Back to announcement
Penjelasan kenaikan penurunan di LK Sep 2024.pdf
Financial statement Text extracted DOSSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Perihal : Penyampaian Penjelasan Atas Perubahan Lebih dari 20% pada pos Total Aset dan atau
Total Liabilitas atas Laporan Keuangan PT. Global Sukses Digital Tbk per 30 September
2024 (Tidak diaudit)
Merujuk pada Peraturan No.I-E “Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi”, bagian III.1.4 tentang
kewajiban penyampaian penjelasan tertulis kepada bursa mengenai penyebab perubahan dan
pendapat manajemen atas dampak perubahan tersebut terhadap kinerja keuangan perseroan, apabila
terdapat perubahan lebih dari 20% pada pos Total Aset dan atau Total Liabilitas pada Laporan
Keuangan Interim atau Laporan Keuangan Tahunan periode buku tahun berjalan dibandingkan Laporan
Keuangan Tahunan Auditan terakhir, maka bersama ini kami sampaikan perubahan yang terjadi pada
total aset dan atau total liabilitas sebagai berikut:
Jumlah Persentase
30 Sep 2024 31 Des 2023 Penurunan Penurunan
Total Aset 217.651.317.685 163.226.583.673 54.424.734.012 33,34 %
Total Liabilitas 52.573.412.854 72.661.901.479 20.088.488.625 27,65 %
Berdasarkan perhitungan tersebut diatas, kami informasikan bahwa ada perubahan pada Total Aset dan Total
Liabilitas yang melebihi 20%. Pos yang mengalami kenaikan atau penurunan yang melebihi 20% adalah
sebagai berikut :
Kas dan Bank
Kas dan bank mengalami kenaikan yang cukup sinifikan dari Rp 8,4 miliar per 31 Desember 2023 naik
menjadi Rp 64 miliar per 30 September 2024 (atau naik sebesar 656%). Kenaikan Kas dan Bank ini
disebabkan adanya penerimaan dana IPO di bulan Agustus 2024 sebesar Rp 60,75 miliar.
Uang muka
Uang muka pembelian mengalami kenaikan dari Rp 1 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp 6,5 miliar per
30 September 2024 (atau naik sebesar 526%). Hal ini dikarenakan naiknya uang muka pembelian barang
impor dari Rp 1 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp 5,8 miliar per 30 September 2024.
Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka naik sebesar 53% dari Rp 1,7 miliar pada 31 Desember 2023 menjadi Rp 2,7 miliar
pada 30 September 2024. Kenaikan ini disebabkan adanya pembayaran perpanjangan sewa ruko di tahun
2024.
Utang usaha
Utang usaha kepada pihak ketiga turun dari Rp 57,9 miliar per 31 Desember 2023 turun menjadi Rp 43,2
miliar per 30 September 2024 (atau turun sebesar 25,3%). Penurunan ini disebabkan adanya pelunasan
untuk pembelian.
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.