Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu Q3 2024 HAIS.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.932
Page 1 of 88

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (v) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan,

3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (V) diisi pada kolom "N/A'.

5, Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya

Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik,
termasuk transportasi kargo, pengiriman Industri
dan layanan kapal sewaan.

Jenis penawaran Umum Saham
Periode Periode

September 2024 (Tidak Desember 2023 (Diaudit)

Diaudit)

Nama Kantor Akuntan N/A Mirawati Sensi Idris

Publik

Page 2 OCR 0.909
Page 20185

Nama Partner N/A

Fendri Sutejo

Opini Akuntan N/A

Wajar tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini (jika | N/A

ada)
“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
va Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIN.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v
Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode Periode
September September
Periode laporan keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp)
Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Penjualan neto 765.371.188.554 680.924,208.896
Laba bruto 175.005,967.699 191.403.485.913
Laba usaha/operasional 105.647.525.511 125.934.915,449
EBITDA 174.842,090.915 165.775.439.329
Laba Bersih tahun berjalan

90.113.617,963

118.967.885.899

Total laba komprehensif tahun
berjalan

90.113.617.963

118.967.885.899

Laba Per saham (dasar dan
dilusian)

34,28

45,28

Page 3 OCR 0.843
Page 30185

Periode Periode
September Desember
Laporan Posisi keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp)
Total Aset 1.155.746.013.357

914.485.251.161

Total Aset Lancar

381.850.301.406

292.616.796,348

Total Aset Tidak Lancar 773.895.711.951 621.868.454.813
Total Liabilitas 451.964.363.810 248.345.744.577
Total Liabilitas Jangka Pendek 218.232.057.215 120.361.156.636
Total Liabilitas Jangka Panjang 233.732.306.595 127.984,587.941
Total Ekuitas 703.781.649.547 666.139.506.584
Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.000 262.625.000.000
Tambahan Modal Disetor 106.961.981,615 106.961.981.615
Proforma Ekuitas - -
Kepentingan Non Pengendali 2.190.956.309 2.099.568.289
Rasio Keuangan"
DER (kali) 0,64 0,37
DAR (kali) 0,39 0,27
Rasio Lancar (96) 175 243
NPM (30) 11,779 16,729
ROA (96) 7,805 17,220
ROE (9) 12, 8086 23,5

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.886
Page dof 4s

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten

atau Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK

No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek,

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

wlalu mula

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Pa Kana Mn Hina Heni

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
B8. gambaran umum Perusahaan:
b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan
CG. Inforrnasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensff, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan
@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan) dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalan laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk mernahami laporan keuangan.

Catatan la

Catatan Za

Catatan 4-30 dan lampiran 1-V

Page 5 OCR 0.869
Page Sof 85

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. V

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v Ciatan 14
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
@asuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
@ungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
$ Gambaran Umum Perusahaan v Catatan 1a

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan

1) | Riwayat nngkas perusahaan, v Catatan Ia

2) | Nomor dan tanggal akta pendinan serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang v Catatan Ia
berwenang, dan nomor serta tanggal Benta Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Catatan 18
periode pelaparanj

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan Ja

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan
melakukan akspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang v
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
peramoingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate “
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan la

7) | Khusus Industri Media | v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang diniliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Irin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.855
Page 6of 85

10) | Khusus untuk Industri Perbankan v

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Aren Eksplorasi dan Eksplotasi/Pengembanygan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi, meliputi:

Narna lokasi:

Nara pernilik izin lokasi,

Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik izin lokasi, dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Aree Eksploitasi/ Pengembangan meliputi:

«Nama lokasi:
Nama pemilik Ijin lokasi:
Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponyaj
Persentasi kepernilkkan saham Perseroan pada perusahaan perulik Ijin lokasi,
Jumlah Cadangan Terbukti (Pt), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
Akumulasi jurnlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/penoembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)| Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPM) dan
c) sisa umur HPM,

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1b
diterbitkan di luar Indonesia,

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan tb

Page 7 OCR 0.876
Page Tof'85

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan ib

4) | Tndakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v
section) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara sin:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d
langsung:

2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1d

3) | Jenis usaha: “ Catatan 1d

4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1d

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan id

6) | Total Aset, dan v Catatan 1d

7) | Informasi penting lainnya antara lain:

8) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, letih dari 50
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung rnaupun tidak langsung lebih dari SD16 (lima
Puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak dlikuti dengan
pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda

d) sifat dan tuas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk Hg
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

T) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus
tmengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan ig

Page 8 OCR 0.873
Page S of 85

persi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
Sisa investasi pada entitas anok terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
Inangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jurnlah barga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis kainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Uabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
kainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya,

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-rnasing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan ic
Budit:

2) | Cakupan manajemen kunci, dan v Catatan tc

3) | Jumniah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan ic
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak,

CK tt at

& Penerbitan Laporan Keuangan

1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan 1e
2) | Pitak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, v Catatan ie

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

- Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan v Catatan 2a
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan Za
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizatie value), Nilai Wajar

Page 9 OCR 0.884
Page 9 of 88

(fair value) atau jurmiah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2a

3)

Mata uang fungsional dan rnata uang penyapan yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mats usng penyajian (jika ada).

Catatan 23

u)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
Signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan:

Catatan 3

2

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang meniliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liatxlitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan,

Cetatan 24

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbstas pada hal-hal sebagai berikut:

1

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas andk:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

Catatan 2b

Page 10 OCR 0.871
Page 10 of 85

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

@) kebijakan akuntansi sehubungen dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

"pernyataan bahwa saido pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
belah dieliminasi,

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2d
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

D) pengakuan awal untuk goodwil:

€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(4) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas:

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara v Catatan 29
kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Catatan 2e
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:
(2) pengukuran setalah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan)
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunskan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi kndung nilai, selain
penjelasan sebogairnana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka v

Page 11 OCR 0.881
»)

&)

Page WN of 4s

(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,
(a) keterituan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif, dan

(ec) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Andung nilai.
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklastfikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) binya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5)

3

»)

2)

Khusus Industri Perbankan

Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

3)

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

Page 12 OCR 0.874
»

Page 12 of 85

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lam:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

D) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan
(2) Deser penyajian atas krodit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian nsiko partofokio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilak realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan
B) Perakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dan
konsumennya,

10)

Anjak Plutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan renourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Page 13 OCR 0.884
Page 130185

piutang diailhkan dan

0) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak ptutangiditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan),

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

na) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan

Catatan 2
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengena kebijakan akuntansi yang digunakan dan Cotatan 2i

rumusan biaya yang digunakan,

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana,

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(l) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasi'kan ke tanaman telah
menghasilkan:

(Aa) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

€) Khusus Industri Peternakan

Page 14 OCR 0.854
Page 14 of 88

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
la) Metode penilaian:
(D) Metode amortisasi (deplesi): dan
(Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
lah) Metode penilatan: dan

(D) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan,

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

@) penghentian pengakuan,

N) nia residu: dan

1D) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14)

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi,

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yong harus dijelaskan antara sit metode yang digunakan untuk mencatat bogian
partisipasi dalam Ventura Bersama,

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabditas yang timbul, dan

C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Page 15 OCR 0.871
1?)

Page 1Sof 45

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setslah pengakuan awal Aset Takberwujud:

€) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif armertisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

@) sumber terjadinya Aset Tokberwujud:

€) metode amortisasi yang digunakan,

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

9) nset dan pengembangan (jika ada),

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lam:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dirniliki untuk dijual,

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

B) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model blaya: dan
2) penghentian pengakuan Properti Investasi,

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumtah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairmenf) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan
d) Masa manfsat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

Catatan 2x

Page 16 OCR 0.879
Page 16 of 88

penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan can pernbalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan v
Uabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian kabdlitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan

b) Dasar penyajian simpanan dani bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi v Catatan 29
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakul: dan
b) dasar penentuan nilai prowisi,

24) Utang Repo V
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya,

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas permbebanan biaya PLH:

b) Metode amertisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 17 OCR 0.903
Page 17088

(1) Lokasi penambangan,

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lan:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara kain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan: dan

€) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antare kain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 2n

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode parsentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

c) Khusus Industri Asuransi

Page 18 OCR 0.905
Page 18 of 85

(1) Pengal endapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Tar yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaklif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(ah Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijetaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

fa) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate:

(S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rata
yang asing,

30)

Transaksi dengan Pihak-pihak Berolasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan 2f

Page 19 OCR 0.884
Page 19 of 85

@) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara leinkebijakon akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

€) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

8) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan,

Catatan Zp, 29

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

@) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

0) deskripsi umum rmengenal jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

G) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian,

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham tressuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-receganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revalussi Aset dan Linbilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

Page 20 OCR 0.889
Page 20 of 85

37) | Biaya Pinjaman v
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segman Operasi v Catatan 2u
Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t

Yang barus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dibusian.

3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
& Aset

1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v

b) rindan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen,

2) | Khusus Industri Perbankan
3) Kas

KRI EK

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
D) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v
dalam mata uang onginal): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v
saat periode pelaporan.

&

Page 21 OCR 0.838
Page 21 of 88

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jurnlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1)
2
(3)

ta)
(2)

Jumlah penyisihan penurunan nilai:
Perubahan penyisihan saotarna penode berjalan untuk masing-masing giro:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)

(3)
a
(5)

(6)
n
(8)

9)

Rincian junah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impatred)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpeired):

Jergka waktu (rata-rata otav per kelompok):
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

Jumlah dana yang diblokir dan alasannyaj

Jumlah dana yang tidak dapat dicsirkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan Informasi dan otoritas yang berwenang, dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

BRA “Kah WA San Ia Te «

«

3)

Plutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

€C) jumlah ptutang menurut mata uang,

Catatan 5

Page 22 OCR 0.812
dj) alasa

e
n

@
h)
D)

Page 22 0F85

lan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilal,

jumlah cadangan kerugian penurunan nikat, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan rnanajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

piutang yang dijaminkan, nara pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj
jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditranster, beban bunga, retensi, jatuh tempa, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjlan: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada),

&

Catatan 3

“

Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah peutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang orerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

Ker IS Sa

bj

Plutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sofvabilitas.

c)

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan sotvabditas.

gd)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

Page 23 OCR 0.880
Page 23 of 85

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) | khusus Industri Pembiayaan F)

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jurmah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jamenan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsurnen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(B) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,
bj Tagihan Anjak Piutang V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse). dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

C) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Rindan jumlah berdasarkan pihak bereiasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir

Page 24 OCR 0.868
Page 140f85

periode pelaparan, untuk setiap periode berikut:

Ca) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijarnin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimumj
(6) rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Oparasi 1
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah ogregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(B) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari fima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor,
61 | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

D) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.
?) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
8) biaya kontrak yang terjadi:

Page 25 OCR 0.862
Page 25 of 85

D) laba yang diakui,

C) kerugian yang terjadi: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termun).

8) | Piutang Reverse Rapa v
Yang harus diungkapkan antara lain:

B) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan

b) Tanggai dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efak:
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan,

€) Tingkat bunga piutang reverse repo:

!) Cadangan kerugian penurunan nitai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jike ada),

9) | Agunan Yang Diambil Alih v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
denda kepada pihak lain.

ti)| Piutang Lain-Lain v Terdapat piutang lain-
lain namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian
karena nilal dibawah 590
dari total aset.

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.878
Page 16 of 85

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

3) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan mncian investasinya,
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
@iakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilal wajar melalui laba rugi:

(8) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belurn diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasij dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempa yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai egunan untuk Liabilitas
atau abilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengelami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nidai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi: dan

Page 27 OCR 0.883
Page 27of'85

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) jenis dan jumlah deposito dalam mata vang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) rncian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dar
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan ndai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggai jatuh tempo dan Frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

@) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh ternpo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

Page 28 OCR 0.902
18)

Page 28 of 85

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-oset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang barus diungkapkan ontaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga,

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
d Ringan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak kergaj

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

1 Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas ,

1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

” Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

Kk) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

D1 Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang barus diungkapkan antara lain:

Page 29 OCR 0.839
Page 29 of 88

3) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan okseptasi diungkapkan kolektibiltas, Jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelosi den pihak ketigoj

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan
8) Yang hanus diungkapkan antara lain: v“ Catatan 6

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan, v

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan v
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari sebiap penurunan nilai yang diakui sebagai v
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang v
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan

(W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v
dijaminkanj dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v

Aisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya,

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus v

Page 30 OCR 0.844
Page 30 of 85

Giungkepkan antara Ioi 5 4 3 1 mn

(4) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Berang Dagangan,
Cc) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(2) Tanah Matang,

(b) Unit Bangunan) dan
(eh Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumiat biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v

Tarnbahan pengungkapan antara lain:
(Ih Lokasi, luas tanah, proses perizinan)

(2) Jumlah biaya bungs dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lam yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit V

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,

Page 31 OCR 0.880
Page 31 of 85

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jurniah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
Seperti hewan ternak menjadi:

(2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awel dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan termak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

la) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(9 Jika tak sda asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(ga) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan,

23)| Pajak Dibayar Di muka v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

b) uraian mengenali jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka Catatan 7 dan 8
Yang harus diungkapkan antara lain iacian menurut jenis dan jumlah. vV

Page 32 OCR 0.877
25)

Pape 32 of 85

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang barus diungkapkanantara lain:

(1)
(2)

(3)
(4)
(5)
(6)

uralan dari aset yang dimBiki untuk dijual atau kelompok lepasan:

uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

kerugian penurinan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

dalam hat aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalem satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat mamperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan
dalam bal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apatila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimliki untuk
dijual: dari

ll. jurnlah terpuliwkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(cj) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :

8)
b)

s
d)
e)

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang)

pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai:
Gan

dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam asot lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

Catatan 23

27)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
2) nama entitas asosiasi,

si an

Page 33 OCR 0.878
Page 330185

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

Cc) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) Nak suara atau hak suara potensial investse secara langsung
atau tidak langsung:

#) akhir periode pelaporan dari laporan kevangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
penode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk penode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain:

1) Nobilitas kontinjonsi yang teradi karona Investor berkewajiban bersama-sama untuk.
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Labilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi,

28)| Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincan jaminan yang diberikan dan jumlah janwnan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan v
HTI dan HTI dalam pengembangan

Penwabwn yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saido awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo oktur,

Page 34 OCR 0.862
Page 34 of 85

30) | Khusus Industri Jalan Tol v

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kussa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(2) Dasar pengukuran bak bagi hasil tol:

(B) Masa hak bagi hasil tol dan amertisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31) | Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
li) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanarnan,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
keiompck selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(a) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasikan selama paling sedikit 2 tahun:
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan,
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL. Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung

(b) Jurniah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan

@, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir

(2) Nilai tanarnan dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi #nilik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

Page 35 OCR 0.876
Page 380185

32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:
b) Rekonsiliasi saido awai dan akhir hewan temak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun berakhir
C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
e) Kondisi hewan ternak:
MO) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:
@) Sa: hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
tutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,
I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
J1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada dan
k) Wai hewan ternak yang dijarminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
33) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi)

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan

keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkanj
(1) nama Penilai, tanggal perilalan, dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) Jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(Bb) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan meupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(Ec) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau

Page 36 OCR 0.877
Page 36 of 85

pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan) dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

Ca) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dar

(b) penyesuaian signifikan lain.

C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
penuaan sebagoimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(4) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properb Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan)

(4) jumlah rugi penurunan adal yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
16) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lsin:

(1) rindan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(S) jumlah pengeluaran yang diakul dalam junvah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

Page 37 OCR 0.862
Page 37 of 88

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk rmenentukan jumlah txaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap v Catatan 9

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiapkelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, v

bj) rekonsitiasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal v
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v
penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v
ekuitas (jika ada): v

2) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

() jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
Nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apatila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

ga) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggsl Penilsian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalarn mengestirnasi Nilai Wajar
aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham.

hn) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pernbangunan, yang harus diungkapkan antara v
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalarn jumlah tercatat aset tetap dalarn
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarman untuk aset yang memenul kriteria
aset kuahfikasian, maka wajib diungkapkan:

Page 38 OCR 0.889
Page 38 of KS

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi seiama periode berjalan: dan

(b) tanf kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

1) Pengungkapan lainnya antara lain:
(d)jumlah tercatat Aset tetap yang bdak dipakal sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan:

(3)jurniah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dan penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jurnlah tercatat:

(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, mai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(LO) Jens dan nilai aset tetap yang dissuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya,

KR

Lt

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreage, unaperated acreage, Sumur

dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, darlro kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(3) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
Ia) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektatwlitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel

Page 39 OCR 0.867
Page 39 of 88

analisa

umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud V

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

2) Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehanisit

:
C) rekonsikasi jumlah tercatat bruto dan akurmulasi amortisasi Aset Takberwujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasfikasi,

dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumiah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:

Jumniah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

penitaannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak

d

s

£

I) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Perperintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Tokberwujud yang menjadi jarninan untuk Labilitas:
1) nilai komitmen kontrakbusi untuk akuisisi Aset Takberwujudj
1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(L) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
uset,
(5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saido surplus kepada para

Page 40 OCR 0.889
Page 40 of 88

pemegang saham

37)

Khusus Industri Ga:

lan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

2)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(U) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangany

(3) Saldo aknir.

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Ka

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lsin:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Matode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(D) Metode pertitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya

pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliput penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d)

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan jukkan:

la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

Page 41 OCR 0.876
Page 41 of 85

(b) Sakio awal

(Cc) Penambahan/penguranganj
(0) Amortisasi, dan
(9) Saida akhir,
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(9) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

la) Alesan terjadinya penundaan,
(b) Amertisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b, Llabilitas

1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 11
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

D) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

2) | Provisi v

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,

5) Yang harus diungkepkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada prowisi selama penode bersangkutan:

(4) Jurniah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan)

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan darnpak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan seat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud

ba

Page 42 OCR 0.891
Page 41 of 88

dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi

utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Asat yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utarna beban yang belum v Catatan 13
Jatuh tempo.
4) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban,
5) | Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijusl Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain fabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus drrinci dalam bentuk tabel
yaitu !
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) taba yang diakul:
C) kerugian yang dialami: dari
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan v
8) Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jents simpanan yang mengungkapkan!

(1) Rincian berdasarkan mata vang, dan jangka waktuj

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau

Page 43 OCR 0.903
Page 43 of 88

dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(HL) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj
(9) Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya dibkakir
atau dijaminkan,
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain -
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jurnlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lam:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(8) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Page 44 OCR 0.867
Page 44 of 85

Yang harus diungkapkan antara Isin:

(1) Jumiah menurut program :
(2) Jumtah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: den

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) Perusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jurvah berdasarkan ko-ssuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(Lt) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang, dan
(S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang narus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi,

UI) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

Page 45 OCR 0.883
9)

Page 48 of35

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya,

Catatan 16

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

6) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 15a dan 159

1t)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jurniah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting Isinya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang rmuka kontrak yang diterima,

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.

14)

Llabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk Habilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto paxia satiap kabilitas keuangan: dan

(C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang barus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

ai

AP
Catatan 24

Page 46 OCR 0.864
Page 46 of 85

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v

yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui v
selama periode tersebut: dan

(8) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
@irestrukturisasi

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

Yang harus diungkaokan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang

dimvliki untuk dijual sesuat dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 23
Yang Harus diungkapkan antara lain : ag
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan v
C) — Pminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v

«
z

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yeng Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan)

C) tanggal jatuh tempo,

dj) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

€| penjelasan tentang fasilitas pinjarnan yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan

Ap

Page 47 OCR 0.873
Page 470185

perolehanni
n

pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

bh) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan)

» persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

ih) pengungkapan Informasi sehubungan dengan Wabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabslitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga kevangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka vV

waktu penjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)| Utang Sewa Pembiayaan v Catatan 17

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessar)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lin) tahun: dan
(3) lebih dan $ (Iimajtahun.
C) pembayaran sewa kontinjan yang diakut sebagai beban pada perlode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subisase) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dan kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable

sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan

@) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
Yengan transaksi penjualan dan penyewaan kernbali (sale and leaseback) dan

!) penjelasan UMUM Isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

KLIK

Page 48 OCR 0.866
21)

Page 48 of 85

Khusus Industri Perbankan
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

c)

d)
(2)
3)
(4)
(5)
(6)

?)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Rincian berdasarkan peringkat sfek dan perusahaan permeringkat,
Jumlah amortisasi pada tahun berjalan)

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuln, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

«d)
2»
3

(4)
(5)

Rindan berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

Rindan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance),

Pendapat manajemen terkait pernenuhan debt covenance:

Apabila bank menerima dang atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka

manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)
(2)
(3)
ta)

(5)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, Gan kolektibilitas,

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga)

Jumlah penyisihan penurunan nilei dan mutasi selama periode berjalan:
Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Page 49 OCR 0.876
22)

Page 49 of 45

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
B) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) Labiltas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Ilabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan)

@) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(4) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir,

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dan nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(ce) turan oleh peserta program:

(6) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
vang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

() imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

(0D  curtailment, dan

23) Labilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16
8) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. y

Page 50 OCR 0.828
Page 50 of 85

—el———U 7 Xakerangan ”—”—”—”—”—”——. hda | Tidak | N/A.” Keterangan

(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program v
yang seluruhnya bdak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

(4) rekonsiliasi saldo awa' dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal A4
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesual dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama penode yang dapat
diatnbusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(CJ) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata

uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) turan oleh pembeni pekerja:

(e) juran oleh peserta program:

(1) Imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

IN) penyelesaian: v
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagairnana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Asetdan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalami laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

tc) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakul sebegai Aset sesuai dengan SAK: dan

Ce) jumlah lainnya yang diakui dalam laparan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos v
dimane hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(cl hasi yang diharapkan dan aset program)

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
SESuAN dengan SAK:

le) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor v
1096 (sepuluh per seratus):

IP) biaya jasa lalu,

Page 51 OCR 0.882
Page S1 of 85

(9) dampak dari curtatiment terutarna terkait dengan penyelesaiannya) dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui v
segera dalam saido laba, meliputi:
ta) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan v
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jurviah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuanal yang diakui pada v

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jurmiah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v
(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program, v

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: v

fa) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk penode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap bak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(dj tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (can perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
() asumsi matenai lain yang digunakan dalam aktuana)

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto: dan

(b) akurnulasi kewajiban imbalan pascekerja untuk binya kesehatan,

Page 52 OCR 0.882
Page 52 of 85

(c) Dalarn hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
waji iungkapkan dampak persentase kenalkan atau penurunan tingkat

tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(45) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:
fa) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v
defisit pada program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(W  Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Tabilitas program poda akhir periode pelaporan) dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
Program pada akhir periode pelaporan, v
(16) estirnasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama penode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan, v
(47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendah, wajib diungkapkan sebagai berikut:
la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahsan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(i) #nforrnasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalarn pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(li)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir H4,

b) Turan Pasti v
Perusahaan yang menyelenggarakan program Iuran pastiharus mengungkapkan
jurnlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya V
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumiah imbalan kerja jangka
panjang lsinnya.

Page 53 OCR 0.863
Page SJ of 85

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lsin:

(4) turan program dan jumlah pesangan pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai llabilitas kontinjen (jika ada).
24) | utang Obligasi v
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang

asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

!) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

g) kejadian penting lainnya antars lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defavit):
dan

h) persyaratan penting lainnya,
25) | sukuk vV
3) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
bj) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan)

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,

(6) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah),

te) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(MD rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(a) jangka waktu:
(h) tujuan pererbitannya, dan
(| persyaratan penting lain

Page 54 OCR 0.866
Page 54 of 85

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(4) jumlah bagian yang aken jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan,

(S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usahs dengan Perusahaan:

(G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

26) | utang Subordinasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

Aa) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga

kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya,
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

d) kejadian penting lainnya ontara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit):

€) pembatasan yong dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

() persyaratan penting lainnya.

27) | obligasi Konversi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nnclan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) penode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksansan, hak konversi sebalurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

Cl dampak dilusi apabila seluruh obiigasi dikonversikan, dengan memperhabkan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dar sudut pandang pemegang obligasi konversi:

gd) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f) jumlah begian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jlka ada):

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defawt),

Page 55 OCR 0.883
»

»
»
m)

Page 55 of 85

dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

komponen Labilitas dart obligasi konversi:

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

"

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)

a

(3

Bagi setiap jenis saharn, antars lain:

(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan urituk penerbitan dengan hak opsi den kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,

Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemmlikan, yaitu:

(Ii) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham) dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periede berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umurn
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kopitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issve dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

CA

Catatan 18

Page 56 OCR 0.818
Page 56 of 45

En ee ag 5 ———- Me nek wa Kana
2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v Catatan 19
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rindan jumlah tambahan modal disetor: v
b) Uralan sumber agio saharn,

€) Rincian blaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

&) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan rnodal disetor Isinya: vV
#) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegintan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Keparnikkan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan v
yang terjadi: v

(6) Wal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali, v

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(CJ Dampak penyesuaian kebijakan akuntensi: dan “
(d) Ikhtisar angka-aroka laporan keuangan setelah disajikan kembali. vV

KUR

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :
4) Uraian transaksi perubahan kepenwlikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nara pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,
dan

C) Jumiah yang dealisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

Page 57 OCR 0.857
Page £T of 88

4) | Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara |

2) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
@isetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nias satarn tressuri yang
Giperoleh:

Cc) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetorj

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

€) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) | Saldo Laba v

Yang barus diungkapkan antara lain:

a)  Alssan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,

dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | Waran v

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,

€) tilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
€@) katan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Catatan 2d

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang barus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Page 58 OCR 0.862
Page 58 of 85

d. | Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama perinde, v Cototan 20

termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga,

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividenj

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama: v
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 101 (sepuluh

perseratus) dari pendapatan: v
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (Jika ada), yang diungkapkan terpisah “
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga)

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain! v
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

fa) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan)

lb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan, dan

(CJ Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesalan pada tanggal akhir periode pelaporan:

(p) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(eh) Jumlah retensi,

(3) Jumiah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Labilitasj

() Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:

(4) Penjualan blasa dan penjualan dari hubungan keagenan,
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi

Page 59 OCR 0.872
Page 89 of'85

keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Pernincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari teansaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

la) Pendapatan brutoi
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(C) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

C) Masa berlaku tarif

d) Besaran tarif: dan

@) Perjanjian lain yang terkait.

3

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utarna antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

D) Pendapatan anjak piutang, dan

C) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi

b) Subsidi tidak mampu, dan

C) Selisih perhitungan kiaim.

3)

Khusus Industri Transportasi

Rindian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

8) Rindan pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

Page 60 OCR 0.883
Page 60 01 85

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

€) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain, e

7) | Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kolampok premni bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan (memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Yang Irarus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakul,

€) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 21
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pakok produksi yang dirinci: v

Page 61 OCR 0.855
Page 610f85

(1) Biaya bahan baku) 1 -MB | Yaek PMjA | Xatarsngan |

(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

b) Nama pihak penjual Jari vilat bernbellan yang melebihi LUY (sepuluh perseratus) dan v
pendapatan: dan

C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

Li) | Khusus Industri Rumah Sakit i
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rindan beban departementalisasi:

a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana,

#) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi,

12) | Khusus Industri Asuransi: v

3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk.
setiap jenis asuransi.

bj) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yong harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban karnisi untuk setiap jenis asuransi,

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

Page 62 OCR 0.870
Page 62 of 85

13) | Khusus Industri Perhotelan v |

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lam:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sfat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara v Catatan 22
lain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi, dan
c) Beban umum dan administrasi,
15)| Khusus Industri Perbankan v
2) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama,
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban prowisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) | Khusus Industri Pemblayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Perntiayaar Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
aj rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, v“ Laporan laba Rugi dan
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. v Penghasilan  Komprehensit
Lain Konsolidasian
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

(8) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang

Page 63 OCR 0.869
Page 63 of£5

berlaku: dan
(c) selisih kurs yang berasal dan penjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga)
(2) biaya keuangan lainya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diskui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi: dan

tc) amortisasi prerni/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai,

d) Untuk Bagian Labs Rugi dari Entitas Asosiasi danjatau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
@dungkapkan secara terpisah.

«

18)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujudj
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

dj) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dan keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas dan

O bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

aa an

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Konsolidasian

Page 64 OCR 0.893
Page 64 of38

20) | Pajak Penghasilan

a)

b)

9

4

(31

Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(3) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jurnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya)

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tserif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode talu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan| dan

(7) jumlah beban (penghasidan) terkait dengan perubahan kebijakan skuntensi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama:

penjetasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhibungan
tarif pajak yang berlaku, atou

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tanf pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebekamnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

Page 65 OCR 0.887
H1)

"

m)

m

o)

p»)

Page 68 of 88

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas liabilitas

pajak tanpguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(4) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(4) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumvah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,

apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(l) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan norrnal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian

Jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham

Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi

untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labilitas dalam laporan keuangan:

uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi

bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan

wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisn:s

tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

jumiah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas

aset pajak tangguhan, apabila:

(Lt) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang Isbih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak.
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

Cet

Page 66 OCR 0.892
Page 66 of 85

mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkaz,

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiltasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
distribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mentakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham:

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang

mempengaruhi Jaba per saham:

'ostrumen (termasuk saham yang dapat diterbstkan secara kontingen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian,

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum aktiir periode pelaporan, dan

6) laba por saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan,

€,

d

Catatan 26

22)

Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
mbahnya:

(1) lebih dan Rp 1,000.000.000,00 (satu millar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,595 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Inforrnasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud:

€) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan sakdo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memaharni potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 23

Page 67 OCR 0.869
Page 67 of 85

Galam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
terkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, v

termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,
(3) jumlah cedangan kerugian penurunan nilai, beban cedangari kerugian

penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait V
dengan jumah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v
dilakukan pembentukan)
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

@) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-rnasing anggota atau kelompok v
direksi, kornisaris, pemegang saham utarna yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) #mbalan pascakerjaj
(3) #mbalan kerja jangka panjang lainnya,
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

M untuk entitas berelasi dengan pemenntah : V

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Page 68 OCR 0.864
(2)
(3)

Page 68 of 88

sifat dan jurnlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individusl,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut,

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Ye
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v
b) Yang harus diungkapkan antara tam:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
dalam mata uang fungsional: v
(2) posisi neto dari aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing: v
(3) rincisn kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v
(4) Jurnlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada ndai wajar melalui laba rugi: v
dan
(5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprebensif lain dan diakumulasikan v
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsikkasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk sebap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selarna periode tertentu

b)

untu!
(1)

(2)

3)

(3)

(5)

(6)

k suatu aset individual, termasuk goodwil' atau suatu unit penghasil kas:
peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

jurnlah rugi periurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai,

Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilat yang dibalik,

@odwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

Jurniah pembalikan rugi penurunan nila atas aset revaluasian yang diakui dalarn
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) ddakukan untuk setiap
kelompok aset.

Page 69 OCR 0.883
Page 69 of 85

25) bahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
@) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) sifat dan alasan perubahan esomasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, Takta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periade sebelum periode yang
disajikan, Dalam bai tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-pertode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Penode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(D) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenal cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

Page 70 OCR 0.854
Page 700f 85

26) | Kombinasi Bisnis v
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakusisi:
(2) tanggal akuisisi:
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan skumulasinya untuk masing-masing kombanasi bisnis,
(ah persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil yang diakut,

(?) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan,

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jurnlah pembayaran
dan

(Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan, Dalam bal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembisyaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:
la) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah peutang bruto kontraktualj dan

(fc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(20) jumiah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Labiltas yang diambil alih:

(d1) setiap llabilitas kontinjensi yang diakul pada Nilai Wajar:
fa) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar

sumber daya ekonomi terjadi:
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 71 OCR 0.869
2)

(13)

(14)

(15)

Page 71 of 85

diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan
(ch jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,
dalam hal labilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
@iukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

fa) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 3I huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal:
Galam hal pembelian dengan diskon:

Ca) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam taparan laba rugi
komprehensif dimara keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakutsisi memiliki kurang dari 1009

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

ta) jurnlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(D) teknik penilaian dan mput model utama yang digunakan dalam penentuan
nilsi tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan skuitas pihak yang
diakuisisi yang dirvliki oleh pihak pengakuisisi segara sebelurn tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasi' dari
pengukuran kembali Wilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan lsba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
pervode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.877
Page 72 of 85

kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan

sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan :

(a) alasan akuntansi awal untuk kornbinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Uabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

(Cc) sitat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau

Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selarna penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(Cc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi

(3) #abilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika adaj

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada
periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Wabilitas yang
diambil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memaharni
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

Page 73 OCR 0.871
Page 73 of 85

0) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
engan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1)
(2
(3)

(G3)

Jurnlah harga yang dibayarkan,

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

jumlah aset dan Ilabilitas selain Kas dan Setara Kas pade entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

2)

Segmen Operasi
Yong harus diungkapkan antara kain :
a) pengungkapan pada level segmen:

(»

(2)

(3

Informasi umum, yang terdiri dari:

ta) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban

tertentu, aset segmen, dan Ikabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar

pengukurannya:

rekonsikasi dari total pendapatan segmen, Ukuran laba atau rugi segmen

dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya

terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1)

(2)

Inforrnasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
|. negara domisili Perusahaan) dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

Catatan Zu dan 27

Page 74 OCR 0.910
Page 7d of 85

tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
|... negara domisill Perusahaan dan

1. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset,
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
la) foktaj
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
Ic) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) | Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
Cd) ursian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Nabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap seamen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang barus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
ta) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat distribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Page 75 OCR 0.871
Page TS of 85

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

ah Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesual dengan tujuannya,
yaktu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

D) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelormpok klasifikasi

lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(4) hakikat dan sifat dan transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo)
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,
(S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.
cl Yang herus diungkapkan antara lain:

(4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3) Bagi instrurnen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Andung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan

antara lain:

a) Nilal Wajar setiap kelompok Aset dan Liatnlitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) tierarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nila Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan,

Catatan 25

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
b) jumlah utang dividen untuk:

Catatan 18

Page 76 OCR 0.865
Page 76 of 85

(1) periode pelaporan, dan v
(2) periode sebelumnya, v
C) Jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah v

periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyselesalan laporan kevangan dan tidak
(akui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

v
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul.
32) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama x
Yang harus diungkapkan antara lain:
B) jumlah agregat dari Wabilitas kontinjonsi dengan jumlah Nabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersarna entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya) dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka pendek,
Nabilitas jangka panjang, penghasian dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,
33) | Perikatan dan Kontinjensi v

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

Lk pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

8 periode berlakunya perikatan:

AI, dasar penentuan kompensasi dan denda:

Iv. Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan) dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan

Page 77 OCR 0.854
b)

(2)

(3
(9

Page 77 of 85

untuk investasi, diungkapkai
IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
IL periode berlakunya perikatanj
Wi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi,
pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(8) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) Inter belakang dikeluarkannya jaminan:
(Cc) perinde berlakunya jaminan: dan
td) nilai jaminan:
fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas UC, cerukan bank, dan
uralan mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,

Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

ta)

(2)

(3)

(4

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal optnvon):
dan

(dj dampak keuangan:

Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uratan singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya:

kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

Ia) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pekok dan denda atau bunganya) dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau kabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

Page 78 OCR 0.877
Page 78 of 85

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah ateu waktu arus

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga,

34) | Khusus Industri Perkebunan v

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihal-pihak yang terkait dalam kerjasama,

€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

IN) Isi perubahan perjanjian, jika ada,

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang mernungkinkan para pengguna Catatan 24
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen

keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, bermasuk, namun tidak terbatas

pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analksis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atou tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v
#khir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lin:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang v
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pernahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likulditas, v

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba

rugi dan ekuitas: dan v
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v

instrumen keuangan.

Page 79 OCR 0.894
Page 79 ot 85

36), Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

posisi kevangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal

laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan pasisi devisa neto,

Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

@) Jurniah sakdo negatif yang disliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah

b)
K3
d

e)

tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Page 80 OCR 0.867
38)

Page 80 of 85

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) 'Inforrnasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan date kuantitatif tentang bagian yang dikelole sebagai modal:

€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

@) pernyatsan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
@ksternal (jika ada): dan

2) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

Catatan 24

39)

Transaksi Nonkas

Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penertxtan saham, dan konversi utang menjadi modal,

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang Irarus diungkapkan antara lain -

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenal setiap Jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti

kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

CJ jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
besi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan,

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham

Page 81 OCR 0.890
n

3)

Page 81 of 85

yang beredar pada akhir periode,

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilsi Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, don

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekultas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

3)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Pertiitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitss.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a)
b)
d

d)

Uin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
Jenis Akad Asuransi Syariah,

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah)
dan

Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jents, jumlah dan dampak dari:

a)
b)
Cc)
d)

Kontrak ressuransi:

Perjanjian penting dan Ikatan lainnya:

Rasio keuangan penting:

Pendapatan, beban dan hasil underwnting: dan

Page 82 OCR 0.886
Page 82 of 85

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan Iidup
perusahaan,

44)

Khusus Industri Kehutanan :
@) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib
lainnya,

c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alarm (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya, dani

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jerus jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumutasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inforrnasi terkini: dan

Contoh peristiwa setelah pericde pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tdak diakul:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estirnasi
tersebut bdak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi balum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

Page 83 OCR 0.902
Page 83of 85

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau pervbahan kebijakan akuntansi:
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

47)

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumiah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang dwreklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi Jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan

(2) sifat penyesusian yang akar dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

B) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pernerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)

Rokonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini bertaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 84 OCR 0.887
Page 84 of 85

(3) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprenensit
beserta penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku. di negara
tersebut, Inaka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalami laporan keuangan,

5D)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Page 85 OCR 0.780
, 29 Oktober 2024

Direktur Utama

8

Direktur

Page 85 of 85

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.01 MB
Published30 Oct 2024
Pages85
Characters149,948
Text sourceOCR
OCR confidence0.873

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank Lain. Penempatan p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result