Back to announcement
20241004_WIDI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31732554_lamp1.pdf
Other Text extracted WIDISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 14
Page 1
Jakarta, 04 Oktober 2024
Nomor : 064/CS/WJK-IDX/X/2024
Lampiran : -
Klasifikasi Surat : -
Perihal : Penjelasan atas Permintaan Tanggapan Bursa
Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta – 12190, Indonesia
Dengan hormat,
Berdasarkan surat yang dikirimkan dari PT Bursa Efek Indonesia, dengan nomor surat S-
10316/BEI.PP2/10-2024 tertanggal 02 Oktober 2024 perihal Permintaan Penjelasan Bursa PT Widiant
Jaya Krenindo Tbk, maka dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut:
Lampiran Jawaban atas Permintaan Penjelasan
PT Widiant Jaya Krenindo Tbk (Perseroan)
A. Penelaahan Laporan Keuangan per 30 Juni 2024
1. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) No. 5 perihal Piutang Usaha – Neto, piutang
usaha - neto Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp6.33 miliar atau telah mengalami
kenaikan sebesar Rp2.38 miliar (60.03%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember
2023 sebesar Rp3.96 miliar. Kemudian dalam piutang berdasarkan umur, sebesar Rp4,4
miliar piutang telah jatuh tempo atau meningkat sebesar 44,40% dibandingkan dengan
periode 31 Desember 2023. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang terdapat peningkatan piutang usaha yang sudah jatuh tempo tersebut.
Jawab:
Latar belakang terdapat peningkatan piutang usaha yang sudah jatuh tempo tersebut
adalah dikarenakan pembayaran dari pihak klien tidak sesuai dengan jatuh tempo dan
bertambahnya jumlah klien sehingga menyebabkan piutang usaha bertambah.
Yang tercermin juga dari pendapatan per 30 Juni 2024 naik 86% dibandingkan per Juni
2023.
b. Upaya Perseroan untuk dapat memperoleh pelunasan piutang usaha tersebut.
Jawab:
Beberapa upaya Perseroan untuk dapat memperoleh pelunasan piutang usaha tersebut
adalah:
1. Perseroan melakukan penagihan secara berkala kepada klien
2. mengajukan surat somasi atau peringatan pembayaran kepada klien yang sudah jatuh
tempo.
3. Perseroan akan memberhentikan pekerjaan alat berat yang disewa kepada pelanggan
hingga pembayaran dilakukan (jika alat masih di lokasi proyek).
www.idx.co.id
Page 2
c. Berdasarkan tanggapan permintaan penjelasan atas penelaahan Laporan Keuangan per
31 Desember 2023, Perseroan menjelaskan terdapat 2 pelanggan dengan piutang tidak
lancar yaitu PT Indotech Karya Mandiri dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Atas
pelanggan tersebut agar dijelaskan bagaimana status pelunasan piutang sampai dengan
tanggal tanggapan permintaan penjelasan ini.
Jawab:
Atas pelanggan tersebut sampai dengan tanggal tanggapan permintaan penjelasan ini
bahwa PT Waskita Karya (Persero) Tbk statusnya sudah lunas pada bulan Juli 2024.
Kemudian untuk PT Indotech Karya Mandiri statusnya masih terhutang sampai saat ini
senilai Rp914.126.488 (sembilan ratus empat belas juta seratus dua puluh enam ribu empat
ratus delapan puluh delapan rupiah).
d. Apakah selain dari 2 pelanggan pada poin sebelumnya terdapat pelanggan dengan
piutang tidak lancar? Agar disampaikan rinciannya pada tabel berikut:
Jawab:
Nama Pelanggan Jumlah Piutang (Rp) Latar Belakang Keterlambatan
Pembayaran
CV Herind 67.621.600 Proyek yang sedang dijalankan mengalami
kerugian
CV Sakti Trans 52.725.000 Keterlambatan tagihan subkon (CV Sakti)
Nusantara dengan kontraktor (PT Tatamulia)
e. Status pelunasan piutang usaha sampai dengan tanggal tanggapan permintaan penjelasan
dengan melengkapi tabel berikut:
Jawab:
Umur Piutang Jumlah(Rp) Pelunasan Outstanding Outstanding
sampai saat ini (Rp) (%)
(Rp)
Belum Jatuh Tempo 1.924.324.587 136.023.825 1.788.300.762 93%
1-30 hari 2.277.956.983 1.434.573.433 843.383.550 37%
31-60 hari 388.821.900 307.758.600 81.063.300 21%
61-90 hari 159.659.625 106.934.625 52.725.000 33%
Lebih dari 90 hari 1.650.388.700 553.283.111 1.097.105.589 66%
Jumlah 6.401.151.795 2.538.573.594 3.862.578.201
f. Tindak lanjut Perseroan terhadap pelanggan dengan piutang macet.
Jawab:
Beberapa tindak lanjut Perseroan terhadap pelanggan dengan piutang macet adalah:
1) Perseroan mengirim surat teguran kepada pelanggan apabila terjadi keterlambatan
dalam pembayaran.
2) Kunjungan langsung ke kantor yang bersangkutan untuk bertemu dengan Management
pelanggan.
3) Apabila pembayaran masih belum di lunasi 1 (satu) bulan setelah jatuh tempo,
www.idx.co.id
Page 3
Perseroan akan memberhentikan pekerjaan alat berat yang disewa kepada pelanggan
hingga pembayaran dilakukan (jika alat masih di lokasi proyek).
4) Mengajukan surat somasi atau peringatan pembayaran kepada klien dengan status
piutang macet atau tidak dapat ditagih.
2. Berdasarkan CALK nomor 6 perihal Piutang Non-Usaha, Perseroan membukukan saldo
sebesar Rp36 juta atas piutang pihak berelasi atas nama Susinto Widianto pada 30 Juni 2024.
Berdasarkan permintaan penjelasan sebelumnya, Perseroan menjelaskan bahwa piutang
tersebut merupakan piutang atas biaya sewa. Adapun berdasarkan umur piutang non-usaha,
piutang tersebut sudah jatuh tempo lebih dari 90 hari. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Apakah biaya sewa tersebut merupakan biaya sewa tempat? Agar disampaikan
rincian biaya sewa tersebut.
Jawab:
Biaya tersebut merupakan biaya sewa 2023 dimana biaya sewa tersebut seharusnya
sebesar Rp.360.000.000, namun terbayar sejumlah Rp.396.000.000 sehingga selisihnya
sementara dimasukkan oleh Perseroan sebagai piutang non usaha namun biaya tersebut
telah dikompensasikan sebagai pembayaran sewa di tahun 2024.
b. Penjelasan relasi Bapak Susinto Widianto dengan Perseroan.
Jawab:
Bapak Susinto Widianto merupakan pihak terafiliasi, Dimana Bapak Susinto Widianto
merupakan ayah dari Bapak Bernard Widianto.
c. Latar belakang piutang tersebut belum tertagih.
Jawab:
Biaya tersebut merupakan biaya sewa 2023 dimana biaya sewa tersebut seharusnya
sebesar Rp.360.000.000, namun terbayar sejumlah Rp.396.000.000 sehingga selisihnya
sementara dimasukkan oleh Perseroan sebagai piutang non usaha namun biaya tersebut
telah dikompensasikan sebagai pembayaran sewa di tahun 2024.
d. Tindak lanjut Perseroan terhadap piutang tersebut.
Jawab:
Piutang tersebut telah dikompensasikan sebagai pembayaran sewa di tahun 2024.
3. Aset tetap - neto Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp28.6 miliar atau telah mengalami
kenaikan sebesar Rp14,42 miliar (101.62%) jika dibandingkan dengan saldo per 31 Desember
2023 sebesar Rp14,19 miliar. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan karena adanya
penambahan alat berat sebesar Rp15,98 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Rincian alat berat dan plat kapal yang dibeli oleh Perseroan dengan melengkapi tabel
berikut:
Jawab:
www.idx.co.id
Page 4
b. Agar disampaikan rincian progres terkini atas pembelian alat berat yang dilakukan pada
tahun 2023 (yang sebelumnya diakui pada akun uang muka) pada tabel berikut:
Jawab:
Nama Alat Berat Jumlah (Rp) Sumber Rincian Status
Pendanaan
Crane 25 Ton merk 1.168.513.000 IPO Sudah diterima tgl 31
Kobelco Januari 2024
Crane 35 Ton merk 1.682.450.000 IPO Sudah diterima tgl 31 Maret
Kato 2024
Loader Crane (Truck 1.219.175.676 IPO Sudah diterima tgl 22
& Crane 8 Ton) Februari 2024
Jumlah Rp.4.070.138.676
c. Pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 Perseroan mengasuransikan alat berat dan
kendaraan dengan nilai pertanggungan masing – masing Rp6,4 miliar dan Rp7 miliar.
Atas hal tersebut agar disampaikan:
i. Latar belakang penurunan nilai pertanggungan asuransi pada 30 Juni 2024. Adapun
penurunan tersebut tidak selaras dengan adanya peningkatan alat berat Perseroan per
30 Juni 2024.
Jawab:
Latar belakang penurunan nilai pertanggungan asuransi pada 30 Juni 2024 adalah
Perseroan masih mencari vendor asuransi terbaik dengan ketentuan all risk yang
mana mayoritas TLO (Total Loss Only).
ii. Nilai pertanggungan aset tetap Perseroan pada 30 Juni 2024 adalah sebesar
Rp6,4 miliar atau sebesar 22,3% dari total aset tetap neto Perseroan. Atas hal
tersebut agar disampaikan analisa Perseroan atas kecukupan nilai pertanggungan
www.idx.co.id
Page 5
asuransi tersebut.
Jawab:
Latar belakang penurunan nilai pertanggungan asuransi pada 30 Juni 2024 adalah
Perseroan masih mencari vendor asuransi terbaik dengan ketentuan all risk yang
mana mayoritas TLO (Total Loss Only). Perseroan berkeyakinan apabila
pertanggungan tersebut di atas telah dilakukan akan cukup untuk meng-cover nilai
pertanggungan asuransi.
4. Berdasarkan CALK nomor 11 perihal perpajakan, Perseroan membukukan saldo taksiran
pajak penghasilan sebesar Rp256,7 juta pada 30 Juni 2024. Taksiran tagihan pajak tersebut
akan diselesaikan setelah pemeriksaan oleh Kantor Pajak. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Apakah saat ini sudah terdapat pemeriksaan pajak oleh Kantor Pajak?
Jawab:
Saat ini tidak terdapat pemeriksaan oleh Kantor Pajak.
b. Estimasi Perseroan perihal realisasi taksiran pajak tersebut.
Jawab:
Saat ini tidak terdapat pemeriksaan oleh Kantor Pajak.
5. Berdasarkan CALK nomor 13 perihal Utang Sewa Pembiayaan Konsumen, Perseroan
membukukan utang sewa pembiayaan kepada PT Maybank Indonesia Finance untuk
pembiayaan Hyundai Ioniq 5 (mulai dari 15 Agustus 2022 hingga 1 Agustus 2025) dan
Toyota Fortuner (mulai dari 27 Agustus 2021 hingga 27 Juli 2024). Atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang Perseroan melakukan sewa pembiayaan atas mobil tersebut.
Jawab:
Latar belakang Perseroan melakukan sewa pembiayaan atas mobil tersebut adalah untuk
kegiatan operasional Perseroan.
b. Peruntukan mobil tersebut.
Jawab:
Peruntukkan mobil tersebut digunakan untuk keperluan operasional Perseroan.
c. Dalam hal mobil tersebut merupakan remunerasi bagi Direktur/Komisaris, agar
dijelaskan latar belakang Perseroan tidak mengungkapkan remunerasi berupa mobil
dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun 2023.
Jawab:
Mobil tersebut bukan merupakan remunerasi untuk Direksi atau Komisaris Perseroan.
6. Per 30 Juni 2024 Perseroan membukukan saldo laba telah ditentukan penggunaannya sebesar
Rp25 juta dan belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp3,2 miliar. Berdasarkan
tanggapan permintaan penjelasan Perseroan sebelumnya, Perseroan menjelaskan bahwa
Manajemen Perseroan berkomitmen untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT
mengenai cadangan wajib paling sedikit 20% saat Perseroan telah memiliki saldo laba yang
cukup namun belum menyampaikan rincian timeline pemenuhannya. Atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang Perseroan belum memenuhi ketentuan tersebut per 30 Juni 2024.
www.idx.co.id
Page 6
Jawab:
Pencadangan tersebut disesuaikan dengan kinerja keuangan Perseroan. Apabila
Perseroan telah membukukan laba bersih pada tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya,
maka Perseroan akan melakukan pencadangan secara bertahap setiap tahun hingga
mencapai ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT.
b. Timeline pemenuhan ketentuan tersebut.
Jawab:
Target Perseroan adalah akhir tahun buku 2028.
c. Bagaimana komitmen manajemen Perseroan untuk memenuhi ketentuan tersebut?
Jawab:
Perseroan berkomitmen untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT. Apabila
Perseroan telah membukukan laba bersih pada tahun 2024 dan tahun-tahun selanjutnya,
maka Perseroan akan melakukan pencadangan secara bertahap setiap tahun hingga
mencapai ketentuan Pasal 70 ayat (3) UUPT.
7. Pendapatan (neto) Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp6,16 miliar atau telah mengalami
kenaikan sebesar 86,6% jika dibandingkan dengan saldo per 30 Juni 2023 sebesar Rp3,3
miliar. Kemudian berdasarkan beban pokok pendapatan Perseroan per 30 Juni 2024
sebesar Rp3,77 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 95,46% jika dibandingkan
dengan saldo per 30 Juni 2023 sebesar Rp1,93 miliar. Dengan demikian, peningkatan beban
pokok pendapatan tersebut lebih besar bila dibandingkan peningkatan pendapatan Perseroan.
Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan beban pokok pendapatan lebih besar dibandingkan
peningkatan pendapatan Perseroan yang berdampak pada penurunan gross margin ratio
dari sebelumnya 42% pada 30 Juni 2023 menjadi 39% pada 30 Juni 2024.
Jawab:
Latar belakang peningkatan beban pokok pendapatan lebih besar dibandingkan
peningkatan pendapatan Perseroan adalah karena meningkatnya biaya depresiasi seiring
dengan penambahan alat Perseroan, peningkatan pada gaji karena adanya peningkatan
karyawan, pemeliharaan dan sewa.
b. Bagaimana analisa manajemen terkait dengan efektifitas dan efisiensi biaya yang
dikeluarkan oleh Perseroan selama tahun 2024.
Jawab:
Analisa manajemen terkait dengan efektifitas dan efisiensi biaya yang dikeluarkan oleh
Perseroan selama tahun 2024 adalah dengan meminimalisir penambahan karyawan
kantor kecuali kebutuhan di lapangan, dan menghemat biaya operasional serta mencari
supplier dengan harga yang kompetitif.
8. Berdasarkan CALK nomor 20 perihal Beban Umum dan Administrasi, beban umum dan
administrasi Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp1,9 miliar atau telah mengalami
peningkatan sebesar Rp0,62 miliar (48,52%) jika dibandingkan dengan saldo per 30 Juni
2023 sebesar Rp1,28 miliar. Selanjutnya Perseroan membukukan akun jasa profesional
sebesar Rp85,8 juta pada 30 Juni 2024. Atas jasa profesional tersebut agar dijelaskan:
a. Nama penyedia jasa profesional.
www.idx.co.id
Page 7
Jawab:
Netincom, KAP Tjahjadi & Tamara, Kantor Notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Kn.
b. Rincian jasa profesional yang diberikan beserta dengan output yang diterima oleh
Perseroan.
Jawab:
Berikut merupakan rincian atas jasa profesional yang digunakan dan output yang
diterima oleh Perseroan:
9. Sehubungan dengan ketenagakerjaan Perseroan agar dijelaskan:
a. Pada tanggapan permintaan penjelasan sebelumnya Perseroan telah menyampaikan
jumlah karyawan hingga akhir tahun 2023 adalah sebanyak 36 karyawan, namun
demikian pada Laporan Tahunan dan Keberlanjutan dijelaskan bahwa pada tahun 2023
Perseroan memiliki total 41 karyawan (termasuk 2 Direktur). Atas hal tersebut agar
dijelaskan:
i. Latar belakang terdapat perbedaan informasi atas jumlah karyawan tersebut.
Jawab:
Latar belakang terdapat perbedaan informasi atas jumlah karyawan tersebut terdapat
penambahan karyawan sebanyak 5 (lima) orang dikarenakan ada kesalahan dalam
menjawab permintaan penjelasan yang mana seharusnya 41 karyawan sesuai dengan
Annual Report dan Sustainability Report dan 5 (lima) karyawan tersebut masih
dalam masa probation.
ii. Agar disampaikan rincian jumlah karyawan dan status kepegawaian dengan
melengkapi tabel berikut:
Jawab:
www.idx.co.id
Page 8
b. Berdasarkan ketentuan F.20 dalam POJK nomor 16 /SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan
Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, dijelaskan bahwa Laporan
Tahunan memuat informasi mengenai kepatuhan Emiten dan Perusahaan Publik terhadap
upah minimum regional (UMR), yakni informasi mengenai persentase remunerasi
pegawai tetap di tingkat terendah terhadap UMR. Berdasarkan informasi pada Laporan
Tahunan Perseroan tahun 2023, Perseroan belum mencantumkan informasi persentase
remunerasi pegawai tetap di tingkat terandah terhadap UMR. Dengan demikian agar
disampaikan struktur gaji karyawan Perseroan sesuai dengan status kepegawaian (tetap,
kontrak, outsource) beserta dengan pemenuhan ketentuan UMR.
Jawab:
Struktur gaji merujuk pada sistem yang mengatur bagaimana gaji atau imbalan finansial
karyawan ditentukan dan dibayarkan. Biasanya, struktur gaji mencakup beberapa elemen
penting, seperti:
Gaji Pokok: Komponen dasar dari penghasilan karyawan yang biasanya ditentukan
berdasarkan posisi, pengalaman, dan kualifikasi.
Tunjangan: Ini bisa mencakup tunjangan kesehatan, tunjangan transportasi, tunjangan
makan, dan tunjangan lainnya yang diberikan di luar gaji pokok.
Bonus: Pembayaran tambahan yang diberikan berdasarkan kinerja individu atau
perusahaan, seperti bonus tahunan, bonus proyek, atau insentif.
Komisi: Untuk posisi tertentu, seperti sales, komisi berdasarkan penjualan yang berhasil
dilakukan bisa menjadi bagian penting dari struktur gaji.
Kenaikan Gaji: Proses di mana gaji karyawan meningkat seiring waktu, sering kali
berdasarkan kinerja, masa kerja, atau evaluasi tahunan.
Fasilitas Lain: Ini bisa mencakup tunjangan pensiun, cuti tahunan, dan fasilitas lainnya
yang meningkatkan paket kompensasi keseluruhan.
B. Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
10. Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum saham PT Widiant Jaya
Krenindo (WIDI) yang disampaikan pada tanggal 10 Juli 2024, Perseroan telah
merealisasikan penggunaan dana penawaran umum sebesar Rp26,49 miliar atau 70,01% dari
total hasil bersih penawaran umum WIDI sebesar Rp37,8 miliar. Atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang penggunaan dana untuk modal kerja baru direalisasikan sebesar
Rp8,1 miliar (51,96% dari total rencana).
Jawab:
Latar belakang penggunaan dana untuk modal kerja baru direalisasikan sebesar Rp8,1
miliar dikarenakan penggunaan dana tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasional
Perseroan.
b. Perincian penggunaan atas realisasi penggunaan dana modal kerja oleh Perseroan.
www.idx.co.id
Page 9
Jawab:
Berikut perincian penggunaan atas realisasi penggunaan dana modal kerja oleh Perseroan
sebagai berikut:
c. Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum.
Jawab:
Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum
adalah sebagai berikut:
(1) Belanja Modal diperkirakan selambat-lambatnya sampai dengan Tahun 2025.
(2) Modal Kerja diperkirakan selambat-lambatnya sampai dengan Tahun 2025.
11. Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana penawaran umum Perseroan menjelaskan
bahwa telah menggunakan dana sebesar Rp18,4 miliar untuk pembelian alat berat (belanja
modal). Namun demikian berdasarkan CALK nomor 8 perihal Aset Tetap – Neto, pada tahun
2023 Perseroan membukukan penambahan alat berat sebesar Rp5.4 miliar dan pada
30 Juni 2023 Perseroan membukukan penambahan alat berat sebesar Rp16 miliar. Atas hal
tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang terdapat perbedaan antara nilai pembelian alat berat pada laporan realisasi
penggunaan dana penawaran umum dengan laporan keuangan.
Jawab:
Latar belakang terdapat perbedaan antara nilai pembelian alat berat pada laporan realisasi
penggunaan dana penawaran umum dengan laporan keuangan adalah karena di laporan
keuangan tidak termasuk unsur PPn dan PPh impor.
b. Perincian alat berat yang dibeli menggunakan dana penawaran umum.
Jawab:
Rincian pembelian alat berat yang menggunakan dana penawaran umum adalah sebagai
berikut:
No Alat Berat Nominal (Rp)
1 Excavator SK200 merek Kobelco 1.465.200.000
2 Scissor Lift Zoomlion 290.000.000
3 Crane 25 Ton merek Kobelco 2.078.813.758
www.idx.co.id
Page 10
4 Crane 35 Ton merek Kato 2.870.315.331
5 Loader Crane 8 ton 1.849.275.000
6 Excavator SK 50 merek Kobelco 621.600.000
Crane 25 Ton Rough Terrain
7 1.312.086.000
merek Tadano
Crane 50 Ton Rough Terrain
8 3.951.503.210
merek Tadano
Crane 60 Ton Rough Terrain
9 3.924.969.498
merek Kato
Total 18.363.762.797
12. Sehubungan dengan dana hasil konversi waran, hingga 30 Juni 2024 Perseroan telah
memperoleh dana hasil konversi waran sebesar Rp2.375.880. Namun demikian Perseroan
belum melakukan realisasi penggunaan dana tersebut untuk modal kerja. Atas hal tersebut
agar dijelaskan:
a. Latar belakang Perseroan belum merealisasikan penggunaan dana hasil konversi waran
tersebut.
Jawab:
Latar belakang Perseroan belum merealisasikan penggunaan dana hasil konversi waran
tersebut dikarenakan Perseroan kurang memperhatikan dana hasil konversi waran
tersebut. Perseroan akan segera merealisasikan dana hasil konversi waran tersebut
sebagai modal kerja.
b. Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum.
Jawab:
Perkiraan waktu Perseroan dapat merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum
diperkirakan sampai dengan akhir tahun 2025.
C. Proyeksi Keuangan
13. Pada saat dengar pendapat, Perseroan menjelaskan bahwa Perseroan memiliki proyeksi
keuangan yang telah direvisi dengan lebih konservatif. Atas hal tersebut agar disampaikan
proyeksi keuangan Perseroan terkini.
Jawab:
Terlampir
D. Good Corporate Governance (GCG)
14. Sehubungan dengan fungsi Komisaris sebagai pengawas dan penasihat Direksi agar dijelaskan:
a. Pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris hingga saat ini.
Jawab:
Pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris hingga saat ini adalah telah melaksanakan
pengawasan terhadap jalannya Perseroan yang dilakukan oleh Direksi dan secara aktif
memberikan nasihat atas kinerja Direksi sesuai dengan peran Komisaris sebagai
pengawas pengelolaan Perseroan yang dijalankan oleh Direksi agar sesuai dengan
Anggaran Dasar dan Keputusan RUPS.
www.idx.co.id
Page 11
b. Apakah pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris sudah terlaksana dengan baik dan
sesuai dengan ketentuan hingga saat ini?
Jawab:
Ya, hingga saat ini pelaksanaan fungsi pengawasan Komisaris sudah terlaksana dengan
baik dan sesuai dengan ketentuan.
c. Jika belum, agar dijelaskan latar belakangnya.
Jawab:
-
d. Agar disampaikan daftar rapat dan kehadiran rapat seluruh anggota Dewan Komisaris
hingga saat ini.
Jawab:
Terlampir
e. Dalam Laporan Tahunan Perseroan dijelaskan bahwa Dewan Komisaris menilai Direksi
beserta jajaran manajemen telah menunjukkan komitmennya untuk
mengimplementasikan GCG dalam setiap aktivitas bisnis yang dijalankan Perseroan.
Atas pernyataan tersebut agar disampaikan perincian bagaimana komitmen dan upaya
yang dilaksanakan oleh Direksi dan jajaran manajemen dalam mengimplementasikan
GCG?
Jawab:
Komitmen dan upaya yang dilaksanakan oleh Direksi dan jajaran manajemen dalam
mengimplementasikan GCG adalah:
a) Menetapkan target usaha, anggaran, strategi, dan kebijakan strategis dalam bentuk
Rencana Kerja dan Anggaran (RKA).
b) Bertanggung jawab atas pelaksanaan kinerja operasional Perseroan.
c) Memastikan bahwa laporan keuangan dan informasi perusahaan lainnya disajikan
dengan jelas dan tepat waktu kepada pemangku kepentingan.
15. Sehubungan dengan diangkatnya Sdri. Mega Siti Sofia sebagai Komisaris
Independen Perseroan yang baru, agar disampaikan:
a. Latar belakang Sdri. Mega Siti Sofia bergabung dengan Perseroan.
Jawab:
Latar belakang Sdri. Mega Siti Sofia bergabung dengan Perseroan adalah karena
mendapat referensi langsung dari Pak Salim Thaiyit yang sebelumnya mengundurkan
diri.
b. Data pribadi yang mencakup usia, kewarganegaraan dan riwayat pendidikan.
Jawab:
Nama : Mega Siti Sofia
Usia : 33 Tahun
Kewarganegaraan : Indonesia
Riwayat Pendidikan : 2017 – 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan
c. Riwayat penunjukan dan hubungan afiliasi dengan Perseroan.
www.idx.co.id
Page 12
Jawab:
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan.
d. Riwayat jabatan.
Jawab:
PT Maybank Indonesia
Oktober 2019 – Juni 2021 (Personal Financial Advisor)
Juni 2021 – Januari 2024 (Relationship Manager)
e. Periode dan masa jabatan.
Jawab:
Oktober 2019 – Januari 2024 (Divisi Marketing)
f. Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti (jika ada).
Jawab:
1) Certified Financial Planner – (Financial Planning Standards Board Indonesia)
2) Sertifikasi Consultative Selling Skills – (Global Top Career)
3) Sertifikasi Highly Effective People – (Franklin Covey Indonesia)
16. Sehubungan dengan fungsi Komite Audit sebagai pembantu pelaksanaan tugas dan
fungsi Dewan Komisaris agar dijelaskan:
a. Pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit hingga saat ini.
Jawab:
Pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit hingga saat ini adalah menelaah dan
melaporkan kepada Dewan Komisaris atas proses akuntansi dan pelaporan keuangan
Perseroan sekaligus menjadi penyambung antara eksternal dengan internal audit.
b. Apakah pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit sudah terlaksana dengan baik dan
sesuai dengan ketentuan hingga saat ini?
Jawab:
Ya, hingga saat ini pelaksanaan fungsi pengawasan Komite Audit sudah terlaksana
dengan baik dan sesuai dengan ketentuan.
c. Apakah rapat komite audit telah dilaksanakan sesuai ketentuan yaitu minimum 1 kali
dalam 3 bulan hingga saat ini?
Jawab:
Ya, rapat komite audit telah dilaksanakan sesuai ketentuan yaitu minimum 1 kali dalam 3
bulan.
d. Jika belum, agar dijelaskan latar belakangnya.
Jawab :
Rapat komite audit telah dilaksanakan sesuai ketentuan yaitu minimum 1 kali dalam 3
bulan.
e. Hal-hal yang menjadi concern dari Komite Audit selama pelaksanaan tugas menjadi
Komite Audit dan tindak lanjut yang sudah dilakukan oleh Perseroan.
Jawab:
www.idx.co.id
Page 13
Hal-hal yang menjadi concern dari Komite Audit selama pelaksanaan tugas menjadi
Komite Audit adalah prosedur untuk pelanggan baru yang mana diwajibkan untuk
melakukan uang muka sebelum alat dikirim untuk mencegah gagal bayar atau terlambat
bayar.
Perseroan telah melaksanakan saran dari Komite Audit.
17. Apakah terdapat rencana dari pemegang saham mayoritas (>5%) Perseroan terkait
kepemilikan saham Perseroan seperti divestasi atau rencana lainnya?
Jawab:
Berdasarkan informasi yang telah kami peroleh, hingga saat ini tidak terdapat rencana
divestasi atau rencana lainnya dari pemegang saham mayoritas (>5%) Perseroan.
18. Apakah Perseroan mengetahui aktifitas pemegang saham Perseroan minoritas (<5%)
Perseroan terkait dengan rencana penambahan porsi kepemilikan saham untuk menjadi
pemegang saham mayoritas (>5%)?
Jawab:
Perseroan tidak mengetahui aktifitas pemegang saham Perseroan minoritas (<5%) Perseroan
terkait dengan rencana penambahan porsi kepemilikan saham untuk menjadi pemegang
saham mayoritas (>5%).
19. Sehubungan dengan adanya pemberitaan media massa mengenai penambahan porsi
kepemilikan saham Perseroan oleh Robby Widjaja dari sebelumnya hanya memiliki 1,95%
saham Perseroan per Desember 2023 menjadi 5,97% per Januari 2024, agar dijelaskan:
a. Kebenaran atas pemberitaan tersebut.
Jawab:
Pemberitaan pada media massa tersebut adalah benar.
b. Apabila benar, agar dijelaskan latar belakang Perseroan tidak melaporkan pemegang
saham atas nama Robby Widjaja ke dalam daftar Pemegang Saham > 5% yang ada pada
Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek.
Jawab:
Perseroan tidak melaporkan pemegang saham atas nama Robby Widjaja ke dalam daftar
Pemegang Saham > 5% yang ada pada Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per
31 Januari 2024 karena pada periode pelaporan tersebut pemegang saham atas nama
Robby Widjaja tidak termasuk ke dalam daftar Pemegang Saham > 5% sesuai dengan
laporan Data Pemegang Saham (DPS) dari BAE.
c. Dampak perubahan kepemilikan saham Perseroan terhadap Perseroan.
Jawab:
Terkait dengan perubahan kepemilikan saham Perseroan tersebut, tidak berdampak
terhadap kinerja keuangan maupun operasional Perseroan.
20. Apakah Perseroan mengetahui adanya aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh
Pemegang Saham Perseroan? Apakah Perseroan pernah menerima aliran uang yang
bersumber dari aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh pemegang saham?
Jawab:
Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas gadai saham (repo) yang dilakukan oleh
www.idx.co.id
Page 14
Pemegang Saham Perseroan.
Perseroan tidak pernah menerima aliran uang yang bersumber dari aktivitas gadai saham
(repo) yang dilakukan oleh pemegang saham.
21. Menurut Perseroan, faktor-faktor apakah yang dapat menjadi sentimen terkait penurunan
harga saham Perseroan?
Jawab:
Menurut Perseroan, faktor-faktor yang dapat menjadi sentimen terkait penurunan harga
saham Perseroan adalah sebagai berikut:
- Kondisi pasar yang mengalami penurunan.
- Data dan informasi mengenai Perseroan, kinerja, prospek usaha Perseroan serta industri
dimana Perseroan bergerak yang cenderung bersifat negatif.
- Penilaian terhadap direksi dan manajemen, operasi atau kinerja Perseroan, serta prospek
pendapatan Perseroan di masa mendatang yang cenderung bersifat negatif.
22. Apakah terdapat rencana aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan di tahun 2024-2025?
Jika ada, mohon penjelasan lebih lanjut terkait dengan skema rencana aksi korporasi tersebut,
termasuk timeline rencana pelaksanaan.
Jawab:
Sampai saat ini, tidak ada rencana aksi korporasi yang akan dilakukan Perseroan di tahun
2024-2025.
23. Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawab:
Tidak ada informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
publik.
--o--
www.idx.co.id
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Widiant Jaya Krenindo Tbk
p.1 ×5
unresolved
org
PT Indotech Karya Mandiri
p.2 ×2
unresolved
org
PT Tatamulia
p.2
unresolved
person
Kantor Notaris Christina Dwi Utami
p.7
unresolved
—
Kewarganegaraan
p.11
unresolved
—
Riwayat Pendidikan
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.