Skip to content
Back to announcement

20240927_FILM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31729903_lamp1.pdf

Other Text extracted FILM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1 OCR 0.936
27 September 2024

No. Ref: 068/FILM-IDX/IX/2024

PT Bursa Efek Indonesia (“IDX”)
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53

Jakarta 12190 — Indonesia

U.P. : Direktur dan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Perihal : Tanggapan atas Surat dari IDX No. S-09776/BEI.PP2/09-2024

Dengan hormat,

Merujuk pada Surat dari IDX No. S-09776/BEI.PP2/09-2024 kepada PT MD Entertainment Tbk
(“Perseroan”), berikut kami lampirkan tanggapan kami atas permintaan penjelasan yang dimaksud.

Demikian surat tanggapan ini kami sampaikan dan atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima
kasih.

Hormat kami,

PT MD Entertainment Tbk

Priyadarshi Anand
Direktur

Page 2 OCR 0.922
Laporan Keuangan Perseroan per 30 Juni 2024

1. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan (“CALK”) nomor 6 terkait dengan Piutang
Usaha, Perseroan memiliki Piutang usaha - neto per 30 Juni 2024 sebesar Rp61,84 miliar atau
telah mengalami kenaikan sebesar Rp25,32 miliar (69.3396) jika dibandingkan dengan
saldo per 31 Desember 2023 sebesar Rp36,52 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan
lebih lanjut:

a

Sehubungan dengan piutang usaha Perseroan kepada PT Mox Digital Indonesia
sebesar Rp15,5 miliar, agar dapat dijelaskan:

k Nature dari piutang tersebut.
ii. Sifat dan hubungan antara Perseroan dengan PT Mox Digital Indonesia.
iii. Latar belakang piutang usaha pihak berelasi tersebut belum terealisasi.

Jawaban:

Mox merupakan platform digital yang menyajikan konten-konten digital berbayar.
Nature transaksi piutang usaha PT Mox Digital Indonesia atas penjualan non eksklusif
library konten film. Sifat dan hubungan antara Perseroan dengan PT Mox Digital
Indonesia adalah perusahaan afiliasi yang masuk dalam struktur MD Group sesuai
yang di jelaskan pada catatan pihak berelasi.

Latar belakang piutang usaha pihak berelasi tersebut belum terealisasi dikarenakan
PT Mox Digital Indonesia belum menghasilkan laba yang cukup akibat terkena
dampak wabah covid sehingga belum ada dana tersedia yang bisa digunakan untuk
membayar piutang tersebut. Saat ini, Mox sedang mencari investment partner baru,
untuk menjalankan kegiatan usaha agar dapat menyelesaikan piutang tersebut
dengan Perseroan.

b. Perincian realisasi piutang usaha Perseroan per 30 Juni 2024 sampai saat ini:
Jawaban:
Piutang usaha Perseroan terbesar berasal dari pendapatan bioskop yang belum jatuh
tempo. Untuk piutang yang melebihi dari 60 hari, sebagian besar berasal dari piutang
usaha PT Mox Digital Indonesia. Berikut ini adalah realisasi piutang usaha Perseroan
per 30 Juni 2024:

K Piutang bea 30 Juni Kana Out: ling (Rp) |01 ding (06)
Belum jatuh tempo 38.129.929.209 35.572.281.134 2.557.648.075 6,714
Jatuh tempo:

1-30 hari 7.619.131.908 6.164.064.634 1.455.067.274 19,1076

31-60 hari 1.011.903.856 469.941.588 541.967.268 53,56Y6

Lebih dari 60 hari 15.074.355.404 621.176.470 14.453.178.934 95,886

Total 61.835.325.377 42.827.463.826 19.007.861.551 30,74Y6
Total 61.835.325.377

Page 3 OCR 0.958
Berdasarkan laporan keuangan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) per 30
Juni 2024, CNMA melaporkan utang usaha kepada Perseroan sebesar Rp34,4
miliar untuk 30 Juni 2024 dan sebesar Rp9,7 miliar untuk tahun 31 Desember 2023.
Kedua jumlah tersebut berselisih dengan jumlah piutang usaha Perseroan kepada
CNMA yaitu masing-masing untuk 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar
Rp25,6 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan:

a

Penjelasan atas perbedaan tersebut.

Jawaban:

Berdasarkan hasil rekonsiliasi, nilai utang usaha dalam laporan keuangan PT
Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) merupakan nilai utang usaha
konsolidasian dengan entitas anaknya. Sedangkan pencatatan piutang
usaha oleh Perseroan dicatat ke masing-masing entitas induk dan anak yang
menjalankan kegiatan bisnis industri bioskop.

Rekonsiliasi utang dan piutang Perseroan dengan CNMA.

Jawaban:

Rekonsiliasi utang dan piutang Perseroan dengan CNMA yang terdiri dari
entitas induk dan entitas anak. Selain itu, terdapat bukti potong pajak yang
belum diterima oleh perusahaan yang masih dicatat sebagai bagian dari
piutang usaha. Berikut rincian piutang usaha kepada PT Nusantara Sejahtera
Raya Tbk (CNMA) dan Entitas Anak (dalam miliar rupiah):

Keterangan 30-Jun-24 | 31-Des-23
Piutang Usaha Ke Entitas Induk 25,7 74
Piutang Usaha Ke Entitas Anak 9,1 2,5
Total 34,8 9,9

Berdasarkan CALK nomor 6 terkait dengan piutang lain-lain, Perseroan memiliki piutang lain-
lain sebesar Rp169 juta yang merupakan piutang lain-lain karyawan. Agar dapat dijelaskan
nature dari piutang lain-lain tersebut dan rencana realisasi piutang lain-lain tersebut.

Jawaban:

Perseroan memberikan opsi bagi karyawan untuk memperoleh manfaat polis asuransi
kesehatan selain BPJS Kesehatan yang sudah ada dimana pembayaran awal berasal dari
kas perusahaan yang kemudian akan dibayar karyawan melalui mekanisme pemotongan gaji.

Berdasarkan CALK nomor 7 terkait dengan Perpajakan, agar Perseroan dapat menjelaskan:

a

Sehubungan dengan Pajak Dibayar Dimuka - Sengketa Pajak sebesar Rp22,4 miliar
agar dapat dijelaskan oleh Perseroan:

Perincian dari pajak dibayar di muka sengketa pajak tersebut dengan
melengkapi tabel berikut:

Jawaban:

Page 4 OCR 0.957
Jenis Pajak Masa Pajak Jumlah Status Sengketa Pajak
PPN Jan-2019 11.852.975 Peninjauan Kembali
PPN Feb-2019 608.084.437 Peninjauan Kembali
PPN Mar-2019 3.535.126.073 Peninjauan Kembali
PPN Apr-2019 1.421.801.200 Peninjauan Kembali
PPN Mei-2019 1.524.264.960 Peninjauan Kembali
PPN Jun-2019 1.070.440.026 Peninjauan Kembali
PPN Agu-2019 1.595.716.706 Peninjauan Kembali
PPN Sep-2019 3.741.045.614 Peninjauan Kembali
PPN Okt-2019 5.037.221.527 Peninjauan Kembali
PPN Des-2019 3.029.635.374 Peninjauan Kembali

22.475.188.892

Upaya yang dilakukan oleh Perseroan untuk merealiasikan pajak dibayar
dimuka sengketa pajak tersebut.

Jawaban:

Perseroan masih dalam proses peninjauan kembali atas hasil banding
sengketa pajak tersebut. Saat ini, Perseroan telah menyampaikan berkas
untuk peninjauan kembali pada tanggal 3 dan 13 September 2024. Setelah
proses peninjauan kembali selesai, pajak yang dibayar di muka akan
direalisasikan sesuai hasil peninjauan kembali.

Sehubungan dengan utang pajak Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp24,6 miliar,
di mana sebagian besar berasal dari utang pajak pasal 29 periode berjalan sebesar
Rp17,9 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan:

Strategi Perseroan untuk dapat melunasi beban/utang pajak
badan Perseroan pada akhir tahun Perseroan.

Jawaban:

Pembayaran utang pajak badan tahun berjalan, salah satunya dilakukan
melalui mekanisme angsuran sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 215/PMK.03/2018 tentang Perhitungan Angsuran PPh Pasal 25
sebagaimana diatur lebih lanjut dalam SE-25/PJ/2019. Saat ini, Perseroan
telah dan akan membayar cicilan PPh Pasal 25 berdasarkan aturan tersebut.
Selain itu, Perseroan juga dapat menggunakan kredit pajak PPh yang
dipotong oleh lawan transaksi saat perhitungan di akhir tahun fiskal.

Estimasi beban/utang pajak badan Perseroan pada akhir tahun.

Jawaban:

Beban/utang pajak badan Perseroan pada akhir tahun tergantung pada
pendapatan bioskop yang diperoleh dari penjualan tiket penonton film pada
kuartal-kuartal berikutnya. Antusias penonton pada suatu film tidak dapat di
estimasi dengan pasti.

Berdasarkan tabel rekonsiliasi laba/rugi akuntansi dan pajak, agar Perseroan dapat
menjelaskan latar belakang terdapat penurunan signifikan beda temporer per 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp65,6 miliar di mana per Juni 2024 sebesar Rp8,6
miliar. Agar dapat dijelaskan oleh Perseroan.

Page 5 OCR 0.887
Jawaban:

Yang mempengaruhi perubahan beda temporer pada rekonsiliasi pajak adalah
koreksi beban pokok penjualan film yang berasal dari perbedaan nilai metode
amortisasi (komersil) dan nilai metode inventory (fiskal). Pada bulan Juni 2023, biaya
produksi film rilis sebesar Rp117,4 miliar sedangkan HPP amortisasi film sebesar
Rp51,3 miliar selain itu terdapat beda temporer dari perhitungan imbalan kerja dan
cadangan penurunan piutang. Sementara pada bulan Juni 2024 biaya produksi film
rilis sebesar Rp74 miliar sedangkan HPP amortisasi film sebesar Rp65,4 miliar dan
terdapat beda temporer dari perhitungan imbalan kerja dan cadangan penurunan
piutang Rp833,7 juta. Perseroan memiliki strategi untuk meningkatkan kualitas konten
agar menjadi lebih kompetitif dengan konten lokal lainnya untuk menjadi daya tarik
bagi penikmat film OTT dan bioskop serta menuju kualitas internasional.

Berdasarkan aset (liabilitas) pajak tangguhan, Perseroan memiliki aset film sebesar
Rp19,7 miliar yang diklasifikasikan sebagai liabilitas pajak tangguhan. Agar Perseroan
dapat menjelaskan latar belakang klasifikasi tersebut dan dasar ketentuan SAK yang
mendasarinya.

Jawaban:

Latar belakang klasifikasi tersebut karena terdapat perbedaan nilai biaya/beban
dalam metode amortisasi (komersil) dan nilai metode inventory (fiskal). PSAK 46
(Perubahan Nomor menjadi PSAK 212) Pajak Penghasilan, liabilitas pajak tangguhan
diakui atas perbedaan temporer kena pajak. Dalam kasus ini, film assets memiliki nilai
buku yang berbeda daripada nilai fiskalnya, sehingga ketika aset tersebut diakui untuk
tujuan akuntansi, Perseroan akan menghadapi beban pajak di masa depan saat
perbedaan tersebut berbalik. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk mencerminkan
kewajiban tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan pajak, Perseroan menyampaikan bahwa Perseroan telah
mengajukan banding atas Keputusan Direktur Jenderal Pajak tentang Keberatan
Wajib Pajak atas Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB). Agar Perseroan
dapat menjelaskan lebih lanjut:

k Perincian SKPKB yang telah diterima Perseroan dengan
melengkapi tabel berikut:

Jawaban:
Berikut ini adalah informasi SKPKB yang diterima oleh Perseroan sebelum
Perseroan mengajukan keberatan dan banding:

Jumlah SKPKB

Jenis Jumlah yang terlebih

pajak! || fasa Pajak SKPKB enyaltan KB tersebut dalarn LK ani 2024 dahulu dibayarkan

Perseroan

PPN | Januari 2019 2151653736 | Tidak disajikan d'LK Juni 2024 namun telah tera dalam pos prov 215.693.736
atas sengketa pajak Laporan laba rugi i LK tahun 2021

PPN | Februan 2016 | 1374599256 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun lih Tersaf dalam pos provsi 73745091256
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021

PPN Mare 2019 SES A32 7O2 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provsi 565 A32 702
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021

PPN April 2019 817.203.595 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 817.203.595
.atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021

PPN Mei 2019 1.369.812.268 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 1.369.812.268
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021

Page 6 OCR 0.909
403.993.720 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 403.993.720

PPN Juni 2019
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN Juli 2019 1.258.930.644 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaj dalam pos provisi 1.258.930.644
jatas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN | Agustus 2019 | 1.304.566.536 | Tidak disajikan diLK Juni 2024 namun telah tersaj dalam pos provisi T.304-566.536
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN September 721.778.230 | Tidak disafikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 721.778.230
2019 atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN | Oktober 2019 504.607.550 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 504.607.550
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN November 567.390.948 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 567.390.948
2019 atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN Desember 944.865.042 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 944.865.042
2019 atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN Juli 1905 12:105.970 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 12105.970
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN September 972.112.367 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 972.112.367
2016 atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN | Oktober 2016 717.215.098 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 717.215.098
atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN November 679.605.036 | Tidak disajikan di LK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 679.605.036
2016 atas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
PPN Desember 171-434-602 | Tidak disajikan diLK Juni 2024 namun telah tersaji dalam pos provisi 171.434.692
2016 jatas sengketa pajak Laporan laba rugi di LK tahun 2021
Hi. Sehubungan dengan SKPKB yang diterima Perseroan, agar dapat dijelaskan
latar belakang Perseroan tidak membentuk provisi sengketa pajak tersebut dan
dasar ketentuan SAK yang mendukung perlakuan akuntansi Perseroan.
Jawaban:
Perseroan telah membayar semua pajak atas SKPKB tahun 2016 dan 2019
yang diterima. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah mitigasi resiko
sehingga tidak ada dampak denda maupun sanksi pajak serta cashflow
Perseroan di masa depan. Sampai saat ini, Perseroan masih menunggu hasil
peninjauan kembali yang telah diajukan. Perseroan akan melakukan evaluasi
dan penerapan berdasarkan hasil peninjauan kembali. SAK yang mendasari
adalah PSAK 57 (perubahan nomor menjadi PSAK 237) Provisi, Liabilitas
Kontijensi, dan Aset Kontijensi.
4 Berdasarkan CALK nomor 8 terkait dengan Uang Muka, terdapat uang muka lain-lain sebesar

Rp1,3 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp1,05 miliar dibanding uang muka
lain- lain per 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp285 juta. Agar dapat dijelaskan:

a. Nature dari uang muka lain-lain tersebut.

Jawaban:

Peningkatan uang muka lain-lain terbesar dari deposit untuk promosi voucher film.
b. Perincian dari uang muka lain-lain tersebut.

Jawaban:

Deposit promo voucher film sebesar Rp800.000.000
Service Dan Sparepart Kendaraan sebesar Rp141.389.895
Lain-lain sebesar Rp132.080.000

Page 7 OCR 0.930
5. Berdasarkan CALK nomor 10 terkait dengan Aset Tetap, agar dapat dijelaskan oleh Perseroan:

a. Perincian jumlah aset tetap yang telah disusutkan secara penuh dan masih digunakan
sebesar Rp30,3 miliar berdasarkan kelompok aset dan jumlah perolehan asetnya.
Jawaban:

Kelompok Aset Jumlah Perolehan
Alat Shooting 14.339.183.915
Peralatan studio 13.150.988.410
Komputer & Elektronik 1.767.527.050 |
Peralatan Studio 710.204.645
Furniture 267.025.000
Kendaraan 98.010.000
Peralatan Kantor 28.484 .000
Peralatan Mesin 8.773.000
Total 30.370.196.020

b. Apakah terdapat aset tetap yang dijaminkan kepada pihak kreditur sebagai hak

tanggungan? Agar dapat dijelaskan dan dirincikan oleh Perseroan.
Jawaban:

Sampai saat ini, tidak terdapat aset tetap milik Perseroan yang dijaminkan
kepada pihak kreditur.

6. Berdasarkan CALK nomor 13 terkait dengan Utang Usaha, Perseroan memiliki utang usaha
sebesar Rp4,9 miliar atau atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp1,5 miliar
dibandingkan saldo per 31 Desember 2023. Agar Perseroan dapat menjelaskan status realisasi
utang usaha tersebut dengan melengkapi tabel di bawah ini:

Jawaban:

Terdapat tagihan pada akhir periode yang belum jatuh tempo, selain itu terdapat utang usaha

dari segmen rental building terkait retensi renovasi yang belum diselesaikan berdasarkan

kesepakatan.
Utang usaha per Realisasi 5 Outstanding
Keterangan 30 Juni 2024 pembayaran (Rp) Dean (GP) On)
Belum jatuh tempo 4.573.469.893 4.331.799.895 241.669.998 5,28Y0
Jatuh tempo:

1-30 hari o 0 0 0,0076
31-60 hari 15.000.000 0 15.000.000 100,00”
60-91 hari 54.000.000 54.000.000 0 0,006
Lebih dari 91 hari 263.987.610 Oo 263.987.610 100,0074
(Total 4.906.457.503 4.385.799.895 520.657.608 10,614

Berdasarkan CALK nomor 16 terkait dengan Uang Muka Penjualan, Uang Muka Penjualan
Perseroan per 30 Juni 2024 yaitu sebesar Rp34 miliar atau telah mengalami peningkatan
sebesar Rp1,7 miliar dibandingkan jumlah uang muka penjualan per 31 Desember 2023. Uang
muka penjualan Perseroan sebagian besar dari Image Future Investment (HK) Limited per 30
Juni 2024 sebesar Rp31,5 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan:

Page 8 OCR 0.950
a. Nature dari uang muka penjualan Image Future Investment (HK) Limited.

Jawaban:

Uang muka penjualan dari Image Future Investment (HK) Limited merupakan bentuk
komitmen pelanggan untuk kontrak kerjasama sejumlah film dan series yang akan di
produksi oleh Perseroan dalam beberapa waktu ke depan.

b. Timeline Perseroan merealisasikan uang muka penjualan tersebut.

Jawaban:
Uang muka akan direalisasikan ketika para pihak telah sepakat atas hasil film yang
telah diproduksi yang selanjutnya diserahkan ke pelanggan untuk dipublikasikan.

Berdasarkan CALK nomor 17 terkait dengan Utang lain-lain, Perseroan memiliki utang lain-lain
per 30 Juni 2024 sebesar Rp19,9 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp8,1
miliar dibandingkan jumlah utang lain-lain per 31 Desember 2023 yaitu sebesar Rp11,8
miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan:

a. Sehubungan dengan utang lain-lain Distribusi Lainnya sebesar Rp12,5 miliar per 30
Juni 2024 yang meningkat signifikan sebesar Rp8,9 miliar dibandingkan jumlah per 31
Desember 2023 yaitu sebesar Rp36 miliar. Agar dapat dijelaskan:

i Nature dari utang lain-lain Distribusi Lainnya sebesar Rp12,5 miliar.

Jawaban:

Selain sebagai produsen film, perseroan juga berperan sebagai distributor atas
film-film yang diproduksi pihak lain atau kerjasama distribusi lainnya. Pada pos
distribusi lainnya berisi sejumlah dana yang diterima oleh Perseroan dari
pelanggan, khususnya dari bioskop. Terdapat beberapa kerjasama antara
Perseroan dengan beberapa pemilik film pihak lainnya, dimana Perseroan
berperan sebagai distributor film tersebut untuk ditayangkan atau disalurkan ke
pihak ketiga. Atas dana yang diterima tersebut, Perseroan akan menyalurkan
ke pemilik film sesuai dengan kesepakatan.

ii. Perincian utang lain-lain Distribusi Lainnya tersebut berdasarkan nama
pemasok dan jenis aktivititas usaha.

Jawaban:
31 Desember
Nama Pemasok Aktivitas 30 Juni 2024 2023

PT Enam Sembilan

Production Film 11.778.617.309 0
CV Kanika Mahakarya Film 760.600.000 0
Lain-lain Film 32.846.531 94.084.583
PT Tripar Multivision Plus Film 1.926.743.014
PT Telekomunikasi Selular Film 0 932.532.799
PT Dapur Film Production 0. Film o 680.026.946

Page 9 OCR 0.951
iii. Status realisasi utang lain-lain tersebut dan rencana Perseroan
merealisasikan utang lain-lain tersebut (apabila belum direalisasi
pembayarannya).

Jawaban:
Per 31 Agustus 2024 utang lain-lain distribusi telah terealisasi sebesar Rp11.7
miliar.

b. Nature dari utang lain-lain “lain-lain” sebesar Rp228 juta dan rencana Perseroan
melakukan pembayaran utang tersebut.

Jawaban:

Dalam utang lain-lain berisi utang retensi atas proyek renovasi. Perseroan akan
melakukan pembayaran utang tersebut apabila kondisi yang ditentukan dalam
kontrak telah terpenuhi.

c Nature dari utang lain-lain jangka panjang kepada direksi dan komisaris sebesar
Rp992 juta dan rencana Perseroan untuk dapat melakukan pembayaran utang lain-
lain tersebut.

Jawaban:

Utang lain-lain pihak berelasi berasal dari entitas anak kepada direksi dan
komisarisnya yang digunakan untuk kegiatan produksi film di tahun 2021. Perseroan
akan melakukan pembayaran jika entitas anak tersebut memiliki dana kas yang
cukup.

Berdasarkan CALK nomor 23 terkait dengan penjualan, penjualan Perseroan per 30 Juni 2024
sebesar Rp217,4 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp12,1 miliar dibandingkan
penjualan per 30 Juni 2023 yaitu sebesar Rp205 miliar. Agar Perseroan dapat menjelaskan:

a Sehubungan dengan penjualan film layar lebar, agar Perseroan dapat menjelaskan:

i Analisa Perseroan perihal latar belakang peningkatan penjualan film layar lebar
dari semula sebesar Rp107 miliar per 30 Juni 2023 menjadi sebesar Rp173
miliar per 30 Juni 2024.

Jawaban:

Peningkatan penjualan film layar lebar per 30 Juni 2024 dibandingkan per 20
Juni 2023 disebabkan terdapat beberapa judul film yang memperoleh
penjualan tiket cukup besar, yaitu film Badarawuhi di Desa Penari dan Ipar
Adalah Maut.

ii. Perincian penjualan film layar lebar Perseroan per 30 Juni 2024 dan 30 Juni
2024 berdasarkan nama film.

Jawaban:
(Dalam miliar Rupiah)
Judul Film 30-Jun-24 | 30-Jun-23
Badarawuhi di Desa Penari 74,0 0,0
Ipar Adalah Maut 48,0 0,0
Hantu Herlina (Munkar) 14,0 0,0

Page 10 OCR 0.947
b.

Ancika 11,0 0,0
Do You See What | See 10,0 0,0
Ronggeng 7,0 0,0
Layangan Putus Movie 5,0 0,0
Hidayah 2,0 2,0
Bismillah Kunikahi Suamimu 1,0 3,0
Bu Tejo Sowan Jakarta 1,0 0,0
Sewu Dino 0,0 87,0
KKN Di Desa Penari Extended Version 0,0 6,0
Boneka Arwah 0,0 5,0
Kukira Kau Rumah 0,0 2,0
Pelet Tali Pocong 0,0 1,0
Ganjil Genap 0,0 1,0
TOTAL 173,0 107,0

Perincian penjualan film layar lebar Perseroan berdasarkan pelanggan.

Jawaban:
(Dalam miliar Rupiah)
Pelanggan irak ata

PT Nusantara Sejahtera Raya 104 51
PT Lestari Mitra Sembada 21 9
PT Graha Layar Prima 19 20
PT Cinemaxx Global Pasifik 10 13
PT Karya Media Jaya Bersama 4 3
PT Lia Anugrah Semesta 3 2
PT Kharisma Maju Abadi 3 2
PT Pan Mitra Sembada 3 2
PT Platinum Sinema 3 2
PT Intra Mandiri 2 2
Bioskop lainnya 1 2
TOTAL 173 107

Sehubungan dengan penjualan film digital, agar Perseroan dapat menjelaskan:

Analisa Perseroan perihal latar belakang penurunan penjualan film digital dari
semula sebesar Rp77,8 miliar per 30 Juni 2023 menjadi sebesar Rp27 miliar

per 30 Juni 2024.

Jawaban:

Penurunan penjualan film di sektor digital disebabkan oleh karena menurunnya

permintaan konten dari perusahaan-perusahaan platform digital.

Page 11 OCR 0.947
Perincian penjualan film digital Perseroan per 30 Juni 2024 dan 30 Juni 2024

berdasarkan nama film.

Jawaban:

Film digital yang dijual oleh Perseroan terdiri dari film library, direct OTT, dan
juga film terkini ke perusahaan platform digital dengan rincian sebagai berikut:

(dalam miliar Rupiah)

Keterangan Film 30-Jun-24 | 30-Jun-23
Kawin Tangan 4,28 0,00
Dunia Tanpa Suara 2,77 0,00
Boneka Arwah 2,77 0,00
KKN Di Desa Penari Extended 229 0,00
Sewu Dino 2,18 0,13
Ivana 194 1,99
Mendarat Darurat 177 1,71
Kapan Hamil 1,31 0,00
Ganjil Genap 1,04 0,00
200 Ponds Beauty 0,99 0,00
The Hitmen 0,86 0,00
Catatan Si Boy 0,73 0,00
Skandal Maker 0,66 0,31
Ayo Putus 0,60 0,28
Bu Tejo Sowan Jakarta 0,40 0,00
Before I Met You 0,36 0,34
Surga Yang Tak Dirindukan 0,16 0,10
Surga Yang Tak Dirindukan 2 0,14 0,08
Ayat-Ayat Cinta 2 0,14 0,08
Ayat-Ayat Cinta 0,14 0,08
Habibie & Ainun 0,13 0,10
Rudy Habibie 0,13 0,08
Danur : | Can See Ghosts 0,10 0,09
Twivortiare 0,08 0,09
Danur 2 Maddah 0,08 0,08
Asih 0,08 0,08
Dignitate 0,06 0,09
Matt & Mou 0,06 0,08
Insya Allah Sah 2 0,06 0,08
Alhamdulliah Mekah 0,06 0,08
Stip & Pensil 0,06 0,06
Makmum 0,06 0,06

Page 12 OCR 0.945
Insya Allah Sah 0,06 0,06
Talak 3 0,06 0,00
Ainun 0,05 0,10
Silam 0,04 0,04
Malam Jum'at 0,04 0,04
Komedi Modern Gokil 0,04 0,04
Melodylan 0,03 0,05
Whispering Corridors (Sunyi) 0,02 0,02
Rumput Tetangga 0,02 0,02
Pesantren Impian 0,02 0,02
Ngebut Kawin 0,02 0,02
Komedi Modern Gokil 2 0,02 0,02
Gasing Tengkorak 0,02 0,02
Enak Sama Enak 0,02 0,02
Dimsum Martabak 0,02 0,02
After Met You 0,02 0,02
13 The Haunted 0,02 0,02
Layangan Putus Movie 0,02 0,00
Multiple 0,00 13,32
Jurnal Risa 0,00 12,65
Mozachiko 0,00 8,89
Induk Gajah 0,00 8,44
5 Detik Rasa Rindu 0,00 6,70
Pernikahan Dini 0,00 5,60
Tilik 0,00 4,98
Kupu Kupu Malam 0,00 3,17
KKN di Desa Penari 0,00 3,04
Dua Wajah Arjuna 0,00 2,01
Naga Naga Naga 0,00 1,73
| Need You Baby 0,00 0,40
Hidayah 0,00 0,10
Garis Waktu 0,00 0,06
Kukira Kau Rumah 0,00 0,03
Revan & Reina 0,00 0,02
Bau & Rangga (Faith and The 0,00 0,02
DOA Cepet Kaya Part 1 0,00 0,02
Atas Nama Surga 0,00 0,02
Merry Riana Mimpi Sejuta Dollar 0,00 0,01
Forever Holiday in Bali 0,00 0,01

Page 13 OCR 0.944
10.

Ayah Menyayangi Tanpa Akhir 0,00 0,01
Ada Apa Dengan Pocong 0,00 0,01
A- AKu Benci Cinta 0,00 0,01
TOTAL 27,03 77,79

ifi. Perincian penjualan film digital Perseroan berdasarkan pelanggan.

Jawaban:

Rincian penjualan film digital Perseroan berdasarkan pelanggan adalah

sebagai berikut :

(dalam miliar Rupiah)
Pelanggan 30-Jun-24 30-Jun-23
Amazon.com Services LLC 21,9 14,6
Image Future Investment (HK) Limited 4,3 25,7
Netflix, Inc (USD) 0,8 0,0
PT Multimedia Nusantara 01 0,3
The Walt Disney Company (Southeast Asia) Pte. Limited 0,0 34,9
PT Vidio Dot Com 0,0 1,3
PT Tripar Multivision Plus Tbk 0,0 0,3
PT Demi Gisela Citra Sinema 0,0 0,3
West Fly Entertainment, LLC 0,0 01
PT Parkit Film 0,0 0,1
PT Metamorfosa Cipta Sarana 0,0 0,1
Skyline IFE Ltd 0,0 0,1
TOTAL 27,0 77,8
c. Latar belakang penurunan penjualan film stasiun televisi dari semula per 30 Juni 2023

sebesar Rp2,1 miliar menjadi sebesar Rp544 juta per 30 Juni 2024.

Jawaban:

Penurunan penjualan film stasiun televisi disebabkan karena di kuartal 2 pada tahun
2024, belum terdapat kesepakan kerjasama atau kontrak baru antara Perseroan
dengan stasiun televisi.

Berdasarkan CALK nomor 24 terkait dengan Beban Pokok Penjualan, Perseroan memiliki
beban Pokok penjualan sebesar Rp74 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar Rp13
miliar dibandingkan beban Pokok penjualan per 30 Juni 2023. Agar Perseroan dapat
menjelaskan latar belakang penurunan beban Pokok penjualan lainnya dari semula Rp4,3
miliar menjadi Rp510 juta per 30 Juni 2024.

Jawaban:

Per Juni 2023 beban pokok penjualan lainnya lebih tinggi karena Perseroan membayarkan
sejumlah insentif dan royalti atas film-film yang telah tayang, salah satunya adalah Film KKN di
Desa Penari. Royalti atau insentif tiap film memiliki nilai yang berbeda dan tergantung pada
hasil penjualan tiket film di bioskop.

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.95 MB
Published27 Sep 2024
Pages13
Characters25,649
Text sourceOCR
OCR confidence0.937

Names mentioned 32 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MD Entertainment Tbk p.1 ×5
linked person Priyadarshi Anand · Direktur p.1
linked org Nusantara Sejahtera Raya Tbk p.3 ×10
linked org Tripar Multivision Plus p.8 ×3
linked org PT Graha Layar Prima p.10
linked org Karya Media p.10
linked org Anugrah Semesta p.10
linked org PT Platinum Sinema p.10
linked org Merry Riana p.12
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org PT Mox Digital Indonesia p.2 ×5
unresolved org PT Mox Digital Indonesia. Berikut p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.4
unresolved org PT Enam Sembilan Production Film p.8
unresolved org PT Tripar Multivision Plus Film p.8
unresolved org PT Telekomunikasi Selular Film p.8
unresolved org PT Dapur Film Production p.8
unresolved org PT Lestari Mitra Sembada p.10
unresolved org PT Cinemaxx Global Pasifik p.10
unresolved org PT Karya Media Jaya Bersama p.10
unresolved org PT Lia Anugrah Semesta p.10
unresolved org PT Kharisma Maju Abadi p.10
unresolved org PT Pan Mitra Sembada p.10
unresolved org PT Intra Mandiri p.10
unresolved org PT Multimedia Nusantara p.13
unresolved org Pte. Limited p.13
unresolved org PT Vidio Dot Com p.13
unresolved org PT Demi Gisela Citra Sinema p.13
unresolved org PT Parkit Film p.13
unresolved org PT Metamorfosa Cipta Sarana p.13
unresolved org Skyline IFE Ltd p.13

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result