Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Notulen Public Expose
PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Tangerang, 4 Juni 2026
Public Expose PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. diselenggarakan di Kantor Pusat Perseroan, Alfa Tower, Jl.
Jalur Sutera Barat Kav 9, Alam Sutera, Tangerang yang dihadiri oleh Direksi Perseroan:
1. Anggara Hans Prawira : Presiden Direktur
2. Tomin Widian : Direktur Keuangan dan Corporate Secretary
3. Soeng Peter Suryadi : Direktur Franchise & Investor Relation
4. Solihin : Direktur Corporate Affair
Acara dibuka pukul 15.45 WIB dengan penyampaian kinerja keuangan dan operasional Perseroan sampai
dengan 31 Desember 2025 dan hasil RUPST, oleh Bapak Tomin Widian yang kemudian dilanjutkan dengan
sesi Tanya Jawab yang dibagi dalam 2 sesi. Acara ditutup pukul 16.45 WIB.
Sesi 1
1. Dian – Republika
Pertanyaan:
● Berapa target penambahan gerai baru di tahun 2026? Wilayah mana yang akan menjadi fokus
ekspansi Perseroan?
● Terkait pembatasan pembukaan gerai di pedesaan apakah ada kaitannya dengan program
KDMP (Koperasi Desa Merah Putih)? Apakah sudah ada penjajakan kerjasama dengan KDMP?
Jawaban:
- Di tahun 2026 Perseroan menargetkan pembukaan 800 gerai Alfamart sedangkan untuk group
total lebih dari 1.000 gerai, dan sebagian besar (lebih dari 50%) akan dibuka di Luar Pulau Jawa.
Karena memang di 5 tahun terakhir terdapat pergeseran pembukaan gerai, dari Jabodetabek
kita bergeser ke Luar Pulau. Perseroan melihat peluang atau penetrasi dari toko-toko modern
masih lebih rendah dibandingkan dengan yang di Luar Pulau Jawa.
- Saat ini Perseroan berfokus terhadap peningkatan pelayanan, karena saat ini basis pelayanan
yang Perseroan berikan bukan hanya belanja offline tetapi juga pelayanan berbelanja secara
online. Fokus Manajemen saat ini adalah peningkatan pelayanan, karena memang segmennya
juga pasti berbeda. Saat ini belum ada pembicaraan maupun permintaan terkait kerjasama.
2. Putri – Kontan
Pertanyaan:
● Bagaimana Alfamart melihat prospek usaha di tahun ini? Dengan kondisi ekonomi saat ini
dimana daya beli melemah, apakah akan berpengaruh dengan kinerja perusahaan?
● Tantangan apa saja yang mungkin akan dihadapi pada tahun ini selain penurunan daya beli,
apakah munculnya KDMP juga menjadi tantangan? Apa yang akan dilakukan Perseroan untuk
menghadapi hal tersebut?
● Terkait dengan brand Alfamart dan Alfamidi, bagaimana pertumbuhan marketshare untuk
keduanya pada tahun 2026 ini?
Page 2
Jawaban:
- Daya beli masyarakat saat ini tidak dalam kondisi yang lebih baik dibandingkan tahun lalu. Selain
itu nilai USD yang terus menguat membuat tantangan lain karena beberapa supplier tidak
mampu lagi menahan harga dan pasti akan ada kenaikan harga. Tantangan yang harus dihadapi
adalah selain daya beli masyarakat yang juga tidak kuat ditambah juga dengan adanya kenaikan
harga.
- Kondisi yang sedang susah ini, membuat kita berusaha memberikan promosi-promosi untuk
meningkatkan pembelian, based on data. Kita percaya bahwa data bisa membuat visibility lebih
baik, sehingga bisa memberikan penawaran yang terbaik untuk meningkatkan loyalitas
pelanggan.
- Jika dilihat sampai dengan Semester 1, Alfamart sudah membuka 167 gerai, kemudian Alfamidi
40 gerai. Jadi sebagai referensi, bahwa selama tahun 2025, group mengalami pertumbuhan
dengan total pembukaan gerai Alfamart, Alfamidi dan Dan+Dan kita buka di 1.157. Sedangkan
untuk tiga bulan pada tahun 2026 ini group sudah buka 211 gerai.
Sesi 2
1. Irfan - Antara News
Pertanyaan:
● Penambahan 800 gerai di luar Jawa, bagaimana penambahan gerai di luar negeri?
Jawaban:
- Ekspansi 800 gerai hanya untuk Alfamart di Indonesia, kalau untuk di Filipina berkisar 200-250
gerai. Sedangkan di Bangladesh targetnya karena masih baru mungkin dikisaran 30 gerai, saat
ini baru ada 3 gerai.
2. Rudi - Tangsel Pos
Pertanyaan:
● Berapa persen saham yang dimiliki oleh publik?
● Berapa banyak konsumen yang telah berbelanja di Alfamart? Berapa besar kontribusi dari
Alfagift terhadap penjualan Alfamart?
Jawaban:
- Menuru data BAE di bulan April yaitu masih di atas 40% untuk floating shares.
- Member based atau member loyal konsumen lebih dari 20 juta (masih berbelanja dalam enam
bulan terakhir) dan 18 juta (berbelanja dalam sebulan terakhir) disebut member aktif. Beberapa
tahun terakhir kita juga banyak investasi di Alfagift, kontribusi online adalah sekitar lebih dari
8% dari total penjualan Alfamart.
Page 3
3. Dais Laode – Stockwatch
Pertanyaan:
• Untuk pembukaan gerai baru, kebutuhan pendanaannya berapa besar dan darimana sumber
dananya? Apakah menggunakan kas internal atau ada funding dari eksternal?
• Target bottom line dan top line nya berapa? Mengingat kondisi yang saat ini, apakah ada
perubahan target?
Jawaban:
- Untuk ekspansi gerai, Alfamart memiliki dua jenis gerai yaitu gerai yang milik sendiri (reguler) dan
gerai Franchise, 500 gerai untuk reguler dan 300 untuk gerai Franchise. Gerai yang mendapatkan
funding adalah gerai Reguler, dimana untuk pembukaan satu gerai, investasinya berkisar Rp1M.
Sehingga capex yang akan dikeluarkan sekitar Rp500 juta. Sumber dananya berasal dari internal
funding atau internal cashflow.
- Target tahun ini tidak lebih rendah dari tahun lalu. Untuk target spesifik tidak bisa disebutkan,
namun masih belum ada penyesuaian dari target yang sudah ditentukan diawal tahun.
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Tomin Widian
p.1
unresolved
org
Koperasi Desa Merah Putih
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.