Back to announcement
Checklist Pengungkapan Lap Keu Q3 2024 HAIS.pdf
Financial statement Text extracted HAISSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.932
Page 1 of 88 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, 3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'. 5, Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas Anaknya Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik, termasuk transportasi kargo, pengiriman Industri dan layanan kapal sewaan. Jenis penawaran Umum Saham Periode Periode September 2024 (Tidak Desember 2023 (Diaudit) Diaudit) Nama Kantor Akuntan N/A Mirawati Sensi Idris Publik
Page 2 OCR 0.909
Page 20185 Nama Partner N/A Fendri Sutejo Opini Akuntan N/A Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (jika | N/A ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. va Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIN.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode Periode September September Periode laporan keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp) Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Penjualan neto 765.371.188.554 680.924,208.896 Laba bruto 175.005,967.699 191.403.485.913 Laba usaha/operasional 105.647.525.511 125.934.915,449 EBITDA 174.842,090.915 165.775.439.329 Laba Bersih tahun berjalan 90.113.617,963 118.967.885.899 Total laba komprehensif tahun berjalan 90.113.617.963 118.967.885.899 Laba Per saham (dasar dan dilusian) 34,28 45,28
Page 3 OCR 0.843
Page 30185 Periode Periode September Desember Laporan Posisi keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp) Total Aset 1.155.746.013.357 914.485.251.161 Total Aset Lancar 381.850.301.406 292.616.796,348 Total Aset Tidak Lancar 773.895.711.951 621.868.454.813 Total Liabilitas 451.964.363.810 248.345.744.577 Total Liabilitas Jangka Pendek 218.232.057.215 120.361.156.636 Total Liabilitas Jangka Panjang 233.732.306.595 127.984,587.941 Total Ekuitas 703.781.649.547 666.139.506.584 Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.000 262.625.000.000 Tambahan Modal Disetor 106.961.981,615 106.961.981.615 Proforma Ekuitas - - Kepentingan Non Pengendali 2.190.956.309 2.099.568.289 Rasio Keuangan" DER (kali) 0,64 0,37 DAR (kali) 0,39 0,27 Rasio Lancar (96) 175 243 NPM (30) 11,779 16,729 ROA (96) 7,805 17,220 ROE (9) 12, 8086 23,5 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.886
Page dof 4s Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek, Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode wlalu mula Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Pa Kana Mn Hina Heni Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: B8. gambaran umum Perusahaan: b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan CG. Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensff, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan) dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalan laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk mernahami laporan keuangan. Catatan la Catatan Za Catatan 4-30 dan lampiran 1-V
Page 5 OCR 0.869
Page Sof 85 2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. V 3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v Ciatan 14 4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang @asuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9 manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib @ungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan $ Gambaran Umum Perusahaan v Catatan 1a Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: a Pendirian perusahaan 1) | Riwayat nngkas perusahaan, v Catatan Ia 2) | Nomor dan tanggal akta pendinan serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang v Catatan Ia berwenang, dan nomor serta tanggal Benta Negara: 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 18 periode pelaparanj 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan Ja 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan akspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang v disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau peramoingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate “ parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan la 7) | Khusus Industri Media | v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang diniliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v Irin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
Page 6 OCR 0.855
Page 6of 85 10) | Khusus untuk Industri Perbankan v Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v Aren Eksplorasi dan Eksplotasi/Pengembanygan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: Narna lokasi: Nara pernilik izin lokasi, Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik izin lokasi, dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Aree Eksploitasi/ Pengembangan meliputi: «Nama lokasi: Nama pemilik Ijin lokasi: Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj Persentasi kepernilkkan saham Perseroan pada perusahaan perulik Ijin lokasi, Jumlah Cadangan Terbukti (Pt), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akumulasi jurnlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/penoembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 12)| Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPM) dan c) sisa umur HPM, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1b diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan tb
Page 7 OCR 0.876
Page Tof'85 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan ib 4) | Tndakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v section) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, & Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara sin: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d langsung: 2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1d 3) | Jenis usaha: “ Catatan 1d 4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1d 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan id 6) | Total Aset, dan v Catatan 1d 7) | Informasi penting lainnya antara lain: 8) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, letih dari 50 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung rnaupun tidak langsung lebih dari SD16 (lima Puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak dlikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda d) sifat dan tuas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk Hg mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, @) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan T) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus tmengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan ig
Page 8 OCR 0.873
Page S of 85 persi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan Sisa investasi pada entitas anok terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal Inangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jurnlah barga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis kainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Uabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis kainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-rnasing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan ic Budit: 2) | Cakupan manajemen kunci, dan v Catatan tc 3) | Jumniah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan ic tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, CK tt at & Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan 1e 2) | Pitak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, v Catatan ie Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: - Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v Catatan 2a sesuai dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan Za biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizatie value), Nilai Wajar
Page 9 OCR 0.884
Page 9 of 88 (fair value) atau jurmiah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2a 3) Mata uang fungsional dan rnata uang penyapan yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasan perubahan mats usng penyajian (jika ada). Catatan 23 u) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1 Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling Signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan: Catatan 3 2 Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang meniliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liatxlitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan, Cetatan 24 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbstas pada hal-hal sebagai berikut: 1 Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas andk: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: Catatan 2b
Page 10 OCR 0.871
Page 10 of 85 d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, @) kebijakan akuntansi sehubungen dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan "pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi belah dieliminasi, 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2d untuk mengukur kepentingan nonpengendali, D) pengakuan awal untuk goodwil: €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (4) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap, dan (3) imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 29 kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Catatan 2e Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setalah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan) (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunskan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi kndung nilai, selain penjelasan sebogairnana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka v
Page 11 OCR 0.881
») &) Page WN of 4s (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) keterituan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan (ec) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Andung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklastfikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) binya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) 3 ») 2) Khusus Industri Perbankan Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 3) Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.
Page 12 OCR 0.874
» Page 12 of 85 Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lam: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: D) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan (2) Deser penyajian atas krodit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian nsiko partofokio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, Cc) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilak realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan B) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dan konsumennya, 10) Anjak Plutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan renourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang,
Page 13 OCR 0.884
Page 130185 piutang diailhkan dan 0) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak ptutangiditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan), 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: na) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan Catatan 2 C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengena kebijakan akuntansi yang digunakan dan Cotatan 2i rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (l) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasi'kan ke tanaman telah menghasilkan: (Aa) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan
Page 14 OCR 0.854
Page 14 of 88 Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : la) Metode penilaian: (D) Metode amortisasi (deplesi): dan (Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : lah) Metode penilatan: dan (D) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan, 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: 8) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: Cc) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan: e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: @) penghentian pengakuan, N) nia residu: dan 1D) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. 14) Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi, 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yong harus dijelaskan antara sit metode yang digunakan untuk mencatat bogian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabditas yang timbul, dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada.
Page 15 OCR 0.871
1?) Page 1Sof 45 Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setslah pengakuan awal Aset Takberwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, diungkapkan tarif armertisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: @) sumber terjadinya Aset Tokberwujud: €) metode amortisasi yang digunakan, #) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan 9) nset dan pengembangan (jika ada), 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lam: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dirniliki untuk dijual, 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: B) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model blaya: dan 2) penghentian pengakuan Properti Investasi, 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumtah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmenf) dan penilaian kembali aset (revaluasi), Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan d) Masa manfsat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan e) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya Catatan 2x
Page 16 OCR 0.879
Page 16 of 88 penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan can pernbalikannya. 22) | Khusus Industri Perbankan v Uabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian kabdlitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan b) Dasar penyajian simpanan dani bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) | Provisi v Catatan 29 Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakul: dan b) dasar penentuan nilai prowisi, 24) Utang Repo V Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas permbebanan biaya PLH: b) Metode amertisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
Page 17 OCR 0.903
Page 17088 (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lan: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara kain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan: dan €) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antare kain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan 2n b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode parsentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. c) Khusus Industri Asuransi
Page 18 OCR 0.905
Page 18 of 85 (1) Pengal endapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Tar yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaklif, dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (ah Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijetaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: fa) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate: (S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rata yang asing, 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berolasi Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2f
Page 19 OCR 0.884
Page 19 of 85 @) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara leinkebijakon akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan 8) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan, Catatan Zp, 29 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: @) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: 0) deskripsi umum rmengenal jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan G) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian, 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham tressuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-receganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revalussi Aset dan Linbilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
Page 20 OCR 0.889
Page 20 of 85 37) | Biaya Pinjaman v Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segman Operasi v Catatan 2u Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t Yang barus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dibusian. 3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan & Aset 1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4 Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v b) rindan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v asing, C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen, 2) | Khusus Industri Perbankan 3) Kas KRI EK Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. D) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v dalam mata uang onginal): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v saat periode pelaporan. &
Page 21 OCR 0.838
Page 21 of 88 Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jurnlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) 2 (3) ta) (2) Jumlah penyisihan penurunan nilai: Perubahan penyisihan saotarna penode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) a (5) (6) n (8) 9) Rincian junah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang, Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impatred) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpeired): Jergka waktu (rata-rata otav per kelompok): Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) Jumlah dana yang diblokir dan alasannyaj Jumlah dana yang tidak dapat dicsirkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dan otoritas yang berwenang, dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. BRA “Kah WA San Ia Te « « 3) Plutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur: €C) jumlah ptutang menurut mata uang, Catatan 5
Page 22 OCR 0.812
dj) alasa e n @ h) D) Page 22 0F85 lan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilal, jumlah cadangan kerugian penurunan nikat, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan rnanajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, piutang yang dijaminkan, nara pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditranster, beban bunga, retensi, jatuh tempa, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjlan: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada), & Catatan 3 “ Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah peutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang orerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, Ker IS Sa bj Plutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sofvabilitas. c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sotvabditas. gd) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
Page 23 OCR 0.880
Page 23 of 85 (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | khusus Industri Pembiayaan F) a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurmah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jamenan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsurnen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (B) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang, bj Tagihan Anjak Piutang V Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse). dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. C) Piutang Sewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Rindan jumlah berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
Page 24 OCR 0.868
Page 140f85 periode pelaparan, untuk setiap periode berikut: Ca) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Ima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) nilai residu yang tidak dijarnin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimumj (6) rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Oparasi 1 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah ogregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (B) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari fima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor, 61 | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan D) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. ?) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi:
Page 25 OCR 0.862
Page 25 of 85 D) laba yang diakui, C) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termun). 8) | Piutang Reverse Rapa v Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efak: C) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo: !) Cadangan kerugian penurunan nitai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jike ada), 9) | Agunan Yang Diambil Alih v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) | Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v denda kepada pihak lain. ti)| Piutang Lain-Lain v Terdapat piutang lain- lain namun, tidak diungkapkan lebih rinci pada catatan laporan keuangan konsolidasian karena nilal dibawah 590 dari total aset. Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 26 OCR 0.878
Page 16 of 85 a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, 3) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan mncian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang @iakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilal wajar melalui laba rugi: (8) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belurn diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasij dan (c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempa yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai egunan untuk Liabilitas atau abilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengelami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nidai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan
Page 27 OCR 0.883
Page 27of'85 Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: €) jenis dan jumlah deposito dalam mata vang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) rncian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dar d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan, 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan ndai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggai jatuh tempo dan Frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan @) Informasi penting lainnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh ternpo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
Page 28 OCR 0.902
18) Page 28 of 85 Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-oset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang barus diungkapkan ontaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga, 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: d Ringan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak kergaj d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, 1 Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas , 1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: ” Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, Kk) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, D1 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang barus diungkapkan antara lain:
Page 29 OCR 0.839
Page 29 of 88 3) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, b) Untuk tagihan okseptasi diungkapkan kolektibiltas, Jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelosi den pihak ketigoj d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan 8) Yang hanus diungkapkan antara lain: v“ Catatan 6 (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, v (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan v yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari sebiap penurunan nilai yang diakui sebagai v pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang v memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan (W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v dijaminkanj dan (9) jenis dan nilai persediaan yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v Aisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus v
Page 30 OCR 0.844
Page 30 of 85 Giungkepkan antara Ioi 5 4 3 1 mn (4) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (3) Berang Dagangan, Cc) Khusus Industri Real Estat v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (2) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan) dan (eh Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumiat biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan v Tarnbahan pengungkapan antara lain: (Ih Lokasi, luas tanah, proses perizinan) (2) Jumlah biaya bungs dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. e) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lam yang sesuai dengan industrinya. f) Khusus Industri Rumah Sakit V Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan,
Page 31 OCR 0.880
Page 31 of 85 (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan v (1) Pengungkapan jurniah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, Seperti hewan ternak menjadi: (2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awel dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan termak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: la) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (9 Jika tak sda asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (ga) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 23)| Pajak Dibayar Di muka v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan b) uraian mengenali jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Dimuka Catatan 7 dan 8 Yang harus diungkapkan antara lain iacian menurut jenis dan jumlah. vV
Page 32 OCR 0.877
25) Pape 32 of 85 Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang barus diungkapkanantara lain: (1) (2) (3) (4) (5) (6) uralan dari aset yang dimBiki untuk dijual atau kelompok lepasan: uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: kerugian penurinan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, dalam hat aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalem satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat mamperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan dalam bal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apatila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimliki untuk dijual: dari ll. jurnlah terpuliwkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (cj) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : 8) b) s d) e) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang) pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai: Gan dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam asot lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. Catatan 23 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: 2) nama entitas asosiasi, si an
Page 33 OCR 0.878
Page 330185 b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) Nak suara atau hak suara potensial investse secara langsung atau tidak langsung: #) akhir periode pelaporan dari laporan kevangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau penode yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk penode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, 1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: 1) Nobilitas kontinjonsi yang teradi karona Investor berkewajiban bersama-sama untuk. semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Labilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi, 28)| Khusus Industri Konstruksi v Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincan jaminan yang diberikan dan jumlah janwnan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) | Khusus Industri Kehutanan v HTI dan HTI dalam pengembangan Penwabwn yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saido awal, b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo oktur,
Page 34 OCR 0.862
Page 34 of 85 30) | Khusus Industri Jalan Tol v Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kussa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (2) Dasar pengukuran bak bagi hasil tol: (B) Masa hak bagi hasil tol dan amertisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) | Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan li) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanarnan, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap keiompck selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (a) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasikan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal IL. Tambahan tahun berjalan IL Biaya langsung (b) Jurniah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan @, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir (2) Nilai tanarnan dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi #nilik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
Page 35 OCR 0.876
Page 380185 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saido awai dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun berakhir C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan, e) Kondisi hewan ternak: MO) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: @) Sa: hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, J1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada dan k) Wai hewan ternak yang dijarminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi) (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkanj (1) nama Penilai, tanggal perilalan, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (Bb) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan meupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (Ec) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
Page 36 OCR 0.877
Page 36 of 85 pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan) dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: Ca) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dar (b) penyesuaian signifikan lain. C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain penuaan sebagoimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (4) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properb Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan) (4) jumlah rugi penurunan adal yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan 16) Nilai Wajar Properti Investasi. d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) rindan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, (S) jumlah pengeluaran yang diakul dalam junvah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
Page 37 OCR 0.862
Page 37 of 88 (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk rmenentukan jumlah txaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap v Catatan 9 Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiapkelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, v bj) rekonsitiasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v penyusutan: d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v ekuitas (jika ada): v 2) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, () jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v Nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apatila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, ga) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggsl Penilsian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalarn mengestirnasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. hn) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pernbangunan, yang harus diungkapkan antara v lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalarn pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarman untuk aset yang memenul kriteria aset kuahfikasian, maka wajib diungkapkan:
Page 38 OCR 0.889
Page 38 of KS (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi seiama periode berjalan: dan (b) tanf kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (d)jumlah tercatat Aset tetap yang bdak dipakal sementara, (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3)jurniah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dan penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jurnlah tercatat: (S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, mai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (LO) Jens dan nilai aset tetap yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, KR Lt 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unaperated acreage, Sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, darlro kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (3) Tabel yang memuat penjelasan tentang : Ia) Lokasi penambangan, (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektatwlitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
Page 39 OCR 0.867
Page 39 of 88 analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud V Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: 2) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehanisit : C) rekonsikasi jumlah tercatat bruto dan akurmulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasfikasi, dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: Jumniah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penitaannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak d s £ I) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Perperintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Tokberwujud yang menjadi jarninan untuk Labilitas: 1) nilai komitmen kontrakbusi untuk akuisisi Aset Takberwujudj 1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (L) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar uset, (5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saido surplus kepada para
Page 40 OCR 0.889
Page 40 of 88 pemegang saham 37) Khusus Industri Ga: lan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (U) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangany (3) Saldo aknir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. Ka Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lsin: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Matode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (D) Metode pertitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliput penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan jukkan: la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
Page 41 OCR 0.876
Page 41 of 85 (b) Sakio awal (Cc) Penambahan/penguranganj (0) Amortisasi, dan (9) Saida akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (9) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: la) Alesan terjadinya penundaan, (b) Amertisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. b, Llabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 11 a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, D) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 2) | Provisi v a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang, 5) Yang harus diungkepkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada prowisi selama penode bersangkutan: (4) Jurniah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan) (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan darnpak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan seat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud ba
Page 42 OCR 0.891
Page 41 of 88 dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Asat yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utarna beban yang belum v Catatan 13 Jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban, 5) | Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijusl Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain fabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus drrinci dalam bentuk tabel yaitu ! a) biaya kontrak yang terjadi: b) taba yang diakul: C) kerugian yang dialami: dari d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) | Khusus Industri Perbankan v 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jents simpanan yang mengungkapkan! (1) Rincian berdasarkan mata vang, dan jangka waktuj (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
Page 43 OCR 0.903
Page 43 of 88 dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (HL) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj (9) Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya dibkakir atau dijaminkan, 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain - (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung, (3) Jurnlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lam: (4) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang: dan (8) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Page 44 OCR 0.867
Page 44 of 85 Yang harus diungkapkan antara Isin: (1) Jumiah menurut program : (2) Jumtah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: den (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, €) Utang Koasuransi (rewrite) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Perusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jurvah berdasarkan ko-ssuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, (4) Jumlah menurut umur utang, dan (S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang narus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi, UI) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia.
Page 45 OCR 0.883
9) Page 48 of35 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, Catatan 16 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: 6) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 15a dan 159 1t) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jurniah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting Isinya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang rmuka kontrak yang diterima, 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14) Llabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk Habilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto paxia satiap kabilitas keuangan: dan (C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang barus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: ai AP Catatan 24
Page 46 OCR 0.864
Page 46 of 85 (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v selama periode tersebut: dan (8) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah @irestrukturisasi 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v Yang harus diungkaokan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimvliki untuk dijual sesuat dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23 Yang Harus diungkapkan antara lain : ag a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan v C) — Pminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v « z 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yeng Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan) C) tanggal jatuh tempo, dj) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: €| penjelasan tentang fasilitas pinjarnan yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan Ap
Page 47 OCR 0.873
Page 470185 perolehanni n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): bh) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan) » persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan ih) pengungkapan Informasi sehubungan dengan Wabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabslitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga kevangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka vV waktu penjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20)| Utang Sewa Pembiayaan v Catatan 17 Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessar) pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lin) tahun: dan (3) lebih dan $ (Iimajtahun. C) pembayaran sewa kontinjan yang diakut sebagai beban pada perlode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subisase) masa depan yang diperkirakan akan diterima dan kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan @) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan Yengan transaksi penjualan dan penyewaan kernbali (sale and leaseback) dan !) penjelasan UMUM Isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. KLIK
Page 48 OCR 0.866
21) Page 48 of 85 Khusus Industri Perbankan Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) c) d) (2) 3) (4) (5) (6) ?) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Rincian berdasarkan peringkat sfek dan perusahaan permeringkat, Jumlah amortisasi pada tahun berjalan) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuln, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: «d) 2» 3 (4) (5) Rindan berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance), Pendapat manajemen terkait pernenuhan debt covenance: Apabila bank menerima dang atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) ta) (5) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, Gan kolektibilitas, Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) Jumlah penyisihan penurunan nilei dan mutasi selama periode berjalan: Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
Page 49 OCR 0.876
22) Page 49 of 45 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : B) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: €) Labiltas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan) @) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (4) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dan nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (ce) turan oleh peserta program: (6) keuntungan dan kerugian aktuarial, (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata vang yang berbeda dengan mata uang penyajian, () imbalan yang dibayarkan, (9) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: (0D curtailment, dan 23) Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16 8) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. y
Page 50 OCR 0.828
Page 50 of 85 —el———U 7 Xakerangan ”—”—”—”—”—”——. hda | Tidak | N/A.” Keterangan (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program v yang seluruhnya bdak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awa' dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal A4 dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama penode yang dapat diatnbusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (CJ) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) turan oleh pembeni pekerja: (e) juran oleh peserta program: (1) Imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan IN) penyelesaian: v (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagairnana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Asetdan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalami laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: tc) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakul sebegai Aset sesuai dengan SAK: dan Ce) jumlah lainnya yang diakui dalam laparan posisi keuangan, (6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos v dimane hal tersebut termasuk: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (cl hasi yang diharapkan dan aset program) (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset SESuAN dengan SAK: le) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor v 1096 (sepuluh per seratus): IP) biaya jasa lalu,
Page 51 OCR 0.882
Page S1 of 85 (9) dampak dari curtatiment terutarna terkait dengan penyelesaiannya) dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui v segera dalam saido laba, meliputi: ta) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jurviah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuanal yang diakui pada v pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jurmiah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, v (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: v fa) tingkat diskonto: (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk penode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap bak penggantian yang diakui sebagai Aset: (dj tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (can perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan () asumsi matenai lain yang digunakan dalam aktuana) (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akurnulasi kewajiban imbalan pascekerja untuk binya kesehatan,
Page 52 OCR 0.882
Page 52 of 85 (c) Dalarn hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, waji iungkapkan dampak persentase kenalkan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (45) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: fa) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (W Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Tabilitas program poda akhir periode pelaporan) dan (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset Program pada akhir periode pelaporan, v (16) estirnasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama penode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, v (47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendah, wajib diungkapkan sebagai berikut: la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahsan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (i) #nforrnasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalarn pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (li)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir H4, b) Turan Pasti v Perusahaan yang menyelenggarakan program Iuran pastiharus mengungkapkan jurnlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya V Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumiah imbalan kerja jangka panjang lsinnya.
Page 53 OCR 0.863
Page SJ of 85 d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lsin: (4) turan program dan jumlah pesangan pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai llabilitas kontinjen (jika ada). 24) | utang Obligasi v Yang barus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, C) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, !) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: g) kejadian penting lainnya antars lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defavit): dan h) persyaratan penting lainnya, 25) | sukuk vV 3) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. bj) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan) (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (6) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah), te) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (MD rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (a) jangka waktu: (h) tujuan pererbitannya, dan (| persyaratan penting lain
Page 54 OCR 0.866
Page 54 of 85 (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (4) jumlah bagian yang aken jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan, (S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usahs dengan Perusahaan: (G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | utang Subordinasi v Yang harus diungkapkan antara lain: Aa) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi, d) kejadian penting lainnya ontara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit): €) pembatasan yong dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan () persyaratan penting lainnya. 27) | obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) nnclan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj b) penode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksansan, hak konversi sebalurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, Cl dampak dilusi apabila seluruh obiigasi dikonversikan, dengan memperhabkan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dar sudut pandang pemegang obligasi konversi: gd) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, 2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, f) jumlah begian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jlka ada): ) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defawt),
Page 55 OCR 0.883
» » » m) Page 55 of 85 dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, komponen Labilitas dart obligasi konversi: keberadaan fitur derivatif melekat, dan persyaratan penting lainnya Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk " Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) a (3 Bagi setiap jenis saharn, antars lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan urituk penerbitan dengan hak opsi den kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemmlikan, yaitu: (Ii) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham) dan (3) Pemegang saham lainnya: Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periede berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umurn Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kopitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issve dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. CA Catatan 18
Page 56 OCR 0.818
Page 56 of 45 En ee ag 5 ———- Me nek wa Kana 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v Catatan 19 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rindan jumlah tambahan modal disetor: v b) Uralan sumber agio saharn, €) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: &) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan rnodal disetor Isinya: vV #) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegintan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Keparnikkan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan v yang terjadi: v (6) Wal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, v (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (CJ Dampak penyesuaian kebijakan akuntensi: dan “ (d) Ikhtisar angka-aroka laporan keuangan setelah disajikan kembali. vV KUR 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain : 4) Uraian transaksi perubahan kepenwlikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak: dan (3) Nara pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan C) Jumiah yang dealisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.
Page 57 OCR 0.857
Page £T of 88 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara | 2) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal @isetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nias satarn tressuri yang Giperoleh: Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetorj d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. 5) | Saldo Laba v Yang barus diungkapkan antara lain: a) Alssan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 6) | Waran v Yang harus diungkapkan antara lain: @) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, €) tilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan €@) katan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Catatan 2d Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. 8) | Kepentingan Nonpengendali v Yang barus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.
Page 58 OCR 0.862
Page 58 of 85 d. | Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama perinde, v Cototan 20 termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa, (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (5) Dividenj diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 101 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: v d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (Jika ada), yang diungkapkan terpisah “ berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) €) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain! v (1) Pendapatan kontrak konstruksi: fa) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan) lb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan (CJ Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesalan pada tanggal akhir periode pelaporan: (p) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (eh) Jumlah retensi, (3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Labilitasj () Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (4) Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
Page 59 OCR 0.872
Page 89 of'85 keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Pernincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari teansaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: la) Pendapatan brutoi (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (C) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif d) Besaran tarif: dan @) Perjanjian lain yang terkait. 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: D) Pendapatan anjak piutang, dan C) Pendapatan sewa. 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi b) Subsidi tidak mampu, dan C) Selisih perhitungan kiaim. 3) Khusus Industri Transportasi Rindian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: 8) Rindan pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
Page 60 OCR 0.883
Page 60 01 85 d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan €) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, e 7) | Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kolampok premni bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: v Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, Gan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan (memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan v Pendapatan Bunga Yang Irarus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakul, €) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pakok produksi yang dirinci: v
Page 61 OCR 0.855
Page 610f85 (1) Biaya bahan baku) 1 -MB | Yaek PMjA | Xatarsngan | (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual Jari vilat bernbellan yang melebihi LUY (sepuluh perseratus) dan v pendapatan: dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. Li) | Khusus Industri Rumah Sakit i Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rindan beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan, C) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis, e) Beban pemeliharaan sarana, #) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi, 12) | Khusus Industri Asuransi: v 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk. setiap jenis asuransi. bj) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yong harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban karnisi untuk setiap jenis asuransi, d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
Page 62 OCR 0.870
Page 62 of 85 13) | Khusus Industri Perhotelan v | Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lam: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan €) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) | Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sfat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara v Catatan 22 lain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan c) Beban umum dan administrasi, 15)| Khusus Industri Perbankan v 2) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban prowisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) | Khusus Industri Pemblayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Perntiayaar Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : aj rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, v“ Laporan laba Rugi dan b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Penghasilan Komprehensit Lain Konsolidasian C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: (8) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
Page 63 OCR 0.869
Page 63 of£5 berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dan penjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga) (2) biaya keuangan lainya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diskui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan tc) amortisasi prerni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai, d) Untuk Bagian Labs Rugi dari Entitas Asosiasi danjatau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang @dungkapkan secara terpisah. « 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: @) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: dj) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, e) bagian efektif dan keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas dan O bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. aa an Laporan Laba Rugi dan Penghasilan — Komprehensif Lain Konsolidasian
Page 64 OCR 0.893
Page 64 of38 20) | Pajak Penghasilan a) b) 9 4 (31 Yang harus diungkapkan antara lain : komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (3) beban (penghasilan) pajak kini, (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jurnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya) (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tserif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode talu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan| dan (7) jumlah beban (penghasidan) terkait dengan perubahan kebijakan skuntensi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: penjetasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhibungan tarif pajak yang berlaku, atou (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tanf pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebekamnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:
Page 65 OCR 0.887
H1) " m) m o) p») Page 68 of 88 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas liabilitas pajak tanpguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (4) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumvah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (l) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan norrnal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labilitas dalam laporan keuangan: uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisn:s tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan jumiah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (Lt) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang Isbih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak. yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang Cet
Page 66 OCR 0.892
Page 66 of 85 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkaz, 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiltasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat distribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mentakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi Jaba per saham: 'ostrumen (termasuk saham yang dapat diterbstkan secara kontingen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum aktiir periode pelaporan, dan 6) laba por saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, €, d Catatan 26 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang mbahnya: (1) lebih dan Rp 1,000.000.000,00 (satu millar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,595 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Inforrnasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: €) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan sakdo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memaharni potensi dampak hubungan tersebut Catatan 23
Page 67 OCR 0.869
Page 67 of 85 Galam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, v termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cedangan kerugian penurunan nilai, beban cedangari kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait V dengan jumah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v dilakukan pembentukan) d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. @) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-rnasing anggota atau kelompok v direksi, kornisaris, pemegang saham utarna yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) #mbalan pascakerjaj (3) #mbalan kerja jangka panjang lainnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. M untuk entitas berelasi dengan pemenntah : V (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan,
Page 68 OCR 0.864
(2) (3) Page 68 of 88 sifat dan jurnlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individusl, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut, 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Ye a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v b) Yang harus diungkapkan antara tam: (4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: v (2) posisi neto dari aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing: v (3) rincisn kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v (4) Jurnlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada ndai wajar melalui laba rugi: v dan (5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprebensif lain dan diakumulasikan v dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsikkasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk sebap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selarna periode tertentu b) untu! (1) (2) 3) (3) (5) (6) k suatu aset individual, termasuk goodwil' atau suatu unit penghasil kas: peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: jurnlah rugi periurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilat yang dibalik, @odwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya, jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan Jurniah pembalikan rugi penurunan nila atas aset revaluasian yang diakui dalarn pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) ddakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 69 OCR 0.883
Page 69 of 85 25) bahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu @) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dan alasan perubahan esomasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, Takta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periade sebelum periode yang disajikan, Dalam bai tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-pertode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Penode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (D) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis,
Page 70 OCR 0.854
Page 700f 85 26) | Kombinasi Bisnis v a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakusisi: (2) tanggal akuisisi: (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan skumulasinya untuk masing-masing kombanasi bisnis, (ah persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil yang diakut, (?) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, (8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jurnlah pembayaran dan (Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan, Dalam bal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembisyaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: la) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah peutang bruto kontraktualj dan (fc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (20) jumiah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Labiltas yang diambil alih: (d1) setiap llabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar: fa) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
Page 71 OCR 0.869
2) (13) (14) (15) Page 71 of 85 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (ch jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, dalam hal labilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat @iukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: fa) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 3I huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: Galam hal pembelian dengan diskon: Ca) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam taparan laba rugi komprehensif dimara keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakutsisi memiliki kurang dari 1009 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: ta) jurnlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (D) teknik penilaian dan mput model utama yang digunakan dalam penentuan nilsi tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan skuitas pihak yang diakuisisi yang dirvliki oleh pihak pengakuisisi segara sebelurn tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasi' dari pengukuran kembali Wilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan lsba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk pervode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.877
Page 72 of 85 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan : (a) alasan akuntansi awal untuk kornbinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Uabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (Cc) sitat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selarna penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (Cc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi (3) #abilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika adaj (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Wabilitas yang diambil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memaharni laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan
Page 73 OCR 0.871
Page 73 of 85 0) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan engan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) (2 (3) (G3) Jurnlah harga yang dibayarkan, bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pade entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 2) Segmen Operasi Yong harus diungkapkan antara kain : a) pengungkapan pada level segmen: (» (2) (3 Informasi umum, yang terdiri dari: ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Ikabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: rekonsikasi dari total pendapatan segmen, Ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) (2) Inforrnasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |. negara domisili Perusahaan) dan ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan Zu dan 27
Page 74 OCR 0.910
Page 7d of 85 tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |... negara domisill Perusahaan dan 1. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) foktaj (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan Ic) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | Operasi yang Dihentikan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: Cd) ursian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Nabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap seamen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang barus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: ta) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat distribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 75 OCR 0.871
Page TS of 85 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat ah Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yaktu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelormpok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (4) hakikat dan sifat dan transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo) (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. cl Yang herus diungkapkan antara lain: (4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrurnen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Andung nilai, disebutkan tujuannya. 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan antara lain: a) Nilal Wajar setiap kelompok Aset dan Liatnlitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) tierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nila Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, Catatan 25 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: Catatan 18
Page 76 OCR 0.865
Page 76 of 85 (1) periode pelaporan, dan v (2) periode sebelumnya, v C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyselesalan laporan kevangan dan tidak (akui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan v d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. 32) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama x Yang harus diungkapkan antara lain: B) jumlah agregat dari Wabilitas kontinjonsi dengan jumlah Nabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya) dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka pendek, Nabilitas jangka panjang, penghasian dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi v a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: Lk pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, 8 periode berlakunya perikatan: AI, dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan) dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
Page 77 OCR 0.854
b) (2) (3 (9 Page 77 of 85 untuk investasi, diungkapkai IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatanj Wi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi, pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (8) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) Inter belakang dikeluarkannya jaminan: (Cc) perinde berlakunya jaminan: dan td) nilai jaminan: fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas UC, cerukan bank, dan uralan mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : ta) (2) (3) (4 perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal optnvon): dan (dj dampak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uratan singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: kemungkinan llabilitas pajak tambahan: Ia) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pekok dan denda atau bunganya) dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau kabilitas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya,
Page 78 OCR 0.877
Page 78 of 85 (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah ateu waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) | Khusus Industri Perkebunan v Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihal-pihak yang terkait dalam kerjasama, €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan IN) Isi perubahan perjanjian, jika ada, 35) | Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang mernungkinkan para pengguna Catatan 24 laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, bermasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analksis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atou tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v #khir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lin: (a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pernahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likulditas, v (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan v (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v instrumen keuangan.
Page 79 OCR 0.894
Page 79 ot 85 36), Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi kevangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto, Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: @) Jurniah sakdo negatif yang disliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah b) K3 d e) tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi, Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.
Page 80 OCR 0.867
38) Page 80 of 85 Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) 'Inforrnasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan date kuantitatif tentang bagian yang dikelole sebagai modal: €) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: @) pernyatsan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak @ksternal (jika ada): dan 2) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. Catatan 24 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penertxtan saham, dan konversi utang menjadi modal, 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang Irarus diungkapkan antara lain - a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenal setiap Jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: CJ jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok besi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan, €) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
Page 81 OCR 0.890
n 3) Page 81 of 85 yang beredar pada akhir periode, penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilsi Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, don (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekultas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: 3) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Pertiitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitss. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) b) d d) Uin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: Jenis Akad Asuransi Syariah, Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah) dan Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jents, jumlah dan dampak dari: a) b) Cc) d) Kontrak ressuransi: Perjanjian penting dan Ikatan lainnya: Rasio keuangan penting: Pendapatan, beban dan hasil underwnting: dan
Page 82 OCR 0.886
Page 82 of 85 e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan Iidup perusahaan, 44) Khusus Industri Kehutanan : @) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya, c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alarm (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, €) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dani f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jerus jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumutasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inforrnasi terkini: dan Contoh peristiwa setelah pericde pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tdak diakul: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estirnasi tersebut bdak dapat dibuat. 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi balum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 83 OCR 0.902
Page 83of 85 a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau pervbahan kebijakan akuntansi: C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47) a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumiah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang dwreklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi Jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesusian yang akar dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: B) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pernerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rokonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini bertaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
Page 84 OCR 0.887
Page 84 of 85 (3) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprenensit beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku. di negara tersebut, Inaka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalami laporan keuangan, 5D) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.
Page 85 OCR 0.780
, 29 Oktober 2024 Direktur Utama 8 Direktur Page 85 of 85
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
org
Bank Lain. Penempatan
p.11
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.