Skip to content
Back to announcement

20241016_ADRO_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31746836_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review ADRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 29

Page 1
                   PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN ATAS
             KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
                       TERKAIT TRANSAKSI MATERIAL
               PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK (“PERSEROAN”)
Perubahan dan/atau Tambahan atas Keterbukaan informasi kepada pemegang saham terkait transaksi
material Perseroan ini (selanjutnya disebut sebagai “Keterbukaan Informasi”) dibuat untuk memberikan
penjelasan kepada seluruh pemegang saham Perseroan sehubungan dengan rencana transaksi penjualan
sebanyak-banyaknya seluruh saham PT Adaro Andalan Indonesia (“AAI”) yang dimiliki oleh Perseroan
sejumlah 7.008.202.240 saham.

Transaksi tersebut merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan
Usaha (“POJK 17/2020”).

DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN KETERBUKAAN
INFORMASI DAN PERUBAHAN DAN/ATAU TAMBAHAN KETERBUKAAN INFORMASI, APABILA ADA.
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN MENYATAKAN KELENGKAPAN INFORMASI
SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN
PEMERIKSAAN SECARA SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA INFORMASI YANG DIMUAT DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR, TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN
RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI
YANG DIBERIKAN DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU
MENYESATKAN.
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TRANSAKSI INI TIDAK
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN.




                        PT Adaro Energy Indonesia Tbk
                                              Kegiatan Usaha:
Bergerak dalam bidang aktivitas kantor pusat dan konsultasi manajemen (untuk kegiatan usaha anak‐anak perusahaan
yang bergerak dalam bidang pertambangan, penggalian, jasa penunjang pertambangan, perdagangan besar, angkutan,
   pergudangan dan aktivitas penunjang angkutan, penanganan kargo (bongkar muat barang), aktivitas pelayanan
 kepelabuhanan laut, pertanian tanaman, konstruksi, reparasi dan pemasangan mesin, pengadaan listrik, pengelolaan
                                             air, kehutanan dan industri)

                                                Kantor Pusat:
                                            Menara Karya, Lantai 23
                                   Jl. H.R. Rasuna Said, Blok X-5, Kav. 1-2,
                                            Jakarta 12950, Indonesia
                                           Email: corsec@adaro.com
                                           Website: www.adaro.com
                                        Nomor Telepon: +62 21 2553 3000


            Keterbukaan Informasi ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 16 Oktober 2024 dan
        menggantikan secara keseluruhan Keterbukaan Informasi yang diterbitkan pada 11 September
                                                   2024




                                                         1
Page 2
                               DEFINISI


Afiliasi:                  Memiliki pengertian sebagaimana diatur dalam Pasal 1
                           Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal
                           sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 4
                           tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan
                           Sektor Keuangan atau POJK 42/2020.

AI:                        PT Adaro Indonesia.

AS$:                       Dolar Amerika Serikat.

Direktur:                  Anggota Direksi Perseroan yang sedang menjabat pada
                           tanggal Keterbukaan Informasi ini diterbitkan.

Komisaris:                 Anggota Dewan Komisaris Perseroan yang sedang
                           menjabat pada tanggal Keterbukaan Informasi ini
                           diterbitkan.

Laporan Keuangan:          Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2024 yang
                           ditelaah secara terbatas oleh Kantor Akuntan Publik
                           Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan.

Laporan Penilai:           Berarti:
                            i. Laporan    Penilaian    Nomor     00150/2.0162-
                               00/BS/02/0153/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober
                               2024 perihal Penilaian Objek Rencana Transaksi;
                               dan

                            ii. Laporan    Penilaian   Nomor     00151/2.0162-
                                00/BS/02/0153/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober
                                2024 perihal Laporan Pendapat Kewajaran Atas
                                Transaksi,

                           keduanya dipersiapkan oleh Penilai Independen.

LSA:
                           PT Laskar Semesta Alam.

MIP:                       PT Mustika Indah Permai.

Nilai Rencana Transaksi:   Berarti secara keseluruhan serendah-rendahnya
                           adalah sebesar AS$2.445.950 ribu, atau setara dengan
                           31,8% dari total ekuitas Perseroan dan setinggi-
                           tingginya adalah sebesar AS$2.629.396 ribu yang
                           setara dengan 34,1% dari total ekuitas Perseroan,
                           dengan asumsi setiap pemegang saham Perseroan
                           melakukan pemesanan Saham Yang Ditawarkan dalam
                           PUPS sesuai dengan Rasio Pemesanan (sebagaimana
                           didefinisikan di bawah).

PCS:                       PT Paramitha Cipta Sarana.

Penilai Independen atau    Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto dan Rekan, penilai
KJPP KR:                   independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan
                           Republik Indonesia yang telah ditunjuk Perseroan untuk
                           melakukan penilaian atas nilai wajar dan/atau kewajaran
                           terhadap transaksi sebagaimana diuraikan dalam
                           Keterbukaan Informasi ini.
                                     2
Page 3
POJK 17/2020:                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
                                Perubahan Kegiatan Usaha.

POJK 35/2020:                   Peraturan    Otoritas     Jasa    Keuangan Nomor
                                35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
                                Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal

POJK 42/2020:                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
                                Transaksi Benturan Kepentingan.

POJK 76/2017:                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
                                Nomor 76/POJK.04/2017 tentang Penawaran Umum
                                Oleh Pemegang Saham.

Proforma Laporan                Proforma Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
Keuangan 30 Juni 2024:          per 30 Juni 2024 yang diterbitkan kembali dan telah
                                ditelaah secara terbatas oleh Kantor Akuntan Publik
                                Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan.

PUPS:                           Penawaran    Umum     Oleh        Pemegang    Saham
                                berdasarkan POJK 76/2017.

Rasio Pemesanan:                Rasio yang berlaku untuk pemesanan saham AAI sesuai
                                dengan kepemilikan saham para pemegang saham
                                Perseroan pada Tanggal Pencatatan

Saham Yang Ditawarkan:          Sebanyak-banyaknya seluruh saham Perseroan pada
                                AAI, sejumlah 7.008.202.240 saham.

SCM:                            PT Semesta Centramas.

Tanggal Pencatatan:             berarti tanggal pencatatan (recording date) pemegang
                                saham Perseroan yang memiliki hak untuk berpartisipasi
                                dan melakukan pemesanan Saham Yang Ditawarkan
                                pada PUPS.

Transaksi Material:             Memiliki pengertian sebagaimana diatur dalam POJK
                                17/2020.
Transaksi Afiliasi:             Memiliki pengertian sebagaimana diatur dalam POJK
                                42/2020.

UU KUP:                         Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang
                                Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan,
                                sebagaimana diubah dari waktu ke waktu.




                         (sisa halaman ini sengaja dikosongkan)




                                           3
Page 4
I.   PENDAHULUAN

     Perseroan berencana melakukan transaksi penjualan atas sebanyak-banyaknya seluruh saham yang
     dimiliki Perseroan pada AAI (dahulu bernama PT Alam Tri Abadi), sejumlah 7.008.202.240 saham
     (“Rencana Transaksi”) melalui pelaksanaan Penawaran Umum Oleh Pemegang Saham
     berdasarkan POJK 76/2017 (“PUPS”). Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini, AAI merupakan
     suatu perseroan terbatas yang 99,9999% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan
     sembilan sembilan persen) sahamnya dimiliki secara langsung oleh Perseroan. PUPS akan
     dilaksanakan secara bersamaan atau berkesinambungan dengan proses penawaran umum perdana
     saham AAI, dimana segera setelah penawaran umum perdana saham AAI tersebut, kepemilikan
     saham Perseroan pada AAI diperkirakan akan terdilusi menjadi sebesar 90% dari seluruh modal
     ditempatkan dan disetor AAI.

     Rencana Transaksi merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020 karena
     masing-masing total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha AAI melebihi 50% (lima puluh persen)
     dari total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha Perseroan sebagaimana tercantum dalam Laporan
     Keuangan , dengan rincian sebagai berikut:

           No.         Komponen Nilai Transaksi                  AAI                     Perseroan         Persentase
                              Material                       (dalam AS$                 (dalam AS$
                                                                ‘000)                      ‘000)
           (i)        Total aset AAI dibagi total aset     AS$5.433.038                AS$10.264.463       52,9%
                      Perseroan nilainya sama dengan
                      atau lebih dari 20%
                      (dua puluh persen)
           (ii)       Laba bersih AAI dibagi dengan        AS$922.767*)                AS$880.189          104,8%
                      laba bersih Perseroan nilainya
                      sama dengan atau lebih dari 20%
                      (dua puluh persen)
           (iii)      Pendapatan usaha AAI dibagi          AS$2.656.511                AS$2.972.835        89,4%
                      dengan      pendapatan       usaha
                      Perseroan nilainya sama
                      dengan atau lebih dari 20% (dua
                      puluh persen)
      *) termasuk nonrecurring gain sebesar AS$322.936 ribu yang dieliminasi pada laba bersih Perseroan.

     Harga penawaran PUPS adalah sebesar Volume Weighted Average Price (Harga Rata-Rata
     Tertimbang) yang terbentuk setelah penutupan perdagangan di hari pencatatan saham AAI di bursa,
     dengan ketentuan bahwa harga penawaran final:

      i.           serendah-rendahnya akan menggunakan harga pasar wajar saham AAI berdasarkan hasil
                   penilaian dari Penilai Independen; dan

     ii.           setinggi-tingginya sebesar 107,5% dari hasil penilaian dari Penilai Independen, sesuai dengan
                   batasan kewajaran yang diatur POJK 35/2020.

     Sehingga, Nilai Rencana Transaksi secara keseluruhan serendah-rendahnya adalah sebesar
     AS$2.445.950 ribu, atau setara dengan 31,8% dari total ekuitas Perseroan dan setinggi-tingginya
     adalah sebesar AS$2.629.396 ribu yang setara dengan 34,1% dari total ekuitas Perseroan, dengan
     asumsi setiap pemegang saham Perseroan melakukan pemesanan Saham Yang Ditawarkan dalam
     PUPS sesuai dengan Rasio Pemesanan.

     Mengacu pada ketentuan Pasal 6 POJK 17/2020, Perseroan wajib memperoleh persetujuan
     pemegang saham Perseroan terlebih dahulu karena masing-masing total aset, laba bersih, dan
     pendapatan usaha AAI melebihi 50% (lima puluh persen) dari total aset, laba bersih, dan pendapatan
     Perseroan. Perseroan juga wajib menggunakan penilai dalam menentukan nilai wajar dari objek
     transaksi material dan/atau kewajaran dari transaksi material dimaksud dan mengumumkan
     Keterbukaan Informasi ini dalam situs web Perseroan dan situs web Bursa Efek Indonesia untuk
     memberikan informasi kepada para pemegang saham Perseroan mengenai Rencana Transaksi yang
     akan dimohonkan persetujuannya pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”).

                                                                4
Page 5
       Perseroan berencana menyelenggarakan RUPSLB secara tatap muka dan daring (hybrid) untuk
       menyetujui Rencana Transaksi di Jakarta pada tanggal 18 Oktober 2024. Pengumuman RUPSLB
       dimaksud diumumkan bersamaan dengan pengumuman keterbukaan informasi Rencana Transaksi
       sebagaimana diatur Pasal 6 ayat 1 huruf b POJK 17/2020.

       Tidak terdapat persetujuan dari pemerintah atau badan atau institusi pemerintahan lainnya yang
       harus diperoleh Perseroan dalam rangka melaksanakan Rencana Transaksi, kecuali pernyataan
       efektif dari OJK sehubungan dengan: (i) Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Perdana
       Saham yang diajukan oleh AAI; dan (ii) Pernyataan Pendaftaran PUPS yang akan diajukan oleh
       Perseroan.

       Perseroan dan perusahaan anak yang relevan saat ini sedang melakukan pengurusan permohonan
       persetujuan dan/atau pemberitahuan kepada kreditur Perseroan dan perusahaan anak
       (sebagaimana relevan) atas rencana PUPS dan akan memastikan bahwa persetujuan tersebut
       diperoleh selambat-lambatnya sebelum pelaksanaan Rencana Transaksi.

       Perseroan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto dan Rekan yang terdaftar
       sebagai profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan penilaian atas
       objek Rencana Transaksi sesuai laporan penilaian Nomor 00150/2.0162-00/BS/02/0153/1/X/2024
       tertanggal 14 Oktober 2024 perihal Penilaian Objek Rencana Transaksi serta memberikan pendapat
       atas kewajaran Rencana Transaksi Perseroan sesuai laporan penilaian Nomor 00151/2.0162-
       00/BS/02/0153/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober 2024 perihal Laporan Pendapat Kewajaran Atas
       Transaksi (“Laporan Penilai”).

       Rencana Transaksi merupakan transaksi yang dikecualikan dari ketentuan transaksi afiliasi
       berdasarkan Pasal 23 POJK 42/2020, dimana dalam hal transaksi afiliasi dilakukan melalui
       penawaran umum, maka perusahaan terbuka hanya wajib memenuhi ketentuan peraturan
       perundang-undangan di sektor pasar modal mengenai penawaran umum. Rencana Transaksi ini
       bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam
       POJK 42/2020 mengingat transaksi dilakukan secara wajar untuk kepentingan Perseroan dan tidak
       terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara Perseroan, dan masing-masing Direksi, Dewan
       Komisaris, dan seluruh pemegang saham Perseroan.

       Rencana Transaksi tidak berpotensi mengakibatkan terganggunya kelangsungan usaha Perseroan,
       dimana setelah divestasi, berdasarkan Proforma Laporan Keuangan 30 Juni 2024, Perseroan masih
       memiliki laba bersih dan pendapatan sekitar 35% dari pendapatan sebelum divestasi AAI.

        Dengan demikian, Perseroan tidak diwajibkan untuk memenuhi ketentuan Pasal 14 POJK No.
        17/2020 untuk memperoleh persetujuan dari para pemegang saham independen Perseroan.

II.    URAIAN SINGKAT MENGENAI TRANSAKSI DAN PENGARUH TRANSAKSI TERHADAP
       KONDISI KEUANGAN PERSEROAN

  A.   KETERANGAN MENGENAI TRANSAKSI

       i.   Alasan, Latar Belakang dan Manfaat Transaksi

            Perseroan adalah perusahaan pertambangan dan energi terintegrasi di Indonesia. Perseroan
            memiliki pilar-pilar bisnis di bidang pertambangan batubara termal dan metalurgi, energi, utilitas,
            infrastruktur pendukung, dan pengolahan metal sebagai sarana pertumbuhan utama yang
            dioperasikan dengan memanfaatkan sumber daya dan potensi yang dimilikinya. Bisnis Perseroan
            yang beragam telah diklasifikasikan ke dalam tiga pilar pertumbuhan: pilar Adaro Energy, Adaro
            Minerals, dan Adaro Green. Awalnya Perseroan membangun rantai pasokan terintegrasi vertikal
            dari tambang sampai pembangkit listrik, dan kemudian melanjutkan rantai pasokan ke bisnis
            hijau.

            Rantai pasokan bisnis hijau sebagai perpanjangan berikutnya saat ini sedang dibangun oleh
            Perseroan untuk mendukung dan menangkap peluang ekonomi hijau yang sedang
            dikembangkan di Indonesia.
                                                        5
Page 6
Melalui AAI, Perseroan memiliki saham-saham pada beberapa perusahaan pertambangan batu
bara termal, yaitu AI, PCS, SCM, LSA, dan MIP, yang memproduksi batu bara termal berkalori
menengah dengan kadar polutan rendah. Selain itu, Perseroan melalui AAI juga memiliki
saham-saham pada dua perusahaan pertambangan batu bara termal yang saat ini sedang
dikembangkan, yaitu PT Pari Coal dan PT Ratah Coal.

Untuk memastikan bahwa batubara tiba di lokasi pemuatan kapal ataupun lokasi pelanggan
menurut jadwal, spesifikasi dan kualitas yang disepakati, AAI juga memiliki bisnis jasa logistik
yang meliputi angkutan tongkang dan pemuatan kapal batu bara, pengerukan dan pemeliharaan
alur sungai, bongkar muat, operasi pelabuhan di darat dan laut, dan pemeliharaan dan perbaikan
tongkang

Selanjutnya, sebagai upaya untuk melengkapi bisnis pertambangan batu bara, AAI juga memiliki
bisnis-bisnis pendukung melalui perusahaan anaknya yang bergerak di bisnis pertanahan, air,
investasi, dan ketenagalistrikan. Operasi pendukung ini penting untuk menjamin kelancaran
operasi dalam bisnis pertambangan, serta kelangsungan bisnis di jangka panjang.

Perseroan berencana untuk terus secara strategis melakukan ekspansi dan diversifikasi pada
pilar non pertambangan batu bara. Hal ini akan menciptakan portofolio bisnis yang lebih
seimbang dan perlindungan yang lebih baik bagi Perseroan di seluruh fase siklus bisnis serta
menjadi kontributor penting terhadap penciptaan nilai jangka panjang.

Lebih lanjut, Perseroan juga telah memiliki komitmen yaitu mendukung penuh komitmen
Pemerintah Republik Indonesia untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, termasuk upaya untuk
mencapai net-zero emission pada tahun 2060 atau lebih awal dengan berbagai upaya.
Perseroan juga berkomitmen untuk memiliki sekitar 50% total pendapatan dari bisnis non-batu
bara termal pada tahun 2030. Target ini akan dicapai dengan mengembangkan bisnis di bidang-
bidang yang mendukung ekosistem hijau Indonesia. Saat ini Perseroan sedang
mengembangkan smelter aluminum (dalam tahap konstruksi) dan Pembangkit Listrik Tenaga
Air (PLTA) (dalam tahap persiapan konstruksi). Smelter aluminium diharapkan dapat mulai
beroperasi pada tahun 2025. Sementara PLTA diharapkan dapat beroperasi pada tahun 2030.
Oleh karena itu, pendapatan dari kedua proyek tersebut diproyeksikan akan menambah
pendapatan Perseroan serta mendukung pencapaian target 50% pendapatan dari bisnis non
batu bara termal.

Aluminium merupakan komponen penting dalam berbagai produk yang mendukung ekonomi
hijau seperti komponen baterai dan mobil listrik. Sementara PLTA akan menghasilkan energi
bersih yang dibutuhkan dalam mata rantai produk-produk tersebut.

Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan berencana untuk memisahkan bisnis pilar
pertambangan dan juga beberapa bisnis pendukung dibawah AAI dengan pilar bisnis Adaro
Minerals dan Adaro Green demi mempertahankan sinergi yang solid dari integrasi bisnis-bisnis
yang termasuk dalam sektor-sektor industri dengan keterkaitan yang lebih erat. Langkah ini juga
dipandang efektif untuk memaksimalkan kinerja AAI dan pilar-pilar bisnis non batu bara termal
tersebut karena memungkinkan setiap perusahaan untuk berfokus pada pengembangan
keunggulan inti masing-masing.

Rencana Transaksi Perseroan diharapkan akan membantu AAI dan pilar bisnis non batu bara
termal untuk meningkatkan fokus pengembangan dan kinerja. Pemisahan ini juga akan
membantu bisnis hijau Perseroan untuk mendapatkan akses terhadap sumber pembiayaan yang
lebih banyak, biaya pendanaan yang lebih kompetitif, memberikan akses yang lebih baik pada
proyek-proyek ramah lingkungan dengan partner bisnis potensial peringkat atas, serta
memberikan opsi investasi yang lebih banyak pada investor publik untuk berinvestasi sesuai
dengan minat dan pandangannya.

Saat ini proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) Perseroan masih dalam tahap awal dan belum
mendapatkan pembiayaan. Diharapkan melalui pemisahan ini, Perseroan akan dapat
mengakses sumber pembiayaan yang lebih kompetitif dari lembaga-lembaga pembiayaan yang
                                          6
Page 7
fokus pada pendanaan energi hijau. Walaupun coking coal belum masuk dalam TKBI, beberapa
lembaga pembiayaan masih dapat memberikan pendanaan, karena coking coal merupakan
bahan baku dalam pembuatan baja yang juga dibutuhkan untuk transisi ke ekonomi hijau.

Saat ini Perseroan masih menjajaki berbagai potensi pendanaan dari lembaga-lembaga
pembiayaan internasional. Diharapkan melalui pemisahan ini, Perseroan akan dapat
mengakses sumber pembiayaan yang lebih kompetitif dari lembaga-lembaga pembiayaan yang
fokus pada pendanaan proyek energi hijau. Hingga saat ini Perseroan masih belum memiliki
komitmen dengan lembaga pembiayaan manapun untuk mendanai proyek-proyek di bisnis hijau
yang saat ini sedang dijajaki dan Perseroan masih melakukan perhitungan untuk
pengembangan proyek termasuk kemampuan keuangannya untuk dapat memenuhi kewajiban
keuangan atas pendanaan proyek terkait.

Berikut merupakan analisa manfaat dan tantangan atas pelaksanaan Rencana Transaksi:

                         Dengan Rencana Transaksi                Tidak Melakukan Rencana
                                                                         Transaksi
 Potensi Manfaat     • Mendukung upaya pemerintah            • Perseroan     masih     memiliki
                       bertransisi menuju ekonomi hijau.       investasi pada bisnis batu bara
                     • Meningkatkan daya tarik investasi       termal dan masih memperoleh
                       di Indonesia dengan memberikan          pendapatan dari bisnis batu bara
                       lebih banyak pilihan dan peluang        termal.
                       bagi investor untuk berinvestasi di
                       sektor      bisnis   hijau      dan
                       berkelanjutan.
                     • Meningkatkan                  fokus
                       pengembangan dan kinerja bisnis
                       yang lebih terarah untuk bisnis
                       pertambangan batu bara termal
                       dan non batu bara termal,
                       terutama dalam pengembangan
                       berbagai proyek di bisnis hijau.
                     • Memperoleh akses yang lebih
                       baik untuk potensi kerjasama
                       dengan rekanan bisnis potensial
                       peringkat atas pada proyek-
                       proyek ramah lingkungan yang
                       sedang dikembangkan Perseroan.
                     • Memperoleh akses atas potensi
                       pendanaan yang lebih luas dan
                       kompetitif untuk pengembangan
                       bisnis hijau.
 Tantangan           • Biaya proyek bisnis hijau yang        • Terkendalanya pendanaan dan
                       cukup besar dan status proyek           investasi untuk pengembangan
                       masih dalam tahap greenfield            bisnis    hijau     yang   sedang
                       memerlukan pendanaan besar              dijalankan Perseroan, karena
                       dan pengelolaan proyek yang             keterkaitannya dengan bisnis batu
                       sangat baik untuk memastikan            bara    termal, yang memiliki
                       dapat beroperasi sesuai dengan          tantangan       tersendiri  terkait
                       rencana waktu dan keekonomian           masalah perubahan iklim dan
                       yang sudah diperhitungkan.              upaya global mencapai net zero
                                                               emission.

Persentase pendapatan dan laba bersih AAI terhadap pendapatan dan laba bersih Perseroan
secara konsolidasi, masing-masing adalah 89,4% dan 104,8%. Dengan adanya divestasi AAI,
berdasarkan Proforma Laporan Keuangan 30 Juni 2024, Perseroan secara konsolidasi masih
memiliki laba bersih dan pendapatan sekitar 35% dari pendapatan sebelum divestasi AAI, yang
dikontribusikan oleh lini bisnis Perseroan diluar AAI. Walaupun coking coal belum masuk dalam
                                           7
Page 8
      TKBI, beberapa lembaga pembiayaan masih dapat memberikan pendanaan, karena coking coal
      merupakan bahan baku dalam pembuatan baja yang juga dibutuhkan untuk transisi ke ekonomi
      hijau. Kedepannya, Perseroan memiliki keyakinan bahwa bisnis-bisnisnya yang sedang
      dikembangkan terkait ekonomi hijau akan memberikan potensi pendapatan dan keuntungan
      yang jauh lebih besar di kemudian hari, yang didukung oleh pendanaan yang lebih kompetitif.
      Selain itu, dengan partisipasi dalam bisnis-bisnis terkait ekonomi hijau, maka Perseroan turut
      mendukung upaya pengendalian perubahan iklim.

ii.   Uraian Singkat Mengenai Transaksi

      Objek Transaksi
      Objek transaksi adalah sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki Perseroan pada AAI,
      sejumlah 7.008.202.240 saham. Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini, AAI merupakan suatu
      perseroan terbatas yang 99,9999% (sembilan puluh sembilan koma sembilan sembilan
      sembilan sembilan persen) sahamnya dimiliki secara langsung oleh Perseroan. PUPS akan
      dilaksanakan secara bersamaan atau berkesinambungan dengan proses penawaran umum
      perdana saham AAI, dimana segera setelah penawaran umum perdana saham AAI tersebut,
      kepemilikan saham Perseroan pada AAI diperkirakan akan terdilusi menjadi sebesar 90% dari
      modal ditempatkan dan disetor AAI.

      Nilai Transaksi
      Harga penawaran PUPS adalah sebesar Volume Weighted Average Price (Harga Rata-Rata
      Tertimbang) yang terbentuk setelah penutupan perdagangan di hari pencatatan saham AAI di
      bursa, dengan tetap memperhatikan kewajaran transaksi sebagaimana diatur dalam POJK
      35/2020, dengan ketentuan bahwa harga penawaran final:

              i.   serendah-rendahnya akan menggunakan harga pasar wajar saham AAI berdasarkan
                   hasil penilaian dari Penilai Independen; dan

             ii.   setinggi-tingginya sebesar 107,5% dari hasil penilaian dari Penilai Independen, sesuai
                   dengan batasan kewajaran yang diatur POJK 35/2020.

      Sehingga, Nilai Rencana Transaksi secara keseluruhan serendah-rendahnya adalah sebesar
      AS$2.445.950 ribu, atau setara dengan 31,8% dari total ekuitas Perseroan dan setinggi-
      tingginya adalah sebesar AS$2.629.396 ribu yang setara dengan 34,1% dari total ekuitas
      Perseroan, dengan asumsi setiap pemegang saham Perseroan melakukan pemesanan
      Saham Yang Ditawarkan dalam PUPS sesuai dengan Rasio Pemesanan.

      Rencana Transaksi merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020
      karena masing-masing total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha AAI melebihi 50% (lima
      puluh persen) dari total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha Perseroan sebagaimana
      tercantum dalam Laporan Keuangan, dengan rincian sebagai berikut:

       No.             Komponen Nilai Transaksi                 AAI                   Perseroan            Persentase
                                Material                  (dalam AS$ ‘000)         (dalam AS$ ‘000)
       (i)         Total aset AAI dibagi total aset            AS$5.433.038            AS$10.264.463            52,9%
                   Perseroan nilainya sama dengan
                   atau lebih dari 20%
                   (dua puluh persen)
       (ii)        Laba bersih AAI dibagi dengan laba           AS$922.767*)                AS$880.189         104,8%
                   bersih Perseroan nilainya sama
                   dengan atau lebih dari 20% (dua
                   puluh persen)
       (iii)       Pendapatan usaha AAI dibagi                 AS$2.656.511               AS$2.972.835          89,4%
                   dengan      pendapatan      usaha
                   Perseroan       nilainya     sama
                   dengan atau lebih dari 20% (dua
                   puluh persen)
      *) termasuk nonrecurring gain sebesar AS$322.936 ribu yang dieliminasi pada laba bersih Perseroan.


                                                         8
Page 9
Mekanisme Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan melalui mekanisme penawaran umum atas saham AAI sesuai
peraturan perundangan-undangan pasar modal yang berlaku, termasuk POJK 76/2017.

Tunduk pada diperolehnya pernyataan efektif dari OJK atas pernyataan pendaftaran Perseroan
sehubungan dengan Penawaran Umum Oleh Pemegang Saham berdasarkan POJK 76/2017
(“PUPS”), Perseroan akan memberikan kesempatan kepada pemegang saham Perseroan untuk
berpartisipasi dalam Rencana Transaksi sebagai pembeli, yang dilaksanakan secara bersamaan
atau berkesinambungan dengan proses penawaran umum AAI.

Penjualan akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

            Hal                                        Deskripsi
 Penjual                          Perseroan

 Pembeli                          Perseroan akan menawarkan Saham Yang Ditawarkan
                                  kepada seluruh pemegang saham Perseroan yang
                                  namanya tercatat dalam daftar pemegang saham
                                  Perseroan pada tanggal yang saat ini direncanakan jatuh
                                  pada tanggal 27 November 2024, atau tanggal lainnya
                                  yang akan diumumkan pada Prospektus PUPS (“Tanggal
                                  Pencatatan”).

                                  Pembeli adalah para pemegang saham Perseroan yang
                                  terdaftar pada Tanggal Pencatatan dan memilih untuk
                                  membeli saham AAI dari Perseroan.

                                  Dalam hal pemegang saham AAI tersebut bukan
                                  merupakan pemegang saham Perseroan yang termasuk
                                  dalam daftar pemegang saham Perseroan pada tanggal
                                  tertentu yang akan diumumkan pada Prospektus PUPS,
                                  maka pemegang saham AAI tersebut tidak termasuk
                                  dalam pemegang saham yang dapat melakukan
                                  pembelian saham AAI yang ditawarkan oleh Perseroan
                                  dalam PUPS.

 Saham yang Ditawarkan            Sebanyak-banyaknya seluruh saham Perseroan pada AAI,
                                  sejumlah   7.008.202.240    saham     (“Saham     yang
                                  Ditawarkan”). PUPS akan dilaksanakan secara
                                  bersamaan atau berkesinambungan dengan proses
                                  penawaran umum perdana saham AAI, dimana segera
                                  setelah penawaran umum perdana saham AAI tersebut,
                                  Saham Yang Ditawarkan diperkirakan akan menjadi
                                  sebesar 90% dari modal ditempatkan dan disetor AAI.

                                  Perseroan akan menetapkan rasio yang berlaku untuk
                                  pemesanan saham AAI sesuai dengan kepemilikan saham
                                  para pemegang saham Perseroan pada Tanggal
                                  Pencatatan (“Rasio Pemesanan”).

                                  Rasio Pemesanan akan diberikan secara proporsional
                                  hanya kepada seluruh pemegang saham Perseroan.
                                  Tidak ada pemegang saham yang mendapatkan hak
                                  tertentu. Rasio Pemesanan saham akan diumumkan pada
                                  Prospektus PUPS.




                                         9
Page 10
          Hal                                 Deskripsi
Harga Penawaran           Harga penawaran PUPS adalah sebesar Volume
                          Weighted Average Price (Harga Rata-Rata Tertimbang)
                          yang terbentuk setelah penutupan perdagangan di hari
                          pencatatan saham AAI di bursa, dengan tetap
                          memperhatikan kewajaran transaksi sebagaimana diatur
                          dalam POJK 35/2020, dengan ketentuan bahwa harga
                          penawaran final:

                          i.     serendah-rendahnya akan menggunakan harga
                                 pasar wajar saham AAI berdasarkan hasil
                                 penilaian dari Penilai Independen; dan

                          ii.    setinggi-tingginya sebesar 107,5% dari hasil
                                 penilaian dari Penilai Independen, sesuai dengan
                                 batasan kewajaran yang diatur POJK 35/2020.

Aspek Perpajakan          Berdasarkan analisa perpajakan Persek. Purwantono
                          Suherman Surja Consult (anggota Ernst &. Young Global
                          Limited) tanggal 11 Oktober 2024, maka dapat
                          disimpulkan sebagai berikut:

                          a. Implikasi perpajakan atas proses penawaran umum
                             perdana saham AAI adalah:

                              (i) tambahan pajak final sebesar 0,5% atas
                                   penjualan saham pendiri AAI yang wajib disetor
                                   kepada otoritas perpajakan selambat-lambatnya
                                   dalam waktu 1 bulan setelah saham AAI
                                   diperdagangkan di BEI; dan
                              (ii) pajak final sebesar 0,1% dari jumlah bruto nilai
                                   transaksi penjualan saham AAI di BEI, selama
                                   pajak final 0,5% telah disetorkan oleh pemilik
                                   saham pendiri.
                          b. Implikasi perpajakan atas pelaksanaan PUPS saham
                             AAI oleh Perseroan kepada pemegang saham
                             Perseroan adalah pajak final 0,1% dari jumlah bruto
                             nilai transaksi penjualan saham AAI di BEI yang akan
                             ditanggung oleh Perseroan sebagai pemegang saham
                             penjual.
                          c. Harga penawaran saham dalam pelaksanaan PUPS
                             yang ditetapkan telah memenuhi prinsip kewajaran
                             dan kelaziman usaha sebagaimana diatur dalam
                             peraturan perpajakan yang berlaku.
                          d. Pasal 12 UU KUP mengatur bahwa wajib pajak
                             memiliki kewajiban untuk menghitung dan melaporkan
                             pajak sesuai mekanisme ’self-assessment’ tanpa
                             menunggu ketetapan atau surat ketetapan pajak dari
                             otoritas perpajakan. Seluruh entitas wajib pajak
                             relevan yang terkait dengan transaksi termasuk
                             Perseroan dan AAI telah melakukan kewajiban
                             penghitungan dan pelaporan pajak sesuai aturan ini.
                          e. (i) penawaran umum perdana saham AAI; dan (ii)
                             PUPS saham AAI oleh Perseroan; telah memenuhi
                             ketentuan peraturan perpajakan yang berlaku.

Periode Penawaran Umum    Akan ditentukan lebih lanjut dalam Prospektus PUPS.
dan Tata Cara Pemesanan

                                10
Page 11
                   Hal                                         Deskripsi
        Sisa     Saham       yang        Sisa Saham yang Ditawarkan yang tidak terjual akan tetap
        Ditawarkan                       dimiliki oleh Perseroan.


iii.   Pihak-pihak Yang Terlibat Dalam Transaksi

       1. Perseroan sebagai pemegang saham AAI

         Riwayat Singkat

         Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 25 tertanggal 28 Juli 2004 yang dibuat di hadapan
         Sukawaty Sumadi, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian Perseroan diumumkan dalam
         Berita Negara Republik Indonesia No. 59 tertanggal 25 Juli 2006 dan Tambahan Berita
         Negara No. 8036 dan disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
         Keputusan No. C‐21493 HT.01.01.TH. 2004 tertanggal 26 Agustus 2004. Anggaran dasar
         Perseroan telah diubah beberapa kali dengan perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 10
         tertanggal 4 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn., Notaris di
         Jakarta Utara. Perubahan anggaran dasar ini telah mendapatkan persetujuan dari Menteri
         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan surat
         keputusan No. AHU‐0043080.AH.01.02.TAHUN 2024 tertanggal 17 Juli 2024.

         Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Juli 2005. Perseroan berdomisili di
         Jakarta dan berlokasi di Gedung Menara Karya, lantai 23, Jl. H.R. Rasuna Said Blok X‐5, Kav.
         1‐ 2, Jakarta Selatan.

         Maksud dan tujuan Perseroan adalah menjalankan usaha dalam bidang aktivitas kantor pusat
         dan konsultasi manajemen (untuk kegiatan usaha anak‐anak perusahaan yang bergerak
         dalam bidang pertambangan, penggalian, jasa penunjang pertambangan, perdagangan
         besar, angkutan, pergudangan dan aktivitas penunjang angkutan, penanganan kargo
         (bongkar muat barang), aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut, pertanian tanaman,
         konstruksi, reparasi dan pemasangan mesin, pengadaan listrik, pengelolaan air, kehutanan
         dan industri).

         Pengurusan dan Pengawasan

         Berdasarkan Akta No. 8 tertanggal 4 Juni 2024 yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H.,
         S.E., M.Kn., Notaris di Jakarta Utara yang telah diberitahukan kepada Menkumham
         berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU‐
         AH.01.09‐029993 tertanggal 4 Juni 2024, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
         Perseroan adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Presiden Komisaris:             Bapak Edwin Soeryadjaya
         Wakil Presiden Komisaris:       Bapak Theodore Permadi Rachmat
         Komisaris:                      Ibu Arini Saraswaty Subianto
         Komisaris Independen:           Bapak Mohammad Effendi
         Komisaris Independen:           Bapak Budi Bowoleksono
         Direksi
         Presiden Direktur:              Bapak Garibaldi Thohir
         Wakil Presiden Direktur:        Bapak Christian Ariano Rachmat
         Direktur:                       Bapak Michael William P. Soeryadjaya
         Direktur:                       Bapak M. Syah Indra Aman
         Direktur:                       Bapak Julius Aslan
         Direktur:                       Bapak Iwan Dewono Budiyuwono




                                                11
Page 12
2. AAI

  Riwayat Singkat
  AAI merupakan anak perusahaan dari Perseroan. AAI didirikan berdasarkan Akta No. 2
  tertanggal 1 Desember 2004 yang dibuat di hadapan Ir. Rusli, S.H., Notaris di Bekasi. Akta
  pendirian AAI telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham berdasarkan Surat
  Keputusan No. C‐31123 HT.01.01.TH.2004 tertanggal 23 Desember 2004 dan telah
  diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 52 tertanggal 1 Juli 2005 dan
  Tambahan Berita Negara No. 6922. Anggaran dasar AAI telah diubah beberapa kali dengan
  perubahan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 1
  tertanggal 3 September 2024, yang dibuat di hadapan Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn., Notaris
  di Jakarta Utara yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Keputusan
  Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0055647.AH.01.02.TAHUN 2024 tanggal
  3 September 2024 yang telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kementerian Hukum
  dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (“Kemenkumham”) di bawah No. AHU-
  0186922.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 3 September 2024, serta telah diberitahukan kepada
  Menkumham berdasarkan (i) Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No.
  AHU-AH.01.03-0188887 tanggal 3 September 2024, yang telah didaftarkan dalam Daftar
  Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0186922.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal
  3 September 2024 dan (ii) Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-
  AH.01.09-0247706 tanggal 3 September 2024, yang telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan
  pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0186922.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 3
  September 2024 (“Akta No. 1/2024”).

  Kantor Pusat AAI berdomisili di Jakarta dan berlokasi di Cyber Tower 2, lantai 26, Jl. H.R.
  Rasuna Said Blok X‐5, No. 13, Jakarta 12950 Indonesia.

  Maksud dan tujuan AAI adalah berusaha dalam bidang perkebunan buah kelapa sawit,
  perkebunan karet dan tanaman penghasil getah lainnya, aktivitas perusahaan holding, dan
  aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

  Pengurusan dan Pengawasan
  Berdasarkan Akta No. 1/2024, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris AAI adalah
  sebagai berikut:

   Dewan Komisaris
   Komisaris Utama (Independen) : Bapak Budi Bowoleksono
   Komisaris                    : Bapak Primus Dorimulu
   Direksi
   Direktur Utama               : Bapak Julius Aslan
   Direktur                     : Bapak Priyadi
   Direktur                     : Bapak Lie Luckman
   Direktur                     : Ibu Susanti

   Struktur Permodalan
   Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini, berdasarkan Akta No. 1/2024, struktur pemodalan
   dan susunan pemegang saham AAI adalah sebagai berikut:

     Modal Dasar               :   Rp40.000.000.000.000,-
     Modal Ditempatkan         :   Rp21.900.633.000.000,-
     dan Disetor

   Modal dasar AAI terbagi atas 12.800.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp3.125,-
   per lembar saham.

   Susunan pemegang saham AAI per tanggal Keterbukaan Informasi ini adalah sebagai berikut:



                                        12
Page 13
   Nama Pemegang Saham Jumlah Saham                     Jumlah (Rp)          Persentase
                                                                                 (%)
    Perseroan                      7.008.202.240 Rp21.900.632.000.000,-          99,9999
    PT Adaro Strategic                       320         Rp1.000.000,-             0,001
    Investments (ASI)


    Total                          7.008.202.560 Rp21.900.633.000.000,-           100,00

  Perseroan merupakan pemegang saham dari AAI dengan kepemilikan 7.008.202.240 lembar
  saham yang mewakili 99,9999% saham AAI.

  Berikut komposisi kepemilikan saham AAI dalam bentuk diagram:




  Di bawah ini merupakan kepemilikan saham AAI pada anak usaha, persentase kepemilikan, status
  operasional dan jenis kegiatan usaha:
                                             Mulai                            Presentase
 Entitas anak melalui        Kegiatan                        Status
                                           beroperasi                         kepemilikan
kepemilikan langsung          usaha                        operasional
                                           komersial                            efektif

 PT Adaro Indonesia
                           Pertambangan        1992         Beroperasi            88%
       ("AI")

      PT Dianlia
                             Investasi          -         Tidak beroperasi       100%
 Setyamukti("Dianlia")

      PT Viscaya
                             Investasi          -         Tidak beroperasi       100%
Investments ("Viscaya")

   Arindo Holdings
(Mauritius) Ltd ("Arindo     Investasi          -             Holding             90%
     Holdings")a)

  PT Adaro Logistics
                               Jasa            2015         Beroperasi           100%
       ("AL")a)

   PT Mustika Indah
                           Pertambangan        2019         Beroperasi            75%
    Permai ("MIP")

 PT Bukit Enim Energi
                           Pertambangan         -         Tidak beroperasi        61%
      ("BEE")b)

  PT Adaro Persada
                               Jasa            2006         Beroperasi            91%
  Mandiri ("APM")a)

   PT Adaro Mining
                               Jasa            2023         Beroperasi           100%
Technologies ("AMT")a)

                                          13
Page 14
                                            Mulai                         Presentase
 Entitas anak melalui      Kegiatan                       Status
                                          beroperasi                      kepemilikan
kepemilikan langsung        usaha                       operasional
                                          komersial                         efektif

 PT Paramitha Cipta
                         Pertambangan          2024      Beroperasi          75%
  Sarana ("PCS")

PT Adaro Tirta Mandiri
                         Perdagangan           2019      Beroperasi         100%
     ("ATM")a)

    PT Semesta
                         Pertambangan          2014      Beroperasi          75%
 Centramas ("SCM")

 PT Laskar Semesta
                         Pertambangan          2016      Beroperasi          75%
    Alam ("LSA")

 PT Pari Coal ("PC")     Pertambangan           -      Tidak beroperasi      65%


PT Ratah Coal ("RC")     Pertambangan           -      Tidak beroperasi     100%

 PT Indoprima Niaga
                           Investasi            -          Holding           65%
  Sejahtera ("INS")a)


  PT Kaltara Power        Penyediaan
                                                -      Tidak beroperasi      84%
  Indonesia ("KPI")      tenaga listrik

Entitas anak melalui                        Mulai                         Presentase
                           Kegiatan                       Status
 kepemilikan tidak                        beroperasi                      kepemilikan
                            usaha                       operasional
      langsung                            komersial                         efektif
  PT Sarana Daya
                             Jasa              2009      Beroperasi          30%
  Mandiri ("SDM")
   PT Rehabilitasi
Lingkungan Indonesia         Jasa              2016      Beroperasi          91%
      ("RLI")a)
 PT Adaro Jasabara
                             Jasa              2007      Beroperasi         100%
  Indonesia ("AJI")
                              Jasa
  PT Indonesia Bulk
                          pengelolaan          1997      Beroperasi         100%
   Terminal ("IBT")
                            terminal
 Vindoor Investments
    (Mauritius) Ltd        Investasi            -      Tidak beroperasi      90%
     ("Vindoor")a)
 Adaro International
                         Perdagangan
 (Singapore) Pte Ltd                           2001      Beroperasi          90%
                           batubara
        ("AIS")
  PT Maritim Barito      Pengangkutan
                                               2005      Beroperasi         100%
  Perkasa ("MBP")            laut

 PT Harapan Bahtera      Pengangkutan
                                               2004      Beroperasi         100%
  Internusa ("HBI")          laut
 PT Purdika Bongkar
    Muat Makmur              Jasa              2013      Beroperasi         100%
     ("PBMM")
 PT Indonesia Multi          Jasa
  Purpose Terminal       pengelolaan           2013      Beroperasi         100%
      ("IMPT")             terminal
  Orchard Maritime       Penanganan            2006    Tidak beroperasi     100%

                                          14
Page 15
                                              Mulai                         Presentase
 Entitas anak melalui        Kegiatan                       Status
                                            beroperasi                      kepemilikan
kepemilikan langsung          usaha                       operasional
                                            komersial                         efektif
   Logistics Pte Ltd          dan
       ("OML")            pengangkutan
                            batubara
 PT Agri Multi Lestari
                            Peternakan           2016      Beroperasi          91%
      ("AML")

PT Adaro Tirta Sarana     Jasa penunjang
                                                 2021      Beroperasi          99%
     ("ATS")a)             pertambangan

PT Drupadi Tirta Intan
                          Pengolahan air         2016      Beroperasi          99%
       ("DTI")

PT Adaro Tirta Gresik
                          Pengolahan air         2016      Beroperasi          99%
      ("ATG")

Adaro Capital Limited
                             Investasi           2017    Tidak beroperasi      90%
      ("ACL")

   PT Alam Sukses
                            Kehutanan            2018      Beroperasi          91%
    Lestari ("ASL")
                           Pembuatan,
 PT Barito Galangan       perbaikan dan
                                                 2018      Beroperasi         100%
 Nusantara ("BGN")          perawatan
                          angkutan laut
  PT Hutan Amanah
                            Kehutanan            2018    Tidak beroperasi      68%
   Lestari ("HAL")

   PT Adaro Tirta
                          Pengolahan air         2021      Beroperasi          89%
  Mentaya ("ATME")

  PT Adaro Wamco          Pengolahan air
                                                 2019      Beroperasi          59%
   Prima ("AWP")           dan lumpur

Adaro Australia Pty Ltd      Investasi            -      Tidak beroperasi      90%

  PT Sarana Mekar
                             Investasi            -          Holding           55%
  Pratama ("SMP")a)

   PT Sarana Multi
                               Jasa               -        Beroperasi         100%
   Talenta ("SMT")

PT Adaro Tirta Wening     Jasa penunjang
                                                 2023      Beroperasi          99%
      ("ATW")             pengelolaan air

PT Adaro Tirta Brayan
                          Pengolahan air          -        Beroperasi          99%
      ("ATB")

  PT Persada Wana
                            Kehutanan             -      Tidak beroperasi      91%
   Lestari ("PWL")

PT Cakra Wana Lestari
                            Kehutanan             -      Tidak beroperasi      91%
      ("CWL")

  PT Mandiri Wana
                            Kehutanan             -      Tidak beroperasi      91%
   Lestari ("MWL")
PT Indotama Semesta
                               Jasa
      Manunggal                                   -      Tidak beroperasi      65%
                          pertambangan
   ("INDOTAMA")
                                            15
Page 16
                                                             Mulai                                        Presentase
    Entitas anak melalui                Kegiatan                                   Status
                                                           beroperasi                                     kepemilikan
   kepemilikan langsung                  usaha                                   operasional
                                                           komersial                                        efektif

       PT Indovisi Sentosa
                                      Kepelabuhan                 -           Tidak beroperasi               65%
         Mandiri ("ISM")

         PT Mitra Rimba                  Usaha
                                                                  -           Tidak beroperasi               65%
        Indoprima ("MRI")              kehutanan

          PT Indo Mitra                   Jasa
                                                                  -           Tidak beroperasi               65%
        Konstruksi ("IMK")           pertambangan

  a)
       dan entitas anaknya
  b)
       Pada Tanggal 8 Agustus 2024, Perusahaan telah melepas seluruh kepemilikan sahamnya pada BEE


        Ringkasan posisi keuangan konsolidasian AAI berdasarkan laporan keuangan konsolidasian
        AAI dan entitas anaknya pada tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023 dan 31 Desember
        2022 dan ringkasan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian AAI
        berdasarkan laporan keuangan konsolidasian AAI dan entitas anaknya untuk periode enam
        bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2023 (tidak diaudit), serta untuk
        tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 yang telah
        diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (firma anggota jaringan
        global PwC) dengan opini wajar tanpa modifikasian, adalah sebagai berikut:

                                                                                                     dalam ribuan Dolar AS
              Posisi Keuangan                                                   31 Desember              31 Desember
                                                      30 Juni 2024
                                                                                    2023                      2022
 Aset
  Aset lancar                                               1.875.992                  3.270.164               4.326.775
  Aset tidak lancar                                         3.557.046                  3.792.752               3.639.311
 Total Aset                                                 5.433.038                  7.062.916               7.966.086

 Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas jangka pendek                                 1.519.862                  1.798.306               2.117.564
   Liabilitas jangka panjang                                1.192.208                    474.146               1.340.306
 Total Liabilitas                                           2.712.070                  2.272.452               3.457.870

 Ekuitas
  Total ekuitas yang diatribusikan                          2.383.041                  4.366.000               4.115.713
  kepada pemilik entitas induk
  Kepentingan non-pengendali                                  337.927                    424.464           392.503
 Total Ekuitas                                              2.720.968                  4.790.464         4.508.216
 Total Liabilitas dan Ekuitas                               5.433.038                  7.062.916         7.966.086
                                                                                               dalam ribuan Dolar AS
  Laporan Laba Rugi dan         30 Juni 2024   30 Juni 2023                            31 Desember 31 Desember
  Penghasilan                                 (Tidak Diaudit)                              2023            2022
  Komprehensif Lain
 Pendapatan usaha                  2.656.511       3.255.246                               5.915.408            7.725.933
 Beban pokok pendapatan           (1.879.339)     (2.134.097)                             (4.186.532)          (3.776.856)
 Laba bruto                          777.172       1.121.149                               1.728.876            3.949.077
 Laba usaha                          944.331         924.455                               1.391.359            3.625.905
 Laba sebelum pajak                1.035.168         993.560                               1.559.975            3.848.074
 penghasilan
 Laba periode/tahun berjalan        922.767*         804.759                               1.285.891           2.349.572
 Total           penghasilan         911.232         822.588                               1.300.332           2.375.106
 komprehensif periode/tahun
 berjalan, setelah pajak
*) termasuk nonrecurring gain sebesar AS$322.936 ribu.

                                                           16
Page 17
       B. PENGARUH TRANSAKSI PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN (PROFORMA)
          (Dinyatakan dalam ribuan Dolar AS, kecuali nilai nominal dan data saham)

           Berikut adalah Proforma Laporan Keuangan 30 Juni 2024.

                                                                     Historis                   Proforma
                                                                      30 Juni                     30 Juni
                                                                       2024                        2024
                                                                    PT Adaro                    PT Adaro
                                                                      Energy                      Energy
                                                                    Indonesia                   Indonesia
                                                                     Tbk dan        Penyesuaian       Tbk dan
                                                                      entitas          terkait    entitas
                                                                    anaknya(1)       transaksi   anaknya

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas*                                                    2.793.958        1.365.930        4.159.888
Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya
  - bagian lancar                                                          4.110                -            4.110
Piutang usaha                                                            510.954         (237.331)         273.623
Investasi lain-lain - bagian lancar                                       57.507          (57.507)               -
Persediaan                                                               199.297          (88.961)         110.336
Pajak dibayar dimuka - bagian lancar                                      96.011          (76.758)          19.253
Piutang lain-lain - bagian lancar                                         20.070          (12.022)           8.048
Pinjaman untuk pihak berelasi - bagian lancar                              2.129                -            2.129
Uang muka dan biaya dibayar dimuka - bagian lancar                        59.021          (43.931)          15.090
Aset lancar lain-lain                                                        394            3.323            3.717

Total aset lancar                                                      3.743.451          852.743        4.596.194

ASET TIDAK LANCAR
Kas dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya
  - bagian tidak lancar                                                   57.099          (37.340)          19.759
Investasi lain-lain - bagian tidak lancar                                499.592         (499.592)               -
Piutang lain-lain - bagian tidak lancar                                  114.754          (51.340)          63.414
Investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama                    1.405.472         (767.127)         638.345
Pinjaman untuk pihak ketiga                                              187.248           (2.271)         184.977
Pinjaman untuk pihak berelasi - bagian tidak lancar                      143.450          773.176          916.626
Uang muka dan biaya dibayar dimuka
  - bagian tidak lancar                                                  196.252         (112.982)          83.270
Pajak dibayar dimuka - bagian tidak lancar                                32.195          (15.051)          17.144
Properti pertambangan                                                    970.994         (419.583)         551.411
Aset tetap                                                             2.007.817         (688.702)       1.319.115
Goodwill                                                                 776.943         (737.278)          39.665
Aset takberwujud                                                           4.253           (2.135)           2.118
Piutang jasa konsesi                                                      28.539          (28.539)               -
Aset pajak tangguhan                                                      90.772          (47.531)          43.241
Aset tidak lancar lain-lain                                                5.632           (3.996)           1.636

Total aset tidak lancar                                                6.521.012       (2.640.291)       3.880.721

TOTAL ASET                                                            10.264.463       (1.787.548)       8.476.915

  Catatan:
  (1) Informasi keuangan konsolidasian historis PT Adaro Energy Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan entitas anaknya (bersama-
      sama disebut “Grup”) berasal dari Laporan Keuangan.

                                                            17
Page 18
                                                                     Historis                     Proforma
                                                                      30 Juni                       30 Juni
                                                                       2024                          2024
                                                                    PT Adaro                      PT Adaro
                                                                      Energy                        Energy
                                                                    Indonesia                     Indonesia
                                                                     Tbk dan          Penyesuaian       Tbk dan
                                                                      entitas            terkait    entitas
                                                                    anaknya(1)         transaksi   anaknya

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                              365.669         (185.884)    179.785
Utang dividen                                                             31.584          (31.584)          -
Beban yang masih harus dibayar                                           267.816         (171.133)     96.683
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                     1.111             (829)        282
Utang pajak:
  - Pajak penghasilan badan                                                60.562         (33.767)     26.795
  - Pajak lainnya                                                          49.319         (42.418)      6.901
Utang royalti                                                              18.038          (2.673)     15.365
Bagian lancar atas pinjaman jangka panjang:
  - Liabilitas sewa                                                       29.563           (1.434)     28.129
  - Utang bank                                                           111.064          (61.412)     49.652
Senior Notes                                                             698.887         (698.887)          -
Provisi pembongkaran, rehabilitasi, reklamasi
  dan penutupan tambang - bagian jangka pendek                              3.993                -      3.993
Utang lain-lain - bagian jangka pendek                                      4.601           (4.268)       333

Total liabilitas jangka pendek                                         1.642.207        (1.234.289)   407.918

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman dari pihak ketiga                                                  5.738           (5.738)         -
Pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian
  yang akan jatuh tempo dalam satu tahun:
  - Liabilitas sewa                                                       76.800             (218)     76.582
  - Utang bank                                                           385.735         (116.888)    268.847
Liabilitas pajak tangguhan                                               152.639          (62.526)     90.113
Pinjaman dari pihak berelasi                                                   -            5.195       5.195
Liabilitas imbalan pasca kerja                                            70.699          (23.334)     47.365
Provisi pembongkaran, rehabilitasi, reklamasi
  dan penutupan tambang - bagian jangka panjang                          230.056         (204.276)     25.780
Utang lain-lain - bagian jangka panjang                                        -               39          39

Total liabilitas jangka panjang                                          921.667         (407.746)    513.921

TOTAL LIABILITAS                                                       2.563.874        (1.642.035)   921.839



  Catatan:
  (1) Informasi keuangan konsolidasian historis Grup berasal dari Laporan Keuangan.




                                                             18
Page 19
                                                                     Historis                     Proforma
                                                                      30 Juni                       30 Juni
                                                                       2024                          2024
                                                                    PT Adaro                      PT Adaro
                                                                      Energy                        Energy
                                                                    Indonesia                     Indonesia
                                                                     Tbk dan          Penyesuaian       Tbk dan
                                                                      entitas            terkait    entitas
                                                                    anaknya(1)         transaksi   anaknya

EKUITAS

Ekuitas yang diatribusikan kepada
  pemilik entitas induk
Modal saham - modal dasar 80.000.000.000 lembar;
  ditempatkan dan disetor penuh 31.985.962.000 lembar
  dengan nilai nominal Rp100 per saham                                   342.940                 -      342.940
Tambahan modal disetor, neto                                           1.154.494           910.600    2.065.094
Saham treasuri                                                          (177.019)                -     (177.019)
Selisih transaksi dengan pihak non-pengendali                            157.815          (361.001)    (203.186)
Saldo laba
  - Dicadangkan                                                           68.588                -        68.588
  - Belum dicadangkan*                                                 5.530.729         (496.186)    5.034.543
Penghasilan komprehensif lain                                             35.391            5.395        40.786

Total ekuitas yang diatribusikan
 kepada pemilik entitas induk                                          7.112.938           58.808     7.171.746

Kepentingan non-pengendali                                               587.651          (204.321)    383.330

TOTAL EKUITAS                                                          7.700.589         (145.513)    7.555.076

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                          10.264.463        (1.787.548)   8.476.915



  Catatan:
  (1) Informasi keuangan konsolidasian historis Grup berasal dari Laporan Keuangan.

  *) Saldo laba belum dicadangkan dan kas dan setara kas akan berkurang setara dengan jumlah dividen tunai
  yang dibagikan oleh Perseroan.




                                                             19
Page 20
  LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN PROFORMA
  UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024
  (Dinyatakan dalam ribuan Dolar AS)


                                                                     Historis                     Proforma
                                                                      30 Juni                       30 Juni
                                                                       2024                          2024
                                                                    PT Adaro                      PT Adaro
                                                                      Energy                        Energy
                                                                    Indonesia                     Indonesia
                                                                     Tbk dan          Penyesuaian       Tbk dan
                                                                      entitas            terkait    entitas
                                                                    anaknya(1)         transaksi   anaknya

Pendapatan usaha                                                       2.972.835        (1.919.130)   1.053.705

Beban pokok pendapatan                                                (1.765.110)        1.174.186    (590.924)

Laba bruto                                                             1.207.725         (744.944)     462.781

Beban usaha                                                             (178.984)         102.304       (76.680)
(Beban)/penghasilan lain-lain, neto                                      (20.654)          20.687            33

Laba usaha                                                             1.008.087         (621.953)     386.134

Biaya keuangan                                                            (48.020)          15.154      (32.866)
Penghasilan keuangan                                                       80.464          (43.977)      36.487
Bagian atas keuntungan
  entitas asosiasi dan ventura bersama                                     38.613          (20.676)     17.937

                                                                           71.057          (49.499)     21.558

Laba sebelum pajak penghasilan                                         1.079.144         (671.452)     407.692

Beban pajak penghasilan                                                 (198.955)         112.273       (86.682)

Laba periode berjalan                                                    880.189         (559.179)     321.010

(Kerugian)/penghasilan komprehensif
  lain periode berjalan:
Pos-pos yang akan direklasifikasi
  ke laba rugi:
Selisih kurs karena penjabaran
  laporan keuangan                                                        (35.020)         53.158       18.138
Bagian atas penghasilan/(kerugian)
  komprehensif lain dari entitas asosiasi
  dan ventura bersama                                                      15.043          (16.477)      (1.434)

                                                                          (19.977)         36.681       16.704



  Catatan:
  (1) Informasi keuangan konsolidasian historis Grup berasal dari Laporan Keuangan.




                                                             20
Page 21
                                                                      Historis                    Proforma
                                                                       30 Juni                      30 Juni
                                                                        2024                         2024
                                                                     PT Adaro                     PT Adaro
                                                                       Energy                       Energy
                                                                     Indonesia                    Indonesia
                                                                      Tbk dan         Penyesuaian       Tbk dan
                                                                       entitas           terkait    entitas
                                                                     anaknya(1)        transaksi   anaknya

(Kerugian)/penghasilan komprehensif
  lain periode berjalan: (lanjutan)
Pos-pos yang tidak akan
  direklasifikasi ke laba rugi:
Perubahan nilai wajar atas investasi
  pada funds pada nilai
  wajar melalui penghasilan
  komprehensif lain                                                           (198)         (25.218)          (25.416)
Pengukuran kembali liabilitas
  imbalan pasca kerja                                                          542              (542)                -
Pajak penghasilan terkait pos ini                                             (112)              112                 -

                                                                               232          (25.648)          (25.416)

                                                                           (19.745)          11.033            (8.712)

Total penghasilan komprehensif
 periode berjalan, setelah pajak                                          860.444          (548.146)         312.298

Laba periode berjalan yang
  dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk                                                     778.773          (499.144)         279.629
Kepentingan non-pengendali                                                101.416           (60.035)          41.381

Laba periode berjalan                                                     880.189          (559.179)         321.010

Total penghasilan komprehensif
 periode berjalan yang
 dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk                                                     758.985          (490.791)         268.194
Kepentingan non-pengendali                                                101.459           (57.355)          44.104

Total penghasilan komprehensif
 periode berjalan, setelah pajak                                          860.444          (548.146)         312.298


  Catatan:
  (1) Informasi keuangan konsolidasian historis Grup berasal dari laporan keuangan konsolidasian interim Grup pada tanggal
      30 Juni 2024 yang telah direviu.

  Asumsi pelaksanaan transaksi material dalam Proforma Laporan Keuangan 30 Juni 2024:

       •   Manajemen mengasumsikan Perseroan tidak mengakui bagian atas laba rugi dan penghasilan
           komprehensif lain dari grup AAI sejak kehilangan pengendalian pada tanggal 1 Januari 2024 serta
           mengasumsikan bahwa transaksi material telah dilaksanakan pada tanggal 1 Januari 2024.

       •   Manajemen mengasumsikan bahwa nilai transaksi yang digunakan sebagai gambaran proforma
           rencana Transaksi Material adalah nilai valuasi penilai atas sebanyak-banyaknya seluruh saham yang
           dimiliki Perusahaan pada AAI sebagaimana dituangkan dalam Laporan Penilai.
                                                              21
Page 22
   •    Manajemen menerapkan akuntansi atas penjualan saham AAI berdasarkan PSAK No. 338, “Kombinasi
        Bisnis Entitas Pengendali”, dimana selisih yang timbul dari jumlah kas yang diterima atas penjualan
        saham dan jumlah tercatat aset bersih grup AAI dalam pelepasan bisnis entitas sepengendali disajikan
        di ekuitas sebagai “Tambahan modal disetor, neto” dengan nilai sebesar AS$910.600 ribu.

   Berdasarkan Proforma Laporan Keuangan 30 Juni 2024 sebagaimana disampaikan pada tabel di atas,
   dengan adanya divestasi AAI menyebabkan penurunan pendapatan dan laba bersih usaha
   konsolidasian Perseroan, masing-masing sebesar 65% dan 64% berdasarkan angka dalam Proforma 30
   Juni 2024, seperti dalam perhitungan di bawah ini.




   Dengan kata lain, Perseroan secara terkonsolidasi masih memiliki laba bersih dan pendapatan sekitar
   35% dari pendapatan sebelum divestasi AAI, dimana Perseroan secara terkonsolidasi masih tetap
   memiliki investasi di bidang pertambangan batu bara metalurgi dan batuan, pengolahan mineral, energi,
   utilitas dan infrastruktur pendukung yang ditopang oleh sumber daya dan potensi yang dimilikinya .
   Bilamana AAI dilepas Perseroan, berdasarkan Proforma Laporan Keuangan 30 Juni 2024, Perseroan
   secara konsolidasi masih memiliki total aset, pendapatan dan laba bersih masing-masing sebesar AS$
   8.476.915 ribu, AS$ 1.053.705 ribu dan AS$ 321.010 ribu dari bisnis Perseroan diluar AAI. Kedepannya,
   Perseroan akan lebih mengembangkan proyek-proyek yang ada saat ini dalam bidang energi yang
   mendukung program ekonomi hijau pemerintah Indonesia. Dengan demikian, bilamana Rencana
   Transaksi dilaksanakan, kelangsungan usaha Perseroan tidak akan terganggu.

   Total cadangan batubara termal yang dimiliki oleh Perseroan melalui anak perusahaan yang
   dikonsolidasi yaitu melalui anak perusahaan dalam grup AAI (AI, SCM, LSA, PCS dan MIP) adalah
   sebesar 917,4 juta ton. Dengan adanya divestasi AAI, sesuai dengan tujuan rencana transaksi,
   Perseroan tidak lagi memiliki cadangan batu bara termal dan tetap masih memiliki cadangan batu bara
   metalurgi sebagai bahan baku utama pembuatan baja, yang dimiliki melalui anak perusahaan yang
   dikonsolidasi yaitu grup PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. sebesar 173 juta ton.

Rasio Keuangan Perseroan Secara Konsolidasian berdasarkan Proforma Laporan Keuangan 30 Juni
2024:

                          Proforma
   Rasio Keuangan                                                    Analisa
                         30 Juni 2024
                                          Gross Profit Margin (%) sebesar 43,92% menunjukkan bahwa
                                          Perseroan memiliki kemampuan yang baik untuk menghasilkan laba
 Gross Profit Margin
                           43,92%         dari pendapatan setelah dikurangi oleh biaya produksi. Rasio ini
 (%)
                                          mencerminkan tingkat efisiensi Perseroan dalam menjalankan
                                          kegiatan operasinya dan profitabilitas.
                                          Operational EBITDA Margin sebesar 48,41% menunjukkan bahwa
                                          Perseroan memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi sebelum
 Operational EBITDA
                           48,41%         memperhitungkan biaya non-operasional. Operational EBITDA
 Margin (%)
                                          Margin ini merefleksikan kinerja dan efisiensi operasional yang
                                          sangat baik termasuk kemampuan menghasilkan laba yang stabil.




                                                     22
Page 23
                          Proforma
  Rasio Keuangan                                                      Analisa
                         30 Juni 2024
                                        Operating margin sebesar 36,65% menunjukkan bahwa Perseroan
                                        memiliki tingkat profitabilitas operasional yang sangat baik. Ini
Operating Margin (%)      36,65%
                                        menandakan      bahwa      Perseroan    dapat   mengelola   biaya
                                        operasionalnya dengan baik terhadap pendapatan yang dihasilkan.
                                        ROE yang telah dihitung berdasarkan kinerja keuangan konsolidasian
                                        proforma untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
                                        Juni 2024 dan disetahunkan untuk memproyeksikan rasio keuangan
Return on Equity (%)       8,50%
                                        yang relevan sebesar 8,50% menunjukkan bahwa Perseroan memiliki
                                        kemampuan yang tinggi atas hasil ppengembalian investasi
                                        pemegang saham.
                                        ROA yang telah dihitung berdasarkan kinerja keuangan konsolidasian
                                        proforma untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
                                        Juni 2024 dan disetahunkan untuk memproyeksikan rasio keuangan
Return on Assets (%)       7,57%        yang relevan sebesar 7,57% menunjukkan bahwa Perseroan mampu
                                        menghasilkan laba bersih sebesar 7,57% dari total asetnya. Ini
                                        memberikan gambaran kinerja Perseroan yang sangat baik dalam
                                        menggunakan asetnya untuk menghasilkan laba.
                                        Rasio negatif menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam posisi
                                        likuiditas yang sangat tinggi, yang berarti Perseroan memiliki
Net Debt to Equity (x)     (0,50)
                                        kemampuan dalam melunasi semua utangnya dikarenakan
                                        Perseroan memiliki saldo kas yang sangat besar (sangat likuid).

                                        Rasio negatif menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam posisi
Net Debt to
                                        likuiditas yang sangat tinggi. Ini berarti Perseroan tidak hanya mampu
Operational EBITDA         (3,67)
                                        melunasi utangnya dengan EBITDA operasionalnya, tetapi juga
(x)
                                        memiliki saldo kas yang sangat besar.

                                        Rasio sebesar 1,85 menunjukkan bahwa Perseroan menghasilkan
                                        kas dari operasinya lebih dari dua kali lipat jumlah belanja modal
Cash from Operations
                            1,85        yang dikeluarkan. Ini adalah tanda yang sangat positif, menunjukkan
to Capex (x)
                                        bahwa Perseroan memiliki lebih dari cukup kas operasional untuk
                                        mendanai belanja modalnya.
                                        Rasio sebesar 11,27 menunjukkan bahwa Perseroan memiliki
                                        likuiditas yang sangat tinggi, dengan aset lancar yang jauh melebihi
Current Ratio (x)          11,27        kewajiban jangka pendeknya. Ini berarti Perseroan memiliki
                                        kemampuan yang sangat baik untuk memenuhi kewajiban jangka
                                        pendeknya.
                                        Laba per saham (EPS) sebesar 0,00908 berdasarkan Proforma
                                        Laporan Keuangan 30 Juni 2024 ini diakibatkan oleh penurunan laba
Earnings per Share                      bersih sekitar 64% setelah rencana divestasi AAI. Kedepannya laba
                          0,00908
(AS$)                                   Perseroan diharapkan untuk terus meningkat yang ditopang oleh
                                        pertumbuhan proyek potensial di bisnis hijau yang memberikan
                                        tingkat pengembalian yang baik.
                                        Rasio PBV sebesar 0,69 mengindikasikan Perseroan dinilai pasar
                                        dibawah nilai asset bersihnya. Dengan potensi pengembangan
Price to Book Value
                            0,69        proyek hijau kedepannya, harga saham Perseroan yang terbentuk di
(x)
                                        pasar akan lebih mencerminkan pertumbuhan bisnis Perseroan
                                        kedepannya.

Perseroan mempertimbangkan untuk membagikan dividen tunai kepada seluruh pemegang saham
Perseroan yang tercatat pada tanggal pencatatan yang jatuh pada 8 hari kerja setelah Rapat Umum
Pemegang Saham yang menyetujui pembagian dividen tunai tersebut. Para pemegang saham Perseroan
atas pilihannya, dapat menggunakan dividen tunai tersebut untuk membantu mendanai partisipasi para
pemegang saham Perseroan dalam Rencana Transaksi, dengan tunduk pada diperolehnya persetujuan
pemegang saham Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang akan diadakan di kemudian hari.

                                                    23
Page 24
III.   RINGKASAN LAPORAN OBJEK RENCANA TRANSAKSI

       KJPP Kusnanto & rekan adalah Kantor Jasa Penilai Publik resmi berdasarkan Keputusan Menteri
       Keuangan Nomor 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi
       penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
       Penunjang Pasar Modal dari OJK Nomor STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis),
       menyampaikan penilaian atas nilai pasar 99,9999% saham AAI dan memberikan pendapat kewajaran
       (fairness opinion) atas Rencana Transaksi yang ditunjuk oleh Perseroan berdasarkan surat
       penugasan No. KR/240718-003 tanggal 18 Juli 2024.

       Berikut adalah ringkasan laporan penilaian 99,9999% saham AAI sebagaimana dinyatakan dalam
       laporannya No. 00150/2.0162-00/BS/02/0153/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober 2024.

       i.     Pihak-pihak yang Melakukan Rencana Transaksi

              Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan Keterbukaan Informasi Perseroan adalah
              Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam daftar
              pemegang saham Perseroan pada tanggal yang akan diumumkan pada prospektus PUPS
              yang memilih untuk membeli saham AAI dari Perseroan.

       ii.    Objek Penilaian

              Objek penilaian adalah saham Perseroan pada AAI sebanyak 21.900.632 saham yang tercatat
              pada tanggal 30 Juni 2024 atau sebanyak 7.008.202.240 saham setelah stock split pada
              tanggal 3 September 2024, yang mencerminkan kepemilikan Perseroan pada AAI sebesar
              99,9999% saham.

       iii.   Tujuan Penilaian
              Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai
              pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang AS$ pada tanggal 30 Juni 2024.

              Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari Objek
              Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan pertimbangan oleh
              manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi
              POJK 17/2020.

       iv.    Asumsi‐asumsi dan Kondisi Pembatas

               a. menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang bersifat non-disclaimer opinion;
               b. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang
                  digunakan dalam proses penilaian;
               c. mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang
                  dapat dipercaya keakuratannya;
               d. menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
                  kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
                  pencapaiannya (fiduciary duty);
               e. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian
                  dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;
               f. menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
                  informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan;
               g. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis
                  dan kesimpulan Nilai; dan
               h. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum
                  objek Penilaian dari pemberi tugas.




                                                    24
Page 25
v.   Pendekatan dan metode penilaian

     Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis internal
     akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis atas laporan
     posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif AAI, pengkajian atas kondisi operasi
     dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki AAI. Prospek AAI di masa yang akan datang
     KJPP KR evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
     diberikan oleh manajemen yang telah KJPP KR kaji kewajaran dan konsistensinya. Analisis
     eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal yang
     dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian singkat atas
     prospek dari industri yang bersangkutan.

     Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar suatu
     “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi keuangan dan
     laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya diperlukan penyesuaian
     terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan normalisasi keuntungan laporan laba rugi
     komprehensif yang biasanya disusun oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun
     nilai buku suatu perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan
     laba rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis yang
     dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian tersebut.

     Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode diskonto
     arus kas (discounted cash flow method), metode penyesuaian aset bersih (adjusted net asset
     method), dan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly
     traded company method).

     Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh
     entitas anak AAI yang telah beroperasi di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan
     perkiraan atas perkembangan usaha entitas anak AAI yang telah beroperasi. Dalam
     melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi entitas anak AAI yang telah beroperasi
     diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha entitas anak AAI yang
     telah beroperasi. Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini
     dengan tingkat diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini
     dari arus kas tersebut.

     Dalam melaksanakan penilaian dengan metode penyesuaian aset bersih, nilai dari semua
     komponen aset dan liabilitas/utang harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
     komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank atau utang
     bank). Nilai pasar keseluruhan perusahaan kemudian diperoleh dengan menghitung selisih
     antara nilai pasar seluruh aset (berwujud maupun tak berwujud) dan nilai pasar liabilitas.

     Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini karena
     walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi mengenai
     perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun diperkirakan data
     saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai
     saham yang dimiliki oleh AAI.

     Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang KJPP KR anggap paling sesuai untuk
     diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Perseroan dan
     AAI.

     Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
     melakukan pembobotan.




                                              25
Page 26
      vi.         Kesimpulan Nilai

                  Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah KJPP KR terima dan
                  dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, maka
                  menurut pendapat KJPP KR, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 30 Juni 2024 adalah
                  sebesar AS$2.445.950 ribu.

                  Dengan memperhitungkan jumlah lembar saham sebanyak 21.900.632 saham yang tercatat
                  pada tanggal 30 Juni 2024, maka harga per saham adalah sebesar AS$ 111,68.
                  Selanjutnya, dengan memperhitungkan jumlah lembar saham setelah pemecahan nilai
                  nominal saham AAI sebanyak 7.008.202.240 saham, maka harga per saham adalah
                  sebesar AS$ 0,35.


IV.   RINGKASAN LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN

      Berikut adalah ringkasan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi sebagaimana
      dinyatakan dalam laporannya No. 00151/2.0162-00/BS/02/0153/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober
      2024.

       i.    Identitas Pihak

                  Pihak-pihak yang bertransaksi berdasarkan Keterbukaan Informasi Perseroan adalah
                  Perseroan dan seluruh pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam daftar
                  pemegang saham Perseroan pada tanggal yang akan diumumkan pada prospektus PUPS
                  yang memilih untuk membeli saham AAI dari Perseroan.

      ii.    Objek Transaksi Pendapat Kewajaran

             Transaksi dimana Perseroan merencanakan untuk melakukan penjualan atas sebanyak-
             banyaknya 99,9999% saham AAI (atau sebanyak-banyaknya 21.900.632 saham yang tercatat
             pada tanggal 30 Juni 2024, atau sebanyak-banyaknya 7.008.202.240 saham pada tanggal 3
             September 2024) melalui mekanisme PUPS kepada seluruh pemegang saham Perseroan
             dengan harga penawaran menggunakan Volume Weighted Average Price (Harga Rata-Rata
             Tertimbang) AAI yang terbentuk setelah penutupan perdagangan di hari pencatatan saham AAI
             di bursa, dengan tetap memperhatikan kewajaran transaksi sebagaimana diatur dalam POJK
             35/2020 sebagaimana diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini, harga mana akan
             serendah-rendahnya sebesar AS$2.445.950 ribu dan setinggi-tingginya AS$2.629.396 ribu.

      iii.   Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

             Maksud dan tujuan penyusunan laporan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi adalah
             untuk memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Rencana
             Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK
             17/2020.

      iv.    Asumsi‐asumsi dan Kondisi Pembatas

             a. menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang bersifat non-disclaimer opinion;

             b. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang
                digunakan dalam proses penilaian;

             c.     mencerminkan bahwa data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat
                    dipercaya keakuratannya;

             d. menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
                proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya
                (fiduciary duty);

                                                       26
Page 27
      e. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan
         kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan;

      f.     menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
             informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan;

      g. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis
         dan kesimpulan Nilai; dan

      h. mencerminkan bahwa Penilai Bisnis telah memperoleh informasi atas status hukum
         objek Penilaian dari pemberi tugas.

v.    Pendekatan dan metode penilaian

      Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan analisis
      melalui pendekatan dan prosedur Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dari hal-hal
      sebagai berikut:

      I.        Analisis atas Rencana Transaksi

                Analisis atas Rencana Transaksi dilakukan berdasarkan informasi mengenai
                Rencana Transaksi yang diberikan oleh manajemen Perseroan, melakukan
                identifikasi dan analisis hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi, analisis
                perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam Rencana Transaksi, analisis atas
                manfaat dan risiko dari Rencana Transaksi. Rencana Transaksi tersebut merupakan
                transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/2020.

      II.       Analisis Kualitatif dan Kuantitatif atas Rencana Transaksi

                Analisis kualitatif dan kuantitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan
                melakukan tinjauan atas industri batubara yang akan memberikan gambaran umum
                mengenai perkembangan kinerja industri batubara di dunia dan di Indonesia,
                melakukan analisis atas kegiatan operasional dan prospek usaha Perseroan, alasan
                dilakukannya Rencana Transaksi, keuntungan dan kerugian dari Rencana Transaksi
                serta melakukan analisis atas kinerja keuangan historis AAI berdasarkan laporan
                keuangan konsolidasian AAI untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
                30 Juni 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember
                2019 – 2023.

      III.      Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi.

                 Analisis atas kewajaran Rencana Transaksi dilakukan dengan melakukan analisis
                 kualitatif dan kuantitatif dari Rencana Transaksi. Analisis kualitatif dilakukan dengan
                 memperhatikan manfaat dan risiko serta potensi keuntungan dari Rencana
                 Transaksi bagi seluruh pemegang saham Perseroan. Selanjutnya, analisis kuantitatif
                 dilakukan dengan memperhatikan potensi keuntungan sebelum dan setelah
                 dilakukannya Rencana Transaksi ditinjau dari proyeksi keuangan Perseroan dan
                 potensi keuntungan atas selisih nilai transaksi dengan nilai pasar, harga mana akan
                 serendah-rendahnya sebesar AS$ 2,45 miliar dan setinggi-tingginya AS$ 2,63 miliar,
                 nilai mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 99,9999% saham AAI sebesar AS$
                 2,45 miliar.

vi.   Pendapat Kewajaran atas Transaksi
      Berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, asumsi-asumsi, data, dan informasi yang diperoleh dari
      manajemen Perseroan yang digunakan dalam penyusunan laporan ini, penelaahan atas
      dampak keuangan Rencana Transaksi sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
      Kewajaran ini, kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah wajar.



                                                  27
Page 28
V.    RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (MATA ACARA PERSETUJUAN TRANSAKSI MATERIAL
      BERDASARKAN POJK 17/2020)

      Rencana Transaksi merupakan transaksi material yang memerlukan persetujuan dari Pemegang
      Saham dalam RUPS sesuai dengan ketentuan POJK 17/2020. RUPS untuk menyetujui Rencana
      Transaksi direncanakan untuk diadakan pada tanggal 18 Oktober 2024. Pemegang saham yang
      berhak hadir dalam RUPS adalah Pemegang Saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham
      Perseroan dan/atau pemegang sub rekening efek pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek
      1 hari kerja sebelum pemanggilan RUPS atau wakilnya yang sah dengan surat kuasa.

      Kuorum Kehadiran dan Keputusan RUPS
      Mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan juncto Pasal 41 POJK Nomor 15/POJK.04/2020 tentang
      Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan terbuka (POJK
      15/2020) dan Pasal 6 POJK 17/2020, ketentuan kuorum kehadiran dan kuorum keputusan RUPS
      untuk mata acara ini adalah dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham
      dengan hak suara yang sah yang dimiliki Pemegang Saham. Keputusan RUPS adalah sah jika
      disetujui oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari seluruh saham dengan hak suara yang hadir
      dalam RUPS.

      Rapat Kedua
      Dalam hal kuorum kehadiran tidak tercapai, RUPS kedua dapat diadakan dan dapat dinyatakan sah
      apabila dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili paling sedikit 1/3 (satu per tiga) bagian dari
      jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan keputusan adalah sah jika disetujui oleh lebih
      dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang hadir dalam RUPS.

      Rapat Ketiga
      Dalam hal kuorum kehadiran pada RUPS kedua tidak tercapai, RUPS ketiga dapat diadakan dengan
      ketentuan RUPS ketiga sah dan berhak mengambil keputusan jika dihadiri oleh pemegang saham
      dengan hak suara yang sah dalam kuorum kehadiran dan kuorum keputusan yang ditetapkan oleh
      OJK atas permohonan Perseroan.


VI.   PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS & DIREKSI

      Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menyatakan bahwa:

      1. Keterbukaan Informasi ini telah lengkap dan sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam
         POJK 17/2020.

      2. Rencana Transaksi ini merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam POJK
         17/2020.

      3. Rencana Transaksi ini merupakan suatu transaksi yang dikecualikan dari ketentuan transaksi
         afiliasi berdasarkan Pasal 23 POJK 42/2020 dan tidak mengandung benturan kepentingan
         sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.

      4. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah mempelajari secara seksama seluruh informasi
         yang tersedia sehubungan dengan Rencana Transaksi sebagaimana diuraikan dalam
         Keterbukaan Informasi ini, dan semua informasi material sehubungan dengan Rencana Transaksi
         telah diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi ini dan informasi material tersebut adalah benar
         dan tidak menyesatkan. Selanjutnya Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menyatakan
         bertanggung jawab penuh atas kebenaran dari seluruh informasi yang dimuat dalam Keterbukaan
         Informasi ini.




                                                       28
Page 29

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.95 MB
Published16 Oct 2024
Pages29
Characters103,048
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 99 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ADARO ENERGY INDONESIA TBK p.1 ×8
linked org Adaro Indonesia. p.2 ×2
linked org PT Alam Tri Abadi p.4
linked org Adaro Energy p.5 ×10
linked org PT Pari Coal p.6 ×3
linked person Edwin Soeryadjaya p.11
linked person Arini Saraswaty Subianto p.11
linked person Garibaldi Thohir p.11
linked person Julius Aslan p.11 ×3
linked person Iwan Dewono Budiyuwono p.11
linked person Primus Dorimulu p.12
linked org PT Adaro Strategic p.13
linked org Adaro Mining p.13
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk. p.22 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.5 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.11 ×2
possible person Effendi Komisaris p.11
possible person Budi Bowoleksono p.11 ×3
possible person Ir. Rusli · Notaris p.12 ×2
possible person Priyadi p.12
possible person Lie Luckman p.12
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.1 ×5
unresolved org PT Adaro Indonesia. AS p.2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.2 ×3
unresolved org Rianto & Rekan p.2 ×3
unresolved org PT Laskar Semesta Alam. MIP p.2
unresolved org PT Mustika Indah Permai. Nilai Rencana Transaksi p.2
unresolved org PT Paramitha Cipta Sarana. Penilai Independen p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto dan Rekan p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Kusnanto p.2
unresolved org KJPP KR p.2 ×6
unresolved org PT Semesta Centramas. Tanggal Pencatatan p.3
unresolved org Kusnanto dan Rekan p.5
unresolved org PT Ratah Coal. p.6 ×2
unresolved org Young Global Limited p.10
unresolved person Sukawaty Sumadi · Notaris p.11
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.11
unresolved person Humberg Lie S.H. · Notaris p.11 ×5
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved person Theodore Permadi Rachmat p.11 ×2
unresolved person Mohammad Effendi p.11
unresolved person Christian Ariano Rachmat p.11 ×2
unresolved person Michael William P. Soeryadjaya p.11
unresolved person M. Syah Indra Aman p.11
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved person Susanti Struktur Permodalan p.12
unresolved org PT Adaro Indonesia Pertambangan p.13
unresolved org PT Dianlia Investasi p.13
unresolved org PT Viscaya Investasi p.13
unresolved org PT Adaro Logistics Jasa p.13
unresolved org PT Mustika Indah Pertambangan p.13
unresolved org PT Bukit Enim Energi Pertambangan p.13
unresolved org PT Adaro Persada Jasa p.13
unresolved org PT Adaro Mining Jasa p.13
unresolved org PT Paramitha Cipta Pertambangan p.14
unresolved org PT Adaro Tirta Mandiri Perdagangan p.14
unresolved org PT Semesta Pertambangan p.14
unresolved org PT Laskar Semesta Pertambangan p.14
unresolved org PT Indoprima Niaga Investasi p.14
unresolved org PT Kaltara Power p.14
unresolved org PT Sarana Daya Jasa p.14
unresolved org PT Rehabilitasi Lingkungan Indonesia p.14
unresolved org PT Adaro Jasabara Jasa p.14
unresolved org PT Indonesia Bulk p.14
unresolved org Vindoor Investments (Mauritius p.14
unresolved org Pte Ltd p.14
unresolved org PT Maritim Barito p.14
unresolved org PT Harapan Bahtera p.14
unresolved org PT Purdika Bongkar Muat Makmur p.14
unresolved org PT Indonesia Multi p.14
unresolved org PT Agri Multi Lestari Peternakan p.15
unresolved org PT Adaro Tirta Sarana p.15
unresolved org PT Drupadi Tirta Intan Pengolahan p.15
unresolved org PT Adaro Tirta Gresik Pengolahan p.15
unresolved org Adaro Capital Limited p.15
unresolved org PT Alam Sukses Kehutanan p.15
unresolved org PT Barito Galangan p.15
unresolved org PT Hutan Amanah Kehutanan p.15
unresolved org PT Adaro Tirta Pengolahan p.15
unresolved org PT Adaro Wamco p.15
unresolved org Adaro Australia Pty Ltd p.15
unresolved org PT Sarana Mekar Investasi p.15
unresolved org PT Sarana Multi Jasa p.15
unresolved org PT Adaro Tirta Wening p.15
unresolved org PT Adaro Tirta Brayan Pengolahan p.15
unresolved org PT Persada Wana Kehutanan p.15
unresolved org PT Cakra Wana Lestari Kehutanan p.15
unresolved org PT Mandiri Wana Kehutanan p.15
unresolved org PT Indotama Semesta Jasa Manunggal p.15
unresolved org PT Indovisi Sentosa Kepelabuhan p.16
unresolved org PT Mitra Rimba p.16
unresolved org PT Indo Mitra p.16
unresolved org PT Adaro p.17 ×5
unresolved org Indonesia Tbk p.17 ×5
unresolved org KJPP Kusnanto p.24
unresolved org Menteri Keuangan p.24

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.273 5577 ms 12 Sep 2026 22:56
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'Pendapat Kewajaran'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'Pendapat Kewajaran',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result