Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
No. : S.003.BOD/06.2026 Jakarta, 5 Juni 2026
Lampiran : -
Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung BEI Lantai 4 Tower 1
Jalan Jendral Sudirman Kav. 52-53
Jakarta
Up. Yth. : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Perihal : Laporan Hasil Penyelenggaraan Paparan Publik (Public Expose) Tahunan
PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Perseroan”)
Dengan hormat,
Sesuai dengan surat Perseroan S.017.BOD/05.2026 tanggal 18 Mei 2026 terkait penyampaian Rencana
Paparan Publik Tahunan Perseroan, bersama ini kami sampaikan Laporan Hasil Penyelenggaraan Paparan
Publik Tahunan Perseroan, yang telah diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Kamis, 4 Juni 2026
Waktu : 11.30 WIB s/d Selesai
Tempat : Video Live Conference melalui Zoom Meeting
Agenda : - Pemaparan Kinerja Perseroan Tahun Buku 2025
- Pemaparan Perkembangan Kondisi Terkini Perseroan
Adapun detail atas jalannya Paparan Publik Tahunan kami lampirkan dalam Laporan Hasil
Penyelenggaraan Paparan Publik Tahunan Perseroan.
Demikian disampaikan, terima kasih atas perhatiannya.
Hormat Kami
PT Bank Aladin Syariah Tbk
Koko T. Rachmadi
Presiden Direktur
Page 2
Laporan Hasil Penyelenggaraan Paparan Publik Tahunan
PT Bank Aladin Syariah Tbk (“Perseroan”)
I. Pembukaan dan Sesi Pemaparan
Acara dimulai pada pukul 11.30 WIB dan dihadiri oleh perwakilan manajemen Perseroan sebagai berikut:
1. Koko T. Rachmadi – Presiden Direktur
2. Baiq Nadea Dzurriatin - Direktur Kepatuhan
3. Jo, Anula Putra - Direktur
4. Arief Satrio Putra - Direktur
5. Dwiyoga Kartiko Utomo – Moderator
Dengan total peserta yang hadir sebanyak 11 orang yang berasal dari investor, analis pasar modal dan
media massa.
Acara dibuka oleh moderator Bapak Dwiyoga Kartiko Utomo dilanjutkan dengan sambutan oleh Presiden
Direktur Perseroan, Bapak Koko Tjatur Rachmadi kemudian dilanjutkan sesi pemaparan materi dengan
rincian sebagai berikut:
- Sejarah singkat perseroan, tinjauan umum perseroan dan jajaran manajemen perseroan
- Kinerja perseroan tahun buku 2025
- Penghargaan dan rencana strategis perseroan.
II. Sesi Tanya Jawab
Terdapat 3 pertanyaan yang diajukan oleh peserta/undangan yang hadir dalam Paparan Publik Tahunan
Perseroan dengan detail sebagai berikut:
a. Penanya : Bapak Satria - Media Republika
Pertanyaan :
DPK 2025 tumbuh 92% YoY ke Rp10,4T tapi Pembiayaan hanya naik 9,6% YoY ke Rp5,2T dan FDR
∼50%. Strategi apa yang akan diterapkan oleh Bank Aladin Syariah agar likuiditas berlebih ini
dimonetisasi optimal tanpa menurunkan standar risiko?
Jawaban :
Bapak Koko T. Rachmadi :
Pertumbuhan DPK perseroan sedikit lebih tinggi namun bukan menjadi hal kita khawatirkan.
Tahun lalu kami menandatangani kerjasama dengan CIMB Niaga salah satunya melalui kolaborasi
fasilitas money market line untuk mengatasi over liquidity. Alhamdulillah, melihat kinerja treasuri
pada akhir tahun 2025, apa yang kami lakukan di jalur yang benar. Sejauh ini antara DPK dan
pembiayaan di Bank Aladin Syariah masih sejalan dengan strategi yang kami tetapkan. Berikutnya
ada dua hal DPK Bank Aladin Syariah meningkat. Pertama, penetrasi dari digitalisasi. Tahun 2025,
kami mencoba membuka market baru yaitu dengan segmen tertentu yaitu premier banking.
Dengan adanya nasabah premier banking secara risiko likuiditas Bank Aladin Syariah membaik
karena portofolio terdistribusi tidak hanya corporate fund saja tetapi juga untuk retail fund. FDR
Bank Aladin Syariah di kisaran 50% masih dalam batas toleransi bisnis bank. Di luar itu, kinerja
Page 3
pembiayaan konsumer ritel di bawah Rp 10 miliar meningkat pesat juga menjadi katalis positif
yang bakal dikembangkan.
Bapak Arief Satrio Putra :
Menambahkan, dari sisi digital kita fokus pada segmen anak muda melalui campaign digital
channel seperti meta, tiktok dan google dimana use case bank aladin syariah secara relevan
dimana kita memberikan layanan seperti Qris dan fitur bayar beli digital goods, dimana nasabah
muda akan menjadi nasabah yang akan kita terus monetize. Selain ada premier banking kita akan
fokus pada segmen anak muda yang nantinya akan menggunakan Bank Aladin Syariah.
b. Penanya : Ibu Nida - Media Investor daily
Pertanyaan :
Salah satu strategi perseroan di tahun ini adalah untuk meningkatkan kerja sama dengan mitra
bisnis potensial. Siapa saja mitra potensial yang dimaksud? Apakah masih termasuk grup
Alfamart? karena MSCI turunkan kasta AMRT ke small cap, dan masih ramai penutupan gerai
Alfamart.
Jawaban :
Bapak Koko T. Rachmadi :
Bank Aladin Syariah akan fokus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis guna
membangun ekosistem layanan keuangan syariah digital yang lebih luas dan terintegrasi. Bank
Aladin Syariah terus memperkuat sebagai bank digital syariah yang tidak hanya berfokus pada
pertumbuhan bisnis, tetapi juga menghadirkan layanan yang relevan, inklusif, dan memberikan
nilai tambah bagi masyarakat. Kerjasama dibagi menjadi beberapa sektor, yang pertama yaitu
sektor komersial seperti kerjasama dengan BCA yaitu tarik tunai di ATM BCA. Selain itu, kerjasama
dengan Baznas, DSN MUI dan Muhammadiyah. Berikutnya, kerjasama pada sektor social fund
seperti menyalurkan bantuan ke daerah bencana seperti Aceh dan Sumatera Utara dan Barat.
Dari sektor lingkungan dengan penanaman mangrove dan peduli dalam darurat plastik yaitu
berkolaborasi dengan plasticpay.
Bapak Arief Satrio Putra :
Layanan Bank as a service di tahun 2025 seperti kerjasama kami dengan Flip, ini merupakan
metode bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak. Upaya ini meningkatkan penghimpunan
dana murah melalui akuisisi nasabah secara organik maupun integrasi dengan ekosistem.
c. Penanya : Ibu Ayu Utami - Media Infobank
Pertanyaan :
Setelah mencatatkan kerugian 73,73 miliar di 2024, Bank Aladin Syariah berhasil membukukan
laba 150,7 miliar di 2025. Faktor utama apa di balik perbaikan kinerja ini? Apakah laba 2025
tersebut sustainable?
Jawaban :
Bapak Koko T. Rachmadi :
Sebenarnya berdasarkan corporate plan, target turnaround kami baru akan terjadi pada akhir
2026. Namun, kami berhasil memanfaatkan momentum ekonomi yang lebih kondusif setelah
berbagai agenda nasional selesai, sehingga target turnaround yang semula diproyeksikan terjadi
pada 2026 bisa dipercepat menjadi tahun 2025. Kami diuntungkan dengan operasional bank
Page 4
digital relatif lebih efisien dibandingkan bank konvensional karena tidak membutuhkan jaringan
kantor fisik yang luas. Kondisi tersebut membantu Bank Aladin Syariah dengan mengoptimalkan
struktur biaya. Pada sisi pendapatan tidak hanya berasal dari net interest margin (NIM), tetapi
juga dari fee based income yang dihasilkan dari aktivitas dan transaksi nasabah. Saat ini Bank
Aladin Syariah memiliki sekitar 3,7 juta nasabah, dengan sekitar 40 persen sampai 50 persen
diantaranya merupakan nasabah aktif. Basis nasabah aktif tersebut cukup mendongkrak fee based
income yang kami peroleh sepanjang 2025.
III. Dokumentasi Acara
IV. Daftar Kehadiran
No Nama Keterangan
1 Nobby Suhendra Investor
2 Moh. Fendi Susiyanto Analis
3 Ayu Utami Media
4 Erman S. Media
5 Kukuh Media
6 Robby Perdana Media
7 Satria Kartika Yudha Media
8 Nida S Media
9 Lona Olavia Media
10 Husen Media
11 Yosi Winosa Media
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dwiyoga Kartiko Utomo
p.2
unresolved
person
Koko T. Rachmadi
p.2 ×3
unresolved
person
Arief Satrio Putra
p.3 ×2
unresolved
person
Nida
p.3
unresolved
person
Ayu Utami
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.