Skip to content
Back to announcement

Laporan Koran Interim 2024 - Hal 12 Opini 300924.pdf

Financial statement Text extracted DMIG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
12 SENIN, 30 SEPTEMBER 2024                                                                                                        OPINI

Meninggikan Perguruan Tinggi
Mohammad Nasih                                      mentransfer ilmu pengetahuan melalui                           busi signifikan baik pada level lokal, re­                             bagi setiap persoalan. Dengan demikian,                               kondusif untuk beraksi dan berkontribusi,
Rektor Universitas Airlangga dan Ketua Dewan        pengajaran. Sebagaimana dilakukan di                           gional, nasional, maupun global.                                       riset juga berkontribusi mencerdaskan                                 paling tidak diperlukan dua hal. Pertama,
Pertimbangan Forum Rektor Indonesia                 Bologna, 1088, dengan pengajaran Liberal                          Dengan peran dan misi yang begitu stra­                             kehidupan bangsa serta memberikan                                     sesuai dengan namanya, universitas ialah
                                                    Art-nya. Misi kedua, riset, perguruan tinggi                   tegis, perguruan tinggi merupakan faktor                               cukup banyak alternatif solusi atas ber­                              kumpulan dari faculty, schoolar atau ilmu­




N
                                                    baru muncul pada awal abad ke-19. Univer­                      kunci kemajuan suatu bangsa. Demikian                                  bagai persoalan yang terjadi, baik saat                               wan. Para ilmuwan umumnya ialah orang-
           AMANYA juga perguruan tinggi,            sity of Berlin menginisiasi dengan mengin­                     juga kemajuan suatu wilayah dan kota.                                  ini maupun yang akan datang. Tentu ada                                orang yang independen sekaligus petualang,
           normalnya berada pada posisi             tegrasikan pengajaran dengan riset ilmiah                      Perguruan tinggi merupakan markas para                                 syaratnya: masyarakat harus ditingkatkan                              khususnya dalam pengembangan iptek.
           tinggi. Jika perguruan tinggi tidak      yang secara gradual diikuti hampir semua                       ilmuwan terkemuka melakukan riset dan                                  hobi membacanya.                                                      Mereka tidak mau diikat dan diatur. Bahkan
           (diposisikan) tinggi, berarti ada        universitas.                                                   pengembangan (R&D) serta invensi dan                                      Ketiga, riset yang ada ialah referensi dan                         hanya sekadar mengisi borang administrasi.
yang tidak normal. Bukan dalam perspek­                Di Indonesia, sesuai dengan kebutuhan                       inovasi di samping mendidik calon-calon                                bahan yang sangat penting untuk penelitian                            Mereka perlu otonomi dan kebebasan aka­
tif eselonisasi atau birokrasi. Apalagi soal        saat itu, dua misi tersebut dilengkapi se­                     ilmuwan, periset, inventor, dan inovator                               lanjutan hingga ke TRL 9. Industrialisasi                             demik.
remunerasi. Bukan. Hanya semata-mata                hingga menjadi tridharma dengan dharma                         serta profesional.                                                     tidak mungkin terjadi tanpa riset berke­                                 Kedua, reorganisasi tampaknya menjadi
untuk mengoptimalisasi peran dan fungsi.            ketiga, pengabdian pada masyarakat, ber­                          Riset (dan pengembangan) ialah jantung                              lanjutan. Tidak mungkin ada produk yang                               keniscayaan. Belajar dari lima tahun ter­
Agar misi suci lekas dicapai dan kehadiran          beda dengan misi ketiga di Barat atau third                    dan sekaligus energi yang berdampak positif                            siap masuk dan bersaing di pasar tanpa ada                            akhir, penggabungan manajemen (kemen­
PT sarat arti. Perguruan tinggi mampu               mission.                                                       serta, paling tidak mengalir dan bermuara                              prototipenya (TRL 7-8) terlebih dahulu.                               terian) perguruan tinggi dengan sekolah
berkinerja tinggi dan berkontribusi signifi­           Readings (1996) mengungkapkan univer-                       ke tiga arah. Pertama, riset berdampak ke                                 Demikian juga, tidak mungkin ada pro­                              menengah dan SD tampaknya tidak cukup
kan bagi negeri.                                    sity encompasses a ‘third-mission’ of eco-                     pembelajaran. Riset menghasilkan teori                                 totipe tanpa ada riset-riset terdahulu di                             efektif. Terlalu besar ukuran dan terlalu
   Untuk itu, menurut Kaplan dan Norton,            nomic development in addition to research                      (ilmu pengetahuan), konsep, dan sistem yang                            level lebih rendah. Jadi, riset-riset ‘murni’                         banyak urusan sehingga perguruan tinggi
pada perspektif learning and growth BSC-            and teaching. Misi perguruan tinggi tidak                      mempunyai kandungan kebaruan (novelty)                                 dan aplikasi di perguruan tinggi merupa­                              agak terlupakan dan kurang perhatian.
nya, diperlukan climate for action: suasana,        hanya pengajaran dan penelitian, tetapi                        tinggi. Jika hasil riset digunakan, sebagai                            kan sumber dan sekaligus penentu serta                                Bahkan, dalam beberapa kasus, perguruan
lingkungan, dan iklim yang sehat dan kon­           juga pengembangan (kehidupan) sosial dan                       bahan pembelajaran, dapat dipastikan akan                              dapat dilanjutkan menuju hilir atau pasar.                            tinggi harus ‘mengikuti’ sekolah di bawah
dusif untuk beraksi.                                pembangunan ekonomi. Perguruan tinggi,                         meningkatkan relevansi. Pembelajaran akan                              Istilahnya: hilirisasi atau industrialisasi.                          mereka. Paling tidak pada saat seleksi ma­
   Di Indonesia, sudah sejak dahulu kala per­       di samping sebagai agent of education dan                      berlangsung sesuai dengan kebutuhan dan                                Demikian juga dengan entrepreneurship.                                hasiswa baru. Penggabungan perguruan
guruan tinggi mengemban tidak hanya satu            agent of research, sebagai agent of culture,                   tuntutan lingkungan.                                                   Apalagi knowledge-based entrepreneurship.                             tinggi dengan riset dipandang lebih efektif
misi suci. Sebagaimana tertuang dalam Un­           knowledge, technology transfer; serta agent of                    Kedua, hasil riset yang didiseminasi                                   Agar perguruan tinggi dapat menjalankan                            karena dunia dan misi mereka kurang lebih
dang-Undang Nomor 22 Tahun 1961 tentang             economic development. Singkat                                                   (dipublikasikan) secara                               tiga misi mereka secara murni dan kon­                                sama. Ingat, riset ialah jantung perguruan
Perguruan Tinggi. Misi (tujuan) suci tersebut       kata, perguruan tinggi                                                                luas akan menambah                              sekuen serta berperan dan berkontribusi op­                           tinggi. Hanya dengan risetnya. Bukan de­
ialah (1) membentuk manusia susila yang             juga mempunyai                                                                            khazanah ilmu                               timal, diperlukan beberapa prasyarat atau                             ngan bisnisnya.
berjiwa Pancasila, (2) menyiapkan tenaga            tanggung ja­                                                                               pengetahuan                                pemungkin. Di antaranya ialah iklim yang                                 Prasyarat kedua ialah kecukupan sumber
yang cakap untuk memangku jabatan yang              wab untuk                                                                                   dan sekaligus                             kondusif untuk beraksi serta kecukup­an                               daya. Periset umumnya mempunyai pendi­
memerlukan pendidikan tinggi dan yang               berkontri­                                                                                  pilihan solusi                            sumber daya. Berkaitan dengan iklim yang                              dikan tinggi. Paling tidak S-2 meskipun tidak
cakap berdiri sendiri dalam memelihara                                                                                                                                                                                                                          semua S-2 ialah periset dan/atau ilmuwan.
dan memajukan ilmu pengetahuan, dan (3)                                                                                                                                                                                                                         Pada 2022, jumlah lulusan S-2 dan S-3 se­
melakukan penelitian dan usaha kemajuan                                                                                                                                                                                                                            banyak 122.799 orang atau hanya 0,04%
dalam lapangan ilmu pengetahuan, kebu­                                                                                                                                                                                                                               dengan pertumbuhan 2,6% per tahun,
dayaan, dan kehidupan kemasyarakatan.                                                                                                                                                                                                                                sangat jauh dari Vietnam (0,12%) serta
   Misi (dharma) tersebut, dipertegas dalam                                                                                                                                                                                                                          Malaysia (0,08%).
UU Nomor 12 Tahun 2012 yang mewajib­                                                                                                                                                                                                                                    Jika pertumbuhan reguler tersebut di­
kan perguruan tinggi menyelenggarakan                                                                                                                                                                                                                                      pertahankan, diperkirakan lulusan
tridharma, yakni pengajaran, penelitian,                                                                                                                                                                                                                                   S-2 dan S-3 hanya 0,05%. Sangat
dan pengabdian pada masyarakat. Dengan                                                                                                                                                                                                                                     jauh dari harapan.
demikian, hanya perguruan tinggi yang me­                                                                                                                                                                                                                                    Jumlah dosen juga demikian. Rasio
laksanakan ketiga dharma tersebut secara                                                                                                                                                                                                                          dosen mahasiswa mengalami penurunan
murni dan konsisten, yang disebut sebagai                                                                                                                                                                                                                         pada 10 tahun terakhir dan menjadi 1:27.
perguruan tinggi yang sesungguhnya, the                                                                                                                                                                                                                           Dalam situasi seperti itu, tentu dosen hanya
truly university.                                                                                                                                                                                                                                               sibuk dengan mengajar dan urusan admi­
   Dalam perkembangannya, seiring dengan                                                                                                                                                                                                                        nistratif kepegawaian. Idealnya, rasio dosen
perkembangan zaman, salah satunya berge­                                                                                                                                                                                                                        mahasiswa ialah 1:15. Jumlah peneliti murni
sernya perekonomian dari natural-based                                                                                                                                                                                                                          juga setali tiga uang alias sami mawon alis
economy menjadi knowledge (innovation)                                                                                                                                                                                                                            jauh dari harapan.
based economy dan perubahan iklim, peran                                                                                                                                                                                                                              Kondisi tersebut masih diperparah lagi
perguruan tinggi perlu diperluas. Perguruan                                                                                                                                                                                                                         dengan minimnya dana riset yang baru
tinggi dipandang menjadi faktor kunci dan                                                                                                                                                                                                                            mencapai 0,28% dari PDB. Idealnya,
penentu perkembangan peradaban, pertum­                                                                                                                                                                                                                              belanja R&D mencapai 2,4% PDB. Da­
buhan ekonomi, serta daya saing bangsa di                                                                                                                                                                                                                            lam kondisi serbaterbatas, tentu tidak
kancah global.                                                                                                                                                                                                                                                        mudah bagi perguruan tinggi untuk
   Karena itu, muncul the third mis-                                                                                                                                                                                                                                  berperan dan berkontribusi signifikan.
sion atau misi ketiga perguruan                                                                                                                                                                                                                                      Diperlukan pemuliaan atau mening­
tinggi. Disebut misi ketiga                                                                                                                                                                                                                                          gikan perguruan tinggi.
karena, sampai de­                                                                                                                                                                                                                                                     Salah satunya, dengan mendorong dan
ngan akhir abad ke-                                                                                                                                                                                                                                                 mendukung sepenuh jiwa, spiritual, dan
20, perguruan tinggi                                                                                                                                                                                                                                                finansial agar semua perguruan tinggi
hanya mempunyai                                                                                                                                                                                                                                                     menjadi center of excellence serta men­
dua misi tradisional                                                                                                                                                                                                                                                jadi research (intensive) university. Riset
mereka, yakni peng­                                                                                                                                                                                                                                                  ialah jantung-hati perguruan tinggi yang
ajaran (teaching) dan                                                                                                                                                                                                                                                 menjadi penentu kualitas dan relevansi
penelitian (reseach).                                                                                                                                                                                                                                                 pembelajaran, peran serta bagi pemu­
   Pada zaman Aris­                                                                                                                                                                                                                                                    liaan kehidupan, dan kontribusi dalam
toteles, ratusan ta­                                                                                                                                                                                                                                                     pembangunan ekonomi. Khususnya,
hun SM, perguruan                                                                                                                                                                                                                                                        dalam industrialisasi dan transfor­
tinggi (Lyceum) hanya ber­                                                                                                                                                                                                                                                masi struktur ekonomi dari primer
fokus pada pengajaran de­                                                                                                                                                                                                                                                  menjadi sekunder, dan selanjutnya
ngan memberikan pelatihan                                                                                                                                                                                                                                                   tersier.
pada kelompok elite yang ada                                                                                                                                                                                                                                                    Jangan menuntut dan berharap
saat itu. Bahkan, hingga abad                                                                                                                                                                                                                                                 terlalu tinggi pada perguruan
pertengahan, perguruan tinggi                                                                                                                                                                                                                                                 tinggi kalau posisi dan status me­
hanya mempunyai misi utama untuk                                                                                                                                                                                                                                               reka direduksi. Allahu a’lam.




                                                             LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM                                  LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM                                                                  LAPORAN ARUS KAS INTERIM
                                                                 30 JUNI 2024 DAN 31 DESEMBER 2023                               UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023                        UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
                                                                                          30-Jun-2024      31-Des-2023                                                                 30-Jun-2024         30-Jun-2023                                                                30-Jun-2024            30-Jun-2023
                                                                                              Rp               Rp                                                                          Rp                  Rp                                                                         Rp                     Rp
                                      ASET                                                                                    Pendapatan                                               122.318.471.745     117.926.974.384     ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
                                      ASET LANCAR                                                                             Beban pokok pendapatan                                   (38.800.961.374)    (35.936.547.264)    Penerimaan dari aktivitas operasi:
                                      Kas dan setara kas                                 321.647.757.057   324.769.699.884    Laba kotor                                                83.517.510.371      81.990.427.120       Lapangan golf dan restoran                            77.071.038.107     85.056.442.041
                                                                                                                              Beban usaha                                              (52.914.960.245)    (41.511.761.363)      Iuran keanggotaan                                     25.981.616.705     16.691.275.121
                                      Piutang usaha                                        5.957.923.540     8.937.637.173
                                                                                                                                                                                                                                 Bunga                                                  6.815.842.205      4.300.798.724
                                      Piutang non-usaha                                      519.978.107       569.297.299    Laba usaha                                                30.602.550.126      40.478.665.757       Rekreasi                                               1.498.800.848      1.489.719.871
                                      Persediaan                                          19.542.368.158    16.883.281.164    Penghasilan (beban) lain-lain                                                                      Sewa ruangan                                           6.163.810.592      4.619.325.780
                                      Pajak dibayar dimuka                                   308.850.936                 -    Pendapatan bunga                                           6.815.842.205       4.300.798.724       Administrasi                                           1.633.402.812      3.999.147.410
                                      Uang muka                                            1.723.214.129     4.703.099.076    Penghasilan administrasi                                   1.633.402.812         944.995.028       Lain-lain                                             12.786.739.617     (1.752.529.145)
                                      Biaya dibayar dimuka                                 2.353.952.408       235.595.918    Laba (rugi) selisih kurs - neto                            2.454.537.696      (2.146.085.980)    Jumlah                                                 131.951.250.886    114.404.179.802
                                                                                                                              Laba penjualan aset tetap                                              -         169.864.865     Pengeluaran kas untuk aktivitas operasi:
                                      Jumlah aset lancar                                 352.054.044.335   356.098.610.514    Lain-lain - neto                                           1.787.268.532        (551.438.189)      Pembayaran untuk pemasok dan beban usaha             (84.530.776.619)   (69.769.968.767)
                                                                                                                              Jumlah penghasilan lain-lain                              12.691.051.245       2.718.134.448       Pembayaran pajak                                     (10.538.427.730)    (7.475.627.563)
                                      ASET TIDAK LANCAR                                                                                                                                                                          Pembayaran imbalan kerja                              (1.305.964.656)      (819.877.550)
                                                                                                                              Laba sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan            43.293.601.371      43.196.800.205
                                      Aset tetap - net                                   270.413.644.816   269.569.791.033                                                                                                     Jumlah                                                 (96.375.169.005)   (78.065.473.880)
                                      Aset tak berwujud                                   18.182.244.883    19.489.232.471    Manfaat (beban) pajak penghasilan
                                                                                                                                                                                                                               Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi               35.576.081.881        36.338.705.922
                                      Aset pajak tangguhan                                 8.201.557.816     8.377.733.714     Kini                                                     (6.990.656.000)     (7.548.394.000)
                                                                                                                               Tangguhan                                                  (188.563.460)     (1.032.063.773)    ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
                                      Jumlah aset tidak lancar                           296.797.447.515   297.436.757.218                                                                                                     Perolehan aset tetap                                   (15.562.414.347)   (16.172.687.685)
                                                                                                                                Jumlah                                                  (7.179.219.460)     (8.580.457.773)    Hasil penjualan aset tetap                                           -        169.864.865
                                      JUMLAH ASET                                        648.851.491.850   653.535.367.732    Laba neto                                                 36.114.381.911      34.616.342.432     Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi           (15.562.414.347)   (16.002.822.820)
                                      LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                                                                   ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
                                                                                                                              Penghasilan komprehensif lain
                                      LIABILITAS                                                                                                                                                                               Pembayaran dividen                                     (23.135.610.361)   (27.246.835.084)
                                                                                                                              Item yang tidak akan direklasifikasikan ke laba rugi
                                      LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                                                                                                                 Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan           (23.135.610.361)   (27.246.835.084)
                                                                                                                                 dan penghasilan komprehensif lain
                                      Utang usaha                                         11.279.639.860    11.026.466.353       Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja               (43.919.540)       314.617.036      PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                       (3.121.942.827)       (6.910.951.982)
                                      Biaya yang masih harus dibayar                       5.175.127.731     6.024.230.285
                                                                                                                              Laba komprehensif                                         36.070.462.371      34.930.959.468     KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE                   324.769.699.884    297.788.775.508
                                      Utang pajak                                          6.157.828.484     9.347.798.118
                                      Pendapatan diterima dimuka                          56.515.767.002    64.905.163.877    Laba neto per saham                                           17.246.601          16.531.205     KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE                  321.647.757.057    290.877.823.527
                                      Uang muka penjualan                                  8.194.386.877     5.892.294.929
                                      Utang dividen                                       38.001.513.574    25.502.839.103
                                      Utang non-usaha                                      5.422.260.051     8.822.664.569                                                                          LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
                                                                                                                                                                                     UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 JUNI 2024 DAN 2023
                                      Jumlah liabilitas jangka pendek                    130.746.523.579   131.521.457.234
                                                                                                                                                                                                                      Tambahan modal         Cadangan              Saldo laba         Penghasilan
                                      LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                                                                                    Modal saham            disetor             khusus                (defisit)       Komprehensif Lain    Jumlah ekuitas
                                                                                                                                                                                                       Rp                   Rp                  Rp                     Rp                                     Rp
                                      Utang non-usaha                                      1.431.412.322     1.527.587.871
                                      Simpanan keanggotaan yang dapat dikembalikan        53.954.185.744    57.880.709.345    Saldo 1 Januari 2023                                                   62.820.000.000      47.159.072.745           381.956.040    250.923.153.614        7.391.600.553    368.675.782.952
                                      Liabilitas Imbalan kerja karyawan                   12.594.665.019    12.917.085.635    Pembagian dividen                                                                   -                   -                     -    (18.770.741.640)                   -    (18.770.741.640)
                                                                                                                              Laba periode berjalan                                                               -                   -                     -     34.616.342.432                    -     34.616.342.432
                                      Jumlah liabilitas jangka panjang                    67.980.263.085    72.325.382.851
                                                                                                                              Penghasilan komprehensif lain                                                       -                   -                     -                  -        1.446.025.499      1.446.025.499
                                      JUMLAH LIABILITAS                                  198.726.786.664   203.846.840.085    Saldo 30 Juni 2023                                                     62.820.000.000      47.159.072.745           381.956.040    266.768.754.406        8.837.626.052    385.967.409.243
                                                                                                                              Saldo 1 Januari 2024                                                   62.820.000.000      47.159.072.745       1.605.799.904      329.935.375.991        8.168.279.007    449.688.527.647
                                      EKUITAS                                                                                 Pembagian dividen                                                                   -                   -                   -      (35.634.284.832)                   -    (35.634.284.832)
                                      Modal saham                                         62.820.000.000    62.820.000.000    Laba periode berjalan                                                               -                   -                   -       36.114.381.911                    -     36.114.381.911
                                      Tambahan modal disetor                              47.159.072.745    47.159.072.745    Penghasilan komprehensif lain                                                       -                   -                   -                    -          (43.919.540)       (43.919.540)
                                      Cadangan khusus                                      1.605.799.904     1.605.799.904    Saldo 30 Juni 2024                                                     62.820.000.000      47.159.072.745       1.605.799.904      330.415.473.070        8.124.359.467    450.124.705.186
                                      Saldo laba                                         338.539.832.537   338.103.654.998

                                      JUMLAH EKUITAS                                     450.124.705.186   449.688.527.647   Catatan:                                                                                                                                           Jakarta, 30 September 2024
                                                                                                                             Laporan Keuangan Interim Perusahaan per 30 Juni 2024 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal                                                 DIREKSI
                                      JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                      648.851.491.850   653.535.367.732   tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar dalam semua hal
                                                                                                                             yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia                                                                               PT DAMAI INDAH GOLF Tbk



                                   Media Ind, 6 Klm x 180 mm

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.73 MB
Published30 Sep 2024
Pages1
Characters40,003
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible person Mohammad Nasih p.1
possible person Kanaka Puradiredja p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja p.1
unresolved org DAMAI INDAH GOLF Tbk p.1 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result