Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
PT. NET VISI MEDIA TBK. - NETV
Materi Paparan Publik Insidental
terkait Rencana Reverse Stock Split dan PMTHMETD
8 Oktober 2024
Page 2
Latar Belakang
● PT NET Visi Media Tbk (“Perseroan”) telah mengalami kondisi defisiensi modal sejak 30 September
2022 dan saat ini juga memiliki modal kerja negatif. Terkait kondisi defisiensi modal, saham Perseroan
(NETV) masuk dalam papan pemantauan khusus sejak 12 Juni 2023 .
● Perseroan terus mengupayakan perbaikan operasional melalui strategi usaha untuk meningkatkan
pendapatan dan efisiensi biaya penyiaran televisi, dengan terus memperluas kegiatan digital media, dan
mengembangkan potensi aset termasuk content IP library Perseroan.
● Perseroan juga telah mengupayakan restrukturisasi utang khususnya untuk menghindari gagal bayar
terhadap utang perbankan yang jatuh tempo di tahun 2024 ini dengan jumlah total Rp1.113,9 miliar.
● Namun dengan kinerja operasi yang masih negatif, Perseroan menghadapi tantangan berat untuk
memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo, termasuk kepada vendor-vendor atas beban materi
program dan siaran yang telah terutang sebagai utang usaha.
● Dibutuhkan solusi berkelanjutan berupa konversi kewajiban menjadi ekuitas, suntikan modal kerja dan
kerja sama strategis dengan pemilik konten.
Page 3
Struktur Pemegang Saham
PT Semangat
PT Sinergi Lintas PT Indika Inti PT Teladan
Bambu Runcing Publik
Media (“SLM”)* Holdiko (“IIH”) Investama (“TI”)
(“SBR”)
59.59% 7.69% 11.84% 8.72% 12.16%
Perseroan
Keterangan:
*) Pemegang saham pengendali
Per 30 Juni 2024
Page 4
Update Kondisi Keuangan
Ikhtisar posisi keuangan Perseroan (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan 31 Des 30 Apr
● Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Perseroan 2024
2022 2023
yang telah diaudit pada tanggal 30 April 2024, Perseroan Kas dan setara kas 9.848 7.309 11.754
memiliki defisiensi modal sebesar Rp596,6 miliar terkait Total Aset Lancar 1.099.129 691.044 679.977
akumulasi kinerja keuangan yang masih negatif. Total Aset 1.650.328 1.215.006 1.167.645
Total Liabilitas Lancar 554.707 1.875.303 1.385.475
● Perseroan juga memiliki posisi modal kerja negatif Rp705,5 Total Liabilitas 1.742.296 1.943.482 1.764.230
miliar dengan liabilitas lancar sebesar Rp1.385,5 miliar Total Defisiensi Modal (91.968) (728.476) (596.585)
yang lebih besar dari aset lancar sebesar Rp680,0 miliar.
● Defisiensi modal dan keterbatasan modal kerja tersebut
Ikhtisar laba/(rugi) Perseroan (dalam jutaan Rupiah)
membatasi kemampuan Perseroan untuk membiayai
Keterangan Satu tahun yang Empat bulan yang
produksi materi program dan siaran yang bersaing. Hal ini berakhir pada berakhir pada
tercermin pada kinerja operasi, dimana Perseroan 31 Des 31 Des 30 Apr 30 Apr
2022 2023 2023 2024
mencatatkan rugi usaha sebesar Rp225,0 miliar dan Rp77,3 Pendapatan 438.679 235.745 91.375 92.513
miliar masing-masing pada tahun 2023 dan periode empat Laba Bruto 216.064 30.244 14.920 10.361
bulan yang berakhir pada 30 April 2024, Laba/(Rugi) Usaha* (45.727) (225.030) (73.493) (77.331)
Beban Keuangan (97.760) (99.011) (32.870) (65.704)
● Kondisi ini menimbulkan risiko insolvensi dan Laba (Rugi) Sebelum
ketidakpastian terhadap kelangsungan usaha (going Pajak
Penghasilan (143.875) (638.265) (106.107) 129.524
concern) Perseroan. Laba (Rugi) Periode
Berjalan (181.610) (634.321) (186.433) 130.584
*) Laba Usaha dihitung dari Laba Bruto ditambah Beban Administrasi dan Umum
Page 5
Penyehatan Keuangan dan Sinergi Operasional
dengan Calon Investor Strategis
● Guna perbaikan posisi keuangan dan mendukung kelangsungan pengembangan usaha, Perseroan
menandatangani Perjanjian Penyertaan Saham Bersyarat tertanggal 26 Agustus 2024 dengan PT MD
Entertainment Tbk (“FILM”) di mana FILM akan bertindak sebagai investor terbesar dalam rencana
Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”)
● Langkah ini ditujukan untuk mengatasi defisiensi modal dan masalah solvabilitas melalui penyelesaian seluruh
pinjaman kepada NCL dan GII masing-masing sebesar Rp882,6 miliar dan Rp370,0 miliar, serta pendanaan
modal kerja sejumlah Rp229,1 miliar.
● Selain itu, masuknya FILM sebagai investor strategis dapat memberikan manfaat strategis berupa sinergi
operasional, antara lain dalam penyediaan materi program dan siaran yang sesuai dengan target pasar
pemirsa Televisi guna mendorong kinerja operasi dan keuangan Perseroan bertumbuh positif ke depannya.
● Dengan demikian, Perseroan akan dapat menghindari risiko kondisi insolvensi secara menyeluruh, serta
membangun sinergi yang kuat dengan FILM untuk memproduksi jenis-jenis program yang kompetitif, untuk
dapat berkembang dan mencapai kinerja positif ke depan.
Page 6
Rencana pelaksanaan Reverse Stock Split sebelum
PMTHMETD
● Dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD dalam rangka perbaikan posisi keuangan sebagaimana diatur dalam
POJK 14/2019, dan merujuk pada kesepakatan dengan calon investor strategis, Perseroan berencana
mengeluarkan saham baru Seri B bernilai nominal Rp25 per saham.
● Untuk memenuhi Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor II-A yang mengatur bahwa harga terendah Efek
Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler dan Pasar Tunai adalah Rp50, maka Perseroan berencana untuk
menggabungkan nilai nominal saham Perseroan dengan rasio 2:1 atas seluruh saham Perseroan. Dengan
demikian jumlah saham Perseroan sebelum dan sesudah Reverse Stock Split adalah sebagai berikut :
Sebelum Reverse Stock Split Setelah Reverse Stock Split
Nilai nominal Rp.100 per saham Rp.200 per saham
Jumlah saham yang ditempatkan dan disetor 23.453.177.240 11.726.588.620
penuh
● Sehubungan dengan rencana tersebut, Perseroan telah memperoleh persetujuan prinsip dari BEI melalui
surat BEI No. S-08776/BEI.PP1/08-2024 tertanggal 19 Agustus 2024.
● Sebagai referensi harga wajar saham Perseroan, menurut Laporan Penilaian KJPP No. 00402/2.0059-
02/BS/10/0242/1/VIII/2024 tertanggal 9 Agustus 2024 nilai pasar wajar 100% saham Perseroan adalah
sebesar Rp.561,42 miliar yang mencerminkan nilai pasar wajar sekitar Rp.23,94 per saham Perseroan.
Page 7
Rencana skema PMTHMETD dalam rangka perbaikan
posisi keuangan
● Skema masuknya FILM sebagai investor strategis ke Perseroan adalah melalui PMTHMETD dalam rangka
perbaikan posisi keuangan, yang terdiri atas :
1) Konversi seluruh utang NCL yang sebagian besar diambil alih FILM dan sisanya dikonversi sendiri oleh
NCL untuk menjadi saham dalam Perseroan;
2) Penerbitan saham baru kepada FILM dengan setoran tunai kepada Perseroan yang selanjutnya
digunakan sebagai setoran modal di anak Perusahaan NMT guna pembayaran seluruh saldo utang
NMT kepada GII serta mendanai kebutuhan modal kerja NMT
Alokasi penggunaan Jumlah Skema penyelesaian melalui PMTHMETD
dana (Rp Secara keseluruhan,
miliar)
rencana PMTHMETD
Penyelesaian pinjaman dengan jumlah
NCL 882.6 • Sebesar Rp661,9 miliar berupa konversi seluruh tagihan NCL yang Rp1.481,7 miliar
akan dibeli oleh FILM, dan terbagi atas:
• sebesar Rp220,7 miliar berupa konversi seluruh tagihan yang masih
dimiliki NCL (1) konversi utang
GII 370,0 • Setoran tunai dari FILM untuk setoran modal di NMT guna pelunasan sejumlah Rp882,6
saldo terhutang miliar; dan
Sub-jumlah 1.252,6
(2) setoran kas
Pendanaan modal kerja 229,1 • Setoran tunai dari FILM untuk pendanaan modal kerja di NMT sejumlah Rp599,1
Jumlah 1.481,7 Rencana jumlah nilai PMTHMETD miliar.
Page 8
Dampak atas pelaksanaan PMTHMETD
● Secara keseluruhan, PMTHMETD menyebabkan total liabilitas Perseroan berkurang Rp1.252,6 miliar, total aset
Perseroan meningkat Rp229,1 miliar dan modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan meningkat Rp1.481,7 miliar
● Ikhtisar posisi dan rasio keuangan per tanggal 30 April 2024 sebelum dan sesudah dilaksanakannya PMTHMETD adalah
sebagai berikut:
Keterangan Per 30 April 2024 (dalam jutaan Rupiah) Keterangan Per 30 April 2024
Sebelum PMTHMETD Setelah PMTHMETD Sebelum PMTHMETD Setelah PMTHMETD
Laporan Posisi Keuangan Rasio Keuangan
Kas dan setara kas 11.754 240.854 Penting (x)
Total Aset Lancar 679.977 909.077 Current Ratio* 0,49 1,98
Total Aset 1.167.645 1.396.745 Total Liabilitas/Total 1,51 0,37
458.478 Aset
Total Liabilitas Lancar 1.385.475
511.634 Total Liabilitas/Total (2,96) 0,58
Total Liabilitas 1.764.230
Ekuitas
Total Ekuitas/(Defisiensi (596.585) 885.111
Modal) *) Current Ratio dihitung dari Total Aset Lancar dibagi dengan Total Liabilitas Lancar
● Dengan konversi utang dan setoran kas melalui PMTHMETD, Perseroan dapat menghindari risiko kondisi insolvensi dan
memperoleh tambahan modal kerja yang diperlukan untuk membiayai produksi materi program dan siaran yang
bersaing.
● Lebih lanjut, sinergi yang diperoleh melalui kerjasama dengan investor strategis, termasuk antara lain melalui
pemanfaatan kemampuan investor strategis untuk memproduksi jenis-jenis materi program, antara lain dari genre drama
serial, dapat meningkatkan pangsa pasar pemirsa televisi Perseroan.
● Hal ini akan membuka kesempatan Perseroan untuk kembali mencapai pertumbuhan pendapatan dan arus kas operasi
yang positif kedepannya.
Page 9
Rencana pelaksanaan Penggabungan Saham (Reverse Stock
Split/RSS) dan PMTHMETD
● Penggabungan Saham (Reverse Stock Split atau “RSS”) dilaksanakan terlebih dahulu sebelum
dilaksanakannya PMTHMETD dimana saham lama (Seri A) akan digabung dengan rasio 2:1 sehingga
saham Seri A akan memiliki nilai nominal Rp200 dan saham Seri B akan memiliki nilai nominal Rp50 yang
diterbitkan untuk pelaksanaan PMTHMETD.
Sebelum Penggabungan Saham dan Setelah Penggabungan Saham dan Setelah Penggabungan Saham dan
PMTHMETD Sebelum PMTHMETD PMTHMETD
No. Pemegang Saham Nilai nominal Rp100 (Seri A) Nilai nominal Rp200 (Seri B) Nilai nominal Rp200 (Seri A) dan Rp50 (seri B)
Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) % Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) %
Modal Dasar
Seri A 65.000.000.000 6.500.000.000.000 - 32.500.000.000 6.500.000.000 - 11.726.588.620 2.345.317.724.000 -
Seri B 83.093.645.520 4.154.682.276.000 -
Saham Seri A
1 SLM 13.974.534.784 1.397.453.478.400 59,59 6.987.267.392 1.397.453.478.400 59,59 6.987.267.392 1.397.453.478.400 16,89
2 TI 2.777.337.400 277.733.740.000 11,84 1.388.668.700 277.733.740.000 11,84 1.388.668.700 277.733.740.000 3,36
3 SBR 2.045.780.331 204.578.033.100 8,72 1.022.890.165 204.578.033.000 8,72 1.022.890.165 204.578.033.000 2,47
4 IIH 1.803.345.894 180.334.589.400 7,69 901.672.947 180.334.589.400 7,69 901.672.947 180.334.589.400 2,18
5 Masyarakat 2.852.178.831 285.217.883.100 12,16 1.426.089.416 285.217.883.200 12,16 1.426.089.415 285.217.883.200 3,45
Saham Seri B
6 FILM 25.220.946.827 1.261.047.341.350 60,98
7 NCL 4.412.982.275 220.649.113.750 10,67
Jumlah Modal Ditempatkan 100,00
23.453.177.240 2.345.317.724.000 100.0% 11.726.588.620 2.345.317.724.000 41.360.517.722 3.827.014.179.100 100,0%
dan Disetor Penuh %
Jumlah Saham dalam
Portepel
Seri A 41.546.822.760 4.154.682.276.000 - 20.773.411.380 4.154.682.276.000 - - - -
Seri B 53.459.716.418 2.672.985.820.900 -
Setelah selesainya PMTHMETD, FILM akan menjadi pemegang saham terbesar di Perseroan dengan
kepemilikan sekitar 60,98% sehingga FILM akan menjadi pengendali baru
Page 10
Terima Kasih
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
NET VISI MEDIA TBK.
p.1 ×4
unresolved
org
PT Sinergi Lintas
p.3
unresolved
org
PT Indika Inti
p.3
unresolved
org
PT Teladan Bambu Runcing
p.3
unresolved
org
KJPP
p.6
unresolved
—
FILM
p.9
unresolved
—
NCL
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.