Skip to content
Back to announcement

20241001_ADRO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31730981_lamp1.pdf

Other Text extracted ADRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
Nomor: AEI/148/X-2024/MP/corsec                                           Jakarta, 1 Oktober 2024


Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lt. 16
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta Selatan 12190
Up. Direktur Penilaian Perusahaan


Perihal: Tanggapan atas Permintaan Penjelasan


Dengan hormat,

Merujuk pada Surat PT Bursa Efek Indonesia No.S-10214/BEI.PP1/09-2024 tanggal 27 September
2024 perihal Permintaan Penjelasan, bersama ini dapat kami sampaikan tanggapan dari PT Adaro
Energy Indonesia Tbk (“Perseroan”) sebagai berikut tersebut:

 1.    Sehubungan dengan pasal 18 ayat (1) ketentuan a.3 pada POJK17/POJK.04/2020 tentang
       Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha yang mengatur bahwa:

       “Dalam hal objek Transaksi Material berupa saham perusahaan tertutup, informasi yang wajib
       diumumkan paling sedikit mengenai data keuangan perusahaan tersebut, dengan ketentuan
       untuk perusahaan yang sudah berdiri paling singkat 2 (dua) tahun dan telah melakukan
       Kegiatan Usaha, berupa laporan keuangan yang telah diaudit untuk 2 (dua) tahun terakhir”.

       Agar dijelaskan latar belakang Perseroan tidak menyampaikan laporan keuangan yang telah
       diaudit untuk 2 (dua) tahun terakhir pada keterbukaan informasi Transaksi Material Perseroan.

       Jawaban:
       Perseroan telah menjadi perusahaan publik dan PT Adaro Andalan Indonesia (“AAI”)
       merupakan Perusahaan Terkendali Perseroan. Oleh karenanya, Perseroan secara berkala
       telah mengungkapkan informasi keuangan terkait secara terkonsolidasi dengan laporan
       keuangan Perseroan setiap triwulan.

       Saat ini Perseroan sedang menunggu tanggapan dari Otoritas Jasa Keuangan terhadap
       Keterbukaan Informasi yang diumumkan oleh Perseroan pada tanggal 11 September 2024.
       Perseroan akan mengungkapkan ikhtisar data keuangan AAI untuk 2 (dua) tahun terakhir pada
       perubahan dan/atau tambahan keterbukaan informasi yang akan diumumkan paling lambat 2
       (dua) hari kerja sebelum tanggal Rapat Umum Pemegang Saham.

 2.    Berdasarkan informasi yang disampaikan pada keterbukaan informasi, kontribusi AAI pada
       Perseroan signifikan. Bursa meminta penjelasan terkait:
       a. Dampak atas divestasi AAI terhadap kegiatan operasional Perseroan.
       b. Bagaimana Perseroan memastikan bahwa divestasi AAI tidak akan mengganggu
           kelangsungan usaha Perseroan?
       c. Apa rencana strategis yang akan dilakukan untuk menggantikan kontribusi yang diberikan
           AAI yang setara?
Page 2
     Jawaban:
     a. Divestasi AAI tidak berdampak terhadap kegiatan operasional Perseroan, mengingat
        Perseroan menjalankan kegiatan aktivitas kantor pusat dan konsultasi manajemen,
        sehingga Perseroan tetap dapat melakukan investasi pada bidang-bidang energi lainnya.
        Setelah divestasi AAI, secara terkonsolidasi, Perseroan masih memiliki investasi di bidang
        pertambangan batu bara metalurgi dan batuan, energi, utilitas dan infrastruktur pendukung
        serta pengolahan mineral yang didukung oleh sumber daya dan potensi yang dimilikinya.
        Kedepannya, Perseroan berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan beberapa
        proyek yang dapat mendukung ekonomi hijau yang sedang dikembangkan di Indonesia.

     b. Divestasi AAI tidak akan mengganggu kelangsungan usaha Perseroan. Perseroan akan
        memfokuskan kegiatan usahanya pada bisnis non-batu bara termal dan bisnis hijau
        Perseroan, dimana rencana transaksi dapat membantu bisnis non-batu bara termal dan
        bisnis hijau Perseroan untuk mendapatkan akses yang lebih luas terhadap sumber
        pembiayaan, biaya pendanaan yang lebih kompetitif, serta memberikan akses yang lebih
        baik ke rekanan bisnis potensial peringkat atas untuk proyek-proyek ramah lingkungan
        yang sedang dikembangkan oleh Perseroan. Bisnis non-batu bara termal dan bisnis hijau
        Perseroan merupakan bisnis yang tidak tergantung kepada bisnis batu bara termal dan
        berpotensi menjadi pendorong utama pertumbuhan bagi Perseroan kedepannya yang
        diharapkan mampu memberikan kontribusi positif pada pendapatan dan laba bersih.

     c.   Perseroan berencana untuk terus secara strategis melakukan ekspansi dan diversifikasi
          pada bisnis non-batu bara termal. Hal ini akan menciptakan portofolio bisnis yang lebih
          seimbang dan perlindungan yang lebih baik bagi Perseroan di seluruh fase siklus bisnis
          serta menjadi kontributor penting terhadap penciptaan nilai jangka panjang Perseroan.

3.   Dalam Keterbukaan Informasi, Perseroan menyatakan bahwa rencana transaksi diharapkan
     akan membantu AAI dan pilar non batu bara termal untuk meningkatkan fokus pengembangan
     dan kinerja. Pemisahan ini juga akan membantu bisnis hijau Perseroan untuk mendapatkan
     akses terhadap sumber pembiayaan yang lebih banyak. Atas hal tersebut, Bursa meminta
     penjelasan:
     a. Apakah akan terjadi perubahan kegiatan usaha Perseroan setelah pelepasan AAI?
     b. Proyek-proyek Perseroan yang masih berjalan setelah pelepasan AAI.
     c. Rencana proyek dan bisnis Perseroan setelah pelepasan AAI.

     Jawaban:
     a. Perseroan tidak mengalami perubahan kegiatan usaha. Perseroan tetap akan
        menjalankan kegiatan aktivitas kantor pusat dan konsultasi manajemen terhadap anak-
        anak perusahaan eksisting Perseroan, di luar grup usaha AAI. Lebih lanjut, Perseroan
        secara terkonsolidasi masih tetap memiliki investasi di bidang pertambangan batu bara
        metalurgi dan batuan, serta pengolahan mineral melalui PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
        (“ADMR”), energi, utilitas dan infrastruktur pendukung yang ditopang oleh sumber daya
        dan potensi yang dimilikinya dan kedepannya Perseroan akan lebih mengembangkan
        proyek-proyek yang ada saat ini dalam bidang energi yang mendukung program ekonomi
        hijau pemerintah Indonesia.

     b. Proyek-proyek yang masih berjalan setelah pelepasan AAI adalah proyek-proyek yang
        saat ini sedang dijalankan oleh pilar Adaro Minerals (di bawah ADMR) dan pilar Adaro
        Green, diantaranya adalah proyek pengembangan pertambangan batu bara metalurgi,
        proyek pengolahan aluminium dengan kapasitas 500ktpa di Kaltara Industrial Park, proyek
        pembangkit listrik tenaga angin dengan kapasitas 70MW di Kalimantan Selatan, dan
        pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 1.375MW di Kalimantan Utara.

     c.   Perseroan berencana untuk terus secara strategis melakukan ekspansi dan diversifikasi
          pada bisnis non-batu bara termal. Hal ini akan menciptakan portofolio bisnis yang lebih
          seimbang dan perlindungan yang lebih baik bagi Perseroan di seluruh fase siklus bisnis
          serta menjadi kontributor penting terhadap penciptaan nilai jangka panjang Perseroan.
Page 3
Demikian penjelasan dari Perseroan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.



Hormat Kami,
PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK




Mahardika Putranto
Sekretaris Perusahaan

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.24 MB
Published1 Oct 2024
Pages3
Characters7,113
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Adaro Energy Indonesia Tbk p.1 ×5
linked org Adaro Minerals Indonesia Tbk p.2 ×2
linked person Mahardika Putranto · Sekretaris Perusahaan p.3
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result