Skip to content
Back to announcement

20241015_BEKS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31746474_lamp1.pdf

Other Text extracted BEKS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 12

Page 1 OCR 0.958
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

No. 043/S/PAK-SPA/X/2024
Tangerang, 15 Oktober 2024

Kepada Yth,

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan

Bursa Efek Indonesia

Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190

Perihal: Penjelasan atas Surat S-10655/BEI.PPI/10-2024 terkait PMHMETD, Laporan Keuangan 30
Juni 2024, dan Laporan Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

Dengan hormat,

Merujuk pada surat Bursa Efek Indonesia No. S-10655/BEI.PPI/10-2024 tertanggal 10 Oktober 2024
mengenai Permintaan Penjelasan terkait Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (PMHMETD), Laporan Keuangan per 30 Juni 2024, serta Laporan Penggunaan Dana Hasil
Penawaran Umum, bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:

A. Laporan Keuangan 30 Juni 2024
Kami telah menyusun dan menyampaikan Laporan Keuangan Interim per 30 Juni 2024 sesuai
dengan ketentuan yang berlaku. Adapun beberapa hal yang perlu kami sampaikan terkait laporan
tersebut adalah sebagai berikut:

10. Merujuk pada Laporan Keuangan 30 Juni 2024 yang tidak diaudit, kami menemukan bahwa
tanggal pada CALK 16 Aset Lain-Lain sampai dengan CALK 24 Pendapatan (Beban) Non
Operasional — Bersih tertanggal 31 Maret 2024 yang seharusnya 30 Juni 2024. Berdasarkan
PSAK 3 tentang Laporan Keuangan Interim, disebutkan bahwa periode laporan keuangan yang
disampaikan merupakan periode per akhir periode interim berjalan di mana dalam hal ini
merupakan tanggal 30 Juni 2024. Bursa meminta penjelasan terkait:

a. Apakah hal tersebut merupakan kesalahan penulisan?
Bersama ini kami klarifikasi bahwa kesalahan tersebut bukanlah kesalahan penulisan
pada CALK, melainkan kesalahan dalam proses pengunggahan file yang seharusnya
diunggah adalah Laporan Keuangan dengan posisi per 30 Juni 2024, namun terunggah
adalah Laporan Keuangan posisi per 31 Maret 2024

b. Apakah nilai yang tertera pada CAIK tersebut, dan tercermin pada Laporan Keuangan,
merupakan nilai yang telah sesuai dengan seharusnya?
Karena terjadi kesalahan dalam pengunggahan file, Laporan Keuangan yang tercermin
saat ini mencerminkan posisi keuangan per 31 Maret 2024, bukan 30 Juni 2024. Hal ini
berarti bahwa nilai yang tertera pada CALK 16 Aset Lain-Lain sampai dengan CALK 24
Pendapatan (Beban) Non Operasional - Bersih merupakan data yang seharusnya untuk

Maret 2024, bukan Juni 2024. Kami menyadari kesalahan ini berdampak pada
ketidaksesuaian angka yang tercermin dalam laporan tersebut dengan posisi
sebenarnya per 30 Juni 2024.

c. Bursa mengimbau Perseroan untuk dapat melakukan koreksi atas hal tersebut (apabila
ada).

Kami sepakat dengan imbauan dari Bursa Efek Indonesia untuk melakukan koreksi atas
kesalahan ini. Saat ini, kami tengah melakukan perbaikan dan memastikan bahwa

Page 2 OCR 0.946
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Laporan Keuangan yang benar untuk periode 30 Juni 2024 segera diunggah dan
disampaikan sesuai dengan ketentuan. Kami berkomitmen untuk segera menyelesaikan
koreksi ini dan mengirimkan laporan yang telah diperbaiki ke Bursa Efek secepatnya

11. Terdapat kenaikan jumlah kredit dalam perhatian khusus, kredit kurang lancar, dan kredit
diragukan yang sebelumnya masing-masing sebesar Rp37,48 miliar, Rp4,25 miliar, dan Rp3,8
miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp3,08 triliun, Rp40,10 miliar, dan 17,99 miliar per 30
Juni 2024 yang menyebabkan rasio NPL secara bruto meningkat dari 9,3696 per 31 Desember
2023 menjadi 9,7696 per 30 Juni 2024. Sementara cadangan kerugian penurunan nilai
menurun dari Rp365,75 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp320,22 miliar per 30 Juni
2024, sehingga rasio NPL secara neto meningkat dari 1,0996 per 31 Desember 2023 menjadi
1,7496 per 30 Juni 2024. Bursa meminta penjelasan terkait:

a. Latar belakang menurunnya cadangan kerugian penurunan nilai mengingat jumlah kredit
yang selain lancar meningkat.

Penurunan CKPN dari Rp365,75 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp320,22 miliar

per 30 Juni 2024 disebabkan oleh penerapan Tarif Baru CKPN. Tarif ini merupakan hasil

evaluasi menyeluruh atas beberapa aspek, antara lain:

i. Identifikasi Debitur: Evaluasi dilakukan terhadap debitur yang memenuhi kriteria
CKPN Individual maupun CKPN Kolektif.

ii. Mapping Ulang Produk/Loan Type: Terdapat perubahan mapping atas data produk
yang memiliki struktur kredit serupa, guna menyesuaikan tarif CKPN dengan
karakteristik pinjaman.

iii. Identifikasi Agunan Cash Collateral: Debitur yang memiliki agunan dalam bentuk
cash collateral diberikan tarif CKPN yang lebih rendah, sesuai dengan risiko yang
lebih terukur.

iv. Forward-Looking Adjustment: Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan kondisi
ekonomi makro terkini dan sesuai dengan produk perbankan Bank Banten.

Penerapan tarif baru ini menghasilkan penurunan cadangan karena debitur dengan

profil risiko rendah mendapatkan perlakuan tarif yang lebih kecil. Namun, meskipun

CKPN menurun, kami tetap memantau dengan ketat kredit yang berisiko untuk

memastikan tidak ada lonjakan risiko signifikan di masa mendatang

b. Profil debitur dari kredit yang mengalami kondisi kredit yang kurang baik.

Debitur yang mengalami penurunan kualitas kredit pada umumnya berasal dari

segmen-segmen sebagai berikut:

i. Segmen Korporasi: Beberapa perusahaan di sektor konstruksi dan perdagangan
mengalami tekanan likuiditas akibat proyek yang tertunda serta penurunan
permintaan. Hal ini menyebabkan debitur pada segmen ini mengalami kendala
dalam memenuhi kewajiban kreditnya tepat waktu.

ii. Segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM): UMKM yang beroperasi di
sektor ritel dan jasa juga terdampak oleh melemahnya daya beli masyarakat selama
periode yang ditinjau, mengakibatkan peningkatan kredit dalam perhatian khusus
(DPK) dan kredit kurang lancar.

c. Kontrol internal Perseroan dalam pengelolaan penagihan kredit tersebut.

Untuk menjaga kualitas kredit dan memastikan pengelolaan kredit bermasalah, Bank

Banten telah melakukan beberapa langkah kontrol internal, di antaranya:

i. Pemantauan Kredit secara Berkala: Divisi Kredit melakukan pemantauan berkala
terhadap portofolio kredit, terutama kredit yang masuk dalam kategori perhatian
khusus, untuk mendeteksi dini potensi masalah.

4

N!
Page 3 OCR 0.953
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

ii. Penjadwalan Ulang (Rescheduling) dan Restrukturisasi: Untuk debitur yang masih
memiliki prospek usaha, kami menawarkan restrukturisasi kredit dengan
penjadwalan ulang pembayaran atau modifikasi syarat kredit.

iii. Penagihan Intensif: Kami memiliki tim khusus yang menangani penagihan intensif
terhadap debitur yang telah mengalami penurunan kualitas kredit.

d. Upaya Perseroan dalam meningkatkan kolektabilitas kredit.

Bank Banten melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kolektabilitas kredit, di

antaranya:

i. Pendekatan Proaktif: Kami melakukan komunikasi intensif dengan debitur yang
mengalami kesulitan pembayaran untuk menawarkan solusi, seperti restrukturisasi
atau penyesuaian skema pembayaran.

Ti. Penguatan Penjaminan: Kami memperkuat jaminan kredit melalui peningkatan
persentase jaminan bagi debitur dengan risiko tinggi dan mendorong penggunaan
agunan cash collateral.

iii. Kemitraan dengan Pihak Ketiga: Kami bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti
lembaga penjamin kredit, untuk membantu dalam penjaminan risiko kredit
tertentu.

e. Strategi Perseroan dalam meminimalisir adanya peningkatan kredit dalam perhatian
khusus, kredit kurang lancar, kredit diragukan, dan kredit macet serta pengelolaan NPL.
Bank Banten telah merumuskan strategi jangka pendek dan jangka panjang untuk
mengurangi potensi peningkatan kredit bermasalah dan mengelola NPL secara efektif,
yaitu:

i. Perbaikan Analisis Kredit: Kami memperketat analisis risiko kredit dengan
melakukan evaluasi yang lebih komprehensif, termasuk analisis mendalam
terhadap kondisi industri debitur.

ii. Pengembangan Early Warning System: Penggunaan sistem peringatan dini untuk
mendeteksi gejala-gejala awal penurunan kualitas kredit sehingga dapat diambil
tindakan sebelum kredit masuk kategori bermasalah.

ili. Diversifikasi Portofolio Kredit: Untuk meminimalisir risiko sektoral, Bank Banten
melakukan diversifikasi portofolio kredit dengan memperluas segmen debitur yang
digarap.

iv. Percepatan Penyelesaian Kredit Bermasalah: Kami mengintensifkan upaya
penyelesaian kredit bermasalah melalui kerja sama dengan tim litigasi, konsultan
keuangan, dan pihak eksternal lainnya untuk menyusun strategi penyelamatan
kredit.

12. Dalam Peraturan OJK Nomor 15 /POJK.03/2017 tentang Penetapan Status dan Tindak Lanjut
Pengawasan Bank Umum, pada pasal 3 disebutkan bahwa batas Non Performing Loan net
(NPL net) adalah 596. Berdasarkan CALK 10 Kredit poin I, disampaikan bahwa rasio NPL Bank
per 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 secara bruto masing-masing sebesar 9,7696 dan
9,364, dan secara neto sebesar 1,744 dan 1.0996. Bursa meminta penjelasan terkait:

a. Assessment manajemen atas kebijakan pemberian kredit yang ada.
Manajemen Bank Banten senantiasa melakukan evaluasi dan penilaian berkala terhadap
kebijakan pemberian kredit untuk memastikan kebijakan tersebut tetap sejalan dengan
prinsip kehati-hatian (prudential banking) dan kondisi pasar yang dinamis. Beberapa
aspek yang dievaluasi meliputi:

Page 4 OCR 0.944
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

i. Profil Risiko Kredit: Bank melakukan analisis risiko secara menyeluruh sebelum
memutuskan pemberian kredit, termasuk analisis sektoral dan keuangan debitur,
untuk memitigasi risiko kredit bermasalah.

li. Kebijakan Penjaminan: Kebijakan terkait agunan atau jaminan juga terus diperketat,
khususnya dalam segmen kredit komersial dan UMKM, untuk memastikan ada
jaminan yang memadai terhadap risiko kredit.

iii. Diversifikasi Portofolio: Bank berupaya untuk mendiversifikasi portofolio kreditnya
guna menghindari konsentrasi pada satu sektor ekonomi tertentu yang rentan
terhadap fluktuasi pasar.

iv. Peningkatan Analisis Kualitatif: Selain penilaian kuantitatif, analisis kualitatif terhadap
sektor usaha debitur, profil manajemen debitur, serta faktor-faktor eksternal yang
dapat mempengaruhi kinerja debitur juga ditingkatkan untuk mengurangi risiko kredit
bermasalah di masa depan.

b. Langkah yang telah dilakukan manajemen dalam hal mengatasi persentase NPL bruto
yang meningkat dibandingkan dengan 31 Desember 2023
Kenaikan rasio NPL bruto dari 9,3696 per 31 Desember 2023 menjadi 9,7646 per 30 Juni
2024 merupakan hasil dari beberapa faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi
kualitas portofolio kredit Bank. Untuk mengatasi peningkatan ini, manajemen Bank telah
melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya:

i. Restrukturisasi Kredit: Kami mengidentifikasi debitur-debitur yang layak untuk
mendapatkan restrukturisasi kredit guna mengurangi tekanan likuiditas yang
dihadapi. Dengan restrukturisasi yang tepat, kualitas kredit dapat ditingkatkan dan
NPL diharapkan menurun dalam periode berikutnya.

ii. Penguatan Tim Penagihan: Tim penagihan kami diperkuat dan difokuskan pada
debitur-debitur dengan kredit bermasalah untuk memastikan penagihan dilakukan
secara proaktif dan intensif.

iii. Kerja Sama dengan Lembaga Penjaminan: Kami memperluas kerja sama dengan
lembaga-lembaga penjamin kredit untuk memperkuat posisi kredit berisiko tinggi,
khususnya pada segmen-segmen yang terdampak oleh kondisi ekonomi.

iv. Penyelesaian Aset Bermasalah: Bank juga fokus pada penyelesaian aset-aset
bermasalah melalui penjualan aset yang dijaminkan atau melalui proses litigasi jika
diperlukan, untuk mempercepat penyelesaian kredit bermasalah.

C. Strategi jangka panjang Perseroan untuk menjaga tingkat NPL di masa mendatang.
Bank Banten telah merumuskan beberapa strategi jangka panjang untuk menjaga tingkat
NPL agar tetap terkendali, yaitu:

i. Pengembangan Early Warning System (EWS): Kami terus mengembangkan dan
memperbaiki sistem peringatan dini untuk mendeteksi potensi masalah kredit
sebelum menjadi NPL, sehingga tindakan preventif dapat segera dilakukan.

ii. Diversifikasi Kredit yang Lebih Besar: Kami akan terus mendorong diversifikasi
portofolio kredit agar tidak terlalu tergantung pada segmen tertentu, serta fokus pada
segmen-segmen dengan profil risiko rendah.

iii. Meningkatkan Analisis Kredit: Manajemen akan meningkatkan kualitas analisis kredit
dengan memperkuat prosedur evaluasi risiko dan meningkatkan kapasitas sumber
daya manusia di bidang kredit.

d. Strategi Perseroan untuk tetap memenuhi POJK 15/2017 sehubungan dengan kenaikan
NPL net selama tahun 2024.

Berdasarkan Peraturan OJK Nomor 15/POJK.03/2017, batas maksimal rasio NPL neto yang

ditetapkan adalah 596. Meski rasio NPL neto per 30 Juni 2024 sebesar 1,7496, yang masih

Y
Page 5 OCR 0.950
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

di bawah batas ketentuan, Bank Banten tetap berkomitmen untuk menjaga rasio ini

dengan:

i. Penambahan Cadangan CKPN: Bank terus melakukan review berkala atas cadangan
CKPN untuk memastikan kecukupan cadangan dalam menghadapi potensi kredit
bermasalah di masa mendatang.

ii. Fokus pada Kualitas Kredit: Kami akan lebih selektif dalam penyaluran kredit baru,
dengan fokus pada debitur yang memiliki rekam jejak yang baik serta risiko yang lebih
rendah.

iii. Restrukturisasi dan Penyelesaian Kredit Bermasalah: Bank akan terus fokus pada
restrukturisasi dan penyelesaian kredit bermasalah, terutama kredit dengan potensi
penurunan kualitas yang signifikan.

iv. Kebijakan Pencadangan yang Ketat: Pencadangan akan disesuaikan dengan
perkembangan kondisi debitur dan faktor-faktor eksternal, sehingga CKPN tetap
mencerminkan eksposur risiko kredit yang akurat.

13. Berdasarkan CALK 10 Kredit poin i, Perseroan mencatatkan Cadangan Kerugian Penurunan
Nilai (CKPM) sebagai berikut
Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang adanya pemulihan nilai CKPN sementara NPL baik secara bruto maupun
netto meningkat.

Pemulihan nilai CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) terjadi ketika kualitas kredit

membaik atau terdapat pelunasan/pembayaran kredit yang sebelumnya diperkirakan

akan bermasalah, sehingga cadangan yang telah dibentuk dapat dikurangi. Meskipun

terdapat peningkatan NPL baik secara bruto maupun neto pada periode 30 Juni 2024,

pemulihan nilai CKPM masih bisa terjadi karena:

i. Pelunasan oleh Debitur: Ada debitur-debitur yang melakukan pembayaran atau
pelunasan atas kredit yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai kredit bermasalah.
Hal ini menyebabkan pencadangan yang telah dibuat untuk debitur tersebut dapat
dibalik (reversal) sebagai pemulihan nilai CKPM.

ii. Perubahan Klasifikasi Kredit: Beberapa kredit yang semula dikategorikan sebagai NPL
telah direstrukturisasi atau pulih sehingga kembali ke status kredit lancar. Ini
berdampak pada penurunan CKPM yang telah dibentuk.

iii. Peninjauan Ulang dan Penerapan Tarif Baru CKPN: Manajemen telah melakukan
peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap cadangan CKPN, termasuk
menerapkan tarif baru CKPN yang mulai digunakan pada periode ini. Evaluasi ini
mencakup identifikasi debitur, pengelompokan kredit dengan struktur serupa, serta
pemetaan ulang loan type, sebagaimana dijelaskan pada penjelasan sebelumnya.
Penerapan tarif baru ini menghasilkan penurunan CKPN meskipun terdapat
peningkatan pada NPL.

b. Assessment managemen terkait kebijakan penagihan kredit yang sudah diatur oleh

Perseroan.

Manajemen Bank Banten terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan penagihan kredit

untuk memastikan efektivitasnya dalam menekan angka kredit bermasalah (NPL) dan

menjaga kualitas portofolio kredit. Adapun kebijakan-kebijakan yang telah diambil
mencakup:

i. Penguatan Tim Penagihan dan Penanganan Kredit Bermasalah: Tim ini bertanggung
jawab secara proaktif dalam menghubungi debitur-debitur bermasalah dan

Page 6 OCR 0.950
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

14.

15.

melakukan negosiasi agar penyelesaian kredit dapat dilakukan dengan cepat dan
efisien.

ii. Program Restrukturisasi Kredit: Untuk membantu debitur yang mengalami kesulitan
keuangan sementara, Bank menyediakan opsi restrukturisasi kredit agar debitur
dapat tetap melanjutkan pembayaran kreditnya tanpa memperburuk kondisi NPL.

iii. Pelatihan dan Pengembangan SDM: Bank secara rutin melatih tim kredit dan
penagihan untuk meningkatkan keterampilan dalam menghadapi debitur bermasalah
dan menyusun strategi penyelesaian yang tepat.

Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan, Perseroan mencatatkan adanya efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali atau Repo per 30 Juni 2024 sebesar Rp143,82 miliar. Bursa
meminta penjelasan terkait:
a. Pertimbangan Perseroan menggunakan Repo.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2024, Perseroan melakukan REVERSE REPO
dengan Bank Indonesia sebesar 143,82 milyar dan BUKAN merupakan transaksi Repo,
melainkan kebalikannya. Hal ini kami lakukan dengan pertimbangan untuk optimalisasi
yield ekses likuiditas dan menaikan Alat Likuid.
b. Jangka waktu Repo tersebut.
Jangka waktu Reverse Repo BI tersebut 7 hari.
c. Pihak yang mentransaksikan Repo dengan Perseroan.
Perseroan melakukan transaksi Reverse Repo dengan Bank Indonesia
d. Instrumen yang dijadikan Repo.
Instrumen yg diperoleh perseroan dari Transaksi Reverse Repo tersebut adalah Obligasi
Negara VR 0034 milik Bank Indonesia

Berdasarkan Laporan Arus Kas Perseroan, disebutkan bahwa terdapat perolehan aset tetap
sebesar Rp6,79 miliar per 30 Juni 2024. Sementara pada Laporan Posisi Keuangan, Perseroan
membukukan adanya penurunan aset tetap sebesar Rp2,81 miliar dari Rp32,32 miliar per 31
Desember 2023 menjadi Rp29,51 miliar per 30 Juni 2024. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Rincian perolehan aset tetap yang dimaksud pada Laporan Arus Kas.

Berdasarkan Laporan Arus Kas per 30 Juni 2024, Perseroan mencatat perolehan aset tetap

sebesar Rp6,79 miliar. Perolehan ini terdiri dari beberapa kategori aset yang meliputi

pembelian dan peningkatan aset tetap, seperti:

i. Pembelian peralatan kantor dan IT,

ii. Peningkatan aset bangunan dan renovasi,

ili. Perolehan aset lainnya yang terkait dengan pengembangan fasilitas operasional.

Perolehan ini mencerminkan investasi Perseroan dalam memperkuat infrastruktur untuk

mendukung operasional jangka panjang, khususnya dalam aspek digitalisasi dan

peningkatan kualitas layanan.
b. Rincian pergerakan aset tetap dan aset sewa Perseroan.

Pada Laporan Posisi Keuangan, Perseroan melaporkan adanya penurunan nilai aset tetap

sebesar Rp2,81 miliar, yaitu dari Rp32,32 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp29,51

miliar per 30 Juni 2024. Penurunan ini terjadi karena beberapa faktor:

i. Penyusutan aset tetap yang diakui selama periode berjalan. Penyusutan ini
mencerminkan penggunaan aset tetap dalam operasional sehari-hari, sesuai dengan
umur manfaat yang telah ditentukan.

il. Penghapusan atau penjualan aset yang sudah tidak produktif atau digantikan dengan
aset baru.

Page 7 OCR 0.745
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Selain aset tetap, Perseroan juga memiliki aset sewa, yang merupakan aset yang disewa

berdasarkan perjanjian sewa guna usaha. Rincian pergerakan aset sewa mencakup:

i. Pengakuan biaya penyusutan aset sewa yang dibebankan selama periode berjalan,

ii. Penambahan aset sewa baru, jika ada perjanjian sewa baru yang dilakukan dalam
periode tersebut,

iii. Penurunan nilai aset sewa yang berakhir atau sudah diselesaikan sesuai dengan
perjanjian.

16. Berdasarkan Laporan Laba Rugi Perseroan, Perseroan mencatatkan Total Pendapatan sebagai

berikut.
30 Jun 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL OPERATING REVENUES AND ENPENSES
Pendpaan bunga Ines incone
Bebanbanga umetepose
Pendapatan banga - bersih uteresr income - mei
Pendapat persona inna Ohheraparatng revi
Adrunstrasi 2215 Adpiusratine
Keuntungan (Kerugan) penjualan efak L 2 Gais kossi on sate of se
(emujn) Keuntagan eri perum misi wajar - Moss Ga fowciage
ama -beih
JUMLAH PENDAPATAN MS MA TOTAL OPERATING INCOME

Agar dijelaskan rincian perhitungan Jumlah Pendapatan di mana nilai akhirnya menjadi
sebesar Rp23,35 miliar per 30 Juni 2024

Berikut rincian perhitungan Jumlah Pendapatan

Laporan Bulan Data : Juni 2024

104.12.07.02.00.00|Komisy/provisi/fee dan administrasi - Kredit/Pembiayaan 1,354.00
104.12.07.07.00.00|Komis/provisi/fee dan administrasi - Payment point 3.00
104.12.07.99.00.00|Komis/provisi/fee dan administrasi - Lainnya 16,479.00
194. 12.08.00.00.00 | Penerimaan kredit yang dihapus buku 5,464.00
04.12.99.00.00.00| Pendapatan lainnya 45.00

23,345.00

17. Berdasarkan CALK 13 Biaya Dibayar Di Muka, Perseroan membukukan biaya tersebut sebagai
berikut:

13. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 18. PREPAID EXPENSES

Akun ini terdiri dari: This accoumi consisrs of

Asas
Asuransi Jamkrida
'Asuransa lainnya

sewa
Promosi dam hadiah
Lantai

Jumlah

Insupames
Jemerida tsuranes
@ehers mzuranes
Lean

Promortons an
c

Page 8 OCR 0.812
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Bursa meminta penjelasan terkait rincian biaya lain-lain yang mengalami peningkatan
tersebut.

Terjadi peningkatan signifikan pada pos Lain-lain, dari Rp3.225 juta pada akhir Desember 2023
menjadi Rp23.982 juta pada akhir Juni 2024 dengan rincian pada table di bawah i

COA (wp: 30 Jum 2024
“Iri Andited

IBDD LAINNYA -
19431 (BDD Pemeliharaan Bangunan Kir 3 267.133.311
19334 IBDD PEMELIHARAAN INVENTARIS 3 8.754.200
19471 IBDD Keanggotaan ATM 1 - -
19472 |(BDD ANGGOTA PERBANKAN/BURSA tj 1.800.087.702 1.165.828 185
19473 |BDD IURAN LAINNYA 3 45410175 97.909.556
19491 (BDD PAJAK REKLAME 3 75.31 $4.417.763
19490 IBDD PAJAK BUMI DAN BANGUNAN 5 20495202 12.896467
193 IBDD FEE MARKETING LENDING 7 1523783.399 218538261
19494 IBDD DEPOSITO JAWARA. J 47.061.007 336.610.342
19433 IBDD Kontak Js Tenaga Kerja 3 05333 3:300.000.000

Secara keseluruhan, beberapa pos mengalami kenaikan yang signifikan seperti BDD Kontrak
JS Tenaga Kerja dan BDD Keanggotaan ATM, sementara pos lain seperti BDD Pemeliharaan
Bangunan Kantor dan BDD Fee Marketing Lending justru mengalami penurunan

18. Berdasarkan CALK 17 Liabilitas Segera, Perseroan membukukan liabilitas segera sebagai

berikut.
17. LIABILITAS SEGERA IG LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
Akun ini terdiri dari: This aecouni consters of:

31 MariMar3I,

Rekening Perantara Aswansi
Utang bunga
Lainelain

Interest paabte
Gitors

Adapun rincian dari liabilitas lain-lain dengan menggunakan data Juni 2024 sebagai berikut.

Page 9 OCR 0.607
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Daskipa

Juni 2022 Apustus 2024

BYMHD BUNGA SIRO-PERORANGAN

1529.466.55) .:904300.25|

BYMHD BUNGA-SIRO-PERUSAHAAN
BYMHD BUNGA-GIRO-KAS DAERAH

(3S.cec.s2s.16)|
kaya ano.s12.oo)|

'Bae26060.00
-207825021.7|

BYMHO Bunga - Tabungan : Mikro

(1.757.245.085) -2031451.91

BYMHD Bunga - Tabungan - Punah
BYMHD Bunga - Tab Berjangka

(Ra2 256.256.850)
(27.705.502.75)|

Ts1752120.6|
20126e7a.02|

BYMND-BUNGA-TAB HRP NON PERORA

(0191.211.85) Hiieo21a5.65|

BYMHD BUNGA - TAB HRP PENSIUN
BYMHD BUNGA - TAB JAMSOS

Ta2.e21.2a0.21)| “10a25a78.22|

:2075052.25|

BY MID TABUNGAN JAWARA PASTI

BYMND BUNGA-TABBERJANGKAMADIAH | (782.355.76) -iia7as.os|
BY MID BUNGA TABBERJANGKABANTEN (501-252.05) 1501500.10
BYMHD BUNGA PAYROL KRYWV BANTEN | (1.808.761.07)

-2472505:22
o|

HO TABUNGAN JAWANA BISNIS

Ona B7A si EL GE UNA

BYMHD BUNGA.-TAB JAWARA BIS PER

(0.876.206.21) -2280157a.45

BYMHD Giro Bank

BYMND BUNGA TABUNGAN PAJAK (3:980.73) 213,52
KEW BNG DEP JATUH TEMPO (160.530.102.53) 15u50s06s.

BYMHD Bunga - DOG (a7.749.315.05)| 716623072.56
BYMHD BUNGA-DEPOSITO (2.162.070.25.50) 917870812

(117.795.811.05) 182692750.

YMHD Tab Bank

(26.7an.coa.o5)| -20217205.06|

berikut:
21. LIABILITAS LAIN-LAIN

'Akun ini terdiri dari:

BYMHD Call Money Bank : 0
BYMHD Deposit On Cal Bank (5.757.812.181 :5203055.53|
BYMHD Deposito Bank (159 225. s25.25)| Ta1ssa16sa|
BYMHD BUNGA REPO P3-OBLI.NEG si 0
SYMHO BUNGA REPO-OBLI.NEG F -asookPa.a
KEWAJIBAN TRANSFER KC (13:710.255.261.201 :2,62685E-11
KEWAJIBAN TRANSFER KP (0:30) -0.39
KU Masuk Dalam Penyelesaian : s|
SEK PERANTARA PINJAMAN (17.702.205.262.20) aaso66s2763|
Rek Penyotosaian Krodit (42.077.100.61). 142477100.61
Rek Perantara Deposito (15.280.000.00). “15280000
REK PERANTARA E-SAMSAT a|
REK PER E-SAMSAT FINNET POKOK - ol
REK PENAMPUNGAN SEWA HAK GUNA Gaet sen sen Denyananna,
REK PER BEA MATRAI TERUTANG (323.000.000 -7a0000|
REK PERANTARA SPAN (5.423.700.001 Tnazayoo)
Titipan Personatip - AsteK TI Pa0. 020.265.507 Fimarooee|
Ttp Personalia - KRD KRY oa 3
TTPN PENYELESAIAN KLAIM ASKES - ea
Rekening Giro Tutup (es7o.20| Asias7o21
'Rokoning Tabungan Tutup (198.297.025.29) 7108297025.2|
TITIPAN TRANSAKSI SERA (5-525-320.00) S70a07a|
TITIPAN TRX-PEMBYAN PAM AETRA : 3
TTIPAN TRANSAKSI GAGAL SERA g g
ITTIPAN TRANSAKSI FINNET (2.217.227.001 -2172827|
ITMIPAN TRK GAGAL FINNET 0
ITTIPAN TRANSAKSI SIMASAKTI (G225.561.001 “3325061
TITIPAN UMUM (0-12) -o.a2|
Imupan Pinjaman. (143.067.002.50 143067002.0|
KEWAJI IN LAIN (Ge.143.552,00) 'setasssa|

(47.805.278.717.41) (323.217.017.798.56)

19. Berdasarkan CALK 21 Liabilitas Lain-Lain, Perseroan membukukan liabilitas lain-lain sebagai

21. OTHER LIABILITIES

This accuunt consists of,

30 Jun/Jun 30,2024 31 Des/Dec 31, 2023

Liabilitas sewa guna usaha 1.882
Asuransi 8.075
Kewajiban Transaksi ATM 13716
Setoran jaminan 1453
Lain-lain 44.750
69.877

3.003 |Leases liabilittes for business
5.019 Insurance
43459 ATM transaction hiabilrties
532 Security deposits
83.780 Others
135.793

Bursa meminta rincian terkait akun lain-lain pada liabilitas lain-lain tersebut.

Dengan data Juni 2024, maka rincian akun lain-lain pada liabilitas lain-lain sebagai berikut:

Page 10 OCR 0.668
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Keterangan Juni 2024 Desember 23
Rek Balancing System (28.300.207.405) (30.180.421.131)
Rekening Perantara Operasional (4.203.733.116) (44.562.532.637)
SELISIH LEBIH KAS TELLER (130.903) (20.993)
'SELISIH PEMBULATAN (8.009.133.664) (682.410)
SELISIH LEBIH KAS ATM (525.800.000) (24.500.000)
SELISIH LEBIH VAULT - -
SELISIH LEBIH TRANSAKSI ATM (26.325.222) (45.638.794)
KEWAJIBAN BAGIAN UMUM (1.648.080.852) (1.648.020.352)
CAD TUNJANGAN PENDIDIKAN AN
CADANGAN THR (1.339.055.352) (6.138.000.000)
KEWAJIBAN PERSONALIA LAINNYA (478.314.236) (462.086.236)
KEWAJIBAN BIAYA TRAINING ————.
(42.749.891.060) (83.491.023.052)

20. Dalam PSAK 3 terkait Laporan Keuangan Interim, disebutkan bahwa laporan perubahan
ekuitas secara kumulatif untuk tahun buku berjalan sampai dengan tanggal interim, dengan
laporan perubahan ekuitas komparatif untuk periode awal tahun buku sampai tanggal
pelaporan interim dari tahun keuangan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Perubahan Ekuitas
yang disampaikan, Perseroan hanya mengungkapkan laporan untuk periode 31 Desember
2022 dan 2023 sebagai berikut:

tel Saham

Diempatiandan Pengiasian

DistorPenabe Tambahan Vodal — Komprotend

Starcpiul- 0 Dieter HO

sudkeirdinnod —AilitonalPaidin — Comperbonie

and pipet Capt Into Satar anton
Sik per Jewesi 012 Gea was UR Gesta Belanceesf January 1, 2012
Kerujanaknaris-hruh : £ on 5 Wear at
Dug ben dial as il Wajar - - m Ureozeo an at al pon
imei pegbasila hompreberi lin @serconprehowicincome.
mbah up ber Lb berjalan - - awan cam Tutatne nu forie cun rar
Sik per 31 Desember2022 Dan Ini Tan Gamer Lana Balanceasf December 3.201
Keuegan kta Darah asn tas3o1 erat Gate net
Rugi belum dirasa masi wajar . . a Gp Anaisndlos an kar valvtheough
daki engasilkorgederiftin benih ter camprheatie mama
bh uh bersih tt bejalan 5 8 5 Ea asa Total rtsinorakecurentyear
Satin per31 Desember2023 Tang Tn Ta Tenar Balance asof December SI 3018

Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan mengenai:

a. Latar belakang belum terdapatkan penyajikan Laporan Perubahan Ekuitas untuk
periode 30 Juni 2024.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata terdapat beberapa baris pada file
Excel yang ter-hide pada saat pengambilan screenshot laporan tersebut. Hal ini
menyebabkan informasi penting terkait perubahan ekuitas tidak muncul pada laporan
yang disampaikan.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan untuk memastikan penyajian laporan keuangan yang
lebih akurat dan transparan, kami telah melakukan perbaikan dengan menampilkan
kembali baris-baris yang sempat ter-hide. Dengan demikian, Laporan Perubahan Ekuitas
untuk periode 30 Juni 2024 kini telah disajikan dengan benar sesuai ketentuan yang
berlaku

Page 11 OCR 0.717
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Salto get ekaitosTarat
ter gun

Sntao peri Jana 2 Tara Pn Btanee 0g Janunry 1, 2022
“Keran mia -beruh Oam denerio tor -ne
Rui ben Gress ats mi wajar an

melu pengasinnkongeeteiThan
omah cp bera takan bejatrn . - - casan tasasn
Shio perah Desember 222 Sena Tag Tri Taaan Teng Balance as og December 1,3012
Wenumugan akan - benahi - 2 20 E za detuata Gan mt
Rugi blum resisiaas nb jar - ara Ga

"meki penatasiun konpeetoifa-bena Vi
mna tu bek abu beritan 2 5 : sas01 zen Total yr gan Me cnyen seo:
Suao per1 Desember 225 Tone Ia Dia ana Ten ntanee ar af Decemer31, 2031
Reua aku -benah « 1 : Lea Gan
Rugi Dehun renbasiats bi ajar - » a Sat sotue rose,

mmaiki pengisian komprehcniflin- beri Amv Mcom te
em ta be tahan Berjalan : 2 . 2 Tevat version sea
Salto perA0 Jual 2004 KE Ta ara PTN nana Botance os 0fiDerember 3, 3058

b. Kesesuaian penyajian Laporan Perubahan Ekuitas dengan PSAK 3.
Laporan Perubahan Ekuitas yang disusun oleh Perseroan telah disajikan sesuai dengan
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 3, yang mengatur tentang Laporan
Keuangan Interim. PSAK 3 mengharuskan entitas menyajikan laporan keuangan interim
yang mencakup laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
lain, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan
yang memadai.

21. Berdasarkan laporan penggunaan dana hasil penawaran umum terbatas yang disampaikan
oleh Perseroan di tanggal 15 Agustus 2024, disebutkan bahwa terdapat dana hasil PMHMETD
dari PUT VI dan PUT VII yang digunakan untuk penyaluran kredit masing-masing sebesar
Rp1,76 triliun dan Rp399,49 miliar. Bursa meminta penjelasan terkait:

a. Rincian besaran kredit dari dana tersebut yang termasuk ke dalam NPL.
Penggunaan dana hasil PUT VII untuk penyaluran kredit dan perbaikan struktur
keuangan/pengembangan teknologi adalah sebesar Rp 614.596.655.408,-. Penggunaan
dana atas PUT VII untuk penyaluran kredit dari rencana 654 (atau Rp399.487.826.015,-)
dari periode September 2021 sampai dengan 30 Juni 2022 telah digunakan seluruhnya
(atau 100) sebesar Rp399.487.826.015,-. Sementara penggunaan dana PUT VII untuk
perbaikan struktur keuangan/ pengembangan teknologi dari rencana 3596 (atau
Rp215.108.829.393,-) sampai dengan periode 30 Juni 2024 belum digunakan seluruhnya.

22. Berdasarkan paloran penggunaan dana hasil PUT Perseroan, sebesar Rp110,74 miliar atau
44646 dari PUT VI digunakan untuk perbaikan struktur keuangan/pengembangan teknologi.
Bursa meminta penjelasan terkait:

a. Rincian dana yang digunakan untuk perbaikan struktur keuangan dan dana yang
digunakan untuk pengembangan teknologi.
Penggunaan Dana hasil PUT VI untuk perbaikan struktur keuangan/pengembangan
teknologi sebesar 3594 atau Rp110.724.763.765,- sampai dengan 30 Juni 2024 telah
digunakan sebesar Rp82.400.902.598,- sehingga sisa Dana PUT VI yang belum
digunakan/direalisasikan adalah sebesar Rp28.323.861.167,-

Lainnya

2. Agar disampaikan perubahan Laporan Keuangan per 30 Juni 2024 apabila terdapat revisi
dari Perseroan

3
Page 12 OCR 0.955
bankbanten

BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN

Sehubungan dengan adanya evaluasi lebih lanjut dan penyesuaian terhadap data-data
keuangan, Perseroan ingin menginformasikan bahwa akan dilakukan revisi atas Laporan
Keuangan per 30 Juni 2024. Revisi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh angka
yang tercatat sesuai dengan ketentuan akuntansi yang berlaku, termasuk kepatuhan
terhadap PSAK dan standar pelaporan lainnya

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan terkait Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni
2024. Kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyampaian
laporan keuangan, serta mematuhi seluruh peraturan dan standar akuntansi yang berlaku.

Atas perhatian dan kerjasama yang baik, kami ucapkan terima kasih. 4

Salam Hormat,

Kepala DivisilPerencanaan Akuntansi dan Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.87 MB
Published15 Oct 2024
Pages12
Characters31,985
Text sourceOCR
OCR confidence0.850

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK PEMBANGUNAN DAERAH BANTEN p.1 ×12
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org Bank Banten. Penerapan p.2
unresolved org Bank Banten p.2 ×8
unresolved org Bank Indonesia p.6 ×3
unresolved org Bank BYMND BUNGA TABUNGAN PAJAK p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result