Skip to content
Back to announcement

20241007_IIFF_Laporan Informasi dan Fakta Material_31733317_lamp1.pdf

Other Text extracted IIFF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
                                             INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
   OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
   KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
   INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
   SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
   PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA
   INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN INI.
   PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG YAHAP KE-2 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.




                                                           PT INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                                              Kegiatan Usaha Utama:
                                                                              Pembiayaan infrastruktur
                                                                         Berkedudukan di Jakarta, Indonesia
                                                                                    Kantor Pusat:
                                                                    Prosperity Tower Lantai 53 – 55, District 8
                                                                   Sudirman Central Business Disctrict, Lot 28
                                                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                                             Telepon: +6221 5082 6600, Faksimili: +6221 5082 6601
                                                                   Website: www.iif.co.id Email: corsec@iif.co.id

                                                                 PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                    OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE
                                                         DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR
                                                               Rp3.000.000.000.000 (TIGA TRILIUN RUPIAH)
                                  PADA TAHAP PERTAMA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II, PERSEROAN TELAH MENERBITKAN
                                      OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP I TAHUN 2023
                                    DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp500.000.000.000,- (LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                     DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN II TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN:
                                 OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP II TAHUN 2024
                             DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.000.000.000.000,- (SATU TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI”)

Obligasi ini terdiri dari 4 (empat) seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B, Seri C, dan Seri D yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat
untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
  Seri A      :      Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,30% (enam koma tiga
                     nol persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan
                     secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
  Seri B      :      Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp250.000.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,55% (enam
                     koma lima lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh
                     (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
  Seri C      :      Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,95% (enam koma
                     sembilan lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri C adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh
                     (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
  Seri D      :      Jumlah Obligasi Seri D yang ditawarkan adalah sebesar Rp250.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,05% (tujuh
                     koma nol lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri D adalah 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara
                     penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing
seri akan dilakukan pada tanggal 25 Januari 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi adalah pada tanggal 5 November 2025 untuk Seri A,
tanggal 25 Oktober 2027 untuk Seri B, tanggal 25 Oktober 2031 untuk seri C, dan tanggal 25 Oktober 2034 untuk seri D yang juga merupakan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari
masing-masing Seri Pokok Obligasi.
  OBLIGASI BERKELANJUTAN II INDONESIA INFRASTRUCTURE FINANCE TAHAP III DAN TAHAP-TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
                                                                  PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
     OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG
     TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-
     UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA
     SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
     ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN INI.
     PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI UNTUK
     SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI
     TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
     PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL
     PENAWARAN UMUM DI DALAM INFORMASI TAMBAHAN INI.

     PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN
     DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
     DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG OBLIGASI
     DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                         idAAA
                                                                       (Triple A)
                    UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM INFORMASI TAMBAHAN INI.
     RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PEMBIAYAAN YANG TERUTAMA MELIPUTI RISIKO-RISIKO DALAM PENGEMBALIAN PEMBAYARAN HUTANG
     DAN PENGEMBALIAN PEMBIAYAAN INVESTASI LANGSUNG.
     RISIKO YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI
     YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.

                                             Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia.
                                                   Penawaran Obligasi ini dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment).
                                                          PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




        PT BRI DANAREKSA SEKURITAS (TERAFILIASI)                             PT INDO PREMIER SEKURITAS                                PT MANDIRI SEKURITAS (TERAFILIASI)

                                                                                       WALI AMANAT
                                                                                      PT Bank Mega Tbk

                                                   Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 18 Oktober 2024
Page 2
                                                     JADWAL
Tanggal Efektif                                              :                               15 Desember 2023
Masa Penawaran Umum                                          :                             18 – 22 Oktober 2024
Tanggal Penjatahan                                           :                                  23 Oktober 2024
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                          :                                  25 Oktober 2024
Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik                :                                  25 Oktober 2024
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                   :                                  28 Oktober 2024

                                     PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

A. PENAWARAN UMUM OBLIGASI

NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024

JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan
didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti
kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau
Pemegang Rekening.

JUMLAH POKOK, TINGKAT SUKU BUNGA DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah nominal seluruhnya sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun
Rupiah) yang terdiri dari:

•   Obligasi Seri A dalam jumlah pokok sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dengan tingkat
    suku bunga Obligasi Seri A sebesar 6,30% (enam koma tiga nol persen) dengan jangka waktu 370 (tiga
    ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi;
•   Obligasi Seri B dalam jumlah pokok sebesar Rp250.000.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar Rupiah)
    dengan tingkat suku bunga Obligasi Seri B sebesar 6,55% (enam koma lima lima persen) dengan jangka
    waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
•   Obligasi Seri C dalam jumlah pokok sebesar Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) dengan tingkat
    suku bunga Obligasi Seri C sebesar 6,95% (enam koma sembilan lima persen) dengan jangka waktu 7
    (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi.
•   Obligasi Seri D dalam jumlah pokok sebesar Rp250.000.000.000,- (dua ratus lima puluh miliar Rupiah)
    dengan tingkat suku bunga Obligasi Seri D sebesar 7,05% (tujuh koma nol lima persen) dengan jangka
    waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal Emisi.

Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi masing-
masing Seri Obligasi dan/atau pembelian kembali, sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana dibuktikan dengan
Sertifikat Jumbo Obligasi.

HARGA PENAWARAN
100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

 Bunga                                      Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
  Ke-               Seri A                      Seri B                Seri C                   Seri D
    1          25 Januari 2025             25 Januari 2025       25 Januari 2025          25 Januari 2025
    2           25 April 2025               25 April 2025         25 April 2025            25 April 2025
    3            25 Juli 2025                25 Juli 2025          25 Juli 2025             25 Juli 2025
    4         5 November 2025              25 Oktober 2025       25 Oktober 2025          25 Oktober 2025
                                                        2
Page 3
 Bunga                                 Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
  Ke-             Seri A                   Seri B                   Seri C                   Seri D
    5               -                 25 Januari 2026          25 Januari 2026          25 Januari 2026
    6               -                  25 April 2026            25 April 2026            25 April 2026
    7               -                   25 Juli 2026             25 Juli 2026             25 Juli 2026
    8               -                 25 Oktober 2026          25 Oktober 2026          25 Oktober 2026
    9               -                 25 Januari 2027          25 Januari 2027          25 Januari 2027
   10               -                  25 April 2027            25 April 2027            25 April 2027
   11               -                   25 Juli 2027             25 Juli 2027             25 Juli 2027
   12               -                 25 Oktober 2027          25 Oktober 2027          25 Oktober 2027
   13               -                        -                 25 Januari 2028          25 Januari 2028
   14               -                        -                  25 April 2028            25 April 2028
   15               -                        -                   25 Juli 2028             25 Juli 2028
   16               -                        -                 25 Oktober 2028          25 Oktober 2028
   17               -                        -                 25 Januari 2029          25 Januari 2029
   18               -                        -                  25 April 2029            25 April 2029
   19               -                        -                   25 Juli 2029             25 Juli 2029
   20               -                        -                 25 Oktober 2029          25 Oktober 2029
   21               -                        -                 25 Januari 2030          25 Januari 2030
   22               -                        -                  25 April 2030            25 April 2030
   23               -                        -                   25 Juli 2030             25 Juli 2030
   24               -                        -                 25 Oktober 2030          25 Oktober 2030
   25               -                        -                 25 Januari 2031          25 Januari 2031
   26               -                        -                  25 April 2031            25 April 2031
   27               -                        -                   25 Juli 2031             25 Juli 2031
   28               -                        -                 25 Oktober 2031          25 Oktober 2031
   29               -                        -                        -                 25 Januari 2032
   30               -                        -                        -                  25 April 2032
   31               -                        -                        -                   25 Juli 2032
   32               -                        -                        -                 25 Oktober 2032
   33               -                        -                        -                 25 Januari 2033
   34               -                        -                        -                  25 April 2033
   35               -                        -                        -                   25 Juli 2033
   36               -                        -                        -                 25 Oktober 2033
   37               -                        -                        -                 25 Januari 2034
   38               -                        -                        -                  25 April 2034
   39               -                        -                        -                   25 Juli 2034
   40               -                        -                        -                 25 Oktober 2034

JAMINAN DAN HAK SENIORITAS ATAS UTANG
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi
jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-
undang Hukum Perdata.

Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah pari passu
tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan
ada dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan
Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, sebagaimana ditentukan dalam Pasal
11 Perjanjian Perwaliamanatan.

PENYISIHAN DANA PELUNASAN POKOK OBLIGASI
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk

                                                     3
Page 4
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana
penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi.

KELALAIAN PERSEROAN
Keterangan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan mengenai Penawaran
Umum Berkelanjutan.

PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Keterangan mengenai pembelian kembali obligasi dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan mengenai
Penawaran Umum Berkelanjutan.

HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
Hak-hak Pemegang Obligasi antara lain sebagai berikut:

a. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
   dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
   Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan
   pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi
   yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan
   Pokok Obligasi.

b. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
   dalam Daftar Pemegang Rekening pada 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
   kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

     Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 3 (tiga) Hari Kerja sebelum Tanggal
     Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak
     atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI
     sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.

c.   Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
     Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sebagaimana disebutkan pada huruf a di atas,
     maka Perseroan harus membayar Denda atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut dihitung
     berdasarkan hari yang lewat terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan
     Pokok Obligasi hingga Jumlah Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar oleh Perseroan
     merupakan hak Pemegang Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai
     dengan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

d. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
   (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
   Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar
   diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat
   acara yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh
   Pemegang Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI
   sejumlah Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut
   hanya dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.

e. Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
   demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
   Obligasi yang dimilikinya.

PEMBATASAN-PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PERSEROAN
Keterangan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I
Informasi Tambahan mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.


                                                   4
Page 5
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI
Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) dapat dilihat pada Bab I Informasi Tambahan
mengenai Penawaran Umum Berkelanjutan.

HASIL PEMERINGKATAN OBLIGASI
Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan
pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka
panjang sesuai dengan Surat Pefindo No.RC-926/PEF-DIR/X/2023 tanggal 9 Oktober 2023 perihal Sertifikat
Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Periode 9 Oktober 2023 sampai
dengan 1 Juli 2024 dan surat penegasan No.RTG-359/PEF-DIR/IX/2024 tanggal 1 Oktober 2024, Obligasi
Berkelanjutan ini telah memperoleh peringkat:

                                                  idAAA
                                                (Triple A)

Peringkat tersebut berlaku untuk periode sejak tanggal 1 Oktober 2024 sampai dengan 1 Oktober 2025.

Perseroan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.

CARA DAN TEMPAT PELUNASAN POKOK OBLIGASI DAN PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen
Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan
Obligasi sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran
kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran
masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari
Kerja, maka pembayaran akan dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.

WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan
ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank
Mega Tbk.

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                                              WALI AMANAT
                                          PT BANK MEGA TBK
                                       Menara Bank Mega. Lantai 16
                                  Jalan Kapten P. Tendean No. 12-14 A
                                               Jakarta 12790
                               Telp : (021) 79175000 Fax : (021) 79187100
                                       website: www.bankmega.com
                                   e-mail: waliamanat@bankmega.com
                                       Website: www.bankmega.com
                                        Up.: Capital Market Services

        PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI
                                 BERKELANJUTAN

Penerbitan Obligasi ini dimaksudkan untuk mengundang masyarakat secara luas untuk turut berpartisipasi
dalam pembiayaan proyek infrastruktur yang berkelanjutan. Adapun yang dimaksud proyek infrastruktur yang
berkelanjutan adalah proyek yang dalam prosesnya (perencanaan – konstruksi – operasi) memperhatikan dan
menerapkan prinsip-prinsip Sosial & Lingkungan (Social & Environmental-S&E) sesuai dengan standar yang
                                                    5
Page 6
berlaku baik secara nasional maupun internasional yang didanai Perseroan. Seluruh dana yang diperoleh dari
hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan digunakan untuk:

   1. Sebesar Rp600.000.000.000,- (enam ratus miliar Rupiah) akan dipergunakan untuk melakukan
      pembayaran sebagian utang Perseroan.
   2. Sisanya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja Perseroan sehubungan dengan kegiatan
      pembiayaan proyek-proyek infrastruktur sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan yaitu pembiayaan
      proyek-proyek yang layak secara komersial dengan menerapkan standar internasional dalam aspek
      sosial dan lingkungan demi menjamin keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Keterangan selengkapnya mengenai Rencana Penggunaan Dana dapat dilihat pada Bab II dalam Informasi
Tambahan.

                                            PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan mempunyai liabilitas yang keseluruhannya berjumlah Rp11.998.768 juta.
Jumlah tersebut diambil dari laporan keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit).

Penjelasan lebih lanjut dari Pernyataan Utang dapat dilihat pada Bab III dalam Informasi Tambahan.

                                      IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (diaudit).

LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)
                                              30 Juni                          31 Desember
 Keterangan
                                               2024*                  2023                    2022
 ASET
 Kas dan setara kas -
   setelah dikurangi cadangan
   kerugian penurunan nilai                        865.246                   739.713                 923.739
 Efek-efek - setelah
   dikurangi cadangan
   kerugian penurunan nilai                       2.220.184              2.108.934               2.195.776
 Investasi saham                                          -                362.817                 214.300
 Pinjaman diberikan - setelah
   dikurangi cadangan kerugian
   penurunan nilai                               11.298.433             11.554.694             12.519.151
 Tagihan derivatif                                    6.087                      -                211.218
 Piutang bunga                                       33.382                 41.082                116.094
 Beban dibayar dimuka                                 8.925                  7.928                  8.105
 Pajak dibayar dimuka                                 2.796                  2.750                    342
 Aset tetap – setelah dikurangi
   akumulasi penyusutan                            232.416                   237.347                 243.154
 Aset pajak tangguhan                                  904                    19.386                  45.166
 Beban tangguhan                                     1.459                    10.064                     568
 Aset lain-lain – setelah dikurangi


                                                    6
Page 7
                                                                       (dalam jutaan Rupiah)
                                     30 Juni                     31 Desember
Keterangan
                                      2024*             2023                    2022
 akumulasi amortisasi dan
 cadangan
 kerugian penurunan nilai                   35.318           25.214                  21.959
TOTAL ASET                              14.705.150       15.109.929              16.499.572

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas derivatif                              879            9.200                5.493
Utang lain-lain                                35.242            8.020               17.415
Estimasi kerugian atas komitmen
  dan kontinjensi                               5.535            1.888                1.120
Utang pajak                                     2.807            4.857                1.581
Beban masih harus dibayar
  dan liabilitas lain-lain                  56.239           79.011                  66.714
Pendapatan diterima dimuka                  18.246            7.544                   2.589
Pinjaman diterima                        3.490.515        4.281.691               5.270.858
Surat utang yang diterbitkan             2.958.846        2.981.054               3.883.838
Liabilitas imbalan kerja                    45.692           40.726                  31.598
Pinjaman subordinasi                     5.384.767        5.307.914               4.916.285
TOTAL LIABILITAS                        11.998.768       12.721.905              14.197.491
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal
  Rp1.000.000 (nilai penuh) per
  saham
  Modal dasar 2.000.000 saham
  Modal ditempatkan dan
    disetor penuh 2.000.000 saham        2.000.000        2.000.000               2.000.000
Tambahan modal disetor                      29.800           29.800                   29.800
Surat berharga perpetual - neto           324.233                 -                        -
Kerugian komprehensif lain - neto         (32.044)         (19.269)                 (24.026)
Keuntungan kumulatif atas
  instrumen derivatif untuk
  lindung nilai arus kas - neto                     -                -               11.024
Keuntungan/(kerugian) kumulatif
atas
  instrumen derivatif untuk
  lindung nilai nilai wajar - neto                  -           33.960               (8.264)
Saldo laba
  Ditentukan penggunaannya                     54.372           44.317               36.019
  Belum ditentukan
                                          329.671              299.216              257.528
  penggunaannya
TOTAL EKUITAS                            2.706.382        2.388.024               2.302.081
TOTAL LIABILITAS DAN
                                        14.705.150       15.109.929              16.499.572
EKUITAS

                                           7
Page 8
*Tidak diaudit

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                (dalam jutaan Rupiah)
                                                     30 Juni                     31 Desember
 Keterangan
                                             2024*             2023           2023          2022
 PENDAPATAN USAHA
 Pendapatan bunga                             597.514           617.609      1.232.034      1.087.457
 Pendapatan provisi dan komisi dan lainnya     50.004            24.701         79.059         54.254
 Pendapatan jasa advisory                      12.703             7.389         23.194         16.137
 Keuntungan yang direalisasi
   dari penjualan efek-efek                         -             2.039          2.667              -
 Total Pendapatan Usaha                       660.221           651.738      1.336.954      1.157.848
 BEBAN USAHA
 Beban bunga                                 (392.376)         (426.162)      (824.417)      (679.626)
 Beban umum dan administrasi                 (138.508)         (110.114)      (245.870)      (219.486)
 Beban cadangan kerugian penurunan nilai      (34.697)          (62.179)      (129.565)      (124.897)
 Beban transaksi derivatif - neto             (12.301)          (12.041)         (1.633)      (43.187)
 Total Beban Usaha                           (577.882)         (610.496)    (1.201.485)    (1.067.196)
 LABA USAHA                                     82.339            41.242        135.469         90.652
 PENDAPATAN LAIN-LAIN
 Keuntungan selisih kurs                         7.994            10.479          4.460        10.090
 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                       90.333            51.721       139.929       100.742
 BEBAN PAJAK                                  (23.225)          (13.530)       (35.778)      (17.761)
 LABA BERSIH PERIODE/TAHUN
 BERJALAN                                      67.078            38.191        104.151         82.981

 PENGHASILAN/(KERUGIAN)
  KOMPREHENSIF LAIN:
 Pos-pos yang akan direklasifikasi
  ke laba rugi:
  (Penurunan)/kenaikan nilai wajar
    efek-efek yang diklasifikasikan pada
    nilai wajar melalui penghasilan
    komprehensif lain                         (10.825)           (3.352)            258      (49.386)
  Bagian efektif atas perubahan
    nilai wajar instrumen derivatif
    yang memenuhi lindung nilai arus kas               -        (11.024)       (11.024)        63.820
  Perubahan neto atas cadangan
    kerugian penurunan nilai
    efek-efek yang diklasifikasikan
    pada nilai wajar melalui
    penghasilan komprehensif lain              (2.148)                197         5.733           130
  Pajak penghasilan terkait pos-pos
    yang akan direklasifikasi ke laba rugi           198         (1.099)        (1.234)      (10.593)
 Pos-pos yang tidak akan
  direklasifikasi ke laba rugi:
  Kerugian aktuarial                                   -         (2.235)        (2.248)         (439)
  Perubahan nilai wajar instrumen
    derivatif yang memenuhi
    lindung nilai nilai wajar                          -         22.919      (164.741)            257
  Perubahan nilai wajar investasi
    saham yang diklasifikasikan
    pada nilai wajar melalui
    penghasilan komprehensif lain             (43.538)          (21.253)       218.875         12.398
  Pajak penghasilan terkait pos-pos

                                               8
Page 9
                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)
                                                                      30 Juni                          31 Desember
 Keterangan
                                                             2024*               2023               2023          2022
    yang tidak akan direklasifikasi ke laba
                                                                    9.578               124          (11.415)             (2.687)
  rugi
 Total (rugi)/laba komprehensif lain                           (46.735)           (15.723)             34.204             13.500
 TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                         20.343             22.468            138.355             96.481

 LABA PER SAHAM
 Dasar (dalam ribuan Rupiah)                                          34                 19                  52                 41
*Tidak diaudit

RASIO
                                                                                   30 Juni               31 Desember
 Keterangan
                                                                                    2024               2023       2022
 Rasio Pertumbuhan (%)
 Pendapatan usaha1                                                                      1,30%           15,47%            20,23%
 Beban usaha1                                                                         (5,34%)           12,58%            20,04%
 Laba usaha1                                                                          99,65%            49,44%            22,49%
 Laba sebelum beban pajak1                                                            74,65%            38,90%            29,54%
 Laba bersih tahun berjalan1                                                          75,64%            25,51%            56,49%
 Laba komprehensif tahun berjalan1                                                    (9,46%)           43,40%           133,90%
 Total aset2                                                                          (2,68%)          (8,42%)            13,39%
 Total liabilitas2                                                                    (5,68%)         (10,39%)            15,15%
 Total ekuitas2                                                                       13,33%             3,73%             3,63%

 Rasio Usaha (%)
 Laba usaha/Pendapatan usaha                                                          12,47%            10,13%              7,83%
 Laba bersih tahun/periode berjalan/Pendapatan usaha                                  10,16%             7,79%              7,17%
 Laba komprehensif tahun/periode berjalan/Pendapatan usaha                             3,08%            10,35%              8,33%
 Laba bersih tahun/periode berjalan/Jumlah ekuitas (ROE) 3                             4,96%             4,48%              3,65%
 Laba bersih tahun/periode berjalan/Jumlah aset (ROA) 4                                0,90%             0,69%              0,53%

 Rasio Keuangan (x)
 Aset lancar/Liabilitas jangka pendek (Current ratio)5                                  4,05x             3,20x             1,44x
 Total liabilitas/Total ekuitas (Debt to equity ratio)6                                 4,43x             5,33x             6,17x
 Total liabilitas/Total aset (Debt to asset ratio)7                                     0,82x             0,84x             0,86x
 Gearing ratio8                                                                         3,18x             3,69x             4,24x
 Interest coverage ratio9                                                               1,25x             1,19x             1,17x
 Debt service coverage ratio10                                                          0,64x             0,46x             0,24x
 Financing to asset ratio11                                                           84,59%            86,46%            85,14%
 Non-performing financing (gross) ratio12                                              5,99%             5,26%             0,50%
 Non-performing financing (net) ratio13                                                3,46%             3,49%             0,29%
Keterangan:
1) Rasio pertumbuhan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibagi dengan untuk periode enam bulan yang
   berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 atau untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibagi dengan untuk tahun yang
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 atau untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dibagi dengan untuk tahun
   yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
2) Rasio pertumbuhan pada tanggal 30 Juni 2024 dibagi dengan tanggal 31 Desember 2023 atau pada tanggal 31 Desember 2023 dibagi
   dengan 31 Desember 2022 atau pada tanggal 31 Desember 2022 dibagi dengan tanggal 31 Desember 2021.
3) Rasio laba bersih tahun/periode berjalan/jumlah ekuitas (ROE) merupakan laba bersih untuk periode enam bulan yang berakhir pada
   tanggal 30 Juni atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan total ekuitas akhir bulan selama periode atau tahun
   tersebut.



                                                                9
Page 10
4) Rasio laba bersih tahun/periode berjalan/jumlah aset (ROA) merupakan laba bersih untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
    30 Juni atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan total aset akhir bulan selama periode atau tahun tersebut.
5) Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo dibawah 1 tahun.
6) Rasio Debt to equity merupakan total liabilitas dibagi dengan total ekuitas.
7) Rasio Debt to asset merupakan total liabilitas dibagi dengan total aset.
8) Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi dengan jumlah
    ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi dalam perhitungan rasio gearing
    ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
9) Interest coverage ratio merupakan EBITDA untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni atau tahun yang berakhir pada
    tanggal 31 Desember dibagi dengan beban bunga untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni atau tahun yang
    berakhir pada tanggal 31 Desember.
10) Debt service coverage ratio merupakan EBITDA untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni (disetahunkan) atau
    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang
    yang diterbitkan yang jatuh tempo dibawah 1 tahun ditambah dengan beban bunga untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
    30 Juni (disetahunkan) atau tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.
11) Rasio Financing to assets merupakan saldo pinjaman yang diberikan setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai ditambah
    investasi saham dan efek-efek dibagi total aset.
12) Rasio Non-performing financing (gross) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah dengan
    kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet dibagi dengan total kredit
    dan investment bonds.
13) Rasio Non-performing financing (net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah dengan kredit
    yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet dikurangi dengan cadangan atas
    kerugian penurunan nilai kredit dibagi dengan total kredit dan investment bonds.

RASIO KEUANGAN DI PERJANJIAN KREDIT DAN PEMENUHANNYA
 Keterangan                        Rasio yang dipersyaratkan                                           Rasio per 30 Juni 2024
 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
 Gearing Ratio1                            Maks. 6x                                                               3,18x
 Gross NPL Ratio2                          Maks. 5%                                                               3,46%

 Asian Development Bank
 Capital Adequacy Ratio3                                               Min. 12%                                  28,99%
 Total Long-Lerm Debt to Equity Ratio4                                 Maks. 10x                                  4,11x
 Current Ratio5                                                         Min. 1x                                   4,04x

 World Bank
 Current Ratio5                                                        Min. 1,2x                                  4,04x
 Capital Adequacy Ratio3                                               Min. 12%                                  28,99%
 Subordinated to Total Equity6                                         Maks. 5x                                   1,99x

 PT Bank Danamon Tbk
 Debt to Equity Ratio7                                                 Maks. 5x                                   3,18x

 PT Bank Tabungan Negara Tbk
 Net NPL Ratio8                                                        Maks. 5%                                   3,46%
 Gearing Ratio1                                                        Maks. 10x                                  3,18x
 Current Ratio5                                                         Min. 1x                                   4,04x

 PT Bank QNB Tbk
 Gross NPL Ratio2                                                      Maks. 5%                                   3,46%
 Debt to Equity Ratio7                                                 Maks. 7x                                   3,18x
 Current Ratio5                                                         Min. 1x                                   4,04x
Keterangan:
1) Rasio Gearing merupakan jumlah saldo pinjaman diterima, pinjaman subordinasi dan surat utang yang diterbitkan dibagi dengan
   jumlah ekuitas dan pinjaman subordinasi. Pinjaman subordinasi yang dapat diperhitungkan sebagai pembagi dalam perhitungan rasio
   gearing ditetapkan paling tinggi dibatasi maksimum 50% dari modal disetor.
2) Rasio Non-performing financing (gross) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai kurang lancar ditambah dengan
   kredit yang diklasifikasikan sebagai diragukan ditambah dengan kredit yang diklasifikasikan sebagai macet dibagi dengan total kredit
   dan investment bonds.

                                                                  10
Page 11
3) Rasio Capital Adequacy Ratio merupakan rasio kecukupan modal sebesar minimum 12%, yang dihitung sebagai persentase dari
   total modal Penerima Pinjaman terhadap total aset yang ditimbang berdasarkan resiko.
4) Rasio Total Long-term Debt to equity merupakan total liabilitas jangka panjang dibagi dengan total ekuitas.
5) Aset lancar atau liabilitas jangka pendek adalah aset atau liabilitas yang jatuh tempo dibawah 1 tahun.
6) Rasio Subordinated to total equity merupakan total Subordinated loan dibagi dengan total ekuitas.
7) Rasio Debt to equity merupakan jumlah saldo pinjaman diterima dan surat utang yang diterbitkan dibagi dengan total ekuitas ditambah
   dengan pinjaman subordinasi.
8) Rasio Non-performing financing (net) merupakan jumlah dari kredit yang diklasifikasikan sebagai pembiayaan bermasalah dikurangi
   dengan cadangan atas kerugian penurunan nilai kredit dibagi dengan total kredit dan investment bonds.

                                                ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Pendapatan Bunga

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Total pendapatan bunga Perseroan untuk periode enam bulan yang terakhir pada tanggal 30 Juni 2024 adalah
sebesar Rp597.514 juta, menurun sebesar Rp20.095 juta atau 3,3% dibandingkan dengan periode enam bulan
yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp617.609 juta. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh menurunnya pendapatan bunga pinjaman sebesar Rp10.584 juta atau 2,0% sebagai dampak
terdapatnya pelunasan dipercepat atas pinjaman diberikan oleh beberapa debitur.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Total pendapatan bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp1.232.034 juta, meningkat sebesar Rp144.577 juta atau 13.3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya
yang berjumlah sebesar Rp1.087.457 juta. Kondisi ini terutama didukung oleh fokus Perseroan dalam
mendapatkan investasi aset yang memiliki tingkat imbal hasil pembiayaan yang tinggi.

Beban Bunga

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Total beban bunga Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 adalah
sebesar Rp392.376 juta, menurun sebesar Rp33.786 juta atau 7,9% dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp426.162 juta. Penurunan tersebut
terutama disebabkan adanya penurunan beban bunga pinjaman subordinasi dari pihak berelasi sehubungan
dengan adanya pelunasan dipercepat di pertengahan tahun 2023 atas seluruh pinjaman diterima dari
International Finance Corporation (IFC) sebesar USD100.000.000.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Total beban bunga Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp824.417 juta, meningkat sebesar Rp144.791 juta atau 21,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang
berjumlah sebesar Rp679.626 juta. Peningkatan beban bunga ini terutama disebabkan oleh adanya kenaikan
tingkat suku bunga pinjaman dibandingkan dengan tahun lalu.

Laba Bersih Periode/Tahun Berjalan

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Laba bersih periode berjalan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
adalah sebesar Rp67.078 juta, meningkat sebesar Rp28.887 juta atau 75,6% dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp38.191 juta. Peningkatan laba
bersih ini didukung oleh kenaikan total pendapatan usaha Perseroan sebesar Rp8.483 juta atau setara 1,3%,
dan didukung dengan penurunan beban usaha Perseroan sebesar Rp32.614 juta atau setara 5,3%, sebagai
hasil dari effective cost management yang diterapkan Perseroan.

                                                                  11
Page 12
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Laba bersih periode berjalan Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024
adalah sebesar Rp67.078 juta, meningkat sebesar Rp28.887 juta atau 75,6% dibandingkan dengan periode 6
(enam) bulan yang sama pada tahun sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp38.191 juta. Peningkatan laba
bersih ini didukung oleh kenaikan total pendapatan usaha Perseroan sebesar Rp8.483 juta atau setara 1,3%,
dan didukung dengan penurunan beban usaha Perseroan sebesar Rp32.614 juta atau setara 5,3%, sebagai
hasil dari effective cost management yang diterapkan Perseroan.

Aset

Posisi tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Pada tanggal 30 Juni 2024, total aset Perseroan adalah sebesar Rp14.705.150 juta, mengalami penurunan
dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 yang berjumlah Rp15.109.929 juta. Penurunan sebesar
Rp404.779 juta atau 2,7% terutama disebabkan oleh penjualan seluruh investasi saham PTNI kepada PT Metro
Pacific Tollways Indonesia Services dengan nilai penjualan saham sebesar Rp362.817 juta. Selain itu,
Perseraon juga mengalami penurunan pinjaman diberikan - setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan
nilai sebesar 2,2% atau Rp256.261 juta yang terutama disebabkan oleh adanya pelunasan dipercepat dari
beberapa debitur.

Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022
Pada tanggal 31 Desember 2023, total aset Perseroan adalah sebesar Rp15.109.929 juta, mengalami
penurunan sebesar Rp1.389.643 juta atau 8,4% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022 yang
berjumlah Rp16.499.572 juta. Penurunan ini terutama diakibatkan oleh penurunan pinjaman diberikan sebesar
Rp963.337 juta atau sekitar 7,7% sebagai dampak pelunasan dipercepat dari beberapa debitur, dan penurunan
tagihan derivatif sebesar Rp211.218 juta.

Liabilitas

Posisi tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Pada tanggal 30 Juni 2024, liabilitas Perseroan adalah sebesar Rp11.998.768 juta, mengalami penurunan
sebesar Rp723.137 juta atau 5,7% dari Rp12.721.905 juta pada tanggal 31 Desember 2023. Hal ini terutama
disebabkan oleh penurunan pinjaman diterima sebesar Rp791.176 juta atau sekitar 18,5% atas adanya
pembayaran bersih pinjaman yang diterima dari bank dalam negeri dengan total sebesar Rp812.948 juta.

Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022
Pada tanggal 31 Desember 2023, liabilitas Perseroan adalah sebesar Rp12.721.905 juta, mengalami
penurunan sebesar Rp1.475.586 juta atau 10,4% dari Rp14.197.491 juta pada tanggal 31 Desember 2022.
Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh menurunnya saldo pinjaman diterima dan surat utang yang diterbitkan
masing-masing sebesar Rp989.167 juta dan Rp902.784 juta atau setara dengan 18,8% dan 23,2%. Hal ini
disebabkan atas adanya pelunasan dipercepat pinjaman diterima terutama untuk IFC dan adanya pembayaran
surat utang yang telah jatuh tempo.

Ekuitas

Posisi tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
Pada tanggal 30 Juni 2024, ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp2.706.382 juta, meningkat sebesar Rp318.358
juta atau 13,3% dari posisi pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp2.388.024 juta. Peningkatan ini
terutama disebabkan oleh penerbitan Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan Indonesia
Infrastructure Finance Tahun 2023 pada Januari 2024 dengan nilai nominal sebesar Rp335.190 juta.

Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2022
Pada tanggal 31 Desember 2023, ekuitas Perseroan adalah sebesar Rp2.388.024 juta, mengalami kenaikan
sebesar Rp85.943 juta atau 3,7% dari posisi pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp2.302.081 juta.
Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh pertumbuhan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya di tahun
2023 sebesar Rp41.688 juta atau setara 16,2% dan dibukukannya keuntungan kumulatif atas instrumen

                                                    12
Page 13
derivatif untuk lindung nilai nilai wajar pada tahun 2023 sebesar Rp33.960 juta di mana pada tahun 2022 berada
pada posisi kerugian kumulatif sebesar Rp8.264 juta.



Arus Kas Neto yang Diperoleh Dari/(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Pada periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan memperoleh arus kas neto
dari aktivitas operasi sebesar Rp580.100 juta, menurun sebesar Rp263.628 juta atau 31,3% dibandingkan arus
kas neto diperoleh untuk aktivitas operasi untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2023 yang berjumlah sebesar Rp843.728 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya
penerimaan pembayaran pinjaman diberikan sebesar Rp185.235 juta atau setara 11,2%, dan penurunan
pinjaman diberikan kepada nasabah sebesar Rp160.394 juta atau setara dengan 19,95%.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Pada tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memperoleh arus kas neto untuk aktivitas
operasi sebesar Rp1.140.054 juta, meningkat sebesar Rp2.822.613 juta atau 167,8% dibandingkan
penggunaan arus kas neto untuk aktivitas operasi pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
yang berjumlah sebesar Rp(1.682.559) juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya penerimaan
pembayaran pinjaman diberikan sebesar Rp1.102.128 juta atau setara 40,9%, sementara itu pinjaman diberikan
kepada nasabah mengalami penurunan sebesar Rp1.781.836 juta atau setara dengan 38,9%.

Arus Kas Neto yang Digunakan Untuk Aktivitas Investasi

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 adalah sebesar Rp312.498 juta, meningkat sebesar Rp298.497 juta atau 2.131,9%
dibandingkan dengan arus kas neto yang diperoleh pada periode yang sama di tahun 2023 yang berjumlah
sebesar Rp14.001 juta. Peningkatan ini terjadi terutama dikontribusikan dari penerimaan penjualan investasi
saham sebesar Rp362.817 juta.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Arus kas neto diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 adalah sebesar Rp132.387 juta, meningkat sebesar Rp135.142 juta atau 4.905,3% dibandingkan dengan
arus kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 yang berjumlah sebesar Rp(2.755) juta. Peningkatan ini terjadi terutama karena adanya
penerimaan efek-efek yang telah jatuh tempo sebesar Rp475.730 juta yang mengalami peningkatan sebesar
22,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan terdapatnya penerimaan penjualan investasi saham
sebesar Rp76.774 juta yang baru terjadi di tahun 2023.

Arus Kas Neto yang Diperoleh Dari/(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan

Periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 6 (enam)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023
Untuk periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024, Perseroan mencatatkan arus kas neto
digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp(770.353) juta, meningkat sebesar Rp427.658 juta atau
35,7%, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, di mana Perseroan mencatatkan arus kas neto yang
digunakan dari aktivitas pendanaan sebesar Rp(1.198.011) juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan
dana dari penerbitan surat berharga perpetual sebesar Rp335.190 juta. Sementara itu, pembayaran pinjaman
diterima juga mengalami penurunan sebesar 15,1% yang dikompensasikan dengan 8,92% penurunan pada
penerimaan pinjaman diterima dan adanya pembayaran surat utang yang diterbitkan yang baru terjadi pada

                                                     13
Page 14
periode 6 (enam) bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024.



Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2032, Perseroan mencatat arus kas neto yang digunakan
untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp(1.402.470) juta, di mana menurun sebesar Rp2.647.276 juta atau
212,7%, dibandingkan arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun 2022 sebesar
Rp(1.244.806) juta. Hal ini terutama dikontribusikan oleh kenaikan pembayaran surat utang yang diterbitkan
sebesar 257,96% dan penurunan penerimaan pinjaman diterima sebesar 54,34%, yang dikompensasi dengan
penurunan pembayaran pinjaman diterima sebesar 31,7%.

Keterangan selengkapnya mengenai Analisis dan Pembahasan dapat dilihat pada Bab V dalam Informasi
Tambahan.

     KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA KECENDERUNGAN DAN
                           PROSPEK USAHA PERSEROAN

A.   KETERANGAN TENTANG PERSEROAN

Perseroan didirikan di Republik Indonesia berdasarkan Akta Pendirian No. 34 tanggal 15 Januari 2010, yang
dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., sebagai pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah
memperoleh pengesahan dari Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-21503.AH.01.01.Tahun
2010 tanggal 28 April 2010, didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-
0031647.AH.01.09.Tahun 2010 tanggal 28 April 2010 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 20 tanggal 11 Maret 2011, Tambahan No. 5123 (“Akta Pendirian”). Perseroan telah memiliki
izin usaha perusahaan pembiayaan infrastruktur berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia
No. KEP-439/KM.10/2010 tanggal 6 Agustus 2010.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, dimana perubahan terakhir adalah
sebagaimana termaktub dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Yang Diambil Di Luar
Rapat Sebagai Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 43 tanggal 24 Juli 2018 yang dibuat
di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta yang telah diberitahukan
kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran
Dasar No. AHU-AH.01.03-0227487 tanggal 31 Juli 2018, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada
Kemenkumham di bawah No. AHU-0098942.AH.01.11.Tahun 2018 tanggal 31 Juli 2018, serta telah dilaporkan
ke OJK berdasarkan tanda terima No. OJK – 108603 tanggal 4 Oktober 2018 (“Akta No. 43/2018”).
Berdasarkan Akta No. 43/2018, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui antara lain perubahan atas
(i) Pasal 4 ayat (3) dan (4) tentang Modal, (ii) Pasal 10 tentang Direksi, (iii) Pasal 11 tentang Tugas dan
Wewenang Direksi, (iv) Pasal 13 ayat (5) butir a tentang Dewan Komisaris, (v) Pasal 19 tentang Tempat dan
Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham, (vi) Pasal 23 tentang Penggunaan Laba; penambahan Pasal
22 ayat (5) tentang Rencana Kerja dan Anggaran dan Tahun Buku; dan perubahan dan pernyataan kembali
seluruh Anggaran Dasar Perseroan.

B.   PERKEMBANGAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Sejak Perseroan melakukan penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2023 sampai dengan Informasi
Tambahan Ringkas ini diterbitkan, tidak terdapat perubahan atas struktur permodalan dan susunan pemegang
saham Perseroan.

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini
diterbitkan adalah sebagaimana ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham yang
Diambil di Luar Rapat No. 13 tanggal 28 November 2011 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati
Abdurachman, S.H., M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta Barat, yang telah memperoleh persetujuan dari
Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-62064.AH.01.02.Tahun 2011 tanggal 15 Desember 2011
                                                    14
Page 15
dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-
0103111.AH.01.09.Tahun 2011 tanggal 15 Desember 2011, serta telah dilaporkan kepada Menteri Keuangan
dan OJK melalui Surat No. S.177/IV/IIF/2016 tanggal 25 April 2016 (“Akta No. 13/2011”) juncto Akta Pernyataan
Keputusan Rapat No. 13 tanggal 24 April 2015 yang dibuat di hadapan Utiek Rochmuljati Abdurachman, S.H.,
M.LI., M.Kn., Notaris di Jakarta, yang telah diberitahukan kepada Menkumham sebagaimana ternyata dalam
Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03.0928364 tanggal 29 April
2015, dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-
3499018.AH.01.11.Tahun 2015 tanggal 29 April 2015, serta telah dilaporkan kepada OJK melalui Surat
Perseroan No. S.268/V/IIF/2015 tanggal 8 Mei 2015 berdasarkan tanda terima tertanggal 11 Mei 2015 (“Akta
No. 13/2015”).

Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini
diterbitkan adalah sebagaimana tercantum dalam Akta No. 13/2011 dan Akta No. 13/2015 yakni sebagai
berikut:

                                                                        Nilai Nominal Rp1.000.000,00 per
                                                                                                             Persentase
 Keterangan                                                                          saham
                                                                                                                (%)
                                                                      Jumlah Saham      Nilai Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                               2.000.000     2.000.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
 Pemegang Saham:
   1. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)                                600.000       600.000.000.000     30,00
   2. Asian Development Bank                                                 399.800       399.800.000.000     19,99
   3. International Finance Corporation                                      399.800       399.800.000.000     19,99
   4. DEG – Deutsche Investitions- und Entwicklungsgesellschaft mbH          302.400       302.400.000.000     15,12
   5. Sumitomo Mitsui Banking Corporation                                    298.000       298.000.000.000     14,90
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                2.000.000     2.000.000.000.000     100,00
 Jumlah Saham Dalam Portepel                                                       -                     -

C.   PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris / Komisaris Independen              : Darmin Nasution
Komisaris Independen                                   : Rinaldi Firmansyah
Komisaris Independen                                   : Rizal Bambang Prasetijo
Komisaris                                              : Bhimantara Widyajala
Komisaris                                              : Oza Olavia
Komisaris                                              : Supriya Prakash Sen
Komisaris                                              : Marc Oliver Jünemann
Komisaris                                              : Lodewijk Govaerts
Komisaris                                              : Yuji Fukuda

Direksi
Presiden Direktur                                      : Reynaldi Hermansjah*
Direktur Keuangan                                      : Rizki Pribadi Hasan
Direktur Investasi                                     : Mohammad Ramadhan Harahap
Direktur Risiko                                        : Lestari Andaluscia Umardin

* Berdasarkan keterbukaan informasi yang diumumkan oleh Perseroan pada tanggal 14 Agustus 2024,
Presiden Direktur Perseroan yaitu Bapak Reynaldi Hermansjah pada tanggal 14 Agustus 2024 diangkat menjadi
Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), dan atas pengangkatan tersebut, pada tanggal 14
Agustus 2024, Bapak Reynaldi Hermansjah telah menyampaikan surat mengenai pengunduran diri dari
jabatannya      selaku      Presiden   Direktur   kepada     para    pemegang       saham     Perseroan.
(https://www.idx.co.id/StaticData/NewsAndAnnouncement/ANNOUNCEMENTSTOCK/From_EREP/202408/57
50987755_33ecba8999.pdf).


                                                             15
Page 16
Sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini dikeluarkan, RUPS Perseroan dalam rangka
menyetujui pengunduran diri Bapak Reynaldi Hermansjah tersebut masih dalam proses internal Perseroan.




D.   STRUKTUR KEPEMILIKAN PERSEOAN




             Negara Republik Indonesia              Asian Development Bank   International Finance Corporation   DEG - Deutsche Investitions-und    Sumitomo Mitsui
                                                                                                                  Entwicklungsgesellschaft mbH     Banking Corporation
                              100,00%




          PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)


                             30,00%                             19,99%                         19,99%                             15,12%                     14,90%




E.   KEGIATAN USAHA PERSEROAN

Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah menyelenggarakan
kegiatan usaha dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

Kegiatan usaha Perseroan pada saat didirikan sebagaimana dimuat dalam Akta Pendirian yang benar-benar
dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek
infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi atau pemberian konsultasi (advisory) keuangan dan
transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal maupun asing dengan tujuan memfasilitasi investasi
sektor swasta di pembangunan infrastruktur. Tidak terdapat perubahan kegiatan usaha Perseroan sejak
didirikan sampai dengan saat ini sebagaimana tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta
No. 43/2018.

Kegiatan usaha Perseroan yang saat ini telah benar-benar dijalankan adalah menyelenggarakan usaha dan
kegiatan dalam bidang pembiayaan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia dan menyediakan jasa konsultasi
atau pemberian konsultasi (advisory) keuangan dan transaksi proyek bagi pemerintah ataupun investor lokal
maupun asing dengan tujuan memfasilitasi investasi sektor swasta di pembangunan infrastruktur, sebagaimana
tercantum dalam Anggaran Dasar Perseroan berdasarkan Akta No. 43/2018.

Perseroan menyediakan produk-produk dana pinjaman seperti pinjaman senior, pinjaman subordinasi,
mezzanine dan penyertaan modal yang tersedia dalam mata uang Rupiah (IDR) dan Dolar Amerika Serikat
(USD) di samping produk non-fund based seperti penjaminan dan layanan berbasis fee, dan dengan demikian
berfungsi sebagai penyedia dana utama dan dana tambahan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan proyek
pembangunan infrastruktur di Indonesia. Didukung oleh modal yang kuat dari para pemegang saham dan
pinjaman subordinasi dengan jangka waktu 25 tahun dan 24,5 tahun, masing-masing dari ADB dan Bank Dunia
melalui SMI, Perseroan memiliki landasan kokoh untuk menjembatani kebutuhan pembiayaan pembangunan
infrastruktur di Indonesia.

Sesuai dengan POJK No. 46/2020, berikut adalah sektor-sektor infrastruktur yang menjadi objek pembiayaan
infrastruktur:

                                                                                          16
Page 17
a. infrastruktur transportasi;
b. Infrastruktur jalan;
c. infrastruktur sumber daya air dan irigasi;
d. infrastruktur air minum;
e. infrastruktur sistem pengelolaan air limbah terpusat;
f. infrastruktur sistem pengelolaan air limbah setempat;
g. infrastruktur sistem pengelolaan persampahan;
h. infrastruktur telekomunikasi dan informatika;
i. infrastruktur ketenagalistrikan;
j. infrastruktur minyak dan gas bumi dan energi terbarukan;
k. infrastruktur konservasi energi;
l. infrastruktur fasilitas perkotaan;
m. infrastruktur fasilitas pendidikan;
n. infrastruktur fasilitas sarana dan prasarana olahraga, serta kesenian;
o. infrastruktur kawasan;
p. infrastruktur pariwisata;
q. infrastruktur kesehatan;
r. infrastruktur lembaga pemasyarakatan;
s. infrastruktur perumahan rakyat;
t. infrastruktur bangunan negara; dan
u. infrastruktur lain yang tidak termasuk dalam huruf a sampai dengan huruf t di atas, dimana tunduk pada
   persetujuan terlebih dahulu dari OJK.

Keunggulan Bersaing

Perseroan memiliki beberapa keunggulan bersaing jika dibandingkan dengan lembaga yang menyediakan
pembiayaan infrastruktur lainnya, yaitu:

1. Pemegang saham terbesar Perseroan adalah SMI dengan kepemilikan saham sebesar 30%, dimana SMI
    merupakan perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia;
2. Perseroan juga memiliki Multilateral Agencies dan institusi keuangan yang ternama dan diakui secara global
    (IFC, ADB, DEG, dan SMBC) sebagai pemegang saham yang memiliki sinergi dengan kegiatan usaha
    Perseroan;
3. Perseroan memiliki jaringan yang luas dalam kegiatan usaha infrastruktur, baik dengan institusi-institusi
    Pemerintah maupun swasta;
4. Perseroan memiliki tenor pembiayaan yang fleksibel sesuai dengan karakter sektor infrastruktur
    membutuhkan jangka waktu pembiayaan relatif panjang;
5. Perseroan memiliki kemampuan inovasi pembiayaan dan pengembangan, serta eksekusi proyek yang kuat;
6. Perseroan memiliki ragam produk yang bervariasi (dari pinjaman senior hingga penyertaan modal) dan
    dapat menjadi solusi bagi financing gap;
7. Perseroan memiliki produk yang dapat melengkapi produk perbankan seperti penyertaan modal, mezzanine
    dan pinjaman subordinasi;
8. Perseroan memiliki kemampuan pembiayaan dalam mata uang Rupiah dan mata uang asing;
9. Mitra strategis Pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia;
10. Perseroan memiliki tim manajemen yang handal dan berpengalaman dalam berbagai sektor, seperti
    perbankan korporasi dan investasi, konsultasi manajemen, private equity dan organisasi multilateral;
11. Perseroan memiliki kompetensi yang menyeluruh dalam memberikan pembiayaan dan jasa konsultasi
    terhadap sektor infrastruktur;
12. Perseroan memiliki proses kerja dan standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan yang berskala
    internasional; dan
13. Perseroan termasuk kedalam salah satu daftar lembaga keuangan yang penyaluran dana nya
    diperhitungkan ke dalam RPIM sehingga memiliki akses pendanaan yang lebih luas.

Strategi Perseroan

Strategi Perseroan dalam mengembangkan usaha bertumpu pada keunggulan-keunggulan kompetitif yang

                                                     17
Page 18
dimiliki oleh Perseroan, seperti kecakapan untuk memberikan pembiayaan jangka panjang, fleksibilitas
pembiayaan, pembiayaan dalam mata uang asing berkat dukungan pemegang saham internasional, efektivitas
proses kerja, standar pengelolaan dampak sosial dan lingkungan berskala internasional, hingga jasa advisory
bagi pihak yang membutuhkan.

Keunggulan kompetitif tersebut adalah sebagai berikut:
   -  Mandat IIF untuk mengembangkan sektor infrastruktur di Indonesia, yang didukung oleh hubungan
      yang kuat dengan Pemerintah Indonesia;
   -  Kemampuan untuk memberikan pembiayaan jangka Panjang, produk yang tailor-made, fleksibilitas
      pembiayaan maupun pembiayaan dalam mata uang asing;
   -  Kemampuan untuk berfungsi sebagai policy sounding board dengan Pemerintah Indonesia;
   -  Dukungan kuat dari pemegang saham berperingkat AAA;
   -  Pengetahuan yang mendalam tentang aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG);
   -  Sumber modal yang terdiversifikasi dengan baik, termasuk dari pemegang saham, pinjaman, dan pasar
      modal;
   -  Portofolio proyek yang terdiversifikasi dengan baik dengan manajemen risiko dan nilai-nilai ESG yang
      kuat;
   -  Kebijakan keuangan yang cermat, leverage yang moderat, dan bisnis yang sangat scalable;
   -  Tim manajemen yang berpengalaman di bawah pengawasan Dewan Komisaris yang beranggotakan
      figur terkemuka;
   -  Adanya unit advisory yang mampu mendukung berbagai proyek-proyek swasta maupun pemerintah;
      dan
   -  Berpengalaman dalam memberikan pembiayaan dan jasa konsultasi dengan standar ESG
      internasional.

Semua ini dilaksanakan dengan mengacu kepada standar pengelolaan dampak sosial yang berskala
internasional.

Strategi Perseroan ke depan untuk menghadapi berbagai persaingan usaha adalah menitik beratkan kepada
pembiayaan yang bersifat junior financing (misalnya mezzanine dan equity financing) dan berbagai macam jenis
produk credit enhancement seiring dengan peran Perseroan sebagai katalis. Pada saat yang bersamaan
Perseroan juga akan memperdalam penetrasinya di industri pasar modal melalui penerbitan berbagai macam
surat hutang. Hal ini dilaksanakan untuk mendiversifikasikan struktur pendanaan Perseroan.

Keterangan selengkapnya mengenai Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha Serta Kecenderungan
dan Prospek Usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VII dalam Informasi Tambahan.
                                              PENJAMIN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum di dalam Akta Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi Berkelanjutan II Indonesia Infrastructure Finance Tahap II Tahun 2024 No. 11 tanggal 4 Oktober 2024,
yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, para Penjamin Emisi
Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat dengan
jumlah Pokok Obligasi yang ditawarkan sebesar Rp1.000.000.000.000,- (satu triliun Rupiah) yang dijamin
secara kesanggupan penuh (full commitment).

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi adalah sebagai
berikut:
                                                                Nilai Penjaminan
       Penjamin Emisi                                            (dalam Rupiah)                                       (%)
No
          Obligasi
                               Seri A            Seri B              Seri C          Seri D           Jumlah
   PT BRI Danareksa
1.                           67.000.000.000    83.000.000.000    100.000.000.000   84.000.000.000   334.000.000.000    33,4
   Sekuritas (Terafiliasi)
   PT Mandiri Sekuritas
2.                           67.000.000.000    83.000.000.000    100.000.000.000   83.000.000.000   333.000.000.000    33,3
   (Terafiliasi)
   PT Indo Premier
3.                           66.000.000.000    84.000.000.000    100.000.000.000   83.000.000.000   333.000.000.000    33,3
   Sekuritas

                                                            18
Page 19
       Jumlah          200.000.000.000   250.000.000.000    300.000.000.000   250.000.000.000 1.000.000.000.000   100,0


Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam Penawaran
Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No.
IX.A.7.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT Mandiri Sekuritas.

Keterangan selengkapnya mengenai Penjamin Emisi Obligasi dapat dilihat pada Bab IX dalam Informasi
Tambahan.

                                                PERPAJAKAN

Penghasilan yang diterima atau diperoleh Pemegang Obligasi dari kepemilikan Obligasi yang diperhitungkan
dan diperlakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Informasi lebih lanjut mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab VIII dalam Informasi Tambahan.

 CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI
 DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING
 MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
 PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG
 DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI INI.

                        LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

 Konsultan Hukum                :   Assegaf Hamzah & Partners
 Notaris                        :   Kantor Notaris Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
 Wali Amanat                    :   PT Bank Mega Tbk
 Perusahaan Pemeringkat         :   PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
 Efek

Keterangan selengkapnya mengenai Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dapat dilihat pada Bab X
dalam Informasi Tambahan.

                           TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

1. Pemesan yang Berhak
   Perorangan dan/atau badan, baik Warga Negara Indonesia/Warga Negara Asing/Badan Indonesia/Badan
   Asing yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia dan Warga Negara Indonesia yang bertempat
   tinggal/berkedudukan di luar wilayah Indonesia.

2. Pemesanan Pembelian Obligasi
   Pemesanan pembelian Obligasi harus diajukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian
   Obligasi (“FPPO”) yang dapat diperoleh dari Penjamin Emisi Obligasi, baik dalam bentuk hardcopy (salinan
   dalam bentuk cetak) maupun softcopy melalui email, sebagaimana tercantum dalam Bab XII Informasi
   Tambahan dan pemesanan yang telah dimasukkan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan
   pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan FPPO untuk keperluan ini yang dikeluarkan oleh
   Penjamin Emisi Obligasi yang dibuat dalam 5 (lima) rangkap, melampirkan salinan identitas, dan sub
   rekening efek. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan
   pembelian Obligasi secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan
   tersebut di atas.

   Pemesanan pembelian Obligasi dan penyampaian FPPO kepada Penjamin Emisi Obligasi dapat dilakukan
   dari jarak jauh, melalui email dan mesin faksimile Penjamin Emisi Obligasi, sebagaimana tercantum pada
   Bab XIII Informasi Tambahan.
                                                       19
Page 20
3. Jumlah Minimum Pemesanan
   Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp1.000.000,- (satu juta Rupiah)
   atau kelipatannya.

4. Masa Penawaran Obligasi
   Masa Penawaran Umum adalah selama 3 (tiga) Hari Kerja yakni pada tanggal 18 - 22 Oktober 2024 sejak
   pukul 09.00 pagi WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

5. Pendaftaran
   Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini didaftarkan pada KSEI berdasarkan
   Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara Perseroan dengan KSEI. Dengan
   didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai
   berikut:
   1. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang
        disimpan KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan didistribusikan dalam bentuk
        elektronik yang diadministrasikan dalam Penitipan Kolektif KSEI. Obligasi hasil Penawaran Umum akan
        dikreditkan ke dalam Rekening Efek pada tanggal 25 Oktober 2024.
   2. Konfirmasi Tertulis berarti konfirmasi tertulis dan/atau laporan saldo Obligasi dalam Rekening Efek yang
        diterbitkan oleh KSEI, atau Pemegang Rekening berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek
        dengan Pemegang Obligasi.
   3. Pengalihan kepemilikan Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
        Perusahaan Efek, atau Bank Kustodian yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang
        Rekening.
   4. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam rekening efek berhak atas pembayaran Bunga Obligasi,
        pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO, serta hak-hak lainnya yang melekat pada
        Obligasi.
   5. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan Pokok Obligasi kepada pemegang Obligasi dilaksanakan
        oleh Perseroan melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran melalui Rekening Efek di KSEI untuk
        selanjutnya diteruskan kepada pemilik manfaat (beneficial owner) yang menjadi pemegang Rekening
        Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian, sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi
        maupun pelunasan pokok yang ditetapkan Perseroan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
        Perjanjian Agen Pembayaran. Perseroan melaksanakan pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan
        Pokok Obligasi berdasarkan data kepemilikan Obligasi yang disampaikan oleh KSEI kepada Perseroan.
   6. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh pemilik manfaat Obligasi atau kuasanya dengan
        membawa asli surat Konfirmasi Tertulis untuk RUPO yang diterbitkan oleh KSEI dan Obligasi yang
        bersangkutan dibekukan sampai dengan berakhirnya RUPO.
   7. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib menunjuk Perusahaan Efek atau Bank
        Kustodian yang telah menjadi pemegang rekening di KSEI untuk menerima dan menyimpan Obligasi
        yang didistribusikan oleh Perseroan.

6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
   Selama Masa Penawaran Umum, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
   mengajukan FPPO selama periode jam kerja yang berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi,
   sebagaimana dimuat dalam Bab XIII Informasi Tambahan, baik dalam bentuk hardcopy (salinan dalam
   bentuk cetak) maupun dalam bentuk softcopy yang disampaikan melalui email.

7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi
   Para Penjamin Emisi Obligasi atau Agen Penjualan yang menerima pengajuan pemesan pembelian Obligasi
   akan menyerahkan kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatangani, baik
   secara hardcopy (salinan dalam bentuk cetak) maupun softcopy melalui email, sebagai tanda terima
   pengajuan pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan
   merupakan jaminan dipenuhinya pemesanan.

8. Penjatahan Obligasi
   Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka
   penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan

                                                     20
Page 21
   porsi penjaminannya masing-masing dengan persetujuan dan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Penjamin
   Pelaksana Emisi Obligasi, dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi dan
   Peraturan No. IX.A.7. Tanggal Penjatahan adalah tanggal 23 Oktober 2024.

   Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa Pihak tertentu mengajukan pemesanan
   Obligasi melalui lebih dari 1 (satu) formulir pemesanan pada Penawaran Umum ini, baik secara langsung
   maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan
   1 (satu) formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

   Penjamin Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum kepada OJK paling lambat
   5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK No. 36/2014.

   Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT Mandiri Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
   Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
   pada Peraturan Bapepam dan LK No. VIII.G.12 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK No. Kep-
   17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pelaksanaan Oleh Akuntan atas Pemesanan dan
   Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 hari setelah
   berakhirnya Penawaran Umum.

9. Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi
   Selambat-lambatnya pada tanggal 24 Oktober 2024, pemesan harus segera melaksanakan pembayaran
   yang dapat dilakukan secara tunai atau dengan bilyet giro atau cek yang ditujukan kepada Penjamin Emisi
   Obligasi yang bersangkutan atau kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi:

              PT BRI Danareksa Sekuritas                       PT Indo Premier Sekuritas
                 Bank Rakyat Indonesia                                Bank Permata
               Cabang Bursa Efek Jakarta                        Cabang Sudirman Jakarta
           No. Rekening 0671.01.000680.30.4                    No. Rekening 0701528093
            a.n.: PT BRI Danareksa Sekuritas                 a.n.: PT Indo Premier Sekuritas

                                          PT Mandiri Sekuritas
                                               Bank Mandiri
                                       Cabang Jakarta Sudirman
                                      No. Rekening 1020005566028
                                        a.n.: PT Mandiri Sekuritas

   Jika pembayaran dilakukan dengan cek atau bilyet giro, maka cek atau bilyet giro yang bersangkutan harus
   dapat diuangkan atau ditunaikan dengan segera selambat-lambatnya tanggal 24 Oktober 2024 pada
   rekening tersebut di atas, kecuali Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana
   Emisi Obligasi, dapat melakukan pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi. Semua biaya yang
   berkaitan dengan proses pembayaran merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan jika
   persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

10. Pembayaran Penjamin Pelaksana Emisi Kepada Perseroan
    Setelah pembayaran (in good funds) telah dilakukan kepada Para Penjamin Emisi Efek, selanjutnya pada
    tanggal 25 Oktober 2024 Penjamin Pelaksana Emisi harus mentransfer dana hasil Penawaran Umum
    kepada Perseroan.

11. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
    Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 25 Oktober 2024, Perseroan wajib
    menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI
    untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan
    telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung
    jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI.

   Segera setelah Obligasi diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, selanjutnya Penjamin Pelaksana

                                                   21
Page 22
   Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk mendistribusikan Obligasi ke dalam Rekening Efek dari
   Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya
   pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
   semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

12. Pendaftaran Obligasi ke Dalam Penitipan Kolektif
    Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
    berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang untuk Obligasi di KSEI yang ditandatangani antara
    Perseroan dengan KSEI dibuat di bawah tangan bermeterai cukup, dengan memperhatikan ketentuan di
    bidang Pasar Modal dan ketentuan KSEI yang berlaku. Obligasi yang disimpan dalam penitipan kolektif di
    KSEI bernilai sepadan satu dengan yang lainnya. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka
    atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
    a. Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan
         atas nama KSEI sebagai bukti bahwa Perseroan mempunyai kewajiban kepada dan untuk kepentingan
         Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Obligasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke
         dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 25 Oktober 2024. KSEI
         akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
         bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
         kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
    b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI;
    c. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak
         atas pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta
         hak-hak lain yang berhubungan dengan Obligasi;
    d. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
         Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening
         sesuai dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan
         dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang
         berhak atas Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang
         bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari
         Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan
         perundang-undangan yang berlaku;
    e. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di
         Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

13. Pengembalian Uang Pemesanan
    Jika terjadi pengakhiran Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi:

   a.   Dalam hal pengakhiran terjadi karena penundaan masa Penawaran Umum atau pembatalan
        Penawaran Umum sesuai ketentuan Pasal 17.3 Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, maka uang
        pembayaran pemesanan Obligasi yang telah diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin
        Pelaksana Emisi Obligasi, wajib dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin
        Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal diumumkannya
        keputusan penundaan atau pembatalan tersebut. Dalam hal uang pemesanan telah diterima Perseroan,
        maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari
        Kerja sejak tanggal diumumkannya keputusan penundaan atau pembatalan tersebut.
   b.   Dalam hal pengakhiran terjadi karena pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam
        jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak
        dipenuhi, maka penawaran umum Obligasi batal demi hukum dan uang pemesanan Obligasi yang telah
        diterima oleh Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, wajib dikembalikan
        oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi kepada para pemesan, paling
        lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal diumumkannya Penawaran Umum batal demi hukum. Dalam
        hal uang pemesanan Obligasi telah diterima Perseroan, maka Perseroan wajib mengembalikan uang
        pemesanan Obligasi kepada pemesan paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak tanggal diumumkannya
        Penawaran Umum batal demi hukum.
   c.   Apabila uang pemesanan Obligasi telah diterima oleh Perseroan maka tanggung jawab pengembalian
        tersebut menjadi tanggungan Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI, dengan

                                                     22
Page 23
       ketentuan Perseroan telah menerima uang pemesanan dan dengan demikian Perseroan
       membebaskan Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dari segala
       tanggung jawabnya.
  d.   Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi
       dan/atau Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada
       para pemesan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obligasi dari masing-
       masing seri Obligasi per tahun untuk tiap hari keterlambatan. Denda akan dikenakan sejak hari ke-3
       (tiga) setelah berakhirnya Perjanjian Emisi Obligasi dan dihitung secara harian (berdasarkan jumlah
       Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang
       seharusnya dibayar ditambah denda).
  e.   Jumlah uang pengembalian pemesanan Obligasi kepada pemesan dan denda tersebut harus dibayar
       sekaligus secara penuh atas permintaan pertama Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan
       memberitahukan kepada KSEI, dan KSEI mengembalikan Sertifikat Jumbo Obligasi kepada Perseroan
       sesuai dengan jumlah Pokok Obligasi yang diterbitkan Perseroan.
  f.   Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan oleh Penjamin Pelaksana Emisi
       Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Perseroan, akan tetapi pemesan tidak datang
       untuk mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal keputusan penundaan atau
       pembatalan Penawaran tersebut atau berakhirnya Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi, maka
       Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dan/atau Perseroan tidak
       diwajibkan membayar denda kepada para pemesan Obligasi.

14. Lain-lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

 PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Informasi Tambahan dan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi dapat diperoleh melalui email Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi dari tanggal 18 – 22 Oktober 2024 jam 09.00 WIB –
15.00 WIB di Indonesia dengan alamat sebagai berikut:

              PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI

             PT BRI Danareksa Sekuritas                            PT Indo Premier Sekuritas
                 Gedung BRI II, Lantai 23                          Pacific Century Place, Lt. 16
            Jl. Jend. Sudirman Kav. 44 – 46                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                      Jakarta 10210                                        Jakarta 12190
                Telepon: (021) 5091 4100                             Telepon: (021) 50887168
                Faksimili: (021) 2520 990                            Faksimili: (021) 50887167
           www.bridanareksasekuritas.co.id                             www.indopremier.com
  Email: ib-group1@bridanareksasekuritas.co.id dan                Email: fixed.income@ipc.co.id
   debtcapitalmarket@bridanareksasekuritas.co.id

                                          PT Mandiri Sekuritas
                                       Menara Mandiri I Lantai 25
                                   Jalan Jend. Sudirman Kav. 54-55
                                               Jakarta 12190
                                         Telepon: (021) 526 3445
                                       Faksimile: (021) 527 5701
                                      www.mandirisekuritas.co.id
                                  Email: divisi-fi@mandirisekuritas.co.id

  SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
  PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.


                                                     23

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.53 MB
Published7 Oct 2024
Pages23
Characters97,018
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT MANDIRI SEKURITAS p.1 ×11
linked org Bank Mega Tbk p.1 ×14
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.10 ×3
linked org Asian Development Bank p.10 ×3
linked org Bank Danamon Tbk p.10 ×2
linked org Bank Tabungan Negara Tbk p.10 ×2
linked org International Finance Corporation p.11 ×5
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.15
linked person Darmin Nasution p.15
linked person Rinaldi Firmansyah p.15
linked person Rizal Bambang Prasetijo p.15
linked person Bhimantara Widyajala p.15
linked person Oza Olavia p.15
linked person Supriya Prakash Sen p.15
linked person Lodewijk Govaerts p.15
linked person Yuji Fukuda p.15
linked person Rizki Pribadi Hasan p.15
linked person Mohammad Ramadhan Harahap p.15
linked person Lestari Andaluscia Umardin p.15
linked person Reynaldi Hermansjah p.15 ×6
linked org Bank Permata p.21
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible — Central Business p.1
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.14 ×3
possible org Bank Rakyat Indonesia p.21
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia. Penawaran Obligasi p.1
unresolved org PT BRI DANAREKSA SEKURITAS p.1 ×4
unresolved org PT INDO PREMIER SEKURITAS p.1 ×3
unresolved org Bank Capital Adequacy Ratio p.10
unresolved org Bank QNB Tbk p.10 ×2
unresolved org PT Metro Pacific Tollways Indonesia Services p.12
unresolved person Aulia Taufani p.14
unresolved person Sutjipto p.14
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.14
unresolved person Utiek Rochmuljati Abdurachman · Notaris p.14 ×5
unresolved org Menteri Keuangan p.15
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.15
unresolved org Banking Corporation p.16
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.18 ×4
unresolved org PT BRI Danareksa p.18
unresolved org PT Indo Premier p.18
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners · Konsultan Hukum p.19
unresolved person H. Wali Amanat p.19
unresolved org Indonesia p.19
unresolved org Bapepam p.21 ×4
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas Bank Rakyat Indonesia p.21
unresolved org Bank Permata Cabang Bursa Efek p.21
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Bank Mandiri Cabang Jakarta Sudirman p.21
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Menara Mandiri I p.23

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result