Skip to content
Back to announcement

20241001_BBSI_Penyampaian Bukti Iklan_31730434_lamp1.pdf

Other Text extracted BBSI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
HARIAN EKONOMI NERACA SENIN, 30 SEPTEMBER 2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             5

BURSA & FINANSIAL                                                                                                                                                                                                                                                                                       PERBANKAN
Bank Mandiri Telah Salurkan                                                                                                                                                                                                                                                    SGMW Multifinance Raih
3.534 Unit Rumah KPR FLPP                                                                                                                                                                                                                                                      Penghargaan Indonesia Best
                                                                                                                                                                                                                                                                               Multifinance Awards 2024
NERACA
                                                                                                                                                                                                                                                                               NERACA
    Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) hing-
ga Agustus 2024, mencatat telah menyalurkan 3.534 unit                                                                                                                                                                                                                              Jakarta - PT. SGMW Multifinance Indonesia meraih
rumah Kredit Perumahan Rakyat (KPR) melalui skema                                                                                                                                                                                                                              penghargaan Multifinance Terbaik 2024 dalam ajang
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).                                                                                                                                                                                                                              Best Digital Finance 2024, untuk kategori Penguatan
SVP Consumer Loans Bank Mandiri Dessy Wahyuni                                                                                                                                                                                                                                  Pemanfaatan Teknologi Digital dalam meningkatkan
menyatakan pencapaian tersebut tumbuh 75 persen se-                                                                                                                                                                                                                            penyaluran pembiayaan yang diadakan majalah Warta
cara tahunan (yoy) dengan kualitas kredit yang terjaga                                                                                                                                                                                                                         Ekonomi pada akhir bulan Agustus 2024. Teguh Wi-
optimal.                                                                                                                                                                                                                                                                       dodo, selaku GM Marketing & Sales PT SGMW Mul-
    Ia juga menilai, langkah perseroan itu sebagai up-                                                                                                                                                                                                                         tifinance Indonesia mewakili management menerima
aya untuk membantu akses masyarakat terhadap                                                                                                                                                                                                                                   penghargaan tersebut yg diberikan langsung oleh
kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau. “Se-                                                                                                                                                                                                                              Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhamad Ihsan.
bagai agen perubahan dan mitra pemerintah, kami                                                                                                                                                                                                                                     Penghargaan yang diraih SGMW Multifinance tak
menyambut baik dan mendukung rencana pemerin-                                                                                                                                                                                                                                  lepas dari dukungan teknologi komputerisasi aplikasi
tah untuk menambah kuota FLPP 2024 sebanyak 34.000                                                                                                                                                                                                                             Confins, seluruh proses pembiayaan usaha menjadi
unit. Kami menilai, sektor properti berpotensi memili-                                                                                                                                                                                                                         lebih otomatis dan paperless, sehingga produktivitas
ki multiplier effect dalam memacu pertumbuhan pe-                                                                                                                                                                                                                              pembiayaan pencairan kami menjadi jauh lebih opti-
rekonomian nasional,” ujar Desy dalam keterangan ter-                                                                                                                                                                                                                          mal. Selain dukungan digitalisasi teknologi, perusahaan
tulis di Jakarta, akhir pekan kemarin.                                                                                                                                                                                                                                         juga mulai melakukan joint financing dengan lembaga
    Bank berkode emiten BMRI ini menilai permintaan                                                                                                                                                                                                                            keuangan dan perbankan untuk memaksimalkan pem-
pasar KPR FLPP terus bertumbuh setiap tahunnya. Oleh                                                                                                                                                                                                                           biayaan tanpa mengurangi issue gearing ratio yang ada.
sebab itu, Bank Mandiri telah menyiapkan serangkaian                                                                                                                                                                                                                                GM Marketing & Sales PT SGMW Multifinance Indo-
strategi dan kolaborasi untuk mendorong penyaluran                                                                                                                                                                                                                             nesia, Teguh Widodo saat memberikan sambutan pe-
pembiayaan properti. Selain itu, peningkatan penyalu-                                                                                                                                                                                 NERACA/Widi Suparwedi                    nerimaan penghargaan menyampaikan sangat senang
ran KPR FLPP akan terus berlanjut dengan fokus untuk             CIMB NIAGA APRESIASI NASABAH DENGAN XTRA XPO 2024 : Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi (ten-                                                                                                dan terhormat menerima penghargaan tersebut.
memperkuat suplai perumahan.                                     gah) bersama Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara (kanan) dan Chief of Network & Digital Banking CIMB                                                                                    _”Kami sangat senang, bangga dan berterima kasih
    Juga memperluas permintaan (demand) yang tidak               Niaga Budiman Tanjung (kiri) saat opening ceremony CIMB Niaga XTRA XPO di Jakarta, Jumat (27/9/2024). XTRA XPO meru-                                                                                          kepada Warta Ekonomi yang telah memilih dan mem-
hanya pada segmen Fix Income (Pegawai) namun ju-                 pakan kegiatan customer engagement yang digelar sejak 2016 sebagai apresiasi untuk nasabah setia.                                                                                                             berikan penghargaan sebagai “Penghargaan Multifi-
ga pada segmen Non-Fix Income, yang memiliki poten-                                                                                                                                                                                                                            nance Terbaik 2024 untuk Penguatan Pemanfaatan Di-
si masih sangat besar. “Hal ini tentunya sesuai juga den-                                                                                                                                                                                                                      gital untuk Meningkatkan Penyaluran Pembiayaan,”
gan visi Bank Mandiri yang berkomitmen meng-                                                                                                                                                                                                                                   katanya sebagaimana dikutip dalam keterangannya,
hadirkan solusi bisnis terintegrasi yang dapat melayani
kebutuhan keuangan di setiap fase lapisan masyarakat,”
papar Dessy.
    Bersama dengan BP TAPERA sebagai koordinator
                                                                 BI Hentikan Publikasi Jibor                                                                                                                                                                                   akhir pekan kemarin.
                                                                                                                                                                                                                                                                                    PT. SGMW Multifinance Indonesia. Perusahaan ka-
                                                                                                                                                                                                                                                                               mi adalah perusahaan multinasional, perusahaan pa-
                                                                                                                                                                                                                                                                               tungan dengan pemegang saham utama SAIC Motor
program FLPP, Bank Mandiri berharap penyaluran
FLPP di tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan ter-
cipta penyaluran yang berkelanjutan sampai dengan
                                                                 di 2026, Dialihkan ke IndONIA                                                                                                                                                                                 China, OEM SGMW Motor Indonesia, General Motor
                                                                                                                                                                                                                                                                               Finansial USA dan Sinar Mas Group Indonesia. Q bari

tahun 2025 mendatang. Dalam mewujudkan hal terse-
but, lanjut Dessy, Bank Mandiri turut memanfaatkan               Jakarta - Kepala Departemen Komunikasi                          laku pengelola (administra-                                          mark reform. Agar para pi-                                               BI dan BNM Perbarui
platform digital untuk memasarkan KPR melalui fitur                                                                              tor) dari JIBOR telah mene-                                          hak memastikan kontrak
Livin’ KPR di Livin’ by Mandiri.Q bari/ant           Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono
                                                                 mengatakan BI menghentikan publikasi
                                                                                                                                 tapkan penghentian secara                                            legacy JIBOR telah memili-                                               Perjanjian Swap Bilateral
                                                                                                                                 permanen publikasi JIBOR                                             ki fallback clause language,
BRI Kembangkan Percontohan                                       Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) per 1                    pada seluruh tenor, yakni                                            dapat melakukan re-paper-                                                dalam Mata Uang Lokal
                                                                                                                                 tenor 1 minggu, 1 bulan, 3                                           ing atau melaksanakan ad-
                                                                 Januari 2026. “Penetapan tanggal
Berbasis Blokchain Demi                                          penghentian publikasi JIBOR ini diharapkan
                                                                                                                                 bulan, 6 bulan, dan 12 bu-
                                                                                                                                 lan, terhitung sejak tanggal
                                                                                                                                                                                                      dendum kontrak untuk
                                                                                                                                                                                                      menyepakati perubahan
                                                                                                                                                                                                                                                                               NERACA

Perkuat Keamanan                                                 akan memberikan kepastian bagi pelaku                           1 Januari 2026. Mendukung                                            kesepakatan dari perjanjian                                                  Jakarta - Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Ma-
                                                                 pasar untuk menggunakan acuan suku bunga                        pengumuman            rencana                                        awal, apabila diperlukan.                                                laysia (BNM) sepakat memperbarui perjanjian swap bi-
                                                                                                                                 penghentian publikasi JI-                                                 Salah satu komponen                                                 lateral dalam mata uang lokal (Local Currency Bilateral
NERACA                                                           rupiah yang berbasis transaksi, yaitu                           BOR itu, NWGBR telah                                                 pembentuk fallback rate JI-                                              Swap Arrangement/LCBSA). Perjanjian ditandatan-
                                                                 Indonesia Overnight Index Average                               mempublikasikan panduan                                              BOR adalah spread adjust-                                                gani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur
    Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk             (IndONIA),” kata Erwin di Jakarta, akhir                        transisi JIBOR hari ini.                                             ment, yang merupakan me-                                                 BNM Dato’ Seri Abdul Rasheed Ghaffour dalam perte-
(BRI) tengah mengembangkan proyek percontohan                                                                                    Panduan Transisi JIBOR                                               tode penyesuaian atas per-                                               muan bilateral tingkat tinggi yang diselenggarakan di
(pilot project) berbasis teknologi blockchain untuk me-          pekan kemarin.                                                  bertujuan untuk membe-                                               bedaan karakteristik risiko                                              Jakarta, Jumat (27/9).
mastikan transparansi dan keamanan dalam transaksi                                                                               rikan pedoman pelaksana-                                             antara JIBOR dengan Alter-                                                   “Bank Indonesia memandang peningkatan kerja
bisnis serta rantai pasokan. “Kami berkomitmen untuk                                                                             an transisi bagi pelaku pasar                                        native Reference Rate (ARR)                                              sama perjanjian swap bilateral dalam mata uang lokal
mengeksplorasi Web3 dan mengembangkan solusi                     „ NERACA                       kontrak, maka akan ada me-       serta seluruh stakeholders                                           yaitu IndONIA.                                                           dengan BNM merepresentasikan peran penting kerja
berbasis blockchain dengan membentuk tim sertifikasi                                            kanisme atau kesepakatan         untuk mendukung kelan-                                                    Adapun perhitungan                                                  sama internasional sebagai bagian dari bauran kebi-
khusus,” kata Head of Digital Banking Development De-                 JIBOR adalah rata-rata    lanjutan untuk mengako-          caran transisi JIBOR.                                                spread adjustment tiap                                                   jakan Bank Indonesia yang mendukung kebijakan uta-
partment BRI Nitia Rahmi dalam keterangan di Jakarta,            dari suku bunga indikasi       modir perubahan dari kese-            Dalam panduan itu,                                              tenor akan menggunakan                                                   ma di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem
akhir pekan kemarin.                                             pinjaman tanpa agunan          pakatan awal. Sejalan den-       NWGBR juga merekomen-                                                data lima tahun ke belakang                                              pembayaran,” kata Perry.
    Ia menyatakan bahwa upaya tersebut juga bertu-               yang ditawarkan oleh bank      gan agenda benchmark rate        dasikan pelaku pasar yang                                            sejak trigger date pada 27                                                   Menurut dia, peningkatan kerja sama tersebut juga
juan untuk meningkatkan infrastruktur digital dan ke-            kontributor kepada bank        reform yang telah berjalan di    memiliki eksposur JIBOR                                              September 2024.                                                          berkontribusi terhadap pengembangan transaksi ber-
mampuan inovasi perseroan, serta menciptakan ling-               kontributor lain untuk me-     pasar keuangan global, ber-      untuk melakukan empat                                                     Selanjutnya spread ad-                                              basis mata uang lokal kedua negara. Pembaruan LCB-
kungan yang mendukung perkembangan teknologi.                    minjamkan rupiah di Indo-      bagai otoritas, lembaga, dan     langkah utama, yakni peng-                                           justment akan dipublika-                                                 SA memungkinkan pertukaran mata uang lokal antara
Sementara itu, Deputi Direktur Pengembangan Inovasi              nesia, untuk tenor di atas     asosiasi pelaku pasar di ber-    gunaan suku bunga referen-                                           sikan oleh Bank Indonesia                                                kedua bank sentral hingga senilai 24 miliar Ringgit
Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan            overnight.                     bagai negara telah menin-        si alternatif atau Alternative                                       pada akhir Oktober 2024.                                                 Malaysia atau Rp82 triliun untuk jangka waktu lima ta-
Aset Kripto Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Satrio                       Pengumuman tersebut       daklanjuti reformasi pen-        Reference Rate (ARR) beru-                                                Informasi dalam pand-                                               hun ke depan.
Nugroho mengatakan bahwa terdapat sejumlah tanta-                akan menjadi rujukan           guatan acuan suku bunga,         pa IndONIA dan Compoun-                                              uan tersebut disusun ber-                                                    Dalam pertemuan bilateral tersebut, pemimpin ke-
ngan dalam pengembangan sistem blockchain, yakni                 dalam penyesuaian (con-        melalui peralihan dari pen-      ded IndONIA pada kontrak                                             dasarkan hasil diskusi an-                                               dua bank sentral membahas arah kebijakan yang men-
inovasi, perlindungan pelanggan, dan tata kelola. “OJK           tractual triggers) peng-       ggunaan Interbank Offered        keuangan baru secara ber-                                            tara anggota NWGBR den-                                                  cakup makroekonomi, moneter, dan keuangan, sistem
sedang merancang regulasi untuk mendukung pe-                    hitungan dan penggunaan        Rate (IBOR) yang bersifat        tahap sejak 1 Januari 2025.                                          gan melibatkan pelaku pa-                                                pembayaran dan digitalisasi, serta strategi untuk mema-
ngembangan teknologi blockchain sekaligus menjaga                fallback untuk kontrak ke-     quotation-based, menjadi         Tahapan dilakukan dengan                                             sar, yang mengacu pada                                                   jukan keuangan Islam.
tata kelola yang baik,” ujarnya.                                 uangan yang menggunakan        acuan suku bunga yang            rincian untuk tenor over-                                            rekomendasi dan praktik                                                      Sementara Gubernur BNM Dato Seri’ Abdul Ra-
    Terkait penyusunan regulasi, ekonom senior Bank              JIBOR.                         lebih kredibel mengguna-         night sampai dengan 1                                                terbaik di perbankan inter-                                              sheed Ghaffour menuturkan kerja sama LCBSA me-
Indonesia Akhmad Ginulur Pangersa pun menyoroti                       Fallback adalah klausul   kan acuan transaksi yang         minggu dimulai 1 Januari                                             nasional.                                                                lengkapi kerja sama transaksi berbasis mata uang lokal
pentingnya keseimbangan antara inovasi dan regulasi              yang mengatur mengenai         terjadi di pasar (transaction-   2025, untuk tenor 1 bulan                                                 Panduan tersebut juga                                               (Local Currency Transaction/LCT) yang sudah berjalan
dalam pengembangan ekosistem keuangan digital.                   sekiranya terdapat adanya      based).                          sampai dengan 3 bulan dim-                                           memuat informasi me-                                                     dan saat ini menjadi skema utama dalam penyelesaian
Hr. NERACA, Senin, 30 September 2024
“Menemukan keseimbangan yang tepat antara inovasi                perubahan aturan kesepa-           Menindaklanjuti hal          ulai 1 April 2025, dan untuk                                         ngenai konvensi Alternative                                              transaksi perdagangan dan investasi dalam mata uang
dan regulasi,” ucapnya.Q bari/ant                                katan di sepanjang masa        tersebut, Bank Indonesia se-     tenor 6 bulan sampai den-                                            Reference Rate (fallback                                                 masing-masing negara. “Seiring meningkatnya perda-
Ukr. 4 Kol (120mm) x 200 MMKL BW                                                                                                 gan 12 bulan dimulai 1 Juni                                          rate) dan spread adjustment                                              gangan dan interkoneksi keuangan antara Malaysia dan
                                                                                                                                 2025.                                                                yang dapat dipertimbang-                                                 Indonesia, kami menyambut baik kesepakatan untuk
                                                                                                                                      Langkah berikutnya                                              kan pelaku pasar dalam me-                                               melanjutkan kerja sama dengan BI melalui pembaru-
                                                                                                                                 adalah membentuk atau                                                nyusun kontrak keuangan                                                  an perjanjian LCBSA ini,” tuturnya.
                                                                                                                                 melanjutkan tim transisi un-                                         baru maupun fallback atas                                                    Pembaruan kerja sama LBCSA BI dan BNM meru-
                                                                                                                                 tuk memastikan kelancaran                                            kontrak-kontrak JIBOR yang                                               pakan aspirasi bersama kedua pihak setelah kerja sama
                                                                                                                                 proses transisi JIBOR, dan                                           jatuh tempo setelah be-                                                  LCBSA pertama kali diimplementasikan pada 2019 dan
                                                                                                                                 mengikuti terus perkem-                                              rakhirnya publikasi JIBOR                                                diperpanjang pada 2022, serta menjadi bagian dari up-
                                                                                                                                 bangan domestic bench-                                               (kontrak legacy JIBOR). Q ant                                            aya kontinu memperkuat kerja sama. Q bari/ant

                   PT Krom Bank Indonesia Tbk (Krom)
                         PENGUMUMAN
                   PERPINDAHAN KANTOR PUSAT
                                                                                                                                                                                                                                            PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA
                                                                                                                                                                                                                                         RINGKASAN LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2023 (AUDITED)

                                                                                                                                                                          LAPORAN REALISASI ANGGARAN                                                                                                                     NERACA
                                                                                                                                                        UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 31 DESEMBER 2022                                                                               PER 31 DESEMBER 2023 DAN 31 DESEMBER 2022

    Diberitahukan kepada seluruh Nasabah, Mitra Bisnis, dan Pemangku Kepentingan                                                                         Uraian
                                                                                                                                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                                                                                                                                                                      TA 2023 (Audited)                     TA 2022 (Audited)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        URAIAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           (Dalam Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             31 Desember 2023         31 Desember 2022
                                                                                                                                                                                             Anggaran          Realisasi          %             Realisasi                                                                                        (Audited)                (Audited)
    (Stakeholder) PT Krom Bank Indonesia Tbk (“Krom Bank”) bahwa berdasarkan                                                       PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH                                                                                                      ASET LANCAR

    surat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-32/D.03/2024 tanggal                                                      Penerimaan Negara Bukan Pajak
                                                                                                                                     Jumlah Pendapatan dan Hibah
                                                                                                                                                                                              579,684,000
                                                                                                                                                                                              579,684,000
                                                                                                                                                                                                                3,275,331,553
                                                                                                                                                                                                                3,275,331,553
                                                                                                                                                                                                                                565%
                                                                                                                                                                                                                                565%
                                                                                                                                                                                                                                                   3,380,867,877
                                                                                                                                                                                                                                                   3,380,867,877
                                                                                                                                                                                                                                                                     Kas di Bendahara Pengeluaran
                                                                                                                                                                                                                                                                     Kas di Bendahara Penerimaan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        14,950,000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         1,073,500
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              66,600,000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 752,000

    23 September 2024 perihal Rencana Pemindahan Alamat Kantor Pusat, maka                                                         BELANJA
                                                                                                                                                                                                                                                                     Kas Lainnya dan Setara Kas
                                                                                                                                                                                                                                                                     Belanja Dibayar Dimuka (prepaid)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        72,909,374
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     1,359,273,488
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             158,843,420
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           1,671,884,114

    terhitung efektif mulai tanggal 24 Oktober 2024 Krom Bank berencana untuk melakukan                                              Belanja Pegawai
                                                                                                                                     Belanja Barang
                                                                                                                                                                                       134,456,495,000
                                                                                                                                                                                       457,804,426,000
                                                                                                                                                                                                              133,140,204,337
                                                                                                                                                                                                              453,429,405,765
                                                                                                                                                                                                                                 99%
                                                                                                                                                                                                                                 99%
                                                                                                                                                                                                                                                131,435,374,791
                                                                                                                                                                                                                                                419,152,815,591
                                                                                                                                                                                                                                                                     Pendapatan yang Masih Harus Diterima
                                                                                                                                                                                                                                                                     Persediaan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         7,614,728
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    11,294,327,732
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       0
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           8,067,640,927


    pemindahan alamat Kantor Pusat dengan penjelasan alamat sebagai berikut :
                                                                                                                                     Belanja Modal                                     122,012,446,000        121,701,491,770   100%             97,973,002,166      Jumlah Aset Lancar                                                             12,750,148,822         9,965,720,461
                                                                                                                                     Jumlah Belanja                                    714,273,367,000        708,271,101,872    99%            648,561,192,548
                                                                                                                                                                                                                                                                    ASET TETAP
                                                                                                                                                                                                                                                                     Tanah                                                                    1,866,606,161,000        1,866,606,161,000
                                                                                                                                                                             LAPORAN OPERASIONAL                                                                     Peralatan dan Mesin                                                        662,552,048,126          640,545,920,662

                            Alamat Lama                                        Alamat Baru                                                              UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                                                                                                                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                                                                                                                                                                                                                                     Gedung dan Bangunan
                                                                                                                                                                                                                                                                     Jalan, Irigasi, dan Jaringan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                645,764,089,479
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 54,724,368,942
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         645,737,513,590
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          54,724,368,942
                                                                                                                                                                                                                     TA 2023                     TA 2022             Aset Tetap Lainnya                                                         271,638,071,028          255,495,906,398
                                                                                                                                                                  URAIAN
                                                                                                                                                                                                                    (Audited)                   (Audited)            Konstruksi Dalam Pengerjaan                                                 13,817,522,977                        0

                                                                Kantor Pusat Krom Bank, Gedung                                     KEGIATAN OPERASIONAL
                                                                                                                                                                                                                                                                     Akumulasi Penyusutan
                                                                                                                                                                                                                                                                     Jumlah Aset Tetap
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               (690,510,463,038)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              2,824,591,798,514
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        (638,594,610,896)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       2,824,515,259,696

                                                                Dipo Tower, Lantai 3, Unit D-E,                                    PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK
                                                                                                                                    Pendapatan Negara Bukan Pajak Lainnya                                               1,155,663,727               792,945,165     PIUTANG JANGKA PANJANG

             Kantor Pusat Krom Bank, Jl. Ir. H.                 Jl. Gatot Subroto No. Kav. 50-52                                   JUMLAH PENDAPATAN                                                                    1,155,663,727               792,945,165      Piutang Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/ Tuntutan Ganti Rugi
                                                                                                                                                                                                                                                                     Penyisihan Piutang Tidak Tertagih - Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       92,404,641            94,354,641



             Juanda No. 137 Bandung 40132                       Petamburan, Kecamatan Tanah                                        BEBAN
                                                                                                                                     Beban Pegawai                                                                    133,116,586,619           131,417,984,148
                                                                                                                                                                                                                                                                     Tuntutan Ganti Rugi
                                                                                                                                                                                                                                                                     Tagihan Tuntutan Perbendaharaan/Tuntutan Ganti Rugi (Netto)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          (462,023)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       91,942,618
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                (471,773)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             93,882,868

                                                                Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
                                                                                                                                     Beban Persediaan                                                                  10,242,034,095            16,538,073,397      Jumlah Piutang Jangka Panjang                                                     91,942,618            93,882,868
                                                                                                                                     Beban Barang dan Jasa                                                            237,329,035,266           229,166,403,566
                                                                                                                                     Beban Pemeliharaan                                                                22,693,936,914            17,968,903,435     ASET LAINNYA
                                                                10260                                                               Beban Perjalanan Dinas
                                                                                                                                    Beban Barang untuk Diserahkan kepada Masyarakat
                                                                                                                                                                                                                       65,055,634,890
                                                                                                                                                                                                                      122,804,631,785
                                                                                                                                                                                                                                                  48,134,682,008
                                                                                                                                                                                                                                                 127,857,260,332
                                                                                                                                                                                                                                                                     Aset Tak Berwujud
                                                                                                                                                                                                                                                                     Dana Yang Dibatasi Penggunaannya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                405,287,381,264
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  6,626,508,423
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         349,921,824,589
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       0
                                                                                                                                    Beban Penyusutan dan Amortisasi                                                    63,440,139,123            197,331,158,376     Aset Lain-Lain                                                              22,662,558,125           38,576,150,278
                                                                                                                                    Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih                                                      (9,750)                   (10,000)    Akumulasi Penyusutan/Amortisasi Aset Lainnya                               (86,883,547,153)         (83,504,840,966)
                                                                                                                                   JUMLAH BEBAN                                                                       654,681,988,942            768,414,455,262     Jumlah Aset Lainnya                                                        347,692,900,659          304,993,133,901

    Untuk selanjutnya segala kegiatan dan administrasi surat menyurat, telepon dan                                                 SURPLUS / DEFISIT DARI KEGIATAN OPERASIONAL                                       (653,526,325,215)          (767,621,510,097)    JUMLAH ASET                                                              3,185,126,790,613        3,139,567,996,926



    keperluan administrasi lainnya, dapat ditujukan ke Alamat baru tersebut.                                                       KEGIATAN NON OPERASIONAL
                                                                                                                                    Surplus/Defisit Pelepasan Aset Non Lancar                                              378,375,507              270,514,552
                                                                                                                                                                                                                                                                    KEWAJIBAN
                                                                                                                                                                                                                                                                    KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
                                                                                                                                     Pendapatan Pelepasan Aset Non Lancar                                                 448,846,150                295,003,485     Utang kepada Pihak Ketiga                                                       5,266,936,611           11,920,918

    Apabila membutuhkan penjelasan lebih lanjut atas perpindahan alamat Kantor Pusat                                                 Beban Pelepasan Aset Non Lancar
                                                                                                                                     Surplus/Defisit Dari Kegiatan Non Operasional Lainnya
                                                                                                                                                                                                                           70,470,643
                                                                                                                                                                                                                        1,028,104,108
                                                                                                                                                                                                                                                      24,488,933
                                                                                                                                                                                                                                                   2,631,463,095
                                                                                                                                                                                                                                                                     Pendapatan Diterima Dimuka
                                                                                                                                                                                                                                                                     Uang Muka dari KPPN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        85,700,000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        14,950,000
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      0
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             66,600,000


    baru, dapat menghubungi Sekretaris Perusahaan pada nomor telepon (021) 50996920
                                                                                                                                    Pendapatan dari Kegiatan Non Operasional Lainnya                                    1,096,605,108              2,631,627,127     Utang Jangka Pendek Lainnya                                                                 0               15,000
                                                                                                                                    Beban dari Kegiatan Non Operasional Lainnya                                            68,501,000                    164,032     Jumlah Kewajiban Jangka Pendek                                                  5,367,586,611           78,535,918
                                                                                                                                   JUMLAH SURPLUS/DEFISIT DARI KEGIATAN NON OPERASIONAL                                 1,406,479,615              2,901,977,647     JUMLAH KEWAJIBAN                                                                5,367,586,611           78,535,918
    atau melalui email kantor corsec@krom.id.                                                                                      SURPLUS/DEFISIT SEBELUM POS LUAR BIASA                                            (652,119,845,600)          (764,719,532,450)
                                                                                                                                                                                                                                                                    EKUITAS
                                                                                                                                   POS LUAR BIASA                                                                                                                    Ekuitas                                                                  3,179,759,204,002        3,139,489,461,008

    Demikian pengumuman ini disampaikan.                                                                                            Beban Luar Biasa
                                                                                                                                   POS LUAR BIASA
                                                                                                                                                                                                                                    0
                                                                                                                                                                                                                                    0
                                                                                                                                                                                                                                                               0
                                                                                                                                                                                                                                                               0
                                                                                                                                                                                                                                                                    JUMLAH EKUITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                    JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              3,179,759,204,002
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              3,185,126,790,613
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       3,139,489,461,008
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       3,139,567,996,926
                                                                                                                                   SURPLUS/DEFISIT LO                                                                (652,119,845,600)          (764,719,532,450)



                                           Jakarta, 30 September 2024                                                               Keterangan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                            LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                         UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                                                                                                                                 1. Laporan Keuangan Tahun 2023 (Audited) yang terdiri dari Laporan Realisasi Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan                                                               (Dalam Rupiah)
                                                                                                                                    Perubahan Ekuitas, dan Catatan atas Laporan Keuangan merupakan tanggung jawab Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

                                                             Ttd
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     TA 2023               TA 2022
                                                                                                                                                                                                                                                                                                        URAIAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    (Audited)             (Audited)
                                                                                                                                 2. Laporan Keuangan tersebut telah disusun berdasarkan sistem pengendalian intern yang memadai dan isinya telah menyajikan
                                                                                                                                    informasi pelaksanaan anggaran dan posisi keuangan secara layak sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan                    EKUITAS AWAL                                                              3,139,489,461,008        3,188,944,061,234

                                                            Direksi                                                              3. Laporan Keuangan Tahun 2023 (Audited) ini telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan opini Wajar Tanpa
                                                                                                                                                                                                                                                                    SURPLUS/DEFISIT LO
                                                                                                                                                                                                                                                                    KOREKSI YANG MENAMBAH/MENGURANGI EKUITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               (652,119,845,600)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                (11,491,328,502)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        (764,719,532,450)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          75,579,051,352
                                                                                                                                    Pengecualian
                                                                                                                                                                                                                                                                    Koreksi Nilai Persediaan                                                           (250,000)         (60,291,949,027)
                                                                                                                                 4. Informasi lebih rinci dari Laporan Keuangan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Tahun 2023 (Audited) dapat dilihat pada    Koreksi atas Reklasifikasi                                                                0              665,008,836
                                                                                                                                    website resmi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia www.perpusnas.go.id
                                                                                                                                                                                                                                                                    Selisih Revaluasi Aset                                                                    0                        0
                                                                                                                                                                                     Jakarta, 9 Agustus 2024                                                        Koreksi Nilai Aset Non Revaluasi                                            (11,491,078,502)         135,205,991,543
    PT Krom Bank Indonesia Tbk (“Krom Bank”) berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)                                                                    Plt. Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia                                          Lain-lain                                                                                 0                        0

    dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).                                                                                                                                                                     TRANSAKSI ANTAR ENTITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                    KENAIKAN/PENURUNAN EKUITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                703,880,917,096
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 40,269,742,994
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         639,685,880,872
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         (49,454,600,226)
                                                                                                                                                                                         E. Aminudin Aziz                                                           EKUITAS AKHIR                                                             3,179,759,204,002        3,139,489,461,008



                                                                                                                                 Perpustakaan

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.32 MB
Published1 Oct 2024
Pages1
Characters82,069
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri Tbk p.1 ×13
linked org Sinar Mas p.1
linked org Krom Bank Indonesia Tbk p.1 ×8
possible person Muhamad Ihsan. p.1
possible person Noviady Wahyudi p.1
possible person Pandji P. Djajanegara p.1
possible person Budiman Tanjung p.1
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×3
unresolved org Bank Mandiri Telah Salurkan p.1
unresolved org PT. SGMW Multifinance Indonesia p.1
unresolved org Bank Mandiri Dessy Wahyuni p.1
unresolved org PT SGMW Mul-Ia p.1
unresolved org PT SGMW Multifinance Indo-strategi p.1
unresolved org PT. SGMW Multifinance Indonesia. Perusahaan p.1
unresolved org Departemen Komunikasi p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×10
unresolved org Bank Negara Ma-pasar p.1
unresolved org Pemeriksa Keuangan p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result