Skip to content
Back to announcement

Laporan Perkembangan Usaha 3Q 2024.pdf

Financial statement Text extracted UNTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
           LAPORAN PERKEMBANGAN USAHA PT UNITED TRACTORS Tbk
                       TRIWULAN KETIGA TAHUN 2024


Laporan Konsolidasi
Sampai dengan triwulan ketiga tahun 2024, pendapatan bersih konsolidasian Perseroan mencapai
Rp99,6 triliun atau naik sebesar 2% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023
terutama disebabkan oleh peningkatan kinerja dari segmen Kontraktor Penambangan dan
Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya, yang lebih besar dari penurunan kinerja segmen Mesin
Konstruksi dan Pertambangan Batu Bara. Laba bersih Perseroan meningkat sebesar 2% dari
Rp15,3 triliun menjadi Rp15,6 triliun. Rincian kontribusi dari setiap unit usaha dapat dilihat pada
grafik berikut:




Ringkasan kinerja Perseroan dapat dilihat pada tabel berikut ini:

   Dalam juta Rupiah                         9M 2024      9M 2023   Perubahan (%)    12M 2023
   Nilai Tukar (Rp/USD)                         15.138       15.526           -2%        15.416

   Pendapatan Bersih                         99.557.947   97.597.564           2%    128.583.264

   Laba setelah pajak yang diatribusikan
   kepada:
   - Pemilik entitas induk                   15.591.661   15.348.740           2%     20.611.775
   - Kepentingan nonpengendali                  642.624    1.092.782         -41%      1.518.321

   Laba Bersih per Saham (dalam Rp penuh)        4.293        4.226            2%          5.675

   Jumlah Aset                              165.873.508 153.141.630            8%    154.028.248
   Jumlah Liabilitas                         75.076.568 74.375.782             1%     69.992.685
Page 2
Berikut kami sampaikan kinerja operasional dari masing-masing unit usaha.

Unit Usaha Mesin Konstruksi (Construction Machinery)
Sampai dengan bulan September 2024, volume penjualan alat berat Komatsu tercatat sebanyak
3.321 unit atau turun 24% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 4.365
unit. Dari total keseluruhan penjualan alat berat, sebesar 65% diserap sektor pertambangan, 14%
diserap sektor konstruksi, 12% ke sektor perkebunan, dan sisanya sebesar 9% diserap sektor
kehutanan.

Pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat turun 6%
menjadi Rp8,4 triliun dari Rp8,9 triliun. Sementara itu, penjualan produk merek lainnya yaitu
Scania terutama dari truk, turun dari 605 unit menjadi 298 unit dan penjualan produk UD Trucks
turun dari 249 unit menjadi 156 unit yang disebabkan oleh penurunan permintaan terutama di
sektor pertambangan. Secara keseluruhan pendapatan unit usaha Mesin Konstruksi turun 8%
menjadi Rp26,5 triliun dibandingkan Rp28,7 triliun pada periode yang sama tahun 2023.

Berikut ini adalah grafik penjualan Komatsu:




Unit Usaha Kontraktor Penambangan (Mining Contracting)
Unit usaha Perseroan di bidang Kontraktor Penambangan dijalankan oleh PT Pamapersada
Nusantara (PAMA) dan anak usahanya, PT Kalimantan Prima Persada (KPP). PAMA dan KPP
(PAMA Grup) menyediakan jasa penambangan untuk para pemilik konsesi tambang, dengan
membantu mereka dalam produksi batubara dan mineral lainnya, dan pekerjaan pemindahan tanah.
Page 3
Sampai dengan triwulan ketiga tahun 2024, PAMA Grup membukukan pendapatan bersih sebesar
Rp43,6 triliun, naik 11% dari Rp39,1 triliun pada periode yang sama tahun 2023.
PAMA Grup mencatat peningkatan volume pekerjaan pemindahan tanah (overburden removal)
sebesar 9% menjadi 921 juta bcm volume produksi batu bara untuk para kliennya sebesar 17%
menjadi 111 juta ton dengan rata-rata stripping ratio sebesar 8,3x.




Unit Usaha Pertambangan Batu Bara (Coal Mining)
Unit usaha Perseroan di bidang Pertambangan Batu Bara dijalankan oleh PT Tuah Turangga
Agung (TTA). Tambang batubara TTA mencatatkan volume penjualan batu bara sebesar 8,1 juta
ton (termasuk 2,4 juta ton batu bara metalurgi). Total volume penjualan batu bara termasuk batu
bara pihak ketiga mencapai 10,2 juta ton, 19% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun
lalu. Pendapatan bersih unit usaha Pertambangan Batu Bara turun sebesar 14% dibandingkan
periode yang sama di tahun 2023 dari Rp24,0 triliun menjadi Rp20,6 triliun karena turunnya rata-
rata harga jual batu bara.
Page 4
Unit Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya (Gold and Other Mineral Mining)
Unit usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya mencatatkan peningkatan pendapatan
sebesar 57% menjadi Rp6,7 triliun, yang sebagian besar disebabkan oleh peningkatan harga jual
rata-rata emas sebesar 21% (dari US$1.933 per ons menjadi US$2.330 per ons).


Pertambangan Emas
Anak usaha Perseroan yang bergerak di bidang pertambangan emas, PT Agincourt Resources
(PTAR) mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara dan PT
Sumbawa Jutaraya (SJR) mengoperasikan tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Sampai dengan bulan September 2024, total penjualan setara emas dari tambang emas Martabe
mencapai 165 ribu ons atau naik 12% dari periode yang sama tahun 2023 sebesar 147 ribu ons.
SJR telah memulai produksi di triwulan kedua 2024 dan diharapkan dapat mulai mencatatkan
penjualan emas di triwulan keempat tahun 2024.




Bisnis Nikel
Segmen usaha pertambangan nikel Perseroan terdiri dari PT Stargate Pasific Resources (SPR)
yang baru saja diakuisisi dengan kepemilikan mayoritas pada bulan Desember 2023 dan Nickel
Industries Limited (NIC) yang diakuisisi pada bulan September 2023 dengan kepemilikan sebesar
19,99%.

SPR mengoperasikan tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. SPR mencatatkan
penjualan bijih nikel sebesar 1.369.000 wet metric ton (wmt) sampai triwulan ketiga tahun 2024,
yang terdiri dari 599.000 wmt saprolit dan 770.000 wmt limonit.

NIC merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama
yang berlokasi di Indonesia. Operasional RKEF NIC melaporkan penjualan 34.427 ton logam
nikel pada kuartal keempat tahun 2023 dan 65.032 ton logam nikel pada semester pertama tahun
2024. Untuk informasi lebih lanjut mengenai NIC, silakan kunjungi situs web NIC sebagai berikut:
www.nickelindustries.com/
Page 5
Unit Usaha Industri Konstruksi (Construction Industry)
PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) adalah perusahaan publik di bidang jasa konstruksi yang
sahamnya sebanyak 87,7% dimiliki oleh PT Karya Supra Perkasa (KSP), anak perusahaan
Perseroan.

Sampai dengan triwulan ketiga tahun 2024, ACSET membukukan pendapatan bersih sebesar
Rp2,1 triliun, naik 37% dibandingkan Rp1,5 triliun pada triwulan ketiga 2023. ACSET
membukukan rugi bersih sebesar Rp286 miliar, dibandingkan rugi bersih sebesar Rp151 miliar
pada periode yang sama tahun lalu.

Unit Usaha Energi (Energy)
Sejalan dengan strategi pengembangan usaha di sektor energi yang ramah lingkungan, Perseroan
telah menetapkan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebagai salah satu strategi transisi
Perseroan. Untuk mempercepat pengembangan EBT, pada akhir tahun 2021 seluruh bisnis energi
dalam grup dikonsolidasikan melalui PT Energia Prima Nusantara (EPN). Sampai dengan bulan
September 2024, EPN telah memasang Rooftop Solar PV sebesar 2,4 megawatt peak (MWp)
sehingga secara kumulatif Rooftop Solar PV yang terpasang sejak tahun 2018 hingga triwulan
ketiga 2024 mencapai 17,5 MWp.

EPN saat ini mengoperasikan dua pembangkit listrik tenaga air (PLTA) aliran sungai langsung
yaitu PLTM Kalipelus berkapasitas 0,5 MW di Jawa Tengah dan PLTM Besai Kemu berkapasitas
7 MW di Lampung, Sumatra yang mulai beroperasi secara komersial pada Januari 2024.

PT Arkora Hydro Tbk (Arkora) yang dimiliki sebesar 31,49% mengoperasikan dua PLTA aliran
sungai langsung dengan kapasitas total 17,4 MW dan dua PLTA aliran sungai langsung yang
sedang dalam tahap konstruksi dengan kapasitas total 15,4 MW, yang dijadwalkan akan beroperasi
secara komersial pada tahun 2024 dan 2025.

PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) yang dimiliki secara langsung dan tidak langsung
sebesar 32,7% memiliki proyek panas bumi yang beroperasi di Sumatera Selatan dengan kapasitas
terpasang sebesar 91,2 MW.

Demikian kami sampaikan Laporan Perkembangan Usaha PT United Tractors Tbk sampai dengan
triwulan ketiga tahun 2024.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.17 MB
Published30 Oct 2024
Pages5
Characters8,069
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org UNITED TRACTORS Tbk p.1 ×5
linked org PT Pamapersada Nusantara p.2
linked org PT Tuah Turangga Agung p.3
linked org PT Agincourt Resources p.4
linked org PT Sumbawa Jutaraya p.4
linked org Acset Indonusa Tbk p.5 ×2
linked org PT Karya Supra Perkasa p.5
linked org Arkora Hydro Tbk p.5 ×2
unresolved org PT Kalimantan Prima Persada p.2
unresolved org Nickel Industries Limited p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2024-III-UNTR.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result