangka waktu kredit tidak berubah (sd. Desember 2030) Interest Rate : -
KYG - 6.70% p.a (adjustable rate) / payment of interest obligations of Rp12,500,000 for 5 months from
August 2024 to. December 2024. Interest in arrears and/or postponed will be paid from December
2024 to. Credit Maturity. - KI - Loan tenure unchanged (up to December 2030) PT Indosurya Inti
Finance PT TPD, Entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian kredit penyelesaian proyek
pembangunan Mall Sentul dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan perjanjian
No.668A/SPP/CA-IIF/XII/2019 tanggal 16 Desember 2019 adalah sebagai berikut: Plafond kredit :
Rp14.000.000.000 Tujuan pembiayaan : Penyelesaian Proyek Pembangunan Vivo Sentul Mall Jenis
kredit : Kredit Investasi Jangka waktu : 48 (empat puluh delapan) bulan Suku bunga : 0,85persen p.a
(Dapat disesuaikan) Jaminan : Agunan Pokok - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1383 atas
nama PT Mega Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 430m2 dan luas bangunan 106m2 yang
terletak di Perumahan Cinere Residence Blok K6 Nomor 1, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan
Cinere, Kota Depok, Jawa Barat. - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1361 atas nama PT Mega
Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 467m2 dan luas bangunan 105m2 yang terletak di
Perumahan Cinere Residence Blok K6 Nomor 27, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1344 atas nama PT Mega
Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 372m2 dan luas bangunan 164m2 yang terletak di
Perumahan Cinere Residence Blok K8 Nomor 1, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1338 atas nama PT Mega
Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 327m2 dan luas bangunan 163m2 yang terletak di
Perumahan Cinere Residence Blok K8 Nomor 8, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat - Jaminan perorangan atas nama Lora Melani Lowas Barak Rimba Angsuran Per
Bulan : (Sesuai kewajiban pembiayaan yang tertunggak dan lainnya) angsuran setelah grace period
Page 85
sebesar Rp 32.017.317 Total angsuran per bulan : Sebesar Rp 483.626.455 setelah masa grace
period./Total installments per month PT TPD, Entitas Anak telah memperoleh persetujuan
restrukturisasi fasilitas pembiayaan dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan Surat Persetujuan
Restruktur Kredit No. 340/SPRK/CA-IIF/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 adalah sebagai berikut: Fasilitas I
Fasilitas pembiayaan : Surya SME Nilai pembiayaan : Rp13.909.997.480 yang terdiri dari Baki debet
Juli 2021 sebesar Rp13.759.997.480 dan Kewajiban pembiayaan yang tertunggak sebesar
Rp150.000.000. Jangka waktu : 20-07-2021 s.d 20-05-2025 termasuk masa holiday payment 5 bulan.
Suku bunga : 18persen efektif per tahun Angsuran per bulan : - Angsuran ke 1 s.d ke 5 sebesar
Rp50.000.000. - Angsuran ke 6 s.d ke 46 sebesar Rp456.679.976. Fasilitas II Fasilitas Pembiayaan :
Surya Sukses Nilai Pembiayaan : Akumulasi kekurangan pembayaran masa holiday payment sebesar
Rp1.140.999.748,- dan selisih grace periode awal yang belum dibayarkan sebesar Rp1.654.724.652,-
Jangka waktu : 20-07-2021 s.d 20-05-2025 termasuk masa holiday payment 5 bulan Suku bunga :
12persen efektif pertahun Angsuran per bulan : - Angsuran ke 1 s.d ke 5 sebesar Rp0. - Angsuran ke 6
s.d ke 46 sebesar Rp74.419.148. PT Tirta Persada Developments, Entitas Anak telah memperoleh
persetujuan restrukturisasi fasilitas pembiayaan lanjutan dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan
Surat Persetujuan Restruktur Kredit No. 212b/SPRK/CA-SMEFI/VI/2022 tanggal 27 Juni 2022 adalah
sebagai berikut: Fasilitas I Fasilitas pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp14.434.654.766
yang merupakan Baki debet dari fasilitas I.. Jangka waktu : 31-03-2022 s.d 28-02-2026 termasuk masa
holiday payment 6 bulan. Suku Bunga : - 15persen efektif per tahun (selama holiday payment) -
18persen efektif per tahun (sesudah holiday payment.) Angsuran Per Bulan : Angsuran ke 1 s.d ke 6
sebesar Rp 216.519.821., - Angsuran ke 7 s.d ke 47 sebesar Rp 466.570.576 Fasilitas II Fasilitas
pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp 131.504.264,- yang merupakan baki debet fasilitas
II Jangka waktu : 31-03-2022 s.d 28-02-2026 termasuk masa holiday payment 6 bulan Suku Bunga :
0persen efektif pertahun Angsuran Per Bulan : - Angsuran ke 1 s.d ke 6 sebesar Rp 0, - Angsuran ke 7
s.d ke 47 sebesar Rp 3.207.421. PT Tirta Persada Developments, Entitas Anak telah memperoleh
persetujuan restrukturisasi fasilitas pembiayaan lanjutan dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan
Surat Persetujuan Restruktur Kredit No. 299a/SPRK/CA-SMEFI/I/2023 tanggal 06 Januari 2023 adalah
sebagai berikut:Fasilitas I Fasilitas pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp15.156.617.987
yang merupakan Baki debet dari fasilitas I.. Jangka waktu : 15-01-2023 s.d 15-11-2026 termasuk masa
holiday payment 6 bulan. Suku Bunga : - 18persen efektif per tahun (selama holiday payment)
Angsuran Per Bulan : Angsuran ke 1 s.d ke 6 sebesar Rp 75.000.000., - Angsuran ke 7 s.d ke 47
sebesar Rp 497.607.850 Fasilitas II Fasilitas pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp
131.504.264,- terdiri dari : Baki debet sebesar Rp. 121.882.001 Angsuran tertunggak sebesar Rp.
9.622.263 Jangka waktu : 15-01-2023 s.d 15-11-2026 termasuk masa holiday payment 6 bulan PT
Mega Pasanggrahan Indah, Subsidiary PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk On August 4, 2016,
PT MPI, a Subsidiary, has obtained approval for the granting of Terrace Suites Project Credit from PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 1500/JKK.UT/CSMU/VIII/2016, updated with a Credit
Agreement Addendum No. 1505/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 on September 30, 2019, are as follows:
Credit Limit : Construction credit Rp300,000,000,000 Investment credit Rp90,000,000,000 Financing
purpose : Construction of the project Apartment and Mall Cinere Terrace Suites at Jl. Cinere Raya,
Pangkalan Jati Village, district Cinere, Depok area. Term : Construction credit will be extended for 24
months to December 11, 2025 Investment credit will be extended for 36 months to December 11, 2026
Provision : 0.5persen of credit limit Credit Nature : Non-Revolving Interest Rate : - BTN Construction
Credit: 12.50persen effective per year (adjustable rate) - BTN Investment Credit: 13.00persen effective
per year (adjustable rate) Fine : 2persen above the prevailing interest rate, calculated for interest
arrears Collaterals : - Principal Collateral Land and buildings that will be in refinancing which Cinere
Terrace Suites on behalf of PT Mega Pasanggrahan Indah located at Bogor, area 18,279 m -
Page 86
Additional Collateral Certificate of the Cinere Riverside housing project located behind the apartment
and mall project consisting of J6 blocks of 5, 6, 7, 8, 10, 11, 12, 12A, 12B, 15, 16, 17, and 23 with a
total area 3,726m Based on the Restructuring Approval Letter Credit PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk No. 2405/S/JKK.UT/BCLU/VIII/2020 dated August 31, 2020 regarding the extension of
the credit period and suspension of interest payments with the following details: Term : The
Construction Credit is extended for the previous 12 months until December 11, 2025 to December 11,
2026 Interest Rate : - BTN Construction Credit: 12.50persen effective per year (adjustable rate) and
100persen deferred interest for 11 months from May 2020 to March 2021. - BTN Investment Credit:
13.00persen effective per year (adjustable rate) and 100persen Deferred interest for 11 months from
May 2020 to March 2021. Based on the Deed of Addendum to the Credit Restructuring Agreement No.
105 dated October 29, 2021 regarding the approval of changes to the credit restructuring of PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk. in particular the provisions in the following cases: Term : - The
Construction Credit will expire on December 11, 2026 - The Investment Credit will expire on December
11, 2026 Interest rate : 9,00persen per annum Interest payment : Postponement of payment of interest
obligations of 95persen and payable 5persen for 18 months starting from October 2021 to March 2023.
Repayment of loan principal : - Changes in the nominal return of principal credit from the sale of
Apartment units and Cinere Terrace Suites Mall either through KPR-BTN, hard cash / in stages. -
Changes in principal payment schedule according to cashflow projections. Based on the Deed of
Addendum to the Credit Restructuring Agreement No. 86 dated August 31, 2023 PT MPI, a Subsidiary
has obtained approval for changes to the credit restructuring of PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk. in particular the provisions in the following cases: Term : - The Construction Credit will expire on
December 11, 2030 - The Investment Credit will expire on December 11, 2030 Interest rate :
6,00persen per annum Interest payment : payment of interest obligations for 18 months starting from
June 2023 to November 2024. Repayment of loan principal : - Changes in the nominal return of
principal credit from the sale of Apartment units and Cinere Terrace Suites Mall either through
KPR-BTN, hard cash / in stages. - Changes in principal payment schedule according to cashflow
projections. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk On March 13, 2019, PT MPI, a subsidiary, has
obtained approval for the granting of Mall and Cinere Bellevue Mall Projects from PT Bank Negara
Indonesia Tbk number 288/MPI/PDIR/III/2019, which was updated through a credit agreement
addendum No. 115 as of April 29, 2019 are as follows: Credit Limit : Rp310,000,000,000 Financing
purpose : Refinancing assets of Cinere Mall and Cinere Bellevue Mall Term : 120 (one hundred and
twenty) months Provision : 0.5persen of credit limit (eenmaligh) Type of Credit : Investment credit
Credit Nature : Non-Revolving Interest Rate : 11.00persen effective per year (adjustable rate) Fine :
2persen above the prevailing interest rate, calculated for interest arrears Collaterals : - Land and
Buildings Cinere Mall (SHGB No.529) an PT Mega Pasanggarahan Indah) which is located on Jl.
Cinere Raya, Ex. Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Depok Municipality, covering an area of 13,780 m.
Additional Collateral. - Land and Buildings Cinere Bellevue Mall (SHGB No.1441) an PT Mega
Pasanggrahan Indah) which is located on Merawan Street, Pangkalan Jati Village, Cinere District,
Depok City, West Java, covering an area of 18,751m. - Complementary facilities, machines and
supporting equipment for Cinere Mall. - Stock of Cinere Terrace Commercial shop houses. - Rental
income for Cinere Mall and Cinere Bellevue Mall. - Corporate Guarantee on behalf of PT Cosmopolitan
Persada Developments. Agreement : Current ratio of at least 1.0 times Covenant : Maximum debt to
equity ratio of 2.5 times and Debt service coverage of at least 100persen. Based on the Approval of the
Amendment to the Restructuring Credit Agreement of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, No.
(3) 05 dated September 30, 2021, regarding changes to the provisions in the Credit Agreement No. 05
dated 3 May 2019 which has been amended, with the latest amendment based on the Credit
Agreement Amendment No. (2) 05 dated June 30, 2021, in particular the following provisions: Credit
Page 87
Limit : Rp258,037,000,000 which is the value of the debit balance as of August 31, 2021. Financing
purpose : The restructuring placement of Investment Credit as stated in the Credit Agreement No. 05
on May 3, 2019. Type of Credit : Restructuring of Investment Credit Credit Nature : Amortizing term
loan Term : Fixed until May 2, 2030 with a grace period of 24 months from September 2021 until March
2023. Interest Rate : 9.70persen effective per annum with the following terms: - The first 4 months
since the 2nd Covid Restructuring PK was signed where the interest rate was paid at 1persen per year
and the remaining 8.7persen per year was deferred. - The 5th month since the 2nd Covid Restructuring
PK was signed until March 25, 2023 where the interest rate is paid at 5persen per year and the
remaining 4.7persen per year is deferred. - Furthermore, the interest rate paid in full is 9.7persen per
annum. - The accumulated deferred interest above will begin to be paid in stages, a maximum of April
2023 according to the proposed installment schedule. - Interest rates can be reviewed at any time by
BNI. - The accumulated interest deferred on the 1st Covid 19 restructuring is set out in the Debt
Settlement Agreement. - Meanwhile, accumulated interest that is deferred in the 2nd Covid 19
restructuring must be placed in the Debt Settlement Agreement at the maximum at the end of the
interest deferral period - The arrears of interest, penalties and fees are set out in the Debt Settlement
Agreement and are being paid in stages until no later than January 31, 2022. Debt Settlement
Agreement: Credit Limit : - Rp6,966,000,000 or the amount of interest arrears, fines and fees and
interest accruing until the date of the settlement of the Debt Settlement Agreement and; -
Rp18,984,273,793 or interest is deferred from March until the date of placement of the Debt Settlement
Agreement. Term : - 4 months on arrears of interest, penalties and fees as well as current interest or
until January 31, 2022 and; - 60 months of deferred interest since the placement of the Debt Settlement
Agreement. Based on the Approval of the Amendment to the Restructuring Credit Agreement of PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, No. (2) 05 dated June 30, 2021, regarding changes to the
provisions in the Credit Agreement No. (1) 05 April 28, 2020 in particular the following provisions:
Credit Limit : Rp302,487,000,000, which is a combination of the outstanding value as of April 1, 2020
amounting to IDR 260,037,000,000 and the remaining refinancing phase II investment credit facility of
Rp42,450,000,000. Financing purpose : Refinancing assets of Cinere Mall and Cinere Bellevue Mall
Type of Credit : Restructuring of Investment Credit Credit Nature : Amortizing term loan Term : May 3,
2019 until May 2, 2030, with a grace period from June 2021 to September 2021. Interest Rate :
9.70persen effective per annum with the following terms: interest paid and deferred interest with the
following details: - Month June to August 2021, Interest rate paid 2persen per year, Defered interest
7,7persen per year. - Month September 2021 to May 2022, Interest rate paid 5,83persen per year,
Defered interest 3,87persen per year. PT Tirta Persada Developments, Subsidiary On February 23,
2017, PT TPD a Subsidiary, has obtained approval to grant credit for the construction project Mall
Sentul from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.286/S/JKK.UT/CSMU/II/2017 with addendum
No. 1504/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 are as follows: Credit Limit : Rp400,000,000,000 Financing
purpose : Vivo Mall Sentul development Type of Credit : - Construction Credit (KYG)Rp94,000,000,000
: - Investment Credit (KI) Rp306,000,000,000 Credit Nature : Non-Revolving Term : - Construction
Credit (KYG) 96 months : - Investment Credit (KI) 156 months Provision : 0.75persen credit limit
Adminstrative : 0.25persen credit limit - Interest Rate : - Construction Credit (KYG) - 11.00persen p.a
(adjustable rate) : - Investment Credit (KI) - 11.75persen p.a (adjustable rate) Collaterals : Basic
Collateral Land consisting of 11 certificates above the Vivo development project Mall, namely SHGB
No. 1277, 1278, 1279, 1280, 1281, 1282, 1283, 1284, 1289, 1290 with a total area of 28,074m and
SHGB No. 1275 with a minimum area of 33,758m so that the total land collateral area is 61,832m.
Proof of Collateral Mastery - Land and buildings, namely Vivo Mall Sentul which is located on Jl. Raya
Bogor KM. 49, Ex. Cimandala, Kec. Sukaraja, Kab. Bogor ownership of SHGB No. 1274, 1275, 1276,
1277, 1278, 1279, 1280, 1281, 1282, 1283, 1284, 1285, 1286 and 1287 with an area of 102.330m and
Page 88
SHGB No. 1289, 1290, and 1291 with an area of 22,614 m. - All machines, equipment, furnitures and
fixtures in the Vivo Mall Sentul project must be bound by fiducia at the Fiduciary Registration Office in
accordance with the provisions until a fiduciary certificate is issued. Additional Collateral Certificates for
the Vivo Residence Phase 1 and Phase 2 housing projects as well as the Bizpark Shophouse located
around the Vivo Mall Sentul project with ownership in the form of SHGB No. 1287, 1291, and 1276 on
behalf of PT Megapolitan Developments Corporation. Other Collateral: - Personal Guarantee on behalf
of Sudjono Barak Rimba - Corporate Guarantee on behalf of PT Mega Pasanggrahan Indah - Cessie
for Receivables relating to all activities of receiving and selling Mall, City Walk Trade Center financed
by Bank BTN KC Kuningan Jakarta. Agreements and Covenants : Debt to equity ratio maksimal
500persen Paid-up capital ratio of at least 10persen The ratio of collateral to outstanding kredit: - KYG
Construction Credit of 125persen - Investment Credit I of 135persen PT TPD a Subsidiary, has
obtained approval for credit restructuring, including the deferral of interest payments from PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk in accordance with the credit agreement No.
2406/S/JKK.UT/BCSU-L/VIII/2020 dated August 31, 2020, are as follows: Interest rate : - KYG -
11.00persen p.a (adjustable rate) / (Defered interest of 100persen for 8 months from May 2020 to
December 2020 and 50persen for 3 months from January 2021 to March 2021). - KI - 11.75persen p.a
(adjustable rate) / (Deffered interest of 100persen for 8 months from May 2020 to December 2020 and
50persen for 3 months from January 2021 to March 2021) PT TPD a Subsidiary, has obtained approval
for credit restructuring, including the deferral of interest payments from PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk in accordance with the credit agreement No. 995/S/JKK.UT/ BCSU/IV/2021 dated April
28, 2021, are as follows: Interest rate : - KYG - 9.50persen p.a (adjustable rate) / (Defered interest of
100persen for 8 months from May 2020 to December 2020 and 50persen for 3 months from January
2021 to March 2021). - KI - 9.50persen p.a (adjustable rate) / (Deffered interest of 95persen for 6
months from April 2021 to September 2021 and 80persen for 6 months from October 2021 to March
2022). PT TPD a Subsidiaries, has obtained approval for credit restructuring, including the deferral of
interest payments from PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk in accordance with the credit
agreement No. 175/S/CMBD/CLMR/VI/2022 dated June 28, 2022, are as follows
Page 89
[2692000_BD] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information (breakdown) - Property Industry
30 September 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan
panjang panjang
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris
komponen] komponen]
Bunga Jatuh Jenis
Utang bank, Jatuh tempo Jenis bunga Bunga
utang tempo bunga
nilai dalam utang bank utang bank Utang bank, nilai utang
bank utang utang
mata uang jangka jangka dalam mata uang bank
jangka bank bank
asing panjang panjang asing jangka
panjang jangka jangka
panjang
Bank Central Asia IDR Bank Central Asia IDR panjang panjang
Tbk AUD Tbk AUD Bank Central Asia IDR Bank Central IDR
Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD
CNY CNY CAD CAD
EUR EUR CNY CNY
HKD HKD EUR EUR
GBP GBP HKD HKD
JPY JPY GBP GBP
SGD SGD JPY JPY
THB THB SGD SGD
USD USD THB THB
Mata Other USD USD
uang currency Mata Other
lainnya uang currency
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR lainnya
Indonesia AUD Indonesia AUD Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
(Persero) Tbk (Persero) Tbk Indonesia AUD Indonesia AUD
CAD CAD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY
EUR EUR CNY CNY
HKD HKD EUR EUR
GBP GBP HKD HKD
JPY JPY GBP GBP
SGD SGD JPY JPY
THB THB SGD SGD
THB THB
Page 90
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR 248,487,000,000 Bank Negara IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 91
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR
AUD AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
Page 92
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR
Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
Page 93
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Pan IDR Bank Pan IDR Bank Pan IDR Bank Pan IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Niaga Tbk AUD
Page 94
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Page 95
Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR 699,750,000,000 Bank Tabungan IDR
Negara (Persero) AUD Negara (Persero) AUD Negara (Persero) AUD Negara AUD
Tbk CAD Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Nisp Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Bukopin Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
Page 96
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank IDR Bank IDR Bank IDR Bank IDR
Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD
Daerah Jawa Barat CAD Daerah Jawa Barat CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD
dan Banten Tbk dan Banten Tbk Barat dan Banten Barat dan
CNY CNY Tbk CNY Banten Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR
AUD loans AUD AUD loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR Bank asing IDR Other foreign IDR
AUD banks AUD lainnya AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
Page 97
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR 12,470,475,874 Other local IDR
AUD AUD AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
30 September 2024 31 December 2023
Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka Notes for long-term bank loan
panjang panjang
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen] Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen]
Utang bank, nilai Jatuh tempo utang Bunga utang Jenis bunga utang Utang bank, nilai Jatuh tempo utang Bunga utang Jenis bunga utang
dalam mata uang bank jangka bank jangka bank jangka dalam mata uang bank jangka bank jangka bank jangka
asing panjang panjang panjang asing panjang panjang panjang
Kreditur Mata Creditor Currency Kreditur Mata Creditor Currency
nama uang bank nama uang bank
bank name bank name
Page 98
[2693000_BD] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans (breakdown) - Property Industry
30 September 2024 31 December 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank
loans loans
Catatan utang bank jangka pendek Catatan utang bank jangka pendek
[baris komponen] [baris komponen]
Utang Utang
Utang bank jangka Utang bank jangka
bank bank
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam
jangka jangka
mata uang asing mata uang asing
pendek pendek
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 99
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mandiri (Persero) IDR Bank Mandiri (Persero) IDR Bank Mandiri (Persero) IDR Bank Mandiri (Persero) IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Syariah Indonesia IDR Bank Syariah Indonesia IDR Bank Syariah Indonesia IDR Bank Syariah Indonesia IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Negara Indonesia IDR Bank Negara Indonesia IDR Bank Negara Indonesia IDR Bank Negara Indonesia IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
Page 100
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang lai currency uang currency
nnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
Page 101
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
Page 102
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Maybank Indonesia IDR Bank Maybank Indonesia IDR Bank Maybank Indonesia IDR Bank Maybank Indonesia IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 103
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR Bank Rakyat Indonesia IDR
Agroniaga Tbk AUD Agroniaga Tbk AUD Agroniaga Tbk AUD Agroniaga Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
Page 104
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Tabungan Negara IDR Bank Tabungan Negara IDR Bank Tabungan Negara IDR Bank Tabungan Negara IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
Page 105
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank Pembangunan IDR Bank Pembangunan IDR Bank Pembangunan IDR Bank Pembangunan IDR
Daerah Jawa Barat dan AUD Daerah Jawa Barat dan AUD Daerah Jawa Barat dan AUD Daerah Jawa Barat dan AUD
Banten Tbk CAD Banten Tbk CAD Banten Tbk CAD Banten Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
Page 106
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
Page 107
uang uang
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata Currency Mata Currency
uang uang
30 September 2024 31 December 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank
loans loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Utang bank jangka pendek, nilai dalam Utang bank jangka Utang bank jangka pendek, nilai dalam Utang bank jangka
mata uang asing pendek mata uang asing pendek
Kreditur nama Mata Creditor bank Currency Kreditur nama Mata Creditor bank Currency
bank uang name bank uang name
Page 108
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2024
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka pendek 13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA PT Mega Pasanggrahan Indah, Entitas Disclosure of notes for short-term
Anak PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pada tanggal 4 Agustus 2016, PT MPI, Entitas Anak bank loans
telah memperoleh persetujuan pemberian kredit Cinere Terrace Suites dari PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk No. 1500/JKK.UT/CSMU/VIII/2016, diperbarui dengan Addendum Perjanjian Kredit No.
1505/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 pada tanggal 30 September 2019, adalah sebagai berikut: Plafond
kredit : Kredit Konstruksi Rp300.000.000.000 Kredit Investasi Rp90.000.000.000 Tujuan pembiayaan :
Pembangunan Apartemen dan Mall pada proyek Cinere Terrace Suites di Jl. Cinere Raya, Kel.
Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kota Madya Depok Jangka waktu : Kredit Konstruksi diperpanjang 24
bulan s.d 11 Desember 2025 Kredit Investasi diperpanjang 36 bulan s.d 11 Desember 2026 Provisi :
0.5persen dari plafond kredit Sifat Kredit : Non-Revolving Suku bunga : - Kredit Konstruksi BTN:
12,50persen efektif per tahun (tarif dapat sesuaikan) - Kredit Investasi BTN: 13,00persen efektif per
tahun (tarif dapat disesuaikan) Denda : 2persen di atas suku bunga yang berlaku, diperhitungkan atas
tunggakan bunga Jaminan : - Agunan Pokok Tanah dan Bangunan Cinere Terrace Suites an PT Mega
Pasanggrahan Indah berkedudukan di Bogor, seluas 18.279 m - Agunan Tambahan Sertifikat atas
proyek perumahan Cinere Riverside yang terletak di belakang proyek apartment dan mall yang terdiri
dari blok J6 kavling 5, 6, 7, 8, 10, 11, 12, 12A, 12B, 15, 16, 17, dan 23 dengan total luas 3.726m
Berdasarkan Surat Persetujuan Restrukturisasi Kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.
2405/S/JKK.UT/ BCLU/VIII/2020 tanggal 31 Agustus 2020 mengenai perpanjangan jangka waktu kredit
dan penangguhan pembayaran bunga dengan rincian sebagai berikut: Jangka waktu : Kredit
Konstruksi diperpanjang 12 bulan dari yang sebelumnya sampai 11 Desember 2025 menjadi sampai
dengan 11 Desember 2026. Suku bunga : - Kredit Konstruksi BTN: 12,50persen efektif per tahun
(dapat sesuaikan) dan Deferred bunga sebesar 100persen selama 11 bulan mulai Mei 2020 s.d Maret
2021. - Kredit Investasi BTN: 13,00persen efektif per tahun (dapat disesuaikan) dan Deferred bunga
sebesar 100persen selama 11 bulan mulai Mei 2020 s.d Maret 2021. Berdasarkan Akta Addendum
Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 105 tanggal 29 Oktober 2021 mengenai persetujuan perubahan
restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. khususnya ketentuan dalam hal
sebagai berikut: Jangka waktu : - Kredit Konstruksi akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2026. -
Kredit Investasi akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2026. Suku bunga : 9,00persen per annum.
Pembayaran bunga : Penundaan pembayaran kewajiban bunga sebesar 95persen dan dibayarkan
5persen selama 18 bulan terhitung sejak bulan Oktober 2021 sampai dengan Maret 2023.
Pengembalian pokok pinjaman : - Perubahan nominal pengembalian pokok kredit dari hasil penjualan
unit Apartemen dan Mall Cinere Terrace Suites baik melalui KPR-BTN, cash keras/bertahap. -
Perubahan jadwal pembayaran pokok sesuai proyeksi cashflow. Berdasarkan Akta Addendum
Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 86 tanggal 31 Agustus 2023 PT MPI, Entitas Anak telah
memperoleh persetujuan perubahan restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
khususnya ketentuan dalam hal sebagai berikut: Jangka waktu : - Kredit Konstruksi akan berakhir pada
tanggal 11 Desember 2030. - Kredit Investasi akan berakhir pada tanggal 11 Desember 2030. Suku
bunga : 6,00persen per annum. Pembayaran bunga : pembayaran bunga selama 18 bulan terhitung
sejak bulan Juni 2023 sampai dengan November 2024. Pengembalian pokok pinjaman : - Perubahan
Page 109
nominal pengembalian pokok kredit dari hasil penjualan unit Apartemen dan Mall Cinere Terrace
Suites baik melalui KPR-BTN, cash keras/bertahap. - Perubahan jadwal pembayaran pokok sesuai
proyeksi cashflow. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 13 Maret 2019, PT MPI,
Entitas anak telah memperoleh persetujuan pemberian Kredit Cinere Mall dan Cinere Bellevue Mall
dari PT Bank Negara Indonesia Tbk nomor 288/MPI/PDIR/III/2019, yang diperbarui melalui addendum
perjanjian kredit No.115 pada tanggal 29 April 2019 adalah sebagai berikut: Plafond kredit :
Rp310.000.000.000 Tujuan pembiayaan : Refinancing asset Cinere Mall dan Cinere Bellevue Mall
Jangka waktu : 120 (Seratus dua puluh) bulan Provisi : 0,5persen dari plafond kredit (eenmaligh) Jenis
Kredit : Kredit Investasi Sifat Kredit : Non-Revolving Suku bunga : 11,00persen efektif per tahun (dapat
disesuaikan) Denda : 2persen di atas suku bunga yang berlaku, diperhitungkan atas tunggakan bunga
Jaminan : - Tanah dan Bangunan Cinere Mall (SHGB No.529) an PT Mega Pasanggarahan Indah
yang terletak di Jl. Cinere Raya, Kel. Pangkalan Jati, Kec. Cinere, Kotamadya Depok, seluas 13.780 m.
Agunan Tambahan. - Tanah dan Bangunan Cinere Bellevue Mall (SHGB No.1441) an PT Mega
Pasanggrahan Indah) yang terletak di Jalan Merawan, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere,
Kota Depok, Jawa Barat, seluas 18.751m - Sarana pelengkap, mesin dan peralatan pendukung Mall
Cinere. - Stock Ruko Cinere Terrace Commercial. - Pendapatan Sewa Mall Cinere dan Cinere Bellevue
Mall. - Corporate Guarantee atas nama PT Cosmopolitan Persada Developments. Perjanjian : Rasio
lancar minimal 1,0 kali Konvenan : Debt to equity ratio maksimal 2,5 kali dan Debt service coverage
minimal 100persen. Berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk, No. (3) 05 tanggal 30 September 2021, mengenai perubahan atas
ketentuan dalam Perjanjian Kredit No. 05 tanggal 3 Mei 2019 yang telah mengalami perubahan,
dengan perubahan terakhir berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit No. (2) 05 tanggal
30 Juni 2021, khususnya ketentuan sebagai berikut: Maksimum kredit : Rp258.037.000.000 yang
merupakan nilai baki debet per 31 Agustus 2021. Keperluan : Pendudukan restrukturisasi atas Kredit
Investasi sebagaimana Perjanjian Kredit No. 05 tanggal 3 Mei 2019. Jenis Kredit : Restrukturisasi atas
Kredit Investasi Sifat Kredit : Aflopend Jangka waktu : Tetap sampai dengan tanggal 2 Mei 2030
dengan dikenakan kembali grace period 24 bulan sejak September 2021 sampai dengan Maret 2023.
Suku bunga : 9,70persen efektif per tahun dengan ketentuan yaitu: - Masa 4 bulan pertama sejak PK
Retrukturisasi Covid ke-2 ditandatangani dimana tarif bunga dibayarkan sebesar 1persen per tahun
dan sisa 8,7persen per tahun ditangguhkan pembayarannya. - Bulan ke 5 sejak PK Restrukturisasi
Covid ke-2 ditandatangani sampai dengan 25 Maret 2023 dimana tarif bunga dibayarkan sebesar
5persen per tahun dan sisa 4,7persen per tahun ditangguhkan pembayarannya. - Selanjutnya, tarif
bunga yang dibayarkan penuh sebesar 9,7persen per tahun. - Akumulasi penangguhan bunga di atas
mulai dibayarkan bertahap maksimal sejak bulan April 2023 sesuai usulan jadwal angsuran. - Suku
bunga dapat direview setiap saat oleh BNI. - Akumulasi bunga yang ditangguhkan pada restrukturisasi
Covid 19 ke-1 didudukkan dalam Perjanjian Penyelesaian Hutang. - Sedangkan akumulasi bunga yang
ditangguhkan pada restrukturisasi Covid 19 ke-2 wajib didudukkan dalam Perjanjian Penyelesaian
Hutang maksimal pada saat berakhirnya masa penangguhan bunga. - Tunggakan bunga, denda dan
biaya yang ada didudukkan dalam Perjanjian Penyelesaian Hutang dan diangsur bertahap hingga
paling lambat 31 Januari 2022. Perjanjian Penyelesaian Hutang: Maksimum kredit : - Rp6.966.000.000
atau sebesar tunggakan bunga,denda dan biaya serta bunga berjalan sampai dengan tanggal
pendudukan Perjanjian Penyelesaian Hutang dan; - Rp18.984.273.793 atau sebesar bunga
ditangguhkan sejak bulan Maret sampai dengan tanggal pendudukan Perjanjian Penyelesaian Hutang.
Jangka waktu : - 4 bulan atas tunggakan bunga denda dan biaya serta bunga berjalan atau sampai
dengan tanggal 31 Januari 2022 dan; - 60 bulan atas bunga ditangguhkan sejak pendudukan
Perjanjian Penyelesaian Hutang. Berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit Restrukturisasi
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, No. (2) 05 tanggal 30 Juni 2021, mengenai perubahan atas
Page 110
ketentuan dalam Perjanjian Kredit No. (1) 05 tanggal 28 April 2020 khususnya ketentuan sebagai
berikut: Plafond kredit : Rp302.487.000.000 yang merupakan gabungan dari nilai outstanding per
tanggal 1 April 2020 sebesar Rp260.037.000.000 dan sisa fasilitas kredit investasi refinancing tahap II
sebesar Rp42.450.000.000. Tujuan pembiayaan : Refinancing asset Cinere Mall dan Cinere Bellevue
Mall Jenis Kredit : Restrukturisasi atas Kredit Investasi Sifat Kredit : Aflopend Jangka waktu : 3 Mei
2019 sampai dengan tanggal 2 Mei 2030, dengan grace period sejak bulan Juni 2021 sampai dengan
bulan September 2021. Suku bunga : 9,70persen efektif per tahun dengan ketentuan yaiut bunga yang
dibayar dan penangguhan bunga (deferred interest) dengan rincian sebagai berikut: - Bulan Juni s.d
Agustus 2021, Tarif bunga yang dibayar 2persen per tahun, Bunga yang ditunda 7,7persen per tahun. -
Bulan September 2021 s.d Mei 2022, Tarif bunga yang dibayar 5,83persen per tahun, Bunga yang
ditunda 3,87persen per tahun. PT Tirta Persada Developments, Entitas Anak Pada tanggal 23 Februari
2017, PT TPD Entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian kredit proyek pembangunan
Mall Sentul dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No.286/S/JKK.UT/CSMU/II/2017 dengan
addendum No. 1504/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 adalah sebagai berikut: Plafond kredit :
Rp400.000.000.000 Tujuan pembiayaan : Pembangunan Vivo Mall Sentul Jenis Kredit : - Kredit
Kontruksi (KYG) Rp94.000.000.000 : - Kredit Investasi (KI) Rp306.000.000.000 Sifat Kredit :
Non-Revolving Jangka waktu : - Kredit Kontruksi (KYG) 96 bulan : - Kredit Investasi (KI) 156 bulan
Provisi : 0,75persen plafond kredit Administrasi : 0,25persen plafond kredit - Suku bunga : - Kredit
Kontruksi (KYG) 11,00persen p.a (Dapat disesuaikan) : - Kredit Investasi (KI) 11,75persen p.a (Dapat
disesuaikan) Jaminan : Agunan Pokok Tanah yang terdiri dari 11 sertifikat diatas proyek pembangunan
Vivo Mall yaitu SHGB No. 1277, 1278, 1279, 1280, 1281, 1282, 1283, 1284, 1289, 1290 dengan total
luas 28.074m dan SHGB No. 1275 dengan luas minimal 33.758m sehingga total luas agunan tanah
adalah 61.832m. Bukti Penguasaan Agunan - Tanah dan bangunan, yaitu Vivo Mall Sentul yang
terletak di Jl. Raya Bogor KM. 49, Kel. Cimandala, Kec. Sukaraja, Kab. Bogor kepemilikan SHGB No.
1274, 1275, 1276, 1277, 1278, 1279, 1280, 1281, 1282, 1283, 1284, 1285, 1286 dan 1287 dengan
luas 102.330m dan SHGB No. 1289, 1290, dan 1291 dengan luas 22.614 m. - Seluruh mesin,
peralatan, furnitures, dan fixtures pada proyek Vivo Mall Sentul wajib diikat secara fidusia di Kantor
Pendaftaran Fidusia sesuai dengan ketentuan sampai terbit sertifikat fidusia./ Agunan Tambahan
Sertifikat atas proyek perumahan Vivo Residence Tahap 1 dan Tahap 2 serta Ruko Bizpark yang
terletak di sekitar proyek Vivo Mall Sentul dengan kepemilikan berupa SHGB No. 1287, 1291, dan
1276 atas nama PT Megapolitan Developments Corporation Agunan Lain: - Personal Guarantee atas
nama Sudjono Barak Rimba - Corporate Guarantee atas nama PT Mega Pasanggrahan Indah - Cessie
atas Piutang yang berkaitan dengan seluruh aktivitas penerimaan dan penjualan Mall, City Walk Trade
Center yang dibiayai oleh Bank BTN KC Kuningan Jakarta. Perjanjian dan Kovenan : Debt to equity
ratio maksimal 500persen Rasio modal disetor minimal 10persen Rasio agunan terhadap outstanding
credit: - Kredit Kontruksi KYG sebesar 125persen - Kredit Investasi I sebesar 135persen PT TPD
entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian restrukturisasi kredit diantaranya mengenai
penangguhan pembayaran bunga dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sesuai dengan
perjanjian kredit No. 2406/S/JKK.UT/BCSU-L/VIII/2020 tanggal 31 Agustus 2020, adalah sebagai
berikut: Suku bunga : - KYG 11,00persen p.a (tarif dapat disesuaikan) / bunga yang ditangguhkan
sebesar 100persen selama 8 bulan mulai Mei 2020 s.d Desember 2020 dan 50persen selama 3 bulan
mulai Januari 2021 s.d Maret 2021. - KI 11,75persen p.a (adjustable rate) / (bunga yang ditangguhkan
sebesar 100persen selama 8 bulan mulai Mei 2020 s.d Desember 2020 dan 50persen selama 3 bulan
mulai Januari 2021 s.d Maret 2021) PT TPD Entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian
restrukturisasi kredit lanjutan diantaranya mengenai penangguhan pembayaran bunga dari PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk sesuai dengan perjanjian kredit No. 995/S/JKK.UT/BCSU/IV/2021
tanggal 28 April 2021, adalah sebagai berikut: Suku bunga : - KYG 9,50persen p.a (tarif dapat
Page 111
disesuaikan) / bunga yang ditangguhkan sebesar 100persen selama 8 bulan mulai Mei 2020 s.d
Desember 2020 dan 50persen selama 3 bulan mulai Januari 2021 s.d Maret 2021. - KI 9,50persen p.a
(adjustable rate) / (bunga yang ditangguhkan sebesar 95persen selama 6 bulan mulai April 2021 s.d
September 2021 dan 80persen selama 6 bulan mulai Oktober 2021 s.d Maret 2022). PT TPD entitas
Anak telah memperoleh persetujuan pemberian restrukturisasi kredit lanjutan diantaranya mengenai
penangguhan pembayaran bunga dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sesuai dengan
perjanjian kredit No. 175/S/CMBD/CLMR/VI/2022 tanggal 28 Juni 2022, adalah sebagai berikut: Suku
bunga : - KYG - 9,50persen p.a (tarif dapat disesuaikan) / Penundaan pembayaran kewajiban bunga
sebesar 80persen selama 24 bulan mulai Juni 2022 sd. Mei 2024. Bunga yang tertunggak dan/atau
ditunda akan dibayarkan mulai Januari 2025 sd. Jatuh Tempo Kredit. - KI - Jangka waktu kredit tidak
berubah (sd. Desember 2030) Berdasarkan Akta Addendum Perjanjian Restrukturisasi Kredit No. 87
tanggal 31 Agustus 2023 PT TPD Entittas Anak telah memperoleh persetujuan perubahan
restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. khususnya ketentuan dalam hal
sebagai berikut: Suku bunga : - KYG - 9,50persen p.a (tarif dapat disesuaikan) / pembayaran
kewajiban bunga sebesar Rp 350.000.000 selama 18 bulan mulai Juni 2023 sd. November 2024.
Bunga yang tertunggak dan/atau ditunda akan dibayarkan mulai Desember 2024 sd. Jatuh Tempo
Kredit. - KI - Jangka waktu kredit tidak berubah (sd. Desember 2030) PT TPD Berdasarkan Surat
persetujuan Restrukturisasi Kredit No. 591 tanggal 28 Agustus 2024 mengenai persetujuan perubahan
restrukturisasi kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. khususnya ketentuan dalam hal
sebagai berikut: PT TPD Based on the Credit Restructuring Letter No. 591 dated August 28, 2024
regarding the approval of changes to the credit restructuring of PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk. in particular the provisions in the following cases: - KYG - 6,70% p.a (tarif dapat disesuaikan) /
pembayaran kewajiban bunga sebesar Rp 12.500.000 selama 5 bulan mulai Agustus 2024 sd.
Desember 2024. Bunga yang tertunggak dan/atau ditunda akan dibayarkan mulai Desember 2024 sd.
Jatuh Tempo Kredit. - KI - Jangka waktu kredit tidak berubah (sd. Desember 2030) Interest Rate : -
KYG - 6.70% p.a (adjustable rate) / payment of interest obligations of Rp12,500,000 for 5 months from
August 2024 to. December 2024. Interest in arrears and/or postponed will be paid from December
2024 to. Credit Maturity. - KI - Loan tenure unchanged (up to December 2030) PT Indosurya Inti
Finance PT TPD, Entitas Anak telah memperoleh persetujuan pemberian kredit penyelesaian proyek
pembangunan Mall Sentul dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan perjanjian
No.668A/SPP/CA-IIF/XII/2019 tanggal 16 Desember 2019 adalah sebagai berikut: Plafond kredit :
Rp14.000.000.000 Tujuan pembiayaan : Penyelesaian Proyek Pembangunan Vivo Sentul Mall Jenis
kredit : Kredit Investasi Jangka waktu : 48 (empat puluh delapan) bulan Suku bunga : 0,85persen p.a
(Dapat disesuaikan) Jaminan : Agunan Pokok - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1383 atas
nama PT Mega Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 430m2 dan luas bangunan 106m2 yang
terletak di Perumahan Cinere Residence Blok K6 Nomor 1, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan
Cinere, Kota Depok, Jawa Barat. - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1361 atas nama PT Mega
Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 467m2 dan luas bangunan 105m2 yang terletak di
Perumahan Cinere Residence Blok K6 Nomor 27, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1344 atas nama PT Mega
Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 372m2 dan luas bangunan 164m2 yang terletak di
Perumahan Cinere Residence Blok K8 Nomor 1, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat - Tanah dan bangunan dengan SHGB No. 1338 atas nama PT Mega
Pasanggrahan Indah dengan luas tanah 327m2 dan luas bangunan 163m2 yang terletak di
Perumahan Cinere Residence Blok K8 Nomor 8, Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota
Depok, Jawa Barat - Jaminan perorangan atas nama Lora Melani Lowas Barak Rimba Angsuran Per
Bulan : (Sesuai kewajiban pembiayaan yang tertunggak dan lainnya) angsuran setelah grace period
Page 112
sebesar Rp 32.017.317 Total angsuran per bulan : Sebesar Rp 483.626.455 setelah masa grace
period./Total installments per month PT TPD, Entitas Anak telah memperoleh persetujuan
restrukturisasi fasilitas pembiayaan dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan Surat Persetujuan
Restruktur Kredit No. 340/SPRK/CA-IIF/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 adalah sebagai berikut: Fasilitas I
Fasilitas pembiayaan : Surya SME Nilai pembiayaan : Rp13.909.997.480 yang terdiri dari Baki debet
Juli 2021 sebesar Rp13.759.997.480 dan Kewajiban pembiayaan yang tertunggak sebesar
Rp150.000.000. Jangka waktu : 20-07-2021 s.d 20-05-2025 termasuk masa holiday payment 5 bulan.
Suku bunga : 18persen efektif per tahun Angsuran per bulan : - Angsuran ke 1 s.d ke 5 sebesar
Rp50.000.000. - Angsuran ke 6 s.d ke 46 sebesar Rp456.679.976. Fasilitas II Fasilitas Pembiayaan :
Surya Sukses Nilai Pembiayaan : Akumulasi kekurangan pembayaran masa holiday payment sebesar
Rp1.140.999.748,- dan selisih grace periode awal yang belum dibayarkan sebesar Rp1.654.724.652,-
Jangka waktu : 20-07-2021 s.d 20-05-2025 termasuk masa holiday payment 5 bulan Suku bunga :
12persen efektif pertahun Angsuran per bulan : - Angsuran ke 1 s.d ke 5 sebesar Rp0. - Angsuran ke 6
s.d ke 46 sebesar Rp74.419.148. PT Tirta Persada Developments, Entitas Anak telah memperoleh
persetujuan restrukturisasi fasilitas pembiayaan lanjutan dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan
Surat Persetujuan Restruktur Kredit No. 212b/SPRK/CA-SMEFI/VI/2022 tanggal 27 Juni 2022 adalah
sebagai berikut: Fasilitas I Fasilitas pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp14.434.654.766
yang merupakan Baki debet dari fasilitas I.. Jangka waktu : 31-03-2022 s.d 28-02-2026 termasuk masa
holiday payment 6 bulan. Suku Bunga : - 15persen efektif per tahun (selama holiday payment) -
18persen efektif per tahun (sesudah holiday payment.) Angsuran Per Bulan : Angsuran ke 1 s.d ke 6
sebesar Rp 216.519.821., - Angsuran ke 7 s.d ke 47 sebesar Rp 466.570.576 Fasilitas II Fasilitas
pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp 131.504.264,- yang merupakan baki debet fasilitas
II Jangka waktu : 31-03-2022 s.d 28-02-2026 termasuk masa holiday payment 6 bulan Suku Bunga :
0persen efektif pertahun Angsuran Per Bulan : - Angsuran ke 1 s.d ke 6 sebesar Rp 0, - Angsuran ke 7
s.d ke 47 sebesar Rp 3.207.421. PT Tirta Persada Developments, Entitas Anak telah memperoleh
persetujuan restrukturisasi fasilitas pembiayaan lanjutan dari PT Indosurya Inti Finance sesuai dengan
Surat Persetujuan Restruktur Kredit No. 299a/SPRK/CA-SMEFI/I/2023 tanggal 06 Januari 2023 adalah
sebagai berikut:Fasilitas I Fasilitas pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp15.156.617.987
yang merupakan Baki debet dari fasilitas I.. Jangka waktu : 15-01-2023 s.d 15-11-2026 termasuk masa
holiday payment 6 bulan. Suku Bunga : - 18persen efektif per tahun (selama holiday payment)
Angsuran Per Bulan : Angsuran ke 1 s.d ke 6 sebesar Rp 75.000.000., - Angsuran ke 7 s.d ke 47
sebesar Rp 497.607.850 Fasilitas II Fasilitas pembiayaan : Surya Sukses Nilai pembiayaan : Rp
131.504.264,- terdiri dari : Baki debet sebesar Rp. 121.882.001 Angsuran tertunggak sebesar Rp.
9.622.263 Jangka waktu : 15-01-2023 s.d 15-11-2026 termasuk masa holiday payment 6 bulan PT
Mega Pasanggrahan Indah, Subsidiary PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk On August 4, 2016,
PT MPI, a Subsidiary, has obtained approval for the granting of Terrace Suites Project Credit from PT
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk No. 1500/JKK.UT/CSMU/VIII/2016, updated with a Credit
Agreement Addendum No. 1505/S/JKK.UT/CSMU/IX/2019 on September 30, 2019, are as follows:
Credit Limit : Construction credit Rp300,000,000,000 Investment credit Rp90,000,000,000 Financing
purpose : Construction of the project Apartment and Mall Cinere Terrace Suites at Jl. Cinere Raya,
Pangkalan Jati Village, district Cinere, Depok area. Term : Construction credit will be extended for 24
months to December 11, 2025
Page 113
[2696000_BD] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information (breakdown) - Property Industry
30 September 2024 31 December 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Jatuh Bunga Jenis Jatuh Bunga Jenis
Utang bank Utang bank
tempo utang bunga tempo utang bunga
jangka pendek, jangka pendek,
utang bank bank utang bank utang bank bank utang bank
nilai dalam mata nilai dalam mata
jangka jangka jangka jangka jangka jangka
uang asing uang asing
pendek pendek pendek pendek pendek pendek
Bank Central Asia IDR Bank Central Asia IDR Bank Central Asia IDR Bank Central Asia IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
Page 114
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
Page 115
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 116
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR
Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
Page 117
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Pan IDR Bank Pan IDR Bank Pan IDR Bank Pan IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
Page 118
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR
Negara (Persero) AUD Negara (Persero) AUD Negara (Persero) AUD Negara (Persero) AUD
Tbk Tbk Tbk Tbk
Page 119
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Page 120
Bank IDR Bank IDR Bank IDR Bank IDR
Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD
Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Banten Barat dan Banten Barat dan Banten Barat dan Banten
Tbk CNY Tbk CNY Tbk CNY Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR
AUD loans AUD AUD loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank asing IDR Other foreign IDR Bank asing IDR Other foreign IDR
lainnya AUD banks AUD lainnya AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
Page 121
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
30 September 2024 31 December 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Utang bank jangka Jatuh tempo Bunga utang Jenis bunga Utang bank jangka Jatuh tempo Bunga utang Jenis bunga
pendek, nilai dalam utang bank bank jangka utang bank pendek, nilai dalam utang bank bank jangka utang bank
mata uang asing jangka pendek pendek jangka pendek mata uang asing jangka pendek pendek jangka pendek
Kreditur Mata Creditor Currency Kreditur Mata Creditor Currency
nama uang bank nama uang bank
bank name bank name
Names mentioned 27 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Mega
p.1
unresolved
org
PT Mega Limo
p.1
unresolved
org
PT Tirta
p.1
unresolved
org
PT Graha
p.1
unresolved
org
PT Titan
p.1
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.26
unresolved
org
Bapepam-LK
p.26 ×10
unresolved
org
Financial Services Authority
p.26
unresolved
org
Bank Indonesia
p.34 ×4
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.35 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.36 ×2
unresolved
org
PT Titan Property
p.48 ×4
unresolved
org
PT Pada Investama. Transaksi
p.48
unresolved
org
PT Pada Investama.
p.48
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.50
unresolved
org
PT Asuransi Sinar Mas
p.64 ×2
unresolved
org
PT Maybank Indonesia Finance QQ
p.64 ×2
unresolved
org
PT Mega Pasanggrahan Indah
p.64 ×2
unresolved
org
PT Tirta Persada Developments
p.64 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
SPD Q3 2024.pdf
done
instance.zip
done
EMDE Q3 2024.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
FinancialStatement-2024-III-EMDE.xlsx
done