Skip to content
Back to announcement

20241004_WIDI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31732554_lamp1.pdf

Other Text extracted WIDI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 14

Page 1
                                                                               Jakarta, 04 Oktober 2024
 Nomor                   :   064/CS/WJK-IDX/X/2024
 Lampiran                :   -
 Klasifikasi Surat       :   -
 Perihal                 :   Penjelasan atas Permintaan Tanggapan Bursa

  Kepada Yth,
  Direktur Penilaian Perusahaan
  PT Bursa Efek Indonesia
  Gedung Bursa Efek Indonesia
  Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
  Jakarta – 12190, Indonesia

  Dengan hormat,

  Berdasarkan surat yang dikirimkan dari PT Bursa Efek Indonesia, dengan nomor surat S-
  10316/BEI.PP2/10-2024 tertanggal 02 Oktober 2024 perihal Permintaan Penjelasan Bursa PT Widiant
  Jaya Krenindo Tbk, maka dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:

                                Lampiran Jawaban atas Permintaan Penjelasan
                                 PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (Perseroan)

  A. Penelaahan Laporan Keuangan per 30 Juni 2024

         1. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) No. 5 perihal Piutang Usaha – Neto, piutang
            usaha - neto Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp6.33 miliar atau telah mengalami
            kenaikan sebesar Rp2.38 miliar (60.03%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember
            2023 sebesar Rp3.96 miliar. Kemudian dalam piutang berdasarkan umur, sebesar Rp4,4
            miliar piutang telah jatuh tempo atau meningkat sebesar 44,40% dibandingkan dengan
            periode 31 Desember 2023. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
            a. Latar belakang terdapat peningkatan piutang usaha yang sudah jatuh tempo tersebut.
                Jawab:
                Latar belakang terdapat peningkatan piutang usaha yang sudah jatuh tempo tersebut
                adalah dikarenakan pembayaran dari pihak klien tidak sesuai dengan jatuh tempo dan
                bertambahnya jumlah klien sehingga menyebabkan piutang usaha bertambah.
                Yang tercermin juga dari pendapatan per 30 Juni 2024 naik 86% dibandingkan per Juni
                2023.

                b. Upaya Perseroan untuk dapat memperoleh pelunasan piutang usaha tersebut.
                    Jawab:
                   Beberapa upaya Perseroan untuk dapat memperoleh pelunasan piutang usaha tersebut
                   adalah:
                   1. Perseroan melakukan penagihan secara berkala kepada klien
                   2. mengajukan surat somasi atau peringatan pembayaran kepada klien yang sudah jatuh
                       tempo.
                   3. Perseroan akan memberhentikan pekerjaan alat berat yang disewa kepada pelanggan
                       hingga pembayaran dilakukan (jika alat masih di lokasi proyek).




www.idx.co.id
Page 2
                c. Berdasarkan tanggapan permintaan penjelasan atas penelaahan Laporan Keuangan per
                   31 Desember 2023, Perseroan menjelaskan terdapat 2 pelanggan dengan piutang tidak
                   lancar yaitu PT Indotech Karya Mandiri dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Atas
                   pelanggan tersebut agar dijelaskan bagaimana status pelunasan piutang sampai dengan
                   tanggal tanggapan permintaan penjelasan ini.
                   Jawab:
                   Atas pelanggan tersebut sampai dengan tanggal tanggapan permintaan penjelasan ini
                   bahwa PT Waskita Karya (Persero) Tbk statusnya sudah lunas pada bulan Juli 2024.
                   Kemudian untuk PT Indotech Karya Mandiri statusnya masih terhutang sampai saat ini
                   senilai Rp914.126.488 (sembilan ratus empat belas juta seratus dua puluh enam ribu empat
                   ratus delapan puluh delapan rupiah).

                d. Apakah selain dari 2 pelanggan pada poin sebelumnya terdapat pelanggan dengan
                   piutang tidak lancar? Agar disampaikan rinciannya pada tabel berikut:
                   Jawab:

                     Nama Pelanggan        Jumlah Piutang (Rp) Latar Belakang Keterlambatan
                                                               Pembayaran
                     CV Herind             67.621.600          Proyek yang sedang dijalankan mengalami
                                                               kerugian
                     CV Sakti Trans        52.725.000          Keterlambatan tagihan subkon (CV Sakti)
                     Nusantara                                 dengan kontraktor (PT Tatamulia)

                e. Status pelunasan piutang usaha sampai dengan tanggal tanggapan permintaan penjelasan
                   dengan melengkapi tabel berikut:
                   Jawab:

                     Umur Piutang          Jumlah(Rp)     Pelunasan       Outstanding         Outstanding
                                                          sampai saat ini    (Rp)                (%)
                                                          (Rp)
                      Belum Jatuh Tempo     1.924.324.587    136.023.825 1.788.300.762           93%
                      1-30 hari             2.277.956.983 1.434.573.433 843.383.550              37%
                      31-60 hari              388.821.900    307.758.600    81.063.300           21%
                      61-90 hari              159.659.625    106.934.625    52.725.000           33%

                      Lebih dari 90 hari    1.650.388.700      553.283.111 1.097.105.589         66%
                      Jumlah                6.401.151.795    2.538.573.594 3.862.578.201


                f.   Tindak lanjut Perseroan terhadap pelanggan dengan piutang macet.
                     Jawab:
                     Beberapa tindak lanjut Perseroan terhadap pelanggan dengan piutang macet adalah:
                     1) Perseroan mengirim surat teguran kepada pelanggan apabila terjadi keterlambatan
                        dalam pembayaran.
                     2) Kunjungan langsung ke kantor yang bersangkutan untuk bertemu dengan Management
                        pelanggan.
                     3) Apabila pembayaran masih belum di lunasi 1 (satu) bulan setelah jatuh tempo,




www.idx.co.id
Page 3
                      Perseroan akan memberhentikan pekerjaan alat berat yang disewa kepada pelanggan
                      hingga pembayaran dilakukan (jika alat masih di lokasi proyek).
                   4) Mengajukan surat somasi atau peringatan pembayaran kepada klien dengan status
                      piutang macet atau tidak dapat ditagih.

        2. Berdasarkan CALK nomor 6 perihal Piutang Non-Usaha, Perseroan membukukan saldo
           sebesar Rp36 juta atas piutang pihak berelasi atas nama Susinto Widianto pada 30 Juni 2024.
           Berdasarkan permintaan penjelasan sebelumnya, Perseroan menjelaskan bahwa piutang
           tersebut merupakan piutang atas biaya sewa. Adapun berdasarkan umur piutang non-usaha,
           piutang tersebut sudah jatuh tempo lebih dari 90 hari. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
           a. Apakah biaya sewa tersebut merupakan biaya sewa tempat? Agar disampaikan
               rincian biaya sewa tersebut.
               Jawab:
               Biaya tersebut merupakan biaya sewa 2023 dimana biaya sewa tersebut seharusnya
               sebesar Rp.360.000.000, namun terbayar sejumlah Rp.396.000.000 sehingga selisihnya
               sementara dimasukkan oleh Perseroan sebagai piutang non usaha namun biaya tersebut
               telah dikompensasikan sebagai pembayaran sewa di tahun 2024.

                b. Penjelasan relasi Bapak Susinto Widianto dengan Perseroan.
                   Jawab:
                   Bapak Susinto Widianto merupakan pihak terafiliasi, Dimana Bapak Susinto Widianto
                   merupakan ayah dari Bapak Bernard Widianto.

                c. Latar belakang piutang tersebut belum tertagih.
                   Jawab:
                   Biaya tersebut merupakan biaya sewa 2023 dimana biaya sewa tersebut seharusnya
                   sebesar Rp.360.000.000, namun terbayar sejumlah Rp.396.000.000 sehingga selisihnya
                   sementara dimasukkan oleh Perseroan sebagai piutang non usaha namun biaya tersebut
                   telah dikompensasikan sebagai pembayaran sewa di tahun 2024.

                d. Tindak lanjut Perseroan terhadap piutang tersebut.
                   Jawab:
                   Piutang tersebut telah dikompensasikan sebagai pembayaran sewa di tahun 2024.

        3. Aset tetap - neto Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp28.6 miliar atau telah mengalami
           kenaikan sebesar Rp14,42 miliar (101.62%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember
           2023 sebesar Rp14,19 miliar. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan karena adanya
           penambahan alat berat sebesar Rp15,98 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
           a. Rincian alat berat dan plat kapal yang dibeli oleh Perseroan dengan melengkapi tabel
               berikut:
               Jawab:




www.idx.co.id
Page 4
                b. Agar disampaikan rincian progres terkini atas pembelian alat berat yang dilakukan pada
                   tahun 2023 (yang sebelumnya diakui pada akun uang muka) pada tabel berikut:
                   Jawab:

                     Nama Alat Berat     Jumlah (Rp)         Sumber                  Rincian Status
                                                             Pendanaan
                   Crane 25 Ton merk           1.168.513.000     IPO           Sudah diterima tgl 31
                   Kobelco                                                     Januari 2024
                   Crane 35 Ton merk           1.682.450.000        IPO        Sudah diterima tgl 31 Maret
                   Kato                                                        2024
                   Loader Crane (Truck         1.219.175.676        IPO        Sudah diterima tgl 22
                   & Crane 8 Ton)                                              Februari 2024

                     Jumlah              Rp.4.070.138.676

                c. Pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 Perseroan mengasuransikan alat berat dan
                   kendaraan dengan nilai pertanggungan masing – masing Rp6,4 miliar dan Rp7 miliar.
                   Atas hal tersebut agar disampaikan:
                   i. Latar belakang penurunan nilai pertanggungan asuransi pada 30 Juni 2024. Adapun
                       penurunan tersebut tidak selaras dengan adanya peningkatan alat berat Perseroan per
                       30 Juni 2024.
                       Jawab:
                       Latar belakang penurunan nilai pertanggungan asuransi pada 30 Juni 2024 adalah
                       Perseroan masih mencari vendor asuransi terbaik dengan ketentuan all risk yang
                       mana mayoritas TLO (Total Loss Only).

                    ii. Nilai pertanggungan aset tetap Perseroan pada 30 Juni 2024 adalah sebesar
                        Rp6,4 miliar atau sebesar 22,3% dari total aset tetap neto Perseroan. Atas hal
                        tersebut agar disampaikan analisa Perseroan atas kecukupan nilai pertanggungan




www.idx.co.id
Page 5
                        asuransi tersebut.
                        Jawab:
                        Latar belakang penurunan nilai pertanggungan asuransi pada 30 Juni 2024 adalah
                        Perseroan masih mencari vendor asuransi terbaik dengan ketentuan all risk yang
                        mana mayoritas TLO (Total Loss Only). Perseroan berkeyakinan apabila
                        pertanggungan tersebut di atas telah dilakukan akan cukup untuk meng-cover nilai
                        pertanggungan asuransi.

        4. Berdasarkan CALK nomor 11 perihal perpajakan, Perseroan membukukan saldo taksiran
           pajak penghasilan sebesar Rp256,7 juta pada 30 Juni 2024. Taksiran tagihan pajak tersebut
           akan diselesaikan setelah pemeriksaan oleh Kantor Pajak. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
           a. Apakah saat ini sudah terdapat pemeriksaan pajak oleh Kantor Pajak?
               Jawab:
               Saat ini tidak terdapat pemeriksaan oleh Kantor Pajak.

                b. Estimasi Perseroan perihal realisasi taksiran pajak tersebut.
                   Jawab:
                   Saat ini tidak terdapat pemeriksaan oleh Kantor Pajak.

        5. Berdasarkan CALK nomor 13 perihal Utang Sewa Pembiayaan Konsumen, Perseroan
           membukukan utang sewa pembiayaan kepada PT Maybank Indonesia Finance untuk
           pembiayaan Hyundai Ioniq 5 (mulai dari 15 Agustus 2022 hingga 1 Agustus 2025) dan
           Toyota Fortuner (mulai dari 27 Agustus 2021 hingga 27 Juli 2024). Atas hal tersebut agar
           dijelaskan:
           a. Latar belakang Perseroan melakukan sewa pembiayaan atas mobil tersebut.
                Jawab:
                Latar belakang Perseroan melakukan sewa pembiayaan atas mobil tersebut adalah untuk
                kegiatan operasional Perseroan.

                b. Peruntukan mobil tersebut.
                   Jawab:
                   Peruntukkan mobil tersebut digunakan untuk keperluan operasional Perseroan.

                c. Dalam hal mobil tersebut merupakan remunerasi bagi Direktur/Komisaris, agar
                   dijelaskan latar belakang Perseroan tidak mengungkapkan remunerasi berupa mobil
                   dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun 2023.
                   Jawab:
                   Mobil tersebut bukan merupakan remunerasi untuk Direksi atau Komisaris Perseroan.

        6. Per 30 Juni 2024 Perseroan membukukan saldo laba telah ditentukan penggunaannya sebesar
           Rp25 juta dan belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp3,2 miliar. Berdasarkan
           tanggapan permintaan penjelasan Perseroan sebelumnya, Perseroan menjelaskan bahwa
           Manajemen Perseroan berkomitmen untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT
           mengenai cadangan wajib paling sedikit 20% saat Perseroan telah memiliki saldo laba yang
           cukup namun belum menyampaikan rincian timeline pemenuhannya. Atas hal tersebut agar
           dijelaskan:
           a. Latar belakang Perseroan belum memenuhi ketentuan tersebut per 30 Juni 2024.




www.idx.co.id
Page 6
                   Jawab:
                   Pencadangan tersebut disesuaikan dengan kinerja keuangan Perseroan. Apabila
                   Perseroan telah membukukan laba bersih pada tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya,
                   maka Perseroan akan melakukan pencadangan secara bertahap setiap tahun hingga
                   mencapai ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT.

                b. Timeline pemenuhan ketentuan tersebut.
                   Jawab:
                   Target Perseroan adalah akhir tahun buku 2028.

                c. Bagaimana komitmen manajemen Perseroan untuk memenuhi ketentuan tersebut?
                   Jawab:
                   Perseroan berkomitmen untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT. Apabila
                   Perseroan telah membukukan laba bersih pada tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya,
                   maka Perseroan akan melakukan pencadangan secara bertahap setiap tahun hingga
                   mencapai ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT.

         7. Pendapatan (neto) Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp6,16 miliar atau telah mengalami
            kenaikan sebesar 86,6% jika dibandingkan dengan saldo per 30 Juni 2023 sebesar Rp3,3
            miliar. Kemudian berdasarkan beban pokok pendapatan Perseroan per 30 Juni 2024
            sebesar Rp3,77 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 95,46% jika dibandingkan
            dengan saldo per 30 Juni 2023 sebesar Rp1,93 miliar. Dengan demikian, peningkatan beban
            pokok pendapatan tersebut lebih besar bila dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan.
            Atas hal tersebut agar dijelaskan:
            a. Latar belakang peningkatan beban pokok pendapatan lebih besar dibandingkan
                peningkatan pendapatan Perseroan yang berdampak pada penurunan gross margin ratio
                dari sebelumnya 42% pada 30 Juni 2023 menjadi 39% pada 30 Juni 2024.
                Jawab:
                Latar belakang peningkatan beban pokok pendapatan lebih besar dibandingkan
                peningkatan pendapatan Perseroan adalah karena meningkatnya biaya depresiasi seiring
                dengan penambahan alat Perseroan, peningkatan pada gaji karena adanya peningkatan
                karyawan, pemeliharaan dan sewa.

                b. Bagaimana analisa manajemen terkait dengan efektifitas dan efisiensi biaya yang
                   dikeluarkan oleh Perseroan selama tahun 2024.
                   Jawab:
                   Analisa manajemen terkait dengan efektifitas dan efisiensi biaya yang dikeluarkan oleh
                   Perseroan selama tahun 2024 adalah dengan meminimalisir penambahan karyawan
                   kantor kecuali kebutuhan di lapangan, dan menghemat biaya operasional serta mencari
                   supplier dengan harga yang kompetitif.

        8. Berdasarkan CALK nomor 20 perihal Beban Umum dan Administrasi, beban umum dan
           administrasi Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp1,9 miliar atau telah mengalami
           peningkatan sebesar Rp0,62 miliar (48,52%) jika dibandingkan dengan saldo per 30 Juni
           2023 sebesar Rp1,28 miliar. Selanjutnya Perseroan membukukan akun jasa profesional
           sebesar Rp85,8 juta pada 30 Juni 2024. Atas jasa profesional tersebut agar dijelaskan:
           a. Nama penyedia jasa profesional.




www.idx.co.id
Page 7
                    Jawab:
                    Netincom, KAP Tjahjadi & Tamara, Kantor Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn.

                b. Rincian jasa profesional yang diberikan beserta dengan output yang diterima oleh
                   Perseroan.
                   Jawab:
                   Berikut merupakan rincian atas jasa profesional yang digunakan dan output yang
                   diterima oleh Perseroan:




        9.      Sehubungan dengan ketenagakerjaan Perseroan agar dijelaskan:
                a. Pada tanggapan permintaan penjelasan sebelumnya Perseroan telah menyampaikan
                   jumlah karyawan hingga akhir tahun 2023 adalah sebanyak 36 karyawan, namun
                   demikian pada Laporan Tahunan dan Keberlanjutan dijelaskan bahwa pada tahun 2023
                   Perseroan memiliki total 41 karyawan (termasuk 2 Direktur). Atas hal tersebut agar
                   dijelaskan:
                    i. Latar belakang terdapat perbedaan informasi atas jumlah karyawan tersebut.
                        Jawab:
                        Latar belakang terdapat perbedaan informasi atas jumlah karyawan tersebut terdapat
                        penambahan karyawan sebanyak 5 (lima) orang dikarenakan ada kesalahan dalam
                        menjawab permintaan penjelasan yang mana seharusnya 41 karyawan sesuai dengan
                        Annual Report dan Sustainability Report dan 5 (lima) karyawan tersebut masih
                        dalam masa probation.

                    ii. Agar disampaikan rincian jumlah karyawan dan status kepegawaian dengan
                        melengkapi tabel berikut:
                        Jawab:




www.idx.co.id
Page 8
                b. Berdasarkan ketentuan F.20 dalam POJK nomor 16 /SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan
                   Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, dijelaskan bahwa Laporan
                   Tahunan memuat informasi mengenai kepatuhan Emiten dan Perusahaan Publik terhadap
                   upah minimum regional (UMR), yakni informasi mengenai persentase remunerasi
                   pegawai tetap di tingkat terendah terhadap UMR. Berdasarkan informasi pada Laporan
                   Tahunan Perseroan tahun 2023, Perseroan belum mencantumkan informasi persentase
                   remunerasi pegawai tetap di tingkat terandah terhadap UMR. Dengan demikian agar
                   disampaikan struktur gaji karyawan Perseroan sesuai dengan status kepegawaian (tetap,
                   kontrak, outsource) beserta dengan pemenuhan ketentuan UMR.
                   Jawab:
                   Struktur gaji merujuk pada sistem yang mengatur bagaimana gaji atau imbalan finansial
                   karyawan ditentukan dan dibayarkan. Biasanya, struktur gaji mencakup beberapa elemen
                   penting, seperti:

                    Gaji Pokok: Komponen dasar dari penghasilan karyawan yang biasanya ditentukan
                    berdasarkan posisi, pengalaman, dan kualifikasi.

                    Tunjangan: Ini bisa mencakup tunjangan kesehatan, tunjangan transportasi, tunjangan
                    makan, dan tunjangan lainnya yang diberikan di luar gaji pokok.

                    Bonus: Pembayaran tambahan yang diberikan berdasarkan kinerja individu atau
                    perusahaan, seperti bonus tahunan, bonus proyek, atau insentif.

                    Komisi: Untuk posisi tertentu, seperti sales, komisi berdasarkan penjualan yang berhasil
                    dilakukan bisa menjadi bagian penting dari struktur gaji.

                    Kenaikan Gaji: Proses di mana gaji karyawan meningkat seiring waktu, sering kali
                    berdasarkan kinerja, masa kerja, atau evaluasi tahunan.

                    Fasilitas Lain: Ini bisa mencakup tunjangan pensiun, cuti tahunan, dan fasilitas lainnya
                    yang meningkatkan paket kompensasi keseluruhan.

  B. Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

         10. Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum saham PT Widiant Jaya
             Krenindo (WIDI) yang disampaikan pada tanggal 10 Juli 2024, Perseroan telah
             merealisasikan penggunaan dana penawaran umum sebesar Rp26,49 miliar atau 70,01% dari
             total hasil bersih penawaran umum WIDI sebesar Rp37,8 miliar. Atas hal tersebut agar
             dijelaskan:
             a. Latar belakang penggunaan dana untuk modal kerja baru direalisasikan sebesar
                  Rp8,1 miliar (51,96% dari total rencana).
                 Jawab:
                 Latar belakang penggunaan dana untuk modal kerja baru direalisasikan sebesar Rp8,1
                 miliar dikarenakan penggunaan dana tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasional
                 Perseroan.

                b. Perincian penggunaan atas realisasi penggunaan dana modal kerja oleh Perseroan.




www.idx.co.id
Page 9
                   Jawab:
                   Berikut perincian penggunaan atas realisasi penggunaan dana modal kerja oleh Perseroan
                   sebagai berikut:




                c. Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum.
                   Jawab:
                   Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum
                   adalah sebagai berikut:
                   (1) Belanja Modal diperkirakan selambat-lambatnya sampai dengan Tahun 2025.
                   (2) Modal Kerja diperkirakan selambat-lambatnya sampai dengan Tahun 2025.

        11. Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum Perseroan menjelaskan
            bahwa telah menggunakan dana sebesar Rp18,4 miliar untuk pembelian alat berat (belanja
            modal). Namun demikian berdasarkan CALK nomor 8 perihal Aset Tetap – Neto, pada tahun
            2023 Perseroan membukukan penambahan alat berat sebesar Rp5.4 miliar dan pada
            30 Juni 2023 Perseroan membukukan penambahan alat berat sebesar Rp16 miliar. Atas hal
            tersebut agar dijelaskan:
            a. Latar belakang terdapat perbedaan antara nilai pembelian alat berat pada laporan realisasi
                 penggunaan dana penawaran umum dengan laporan keuangan.
                 Jawab:
                 Latar belakang terdapat perbedaan antara nilai pembelian alat berat pada laporan realisasi
                 penggunaan dana penawaran umum dengan laporan keuangan adalah karena di laporan
                 keuangan tidak termasuk unsur PPn dan PPh impor.

                b. Perincian alat berat yang dibeli menggunakan dana penawaran umum.
                   Jawab:
                   Rincian pembelian alat berat yang menggunakan dana penawaran umum adalah sebagai
                   berikut:

                      No                Alat Berat                       Nominal (Rp)
                       1    Excavator SK200 merek Kobelco                         1.465.200.000
                       2    Scissor Lift Zoomlion                                   290.000.000
                       3    Crane 25 Ton merek Kobelco                            2.078.813.758




www.idx.co.id
Page 10
                      4     Crane 35 Ton merek Kato                               2.870.315.331
                      5     Loader Crane 8 ton                                    1.849.275.000
                      6     Excavator SK 50 merek Kobelco                           621.600.000
                            Crane 25 Ton Rough Terrain
                      7                                                           1.312.086.000
                            merek Tadano
                            Crane 50 Ton Rough Terrain
                      8                                                           3.951.503.210
                            merek Tadano
                            Crane 60 Ton Rough Terrain
                      9                                                           3.924.969.498
                            merek Kato
                                     Total                                      18.363.762.797

        12. Sehubungan dengan dana hasil konversi waran, hingga 30 Juni 2024 Perseroan telah
            memperoleh dana hasil konversi waran sebesar Rp2.375.880. Namun demikian Perseroan
            belum melakukan realisasi penggunaan dana tersebut untuk modal kerja. Atas hal tersebut
            agar dijelaskan:
            a. Latar belakang Perseroan belum merealisasikan penggunaan dana hasil konversi waran
                tersebut.
                Jawab:
                Latar belakang Perseroan belum merealisasikan penggunaan dana hasil konversi waran
                tersebut dikarenakan Perseroan kurang memperhatikan dana hasil konversi waran
                tersebut. Perseroan akan segera merealisasikan dana hasil konversi waran tersebut
                sebagai modal kerja.

                b. Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum.
                   Jawab:
                   Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum
                   diperkirakan sampai dengan akhir tahun 2025.

  C. Proyeksi Keuangan

        13. Pada saat dengar pendapat, Perseroan menjelaskan bahwa Perseroan memiliki proyeksi
            keuangan yang telah direvisi dengan lebih konservatif. Atas hal tersebut agar disampaikan
            proyeksi keuangan Perseroan terkini.
            Jawab:
            Terlampir

  D. Good Corporate Governance (GCG)

         14. Sehubungan dengan fungsi Komisaris sebagai pengawas dan penasihat Direksi agar dijelaskan:
             a. Pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris hingga saat ini.
                 Jawab:
                 Pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris hingga saat ini adalah telah melaksanakan
                 pengawasan terhadap jalannya Perseroan yang dilakukan oleh Direksi dan secara aktif
                 memberikan nasihat atas kinerja Direksi sesuai dengan peran Komisaris sebagai
                 pengawas pengelolaan Perseroan yang dijalankan oleh Direksi agar sesuai dengan
                 Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS.




www.idx.co.id
Page 11
                b. Apakah pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris sudah terlaksana dengan baik dan
                   sesuai dengan ketentuan hingga saat ini?
                   Jawab:
                   Ya, hingga saat ini pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris sudah terlaksana dengan
                   baik dan sesuai dengan ketentuan.

                c. Jika belum, agar dijelaskan latar belakangnya.
                   Jawab:
                   -

                d. Agar disampaikan daftar rapat dan kehadiran rapat seluruh anggota Dewan Komisaris
                   hingga saat ini.
                   Jawab:
                   Terlampir

                e. Dalam Laporan Tahunan Perseroan dijelaskan bahwa Dewan Komisaris menilai Direksi
                   beserta    jajaran     manajemen      telah    menunjukkan       komitmennya   untuk
                   mengimplementasikan GCG dalam setiap aktivitas bisnis yang dijalankan Perseroan.
                   Atas pernyataan tersebut agar disampaikan perincian bagaimana komitmen dan upaya
                   yang dilaksanakan oleh Direksi dan jajaran manajemen dalam mengimplementasikan
                   GCG?
                   Jawab:
                   Komitmen dan upaya yang dilaksanakan oleh Direksi dan jajaran manajemen dalam
                   mengimplementasikan GCG adalah:
                   a) Menetapkan target usaha, anggaran, strategi, dan kebijakan strategis dalam bentuk
                      Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
                   b) Bertanggung jawab atas pelaksanaan kinerja operasional Perseroan.
                   c) Memastikan bahwa laporan keuangan dan informasi perusahaan lainnya disajikan
                      dengan jelas dan tepat waktu kepada pemangku kepentingan.

        15. Sehubungan dengan diangkatnya Sdri. Mega Siti Sofia sebagai Komisaris
            Independen Perseroan yang baru, agar disampaikan:
            a. Latar belakang Sdri. Mega Siti Sofia bergabung dengan Perseroan.
                Jawab:
                Latar belakang Sdri. Mega Siti Sofia bergabung dengan Perseroan adalah karena
                mendapat referensi langsung dari Pak Salim Thaiyit yang sebelumnya mengundurkan
                diri.

                b. Data pribadi yang mencakup usia, kewarganegaraan dan riwayat pendidikan.
                   Jawab:
                   Nama                     : Mega Siti Sofia
                   Usia                     : 33 Tahun
                   Kewarganegaraan          : Indonesia
                   Riwayat Pendidikan       : 2017 – 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan

                c. Riwayat penunjukan dan hubungan afiliasi dengan Perseroan.




www.idx.co.id
Page 12
                     Jawab:
                     Tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan.

                d. Riwayat jabatan.
                   Jawab:
                   PT Maybank Indonesia
                   Oktober 2019     –           Juni 2021       (Personal Financial Advisor)
                   Juni 2021        –           Januari 2024    (Relationship Manager)

                e. Periode dan masa jabatan.
                   Jawab:
                   Oktober 2019      –       Januari 2024       (Divisi Marketing)

                f.   Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti (jika ada).
                     Jawab:
                     1) Certified Financial Planner – (Financial Planning Standards Board Indonesia)
                     2) Sertifikasi Consultative Selling Skills – (Global Top Career)
                     3) Sertifikasi Highly Effective People – (Franklin Covey Indonesia)

        16. Sehubungan dengan fungsi Komite Audit sebagai pembantu pelaksanaan tugas dan
            fungsi Dewan Komisaris agar dijelaskan:
            a. Pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit hingga saat ini.
                Jawab:
                Pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit hingga saat ini adalah menelaah dan
                melaporkan kepada Dewan Komisaris atas proses akuntansi dan pelaporan keuangan
                Perseroan sekaligus menjadi penyambung antara eksternal dengan internal audit.

                b. Apakah pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit sudah terlaksana dengan baik dan
                   sesuai dengan ketentuan hingga saat ini?
                   Jawab:
                   Ya, hingga saat ini pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit sudah terlaksana
                   dengan baik dan sesuai dengan ketentuan.

                c. Apakah rapat komite audit telah dilaksanakan sesuai ketentuan yaitu minimum 1 kali
                   dalam 3 bulan hingga saat ini?
                   Jawab:
                   Ya, rapat komite audit telah dilaksanakan sesuai ketentuan yaitu minimum 1 kali dalam 3
                   bulan.

                d. Jika belum, agar dijelaskan latar belakangnya.
                   Jawab :
                   Rapat komite audit telah dilaksanakan sesuai ketentuan yaitu minimum 1 kali dalam 3
                   bulan.

                e. Hal-hal yang menjadi concern dari Komite Audit selama pelaksanaan tugas menjadi
                   Komite Audit dan tindak lanjut yang sudah dilakukan oleh Perseroan.
                   Jawab:




www.idx.co.id
Page 13
                   Hal-hal yang menjadi concern dari Komite Audit selama pelaksanaan tugas menjadi
                   Komite Audit adalah prosedur untuk pelanggan baru yang mana diwajibkan untuk
                   melakukan uang muka sebelum alat dikirim untuk mencegah gagal bayar atau terlambat
                   bayar.
                   Perseroan telah melaksanakan saran dari Komite Audit.

        17. Apakah terdapat rencana dari pemegang saham mayoritas (>5%) Perseroan terkait
            kepemilikan saham Perseroan seperti divestasi atau rencana lainnya?
            Jawab:
            Berdasarkan informasi yang telah kami peroleh, hingga saat ini tidak terdapat rencana
            divestasi atau rencana lainnya dari pemegang saham mayoritas (>5%) Perseroan.

        18. Apakah Perseroan mengetahui aktifitas pemegang saham Perseroan minoritas (<5%)
            Perseroan terkait dengan rencana penambahan porsi kepemilikan saham untuk menjadi
            pemegang saham mayoritas (>5%)?
            Jawab:
            Perseroan tidak mengetahui aktifitas pemegang saham Perseroan minoritas (<5%) Perseroan
            terkait dengan rencana penambahan porsi kepemilikan saham untuk menjadi pemegang
            saham mayoritas (>5%).

        19. Sehubungan dengan adanya pemberitaan media massa mengenai penambahan porsi
            kepemilikan saham Perseroan oleh Robby Widjaja dari sebelumnya hanya memiliki 1,95%
            saham Perseroan per Desember 2023 menjadi 5,97% per Januari 2024, agar dijelaskan:
            a. Kebenaran atas pemberitaan tersebut.
                Jawab:
                Pemberitaan pada media massa tersebut adalah benar.

                b. Apabila benar, agar dijelaskan latar belakang Perseroan tidak melaporkan pemegang
                   saham atas nama Robby Widjaja ke dalam daftar Pemegang Saham > 5% yang ada pada
                   Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek.
                   Jawab:
                   Perseroan tidak melaporkan pemegang saham atas nama Robby Widjaja ke dalam daftar
                   Pemegang Saham > 5% yang ada pada Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per
                   31 Januari 2024 karena pada periode pelaporan tersebut pemegang saham atas nama
                   Robby Widjaja tidak termasuk ke dalam daftar Pemegang Saham > 5% sesuai dengan
                   laporan Data Pemegang Saham (DPS) dari BAE.

                c. Dampak perubahan kepemilikan saham Perseroan terhadap Perseroan.
                   Jawab:
                   Terkait dengan perubahan kepemilikan saham Perseroan tersebut, tidak berdampak
                   terhadap kinerja keuangan maupun operasional Perseroan.

        20. Apakah Perseroan mengetahui adanya aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh
            Pemegang Saham Perseroan? Apakah Perseroan pernah menerima aliran uang yang
            bersumber dari aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh pemegang saham?
            Jawab:
            Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh




www.idx.co.id
Page 14
                Pemegang Saham Perseroan.
                Perseroan tidak pernah menerima aliran uang yang bersumber dari aktivitas gadai saham
                (repo) yang dilakukan oleh pemegang saham.

        21. Menurut Perseroan, faktor-faktor apakah yang dapat menjadi sentimen terkait penurunan
            harga saham Perseroan?
            Jawab:
            Menurut Perseroan, faktor-faktor yang dapat menjadi sentimen terkait penurunan harga
            saham Perseroan adalah sebagai berikut:
            - Kondisi pasar yang mengalami penurunan.
            - Data dan informasi mengenai Perseroan, kinerja, prospek usaha Perseroan serta industri
                dimana Perseroan bergerak yang cenderung bersifat negatif.
            - Penilaian terhadap direksi dan manajemen, operasi atau kinerja Perseroan, serta prospek
                pendapatan Perseroan di masa mendatang yang cenderung bersifat negatif.

        22. Apakah terdapat rencana aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan di tahun 2024-2025?
            Jika ada, mohon penjelasan lebih lanjut terkait dengan skema rencana aksi korporasi tersebut,
            termasuk timeline rencana pelaksanaan.
            Jawab:
            Sampai saat ini, tidak ada rencana aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan di tahun
            2024-2025.

        23. Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
            Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
            Jawab:
            Tidak ada informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
            harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
            publik.

                                                    --o--




www.idx.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.79 MB
Published4 Oct 2024
Pages14
Characters38,044
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Bernard Widianto. p.3
linked person Mega Siti Sofia · Komisaris p.11 ×6
linked person Salim Thaiyit p.11
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Waskita Karya (Persero) Tbk. p.2 ×5
possible person Susinto Widianto p.3 ×6
possible org Tjahjadi p.7
unresolved org Widiant Jaya Krenindo Tbk p.1 ×5
unresolved org PT Indotech Karya Mandiri p.2 ×2
unresolved org PT Tatamulia p.2
unresolved person Kantor Notaris Christina Dwi Utami p.7
unresolved — Kewarganegaraan p.11
unresolved — Riwayat Pendidikan p.11

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result