Back to announcement
20241029_ARTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31750231_lamp2.pdf
Other Text extracted ARTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
SIARAN PERS
Bank Jago Konsisten Bertumbuh di Kuartal III-2024
Jakarta, 28 Oktober 2024 - PT Bank Jago Tbk konsisten menumbuhkan bisnisnya sampai
dengan kuartal III-2024. Inovasi dan kolaborasi yang semakin kuat dengan ekosistem digital
memacu kinerja Bank Jago secara berkelanjutan, baik dari sisi jumlah nasabah, dana pihak
ketiga (DPK), maupun penyaluran kredit.
Hingga akhir kuartal III-2024 nasabah funding melalui Aplikasi Jago telah mencapai lebih dari
11,1 juta. Jika memperhitungkan nasabah lending, total nasabah Bank Jago mencapai 14,1 juta.
Dari jumlah nasabah funding Aplikasi Jago, lebih dari 67% berasal dari mitra ekosistem, di
antaranya ekosistem GoTo serta platform reksadana online Bibit yang terhubung secara
seamless dengan Aplikasi Jago.
“Kami percaya upaya berkolaborasi dengan ekosistem digital, menggabungkan berbagai
inovasi digital, serta menerapkan strategi bisnis dan fundamental yang berkelanjutan,
merupakan model bisnis yang tepat untuk menumbuhkan bisnis Bank Jago,” ungkap Direktur
Utama Bank Jago Arief Harris Tandjung.
Pertumbuhan pengguna Aplikasi Jago sejalan dengan penghimpunan DPK yang mencapai Rp
16,9 triliun sampai dengan akhir kuartal III-2024 atau tumbuh 64% dibandingkan periode yang
sama tahun lalu sebesar Rp10,3 triliun. Sebanyak 57% dari jumlah DPK atau sebesar Rp 9,6
triliun merupakan current account and savings account (CASA), sedangkan sisanya 43% atau
Rp 7,3 triliun merupakan term deposit (TD).
Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra (partner), seperti ekosistem dan platform digital,
perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan lainnya, Bank Jago berhasil menyalurkan
kredit sebesar Rp 17,3 triliun per akhir kuartal III-2024 atau tumbuh 59% dari periode yang
sama tahun lalu sebesar Rp 10,9 triliun.
Penyaluran kredit dilakukan secara berkualitas dan mengutamakan prinsip kehati-hatian. Ini
tercermin dari rendahnya rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang
sebesar 0,2%.
Pertumbuhan kredit yang berkualitas mendorong aset Bank Jago menjadi Rp 26,8 triliun per
September 2024 atau tumbuh 40% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 19,1 triliun.
Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) mencapai 45,6%, menunjukkan
kuatnya tingkat permodalan untuk mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Konsistensi menjaga pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan juga mendorong
tingkat profitabilitas Bank Jago semakin baik. Per September 2024, Bank Jago membukukan
Page 2
laba bersih setelah pajak (net profit after tax) sebesar Rp 86 miliar, meningkat 71% dari
perolehan per September 2023 sebesar Rp 50 miliar.
“Sebagai bank berbasis teknologi, Bank Jago berhasil menjaga dan menumbuhkan profitabilitas
tanpa menurunkan kualitas pertumbuhan dan tanpa membakar capital yang besar. Ke depan
kami tetap konsisten berkolaborasi dan berinovasi untuk menghadirkan fitur-fitur yang
mendasar maupun yang menjadi keunikan Jago,” tutur Arief.
***
Tentang Bank Jago
Dirancang khusus sebagai bank berbasis teknologi (tech-based bank) yang tertanam di dalam ekosistem
digital Indonesia, Bank Jago memiliki aspirasi untuk meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan
melalui solusi finansial digital yang berfokus pada kehidupan. Bank Jago membangun produk dan
layanan perbankan, baik secara konvensional maupun syariah, yang dapat dinikmati seluruh lapisan
masyarakat, mulai dari ritel (consumer), mass market, sampai usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM).
Bank Jago mengembangkan Aplikasi Jago (Jago App) yang dirancang untuk dapat tertanam di berbagai
ekosistem digital, serta dapat disesuaikan (customized) dan dipersonalisasi (personalized) agar
kompatibel dengan teknologi pelaku ekosistem dan kebutuhan masing-masing nasabah. Kolaborasi
dengan ekosistem ini mempermudah nasabah untuk menjalani kehidupannya.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Marchelo
Corporate Communication
PT Bank Jago Tbk
marchelo@jago.com
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Jago Konsisten Bertumbuh
p.1
unresolved
org
Bank Jago Arief Harris Tandjung. Pertumbuhan
p.1
unresolved
org
Bank Jago Dirancang
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.