Skip to content
Back to announcement

20241030_FOLK_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31750768_lamp1.pdf

Other Text extracted FOLK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 38

Page 1

          
Page 2
                  Lampiran Surat Nomor S-11164/BEI.PP3/10-2024
                            Permintaan Penjelasan


A.       Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil IPO Saham
         Berdasarkan rincian dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
         Umum (LRPD) per 31 Desember 2023 sebagaimana terlampir pada tabel di bawah
         ini, disampaikan bahwa Perseroan telah merealisasikan sebesar Rp52,25 miliar
         atau setara 100,00% dari jumlah dana hasil penawaran umum. Sehubungan dengan
         hal tersebut, agar dijelaskan terkait:




     1. Sebesar Rp11,86 miliar atau setara 22,69% dari jumlah dana hasil penawaran
        umum digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara
        (FMN). Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
        a. Konfirmasi mengenai dikonsolidasikannya FMN di dalam laporan
           keuangan Perseroan.
           Jawaban : FMN dimiliki oleh Perseroan sebesar 99%, sehingga
           dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan. Konsolidasi ini
           dilakukan sesuai dengan peraturan PSAK 65 tentang "Laporan Keuangan
           Konsolidasian," yang mengharuskan entitas induk untuk mengkonsolidasikan
           anak perusahaan yang dikendalikan lebih dari 50%, baik secara langsung
           maupun tidak langsung.
         b. Uraian mengenai realisasi penggunaan dana, dengan melengkapi tabel di bawah ini:
                       Penyetoran modal kepada FMN                          Nilai Realisasi
              (Modal kerja) Pemanfaatan jasa Advertising Agency berupa Rp8.853.832.000
              digital marketing, campaign strategy, branding strategy, biaya
              pemasaran, dan biaya operasional kantor
              (Belanja modal) Pembelian alat-alat untuk menunjang kegiatan Rp3.000.000.000
              produksi konten
              Total                                                          Rp11.853.832.000


         c. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi modal kerja dan belanja modal
              atas penyetoran modal kepada FMN, beserta dalam hal FMN merupakan

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                 FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 3
              perusahaan terkonsolidasi, agar menyertakan keterangannya jika akun
              akuntansi tidak tercermin dalam laporan keuangan Perseroan dengan
              melengkapi tabel di bawah ini:
                          Akun                             Debit                      Kredit
            Investasi      pada entitas             Rp11.853.832.000
                   anak – terkonsolidasi
            Kas dan setara kas - terkonsolidasi                             Rp11.853.832.000

            Check                                   Rp11.853.832.000       Rp11.853.832.000

         d. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas modal kerja dan belanja modal
              atas penyetoran modal kepada FMN, dengan melengkapi tabel di bawah ini:
              Penyetoran modal                                     Penjelasan
              kepada FMN
             (Modal               kerja)    Langkah ini diambil guna memperkuat eksposur dan
             Pemanfaatan            jasa    memperluas jangkauan target konsumen di pasar yang
             Advertising Agency berupa      semakin kompetitif. Atas upaya strategis yang telah diambil
             digital         marketing,     memang belum mencapai dampak yang diharapkan, sebagai
             campaign          strategy,    langkah lanjutan, perseroan sedang melakukan evaluasi
             branding strategy, biaya       strategi pemasaran yang ada dan akan berkoordinasi dengan
             pemasaran, dan biaya           pihak – pihak agency strategy yang telah ditunjuk oleh
             operasional kantor             Perseroan.
             (Belanja            modal)     Sampai saat ini belanja modal yang telah di alokasikan telah
             Pembelian alat-alat untuk      memberikan dampak yang cukup signifikan, seperti
             menunjang         kegiatan     meningkatkan efisiensi, dan kualitas dalam rangka memenuhi
             produksi konten                kebutuhan dalam membuat konten – konten yang dibuat oleh
                                            FMN.


    2. Sebesar Rp9,85 miliar atau setara 18,85% dari jumlah dana hasil penawaran umum
       digunakan untuk renovasi terhadap gedung kantor, pembuatan studio, ruang
       pertemuan dan juga pembelian peralatan perlengkapan di dalamnya (belanja
       modal). Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:

         a. Uraian mengenai realisasi penggunaan dana, dengan melengkapi tabel di bawah
            ini.
                                          Keterangan                              Nilai Realisasi
              Renovasi terhadap gedung kantor                                  Rp6.026.205.500
              Pembuatan studio                                                 Rp3.825.000.000
              Total                                                            Rp9.851.205.500




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                      FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 4
         b. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi belanja modal, dengan
            melengkapi tabel di bawah ini:
                                Akun                        Debit                     Kredit
              Renovasi terhadap gedung kantor        Rp6.026.205.500


              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                            Rp6.026.205.500


              Pembuatan studio                       Rp3.825.000.000
              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                            Rp3.825.000.000
              Check                                 Rp9.851.205.500          Rp9.851.205.500


         c. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas belanja modal, dengan
            melengkapi tabel di bawah ini:
                            Keterangan                                 Penjelasan
              Renovasi terhadap gedung kantor       Renovasi terhadap gedung kantor sampai saat ini
              (contoh)                              masih dalam proses
              Pembuatan studio (contoh)             Renovasi terhadap studio telah selesai dilaksanakan
                                                    dan sampai saat ini Perseroan menggunakan studio
                                                    tersebut untuk pelaksanaan pembuatan konten.
            Pembelian furniture                     Furniture telah lengkap dan menjadi properti yang
                                                    dipergunakan oleh Perseroan baik untuk kebutuhan
                                                    operasional maupun kebutuhan pembuatan konten
            Pembelian elektronik                    Alat – alat penunjang telah di pergunakan dengan
                                                    baik dan meningkatkan efisiensi seperti misalnya
                                                    kamera, dan pencahayaan serta peralatan audio
                                                    visual lainnya, meningkatkan proses pembuatan
                                                    konten menjadi lebih cepat dan efek visual yang
                                                    dihasilkan menjadi lebih tajam dan jernih


    3. Sebesar Rp9,22 miliar atau setara 17,65% dari jumlah dana hasil penawaran umum
       digunakan untuk pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS). Sehubungan
       dengan hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
       a. Konfirmasi mengenai dikonsolidasikannya USS di dalam laporan keuangan
          Perseroan.
          Jawaban : USS hanya dimiliki oleh Perseroan sebesar 6,04%, sehingga tidak
          dikonsolidasikan dalam laporan keuangan. Sesuai PSAK 15, investasi di bawah
          20% hanya diakui laba berdasarkan metode ekuitas sesuai persentase
          kepemilikan.
       b. Uraian mengenai realisasi penggunaan dana, dengan melengkapi tabel di bawah
          ini:
Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                     FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 5
                                     Pembelian saham USS                         Nilai Realisasi

              (Modal kerja) …                                                 Rp…

              (Belanja modal) …                                               Rp9.225.000.000

              Total                                                           Rp9.225.000.000


         c. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi pembelian saham USS, beserta
            dalam hal USS merupakan perusahaan terkonsolidasi, agar menyertakan
            keterangannya jika akun akuntansi tidak tercermin dalam laporan keuangan
            Perseroan dengan melengkapi tabel di bawah ini:
                                   Akun                           Debit                   Kredit
              Investasi      pada entitas anak             Rp9.225.000.000
                     – terkonsolidasi
              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                                   Rp9.225.000.000

              Check                                        Rp9.225.000.000          Rp9.225.000.000


         d. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas pembelian saham USS, dengan
            melengkapi tabel di bawah ini:
                  Pembelian                                      Penjelasan
                  saham USS
              (Modal kerja) …             -
              (Belanja modal) … Perseroan telah menambah kepemilikan di USS dengan melakukan
                                jual beli saham sehingga Perseroan memiliki kepemilikan sebesar
                                6,04% di USS

    4. Sebesar Rp6,53 miliar atau setara 12,50% dari jumlah dana hasil penawaran umum
       digunakan untuk dipinjamkan kepada PT Drsoap Global Indonesia (DGI).
       Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
       a. Konfirmasi mengenai dikonsolidasikannya DGI di dalam laporan keuangan
          Perseroan.
          Jawaban :
          PT Drsoap Global Indonesia (DGI) meskipun hanya dimiliki sebesar 33% oleh
          Perseroan, tetap dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan. Hal ini
          mengacu pada peraturan PSAK 65 tentang "Laporan Keuangan Konsolidasian",
          yang menyatakan bahwa pengendalian tidak semata-mata diukur dari
          persentase kepemilikan saham, tetapi juga didasarkan pada hak kontrol
          signifikan. Dalam konteks ini, Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                     FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 6
            kebijakan keuangan dan operasional DGI, yang pada akhirnya memberi
            pengaruh signifikan terhadap hasil ekonomi DGI.
         b. Uraian mengenai realisasi penggunaan dana, dengan melengkapi tabel di bawah ini:

                                  Dipinjamkan kepada DGI                                     Nilai
                                                                                             Realisasi
              (Modal Kerja) Pembelian persediaan produk                                   Rp5.875.830.000
              (Modal Kerja) Biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan kegiatan           Rp652.870.000
              branding lainnya
              Total                                                                       Rp6.528.700.000


         c. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi modal kerja dan belanja modal
            atas peminjaman kepada DGI, beserta dalam hal DGI merupakan perusahaan
            terkonsolidasi, agar menyertakan keterangannya jika akun akuntansi tidak
            tercermin dalam laporan keuangan Perseroan dengan melengkapi tabel di
            bawah ini:

                                   Akun                               Debit                  Kredit
              Piutang lain – lain – terkonsolidasi            Rp6.528.700.000
              (contoh)
              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                                     Rp6.528.700.000
              (contoh)
              Check                                           Rp6.528.700.000         Rp6.528.700.000
         d. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas modal kerja dan belanja modal
            atas peminjaman kepada DGI, dengan melengkapi tabel di bawah ini:

              Penyetoran modal                                       Penjelasan
              kepada DGI
              (Modal                      Sampai saat ini produk yang telah dibeli dicatat sebagai persediaan
                     Kerja)               yang dikategori sebagai inventory. Setiap produk dalam inventory
                     Pembelian            dikelola sesuai dengan kebijakan manajemen untuk memastikan
              persediaan produk           ketersediaan yang optimal dan kesiapan dalam mendukung kebutuhan
                                          operasional dan pemenuhan permintaan pasar.
              (Modal     Kerja)           Langkah ini memang telah diambil namun mengingat kondisi pasar
              Biaya pemasaran             yang sedang menurun perseroan belum memperoleh dampak yang
              seperti     iklan,          signifikan dan dengan hadirnya produk – produk dari berbagai brand
              promosi       dan           yang cukup ternama tentu juga memberikan dampak kegiatan
              kegiatan branding           pemasaran yang dilaksanakan belum memperoleh hasil yang maksimal.
              lainnya



Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                         FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 7
    5. Sebesar Rp6,27 miliar atau setara 12,00% dari jumlah dana hasil penawaran umum
       digunakan untuk dipinjamkan kepada PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM).
       Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
       a. Konfirmasi mengenai dikonsolidasikannya AIM di dalam laporan keuangan
          Perseroan.
          Jawaban :
          PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM) dimiliki sebesar 51,06% oleh
          Perseroan dan dikonsolidasikan dalam laporan keuangan, sesuai PSAK 65
          tentang Laporan Keuangan Konsolidasian. Kepemilikan mayoritas ini
          memberi Perseroan kendali atas AIM untuk mengarahkan kebijakan dan
          memperoleh manfaat ekonomi dari operasional AIM.
       b. Uraian mengenai realisasi penggunaan dana, dengan melengkapi tabel di bawah
          ini:

                                  Dipinjamkan kepada AIM                               Nilai
                                                                                       Realisasi
              (Modal Kerja) Pembelian persediaan produk                             Rp5.644.710.000
              (Modal Kerja) Biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan kegiatan     Rp627.190.000
              branding lainnya
              Total                                                                 Rp6.271.900.000


         c. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi modal kerja dan belanja modal
            atas peminjaman kepada AIM, beserta dalam hal AIM merupakan perusahaan
            terkonsolidasi, agar menyertakan keterangannya jika akun akuntansi tidak
            tercermin dalam laporan keuangan Perseroan dengan melengkapi tabel di
            bawah ini:

                                Akun                       Debit                   Kredit
              Piutang lain – lain –                Rp6.271.900.000
              terkonsolidasi
              Kas dan setara kas -                                          Rp6.271.900.000
              terkonsolidasi
              Check                                Rp6.271.900.000          Rp6.271.900.000

         d. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas modal kerja dan belanja modal
            atas peminjaman kepada AIM, dengan melengkapi tabel di bawah ini:



Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 8
               Penyetoran modal                                   Penjelasan
               kepada AIM
              (Modal                      Sampai saat ini produk yang telah dibeli dicatat sebagai
                    Kerja)                persediaan yang dikategori sebagai inventory. Setiap produk
                    Pembelian             dalam inventory dikelola sesuai dengan kebijakan manajemen
              persediaan produk           untuk memastikan ketersediaan yang optimal dan kesiapan
                                          dalam mendukung kebutuhan operasional dan pemenuhan
                                          permintaan pasar.
              (Modal     Kerja)           Langkah ini memang telah diambil namun mengingat kondisi
              Biaya pemasaran             pasar yang sedang menurun perseroan belum memperoleh
              seperti     iklan,          dampak yang signifikan dan dengan hadirnya produk – produk
              promosi       dan           dari berbagai brand yang cukup ternama tentu juga memberikan
              kegiatan branding           dampak kegiatan pemasaran yang dilaksanakan belum
              lainnya                     memperoleh hasil yang maksimal


    6. Sebesar Rp3,45 miliar atau setara 6,60% dari jumlah dana hasil penawaran umum
       digunakan untuk dipinjamkan kepada PT Syca Kreasi Indonesia (SKI).
       Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
       a. Konfirmasi mengenai dikonsolidasikannya SKI di dalam laporan keuangan
          Perseroan.
          Jawaban :
          PT Syca Kreasi Indonesia (SKI) dimiliki sebesar 50,84% oleh Perseroan dan
          dikonsolidasikan dalam laporan keuangan sesuai dengan PSAK 65 tentang
          Laporan Keuangan Konsolidasian. Kepemilikan lebih dari 50% ini memberikan
          Perseroan kontrol atas SKI, memungkinkan Perseroan untuk mengarahkan
          kebijakan keuangan dan operasionalnya serta mendapatkan manfaat ekonomi
          dari aktivitas SKI.
       b. Uraian mengenai realisasi penggunaan dana, dengan melengkapi tabel di bawah
          ini:
                                           Dipinjamkan kepada SKI                      Nilai
                                                                                       Realisasi
            (Modal Kerja) Pembelian persediaan produk                               Rp3.104.460.000
            (Modal Kerja) Biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan kegiatan       Rp344.940.000
            branding lainnya
              Total                                                                 Rp3.449.400.000



         c. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi modal kerja dan belanja modal
            atas peminjaman kepada SKI, beserta dalam hal SKI merupakan perusahaan
            terkonsolidasi, agar menyertakan keterangannya jika akun akuntansi tidak


Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                  FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 9
              tercermin dalam laporan keuangan Perseroan dengan melengkapi tabel di
              bawah ini:
                              Akun                             Debit                       Kredit
              Piutang lain – lain – terkonsolidasi      Rp3.449.400.000

              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                                 Rp3.449.400.000

              Check                                     Rp3.449.400.000           Rp3.449.400.000
         d. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas modal kerja dan belanja modal
            atas peminjaman kepada SKI, dengan melengkapi tabel di bawah ini:
              Penyetoran modal                                       Penjelasan
              kepada SKI
              (Modal      Kerja)          Sampai saat ini produk yang telah dibeli dicatat sebagai persediaan
                                          yang dikategori sebagai inventory. Setiap produk dalam inventory
              Pembelian persediaan        dikelola sesuai dengan kebijakan manajemen untuk memastikan
              produk                      ketersediaan yang optimal dan kesiapan dalam mendukung
                                          kebutuhan operasional dan pemenuhan permintaan pasar.
              (Modal Kerja) Biaya         Langkah ini memang telah diambil namun mengingat kondisi pasar
              pemasaran    seperti        yang sedang menurun perseroan belum memperoleh dampak yang
              iklan, promosi dan          signifikan dan dengan hadirnya produk – produk dari berbagai
              kegiatan   branding         brand yang cukup ternama tentu juga memberikan dampak kegiatan
              lainnya                     pemasaran yang dilaksanakan belum memperoleh hasil yang
                                          maksimal

    7. Sebesar Rp2,59 miliar atau setara 4,95% dari jumlah dana hasil penawaran umum
       digunakan untuk pembelian software (belanja modal). Sehubungan dengan hal
       tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
       a. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi belanja modal, dengan
           melengkapi tabel di bawah ini:
                                 Akun                              Debit                     Kredit
              Software                                    Rp2.587.022.500
              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                                    Rp2.587.022.500

              Check                                       Rp2.587.022.500            Rp2.587.022.500

         b. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas pembelian software.
            Jawaban :
            Perseroan saat ini sedang berada dalam tahap pengembangan dan uji coba awal
            atau proof of concept terkait pembelian software dari vendor. Langkah ini
            bertujuan untuk memastikan bahwa software yang sedang dikembangkan sesuai
            dengan kebutuhan dan kompatibel. Perseroan telah bekerja sama secara intensif
            dengan pihak vendor untuk mengidentifikasi dan memenuhi seluruh


Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                         FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 10
              persyaratan teknis yang diperlukan, serta melakukan penyesuaian agar integrasi
              sistem dapat berjalan lancar.

     8. Sebesar Rp2,49 miliar atau setara 4,76% dari jumlah dana hasil penawaran umum
        digunakan untuk pembayaran jasa outsourcing (modal kerja). Sehubungan dengan
        hal tersebut agar dijelaskan beberapa hal mengenai:
        a. Jurnal akuntansi yang membentuk nilai realisasi modal kerja, dengan
            melengkapi tabel di bawah ini:
                                 Akun                       Debit                 Kredit
              Biaya jasa dibayar dimuka             Rp2.484.515.004
              Kas dan setara kas - terkonsolidasi                          Rp2.484.515.004

              Check                                 Rp2.484.515.004        Rp2.484.515.004



         b. Penjelasan terkait perkembangan terkini atas pembayaran jasa outsourcing.
            Jawaban :
            Jasa outsourcing telah direalisasi dan pembayaran jasa outsourcing telah
            dilaksanakan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang telah
            disepakati dalam perjanjian kerja sama. Pembayaran ini mencakup seluruh
            komponen biaya yang terkait dengan tenaga kerja outsourcing yang
            mendukung kegiatan operasional perusahaan.

     9. Konfirmasi terkait adanya perubahan atas rencana penggunaan dana hasil
        penawaran umum.
        Jawaban :
        Sampai saat ini Perseroan tidak memiliki perubahan atas rencana penggunaan dana
        hasil penawaran umum dan Perseroan juga telah menyampaikan hasil atau realisasi
        atas rencana penggunaan dana hasil Penawaran Umum melalui RUPST yang
        dilaksanakan oleh Perseroan pada tanggal 31 Mei 2024.

     10. Dalam hal terdapat perubahan atas rencana penggunaan dana hasil penawaran
         umum, apakah Perseroan telah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan
         (OJK)? Jika sudah, lampirkan bukti aktivitas koordinasi tersebut termasuk
         keputusan mengenai diperlukan atau tidaknya RUPSLB atas hal tersebut.
         Jawaban :
         Tidak terdapat perubahan atas rencana penggunaan dana hasil penawaran umum.


B.       Pencapaian Proyeksi Keuangan Tahun 2023




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                              FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 11
         Bursa telah melakukan pemantauan pencapaian proyeksi yang disampaikan
         Perseroan saat permohonan pencatatan perdana saham Perseroan, sesuai tabel
         di bawah ini :




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 12
Berdasarkan tabel di atas, agar dijelaskan terkait :
    1. Sehubungan dengan kompensasi kepada manajemen kunci, agar dijelaskan:
       a. Latar belakang kompensasi kepada manajemen kunci per 31 Desember 2023
          sebesar Rp3,46 miliar di tengah kondisi Perseroan sedang mengalami rugi
          periode berjalan.
          Jawaban:
          Meskipun Perseroan mengalami kerugian, kompensasi sebesar Rp3,46 miliar
          diberikan sebagai penghargaan atas peran strategis manajemen kunci dalam

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                     FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 13
              menjaga stabilitas dan merancang strategi adaptasi. Kompensasi ini mengikuti
              skema remunerasi yang telah ditetapkan untuk mempertahankan dan
              memotivasi tenaga manajemen dalam mencapai tujuan jangka panjang.

         b. Latar belakang kompensasi kepada manajemen kunci per 30 Juni 2024 sebesar
            Rp1,57 miliar di tengah kondisi Perseroan sedang mengalami rugi periode
            berjalan.
            Jawaban :
            Kompensasi sebesar Rp1,57 miliar tetap diberikan meski Perseroan masih rugi.
            Hal ini dilakukan untuk memastikan komitmen manajemen kunci dalam
            menjalankan strategi perbaikan kinerja. Kebijakan ini dianggap penting guna
            mempertahankan profesionalisme dan fokus mereka terhadap perbaikan
            kondisi Perseroan.

         c. Detail kompensasi kepada manajemen kunci dengan melengkapi tabel berikut:

                                          Pihak             31 Desember 2023    30 Juni 2024
               Danny Sutradewa - Direktur Utama             Rp420.000.000      Rp210.000.000


               Andika Sutoro Putra - Wakil Direktur Utama   Rp180.000.000      Rp90.000.000


               Kathrine Paulina - Direktur Keuangan         Rp124.166.667      Rp60.000.000


               Bryan Purwa Hartono - Direktur IT            Rp156.250.000      Rp0


               Chandra - Komisaris Utama                    Rp180.000.000      Rp90.000.000


               Adikin Basirun - Komisari Independen         Rp360.000.000      Rp180.000.000


               Kevin Cahya - Komisaris Independen           Rp50.000.000       Rp30.000.000


               Uma Hapsari                                  Rp220.582.488      Rp60.000.000
               Kalin Velicia                                Rp235.000.000      Rp140.000.000
               Mandy                                        Rp360.000.000      Rp210.000.000
               Pamela                                       Rp260.000.000      Rp105.000.000
               Monica Tan                                   Rp130.000.000      Rp60.000.000

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                              FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 14
               Stefanie Santoso                         Rp303.920.000       Rp99.520.000
               Ricky Subagio                            Rp483.920.000       Rp239.280.000
               Total                                    Rp3.463.839.155     Rp1.573.800.000


         d. Apakah pemberian kompensasi kepada manajemen kunci terkait dengan
            penggunaan dana hasil penawaran umum?
            Jawaban :
            Pemberian kompensasi kepada manajemen kunci tidak terkait dengan
            penggunaan dana hasil penawaran umum. Dana hasil penawaran umum
            digunakan sesuai alokasi yang telah diumumkan dalam prospektus, yang
            fokusnya adalah untuk pengembangan bisnis, modal kerja, dan investasi
            strategis.

         e. Dalam hal tidak terkait dengan penggunaan dana penawaran umum, jelaskan
            sumber dana yang digunakan oleh Perseroan untuk memberikan kompensasi
            tersebut.
            Jawaban :
            Kompensasi kepada manajemen kunci berasal dari pendapatan operasional dan
            sumber kas internal Perseroan. Hal ini merupakan bagian dari anggaran
            operasional rutin yang sudah dialokasikan dalam rencana keuangan tahunan
            Perseroan untuk mempertahankan profesionalisme dan motivasi manajemen
            dalam menjalankan strategi dan operasional perusahaan.

         f. Diklasifikasikan sebagai apakah pemberian kompensasi kepada manajemen
            kunci tersebut pada laporan laba rugi? (contoh: beban umum dan administrasi
            – pos gaji dan tunjangan karyawan).
            Jawaban :
            Pemberian kompensasi kepada manajemen kunci masuk ke akun beban umum
            dan administrasi - pos gaji dan tunjangan karyawan pada laporan laba rugi.


    2. Sehubungan dengan kas dan setara kas, agar dijelaskan:
       a. Latar belakang rendahnya realisasi kas dan setara kas per 31 Desember 2023
          sebesar Rp4,93 miliar atau setara 15,33% dari nilai proyeksi.
          Jawaban :
          Rendahnya realisasi kas dan setara kas per 31 Desember 2023 sebagian besar
          disebabkan oleh fokus Perseroan pada kegiatan pemasaran dan implementasi
          strategi pertumbuhan. Meskipun Perseroan telah melakukan investasi
          signifikan untuk memperkuat brand dan meningkatkan eksposur produk di

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                         FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 15
              pasar, hasil dari upaya tersebut belum sepenuhnya terkonversi menjadi
              penjualan yang optimal.

              Hal ini terjadi di tengah tantangan yang dihadapi, seperti lemahnya daya beli
              konsumen serta tingginya tingkat persaingan di industri retail dengan masuknya
              berbagai brand baru. Kondisi ini berpengaruh terhadap pencapaian proyeksi kas
              dan setara kas, karena arus kas masuk dari penjualan belum mencapai level
              yang diharapkan.

         b. Dampak keuangan dari tidak tercapainya proyeksi kas dan setara kas
            sebagaimana dimaksud pada poin a.
            Jawaban :
            Tidak tercapainya proyeksi kas dan setara kas berpotensi mempengaruhi
            likuiditas jangka pendek Perseroan. Namun, manajemen telah mengidentifikasi
            langkah-langkah mitigasi untuk memastikan kegiatan operasional dapat tetap
            berjalan dengan lancar tanpa gangguan. Perseroan akan melakukan pengaturan
            ulang beberapa prioritas pengeluaran dan memaksimalkan arus kas masuk dari
            penjualan untuk menyeimbangkan posisi likuiditas.

         c. Strategi manajemen kas Perseroan.
            Jawaban :
            Untuk mengatasi tantangan likuiditas dan meningkatkan pengelolaan kas,
            Perseroan menerapkan beberapa strategi manajemen kas sebagai berikut:
            1. Pengendalian Pengeluaran – Melakukan kontrol ketat terhadap pengeluaran
                operasional dan belanja modal yang tidak mendesak untuk menjaga
                kestabilan kas.
            2. Optimalisasi Piutang – Mempercepat proses penagihan piutang dari
                pelanggan dan memastikan kebijakan kredit yang lebih efektif guna
                memperbaiki arus kas masuk.
            3. Diversifikasi Sumber Dana – Memanfaatkan sumber pendanaan alternatif
                jika diperlukan, termasuk mempertimbangkan fasilitas kredit yang fleksibel
                guna menjaga kelancaran operasional dalam jangka pendek.
            4. Peningkatan Efisiensi Operasional – Mengupayakan efisiensi di berbagai
                aspek operasional untuk menekan biaya dan mengoptimalkan penggunaan
                kas yang ada.
            5. Pencarian sumber pendapatan dari segala lini bisnis terkait.
              Dengan strategi-strategi ini, Perseroan berkomitmen untuk mempertahankan
              likuiditas yang memadai dan menjalankan operasional perusahaan dengan
              stabil, meskipun terdapat penyimpangan dari proyeksi awal.
    3. Sehubungan dengan piutang usaha, agar dijelaskan:
       a. Latar belakang rendahnya realisasi piutang usaha per 31 Desember 2023
          sebesar Rp3,47 miliar atau setara 24,94% dari nilai proyeksi.
          Jawaban :
Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                              FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 16
              Rendahnya realisasi piutang usaha per 31 Desember 2023, yang mencapai
              Rp3,47 miliar atau setara 24,94% dari nilai proyeksi, disebabkan oleh
              penurunan penjualan terhadap B2B yang terjadi di tengah kondisi pasar yang
              menantang. Lemahnya daya beli konsumen diikuti oleh persaingan yang
              semakin ketat di industri retail, terutama dengan masuknya brand-brand baru
              yang memberikan potongan harga secara masif, telah berdampak pada performa
              penjualan Perseroan.
              Dalam situasi ini, konsumen cenderung lebih selektif dalam pengeluaran
              mereka, sehingga mempengaruhi permintaan terhadap produk yang ditawarkan.
              Akibatnya, proyeksi piutang usaha yang sebelumnya diharapkan berdasarkan
              perkiraan penjualan lebih tinggi tidak dapat terealisasi sesuai target.

         b. Dampak keuangan dari tidak tercapainya proyeksi piutang usaha sebagaimana
            dimaksud pada poin a.
            Jawaban :
            Tidak tercapainya proyeksi piutang usaha berdampak langsung pada arus kas
            dan likuiditas Perseroan. Dengan piutang yang lebih rendah dari yang
            diharapkan, Perseroan mengalami keterbatasan dalam kas masuk yang dapat
            mengurangi fleksibilitas dalam pemenuhan kewajiban operasional dan
            membatasi kemampuan untuk berinvestasi dalam strategi pertumbuhan.

         c. Latar belakang Perseroan menetapkan cadangan kerugian piutang sebesar
            Rp77,82 juta per 31 Desember 2023 yang bernilai nihil per 31 Desember 2022.
            Jawaban :
            Dasar pengenaan impairment diukur setelah dikurangi dengan kemungkinan
            pembayaran dan menggunakan discount rate yang sesuai menurut keputusan
            manajemen yaitu sebesar 5%. Oleh karena itu nilai cadangan piutang yang
            dicatat sebesar Rp77.815.000.

         d. Jelaskan permasalahan penagihan piutang usaha yang terjadi sehingga
            Perseroan menetapkan cadangan kerugian piutang sebagaimana dimaksud pada
            poin c.
            Jawaban :
            Ketidakmampuan konsumen untuk membayar hutang tepat waktu, sehingga
            Perseroan harus menetapkan cadangan kerugian piutang, namun kedepannya
            konsumen berkomitmen untuk membayarkan semua sisa hutangnya.

    4. Sehubungan dengan piutang lain – lain, agar dijelaskan:
       a. Tujuan detail, tanggal jatuh tempo (JTO), bunga, dan keterangan tambahan
          (jika ada) atas pemberian pinjaman per 31 Desember 2023 kepada masing-
          masing pihak dengan melengkapi tabel berikut:




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 17
                                   Pihak                         Penjelasan
              PT Sumber Garam Dwitama             Nilai: Rp1.255.000.000
                                                  Tanggal JTO: 01 - Agus - 2025
                                                  Bunga: 6 %
                                                  Tujuan: kegiatan operasional
                                                  Keterangan: -
              PT Garam Ventura Indonesia          Nilai: Rp2.971.021.215
                                                  Tanggal JTO: 01 - Agus - 2024
                                                  Bunga: 6 %
                                                  Tujuan: kegiatan operasional
                                                  Keterangan: telah diperpanjang dan berlaku
                                                  sampai 01 - Agus - 2025
              PT Rute Enampuluhenam Indonesia     Nilai: Rp532.500.000
                                                  Tanggal JTO: 11-November-2024
                                                  Bunga: 6%
                                                  Tujuan: kegiatan operasional
                                                  Keterangan: -
              PT Sukses Sejahtera Selamanya       Nilai: Rp430.000.000
                                                  Tanggal JTO:
                                                  1. 28 April 2025
                                                  2. 15 Juni 2025
                                                  3. 25 Juli 2025
                                                  Bunga: 18%
                                                  Tujuan: kegiatan operasional
                                                  Keterangan: -
              PT Sumber Garam Pratama             Nilai: Rp3.200.000
                                                  Tanggal JTO:-
                                                  Bunga: -%
                                                  Tujuan: kegiatan operasional
                                                  Keterangan: akan segera di bayarkan
              Kalin Velicia                       Nilai: Rp3.479.412
                                                  Tanggal JTO:-
                                                  Bunga: -%
                                                  Tujuan: cash advance project
                                                  perseroan
                                                  Keterangan: akan segera di bayarkan


         b. Urgensi Perseroan memberikan pinjaman berbentuk piutang lain – lain di
            tengah kondisi Perseroan sedang mengalami rugi periode berjalan.
            Jawaban :
            Di tengah kondisi Perseroan yang mengalami rugi periode berjalan, pemberian
            pinjaman dalam bentuk piutang lain-lain kepada anak-anak perusahaan menjadi
            langkah strategis yang penting untuk memastikan kelangsungan usaha dan
            operasional grup secara keseluruhan. Pinjaman ini diberikan sebagai bentuk

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 18
              dukungan finansial agar anak-anak perusahaan tetap dapat bertahan dalam
              situasi ekonomi yang penuh tantangan, terutama untuk menjaga stabilitas
              kegiatan operasional yang mendukung kinerja grup dalam jangka panjang.

         c. Latar belakang Perseroan tidak menetapkan cadangan kerugian piutang atas
            piutang lain – lain.
            Jawaban :
            Perseroan menyadari kondisi perekonomian saat ini sedang mengalami
            tantangan yang cukup ketat, namun Pihak yang menerima pinjaman atau hutang
            berkomitmen untuk melakukan pembayaran, sehingga Perseroan belum
            menetapkan cadangan kerugian.

         d. Apakah terdapat permasalahan penagihan piutang lain – lain? Jika iya, agar
            dijelaskan upaya yang dilakukan Perseroan untuk mengatasinya.
            Jawaban :
            Memang saat ini terdapat kendala dalam penagihan, namun Perseroan telah
            mengambil langkah untuk melakukan penagihan piutang tersebut dengan cara
            penagihan secara berkala melalui metode mengirimkan pengingat melalui
            email, dan melakukan konfirmasi kepada PIC dari masing - masing Pihak.

    5. Sehubungan dengan persediaan, agar dijelaskan:
       a. Latar belakang tingginya realisasi persediaan per 31 Desember 2023 sebesar
          Rp21,56 miliar atau setara 16,98% dari nilai proyeksi di tengah realisasi
          pendapatan yang rendah.
          Jawaban :
          Perseroan mencatat realisasi persediaan sebesar Rp21,56 miliar, atau 16,98%
          dari nilai proyeksi. Hal ini utamanya disebabkan oleh penurunan penjualan
          yang dipengaruhi oleh melemahnya daya beli konsumen serta meningkatnya
          persaingan di industri, dengan hadirnya banyak brand baru yang mempengaruhi
          dinamika pasar. Meski realisasi persediaan sedikit lebih tinggi dari proyeksi,
          angka tersebut masih dalam batas yang dapat dikelola dengan baik oleh
          perusahaan.
          Perseroan terus mengupayakan optimalisasi persediaan sebagai langkah
          antisipatif untuk memastikan ketersediaan produk yang cukup ketika
          permintaan pasar kembali meningkat, sehingga tidak mempengaruhi
          operasional atau pelayanan terhadap konsumen.

         b. Apakah terdapat permasalahan berupa penumpukan persediaan yang berlebih
            sehingga menimbulkan biaya tambahan?
            Jawaban :
            Tidak terdapat biaya tambahan yang timbul dari kelebihan persediaan ini.




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                          FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 19
         c. Detail manajemen persediaan Perseroan.
            Jawaban :
            Menerapkan sistem pengecekan atas produk - produk persediaan secara berkala,
            dan mengutamakan penjualan atas produk persediaan yang telah masuk terlebih
            dahulu.

         d. Apakah seluruh persediaan diasuransikan? Agar dijelaskan lebih lanjut.
            Jawaban :
            Perseroan telah mengasuransikan persediaannya yang disimpan di gudang atas
            risiko kebakaran dan lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar
            Rp9.242.076.230.

    6. Sehubungan dengan biaya dibayar di muka, agar dijelaskan:
       a. Latar belakang tingginya realisasi biaya dibayar di muka jangka pendek per 31
          Desember 2023 sebesar Rp5,86 miliar atau setara 245,52% dari nilai proyeksi.
          Jawaban:
          Tingginya realisasi biaya dibayar di muka jangka pendek per 31 Desember 2023
          sebesar Rp5,86 miliar atau setara 245,52% dari nilai proyeksi disebabkan oleh
          adanya misklasifikasi akun pada saat memproyeksi. Biaya dibayar di muka ini
          mencakup biaya atas jasa marketing agency, advertising agency, outsourcing,
          dan desain pemasaran. Hal ini membuat alokasi untuk biaya dibayar di muka
          menjadi lebih tinggi dari yang diperkirakan.

         b. Latar belakang tingginya realisasi biaya dibayar di muka jangka pendek per 30
            Juni 2024 sebesar Rp2,95 miliar atau setara 332,70% dari nilai proyeksi.
            Jawaban :
            Tingginya realisasi biaya dibayar di muka jangka pendek per 30 Juni 2024
            sebesar Rp2,95 miliar atau setara 332,70% dari nilai proyeksi disebabkan oleh
            adanya misklasifikasi akun pada saat penyusunan proyeksi awal. Untuk
            memastikan keakuratan ke depan, proyeksi yang telah diperbarui untuk tahun
            2024 akan dilampirkan sebagai acuan terbaru.

         c. Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan biaya dibayar dimuka jangka
            panjang per 31 Desember 2023.
            Jawaban :
            Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan biaya dibayar di muka jangka
            panjang per 31 Desember 2023 adalah karena pada saat penyusunan proyeksi
            awal, fokus utama diarahkan pada biaya dibayar di muka jangka pendek yang
            memiliki dampak langsung pada arus kas operasional dalam waktu dekat. Hal
            ini mengakibatkan biaya dibayar di muka jangka panjang belum teralokasikan
            secara rinci dalam proyeksi awal.




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 20
         d. Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan biaya dibayar dimuka jangka
            panjang per 30 Juni 2024.
            Jawaban :
            Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan biaya dibayar di muka jangka
            panjang per 30 Juni 2024 adalah karena dalam penyusunan proyeksi awal
            terjadi misklasifikasi akun, di mana fokus utama diberikan pada biaya jangka
            pendek yang lebih berdampak langsung pada operasional.

         e. Bagaimana Perseroan menentukan pos jangka pendek maupun jangka panjang
            atas biaya dibayar di muka?
            Jawaban :
            Perseroan menentukan pos jangka pendek atas biaya dibayar dimuka bilamana
            manfaat dari biaya dibayar dimuka tersebut akan habis atau digunakan dalam
            satu tahun fiskal dan pos jangka panjang bilamana manfaat tersebut akan
            direalisasikan lebih dari satu tahun fiskal.

         f. Nature akun biaya dibayar di muka.
            Jawaban :
            Akun biaya dibayar di muka mencakup pengeluaran awal untuk layanan yang
            manfaatnya akan diterima di periode mendatang. Komponen biaya ini
            meliputi:
            • Marketing & Advertising Agency
            • Outsourcing
            • Desain Pemasaran
            Biaya ini diakui sebagai aset dan akan diakui sebagai beban sesuai periode
            manfaat yang diterima

         g. Detail komponen biaya di bayar di muka per 31 Desember 2023 berdasarkan
            profil pihak atau vendor dengan melengkapi tabel berikut:
                Komponen                         Profil Pihak atau Vendor                    Nilai dan
                                                                                             Realisasi
              Jasa marketing              PT Karya Tritama Indonesia                      Rp1.584.775.972
              agency                      Status: Bukan Afiliasi                          Akan
                                          Alamat lengkap: Ruko Prominance, Jl. Jalur      direalisasikan
                                          Sutera Boulevard, Panunggangan Timur,           penuh pada
                                          Pinang, Tangerang                               31 - Juli - 2026.
                                          Penanggungjawab: Anastasius Melvin J
                                          Pemilik manfaat: Melvin
                                          PT Sukacita Nyaman Sejahtera                    Rp2.583.333.334
                                          Status: Bukan Afiliasi
                                                                                          Akan
                                          Alamat lengkap: Citra Garden 2 Blok I 1 No 5,
                                                                                          direalisasikan
                                          Pedagundan, Kalideres, Jakarta Barat
                                                                                          penuh pada
                                          Penanggungjawab: Weni

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                         FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 21
                                          Pemilik manfaat: Weni                           31 - Juli - 2026




                                          Total                                           Rp4.168.109.306
              Jasa                        PT Karya Tritama Indonesia                      Rp947.222.223
              advertising                 Status: Bukan Afiliasi
                                                                                          Akan
              agency                      Alamat lengkap: Ruko Prominance, Jl. Jalur
                                                                                          direalisasikan
                                          Sutera Boulevard, Panunggangan Timur,
                                                                                          penuh pada
                                          Pinang, Tangerang
                                                                                          31 - Juli - 2026
                                          Penanggungjawab: Anastasius Melvin J
                                          Pemilik manfaat: Anastasius Melvin J
                                          PT Sumber Kehidupan Semesta                     Rp2.508.801.583
                                          Status: Bukan Afiliasi
                                                                                          Akan
                                          Alamat lengkap: Citra Garden 2 Blok I 1 No 5,
                                                                                          direalisasikan
                                          Pedagundan, Kalideres, Jakarta Barat
                                                                                          penuh pada
                                          Penanggungjawab: Auwendy
                                                                                          31 - Juli - 2026
                                          Pemilik manfaat: Auwendy




                                          Total                                           Rp3.456.023.806
              Jasa                        CV Permata Surya Mandiri                        Rp1.426.345.836
              outsouching                 Status: Bukan Afiliasi
                                                                                          Akan
                                          Alamat lengkap: Jl. KH Abdullah Syafei No.
                                                                                          direalisasikan
                                          23A, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan
                                                                                          penuh pada
                                          Penanggungjawab: Anggi Pratama Putra
                                                                                          31 - Juli - 2025
                                          Pemilik manfaat: Anggi Pratama Putra
                                          CV Surya Perkasa Nusantara                      Rp333.145.208
                                          Status: Bukan Afiliasi
                                                                                          Akan
                                          Alamat lengkap: Jl. DR. Saharjo No. 216
                                                                                          direalisasikan
                                          Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan
                                                                                          penuh pada
                                          Penanggungjawab: Erwin
                                                                                          31 - Juli - 2025
                                          Pemilik manfaat: -




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                          FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 22
                                          PT Bintang Pelita Alexander                    Rp207.416.666
                                          Status: Bukan Afiliasi
                                                                                         Akan
                                          Alamat lengkap: Rukan Citi Square Business
                                                                                         direalisasikan
                                          Park Blok H 03, Jl. Peta Selatan, Kalideres,
                                                                                         penuh pada
                                          Jakarta Barat
                                                                                         31 - Juli - 2025
                                          Penanggungjawab: Debby Febry Suhantina
                                          Pemilik manfaat: -
                                          Total                                          Rp1.966.907.712
            Desain pemasaran              PT Panduan Mulia Indonesia                     Rp1.286.458.334
                                          Status: Bukan Afiliasi
                                                                                         Akan
                                          Alamat lengkap: Ruko Prominance, Jl. Jalur
                                                                                         direalisasikan
                                          Sutera Boublevard, Panunggangan Timur,
                                                                                         penuh pada
                                          Pinang, Tangerang
                                                                                         31 - Juli - 2025
                                          Penanggungjawab: Benny Satrya Bonardy
                                          Pemilik manfaat: Benny Satrya Bonardy
              Total                                                                      Rp1.286.458.334


         h. Detail komponen biaya di bayar di muka per 31 Desember 2023 berdasarkan
            jangka waktunya dengan melengkapi tabel berikut:
                       Komponen                                            Jangka            Jangka
                                                                           Pendek            Panjang
              Jasa marketing agency                                   Rp1.613.461.667    Rp2.554.647.639
              Jasa advertising agency                                 Rp1.337.815.667    Rp2.118.208.139
              Jasa outsourcing                                        Rp1.242.257.509    Rp724.650.210
              Desain pemasaran                                        Rp1.286.458.336    Rp…
              Sewa                                                    Rp192.971.189      Rp…
              Asuransi                                                Rp70.593.205       Rp…
              Lain-lain (masing-masing dibawah                        Rp118.218.356      Rp…
              Rp70.000.000)
              Total                                                   Rp5.861.775.929    Rp5.397.505.988


    7. Sehubungan dengan investasi lain – lain, agar dijelaskan
       a. Apakah investasi tersebut untuk mendukung operasional Perseroan atau hanya
          untuk tujuan investasi pasif?
          Jawaban :
          Investasi ini bersifat pasif, di mana Perseroan berperan sebagai holding
          investasi yang fokus pada pengembangan ekosistem dan sinergi antar investee
          company.



Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                        FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 23
         b. Apakah investasi tersebut memberikan return yang stabil atau fluktuatif?
            Jawaban :
            Return investasi ini cenderung fluktuatif sesuai kinerja masing-masing investee
            company dan kondisi pasar, namun diharapkan sinergi jangka panjang akan
            mendukung stabilitas.

         c. Bagaimana rencana perusahaan dalam mengelola investasi tersebut ke
            depannya?
            Jawaban :
            Perseroan akan mengevaluasi kinerja investasi secara berkala dan terbuka pada
            peluang baru yang bisa meningkatkan nilai portofolio dan sinergi antar
            perusahaan dalam ekosistem.

         d. Bagaimana kebijakan likuidasi atau penarikan investasi tersebut jika
            diperlukan?
            Jawaban :
            Likuidasi akan dilakukan secara strategis berdasarkan kondisi pasar dan kinerja
            investee, dengan tetap mendukung stabilitas keuangan dan tujuan jangka
            panjang Perseroan.

    8. Sehubungan dengan aset tetap, agar dijelaskan :
       a. Apakah terdapat aset tetap yang sedang dijaminkan? Jika ada, berapa nilai aset
          yang dijaminkan tersebut?
          Jawaban :
          Sampai saat ini tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan.

         b. Apakah perusahaan melakukan perawatan dan pemeliharaan aset tetap secara
            rutin, terutama yang dibeli menggunakan dana hasil penawaran umum?
            Jawaban :
            Dalam hal ini perusahaan secara rutin melakukan perawatan, pemeriksaan dan
            pemeliharaan aset tetap, terutama aset yang diperoleh melalui dana hasil
            penawaran umum, dengan tujuan memastikan aset tersebut dapat dalam kondisi
            yang terjaga, dan tahan lama.

         c. Bagaimana kebijakan anggaran pemeliharaan aset dan dampaknya terhadap
            umur aset?
            Jawaban :
            Perseroan telah mengusahakan dan mengupayakan perawatan dan pemeriksaan
            secara berkala dapat menghindari penurunan nilai aset secara drastis, sehingga
            nilai sisa aset tetap terjaga lebih baik.

         d. Bagaimana pengaruh aset tetap terhadap produktivitas dan profitabilitas
            perusahaan?

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                             FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 24
              Jawaban :
              Pengaruh aset tetap memberikan pengaruh positif antara lain memungkinkan
              perusahaan untuk lebih mudah memperluas skala bisnisnya, dan sekaligus
              meningkatkan volume penjualan dengan biaya tetap yang hampir sama serta
              memberikan flesibilitas keuangan untuk mendukung investasi lebih lanjut.

    9. Sehubungan dengan aset tak berwujud, agar dijelaskan:
       a. Terdapat komponen aset digital dan software per 31 Desember 2023 masing –
          masing sebesar Rp1,10 miliar dan Rp2,59 miliar. Atas hal tersebut, apakah
          terdapat lisensi atau hak cipta terkait software yang harus diperbarui secara
          berkala?
          Jawaban :
          Sampai saat ini, tidak terdapat lisensi atau hak cipta terkait dengan software
          yang memerlukan pembaruan berkala.
          • Komponen Aset Digital sebesar Rp1.096.127.043 merupakan biaya
              produksi untuk pembuatan film Petualangan Sherina 2, yang
              dikapitalisasikan oleh Perseroan sebagai aset, dan
          • Komponen Software sebesar Rp2.587.022.500 merupakan biaya yang
              dialokasikan untuk pengembangan aplikasi, yang juga dikapitalisasikan
              sebagai aset tak berwujud.
          Demikian penjelasan terkait komponen aset tak berwujud pada laporan
          keuangan per 31 Desember 2023.

         b. Jika terdapat keharusan untuk memperbarui sebagaimana pada poin a,
            bagaimana biaya dan durasi dari lisensi tersebut?
            Jawaban :
            Perjanjian antara Perseroan dengan vendor sampai saat ini tidak ada biaya untuk
            pembaharuan atas software tersebut, dan dari vendor memberikan service untuk
            maintenance atas software tersebut.

         c. Apakah software tersebut rawan menjadi usang atau tergantikan oleh teknologi
            baru?
            Jawaban :
            Software tersebut akan terus dikembangkan dan diperbaharui secara berkala
            agar tetap relevan dan sesuai dengan kebutuhan teknologi terbaru. Dengan
            komitmen untuk terus melakukan pengembangan, kami memastikan bahwa
            software ini tidak akan mudah menjadi usang atau tergantikan oleh teknologi
            baru.

         d. Apakah ada ketergantungan terhadap pihak ketiga untuk dukungan teknis,
            pembaruan, atau lisensi software?
            Jawaban :

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                             FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 25
              Perseroan belum memiliki ketergantungan terhadap pihak ketiga untuk
              dukungan teknis, pembaruan, atau lisensi software, karena vendor masih
              bertanggung jawab dalam hal pemeliharaan dan pengelolaan sistem tersebut.

    10. Jelaskan latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan beberapa akun aset per
        31 Desember 2023 sebagai berikut:
        a. Uang jaminan sebesar Rp33,03 juta.
            Jawaban :
            Uang jaminan sebesar Rp33,03 juta tidak masuk dalam proyeksi awal karena
            kebutuhan ini muncul sebagai respons atas kesempatan strategis yang baru
            diidentifikasi, seperti penambahan lokasi kantor dan booth vending machine
            yang mendukung operasional. Dalam proses proyeksi, Perseroan berfokus pada
            komponen utama operasional, sehingga kebutuhan jaminan tambahan ini belum
            tercakup sebelumnya.
        b. Biaya dibayar di muka jangka panjang sebesar Rp5,40 miliar.
            Jawaban :
            Biaya dibayar di muka jangka panjang ini belum diproyeksikan karena terjadi
            misklasifikasi akun, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya terkait biaya
            dibayar di muka. Misklasifikasi ini mengakibatkan akun tersebut tidak
            tercantum dalam proyeksi awal.

         c. Uang muka sebesar Rp1,25 miliar.
            Jawaban :
            Uang muka ini muncul karena adanya perbedaan cut-off. Nilai ini merupakan
            hasil dividen yang diterima dari investasi di Folkative, yang kemudian
            diinvestasikan kembali oleh Perseroan. Karena sifat transaksinya yang
            merupakan hasil dari pembagian dividen yang di reinvastasikan dimana atas
            pembagian dividen tersebut bukan merupakan kendali Perseroan jumlah ini
            tidak termasuk dalam proyeksi awal.

         d. Goodwill sebesar Rp2,76 miliar.
            Jawaban :
            Goodwill ini merupakan penyesuaian yang dilakukan sebagai hasil dari selisih
            antara biaya akuisisi pada entitas anak (FMN, SKI, AIM, dan DGI) dengan nilai
            aset teridentifikasi serta liabilitas yang diambil alih pada saat akuisisi
            (Desember 2019, Januari 2020, Juli 2020, dan Juli 2021). Nominal ini akan
            tercermin dalam proyeksi yang dilampirkan ke depannya.

    11. Sehubungan dengan utang lain – lain, agar dijelaskan:
        a. Latar belakang tingginya realisasi utang lain – lain per 31 Desember 2023
           sebesar Rp5,54 miliar atau setara 1.498,31% dari nilai proyeksi.




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 26
         b. Detail komponen utang lain – lain per 31 Desember 2023 dengan melengkapi
            tabel berikut:
                                   Pihak                           Penjelasan
              PT Jerni Sapta Asia                 Nilai: Rp2.000.000.000
                                                  Tanggal JTO: 04 - Okt - 2024
                                                  Bunga: 6 %
                                                  Tujuan: kegiatan operasional
                                                  Keterangan: …
              PT Sumber Kehidupan Semesta         Nilai: Rp1.500.000.000
                                                  Tanggal JTO: 20 - Okt - 2025
                                                  Bunga: 6 %
                                                  Tujuan: ekspansi jaringan distribusi
                                                  Keterangan: -
              PT Suasana Bahagia Selalu           Nilai: Rp1.000.000.000
                                                  Tanggal JTO: 18 - Okt - 2025
                                                  Bunga: 6 %
                                                  Tujuan: kolaborasi project
                                                  kolaborasi elika boen
                                                  Keterangan: -
              PT Semakin Bertambah Sukses         Nilai: Rp650.000.000
                                                  Tanggal JTO: 10 - Okt - 2025
                                                  Bunga: 6%
                                                  Tujuan : launching produk baru
                                                  Keterangan : -
              Ai Ling                             Nilai: Rp120.000.000
                                                  Tanggal JTO: 10 – April - 2024
                                                  Bunga: 7,5%
                                                  Tujuan: operasional
                                                  Keterangan: Sudah lunas per April 2024
         c. Apakah terdapat kendala bagi Perseroan untuk melakukan pelunasan utang lain
            – lain?
            Jawaban :
            Perseroan mempunyai hutang tersebut sebelumnya berdasarkan kesepakatan
            dengan pemberi pinjaman yang tertarik untuk turut serta dalam pelaksanaan
            project yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, namun dengan kondisi
            dan situasi persaingan bisnis yang saat ini cukup ketat, hasil dari project
            tersebut belum memperoleh hasil yang sesuai dengan diharapkan dan belum
            optimal. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kewajiban, termasuk
            utang lain - lain, dengan strategi pembayaran yang terukur dan terencana.


Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                             FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 27
    12. Jelaskan latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan saldo laba ditentukan
        penggunaannya per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,05 miliar.
         Jawaban :
         Berdasarkan UU No.40 tahun 2007 Pasal 70, Perseroan wajib menyisihkan laba bersih
         untuk cadangan sampai mencapai 20% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor. Pada
         tahun 2022, Perseroan membukukan laba bersih senilai Rp5.229.809.888 yang menjadi
         dasar pengakuan saldo laba yang di tentukan penggunaan nya (20% dari total laba bersih).
         Namun, pada tahun 2023, Perseroan mengalami kerugian yang mengakibatkan saldo laba
         yang ditentukan penggunaannya digunakan untuk menutupi kerugian pada tahun 2023.
         Atas perlakuan ini, cadangan umum bernilai nil dan tidak termasuk ke dalam nilai proyeksi.




    13. Sehubungan dengan penjualan neto, agar dijelaskan:
        a. Latar belakang rendahnya realisasi penjualan neto per 31 Desember 2023
           sebesar Rp24,81 miliar atau setara 26,34% dari nilai proyeksi.
           Jawaban :
           Realisasi penjualan neto per 31 Desember 2023 sebesar Rp24,81 miliar, yang
           setara dengan 26,34% dari nilai proyeksi, dipengaruhi oleh beberapa faktor
           eksternal yang mempengaruhi seluruh industri retail secara umum. Salah satu
           faktor utama adalah melemahnya daya beli konsumen di tengah situasi ekonomi
           yang menantang, seperti peningkatan suku bunga dan inflasi yang berdampak
           pada pengeluaran konsumen. Selain itu, industri retail juga mengalami
           peningkatan kompetisi dengan masuknya brand-brand baru yang menawarkan
           variasi produk tambahan dengan menawarkan potongan harga yang masif, yang
           memicu perubahan preferensi konsumen.

              Namun, Perseroan tetap yakin pada daya saing produk yang ditawarkan dan
              terus melakukan berbagai upaya strategi untuk menjaga pangsa pasar. Menurut
              data industri terkini dari Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO),
              pertumbuhan pasar retail di Indonesia memang mengalami sedikit pelambatan
              pada tahun 2023 karena faktor-faktor ekonomi makro.

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                                    FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 28
         b. Latar belakang rendahnya realisasi penjualan neto per 30 Juni 2024 sebesar
            Rp9,80 miliar atau setara 7,43% dari nilai proyeksi.
            Jawaban :
            Per 30 Juni 2024, Perseroan mencatat realisasi penjualan neto sebesar Rp9,80
            miliar atau 7,43% dari proyeksi yang direncanakan. Kondisi ini disebabkan oleh
            faktor eksternal, termasuk daya beli yang masih dalam pemulihan, yang
            berimplikasi pada pola pengeluaran konsumen yang lebih selektif. Persaingan
            yang semakin intens di pasar, terutama di kategori produk serupa yang disertai
            kampanye agresif dari brand baru, turut memberikan tantangan tambahan.
            Meski demikian, Perseroan tetap optimis dan telah menyiapkan langkah-
            langkah strategis, seperti inovasi produk dan peningkatan kualitas layanan,
            untuk memperkuat posisi di pasar. Menurut riset dari Badan Pusat Statistik
            (BPS), sektor retail diproyeksikan akan kembali bertumbuh seiring stabilisasi
            ekonomi dan peningkatan daya beli pada akhir tahun 2024.

         c. Upaya Perseroan untuk mencapai target pendapatan per 31 Desember 2024.
            Jawaban :
            Untuk mencapai target pendapatan per 31 Desember 2024, Perseroan berencana
            untuk menerapkan beberapa strategi utama yang berfokus pada pengembangan
            bisnis, inovasi produk, dan efisiensi operasional. Berikut adalah upaya yang
            dilakukan:
            • Perseroan akan meluncurkan produk-produk baru di sektor yang sudah ada,
                dengan memperhatikan tren dan permintaan pasar;
            • Diversifikasi portofolio produk akan dilakukan untuk menjangkau segmen
                pasar yang lebih luas dan memperkuat daya tarik merek di tengah
                persaingan;
            • Kampanye pemasaran yang lebih intensif akan diluncurkan, termasuk
                memanfaatkan media digital dan sosial untuk meningkatkan kesadaran
                merek dan menarik pelanggan baru;
            • Perseroan juga akan mengadakan promosi yang terarah untuk
                meningkatkan penjualan, khususnya pada periode puncak; dan
            • Perseroan akan menjalin kerja sama strategis dengan mitra-mitra potensial
                yang dapat meningkatkan nilai produk dan memperluas jangkauan pasar.

         d. Jika pada 31 Desember 2024 Perseroan tidak mencapai proyeksi pendapatan
            yang sudah ditentukan, jelaskan respon yang akan Perseroan lakukan sebagai
            tanggung jawab kepada para pemegang saham, khususnya ritel/masyarakat.
            Jawaban :
            Apabila pada 31 Desember 2024 Perseroan tidak mencapai proyeksi
            pendapatan yang telah ditentukan, Perseroan akan segera mengambil beberapa

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                            FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 29
              langkah strategis dan proaktif untuk memastikan bahwa kondisi ini tidak
              merugikan kepentingan para pemegang saham, khususnya pemegang saham
              ritel atau masyarakat luas. Komitmen kami adalah memberikan tanggung jawab
              penuh dan transparansi dalam setiap situasi bisnis. Berikut adalah langkah-
              langkah yang akan dilakukan oleh Perseroan sebagai bentuk tanggung jawab:
              • Komunikasi terbuka dan transparan kepada pemegang saham melalui
                   paparan publik;
              • Perseroan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap strategi bisnis yang
                   berjalan, untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki atau
                   disesuaikan dengan kondisi pasar terkini;
              • Perseroan akan fokus pada inisiatif yang memberikan nilai tambah jangka
                   panjang bagi pemegang saham, seperti peningkatan investasi pada
                   teknologi dan pengembangan produk baru yang lebih sesuai dengan
                   permintaan pasar; dan
              • Perseroan akan memberikan informasi berkala mengenai perkembangan
                   kinerja dan inisiatif yang sedang berjalan melalui laporan tahunan atau
                   kuartalan.

         e. Strategi Perseroan untuk mencapai target pendapatan per 31 Desember 2025,
            2026, dan 2027.
            Jawaban :
            Berikut adalah strategi Perseroan untuk mencapai target pendapatan 2025-
            2027:
                1. Manajemen risiko dan Diversifikasi Portofolio:
                    Pengelolaan risiko dan pertimbangan portofolio bisnis baru untuk
                    stabilitas pendapatan.
                2. Diversifikasi Produk dan Ekspansi Pasar:
                    Mengembangkan produk baru dan memperluas jangkauan ke pasar
                    regional dan internasional.
                3. Pemasaran Inovatif dan Kolaborasi Strategis:
                    Kolaborasi dengan brand terkenal serta kampanye pemasaran yang
                    berbasis data
                4. Efisiensi Operasional:
                    Optimisasi rantai pasokan dan pengurangan biaya produksi untuk
                    mempertahankan margin keuntungan.
                5. Respons Konsumen:
                    Penyesuaian produk dan respons cepat terhadap feedback konsumen,
                    dengan fokus pada keberlanjutan.

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                            FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 30
              Strategi ini dirancang untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan di tengah
              persaingan industri.

         f. Detail komponen penjualan neto dengan melengkapi tabel berikut:
                 Komponen Penjualan             31 Desember 2023               30 Juni 2024
              Penjualan barang
              Holding                     Rp0                      Rp0
              Media                       Rp0                      Rp0
              Kosmetik                    Rp4.329.699.794          Rp1.366.939.020
              Sepatu                      Rp7.995.909.242          Rp870.717.698
              Sabun                       Rp8.930.782.094          Rp6.105.780.454
              Total                       Rp21.256.391.130         Rp8.343.437.172
              Penjualan Jasa
              Media                       Rp3.553.200.418          Rp1.460.445.895
              Total                       Rp3.553.200.418          Rp1.460.445.895


    14. Latar belakang tingginya realisasi beban pokok penjualan per 31 Desember 2023
        sebesar Rp17,75 miliar atau setara 52,10% dari nilai proyeksi di tengah rendahnya
        realisasi pendapatan.
        Jawaban :
        Tingginya realisasi beban pokok penjualan per 31 Desember 2023 sebesar Rp17,75
        miliar atau setara 52,10% dari nilai proyeksi, meskipun realisasi pendapatan masih
        rendah, disebabkan oleh peningkatan biaya yang signifikan dalam penyelenggaraan
        acara tahunan Finfolk Conference. Kegiatan ini membutuhkan investasi yang lebih
        besar untuk memastikan kesuksesan acara, termasuk biaya untuk fasilitas, promosi,
        serta pembicara, yang berkontribusi pada peningkatan beban pokok penjualan.

    15. Latar belakang tingginya realisasi beban penjualan dan pemasaran per 31 Desember
        2023 sebesar Rp4,66 miliar atau setara 63,87% dari nilai proyeksi di tengah
        rendahnya realisasi pendapatan.
        Jawaban :
        Tingginya realisasi beban penjualan dan pemasaran per 31 Desember 2023 sebesar
        Rp4,66 miliar atau setara 63,87% dari nilai proyeksi, meskipun realisasi
        pendapatan masih rendah, disebabkan oleh strategi Perseroan untuk melakukan
        penetrasi pasar.
        Perseroan secara aktif meningkatkan anggaran untuk kegiatan penjualan dan
        pemasaran guna memperkuat brand awareness dan memperluas pangsa pasar di

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                              FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 31
         tengah persaingan yang ketat. Langkah ini diambil sebagai investasi jangka panjang
         untuk membangun posisi yang lebih kuat di pasar, yang diharapkan akan
         berdampak positif pada pertumbuhan pendapatan di masa mendatang.

    16. Latar belakang tingginya realisasi beban umum dan administrasi per 31 Desember
        2023 sebesar Rp21,97 miliar atau setara 71,66% dari nilai proyeksi di tengah
        rendahnya realisasi pendapatan.
        Jawaban :
        Tingginya realisasi beban umum dan administrasi per 31 Desember 2023 sebesar
        Rp21,97 miliar atau setara 71,66% dari nilai proyeksi di tengah rendahnya realisasi
        pendapatan disebabkan oleh beberapa peningkatan yang melebihi proyeksi.
        Beberapa komponen yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ini seperti
        biaya jasa profesional, cadangan kerugian piutang dan beberapa akun lainnya.

    17. Sehubungan dengan pertanyaan poin 14, 15, dan 16, mengindikasikan adanya
        permasalahan efisiensi operasional Perseroan. Jelaskan tanggapan Perseroan atas
        permasalahan tersebut.
        Jawaban :
        Terkait indikasi permasalahan efisiensi operasional pada poin 14, 15, dan 16,
        Perseroan ingin menegaskan bahwa peningkatan beban ini merupakan bagian dari
        strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi pasar dan mendukung
        pertumbuhan di masa depan.
        • Finfolk Conference (poin 14): Biaya penyelenggaraan yang tinggi adalah
            investasi strategis untuk memperkuat brand awareness, diharapkan mendukung
            peningkatan pendapatan di masa depan.
        • Penjualan dan Pemasaran (poin 15): Peningkatan anggaran pemasaran adalah
            langkah proaktif menghadapi persaingan ketat, bertujuan memperkuat brand
            dan meningkatkan pangsa pasar, dengan harapan mendukung pertumbuhan
            jangka panjang.
        • Beban Umum dan Administrasi (poin 16): Kenaikan pada pos ini, seperti biaya
            jasa profesional dan cadangan piutang, adalah langkah antisipatif yang
            mendukung operasional dan mitigasi risiko.
        Perseroan berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan efisiensi
        operasional melalui kontrol biaya dan optimalisasi, sambil tetap fokus pada
        pertumbuhan yang berkelanjutan.

    18. Latar belakang tingginya realisasi beban keuangan per 31 Desember 2023 sebesar
        Rp176,02 juta atau setara 2.930,26% dari nilai proyeksi.
        Jawaban :



Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                             FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 32
         Latar belakang tingginya realisasi beban keuangan per 31 Desember 2023 sebesar
         Rp176,02 juta atau setara 2.930,26% dari nilai proyeksi disebabkan oleh beberapa
         komponen yang mencakup biaya-biaya berikut:
         • Biaya administrasi bank: Rp20.975.542
         • Pajak jasa giro: Rp9.718.265
         • Bunga pinjaman atas utang lain-lain kepada pihak ketiga: Rp64.541.671
             (referensi pada Catatan 11 laporan keuangan)
         • Interest Right of Use (ROU): Rp80.780.130
         Tingginya realisasi ini dibandingkan proyeksi awal dipengaruhi oleh adanya
         pengeluaran bunga dan biaya lainnya yang lebih tinggi dari perkiraan, termasuk
         biaya bunga terkait utang pihak ketiga dan ROU, yang sebelumnya belum
         sepenuhnya diantisipasi dalam proyeksi.

    19. Terdapat inkonsistensi penyajian komponen laporan arus kas yaitu pembayaran
        biaya operasional dan lainnya per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023,
        sebagaimana pada gambar di bawah ini:




         Agar dijelaskan :
         a. Berdasarkan laporan arus kas komparatif per 30 Juni 2023 terdapat pos
            pembayaran biaya operasional dan lainnya sebesar Rp13,28 miliar. Sedangkan,

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 33
              pada laporan arus kas per 31 Desember 2023 pos pembayaran biaya operasional
              dan lainnya tidak ada. Jelaskan latar belakang tidak disajikannya pos tersebut
              pada laporan arus kas per 31 Desember 2023.
              Jawaban :
              Pembayaran biaya operasional dan lainnya sebesar Rp 4.104.873.644 pada 30
              Juni 2024 dan sebesar Rp 13.284.898.943 pada 30 Juni 2023, seharusnya
              merupakan pos pembayaran kepada pihak ketiga lainnya, seperti yang telah
              disajikan pada laporan keuangan per 31 Desember 2023.

         b. Konfirmasi mengenai adanya salah saji sebagaimana pertanyaan poin a.
            Jawaban :
            Terjadinya salah saji pada laporan arus kas, pos pembayaran biaya operasional
            dan lainnya, per 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 masing-masing sebesar Rp
            4.104.873.644 dan Rp 13.284.898.943, yang seharusnya disajikan sebagai pos
            pembayaran kepada pihak ketiga lainnya.

         c. Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan pembayaran biaya
            operasional dan lainnya per 30 Juni 2024 sebesar Rp4,10 miliar.
            Jawaban :
            Alasan tidak diproyeksikannya pembayaran biaya operasional dan lainnya
            sebesar Rp4,10 miliar per 30 Juni 2024 adalah adanya salah saji pada laporan
            arus kas.
            Pada laporan arus kas komparatif, pos pembayaran biaya operasional dan
            lainnya yang tercatat sebesar Rp13,28 miliar (30 Juni 2023) dan Rp4,10 miliar
            (30 Juni 2024) seharusnya disajikan sebagai "pembayaran kepada pihak ketiga
            lainnya," sebagaimana disajikan dalam laporan keuangan per 31 Desember
            2023.

         d. Detail pembayaran biaya operasional dan lainnya per 30 Juni 2023 dan 30 Juni
            2024 dengan melengkapi tabel berikut:
                       Komponen                   30 Juni 2023              30 Juni 2024
              Biaya sewa dan utilitas                Rp3.376.263.815           Rp2.859.239.225
              Biaya Jasa Profesional                   Rp178.594.781             Rp106.141.025
              Biaya Pemasaran                        Rp1.191.200.821           Rp3.425.025.284
              Biaya Pinjaman kepada pihak            Rp5.026.737.984                           -
              ketiga (Folkative)
              Biaya dibayar dimuka atas                Rp457.399.475                           -
              kolaborasi brand dan biaya
              pemasaran nya



Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                              FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 34
              Kenaikan (Penurunan) Biaya           Rp2.735.581.191         (Rp2.569.472.680)
              dibayar dimuka terkait dengan
              Emisi IPO
              Biaya lain-lain                        Rp319.120.876            Rp283.940.790
              Total                              Rp13.284.898.943          Rp4.104.873.644


    20. Berdasarkan laporan arus kas per 30 Juni 2024 terdapat “penerimaan” hasil
        penjualan investasi lain – lain sebesar negatif Rp1,25 miliar. Agar dijelaskan:
        a. Latar belakang pos tersebut dinamakan sebagai “penerimaan” hasil penjualan
           investasi lain – lain tertapi bernilai yang mengindikasikan arus kas
           keluar/pengeluaran.
           Jawaban :
           Adanya salah saji pada laporan arus kas per 30 Juni 2024 pada pos penerimaan
           hasil penjualan investasi lain-lain sebesar Rp 1.246.666.650 yang serharusnya
           merupakan pos penambahan investasi lain-lain.

         b. Konfirmasi mengenai adanya salah saji sebagaimana pertanyaan poin a.
            Jawaban :
            Adanya salah saji pada laporan arus kas per 30 Juni 2024 pada pos penerimaan
            hasil penjualan investasi lain-lain sebesar Rp 1.246.666.650 yang serharusnya
            merupakan pos penambahan investasi lain-lain.

         c. Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan penerimaan hasil penjualan
            investasi lain - lain per 31 Desember 2023 sebesar Rp8,96 miliar.
            Jawaban :
            Pada proyeksi keuangan Perseroan, penerimaan hasil penjualan investasi lain-
            lain sebesar Rp8,96 miliar tidak secara khusus dianggarkan sebagai pos
            terpisah. Sebaliknya, jumlah tersebut dimasukkan dalam pos perolehan
            investasi lain-lain (net).
            Pada pos tersebut, terdapat beberapa komponen investasi, yaitu:
            • Tambahan investasi ke PT Untung Selalu Sukses (USS) sebesar Rp9,2
                miliar.
            • Tambahan investasi ke Folkative sebesar Rp10 miliar.
            • Hasil pelepasan investasi pada Wearehangry sebesar Rp8,96 miliar.
            Dengan demikian, penerimaan dari hasil penjualan investasi pada Wearehangry
            telah tercakup dalam pos perolehan investasi lain-lain (net), yang juga
            memperhitungkan keseluruhan pergerakan investasi Perseroan.

         d. Latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan penerimaan hasil penjualan
            investasi lain-lain per 30 Juni 2024 sebesar negatif Rp1,25 miliar.

Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                           FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 35
              Jawaban :
              Perseroan tidak memproyeksikan penerimaan hasil penjualan investasi lain-lain
              sebesar negatif Rp1,25 miliar per 30 Juni 2024 karena pembagian dividen dari
              investee company (Folkative) terjadi di luar kuasa Perseroan. Dividen tersebut
              kemudian diinvestasikan kembali ke Folkative karena Perseroan yakin bahwa
              ke depannya Folkative akan semakin berkembang, sehingga langkah reinvestasi
              ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar di masa
              mendatang.

         e. Detail penerimaan hasil penjualan investasi lain – lain per 31 Desember 2023
            dan 30 Juni 2024 dengan melengkapi tabel berikut:
                            Komponen               31 Desember 2023          30 Juni 2024
              Menjual saham Wearehangry Pte.      Rp8.961.809.169      Rp0
              Ltd dengan    tujuan
              merealisasikan keuntungan capital
              gain sebesar Rp3.875.006.017


              Membeli       saham PT Folka        Rp0                  Rp1.246.666.650
              Cipta Karya dengan tujuan
              menambah kepemilikan
            Total                                 Rp8.961.809.169      (Rp1.246.666.650)


    21. Jelaskan latar belakang Perseroan tidak memproyeksikan beberapa akun laporan
        arus kas sebagai berikut:
        a. Penerimaan piutang lain – lain pihak berelasi sebesar Rp1,24 miliar per 31
            Desember 2023.
            Jawaban :
            Perseroan tidak memproyeksikan penerimaan piutang lain-lain pihak berelasi
            sebesar Rp1,24 miliar per 31 Desember 2023 karena terdapat penerimaan
            pembayaran piutang dari PT Garam Ventura Indonesia sebesar
            Rp1.125.549.785 yang pada awalnya belum diproyeksikan akan diterima pada
            periode tersebut.
            Penerimaan ini terjadi di luar perkiraan awal, sehingga tidak tercantum dalam
            proyeksi arus kas.

         b. Dividen dari investasi lain – lain sebesar Rp45,00 juta per 31 Desember 2023.
            Jawaban :
            Perseroan tidak memproyeksikan penerimaan dividen sebesar Rp45 juta per 31
            Desember 2023 karena hal ini merupakan keputusan di luar kendali manajemen
            Perseroan. Penerimaan dividen dari PT Stockup Sekolah Investor sepenuhnya
            bergantung pada kebijakan manajemen perusahaan tersebut dalam menetapkan
            waktu pembagian dividen.
Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                               FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 36
         c. Penerimaan dari penjualan aset tetap sebesar Rp30,00 juta per 31 Desember
            2023.
            Jawaban :
            Latar belakang tidak diproyeksikannya penerimaan sebesar Rp30 juta dari
            penjualan aset tetap per 31 Desember 2023 adalah karena transaksi tersebut
            berasal dari penjualan vending machine milik PT Syca Kreasi Indonesia.
            Penjualan vending machine ini dilakukan untuk mendukung kebutuhan
            operasional lainnya yang lebih prioritas dalam mendukung aktivitas bisnis
            Perseroan secara keseluruhan.

         d. Penerimaan dari setoran modal sebesar Rp11,40 miliar per 31 Desember 2023.
            Jawaban :
            Latar belakang tidak diproyeksikannya akun “Penerimaan dari setoran modal
            sebesar Rp11,40 miliar” secara terpisah pada laporan arus kas per 31 Desember
            2023 adalah karena dalam proyeksi keuangan, penerimaan ini dicatat sebagai
            “Penerimaan dari penerbitan modal saham.” Akun tersebut merupakan
            gabungan dari dua komponen, yaitu Penerimaan dari setoran modal sebesar
            Rp11,40 miliar dan tambahan modal disetor sebesar Rp45,6 miliar, sehingga
            totalnya menjadi Rp57 miliar.

         e. Penerimaan utang pihak berelasi sebesar Rp143,30 juta per 31 Desember 2023.
            Jawaban :
            Pembayaran utang dari Uma Hapsari, PT Stockup Sekolah Investor, dan Kevin
            Jong sebesar Rp72.636.483, Rp 10.000.000 dan Rp9.562.500, serta
            penambahan utang dari PT Garam Ventura Indonesia sebesar Rp235.500.853.

    22. Sehubungan dengan entitas anak Perseroan, agar dijelaskan:
        a. Sebagaimana informasi yang kami peroleh dari media massa online (sumber:
           https://shopping.tribunnews.com/2024/10/15/bangkrut-syca-jual-2-produk-ini-
           dengan- diskon-80-persen-sebagai-tanda-pamit) terdapat informasi terkait
           kebangkrutan SKI. Atas hal tersebut, agar Perseroan mengkonfirmasikan atas
           rumor kebangkrutan atau penghentian operasional SKI.
           Jawaban :
           Sampai saat ini SKI masih menjalankan kegiatan operasionalnya sebagaimana
           mestinya, memang saat ini SKI sedang fokus melakukan efisiensi untuk produk
           atau inventory, dan refocusing atas kegiatan usaha yang sejalan dengan strategi
           pertumbuhan Perseroan. Perseroan sampai saat ini juga terus memantau
           perkembangan operasional dan akan menyampaikan segala informasi penting
           yang terbaru apabila ada kepada masyarakat.




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                            FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 37
         b. Dalam hal rumor sebagaimana pertanyaan poin a adalah benar adanya, agar
            dijelaskan latar belakang kebangkrutan atau penghentian operasional SKI
            tersebut.
            Jawaban :
            Dalam dunia industri yang kompetitif, situasi seperti penyesuaian kegiatan
            operasional, restrukturisasi bisnis atau refocusing usaha dapat diinterpretasikan
            secara berbeda oleh publik, mengingat SKI saat ini mengalami penurunan
            dalam performa atau kontribusi terhadap Perseroan.

         c. Apakah terdapat entitas anak lain yang sedang mengalami kebangkrutan, atau
            penghentian operasional, atau krisis keuangan?
            Jawaban :
            Sampai saat ini belum terdapat entitas anak lain yang mengalami kebangkrutan,
            penghentian operasional atau krisis keuangan.

         d. Dalam hal terdapat entitas anak lain yang sedang mengalami peristiwa
            sebagaimana poin c, agar dijelaskan latar belakang terjadinya hal tersebut.
            Jawaban :
            Tidak Ada

         e. Jelaskan respon Perseroan atas peristiwa sebagaimana pertanyaan poin a, b, c,
            dan d.
            Jawaban :
            Perseroan menyadari ketatnya persaingan dan tantangan saat ini, sehingga kami
            menyarankan strategi yang berfokus pada pengembangan bisnis baru untuk
            memperkuat posisi dan menciptakan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.

         f. Jelaskan respon pemegang saham atas peristiwa sebagaimana pertanyaan poin
            a, b, c, dan d.
            Jawaban :
            Pemegang saham mayoritas telah mengetahui rencana transformasi yang akan
            dijalankan oleh Perseroan, dan mereka mendukung langkah - langkah strategis
            yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan.

    23. Sehubungan dengan beberapa perubahan realisasi atas proyeksi keuangan
        Perseroan, agar disajikan dalam bentuk file PDF proyeksi keuangan Perseroan
        terkini yang lengkap beserta asumsi – asumsi dasar penetapan nilai atas proyeksi
        keuangan terkini dimaksud.
        Jawaban :
        Terlampir, dan disampaikan melalui Form E74.




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                               FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190
Page 38
C.      Lain – lain
     1. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 (dua belas) bulan ke depan.
        Jawaban :
        Sampai saat ini Perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi yang akan
        dilakukan dalam waktu dekat. Namun, kami terus memantau perkembangan pasar
        dan mempertimbangkan berbagai peluang strategis yang dapat mendukung
        pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis. Tidak menutup kemungkinan, jika terdapat
        kondisi atau kesempatan yang mendukung, Perseroan akan mempertimbangkan
        tindakan korporasi sehingga dapat memberikan nilai tambah kepada para
        pemegang saham dan pemangku kepentingan.

     2. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
        harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
        Jawaban :
        Sampai saat ini belum ada kejadian penting lainnya yang meterial dan dapat
        mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.




Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD                                        FOLK Group
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan – 12190

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.97 MB
Published30 Oct 2024
Pages38
Characters96,934
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 34 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Media Nusantara p.2
linked person Andika Sutoro Putra p.13
linked person Adikin Basirun p.13
linked person Kevin Cahya p.13
linked person Uma Hapsari p.13 ×2
linked org Sumber Garam p.17
linked org Surya Perkasa p.21
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10
possible person Danny Sutradewa p.13
possible org PT Garam Ventura Indonesia p.17 ×5
possible org PT Sumber Garam Pratama p.17
possible person Kevin Jong p.36
unresolved org PT Finfolk Media Nusantara p.2
unresolved org PT Untung Selalu Sukses p.4 ×2
unresolved org PT Drsoap Global Indonesia p.5 ×2
unresolved org PT Amazara Indonesia Mudakarya p.7 ×2
unresolved org PT Syca Kreasi Indonesia p.8 ×2
unresolved org PT Sumber Garam Dwitama p.17
unresolved org PT Rute Enampuluhenam Indonesia p.17
unresolved org PT Sukses Sejahtera Selamanya p.17
unresolved org PT Karya Tritama Indonesia p.20 ×2
unresolved org PT Sukacita Nyaman Sejahtera p.20
unresolved org PT Sumber Kehidupan Semesta p.21 ×2
unresolved person KH Abdullah Syafei p.21
unresolved person DR. Saharjo p.21
unresolved org PT Bintang Pelita Alexander p.22
unresolved org PT Panduan Mulia Indonesia p.22
unresolved org PT Jerni Sapta Asia p.26
unresolved org PT Suasana Bahagia Selalu p.26
unresolved org PT Semakin Bertambah Sukses p.26
unresolved org Pusat Statistik p.28
unresolved org PT Folka p.35
unresolved org PT Stockup Sekolah Investor p.35 ×2
unresolved org PT Syca Kreasi Indonesia. Penjualan p.36

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result