Back to announcement
5. Penjelasan atas Lap Keu PNBS_September_2024.pdf
Financial statement Text extracted PNBSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.922
& PaninDubai 9 Syariah Bank Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk. Posisi 30 September 2024 Total Aset Bank pada tangga! 30 September 2024 tercatat sebesar Rp 16,7 triliun, turun sebesar Rp 0,6 triliun atau 3,696 dibandingkan dengan posisi aset per tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 17,, 3 triliun, demikian juga dengan total liabilitas (tidak termasuk dana syirkah temporer) turun sebesar Rp 2,1 triliun atau 52,496 dari sebelumnya sebesar Rp 4,01 triliun di posisi 31 Desember 2023 menjadi Rp 1,91 triliun di posisi akhir 30 September 2024. Adapun perubahan penting pada pos-pos aset dan liabilities selama periode tersebut adalah sebagai Posisi 30 September 2024 sebesar Rp 22,3 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 4,3 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember Z023 sebesar Rp 18,0 miliar, hai ini dikontribusikan dari adanya penambahan kas khasanah guna memenuhi kebutuhan dana nasabah. 2. Penempatan pada Bank Indonesia Posisi 30 September 2024 sebesar Rp 1,1 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp 0,8 triliun dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 1,9 triliun, hal ini dikontribusikan dari adanya penempatan FASBIS Bank Indonesia yang telah jatuh tempo. 3. Giro pada Bank lain Posisi 30 September 2024 sebesar Rp 4,9 miliar mengalami penurunan sebesar Rp 1,4 miliar atau sekitar 21,97”6 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 6,3 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penempatan giro pada Bank lain yang telah jatuh tempo. 4. Piutang Murabahah Posisi 30 September 2024 sebesar Rp 130,0 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 184 miliar atau sekitar 16,54Y6 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 yang sebesar Rp 111,6 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan dropping kepada nasabah korporasi. Pada posisi 30 September 2024 sebesar Rp 9,1 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 2,2 miliar atau sekitar 31,93Y6 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 6,9 miliar, hal ini dikontribusikan oleh adanya peningkatan pembiayaan ijarah yang telah jatuh tempo. 1 4s| 1
Page 2 OCR 0.934
& PaninDubai 9 Syariah Bank 6. Aset Keuangan Lainnya Mengalami penurunan sebesar Rp 19,5 miliar atau sekitar 21,3546 dari sebelumnya sebesar Rp 91,3 miliar di posisi 31 Desember 2023, menjadi Rp 71,8 miliar di posisi 30 September 2024, hal ini dikontribusikan dari adanya penurunan pendapatan yang akan diterima oleh Bank. 7. Uang Muka Pada posisi 30 September 2024 sebesar Rp 4,3 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 16,0 miliar atau sekitar 78,949 dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 20,3 miliar, hal ini dikontribusikan oleh adanya penyelesaian uang muka penanganan pembiayaan terhadap pengambilalihan aset nasabah yang bermasalah. 8. Biaya Dibayar Dimuka Mengalami peningkatan sebesar Rp 17,8 miliar atau sekitar 58,97Y6 dari sebelumnya sebesar Rp 30,2 miliar di posisi 31 Desember 2023, menjadi Rp 47,9 miliar di posisi 30 September 2024, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan biaya dibayar dimuka terhadap asuransi kesehatan dan premi penjaminan dana pihak ketiga 9. Liabilitas Segera Posisi 30 September 2024 sebesar Rp 1,4 miliar, mengalami penurunan sebesar Rp 1,5 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 2,9 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penyelesaian kewajiban transfer out. 10. Simpanan Dana Pihak Ketiga Mengalami penurunan sebesar 29,046 atau sebesar 0,7 triliun dari posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 2.6 triliun menjadi sebesar Rp 1,8 triliun di posisi 30 September 2024. hal ini dikontribusikan dari adanya penurunan penempatan dana nasabah tabungan wadiah. 11. Efek yang diterbitkan Bank Mengalami peningkatan sebesar Rp 1,1 triliun dari posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 0,4 triliun menjadi sebesar Rp 1,5 triliun di posisi 30 September 2024, hal ini dikontribusikan oleh adanya penambahan Sertifikat Investasi Mudharabah AntarBank (SIMA) dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah AntarBank(SiPA). 12. Liabilitas Lainnya Posisi 30 September 2024 sebesar Rp 0,02 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp 1,38 triliun dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp 1,40 triliun, hal ini dikontribusikan dari adanya fasilitas pendanaan jangka pendek Bank Indonesia yang telah jatuh tempo. dd
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.