Skip to content
Back to announcement

20260608_WIFI_Penyampaian Bukti Iklan_32098519_lamp2.pdf

Other Text extracted WIFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                                                                                                                                                                                                                                                                       f. mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud
                                      JADWAL
Masa Penawaran Awal                                    :                   8 – 17 Juni 2026
                                                                                                                                               PROSPEKTUS RINGKAS                                                                                                                            Perseroan atau Wali Amanat untuk melakukan pembatalan pendaftaran
                                                                                                                                                                                                                                                                                             Obligasi di KSEI sesuai dengan ketentuan peraturan Pasar Modal dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                             KSEI;
Tanggal Efektif                                        :                      22 Juni 2026          INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN
                                                                                                    KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT                                                                  g. mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kejadian kelalaian
Masa Penawaran Umum                                    :                      23 Juni 2026
                                                                                                    DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN                                                                      sebagaimana    dimaksud            dalam    termasuk        untuk    menyetujui       suatu
Tanggal Penjatahan                                     :                      24 Juni 2026          YANG TELAH DISAMPAIKAN KE OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN UNTUK MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON                                                                   kelonggaran waktu atas suatu kelalaian dan akibat akibatnya, atau untuk
                                                                                                    PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS AWAL.
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                    :                      26 Juni 2026                                                                                                                                                                                                   mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; dan
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik :                               26 Juni 2026          OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN                                                                h. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal
                                                                                                    KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH                                                                              tidak tercapai kesepakatan antara Perseroan dan Wali Amanat.
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia :                                  29 Juni 2026
                                                                                                    PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Pemberitahuan
                             PENAWARAN UMUM                                                         PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN                                                           Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian
                                                                                                    DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Perwaliamanatan       Obligasi          dianggap    telah     dilakukan      dengan     sah,     dan
A. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                                                                                    PT SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK (“PERSEROAN”) DAN PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS                                                                 sebagaimana mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah
Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah                              KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                    ini, yang tertera di samping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara
Berkelanjutan I dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan                         INI.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan
dalam Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang
                                                                                                                                                                                                                                                                                    langsung dengan memperoleh tanda terima atau dengan faksimili yang sudah
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk (“POJK
                                                                                                                                                                                                                                                                                    dikonfirmasikan.
No. 36/2014”), sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Perseroan
1. Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Nama                            :       PT SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK
   Berkelanjutan I akan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua)
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Alamat                          :       Fatmawati Mas Blok 328 – 329
   tahun dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jl. RS Fatmawati No.20

                                                                                                                                              PT SOLUSI SINERGI DIGITAL Tbk
   Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jakarta Selatan 12430
   terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Telp.                           :       (021) 765 9228
   Pernyataan Pendaftaran menjadi Efektif.
                                                                                                                                                                     Kegiatan Usaha Utama:                                                                                          Faks.                           :       (021) 765 9229
2. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun                             Bergerak dalam bidang periklanan, serta perusahaan holding yang melakukan investasi dalam bidang periklanan, produk dan layanan digital dan jaringan                        Untuk Perhatian                 :       Direksi
   sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran kepada OJK.                                                                                                         serat optik melalui Entitas Anak
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Wali Amanat
3. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir                                                                                                    Kantor Pusat:
   sebelum penyampaian pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran                                                                                                                                                                                                                Nama                            :       PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
                                                                                                                                                                      Fatmawati Mas Blok 328 – 329
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            dan Banten Tbk
   umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan                                                                                               Jl. RS Fatmawati No.20
                                                                                                                                                                     Jakarta Selatan 12430, Indonesia                                                                               Alamat                          :       Gedung T Tower Lt. 17
   Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 7 April 2026 dan Laporan Asuransi
                                                                                                                                                                         Telepon : (021) 765 9228                                                                                                                           Jl. Gatot Subroto No 93
   Independen atas Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar No. tanggal
                                                                                                                                                                        Faksimile: (021) 765 9229                                                                                                                           Kel. Pancoran, Kec. Pancoran
   8 April 2026 dari Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan, keduanya                                                                                                                                                                                                                                                        Jakarta Selatan 12780
                                                                                                                                                                       Email: corporate@surge.co.id
   menyatakan Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar (i) selama
                                                                                                                                                                        Website : www.surge.co.id                                                                                   Telp.                           :       (021) 26966553
   2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Faks                            :       -
   rangka Penawaran Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2 (dua) tahun terakhir                                               PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL                                                                            Untuk Perhatian                 :       Divisi Treasury
   sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan                                     DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp2.500.000.000.000 (DUA TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)                                                                                                  Grup Kustodian & Wali Amanat
   Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan. Gagal Bayar                                                                                 (“OBLIGASI BERKELANJUTAN I”)
   berarti kondisi di mana Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan                                                                                       dan                                                                                                              Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi

   kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang nilainya lebih besar dari 0,5% (nol                                         PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL                                                                          Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dapat dilakukan dengan
   koma lima persen) dari modal disetor.                                                                          DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp2.500.000.000.000 (DUA TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)                                                          ketentuan sebagai berikut:
                                                                                                                                                   (“SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I”)                                                                                                 a. Apabila       perubahan      Perjanjian         Perwaliamanatan           Obligasi   dilakukan
4. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas
   yang merupakan urutan 4 (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori                                                    Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan:                                                        sebelum Tanggal Emisi, maka perubahan dan/atau penambahan Perjanjian
   peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh perusahaan                                                             OBLIGASI BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL TAHAP I TAHUN 2026                                                                          Perwaliamanatan Obligasi tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis
                                                                                                      DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.250.000.000.000 (SATU TRILIUN DUA RATUS LIMA PULUH MILIAR RUPIAH)                                                             yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan
   pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
                                                                                                                                                                             (“OBLIGASI”)
   pemeringkatan idA (Single A) untuk Obligasi dan idA(sy) (Single A Syariah)                                                                                                                                                                                                          tersebut dilakukan, memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi
                                                                                                    Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu:
   untuk Sukuk Ijarah dari Pefindo dan irA+ (Single A Plus) untuk Obligasi dan                                                                                                                                                                                                         ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik
                                                                                                    Seri A      : Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu                           Indonesia.
   irA+(sy) (Single A Plus Syariah) untuk Sukuk Ijarah dari KRI.                                                  370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti                                                                                                                                                                                                       b. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dilakukan pada dan/
                                                                                                    Seri B      : Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu
ketentuan sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 36/2014.                                                            2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi.                                                                                                                                   atau setelah Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan
                                                                                                    Seri C      : Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu                           Obligasi hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPO
B. KETERANGAN TENTANG OBLIGASI YANG DITERBITKAN
                                                                                                                  3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.                                                                                                                                  dan perubahan dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian
Nama Obligasi
                                                                                                    Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, di mana pembayaran Bunga Obligasi pertama akan                                    tertulis yang ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan
Obligasi Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026                                  dilakukan pada tanggal 26 September 2026, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan Obligasi adalah pada tanggal 6 Juli 2027 untuk                              lain dalam peraturan/perundangan yang berlaku, atau apabila dilakukan
Jenis Obligasi                                                                                      Obligasi Seri A, tanggal 26 Juni 2028 untuk Obligasi Seri B, dan tanggal 26 Juni 2029 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara penuh (bullet
                                                                                                                                                                                                                                                                                       penyesuaian/perubahan terhadap perjanjian perwaliamanatan berdasarkan
                                                                                                    payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Obligasi diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan                                                                                              dan                                                                                                  peraturan baru yang berkaitan dengan perjanjian perwaliamanatan.
oleh Perseroan untuk didaftarkan atas nama KSEI berdasarkan Perjanjian                                                                 SUKUK IJARAH BERKELANJUTAN I SOLUSI SINERGI DIGITAL TAHAP I TAHUN 2026                                                                       Tambahan Utang yang Dapat Dibuat Oleh Perseroan Dimasa yang Akan
Pendaftaran Obligasi di KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang                         DENGAN SISA IMBALAN IJARAH SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp1.250.000.000.000 (SATU TRILIUN DUA RATUS LIMA PULUH MILIAR RUPIAH)                                                     Datang
Obligasi melalui Pemegang Rekening. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang                                                                                             (“SUKUK IJARAH”)
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi, sebelum
Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan                     Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), yang terdiri dari 3 (tiga) seri yaitu:                                             dilunasinya Jumlah Yang Menjadi Kewajiban, tanpa persetujuan tertulis terlebih
diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan Rekening Efek                          Seri A    : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A sebesar Rp[●]([●] Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●], ([●] Rupiah) per tahun atau setara dengan                  dahulu dari Wali Amanat, Perseroan tidak dapat membuat pinjaman baru kepada
yang ditandatangani Pemegang Obligasi dan Pemegang Rekening.                                                    [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A, dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.             kreditur lain dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perseroan kepada pihak
Harga Penawaran                                                                                     Seri B    : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara dengan                  lain yang mengakibatkan pelanggaran batasan rasio keuangan sebagaimana
                                                                                                                [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B, dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok                                                                                                                                                                                                        termaktub dalam Pasal 6.1 huruf a Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.
                                                                                                    Seri C    : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C sebesar Rp[● ]([●] Rupiah) dengan Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara dengan
Obligasi.                                                                                                       [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C, dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.                                         Hukum yang Berlaku
Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi                                      Cicilan Imbalan Ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah di mana pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah                       Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Obligasi tunduk pada
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebanyak-                              pertama akan dilakukan pada tanggal 26 September 2026, sedangkan Cicilan Imbalan Ijarah terakhir sekaligus Tanggal Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah akan                           dan diartikan sesuai ketentuan undang-undang dan hukum di Negara Republik
                                                                                                    dibayarkan pada tanggal 6 Juli 2027 untuk Sukuk Ijarah Seri A, 26 Juni 2028 untuk Sukuk Ijarah Seri B dan tanggal 26 Juni 2029 untuk Sukuk Ijarah Seri C.                       Indonesia.
banyaknya sebesar Rp1.250.000.000.000,00 (satu triliun dua ratus lima puluh                         Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah masing-masing seri Sukuk Ijarah dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Perseroan tidak melakukan
miliar Rupiah), yang terbagi dalam 3 (tiga) seri, yaitu:                                            pemotongan zakat atas Cicilan Imbalan Ijarah.                                                                                                                                   C. KETERANGAN TENTANG SUKUK IJARAH

Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat                     Obligasi Berkelanjutan I Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) dan/atau Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan               Nama Sukuk Ijarah
         bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu                                                                                              ditentukan kemudian                                                                                       Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026.
         370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi;                                                                             PENTING UNTUK DIPERHATIKAN                                                                                                     Jenis Sukuk Ijarah
Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat                     OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sukuk Ijarah ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah
         bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu                        BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BENDA TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI
                                                                                                    JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-                                                             yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti kewajiban
         2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi; dan
                                                                                                    UNDANG HUKUM PERDATAAN. HAK PEMEGANG OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK                                                              untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah                        melalui Pemegang Rekening.
Seri C : Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan tingkat                     KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sukuk Ijarah ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang
         bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu                        DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS
                                                                                                    AWAL DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.”                                                                                                                               Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah
         3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Sukuk Ijarah oleh
Jumlah Pokok Obligasi dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok                             PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH                                                               Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Sukuk Ijarah bagi Pemegang Sukuk
Obligasi dari masing-masing Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan pembelian                            DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA
                                                                                                    PASAR. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL                                                          Ijarah adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan
kembali     sebagai    pelunasan      Obligasi   dari      masing-masing     Seri     Obligasi
                                                                                                    PENJATAHAN. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT                                                              diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan perjanjian pembukaan rekening efek
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi dengan memperhatikan                        MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMATUHI KETENTUAN-KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI DAN/                                                                 yang ditandatangani Pemegang Sukuk Ijarah dengan Pemegang Rekening.
ketentuan dalam Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi mengenai Syarat-                        ATAU SUKUK IJARAH . KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DAPAT DILIHAT PADA
                                                                                                    BAB I DALAM PROSPEKTUS AWAL DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN.”                                                                                                        Harga Penawaran
Syarat Obligasi.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sukuk Ijarah ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Sisa
Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok                            DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DARI:
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Imbalan Ijarah.
Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang                                                                                   PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”):
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah Sisa Imbalan Ijarah, Cicilan Imbalan Ijarah Dan Jatuh Tempo Sukuk
tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada                                                              A (Single A)                                                                    A(sy) (Single A Syariah)
                                                                                                                                        id                                                                              id
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Ijarah
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.                                                                                                                               PT KREDIT RATING INDONESIA (“KRI”):
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang akan ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar
Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga                                                         A+ (Single A Plus)                                                                A+(sy) (Single A Plus Syariah)
                                                                                                                                   ir                                                                            ir
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima puluh miliar Rupiah), yang terbagi
Obligasi dibayarkan setiap triwulan terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan                         KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAGIAN DARI BAB I DALAM PROSPEKTUS AWAL.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    dalam 3 (tiga) seri, dengan ketentuan:
tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Dalam hal Tanggal
                                                                                                    RISIKO USAHA UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO PERSAINGAN. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO USAHA DAN                                                          Seri A : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri A sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga
                                                                                                    RISIKO UMUM PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS AWAL DENGAN JUDUL “FAKTOR RISIKO.”
Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan Denda.                                                                                                                                                                                                                             Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara
                                                                                                    INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAN/ATAU SUKUK IJARAH MEMILIKI RISIKO ATAS TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH YANG                                                                        dengan [●]% ([●]persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari
                                                                                                    DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH SEBAGAI                                                                         A, yang berjangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak
masing-masing Seri Obligasi adalah sebagai berikut:                                                 INVESTASI JANGKA PANJANG.                                                                                                                                                                  Tanggal Emisi;
  Bunga                            Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                                     PENCATATAN ATAS OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)                                                          Seri B : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
   Ke-                Seri A                     Seri B                      Seri C                           PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DAN SUKUK IJARAH INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT)                                                                              Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara
     1          26 September 2026          26 September 2026         26 September 2026                                                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
                                                                                                                                                                                                                                                                                               dengan [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri B,
     2          26 Desember 2026           26 Desember 2026          26 Desember 2026                                                                                                                                                                                                          yang berjangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi; dan
     3             26 Maret 2027             26 Maret 2027             26 Maret 2027                                                                                                                                                                                                Seri C : Jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
                                                                                                                                                                                                                                                                                               Cicilan Imbalan Ijarah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) per tahun atau setara
     4              6 Juli 2027               26 Juni 2027             26 Juni 2027
                                                                                                                                             PT KB VALBURY                                              PT MAYBANK SEKURITAS                        PT RHB SEKURITAS                           dengan [●]% ([●] persen) per tahun dari jumlah Sisa Imbalan Ijarah Seri C,
     5                   -                 26 September 2027         26 September 2027
                                                                                                         PT BNI SEKURITAS                                            PT MANDIRI SEKURITAS
                                                                                                                                               SEKURITAS                                                      INDONESIA                                 INDONESIA
                                                                                                                                                                                                                                                                                               yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi.
     6                   -                 26 Desember 2027          26 Desember 2027
                                                                                                                                                             PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH                                                                               Jumlah Sisa Imbalan Ijarah tersebut dapat berkurang sehubungan dengan
     7                   -                   26 Maret 2028             26 Maret 2028
                                                                                                                                                                      (akan ditentukan kemudian)                                                                                    pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dari masing-masing seri Sukuk Ijarah dan/atau
     8                   -                    26 Juni 2028             26 Juni 2028                                                                                                                                                                                                 pelaksanaan pembelian kembali sebagai pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dari
     9                   -                         -                 26 September 2028
                                                                                                                                                                           WALI AMANAT                                                                                              masing-masing seri Sukuk Ijarah sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo
                                                                                                                                                         PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk                                                                       Sukuk Ijarah sesuai ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
    10                   -                         -                 26 Desember 2028
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Sisa
    11                   -                         -                   26 Maret 2029                                                             Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2026
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Imbalan Ijarah adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Sisa Imbalan
    12                   -                         -                   26 Juni 2029
                                                                                                 Satuan Perdagangan Obligasi                                                            Hak-hak Pemegang Obligasi                                                                   Ijarah yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Sukuk
Perhitungan Bunga Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                          Ijarah pada Tanggal Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah.
                                                                                                 Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan        1. Menerima pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, dan/atau
Tingkat Bunga Obligasi merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang                    sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan                     Denda (jika ada).                                                                        Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah dan Tanggal Pelunasan Sisa Imbalan
dihitung berdasarkan jumlah hari yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun                    Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000 (lima juta                                                                                                       Ijarah dari masing-masing seri Sukuk Ijarah adalah sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                        2. Pemegang Obligasi berhak atas Pokok Obligasi dengan harga yang sama
adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah                       Rupiah) dan/atau kelipatannya.                                                            dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang                                                         Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah
                                                                                                                                                                                                                                                                                      Cicilan Imbalan
30 (tiga puluh) Hari Kalender.                                                                   Pembelian Kembali Obligasi                                                                dimiliki oleh Pemegang Obligasi.
                                                                                                                                                                                                                                                                                         Ijarah Ke-                Seri A                       Seri B                  Seri C
Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi                                                              Penjelasan mengenai pembelian kembali obligasi dapat dilihat pada bagian dari          3. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana yang cukup untuk                                  1           26 September 2026            26 September 2026         26 September 2026

a. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang                             Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”.                       pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi pada Tanggal                            2           26 Desember 2026             26 Desember 2026           26 Desember 2026
   Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada                            Jaminan                                                                                   Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau Tanggal pelunasan Pokok Obligasi,                                3             26 Maret 2027                26 Maret 2027              26 Maret 2027
   4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi kecuali                        Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan             maka Perseroan harus membayar Denda dihitung harian (berdasarkan jumlah
                                                                                                                                                                                                                                                                                               4                 6 Juli 2027              26 Juni 2027               26 Juni 2027
   ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.                          atau aktiva lain milik Emiten dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak          hari keterlambatan) sampai dengan pembayaran jumlah yang wajib dibayar
   Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari                                                                                                                                                                                                                  5                        -               26 September 2027         26 September 2027
                                                                                                 manapun. Seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun                     Perseroan.
   Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang                        barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian            4. Pemegang Obligasi yang berhak mendapatkan pembayaran Bunga Obligasi                                 6                        -               26 Desember 2027           26 Desember 2027
   menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada                   hari, kecuali aktiva Perseroan yang dijaminkan secara khusus kepada krediturnya,          adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang                                7                        -                 26 Maret 2028              26 Maret 2028
   periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI                   menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam                  Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga                                8                        -                 26 Juni 2028               26 Juni 2028
   sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.                                                    Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.                                    Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                               9                        -                         -               26 September 2028
b. Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen                        Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak                 yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi setelah tanggal
                                                                                                                                                                                                                                                                                              10                        -                         -                26 Desember 2028
   Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada                            kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari,                penentuan pihak yang berhak memperoleh Bunga Obligasi, maka pihak yang
   Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar                        kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan             menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada                        11                        -                         -                  26 Maret 2029

   Pemegang Rekening.                                                                            Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.                      periode Bunga Obligasi yang bersangkutan.                                                          12                        -                         -                  26 Juni 2029
c. Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang                           Hak Senioritas                                                                         5. Melalui keputusan RUPO, Pemegang Obligasi antara lain berhak melakukan                   Satuan Pemindahbukuan Sukuk Ijarah
   Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan                         Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang                  tindakan sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Sukuk Ijarah ini diterbitkan dengan memperhatikan ketentuan Perjanjian
   berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi.                                              Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan           a. Berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO. Satu satuan                           Perwaliamanatan Sukuk Ijarah, dengan satuan jumlah Sukuk Ijarah yang dapat
d. Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan                        lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada di kemudian hari,                        pemindahbukuan mempunyai hak untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam                 dipindahbukukan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya adalah
   kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran                         kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan                 RUPO dan/atau RUPO;                                                                  senilai Rp1 (satu Rupiah) dan kelipatannya sebagaimana diatur dalam Perjanjian
   lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi                   Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
                                                                                                                                                                                           b. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau                           Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
   melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian                          Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (sinking fund)                                             Pemegang       Obligasi       mengenai   perubahan      jangka   waktu   Obligasi,   Satuan Perdagangan Sukuk Ijarah
   Agen Pembayaran Obligasi, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari                           Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk pembayaran                             Pokok Obligasi, suku Bunga Obligasi, perubahan tata cara atau periode
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Perdagangan Sukuk Ijarah dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat
   kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan.                        Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok ini dengan pertimbangan untuk                         pembayaran Bunga Obligasi, dan/atau ketentuan lain dalam Perjanjian
                                                                                                                                                                                                                                                                                    dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan
Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi                                                              mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan                      Perwaliamanatan dengan memperhatikan POJK NO. 20/2020 dan POJK
                                                                                                                                                                                                                                                                                    perdagangan Sukuk Ijarah di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar
a. Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.                                rencana penggunaan dana hasil Emisi Obligasi, sebagaimana diungkapkan pada                    No. 14/2025;
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan kelipatannya.
                                                                                                 Bab II dalam Prospektus dengan judul “Penggunaan Dana yang Diperoleh dari
b. Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang                                                                                                                     c. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada
                                                                                                 Hasil Penawaran Umum.”                                                                                                                                                             Objek Ijarah
   Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan                                                                                                                       Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau
                                                                                                 Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan                                                                                                                            Aset yang menjadi dasar (underlying asset) dalam penerbitan Sukuk Ijarah (Objek
   berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi.                                                                                                                                            menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Ijarah) ini adalah hak manfaat dari aset milik Perseroan dan TKP (Entitas Anak
c. Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan                        Penjelasan    mengenai     pembatasan-pembatasan        dan   kewajiban-kewajiban             Perjanjian Perwaliamanatan serta akibatnya, atau untuk mengambil
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Perseroan) dengan jenis dan spesifikasi yang jelas, yaitu berupa Advertising
   kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran                         Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul                  tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;
                                                                                                                                                                                                                                                                                    & Telecomunication Equipment and Support milik Perseroan dan TKP dengan
   lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh Pemegang Obligasi                   “Penawaran Umum Berkelanjutan”.                                                           d. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat                         rincian sebagaimana dalam Lampiran Akad Ijarah yang merupakan satu kesatuan
   melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian                          Kelalaian Perseroan                                                                           menurut ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan;                              dan bagian yang tidak terpisahkan dari Akad Ijarah.
   Agen Pembayaran Obligasi, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari                           Penjelasan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab I              e. mengambil tindakan lain yang dikuasakan untuk diambil oleh atau atas                  Aset yang menjadi dasar (underlying asset) dalam penerbitan Sukuk Ijarah (Objek
   kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok Obligasi yang bersangkutan.                        dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”.                                 nama Pemegang Obligasi termasuk dalam penentuan potensi kelalaian                    Ijarah), tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal dan Perseroan
Satuan Pemindahbukuan Obligasi                                                                   RUPO                                                                                          yang dapat menyebabkan terjadinya kelalaian sebagaimana dimaksud                     menjamin selama periode Sukuk Ijarah, aset yang menjadi dasar Sukuk tidak
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp 1 (satu Rupiah) dan/atau                        Penjelasan mengenai RUPO dapat dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus                dalam Pasal 9 Perjanjian Perwaliamanatan dan POJK No. 20/2020 dan                    akan bertentangan dengan Prinsip Syariah di Pasar Modal, peraturan perundang-
kelipatannya.                                                                                    dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”.                                                  POJK No. 14/2025;                                                                    undangan dan dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No. 53/2015.




Ukuran		                          : 32 kolom x 540mm
Media		                           : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat                      : 8 JUNI 2026
Page 2
Dalam hal terdapat rencana perubahan Objek Ijarah karena alasan apapun dan/          a. Mengoperasikan Objek Ijarah untuk kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah               Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (“RUPSI”)                                           FWA memungkinkan cakupan yang lebih cepat dan lebih efisien dari sisi biaya,
atau terjadinya penurunan nilai Objek Ijarah, maka Mu’jir akan mengganti dan/atau       sebagai penerima Objek Ijarah berdasarkan Akad Ijarah dan Perjanjian              Penjelasan mengenai Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (“RUPSI”) dapat                 sementara penggelaran FTTH difokuskan secara selektif pada lokasi dengan
menambahkan Objek ljarah dengan manfaat atas aset tetap lain yang dimiliki oleh         Perwaliamanatan Sukuk Ijarah;                                                     dilihat pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum         kepadatan tinggi yang memiliki permintaan lebih kuat terhadap kapasitas dan
Mu’jir sampai dengan jumlah yang sesuai dengan nilai pengalihan hak manfaat          b. Membuat dan melangsungkan serta memperpanjang perjanjian dengan pihak             Berkelanjutan”.                                                                      konektivitas berkecepatan tinggi. Pefindo juga memperkirakan kemitraan strategis
Objek ljarah.                                                                           ketiga sebagai pengguna Objek Ijarah untuk kepentingan Pemegang Sukuk             Pemberitahuan                                                                        Perseroan dengan mitra internasional yang kredibel dalam penyediaan dukungan
Skema Sukuk Ijarah                                                                      Ijarah sebagai penerima Objek Ijarah berdasarkan Akad Ijarah dan Perjanjian                                                                                            teknis dan teknologi berbiaya efisien, serta kemitraan open access dengan ISP
                                                                                                                                                                          Semua pemberitahuan dari satu pihak kepada pihak lain dalam Perjanjian
                                                                                        Perwaliamanatan Sukuk Ijarah dan, apabila diperlukan, membuat perubahan                                                                                                eksisting dan distributor lokal, akan mendorong peningkatan skala bisnis secara
                                                                                                                                                                          Perwaliamanatan Sukuk Ijarah dianggap telah dilakukan dengan sah dan dengan
                                                                                        atas perjanjian yang sudah ditandatangani oleh Perseroan dan pihak ketiga                                                                                              signifikan.
                                                                                                                                                                          sebagaimana mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah
                                                                                        tersebut sepanjang perubahan tersebut sesuai dengan praktik industri yang         ini, yang tertera di samping nama pihak yang bersangkutan, dan diberikan secara      KRI
                                                                                        berlaku umum dan wajar;                                                           tertulis, ditandatangani serta disampaikan dengan pos tercatat atau disampaikan      KRI menetapkan Peringkat Perusahaan sebesar “A+” untuk Perseroan dengan
                                                                                     c. Mewakili segala kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah dalam rangka                    langsung dengan memperoleh tanda terima yang sudah dikonfirmasikan.                  Outlook “Positif”. KRI juga menetapkan peringkat “A+” untuk rencana Obligasi
                                                                                        pelaksanaan perjanjian dengan pihak ketiga sebagai pengguna Objek                 Perseroan                                                                            Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun serta
                                                                                        Ijarah termasuk tetapi tidak terbatas untuk melakukan penagihan dan, tanpa                                                                                             peringkat “A+(sy) ” untuk rencana Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital
                                                                                                                                                                          Nama                            :   PT Solusi Sinergi Digital Tbk
                                                                                        mengesampingkan ketentuan dalam Akad Wakalah, menerima seluruh hasil                                                                                                   dengan nilai sebesar Rp2,5 triliun.
                                                                                                                                                                          Alamat                          :   Fatmawati Mas Blok 328 – 329
                                                                                        penggunaan Objek Ijarah dari pihak ketiga. Dalam hal telah diterimanya                                                Jl. RS Fatmawati No.20                           Peringkat irA+ (Single A Plus) untuk Obligasi dan irA+(sy) (Single A Plus Syariah)
                                                                                        pembayaran sebagian atau seluruh hasil penggunaan Objek Ijarah dari                                                   Jakarta Selatan 12430                            tersebut mencerminkan kemampuan Perseroan dalam bertransformasi dari
                                                                                        pengguna Objek Ijarah oleh Wakil (Perseroan) sebelum jadwal pembayaran            Telp.                           :   (021) 765 9228                                   perusahaan periklanan menjadi perusahaan teknologi dan telekomunikasi,
                                                                                        Cicilan Imbalan Ijarah secara periodik dan/atau jatuh tempo Sisa Imbalan          Faks.                           :   (021) 765 9229                                   adanya kontrak jangka panjang untuk pemanfaatan aset PT Kereta Api Indonesia
                                                                                        Ijarah, maka Pemegang Sukuk Ijarah memberikan izin kepada Perseroan untuk         Untuk Perhatian                 :   Direksi                                          (Persero) (“KAI”) yang memungkinkan entitas anaknya untuk menghasilkan
Penjelasan Skema Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I            menggunakan dana tersebut; dan                                                                                                                                         profitabilitas yang kuat, serta penetrasi ke layanan Fiber To The Home (FTTH)
Tahun 2026                                                                                                                                                                Wali Amanat                                                                          yang menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Namun demikian,
                                                                                     d. Mewakili kepentingan Pemegang Sukuk Ijarah dalam mencari pengganti pihak
1. Sebelum melakukan Penawaran Umum Sukuk, Perseroan melakukan Akad                                                                                                       Nama                            :   PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan        peringkat tersebut masih dibatasi oleh pangsa pasar yang relatif terbatas serta
                                                                                        ketiga untuk menggunakan Objek Ijarah.
      Ijarah (Akad Ijarah 1). dengan TKP (sebagai Entitas Anak selaku pemilik                                                                                                                                 Banten Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                               wilayah layanan yang belum terdiversifikasi secara optimal. Sedangkan outlook
                                                                                     Akad Wakalah mulai berlaku sejak Tanggal Emisi dan akan berakhir dengan              Alamat                          :   Gedung T Tower Lt. 17
      Sebagian Objek Ijarah) untuk menyewa Objek Ijarah dari TKP, dalam hal ini                                                                                                                                                                                Positif mencerminkan ekspektasi terhadap penguatan profil keuangan Perseroan
                                                                                     berakhirnya Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.                                                                     Jl. Gatot Subroto No 93
      Perseroan sebagai Penyewa (musta’jir), dan PT TKP sebagai pemberi sewa                                                                                                                                                                                   ke depan.
                                                                                     Dalam hal telah diterimanya hasil penggunaan Objek Ijarah oleh Perseroan,                                                Kel. Pancoran, Kec. Pancoran
      (mu’jir)                                                                                                                                                                                                                                                 Perseroan memiliki diferensiasi dibanding para pesaing yang hanya berfokus pada
                                                                                     sebelum jadwal pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah secara periodik dan Pelunasan                                           Jakarta Selatan 12780
2. Akad Ijarah (Akad Ijarah 2) antara Pemegang Sukuk Ijarah yang diwakili oleh                                                                                                                                                                                 satu segmen dengan melakukan integrasi infrastruktur telekomunikasi, layanan
                                                                                     Sisa Imbalan Ijarah, Pemegang Sukuk Ijarah memberikan izin kepada Perseroan          Telp.                           :   (021) 26966553
      Wali Amanat dan Perseroan di mana Perseroan selaku pemilik hak manfaat                                                                                                                                                                                   broadband yang terjangkau, serta media digital ke dalam satu ekosistem yang
                                                                                     untuk menggunakan dana tersebut, dan wajib membayarkannya kepada                     Faks                            :   -
      atas Objek Ijarah baik milik sendiri atau milik Entitas Anak setuju untuk                                                                                                                                                                                seamless. Secara historis, pendapatan Perseroan didominasi oleh penjualan iklan
                                                                                     Pemegang Sukuk Ijarah sesuai dengan jadwal pembayaran sebagaimana diatur             Untuk Perhatian                 :   Divisi Treasury
      menyewakan serta memberikan hak untuk menggunakan Objek Ijarah tersebut                                                                                                                                 Grup Kustodian & Wali Amanat                     digital dengan kontribusi di atas 40% pada periode 2022 hingga 2024. Adapun,
                                                                                     dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
      kepada Pemegang Sukuk Ijarah. Perseroan bertindak sebagai mu’jir (pemberi                                                                                                                                                                                seiring dengan ekspansi infrastruktur serat optik (fiber-optic) melalui entitas anak
                                                                                     Perseroan akan membayar Imbalan Ijarah berupa Cicilan Imbalan Ijarah, Sisa           Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah
      sewa) dan Pemegang Sukuk Ijarah sebagai musta’jir (penyewa).                                                                                                                                                                                             tidak langsungnya, PT Integrasi Jaringan Ekosistem (IJE), komposisi pendapatan
                                                                                     Imbalan Ijarah dan Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan (jika ada)               Perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dapat dilakukan dengan ketentuan
      2.a. Perseroan menerbitkan Sukuk Ijarah.                                                                                                                                                                                                                 Perseroan mengalami perubahan yang signifikan. Saat ini, segmen telekomunikasi
                                                                                     kepada Pemegang Sukuk Ijarah sesuai dengan nilai dan tata cara pembayaran            sebagai berikut:
      2.b. Pemegang Sukuk Ijarah menyerahkan Dana Sukuk Ijarah kepada                                                                                                                                                                                          telah melampaui segmen periklanan dan menjadi kontributor terbesar dengan
                                                                                     sebagaimana diatur dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.
            Perseroan.                                                                                                                                                    a. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan sebelum Tanggal            kontribusi sebesar 71% terhadap total pendapatan Perseroan pada tahun 2025.
                                                                                     Perubahan Akad Syariah, Isi Akad Syariah dan/atau Objek Ijarah                          Emisi, maka perubahan dan/atau penambahan Perjanjian Perwaliamanatan              KRI memandang bahwa transformasi tersebut mencerminkan implementasi
      2.c. Atas Akad Ijarah tersebut, Perseroan mengalihkan hak manfaat Objek
                                                                                     Sebagaimana diatur dalam POJK No. 18/POJK.04/2015 tentang Penerbitan dan                tersebut harus dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang ditandatangani         strategi diversifikasi yang kuat, yang mengurangi ketergantungan Perseroan
            Ijarah kepada Pemegang Sukuk Ijarah.
                                                                                     Persyaratan Sukuk dan POJK No. 3/POJK.04/2018 tentang Perubahan Atas                    oleh Wali Amanat dan Perseroan dan setelah perubahan tersebut dilakukan,          terhadap pendapatan iklan yang fluktuatif, sekaligus memperkuat basis sumber
3. Akad Wakalah antara Pemegang Sukuk Ijarah yang diwakili oleh Wali Amanat
                                                                                     POJK No. 18/POJK.04/2015 tentang Penerbitan dan Persyaratan Sukuk, syarat               memberitahukan kepada OJK dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan             pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan melalui layanan konektivitas yang
      dan Perseroan, di mana Pemegang Sukuk Ijarah adalah Muwakkil (pemberi
                                                                                     dan ketentuan dalam hal Perseroan akan mengubah jenis Akad Syariah, isi Akad            perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.                     terus berkembang.
      kuasa), memberikan kuasa khusus tanpa syarat yang tidak dapat ditarik
                                                                                     Syariah, dan/atau aset yang menjadi dasar penerbitan Sukuk Ijarah (Objek Ijarah)     b. Apabila perubahan Perjanjian Perwaliamanatan dilakukan pada dan/atau              Melalui entitas anak tidak langsungnya, IJE, Perseroan telah memiliki perjanjian
      kembali kepada Perseroan sebagai Wakil untuk menyewakan (ijarah) atas
                                                                                     adalah:                                                                                 setelah Tanggal Emisi, maka perubahan Perjanjian Perwaliamanatan hanya            jangka panjang dengan perusahaan kereta api milik negara (KAI) sejak tahun
      Objek Ijarah kepada Pengguna Akhir, dari Perseroan dan TKP (Entitas Anak).
                                                                                     a. Perubahan tersebut hanya dapat dilakukan setelah terlebih dahulu disetujui           dapat dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari RUPSI dan perubahan          2019. Kemitraan ini memungkinkan Perseroan untuk membangun dan mengelola
4. Perseroan selaku penerima kuasa (Wakil) dari Pemegang Sukuk Ijarah
                                                                                        oleh Rapat Umum Pemegang Sukuk Ijarah (RUPSI);                                       dan/atau penambahan tersebut dibuat dalam suatu perjanjian tertulis yang          jaringan internet berbasis serat optic (fiber-optic) di sepanjang jalur rel kereta api
      bertindak sebagai Mu’jir (Pemberi Sewa) menyewakan Objek Ijarah tersebut
                                                                                     b. Perubahan hanya dapat dilakukan jika ada pernyataan kesesuaian syariah dari          ditandatangani oleh Wali Amanat dan Perseroan, kecuali ditentukan lain dalam      di Pulau Jawa. Model bisnis yang sangat efisien, melalui penempatan kabel serat
      kepada Pengguna Akhir sebagai Musta’jir (Penyewa). Atas Objek Ijarah yang
                                                                                        Tim Ahli Syariah sebelum dilaksanakannya RUPSI; dan                                  peraturan/perundangan yang berlaku, atau apabila dilakukan penyesuaian/           optik (fiber-optic) secara eksklusif di sepanjang jalur rel yang aman, memungkinkan
      disewa tersebut, Pengguna Akhir memberikan pembayaran sewa kepada
                                                                                                                                                                             perubahan terhadap Perjanjian Perwaliamanatan berdasarkan peraturan baru          Perseroan untuk menawarkan layanan dengan harga yang terjangkau bagi
      Perseroan;                                                                     c. Mekanisme pemenuhan hak pemegang Sukuk yang tidak setuju terhadap
                                                                                                                                                                             yang berkaitan dengan kontrak perwaliamanatan.                                    pelanggan sekaligus menghasilkan tingkat profitabilitas yang tinggi, sebagaimana
5. Perseroan meneruskan pembayaran sewa yang diterima dari Pengguna Akhir               perubahan dimaksud, yakni berupa pelunasan Sukuk.
                                                                                                                                                                          Tambahan Utang yang Dapat Dibuat oleh Perseroan di Masa yang Akan                    tercermin pada margin Earnings Before Interest and Taxes (EBIT) sebesar
      kepada Pemegang Sukuk Ijarah berupa Cicilan Imbalan Ijarah secara periodik     Cara Dan Tempat Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dan Pembayaran Cicilan
                                                                                                                                                                          Datang                                                                               55,2% pada tahun 2025. Pada tahun 2025, Perseroan juga berhasil melakukan
      sesuai dengan waktu yang diperjanjikan serta Sisa Imbalan Ijarah pada saat     Imbalan Ijarah
                                                                                                                                                                          Sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah,               penetrasi ke pasar internet rumah tangga ritel, yang ditunjukkan dengan kontribusi
      jatuh tempo Sukuk.                                                             Pelunasan Sisa Imbalan     Ijarah dan pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah akan                                                                                              pendapatan baru dari layanan FTTH sebesar Rp541,06 miliar.
                                                                                                                                                                          sebelum dilunasinya Jumlah Yang Menjadi Kewajiban, tanpa persetujuan tertulis
6. Setelah jatuh tempo Sukuk Ijarah dan setelah pelunasan Sisa Imbalan Ijarah,       dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada
                                                                                                                                                                          terlebih dahulu dari Wali Amanat, Perseroan tidak dapat membuat pinjaman baru        Outlook Positif didukung oleh ekspektasi peningkatan kinerja usaha, di mana
      maka Pemegang Sukuk Ijarah yang diwakili oleh Wali Amanat mengalihkan          Pemegang Sukuk Ijarah melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan
                                                                                                                                                                          kepada kreditur lain dan/atau mengagunkan harta kekayaan Perseroan kepada            pendapatan Perseroan diproyeksikan tumbuh sebesar 389% menjadi Rp8.262,3
      kembali hak manfaat beserta Objek Ijarah (mahall al manfaah) kepada            jadwal waktu pembayaran masing-masing seri Sukuk Ijarah sebagaimana yang
                                                                                                                                                                          pihak lain yang mengakibatkan pelanggaran batasan rasio keuangan sebagaimana         miliar pada tahun 2026 dari Rp1.690 miliar pada tahun 2025. Dengan target
      Perseroan.                                                                     telah ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah. Bilamana
                                                                                                                                                                          termaktub dalam Pasal 6.1 huruf a Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Ijarah.           pencapaian 5 juta homepass pada tahun 2026 untuk bisnis FTTH, Perseroan
Tim Ahli Syariah                                                                     tanggal pembayaran jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja, maka pembayaran
                                                                                                                                                                          Hukum yang Berlaku                                                                   memperkirakan jumlah rata-rata pelanggan mencapai 3.300.000 per bulan yang
                                                                                     harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya.
Berdasarkan surat Dewan Syariah Nasional MUI nomor U-0267/DSN-MUI/                                                                                                                                                                                             akan berkontribusi sebesar Rp3,96 triliun terhadap pendapatan Perseroan pada
                                                                                                                                                                          Seluruh perjanjian-perjanjian yang berhubungan dengan Sukuk Ijarah tunduk pada
IV/2026 tanggal 8 April 2026 atau 20 Syawal 1447 H, dan Surat Penunjukan             Penarikan Sukuk Ijarah                                                                                                                                                    tahun 2026. Selain itu, PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP), entitas anak
                                                                                                                                                                          dan diartikan sesuai ketentuan undang-undang dan hukum di Negara Republik
dari Perseroan Nomor 039/CORSEC/SSD/IV/2026 tanggal 1 April 2026 Tim Ahli            Penarikan Sukuk Ijarah dari Rekening Efek hanya dapat dilakukan dengan                                                                                                    tidak langsung Perseroan, saat ini sedang melakukan ekspansi ke layanan Fixed
                                                                                                                                                                          Indonesia.
Syariah yang bertugas memberikan pendampingan dalam penerbitan Sukuk Ijarah          pemindahbukuan dari satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Penarikan                                                                                                Wireless Access (FWA). Layanan akses internet ini menargetkan segmen mass
                                                                                                                                                                          D. HASIL PEMERINGKATAN
adalah sebagai berikut:                                                              Sukuk Ijarah keluar dari Rekening Efek untuk dikonversikan menjadi sertifikat                                                                                             market, khususnya segmen menengah ke bawah, dengan menawarkan tarif
                                                                                     Sukuk Ijarah tidak dapat dilakukan, kecuali apabila terjadi pembatalan pendaftaran   Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan          yang sangat terjangkau sebesar Rp100.000 per bulan. Dengan mengoptimalkan
 No.               Nama                 Jabatan                  Izin
                                                                                     Sukuk Ijarah di KSEI atas permintaan Perseroan atau Wali Amanat dengan               Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I, Perseroan telah           jaringan infrastruktur telekomunikasi Perseroan, TKP berpotensi membangun
 1.       Aini Masruroh         Ketua               KEP-02/PM.223/PJ-ASPM/2023
                                                    Tanggal 17 Januari 2023          memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal dan           memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)          basis pelanggan yang luas dan kuat melalui merek barunya, “Internet Rakyat”.
 2.       Rini Subarningsih     Anggota             KEP-07/PM.021/PJ-ASPM/2024       keputusan RUPSI.                                                                     dan PT Kredit Rating Indonesia (KRI).                                                Dari bisnis FWA, pendapatan diproyeksikan akan mengkontribusikan sekitar
                                                    Tanggal 21 Oktober 2024
                                                                                     Pengalihan Sukuk Ijarah                                                              Berdasarkan surat dari Pefindo No. RC-0557/PEF-DIR/IV/2026 dan No. 0558/             Rp2,91 triliun pada tahun 2026, seiring dengan target jumlah pelanggan sebesar
Ruang lingkup tugas Tim Ahli Syariah dalam rangka Penawaran Umum ini adalah:                                                                                              PEF-DIR/IV/2026 tanggal 8 April 2026 perihal Peringkat PT Solusi Sinergi Digital     2.425.500 per bulan dari 5,5 juta homepass, di mana jumlah pelanggan telah
                                                                                     Hak kepemilikan Sukuk Ijarah beralih dengan pemindahbukuan Sukuk Ijarah dari
1. Memberikan nasihat dan saran serta mengawasi pemenuhan Prinsip Syariah                                                                                                 Tbk, dengan peringkat:                                                               mencapai 1,15 juta per 9 Februari 2026 pada tahap pra-registrasi.
                                                                                     satu Rekening Efek ke Rekening Efek lainnya. Perseroan, Wali Amanat, dan Agen
      di Pasar Modal atas Penerbitan Sukuk Perseroan sesuai dengan prinsip hukum                                                                                                             Obligasi                                 Sukuk Ijarah
                                                                                     Pembayaran memberlakukan Pemegang Rekening selaku Pemegang Sukuk
      Islam dalam Kegiatan Syariah di Pasar Modal berdasarkan Fatwa Dewan
                                                                                     Ijarah yang sah dalam hubungannya untuk menerima pembayaran Cicilan Imbalan                                 id
                                                                                                                                                                                                      A                                   id
                                                                                                                                                                                                                                               A (sy)                  RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL
      Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia;
                                                                                     Ijarah dan/atau pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dan hak-hak lain yang berhubungan                         (Single A)                            (Single A Syariah)                        PENAWARAN UMUM
2. Membuat dan menerbitkan Pernyataan kesesuaian syariah sehubungan                  dengan Sukuk Ijarah.                                                                 Peringkat tersebut berlaku untuk periode 8 April 2026 sampai dengan 1 April 2027.
      dengan rangka Penerbitan Sukuk Perseroan;                                                                                                                                                                                                                Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum
                                                                                     Jaminan                                                                              Berdasarkan surat dari KRI No. RC-007/KRI-DIR/III/2026 tanggal 25 Maret 2026         Obligasi
3. Menghadiri pertemuan dan/atau telekonferensi sehubungan dengan Penerbitan
                                                                                     Sukuk Ijarah ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan          perihal Peringkat PT Solusi Sinergi Digital Tbk, dengan peringkat:
      Sukuk Perseroan; dan                                                                                                                                                                                                                                     Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah
                                                                                     seluruh harta kekayaan Perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak                               Obligasi                                Sukuk Ijarah              dikurangi biaya-biaya Emisi, akan disalurkan oleh Perseroan untuk memberikan
4. Berkomunikasi dengan konsultan atau pihak profesi penunjang pasar modal           bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, menjadi
                                                                                                                                                                                                ir
                                                                                                                                                                                                     A+                                  ir
                                                                                                                                                                                                                                              A+(sy)           fasilitas pembiayaan pembelian kepada Entitas Anak yaitu TKP dalam bentuk
      lainnya yang terlibat dalam rangka Penerbitan Sukuk Perseroan apabila          jaminan bagi Pemegang Sukuk Ijarah ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal                         (Single A Plus)                          (Single A Plus Syariah)       fasilitas pembiayaan pembelian. Seluruh dana tersebut akan digunakan oleh TKP
      diperlukan.                                                                    1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.
                                                                                                                                                                          Peringkat tersebut berlaku untuk periode 25 Maret 2026 sampai dengan 1 April         sebagai belanja modal dalam rangka pembangunan Fixed Wireless Access (FWA)
Pernyataan Kesesuaian Syariah Atas Sukuk Ijarah Dalam Penawaran Umum                 Hak Pemegang Sukuk Ijarah adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-
                                                                                                                                                                          2027.                                                                                dengan memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang berlokasi di Pulau Jawa. Biaya
Berkelanjutan Dari Tim Ahli Syariah
                                                                                     hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari,                                                                                            pembangunan proyek FWA tersebut utamanya akan digunakan untuk pengadaan
                                                                                                                                                                          Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan
Sesuai dengan Pernyataan Kesesuaian Syariah dari Tim Ahli Syariah yang               kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan                                                                                             perangkat Customer Premises Equipment (CPE) dan Radio Access Network
                                                                                                                                                                          Pefindo atau KRI sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
termuat dalam surat tertanggal 20 Syawal 1447 H atau bertepatan dengan               Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.                                                                                                      (RAN) serta biaya jasa penggelaran, dengan rincian sebagai berikut:
8 April 2026, perihal Pernyataan Kesesuaian Syariah, Tim Ahli Syariah menyatakan                                                                                          Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
                                                                                     Penyisihan Dana Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah (Sinking Fund)                                                                                                              1. Sekitar 32,37% untuk pembelian 680 unit perangkat CPE. CPE merupakan
bahwa Perjanjian-perjanjian dan Akad-akad yang dibuat dalam rangka Penawaran                                                                                              kewajiban atas Obligasi dan Sukuk Ijarah tersebut belum lunas, sebagaimana
                                                                                     Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Sisa Imbalan                                                                                                      perangkat berupa modem milik Perseroan yang akan digunakan oleh user
Umum Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I Tahun 2026 tidak                                                                                         diatur dalam POJK No. 49/2020.
                                                                                     Ijarah ini dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil                                                                                                    selama masa berlangganan jaringan FWA. Spesifikasi teknis CPE yang
bertentangan dengan prinsip-prinsip Syariah yang terdapat dalam Fatwa-Fatwa                                                                                               Rating Rationale
                                                                                     Emisi Sukuk Ijarah sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana hasil                                                                                                        digunakan adalah sebagai berikut:
Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN–MUI).                                                                                                                 Pefindo
                                                                                     Emisi Sukuk Ijarah, sebagaimana diungkapkan pada bagian dari Bab II dalam                                                                                                    -   chipset type N661
Sumber Dana Sukuk Ijarah                                                                                                                                                  Pefindo memberikan peringkat idA dengan prospek stabil untuk Perseroan.
                                                                                     Prospektus dengan judul “Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Hasil                                                                                                   -   output power 25dBm
Sumber dana yang menjadi dasar penghitungan pelunasan Sisa Imbalan                                                                                                        Peringkat mencerminkan keuntungan memiliki infrastruktur dengan kualitas
                                                                                     Penawaran Umum Sukuk Ijarah.”
                                                                                                                                                                                                                                                                  -   protocol WiFi6 AX3000.
Ijarah dan yang digunakan untuk pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah berasal                                                                                                 yang baik, margin laba yang tinggi, dan potensi pertumbuhan arus kas masuk
                                                                                     Pembelian kembali Sukuk Ijarah                                                                                                                                            2. Sekitar 62,83% untuk pembelian 680.000 unit perangkat RAN. RAN merupakan
dari kegiatan usaha Perseroan berupa layanan jasa telekomunikasi dengan                                                                                                   eksponensial dari ekspansi bisnis. Peringkat dapat dinaikkan jika WIFI sukses
                                                                                     Penjelasan mengenai pembelian kembali Sukuk Ijarah dapat dilihat pada bagian                                                                                                 perangkat pemancar gelombang radio yang akan dipasang pada tiang serta
memanfaatkan sumber daya produktif dari aset milik Perseroan (Objek Ijarah) dan                                                                                           mengeksekusi ekspansi bisnis Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber to the
                                                                                     dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”.                                                                                                     tower pemancar. Satu set perangkat RAN terdiri dari:
tidak bertentangan dengan prinsip Syariah.                                                                                                                                Home (FTTH) secara tepat waktu, didukung oleh penggelaran home passed baru
                                                                                     Hak-hak Pemegang Sukuk Ijarah                                                        secara efisien dan mengakuisisi pelanggan dengan tingkat penerimaan yang tinggi         -   1 buah tiang pemancar
Akad Ijarah
                                                                                     1. Menerima pelunasan Cicilan Imbalan Ijarah, pelunasan Sisa Imbalan Ijarah,         sesuai target Perseroan. Hal ini diharapkan akan berdampak secara signifikan            -   1 set perangkat outdoor BBU (Baseband Unit) dengan type BBU5900A
Berikut adalah ringkasan Akad Ijarah:
                                                                                        dan/atau Kompensasi Kerugian Akibat Keterlambatan (jika ada).                     terhadap arus kas masuk dan menghasilkan perbaikan profil keuangan.                         berkapasitas backhaul 2 x 25 Gbps dan cardboard dengan support
Perseroan melakukan Akad Ijarah 1 dengan TKP (sebagai Entitas Anak selaku
                                                                                     2. Pemegang Sukuk Ijarah berhak atas Sisa Imbalan Ijarah dengan harga yang           Infrastruktur dengan Kualitas yang Baik                                                     máximum 8T8R NR 72 cells
pemilik sebagian Objek Ijarah) untuk menyewa Objek Ijarah dari TKP, dalam hal ini
                                                                                        sama dengan jumlah Sisa Imbalan Ijarah yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis     Pefindo berpandangan bahwa Perseroan, melalui entitas anaknya IJEE,                     -   3 set perangkat RRU (Remote Radio Unit) TRF 8T8R Mode TDD NR
Perseroan sebagai Penyewa (musta’jir), dan TKP sebagai pemberi sewa (mu’jir).
                                                                                        yang dimiliki oleh Pemegang Sukuk Ijarah pada Tanggal Pelunasan           Sisa    memperoleh keunggulan biaya yang bersifat struktural dengan memanfaatkan                    dengan output power maksimal 8 x 40W
Dengan Akad Ijarah 1 ini Perseroan memiliki hak manfaat atas aset milik TKP.
                                                                                        Imbalan Ijarah;                                                                   kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), sehingga                     -   3 buah antena single column beam dengan Gain 15,5 dBi
Kemudian Perseroan menerbitkan Sukuk Ijarah dan Pemegang Sukuk Ijarah
menyerahkan Dana Sukuk Ijarah kepada Perseroan. Atas Akad Ijarah tersebut,           3. Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk                memungkinkan Perseroan menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan              -   1 set perangkat Site Auxillary Equipment (Power)
Perseroan mengalihkan hak manfaat Objek Ijarah kepada Pemegang Sukuk Ijarah.            pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah atau Pelunasan Sisa Imbalan Ijarah setelah      para pesaingnya, serta mendukung strategi penetrasi pasar. Penggelaran jaringan
                                                                                                                                                                                                                                                               3. Sekitar 4,80% untuk biaya jasa penggelaran berupa biaya instalasi atau
                                                                                        lewat Tanggal Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah atau Tanggal Pelunasan Sisa       serat optik IJE di sepanjang koridor perkeretaapian milik KAI di Pulau Jawa, serta
Kemudian Perseroan melakukan Akad Ijarah 2 di mana para pihak adalah PT Bank                                                                                                                                                                                      pemasangan perangkat.
                                                                                        Imbalan Ijarah, maka Perseroan harus membayar Kompensasi Kerugian Akibat          rencana ekspansi ke Pulau Sumatra dengan pelaksanaan yang dijadwalkan mulai
Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJB), yang merupakan wakil                                                                                                                                                                                      Target waktu realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi akan
                                                                                        Keterlambatan atas kelalaian membayar jumlah Cicilan Imbalan Ijarah dan/atau      tahun 2026, dinilai lebih minim gangguan, lebih cepat dalam pembangunan,
Pemegang Sukuk Ijarah (musta’jir) dengan Perseroan (mu’jir).                                                                                                                                                                                                   dilaksanakan dalam Kuartal 3 sampai Kuartal 4 tahun 2026. Pembangunan
                                                                                        Sisa Imbalan Ijarah. Kompensasi kerugian akibat keterlambatan yang dibayar        memiliki lokasi yang strategis, serta lebih aman karena berada di atas lahan milik
Mu’jir berniat menerbitkan Sukuk Ijarah dengan jumlah Sisa Imbalan Ijarah                                                                                                                                                                                      proyek FWA yang didanai oleh hasil penerbitan Obligasi ini merupakan bagian
                                                                                        oleh Perseroan secara wajar dan realistis yang merupakan hak Pemegang             privat KAI, sekaligus menghadapi kendala regulasi yang lebih terbatas. Faktor-
sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima                                                                                                                                                                                    dari kesatuan proyek FWA yang sedang dikembangkan TKP dimana TKP telah
                                                                                        Sukuk Ijarah oleh Agen Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Sukuk            faktor tersebut diharapkan menghasilkan belanja modal (capex) yang lebih rendah
puluh miliar Rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut:                                                                                                                                                                                                         menganggarkan total belanja modal untuk keseluruhan proyek FWA sampai
                                                                                        Ijarah secara proporsional berdasarkan besarnya Sukuk Ijarah yang dimilikinya;    dibandingkan rata-rata infrastruktur backbone bawah tanah di Indonesia. Sebagai
a. Sukuk Ijarah Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari                                                                                                                                                                                   dengan tahun 2031 sebesar Rp26,2 triliun untuk pemasangan 5.500 site RAN yang
                                                                                     4. Pemegang Sukuk Ijarah yang berhak mendapatkan pembayaran Cicilan                  penyedia neutral carrier, Pefindo menilai konektivitas fixed broadband IJE yang
      Kalender sejak Tanggal Emisi;                                                                                                                                                                                                                            diharapkan dapat melayani 3,7 juta pelanggan, di mana kebutuhan pendanaan
                                                                                        Imbalan Ijarah adalah Pemegang Sukuk Ijarah yang namanya tercatat dalam           terjangkau dan berkualitas tinggi berpotensi memperoleh pangsa yang signifikan
b. Sukuk Ijarah Seri B dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi;                                                                                                                                                                                  untuk tahun 2026 adalah sebesar Rp7,7 triliun. Pada saat Prospektus diterbitkan,
                                                                                                                                                                          dari pasar yang dapat dilayani (addressable market). Kerja sama IJE dengan
                                                                                        Daftar Pemegang Rekening, pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal                                                                                                    TKP telah menjalankan proyek FWA tersebut dan telah melayani pelanggan di
      dan                                                                                                                                                                 KAI diatur dalam kontrak penggunaan aset jangka panjang yang mencakup
                                                                                        Pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah, kecuali ditentukan lain oleh KSEI                                                                                                   lokasi yang tersebar di Pulau Jawa dan telah memiliki vendor-vendor pihak ketiga
c. Sukuk Ijarah Seri C dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi                                                                                             mekanisme kompensasi dan bagi hasil pendapatan. Pada Desember 2025, IJE
                                                                                        atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan demikian jika                                                                                                   yang kredibel dan terpercaya serta tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun
Mu’jir setuju untuk mengalihkan aset milik Perseroan dan TKP (Entitas Anak                                                                                                menandatangani addendum yang memperpanjang masa kontrak menjadi 18 tahun
                                                                                        terjadi transaksi Sukuk Ijarah setelah tanggal penentuan pihak yang berhak                                                                                             TKP. Perangkat CPE dan RAN tersebut akan dibeli dari vendor-vendor pihak
Perseroan) dengan jenis dan spesifikasi yang jelas, yaitu berupa Advertising                                                                                              (November 2019–Oktober 2037), menggantikan ketentuan sebelumnya yang akan
                                                                                        memperoleh Cicilan Imbalan Ijarah, maka pihak yang menerima pengalihan                                                                                                 ketiga yang kredibel, terpercaya dan tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun
& Telecomunication Equipment and Support milik Perseroan dan TKP untuk                                                                                                    berakhir pada tahun 2032, seiring dengan perjanjian baru untuk penggelaran
                                                                                        Sukuk Ijarah tersebut tidak berhak atas Cicilan Imbalan Ijarah pada periode                                                                                            TKP.
seluruh Seri Sukuk Ijarah (Objek Ijarah) kepada BJB untuk menggunakan dan/                                                                                                jaringan serat optik sepanjang 1.086,7 km di jalur kereta api Sumatra. Pefindo
                                                                                        Cicilan Imbalan Ijarah yang bersangkutan.
                                                                                                                                                                          juga memandang ekspansi Perseroan ke segmen FWA melalui entitas anaknya              Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum
atau mengalihkan kembali Objek Ijarah dan BJB sebagai musta’jir setuju untuk
                                                                                     5. Melalui keputusan RUPSI, Pemegang Sukuk Ijarah antara lain berhak                                                                                                      Sukuk Ijarah
menerima pengalihan Objek Ijarah tersebut dari mu’jir. Objek Ijarah yang dialihkan                                                                                        TKP sebagai faktor yang mendukung efisiensi biaya. Integrasi antara infrastruktur
                                                                                        melakukan tindakan sebagai berikut:                                                                                                                                    Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah,
tidak akan digunakan untuk kegiatan usaha yang bertentangan dengan Prinsip                                                                                                backbone IJE dengan konektivitas last-mile ke rumah oleh TKP, yang dipadukan
                                                                                        a. Berhak hadir dan memiliki hak suara dalam RUPSI. Setiap Sukuk Ijarah           dengan kemitraan strategis dalam ekosistem 5G FWA bersama berbagai operator          setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, akan digunakan Perseroan untuk
Syariah di Pasar Modal.
                                                                                           sebesar Rp1 berhak mengeluarkan 1 suara dalam RUPSI, dengan demikian           telekomunikasi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sekaligus             memberikan pembiayaan kepada Entitas Anak yaitu TKP dalam bentuk fasilitas
Jangka waktu pengalihan Objek Ijarah sesuai dengan Seri Sukuk Ijarah yang
                                                                                           setiap Pemegang Sukuk Ijarah dalam RUPSI mempunyai hak untuk                   mempertahankan harga yang kompetitif.                                                pembiayaan pembelian. Seluruh dana tersebut akan digunakan oleh TKP sebagai
diterbitkan. Akad ijarah dibuat untuk jangka waktu Seri Sukuk Ijarah dan Akad
                                                                                           mengeluarkan suara sejumlah Sukuk Ijarah yang dimilikinya.                                                                                                          belanja modal dalam rangka pembangunan Fixed Wireless Access (FWA) dengan
Ijarah akan berakhir pada tanggal pelunasan Sisa Imbalan Ijarah dengan telah                                                                                              Margin Laba yang Tinggi
                                                                                        b. mengambil keputusan sehubungan dengan usulan Perseroan atau                                                                                                         memanfaatkan pita frekuensi 1,4 GHz yang berlokasi di Pulau Jawa. Biaya
dilunasinya seluruh Imbalan Ijarah.                                                                                                                                       Pefindo menilai bahwa model bisnis Perseroan mendukung tingkat profitabilitas
                                                                                           Pemegang Sukuk Ijarah mengenai perubahan jangka waktu Sukuk Ijarah,                                                                                                 pembangunan proyek FWA tersebut utamanya akan digunakan untuk pengadaan
Nilai       Sisa     Imbalan   Ijarah      adalah   sebanyak-banyaknya     sebesar                                                                                        yang secara struktural tinggi, yang pada gilirannya memperkuat ketahanan
                                                                                           Sisa Imbalan Ijarah, suku Cicilan Imbalan Ijarah, perubahan tata cara atau                                                                                          perangkat Customer Premises Equipment (CPE) dan Radio Access Network
Rp1.250.000.000.000 (satu triliun dua ratus lima puluh miliar Rupiah). Dalam hal                                                                                          keuangannya. Pefindo memproyeksikan margin EBITDA Perseroan akan berada
                                                                                           periode pembayaran Cicilan Imbalan Ijarah, dan/atau ketentuan lain dalam                                                                                            (RAN) serta biaya jasa penggelaran, dengan rincian sebagai berikut:
terjadi force majeure atau tidak dapat digunakan/dimanfaatkannya Objek Ijarah                                                                                             pada tingkat minimum sebesar 60% pada periode 2026–2028, mencerminkan
                                                                                           Perjanjian Perwaliamanatan;                                                                                                                                         1. Sekitar 32,37% untuk pembelian 680 unit perangkat CPE. CPE merupakan
atau terjadi penurunan nilai Objek Ijarah, maka mu’jir akan mengganti dengan                                                                                              kekuatan struktur operasional yang efisien dari sisi biaya. Perseroan memanfaatkan
                                                                                        c. menyampaikan pemberitahuan kepada Perseroan dan/atau kepada                    kemitraan yang luas dengan berbagai pihak untuk penyediaan infrastruktur,               perangkat berupa modem milik Perseroan yang akan digunakan oleh user
Objek Ijarah Pengganti yang dimiliki atau dikuasai mu’jir dengan jumlah yang
                                                                                           Wali Amanat, memberikan pengarahan kepada Wali Amanat, dan/atau                penggelaran jaringan, dan service enablement. Pendekatan ini mengurangi                 selama masa berlangganan jaringan FWA. Spesifikasi teknis CPE yang
sesuai dengan nilai pengalihan Objek Ijarah yang merupakan nilai Sisa Imbalan
                                                                                           menyetujui suatu kelonggaran waktu atas suatu kelalaian berdasarkan            kebutuhan belanja modal awal yang signifikan serta biaya pemeliharaan yang              digunakan adalah sebagai berikut:
Ijarah.
                                                                                           Perjanjian Perwaliamanatan serta akibatnya, atau untuk mengambil               berulang. Dalam pandangan Pefindo, alokasi strategis atas tanggung jawab yang           -   chipset type N661
Akad Wakalah
                                                                                           tindakan lain sehubungan dengan kelalaian;                                     bersifat padat modal dan operasional kepada mitra memungkinkan Perseroan                -   output power 25dBm
Berikut adalah ringkasan Akad Wakalah:
                                                                                        d. memberhentikan Wali Amanat dan menunjuk pengganti Wali Amanat                  mengalihkan sebagian besar beban biaya secara eksternal, sekaligus tetap                -   protocol WiFi6 AX3000.
Para pihak adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Dan Banten Tbk
                                                                                           menurut ketentuan-ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan;                        mempertahankan akses terhadap aliran pendapatan. Pefindo menilai kombinasi           2. Sekitar 62,83% untuk pembelian 680.000 unit perangkat RAN. RAN merupakan
(BJB) yang merupakan wakil Pemegang Sukuk Ijarah dengan Perseroan.
                                                                                        e. mengambil keputusan yang diperlukan sehubungan dengan maksud                   antara struktur biaya rendah, integrasi operasional, dan skema bagi hasil akan          perangkat pemancar gelombang radio yang akan dipasang pada tiang serta
Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Sukuk Ijarah dengan jumlah Sisa                                                                                                 memberikan keunggulan kompetitif bagi Perseroan yang ditandai dengan
                                                                                           Perseroan atau Wali Amanat untuk melakukan pembatalan pendaftaran                                                                                                      tower pemancar. Satu set perangkat RAN terdiri dari:
Imbalan Ijarah sebanyak-banyaknya sebesar Rp1.250.000.000.000 (satu triliun                                                                                               hambatan masuk yang relatif tinggi, mengingat para pesaing memerlukan
                                                                                           Sukuk Ijarah di KSEI sesuai dengan ketentuan peraturan Pasar Modal dan                                                                                                 -   1 buah tiang pemancar
dua ratus lima puluh miliar Rupiah) yang terdiri dari:                                                                                                                    ekosistem kemitraan, skala, serta keselarasan kontraktual yang sebanding untuk
                                                                                           KSEI;
a. Sukuk Ijarah Seri A dengan jangka waktu 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari                                                                                                                                                                                      -   1 set perangkat outdoor BBU (Baseband Unit) dengan type BBU5900A
                                                                                                                                                                          mencapai tingkat ekonomi yang serupa dalam jangka pendek hingga menengah.
                                                                                        f. mengambil keputusan sehubungan dengan terjadinya kejadian kelalaian                                                                                                        berkapasitas backhaul 2 x 25 Gbps dan cardboard dengan support
      Kalender sejak Tanggal Emisi;                                                                                                                                       Potensi Pertumbuhan Arus Kas Eksponensial dari Ekspansi Bisnis
                                                                                           sebagaimana      dimaksud    dalam   termasuk    untuk   menyetujui   suatu                                                                                                máximum 8T8R NR 72 cells
b. Sukuk Ijarah Seri B dengan jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Tanggal Emisi;                                                                                             Pefindo berpandangan bahwa kemampuan Perseroan dalam menghasilkan
                                                                                           kelonggaran waktu atas suatu kelalaian dan akibat akibatnya, atau untuk
      dan                                                                                                                                                                                                                                                         -   3 set perangkat RRU (Remote Radio Unit) TRF 8T8R Mode TDD NR
                                                                                           mengambil tindakan lain sehubungan dengan kelalaian; dan                       arus kas memiliki potensi peningkatan yang signifikan, terutama didorong
                                                                                                                                                                                                                                                                      dengan output power maksimal 8 x 40W
c. Sukuk Ijarah Seri C dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi                                                                                             oleh ekspansi ke segmen FTTH dan FWA. Perseroan memiliki ruang yang
                                                                                        g. mengambil keputusan tentang terjadinya peristiwa Force Majeure dalam hal
                                                                                                                                                                                                                                                                  -   3 buah antena single column beam dengan Gain 15,5 dBi
Berdasarkan Akad Ijarah yang telah dilakukan antara Perseroan sebagai Penerbit             tidak tercapai kesepakatan antara Perseroan dan Wali Amanat.                   besar untuk memperoleh manfaat dari rendahnya penetrasi fixed broadband di
Sukuk Ijarah dan Pemegang Sukuk Ijarah (yang diwakili oleh Wali Amanat yaitu                                                                                              Indonesia, melalui monetisasi jaringan backbone dengan menjalin kemitraan               -   1 set perangkat Site Auxillary Equipment (Power)
                                                                                     Pembatasan dan kewajiban Perseroan
Bank BJB), telah terjadi pengalihan hak manfaat (Objek Ijarah) dari Perseroan ke                                                                                          open access bersama penyedia layanan internet (ISP) yang telah ada, sehingga         3. Sekitar 4,80% untuk biaya jasa penggelaran berupa biaya instalasi atau
                                                                                     Penjelasan mengenai pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat                                                                                                         pemasangan perangkat.
Pemegang Sukuk. Pemegang Sukuk yang diwakili oleh Wali Amanat (Bank BJB)                                                                                                  memungkinkan penetrasi pasar yang lebih cepat tanpa memerlukan pelaksanaan
                                                                                     pada bagian dari Bab I dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum
setuju bertindak sebagai muwakkil untuk memberikan kuasa khusus (wakalah)                                                                                                 ritel secara penuh. Hal ini didukung oleh rencana penggelaran jaringan yang          Target waktu realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Sukuk Ijarah
                                                                                     Berkelanjutan”.
tanpa syarat yang tidak dapat ditarik kembali kepada Perseroan dan Perseroan                                                                                              ditargetkan menjangkau lebih dari lima juta home passed untuk FTTH dan lebih         akan dilaksanakan dalam Kuartal 3 sampai Kuartal 4 tahun 2026. Pembangunan
selaku wakil setuju untuk menerima kuasa khusus (wakalah) tanpa syarat yang          Kelalaian Perseroan                                                                  dari tiga juta untuk FWA dalam jangka menengah, yang Pefindo perkirakan akan         proyek FWA yang didanai oleh hasil penerbitan Sukuk Ijarah ini merupakan
tidak dapat ditarik kembali tersebut dari BJB untuk melakukan hal-hal sebagai        Penjelasan mengenai kelalaian Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab I         mendorong ekspansi skala dan diversifikasi pendapatan. Dalam pandangan               bagian dari kesatuan proyek FWA yang sedang dikembangkan TKP dimana
berikut:                                                                             dalam Prospektus dengan judul “Penawaran Umum Berkelanjutan”.                        Pefindo, pendekatan dua teknologi ini meningkatkan fleksibilitas eksekusi.           TKP telah menganggarkan total belanja modal untuk keseluruhan proyek FWA




Ukuran		                       : 32 kolom x 540mm
Media		                        : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat                   : 8 JUNI 2026
Page 3
sampai dengan tahun 2031 sebesar Rp26,2 triliun untuk pemasangan 5.500 site                         Rasio-Rasio Penting                                                                                                             perubahan harga layanan. Pada segmen telekomunikasi, Perseroan melakukan                                                                                                                                                 (dalam Rupiah)
RAN yang diharapkan dapat melayani 3,7 juta pelanggan, di mana kebutuhan                                                                                                                      31 Desember                           perluasan cakupan jaringan dan kapasitas layanan yang memungkinkan                                                                                                                              31 Desember
                                                                                                                                Keterangan
pendanaan untuk tahun 2026 adalah sebesar Rp7,7 triliun. Pada saat Prospektus                                                                                                         2025                        2024              peningkatan jumlah pelanggan serta peningkatan tingkat utilisasi (occupancy)                                            Keterangan                                                2025                                 2024
diterbitkan, TKP telah menjalankan proyek FWA tersebut dan telah melayani                            Rasio Pertumbuhan (%)                                                                                                          jaringan yang telah tersedia. Selain itu, pertumbuhan kebutuhan konektivitas data                                                                                            Rp                 %                Rp                  %
pelanggan di lokasi yang tersebar di Pulau Jawa dan telah memiliki vendor-vendor                     Jumlah Pendapatan                                                                     146,99%                       52,93%     dari pelanggan korporasi maupun pelanggan ritel turut mendorong peningkatan                                             Penghasilan bunga dan jasa giro bank         34.273.445.654         55,93%          538.954.781          100,00%
pihak ketiga yang kredibel dan terpercaya serta tidak terafiliasi dengan Perseroan                   Jumlah Beban                                                                          107,23%                    (3,84%)       penggunaan layanan bandwidth yang tercermin pada kenaikan pendapatan                                                    Pendapatan bunga deposito                    18.267.629.620         29,81%                         -              -
maupun TKP. Perangkat CPE dan RAN tersebut akan dibeli dari vendor-vendor                            Laba Bruto                                                                            171,63%                   141,18%        segmen tersebut dari Rp227,20 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp560,85 miliar                                            Gain on bargain purchase                      8.737.777.602         14,26%                         -              -
pihak ketiga yang kredibel, terpercaya dan tidak terafiliasi dengan Perseroan                        Laba Usaha                                                                            177,02%                   175,25%        pada tahun 2025.                                                                                                        Pendapatan selisih kurs                               461.500        0,00%                         -              -

maupun TKP.                                                                                          Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                        158,48%                   303,08%
                                                                                                                                                                                                                                    Perseroan juga mulai memperoleh kontribusi pendapatan yang signifikan dari
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Total                                        61.279.314.376        100,00%          538.954.781          100,00%

Penjelasan lebih lengkap mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat pada                         Laba Bersih Tahun Berjalan                                                            176,04%                   293,57%
                                                                                                                                                                                                                                    layanan fiber to the home (FTTH) sebesar Rp541,06 miliar pada tahun 2025, yang                                         Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
bagian dari Bab II dalam Prospektus Awal dengan judul “Rencana Penggunaan                            Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan                                        175,42%                   294,83%
                                                                                                                                                                                                                                    merupakan layanan baru yang belum memberikan kontribusi pendapatan pada                                                tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
                                                                                                     Laba Tahun Berjalan                                                                   176,04%                   293,57%
Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum”.                                                                                                                                                                                     tahun 2024. Kontribusi FTTH tersebut berasal dari penambahan cakupan jaringan                                          Penghasilan keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                                     Jumlah Aset                                                                           421,70%                       85,87%
                                                                                                                                                                                                                                    akses, peningkatan jumlah pelanggan, serta perluasan layanan kepada pelanggan                                          2025 tercatat sebesar Rp61,28 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp60,74
                            PERNYATAAN UTANG                                                         Jumlah Liabilitas                                                                     243,22%                   135,83%
                                                                                                                                                                                                                                    rumah tangga yang menjadi salah satu fokus pengembangan usaha Perseroan.                                               miliar atau sekitar 11.270,03% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
                                                                                                     Jumlah Ekuitas                                                                        778,28%                       30,59%
                                                                                                                                                                                                                                    Sementara itu, pendapatan dari segmen periklanan meningkat menjadi Rp459,47                                            tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp538,95 juta. Peningkatan tersebut terutama
Tabel di bawah ini menyajikan total liabilitas Perseroan yang angka-angkanya                                                                                                                                                                                                                                                                               didorong oleh peningkatan penghasilan yang diperoleh dari bunga dan jasa giro
                                                                                                     Rasio Usaha (%)                                                                                                                miliar pada tahun 2025 dibandingkan Rp336,91 miliar pada tahun 2024 atau
diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal                                                                                                                                                                                                                                                                                  bank serta pendapatan bunga deposito yang utamanya disebabkan oleh terdapat
                                                                                                     Laba Bruto / Pendapatan Usaha                                                          67,89%                       61,74%     meningkat sebesar 36,38%, yang terutama didorong oleh peningkatan aktivitas
31 Desember 2025 yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan disajikan sesuai                                                                                                                                                                                                                                                                               penempatan dana yang signifikan utamanya adalah dana hasil emisi PMHMETD I
                                                                                                     Laba Tahun Berjalan / Pendapatan Usaha                                                 38,14%                       34,13%     pemasaran digital dan bertambahnya permintaan dari pelanggan. Dengan
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Perseroan yang belum diutilisasi.
                                                                                                     Laba Tahun Berjalan / Beban Usaha                                                      89,90%                       70,12%     demikian, peningkatan pendapatan usaha Perseroan pada tahun 2025 terutama
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun yang berakhir pada                                                                                                                                                                                                                                                                                    Biaya Keuangan
                                                                                                     Laba Tahun Berjalan / Ekuitas (ROE) 1)                                                  7,43%                       23,64%     dapat dikaitkan dengan bertambahnya jumlah pelanggan, meningkatnya utilisasi
tanggal 31 Desember 2025 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan                     Laba Tahun Berjalan / Aset (ROA) 2)                                                     4,17%                       7,89%                                                                                                                             Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari biaya keuangan
                                                                                                                                                                                                                                    layanan jaringan, perluasan cakupan infrastruktur telekomunikasi, serta adanya
Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)                                                                                                                                                                                                                                                                                  Perseroan:
                                                                                                                                                                                                                                    kontribusi dari layanan baru yang mulai dikembangkan Perseroan, dibandingkan
Anwar & Rekan dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan                            Rasio Keuangan (x, kecuali dinyatakan lain)                                                                                    dengan faktor kenaikan harga layanan.                                                                                                                                                                                     (dalam Rupiah)
tersebut yang ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon Tampubolon dengan                           Aset / Liabilitas                                                                        2,28                           1,50
                                                                                                                                                                                                                                    Beban Pokok Pendapatan                                                                                                                                                                       31 Desember
Izin Akuntan Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya No. 00417/2.1035/                             Liabilitas / Ekuitas (Debt to Equity)                                                    0,78                           2,00
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Keterangan                                             2025                                    2024
AU.1/05/1432-5/1/VI/2026 pada tanggal 3 Juni 2026.                                                                                                                                                                                  Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari beban pokok
                                                                                                     Liabilitas / Aset (Debt to Asset)                                                        0,44                           0,67
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Rp                  %                 Rp                     %
                                                                                                     Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek (Current Ratio)                                   2,18                           1,00
                                                                                                                                                                                                                                    pendapatan Perseroan:
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mempunyai saldo liabilitas sebesar                                                                                                                                                                                                                                                                                 Beban bunga - amortisasi laba hari
Rp6.650,1 miliar, dengan rincian sebagai berikut:                                                    EBITDA (Rupiah) 3)                                                       1.151.515.055.313             491.797.942.089                                                                                                        (dalam Rupiah)           ke-1 untuk utang                            2.746.415.909          (0,88%)       47.860.049.405          (65,52%)
                                                                                                     Bunga Berjalan (Rupiah)                                                    312.645.916.455              73.049.522.882                                                                             31 Desember                                         Beban bunga liabilitas sewa                (3.759.547.002)          1,20%        (5.213.870.779)             7,14%
                                                                                  (dalam Rupiah)
                                                                                                     Interest Coverage Ratio (ICR) (EBITDA / Beban Bunga                                                                             Keterangan                                          2025                                    2024                       Biaya provisi                              (8.197.483.000)          2,62%                         -               -
                                                                               31 Desember           Pinjaman) 4)                                                                             3,68                           6,73
                                Keterangan                                                                                                                                                                                                                                          Rp                  %                  Rp                      %        Biaya administrasi bank                   (10.916.105.464)          3,49%          (200.114.367)             0,27%
                                                                                   2025              Debt Service Coverage Ratio (DSCR)        5)
                                                                                                                                                                                              3,10                           3,37
                                                                                                                                                                                                                                     Iklan:                                                                                                                 Amortisasi emisi obligasi                 (11.910.102.812)          3,81%                         -               -
 LIABILITAS                                                                                          Debt to EBITDA 6)                                                                        5,78                           3,94
                                                                                                                                                                                                                                     Penyusutan                                 121.233.246.661        22,76%       103.426.258.479              40,23%     Bunga pinjaman                            (12.409.133.027)          3,97%        (7.595.385.703)             10,40%

 LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                           Keterangan:                                                                                                                      Beban langsung:                                            -               -                       -              -    Bunga pinjaman bank                       (78.709.243.724)         25,18%       (69.885.071.889)             95,67%

                                                                                                    1) Rasio             laba        bersih            tahun              berjalan/jumlah              ekuitas            (ROE)      Penayangan jasa iklan pihak ketiga          77.964.962.036        14,63%        67.653.696.252              26,32%     Bunga obligasi                           (189.490.717.335)         60,61%       (38.015.129.549)             52,04%
 Utang usaha
                                                                                                        merupakan          laba      bersih         untuk         tahun        yang         berakhir        pada         tanggal     Gaji                                          253.095.750         0,05%              335.338.360             0,13%     Total                                    (312.645.916.455)        100,00%       (73.049.522.882)          100,00%
     Pihak ketiga                                                               387.446.272.757
                                                                                                        31 Desember dibagi dengan total ekuitas pada tanggal 31 Desember.                                                            Portal web dan platform digital                            -               -     8.561.407.448               3,33%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
     Pihak berelasi                                                              19.833.592.231                                                                                                                                      Listrik wifi stasiun                         6.129.993.577        1,15%              984.375.083             0,38%
                                                                                                    2) Rasio laba bersih tahun berjalan/jumlah aset (ROA) merupakan laba bersih untuk tahun yang                                                                                                                                                           tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
 Utang lain-lain                                                                                                                                                                                                                     Sub-total                                  205.581.298.024        38,59%       180.961.075.622              70,39%
                                                                                                        berakhir pada tanggal 31 Desember dibagi dengan total aset pada tanggal 31 Desember.                                                                                                                                                               Biaya keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025
     Pihak ketiga                                                                69.501.560.753     3) EBITDA merupakan jumlah laba usaha ditambah dengan total depresiasi dan amortisasi untuk                                                                                                                                                            tercatat sebesar Rp312,65 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp239,60
                                                                                                                                                                                                                                     Telekomunikasi:
 Utang pihak berelasi                                                            55.028.829.000         tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.                                                                                                                                                                                                      miliar atau sekitar 327,99% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
                                                                                                                                                                                                                                     Penyusutan                                  58.225.378.614        10,93%        25.019.799.770               9,73%
 Utang pajak                                                                    192.225.819.868     4) Interest coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31                                                                                                                                                                  tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp73,05 miliar. Peningkatan ini terutama
                                                                                                                                                                                                                                     Beban langsung:                                            -               -                       -              -
                                                                                                        Desember dibagi dengan beban bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.                                                                                                                                                             didorong oleh kenaikan signifikan pada bunga obligasi serta adanya peningkatan
 Beban akrual                                                                    26.335.939.352                                                                                                                                      Jaringan internet                           81.267.347.333        15,25%        23.131.855.742               9,00%
                                                                                                    5) Debt service coverage ratio merupakan EBITDA untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           bunga pinjaman dan bunga pinjaman bank. Hal ini sejalan dengan strategi funding
                                                                                                                                                                                                                                     Manage Service                              66.570.292.208        12,50%        10.384.912.778               4,04%
 Uang muka penjualan                                                             15.950.804.632
                                                                                                        Desember dibagi dengan jumlah angsuran pokok ditambah dengan beban bunga untuk tahun
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Perseroan guna memenuhi kebutuhan pendanaan untuk ekspansi bisnis.
                                                                                                                                                                                                                                     Penyewaan jaringan                          58.261.590.509        10,94%        10.691.061.287               4,16%
 Utang bank jangka pendek                                                      1.351.825.000.000                                                                                                                                                                                                                                                           Laba Neto Tahun Berjalan
                                                                                                        yang berakhir pada tanggal 31 Desember.                                                                                      Materials telco equipment                   27.795.250.686        5,22%                            -              -
 Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                                                                                                                                                        Retribusi                                   22.588.772.099        4,24%          5.058.968.945               1,97%    Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
                                                                                                    6) Debt to EBITDA merupakan total liabilitas pada tanggal 31 Desember dibagi dengan EBITDA
     Liabilitas sewa                                                             25.337.511.397         untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember.                                                                          Biaya pemeliharaan fiber optic              12.471.175.632        2,34%          1.833.013.240               0,71%    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
                                                                                                                                                                                                                                     Sub-total                                  327.179.807.081        61,41%        76.119.611.762              29,61%    Laba neto tahun berjalan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
     Utang pembiayaan konsumen                                                    1.240.435.403     Rasio Keuangan yang Dipersyaratkan Dalam Perjanjian Utang
                                                                                                                                                                                                                                     Total                                      532.761.105.105      100,00%        257.080.687.384             100,00%    2025 tercatat sebesar Rp632,90 miliar, mengalami peningkatan sebesar
     Utang bank                                                                  93.628.021.865
                                                                                                                                                                   Rasio yang
                                                                                                                                                                                                 31 Desember 2025                   Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan                                                  Rp403,624 miliar atau sekitar 176,04% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
     Pinjaman                                                                   203.652.951.214                                                                  dipersyaratkan
                                                                                                                                                                                                                                    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                                                      pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp229,28 miliar. Peningkatan ini
     Utang obligasi                                                             852.473.632.493      Export Development Canada (EDC)                                                                                                                                                                                                                       terutama didorong oleh pertumbuhan pendapatan usaha Perseroan yang signifikan
                                                                                                                                                                                                                                    Beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
     Sukuk                                                                      686.526.532.254      Net Debt/EBITDA                                                 ≤3,50                                   0,11                                                                                                                                          dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya pada segmen telekomunikasi.
                                                                                                                                                                                                                                    2025 tercatat sebesar Rp532,76 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp275,68
 Total Liabilitas Jangka Pendek                                                3.981.006.903.219
                                                                                                     Gearing Ratio (x)                                               ≤2,20                                  0,78                                                                                                                                           Kinerja tersebut juga ditopang oleh efisiensi biaya operasional, termasuk beban
                                                                                                                                                                                                                                    miliar atau sekitar 107,23% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
                                                                                                     Piutang Pembiayaan/Total Aset (%)                               ≥1,20                                  3,10                                                                                                                                           pokok pendapatan serta beban umum dan administrasi yang baik, sehingga
                                                                                                                                                                                                                                    tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp257,08 miliar. Peningkatan ini terutama
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           menghasilkan peningkatan profitabilitas.
                                                                                                    Perseroan telah memenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan dalam perjanjian                                                    didorong oleh kenaikan signifikan pada segmen telekomunikasi, khususnya beban
 LIABILITAS JANGKA PANJANG
                                                                                                    utang. Pada saat tanggal Prospektus diterbitkan, Perseroan telah melunasi                                                                                                                                                                              Penghasilan (Rugi) Komprehensif Lain Setelah Pajak
                                                                                                                                                                                                                                    langsung seperti jaringan internet, managed service, penyewaan jaringan, serta
 Utang lain-lain
                                                                                                    fasilitas pinjaman dari EDC tersebut.                                                                                                                                                                                                                  Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
                                                                                                                                                                                                                                    material peralatan telekomunikasi, seiring dengan ekspansi dan peningkatan
     Pihak ketiga                                                               322.101.701.251
                                                                                                    Penjelasan lebih lengkap mengenai data keuangan penting dapat dilihat pada Bab                                                                                                                                                                         tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
                                                                                                                                                                                                                                    kapasitas jaringan. Selain itu, peningkatan beban penyusutan juga berkontribusi
 Utang pihak berelasi                                                           357.040.374.089     IV dalam Prospektus Awal dengan judul “Ikhtisar Data Keuangan Penting.”                                                         terhadap kenaikan total beban, mencerminkan bertambahnya aset operasional                                              Total Rugi Komprehensif Lain Setelah Pajak Perseroan untuk tahun yang berakhir
 Liabilitas imbalan kerja                                                         7.136.657.843                                                                                                                                                                                                                                                            pada tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp269,09 juta (rugi), mengalami
                                                                                                                                                                                                                                    yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan.
 Uang muka penjualan                                                              7.891.261.422        ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN                                                                                            Beban Umum dan Administrasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           penurunan sebesar Rp688,89 juta atau 164,10% dibandingkan dengan tahun
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang mencatat Penghasilan
 Liabilitas pajak tangguhan neto                                                  3.748.341.694                                                                                                                                     Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari beban umum                                              Komprehensif Lain Setelah Pajak sebesar Rp419,80 juta.
                                                                                                    A. ANALISIS LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
 Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo                                                                                                                                                                dan administrasi Perseroan:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Penurunan ini terutama disebabkan oleh pengukuran kembali atas liabilitas
 dalam waktu satu tahun                                                                             Tabel berikut ini menyajikan informasi mengenai hasil operasi Perseroan, termasuk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    (dalam Rupiah)         imbalan kerja yang menghasilkan rugi sebesar Rp340,01 juta pada tahun 2025,
     Liabilitas sewa                                                            136.748.630.794     perincian dan persentase dari tiap komponen pendapatan dan beban terhadap
                                                                                                                                                                                                                                                                                                            31 Desember                                    dibandingkan dengan keuntungan sebesar Rp538,20 juta pada tahun 2024. Selain
                                                                                                    jumlah pendapatan untuk masing-masing periode di bawah ini:
     Utang pembiayaan konsumen                                                    1.736.677.148                                                                                                                                      Keterangan                                               2025                                2024                     itu, Perseroan juga mencatat selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
                                                                                                                                                                                                            (dalam Rupiah)
     Utang bank                                                                 343.386.573.859                                                                                                                                                                                        Rp                   %               Rp                     %       sebesar rugi Rp3,88 juta pada tahun 2025, yang tidak terjadi pada tahun 2024.
                                                                                                                                                                                             31 Desember
     Pinjaman                                                                   479.677.383.301      Keterangan                                                                                                                      Gaji dan tunjangan                            71.804.723.713        34,90%       16.953.228.623             24,69%    Faktor-faktor tersebut menyebabkan Perseroan beralih dari posisi penghasilan
                                                                                                                                                                                     2025                         2024
                                                                                                                                                                                                                                     Iklan, majalah dan pemasaran                  22.386.857.618        10,88%           1.390.829.400           2,03%    komprehensif lain setelah pajak pada tahun 2024 menjadi rugi komprehensif lain
     Utang obligasi                                                             454.192.573.441      PENDAPATAN USAHA - NETO                                                 1.659.396.069.858             671.854.001.272
                                                                                                                                                                                                                                     Beban pajak                                   21.961.696.251        10,68%            170.866.849            0,25%    setelah pajak pada tahun 2025.
     Sukuk                                                                      555.479.362.890      BEBAN POKOK PENDAPATAN                                                  (532.761.105.105)            (257.080.687.384)
                                                                                                                                                                                                                                     Legal                                         20.031.295.695           9,74%     10.157.803.693             14,79%    Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
                                                                                                     LABA BRUTO                                                              1.126.634.964.753             414.773.313.888
 Total Liabilitas Jangka Panjang                                               2.669.139.537.732
                                                                                                     Beban pemasaran                                                           (4.678.540.671)                                  -    Penyusutan                                    12.798.054.573           6,22%     17.183.802.752             25,02%    Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan
 TOTAL LIABILITAS                                                              6.650.146.440.951                                                                                                                                     Jasa professional                             12.202.826.840           5,93%         3.283.512.475           4,78%    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
                                                                                                     Beban umum dan administrasi                                             (205.720.610.939)             (68.674.526.161)
                                                                                                     Penghasilan (beban) lain-lain - neto                                      39.190.467.195               (1.207.531.677)          Transportasi dan perjalanan dinas              9.014.805.710           4,38%         3.957.554.534           5,76%    Total Penghasilan Komprehensif Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
Penjelasan lebih lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat pada bagian
dari Bab III dalam Prospektus Awal dengan judul “Pernyataan Utang”.                                  LABA USAHA                                                               955.426.280.338              344.891.256.050           Asuransi                                       5.990.859.358           2,91%         4.580.405.309           6,67%    tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp632,63 miliar, mengalami
                                                                                                     Penghasilan keuangan                                                      61.279.314.376                     538.954.781        Administrasi efek                              5.805.888.070           2,82%          424.638.146            0,62%    peningkatan sebesar Rp402,93 miliar atau 175,42% dibandingkan dengan

         IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING                                                              Biaya keuangan                                                          (312.645.916.455)             (73.049.522.882)          Imbalan kerja karyawan                         3.121.413.272           1,52%                           -          -   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp229,70 miliar.
                                                                                                     LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           704.059.678.259              272.380.687.949           Beban USO dan BHP                              2.682.438.106           1,30%         1.181.193.420           1,72%    Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan signifikan laba bersih tahun
                                                                                                     BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                                           (71.156.782.186)             (43.102.216.446)          Pengiriman                                     1.417.214.617           0,69%          156.642.090            0,23%    berjalan seiring dengan pertumbuhan pendapatan usaha Perseroan, khususnya
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan
                                                                                                     LABA NETO TAHUN BERJALAN                                                 632.902.896.073              229.278.471.503           Internet, telepon, air dan listrik             1.317.687.720           0,64%         1.335.665.963           1,94%    pada segmen telekomunikasi. Selain itu, Perseroan juga mampu menjaga efisiensi
di bawah ini bersamaan dengan laporan keuangan Perseroan pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal                                                                                                                                                         Perlengkapan                                   1.136.059.655           0,55%           69.584.615            0,10%    biaya operasional, termasuk beban pokok pendapatan serta beban umum dan
                                                                                                     PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                                                                                                                                  administrasi, sehingga menghasilkan peningkatan profitabilitas yang berdampak
tersebut, beserta laporan auditor independen, yang seluruhnya tercantum dalam                                                                                                                                                        Natura                                         1.123.174.056           0,55%          464.721.207            0,68%
                                                                                                     Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba                                                                                                                                                                                                       langsung pada kenaikan total penghasilan komprehensif.
Prospektus. Calon investor juga harus membaca Bab dalam Prospektus dengan                            rugi:                                                                                                                           Alat tulis dan cetakan                           986.305.965           0,48%          522.617.860            0,76%

judul “Analisis dan Pembahasan oleh Manajemen.”                                                      Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja                            (340.007.436)                    538.204.957        Sewa                                             816.470.928           0,40%         1.642.856.856           2,39%    B. ANALISIS PENDAPATAN BERDASARKAN SEGMEN OPERASI

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan                         Pajak penghasilan terkait                                                       74.801.636               (118.405.091)          Jamuan dan sumbangan                             778.862.295           0,38%         2.453.754.352           3,57%    Berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh manajemen dalam
berikut ini dapat sedikit berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara                           Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                     Pemeliharaan dan perawatan                       721.350.954           0,35%          337.113.233            0,49%    mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang dimiliki,
aritmatik.                                                                                           Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan                                 (3.882.233)                                -    Lain-lain (masing-masing di bawah                                                                                     manajemen Grup berpendapat bahwa pelaporan segmen adalah segmen usaha
                                                                                                                                                                                                                                                                                    9.622.625.543           4,68%         2.407.734.784           3,51%
                                                                                                                                                                                                                                     Rp500.000.000)
                                                                                                     PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN -                                                                                                                                                                                                                berdasarkan jenis kegiatan usaha.
Tabel berikut ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang diambil                                                                                               (269.088.033)                    419.799.866
                                                                                                     SETELAH PAJAK                                                                                                                   Total                                        205.720.610.939       100,00%       68.674.526.161            100,00%
dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 (dalam rupiah)
                                                                                                     TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
dan 2024 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah                                                                                               632.633.808.040              229.698.271.369          Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan                                                                                                                        2025
                                                                                                     BERJALAN                                                                                                                                                                                                                                               Keterangan
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”) Anwar & Rekan, berdasarkan standar                                                                                                                                                       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                                                                                              Periklanan             Telekomunikasi                      Total

                                                                                                                                                                                                                                    Beban umum dan administrasi untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                                      Pendapatan neto                       445.378.468.775         1.214.017.601.083           1.659.396.069.858
audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dengan Opini                    LABA NETO TAHUN BERJALAN                                YANG
                                                                                                     DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                                                                                                                                                                  Beban pokok pendapatan               (294.222.040.279)        (238.539.064.826)            (532.761.105.105)
Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan konsolidasian tersebut yang                                                                                                                                                          31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp205,72 miliar, mengalami peningkatan
                                                                                                     Entitas induk                                                            413.571.747.498              230.874.051.876                                                                                                                                  Laba bruto                            151.156.428.496            975.478.536.257          1.126.634.964.753
ditandatangani oleh Soaduon Tampubolon, CPA (Izin Akuntan Publik No. AP.1432),                                                                                                                                                      sebesar Rp137,05 miliar atau sekitar 199,56% dibandingkan dengan tahun yang
                                                                                                     Kepentingan nonpengendali                                                219.331.148.575               (1.595.580.373)                                                                                                                                 Beban usaha - neto                    (14.890.103.309)        (156.106.630.864)            (170.996.734.173)
dalam laporan auditor independen No. 00417/2.1035/AU.1/05/1432-5/1/VI/2026                                                                                                                                                          berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp68,67 miliar. Peningkatan
                                                                                                     Total                                                                    632.902.896.073              229.278.471.503                                                                                                                                  Laba usaha                            136.266.325.187            819.371.905.393              955.638.230.580
tanggal 3 Juni 2026.                                                                                                                                                                                                                ini terutama disebabkan oleh kenaikan beban gaji dan tunjangan, biaya iklan dan
Laporan Posisi Keuangan                                                                                                                                                                                                             pemasaran, serta beban jasa profesional dan legal yang signifikan, seiring dengan                                                                                                                                       (dalam rupiah)
                                                                                                     TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
                                                                                                     BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN                                                                                              intensifikasi aktivitas operasional dan pengembangan bisnis Perseroan. Selain itu,                                                                                                           2024
                                                                                  (dalam Rupiah)     KEPADA:                                                                                                                                                                                                                                                Keterangan
                                                                 31 Desember
                                                                                                                                                                                                                                    peningkatan pada biaya administrasi efek dan beban terkait operasional lainnya                                                                                 Periklanan             Telekomunikasi                      Total
                                                                                                     Entitas induk                                                            413.815.259.766              231.288.023.242
                   Keterangan                                                                                                                                                                                                       turut mencerminkan skala usaha yang semakin besar dan kompleks.                                                         Pendapatan neto                       316.508.228.497            355.345.772.775              671.854.001.272
                                                                                                     Kepentingan nonpengendali                                                218.818.548.274               (1.589.751.873)
                                                        2025                       2024                                                                                                                                                                                                                                                                     Beban pokok pendapatan               (166.315.532.869)           (90.765.154.515)          (257.080.687.384)
                                                                                                     Total                                                                    632.633.808.040              229.698.271.369
                                                                                                                                                                                                                                    Penghasilan (Beban) Lain-Lain
 Total Aset Lancar                                  8.687.860.378.464            586.347.200.651                                                                                                                                                                                                                                                            Laba bruto                            150.192.695.628            264.580.618.260              414.773.313.888
                                                                                                                                                                                                                                    Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari penghasilan
 Total Aset Tidak Lancar                            6.480.230.915.504          2.321.068.531.723                                                                                                                                                                                                                                                            Beban usaha - neto                    (38.619.214.888)           (31.262.842.950)             (69.882.057.838)
                                                                                                     LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT                                                                                                 (beban) lain-lain Perseroan:
 TOTAL ASET                                       15.168.091.293.968           2.907.415.732.374                                                                                                                                                                                                                                                            Laba usaha                            111.573.480.740            233.317.775.310              344.891.256.050
                                                                                                     DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
 Total Liabilitas Jangka Pendek                     3.981.006.903.219            583.511.605.222     INDUK                                                                                                                                                                                                                         (dalam Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Pada periode 31 Desember 2025 kontribusi pendapatan Perseroan terbesar
 Total Liabilitas Jangka Panjang                    2.669.139.537.732          1.354.060.797.961     Saham dasar                                                                            111,19                        99,44                                                                             31 Desember
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           diperoleh dari sektor telekomunikasi dengan kontribusi pendapatan sekitar 73%
 TOTAL LIABILITAS                                   6.650.146.440.951          1.937.572.403.183     Saham dilusian                                                                         111,19                        99,44      Keterangan                                                 2025                              2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           atau setara Rp1.214 miliar, sedangkan kontribusi sektor periklanan sebesar 27%
 TOTAL EKUITAS                                      8.517.944.853.017            969.843.329.191                                                                                                                                                                                         Rp                 %               Rp                    %
                                                                                                    Pendapatan Usaha                                                                                                                                                                                                                                       atau setara Rp445 miliar, dari total pendapatan Perseroan sebesar Rp1.659 miliar.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain                                                                                                                                                                                  Laba pelepasan entitas anak                   45.181.911.097       115,29%                         -              -
                                                                                                    Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari pendapatan                                                                                                                                                                              Peningkatan kontribusi sektor telekomunikasi ini mencerminkan keberhasilan
                                                                                                                                                                                                                                     Penyisihan penurunan nilai tahun berjalan     (1.400.663.720)       (3,57%)    (1.087.001.595)              90,02%
                                                                                  (dalam Rupiah)    Perseroan:                                                                                                                                                                                                                                             Perseroan dalam memperluas kapasitas dan skala bisnis pada segmen tersebut,
                                                                                                                                                                                                                                     Pemulihan (penyisihan) penurunan nilai
                                                                      31 Desember                                                                                                                           (dalam Rupiah)                                                                                                                                 seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap layanan infrastruktur dan
                       Keterangan                                                                                                                                                                                                    piutang usaha                                  2.017.962.420           5,15%                       -              -
                                                               2025                  2024                                                                                31 Desember                                                                                                                                                                       konektivitas digital.
                                                                                                                                                                                                                                     Keuntungan dari penjualan aset                   100.177.646           0,26%      221.090.632              (18,31%)
 PENDAPATAN USAHA - NETO                                1.659.396.069.858        671.854.001.272     Keterangan                                      2025                                              2024                                                                                                                                                Selanjutnya, dari sisi laba usaha, kontribusi oleh sektor telekomunikasi tercatat
                                                                                                                                                                                                                                     Penghapusan piutang usaha                     (2.155.564.385)       (5,50%)                        -              -
 BEBAN POKOK PENDAPATAN                                 (532.761.105.105)      (257.080.687.384)                                              Rp                         %                     Rp                        %                                                                                                                                 sebesar 86% atau setara Rp819 miliar, sedangkan sektor periklanan berkontribusi
                                                                                                                                                                                                                                     Lain-lain                                     (4.553.355.863)      (11,62%)      (341.620.714)              28,29%
 LABA BRUTO                                             1.126.634.964.753        414.773.313.888     Telekomunikasi                                                                                                                                                                                                                                        sebesar 14% atau setara Rp136 miliar, dari total laba usaha sebesar Rp955 miliar.
                                                                                                                                                                                                                                     Total                                         39.190.467.195       100,00%     (1.207.531.677)             100,00%
 Beban pemasaran                                          (4.678.540.671)                       -    Bandwidth                           560.850.590.051             33,80%                227.195.231.783            33,82%                                                                                                                               Hal ini menunjukkan bahwa selain menjadi kontributor utama dari sisi pendapatan,
 Beban umum dan administrasi                            (205.720.610.939)       (68.674.526.161)     Fiber to the home                   541.055.906.006             32,61%                                   -                 -   Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan                                                  segmen telekomunikasi juga memiliki tingkat profitabilitas yang lebih tinggi
 Penghasilan (beban) lain-lain - neto                     39.190.467.195          (1.207.531.677)    Sewa core                            96.420.658.631              5,81%                101.903.348.841            15,17%        tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                                                      dibandingkan segmen periklanan, yang didorong oleh adanya skala ekonomi serta
 LABA USAHA                                              955.426.280.338         344.891.256.050     Colocation                            2.558.194.782              0,15%                  2.363.155.540               0,35%      Perseroan mencatatkan penghasilan lain-lain untuk tahun yang berakhir pada                                             efisiensi operasional yang semakin baik.
 Penghasilan keuangan                                     61.279.314.376             538.954.781     Lainnya                               8.331.694.480              0,50%                  8.559.825.000               1,27%      tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp39,19 miliar, dari sebelumnya mencatatkan                                           Secara keseluruhan, komposisi kontribusi pendapatan dan laba usaha tersebut
 Biaya keuangan                                         (312.645.916.455)       (73.049.522.882)     Periklanan                                                                                                                     beban lain-lain untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                                menunjukkan adanya pergeseran fokus bisnis Perseroan yang semakin terarah
 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                          704.059.678.259         272.380.687.949     Iklan                               459.466.094.623             27,69%                336.908.967.114            50,15%        sebesar sebesar Rp1,21 miliar. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya laba atas                                       pada sektor telekomunikasi sebagai pendorong utama pertumbuhan, baik dari sisi
 BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO                          (71.156.782.186)       (43.102.216.446)     Sub-total                       1.668.683.138.573             100,56%                 676.930.528.278           100,76%
                                                                                                                                                                                                                                    pelepasan entitas anak sebesar Rp45,181 miliar yang didorong oleh restrukturisasi                                      top line maupun bottom line, dengan ekspektasi bahwa segmen ini akan terus
 LABA NETO TAHUN BERJALAN                                632.902.896.073         229.278.471.503     Potongan harga                      (9.287.068.715)            (0,56%)                 (5.076.527.006)           (0,76%)
                                                                                                                                                                                                                                    dan penyederhanaan struktur grup usaha Perseroan.                                                                      menjadi motor utama kinerja Perseroan di masa mendatang
                                                                                                     Total - Net                     1.659.396.069.858             100,00%                 671.854.001.272           100,00%
 PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                                                                                                               Selain laba atas pelepasan entitas anak, komponen penting lain yang                                                    C. ANALISIS LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                                    Untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 seluruh                                                       mempengaruhi penghasilan (beban) lain-lain Perseroan pada tahun 2025                                                   Aset
 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
 rugi:                                                                                              pelanggan merupakan pihak ketiga.                                                                                               adalah pemulihan penurunan nilai piutang usaha sebesar Rp2,017 miliar yang                                             Tabel berikut ini menjelaskan rincian aset Perseroan pada tanggal 31 Desember
     Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan kerja       (340.007.436)            538.204.957    Rincian pendapatan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan                                                    mencerminkan perbaikan kualitas piutang dan keberhasilan upaya penagihan                                               2025 dan 2024:
     Pajak penghasilan terkait                                  74.801.636         (118.405.091)    adalah sebagai berikut:                                                                                                         Perseroan. Di sisi lain, Perseroan mencatat penyisihan penurunan nilai tahun
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             (dalam Rupiah)
 Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                                                                                                                                        berjalan sebesar Rp1,40 miliar, penghapusan piutang usaha sebesar Rp2,16
                                                                                                                                                                                                              (dalam Rupiah)                                                                                                                                                                                                                31 Desember
     Selisih kurs      karena    penjabaran   laporan
     keuangan
                                                               (3.882.233)                      -                                                                                31 Desember                                        miliar, serta beban lain-lain sebesar Rp4,55 miliar yang terutama berkaitan dengan                                      Keterangan

 PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN -                                                              Keterangan                                                   2025                                     2024                     aktivitas operasional dan transaksi non-rutin Perseroan.                                                                                                                                         2025                         2024
 SETELAH PAJAK                                              (269.088.033)            419.799.866                                                                                                                                                                                                                                                            ASET
                                                                                                                                                            Rp                   %                   Rp                   %         Pada tahun 2024, beban lain-lain Perseroan terutama berasal dari penyisihan
 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             ASET LANCAR
 TAHUN BERJALAN                                          632.633.808.040         229.698.271.369     PT ADS Platform Indonesia                      178.183.562.000             10,74%       111.355.179.154             16,57%     penurunan nilai tahun berjalan sebesar Rp1,09 miliar dan beban lain-lain sebesar
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Kas dan setara kas                                                6.164.698.518.517             18.495.026.165
                                                                                                     PT Berkat Anugerah Investindo                                   -                 -      91.782.841.492             13,66%     Rp341,62 juta, yang sebagian diimbangi oleh keuntungan penjualan aset sebesar
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Piutang usaha                                                                        -                           -
 LABA NETO TAHUN BERJALAN                      YANG                                                  PT XL Axiata Tbk                                                -                 -      74.405.832.479             11,07%     Rp221,09 juta. Dengan demikian, perubahan dari beban lain-lain pada tahun
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Pihak ketiga                                                        222.926.379.460            136.493.664.425
                                                                                                     Total - Net                                    178.183.562.000             10,74%       277.543.853.125             41,30%     2024 menjadi penghasilan lain-lain pada tahun 2025 terutama disebabkan oleh
 Entitas induk                                           413.571.747.498         230.874.051.876                                                                                                                                                                                                                                                            Piutang lain-lain                                                                    -                           -
                                                                                                    Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan                                                           pengakuan laba pelepasan entitas anak yang bersifat signifikan serta adanya
 Kepentingan nonpengendali                               219.331.148.575          (1.595.580.373)                                                                                                                                                                                                                                                           Pihak ketiga                                                            2.508.921.949                            -
                                                                                                    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                                                               pemulihan penurunan nilai piutang usaha pada tahun 2025.
 Total                                                   632.902.896.073         229.278.471.503                                                                                                                                                                                                                                                            Persediaan                                                          965.970.457.939                              -
                                                                                                    Pendapatan usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025                                                        Manajemen berpendapat bahwa laba atas pelepasan entitas anak merupakan                                                  Pajak dibayar di muka                                                95.405.164.859             16.256.512.269
 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                     tercatat sebesar Rp1.659,40 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp987,54                                                      komponen yang paling signifikan dalam pos penghasilan (beban) lain-lain tahun                                           Beban dibayar di muka                                               410.295.008.424             21.113.521.591
 TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                              miliar atau sekitar 146,99% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada                                                        2025 dan bersifat tidak berulang (non-recurring), sehingga tidak mencerminkan                                           Uang muka                                                           825.752.936.345            393.686.379.659

 Entitas induk                                           413.815.259.766         231.288.023.242    tanggal 31 Desember 2024 sebesar Rp671,85 miliar. Peningkatan pendapatan                                                        kinerja operasional utama Perseroan. Oleh karena itu, untuk memahami hasil                                              Aset lancar lainnya                                                      302.990.971                  302.096.542

 Kepentingan nonpengendali                               218.818.548.274          (1.589.751.873)   tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen bandwidth                                                    usaha Perseroan secara lebih komprehensif, pengguna Prospektus perlu                                                    Total Aset Lancar                                                 8.687.860.378.464            586.347.200.651

 Total                                                   632.633.808.040         229.698.271.369    serta mulai adanya kontribusi dari segmen fiber to the home, di samping tetap                                                   mempertimbangkan                  kinerja   operasional         Perseroan       yang        tercermin          pada
                                                                                                    kuatnya kontribusi dari segmen periklanan. Hal ini mencerminkan ekspansi bisnis                                                 pendapatan usaha dan laba usaha, di samping pengaruh transaksi non-                                                     ASET TIDAK LANCAR

 LABA NETO PER SAHAM YANG DAPAT                                                                     Perseroan yang semakin terdiversifikasi dan memberikan dampak positif terhadap                                                  operasional tersebut                                                                                                    Dana yang dibatasi penggunaannya                                    420.000.000.000                              -
 DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Beban dibayar di muka                                                   6.531.422.985            9.794.106.194
 INDUK                                                                                              pertumbuhan pendapatan usaha secara keseluruhan di tahun 2025.                                                                  Penghasilan Keuangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Uang muka                                                           409.277.995.308                              -
 Saham dasar                                                          111,19                99,44   Kenaikan pendapatan usaha tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan                                                         Tabel di bawah ini menyajikan informasi mengenai komponen dari penghasilan
 Saham dilusian                                                       111,19                99,44   volume layanan yang diberikan Perseroan dan bukan semata-mata akibat                                                            keuangan Perseroan:                                                                                                     Aset tetap - neto                                                 5.219.184.386.180           2.299.004.659.722




Ukuran		                           : 32 kolom x 540mm
Media		                            : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat                       : 8 JUNI 2026
Page 4
                                                                                    (dalam Rupiah)                                                                                                           Penjelasan lebih lengkap mengenai faktor risiko dapat dilihat pada Bab VI dalam                                                                            Prospek Usaha
                                                                                                                                                                                           (dalam Rupiah)
                                                                         31 Desember                                                                                                                         Prospektus Awal dengan judul ”Faktor Risiko”.                                                                                                              Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan populasi yang kini melampaui
                                                                                                                                                                               31 Desember
 Keterangan                                                                                                Keterangan                                                                                                                                                                                                                                                   280 juta jiwa, Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital yang
                                                                 2025                   2024                                                                            2025                  2024                     KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        pesat di awal tahun 2026. Industri telekomunikasi diperkirakan tetap menjadi
 Aset takberwujud - neto                                     420.700.515.424       11.092.642.025          Penerimaan penghasilan keuangan                           61.279.314.376           538.954.781                 LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        motor penggerak utama, didorong oleh permintaan yang terus meningkat terhadap
 Aset pajak tangguhan - neto                                    1.923.931.949          1.177.123.782       Pembayaran biaya keuangan                              (230.302.350.937)      (70.442.586.314)
                                                                                                                                                                                                             Tidak terdapat kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap                                                                              layanan data yang cepat dan stabil. Fenomena digitalisasi yang semakin matang
 Goodwill                                                       2.612.663.658                      -
                                                                                                           Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas                                               keadaan keuangan dan hasil usaha Perseroan dan Entitas Anak yang terjadi
                                                                                                                                                                  (905.362.729.566)       418.779.785.086                                                                                                                                                               pasca-pandemi telah menggeser perilaku masyarakat secara permanen, di mana
 Total Aset Tidak Lancar                                    6.480.230.915.504    2.321.068.531.723         Operasi
                                                                                                                                                                                                             setelah tanggal laporan Auditor Independen tertanggal 3 Juni 2026 atas Laporan                                                                             konektivitas internet kini telah dianggap sebagai kebutuhan utilitas dasar yang
 TOTAL ASET                                                15.168.091.293.968    2.907.415.732.374
                                                                                                                                                                                                             keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                                                                                  setara dengan listrik dan air bagi seluruh lapisan masyarakat.
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024                                       ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                                                                                                                                                                                                             2025 dan 2024 telah diaudit berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut                                                                             Untuk tahun 2026, jumlah pengguna internet di Indonesia diperkirakan telah
Jumlah aset mengalami peningkatan signifikan menjadi sebesar Rp15.168,09                                   Perolehan aset tetap                                  (2.611.417.850.016)   (1.166.762.596.005)   Akuntan Publik Indonesia (IAPI) oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Anwar & Rekan                                                                             mencapai sekitar 235 juta orang atau setara dengan sekitar 81,72% dari total
miliar pada tanggal 31 Desember 2025, meningkat sebesar Rp12.260,67 miliar                                 Perolehan aset takberwujud                             (413.439.968.525)                      -   dengan Opini Audit Tanpa Modifikasian atas laporan keuangan tersebut yang                                                                                  populasi nasional (Sumber: Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan
atau 421,70% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2024                                      Penerimaan pelepasan entitas anak                          1.792.000.000                      -   ditandatangani oleh Akuntan Publik Soaduon Tampubolon dengan Izin Akuntan                                                                                  Internet, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (“APJII”) 2026).
sebesar Rp2.907,42 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan                                 Akuisisi entitas anak                                      (599.000.000)                      -   Publik No. AP. 1432 yang dalam laporannya No 00417/2.1035/AU.1/05/1432-5/1/                                                                                Pertumbuhan tahunan yang stabil ini menunjukkan bahwa meskipun adopsi
signifikan pada aset lancar, khususnya kas dan setara kas yang meningkat                                                                                                                                     VI/2026 pada tanggal 3 Juni 2026.
                                                                                                           Pembayaran uang muka aset tetap                        (159.277.995.308)     (310.773.400.000)                                                                                                                                                               internet telah meluas, kebutuhan terhadap infrastruktur jaringan telekomunikasi
menjadi Rp6.164 miliar dari Rp18 miliar, serta peningkatan persediaan dan uang
                                                                                                           Dana yang dibatasi penggunaannya                       (420.000.000.000)                      -   Seluruh kejadian penting yang material dan relevan yang terjadi setelah tanggal                                                                            yang andal dan berkapasitas tinggi, khususnya jaringan backbone fiber optik,
muka yang mencerminkan intensifikasi aktivitas operasional dan ekspansi usaha
                                                                                                           Pembayaran uang muka penyediaan jasa layanan           (250.000.000.000)                      -   posisi keuangan sampai dengan tanggal laporan Auditor Independen dapat dilihat                                                                             masih terus meningkat.
Perseroan.
                                                                                                           Penerimaan dari penjualan aset tetap                         124.927.425          1.513.088.042   dalam “Catatan Atas Laporan Keuangan” yang terdapat pada bab XIII dalam                                                                                    Di sisi lain, masih terdapat kesenjangan infrastruktur jaringan antara wilayah Jawa
Selain itu, peningkatan juga berasal dari aset tidak lancar, terutama pada aset                                                                                                                              Prospektus Awal.                                                                                                                                           dan luar Jawa, termasuk di Pulau Sumatera, sehingga menciptakan peluang
                                                                                                           Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi          (3.852.817.886.424)   (1.476.022.907.963)
tetap yang meningkat menjadi Rp5.219,18 miliar dari Rp2.299,00 miliar, seiring
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        pengembangan jaringan backbone untuk meningkatkan kualitas konektivitas
dengan penambahan investasi pada infrastruktur dan aset operasional. Aset tak                                                                                                                                        KETERANGAN TENTANG PERSEROAN,                                                                                                                      antarwilayah. Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan berencana melakukan
berwujud juga mengalami peningkatan signifikan menjadi Rp420,70 miliar dari                                ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                        KEGIATAN, SERTA KECENDERUNGAN DAN                                                                                                                   pembangunan segmen backbone fiber optik di Pulau Sumatera sebagai bagian
Rp11,09 miliar, yang mencerminkan pengembangan kapasitas berbasis teknologi                                Penerimaan dari utang obligasi                         1.250.000.000.000       600.000.000.000                      PROSPEK USAHA                                                                                                                            dari strategi pengembangan jaringan Perseroan guna memperkuat kapasitas
dan digital. Selain itu, pengakuan goodwill dan dana yang dibatasi penggunaannya                           Pembayaran obligasi                                    (600.000.000.000)                      -                                                                                                                                                              transmisi data serta memperluas jangkauan layanan konektivitas.
turut berkontribusi terhadap peningkatan total aset, yang menunjukkan adanya                                                                                                                                 Riwayat Singkat Perseroan
                                                                                                           Biaya emisi dari obligasi                               (36.136.862.754)        (5.781.054.615)                                                                                                                                                              Berdasarkan data dari HelgiLibrary, jumlah rumah tangga di Indonesia mencapai
aksi korporasi dan penguatan struktur operasional Perseroan.                                                                                                                                                 Perseroan didirikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia dan
                                                                                                           Penerimaan untuk sukuk                                 1.250.000.000.000                      -                                                                                                                                                              77,3 juta unit pada tahun 2025, meningkat sekitar 1,08% dari tahun sebelumnya
Secara keseluruhan, peningkatan total aset ini mencerminkan strategi ekspansi                                                                                                                                berkedudukan di Jakarta Selatan. Perseroan awalnya didirikan dengan
                                                                                                           Penerimaan dari utang pihak berelasi                     360.832.265.963        52.260.654.099                                                                                                                                                               (Sumber:https://www.helgilibrary.com/indicators/number-of-households/
Perseroan yang agresif, baik melalui peningkatan kapasitas operasional maupun                                                                                                                                nama “PT Lucaffe Indonesia” sebagaimana termaktub dalam Akta Pendirian
                                                                                                           Pembayaran utang pihak berelasi                           (1.262.300.027)                     -                                                                                                                                                              indonesia/). Estimasi jumlah rumah tangga pada tahun 2024 berada pada kisaran
penguatan aset berbasis teknologi, guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka                                                                                                                                  Perseroan Terbatas PT Lucaffe Indonesia No. 21 tanggal 6 September
                                                                                                           Penerimaan utang bank                                    106.136.347.012        61.528.268.753
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        76,4 juta unit, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar rumah tangga
panjang.                                                                                                                                                                                                     2012 yang dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notaris di
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        terbesar di Asia Tenggara. Pertumbuhan ini mencerminkan dinamika demografis
                                                                                                           Penerimaan dari utang bank jangka pendek               1.307.397.744.192                      -   Jakarta Utara yang telah memperoleh pengesahan Menkumham sesuai
Liabilitas                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Indonesia yang terus berkembang, selaras dengan urbanisasi dan peningkatan
                                                                                                           Penerimaan utang pembiayaan konsumen                       1.864.429.579                      -   dengan Surat Keputusan No. AHU-48121.AH.01.01 Tahun 2012 tanggal
Tabel berikut ini menjelaskan rincian liabilitas Perseroan pada tanggal                                                                                                                                                                                                                                                                                                 jumlah keluarga baru yang membutuhkan layanan konektivitas rumah tangga.
                                                                                                           Pembayaran liabilitas sewa                              (25.924.528.906)      (50.191.494.983)    10 September 2012, serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah
31 Desember 2025 dan 2024:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Dengan lebih dari 70% rumah tangga berada di wilayah urban dan sub-urban,
                                                                                                           Penerimaan pinjaman                                      473.544.089.938        84.299.986.603
                                                                                                                                                                                                             No. AHU-0081185.AH.01.09 Tahun 2012 tanggal 10 September 2012, serta
                                                                                    (dalam Rupiah)                                                                                                                                                                                                                                                                      kebutuhan akan layanan broadband yang cepat dan stabil akan terus meningkat
                                                                                                                                                                                                             telah diumumkan dalam BNRI No. 67 tanggal 20 Agustus 2019 dan TBNRI
                                                                                                           Pembayaran pinjaman                                     (74.546.578.367)                      -                                                                                                                                                              secara signifikan dalam lima tahun ke depan.
                                                                         31 Desember                                                                                                                         No. 23336. (“Akta Pendirian Perseroan”).
 Keterangan                                                                                                Setoran modal oleh kepentingan nonpengendali pada
                                                                                                                                                                  1.000.000.001.000                      -                                                                                                                                                              Dengan pertumbuhan jumlah kelas menengah dan pesatnya urbanisasi,
                                                                                                           entitas anak                                                                                      Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum dalam Akta Pendirian
                                                                 2025                   2024                                                                                                                                                                                                                                                                            permintaan akan layanan internet rumah tangga yang cepat, stabil, dan berkualitas
                                                                                                           Penambahan modal dari PMHMETD I                        5.603.468.404.300                      -   Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan di mana Perseroan telah
 LIABILITAS                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan laporan dari Research And Markets
                                                                                                           Pembayaran biaya emisi saham                              (1.580.000.000)                     -   mengubah anggaran dasarnya yang mana perubahan terakhir adalah perubahan
 LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               dan Global Data, Indonesia diproyeksikan mengalami pertumbuhan tahunan
                                                                                                           Penerimaan dari penerbitan modal saham                   294.919.389.700                      -
                                                                                                                                                                                                             pasal 3 anggaran dasar Perseroan mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan
 Utang usaha                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            tetap broadband sekitar 7,6% (CAGR), seiring dengan meningkatnya kesadaran
                                                                                                                                                                                                             usaha Perseroan dan menyusun kembali seluruh ketentuan anggaran dasar
     Pihak ketiga                                            387.446.272.757       33.001.370.287          Penerimaan dari utang lain-lain jangka panjang               390.416.938       319.375.000.000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        konsumen akan pentingnya konektivitas berkualitas tinggi untuk mendukung
                                                                                                                                                                                                             sebagaimana tertuang Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham
     Pihak berelasi                                           19.833.592.231                       -       Pembayaran utang bank                                                   -     (23.069.357.059)
                                                                                                                                                                                                             Perseroan No. 20 tanggal 26 November 2025 dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H.,                                                                           aktivitas harian seperti hiburan digital (streaming video, gim online), pekerjaan
 Utang lain-lain                                                                                           Pembayaran utang pembiayaan konsumen                                    -         (255.476.461)
                                                                                                                                                                                                             Notaris di Jakarta Timur yang telah: (i) mendapatkan persetujuan Menkumham                                                                                 jarak jauh (remote working), pembelajaran daring, dan layanan berbasis cloud
     Pihak ketiga                                             69.501.560.753           8.029.839.382
                                                                                                           Pembayaran dividen                                        (4.718.710.236)       (2.500.916.425)
                                                                                                                                                                                                             berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-0081016.                                                                                    (sumber:          https://www.researchandmarkets.com/reports/5572712/indonesia-
 Utang pihak berelasi                                         55.028.829.000                       -
                                                                                                           Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan           10.904.384.108.332     1.035.665.609.912    AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 10 Desember 2025; (ii) diberitahukan kepada                                                                                    telecoms-industry-report-2023-2030;           https://www.globaldata.com/store/report/
 Utang pajak                                                 192.225.819.868      112.370.069.339
                                                                                                                                                                                                             Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data                                                                                        indonesia-telecom-market-overview).
 Beban akrual                                                 26.335.939.352           5.109.714.952
                                                                                                           Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas           6.146.203.492.352      (21.577.512.965)    Perseroan No. AHU-AH.01.09-0360992 tanggal 10 Desember 2025; dan (iii)                                                                                     Salah satu segmen dengan potensi pasar besar namun belum tergarap optimal
 Uang muka penjualan                                          15.950.804.632       10.290.154.592
                                                                                                           Kas dan Setara Kas Awal Tahun                             18.495.026.165        40.072.539.130    didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0278648.AH.01.11.Tahun 2025                                                                                     adalah wilayah-wilayah pemukiman padat di sepanjang jalur rel kereta api
 Utang bank jangka pendek                                   1.351.825.000.000                      -
                                                                                                                                                                                                             tanggal 10 Desember 2025, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 7 dan TBNRI                                                                                 Pulau Jawa. Tercatat terdapat lebih dari 12 juta rumah dalam radius 1 kilometer
 Liabilitas jangka panjang tempo dalam waktu satu tahun                                                    Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                         6.164.698.518.517        18.495.026.165
                                                                                                                                                                                                             No. 001776 (“Akta No. 20/2025”) (selanjutnya disebut sebagai “Anggaran Dasar                                                                               dan sekitar 25 juta rumah dalam radius 5 kilometer dari sisi kiri dan kanan rel
     Liabilitas sewa                                           25.337.511.397      25.717.400.118
                                                                                                       Arus Kas dari Kegiatan Operasi                                                                        Perseroan”).                                                                                                                                               utama, mulai dari Merak hingga Banyuwangi (sumber: Survei Bappenas 2022
     Utang pembiayaan konsumen                                  1.240.435.403           386.633.823
                                                                                                       Perseroan mencatatkan kas neto digunakan untuk aktivitas operasi untuk                                Perseroan telah mencatatkan seluruh sahamnya di BEI yang merupakan seluruh                                                                                 dan dianalisis oleh Internal Perseroan). Mayoritas masyarakat yang bermukim
     Utang bank                                               93.628.021.865      138.055.277.673
                                                                                                       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp905,36 miliar,                            modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan melalui Penawaran Umum                                                                                       di sepanjang jalur ini merupakan keluarga dari kelompok ekonomi menengah
     Pinjaman                                                203.652.951.214       83.918.554.209
                                                                                                       mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatatkan                                   Perdana yang dilakukan pada tanggal 30 Desember 2020.                                                                                                      ke bawah, yang hingga kini belum dapat menikmati layanan Fiber To The Home
     Utang obligasi                                          852.473.632.493      166.632.590.847
                                                                                                       arus kas yang diperoleh dari aktivitas operasi sebesar Rp418,78 miliar. Hal ini                                                                                                                                                                                  (“FTTH”) secara luas karena harga paket internet yang belum terjangkau.
     Sukuk                                                   686.526.532.254                       -                                                                                                         Perseroan berdomisili di Jakarta, dengan kantor berlokasi di Ruko Fatmawati Mas
                                                                                                       terutama dipengaruhi oleh meningkatnya pembayaran kepada pemasok serta                                                                                                                                                                                           Dengan harga layanan FTTH saat ini yang berkisar antara Rp250.000–Rp500.000
 Total Liabilitas Jangka Pendek                             3.981.006.903.219     583.511.605.222                                                                                                            Blok Kavling 328-239, Jl. RS Fatmawati Raya No. 20, Kel. Cilandak Barat, Kec.
                                                                                                       pihak ketiga, seiring dengan pertumbuhan aktivitas operasional Perseroan. Selain
                                                                                                                                                                                                             Cilandak, Kota Adm. Jakarta Selatan 12430, Provinsi DKI Jakarta.                                                                                           per bulan, banyak masyarakat di segmen ini masih bergantung pada layanan
                                                                                                       itu, kenaikan pembayaran beban keuangan juga turut menekan arus kas operasi,
 LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                                                                                                                   Penjelasan lebih lengkap mengenai Perseroan dapat dilihat pada bagian dari Bab                                                                             mobile broadband yang memiliki keterbatasan kuota dan kecepatan. Ini membuka
                                                                                                       yang mencerminkan kebutuhan modal kerja yang lebih besar untuk mendukung
 Utang lain-lain                                                                                                                                                                                             VIII dalam Prospektus dengan judul “Riwayat singkat Perseroan.”                                                                                            peluang sangat besar bagi Perseroan atau penyedia FTTH lainnya untuk masuk
                                                                                                       ekspansi usaha.
     Pihak ketiga                                            322.101.701.251      301.212.468.808                                                                                                                                                                                                                                                                       dengan strategi harga ekonomis namun tetap berkualitas, misalnya melalui
                                                                                                       Arus Kas dari Kegiatan Investasi                                                                      Kegiatan Usaha
 Utang pihak berelasi                                        357.040.374.089       39.377.574.929                                                                                                                                                                                                                                                                       model paket prabayar FTTH, kerja sama distribusi dengan RT/RW atau koperasi
                                                                                                       Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi untuk tahun yang berakhir pada                           Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana termaktub dalam
 Liabilitas imbalan kerja                                       7.136.657.843          3.155.146.210                                                                                                                                                                                                                                                                    setempat, atau melalui pemanfaatan infrastruktur eksisting milik negara seperti
                                                                                                       tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3.944,13 miliar, meningkat                                Akta No. 20/2025, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha di dalam
 Uang muka penjualan                                            7.891.261.422     127.559.944.472                                                                                                                                                                                                                                                                       jalur rel dan utilitas BUMN.        (sumber:https://kominfo.go.id/content/detail/30225/
                                                                                                       dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp3.852,81 miliar. Peningkatan                            bidang (a) perdagangan besar dan eceran, (b) aktivitas profesional, ilmiah dan
 Liabilitas pajak tangguhan neto                                3.748.341.694          4.589.056.790                                                                                                                                                                                                                                                                    palapa-ring-tulang-punggung-jaringan-broadband nasional/0/berita_satker).
                                                                                                       arus kas keluar ini terutama disebabkan oleh tingginya belanja modal, khususnya                       teknis, (c) aktivitas keuangan dan asuransi, (d) informasi dan komunikasi, dan (e)
 Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Penjelasan lebih lengkap mengenai prospek usaha dapat dilihat pada Bab VIII
 jatuh tempo dalam waktu satu tahun                                                                    pada perolehan aset tetap dan aset tak berwujud, sebagai bagian dari upaya                            aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Tentang Perseroan, Kegiatan Usaha,
     Liabilitas sewa                                         136.748.630.794      158.533.723.977
                                                                                                       Perseroan dalam memperluas dan memperkuat infrastruktur operasional. Selain                           perjalanan dan penunjang usaha lainnya.
                                                                                                       itu, pembayaran uang muka atas investasi juga mencerminkan pipeline ekspansi                                                                                                                                                                                     Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha”.
     Utang pembiayaan konsumen                                  1.736.677.148           726.049.149                                                                                                          Untuk mencapai maksud dan tujuan di atas, Perseroan dapat melaksanakan
                                                                                                       yang masih berjalan.                                                                                  kegiatan usaha sebagai berikut:
     Utang bank                                              343.386.573.859      237.250.226.847
     Pinjaman                                                479.677.383.301       34.204.122.692      Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                                                     Kegiatan Usaha Utama
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        PERPAJAKAN
     Utang obligasi                                          454.192.573.441      447.452.484.087      Kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan untuk tahun yang berakhir pada
                                                                                                                                                                                                             a. Perdagangan Besar Kopi, Teh dan Kakao (KBLI 46314)
     Sukuk                                                   555.479.362.890                       -   tanggal 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp10.904,38 miliar, meningkat                                                                                                                                                                                           CALON PEMBELI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH DALAM PENAWARAN
                                                                                                                                                                                                             b. Periklanan (KBLI 73100).
 Total Liabilitas Jangka Panjang                            2.669.139.537.732    1.354.060.797.961     signifikan dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp1.035,66 miliar. Kenaikan                                                                                                                                                                                     UMUM OBLIGASI INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN
                                                                                                       ini didorong oleh penerimaan dana dari penerbitan obligasi, pinjaman bank,                            c. Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200)
 TOTAL LIABILITAS                                           6.650.146.440.951    1.937.572.403.183                                                                                                                                                                                                                                                                       KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN
                                                                                                       serta tambahan modal dari penerbitan saham baru. Hal ini menunjukkan bahwa                            d. Perdagangan Besar Peralatan Telekomunikasi (KBLI 46523)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024
                                                                                                       Perseroan secara aktif memperkuat struktur pendanaannya untuk mendukung                               e. Aktivitas Telekomunikasi Tanpa Kabel (KBLI 61200)                                                                                                        MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN
Jumlah liabilitas mengalami peningkatan signifikan menjadi sebesar Rp6.650,14                          kebutuhan investasi dan ekspansi usaha yang terus berkembang.                                         f. Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi Mesin, Peralatan                                                                                  OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN
miliar pada tanggal 31 Desember 2025, meningkat sebesar Rp4.712,57 miliar atau                         Pola Arus Kas Dikaitkan dengan Karakteristik dan Siklus Bisnis Perseroan                                     dan Barang Berwujud Lainnya YTDL (KBLI 77399)                                                                                                        UMUM INI.
243,22% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar
                                                                                                       Pola arus kas Perseroan menunjukkan karakteristik bisnis yang sedang berada                           Kegiatan Usaha Penunjang
Rp1.937,57 miliar Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan liabilitas                                                                                                                                                                                                                                                                                            Penjelasan lebih lengkap mengenai perpajakan dapat dilihat pada Bab IX dalam
                                                                                                       dalam fase ekspansi, dengan kebutuhan investasi dan pendanaan yang tinggi
                                                                                                                                                                                                             a. Aktivitas Komunikasi Dengan Kabel (KBLI 61100)
jangka pendek yang meningkat signifikan menjadi Rp3.981,00 miliar dari Rp583                           untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Hal ini tercermin dari arus kas                                                                                                                                                                                      Prospektus dengan judul “Perpajakan”.
miliar,51 seiring dengan peningkatan utang usaha, utang bank jangka pendek,                                                                                                                                  b. Internet Service Provider (KBLI 61921)
                                                                                                       operasi yang negatif, arus kas investasi yang juga negatif dalam jumlah signifikan,
serta utang obligasi yang mencerminkan kebutuhan pendanaan jangka pendek                               serta arus kas pendanaan yang positif dan meningkat secara substansial.                               c. Portal Web dan/atau Platform Digital dengan Tujuan Komersial (KBLI 63122)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG
untuk mendukung aktivitas operasional dan ekspansi Perseroan.                                          Arus kas operasi yang masih tertekan terutama disebabkan oleh meningkatnya                            Sampai dengan saat Prospektus diterbitkan, kegiatan usaha yang benar-benar
Selain itu, liabilitas jangka panjang juga mengalami peningkatan menjadi                               kebutuhan modal kerja, seiring dengan pertumbuhan aktivitas usaha dan skala                           dijalankan Perseroan adalah Periklanan (KBLI 73100), Aktivitas Perusahaan                                                                                                                  PASAR MODAL
Rp2.669,13 miliar dari Rp1.354,06 miliar yang terutama disebabkan oleh                                 operasional Perseroan. Kondisi ini umum terjadi pada perusahaan yang tengah                           Holding (KBLI 64200), dan Portal Web dan/atau Platform Digital dengan Tujuan
kenaikan utang bank, pinjaman, serta penerbitan obligasi dan sukuk. Peningkatan                        memperluas bisnis, di mana peningkatan pendapatan belum sepenuhnya diikuti                            Komersial (KBLI 63122).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Akuntan Publik         : KAP Anwar & Rekan
ini menunjukkan strategi Perseroan dalam memperkuat struktur pendanaan                                 oleh penerimaan kas dalam jangka pendek.                                                              Penjelasan lebih lengkap mengenai kegiatan usaha Perseroan dapat dilihat
jangka panjang guna mendukung investasi dan pengembangan bisnis secara                                 Di sisi lain, arus kas investasi yang negatif dalam jumlah besar mencerminkan                         pada Bab VIII dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Tentang Perseroan,                                                                                 Konsultan Hukum        : Hanafiah Ponggawa & Partners

berkelanjutan.                                                                                         tingginya belanja modal, khususnya untuk pengembangan infrastruktur dan                               Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha”.                                                                                                    Notaris                : Rini Yulianti, SH.
Secara keseluruhan, peningkatan liabilitas ini mencerminkan upaya Perseroan                            aset operasional. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan berada dalam fase                               Keterangan Tentang Entitas Anak                                                                                                                            Wali Amanat            : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten
                                                                                                       pembangunan kapasitas (capacity expansion), yang merupakan bagian penting                                                                                                                                                                                                                 Tbk
dalam mengoptimalkan sumber pendanaan eksternal untuk mendukung ekspansi                                                                                                                                     Saat Prospektus Ringkas ini diterbitkan, Perseroan memiliki Entitas Anak yang
                                                                                                       dalam siklus bisnis industri telekomunikasi dan digital infrastructure, di mana
usaha, baik melalui pembiayaan jangka pendek maupun jangka panjang, sejalan                                                                                                                                  dikonsolidasikan yang dimiliki baik langsung maupun tidak langsung dengan                                                                                  Pemeringkat Efek       : PT Pemeringkat Efek Indonesia
                                                                                                       investasi di awal bersifat besar namun akan memberikan manfaat ekonomi dalam
dengan peningkatan skala operasional dan kebutuhan investasi yang semakin                                                                                                                                    ringkasan sebagai berikut:
                                                                                                       jangka panjang.                                                                                                                                                                                                                                                                           PT Kredit Rating Indonesia
besar.                                                                                                                                                                                                       Entitas Anak - Langsung
                                                                                                       Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Perseroan secara aktif memanfaatkan
Ekuitas
                                                                                                       arus kas dari aktivitas pendanaan, yang terlihat dari peningkatan signifikan pada                               Nama Entitas
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Kepemilikan       Tahun         Tahun          Kontribusi      Kontribusi
Tabel berikut ini menjelaskan rincian ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember                       penerimaan dari penerbitan obligasi, pinjaman bank, serta tambahan modal.
                                                                                                                                                                                                              No.
                                                                                                                                                                                                                          Anak
                                                                                                                                                                                                                                                Kegiatan Usaha              Domisili       Perseroan
                                                                                                                                                                                                                                                                                              (%)         Penyertaan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Operasional
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Komersil
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Terhadap
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Pendapatan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Terhadap
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Laba
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI DAN
2025 dan 2024:                                                                                         Pola ini mencerminkan strategi pendanaan yang agresif namun terstruktur, guna                          1.      PT Jaringan         Aktivitas Telekomunikasi         Jakarta            99,99          2019          2019            0,37%            0,12%                                     SUKUK IJARAH
                                                                                                       memastikan keberlanjutan ekspansi tanpa mengganggu likuiditas operasional.                                     Infra Andalan       Tanpa Kabel, Jasa
                                                                                    (dalam Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                      d/h       PT        Interkoneksi Internet, dan
                                                                         31 Desember                   Secara keseluruhan, kombinasi arus kas operasi yang masih berkembang, arus                                     Mitra Digital       Internet Service Provider
                                                                                                                                                                                                                      Ekosistem                                                                                                                                         Penjelasan lebih lengkap mengenai tata cara pemesanan Obligasi dan Sukuk
 Keterangan                                                                                            kas investasi yang tinggi, dan arus kas pendanaan yang kuat menunjukkan bahwa                                  (“JIA”)                                                                                                                                           Ijarah dapat dilihat pada Bab XIII dalam Prospektus dengan judul “Tata Cara
                                                                 2025                   2024           Perseroan berada dalam fase growth dan scaling, di mana fokus utama adalah                             2.      PT Kreasi Kode      Pengembangan Aplikasi            Jakarta            98,58          2019          2019                 -           0,04%       Pemesanan”.
 EKUITAS                                                                                               memperluas jaringan, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat posisi pasar,                                    Digital (“KKD”)     dan Software
 Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas                                               dengan ekspektasi bahwa arus kas operasi akan semakin solid seiring dengan                             3.      PT       Gawai      Industri, Perdagangan            Sulawesi           99,83          2019               -               -          -0,09%
 Induk
                                                                                                       monetisasi dari investasi yang telah dilakukan.
                                                                                                                                                                                                                      Maju Indonesia      Besar, dan Jasa                  Barat                                                                                               PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN
                                                                                                                                                                                                                      d/h PT Graha
 Modal dasar - 6.030.000.000 saham dengan nilai nominal
 Rp100 per lembar saham                                                                                Penjelasan lebih lengkap mengenai analisis dan pembahasan oleh manajemen                                       Mamuju Indah
                                                                                                                                                                                                                      (“GMI”)*                                                                                                                                                      FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN
 Modal ditempatkan dan disetor - 5.308.549.015 dan                                                     dapat dilihat pada Bab V dalam Prospektus Awal dengan judul “Analisis dan
 2.359.355.118 lembar saham dengan nilai nominal Rp100                                                 Pembahasan Manajemen”.
                                                                                                                                                                                                              4.      PT       Jejaring
                                                                                                                                                                                                                      Digital Utama
                                                                                                                                                                                                                                          Internet      Service
                                                                                                                                                                                                                                          Provider dan Aktivitas
                                                                                                                                                                                                                                                                           Jakarta            70,00          2020               -               -          -0,02%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               OBLIGASI DAN SUKUK
 per lembar saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan
                                                                                                                                                                                                                      d/h PT Solusi       Pengembangan
 2024                                                        530.854.901.500      235.935.511.800
                                                                                                                                                                                                                      Pembayaran          E-commerce.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Prospektus dan FPPO dan/atau FPPSI dapat diperoleh selama Masa Penawaran
 Tambahan modal disetor                                     5.959.619.243.266     328.521.140.531
                                                                                                                                             FAKTOR RISIKO                                                            Gerai (“JDU”)*

 Selisih nilai transaksi entitas sepengendali                               -          2.905.639.379                                                                                                          5.      PT         Solusi   Portal Web, Biro dan Agen        Jakarta            51,00          2019               -               -          -0,03%       Umum yaitu pada tanggal 23 Juni 2026 mulai pukul 10.00 - 16.00 WIB, pada
                                                                                                                                                                                                                      Jaringan            Perjalanan Wisata.
 Selisih nilai transaksi dengan entitas nonpengendali           (312.728.138)          (312.728.138)                                                                                                                                                                                                                                                                    kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Sukuk Ijarah melalui email, sebagai
                                                                                                       Perseroan menghadapi risiko-risiko terkait kegiatan usaha dan kepemilikan saham                                Nusantara
 Saldo laba                                                                                                                                                                                                           d/h PT Solusi                                                                                                                                     berikut:
                                                                                                       yang termasuk, tetapi tidak terbatas pada, risiko-risiko berikut ini:                                          Pariwisata
 Ditentukan penggunaannya                                     28.733.307.027       28.733.307.027                                                                                                                     Digital (“SJN”)*
                                                                                                       Risiko Utama Perseroan
 Belum ditentukan penggunaanya                               780.547.985.456      373.566.312.279                                                                                                             6.      PT       Solusi     Internet Service Provider        Jakarta            70,00          2025               -               -           0,01%              PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
                                                                                                       Risiko persaingan                                                                                              Sinergi Borneo      dan Perdagangan Besar
 Sub-total                                                  7.299.442.709.111     969.349.182.878                                                                                                                     (”SSB”)*            Eceran
                                                                                                       Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak                                                                                                                                                                                                          PT BNI Sekuritas                        PT KB Valbury Sekuritas
 Kepentingan Nonpengendali                                  1.218.502.143.906           494.146.313
                                                                                                       Langsung yang Dapat Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Keuangan                                                                                                                                                                                                    Sudirman Plaza, Indofood Tower,              Sahid Sudirman Centre Lantai 41,
 TOTAL EKUITAS                                              8.517.944.853.017     969.843.329.191
                                                                                                       Perseroan                                                                                             *Sampai dengan Prospektus diterbitkan, perusahaan terkait tidak melaksanakan kegiatan usaha                                                                                Lt. 16                                       Unit AC,
Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024                                                                                                                                         apa pun dan oleh karenanya merupakan perusahaan yang bersifat tidak aktif (dormant)                                                                             Jl. Jend. Sudirman Kav. 76-78               Jl. Jend. Sudirman No.86, Jakarta
                                                                                                       1. Risiko Perubahan Teknologi
Jumlah ekuitas Perseroan mengalami peningkatan signifikan menjadi sebesar                                                                                                                                    Entitas Anak - Tidak Langsung                                                                                                                                              Jakarta 12910                                  Pusat,
                                                                                                       2. Risiko Tidak Diperolehnya Izin/Perpanjangan Izin atas jaringan tetap tertutup
Rp8.518 miliar pada tanggal 31 Desember 2025, meningkat sebesar Rp7.549                                      yang Dioperasikan Perseroan                                                                     Melalui PT Jaringan Infra Andalan (“JIA”)                                                                                                                             Telepon: (021) 2554 3946                         Jakarta 10220
miliar atau 779,49% dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Faksimile: (021) 5793 5831                     Telepon: (021) 2509 8300
                                                                                                       3. Risiko Ketidaksetujuan dan Pemutusan Kontrak Dari Pemilik Aset                                                                                                                                                 Tahun         Kontribusi       Kontribusi
                                                                                                                                                                                                                      Nama Entitas                                                      Kepemilikan        Tahun
2024 sebesar Rp969 miliar. Peningkatan ini terutama didorong oleh kenaikan                                                                                                                                   No.                             Kegiatan Usaha             Domisili                                       Operasional     Terhadap         Terhadap             Email: dcm@bnisekuritas.co.id                  Faksimile: (021) 2509 8400
                                                                                                       4. Risiko Pemutusan Kontrak atau Tidak Diperpanjangnya Kontrak oleh Klien                                         Anak                                                          Perseroan (%)     Penyertaan     Komersil      Pendapatan          Laba
tambahan modal disetor yang meningkat menjadi Rp5.960 miliar dari Rp329                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Email: fixed.income@kbvalbury.com
                                                                                                       5. Risiko Gangguan Jaringan Kabel Serat Optik                                                                                                                                                                                                                       Situs web: www.bnisekuritas.co.id
                                                                                                                                                                                                              1.    PT       Integrasi    Penyelenggaraan              Jakarta             50,85            2019          2019           70,97%           90,72%
miliar, serta peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi Rp531                                                                                                                                         Jaringan              Te l e k o m u n i k a s i                                                                                                                                                      Situs web: www.kbvalbury.com
                                                                                                       6. Risiko Penundaan atau Kegagalan Investasi                                                                 Ekosistem (“IJE”)     jaringan tetap tertutup
miliar dari Rp236 miliar, yang mencerminkan adanya aksi korporasi dalam rangka
                                                                                                       7. Risiko Geologis dan Bencana Alam yang dapat Berdampak pada Kondisi                                  2     PT       Investasi    Perdagangan dan Jasa         Jakarta             99,9             2025            -               -             -0,01%
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     PT Mandiri Sekuritas                PT Maybank Sekuritas Indonesia
memperkuat struktur permodalan Perseroan.
                                                                                                             Infrastruktur Jaringan                                                                                 Jaringan                                                                                                                                                Menara Mandiri I, Lantai 24 & 25                  Sentral Senayan III, Lt. 22
Selain itu, saldo laba Perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp781                                                                                                                                           Nusantara d/h
                                                                                                       8. Risiko Investasi atau Aksi Korporasi                                                                      Investasi Maju                                                                                                                                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 54-55               Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung
miliar dari Rp374 miliar, seiring dengan kinerja laba bersih yang positif selama                                                                                                                                    Makmur (“IJN”) *
                                                                                                       9. Risiko Kegagalan Memenuhi Peraturan Perundang-undangan                                                                                                                                                                                                                        Jakarta 12190                                   Karno
tahun berjalan. Kepentingan nonpengendali turut meningkat signifikan menjadi
                                                                                                                                                                                                             *Sampai dengan Prospektus diterbitkan, perusahaan terkait tidak melaksanakan kegiatan usaha                                                                           Telepon: (021) 526 3445                          Jakarta 10270
Rp1.219 miliar dari Rp0,4 miliar, yang menunjukkan adanya kontribusi tambahan                          Risiko Umum
                                                                                                                                                                                                             apa pun dan oleh karenanya merupakan perusahaan yang bersifat tidak aktif (dormant)                                                                                  Faksimile: (021) 526 3507                   Telepon: (021) 8066 8500
dari entitas anak terhadap ekuitas konsolidasian.                                                      1. Risiko Makro Ekonomi
                                                                                                                                                                                                             Melalui PT Investasi Jaringan Nusantara (“IJN”)                                                                                                                Email: divisi-fi@mandirisekuritas.                       Faksimile: -
Secara keseluruhan, peningkatan ekuitas ini mencerminkan penguatan struktur                            2. Risiko Perubahan Kurs Mata Uang Asing
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            co.id                         Email: fixedincome.indonesia@
permodalan Perseroan yang didorong oleh kombinasi antara aksi korporasi dan                            3. Risiko Tingkat Suku Bunga                                                                                   Nama Entitas
                                                                                                                                                                                                                                                                                       Kepemilikan        Tahun          Tahun         Kontribusi       Kontribusi
                                                                                                                                                                                                             No.                             Kegiatan Usaha             Domisili        Perseroan                      Operasional     Terhadap         Terhadap           Situs web: www.mandirisekuritas.                         maybank.com
akumulasi laba, sehingga memberikan fondasi yang lebih solid dalam mendukung                           4. Risiko atas Kebijakan atau Peraturan Pemerintah Terkait Bidang Usaha                                           Anak                                                                           Penyertaan
                                                                                                                                                                                                                                                                                           (%)                          Komersil      Pendapatan          Laba
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        co.id                            Situs web: www.maybank-ke.co.id
ekspansi dan pertumbuhan bisnis ke depan.                                                                    Perseroan                                                                                        1.     PT Dharma Sinar      Perdagangan,                 Jakarta             99,99           2023             -               -             0,01%
                                                                                                                                                                                                                     Semesta (“DSS”) *    Perindustrian dan
D. ANALISIS LAPORAN ARUS KAS                                                                           5. Risiko atas Tuntutan atau Gugatan Hukum                                                                                         Jasa
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    PT RHB Sekuritas Indonesia
Rincian arus kas Perseroan berdasarkan aktivitasnya adalah sebagai berikut:                            6. Risiko Ketentuan Negara Lain atau Peraturan Internasional
                                                                                                                                                                                                             *Sampai dengan Prospektus diterbitkan, perusahaan terkait tidak melaksanakan kegiatan usaha                                                                                      District 8 - SCBD, Revenue Tower Lt. 11,
                                                                                                       Risiko Bagi Investor                                                                                  apa pun dan oleh karenanya merupakan perusahaan yang bersifat tidak aktif (dormant)
                                                                                    (dalam Rupiah)                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                                                                                       Risiko yang dihadapi investor pembeli Obligasi dan Sukuk Ijarah adalah:
                                                                         31 Desember                                                                                                                         Melalui PT Dharma Sinar Semesta (“DSS”)                                                                                                                                                          Jakarta 12190
 Keterangan                                                                                            •     Risiko tidak likuidnya Obligasi dan Sukuk Ijarah yang ditawarkan dalam
                                                                  2025                   2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Telepon: (021) 5093 9868
                                                                                                             Penawaran Umum ini yang antara lain disebabkan karena tujuan pembelian                                                                                                                     Tahun          T a h u n      Kontribusi       Kontribusi
                                                                                                                                                                                                                     Nama      Entitas                                                 Kepemilikan
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                                                                                                             No.                          Kegiatan Usaha               Domisili                                        Operasional    Te r h a d a p   Te r h a d a p                                Faksimile: (021) 5093 9859
                                                                                                                                                                                                                     Anak                                                              Perseroan (%)    Penyertaan
                                                                                                             Obligasi dan Sukuk Ijarah sebagai investasi jangka panjang.                                                                                                                                               Komersil       Pendapatan       Laba
 Penerimaan kas dari pelanggan                              1.458.955.321.813      629.038.090.265                                                                                                                                                                                                                                                                                          E-mail: rhbosk.id.fixedincome@rhbgroupcom
                                                                                                       •     Risiko gagal bayar disebabkan kegagalan dari Perseroan untuk melakukan                           1.     PT Telemedia         Perdagangan,                 Jakarta             99,99           2024           2021           8,98%            0,33%
 Pembayaran kas kepada pemasok                             (1.663.354.678.242)   (159.439.263.767)
                                                                                                                                                                                                                     Komunikasi           Perindustrian dan                                                                                                                                      Situs web: www.rhbtradesmart.co.id
                                                                                                             pembayaran bunga obligasi dan imbal hasil Sukuk Ijarah pada waktu yang                                  Pratama (“TKP”)      Jasa
 Pembayaran kas kepada karyawan                              (70.804.723.713)     (16.953.228.623)           telah ditetapkan atau kegagalan Perseroan untuk memenuhi ketentuan lain
 Pembayaran (penerimaan) kepada kas pihak ketiga dan                                                         yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Perjanjian                        Penjelasan lebih lengkap mengenai keterangan tentang entitas anak dapat dilihat                                                                                             PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN SUKUK IJARAH
                                                            (460.446.200.849)       38.862.923.831
 lainnya
                                                                                                             Perwaliamanatan Sukuk Ijarah yang merupakan dampak dari memburuknya                             pada Bab VIII dalam Prospektus dengan judul “Keterangan Tentang Perseroan,                                                                                                              (akan ditentukan kemudian)
 Pembayaran pajak penghasilan                                   (689.412.004)       (2.825.105.087)          kinerja dan perkembangan usaha Perseroan.                                                       Kegiatan Usaha, Serta Kecenderungan dan Prospek Usaha”.




Ukuran		                             : 32 kolom x 540mm
Media		                              : INVESTOR DAILY
Tanggal Muat                         : 8 JUNI 2026

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.77 MB
Published8 Jun 2026
Pages4
Characters332,193
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SOLUSI SINERGI DIGITAL TBK p.1 ×10
linked org PT KB VALBURY p.1
linked org PT MAYBANK SEKURITAS p.1
linked org PT BNI SEKURITAS p.1 ×3
linked org MANDIRI SEKURITAS p.1 ×2
linked org Export Development Canada p.3
linked org Anugerah Investindo p.3
linked org XL Axiata Tbk p.3 ×2
linked org KB Valbury Sekuritas p.4
linked org PT Jaringan Infra Andalan p.4
linked org PT Dharma Sinar Semesta p.4
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.2 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Fatmawati Mas p.1
unresolved org Banten Tbk p.1 ×4
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar p.1
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1 ×3
unresolved org PT RHB SEKURITAS p.1
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.1 ×3
unresolved org PT Kereta Api Indonesia Ijarah p.2
unresolved org Penjelasan Skema Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Solusi Sinergi Digital Tahap I p.2
unresolved org PT TKP p.2
unresolved org PT Telemedia Komunikasi Pratama p.2
unresolved — Aini Masruroh · Ketua p.2
unresolved person KEP- · Ketua p.2 ×2
unresolved — memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di · memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) p.2
unresolved — Obligasi · Sukuk Ijarah p.2
unresolved org kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), sehingga · - p.2
unresolved org Anwar & Rekan · Akuntan Publik p.3 ×4
unresolved person Soaduon Tampubolon p.3
unresolved org PT ADS Platform Indonesia p.3
unresolved org PT Berkat Anugerah Investindo p.3
unresolved org PT Lucaffe Indonesia p.4 ×2
unresolved person Humberg Lie · Notaris p.4
unresolved person Rini Yulianti p.4 ×2
unresolved org Anwar p.4
unresolved org Hanafiah Ponggawa & Partners p.4
unresolved org PT Kreasi p.4
unresolved org PT Graha Modal p.4
unresolved org PT KB Valbury Sekuritas Kepentingan Nonpengendali p.4
unresolved org PT Investasi Jaringan Nusantara p.4
unresolved org PT Dharma Sinar p.4
unresolved org PT RHB Sekuritas Indonesia Rincian p.4
unresolved org PT Telemedia p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result