Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
No : 4767.84/EXT-MUTU/VI/2026
Tanggal : 9 Juni 2026
Kepada Yth:
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung BEI Tower I Lt.6
Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
Up: Bp. I Gede Nyoman Yetna
Perihal: Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Tahunan PT Mutuagung Lestari Tbk
Dengan hormat,
Dalam rangka memenuhi Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia No.: Kep-00066/BEI/09-2022
tertanggal 30 September 2022, perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban
Penyampaian Informasi, bersama ini kami sampaikan Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose
Tahunan Perseroan yang telah diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal : Kamis, 9 Juni 2026
Waktu : 12:00 - 13:00
Tempat (Sesi Langsung) : Board Room 3 – Trans Studio Mall Cibubur, Jl. Alternatif Cibubur
No.230 A, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454
Agenda : Paparan Kinerja Perseroan 2025
Gambaran Umum dan Proyeksi Tahun 2026
Sesi Tanya Jawab
Materi Public Expose dipresentasikan oleh Direktur Keuangan & SDM, Direktur Operasional, Direktur
Pemasaran dan Pengembangan Bisnis MUTU, serta dihadiri oleh 6 orang mewakili 6 Media, dan
sekitar 5 orang pegawai MUTU. Adapun Laporan Hasil Public Expose Tahunan ini berupa Ringkasan
Risalah Public Expose Tahunan yang memuat tanya jawab dan Daftar Hadir. Pelaksanaan Public
Expose Tahunan Perseroan berjalan baik dan lancar.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
PT Mutuagung Lestari Tbk
-
Affan Nurachman
Head of Corporate Secretary
Page 2
RINGKASAN RISALAH PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT MUTUAGUNG LESTARI Tbk.
Hari/Tanggal : Rabu, 4 Juni 2026
Waktu : 12:00 - 13:00
Tempat (Sesi Langsung) : Board Room 3 – Trans Studio Mall Cibubur, Jl. Alternatif Cibubur No.
230 A, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454
Agenda : Paparan Kinerja Perseroan 2025
Gambaran Umum dan Proyeksi Tahun 2026
Sesi Tanya Jawab
Paparan Publik PT Mutuagung Lestari Tbk telah dilaksanakan pada 4 Juni 2026 pukul 12.00–13.00
WIB. Acara diawali dengan pembahasan Profil Perseroan oleh Direktur Operasional, Kinerja
Keuangan 2025 oleh Direktur Keuangan dan SDM, serta Gambaran Umum dan Proyeksi Tahun 2026
oleh Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis. Materi yang digunakan merujuk pada materi
yang telah dipublikasikan di situs resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia pada 29 Mei 2026,
kemudian acara ditutup dengan sesi tanya jawab.
Public Expose Tahunan Perseroan dihadiri oleh Pimpinan PT Mutuagung Lestari Tbk. (Perseroan),
yaitu:
- Bapak Sumarna selaku Direktur Keuangan dan SDM;
- Bapak Irham Budiman selaku Direktur Operasional;
- Ibu Herliana Dewi selaku Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis;
- Bapak Affan Nurachman selaku Sekretaris Perusahaan dan bertindak sebagai Moderator.
Ringkasan Sesi Tanya Jawab
PERTANYAAN 1
Wartawan : Dionisio Damara (Bisnis Indonesia)
Pertanyaan :
- Apa tantangan terbesar yang dihadapi Perseroan pada Semester 1 2026 ini mengingat
adanya penurunan performa di awal tahun?
- Bagaimana outlook bisnis hingga akhir 2026? Apakah target masih realistis di tengah-tengah
kondisi ketidakpastian ekonomi global dan Indonesia?
Jawaban:
Bpk. Sumarna - Direktur SDM & Keuangan:
Page 3
Secara konsolidasi, kinerja perusahaan induk tetap menunjukkan pertumbuhan positif pada Kuartal I
2026, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 3,95% dan pertumbuhan laba usaha yang mencapai
hampir 10%. Pencapaian ini selaras dengan siklus industri TIC (Testing, Inspection, and Certification),
di mana aktivitas operasional pada kuartal pertama cenderung moderat seiring dengan tahap
penyesuaian anggaran belanja di pihak klien. Namun, terdapat penurunan kinerja pada anak
perusahaan, Jasa Mutu Mineral Indonesia (JAMMIN), dengan pendapatan yang menurun sejumlah
24%. Hal ini disebabkan oleh kendala administratif klien terkait persetujuan Rencana Kerja dan
Anggaran Biaya (RKAB). Sebagai langkah mitigasi, perusahaan telah menyusun strategi pemulihan
yang diproyeksikan akan memberikan dampak positif pada semester II 2026, serta diperkirakan akan
memberikan kontribusi optimal seiring dengan siklus RKAB periode 2027.
Perusahaan berada dalam posisi fundamental yang kuat, tercermin dari pertumbuhan aset serta
posisi laba-rugi yang tetap solid. Kedepan, perusahaan telah menyiapkan diri untuk menangkap
momentum pertumbuhan pada sektor Green Economy, sejalan dengan implementasi regulasi terkait
Carbon Bank dan European Union Deforestation Regulation (EUDR). Sebagai perusahaan TIC swasta
nasional terbesar di Indonesia, perusahaan memiliki keunggulan kompetitif dalam menyediakan
skema sertifikasi yang komprehensif bagi klien, baik sektor swasta nasional, BUMN, maupun mitra
internasional yang memerlukan mitra strategis lokal. Seluruh perkembangan operasional dan aksi
korporasi akan disampaikan secara transparan kepada publik sesuai dengan ketentuan OJK dan Bursa
Efek Indonesia (BEI) pada waktu yang tepat
Bpk. Irham Budiman (Direktur Operasional):
Sedikit mengelaborasi jawaban dari Pak Sumarna terkait dengan pertanyaan pertama, dua hal yang
perlu ditekankan. Pertama, Perseroan mengakui adanya tantangan operasional yang menyebabkan
kontraksi pada pendapatan di semester pertama tahun 2026. Namun, perusahaan telah melakukan
berbagai upaya mitigasi dan memastikan eksekusi strategi berjalan dengan baik. Menjelang akhir
tahun, hambatan tersebut diperkirakan akan berkurang secara bertahap seiring dengan kembali
normalnya aktivitas bisnis klien setelah masa penyesuaian (holiday season atau periode transisi
anggaran). Perusahaan tetap optimis dan berkomitmen bahwa kinerja hingga akhir tahun 2026 akan
tetap on track.
Kedua, secara industri, sektor Testing, Inspection, and Certification (TIC) memiliki rata-rata
pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 4% hingga 5% secara global, dengan potensi pertumbuhan di
Indonesia yang mencapai sekitar 6%. Perusahaan menunjukkan performa yang sangat kompetitif
dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,3% pada tahun 2025. Berdasarkan capaian tersebut,
perusahaan yakin dapat mempertahankan pertumbuhan yang konsisten di atas rata-rata
pertumbuhan industri TIC nasional hingga akhir tahun 2026.
PERTANYAAN 2
Wartawan : Rasif Umar Gusman (Kontan)
Pertanyaan :
- Belakangan ini beredar kabar kuat dari kalangan pelaku usaha bahwa Bapak Sandiaga Uno
melalui entitas bisnisnya berencana menanamkan modal atau berinvestasi secara strategis di
MUTU International. Apakah manajemen bisa mengonfirmasi kebenaran rumor ini? Jika
Page 4
benar, apakah investasi ini akan masuk lewat skema Private Placement atau akuisisi saham di
pasar sekunder, dan apa dampak strategisnya bagi perluasan bisnis hijau perusahaan?
Jawaban:
Bpk. Irham Budiman - Direktur Operasional
Mengenai potensi kolaborasi strategis, perusahaan sangat mengapresiasi dukungan luar biasa yang
diberikan oleh Bapak Sandiaga Uno dalam sejumlah kegiatan yang telah terlaksana. Keterlibatan
beliau diharapkan menjadi sinyal positif bagi langkah kolaborasi yang lebih dalam dan komprehensif
ke depannya. Sebagaimana komitmen perusahaan sebagai emiten, seluruh informasi material,
termasuk detail skema dan waktu pelaksanaan, akan disampaikan secara transparan kepada publik
melalui Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku
PERTANYAAN 3
Wartawan : Muhammad Ghafur Fadhilah (Investor Daily)
Pertanyaan :
- Bagaimana dengan rencana Private Placement Perseroan tahun ini? Apa alasan di balik aksi
korporasi tersebut, berapa target dana yang ingin dihimpun, rencana penggunaan dana,
target pelaksanaan, besaran dilusi saham, dan siapakah investor strategis yang dibidik? Selain
itu, apa saja prioritas kerja dari manajemen dan jajaran direksi baru dalam 6-12 bulan ke
depan?
Jawaban :
Bpk. Irham Budiman - Direktur Operasional
Mengenai rencana Private Placement, Perseroan menyatakan bahwa aksi korporasi tersebut
merupakan langkah strategis yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) akhir tahun lalu. Saat ini, perusahaan sedang memfinalisasi mekanisme serta jadwal
pelaksanaannya. Sesuai prinsip Keterbukaan Informasi, rincian material mengenai aksi ini akan segera
disampaikan kepada publik melalui Bursa Efek Indonesia setelah seluruh persiapan teknis rampung
sesuai regulasi
PERTANYAAN 4
Wartawan : Muhammad Rizki Vauzi (Emiten News)
Pertanyaan :
- Segmen bisnis mana yang diproyeksikan menjadi kontributor terbesar tahun ini? Lalu,
seberapa besar kontribusi bisnis Green Economy terhadap total revenue perusahaan saat ini,
dan bagaimana prospek bisnis sertifikasi karbon serta ESG verification ke depan?
- Jika mengesampingkan rumor individu, apakah saat ini MUTU memang sedang aktif
membuka pintu bagi investor strategis (strategic partners) baru yang memiliki kekuatan
jaringan di sektor Green Economy? Apa kriteria investor yang dicari perseroan untuk bisa
mengakselerasi target pemenuhan target Net Zero Emission Indonesia?
Page 5
Jawaban :
Ibu Herliana Dewi - Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis
Saat ini, segmen Sertifikasi Sistem Manajemen dan Inspeksi Teknis masih menjadi kontributor utama
pendapatan Perseroan. Namun, kami memproyeksikan bahwa bisnis Green Economy akan menjadi
kontributor dengan pertumbuhan yang cepat seiring dengan akselerasi program dekarbonisasi
nasional. Saat ini, kontribusi bisnis Green Economy terhadap total revenue berada dalam tren
peningkatan yang stabil, dan kami memandang prospek bisnis sertifikasi karbon serta ESG verification
sebagai new growth engine yang sangat menjanjikan kedepannya, mengingat kesadaran perusahaan
atas pemenuhan standar keberlanjutan semakin meningkat tajam.
Merespon pertanyaan mengenai strategic partners, Perseroan memang secara aktif membuka diri
terhadap kolaborasi yang dapat memperkuat posisi kami di ekosistem Green Economy. Fokus utama
kami dalam menjalin kemitraan strategis adalah mencari entitas yang memiliki kekuatan jaringan
yang luas di sektor Green Economy, memiliki kapabilitas teknologi yang mumpuni, serta memiliki visi
yang sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia. Kriteria utama yang kami cari adalah mitra
yang tidak hanya sekadar memberikan pendanaan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah bagi
transfer pengetahuan dan akses pasar global, sehingga mampu mengakselerasi target pemenuhan
Net Zero Emission Indonesia melalui layanan sertifikasi dan verifikasi yang lebih kompetitif.
PERTANYAAN 5
Wartawan : Wahyu Septiana (Jawa Pos)
Pertanyaan :
- Manajemen menyatakan sangat optimis dengan bisnis Green Economy sebagai new growth
engine dan target Net Zero Emission. Namun, realitasnya Laba Berjalan pada Kuartal I 2026
justru merosot cukup tajam sebesar 15,4% menjadi Rp4,88 miliar. Apakah penurunan laba ini
mengindikasikan bahwa investasi dan biaya operasional untuk masuk ke bisnis hijau ini
terlalu mahal dan belum profitable? Bagaimana Perseroan meyakinkan investor bahwa ini
bukan strategi yang 'bakar uang'?
Jawaban :
Bpk. Sumarna - Direktur SDM & Keuangan
Penurunan Laba Berjalan sebesar 15,4% menjadi Rp4,88 miliar pada kuartal pertama merupakan
fenomena yang terukur dalam siklus industri TIC. Kuartal pertama secara historis memang cenderung
mencatatkan performa yang lebih moderat dibandingkan kuartal-kuartal berikutnya. Seperti yang
telah dijelaskan sebelumnya, realisasi anggaran serta aktivitas klien di sektor industri dan
infrastruktur biasanya baru mulai berjalan secara intensif setelah melewati periode transisi awal
tahun. Dengan demikian, dinamika ini tidak mencerminkan pelemahan fundamental, melainkan lebih
kepada pola musiman yang memang selalu terjadi dalam operasional bisnis perseroan.
Kami menegaskan bahwa langkah masuk ke bisnis hijau (green economy) bukanlah strategi 'bakar
uang', melainkan investasi strategis untuk menyiapkan new growth engine perusahaan. Saat ini,
Perseroan sedang dalam fase pematangan kapabilitas—melalui rekrutmen dan pelatihan
auditor—sebagai persiapan untuk menangkap potensi permintaan besar saat regulasi karbon dan
Page 6
standar ESG internasional menjadi mandatori. Kami meyakini investasi ini akan memberikan imbal
hasil yang berkelanjutan seiring dengan matangnya pasar karbon nasional dan internasional.
PERTANYAAN 6
Wartawan : Dhika Alam Noor (INDOPOS)
Pertanyaan :
- Saat ini, dunia internasional sedang memperketat audit terhadap lembaga penilai kesesuaian
(TIC) karena maraknya kasus greenwashing (klaim ramah lingkungan palsu), terutama pada
proyek pasar karbon global dan standar sertifikasi keberlanjutan. Mengingat MUTU sangat
agresif membidik segmen ini sebagai new growth engine, apa jaminan konkret dari
perseroan bahwa sertifikat karbon, ESG verification, dan audit ISO 14064 yang diterbitkan
MUTU benar- benar memiliki kredibilitas di tingkat internasional? Jika ada satu saja proyek
yang terbukti greenwashing, bagaimana dampaknya terhadap kelangsungan bisnis
Perseroan?
Jawaban :
Ibu Herliana Dewi - Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis
Sebagai lembaga penilai kesesuaian (TIC) yang saat ini sangat agresif di pasar hijau, MUTU
memegang teguh integritas sebagai modal utama perusahaan. Untuk menjamin kredibilitas sertifikat
karbon, ESG verification, dan audit ISO 14064 yang diterbitkan, kami menerapkan sistem
pengendalian yang sangat komprehensif, yakni menjamin diberlakukannya kepatuhan yang ketat
dengan cara menjalankan operasional berdasarkan standar akreditasi nasional dan internasional
yang diakui secara global. Kedua, kami menerapkan prinsip imparsialitas dengan menerapkan
pemisahan peran yang tegas antara tim validasi dan tim verifikasi guna mencegah terjadinya
benturan kepentingan. Terakhir, kami selalu melakukan pengendalian kualitas secara berlapis, yakni
dengan cara melakukan quality control secara berjenjang pada setiap laporan yang dikeluarkan oleh
SDM auditor kami untuk memastikan kesesuaian dengan standar teknis yang berlaku.
Perseroan sangat menyadari bahwa kepercayaan pasar dan reputasi internasional adalah aset yang
tak ternilai bagi perusahaan di sektor TIC. Jika terjadi anomali atau terbukti adanya praktik
greenwashing, dampaknya akan sangat sistemik dan merusak kredibilitas yang telah kami bangun
dengan susah payah terhadap kelangsungan bisnis Perseroan di masa depan. Oleh karena itu,
mekanisme internal control dan kepatuhan terhadap standar etika profesi selalu menjadi prioritas
utama kami untuk memitigasi risiko tersebut sejak dini, agar setiap sertifikasi yang diterbitkan oleh
MUTU tetap memiliki legitimasi dan diakui sepenuhnya oleh pasar global.
Page 7
DOKUMENTASI PUBLIC EXPOSE PT MUTUAGUNG LESTARI TBK
Page 8
DAFTAR HADIR PESERTA & MEDIA
PUBLIC EXPOSE
PT MUTUAGUNG LESTARI TBK
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Sandiaga Uno
p.3 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.