Skip to content
Back to announcement

DUTI Checklist LK Q3 2024.pdf

Financial statement Text extracted DUTI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 83

Page 1 OCR 0.916
Page 1 of 83

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom ,,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ,,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom ,,Tidak Ada”
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom ,,N/A".

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
Bidang Usaha PENGEMBANGAN REAL ESTATE
Jenis penawaran Umum SAHAM
30 Sep 24 | 31 Dec 2023
Nama Kantor Akuntan Publik N/A Mirawati Sensi Idris
Nama Partner N/A Leo Susanto
Opini Akuntan N/A | ranpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A | N/A

# disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

“
Page 2 OCR 0.897
Page 2 of 83

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung vV
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi vV
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 30 Sep 24 30 Sep 23

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan

3.199.622.319.924

2.903.477.732.952

Laba (rugi) bruto

1.953.994.503.550

1.783.478.343.971

Laba (rugi) usaha/operasional

1.086.528.007.372

965.996.927.953

EBITDA

1.304.543.096.686

1.300.033.938.044

Laba (rugi) Bersih periode berjalan

704.747.067.356

915.188.434.164

Laba (rugi) komprehensif

705.322.330.151

915.558.059.832

Laba Per saham (dasar) 380,94 494,70
Laba Per saham (dilusian) N/A NJA
Periode laporan keuangan 30 Sep 24 31 Dec 23

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

15.056.552.157.523

15.131.488.996.266

Jumlah Aset Lancar

7.433.574.955.798

7.632.827.881.245

Jumlah Aset Tidak Lancar

7.622.977.201.740

7.498.661.115.021

Jumlah Liabilitas

2.787.014.476.300

3.670.601.789.706

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

2.166.772.434.408

2.827.910.894.867

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

620.242.041.892 |

842.690.894.839

Jumlah Ekuitas

10.975.617.404.520

10.270.296.190.731

Modal Disetor

925.000.000.000

925.000.000.000”

Saldo Laba

9.565.558.948.642

8.860.236.618.491

Page 3 OCR 0.890
Page 3 of 83

Periode laporan keuangan 30 Sep 24 31 Dec 23
Rasio Keuangan" Na
Rasio Lancar (Yo) 343,07Y6 269,91Yo
ROA 4,68Ya 7,05Yo
ROE 6,42Yo 10,38Yo
Ebitda thd pendapatan (96) — 40,77 Yo 20,90Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode vV Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian pada Tanggal
(30 September 2024 dan 31 Desember 2023
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode v Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain)
Konsolidasian untuk Periode-periode Sembilan Bulan)
yang Berakhir 30 September 2024 dan 2023
3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode v Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian untuk Periode-
periode Sembilan Bulan yang Berakhir 36 September
2024 dan 2023
4 Laporan arus kas selama periode vV Laporan Arus Kas Konsolidasian untuk Periode-periode
Sembilan Bulan yang Berakhir 30 September 2024 dan
| 2023
5 | Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v |
| perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan vV Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian padi
Tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 sert:
Untuk Periode-periode Sembilan Bulan yang Berakhi
go Septemberi 2024 dan 2023

“/
Page 4 OCR 0.921
Page 4 of 83

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan
yangditerapkan,

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan,laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian
masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian
manapundalam laporan kevangan, dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan,
tetapiinformasi tersebut relevan untuk memahami laporan kevangan.

Catatan 1.a
Catatan 2.a

Catatan 4 - 49

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

2 adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset Catatan 8, 16

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. "

4, | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat Catatan 8, 14, 16
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

a. Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan L.a

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi v Catatan L.a
yangberwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

3) | kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan v Catatan 1.a
padaperiode pelaporan,

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan 1.a

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v Catatan 1.a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan
yangdisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Page 5 OCR 0.920
Page 5 of 83

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ul! eratanita
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan
alasannya.

7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan
jalantol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nama lokasi:

. Nama pemilik izin lokasi,

. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi
dan

“- Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas
Bumiper tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi,
. Nama pemilik ijin lokasi,
. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang
melakukansertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan
oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.905
Page 6 of 83

12)| Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, vV
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat v
HPHj dan
C) sisa umur HPH. v
Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang V Catatan 1.b
diterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1.b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1.b |
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v |
(corporateaction) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan
terakhir.
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak V Catatan 1.c |
langsung: |
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1.c |
3) | Jenis usaha: v Catatan 1.c
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1.c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1.c
6) | Total Aset, dan SA Catatan 1.c
7) | Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari
5096tlima puluh perseratus) hak suara yang sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50Y6 v
(limapuluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti
dengan pengendalian:
C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan v

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan

menggunakantanggal atau periode yang berbeda,

Page 7 OCR 0.930
Page 7 of 83

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau

pembayarankembali pinjaman atau uang muka,

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan

entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian

atas ekuitasyang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk
harusmengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian,
danporsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada
pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada
tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimanaPengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnislainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,

e

KL

&

Pa ee aa

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan Catatan 1.d
komiteaudit:
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1.d
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah Catatan 1.d
karyawantetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan
dan entitasanak.
(- Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan 1.d
Catatan 1.d

Page 8 OCR 0.949
Page 8 of 83

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikansesual dengan SAK.

Catatan 2.a

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical
cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value),
Nilai Wajar(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang
berlaku.

Catatan 2.a

2

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2.a

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang
fungsionalPerusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan

Cc) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2.a

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang
palingsignifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan,

2)

Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap
jumlahtercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan
ataslaporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir
periode pelaporan.

Catatan 3

Catatan 3

Catatan 3, 8, 13, 14, 15, 16, 17, 36, 37

Page 9 OCR 0.911
Page 9 of 83

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan

danrelevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi,

tetapitidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas
indukdan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuanganentitas induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilanganPengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian
kepentingannonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang
dikonsolidasitelah dieliminasi.

Catatan 2.b

Catatan 2.b

Catatan 2.b

Catatan 2.b

Catatan 2.b

LK KA

Catatan 2.b

2) | Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang
digunakanuntuk mengukur kepentingan nonpengendali:

b) pengakuan awal untuk goodwill:
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwilf, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang
ada diPerusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon, v

Kate Catatan L.c
(2) akuisisi secara bertahap: dan v Catatan 1.c
(3) imbalan kontinjensi.

Catatan 2.c
Catatan 2.c
Catatan 2.c

ALA

3) | Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan vV Catatan 2.9
setarakas.

Page 10 OCR 0.921
4

Page 10 of 83

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan
atasbiaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari
asetkeuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3),
angka(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

Ca) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
instrumenkeuangan derivatif dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk, dan

(5) akad syariah yang digunakan.

KL Ka

Ba LL

Sa

Catatan 2.i
Catatan 2.i
Catatan 2.1

Catatan 2.1

Catatan 2.i
Catatan 2.i

Page 11 OCR 0.913
Page 11 of 83

aa naa aa ea

Khusus Industri Perbankan
5) a) Giro Waji

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan v
BankLain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
v

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesiadan Bank Lain.

6) | Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode v
pencatatandan pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi
PemerintahYang harus dijelaskan

antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: v

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi v

RekapitalisasiPemerintah,dan
C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. v
8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain: v
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, v
(2) Dasar penyajian atas kredit, v
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, vV |
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan /)
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara Jain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. v

€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain: v

(1) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengansaldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.

Page 12 OCR 0.914
»

Page 12 of 83

Khusus untuk Industri
Pembiayaan Piutang
Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen
darikonsumennya.

&

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersihpiutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke
klienatau ditanggung oleh perusahaan).

RK LK

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa)

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi,
dan
Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

LA

Catatan 2.r

Catatan 2.r
Catatan 2.r

12)

Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan
danrumusan biaya yang digunakan.

Catatan 2.k

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara
lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaansarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

A

Page 13 OCR 0.890
Page 13 of 83

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman
belummenghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman
telahmenghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

NN aa

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi), dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewanternak telah menghasilkan.

KL

LL

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2.p
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Selatan 28
c) pengelompokan Aset Tetap: v BA Si
d) metode penyusutan yang digunakan, v Catatan 2p
8) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v Catatan 2.p
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, v Catatan 2.p
9) penghentian pengakuan: v Catatan 2.p
h) nilai residu, dan v Catatan 2.p

v Catatan 2.p

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur
ekonomis,metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.

Page 14 OCR 0.880
Page 14 of 83

14)| Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi v Catatan 2.I |
padaasosiasi. |
asi dalam Ventura Bersama
laskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat v Catatan 2.I
bagianpartisipasi dalam Ventura Bersama.
16)| Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama, v Catatan 23
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan MA Bea
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17)| Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud, v Catatan 2.8
b) pengukuran setelah pengakuan awa! Aset Takberwujud, v Catatan 2.s
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat v Catatan 2.8
terbatas,diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur
manfaatnya,
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: 2 Lan En
&) metode amortisasi yang digunakan: v Catatai ».
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan nas
9) riset dan pengembangan (jika ada). v
18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikansebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19)| Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi v Catatan 2.g
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: v Catatan 2.9
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: v Catatan 2.9
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan v Catatan 2.9
€) penghentian pengakuan Properti Investasi. v Catatan 2.g /

Page 15 OCR 0.916
Page 15 of 83

20)| Khusus Industri Gas dan Minyak

BumiAset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali |
aset(revaluasi), |

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

Na

21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan
terjadinyapenurunan nilai, dan v Catatan 2.t
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya. v Catatan 2.t

22) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Lt

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

AL

LL

23)| Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

LL.

Page 16 OCR 0.911
Page 16 of 83

Pe en Be ee

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain Unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan
danpengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
PenyisihanLiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: |
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

KAL

LA

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih
berjalandengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukanadanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya
baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi
biayapekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangkawaktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan
dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
PenyisihanLiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

RAL

ii
Page 17 OCR 0.915
Page 17 of 83

27)| Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran v Catatan 2.u
yangdigunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan
pengakuanpendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap vV Catatan 2.u
penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum

merupakanpendapatan, | v
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif,

dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. v

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: |

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam v |
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan
bebanpenyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. Lv

d

Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat |
Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, v Catatan 2.u
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, v Catatan 2.U
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari

nilaitercatat proyek, v Catatan 2.u
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, v Catatan 2.u
(5) Bin yakang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi v Catatan 2.u
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. v Catatan 2.u

Page 18 OCR 0.884
Page 18 of 83

Oa

28)| Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: v Catatan 2.d
Apar imbul dari
b) perlakuan Gian ansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan v Catatan 2d
Habilitasmoneter, dan
Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam v Catatan 2.d
matauang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij v Catatan 2.e
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 2.e
31)| Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 2.x
b) ketentuan mengenai saling hapus, |
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan V Catatan 2.x
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. vV Catatan 2.x
33)| Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: v Catatan 2.x
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakanoleh Perusahaan, v Catatan 2.x
C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian | v Catatan 2.x
aktuarial,dan |
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. v Catatan 2.x
34)| Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian,penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

Page 19 OCR 0.904
Page 19 of 83

DE |

35)| Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran v
berbasissaham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: v
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan v
C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)| Biaya Pinjaman

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya v Catatan 2.v
pinjamandikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset
kualifikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen v Catatan 2.aa
untukmengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba| Catatan 2.2
(rugi) per saham dilusian.

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: v Catatan 4
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata vV Catatan 4
uangasing:

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v Catatan 4

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan
olehkelompok usaha disertai pendapat manajemen. v 4

Page 20 OCR 0.925
Page 20 of 83

2) | Khusus Industri Perbankan

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. v

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang
(nitaidalam mata uang original), dan v

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank v
padasaat periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyaihubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

NN

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubunganistimewa dan pihak ketiga,

(5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

KL KK KK

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: |

Page 21 OCR 0.938
Page 21 of 83

(8) Jumlah dana yang tidak dapat kan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali
danatersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang menurut debitur,
Cc) jumlah piutang menurut mata uang,

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilaisecara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan
manajemenatas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan
pentinglain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Catatan 6

Catatan 6

Catatan 6

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 22 OCR 0.932
Page 22 of 83

Pe an

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen vV
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: |
kendaraanbermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): |

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko
tidaktertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di
atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
besertajumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak

piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan |
(dengan recourse): dan |

YA
Page 23 OCR 0.930
Page 23 of 83

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c) PiutangSewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhirperiode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

@d) Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa
operasiyang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

Page 24 OCR 0.916
Page 24 of 83

Da aa

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara jain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan |

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap
kontrakkonstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
Cc
ad

Nama pihak/counterparty:

Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo,

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, |

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo
piutangyang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-blaya yang timbul setelah
pengambilalihanagunan tersebut.

k
Page 25 OCR 0.891
Page 25 of 83

Ea |

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, vV Catatan 7
dandendakepada pihak lain.

14)| Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang, v Catatan 7
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v Catatan 7

12)| Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancarmaupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara

pihakketiga dan pihak berelasi. v Catatan 5 |
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, v Catatan 5

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan v Catatan 5

klasifikasi,baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga v
efektifuntuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum v
diamortisasi,untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v

(6) uratan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan v
yangdiklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
ta) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, v |
(b) alasan reklasifikasi, dan v
(0 sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah v

direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

1
Page 26 OCR 0.919
Page 26 of 83

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan Untuk

Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan v
penjarninantersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk
mutasinya,dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan v
nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta
dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan
individual, termasuk bebanpenurunan nilai yang diakui dalam laba rugi:
dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas PI
Investasiyang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki
hingga jatuh tempo.

13)| Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, vV Catatan 4
C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan vV Catatan 4

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)| Khusus Investasi pada Sukuk v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

c) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

d) Informasi penting lainnya. |

Page 27 OCR 0.928
Page 27 of 83

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatankomprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksiusaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)| Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan
jangkawaktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

fr Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusanmenurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadapjumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan
sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

») Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

Page 28 OCR 0.923
Page 28 of 83

Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
PemberianKredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusandan mutasi selama periode berjalan, |

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilaitagihan akseptasi

22)| Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jurnlah nilai tercatat menurut v
klasifikasiyang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi v
biayauntuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah V
persediaanyang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui v
sebagaipengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
periode berjalan:

(S) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan wi
yangditurunkan: |

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan
yangmemenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjamanyang layak dikapitalisasi.

LL

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, v
dan alasan dijaminkan: dan

Page 29 OCR 0.912
Page 29 of 83

(9) jenis dan nilai persediaa ng diasuransikan, nilai pertanggungan Catatan 8.a

asuransi, danrisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang
harusdiungkapkan antara lain:P

(1) — Makanan dan minuman: v Catatan 8.b
v Catatan 8.b

v Catatan 8.b

(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

Cc) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara jain:
(d) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait
yangakan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v

Catatan 8.a
Catatan 8.a
Catatan 8.a

LK

v Catatan 8.a

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: Catatan 13

(2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah v
untukpengembangan, dan |

(39 Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. v Catatan 13
e) Khusus Industri Media v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

Page 30 OCR 0.929
Page 30 of 83

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan V

(Ll) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu,seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain:

ta) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternaktelah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
palingtidak 2 tahun terakhir,

(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusanpersediaan yang mati atau hilang,

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi
danrisiko yang ditutup:

(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematianatau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(hn) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan

Page 31 OCR 0.918
Page 31 of 83

23)| Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 10
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan v

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 10

24)| Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

v Catatan 11

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasanyang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(39 kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam
satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang
periodepenyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, |

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki
untukdijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku:
dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual
ataukelompok lepasan dihentikan pengkiasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: v
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila
asetatau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual: dan |
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: |

LK KL

&«

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan | v
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode v
sajiansebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Catatan 7, 42

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta V
penjelasanterjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan S1

nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Page 32 OCR 0.907
e)

Page 32 of 83

dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut
harusdibuktikan serta diungkapkan alasannya.

endapat kecuki mtah cadangan kerugian penurunan
d p pat manajemen akan kecukupan jul Tel ui p dala

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:

a)
b)

9
ka)

e)

?

D

h)

»
k)

nara entitas asosiasi:

persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya:

nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi
harganyatersedia,

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat

Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari
20”s(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara
langsung atau tidak langsung:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggai
atauperiode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asosiasiuntuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk periodeterjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif
bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama
denganinvestor lain:

Iiabilitas kontinjensi yang terjadi Karena investor berkewajiban bersama-sama
untuksemua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk
totalAset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Catatan 2.I, 12
Catatan 2.1, 12

Catatan 2.I, 12

Catatan 2., 12

Catatan 12

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 33 OCR 0.938
Page 33 of 83

29)| Khusus Industri
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikansebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

ehutanan

30)| Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)| Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk
setiapkelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun,dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasiluar biasa

Page 34 OCR 0.917
Page 34 of 83

i. Pengurangan tahun berjalan

ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir, |

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma
yangmenjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan |

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)| Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewanternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2tahun terakhir,

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
e) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yangditutup: |

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
ataumetode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijarinkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)| Properti Investasi |
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai v Catatan 2.9, 16
Wajaratau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan daiam menentukan Nilai
Wajardari Properti Investasi, v Catatan 16

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar v | Catatan 16
ataulebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut
dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Catatan 16
Catatan 16

LL

Page 35 OCR 0.942
b)

9

d)

Page 35 of 83

(a) penghasilan sewa dari Properti Investa:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa
selamaperiode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi
ataspenjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi
ataupembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkanProperti Investasi atau Untuk perbaikan,

pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapanantara lain:

(4) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang
telah disesuaikan yangdilaporkan dalam laporan keuangan, dengan
menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkankembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan

pengungkapanantara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasipada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
bebanpenyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunannilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan

pengembangan,Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jurnlah tercatat terhadap nilai kontrak,

LL

Catatan 2.9

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16

Catatan 16
Catatan 16

Page 36 OCR 0.930
Page 36 of 83

(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti
Investasidalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi
yangmemenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

Ca) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjamanyang layak dikapitalisasi.

Catatan 16

Catatan 16

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

b)

kal
d)

8)
)

Ke)

n)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa

pembiayaan:

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan

reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi

bebanpenyusutan,

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi

danekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami

penurunannilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,

apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset
Tetapuntuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajaraset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
denganmodel biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan
selamaperiode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan

antaralain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

Sa aa

Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Catatan 14

Page 37 OCR 0.915
Page 37 of 83

ME |

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontral v

(3) estimasi saat penyelesaian: v Catatan 14
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), v

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap v Catatan 14

dalampembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteriaaset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan v
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman v
yang layak dikapitalisasi.
) Pengungkapan lainnya antara lain:

(L)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, v

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh v
dan masih digunakan:

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan v
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal mode! biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda v

secara material dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap v Catatan 14
yang dihentikan pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan
jenisAset, nilai tercatat, dan tangga! perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis
Aset Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai
atau pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan
dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi,
danrisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan per Lv Catatan 14
tanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan
alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas | v
BumiAset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage,
sumurdan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor,
kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

NN

Page 38 OCR 0.919
Page 38 of 83

(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih

kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam
bentuk tabelanalisa umur tagihan.

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba |
rugikomprehensif, |

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
padaawal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
asetkualifikasian, maka harus diungkapkan:

(4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yanglayak dikapitalisasi,

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat
tidakterbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap
AsetTakberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui
padaNilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(d) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2 jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
modelrevaluasi:

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi
danjumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

ji) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

d

h

KR

LL

Catatan 1.c

Catatan 17

Page 39 OCR 0.934
Page 39 of 83

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: v
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai v
Wajaraset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut Catatan 17
dicatatdengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan vV
selamaperiode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada
para pemegang saham.
37)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup v
Tangguhan/PenyisihanLiabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of interest
yangmencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo
akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus
kasinvestasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
v

9

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biayapengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenaiperbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masaproduksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(0) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada),terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan

asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai
tersebut.

Page 40 OCR 0.928
Page 40 of 83

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun
berjalandengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan
yangmasih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangantangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak
dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadipenundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utamayang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rinciandari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of
Interest.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

LL

Catatan 18
Catatan 18

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi
jangkapanjang.

b) Yang harus diungkapkan antara fain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

Lt

Page 41 OCR 0.919
Page 41 of 83

Pa Na aa |

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: YA
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang
belumdigunakan: v
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang
terjadikarena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat v
diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya v
aruskeluar sumber daya ekonomi:
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksuddalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan v
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa
depan: dan , |
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan v
jumlahAset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v Catatan 20
jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan v

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada

Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). PA

Page 42 OCR 0.937
Page 42 of 83

7) | Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir
ataudijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya
diblokiratau dijaminkan.

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkanpenambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumiah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 43 OCR 0.903
31

Page 43 of 83

Estimasi KI Retensi Sendi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang, dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

De an

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(&) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
pihakberelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkanpenambahan dan pengurangan.

e)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(9 Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang,

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9)

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 44 OCR 0.940
Page 44 of 83

pan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

» Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

»

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

LL

Catatan 19
Catatan 39

11)

Khusus Industri

PembiayaanKewajiban

Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta
ikatanpenting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak

Konstruksi Uang Muka

Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

Catatan 21, 22, 23, 24, 25

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(W) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk
liabilitaskeuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka
panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antarapihak ketiga dan pihak berelasi,

(3) Yang harus diungkapkan antara tain:

Catatan 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 37

Page 45 OCR 0.942
Page 45 of 83

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(0 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utangdan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesaianutang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilanyang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
diakuiselama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang
telahdirestrukturisasi.

fa) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempodalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset
tidaklancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Page 46 OCR 0.915
Page 46 of 83

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis
matauang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

Cc)  tanggai jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan
tujuanperolehannya:

? pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing |
fasilitaspinjaman,

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

») persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian
dividen,pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang
baru: dan

D» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang
yangakan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal
laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka
panjang, antara lain adalah: |
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan,

jangkawaktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompck aset dan pemberi sewa
(lessor)pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan
totaipembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periade tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan
(non-cancellablesublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, 1

v Catatan 25

Page 47 OCR 0.933
Page 47 of 83

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungandengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback): dan

f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan
ataupembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | Khusus Industri Perbankan v
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: |
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktuperjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus |
dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berhargayang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan,dan persyaratan penting lainnya(debt covenance), |

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau
pihaklain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar
maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi | V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

Page 48 OCR 0.932
Page 48 of 83

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensimenurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada
saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilaikomitmen dan kontinjensi.

22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan |
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

Cc) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat
lainnyasebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya |
bebanpenutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos
yang terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)| Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang v Catatan 35
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang
dapatdiatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) iuran oleh peserta program:

(dj) keuntungan dan kerugian aktuarial,

v Catatan 2.x

Page 49 OCR 0.917
Page 49 of 83

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
matauang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis,

(i)  curtailment, dan

(G) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari v
programyang seluruhnya tidak didana! dan jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo
awaldan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai v Catatan 35
denganSAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang
dapat diatribusikan pada setiap:

la) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
matauang yang berbeda dengan mata uang penyajian,
(d) turan oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program:
(DN imbatan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan
(h) penyelesaian,
(5) hokadlad nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam v Catatan 35
util
(2) Gan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

la) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporanposisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalarn laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh
batasandalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yanagdiakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: |

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama v Catatan 35
posdimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini,

Page 50 OCR 0.933
Page 50 of 83

(b) biaya bunga,

(C9 hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Asetsesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode
koridor109o (sepuluh per seratus),

(f) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan v
diakuisegera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK,

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada v
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan
dankerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar
totalaset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang v
mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, |
properti, dan seluruh aset lain: |

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(41) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat v
pengembalianyang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasi! aktual atas setiap v
hakpenggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporandan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya v Catatan 35
sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk
perlodeyang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks
atauvariabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau |
konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): 1 |

Page 51 OCR 0.930
Page 51 of 83

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(HP - asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, v

(44) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat
trenbiaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya
kesehatanpascakerja periodik neto dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan
satuangka persentase dalarn lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus v Catatan 35

ataudefisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(W)  liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase

dariliabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

asetprogram pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, v
dariiuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode
tahunan dimulai setelah periode pelaporan,

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar v
entitassepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan

biayaimbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan

seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai
SAK,maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan
atasperubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf
a)butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban
imbalan pasti: dan

Cii)jika Perusahaan mencatat juran yang terutang untuk periode sesuai |
SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai
denganbutir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13),
butir (14),dan butir (16) serta butir ii.

Page 52 OCR 0.925
Pe aa |

Page 52 of 83

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus
mengungkapkanjumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran
pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja
jangkapanjang lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)| Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata
Uangasing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempatobligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
denganmenunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,
9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),dan
h) persyaratan penting lainnya.
25)| Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang |
digunakan. |

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 53 OCR 0.922
Page 53 of 83

hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
imbalanatau bagi hasil:

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya, dan

(9 persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi
Sukukdan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku
bungakontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default):

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya.

27)| Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo,
jadwalpembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi kenversi
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi,
hargapelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan
penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling
menguntungkandari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 54 OCR 0.919
)
9
n)

»)

D»
k)

»
m)

Page 54 of 83

jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
nama Wali Amanat dan keterkaitan Usaha dengan Perusahaan:

jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
denganmenunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default),

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
umum,wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
keberadaan fitur derivatif melekat, dan
persyaratan penting lainnya

BN

KAK LK

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efel

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)
9

d)

Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas
modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan
kontrakpenjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham
danpersentase kepemilikan, yaitu:

(1) Pemegang saham yang memiliki 56 (lima perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya,

Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham
tersebut,seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuandan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),

(2) Sumber peningkatan modai saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo
laba,penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa
Hak

LL

Catatan 27
Catatan 27

L
(YA
Page 55 OCR 0.931
Page 55 of 83

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement),
pelaksanaanwaran, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek,

agardisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada
Bursa Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifatdan asal selisih kurs atas modal disetor,

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas
yangbertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat
sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikanakibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah
imbalanyang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara
nilaitercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima,
dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka faporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnyauntuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis
yangdikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kemball.

KAK

&

LL

Catatan 28
Catatan 28
Catatan 28

Catatan 28

Catatan 28

Catatan 28

3)

Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

Catatan 29

,
(AN
Page 56 OCR 0.913
Page 56 of 83

(2) Nama entitas anak, dan v Catatan 29
(3) Nama pihak yang bertransaksi, v Catatan 29
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian:dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat
hilangnyaPengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modaldisetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri
yangdiperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modaldisetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih
antaraharga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait:dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. v Catatan 30
6) | Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7 | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Catatan 35

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-
masingkomponen pendapatan komprehensif lainnya.

Page 57 OCR 0.906
Page 57 of 83

8) | Kepentingan Nonpengendali v

P &, Catatan 31
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali
atasekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung atautidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) | pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama
periode,termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang, v Catatan 32
(2) Penjualan jasa, v Catatan 32
(8) Bunga: v v Catatan 32
(4) Royaiti: dan/atau 3
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Catatan 32
b) Rincian jumlah dari kelormpok produk/jasa utama,
Catatan 32

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 105
(sepuluhperseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup v
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan
terpisahberdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

@) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam
periodeberjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakuidalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
Ka) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai
tanggalpelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi: |

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagaiAset dan Liabilitas,

Page 58 OCR 0.916
Page 58 of 83

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan

secaraterpisah, antara lain:
(Lt) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari
transaksikeagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagaiprinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
C) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumiah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

ay | Khusus Industri Rumah v
SakitTerdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan
danpenunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusis

b) Subsidi tidak mampu, dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

k
Page 59 OCR 0.939
Page 59 of 83

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri,
tankerdan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan
armada tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi
bruto,premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan
pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa
lain,dan rincian pendapatan kerjasama operasi,
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumiah ruas jalan tol,
makapendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.
v

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Page 60 OCR 0.911
Page 60 of 83

10)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10Yc (sepuluh perseratus) vV Catatan 33
daripendapatan, dan

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v

117| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

Pa

12) | Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim

bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri
untuksetiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa v
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim
jatuhtempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto TA
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompokpendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Page 61 OCR 0.931
Page 61 of 83

Ea Ba ja

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri

PerhotelanBeban

Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi, dan

c) Beban umum dan administrasi.

Catatan 34

Catatan 34

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompokproduk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisiberdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Plutang, dan
Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

Catatan 36, 37, 38

Page 62 OCR 0.931
Page 62 of 83

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku
bungaefektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK
yangberlaku, dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing
sepanjangselisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan
meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui
labarugi: dan
(c) amortisasi prerni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindungnilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersamayang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan,
yangdiungkapkan secara terpisah.

LX

Catatan 12

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berhargadan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
RekapitalisasiPemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangkalindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.

KK KAL

Page 63 OCR 0.924
Page 63 of 83

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini: S1 Catatan 39
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari
periodelalu, Catatan 39
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari v Catatan 39
perbedaantemporer dan pembalikannya,
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan v
tarifpajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, |
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v Catatan 39

atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk
mengurangibeban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau vV
pembalikanpenurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi
dankesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, | v
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang v

dibebankanatau dikreditkan langsung ke ekuitas,

c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensiflain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas v
asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

dj) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi
dalamsatu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansidengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar v
perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang

Catatan 39

berlaku,dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang v
berlaku:
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan v

dengantarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset v
pajaktangguhan dalam laporan keuangan:

Page 64 OCR 0.918
Page 64 of 83

ea aa ae

g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas Catatan 39
anak,cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas
liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: Catatan 39
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, Catatan 39
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci), dan Catatan 39
(3) laba kena pajak, |
» perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak
sesuaidengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, Catatan 39
1) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam
pengisian SPT Tahunan PPh Badan,
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang
belum dikompensasi: |
(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan vV
posisi keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau
liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, |

ID beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

ALL

(4) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama
periode,bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu
kombinasi bisnis:

o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan |
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi v
bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan
atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena vV
pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer
kena pajakyang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang v $
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 7 w

Page 65 OCR 0.930
Page 65 of 83

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang v Catatan 40
dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi
tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba persahamj

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut
tersebut.Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yangmempengaruhi laba per saham,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensimendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

v Catatan 40

Ca

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode v
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau

instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut
seandainya transaksidimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

&) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v Catatan 40

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi,
yangjumlahnya:
(L) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi
denganorang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,59 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk
transaksidengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat
meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi v
tentang transaksidan saido dengan pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan
denganpihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saido,
termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak
hubungan tersebut l 1

h

Page 66 OCR 0.922
9)

2)

Page 66 of 83

(4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan
bebanterkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau
Liabilitas,termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan,
dansifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan, dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang

terkaitdengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-

usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
jikadilakukan pembentukan:

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan
b)dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan
terhadapentitas,

(3) entitas anak,
(4) entitas asosiasi,
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau
kelompokdireksi, komisaris, pemegang saham utarna yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori
berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(d) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
denganPerusahaan:

v

LL

LL.

KK SL

KL

dalam laporan keuangan, paling kurang:

Catatan 41

Catatan 35
Catatan 35

Page 67 OCR 0.916
Page 67 of 83

«i

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara v
individual,signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut.

23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

v Catatan 46
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta Vo | Catatan 46

ekuivalennyadalam mata uang fungsional, - Pa
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, v aan 46
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs

yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui v

laba rugi:dan |
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan

diakumulasikandalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi v

selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

v Catatan 8, 13, 14, 15, 16, dan 17

24)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentuuntuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan
rugipenurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode
tersebutdan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup
rugi penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi
selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di
dalamnyatercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatankomprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalampendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk
setiapkelompok aset.

Page 68 OCR 0.922
25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
KesalahanPeriode Lalu

a)

b)

ka)

Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

@)
2D
(3)

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

()
(2)

(3)

HD

(5)

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
(2)

(3)
Ke)

Page 68 of 83

sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal
jumlahdampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan.

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang
andaldan relevan:

jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian, |

jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode
yangdisajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan
alasannya: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebutdisajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

sifat dari kesalahan periode lalu,

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan
dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajiankembali retrospektif tidak praktis.

k

Page 69 OCR 0.922
Page 69 of 83

26)| Kombina: nis Catatan 2.c

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasibisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akulsisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek
ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing
kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara
pihakpengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang |
diakuisisi

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan
NilaiWajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna imbalan,
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran:dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut
tidakdapat diestimasikan. Dalam hal jumlah rnaksimum pembayaran |
tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa
pembiayaanlangsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas
kontraktualyang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama
Asetyang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluarsumber daya ekonomi terjadi,

(b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal £

A
Page 70 OCR 0.942
Page 70 of 83

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama

yangmendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan

jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nila Wajarnya tidak
dapatdiukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka
(4)terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba |
rugikemprehensif dimana keuntungan tersebut diakui, dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari
10096(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi |
pada tanggal akuisisi: |

(a) jumiah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yangdiakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam |
penentuannilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada
pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum
tanggalakuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasibisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(15) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensifpada periode pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan |
untukperiode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi
untuk semua £

Page 71 OCR 0.922
Page 71 of 83

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah

diperhitungkansejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkaninformasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material
atau secara Kolektif material:

(4) — dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk
Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan
dan jumlahyang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis
sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansiawalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakuiselama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, |
atausampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi
atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaanyang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan
alasanperubahan tersebut, dan

(0) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk
mengukurimbalan kontinjensi,

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode
pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui
padaperiode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan
atauperiode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
memahamilaporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaantransaksi kombinasi bisnis: dan

Page 72 OCR 0.921
Page 72 of 83

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,
sehubungandengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama |
suatu periode: | |

(4) jumlah harga yang dibayarkan,
2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabilaPengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
ataubisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(4) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk v
mengidentifikasisegmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap v
segmendilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v Catatan 45
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta 2
dasarpengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material v Catatan 45

lainnyaterhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa v
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau
setiapkelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis v
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan

secaraterpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya
kepada negara tersebut secara individual.

Page 73 OCR 0.932
Page 73 of 83

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang

ditangguhkan,aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak|
asuransi yangberlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan: dan
Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki
aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jumlahnyamaterial, maka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1094 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan Y/
(0 Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. v
28) | Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan, |
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasanyang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
liabilitas operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan
dariaset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang
berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi v

yangdihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba
rugikomprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yangdihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok
lepasanyang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilanyang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi
danpendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikanyang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. | A

Page 74 OCR 0.932
Page 74 of 83

29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk
tujuanspekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib v
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasilindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentukvaluta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan
posisikeuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain: v

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan
strategiuntuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindungnilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkantujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas

keuanganantara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liahilitas tersebut dengan cara yang v
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat datam laporan
posisikeuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai vV Catatan 26
Wajaraset keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 26

31)| Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan v
dibayarkansebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk: v

Page 75 OCR 0.902
Page 75 of83

(4) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya,
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan
tidakdiakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dan
&) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.
32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain: v
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
lainnyasecara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya
dalamVventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan |
danbagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas,
agarditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka
pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagianpartisipasinya dalam Ventura Bersama.
33)| Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan |
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan
teknis,royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: vV Catatan 43
ii. periode berlakunya perikatan, vV Catatan 43
Pra " v Catatan 43
li. dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan v
Catatan 43
v.  pembatasan-pembatasan lainnya, v
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa
yangakan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian,
Ikatan untuk investasi, diungkapkan:

Page 76 OCR 0.897
Page 76 of 83

i pihal hak yang terkait dalam perjanjia

ii. periode berlakunya perikatan,
fit. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
iv. sanksi-sanksi:

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang
dipisahkanantara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang
dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan, dan
(d) nilai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa
hukum,diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait, Catatan 45
(b) jumlah yang diperkarakan: Catatan 4

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion):dan

(dj) dampak keuangan, | 7 |

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya
masalah!ingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta
jumlahpokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan
ataubanding),

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
ta) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya,
indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu
arus keluar sumber daya: dan

(c) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

& RKA

Na

KL

SS

—
Page 77 OCR 0.925
Page 77 of 83

34)| Khusus Indusi 'erkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan

PlasmayYang harus diungkapkan

antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)| Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari
instrumenkeyangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun
tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum
jatuhtempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh
tempo padaakhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif
yangmenunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar
dimanaentitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan
dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut
terhadap labarugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari Catatan 42
pengungkapankualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko LL
yang timbul dari instrumen keuangan.

36) | Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capita! Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 78 OCR 0.927
Page 78 of 83

posisi keuangan
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggallaporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum |

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas |
danapihak ketiga di bank. |
Aktivitas Fiduciary vV

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas
fiduciaryyangmeliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan

d

reksadana.
37)| Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi
yangmeliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan
jumlahtersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi- |
reorganisasi, |
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa
mendatang: |
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah |
kuasi-reorganisasi:
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas
sebelumdigunakan untuk mengeliminasi defisit, dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba |
dalamlaporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- |
reorganisasi.
v Catatan 27

38)| Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:

Page 79 OCR 0.917
Page 79 of 83

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan
untukmemenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak
eksternal, dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari
pihakeksternal (jika ada): dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal,
apabilaterjadi ketidakpatuhan.

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan |
Kasdan Setara Kas yang tidak termasuk dalam 'aporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan,akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka
pendekataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang
ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian,
sepertikondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan
metode penyelesaian,

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompokopsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga
sahampada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi
sahamnyang beredar pada akhir periode,

? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal
sebagaiberikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

»
Page 80 OCR 0.908
Page 80 of 83

Pa na |

opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar |
tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode |
(yaitu selainopsi saham), |

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalamsuatu perlode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi: vV

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat
SolvabilitasYang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

a2)| Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah V

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah:dan

d) Zakat.

43)| Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: vol Catatan 43
c) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

@) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan
hidupperusahaan.

&

YA Ka

44)| Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): £

Page 81 OCR 0.939
Page 81 of 83

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran
wajiblainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanahkosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalandan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisiyang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk
mengakuiperistiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan,maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasitersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang

Terkaitdengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkaitdengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yangharus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan
akuntansi:

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan

(Catatan 49

Page 82 OCR 0.942
Page 82 of 83

diketahuiatau diestimasi secara wajar.

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi
persyaratan otoritaspasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran
Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
besertapenjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensifbeserta penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain
untukmelakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di
negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.

47)| Reklasifikasi v
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos
dalamlaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi:dan |
(3) alasan reklasifikasi. |
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan,
makaPerusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48)| Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagaiberikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang dlakui dalam laporan keuangan dan
indikasibentuk lain dari bantuan pemerintah, dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas
bantuanpemerintah yang telah diakui. |
49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

Page 83 OCR 0.941
Page 83 of 83

50) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan
yangmempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 29 Oktober 2024

Lie Jani Harjanto
4. Wakil Direktur Utam|

«

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.49 MB
Published31 Oct 2024
Pages83
Characters152,395
Text sourceOCR
OCR confidence0.921

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DUTA PERTIWI TBK p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik N p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Bank Indonesiadan Bank Lain. p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.36
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.54
unresolved org Bapepam p.71 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2024-III-DUTI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result