Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
PELAKSANAAN DAN RISALAH TANYA JAWAB
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026 (LIVE)
PT RADANA BHASKARA FINANCE TBK (“Perseroan”)
Hari/Tanggal : Selasa, 08 September 2026
Waktu : 14:00 – 14:27 WIB
Tempat : Online melalui aplikasi Zoom
Dihadiri oleh sebagai berikut :
1. Bapak Lim Eng Khim selaku Direktur Utama
2. Bapak Setiawan Nurtjahja selaku Direktur
3. Bapak Deffid San Opel selaku pembawa acara
4. Publik
Ringkasan Pelaksanaan:
I. Public Expose dibuka pada pukul 14:00 WIB oleh pembawa acara. Pertama-tama pembawa
acara memperkenalkan anggota direksi yang hadir pada Public Expose Live yaitu Bapak Lim Eng
Khim selaku Direktur Utama dan Bapak Setiawan Nurtjahja selaku Direktur.
II. Selanjutnya Bapak Lim Eng Khim menyampaikan sekilas informasi perusahaan.
III. Dilanjutkan dengan presentasi dari Bapak Setiawan Nurtjahja, mengenai topik-topik sebagai
berikut:
1. Kondisi Makroekonomi dan Industri;
2. Kinerja Operasional & Keuangan;
3. Mitra Perbankan; dan
4. Strategi 2026.
IV. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab dari yang ditujukan kepada Direksi Perseroan.
Ringkasan sesi tanya jawab:
No. Tanya Jawab
1. Bapak Hasan
Pertanyaan:
- Apa strategi bisnis utama yang mendorong pencapaian laba bersih HDFA pada Semester
I-2026?
Jawab:
- Laba tersebut terbentuk dari implementasi rencana bisnis 2026 yang mengutamakan
pembiayaan investasi alat berat & truk melalui produk Asset-based Financing (ABF),
didampingi pembiayaan modal kerja. Tahun 2026 merupakan tahun ke-6 HDFA fokus pada
pembiayaan produktif.
Page 2
2. Bapak Faisal
Pertanyaan:
- Berapa total pembiayaan baru yang disalurkan HDFA hingga Semester I-2026, dan apa
penyebab penurunannya?
Jawab:
- HDFA menyalurkan pembiayaan baru sebesar Rp 1,64 triliun, turun 41,4% (yoy) dibanding
Semester I-2025. Penurunan ini sesuai strategi perusahaan untuk lebih selektif dan berhati-hati
mengikuti kondisi pasar saat ini.
3. Ibu Rizky
Pertanyaan:
- Bagaimana strategi HDFA yang lebih selektif dan berhati-hati dalam menyalurkan
pembiayaan (turun 41,4% yoy) dapat dijelaskan di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi
Indonesia yang justru cukup kuat pada Semester I-2026?
Jawab:
- Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Semester I-2026 tercatat solid di angka
5,45% (c-to-c), capaian semester pertama tertinggi dalam lima tahun terakhir, sikap kehati-
hatian HDFA lebih didorong oleh dinamika di sektor spesifik yang menjadi fokus
portofolionya, yaitu pertambangan dan perkebunan yang mewakili hampir 50%
pembiayaannya. Harga komoditas seperti nikel, timah, dan CPO sepanjang 2026 bergerak
fluktuatif dan cenderung tertekan pada sejumlah periode, sehingga meskipun ekonomi
makro nasional tumbuh kuat, risiko di sektor komoditas mendorong perusahaan
pembiayaan seperti HDFA untuk lebih selektif memilih nasabah dan segmen usaha.
4. Ibu Santi
Pertanyaan:
- Mengapa segmen pertambangan dan perkebunan yang menjadi andalan portofolio HDFA
relevan dengan struktur ekonomi Indonesia saat ini?
Jawab:
- Sektor sumber daya alam tetap menjadi kontributor penting perekonomian Indonesia, di
mana Indonesia dikenal sebagai eksportir unggulan batubara, nikel, timah, dan kelapa
sawit. Pemerintah bahkan tengah menyiapkan regulasi baru tata kelola ekspor komoditas
strategis seperti batu bara dan kelapa sawit yang mulai diberlakukan bertahap sejak Juni
2026, serta mempertimbangkan skema pajak/bea keluar tambahan atas windfall profit
batubara dan nikel. Kondisi ini menjelaskan mengapa HDFA tetap mempertahankan fokus
pembiayaan pada sektor-sektor tersebut, sekaligus mengapa perusahaan perlu berhati-hati
Page 3
terhadap potensi tekanan margin nasabah akibat perubahan kebijakan fiskal dan volatilitas
harga komoditas global.
5. Ibu Aurelia
Pertanyaan:
- Di industri multifinance yang sangat kompetitif dan didominasi pemain dengan brand,
distribution network, dan captive ecosystem yang lebih kuat, apa competitive advantage
perseroan yang sustainable? Mengapa customer memilih perseroan dibandingkan
perusahaan pembiayaan yang lebih besar?
Jawab:
- Pada industri pembiayaan memang terdapat beberapa pemain besar yang terafiliasi
dengan brand dan bank, HDFA sebagai pemain independen tetap memiliki competitive
advantage di mana nasabah dapat mempercayai karena HDFA melakukan penilaian atas
proposal dari nasabah dengan cepat dan efisien. Efisiensi dan kecepatan ini merupakan
competitive advantage dari HDFA. Dengan tim bisnis dan credit analyst yang
berpengalaman di industri, HDFA dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan janji
HDFA.
Page 4
Lampiran Dokumentasi Acara Public Expose Live:
Page 5
Lampiran Daftar Hadir Peserta Public Expose Tahunan (Live) 2026: Nama Institusi Rendy Samuel Umum Daniel Umum Rizki Fayad Pratama Umum Tendi Mahadi Umum Antonius Budianto Umum Annisa Nurul Umum KM Umum Deffandi Nasrul Umum Kasmudim Kas Umum Fairil Akbar Zikrullah Umum Aurelia C Umum Bagus Kasanjanu Umum Billy WIJAYA Umum William Adriel Umum Avanza Aditya Investor Via Armelia Umum Rahel Natalia Umum Bobby Umum Rohman Wibowo Umum Kelvin Aditya Umum Merlina Aryanti Umum Rahtriani Septya Anjani Umum Josua Rolamdo Umum Ahmad Musawir Umum Hani Sabrina Umum Ilham Darmawan Umum Khoirifa Argisa Umum Marjudin Marjudin Umum Robert PP Umum Reza Priyambada Investor Edbert Edbert Umum Marlon Suyanthio Umum Sri Niken Handayani Umum Rizky Novita Lestari Umum Nelly Rosita Investor Yulius Yulius Umum
Page 6
Ifham Umum Aprina Umum Doddi Umum Franciska Margareta Umum Dr. Kasrim Umum Vykhi Umum Roy Umum Edward Umum Nadia K Umum Raka Umum Hendy Umum Andy Umum Rifki Umum Dyah Madu Umum
Names mentioned 45 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Deffid San Opel
p.1
unresolved
person
Hasan Pertanyaan
p.1
unresolved
person
Faisal Pertanyaan
p.2
unresolved
person
Rizky Pertanyaan
p.2
unresolved
person
Santi Pertanyaan
p.2
unresolved
person
Aurelia Pertanyaan
p.3
unresolved
—
Rendy Samuel
p.5
unresolved
—
Daniel
p.5
unresolved
—
Rizki Fayad Pratama
p.5
unresolved
—
Tendi Mahadi
p.5
unresolved
—
Antonius Budianto
p.5
unresolved
person
Annisa Nurul
p.5
unresolved
—
Deffandi Nasrul
p.5
unresolved
—
Kasmudim Kas
p.5
unresolved
—
Fairil Akbar Zikrullah
p.5
unresolved
—
Aurelia C
p.5
unresolved
—
Bagus Kasanjanu
p.5
unresolved
—
Billy WIJAYA
p.5
unresolved
—
William Adriel
p.5
unresolved
—
Avanza Aditya
p.5
unresolved
—
Via Armelia
p.5
unresolved
—
Rahel Natalia
p.5
unresolved
—
Bobby
p.5
unresolved
—
Rohman Wibowo
p.5
unresolved
—
Kelvin Aditya
p.5
unresolved
—
Merlina Aryanti
p.5
unresolved
—
Rahtriani Septya Anjani
p.5
unresolved
—
Josua Rolamdo
p.5
unresolved
person
Ahmad Musawir
p.5
unresolved
—
Hani Sabrina
p.5
unresolved
—
Ilham Darmawan
p.5
unresolved
—
Khoirifa Argisa
p.5
unresolved
—
Marjudin Marjudin
p.5
unresolved
—
Robert PP
p.5
unresolved
—
Edbert Edbert
p.5
unresolved
—
Marlon Suyanthio
p.5
unresolved
—
Sri Niken Handayani
p.5
unresolved
—
Rizky Novita Lestari
p.5
unresolved
—
Nelly Rosita
p.5
unresolved
—
Yulius Yulius
p.5
unresolved
person
Dr. Kasrim
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.