Skip to content
Back to announcement

20241023_PLAN_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31748841_lamp1.pdf

Other Text extracted PLAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
N0.003/PPJ/X/2024                                                   Jakarta, 23 Oktober 2024

Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung BEI Lantai 4 Tower 1
Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53
Jakarta

Up. Yth.       : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Perihal        : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Laporan Keuangan Tahun buku 31
               Desember 2023 PT Planet Properindo Jaya Tbk.


Dengan hormat.

Menindaklanjuti surat dari PT. Bursa Efek Indonesia Nomor S-10881/BEI.PP1/10-2024 tanggal 16
Oktober 2024 perihal permintaan tentang penjelasan mengenai laporan keuangan tahun buku 31
Desember 2023.

Maka kami selaku pimpinan dari PT Planet Properindo Jaya Tbk. dengan ini menyampaikan
tanggapan terkait surat tersebut sebagaimana terlampir.


Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,

PT Planet Properindo Jaya Tbk




Antonyo Hartono Tanujaya
Direktur Utama
Page 2
                                  Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan
                                      PT Planet Properindo Jaya Tbk
                                 Laporan Keuangan Per 31 Desember 2023

   3. Merujuk Laporan Arus Kas Perseroan periode 30 Juni 2024, Perseroan membukukan arus kas yang
       diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp433 juta, mengalami kenaikan sebesar Rp889,94 juta
       atau 195% dibandingkan dengan periode 30 Juni 2023, Perseroan membukukan arus kas yang
       digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp456 juta. Kenaikan tersebut disebabkan oleh
       kenaikan penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp1,12 miliar atau 20,12% dibandingkan
       dengan periode 30 Juni 2023. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
      a. Alasan utama Perseroan membayarkan utang kepada pihak berelasi mengingat nilai kas dan
          bank terbatas.
          Jawaban :
          Perseroan memprioritaskan pembayaran kepada pihak berelasi dalam rangka menjaga
          hubungan baik dan memastikan kelangsungan operasional. Meskipun kas dan bank terbatas,
          utang kepada pihak berelasi memiliki jatuh tempo yang mendesak, dan Perseroan mengelola
          arus kas dengan cermat agar dapat memenuhi kewajiban tersebut tanpa mengganggu
          operasional jangka pendek.
      b. Faktor utama akun Kas dan Bank terus mengalami penurunan.
          Jawaban :
          Penurunan saldo kas dan bank terutama disebabkan oleh pembayaran kewajiban bunga dan
          utang jangka pendek.
      c. Dampak penurunan saldo Kas dan Bank terhadap likuiditas Perseroan, termasuk kemampuan
          Perseroan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya.
          Jawaban :
          Penurunan saldo kas dan bank sementara ini mempengaruhi likuiditas Perseroan, tetapi kami
          telah mengantisipasi situasi ini dengan mengamankan fasilitas kredit tambahan. Langkah ini
          diambil untuk memastikan bahwa Perseroan tetap memiliki likuiditas yang cukup untuk
          memenuhi kewajiban jangka pendek, termasuk kewajiban bunga dan biaya operasional
          lainnya.
      d. Bagaimana strategi Perseroan dalam mengelola kas yang dimiliki untuk melakukan
          pembayaran terhadap beban operasional.
          Jawaban :
          Perseroan menerapkan strategi pengelolaan kas yang lebih ketat dengan fokus pada
          pengendalian biaya operasional dan efisiensi pengeluaran. Kami juga berupaya meningkatkan
          penerimaan kas dengan mempercepat penagihan piutang dan menunda pengeluaran yang
          tidak esensial. Selain itu, kami terus memonitor saldo kas harian untuk memastikan
          ketersediaan dana guna memenuhi kewajiban operasional yang mendesak.

   4. Merujuk Laporan Laba Rugi, Perseroan membukukan rugi bersih tahun berjalan per 30 Juni 2024
      sebesar Rp337 juta atau telah mengalami penurunan sebesar 74,58% dibandingkan dengan laba
      per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,32 miliar dan penurunan sebesar 63,54% jika dibandingkan
      dengan laba per 30 Juni 2023 sebesar Rp926 juta. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta
      penjelasan komprehensif mengenai:
      a. Langkah yang telah dilakukan Perseroan dalam membenahi kondisi keuangan mengingat
          Perseroan mengalami rugi terus menerus dalam 3 tahun buku terakhir.
          Jawaban :
          Selama tiga tahun terakhir, Perseroan telah mengambil berbagai langkah untuk membenahi
          kondisi keuangan dan mengurangi rugi bersih, di antaranya:




                      Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id         Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                      Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 3
            1. Efisiensi Operasional: Kami telah melakukan berbagai efisiensi biaya di semua lini
               operasional, termasuk mengurangi pengeluaran tidak produktif serta optimalisasi
               penggunaan sumber daya. Upaya ini meliputi renegosiasi kontrak dengan pemasok dan
               perampingan tim kerja untuk menekan beban operasional.
            2. Pengurangan Beban Bunga: Perseroan telah berupaya mengurangi beban bunga melalui
               renegosiasi penurunan suku bunga, dengan tujuan untuk menekan pengeluaran kas yang
               signifikan untuk pembayaran bunga.
            3. Diversifikasi Pendapatan: Kami juga mengembangkan berbagai program untuk
               memperluas basis pelanggan, termasuk memasuki segmen pariwisata korporat dan MICE
               (Meeting, Incentive, Conference, Wedding and Exhibition), serta memperkuat pemasaran
               digital guna menarik lebih banyak wisatawan domestik dan internasional.

       b. Strategi Perseroan untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan pada masa mendatang.
          Jawaban :
          Untuk meningkatkan profitabilitas, Perseroan telah menyiapkan beberapa strategi utama yang
          diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan pada masa
          mendatang:
          1. Peningkatan Tingkat Hunian Hotel: Perseroan fokus pada peningkatan tingkat okupansi
              hotel dengan mengembangkan kerja sama dengan agen perjalanan daring (OTA) dan
              memberikan penawaran menarik bagi segmen wisatawan domestik. Kami juga
              merencanakan promosi khusus yang disesuaikan dengan tren wisata saat ini
          2. Diversifikasi Layanan Hotel: Selain dari sektor akomodasi, Perseroan berencana memperluas
              sumber pendapatan dari layanan tambahan seperti restoran, ruang pertemuan, dan fasilitas
              acara yang dapat dimanfaatkan oleh segmen korporat.
          3. Digitalisasi Layanan: Kami juga mengoptimalkan sistem digital dalam pemesanan dan
              manajemen layanan pelanggan untuk meningkatkan efisiensi serta memberikan
              pengalaman yang lebih baik bagi tamu hotel, yang diharapkan dapat mendorong
              peningkatan tingkat hunian.

   5. Merujuk pada CALK 5 Piutang Usaha dari Pihak Ketiga, per 30 Juni 2024 Perseroan memiliki
      Piutang Usaha yang jatuh tempo kurang dari 30 hari sebesar Rp522 juta atau 93% dari total Piutang
      Usaha. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
      a. Rincian atas Piutang Usaha yang jatuh tempo kurang dari 30 hari.
          Jawaban :

                No            Nama Pelanggan                        Jumlah
                1.   Agen Wisata                               Rp 281.562.472
                2.   Korporasi                                 Rp 116.337.929
                3.   Kartu Kredit                              Rp 62.640.991
                4.   PT Rumah karya Entertainment              Rp 60.280.196
                5.   Instansi Pemerintah                       Rp 1.300.000
                                  Total                        Rp 522.121.588

       b. Status realisasi terkini atas pembayaran Piutang Usaha tersebut.
          Jawaban :
          Per tanggal laporan ini disusun sekitar 80% dari total piutang yang jatuh tempo kurang dari 30
          hari telah direalisasikan dengan baik, beberapa pelanggan besar telah menyelesaikan
          pembayaran sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Kami terus melakukan pendekatan aktif
          kepada pelanggan lain untuk memastikan pembayaran dilakukan tepat waktu, dan saat ini kami




                          Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id             Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                          Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 4
            tidak melihat adanya risiko signifikan terkait piutang usaha tersebut. Proses penagihan berjalan
            sesuai rencana, dan kami optimis seluruh piutang akan diterima dalam waktu dekat.

   6. Berdasarkan CALK 8 Beban Dibayar Dimuka, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp291,6 juta
      pada 30 Juni 2024 dan sebesar Rp416,6 juta pada 31 Desember 2023 yang merupakan biaya digital
      marketing. Agar dapat dijelaskan:
      a. Rincian atas biaya digital marketing tersebut pada periode 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023.
         Jawaban :
         Biaya Dibayar dimuka tersebut merupakan biaya digital marketing yang kami bayarkan dimuka
         kepada Media Global Abadi untuk mencangkup pekerjaan platform online.
      b. Apakah ada pembatalan atau penghentian kontrak digital marketing yang menyebabkan
         pengurangan beban dibayar dimuka pada periode 30 Juni 2024?
         Jawaban: Tidak ada
      c. Sejauh mana biaya digital marketing yang dibayar dimuka memberikan kontribusi terhadap
         peningkatan pendapatan atau visibilitas perusahaan dalam periode tersebut?
         Jawaban :
         Biaya digital marketing yang dikeluarkan Perseroan memberikan kontribusi positif terhadap
         peningkatan visibilitas perusahaan, khususnya dalam peningkatan trafik ke situs web hotel
         dan platform pemesanan online khususnya branding dan peningkatan. Kami melakukan
         evaluasi dan menyesuaikan strategi pemasaran kami untuk meningkatkan efektivitas
         kampanye di masa mendatang.

   7. Berdasarkan CALK 9 Aset Tetap, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp23,9 miliar pada akun
      Aset Dalam Penyelesaian pada 30 Juni 2024. Disampaikan juga informasi bahwa aset tersebut
      adalah bangunan hotel yang berlokasi di CITI HUB Kelapa Gading dengan progress 80% dan akan
      diselesaikan paling lambat pada Desember 2024. Namun demikian, pada Laporan Keuangan
      Auditan 31 Desember 2023 disampaikan hal yang sama, yaitu bangunan hotel tersebut akan
      diselesaikan paling lambat pada Desember 2023.

        Merujuk tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa perihal Laporan Keuangan Tengah Tahun
        2022 pada 19 September 2022, Perseroan juga menyampaikan informasi berikut:




       Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
       a. Alasan utama di balik penundaan penyelesaian proyek bangunan hotel CITI HUB Kelapa
          Gading yang awalnya dijadwalkan selesai pada Desember 2023 namun belum selesai hingga
          Juni 2024.
          Jawaban : Penundaan penyelesaian proyek ini disebabkan oleh beberapa faktor eksternal dan
          internal, di antaranya:
          1. Pembangunan hotel CITI HUB yang di Kelapa Gading mengalami perubahan konsep karena
              memang pasar perhotelan di Jakarta sudah modern yang memiliki fasilitas–fasilitas yang
              menarik dan kini pembangunan nya sudah di lanjutkan kembali dengan konsep baru .
          2. Penyesuaian desain proyek: Seiring dengan perkembangan proyek, Perseroan
              memutuskan untuk melakukan beberapa penyesuaian desain guna meningkatkan kualitas
              dan daya tarik properti dalam jangka panjang. Perubahan ini berdampak pada
              perpanjangan waktu penyelesaian proyek.




                        Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id           Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                        Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 5
       b. Bagaimana perusahaan mengelola dampak dari penundaan penyelesaian proyek terhadap
          arus kas dan anggaran yang telah dialokasikan.
          Jawaban :
          Untuk mengelola dampak dari penundaan ini, Perseroan sudah mengelola arus kas yang lebih
          ketat: Perseroan telah melakukan pengendalian yang ketat terhadap pengeluaran operasional
          untuk memastikan likuiditas tetap terjaga, termasuk melakukan negosiasi ulang dengan
          kontraktor untuk penyelesaiaan tepat waktu.

       c. Bagaimana manajemen memastikan bahwa target penyelesaian terbaru, yaitu Desember
          2024, dapat tercapai tanpa ada penundaan lebih lanjut? Apakah ada rencana kontingensi yang
          disiapkan?
          Jawaban :
          Manajemen berkomitmen bahwa target penyelesaian pada Desember 2024 akan tercapai
          dengan langkah-langkah berikut:
          1. Mengontrol pekerjaan konstruksi sesuai dengan rencana: Perseroan telah menambah
               tenaga kerja dan memperpanjang jam kerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian
               pekerjaan.
          2. Rencana kontingensi: Sebagai langkah antisipasi, Perseroan melakukan pendekatan
               dengan kontraktor dan membuat rencana baru untuk mencapai target yang diharapkan.

       d. Apakah ada indikasi kerugian atau potensi penurunan nilai (impairment) atas aset dalam
          penyelesaian ini jika proyek terus mengalami keterlambatan?
          Jawaban :
          Sampai saat ini, manajemen tidak melihat adanya indikasi penurunan nilai (impairment) atas
          aset dalam penyelesaian tersebut. Meskipun proyek mengalami keterlambatan, Perseroan
          tetap optimis bahwa bangunan hotel di CITI HUB Kelapa Gading akan memberikan kontribusi
          yang signifikan.

   8. Berdasarkan CALK 13 Perpajakan disampaikan informasi sebagaimana berikut:




       Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
       a. Penyebab utama terjadinya peningkatan utang pajak dari Rp696 juta pada 31 Desember 2023
          menjadi Rp757 juta pada 30 Juni 2024.
          Jawaban :
          Peningkatan utang pajak yang tercatat per 30 Juni 2024 terutama disebabkan oleh




                      Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id         Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                      Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 6
            peningkatan aktivitas operasional Perseroan selama paruh pertama tahun 2024. Sejalan
            dengan peningkatan tingkat hunian hotel dan pemanfaatan fasilitas lainnya, kewajiban pajak
            atas penghasilan dan pajak hotel serta restoran ikut mengalami kenaikan. Selain itu, kenaikan
            Pajak Bumi dan Bangunan juga berkontribusi terhadap peningkatan utang pajak ini, karena
            pembayaran pajak yang berlanjut untuk aset-aset properti yang digunakan untuk operasional
            hotel.

       b. Mengapa terdapat peningkatan yang signifikan dalam Pajak Hotel dan Restoran dari Rp669 juta
          pada 31 Desember 2023 menjadi Rp683 juta pada 30 Juni 2024? Apakah ada peningkatan
          aktivitas operasional yang mempengaruhi besaran pajak ini?
          Jawaban :
          Peningkatan dalam Pajak Hotel dan Restoran sebesar Rp14 juta dari Desember 2023 ke Juni
          2024 mencerminkan peningkatan operasional hotel yang lebih tinggi dibandingkan periode
          sebelumnya. Selama semester pertama 2024, Perseroan melihat adanya peningkatan jumlah
          tamu hotel, termasuk beberapa acara korporat yang diselenggarakan di fasilitas kami.
          Peningkatan ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dari hotel dan restoran,
          yang kemudian meningkatkan jumlah pajak yang terutang. Kami juga meningkatkan harga
          beberapa layanan untuk menyesuaikan dengan inflasi, yang juga berdampak pada kenaikan
          pajak.

       c. Strategi Perseroan untuk melunasi utang pajak yang terus meningkat hingga pertengahan
          tahun 2024.
          Jawaban :
          Perseroan telah menyusun strategi untuk melunasi utang pajak dengan melakukan
          pengelolaan arus kas yang lebih baik. Beberapa langkah yang telah diambil antara lain:
          1. Penjadwalan ulang pembayaran: Perseroan berkoordinasi dengan otoritas pajak untuk
              menjadwalkan ulang beberapa pembayaran guna memastikan kelancaran likuiditas.
          2. Optimalisasi penerimaan kas: Kami juga mempercepat proses penagihan piutang dari
              pelanggan untuk memastikan bahwa kami memiliki dana yang cukup untuk melunasi
              kewajiban pajak tepat waktu.

   9. Berdasarkan CALK 13 Perpajakan disampaikan informasi sebagaimana berikut:




                        Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id           Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                        Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 7
       Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
       a. Faktor utama yang menyebabkan penurunan laba (rugi) sebelum pajak penghasilan dari
          Rp926,48 juta pada 2023 menjadi Rp337,79 juta pada 2024.
          Jawaban :
          Penurunan rugi sebelum pajak penghasilan dari tahun 2023 ke 2024 terutama disebabkan
          oleh beberapa faktor operasional dan beban, yaitu:
          1. Peningkatan Pendapatan: Perseroan mengalami peningkatan pendapatan usaha.
          2. Efisien beban operasional : Perseroan telah melakukan efisiensi & penghematan biaya
              operasional.

       b. Mengapa terdapat perbedaan besar dalam akumulasi rugi fiskal antara tahun 2023 dan 2024?
          Apakah ini disebabkan oleh faktor operasional, biaya yang meningkat, atau faktor eksternal
          lainnya?
          Jawaban :
          Perbedaan signifikan dalam akumulasi rugi fiskal antara tahun 2023 dan 2024 terutama
          disebabkan oleh peningkatan pendapatan usaha & efisiensi biaya operasional.

       c. Bagaimana tren rugi fiskal yang akumulatif sejak 2019 hingga 2024 berdampak pada
          kemampuan Perseroan untuk mencapai profitabilitas di masa depan.
          Jawaban :
          Akumulasi rugi fiskal yang besar sejak 2019 hingga 2024 memberikan tantangan signifikan bagi
          Perseroan dalam mencapai hasil kinerja yang semakin membaik sehingga bisa tercapai nya
          profitabilitas.

       d. Apakah Perseroan berencana untuk melakukan tindakan tertentu untuk mengurangi rugi fiskal
          di tahun-tahun mendatang, seperti efisiensi biaya atau restrukturisasi bisnis?
          Jawaban :
          Perseroan telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengurangi rugi fiskal di masa
          mendatang, antara lain:
          1. Efisiensi biaya operasional: Perseroan berfokus pada pengendalian ketat atas biaya
               operasional, terutama biaya terkait pemasaran dan tenaga kerja. Efisiensi ini diharapkan
               akan memberikan dampak positif pada kinerja keuangan.
          2. Restrukturisasi beban keuangan : Perseroan akan terus mengevaluasi & negoisasi
               terhadap suku bunga yang dapat menurunkan beban bunga dan membantu memperbaiki
               kinerja keuangan.

   10. Berdasarkan CALK 14 Utang Bank, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp22,27 miliar pada
       periode 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Agar dapat secara komprehensif dijelaskan terkait:
       a. Alasan utama Perseroan memperpanjang fasilitas kredit dari Bank KEB Hana Indonesia yang
           awalnya jatuh tempo pada 25 Juli 2024. Apakah ini terkait dengan kondisi keuangan perusahaan
           atau perubahan dalam rencana investasi?
           Jawaban :
           Perpanjangan fasilitas kredit dari Bank KEB Hana Indonesia terutama disebabkan oleh kondisi
           keuangan perseroan yang belum stabil.
       b. Status terkini proses permohonan perpanjangan perjanjian kredit dengan Bank KEB Hana
           Indonesia.
           Jawaban :
           Saat ini, Perseroan sedang dalam proses pengurusan perpanjangan perjanjian kredit dengan




                      Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id         Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                      Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 8
              Bank KEB Hana Indonesia. Pihak bank telah menyetujui secara prinsip perpanjangan tersebut,
              dan kami sedang menyelesaikan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk finalisasi
              perpanjangan.

       c. Mengingat utang bank tersebut telah jatuh tempo pada 25 Juli 2024, apakah ada proses litigasi
          yang dimohonkan oleh kreditur terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU)?
          Jawaban :
          Hingga saat ini, tidak ada proses litigasi atau PKPU yang diajukan terkait utang bank yang jatuh
          tempo pada 25 Juli 2024. Perseroan telah berkomunikasi dengan Bank KEB Hana Indonesia
          untuk memastikan perpanjangan kredit dan menegosiasikan ulang syarat-syarat pembayaran,
          termasuk penjadwalan ulang jatuh tempo pokok pinjaman.

       d. Bagaimana penggunaan fasilitas kredit sebesar Rp22,277 miliar tersebut berkontribusi
          terhadap kinerja operasional Perseroan, terutama dalam hal refinancing pembelian dan
          renovasi hotel.
          Jawaban :
          Fasilitas kredit sebesar Rp22,277 miliar dari Bank KEB Hana Indonesia digunakan untuk
          refinancing pembelian dan renovasi hotel yang berlokasi di Jl. Otto Iskandardinata, Bandung.

       e. Strategi Perseroan dalam memastikan kemampuan membayar kewajiban bunga bulanan yang
          jatuh pada setiap tanggal 25.
          Jawaban :
          Perseroan telah menyiapkan strategi pengelolaan arus kas yang lebih ketat untuk memastikan
          bahwa kewajiban bunga yang jatuh setiap tanggal 25 dapat dibayarkan tepat waktu. Langkah-
          langkah ini termasuk mempercepat penagihan piutang dan mengurangi pengeluaran
          operasional yang tidak mendesak.

       f.     Seberapa besar pengaruh pinjaman ini terhadap struktur modal Perseroan. Apakah Perseroan
              berencana untuk mengurangi ketergantungan pada utang bank di masa mendatang?
              Jawaban :
              Pinjaman ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap struktur modal Perseroan, karena
              dengan pinjaman ini perseroan telah melakukan pembelian hotel yang yang berlokasi di Jl.
              Otto Iskandardinata, Bandung.

   11. Bursa meminta occupancy rate Hotel Vue Palace Bandung per bulannya untuk periode Januari 2023
       sampai September 2024.
       Jawaban :
                                                                     Actual Result
            2023
                      Jan     Feb   March     April   May     June       July August    Sept    Oct     Nov      Dec     Year
            Occup.
                     73,90% 77,85% 74,70% 76,10% 74,60% 76,10% 76,30% 77,45% 78,80% 77,40% 79,40% 86,30% 77,41%
             Rate

             2024     Jan     Feb   March     April   May     June      July   August   Sept    Oct     Nov      Dec     Year
            Occup.
                     74,70% 78,25% 75,75% 77,35% 74,25% 77,35% 77,85% 77,25% 78,80% 78,68% 79,85% 86,60% 78,06%
             Rate




                            Indonesia Sock Exchange Building, Tower I, 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id               Call Center: 150515 (Domestic Only) | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515
                            Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.55 MB
Published23 Oct 2024
Pages8
Characters25,014
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Planet Properindo Jaya Tbk. p.1 ×11
linked org Bank KEB Hana Indonesia p.7 ×9
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved person Antonyo Hartono Tanujaya · Direktur Utama p.1 ×2
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.2 ×7
unresolved org Bank KEB Hana Indonesia. Jawaban p.7
unresolved org Bank KEB Hana Indonesia. Pihak p.8

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result