Skip to content
Back to announcement

20241009_DGNS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31734528_lamp2.pdf

Other Text extracted DGNS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
Nomor           : 072-K/DIR/DGNS/X/2024
Tanggal         : 09 Oktober 2024
Perihal         : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan dan Reminder Penambahan Modal
                  dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
Lampiran        :-

Kepada Yth.
Indonesia Stock Exchange
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

U.p.      :     Bapak I Gede Nyoman Yetna
                Direktur


Dengan hormat,

Kami, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (“Perseroan”), merujuk pada surat Indonesia Stock
Exchange (“IDX”) No. S-10415/BEI.PP1/10-2024 tanggal 3 Oktober 2024 yang telah kami terima
pada tanggal 7 Oktober 2024 perihal Permintaan Penjelasan dan Reminder Penambahan Modal
dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (“Surat IDX”).

Selanjutnya, sehubungan dengan permintaan penjelasan oleh IDX sebagaimana disampaikan
melalui Surat IDX, di bawah ini kami sampaikan jawaban serta tanggapan kami:

   1. Pada Keterbukaan Informasi (KI) per Mei, Agustus, dan September 2024, terdapat
      adanya informasi terkait persetujuan dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sebagai
      kreditur sehubungan dengan Rencana Transaksi Perseroan, dimana hal ini belum
      terdapat pada KI awal per April 2024.
       a. Bursa meminta penjelasan terkait hal ini.

              Jawaban:
              Pengungkapan adanya persetujuan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ditambahkan
              pada KI sesuai dengan tanggapan OJK yang diterima oleh Perseroan.

          b. Agar Perseroan menyampaikan surat persetujuan oleh Bank Mandiri yakni surat
             nomor CMB.CM5/HCD.583/2024 tanggal 16 April 2024 perihal Permohonan
             Persetujuan dan Konfirmasi.

              Jawaban:
              Surat Persetujuan oleh Bank Mandiri telah dilampirkan bersamaan dengan jawaban
              ini.

   2. Bursa meminta penjelasan mengenai perbedaan jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh
      PT Bunda Investama Indonesia dengan detil sebagai berikut:
            KI April 2024     KI Mei 2024        KI Agustus 2024 KI September 2024
         80.492.383          79.809.214       79.815.155         79.815.155
Page 2
   Jawaban:
   Perbedaan jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh PT Bunda Investama Indonesia (“BII”)
   disebabkan karena dana yang diperoleh dari hasil HMETD yang dilaksanakan oleh BII juga
   akan digunakan untuk menutupi biaya transaksi PMHMETD. Dikarenakan terdapat
   perubahan biaya transaksi, maka terdapat perubahan pada jumlah HMETD yang akan
   dilaksanakan BII. Adapun biaya transaksi yang dimaksud yakni biaya jasa profesi
   penunjang pasar modal, biaya lembaga penunjang pasar modal, biaya jasa penasehat
   keuangan, biaya pernyataan pendaftaran kepada OJK, dan biaya lain-lain (pencatatan di
   BEI, auditor penjatahan, percetakan prospektus, dan biaya lain yang berhubungan
   dengan PMHMETD ini).

3. Bursa meminta penjelasan mengenai perbedaan angka dilusi dalam rangka PMHMETD I
   antara KI September 2024 dengan KI-KI sebelumnya, sebagai berikut:
      KI April 2024       KI Mei 2024       KI Agustus 2024      KI September 2024
      Belum terdapat      41,91%            41,91%               42,92%
      informasi.

   Jawaban:
   Perbedaan angka dilusi disebabkan oleh adanya kekeliruan pada perhitungan pada KI
   sebelumnya. Adapun pada KI per 23 September 2024 telah diperbaiki dan disesuaikan
   menjadi 42,92% sesuai dengan tanggapan OJK yang diterima Perseroan.

4. Perseroan bermaksud untuk mengambil alih 97,96% saham Asa Ren. Namun demikian,
   pada KI per Agustus 2024 Terdapat bagan yang menunjukkan bahwa kepemilikan
   Perseroan atas Asa Ren mencapai 99,43%.




   Selanjutnya, pada KI per September 2024 terdapat bagan dan tabel yang menunjukkan
   bahwa kepemilikan Perseroan atas Asa Ren adalah 99,34%, serta terdapat informasi
   baru terkait adanya kepemilikan langsung Ivan Rizal Sini atas Asa Ren sebanyak 0,57%.

   Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
     a. Alasan mengapa terdapat informasi kepemilikan Perseroan pada Asa Ren yang
         melebihi 97,96% tersebut.
        Jawaban:
        Sebelum dilaksanakannya PMHMETD, Perseroan telah memiliki kepemilikan saham
        langsung pada Asa Ren Pte Ltd sebesar 58.656 saham (setara dengan 1,46%).
        Setelah PMHMETD dan akuisisi 97,97% saham Asa Ren Pte Ltd dilakukan,
        kepemilikan langsung Perseroan pada Asa Ren Pte Ltd akan meningkat sebesar
        99,43%.
Page 3
     b. Alasan mengapa adanya nama Ivan Rizal Sini sebagai salah satu pemilik langsung
        Asa Ren sebanyak 0,57% setelah pengambilalihan oleh Perseroan.

        Jawaban:
        Sebelum dilaksanakannya PMHMETD, Bapak Ivan Rizal Sini telah memiliki
        kepemilikan saham langsung pada Asa Ren Pte Ltd sebesar 23.022 saham (setara
        dengan 0,57%). Adapun penambahan informasi baru terkait dengan adanya
        kepemilikan langsung oleh Bapak Ivan Rizal Sini diungkapkan berdasarkan
        tanggapan OJK yang diterima oleh Perseroan.


5. Harga pelaksanaan HMETD Perseroan adalah Rp505,00 per lembar saham. Di sisi lain,
   diketahui bahwa:
     ● Nilai wajar atas 100% saham Perseroan berdasarkan laporan KJPP adalah sebesar
         Rp602,20 miliar. Dengan kata lain, nilai wajar saham Perseroan ini adalah Rp482
         per saham.
     ● Harga saham tertinggi Perseroan selama 1 (satu) tahun terakhir adalah Rp390.

     Atas hal-hal tersebut, Bursa meminta penjelasan Perseroan:
     a. Selain daripada HMETD yang dialihkan oleh BMHS dan BII dalam rangka rencana
         inbreng, agar dijelaskan keyakinan Perseroan bahwa masyarakat dan BII akan
         melaksanakan HMETDnya, mengingat harga yang terbilang premium.

        Jawaban:
        BII telah menandatangani Surat Pernyataan Pemegang Saham dan berencana
        untuk melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi miliknya sebesar 79.815.155
        dan mengalihkan sebagian HMETD yang menjadi miliknya sebesar 258.374.200.

        Perseroan berkeyakinan dengan dilakukannya akuisisi saham Asa Ren Pte Ltd, akan
        meningkatkan kinerja bisnis usaha Perseroan, menjadi katalis utama pertumbuhan
        Perseroan dengan memperlengkap layanan yang dimiliki Perseroan, sehingga
        meningkatkan value creation di masa mendatang. Katalis pertumbuhan bisnis
        tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi Masyarakat untuk dapat berpartisipasi
        dan melaksanakan HMETD yang menjadi milik Masyarakat. Perseroan juga akan
        senantiasa menjawab pertanyaan yang ada dari masyarakat terkait prospek usaha
        Perseroan kedepannya sebagai upaya untuk mengoptimalkan partisipasi
        masyarakat dalam PMHEMTD.

     b. Dijelaskan pada KI bahwa BII akan melaksanakan 79.815.155 HMETD miliknya.
        Apakah hal ini bersifat mengikat dan didasari pada suatu perjanjian? Jelaskan.

        Jawaban:
        BII berencana untuk melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi miliknya
        sebesar 79.815.155 dan mengalihkan sebagian HMETD yang menjadi miliknya
        sebesar 258.374.200 berdasarkan Surat Pernyataan Pemegang Saham yang telah
        ditandatangani BII.

6. Dari LK terkini Asa Ren yang disajikan, dapat disimpulkan bahwa dicatatkannya rugi
   tahun berjalan pada Asa Ren lebih diakibatkan oleh tingginya biaya operasional, dengan
   komponen biaya tertinggi adalah gaji dan tunjangan serta jasa tenaga ahli. Bursa
   meminta penjelasan Perseroan terkait hal ini.
Page 4
   Jawaban:
   Asa Ren merupakan perusahaan rintisan yang bergerak di bidang bioteknologi, dengan
   fokus utama pada inovasi, penelitian, dan pengembangan produk-produk berbasis
   pemeriksaaan DNA atau genetik. Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor ini, salah
   satu kebutuhan utama Asa Ren adalah tenaga ahli yang memiliki keahlian di bidang
   bioteknologi, bioinformatika, penelitian genetik, dan pengembangan teknologi
   informasi, yang mana komponen gaji dan tunjangan untuk tenaga ahli ini menjadi salah
   satu pengeluaran terbesar.

   Tingginya biaya gaji dan tunjangan di Asa Ren mencerminkan upaya Asa Ren untuk terus
   menarik dan mempertahankan talenta terbaik di industri, guna mendukung inovasi.
   Pengeluaran ini sangat krusial untuk keberlanjutan penelitian yang dilakukan oleh Asa
   Ren, terutama dalam fase pengembangan produk di tahap awal.

   Asa Ren fokus pada pembangunan fondasi yang kuat, baik dalam hal pengembangan
   teknologi maupun sumber daya manusia, yang nantinya akan mendukung pertumbuhan
   jangka panjang serta peningkatan pendapatan.

   Ke depan, Asa Ren berkomitmen untuk terus melakukan efisiensi operasional serta
   menjaga keseimbangan antara pengeluaran untuk riset dan pengembangan serta
   pencapaian target komersial.

7. Sisa penggunaan dana hasil PMHMETD I selain untuk Rencana Pengambilalihan adalah
   untuk modal kerja. Namun demikian, pada tanggapan Perseroan atas PP sebelumnya,
   Perseroan menyampaikan bahwa sebagian dana untuk modal kerja ini akan digunakan
   untuk rencana pembelian saham Asa Ren senilai Rp35,79 miliar sebagai berikut:




   Bursa meminta penjelasan mengenai justifikasi Perseroan bahwa pembelian tunai Asa
   Ren dianggap sebagai modal kerja.

   Jawaban:
   Perseroan mengklarifikasi bahwa Pembelian Tunai Saham Asa Ren tidak termasuk
   dalam Modal Kerja. Adapun revisi tabel penggunaan dana selain untuk rencana inbreng
   berdasarkan struktur PMHMETD saat ini adalah sebagai berikut:
Page 5
                                            Skenario I                         Skenario II
                                   (Publik Berpartisipasi 100%)       (Publik Tidak Berpartisipasi)

    Sisa Jumlah HMETD Selain                        264.015.155                         79.815.155
    untuk Rencana Inbreng

    Harga Pelaksanaan                                       Rp505                             Rp505

    Pembelian tunai saham Asa                (Rp35.789.138.550)                 (Rp35.789.138.550)
    Ren

    Pembayaran biaya terkait                   (Rp4.517.000.000)                 (Rp4.517.000.000)
    transaksi PMHMETD

    Sisa Dana Hasil HMETD                      Rp93.021.514.725                          Rp514.725

    Detil Penggunaan Dana                 Nilai Transaksi                   Nilai Transaksi
    untuk Modal Kerja

    1. Penambahan modal kerja                  Rp93.021.514.725                          Rp514.725
       bersih Perseroan

    Total Nilai Penggunaan Dana                Rp93.021.514.725                          Rp514.725
    untuk Modal Kerja



8. Terdapat selisih antara nilai Rencana Pengambilalihan 97,96% saham Asa Ren antara
   hasil penilaian KJPP terkini dengan informasi yang tertera pada KI, sebagai berikut:

       Nilai Rencana Pengambilalihan - Update Juni 2024
                  97,96% saham Asa Ren           dalam                Kur        dalam Rp
                                                 SGD                  s
       Hasil penilaian KJPP                     33.996.000          12.09    411.215.616.0
                                                                    6                   00
       Informasi pada KI                                                     357.891.357.6
                                                                                        56
       Selisih                                                               53.324.258.34
                                                                                         4
   Bursa meminta penjelasan Perseroan terkait hal ini.

   Jawaban:

   Berdasarkan POJK 35/2020 pasal 48 butir b,” Dalam hal Penugasan Penilaian Profesional
   ditujukan untuk kepentingan pemberian Pendapat Kewajaran maka Penilai Bisnis dapat
   menyajikan hasil Penilaian dalam kisaran Nilai dengan memenuhi ketentuan batas atas
   dan batas bawah pada kisaran nilai tidak boleh melebihi 7,5% (tujuh koma lima persen)
   dari Nilai yang dijadikan acuan kisaran tersebut".
Page 6
   Sebagaimana tercantum dalam Investment Agreement, Perseroan merencanakan untuk
   melakukan akuisisi atas 3.926.750 saham atau setara dengan 97,96% saham Asa Ren dari
   Investor dengan nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta. Selanjutnya, berdasarkan
   penilaian yang dilakukan oleh KJPP KR terhadap 97,96% saham Asa Ren sebagaimana
   termuat dalam laporannya No.00108/2.0162-00/BS/10/0153/1/VIII/2024 tanggal 23
   Agustus 2024, nilai pasar 97,96% saham Asa Ren adalah sebesar SGD 34,00 juta atau
   setara dengan USD 25,07 juta dengan menggunakan kurs Bloomberg pada tanggal 30
   Juni 2024 yaitu sebesar USD 0,73746 per SGD.

   Dengan demikian, nilai transaksi sebesar USD 24,10 juta adalah lebih rendah dari nilai
   pasar 97,96% saham Asa Ren sebesar USD 25,07 juta sehingga Perseroan berpotensi
   membukukan keuntungan. Selisih nilai transaksi sebesar 3,87% tersebut telah sesuai
   dengan POJK 35/2020, persentase mana tidak melebihi 7,50% dari nilai pasar 97,96%
   saham Asa Ren sebesar USD 25,07 juta.

9.Berdasarkan KI per Agustus dan September 2024, diketahui bahwa proforma keuangan
   Perseroan menunjukkan bahwa dalam hal LK Perseroan dikonsolidasikan dengan Asa
   Ren, maka LK konsolidasian tersebut akan menghasilkan rugi bagi Perseroan, dimana
   Perseroan sebelumnya mencatatkan laba, sebagai berikut:




   Selain itu, dari dokumen yang disampaikan bersamaan dengan KI, diketahui beberapa
   hal berikut mengenai LK dari Grup Asa Ren (Asa Ren dan Entitas Anak yakni PT Asa Ren
   Global Nusantara/ARGN):
       ● Total ekuitas Grup Asa Ren sejak periode 31 Desember 2022 hingga periode 31
           Desember 2023 dan 30 Juni 2024 mengalami penurunan.
       ● Defisit saldo laba Grup Asa Ren terus meningkat antara periode 31 Desember
           2022, 31 Desember 2023, dan 30 Juni 2024.
       ● Grup Asa Ren kerap membukukan rugi bersih pada periode LK yang disajikan,
           yakni antara periode 31 Desember 2022 dengan 31 Desember 2023 serta antara
           periode 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2024.

   Merujuk pada fakta-fakta di atas, Bursa meminta penjelasan Perseroan mengenai
   keyakinan bahwa Rencana Pengambilalihan Asa Ren akan menjadi sebuah investasi yang
   pada akhirnya akan meningkatkan value dari Perseroan tidak akan merugikan para
   pemegang saham Perseroan, khususnya pemegang saham publik.
Page 7
   Jawaban:

   Perseroan memahami betul bahwasanya pada laporan proforma konsolidasian
   keuangan perseroan, perseroan akan mencatatkan rugi bersih sesuai dengan laporan
   proforma yang telah dilaporkan pada keterbukaan informasi sebelumnya. Hal ini
   disebabkan karena Asa Ren grup sebagai perusahaan rintisan sebelumnya masih berada
   di tahap pengembangan layanan yang menyebabkan Asa Ren masih harus menanggung
   beban pengembangan yang disebabkan oleh tenaga ahli yang dibutuhkan oleh Asa Ren
   untuk menyempurnakan layanan yang dimiliki oleh Asa Ren, kendati demikian, kerugian
   seperti yang digambarkan pada laporan proforma konsolidasian keuangan itu
   berdasarkan performa historikal yang menggambarkan proses investasi atau proses
   pengembangan teknologi bioteknologi yang diperlukan Asa Ren sebagai perusahaan
   rintisan   yang mana menurut pandangan Perseroan sangat berguna untuk
   meningkatkan pelayanan kesehatan yang dimiliki Perseroan.

   Perseroan berkeyakinan bahwasanya pengembangan teknologi bioteknologi yang telah
   berjalan selama ini oleh Asa Ren sudah mulai masuk ke fase pelayanan dan komersialisasi
   layanan, bersama dengan Perseroan, layanan tersebut dapat digunakan untuk
   memperkuat basis pelayanan yang dimiliki Perseroan. Sehingga Perseroan dapat
   menjalankan layanan kesehatan berbasis genetik bukan hanya untuk pasien-pasien yang
   sekarang dapat dijangkau oleh Perseroan, melainkan juga untuk menjalankan pelayanan
   pemeriksaan kesehatan untuk mendukung pelaksanaan penelitian kesehatan baik untuk
   kepentingan komersial maupun kepentingan non komersial.

   Dalam menjaga kepentingan para pemegang saham, khususnya pemegang saham
   publik; Selain dari aspek penambahan nilai terhadap layanan yang dimiliki Perseroan,
   Perseroan juga akan menjalankan strategi efisiensi operasional mengingat Asa Ren
   sendiri sudah mulai masuk fase pelayanan sehingga dapat mengurangi paparan
   terhadap risiko operasional yang biasa dihadapi perusahaan rintisan pada masa
   pengembangan layanan. Strategi efisiensi yang akan diterapkan oleh Perseroan ini akan
   berfokus pada pengurangan biaya-biaya langsung maupun tidak langsung yang
   berhubungan langsung dengan pengembangan layanan di tahap awal serta operasional
   laboratorium dengan membuat laboratorium klinis dan genetik yang terpusat sehingga
   dapat mengurangi biaya-biaya operasional yang mungkin akan timbul dan pada akhirnya
   meningkatkan profitabilitas yang akan didapatkan Perseroan di masa-masa kedepan.

10. Pada tanggapan atas permintaan penjelasan sebelumnya, diketahui bahwa perhitungan
    Goodwill
    atas Rencana Pengambilalihan menghasilkan nilai negatif, sebagai berikut:




   Namun demikian, terdapat perbedaan perhitungan Goodwill di atas dengan perhitungan
   pada KI terbaru dan LK Proforma Perseroan, dimana perhitungan menghasilkan angka
   yang positif, sebagai berikut:
Page 8
Atas kedua perbedaan pada perhitungan Goodwill ini, Bursa meminta penjelasan:
a. Terkait Imbalan yang Secara Efektif Dialihkan atas Perolehan Investasi ARP,
    mengapa tanggapan PP sebelumnya menggunakan angka Rp357.891.355.800,00
    (yang merupakan nilai dari Rencana Pengambilalihan 97,96% saham Asa Ren),
    sedangkan KI terbaru dan LK Proforma Perseroan menggunakan angka
    Rp35.789.138.550,00 (yang merupakan angka Rencana Pembelian Saham Asa Ren
    sebanyak 9,80%)? Jelaskan.

   Jawaban:

   Imbalan yang secara efektif dialihkan atas perolehan investasi ARP pada LK Proforma
   Perseroan secara total disajikan adalah sebesar Rp357.891.458.919 yang
   merupakan total nilai pengambilan saham melalui pembelian sejumlah 9,80%
   saham ARP sebesar Rp35.789.136.777 dan pengambilalihan saham melalui inbreng
   saham sebesar Rp322.102.231.000 sesuai rincian tabel dibawah ini:
Page 9
    b. Terkait Aset Neto ARP, mengapa tanggapan PP sebelumnya menggunakan angka
       Rp80.738.114.405 sedangkan KI terbaru dan LK Proforma Perseroan menggunakan
       angka 74.645.230.460? Jelaskan dasar perhitungan tersebut.

       Jawaban:

       Aset Neto ARP sebesar Rp74.645.230.460 merupakan angka Aset Neto ARP dengan
       menggunakan LK tanggal 30 Juni 2024, sedangkan angka pada tanggapan PP yang
       disampaikan sebelumnya sebesar Rp80.738.114.405 merupakan nilai Aset Neto
       ARP pada tanggal 31 Desember 2023.

    c. Terkait dengan Nilai Inbreng Saham, meskipun bernilai sama, namun mengapa pada
       tanggapan PP sebelumnya menggunakan tanda negatif dan pada KI terbaru dan LK
       Proforma Perseroan menggunakan tanda positif? Jelaskan.

       Jawaban:

       NIlai inbreng yang disajikan terkait tanggapan PP sebelumnya dan pada LK
       Proforma Perseroan disajikan menggunakan tanda positif, pada ekuivalen dalam
       valuta asing disajikan dalam tanda kurung “( )”.

    d. Mengapa terdapat komponen Aset Neto ARP – Nilai Wajar pada KI terbaru dan LK
       Proforma Perseroan, namun tidak ada pada tanggapan PP sebelumnya? Jelaskan.

       Jawaban:

       Komponen Aset Neto ARP - Nilai Wajar pada KI terbaru adalah merujuk pada
       tanggapan yang diterima dari OJK agar angka dalam laporan proforma disajikan
       pada dokumen KI.

11. Pada KI per September 2024:
     a. Pada halaman 23 disebutkan bahwa Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini
        kegiatan usaha yang secara faktual dijalankan oleh Asa Ren adalah sebagai
        perusahaan investasi dan perusahaan induk.
     b. pada halaman 27 disebutkan bahwa Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini
        kegiatan usaha yang secara faktual dijalankan oleh ARGN adalah Portal Web
        Dan/Atau Platform Digital dengan Tujuan Komersial dan Perdagangan Besar Alat
        Laboratorium, Alat Farmasi Dan Alat Kedokteran untuk Manusia.

   Adapun pada laporan KJPP halaman 14, disebutkan bahwa dengan melakukan Rencana
   Transaksi, kerja sama antara Perseroan dan ARSG akan memungkinkan penggunaan
   sumber daya-sumber daya secara bersamaan, dimana dapat membantu proses bisnis
   dalam pemanfaatan sumber daya sehingga dapat mengoptimalkan biaya operasional
   Perseroan.

   Bursa meminta penjelasan:
   a. Kegiatan bisnis yang secara konkrit akan dilakukan Perseroan setelah mengambilalih
      saham Asa Ren.
Page 10
      Jawaban:

      Kegiatan bisnis yang yang akan dilakukan Perseroan setelah mengambil alih saham
      Asa Ren adalah layanan penunjang kesehatan dan aktivitas klinik swasta. Perseroan
      akan memberikan layanan pemeriksaan laboratorium kesehatan dan genetik sebagai
      bentuk konkrit dari aktivitas pelayanan penunjang kesehatan dan pelayanan
      kesehatan yang sudah di personalisasikan dengan basis profil genetik setelah
      mengambil alih saham Asa Ren sebagai bentuk konkrit dari aktivitas klinik swasta.

   b. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan nomor 26 LK Perseroan per 30 Juni
      2024 mengenai Pendapatan, pendapatan Perseroan dibagi menjadi beberapa lini
      bisnis yakni referensi dokter, klien korporasi, dan pelanggan individu. Dengan
      diambil alihnya Asa Ren, agar dijelaskan lini bisnis manakah yang akan terdampak?
      Apakah lini bisnis Referensi Dokter atau Pelanggan Individu? Atau Perseroan akan
      melakukan lini bisnis baru? Jelaskan.

      Jawaban:

      Dengan di ambil alihnya Asa Ren, rincian dari lini bisnis Perseroan secara pelanggan
      tidak akan terjadi perubahan atau akan tetap terbagi menjadi referensi dokter,
      pelanggan individu dan pelanggan korporasi, namun Perseroan akan menumbuhkan
      lini bisnis baru dari sisi pengelompokan jenis pendapatan, yaitu Laboratorium dan
      Non Laboratorium. Pendapatan non Laboratorium ini akan timbul karena adanya
      klinik dan layanan kesehatan yang akan dibangun dan ditawarkan Perseroan
      bersama dengan Asa Ren.

12. Berdasarkan keterbukaan informasi HMETD, Perseroan menjelaskan bahwa BII sebagai
    PSU.




   Berbeda dengan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus 2024
   dimana Perseroan menyatakan bahwa BII merupakan Pengendali.

   Bursa meminta penjelasan terkait hal tersebut.

   Jawaban:
   Berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1995 Tentang Pasar
   Modal, Pemegang Saham Utama adalah Pihak yang, baik secara langsung maupun tidak
   langsung, memiliki sekurang-kurangnya 20% hak suara dari seluruh saham yang
   mempunyai hak suara yang dikeluarkan oleh suatu Perseroan.
Page 11
   Selain itu, berdasarkan Surat Laporan Bulanan tentang Komposisi Pemegang Saham
   Perseroan No: LB-01/DGNS/092024 yang diterbitkan oleh PT Adimitra Jasa Korpora
   selaku Biro Administrasi Efek Perseroan, BII merupakan Pengendali Perseroan melalui
   kepemilikannya pada Perseroan baik secara langsung maupun tidak langsung melalui PT
   Bundamedik Tbk.

   Merujuk pada kedua hal tersebut, maka BII adalah Pemegang Saham Utama dan
   Pengendali Perseroan.

13. Informasi (a) jumlah saham Asa Ren yang diakuisisi tidak tied up dengan (b) jumlah saham
    Asa Ren dalam tabel struktur pemegang saham setelah diakuisisi Perseroan.

      (a) Jumlah saham Asa Ren yang diakuisisi




      (b) Tabel struktur pemegang saham setelah akuisisi




   Bursa meminta penjelasan terkait hal tersebut.

   Jawaban:
   Sebelum dilaksanakannya PMHMETD, Perseroan telah memiliki kepemilikan saham
   langsung pada Asa Ren Pte Ltd sebesar 58.656 saham (setara dengan 1,46%). Setelah
   PMHMETD dilakukan, kepemilikan langsung Perseroan pada Asa Ren Pte Ltd adalah
   sebagai berikut:
Page 12
                                                                                  Jumlah Nilai
                                                Klasifikasi        Jumlah
             Nama Pemegang Saham                                                 Nominal Saham     %
                                                 Saham             Saham
                                                                                    (SGD)

         Founder and Secondary Round (SGD0.00095/lembar)
         PT Diagnos Laboratorium Utama             Ordinary
         Tbk                                         Shares           681.000              649    16,99%
         PT Diagnos Laboratorium Utama            Preferred
         Tbk                                         Shares           369.000              351    9,21%
         Seed Round (SGD1/lembar)
         PT Diagnos Laboratorium Utama             Preferred
         Tbk                                          Shares        1.000.000         1.000.000   24,95%
         Pre-series A – Round (USD5,1146/ lembar setara SGD6,9295/lembar)
          PT Diagnos Laboratorium Utama              Preferred
          Tbk                                           Shares       1.935.406       13.411.423   48,29%
                                                     Preferred
         Ivan Rizal Sini                                Shares          23.022         159.530    0,57%
                                                     Preferred
         Subtotal                                       Shares       1.958.428       13.570.953   48,86%
         Total Ordinary Shares                                        681.000              649    16,99%
         Total Preferred Shares                                     3.327.428        14.571.304   83,01%


14. Terdapat perbedaan persentase kepemilikan saham Asa Ren pasca diakuisisi oleh
    Perseroan, yaitu 97,97%; 99,43%; dan 99,34%.

     a. Halaman 12




     b. Halaman 16
Page 13
   c. Halaman 30




Bursa meminta penjelasan terkait hal tersebut.

Jawaban:

Halaman 12 & Halaman 16
Perseroan akan mengakuisisi 97,97% saham Asa Ren yang dimiliki oleh Pemegang
Saham Asa Ren. Adapun sebelum rencana PMHMETD dilakukan, Perseroan telah
memiliki kepemilikan saham langsung pada Asa Ren Pte Ltd sebesar 58.656 saham
(setara dengan 1,46%), sehingga setelah rencana PMHMETD dilakukan kepemilikan
Perseroan akan menjadi 99,43%.

Halaman 30
Perseroan mengklarifikasi bahwa setelah rencana PMHMETD dilakukan kepemilikan
Perseroan akan menjadi 99,43%. Adapun pengungkapan struktur grup Perseroan pada
KI telah diperbaiki menjadi sebagai berikut:
Page 14
   15. Terkait dengan penundaan RUPS-LB, Bursa meminta penjelasan:
        a. Mengenai alasan penundaan RUPS-LB.

           Jawaban:
           Penundaan RUPSLB dilakukan oleh Perseroan karena Perseroan belum
           memperoleh persetujuan dari OJK untuk mengagendakan RUPSLB.

        b. Apakah ditundanya RUPS-LB ini dapat mempengaruhi perjanjian pengambilalihan
           saham Asa Ren antara Perseroan dan Pemegang Saham Asa Ren? Jelaskan.

           Jawaban:
           Perseroan dan Pemegang Saham Asa Ren sepakat untuk bekerjasama untuk
           memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan dalam Investment Agreement
           secepat mungkin, dengan tujuan agar transaksi dapat diselesaikan sebelum batas
           waktu pelaksanaan yang ditentukan, yaitu 31 Desember 2024 (“Tanggal Batas
           Akhir”).

           Berdasarkan ketentuan Pasal 7 dalam Investment Agreement, Investment
           Agreement dapat diakhiri oleh salah satu Pihak dengan menyampaikan
           pemberitahuan tertulis kepada Pihak lainnya jika transaksi tidak dapat diselesaikan
           hingga Tanggal Batas Akhir tersebut. Dalam hal terdapat kondisi diluar kendali
           para pihak sehingga dibutuhkan perpanjangan Tanggal Batas Akhir, maka para
           pihak akan melakukan diskusi dengan itikad baik untuk menyepakati perpanjangan
           Tanggal Batas Akhir.

   16. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
       kelangsungan hidup Perseroan dan/atau dapat mempengaruhi harga saham Perseroan,
       yang belum diungkapkan kepada masyarakat.

       Jawaban:
       Sepanjang pengetahuan Perseroan, seluruh informasi/kejadian penting lainnya yang
       material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan dan/atau dapat
       mempengaruhi harga saham Perseroan sudah diungkapkan oleh Perseroan dan sejauh
       pengetahuan Perseroan tidak terdapat informasi/kejadian penting lainnya yang material
       yang belum diungkapkan oleh Perseroan.

Demikian surat ini kami sampaikan. Terima kasih.

Hormat kami,
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk.




_____________________________
Ir. Mesha Rizal Sini
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.39 MB
Published9 Oct 2024
Pages14
Characters28,609
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Diagnos Laboratorium Utama Tbk. p.1 ×16
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.1 ×9
linked person Ivan Rizal Sini p.2 ×6
linked person Ir. Mesha Rizal Sini · Direktur Utama p.14
possible org PT Bunda Investama Indonesia p.1 ×3
possible org Bundamedik Tbk. p.11 ×2
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1 ×3
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved org Asa Ren Pte Ltd p.2 ×8
unresolved org KJPP KR p.6
unresolved org PT Asa Ren Global Nusantara p.6
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.11
unresolved org Ordinary Tbk p.12
unresolved org Preferred Tbk p.12 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result