Back to announcement
20260605_BWPT_Laporan Informasi dan Fakta Material_32097881_lamp1.pdf
Other Text extracted BWPTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI
KEPADA PEMEGANG SAHAM SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA KUASI REORGANISASI
(“INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM”)
INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM INI PENTING UNTUK
DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM
PT EAGLE HIGH PLANTATIONS Tbk (“PERSEROAN”)
Sehubungan dengan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan No. IX.L.1. tentang Kuasi Reorganiasi (“Peraturan IX.L.1”), Perseroan berencana
untuk melakukan Kuasi Reorganisasi sesuai dengan ketentuan Peraturan IX.L.1 (“Rencana Kuasi
Reorganisasi”).
PT EAGLE HIGH PLANTATIONS Tbk
Kegiatan Usaha :
Perkebunan dan Industri Kelapa Sawit
Kantor Pusat :
Rajawali Place Lt. 28
Jl. HR. Rasuna Said, Kav. B/4
Jakarta 12910
Telp: (021) 8665 8828
Situs/Web: www.eaglehighplantations.com
E-mail: corsec@eaglehighplantations.com
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN
BERSAMA-SAMA BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DARI SELURUH
INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI
INI DAN MENEGASKAN, BAHWA SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA
DAN SEPANJANG SEPENGETAHUAN DAN KEYAKINAN MEREKA, INFORMASI MATERIAL
YANG TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA
FAKTA MATERIAL YANG DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG
TERDAPAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR, TIDAK
LENGKAP ATAU MENYESATKAN.
Page 2
1. PENDAHULUAN
Dalam rangka memberikan gambaran yang sesungguhnya atas posisi keuangan Perseroan, serta Perseroan
memiliki keyakinan yang kuat untuk bisa mempertahankan status kelangsungan usahanya dan untuk terus
berkembang dengan baik di masa mendatang. Oleh karena itu, Perseroan bermaksud untuk melakukan
Rencana Kuasi Reorganisasi dengan menggunakan laporan posisi keuangan konsolidasian Perseroan tanggal
31 Desember 2025.
Perseroan menyampaikan informasi sebagaimana tertuang dalam Informasi Kepada Pemegang Saham ini
sebagai pemenuhan persyaratan yang ditetapkan dalam Peraturan IX.L.1 yang merupakan Lampiran
Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor Kep-718/BL/2012 Tanggal 28 Desember 2012 Tentang Kuasi
Reorganisasi dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi
atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.
Sehubungan dengan hal di atas, Perseroan bermaksud meminta persetujuan dari para Pemegang Saham
Perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) untuk melakukan Rencana Kuasi
Reorganisasi.
2. URAIAN SINGKAT TENTANG PERSEROAN
A. Riwayat Singkat
Perseroan didirikan dengan nama “PT Bumi Perdana Prima International” sebagaimana termaktub
dalam akta Pendirian Perseroan Terbatas PT Bumi Perdana Prima International No. 13, tanggal 6
November 2000, yang dibuat di hadapan Paulus Widodo Sugeng Haryono, S.H., Notaris di Jakarta dan
telah memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai
dengan Surat Keputusan No. C-25665 HT.01.01.TH.2000, tanggal 22 Desember 2000 dan telah
didaftarkan pada Kantor Pendaftaran Perusahaan Kodya Jakarta Pusat No. 5252/BH.09.05/IX/2002,
tanggal 12 September 2002, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 68,
tanggal 26 Agustus 2003, Tambahan No. 7449 (untuk selanjutnya disebut “Akta Pendirian”).
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan terakhir dengan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Eagle High Plantations Tbk. No. 08, tanggal 04 Maret
2026 yang dibuat di hadapan Dini Lastari Siburian, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan,
yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar
Perseroan Terbatas No. AHU-0018383.AH.01.02.TAHUN 2026, tanggal 17 Maret 2026, serta telah
didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU- 0059606.AH.01.11.TAHUN 2026, tanggal
17 Maret 2026 ("Akta No. 08/2026").
B. Struktur Permodalan dan Susunan Pemegang Saham
Komposisi pemegang saham Perseroan per 02 Juni 2026:
Nilai Nominal Saham Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham
(Rp100,-) (%)
Modal Dasar 50.000.000.000 5.000.000.000.000,-
Modal Ditempatkan/Disetor:
1. PT Rajawali Capital International 11.886.121.516 1.188.612.151.600,- 37,70
2. FIC Properties SDN BHD 11.664.357.670 1.166.435.767.000,- 37,00
3. Kepemilikan masyarakat di bawah 5% 7.559.155.714 755.915.571.400,- 23,98
4. Henderi 10.000.000 1.000.000.000,- 0,03
5. Yeoh Lean Khai 2.683.300 268.330.000,- 0,01
6. Choong Kam Loong 50.000 5.000.000,- 0
7. Saham treasuri 402.922.800 40.292.280.000,- 1,28
Jumlah Modal Disetor Dan Ditempatkan 31.525.291.000 3.152.529.100.000,- 100,00
Saham Dalam Portepel 18.474.709.000 1.847.470.900.000,-
Page 3
C. Pengurusan dan Pengawasan Perseroan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar PT Eagle High Plantations
Tbk. No. 08, tanggal 04 Maret 2026 yang dibuat di hadapan Dini Lastari Siburian, S.H., Notaris di Kota
Administrasi Jakarta Selatan, yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Persetujuan
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas No. AHU-0018383.AH.01.02.TAHUN 2026, tanggal 17
Maret 2026, serta telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan di bawah No. AHU-
0059606.AH.01.11.TAHUN 2026, tanggal 17 Maret 2026, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Abed Nego
Wakil Komisaris Utama : Ahmad Nizam Bin Hamid
Komisaris : Mohammad Prianto Madelar
Komisaris : Razuwan Bin Che Rose
Komisaris Independen : Yohanes Wahyu Saronto
Komisaris Independen : Erwin Sudjono
Direksi
Direktur Utama : Henderi Djunaidi
Direktur : Andrew Haryono
Direktur : Yeoh Lean Khai
Direktur : Choong Kam Loong
3. KETERANGAN MENGENAI RENCANA KUASI REORGANISASI
A. Alasan dan Tujuan
Alasan:
1. Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan masih mencatatkan saldo defisit sebesar Rp3.707.953
juta yang merupakan akumulasi rugi tahun-tahun sebelumnya;
2. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh tekanan keuangan akibat ekspansi usaha, peningkatan kewajiban
keuangan dan beban bunga, dinamika kondisi eksternal, dampak pandemi COVID-19, serta
optimalisasi portofolio usaha Perseroan;
3. Sejak tahun 2022 hingga tahun 2025, Perseroan telah menunjukkan pemulihan kinerja dan
peningkatan laba secara berkelanjutan; dan
4. Perseroan memandang perlu untuk melakukan penataan struktur ekuitas dan laporan posisi
keuangan agar lebih mencerminkan kondisi keuangan Perseroan saat ini secara wajar.
Tujuan:
1. Memperbaiki struktur ekuitas Perseroan;
2. Memperoleh laporan posisi keuangan konsolidasian yang menunjukkan posisi keuangan dan struktur
modal yang lebih baik tanpa dibebani defisit masa lalu, sehingga kondisi keuangan Perseroan menjadi
lebih sehat dan mencerminkan posisi keuangan yang wajar;
3. Dengan tidak adanya saldo defisit maka akan memunculkan harapan bahwa Perseroan mampu untuk
membagikan dividen ke Pemegang Saham sesuai dengan peraturan yang berlaku; dan
4. Meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham, investor, kreditor, dan
mitra usaha, terhadap prospek usaha Perseroan di masa mendatang.
Page 4
B. Persyaratan Kuasi Reorganisasi
Perseroan telah melakukan pemenuhan terhadap ketentuan Peraturan IX.L.1 yang merupakan Lampiran
Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor Kep-718/BL/2012 Tanggal 28 Desember 2012 Tentang Kuasi
Reorganisasi, seperti dapat dilihat dalam tabel di bawah ini dan hal-hal lain sebagaimana telah disebutkan:
Tahun Buku per 31 Desember (disajikan dalam jutaan
Deskripsi Rupiah)
2025 2024 2023
Pendapatan 5.761.296 4.302.676 4.204.612
Beban Pokok Pendapatan (4.170.638) (3.048.251) (3.147.466)
Laba Bruto 1.590.658 1.254.425 1.057.146
Beban Usaha (400.963) (327.918) (353.680)
Laba Usaha 1.189.695 926.507 703.466
Laba Tahun Berjalan 379.107 272.132 159.970
Rata-rata Laba Tahun Berjalan selama 3 Tahun 270.403
Modal Saham – Ditempatkan dan Disetor Penuh 3.152.529 3.152.529 3.152.529
Defisit 3.707.953 4.069.673 4.329.883
Terdapat akumulasi rugi (defisit) yang material dalam
laporan keuangan tahunan yang diaudit selama 3 (tiga)
tahun terakhir. Akumulasi rugi (defisit) dianggap material
jika nilai absolut akumulasi rugi (defisit) tersebut lebih
dari:
a. 60% (enam puluh persen) dari modal disetor; dan 118% 129% 137%
b. 10 (sepuluh) kali dari rata-rata laba tahun berjalan 13,71 15,05 16,01
Selama tiga tahun terakhir, Perseroan menunjukkan tren performa positif yang tercermin dari peningkatan
laba tahun berjalan secara berturut-turut, masing-masing sebesar Rp159.970 juta pada tahun 2023,
Rp 272.132 juta pada tahun 2024, dan Rp 379.107 juta pada tahun 2025, dengan rata-rata laba tahun berjalan
dibandingkan pendapatan usaha sebesar 5,69%. Peningkatan laba ini tidak hanya mencerminkan efektivitas
strategi manajemen, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi eksternal yang lebih mendukung. Faktor utama
yang mendorong pertumbuhan ini antara lain kenaikan harga minyak nabati global, termasuk minyak sawit,
yang berdampak positif terhadap pendapatan Perseroan.
Selain itu, Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif strategis untuk meningkatkan produktivitas
operasional, antara lain melalui perbaikan fasilitas produksi, peningkatan infrastruktur pendukung termasuk
jalan dan jembatan, penyelesaian pembangunan extension pabrik kelapa sawit untuk meningkatkan
kapasitas produksi, serta investasi dalam peremajaan dan pengadaan alat berat guna meningkatkan efisiensi
operasional. Inisiatif-inisiatif tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan kinerja dan
laba Perseroan secara berkelanjutan.
C. Informasi Mengenai Rencana Kuasi Reorganisasi
Perseroan bermaksud melakukan rencana Kuasi Reorganisai dengan megeliminasi saldo laba negatif
sebesar Rp3.707.953 juta dan hasil pengeliminasian akumulasi rugi (saldo laba negatif) Perseroan saat
merencanakan kuasi reorganisasi adalah sebesar nol (0), dengan cara melakukan eliminasi antara akumulasi
rugi (saldo negatif) dengan agio saham (yang disajikan merupakan bagian dari tambahan modal disetor)
yang dimiliki oleh Perseroan.
Page 5
D. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar laporan posisi keuangan konsolidasian tahunan dan laporan laba rugi komprehensif tahunan yang
diaudit untuk periode 31 Desember 2025, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
berikut :
PT EAGLE HIGH PLANTATIONS Tbk dan ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
pada Tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023
ASET
Aset Lancar 1.737.162 1.420.678 1.300.009
Aset Tidak Lancar 8.438.988 8.373.702 8.883.501
JUMLAH ASET 10.176.150 9.794.380 10.183.510
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek 2.595.297 2.328.677 3.018.163
Liabilitas Jangka Panjang 4.753.740 5.013.614 4.973.797
JUMLAH LIABILITAS 7.349.037 7.342.291 7.991.960
EKUITAS 2.827.113 2.452.089 2.191.550
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 10.176.150 9.794.380 10.183.510
PT EAGLE HIGH PLANTATIONS Tbk dan ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023
PENDAPATAN 5.761.296 4.302.676 4.204.612
BEBAN POKOK PENDAPATAN 4.170.638 3.048.251 3.147.466
LABA BRUTO 1.590.658 1.254.425 1.057.146
BEBAN USAHA 400.963 327.918 353.680
LABA USAHA 1.189.695 926.507 703.466
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN (413.854) (460.401) (827.619)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 775.841 466.106 (124.153)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN - NETO (396.734) (193.974) 284.123
LABA SETELAH PAJAK 379.107 272.132 159.970
RUGI KOMPREHENSIF LAIN SETELAH PAJAK (4.083) (11.593) (7.453)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 375.024 260.539 152.517
Jumlah Laba Tahun Berjalan yang Dapat
Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 361.720 260.210 177.025
Kepentingan Nonpengendali 17.387 11.922 (17.055)
379.107 272.132 159.970
Jumlah Laba Komprehensif yang Dapat
Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk 357.637 248.617 169.572
Kepentingan Nonpengendali 17.387 11.922 (17.055)
375.024 260.539 152.517
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR/DILUSIAN 11,62 8,36 5,68
Page 6
PT EAGLE HIGH PLANTATIONS Tbk dan ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
untuk Tahun-Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025, 2024, dan 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024 31 Desember 2023
1.340.726 711.696 607.944
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI (826.292) (85.470) (132.208)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN (432.929) (595.654) (557.257)
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA
KAS 81.505 30.572 (81.521)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 58.080 27.378 108.876
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 209 130 23
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN 139.794 58.080 27.378
E. Analisis dan Pembahasan Oleh Manajemen
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mencatat saldo defisit sebesar Rp3.707.953 juta yang
merupakan akumulasi rugi dari tahun-tahun sebelumnya. Selama satu dekade terakhir Grup mengalami
tekanan keuangan yang signifikan akibat dari kombinasi ekspansi agresif, kondisi eksternal, dan struktur
keuangan yang kurang efisien.
Pandemi COVID-19 memperburuk situasi dengan penurunan harga minyak kelapa sawit, distribusi yang
terhambat, dan meningkatnya biaya operasional. Keputusan pelepasan beberapa anak perusahaan, yang
menghasilkan rugi Rp1.597.267 juta pada tahun 2021, menunjukkan upaya restrukturisasi yang mahal
namun diperlukan. Beban bunga bank yang tinggi terus menjadi penghambat profitabilitas, yang
menunjukkan kebutuhan akan optimalisasi struktur modal.
Transformasi dari kondisi rugi pada tahun 2021 kemudian menjadi profit yang terus meningkat sejak tahun
2022 hingga tahun 2025 menunjukkan keberhasilan strategi pemulihan dan penguatan bisnis yang
diterapkan. Dengan mempertahankan efisiensi operasional, pengelolaan biaya yang lebih baik, serta
fleksibilitas dalam menghadapi dinamika pasar, Perseroan berada pada jalur pertumbuhan yang lebih stabil
dan berkelanjutan serta memperkuat posisinya dalam industri minyak sawit. Dengan strategi yang terus
dioptimalkan, Perseroan memiliki peluang besar untuk mempertahankan pertumbuhan positif dalam jangka
panjang.
F. Informasi Mengenai Rencana Kegiatan Usaha Perseroan untuk Memperbaiki Kinerja Keuangan Ke
Depan Prospek masa depan Perseroan dalam rangka meraih Pertumbuhan yang Berkelanjutan
Perseroan memandang prospek industri kelapa sawit tetap positif, sejalan dengan kebijakan Pemerintah
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang mendorong hilirisasi
serta penguatan ketahanan pangan dan energi. Kebijakan tersebut diharapkan mendukung pertumbuhan
industri sawit nasional secara berkelanjutan, mengingat Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa
sawit terbesar di dunia.
Untuk mendukung pertumbuhan usaha, Perseroan terus meningkatkan produktivitas dan efisiensi
operasional melalui digitalisasi pemantauan produksi, pengelolaan dan peremajaan tanaman secara
berkala, serta pengembangan program petani plasma sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dan
pertumbuhan bersama masyarakat.
Perseroan telah menyelesaikan pembangunan extension pabrik kelapa sawit pada tahun 2025 dan
merencanakan pembangunan Pabrik Pengolahan Inti Sawit (Kernel Crushing Plant/KCP) yang ditargetkan
selesai pada tahun 2026. Fasilitas ini akan mendukung program hilirisasi dengan menghasilkan Palm Kernel
Oil (PKO) dan Palm Kernel Meal (PKM), meningkatkan nilai tambah produk perkebunan, dan mendukung
praktik keberlanjutan yang diterapkan oleh Perseroan.
Page 7
G. Dampak Positif Kuasi Reorganisasi
Dampak positif dari pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi terhadap posisi ekuitas Perseroan adalah
Perseroan dapat memulai awal yang baru dengan menunjukkan posisi keuangan yang lebih baik tanpa
dibebani oleh defisit masa lalu. Laporan posisi keuangan konsolidasian proforma Kuasi Reorganisasi
tanggal 31 Desember 2025 sebelum dan sesudah Kuasi Reorganisasi yang telah ditelaah dengan keyakinan
terbatas oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, berdasarkan standar perikatan
terbatas yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia melalui laporannya
No. 00017/2.1090/NA/01/1904/1/V/2026 tertanggal 20 Mei 2026 adalah sebagai berikut:
(dalam Jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Sebelum Setelah Dilaksanakan
Laporan Posisi Keuangan Dilaksanakan Kuasi Reorganisasi
Konsolidasian (Disajikan Kuasi (Proforma)
dalam Jutaan Rupiah) Reorganisasi
(Diaudit)
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 139.794 139.794
Piutang usaha - pihak ketiga setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai sebesar Rp 7.401 118.039 118.039
Piutang Plasma 414.405 414.405
Piutang lain-lain – pihak ketiga 29.760 29.760
Persediaan – setelah dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai sebesar Rp 3.144 283.874 283.874
Pajak dibayar dimuka 50.186 50.186
Biaya dibayar dimuka 137.107 137.107
Uang muka kepada pemasok – pihak ketiga 214.018 214.018
Aset biologis 303.700 303.700
Aset lancar lainnya 46.279 46.279
Jumlah Aset Lancar 1.737.162 1.737.162
Aset Tidak Lancar
Tanaman Produktif
Tanaman menghasilkan – setelah dikurangi akumulasi
amortisasi sebesar Rp 3.414.599 2.345.729 2.345.729
Tanaman belum menghasilkan – setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp 13.345 18.923 18.923
Pembibitan 46.096 46.096
Aset tetap – setelah dikurangi akumulasi penyusutan
sebesar Rp 1.527.534 3.342.141 3.342.141
Goodwill dan aset tak berwujud lainnya – bersih 960.285 960.285
Investasi surat berharga 500.000 500.000
Aset pajak tangguhan 1.047.173 1.047.173
Aset tidak lancar lainnya 178.641 178.641
Jumlah Aset Tidak Lancar 8.438.988 8.438.988
Jumlah Aset 10.176.150 10.176.150
LIABILITAS dan EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang bank jangka pendek 229.734 229.734
Utang usaha
Pihak berelasi 11.855 11.855
Pihak ketiga 812.029 812.029
Utang lembaga keuangan bukan bank jangka pendek 254.677 254.677
Uang muka diterima pihak ketiga 175.754 175.754
Beban akrual 105.354 105.354
Utang pajak 288.098 288.098
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun
Utang Bank 602.926 602.926
Laibilitias sewa 24.789 24.789
Utang lembaga keuangan bukan bank 29.010 29.010
Utang obligasi 23.781 23.781
Sukuk Mudharabah 37.290 37.290
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.595.297 2.595.297
Page 8
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Laporan Posisi Keuangan Sebelum Setelah Dilaksanakan
Konsolidasian (Disajikan Dilaksanakan Kuasi Reorganisasi
dalam Jutaan Rupiah) Kuasi (Proforma)
Reorganisasi
(Diaudit)
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 22.008 22.008
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
Utang bank 3.109.845 3.109.845
Utang lembaga keuangan bukan bank 157.287 157.287
Liabilitas sewa 29.014 29.014
Utang obligasi 6.015 6.015
Sukuk Mudharabah 24.885 24.885
Liabilitas pajak tangguhan 801.664 801.664
Liabilitas jangka panjang lain lain 603.022 603.022
Jumlah Liabilitas Jangka panjang 4.753.740 4.753.740
Jumlah Liabilitas 7.349.037 7.349.037
Ekuitas
Modal Saham 3.152.529 3.152.529
Saham Treasuri – 402.922.800 (40.292) (40.292)
Tambahan modal disetor 4.015.083 307.130
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan non (241.141) (241.141)
pengendali
Rugi komprehensif lain (389.657) (389.657)
Saldo laba (defisit) (3.707.953) -
Saldo laba (sebesar Rp 3.707.953 telah dieliminasi
melalui kuasi reorganisasi pada tahun 31 Desember - -
2025)
Jumlah Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik 2.788.569 2.788.569
entitas induk
Kepentingan nonpengendali 38.544 38.544
Jumlah Ekuitas 2.827.113 2.827.113
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 10.176.150 10.176.150
H. Laporan Akuntan Terkait Perikatan atas Proforma Laporan Posisi Keuangan Setelah Pelaksanaan Rencana
Kuasi Reorganisasi
KAP Mirawati Sensi Idris dalam laporannya No. 00017/2.1090/NA/01/1904/1/V/2026 tertanggal
20 Mei 2026 perihal Laporan Akuntan Independen atas Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma
Perseroan dan entitas anaknya tanggal 31 Desember 2025 setelah pelaksanaan rencana Kuasi Reorganisasi
menyatakan bahwa tidak terdapat hal-hal yang menjadi perhatian Akuntan yang menyebabkan Akuntan
yakin, dalam semua hal yang material, bahwa proforma laporan posisi keuangan konsolidasian setelah
kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Desember 2025, tidak memenuhi ketentuan Peraturan No. IX.L.1 yang
merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-718/BL/2012 tertanggal 28 Desember 2012
tentang Kuasi Reorganisasi.
I. Pendapat Akuntan Mengenai Kesesuaian Penerapan Prosedur Pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi
KAP Mirawati Sensi Idris dalam laporannya No. 00018/2.1090/NA/01/0153/1/V/2026 bertanggal
20 Mei 2026 perihal Laporan Akuntan Independen dengan Keyakinan Terbatas atas Rencana Pelaksanaan
Kuasi Reorganisasi Perseroan dan entitas anaknya tanggal 31 Desember 2025 menyatakan bahwa tidak
terdapat hal yang menjadi perhatian Akuntan yang menyebabkan Akuntan yakin, dalam semua hal yang
material, yang mengindikasikan ketidakpatuhan Perseroan bahwa penerapan prosedur dan ketentuan
rencana kuasi reorganisasi Perseroan dan entitas anaknya tanggal 31 Desember 2025, tidak memenuhi
ketentuan Peraturan No. IX.L.1 yang merupakan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam-LK
No. KEP-718/BL/2012 tertanggal 28 Desember 2012 tentang Kuasi Reorganisasi.
Page 9
4. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA Sehubungan dengan Rencana Kuasi Reorganisasi sebagaimana telah diuraikan dalam Informasi Kepada Pemegang Saham ini, Perseroan bermaksud untuk meminta persetujuan dari RUPSLB Perseroan yang akan diselenggarakan pada hari Senin tanggal 29 Juni 2026 dengan memperhatikan ketentuan yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan. RUPSLB Perseroan harus dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili lebih dari ½ bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah dan keputusan disetujui oleh lebih dari ½ bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan dengan sah dalam RUPSLB. Sebagai informasi, tanggal-tanggal penting yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan penyelenggaraan RUPSLB Perseroan adalah sebagaimana tertera pada tabel jadwal berikut ini: PERISTIWA TANGGAL Penyampaian mengenai mata acara RUPSLB ke Otoritas Jasa Keuangan 12 Mei 2026 Pengumuman Rencana RUPSLB dan Keterbukaan Informasi mengenai Kuasi Reorganisasi 21 Mei 2026 melalui eASY.KSEI, situs web BEI serta situs web Perseroan Tanggal Daftar Pemegang Saham (Recording Date) 04 Juni 2026 Pemanggilan RUPSLB melalui eASY.KSEI, situs web BEI serta situs web Perseroan 05 Juni 2026 Pelaksanaan RUPSLB 29 Juni 2026 RUPSLB Perseroan akan diselenggarakan pada hari Senin, 29 Juni 2026. Tempat penyelenggaraan RUPSLB akan diumumkan pada saat Pemanggilan RUPSLB. Pemegang Saham yang tidak dapat hadir dalam Rapat dapat diwakili oleh kuasanya dengan membawa Surat Kuasa yang sah dalam bentuk yang dapat diterima oleh Direksi. Anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan karyawan Perseroan diperkenankan bertindak selaku kuasa Pemegang Saham dalam Rapat, namun suara yang mereka keluarkan selaku kuasa tidak diperhitungkan dalam pemungutan suara. Bagi Pemegang Saham yang beralamat di luar negeri, Surat Kuasa wajib dilegalisasi oleh Notaris dan Kedutaan Besar Republik Indonesia setempat. 5. REKOMENDASI DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan merekomendasikan kepada seluruh pemegang saham untuk menyetujui Rencana Kuasi Reorganisasi sebagaimana disebutkan dalam Informasi Kepada Pemegang Saham ini. Dalam memberikan rekomendasi tersebut kepada pemegang saham, Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan telah menelaah manfaat dari Rencana Kuasi Reorganisasi, dan oleh karenanya berkeyakinan bahwa pelaksanaan Rencana Kuasi Reorganisasi merupakan pilihan terbaik bagi Perseroan dan seluruh pemegang saham.
Page 10
6. INFORMASI TAMBAHAN
A. Kebijakan Akuntansi Setelah Periode Kuasi Reorganisasi
Pelaksanaan Kuasi Reorganisasi tidak mengakibatkan perubahan terhadap kebijakan akuntansi yang
diterapkan oleh Perseroan. Setelah efektifnya Kuasi Reorganisasi, Perseroan akan tetap menyusun dan
menyajikan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia serta
menerapkan kebijakan akuntansi yang sama dengan yang telah digunakan secara konsisten sebelumnya.
B. Ringkasan Rencana Bisnis
Perseroan telah menetapkan rencana pertumbuhan bisnis untuk periode 2026-2030 berdasarkan
pencapaian operasional dan keuangan selama periode 2023-2025, dimana Perseroan berhasil
meningkatkan FFB Yield dari 11,04 MT/Ha pada tahun 2023 menjadi 12,48 MT/Ha pada tahun 2025,
meningkatkan EBITDA dari Rp1.049 miliar menjadi Rp1.666 miliar, serta memperbaiki rasio Loan-to-
EBITDA dari 4,95x menjadi 2,75x. Ke depan, Perseroan berfokus pada strategi pertumbuhan yang didukung
oleh ketahanan pasokan TBS, peningkatan produktivitas, penguatan ESG, dan peningkatan nilai tambah
produk.
Sumber: Perseroan
Strategi pertumbuhan Perseroan didukung oleh belanja modal sekitar Rp300 miliar per tahun selama
periode 2026-2030. Belanja modal tersebut dialokasikan untuk pengembangan Kernel Crushing Plant
(KCP), pengembangan fasilitas biogas, program penanaman baru dan replanting, pemeliharaan pabrik
kelapa sawit, peremajaan alat berat dan mesin operasional secara bertahap, serta pengembangan
infrastruktur pendukung operasional. Seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan
produktivitas, memperkuat ketahanan pasokan TBS, meningkatkan efisiensi operasional, serta
menciptakan sumber pertumbuhan dan profitabilitas baru bagi Perseroan. Sumber pendanaan
direncanakan berasal dari kombinasi arus kas operasional dan fasilitas pendanaan yang tersedia.
Dari sisi ketahanan pasokan bahan baku, Perseroan menargetkan perluasan area Plasma Mandiri dari
20.000 Ha pada tahun 2026 menjadi 40.000 Ha pada tahun 2030. Perseroan juga menargetkan program
penanaman baru seluas 7.000 Ha selama periode 2026-2028, dan program replanting sekitar 12.800 Ha
selama periode 2027-2030 guna menjaga keberlanjutan pasokan TBS dan mengoptimalkan profil usia
tanaman dari rata-rata 19 tahun pada tahun 2026 menjadi 17 tahun pada tahun 2030. Program tersebut
menjadi fondasi pertumbuhan Perseroan di masa mendatang, dimana saat tanaman hasil penanaman
baru dan replanting mulai menghasilkan, Perseroan akan mencatatkan peningkatan produksi yang
signifikan sehingga mendukung pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan.
Page 11
Melalui strategi tersebut, Perseroan menargetkan peningkatan produksi TBS dari 1,20 juta ton pada tahun
2026 menjadi 1,41 juta ton pada tahun 2030, peningkatan FFB Yield dari 14,82 MT/Ha menjadi 18,57
MT/Ha, serta peningkatan produksi CPO dari 343.929 ton menjadi 468.080 ton dengan OER yang
meningkat dari 23,4% menjadi 24,2%.
Sebagai bagian dari strategi peningkatan nilai tambah, Perseroan mengembangkan Kernel Crushing Plant
(KCP) yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal tahun 2027. Fasilitas tersebut akan menghasilkan Palm
Kernel Oil (PKO) sebesar 27.000 ton per tahun dan Palm Kernel Meal (PKM) sebesar 30.000 ton per tahun,
sehingga meningkatkan diversifikasi pendapatan dan margin usaha. Perseroan juga memperkuat
keunggulan daya saing melalui perluasan implementasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan
European Union Deforestation Regulation (EUDR) guna memperluas akses pasar dan mendukung
peningkatan nilai jual produk.
Sumber: Perseroan
Berdasarkan rencana pengembangan usaha, Perseroan menargetkan pertumbuhan secara berkelanjutan
yang tercermin dari target peningkatan pendapatan dari Rp5.892 miliar pada tahun 2026 menjadi Rp7.725
miliar pada tahun 2030, EBITDA dari Rp1.848 miliar menjadi Rp2.416 miliar, serta laba bersih dari Rp376
miliar menjadi Rp1.316 miliar. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, kualitas struktur keuangan
Perseroan juga diproyeksikan menguat dengan Loan-to-EBITDA yang membaik dari 2,70x menjadi 2,14x
dan DER yang menurun dari 2,17x menjadi 0,94x pada tahun 2030. Proyeksi tersebut disusun berdasarkan
asumsi yang konservatif, antara lain harga CPO sebesar Rp12.000/kg, harga PK sebesar Rp8.500/kg, harga
PKO sebesar Rp13.200/kg, dan harga PKM sebesar Rp2.000/kg.
Indikator 2026F 2027F 2028F 2029F 2030F
FFB Yield (MT/Ha) 14,82 16,14 17,26 17,75 18,57
EBITDA (Rp miliar) 1.848 2.029 2.252 2.317 2.416
EBITDA Growth YoY (%) 11,0 10,0 11,0 3,0 4,0
Loan to EBITDA (x) 2,7 2,5 2,3 2,1 2,1
Total Liabilities/ Total Equity (x) 2,1 1,7 1,4 1,1 0,9
Page 12
Perseroan juga meyakini prospek industri kelapa sawit tetap positif yang didukung oleh tiga faktor utama,
yaitu ketersediaan pasokan bahan baku yang berkelanjutan, dukungan Pemerintah terhadap
pengembangan industri kelapa sawit sebagai bagian dari ketahanan pangan dan energi nasional, serta terus
meningkatnya kebutuhan global terhadap produk berbasis kelapa sawit untuk sektor pangan dan energi.
Sumber: Indonesia Palm Oil Conference (IPOC) 2025
Dalam penyusunan rencana kegiatan usaha dan anggaran, Perseroan juga telah mempertimbangkan
berbagai faktor risiko dan asumsi usaha yang relevan, termasuk perubahan harga minyak sawit mentah
(CPO), harga pupuk, biaya energi dan bahan bakar, tingkat suku bunga, nilai tukar mata uang asing, serta
tingkat produktivitas tandan buah segar (TBS).
Dengan mempertimbangkan sensitivitas terhadap faktor-faktor dinamika eksternal serta berbagai inisiatif
strategis yang dijalankan, Perseroan meyakini bahwa rencana bisnis tetap realistis, terukur, dan mampu
mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
C. Informasi Mengenai Penyajian Tambahan Modal Disetor dan Dasar Akuntansinya
Perseroan bermaksud melakukan rencana Kuasi Reorganisasi dengan mengeliminasi saldo laba negatif
sebesar Rp3.707.953 juta dan hasil pengeliminasian akumulasi rugi (saldo laba negatif) Perseroan saat
merencanakan Kuasi Reorganisasi adalah sebesar nol (0), dengan cara melakukan eliminasi antara akumulasi
rugi (saldo negatif) dengan agio saham (yang disajikan merupakan bagian dari tambahan modal disetor)
yang dimiliki oleh Perseroan.
Agio saham yang digunakan untuk mengeliminasi saldo laba negatif dalam pelaksanaan Kuasi Reorganisasi
merupakan bagian dari tambahan modal disetor yang berasal dari transaksi penerbitan saham historis
Perseroan, termasuk penerbitan saham dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham (IPO), pelaksanaan
opsi saham, private placement, dan Penawaran Umum Terbatas (PUT).
Saldo transaksi akuisisi terbalik (reverse acquisition) yang telah dilakukan Perseroan pada masa lalu,
sebelumnya disajikan pada Laporan Keuangan Konsolidasian tahun 2014 sampai dengan tahun 2024 sebagai
bagian dari pos “Penyesuaian ke Modal Saham Menurut Hukum sebagai Akibat Akuisisi Terbalik”.
Selanjutnya pada laporan keuangan konsolidasian tahun 2025, saldo tersebut disajikan sebagai bagian dari
tambahan modal disetor untuk mencerminkan komponen pembentuk tambahan modal disetor secara lebih
rinci sesuai substansi ekonominya sebagai agio saham yang berasal dari kontribusi modal dari para
pemegang saham.
Penyajian tersebut didasarkan pada penerapan ketentuan PSAK 103 Kombinasi Bisnis, dimana struktur
ekuitas yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian merepresentasikan struktur ekuitas entitas
induk secara hukum, termasuk kepentingan ekuitas entitas induk secara hukum yang diterbitkan dalam
rangka kombinasi bisnis. Perubahan penyajian tersebut tidak mengubah jumlah total ekuitas Perseroan.
Page 13
7. PENUTUP
Para Pemegang Saham yang ingin memperoleh informasi lain sehubungan dengan Rencana Kuasi Reorganisasi,
dapat menghubungi Perseroan selama jam kerja (pukul 08.00 sampai dengan 16.00 Waktu Indonesia Barat)
pada hari kerja di kantor Perseroan dengan alamat berikut:
PT Eagle High Plantations Tbk
Rajawali Place Lt. 28
Jl. HR. Rasuna Said, Kav. B/4
Jakarta 12910
Tel: (021) 8665 8828
Website: www.eaglehighplantations.com
Email: corsec@eaglehighplantations.com
Jakarta, 05 Juni 2026
Direksi Perseroan
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.1
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×4
unresolved
org
PT Bumi Perdana Prima International
p.2 ×2
unresolved
person
Paulus Widodo Sugeng Haryono
· Notaris
p.2
unresolved
org
Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.2
unresolved
person
Dini Lastari Siburian
· Notaris
p.2 ×3
unresolved
—
(Rp100,-)
p.2
unresolved
org
PT Rajawali Capital International
p.2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris
p.7
unresolved
person
H. Laporan Akuntan Terkait Perikatan
p.8
unresolved
org
Mirawati Sensi Idris
p.8 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.8 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.