Back to announcement
20260608_WIFI_Penyampaian Bukti Iklan_32098519_lamp2.pdf
Other Text extracted WIFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
f. mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud
JADWAL
Masa Penawaran Awal : 8 – 17 Juni 2026
PROSPEKTUS RINGKAS Perseroan atau Wali Amanat untuk melakukan pembatalan pendaftaran
Obligasi di KSEI sesuai dengan ketentuan peraturan Pasar Modal dan
KSEI;
Tanggal Efektif : 22 Juni 2026 INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN
KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT g. mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kejadian kelalaian
Masa Penawaran Umum : 23 Juni 2026
DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN sebagaimana dimaksud dalam termasuk untuk menyetujui suatu
Tanggal Penjatahan : 24 Juni 2026 YANG TELAH DISAMPAIKAN KE OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN UNTUK MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON kelonggaran waktu atas suatu kelalaian dan akibat akibatnya, atau untuk
PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS AWAL.
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 26 Juni 2026 mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; dan
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 26 Juni 2026 OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN h. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH tidak tercapai kesepakatan antara Perseroan dan Wali Amanat.
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 29 Juni 2026
PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
Pemberitahuan
PENAWARAN UMUM PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian
DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
Perwaliamanatan Obligasi dianggap telah dilakukan dengan sah, dan
A. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
PT SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS sebagaimana mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS
ini, yang tertera di samping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara
Berkelanjutan I dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan INI.
tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan
dalam Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
langsung dengan memperoleh tanda terima atau dengan faksimili yang sudah
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK
dikonfirmasikan.
No. 36/2014”), sebagai berikut:
Perseroan
1. Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah
Nama : PT SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK
Berkelanjutan I akan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua)
Alamat : Fatmawati Mas Blok 328 – 329
tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum
Jl. RS Fatmawati No.20
PT SOLUSI SINERGI DIGITAL Tbk
Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I
Jakarta Selatan 12430
terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak
Telp. : (021) 765 9228
Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif.
Kegiatan Usaha Utama: Faks. : (021) 765 9229
2. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun Bergerak dalam bidang periklanan, serta perusahaan holding yang melakukan investasi dalam bidang periklanan, produk dan layanan digital dan jaringan Untuk Perhatian : Direksi
sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran kepada OJK. serat optik melalui Entitas Anak
Wali Amanat
3. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir Kantor Pusat:
sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran Nama : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Fatmawati Mas Blok 328 – 329
dan Banten Tbk
umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan Jl. RS Fatmawati No.20
Jakarta Selatan 12430, Indonesia Alamat : Gedung T Tower Lt. 17
Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 7 April 2026 dan Laporan Asuransi
Telepon : (021) 765 9228 Jl. Gatot Subroto No 93
Independen atas Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar No. tanggal
Faksimile: (021) 765 9229 Kel. Pancoran, Kec. Pancoran
8 April 2026 dari Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan, keduanya Jakarta Selatan 12780
Email: corporate@surge.co.id
menyatakan Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar (i) selama
Website : www.surge.co.id Telp. : (021) 26966553
2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam
Faks : -
rangka Penawaran Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2 (dua) tahun terakhir PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL Untuk Perhatian : Divisi Treasury
sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp2.500.000.000.000 (DUA TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) Grup Kustodian & Wali Amanat
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan. Gagal Bayar (“OBLIGASI BERKELANJUTAN I”)
berarti kondisi di mana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan dan Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi
kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dapat dilakukan dengan
koma lima persen) dari modal disetor. DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp2.500.000.000.000 (DUA TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) ketentuan sebagai berikut:
(“SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I”) a. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan
4. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas
yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan: sebelum Tanggal Emisi, maka perubahan dan/atau penambahan Perjanjian
peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh perusahaan OBLIGASI BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL TAHAP I TAHUN 2026 Perwaliamanatan Obligasi tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis
DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.250.000.000.000 (SATU TRILIUN DUA RATUS LIMA PULUH MILIAR RUPIAH) yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan
pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
(“OBLIGASI”)
pemeringkatan idA (Single A) untuk Obligasi dan idA(sy) (Single A Syariah) tersebut dilakukan, memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu:
untuk Sukuk Ijarah dari Pefindo dan irA+ (Single A Plus) untuk Obligasi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu Indonesia.
irA+(sy) (Single A Plus Syariah) untuk Sukuk Ijarah dari KRI. 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti b. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan pada dan/
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014. 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi. atau setelah Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
Seri C : Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu Obligasi hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO
B. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN
3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. dan perubahan dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian
Nama Obligasi
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, di mana pembayaran Bunga Obligasi pertama akan tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan
Obligasi Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026 dilakukan pada tanggal 26 September 2026, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan Obligasi adalah pada tanggal 6 Juli 2027 untuk lain dalam peraturan/perundangan yang berlaku, atau apabila dilakukan
Jenis Obligasi Obligasi Seri A, tanggal 26 Juni 2028 untuk Obligasi Seri B, dan tanggal 26 Juni 2029 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
penyesuaian/perubahan terhadap perjanjian perwaliamanatan berdasarkan
payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan dan peraturan baru yang berkaitan dengan perjanjian perwaliamanatan.
oleh Perseroan untuk didaftarkan atas nama KSEI berdasarkan Perjanjian SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL TAHAP I TAHUN 2026 Tambahan Utang yang Dapat Dibuat Oleh Perseroan Dimasa yang Akan
Pendaftaran Obligasi di KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang DENGAN SISA IMBALAN IJARAH SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.250.000.000.000 (SATU TRILIUN DUA RATUS LIMA PULUH MILIAR RUPIAH) Datang
Obligasi melalui Pemegang Rekening. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang (“SUKUK IJARAH”)
Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, sebelum
Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu: dilunasinya Jumlah Yang Menjadi Kewajiban, tanpa persetujuan tertulis terlebih
diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek Seri A : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A sebesar Rp[●]([●] Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●], ([●] Rupiah) per tahun atau setara dengan dahulu dari Wali Amanat, Perseroan tidak dapat membuat pinjaman baru kepada
yang ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening. [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A, dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. kreditur lain dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perseroan kepada pihak
Harga Penawaran Seri B : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara dengan lain yang mengakibatkan pelanggaran batasan rasio keuangan sebagaimana
[●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B, dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok termaktub dalam Pasal 6.1 huruf a Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
Seri C : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C sebesar Rp[● ]([●] Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara dengan
Obligasi. [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C, dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Hukum yang Berlaku
Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah di mana pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi tunduk pada
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebanyak- pertama akan dilakukan pada tanggal 26 September 2026, sedangkan Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus Tanggal Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah akan dan diartikan sesuai ketentuan undang-undang dan hukum di Negara Republik
dibayarkan pada tanggal 6 Juli 2027 untuk Sukuk Ijarah Seri A, 26 Juni 2028 untuk Sukuk Ijarah Seri B dan tanggal 26 Juni 2029 untuk Sukuk Ijarah Seri C. Indonesia.
banyaknya sebesar Rp1.250.000.000.000,00 (satu triliun dua ratus lima puluh Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah masing-masing seri Sukuk Ijarah dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Perseroan tidak melakukan
miliar Rupiah), yang terbagi dalam 3 (tiga) seri, yaitu: pemotongan zakat atas Cicilan Imbalan Ijarah. C. KETERANGAN TENTANG SUKUK IJARAH
Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat Obligasi Berkelanjutan I Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) dan/atau Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan Nama Sukuk Ijarah
bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu ditentukan kemudian Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026.
370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi; PENTING UNTUK DIPERHATIKAN Jenis Sukuk Ijarah
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN
Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah
bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BENDA TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI
JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG- yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti kewajiban
2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi; dan
UNDANG HUKUM PERDATAAN. HAK PEMEGANG OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah melalui Pemegang Rekening.
Seri C : Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA
Sukuk Ijarah ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang
bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS
AWAL DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.” Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah
3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah oleh
Jumlah Pokok Obligasi dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Sukuk Ijarah bagi Pemegang Sukuk
Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA
PASAR. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL Ijarah adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan
kembali sebagai pelunasan Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi
PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi dengan memperhatikan MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMATUHI KETENTUAN-KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI DAN/ yang ditandatangani Pemegang Sukuk Ijarah dengan Pemegang Rekening.
ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi mengenai Syarat- ATAU SUKUK IJARAH . KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DAPAT DILIHAT PADA
BAB I DALAM PROSPEKTUS AWAL DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.” Harga Penawaran
Syarat Obligasi.
Sukuk Ijarah ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Sisa
Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DARI:
Imbalan Ijarah.
Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
Jumlah Sisa Imbalan Ijarah, Cicilan Imbalan Ijarah Dan Jatuh Tempo Sukuk
tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada A (Single A) A(sy) (Single A Syariah)
id id
Ijarah
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. PT KREDIT RATING INDONESIA (“KRI”):
Jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang akan ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga A+ (Single A Plus) A+(sy) (Single A Plus Syariah)
ir ir
Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima puluh miliar Rupiah), yang terbagi
Obligasi dibayarkan setiap triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAGIAN DARI BAB I DALAM PROSPEKTUS AWAL.
dalam 3 (tiga) seri, dengan ketentuan:
tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Dalam hal Tanggal
RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PERSAINGAN. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO USAHA DAN Seri A : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga
RISIKO UMUM PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS AWAL DENGAN JUDUL “FAKTOR RISIKO.”
Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda. Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara
INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH MEMILIKI RISIKO ATAS TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH YANG dengan [●]% ([●]persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari
DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH SEBAGAI A, yang berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak
masing-masing Seri Obligasi adalah sebagai berikut: INVESTASI JANGKA PANJANG. Tanggal Emisi;
Bunga Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi PENCATATAN ATAS OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”) Seri B : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
Ke- Seri A Seri B Seri C PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DAN SUKUK IJARAH INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara
1 26 September 2026 26 September 2026 26 September 2026 PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
dengan [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B,
2 26 Desember 2026 26 Desember 2026 26 Desember 2026 yang berjangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi; dan
3 26 Maret 2027 26 Maret 2027 26 Maret 2027 Seri C : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara
4 6 Juli 2027 26 Juni 2027 26 Juni 2027
PT KB VALBURY PT MAYBANK SEKURITAS PT RHB SEKURITAS dengan [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C,
5 - 26 September 2027 26 September 2027
PT BNI SEKURITAS PT MANDIRI SEKURITAS
SEKURITAS INDONESIA INDONESIA
yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
6 - 26 Desember 2027 26 Desember 2027
PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH Jumlah Sisa Imbalan Ijarah tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
7 - 26 Maret 2028 26 Maret 2028
(akan ditentukan kemudian) pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dari masing-masing seri Sukuk Ijarah dan/atau
8 - 26 Juni 2028 26 Juni 2028 pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dari
9 - - 26 September 2028
WALI AMANAT masing-masing seri Sukuk Ijarah sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk Sukuk Ijarah sesuai ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
10 - - 26 Desember 2028
Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Sisa
11 - - 26 Maret 2029 Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2026
Imbalan Ijarah adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Sisa Imbalan
12 - - 26 Juni 2029
Satuan Perdagangan Obligasi Hak-hak Pemegang Obligasi Ijarah yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Sukuk
Perhitungan Bunga Obligasi Ijarah pada Tanggal Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah.
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan 1. Menerima pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, dan/atau
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Denda (jika ada). Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah dan Tanggal Pelunasan Sisa Imbalan
dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000 (lima juta Ijarah dari masing-masing seri Sukuk Ijarah adalah sebagai berikut:
2. Pemegang Obligasi berhak atas Pokok Obligasi dengan harga yang sama
adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah Rupiah) dan/atau kelipatannya. dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah
Cicilan Imbalan
30 (tiga puluh) Hari Kalender. Pembelian Kembali Obligasi dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
Ijarah Ke- Seri A Seri B Seri C
Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi Penjelasan mengenai pembelian kembali obligasi dapat dilihat pada bagian dari 3. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana yang cukup untuk 1 26 September 2026 26 September 2026 26 September 2026
a. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”. pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi pada Tanggal 2 26 Desember 2026 26 Desember 2026 26 Desember 2026
Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada Jaminan Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal pelunasan Pokok Obligasi, 3 26 Maret 2027 26 Maret 2027 26 Maret 2027
4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan maka Perseroan harus membayar Denda dihitung harian (berdasarkan jumlah
4 6 Juli 2027 26 Juni 2027 26 Juni 2027
ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. atau aktiva lain milik Emiten dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak hari keterlambatan) sampai dengan pembayaran jumlah yang wajib dibayar
Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari 5 - 26 September 2027 26 September 2027
manapun. Seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun Perseroan.
Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian 4. Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi 6 - 26 Desember 2027 26 Desember 2027
menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada hari, kecuali aktiva Perseroan yang dijaminkan secara khusus kepada krediturnya, adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang 7 - 26 Maret 2028 26 Maret 2028
periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga 8 - 26 Juni 2028 26 Juni 2028
sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan
9 - - 26 September 2028
b. Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi setelah tanggal
10 - - 26 Desember 2028
Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi, maka pihak yang
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada 11 - - 26 Maret 2029
Pemegang Rekening. Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. periode Bunga Obligasi yang bersangkutan. 12 - - 26 Juni 2029
c. Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Hak Senioritas 5. Melalui keputusan RUPO, Pemegang Obligasi antara lain berhak melakukan Satuan Pemindahbukuan Sukuk Ijarah
Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang tindakan sebagai berikut:
Sukuk Ijarah ini diterbitkan dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian
berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi. Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan a. Berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO. Satu satuan Perwaliamanatan Sukuk Ijarah, dengan satuan jumlah Sukuk Ijarah yang dapat
d. Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari, pemindahbukuan mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah
kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan RUPO dan/atau RUPO; senilai Rp1 (satu Rupiah) dan kelipatannya sebagaimana diatur dalam Perjanjian
lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
b. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (sinking fund) Pemegang Obligasi mengenai perubahan jangka waktu Obligasi, Satuan Perdagangan Sukuk Ijarah
Agen Pembayaran Obligasi, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk pembayaran Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode
Perdagangan Sukuk Ijarah dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat
kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok ini dengan pertimbangan untuk pembayaran Bunga Obligasi, dan/atau ketentuan lain dalam Perjanjian
dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan
Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan Perwaliamanatan dengan memperhatikan POJK NO. 20/2020 dan POJK
perdagangan Sukuk Ijarah di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
a. Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi. rencana penggunaan dana hasil Emisi Obligasi, sebagaimana diungkapkan pada No. 14/2025;
Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan kelipatannya.
Bab II dalam Prospektus dengan judul “Penggunaan Dana yang Diperoleh dari
b. Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang c. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada
Hasil Penawaran Umum.” Objek Ijarah
Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau
Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan Aset yang menjadi dasar (underlying asset) dalam penerbitan Sukuk Ijarah (Objek
berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi. menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
Ijarah) ini adalah hak manfaat dari aset milik Perseroan dan TKP (Entitas Anak
c. Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan Penjelasan mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban-kewajiban Perjanjian Perwaliamanatan serta akibatnya, atau untuk mengambil
Perseroan) dengan jenis dan spesifikasi yang jelas, yaitu berupa Advertising
kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
& Telecomunication Equipment and Support milik Perseroan dan TKP dengan
lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi “Penawaran Umum Berkelanjutan”. d. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat rincian sebagaimana dalam Lampiran Akad Ijarah yang merupakan satu kesatuan
melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Kelalaian Perseroan menurut ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan; dan bagian yang tidak terpisahkan dari Akad Ijarah.
Agen Pembayaran Obligasi, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari Penjelasan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab I e. mengambil tindakan lain yang dikuasakan untuk diambil oleh atau atas Aset yang menjadi dasar (underlying asset) dalam penerbitan Sukuk Ijarah (Objek
kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan. dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”. nama Pemegang Obligasi termasuk dalam penentuan potensi kelalaian Ijarah), tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal dan Perseroan
Satuan Pemindahbukuan Obligasi RUPO yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud menjamin selama periode Sukuk Ijarah, aset yang menjadi dasar Sukuk tidak
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp 1 (satu Rupiah) dan/atau Penjelasan mengenai RUPO dapat dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK No. 20/2020 dan akan bertentangan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal, peraturan perundang-
kelipatannya. dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”. POJK No. 14/2025; undangan dan dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No. 53/2015.
Ukuran : 32 kolom x 540mm
Media : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat : 8 JUNI 2026
Page 2
Dalam hal terdapat rencana perubahan Objek Ijarah karena alasan apapun dan/ a. Mengoperasikan Objek Ijarah untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (“RUPSI”) FWA memungkinkan cakupan yang lebih cepat dan lebih efisien dari sisi biaya,
atau terjadinya penurunan nilai Objek Ijarah, maka Mu’jir akan mengganti dan/atau sebagai penerima Objek Ijarah berdasarkan Akad Ijarah dan Perjanjian Penjelasan mengenai Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (“RUPSI”) dapat sementara penggelaran FTTH difokuskan secara selektif pada lokasi dengan
menambahkan Objek ljarah dengan manfaat atas aset tetap lain yang dimiliki oleh Perwaliamanatan Sukuk Ijarah; dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum kepadatan tinggi yang memiliki permintaan lebih kuat terhadap kapasitas dan
Mu’jir sampai dengan jumlah yang sesuai dengan nilai pengalihan hak manfaat b. Membuat dan melangsungkan serta memperpanjang perjanjian dengan pihak Berkelanjutan”. konektivitas berkecepatan tinggi. Pefindo juga memperkirakan kemitraan strategis
Objek ljarah. ketiga sebagai pengguna Objek Ijarah untuk kepentingan Pemegang Sukuk Pemberitahuan Perseroan dengan mitra internasional yang kredibel dalam penyediaan dukungan
Skema Sukuk Ijarah Ijarah sebagai penerima Objek Ijarah berdasarkan Akad Ijarah dan Perjanjian teknis dan teknologi berbiaya efisien, serta kemitraan open access dengan ISP
Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian
Perwaliamanatan Sukuk Ijarah dan, apabila diperlukan, membuat perubahan eksisting dan distributor lokal, akan mendorong peningkatan skala bisnis secara
Perwaliamanatan Sukuk Ijarah dianggap telah dilakukan dengan sah dan dengan
atas perjanjian yang sudah ditandatangani oleh Perseroan dan pihak ketiga signifikan.
sebagaimana mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah
tersebut sepanjang perubahan tersebut sesuai dengan praktik industri yang ini, yang tertera di samping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara KRI
berlaku umum dan wajar; tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan KRI menetapkan Peringkat Perusahaan sebesar “A+” untuk Perseroan dengan
c. Mewakili segala kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah dalam rangka langsung dengan memperoleh tanda terima yang sudah dikonfirmasikan. Outlook “Positif”. KRI juga menetapkan peringkat “A+” untuk rencana Obligasi
pelaksanaan perjanjian dengan pihak ketiga sebagai pengguna Objek Perseroan Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun serta
Ijarah termasuk tetapi tidak terbatas untuk melakukan penagihan dan, tanpa peringkat “A+(sy) ” untuk rencana Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital
Nama : PT Solusi Sinergi Digital Tbk
mengesampingkan ketentuan dalam Akad Wakalah, menerima seluruh hasil dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun.
Alamat : Fatmawati Mas Blok 328 – 329
penggunaan Objek Ijarah dari pihak ketiga. Dalam hal telah diterimanya Jl. RS Fatmawati No.20 Peringkat irA+ (Single A Plus) untuk Obligasi dan irA+(sy) (Single A Plus Syariah)
pembayaran sebagian atau seluruh hasil penggunaan Objek Ijarah dari Jakarta Selatan 12430 tersebut mencerminkan kemampuan Perseroan dalam bertransformasi dari
pengguna Objek Ijarah oleh Wakil (Perseroan) sebelum jadwal pembayaran Telp. : (021) 765 9228 perusahaan periklanan menjadi perusahaan teknologi dan telekomunikasi,
Cicilan Imbalan Ijarah secara periodik dan/atau jatuh tempo Sisa Imbalan Faks. : (021) 765 9229 adanya kontrak jangka panjang untuk pemanfaatan aset PT Kereta Api Indonesia
Ijarah, maka Pemegang Sukuk Ijarah memberikan izin kepada Perseroan untuk Untuk Perhatian : Direksi (Persero) (“KAI”) yang memungkinkan entitas anaknya untuk menghasilkan
Penjelasan Skema Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I menggunakan dana tersebut; dan profitabilitas yang kuat, serta penetrasi ke layanan Fiber To The Home (FTTH)
Tahun 2026 Wali Amanat yang menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Namun demikian,
d. Mewakili kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah dalam mencari pengganti pihak
1. Sebelum melakukan Penawaran Umum Sukuk, Perseroan melakukan Akad Nama : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan peringkat tersebut masih dibatasi oleh pangsa pasar yang relatif terbatas serta
ketiga untuk menggunakan Objek Ijarah.
Ijarah (Akad Ijarah 1). dengan TKP (sebagai Entitas Anak selaku pemilik Banten Tbk
wilayah layanan yang belum terdiversifikasi secara optimal. Sedangkan outlook
Akad Wakalah mulai berlaku sejak Tanggal Emisi dan akan berakhir dengan Alamat : Gedung T Tower Lt. 17
Sebagian Objek Ijarah) untuk menyewa Objek Ijarah dari TKP, dalam hal ini Positif mencerminkan ekspektasi terhadap penguatan profil keuangan Perseroan
berakhirnya Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah. Jl. Gatot Subroto No 93
Perseroan sebagai Penyewa (musta’jir), dan PT TKP sebagai pemberi sewa ke depan.
Dalam hal telah diterimanya hasil penggunaan Objek Ijarah oleh Perseroan, Kel. Pancoran, Kec. Pancoran
(mu’jir) Perseroan memiliki diferensiasi dibanding para pesaing yang hanya berfokus pada
sebelum jadwal pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah secara periodik dan Pelunasan Jakarta Selatan 12780
2. Akad Ijarah (Akad Ijarah 2) antara Pemegang Sukuk Ijarah yang diwakili oleh satu segmen dengan melakukan integrasi infrastruktur telekomunikasi, layanan
Sisa Imbalan Ijarah, Pemegang Sukuk Ijarah memberikan izin kepada Perseroan Telp. : (021) 26966553
Wali Amanat dan Perseroan di mana Perseroan selaku pemilik hak manfaat broadband yang terjangkau, serta media digital ke dalam satu ekosistem yang
untuk menggunakan dana tersebut, dan wajib membayarkannya kepada Faks : -
atas Objek Ijarah baik milik sendiri atau milik Entitas Anak setuju untuk seamless. Secara historis, pendapatan Perseroan didominasi oleh penjualan iklan
Pemegang Sukuk Ijarah sesuai dengan jadwal pembayaran sebagaimana diatur Untuk Perhatian : Divisi Treasury
menyewakan serta memberikan hak untuk menggunakan Objek Ijarah tersebut Grup Kustodian & Wali Amanat digital dengan kontribusi di atas 40% pada periode 2022 hingga 2024. Adapun,
dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
kepada Pemegang Sukuk Ijarah. Perseroan bertindak sebagai mu’jir (pemberi seiring dengan ekspansi infrastruktur serat optik (fiber-optic) melalui entitas anak
Perseroan akan membayar Imbalan Ijarah berupa Cicilan Imbalan Ijarah, Sisa Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah
sewa) dan Pemegang Sukuk Ijarah sebagai musta’jir (penyewa). tidak langsungnya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), komposisi pendapatan
Imbalan Ijarah dan Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan (jika ada) Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dapat dilakukan dengan ketentuan
2.a. Perseroan menerbitkan Sukuk Ijarah. Perseroan mengalami perubahan yang signifikan. Saat ini, segmen telekomunikasi
kepada Pemegang Sukuk Ijarah sesuai dengan nilai dan tata cara pembayaran sebagai berikut:
2.b. Pemegang Sukuk Ijarah menyerahkan Dana Sukuk Ijarah kepada telah melampaui segmen periklanan dan menjadi kontributor terbesar dengan
sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
Perseroan. a. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan sebelum Tanggal kontribusi sebesar 71% terhadap total pendapatan Perseroan pada tahun 2025.
Perubahan Akad Syariah, Isi Akad Syariah dan/atau Objek Ijarah Emisi, maka perubahan dan/atau penambahan Perjanjian Perwaliamanatan KRI memandang bahwa transformasi tersebut mencerminkan implementasi
2.c. Atas Akad Ijarah tersebut, Perseroan mengalihkan hak manfaat Objek
Sebagaimana diatur dalam POJK No. 18/POJK.04/2015 tentang Penerbitan dan tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani strategi diversifikasi yang kuat, yang mengurangi ketergantungan Perseroan
Ijarah kepada Pemegang Sukuk Ijarah.
Persyaratan Sukuk dan POJK No. 3/POJK.04/2018 tentang Perubahan Atas oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan tersebut dilakukan, terhadap pendapatan iklan yang fluktuatif, sekaligus memperkuat basis sumber
3. Akad Wakalah antara Pemegang Sukuk Ijarah yang diwakili oleh Wali Amanat
POJK No. 18/POJK.04/2015 tentang Penerbitan dan Persyaratan Sukuk, syarat memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan melalui layanan konektivitas yang
dan Perseroan, di mana Pemegang Sukuk Ijarah adalah Muwakkil (pemberi
dan ketentuan dalam hal Perseroan akan mengubah jenis Akad Syariah, isi Akad perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia. terus berkembang.
kuasa), memberikan kuasa khusus tanpa syarat yang tidak dapat ditarik
Syariah, dan/atau aset yang menjadi dasar penerbitan Sukuk Ijarah (Objek Ijarah) b. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan/atau Melalui entitas anak tidak langsungnya, IJE, Perseroan telah memiliki perjanjian
kembali kepada Perseroan sebagai Wakil untuk menyewakan (ijarah) atas
adalah: setelah Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan hanya jangka panjang dengan perusahaan kereta api milik negara (KAI) sejak tahun
Objek Ijarah kepada Pengguna Akhir, dari Perseroan dan TKP (Entitas Anak).
a. Perubahan tersebut hanya dapat dilakukan setelah terlebih dahulu disetujui dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPSI dan perubahan 2019. Kemitraan ini memungkinkan Perseroan untuk membangun dan mengelola
4. Perseroan selaku penerima kuasa (Wakil) dari Pemegang Sukuk Ijarah
oleh Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (RUPSI); dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang jaringan internet berbasis serat optic (fiber-optic) di sepanjang jalur rel kereta api
bertindak sebagai Mu’jir (Pemberi Sewa) menyewakan Objek Ijarah tersebut
b. Perubahan hanya dapat dilakukan jika ada pernyataan kesesuaian syariah dari ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan lain dalam di Pulau Jawa. Model bisnis yang sangat efisien, melalui penempatan kabel serat
kepada Pengguna Akhir sebagai Musta’jir (Penyewa). Atas Objek Ijarah yang
Tim Ahli Syariah sebelum dilaksanakannya RUPSI; dan peraturan/perundangan yang berlaku, atau apabila dilakukan penyesuaian/ optik (fiber-optic) secara eksklusif di sepanjang jalur rel yang aman, memungkinkan
disewa tersebut, Pengguna Akhir memberikan pembayaran sewa kepada
perubahan terhadap Perjanjian Perwaliamanatan berdasarkan peraturan baru Perseroan untuk menawarkan layanan dengan harga yang terjangkau bagi
Perseroan; c. Mekanisme pemenuhan hak pemegang Sukuk yang tidak setuju terhadap
yang berkaitan dengan kontrak perwaliamanatan. pelanggan sekaligus menghasilkan tingkat profitabilitas yang tinggi, sebagaimana
5. Perseroan meneruskan pembayaran sewa yang diterima dari Pengguna Akhir perubahan dimaksud, yakni berupa pelunasan Sukuk.
Tambahan Utang yang Dapat Dibuat oleh Perseroan di Masa yang Akan tercermin pada margin Earnings Before Interest and Taxes (EBIT) sebesar
kepada Pemegang Sukuk Ijarah berupa Cicilan Imbalan Ijarah secara periodik Cara Dan Tempat Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dan Pembayaran Cicilan
Datang 55,2% pada tahun 2025. Pada tahun 2025, Perseroan juga berhasil melakukan
sesuai dengan waktu yang diperjanjikan serta Sisa Imbalan Ijarah pada saat Imbalan Ijarah
Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah, penetrasi ke pasar internet rumah tangga ritel, yang ditunjukkan dengan kontribusi
jatuh tempo Sukuk. Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dan pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah akan pendapatan baru dari layanan FTTH sebesar Rp541,06 miliar.
sebelum dilunasinya Jumlah Yang Menjadi Kewajiban, tanpa persetujuan tertulis
6. Setelah jatuh tempo Sukuk Ijarah dan setelah pelunasan Sisa Imbalan Ijarah, dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada
terlebih dahulu dari Wali Amanat, Perseroan tidak dapat membuat pinjaman baru Outlook Positif didukung oleh ekspektasi peningkatan kinerja usaha, di mana
maka Pemegang Sukuk Ijarah yang diwakili oleh Wali Amanat mengalihkan Pemegang Sukuk Ijarah melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan
kepada kreditur lain dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perseroan kepada pendapatan Perseroan diproyeksikan tumbuh sebesar 389% menjadi Rp8.262,3
kembali hak manfaat beserta Objek Ijarah (mahall al manfaah) kepada jadwal waktu pembayaran masing-masing seri Sukuk Ijarah sebagaimana yang
pihak lain yang mengakibatkan pelanggaran batasan rasio keuangan sebagaimana miliar pada tahun 2026 dari Rp1.690 miliar pada tahun 2025. Dengan target
Perseroan. telah ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah. Bilamana
termaktub dalam Pasal 6.1 huruf a Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah. pencapaian 5 juta homepass pada tahun 2026 untuk bisnis FTTH, Perseroan
Tim Ahli Syariah tanggal pembayaran jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran
Hukum yang Berlaku memperkirakan jumlah rata-rata pelanggan mencapai 3.300.000 per bulan yang
harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.
Berdasarkan surat Dewan Syariah Nasional MUI nomor U-0267/DSN-MUI/ akan berkontribusi sebesar Rp3,96 triliun terhadap pendapatan Perseroan pada
Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Sukuk Ijarah tunduk pada
IV/2026 tanggal 8 April 2026 atau 20 Syawal 1447 H, dan Surat Penunjukan Penarikan Sukuk Ijarah tahun 2026. Selain itu, PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP), entitas anak
dan diartikan sesuai ketentuan undang-undang dan hukum di Negara Republik
dari Perseroan Nomor 039/CORSEC/SSD/IV/2026 tanggal 1 April 2026 Tim Ahli Penarikan Sukuk Ijarah dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan tidak langsung Perseroan, saat ini sedang melakukan ekspansi ke layanan Fixed
Indonesia.
Syariah yang bertugas memberikan pendampingan dalam penerbitan Sukuk Ijarah pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Penarikan Wireless Access (FWA). Layanan akses internet ini menargetkan segmen mass
D. HASIL PEMERINGKATAN
adalah sebagai berikut: Sukuk Ijarah keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat market, khususnya segmen menengah ke bawah, dengan menawarkan tarif
Sukuk Ijarah tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan yang sangat terjangkau sebesar Rp100.000 per bulan. Dengan mengoptimalkan
No. Nama Jabatan Izin
Sukuk Ijarah di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat dengan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I, Perseroan telah jaringan infrastruktur telekomunikasi Perseroan, TKP berpotensi membangun
1. Aini Masruroh Ketua KEP-02/PM.223/PJ-ASPM/2023
Tanggal 17 Januari 2023 memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) basis pelanggan yang luas dan kuat melalui merek barunya, “Internet Rakyat”.
2. Rini Subarningsih Anggota KEP-07/PM.021/PJ-ASPM/2024 keputusan RUPSI. dan PT Kredit Rating Indonesia (KRI). Dari bisnis FWA, pendapatan diproyeksikan akan mengkontribusikan sekitar
Tanggal 21 Oktober 2024
Pengalihan Sukuk Ijarah Berdasarkan surat dari Pefindo No. RC-0557/PEF-DIR/IV/2026 dan No. 0558/ Rp2,91 triliun pada tahun 2026, seiring dengan target jumlah pelanggan sebesar
Ruang lingkup tugas Tim Ahli Syariah dalam rangka Penawaran Umum ini adalah: PEF-DIR/IV/2026 tanggal 8 April 2026 perihal Peringkat PT Solusi Sinergi Digital 2.425.500 per bulan dari 5,5 juta homepass, di mana jumlah pelanggan telah
Hak kepemilikan Sukuk Ijarah beralih dengan pemindahbukuan Sukuk Ijarah dari
1. Memberikan nasihat dan saran serta mengawasi pemenuhan Prinsip Syariah Tbk, dengan peringkat: mencapai 1,15 juta per 9 Februari 2026 pada tahap pra-registrasi.
satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Perseroan, Wali Amanat, dan Agen
di Pasar Modal atas Penerbitan Sukuk Perseroan sesuai dengan prinsip hukum Obligasi Sukuk Ijarah
Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Sukuk
Islam dalam Kegiatan Syariah di Pasar Modal berdasarkan Fatwa Dewan
Ijarah yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Cicilan Imbalan id
A id
A (sy) RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL
Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia;
Ijarah dan/atau pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dan hak-hak lain yang berhubungan (Single A) (Single A Syariah) PENAWARAN UMUM
2. Membuat dan menerbitkan Pernyataan kesesuaian syariah sehubungan dengan Sukuk Ijarah. Peringkat tersebut berlaku untuk periode 8 April 2026 sampai dengan 1 April 2027.
dengan rangka Penerbitan Sukuk Perseroan; Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum
Jaminan Berdasarkan surat dari KRI No. RC-007/KRI-DIR/III/2026 tanggal 25 Maret 2026 Obligasi
3. Menghadiri pertemuan dan/atau telekonferensi sehubungan dengan Penerbitan
Sukuk Ijarah ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan perihal Peringkat PT Solusi Sinergi Digital Tbk, dengan peringkat:
Sukuk Perseroan; dan Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah
seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak Obligasi Sukuk Ijarah dikurangi biaya-biaya Emisi, akan disalurkan oleh Perseroan untuk memberikan
4. Berkomunikasi dengan konsultan atau pihak profesi penunjang pasar modal bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, menjadi
ir
A+ ir
A+(sy) fasilitas pembiayaan pembelian kepada Entitas Anak yaitu TKP dalam bentuk
lainnya yang terlibat dalam rangka Penerbitan Sukuk Perseroan apabila jaminan bagi Pemegang Sukuk Ijarah ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal (Single A Plus) (Single A Plus Syariah) fasilitas pembiayaan pembelian. Seluruh dana tersebut akan digunakan oleh TKP
diperlukan. 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.
Peringkat tersebut berlaku untuk periode 25 Maret 2026 sampai dengan 1 April sebagai belanja modal dalam rangka pembangunan Fixed Wireless Access (FWA)
Pernyataan Kesesuaian Syariah Atas Sukuk Ijarah Dalam Penawaran Umum Hak Pemegang Sukuk Ijarah adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-
2027. dengan memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang berlokasi di Pulau Jawa. Biaya
Berkelanjutan Dari Tim Ahli Syariah
hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, pembangunan proyek FWA tersebut utamanya akan digunakan untuk pengadaan
Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan
Sesuai dengan Pernyataan Kesesuaian Syariah dari Tim Ahli Syariah yang kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan perangkat Customer Premises Equipment (CPE) dan Radio Access Network
Pefindo atau KRI sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
termuat dalam surat tertanggal 20 Syawal 1447 H atau bertepatan dengan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. (RAN) serta biaya jasa penggelaran, dengan rincian sebagai berikut:
8 April 2026, perihal Pernyataan Kesesuaian Syariah, Tim Ahli Syariah menyatakan Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
Penyisihan Dana Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah (Sinking Fund) 1. Sekitar 32,37% untuk pembelian 680 unit perangkat CPE. CPE merupakan
bahwa Perjanjian-perjanjian dan Akad-akad yang dibuat dalam rangka Penawaran kewajiban atas Obligasi dan Sukuk Ijarah tersebut belum lunas, sebagaimana
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Sisa Imbalan perangkat berupa modem milik Perseroan yang akan digunakan oleh user
Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026 tidak diatur dalam POJK No. 49/2020.
Ijarah ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil selama masa berlangganan jaringan FWA. Spesifikasi teknis CPE yang
bertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah yang terdapat dalam Fatwa-Fatwa Rating Rationale
Emisi Sukuk Ijarah sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil digunakan adalah sebagai berikut:
Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI). Pefindo
Emisi Sukuk Ijarah, sebagaimana diungkapkan pada bagian dari Bab II dalam - chipset type N661
Sumber Dana Sukuk Ijarah Pefindo memberikan peringkat idA dengan prospek stabil untuk Perseroan.
Prospektus dengan judul “Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Hasil - output power 25dBm
Sumber dana yang menjadi dasar penghitungan pelunasan Sisa Imbalan Peringkat mencerminkan keuntungan memiliki infrastruktur dengan kualitas
Penawaran Umum Sukuk Ijarah.”
- protocol WiFi6 AX3000.
Ijarah dan yang digunakan untuk pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah berasal yang baik, margin laba yang tinggi, dan potensi pertumbuhan arus kas masuk
Pembelian kembali Sukuk Ijarah 2. Sekitar 62,83% untuk pembelian 680.000 unit perangkat RAN. RAN merupakan
dari kegiatan usaha Perseroan berupa layanan jasa telekomunikasi dengan eksponensial dari ekspansi bisnis. Peringkat dapat dinaikkan jika WIFI sukses
Penjelasan mengenai pembelian kembali Sukuk Ijarah dapat dilihat pada bagian perangkat pemancar gelombang radio yang akan dipasang pada tiang serta
memanfaatkan sumber daya produktif dari aset milik Perseroan (Objek Ijarah) dan mengeksekusi ekspansi bisnis Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber to the
dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”. tower pemancar. Satu set perangkat RAN terdiri dari:
tidak bertentangan dengan prinsip Syariah. Home (FTTH) secara tepat waktu, didukung oleh penggelaran home passed baru
Hak-hak Pemegang Sukuk Ijarah secara efisien dan mengakuisisi pelanggan dengan tingkat penerimaan yang tinggi - 1 buah tiang pemancar
Akad Ijarah
1. Menerima pelunasan Cicilan Imbalan Ijarah, pelunasan Sisa Imbalan Ijarah, sesuai target Perseroan. Hal ini diharapkan akan berdampak secara signifikan - 1 set perangkat outdoor BBU (Baseband Unit) dengan type BBU5900A
Berikut adalah ringkasan Akad Ijarah:
dan/atau Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan (jika ada). terhadap arus kas masuk dan menghasilkan perbaikan profil keuangan. berkapasitas backhaul 2 x 25 Gbps dan cardboard dengan support
Perseroan melakukan Akad Ijarah 1 dengan TKP (sebagai Entitas Anak selaku
2. Pemegang Sukuk Ijarah berhak atas Sisa Imbalan Ijarah dengan harga yang Infrastruktur dengan Kualitas yang Baik máximum 8T8R NR 72 cells
pemilik sebagian Objek Ijarah) untuk menyewa Objek Ijarah dari TKP, dalam hal ini
sama dengan jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis Pefindo berpandangan bahwa Perseroan, melalui entitas anaknya IJEE, - 3 set perangkat RRU (Remote Radio Unit) TRF 8T8R Mode TDD NR
Perseroan sebagai Penyewa (musta’jir), dan TKP sebagai pemberi sewa (mu’jir).
yang dimiliki oleh Pemegang Sukuk Ijarah pada Tanggal Pelunasan Sisa memperoleh keunggulan biaya yang bersifat struktural dengan memanfaatkan dengan output power maksimal 8 x 40W
Dengan Akad Ijarah 1 ini Perseroan memiliki hak manfaat atas aset milik TKP.
Imbalan Ijarah; kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), sehingga - 3 buah antena single column beam dengan Gain 15,5 dBi
Kemudian Perseroan menerbitkan Sukuk Ijarah dan Pemegang Sukuk Ijarah
menyerahkan Dana Sukuk Ijarah kepada Perseroan. Atas Akad Ijarah tersebut, 3. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk memungkinkan Perseroan menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan - 1 set perangkat Site Auxillary Equipment (Power)
Perseroan mengalihkan hak manfaat Objek Ijarah kepada Pemegang Sukuk Ijarah. pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah atau Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah setelah para pesaingnya, serta mendukung strategi penetrasi pasar. Penggelaran jaringan
3. Sekitar 4,80% untuk biaya jasa penggelaran berupa biaya instalasi atau
lewat Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah atau Tanggal Pelunasan Sisa serat optik IJE di sepanjang koridor perkeretaapian milik KAI di Pulau Jawa, serta
Kemudian Perseroan melakukan Akad Ijarah 2 di mana para pihak adalah PT Bank pemasangan perangkat.
Imbalan Ijarah, maka Perseroan harus membayar Kompensasi Kerugian Akibat rencana ekspansi ke Pulau Sumatra dengan pelaksanaan yang dijadwalkan mulai
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJB), yang merupakan wakil Target waktu realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi akan
Keterlambatan atas kelalaian membayar jumlah Cicilan Imbalan Ijarah dan/atau tahun 2026, dinilai lebih minim gangguan, lebih cepat dalam pembangunan,
Pemegang Sukuk Ijarah (musta’jir) dengan Perseroan (mu’jir). dilaksanakan dalam Kuartal 3 sampai Kuartal 4 tahun 2026. Pembangunan
Sisa Imbalan Ijarah. Kompensasi kerugian akibat keterlambatan yang dibayar memiliki lokasi yang strategis, serta lebih aman karena berada di atas lahan milik
Mu’jir berniat menerbitkan Sukuk Ijarah dengan jumlah Sisa Imbalan Ijarah proyek FWA yang didanai oleh hasil penerbitan Obligasi ini merupakan bagian
oleh Perseroan secara wajar dan realistis yang merupakan hak Pemegang privat KAI, sekaligus menghadapi kendala regulasi yang lebih terbatas. Faktor-
sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima dari kesatuan proyek FWA yang sedang dikembangkan TKP dimana TKP telah
Sukuk Ijarah oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Sukuk faktor tersebut diharapkan menghasilkan belanja modal (capex) yang lebih rendah
puluh miliar Rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut: menganggarkan total belanja modal untuk keseluruhan proyek FWA sampai
Ijarah secara proporsional berdasarkan besarnya Sukuk Ijarah yang dimilikinya; dibandingkan rata-rata infrastruktur backbone bawah tanah di Indonesia. Sebagai
a. Sukuk Ijarah Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari dengan tahun 2031 sebesar Rp26,2 triliun untuk pemasangan 5.500 site RAN yang
4. Pemegang Sukuk Ijarah yang berhak mendapatkan pembayaran Cicilan penyedia neutral carrier, Pefindo menilai konektivitas fixed broadband IJE yang
Kalender sejak Tanggal Emisi; diharapkan dapat melayani 3,7 juta pelanggan, di mana kebutuhan pendanaan
Imbalan Ijarah adalah Pemegang Sukuk Ijarah yang namanya tercatat dalam terjangkau dan berkualitas tinggi berpotensi memperoleh pangsa yang signifikan
b. Sukuk Ijarah Seri B dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi; untuk tahun 2026 adalah sebesar Rp7,7 triliun. Pada saat Prospektus diterbitkan,
dari pasar yang dapat dilayani (addressable market). Kerja sama IJE dengan
Daftar Pemegang Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal TKP telah menjalankan proyek FWA tersebut dan telah melayani pelanggan di
dan KAI diatur dalam kontrak penggunaan aset jangka panjang yang mencakup
Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah, kecuali ditentukan lain oleh KSEI lokasi yang tersebar di Pulau Jawa dan telah memiliki vendor-vendor pihak ketiga
c. Sukuk Ijarah Seri C dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi mekanisme kompensasi dan bagi hasil pendapatan. Pada Desember 2025, IJE
atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian jika yang kredibel dan terpercaya serta tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun
Mu’jir setuju untuk mengalihkan aset milik Perseroan dan TKP (Entitas Anak menandatangani addendum yang memperpanjang masa kontrak menjadi 18 tahun
terjadi transaksi Sukuk Ijarah setelah tanggal penentuan pihak yang berhak TKP. Perangkat CPE dan RAN tersebut akan dibeli dari vendor-vendor pihak
Perseroan) dengan jenis dan spesifikasi yang jelas, yaitu berupa Advertising (November 2019–Oktober 2037), menggantikan ketentuan sebelumnya yang akan
memperoleh Cicilan Imbalan Ijarah, maka pihak yang menerima pengalihan ketiga yang kredibel, terpercaya dan tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun
& Telecomunication Equipment and Support milik Perseroan dan TKP untuk berakhir pada tahun 2032, seiring dengan perjanjian baru untuk penggelaran
Sukuk Ijarah tersebut tidak berhak atas Cicilan Imbalan Ijarah pada periode TKP.
seluruh Seri Sukuk Ijarah (Objek Ijarah) kepada BJB untuk menggunakan dan/ jaringan serat optik sepanjang 1.086,7 km di jalur kereta api Sumatra. Pefindo
Cicilan Imbalan Ijarah yang bersangkutan.
juga memandang ekspansi Perseroan ke segmen FWA melalui entitas anaknya Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum
atau mengalihkan kembali Objek Ijarah dan BJB sebagai musta’jir setuju untuk
5. Melalui keputusan RUPSI, Pemegang Sukuk Ijarah antara lain berhak Sukuk Ijarah
menerima pengalihan Objek Ijarah tersebut dari mu’jir. Objek Ijarah yang dialihkan TKP sebagai faktor yang mendukung efisiensi biaya. Integrasi antara infrastruktur
melakukan tindakan sebagai berikut: Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah,
tidak akan digunakan untuk kegiatan usaha yang bertentangan dengan Prinsip backbone IJE dengan konektivitas last-mile ke rumah oleh TKP, yang dipadukan
a. Berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPSI. Setiap Sukuk Ijarah dengan kemitraan strategis dalam ekosistem 5G FWA bersama berbagai operator setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, akan digunakan Perseroan untuk
Syariah di Pasar Modal.
sebesar Rp1 berhak mengeluarkan 1 suara dalam RUPSI, dengan demikian telekomunikasi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan pembiayaan kepada Entitas Anak yaitu TKP dalam bentuk fasilitas
Jangka waktu pengalihan Objek Ijarah sesuai dengan Seri Sukuk Ijarah yang
setiap Pemegang Sukuk Ijarah dalam RUPSI mempunyai hak untuk mempertahankan harga yang kompetitif. pembiayaan pembelian. Seluruh dana tersebut akan digunakan oleh TKP sebagai
diterbitkan. Akad ijarah dibuat untuk jangka waktu Seri Sukuk Ijarah dan Akad
mengeluarkan suara sejumlah Sukuk Ijarah yang dimilikinya. belanja modal dalam rangka pembangunan Fixed Wireless Access (FWA) dengan
Ijarah akan berakhir pada tanggal pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dengan telah Margin Laba yang Tinggi
b. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang berlokasi di Pulau Jawa. Biaya
dilunasinya seluruh Imbalan Ijarah. Pefindo menilai bahwa model bisnis Perseroan mendukung tingkat profitabilitas
Pemegang Sukuk Ijarah mengenai perubahan jangka waktu Sukuk Ijarah, pembangunan proyek FWA tersebut utamanya akan digunakan untuk pengadaan
Nilai Sisa Imbalan Ijarah adalah sebanyak-banyaknya sebesar yang secara struktural tinggi, yang pada gilirannya memperkuat ketahanan
Sisa Imbalan Ijarah, suku Cicilan Imbalan Ijarah, perubahan tata cara atau perangkat Customer Premises Equipment (CPE) dan Radio Access Network
Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima puluh miliar Rupiah). Dalam hal keuangannya. Pefindo memproyeksikan margin EBITDA Perseroan akan berada
periode pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah, dan/atau ketentuan lain dalam (RAN) serta biaya jasa penggelaran, dengan rincian sebagai berikut:
terjadi force majeure atau tidak dapat digunakan/dimanfaatkannya Objek Ijarah pada tingkat minimum sebesar 60% pada periode 2026–2028, mencerminkan
Perjanjian Perwaliamanatan; 1. Sekitar 32,37% untuk pembelian 680 unit perangkat CPE. CPE merupakan
atau terjadi penurunan nilai Objek Ijarah, maka mu’jir akan mengganti dengan kekuatan struktur operasional yang efisien dari sisi biaya. Perseroan memanfaatkan
c. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada kemitraan yang luas dengan berbagai pihak untuk penyediaan infrastruktur, perangkat berupa modem milik Perseroan yang akan digunakan oleh user
Objek Ijarah Pengganti yang dimiliki atau dikuasai mu’jir dengan jumlah yang
Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau penggelaran jaringan, dan service enablement. Pendekatan ini mengurangi selama masa berlangganan jaringan FWA. Spesifikasi teknis CPE yang
sesuai dengan nilai pengalihan Objek Ijarah yang merupakan nilai Sisa Imbalan
menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan kebutuhan belanja modal awal yang signifikan serta biaya pemeliharaan yang digunakan adalah sebagai berikut:
Ijarah.
Perjanjian Perwaliamanatan serta akibatnya, atau untuk mengambil berulang. Dalam pandangan Pefindo, alokasi strategis atas tanggung jawab yang - chipset type N661
Akad Wakalah
tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; bersifat padat modal dan operasional kepada mitra memungkinkan Perseroan - output power 25dBm
Berikut adalah ringkasan Akad Wakalah:
d. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat mengalihkan sebagian besar beban biaya secara eksternal, sekaligus tetap - protocol WiFi6 AX3000.
Para pihak adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk
menurut ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan; mempertahankan akses terhadap aliran pendapatan. Pefindo menilai kombinasi 2. Sekitar 62,83% untuk pembelian 680.000 unit perangkat RAN. RAN merupakan
(BJB) yang merupakan wakil Pemegang Sukuk Ijarah dengan Perseroan.
e. mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud antara struktur biaya rendah, integrasi operasional, dan skema bagi hasil akan perangkat pemancar gelombang radio yang akan dipasang pada tiang serta
Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah dengan jumlah Sisa memberikan keunggulan kompetitif bagi Perseroan yang ditandai dengan
Perseroan atau Wali Amanat untuk melakukan pembatalan pendaftaran tower pemancar. Satu set perangkat RAN terdiri dari:
Imbalan Ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.250.000.000.000 (satu triliun hambatan masuk yang relatif tinggi, mengingat para pesaing memerlukan
Sukuk Ijarah di KSEI sesuai dengan ketentuan peraturan Pasar Modal dan - 1 buah tiang pemancar
dua ratus lima puluh miliar Rupiah) yang terdiri dari: ekosistem kemitraan, skala, serta keselarasan kontraktual yang sebanding untuk
KSEI;
a. Sukuk Ijarah Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari - 1 set perangkat outdoor BBU (Baseband Unit) dengan type BBU5900A
mencapai tingkat ekonomi yang serupa dalam jangka pendek hingga menengah.
f. mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kejadian kelalaian berkapasitas backhaul 2 x 25 Gbps dan cardboard dengan support
Kalender sejak Tanggal Emisi; Potensi Pertumbuhan Arus Kas Eksponensial dari Ekspansi Bisnis
sebagaimana dimaksud dalam termasuk untuk menyetujui suatu máximum 8T8R NR 72 cells
b. Sukuk Ijarah Seri B dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi; Pefindo berpandangan bahwa kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
kelonggaran waktu atas suatu kelalaian dan akibat akibatnya, atau untuk
dan - 3 set perangkat RRU (Remote Radio Unit) TRF 8T8R Mode TDD NR
mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; dan arus kas memiliki potensi peningkatan yang signifikan, terutama didorong
dengan output power maksimal 8 x 40W
c. Sukuk Ijarah Seri C dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi oleh ekspansi ke segmen FTTH dan FWA. Perseroan memiliki ruang yang
g. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal
- 3 buah antena single column beam dengan Gain 15,5 dBi
Berdasarkan Akad Ijarah yang telah dilakukan antara Perseroan sebagai Penerbit tidak tercapai kesepakatan antara Perseroan dan Wali Amanat. besar untuk memperoleh manfaat dari rendahnya penetrasi fixed broadband di
Sukuk Ijarah dan Pemegang Sukuk Ijarah (yang diwakili oleh Wali Amanat yaitu Indonesia, melalui monetisasi jaringan backbone dengan menjalin kemitraan - 1 set perangkat Site Auxillary Equipment (Power)
Pembatasan dan kewajiban Perseroan
Bank BJB), telah terjadi pengalihan hak manfaat (Objek Ijarah) dari Perseroan ke open access bersama penyedia layanan internet (ISP) yang telah ada, sehingga 3. Sekitar 4,80% untuk biaya jasa penggelaran berupa biaya instalasi atau
Penjelasan mengenai pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat pemasangan perangkat.
Pemegang Sukuk. Pemegang Sukuk yang diwakili oleh Wali Amanat (Bank BJB) memungkinkan penetrasi pasar yang lebih cepat tanpa memerlukan pelaksanaan
pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum
setuju bertindak sebagai muwakkil untuk memberikan kuasa khusus (wakalah) ritel secara penuh. Hal ini didukung oleh rencana penggelaran jaringan yang Target waktu realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah
Berkelanjutan”.
tanpa syarat yang tidak dapat ditarik kembali kepada Perseroan dan Perseroan ditargetkan menjangkau lebih dari lima juta home passed untuk FTTH dan lebih akan dilaksanakan dalam Kuartal 3 sampai Kuartal 4 tahun 2026. Pembangunan
selaku wakil setuju untuk menerima kuasa khusus (wakalah) tanpa syarat yang Kelalaian Perseroan dari tiga juta untuk FWA dalam jangka menengah, yang Pefindo perkirakan akan proyek FWA yang didanai oleh hasil penerbitan Sukuk Ijarah ini merupakan
tidak dapat ditarik kembali tersebut dari BJB untuk melakukan hal-hal sebagai Penjelasan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab I mendorong ekspansi skala dan diversifikasi pendapatan. Dalam pandangan bagian dari kesatuan proyek FWA yang sedang dikembangkan TKP dimana
berikut: dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”. Pefindo, pendekatan dua teknologi ini meningkatkan fleksibilitas eksekusi. TKP telah menganggarkan total belanja modal untuk keseluruhan proyek FWA
Ukuran : 32 kolom x 540mm
Media : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat : 8 JUNI 2026
Page 3
sampai dengan tahun 2031 sebesar Rp26,2 triliun untuk pemasangan 5.500 site Rasio-Rasio Penting perubahan harga layanan. Pada segmen telekomunikasi, Perseroan melakukan (dalam Rupiah)
RAN yang diharapkan dapat melayani 3,7 juta pelanggan, di mana kebutuhan 31 Desember perluasan cakupan jaringan dan kapasitas layanan yang memungkinkan 31 Desember
Keterangan
pendanaan untuk tahun 2026 adalah sebesar Rp7,7 triliun. Pada saat Prospektus 2025 2024 peningkatan jumlah pelanggan serta peningkatan tingkat utilisasi (occupancy) Keterangan 2025 2024
diterbitkan, TKP telah menjalankan proyek FWA tersebut dan telah melayani Rasio Pertumbuhan (%) jaringan yang telah tersedia. Selain itu, pertumbuhan kebutuhan konektivitas data Rp % Rp %
pelanggan di lokasi yang tersebar di Pulau Jawa dan telah memiliki vendor-vendor Jumlah Pendapatan 146,99% 52,93% dari pelanggan korporasi maupun pelanggan ritel turut mendorong peningkatan Penghasilan bunga dan jasa giro bank 34.273.445.654 55,93% 538.954.781 100,00%
pihak ketiga yang kredibel dan terpercaya serta tidak terafiliasi dengan Perseroan Jumlah Beban 107,23% (3,84%) penggunaan layanan bandwidth yang tercermin pada kenaikan pendapatan Pendapatan bunga deposito 18.267.629.620 29,81% - -
maupun TKP. Perangkat CPE dan RAN tersebut akan dibeli dari vendor-vendor Laba Bruto 171,63% 141,18% segmen tersebut dari Rp227,20 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp560,85 miliar Gain on bargain purchase 8.737.777.602 14,26% - -
pihak ketiga yang kredibel, terpercaya dan tidak terafiliasi dengan Perseroan Laba Usaha 177,02% 175,25% pada tahun 2025. Pendapatan selisih kurs 461.500 0,00% - -
maupun TKP. Laba Sebelum Pajak Penghasilan 158,48% 303,08%
Perseroan juga mulai memperoleh kontribusi pendapatan yang signifikan dari
Total 61.279.314.376 100,00% 538.954.781 100,00%
Penjelasan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat pada Laba Bersih Tahun Berjalan 176,04% 293,57%
layanan fiber to the home (FTTH) sebesar Rp541,06 miliar pada tahun 2025, yang Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
bagian dari Bab II dalam Prospektus Awal dengan judul “Rencana Penggunaan Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan 175,42% 294,83%
merupakan layanan baru yang belum memberikan kontribusi pendapatan pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Laba Tahun Berjalan 176,04% 293,57%
Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum”. tahun 2024. Kontribusi FTTH tersebut berasal dari penambahan cakupan jaringan Penghasilan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Jumlah Aset 421,70% 85,87%
akses, peningkatan jumlah pelanggan, serta perluasan layanan kepada pelanggan 2025 tercatat sebesar Rp61,28 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp60,74
PERNYATAAN UTANG Jumlah Liabilitas 243,22% 135,83%
rumah tangga yang menjadi salah satu fokus pengembangan usaha Perseroan. miliar atau sekitar 11.270,03% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
Jumlah Ekuitas 778,28% 30,59%
Sementara itu, pendapatan dari segmen periklanan meningkat menjadi Rp459,47 tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp538,95 juta. Peningkatan tersebut terutama
Tabel di bawah ini menyajikan total liabilitas Perseroan yang angka-angkanya didorong oleh peningkatan penghasilan yang diperoleh dari bunga dan jasa giro
Rasio Usaha (%) miliar pada tahun 2025 dibandingkan Rp336,91 miliar pada tahun 2024 atau
diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal bank serta pendapatan bunga deposito yang utamanya disebabkan oleh terdapat
Laba Bruto / Pendapatan Usaha 67,89% 61,74% meningkat sebesar 36,38%, yang terutama didorong oleh peningkatan aktivitas
31 Desember 2025 yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan disajikan sesuai penempatan dana yang signifikan utamanya adalah dana hasil emisi PMHMETD I
Laba Tahun Berjalan / Pendapatan Usaha 38,14% 34,13% pemasaran digital dan bertambahnya permintaan dari pelanggan. Dengan
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Perseroan yang belum diutilisasi.
Laba Tahun Berjalan / Beban Usaha 89,90% 70,12% demikian, peningkatan pendapatan usaha Perseroan pada tahun 2025 terutama
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada Biaya Keuangan
Laba Tahun Berjalan / Ekuitas (ROE) 1) 7,43% 23,64% dapat dikaitkan dengan bertambahnya jumlah pelanggan, meningkatnya utilisasi
tanggal 31 Desember 2025 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Laba Tahun Berjalan / Aset (ROA) 2) 4,17% 7,89% Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari biaya keuangan
layanan jaringan, perluasan cakupan infrastruktur telekomunikasi, serta adanya
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Perseroan:
kontribusi dari layanan baru yang mulai dikembangkan Perseroan, dibandingkan
Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan Rasio Keuangan (x, kecuali dinyatakan lain) dengan faktor kenaikan harga layanan. (dalam Rupiah)
tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon Tampubolon dengan Aset / Liabilitas 2,28 1,50
Beban Pokok Pendapatan 31 Desember
Izin Akuntan Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya No. 00417/2.1035/ Liabilitas / Ekuitas (Debt to Equity) 0,78 2,00
Keterangan 2025 2024
AU.1/05/1432-5/1/VI/2026 pada tanggal 3 Juni 2026. Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari beban pokok
Liabilitas / Aset (Debt to Asset) 0,44 0,67
Rp % Rp %
Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek (Current Ratio) 2,18 1,00
pendapatan Perseroan:
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mempunyai saldo liabilitas sebesar Beban bunga - amortisasi laba hari
Rp6.650,1 miliar, dengan rincian sebagai berikut: EBITDA (Rupiah) 3) 1.151.515.055.313 491.797.942.089 (dalam Rupiah) ke-1 untuk utang 2.746.415.909 (0,88%) 47.860.049.405 (65,52%)
Bunga Berjalan (Rupiah) 312.645.916.455 73.049.522.882 31 Desember Beban bunga liabilitas sewa (3.759.547.002) 1,20% (5.213.870.779) 7,14%
(dalam Rupiah)
Interest Coverage Ratio (ICR) (EBITDA / Beban Bunga Keterangan 2025 2024 Biaya provisi (8.197.483.000) 2,62% - -
31 Desember Pinjaman) 4) 3,68 6,73
Keterangan Rp % Rp % Biaya administrasi bank (10.916.105.464) 3,49% (200.114.367) 0,27%
2025 Debt Service Coverage Ratio (DSCR) 5)
3,10 3,37
Iklan: Amortisasi emisi obligasi (11.910.102.812) 3,81% - -
LIABILITAS Debt to EBITDA 6) 5,78 3,94
Penyusutan 121.233.246.661 22,76% 103.426.258.479 40,23% Bunga pinjaman (12.409.133.027) 3,97% (7.595.385.703) 10,40%
LIABILITAS JANGKA PENDEK Keterangan: Beban langsung: - - - - Bunga pinjaman bank (78.709.243.724) 25,18% (69.885.071.889) 95,67%
1) Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah ekuitas (ROE) Penayangan jasa iklan pihak ketiga 77.964.962.036 14,63% 67.653.696.252 26,32% Bunga obligasi (189.490.717.335) 60,61% (38.015.129.549) 52,04%
Utang usaha
merupakan laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal Gaji 253.095.750 0,05% 335.338.360 0,13% Total (312.645.916.455) 100,00% (73.049.522.882) 100,00%
Pihak ketiga 387.446.272.757
31 Desember dibagi dengan total ekuitas pada tanggal 31 Desember. Portal web dan platform digital - - 8.561.407.448 3,33%
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
Pihak berelasi 19.833.592.231 Listrik wifi stasiun 6.129.993.577 1,15% 984.375.083 0,38%
2) Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah aset (ROA) merupakan laba bersih untuk tahun yang tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Utang lain-lain Sub-total 205.581.298.024 38,59% 180.961.075.622 70,39%
berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan total aset pada tanggal 31 Desember. Biaya keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
Pihak ketiga 69.501.560.753 3) EBITDA merupakan jumlah laba usaha ditambah dengan total depresiasi dan amortisasi untuk tercatat sebesar Rp312,65 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp239,60
Telekomunikasi:
Utang pihak berelasi 55.028.829.000 tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember. miliar atau sekitar 327,99% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
Penyusutan 58.225.378.614 10,93% 25.019.799.770 9,73%
Utang pajak 192.225.819.868 4) Interest coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp73,05 miliar. Peningkatan ini terutama
Beban langsung: - - - -
Desember dibagi dengan beban bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember. didorong oleh kenaikan signifikan pada bunga obligasi serta adanya peningkatan
Beban akrual 26.335.939.352 Jaringan internet 81.267.347.333 15,25% 23.131.855.742 9,00%
5) Debt service coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
bunga pinjaman dan bunga pinjaman bank. Hal ini sejalan dengan strategi funding
Manage Service 66.570.292.208 12,50% 10.384.912.778 4,04%
Uang muka penjualan 15.950.804.632
Desember dibagi dengan jumlah angsuran pokok ditambah dengan beban bunga untuk tahun
Perseroan guna memenuhi kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis.
Penyewaan jaringan 58.261.590.509 10,94% 10.691.061.287 4,16%
Utang bank jangka pendek 1.351.825.000.000 Laba Neto Tahun Berjalan
yang berakhir pada tanggal 31 Desember. Materials telco equipment 27.795.250.686 5,22% - -
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun Retribusi 22.588.772.099 4,24% 5.058.968.945 1,97% Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
6) Debt to EBITDA merupakan total liabilitas pada tanggal 31 Desember dibagi dengan EBITDA
Liabilitas sewa 25.337.511.397 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember. Biaya pemeliharaan fiber optic 12.471.175.632 2,34% 1.833.013.240 0,71% tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Sub-total 327.179.807.081 61,41% 76.119.611.762 29,61% Laba neto tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Utang pembiayaan konsumen 1.240.435.403 Rasio Keuangan yang Dipersyaratkan Dalam Perjanjian Utang
Total 532.761.105.105 100,00% 257.080.687.384 100,00% 2025 tercatat sebesar Rp632,90 miliar, mengalami peningkatan sebesar
Utang bank 93.628.021.865
Rasio yang
31 Desember 2025 Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan Rp403,624 miliar atau sekitar 176,04% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
Pinjaman 203.652.951.214 dipersyaratkan
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp229,28 miliar. Peningkatan ini
Utang obligasi 852.473.632.493 Export Development Canada (EDC) terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha Perseroan yang signifikan
Beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
Sukuk 686.526.532.254 Net Debt/EBITDA ≤3,50 0,11 dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya pada segmen telekomunikasi.
2025 tercatat sebesar Rp532,76 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp275,68
Total Liabilitas Jangka Pendek 3.981.006.903.219
Gearing Ratio (x) ≤2,20 0,78 Kinerja tersebut juga ditopang oleh efisiensi biaya operasional, termasuk beban
miliar atau sekitar 107,23% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
Piutang Pembiayaan/Total Aset (%) ≥1,20 3,10 pokok pendapatan serta beban umum dan administrasi yang baik, sehingga
tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp257,08 miliar. Peningkatan ini terutama
menghasilkan peningkatan profitabilitas.
Perseroan telah memenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian didorong oleh kenaikan signifikan pada segmen telekomunikasi, khususnya beban
LIABILITAS JANGKA PANJANG
utang. Pada saat tanggal Prospektus diterbitkan, Perseroan telah melunasi Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain Setelah Pajak
langsung seperti jaringan internet, managed service, penyewaan jaringan, serta
Utang lain-lain
fasilitas pinjaman dari EDC tersebut. Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
material peralatan telekomunikasi, seiring dengan ekspansi dan peningkatan
Pihak ketiga 322.101.701.251
Penjelasan lebih lengkap mengenai data keuangan penting dapat dilihat pada Bab tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
kapasitas jaringan. Selain itu, peningkatan beban penyusutan juga berkontribusi
Utang pihak berelasi 357.040.374.089 IV dalam Prospektus Awal dengan judul “Ikhtisar Data Keuangan Penting.” terhadap kenaikan total beban, mencerminkan bertambahnya aset operasional Total Rugi Komprehensif Lain Setelah Pajak Perseroan untuk tahun yang berakhir
Liabilitas imbalan kerja 7.136.657.843 pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp269,09 juta (rugi), mengalami
yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan.
Uang muka penjualan 7.891.261.422 ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Beban Umum dan Administrasi
penurunan sebesar Rp688,89 juta atau 164,10% dibandingkan dengan tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang mencatat Penghasilan
Liabilitas pajak tangguhan neto 3.748.341.694 Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari beban umum Komprehensif Lain Setelah Pajak sebesar Rp419,80 juta.
A. ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dan administrasi Perseroan:
Penurunan ini terutama disebabkan oleh pengukuran kembali atas liabilitas
dalam waktu satu tahun Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai hasil operasi Perseroan, termasuk
(dalam Rupiah) imbalan kerja yang menghasilkan rugi sebesar Rp340,01 juta pada tahun 2025,
Liabilitas sewa 136.748.630.794 perincian dan persentase dari tiap komponen pendapatan dan beban terhadap
31 Desember dibandingkan dengan keuntungan sebesar Rp538,20 juta pada tahun 2024. Selain
jumlah pendapatan untuk masing-masing periode di bawah ini:
Utang pembiayaan konsumen 1.736.677.148 Keterangan 2025 2024 itu, Perseroan juga mencatat selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
(dalam Rupiah)
Utang bank 343.386.573.859 Rp % Rp % sebesar rugi Rp3,88 juta pada tahun 2025, yang tidak terjadi pada tahun 2024.
31 Desember
Pinjaman 479.677.383.301 Keterangan Gaji dan tunjangan 71.804.723.713 34,90% 16.953.228.623 24,69% Faktor-faktor tersebut menyebabkan Perseroan beralih dari posisi penghasilan
2025 2024
Iklan, majalah dan pemasaran 22.386.857.618 10,88% 1.390.829.400 2,03% komprehensif lain setelah pajak pada tahun 2024 menjadi rugi komprehensif lain
Utang obligasi 454.192.573.441 PENDAPATAN USAHA - NETO 1.659.396.069.858 671.854.001.272
Beban pajak 21.961.696.251 10,68% 170.866.849 0,25% setelah pajak pada tahun 2025.
Sukuk 555.479.362.890 BEBAN POKOK PENDAPATAN (532.761.105.105) (257.080.687.384)
Legal 20.031.295.695 9,74% 10.157.803.693 14,79% Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
LABA BRUTO 1.126.634.964.753 414.773.313.888
Total Liabilitas Jangka Panjang 2.669.139.537.732
Beban pemasaran (4.678.540.671) - Penyusutan 12.798.054.573 6,22% 17.183.802.752 25,02% Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
TOTAL LIABILITAS 6.650.146.440.951 Jasa professional 12.202.826.840 5,93% 3.283.512.475 4,78% tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Beban umum dan administrasi (205.720.610.939) (68.674.526.161)
Penghasilan (beban) lain-lain - neto 39.190.467.195 (1.207.531.677) Transportasi dan perjalanan dinas 9.014.805.710 4,38% 3.957.554.534 5,76% Total Penghasilan Komprehensif Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
Penjelasan lebih lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat pada bagian
dari Bab III dalam Prospektus Awal dengan judul “Pernyataan Utang”. LABA USAHA 955.426.280.338 344.891.256.050 Asuransi 5.990.859.358 2,91% 4.580.405.309 6,67% tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp632,63 miliar, mengalami
Penghasilan keuangan 61.279.314.376 538.954.781 Administrasi efek 5.805.888.070 2,82% 424.638.146 0,62% peningkatan sebesar Rp402,93 miliar atau 175,42% dibandingkan dengan
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Biaya keuangan (312.645.916.455) (73.049.522.882) Imbalan kerja karyawan 3.121.413.272 1,52% - - tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp229,70 miliar.
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 704.059.678.259 272.380.687.949 Beban USO dan BHP 2.682.438.106 1,30% 1.181.193.420 1,72% Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan signifikan laba bersih tahun
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO (71.156.782.186) (43.102.216.446) Pengiriman 1.417.214.617 0,69% 156.642.090 0,23% berjalan seiring dengan pertumbuhan pendapatan usaha Perseroan, khususnya
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan
LABA NETO TAHUN BERJALAN 632.902.896.073 229.278.471.503 Internet, telepon, air dan listrik 1.317.687.720 0,64% 1.335.665.963 1,94% pada segmen telekomunikasi. Selain itu, Perseroan juga mampu menjaga efisiensi
di bawah ini bersamaan dengan laporan keuangan Perseroan pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal Perlengkapan 1.136.059.655 0,55% 69.584.615 0,10% biaya operasional, termasuk beban pokok pendapatan serta beban umum dan
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN administrasi, sehingga menghasilkan peningkatan profitabilitas yang berdampak
tersebut, beserta laporan auditor independen, yang seluruhnya tercantum dalam Natura 1.123.174.056 0,55% 464.721.207 0,68%
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba langsung pada kenaikan total penghasilan komprehensif.
Prospektus. Calon investor juga harus membaca Bab dalam Prospektus dengan rugi: Alat tulis dan cetakan 986.305.965 0,48% 522.617.860 0,76%
judul “Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.” Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja (340.007.436) 538.204.957 Sewa 816.470.928 0,40% 1.642.856.856 2,39% B. ANALISIS PENDAPATAN BERDASARKAN SEGMEN OPERASI
Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan Pajak penghasilan terkait 74.801.636 (118.405.091) Jamuan dan sumbangan 778.862.295 0,38% 2.453.754.352 3,57% Berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh manajemen dalam
berikut ini dapat sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: Pemeliharaan dan perawatan 721.350.954 0,35% 337.113.233 0,49% mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang dimiliki,
aritmatik. Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan (3.882.233) - Lain-lain (masing-masing di bawah manajemen Grup berpendapat bahwa pelaporan segmen adalah segmen usaha
9.622.625.543 4,68% 2.407.734.784 3,51%
Rp500.000.000)
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN - berdasarkan jenis kegiatan usaha.
Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang diambil (269.088.033) 419.799.866
SETELAH PAJAK Total 205.720.610.939 100,00% 68.674.526.161 100,00%
dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 (dalam rupiah)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah 632.633.808.040 229.698.271.369 Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 2025
BERJALAN Keterangan
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Anwar & Rekan, berdasarkan standar tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 Periklanan Telekomunikasi Total
Beban umum dan administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal Pendapatan neto 445.378.468.775 1.214.017.601.083 1.659.396.069.858
audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan Opini LABA NETO TAHUN BERJALAN YANG
DIATRIBUSIKAN KEPADA: Beban pokok pendapatan (294.222.040.279) (238.539.064.826) (532.761.105.105)
Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp205,72 miliar, mengalami peningkatan
Entitas induk 413.571.747.498 230.874.051.876 Laba bruto 151.156.428.496 975.478.536.257 1.126.634.964.753
ditandatangani oleh Soaduon Tampubolon, CPA (Izin Akuntan Publik No. AP.1432), sebesar Rp137,05 miliar atau sekitar 199,56% dibandingkan dengan tahun yang
Kepentingan nonpengendali 219.331.148.575 (1.595.580.373) Beban usaha - neto (14.890.103.309) (156.106.630.864) (170.996.734.173)
dalam laporan auditor independen No. 00417/2.1035/AU.1/05/1432-5/1/VI/2026 berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp68,67 miliar. Peningkatan
Total 632.902.896.073 229.278.471.503 Laba usaha 136.266.325.187 819.371.905.393 955.638.230.580
tanggal 3 Juni 2026. ini terutama disebabkan oleh kenaikan beban gaji dan tunjangan, biaya iklan dan
Laporan Posisi Keuangan pemasaran, serta beban jasa profesional dan legal yang signifikan, seiring dengan (dalam rupiah)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN intensifikasi aktivitas operasional dan pengembangan bisnis Perseroan. Selain itu, 2024
(dalam Rupiah) KEPADA: Keterangan
31 Desember
peningkatan pada biaya administrasi efek dan beban terkait operasional lainnya Periklanan Telekomunikasi Total
Entitas induk 413.815.259.766 231.288.023.242
Keterangan turut mencerminkan skala usaha yang semakin besar dan kompleks. Pendapatan neto 316.508.228.497 355.345.772.775 671.854.001.272
Kepentingan nonpengendali 218.818.548.274 (1.589.751.873)
2025 2024 Beban pokok pendapatan (166.315.532.869) (90.765.154.515) (257.080.687.384)
Total 632.633.808.040 229.698.271.369
Penghasilan (Beban) Lain-Lain
Total Aset Lancar 8.687.860.378.464 586.347.200.651 Laba bruto 150.192.695.628 264.580.618.260 414.773.313.888
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari penghasilan
Total Aset Tidak Lancar 6.480.230.915.504 2.321.068.531.723 Beban usaha - neto (38.619.214.888) (31.262.842.950) (69.882.057.838)
LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT (beban) lain-lain Perseroan:
TOTAL ASET 15.168.091.293.968 2.907.415.732.374 Laba usaha 111.573.480.740 233.317.775.310 344.891.256.050
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
Total Liabilitas Jangka Pendek 3.981.006.903.219 583.511.605.222 INDUK (dalam Rupiah)
Pada periode 31 Desember 2025 kontribusi pendapatan Perseroan terbesar
Total Liabilitas Jangka Panjang 2.669.139.537.732 1.354.060.797.961 Saham dasar 111,19 99,44 31 Desember
diperoleh dari sektor telekomunikasi dengan kontribusi pendapatan sekitar 73%
TOTAL LIABILITAS 6.650.146.440.951 1.937.572.403.183 Saham dilusian 111,19 99,44 Keterangan 2025 2024
atau setara Rp1.214 miliar, sedangkan kontribusi sektor periklanan sebesar 27%
TOTAL EKUITAS 8.517.944.853.017 969.843.329.191 Rp % Rp %
Pendapatan Usaha atau setara Rp445 miliar, dari total pendapatan Perseroan sebesar Rp1.659 miliar.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Laba pelepasan entitas anak 45.181.911.097 115,29% - -
Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari pendapatan Peningkatan kontribusi sektor telekomunikasi ini mencerminkan keberhasilan
Penyisihan penurunan nilai tahun berjalan (1.400.663.720) (3,57%) (1.087.001.595) 90,02%
(dalam Rupiah) Perseroan: Perseroan dalam memperluas kapasitas dan skala bisnis pada segmen tersebut,
Pemulihan (penyisihan) penurunan nilai
31 Desember (dalam Rupiah) seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap layanan infrastruktur dan
Keterangan piutang usaha 2.017.962.420 5,15% - -
2025 2024 31 Desember konektivitas digital.
Keuntungan dari penjualan aset 100.177.646 0,26% 221.090.632 (18,31%)
PENDAPATAN USAHA - NETO 1.659.396.069.858 671.854.001.272 Keterangan 2025 2024 Selanjutnya, dari sisi laba usaha, kontribusi oleh sektor telekomunikasi tercatat
Penghapusan piutang usaha (2.155.564.385) (5,50%) - -
BEBAN POKOK PENDAPATAN (532.761.105.105) (257.080.687.384) Rp % Rp % sebesar 86% atau setara Rp819 miliar, sedangkan sektor periklanan berkontribusi
Lain-lain (4.553.355.863) (11,62%) (341.620.714) 28,29%
LABA BRUTO 1.126.634.964.753 414.773.313.888 Telekomunikasi sebesar 14% atau setara Rp136 miliar, dari total laba usaha sebesar Rp955 miliar.
Total 39.190.467.195 100,00% (1.207.531.677) 100,00%
Beban pemasaran (4.678.540.671) - Bandwidth 560.850.590.051 33,80% 227.195.231.783 33,82% Hal ini menunjukkan bahwa selain menjadi kontributor utama dari sisi pendapatan,
Beban umum dan administrasi (205.720.610.939) (68.674.526.161) Fiber to the home 541.055.906.006 32,61% - - Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan segmen telekomunikasi juga memiliki tingkat profitabilitas yang lebih tinggi
Penghasilan (beban) lain-lain - neto 39.190.467.195 (1.207.531.677) Sewa core 96.420.658.631 5,81% 101.903.348.841 15,17% tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dibandingkan segmen periklanan, yang didorong oleh adanya skala ekonomi serta
LABA USAHA 955.426.280.338 344.891.256.050 Colocation 2.558.194.782 0,15% 2.363.155.540 0,35% Perseroan mencatatkan penghasilan lain-lain untuk tahun yang berakhir pada efisiensi operasional yang semakin baik.
Penghasilan keuangan 61.279.314.376 538.954.781 Lainnya 8.331.694.480 0,50% 8.559.825.000 1,27% tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp39,19 miliar, dari sebelumnya mencatatkan Secara keseluruhan, komposisi kontribusi pendapatan dan laba usaha tersebut
Biaya keuangan (312.645.916.455) (73.049.522.882) Periklanan beban lain-lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 menunjukkan adanya pergeseran fokus bisnis Perseroan yang semakin terarah
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 704.059.678.259 272.380.687.949 Iklan 459.466.094.623 27,69% 336.908.967.114 50,15% sebesar sebesar Rp1,21 miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya laba atas pada sektor telekomunikasi sebagai pendorong utama pertumbuhan, baik dari sisi
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO (71.156.782.186) (43.102.216.446) Sub-total 1.668.683.138.573 100,56% 676.930.528.278 100,76%
pelepasan entitas anak sebesar Rp45,181 miliar yang didorong oleh restrukturisasi top line maupun bottom line, dengan ekspektasi bahwa segmen ini akan terus
LABA NETO TAHUN BERJALAN 632.902.896.073 229.278.471.503 Potongan harga (9.287.068.715) (0,56%) (5.076.527.006) (0,76%)
dan penyederhanaan struktur grup usaha Perseroan. menjadi motor utama kinerja Perseroan di masa mendatang
Total - Net 1.659.396.069.858 100,00% 671.854.001.272 100,00%
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN Selain laba atas pelepasan entitas anak, komponen penting lain yang C. ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN
Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 seluruh mempengaruhi penghasilan (beban) lain-lain Perseroan pada tahun 2025 Aset
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
rugi: pelanggan merupakan pihak ketiga. adalah pemulihan penurunan nilai piutang usaha sebesar Rp2,017 miliar yang Tabel berikut ini menjelaskan rincian aset Perseroan pada tanggal 31 Desember
Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja (340.007.436) 538.204.957 Rincian pendapatan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan mencerminkan perbaikan kualitas piutang dan keberhasilan upaya penagihan 2025 dan 2024:
Pajak penghasilan terkait 74.801.636 (118.405.091) adalah sebagai berikut: Perseroan. Di sisi lain, Perseroan mencatat penyisihan penurunan nilai tahun
(dalam Rupiah)
Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: berjalan sebesar Rp1,40 miliar, penghapusan piutang usaha sebesar Rp2,16
(dalam Rupiah) 31 Desember
Selisih kurs karena penjabaran laporan
keuangan
(3.882.233) - 31 Desember miliar, serta beban lain-lain sebesar Rp4,55 miliar yang terutama berkaitan dengan Keterangan
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN - Keterangan 2025 2024 aktivitas operasional dan transaksi non-rutin Perseroan. 2025 2024
SETELAH PAJAK (269.088.033) 419.799.866 ASET
Rp % Rp % Pada tahun 2024, beban lain-lain Perseroan terutama berasal dari penyisihan
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF ASET LANCAR
TAHUN BERJALAN 632.633.808.040 229.698.271.369 PT ADS Platform Indonesia 178.183.562.000 10,74% 111.355.179.154 16,57% penurunan nilai tahun berjalan sebesar Rp1,09 miliar dan beban lain-lain sebesar
Kas dan setara kas 6.164.698.518.517 18.495.026.165
PT Berkat Anugerah Investindo - - 91.782.841.492 13,66% Rp341,62 juta, yang sebagian diimbangi oleh keuntungan penjualan aset sebesar
Piutang usaha - -
LABA NETO TAHUN BERJALAN YANG PT XL Axiata Tbk - - 74.405.832.479 11,07% Rp221,09 juta. Dengan demikian, perubahan dari beban lain-lain pada tahun
DIATRIBUSIKAN KEPADA: Pihak ketiga 222.926.379.460 136.493.664.425
Total - Net 178.183.562.000 10,74% 277.543.853.125 41,30% 2024 menjadi penghasilan lain-lain pada tahun 2025 terutama disebabkan oleh
Entitas induk 413.571.747.498 230.874.051.876 Piutang lain-lain - -
Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan pengakuan laba pelepasan entitas anak yang bersifat signifikan serta adanya
Kepentingan nonpengendali 219.331.148.575 (1.595.580.373) Pihak ketiga 2.508.921.949 -
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 pemulihan penurunan nilai piutang usaha pada tahun 2025.
Total 632.902.896.073 229.278.471.503 Persediaan 965.970.457.939 -
Pendapatan usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 Manajemen berpendapat bahwa laba atas pelepasan entitas anak merupakan Pajak dibayar di muka 95.405.164.859 16.256.512.269
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF tercatat sebesar Rp1.659,40 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp987,54 komponen yang paling signifikan dalam pos penghasilan (beban) lain-lain tahun Beban dibayar di muka 410.295.008.424 21.113.521.591
TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA: miliar atau sekitar 146,99% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 2025 dan bersifat tidak berulang (non-recurring), sehingga tidak mencerminkan Uang muka 825.752.936.345 393.686.379.659
Entitas induk 413.815.259.766 231.288.023.242 tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp671,85 miliar. Peningkatan pendapatan kinerja operasional utama Perseroan. Oleh karena itu, untuk memahami hasil Aset lancar lainnya 302.990.971 302.096.542
Kepentingan nonpengendali 218.818.548.274 (1.589.751.873) tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen bandwidth usaha Perseroan secara lebih komprehensif, pengguna Prospektus perlu Total Aset Lancar 8.687.860.378.464 586.347.200.651
Total 632.633.808.040 229.698.271.369 serta mulai adanya kontribusi dari segmen fiber to the home, di samping tetap mempertimbangkan kinerja operasional Perseroan yang tercermin pada
kuatnya kontribusi dari segmen periklanan. Hal ini mencerminkan ekspansi bisnis pendapatan usaha dan laba usaha, di samping pengaruh transaksi non- ASET TIDAK LANCAR
LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT Perseroan yang semakin terdiversifikasi dan memberikan dampak positif terhadap operasional tersebut Dana yang dibatasi penggunaannya 420.000.000.000 -
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS Beban dibayar di muka 6.531.422.985 9.794.106.194
INDUK pertumbuhan pendapatan usaha secara keseluruhan di tahun 2025. Penghasilan Keuangan
Uang muka 409.277.995.308 -
Saham dasar 111,19 99,44 Kenaikan pendapatan usaha tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari penghasilan
Saham dilusian 111,19 99,44 volume layanan yang diberikan Perseroan dan bukan semata-mata akibat keuangan Perseroan: Aset tetap - neto 5.219.184.386.180 2.299.004.659.722
Ukuran : 32 kolom x 540mm
Media : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat : 8 JUNI 2026
Page 4
(dalam Rupiah) Penjelasan lebih lengkap mengenai faktor risiko dapat dilihat pada Bab VI dalam Prospek Usaha
(dalam Rupiah)
31 Desember Prospektus Awal dengan judul ”Faktor Risiko”. Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi yang kini melampaui
31 Desember
Keterangan Keterangan 280 juta jiwa, Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital yang
2025 2024 2025 2024 KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL
pesat di awal tahun 2026. Industri telekomunikasi diperkirakan tetap menjadi
Aset takberwujud - neto 420.700.515.424 11.092.642.025 Penerimaan penghasilan keuangan 61.279.314.376 538.954.781 LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
motor penggerak utama, didorong oleh permintaan yang terus meningkat terhadap
Aset pajak tangguhan - neto 1.923.931.949 1.177.123.782 Pembayaran biaya keuangan (230.302.350.937) (70.442.586.314)
Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap layanan data yang cepat dan stabil. Fenomena digitalisasi yang semakin matang
Goodwill 2.612.663.658 -
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan dan Entitas Anak yang terjadi
(905.362.729.566) 418.779.785.086 pasca-pandemi telah menggeser perilaku masyarakat secara permanen, di mana
Total Aset Tidak Lancar 6.480.230.915.504 2.321.068.531.723 Operasi
setelah tanggal laporan Auditor Independen tertanggal 3 Juni 2026 atas Laporan konektivitas internet kini telah dianggap sebagai kebutuhan utilitas dasar yang
TOTAL ASET 15.168.091.293.968 2.907.415.732.374
keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember setara dengan listrik dan air bagi seluruh lapisan masyarakat.
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
2025 dan 2024 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut Untuk tahun 2026, jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan telah
Jumlah aset mengalami peningkatan signifikan menjadi sebesar Rp15.168,09 Perolehan aset tetap (2.611.417.850.016) (1.166.762.596.005) Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan mencapai sekitar 235 juta orang atau setara dengan sekitar 81,72% dari total
miliar pada tanggal 31 Desember 2025, meningkat sebesar Rp12.260,67 miliar Perolehan aset takberwujud (413.439.968.525) - dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang populasi nasional (Sumber: Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan
atau 421,70% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2024 Penerimaan pelepasan entitas anak 1.792.000.000 - ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon Tampubolon dengan Izin Akuntan Internet, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (“APJII”) 2026).
sebesar Rp2.907,42 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan Akuisisi entitas anak (599.000.000) - Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya No 00417/2.1035/AU.1/05/1432-5/1/ Pertumbuhan tahunan yang stabil ini menunjukkan bahwa meskipun adopsi
signifikan pada aset lancar, khususnya kas dan setara kas yang meningkat VI/2026 pada tanggal 3 Juni 2026.
Pembayaran uang muka aset tetap (159.277.995.308) (310.773.400.000) internet telah meluas, kebutuhan terhadap infrastruktur jaringan telekomunikasi
menjadi Rp6.164 miliar dari Rp18 miliar, serta peningkatan persediaan dan uang
Dana yang dibatasi penggunaannya (420.000.000.000) - Seluruh kejadian penting yang material dan relevan yang terjadi setelah tanggal yang andal dan berkapasitas tinggi, khususnya jaringan backbone fiber optik,
muka yang mencerminkan intensifikasi aktivitas operasional dan ekspansi usaha
Pembayaran uang muka penyediaan jasa layanan (250.000.000.000) - posisi keuangan sampai dengan tanggal laporan Auditor Independen dapat dilihat masih terus meningkat.
Perseroan.
Penerimaan dari penjualan aset tetap 124.927.425 1.513.088.042 dalam “Catatan Atas Laporan Keuangan” yang terdapat pada bab XIII dalam Di sisi lain, masih terdapat kesenjangan infrastruktur jaringan antara wilayah Jawa
Selain itu, peningkatan juga berasal dari aset tidak lancar, terutama pada aset Prospektus Awal. dan luar Jawa, termasuk di Pulau Sumatera, sehingga menciptakan peluang
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (3.852.817.886.424) (1.476.022.907.963)
tetap yang meningkat menjadi Rp5.219,18 miliar dari Rp2.299,00 miliar, seiring
pengembangan jaringan backbone untuk meningkatkan kualitas konektivitas
dengan penambahan investasi pada infrastruktur dan aset operasional. Aset tak KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, antarwilayah. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan berencana melakukan
berwujud juga mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp420,70 miliar dari ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN KEGIATAN, SERTA KECENDERUNGAN DAN pembangunan segmen backbone fiber optik di Pulau Sumatera sebagai bagian
Rp11,09 miliar, yang mencerminkan pengembangan kapasitas berbasis teknologi Penerimaan dari utang obligasi 1.250.000.000.000 600.000.000.000 PROSPEK USAHA dari strategi pengembangan jaringan Perseroan guna memperkuat kapasitas
dan digital. Selain itu, pengakuan goodwill dan dana yang dibatasi penggunaannya Pembayaran obligasi (600.000.000.000) - transmisi data serta memperluas jangkauan layanan konektivitas.
turut berkontribusi terhadap peningkatan total aset, yang menunjukkan adanya Riwayat Singkat Perseroan
Biaya emisi dari obligasi (36.136.862.754) (5.781.054.615) Berdasarkan data dari HelgiLibrary, jumlah rumah tangga di Indonesia mencapai
aksi korporasi dan penguatan struktur operasional Perseroan. Perseroan didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan
Penerimaan untuk sukuk 1.250.000.000.000 - 77,3 juta unit pada tahun 2025, meningkat sekitar 1,08% dari tahun sebelumnya
Secara keseluruhan, peningkatan total aset ini mencerminkan strategi ekspansi berkedudukan di Jakarta Selatan. Perseroan awalnya didirikan dengan
Penerimaan dari utang pihak berelasi 360.832.265.963 52.260.654.099 (Sumber:https://www.helgilibrary.com/indicators/number-of-households/
Perseroan yang agresif, baik melalui peningkatan kapasitas operasional maupun nama “PT Lucaffe Indonesia” sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian
Pembayaran utang pihak berelasi (1.262.300.027) - indonesia/). Estimasi jumlah rumah tangga pada tahun 2024 berada pada kisaran
penguatan aset berbasis teknologi, guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka Perseroan Terbatas PT Lucaffe Indonesia No. 21 tanggal 6 September
Penerimaan utang bank 106.136.347.012 61.528.268.753
76,4 juta unit, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar rumah tangga
panjang. 2012 yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di
terbesar di Asia Tenggara. Pertumbuhan ini mencerminkan dinamika demografis
Penerimaan dari utang bank jangka pendek 1.307.397.744.192 - Jakarta Utara yang telah memperoleh pengesahan Menkumham sesuai
Liabilitas Indonesia yang terus berkembang, selaras dengan urbanisasi dan peningkatan
Penerimaan utang pembiayaan konsumen 1.864.429.579 - dengan Surat Keputusan No. AHU-48121.AH.01.01 Tahun 2012 tanggal
Tabel berikut ini menjelaskan rincian liabilitas Perseroan pada tanggal jumlah keluarga baru yang membutuhkan layanan konektivitas rumah tangga.
Pembayaran liabilitas sewa (25.924.528.906) (50.191.494.983) 10 September 2012, serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah
31 Desember 2025 dan 2024: Dengan lebih dari 70% rumah tangga berada di wilayah urban dan sub-urban,
Penerimaan pinjaman 473.544.089.938 84.299.986.603
No. AHU-0081185.AH.01.09 Tahun 2012 tanggal 10 September 2012, serta
(dalam Rupiah) kebutuhan akan layanan broadband yang cepat dan stabil akan terus meningkat
telah diumumkan dalam BNRI No. 67 tanggal 20 Agustus 2019 dan TBNRI
Pembayaran pinjaman (74.546.578.367) - secara signifikan dalam lima tahun ke depan.
31 Desember No. 23336. (“Akta Pendirian Perseroan”).
Keterangan Setoran modal oleh kepentingan nonpengendali pada
1.000.000.001.000 - Dengan pertumbuhan jumlah kelas menengah dan pesatnya urbanisasi,
entitas anak Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum dalam Akta Pendirian
2025 2024 permintaan akan layanan internet rumah tangga yang cepat, stabil, dan berkualitas
Penambahan modal dari PMHMETD I 5.603.468.404.300 - Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan di mana Perseroan telah
LIABILITAS mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan laporan dari Research And Markets
Pembayaran biaya emisi saham (1.580.000.000) - mengubah anggaran dasarnya yang mana perubahan terakhir adalah perubahan
LIABILITAS JANGKA PENDEK dan Global Data, Indonesia diproyeksikan mengalami pertumbuhan tahunan
Penerimaan dari penerbitan modal saham 294.919.389.700 -
pasal 3 anggaran dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan
Utang usaha tetap broadband sekitar 7,6% (CAGR), seiring dengan meningkatnya kesadaran
usaha Perseroan dan menyusun kembali seluruh ketentuan anggaran dasar
Pihak ketiga 387.446.272.757 33.001.370.287 Penerimaan dari utang lain-lain jangka panjang 390.416.938 319.375.000.000
konsumen akan pentingnya konektivitas berkualitas tinggi untuk mendukung
sebagaimana tertuang Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham
Pihak berelasi 19.833.592.231 - Pembayaran utang bank - (23.069.357.059)
Perseroan No. 20 tanggal 26 November 2025 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., aktivitas harian seperti hiburan digital (streaming video, gim online), pekerjaan
Utang lain-lain Pembayaran utang pembiayaan konsumen - (255.476.461)
Notaris di Jakarta Timur yang telah: (i) mendapatkan persetujuan Menkumham jarak jauh (remote working), pembelajaran daring, dan layanan berbasis cloud
Pihak ketiga 69.501.560.753 8.029.839.382
Pembayaran dividen (4.718.710.236) (2.500.916.425)
berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0081016. (sumber: https://www.researchandmarkets.com/reports/5572712/indonesia-
Utang pihak berelasi 55.028.829.000 -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 10.904.384.108.332 1.035.665.609.912 AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 10 Desember 2025; (ii) diberitahukan kepada telecoms-industry-report-2023-2030; https://www.globaldata.com/store/report/
Utang pajak 192.225.819.868 112.370.069.339
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data indonesia-telecom-market-overview).
Beban akrual 26.335.939.352 5.109.714.952
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 6.146.203.492.352 (21.577.512.965) Perseroan No. AHU-AH.01.09-0360992 tanggal 10 Desember 2025; dan (iii) Salah satu segmen dengan potensi pasar besar namun belum tergarap optimal
Uang muka penjualan 15.950.804.632 10.290.154.592
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 18.495.026.165 40.072.539.130 didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0278648.AH.01.11.Tahun 2025 adalah wilayah-wilayah pemukiman padat di sepanjang jalur rel kereta api
Utang bank jangka pendek 1.351.825.000.000 -
tanggal 10 Desember 2025, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 7 dan TBNRI Pulau Jawa. Tercatat terdapat lebih dari 12 juta rumah dalam radius 1 kilometer
Liabilitas jangka panjang tempo dalam waktu satu tahun Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 6.164.698.518.517 18.495.026.165
No. 001776 (“Akta No. 20/2025”) (selanjutnya disebut sebagai “Anggaran Dasar dan sekitar 25 juta rumah dalam radius 5 kilometer dari sisi kiri dan kanan rel
Liabilitas sewa 25.337.511.397 25.717.400.118
Arus Kas dari Kegiatan Operasi Perseroan”). utama, mulai dari Merak hingga Banyuwangi (sumber: Survei Bappenas 2022
Utang pembiayaan konsumen 1.240.435.403 386.633.823
Perseroan mencatatkan kas neto digunakan untuk aktivitas operasi untuk Perseroan telah mencatatkan seluruh sahamnya di BEI yang merupakan seluruh dan dianalisis oleh Internal Perseroan). Mayoritas masyarakat yang bermukim
Utang bank 93.628.021.865 138.055.277.673
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp905,36 miliar, modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan melalui Penawaran Umum di sepanjang jalur ini merupakan keluarga dari kelompok ekonomi menengah
Pinjaman 203.652.951.214 83.918.554.209
mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatatkan Perdana yang dilakukan pada tanggal 30 Desember 2020. ke bawah, yang hingga kini belum dapat menikmati layanan Fiber To The Home
Utang obligasi 852.473.632.493 166.632.590.847
arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp418,78 miliar. Hal ini (“FTTH”) secara luas karena harga paket internet yang belum terjangkau.
Sukuk 686.526.532.254 - Perseroan berdomisili di Jakarta, dengan kantor berlokasi di Ruko Fatmawati Mas
terutama dipengaruhi oleh meningkatnya pembayaran kepada pemasok serta Dengan harga layanan FTTH saat ini yang berkisar antara Rp250.000–Rp500.000
Total Liabilitas Jangka Pendek 3.981.006.903.219 583.511.605.222 Blok Kavling 328-239, Jl. RS Fatmawati Raya No. 20, Kel. Cilandak Barat, Kec.
pihak ketiga, seiring dengan pertumbuhan aktivitas operasional Perseroan. Selain
Cilandak, Kota Adm. Jakarta Selatan 12430, Provinsi DKI Jakarta. per bulan, banyak masyarakat di segmen ini masih bergantung pada layanan
itu, kenaikan pembayaran beban keuangan juga turut menekan arus kas operasi,
LIABILITAS JANGKA PANJANG Penjelasan lebih lengkap mengenai Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab mobile broadband yang memiliki keterbatasan kuota dan kecepatan. Ini membuka
yang mencerminkan kebutuhan modal kerja yang lebih besar untuk mendukung
Utang lain-lain VIII dalam Prospektus dengan judul “Riwayat singkat Perseroan.” peluang sangat besar bagi Perseroan atau penyedia FTTH lainnya untuk masuk
ekspansi usaha.
Pihak ketiga 322.101.701.251 301.212.468.808 dengan strategi harga ekonomis namun tetap berkualitas, misalnya melalui
Arus Kas dari Kegiatan Investasi Kegiatan Usaha
Utang pihak berelasi 357.040.374.089 39.377.574.929 model paket prabayar FTTH, kerja sama distribusi dengan RT/RW atau koperasi
Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi untuk tahun yang berakhir pada Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam
Liabilitas imbalan kerja 7.136.657.843 3.155.146.210 setempat, atau melalui pemanfaatan infrastruktur eksisting milik negara seperti
tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3.944,13 miliar, meningkat Akta No. 20/2025, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha di dalam
Uang muka penjualan 7.891.261.422 127.559.944.472 jalur rel dan utilitas BUMN. (sumber:https://kominfo.go.id/content/detail/30225/
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp3.852,81 miliar. Peningkatan bidang (a) perdagangan besar dan eceran, (b) aktivitas profesional, ilmiah dan
Liabilitas pajak tangguhan neto 3.748.341.694 4.589.056.790 palapa-ring-tulang-punggung-jaringan-broadband nasional/0/berita_satker).
arus kas keluar ini terutama disebabkan oleh tingginya belanja modal, khususnya teknis, (c) aktivitas keuangan dan asuransi, (d) informasi dan komunikasi, dan (e)
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang Penjelasan lebih lengkap mengenai prospek usaha dapat dilihat pada Bab VIII
jatuh tempo dalam waktu satu tahun pada perolehan aset tetap dan aset tak berwujud, sebagai bagian dari upaya aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
Liabilitas sewa 136.748.630.794 158.533.723.977
Perseroan dalam memperluas dan memperkuat infrastruktur operasional. Selain perjalanan dan penunjang usaha lainnya.
itu, pembayaran uang muka atas investasi juga mencerminkan pipeline ekspansi Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha”.
Utang pembiayaan konsumen 1.736.677.148 726.049.149 Untuk mencapai maksud dan tujuan di atas, Perseroan dapat melaksanakan
yang masih berjalan. kegiatan usaha sebagai berikut:
Utang bank 343.386.573.859 237.250.226.847
Pinjaman 479.677.383.301 34.204.122.692 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Kegiatan Usaha Utama
PERPAJAKAN
Utang obligasi 454.192.573.441 447.452.484.087 Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir pada
a. Perdagangan Besar Kopi, Teh dan Kakao (KBLI 46314)
Sukuk 555.479.362.890 - tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp10.904,38 miliar, meningkat CALON PEMBELI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DALAM PENAWARAN
b. Periklanan (KBLI 73100).
Total Liabilitas Jangka Panjang 2.669.139.537.732 1.354.060.797.961 signifikan dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.035,66 miliar. Kenaikan UMUM OBLIGASI INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN
ini didorong oleh penerimaan dana dari penerbitan obligasi, pinjaman bank, c. Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200)
TOTAL LIABILITAS 6.650.146.440.951 1.937.572.403.183 KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN
serta tambahan modal dari penerbitan saham baru. Hal ini menunjukkan bahwa d. Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi (KBLI 46523)
YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024
Perseroan secara aktif memperkuat struktur pendanaannya untuk mendukung e. Aktivitas Telekomunikasi Tanpa Kabel (KBLI 61200) MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN
Jumlah liabilitas mengalami peningkatan signifikan menjadi sebesar Rp6.650,14 kebutuhan investasi dan ekspansi usaha yang terus berkembang. f. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin, Peralatan OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN
miliar pada tanggal 31 Desember 2025, meningkat sebesar Rp4.712,57 miliar atau Pola Arus Kas Dikaitkan dengan Karakteristik dan Siklus Bisnis Perseroan dan Barang Berwujud Lainnya YTDL (KBLI 77399) UMUM INI.
243,22% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
Pola arus kas Perseroan menunjukkan karakteristik bisnis yang sedang berada Kegiatan Usaha Penunjang
Rp1.937,57 miliar Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan liabilitas Penjelasan lebih lengkap mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab IX dalam
dalam fase ekspansi, dengan kebutuhan investasi dan pendanaan yang tinggi
a. Aktivitas Komunikasi Dengan Kabel (KBLI 61100)
jangka pendek yang meningkat signifikan menjadi Rp3.981,00 miliar dari Rp583 untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Hal ini tercermin dari arus kas Prospektus dengan judul “Perpajakan”.
miliar,51 seiring dengan peningkatan utang usaha, utang bank jangka pendek, b. Internet Service Provider (KBLI 61921)
operasi yang negatif, arus kas investasi yang juga negatif dalam jumlah signifikan,
serta utang obligasi yang mencerminkan kebutuhan pendanaan jangka pendek serta arus kas pendanaan yang positif dan meningkat secara substansial. c. Portal Web dan/atau Platform Digital dengan Tujuan Komersial (KBLI 63122)
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG
untuk mendukung aktivitas operasional dan ekspansi Perseroan. Arus kas operasi yang masih tertekan terutama disebabkan oleh meningkatnya Sampai dengan saat Prospektus diterbitkan, kegiatan usaha yang benar-benar
Selain itu, liabilitas jangka panjang juga mengalami peningkatan menjadi kebutuhan modal kerja, seiring dengan pertumbuhan aktivitas usaha dan skala dijalankan Perseroan adalah Periklanan (KBLI 73100), Aktivitas Perusahaan PASAR MODAL
Rp2.669,13 miliar dari Rp1.354,06 miliar yang terutama disebabkan oleh operasional Perseroan. Kondisi ini umum terjadi pada perusahaan yang tengah Holding (KBLI 64200), dan Portal Web dan/atau Platform Digital dengan Tujuan
kenaikan utang bank, pinjaman, serta penerbitan obligasi dan sukuk. Peningkatan memperluas bisnis, di mana peningkatan pendapatan belum sepenuhnya diikuti Komersial (KBLI 63122).
Akuntan Publik : KAP Anwar & Rekan
ini menunjukkan strategi Perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan oleh penerimaan kas dalam jangka pendek. Penjelasan lebih lengkap mengenai kegiatan usaha Perseroan dapat dilihat
jangka panjang guna mendukung investasi dan pengembangan bisnis secara Di sisi lain, arus kas investasi yang negatif dalam jumlah besar mencerminkan pada Bab VIII dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Tentang Perseroan, Konsultan Hukum : Hanafiah Ponggawa & Partners
berkelanjutan. tingginya belanja modal, khususnya untuk pengembangan infrastruktur dan Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha”. Notaris : Rini Yulianti, SH.
Secara keseluruhan, peningkatan liabilitas ini mencerminkan upaya Perseroan aset operasional. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam fase Keterangan Tentang Entitas Anak Wali Amanat : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
pembangunan kapasitas (capacity expansion), yang merupakan bagian penting Tbk
dalam mengoptimalkan sumber pendanaan eksternal untuk mendukung ekspansi Saat Prospektus Ringkas ini diterbitkan, Perseroan memiliki Entitas Anak yang
dalam siklus bisnis industri telekomunikasi dan digital infrastructure, di mana
usaha, baik melalui pembiayaan jangka pendek maupun jangka panjang, sejalan dikonsolidasikan yang dimiliki baik langsung maupun tidak langsung dengan Pemeringkat Efek : PT Pemeringkat Efek Indonesia
investasi di awal bersifat besar namun akan memberikan manfaat ekonomi dalam
dengan peningkatan skala operasional dan kebutuhan investasi yang semakin ringkasan sebagai berikut:
jangka panjang. PT Kredit Rating Indonesia
besar. Entitas Anak - Langsung
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Perseroan secara aktif memanfaatkan
Ekuitas
arus kas dari aktivitas pendanaan, yang terlihat dari peningkatan signifikan pada Nama Entitas
Kepemilikan Tahun Tahun Kontribusi Kontribusi
Tabel berikut ini menjelaskan rincian ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember penerimaan dari penerbitan obligasi, pinjaman bank, serta tambahan modal.
No.
Anak
Kegiatan Usaha Domisili Perseroan
(%) Penyertaan
Operasional
Komersil
Terhadap
Pendapatan
Terhadap
Laba
TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI DAN
2025 dan 2024: Pola ini mencerminkan strategi pendanaan yang agresif namun terstruktur, guna 1. PT Jaringan Aktivitas Telekomunikasi Jakarta 99,99 2019 2019 0,37% 0,12% SUKUK IJARAH
memastikan keberlanjutan ekspansi tanpa mengganggu likuiditas operasional. Infra Andalan Tanpa Kabel, Jasa
(dalam Rupiah)
d/h PT Interkoneksi Internet, dan
31 Desember Secara keseluruhan, kombinasi arus kas operasi yang masih berkembang, arus Mitra Digital Internet Service Provider
Ekosistem Penjelasan lebih lengkap mengenai tata cara pemesanan Obligasi dan Sukuk
Keterangan kas investasi yang tinggi, dan arus kas pendanaan yang kuat menunjukkan bahwa (“JIA”) Ijarah dapat dilihat pada Bab XIII dalam Prospektus dengan judul “Tata Cara
2025 2024 Perseroan berada dalam fase growth dan scaling, di mana fokus utama adalah 2. PT Kreasi Kode Pengembangan Aplikasi Jakarta 98,58 2019 2019 - 0,04% Pemesanan”.
EKUITAS memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat posisi pasar, Digital (“KKD”) dan Software
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas dengan ekspektasi bahwa arus kas operasi akan semakin solid seiring dengan 3. PT Gawai Industri, Perdagangan Sulawesi 99,83 2019 - - -0,09%
Induk
monetisasi dari investasi yang telah dilakukan.
Maju Indonesia Besar, dan Jasa Barat PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN
d/h PT Graha
Modal dasar - 6.030.000.000 saham dengan nilai nominal
Rp100 per lembar saham Penjelasan lebih lengkap mengenai analisis dan pembahasan oleh manajemen Mamuju Indah
(“GMI”)* FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
Modal ditempatkan dan disetor - 5.308.549.015 dan dapat dilihat pada Bab V dalam Prospektus Awal dengan judul “Analisis dan
2.359.355.118 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 Pembahasan Manajemen”.
4. PT Jejaring
Digital Utama
Internet Service
Provider dan Aktivitas
Jakarta 70,00 2020 - - -0,02%
OBLIGASI DAN SUKUK
per lembar saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan
d/h PT Solusi Pengembangan
2024 530.854.901.500 235.935.511.800
Pembayaran E-commerce.
Prospektus dan FPPO dan/atau FPPSI dapat diperoleh selama Masa Penawaran
Tambahan modal disetor 5.959.619.243.266 328.521.140.531
FAKTOR RISIKO Gerai (“JDU”)*
Selisih nilai transaksi entitas sepengendali - 2.905.639.379 5. PT Solusi Portal Web, Biro dan Agen Jakarta 51,00 2019 - - -0,03% Umum yaitu pada tanggal 23 Juni 2026 mulai pukul 10.00 - 16.00 WIB, pada
Jaringan Perjalanan Wisata.
Selisih nilai transaksi dengan entitas nonpengendali (312.728.138) (312.728.138) kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah melalui email, sebagai
Perseroan menghadapi risiko-risiko terkait kegiatan usaha dan kepemilikan saham Nusantara
Saldo laba d/h PT Solusi berikut:
yang termasuk, tetapi tidak terbatas pada, risiko-risiko berikut ini: Pariwisata
Ditentukan penggunaannya 28.733.307.027 28.733.307.027 Digital (“SJN”)*
Risiko Utama Perseroan
Belum ditentukan penggunaanya 780.547.985.456 373.566.312.279 6. PT Solusi Internet Service Provider Jakarta 70,00 2025 - - 0,01% PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
Risiko persaingan Sinergi Borneo dan Perdagangan Besar
Sub-total 7.299.442.709.111 969.349.182.878 (”SSB”)* Eceran
Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak PT BNI Sekuritas PT KB Valbury Sekuritas
Kepentingan Nonpengendali 1.218.502.143.906 494.146.313
Langsung yang Dapat Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Keuangan Sudirman Plaza, Indofood Tower, Sahid Sudirman Centre Lantai 41,
TOTAL EKUITAS 8.517.944.853.017 969.843.329.191
Perseroan *Sampai dengan Prospektus diterbitkan, perusahaan terkait tidak melaksanakan kegiatan usaha Lt. 16 Unit AC,
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024 apa pun dan oleh karenanya merupakan perusahaan yang bersifat tidak aktif (dormant) Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78 Jl. Jend. Sudirman No.86, Jakarta
1. Risiko Perubahan Teknologi
Jumlah ekuitas Perseroan mengalami peningkatan signifikan menjadi sebesar Entitas Anak - Tidak Langsung Jakarta 12910 Pusat,
2. Risiko Tidak Diperolehnya Izin/Perpanjangan Izin atas jaringan tetap tertutup
Rp8.518 miliar pada tanggal 31 Desember 2025, meningkat sebesar Rp7.549 yang Dioperasikan Perseroan Melalui PT Jaringan Infra Andalan (“JIA”) Telepon: (021) 2554 3946 Jakarta 10220
miliar atau 779,49% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember Faksimile: (021) 5793 5831 Telepon: (021) 2509 8300
3. Risiko Ketidaksetujuan dan Pemutusan Kontrak Dari Pemilik Aset Tahun Kontribusi Kontribusi
Nama Entitas Kepemilikan Tahun
2024 sebesar Rp969 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan No. Kegiatan Usaha Domisili Operasional Terhadap Terhadap Email: dcm@bnisekuritas.co.id Faksimile: (021) 2509 8400
4. Risiko Pemutusan Kontrak atau Tidak Diperpanjangnya Kontrak oleh Klien Anak Perseroan (%) Penyertaan Komersil Pendapatan Laba
tambahan modal disetor yang meningkat menjadi Rp5.960 miliar dari Rp329 Email: fixed.income@kbvalbury.com
5. Risiko Gangguan Jaringan Kabel Serat Optik Situs web: www.bnisekuritas.co.id
1. PT Integrasi Penyelenggaraan Jakarta 50,85 2019 2019 70,97% 90,72%
miliar, serta peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi Rp531 Jaringan Te l e k o m u n i k a s i Situs web: www.kbvalbury.com
6. Risiko Penundaan atau Kegagalan Investasi Ekosistem (“IJE”) jaringan tetap tertutup
miliar dari Rp236 miliar, yang mencerminkan adanya aksi korporasi dalam rangka
7. Risiko Geologis dan Bencana Alam yang dapat Berdampak pada Kondisi 2 PT Investasi Perdagangan dan Jasa Jakarta 99,9 2025 - - -0,01%
PT Mandiri Sekuritas PT Maybank Sekuritas Indonesia
memperkuat struktur permodalan Perseroan.
Infrastruktur Jaringan Jaringan Menara Mandiri I, Lantai 24 & 25 Sentral Senayan III, Lt. 22
Selain itu, saldo laba Perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp781 Nusantara d/h
8. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi Investasi Maju Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung
miliar dari Rp374 miliar, seiring dengan kinerja laba bersih yang positif selama Makmur (“IJN”) *
9. Risiko Kegagalan Memenuhi Peraturan Perundang-undangan Jakarta 12190 Karno
tahun berjalan. Kepentingan nonpengendali turut meningkat signifikan menjadi
*Sampai dengan Prospektus diterbitkan, perusahaan terkait tidak melaksanakan kegiatan usaha Telepon: (021) 526 3445 Jakarta 10270
Rp1.219 miliar dari Rp0,4 miliar, yang menunjukkan adanya kontribusi tambahan Risiko Umum
apa pun dan oleh karenanya merupakan perusahaan yang bersifat tidak aktif (dormant) Faksimile: (021) 526 3507 Telepon: (021) 8066 8500
dari entitas anak terhadap ekuitas konsolidasian. 1. Risiko Makro Ekonomi
Melalui PT Investasi Jaringan Nusantara (“IJN”) Email: divisi-fi@mandirisekuritas. Faksimile: -
Secara keseluruhan, peningkatan ekuitas ini mencerminkan penguatan struktur 2. Risiko Perubahan Kurs Mata Uang Asing
co.id Email: fixedincome.indonesia@
permodalan Perseroan yang didorong oleh kombinasi antara aksi korporasi dan 3. Risiko Tingkat Suku Bunga Nama Entitas
Kepemilikan Tahun Tahun Kontribusi Kontribusi
No. Kegiatan Usaha Domisili Perseroan Operasional Terhadap Terhadap Situs web: www.mandirisekuritas. maybank.com
akumulasi laba, sehingga memberikan fondasi yang lebih solid dalam mendukung 4. Risiko atas Kebijakan atau Peraturan Pemerintah Terkait Bidang Usaha Anak Penyertaan
(%) Komersil Pendapatan Laba
co.id Situs web: www.maybank-ke.co.id
ekspansi dan pertumbuhan bisnis ke depan. Perseroan 1. PT Dharma Sinar Perdagangan, Jakarta 99,99 2023 - - 0,01%
Semesta (“DSS”) * Perindustrian dan
D. ANALISIS LAPORAN ARUS KAS 5. Risiko atas Tuntutan atau Gugatan Hukum Jasa
PT RHB Sekuritas Indonesia
Rincian arus kas Perseroan berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai berikut: 6. Risiko Ketentuan Negara Lain atau Peraturan Internasional
*Sampai dengan Prospektus diterbitkan, perusahaan terkait tidak melaksanakan kegiatan usaha District 8 - SCBD, Revenue Tower Lt. 11,
Risiko Bagi Investor apa pun dan oleh karenanya merupakan perusahaan yang bersifat tidak aktif (dormant)
(dalam Rupiah) Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi dan Sukuk Ijarah adalah:
31 Desember Melalui PT Dharma Sinar Semesta (“DSS”) Jakarta 12190
Keterangan • Risiko tidak likuidnya Obligasi dan Sukuk Ijarah yang ditawarkan dalam
2025 2024 Telepon: (021) 5093 9868
Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan pembelian Tahun T a h u n Kontribusi Kontribusi
Nama Entitas Kepemilikan
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI No. Kegiatan Usaha Domisili Operasional Te r h a d a p Te r h a d a p Faksimile: (021) 5093 9859
Anak Perseroan (%) Penyertaan
Obligasi dan Sukuk Ijarah sebagai investasi jangka panjang. Komersil Pendapatan Laba
Penerimaan kas dari pelanggan 1.458.955.321.813 629.038.090.265 E-mail: rhbosk.id.fixedincome@rhbgroupcom
• Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan 1. PT Telemedia Perdagangan, Jakarta 99,99 2024 2021 8,98% 0,33%
Pembayaran kas kepada pemasok (1.663.354.678.242) (159.439.263.767)
Komunikasi Perindustrian dan Situs web: www.rhbtradesmart.co.id
pembayaran bunga obligasi dan imbal hasil Sukuk Ijarah pada waktu yang Pratama (“TKP”) Jasa
Pembayaran kas kepada karyawan (70.804.723.713) (16.953.228.623) telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain
Pembayaran (penerimaan) kepada kas pihak ketiga dan yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Perjanjian Penjelasan lebih lengkap mengenai keterangan tentang entitas anak dapat dilihat PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
(460.446.200.849) 38.862.923.831
lainnya
Perwaliamanatan Sukuk Ijarah yang merupakan dampak dari memburuknya pada Bab VIII dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Tentang Perseroan, (akan ditentukan kemudian)
Pembayaran pajak penghasilan (689.412.004) (2.825.105.087) kinerja dan perkembangan usaha Perseroan. Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha”.
Ukuran : 32 kolom x 540mm
Media : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat : 8 JUNI 2026
Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Fatmawati Mas
p.1
unresolved
org
Banten Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan
p.1
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar
p.1
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1 ×3
unresolved
org
PT RHB SEKURITAS
p.1
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
p.1 ×3
unresolved
org
PT Kereta Api Indonesia Ijarah
p.2
unresolved
org
Penjelasan Skema Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I
p.2
unresolved
org
PT TKP
p.2
unresolved
org
PT Telemedia Komunikasi Pratama
p.2
unresolved
—
Aini Masruroh
· Ketua
p.2
unresolved
person
KEP-
· Ketua
p.2 ×2
unresolved
—
memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di
· memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)
p.2
unresolved
—
Obligasi
· Sukuk Ijarah
p.2
unresolved
org
kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), sehingga
· -
p.2
unresolved
org
Anwar & Rekan
· Akuntan Publik
p.3 ×4
unresolved
person
Soaduon Tampubolon
p.3
unresolved
org
PT ADS Platform Indonesia
p.3
unresolved
org
PT Berkat Anugerah Investindo
p.3
unresolved
org
PT Lucaffe Indonesia
p.4 ×2
unresolved
person
Humberg Lie
· Notaris
p.4
unresolved
person
Rini Yulianti
p.4 ×2
unresolved
org
Anwar
p.4
unresolved
org
Hanafiah Ponggawa & Partners
p.4
unresolved
org
PT Kreasi
p.4
unresolved
org
PT Graha Modal
p.4
unresolved
org
PT KB Valbury Sekuritas Kepentingan Nonpengendali
p.4
unresolved
org
PT Investasi Jaringan Nusantara
p.4
unresolved
org
PT Dharma Sinar
p.4
unresolved
org
PT RHB Sekuritas Indonesia Rincian
p.4
unresolved
org
PT Telemedia
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.