Back to announcement
20240917_AKSI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31726512_lamp1.pdf
Other Text extracted AKSISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
No.: 036/MSM-Corsec/IX/24 Jakarta, 17 September 2024
Kepada Yth :
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur Nomor 2-4
Jakarta Pusat 10710
Perihal : Permintaan Penjelasan
Dengan Hormat,
Sesuai dengan surat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor S-09774/BEI-PP2/09-2024 tanggal 12
September 2024 (“Surat S-09774”) perihal Permintaan Penjelasan berdasarkan pada:
1. Pengumuman Bursa nomor Peng-SPT-00092/BEI.WAS/09-2024 tanggal 6 September 2024
perihal Penghentian Sementara Perdagangan Saham PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk
(AKSI).
2. Surat PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (“Perseroan”) nomor 31/MSM-Corsec/VII/24 tanggal
31 Juli 2024 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit.
Bersama ini kami sampaikan penjelasan atas Surat S-09774 tersebut.
1. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan mohon penjelasan:
a. Perkembangan kegiatan usaha.
b. Kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan (entitas induk) dan entitas anak saat ini, mohon
dijelaskan perbedaannya (jika ada).
c. Prospek usaha Perseroan ke depannya.
d. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada).
e. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada).
f. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2024.
g. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada).
h. Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan.
Jawaban :
1. a. Di tengah kondisi ketidakpastian akibat dampak perekonomian global, ketegangan geopolitik
dunia dan pemulihan ekonomi domestik , Perseroan masih mencatat perolehan pendapatan
usaha yang cukup baik yaitu sebesar Rp. 222.235.231.471 atau mengalami kenaikan sebesar 13,6%
untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan periode yang sama
tahun 2023 sebesar Rp. 195.640.266.526.
b. Kegiatan usaha yang dijalankan Perseroan ( entitas induk ) adalah perusahaan holding (
investment) dan kegiatan usaha entitas anak adalah : pengangkutan bahan baku mineral dan
batubara menggunakan truk (transportasi darat).
c. Perseroan optimis dengan prospek usaha yang dijalankan oleh entitas anak. Jasa angkutan
darat entitas anak perusahaan kami adalah pada jasa angkutan batubara, Dimana komoditi
Batubara masih menjadi tren di tahun 2024 seiring dengan peningkatan kebutuhan batubara
khususnya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang relatif besar pemakaian dan
kebutuhan batubara sebagai sumber energinya, disamping kebutuhan untuk industri tetap
relatif stabil.
PT MINERAL SUMBERDAYA MANDIRI Tbk
Gedung Treasury Lantai 52 SCBD Lot 28, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190
Page 2
d. Tidak ada
e. Proses negosiasi dengan pelanggan baru.
f. Berasal dari hasi pendapatan usaha, secara cash flow Perseroan tidak mengalami kesulitan.
g. Tidak ada
h. Terdapat beberapa unit armada yang dimiliki saat ini masih dalam keadaan belum beroperasi
karena masih mencari driver-driver baru yang handal dan kompeten yang sesuai dengan
standar Perusahaan untuk mendukung bisnis Perseroan, untuk memitigasi dampak tersebut
Perseroan terus berupaya memaksimalkan utilitas armada dan kualitas layanan dengan
memperkuat kompetensi sumber daya manusia terutama para driver armada melalui
peningkatan kemampuan dan pelatihan kemampuan baru untuk tetap relevan dengan
kebutuhan bisnis.
2. Perincian atas strategi Perseroan yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja
keuangan.
Jawaban :
2. a. Meningkatkan kualitas jasa layanan kepada konsumen dan daya saing Perseroan dengan
menggunakan aplikasi teknologi yang modern.
b. Fokus terhadap pencapaian target.
c. Peremajaan armada agar tetap relevan dengan kebutuhan bisnis dan untuk meningkatkan
produktivitas.
d. Memaksimalkan utilitas armada dan melakukan program kaderisasi driver melalui penyeleksian
ketat calon driver-driver baru yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang lebih handal
untuk mendukung keberlanjutan bisnis.
e. Melakukan program efisiensi biaya operasional untuk meningkatkan margin usaha.
f. Penguatan tata kelola.
3. Sehubungan dengan entitas anak Perseroan agar dijelaskan:
a. Kinerja entitas anak dengan mengisi tabel berikut:
Kontribusi Pendapatan Kontribusi Pendapatan
Kegiatan dan terhadap Perseroan per terhadap Perseroan per
Entitas Anak
Lokasi Usaha 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rp % Rp %
Pengangkutan
PT Rezki Batulicin mineral dan
222.235.231.471 100% 431.489.505.362 100%
Transport ( RBT ) batubara
menggunakan truk
b. Apakah terdapat rencana akuisisi perusahaan atau entitas anak kedepannya?
Jawaban :
3. b. Tidak ada
PT MINERAL SUMBERDAYA MANDIRI Tbk
Gedung Treasury Lantai 52 SCBD Lot 28, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190
Page 3
4. Berdasarkan CALK Nomor 5 tentang Piutang Usaha, Perseroan membukukan piutang usaha bersih
sebesar Rp44,9 miliar per 30 Juni 2024, menurun 31,1% dibandingkan per 31 Desember 2023
sebesar Rp65,2 miliar. Dari rincian umur piutang, sebesar Rp41,4 miliar atau 66,1% dari total
piutang kotor Perseroan merupakan piutang yang sudah jatuh tempo. Atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang penurunan piutang usaha per 30 Juni 2024 dibandingkan per 31 Desember
2023.
b. Latar belakang tingginya piutang yang telah jatuh tempo.
c. Latar belakang piutang yang telah jatuh tempo dengan waktu 181-360 hari dan lebih dari 191
hari cukup tinggi, yaitu Rp20,8 miliar dan Rp12,5 miliar secara berturut-turut.
d. Latar belakang Perseroan hanya mencadangkan kerugian penurunan nilai piutang sebesar
Rp17,7 miliar. Apakah nilai tersebut sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang
berlaku?
e. Tindak lanjut Perseroan terhadap piutang yang telah jatuh tempo tersebut.
f. Apakah piutang yang sudah jatuh tempo tersebut dapat tertagih seluruhnya? Mohon
dielaborasikan.
g. Tindak lanjut dan strategi Perseroan atas pelanggan dengan piutang macet.
Jawaban :
4. a. Penurunan piutang usaha per 30 Juni 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023 dikarenakan
adanya pelunasan atas piutang usaha tersebut.
b. Tingginya piutang yang telah jatuh tempo karena pelanggan membayar pada awal Juli bulan
berikutnya.
c. Tingginya piutang yang telah jatuh tempo 181-360 hari dikarenakan belum adanya pelunasan
dari pelanggan.
d. Pencadangan kerugian penurunan nilai persediaan sebesar Rp. 17,7 miliar sudah sesuai
dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71.
e. Tindak lanjut yang dilakukan Perseroan adalah menagih piutang yang telah jatuh tempo
tersebut dengan melakukan follow up secara intensif dan berkoordinasi dengan pelanggan (
kunjungan pelanggan, meeting, surat menyurat, email dan telepon).
f. Diupayakan dengan berbagai cara dengan melakukan pendekatan, penagihan secara berkala
dan komunikasi yang baik dengan pelanggan, Perseroan optimis akan dapat menagih piutang
yang telah jatuh tempo tersebut.
g. Tindak lanjut dan strategi Perseroan atas pelanggan dengan piutang macet adalah dengan
melakukan penagihan secara persuasif, negosiasi, telepon secara rutin dan melakukan
komunikasi yang baik dengan pelanggan (jika diperlukan, Perseroan mengirimkan surat
peringatan) dan menunjukkan keinginan untuk mencari solusi yang saling menguntungkan.
5. Berdasarkan CALK Nomor 8 tentang Piutang Usaha, Perseroan membukukan piutang usaha bersih
sebesar Rp44,9 miliar per 30 Juni 2024, menurun 31,1% dibandingkan per 31 Desember 2023
sebesar Rp65,2 miliar. Dari rincian umur piutang, sebesar Rp41,4 miliar atau 66,1% dari total
piutang kotor Perseroan merupakan piutang yang sudah jatuh tempo. Atas hal tersebut agar
dijelaskan:
a. Latar belakang penurunan piutang usaha per 30 Juni 2024 dibandingkan per 31 Desember
2023.
b. Latar belakang tingginya piutang yang telah jatuh tempo.
c. Latar belakang piutang yang telah jatuh tempo dengan waktu 181-360 hari dan lebih dari 191
hari cukup tinggi, yaitu Rp20,8 miliar dan Rp12,5 miliar secara berturut-turut.
d. Latar belakang Perseroan hanya mencadangkan kerugian penurunan nilai piutang sebesar
Rp17,7 miliar. Apakah nilai tersebut sudah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang
berlaku?
PT MINERAL SUMBERDAYA MANDIRI Tbk
Gedung Treasury Lantai 52 SCBD Lot 28, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190
Page 4
e. Tindak lanjut Perseroan terhadap piutang yang telah jatuh tempo tersebut.
f. Apakah piutang yang sudah jatuh tempo tersebut dapat tertagih seluruhnya? Mohon
dielaborasikan.
g. Tindak lanjut dan strategi Perseroan atas pelanggan dengan piutang macet.
Jawaban :
5. a. Penurunan piutang usaha per 30 Juni 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023 dikarenakan
b. Tingginya piutang yang telah jatuh tempo karena pelanggan membayar pada awal Juli bulan
berikutnya.
c. Tingginya piutang yang telah jatuh tempo 181-360 hari dikarenakan belum adanya pelunasan
dari pelanggan.
d. Pencadangan kerugian penurunan nilai persediaan sebesar Rp. 17,7 miliar sudah sesuai
dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 71.
e. Tindak lanjut yang dilakukan Perseroan adalah menagih piutang yang telah jatuh tempo
tersebut dengan melakukan follow up secara intensif dan berkoordinasi dengan pelanggan (
kunjungan pelanggan, meeting, surat menyurat, email dan telepon).
f. Diupayakan dengan berbagai cara dengan melakukan pendekatan, penagihan secara berkala
dan komunikasi yang baik dengan pelanggan, Perseroan optimis akan dapat menagih piutang
yang telah jatuh tempo tersebut.
g. Tindak lanjut dan strategi Perseroan atas pelanggan dengan piutang macet adalah dengan
melakukan penagihan secara persuasif, negosiasi, telepon secara rutin dan melakukan
komunikasi yang baik dengan pelanggan (jika diperlukan Perseroan mengirimkan surat
peringatan) dan menunjukkan keinginan untuk mencari solusi yang saling menguntungkan.
6. Berdasarkan CALK Nomor 10 tentang Perpajakan, Perseroan membukukan tagihan klaim pajak
sebesar Rp7,5 miliar per 30 Juni 2024. Atas hal tersebut agar dijelaskan latar belakang adanya
tagihan klaim pajak tersebut di tahun 2024.
Jawaban :
6. Merupakan uang muka pph pasal 23 sebesar Rp. 4.784.268.537 dan uang muka pph pasal 25
sebesar Rp. 2.668.967.544.
7. Berdasarkan CALK Nomor 11 tentang Utang Bank, Perseroan membukukan utang bank sebesar
Rp43,98 miliar per 30 Juni 2024, meningkat 46,2% dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar
Rp30 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan utang bank per 30 Juni 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023.
b. Rencana dan strategi pembayaran bunga dan pokok atas utang bank tersebut.
c. Apakah Perseroan dan entitas anak telah memenuhi rasio yang dipersyaratkan oleh PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan?
d. Jika tidak agar dijelaskan latar belakang dan tindak lanjutnya.
Jawaban :
7.a. Berdasarkan Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 126/BMM/PK-KI.2023 pada tanggal 3 Januari
2024, PT Rezki Batulicin Transport memperoleh fasilitas Kredit Investasi dari BNI sebesar Rp
31.680.000.000 (sebesar 60% dari total nilai perolehan). Fasilitas ini dikenai bunga sebesar 8,5%
per tahun. Jangka waktu fasilitas ini adalah 36 bulan. Fasilitas ini digunakan untuk pembiayaan
kembali 35 truk. Fasilitas ini dijamin dengan piutang usaha, kendaraan RBT, jaminan perorangan
dan jaminan perusahaan.
PT MINERAL SUMBERDAYA MANDIRI Tbk
Gedung Treasury Lantai 52 SCBD Lot 28, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190
Page 5
b. Rencana dan strategi Perseroan adalah menggunakan sumber dana dari penghasilan
Perusahaan yang disusun berdasarkan anggaran kebutuhan Perusahaan berdasarkan skala
prioritas dan jatuh tempo tagihan termasuk anggaran pengeluaran untuk pembayaran bunga dan
pokok utang bank.
c. Perseroan telah menjaga dan mempertahankan rasio keuangan yang dipersyaratkan oleh PT
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan.
d. –
8. Perseroan per 30 Juni 2024 membukukan pendapatan Rp222,2 miliar, meningkat 13,6% dibanding
periode yang sama pada tahun 2023 sebesar Rp195,6 miliar. Pendapatan Perseroan didominasi
oleh dua pelanggan, yaitu PT Borneo Indobara (87,9%) dan PT Bina Sewangi Raya (4,9%). Atas
hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan pendapatan per 30 Juni 2024.
b. Latar belakang Perseroan hanya memiliki satu segmen pendapatan, yaitu penyewaan
kendaraan.
c. Latar belakang 87,9% pendapatan Perseroan berasal dari PT Borneo Indobara. Apakah
terdapat ketergantungan pendapatan terhadap pelanggan tersebut?
d. Apakah terdapat kontrak/perjanjian dengan PT Borneo Indobara dan PT Bina Sewangi Raya ?
Jika iya, agar dijelaskan berapa lama jangka waktu kontrak dan bagaimana target penjualan
pada masing-masing perusahaan tersebut ?
e. Rencana dan strategi Perseroan apabila PT Borneo Indobara tidak lagi menjadi pelanggan
Perseroan.
f. Apakah terdapat rencana diversifikasi pelanggan kedepannya ?
g. Bagaimana Perseroan dapat memastikan sustainability revenue kedepannya dalam jangka
panjang ?
h. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan kedepannya.
Jawaban :
8. a. Adanya peningkatan permintaan pelanggan.
b. Segmen pendapatan Perseroan adalah penyewaan kendaraan sesuai izin usaha jasa
pertambangan (IUJP) yang dimiliki saat ini.
c. Tidak, Perusahaan tetap berusaha mencari pelanggan baru dan saat ini Perseroan sedang dalam
proses negosiasi dengan pelanggan baru.
d. Ada, Terdapat kontrak/perjanjian dengan PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Bina Sewangi Raya
(BSR). Perjanjian dengan BIB berlaku hingga tahun 2036 dan perjanjian dengan BSR berakhir
hingga tahun 2025. Kedua perjanjian tersebut dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan
pihak yang bersangkutan. Lingkup pekerjaan Perseroan dengan BIB dan BSR adalah
penyediaan unit truk dengan spesifikasi tertentu untuk pengangkutan batubara.
e. Perseroan sedang mencari dan negosiasi dengan pelanggan baru.
f. Ada
g. Perseroan memastikan sustainability revenue dengan melaksanakan kontrak perjanjian jangka
panjang maupun live of mining.
h. Melakukan ekspansi dan mencari calon pelanggan baru.
9. Perseroan per 30 Juni 2024 masih membukukan rugi usaha sebesar Rp13,8 miliar dan rugi bersih
sebesar Rp10,6 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang Perseroan membukukan rugi usaha per 30 Juni 2024.
b. Latar belakang Perseroan membukukan rugi bersih per 30 Juni 2024.
c. Latar belakang rendahnya Gross Profit Margin Perseroan per 30 Juni 2024 (10,3%)
dibandingkan per 30 Juni 2023 (16,1%).
d. Upaya Perseroan untuk dapat membukukan laba usaha dan laba bersih kedepannya.
PT MINERAL SUMBERDAYA MANDIRI Tbk
Gedung Treasury Lantai 52 SCBD Lot 28, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190
Page 6
e. Apakah Perseroan optimis dapat membukukan laba bersih pada tahun 2024?
f. Target Perseroan untuk membukukan laba bersih beserta alasannya.
Jawaban :
9. a. Latar belakang Perseroan membukukan rugi usaha per 30 Juni 2024 yaitu adanya rasio beban
penyusutan sebesar 3,8% atau kenaikan beban penyusutan sebesar 3,45% dibandingkan per
30 Juni 2023 sebesar 0,35%. Kenaikan tersebut adanya penambahan armada baru di tahun
2024 sebanyak 35 unit.
b. Latar belakang Perseroan membukukan rugi bersih per 30 Juni 2024 yaitu adanya rasio beban
penyusutan sebesar 3,8% atau kenaikan beban penyusutan sebesar 3,45% dibandingkan per
30 Juni 2023 sebesar 0,35%, rasio beban gaji sebesar 5,7% atau kenaikan beban gaji sebesar
0,4% dibandingkan per 30 Juni 2023 sebesar 5,3%, rasio beban perawatan sebesar 5,6% atau
kenaikan beban perawatan sebesar 0,9% dibandingkan per 30 Juni 2023 sebesar 4,7% dan
adanya pembayaran bunga utang bank. Kenaikan tersebut adanya penambahan armada baru
di tahun 2024 sebanyak 35 unit.
c. Latar belakang rendahnya Gross Profit Margin Perseroan per 30 Juni 2024 (10,3%) dibandingkan
per 30 Juni 2023 (16,1%) yaitu adanya rasio beban sewa kendaraan sebesar 70,5% atau
kenaikan beban sewa kendaraan sebesar 11,7% dibandingkan per 30 Juni 2023 sebesar 58,8%
karena adanya kenaikan permintaan jasa pengangkutan.
d. Melakukan efisiensi biaya operasional dan meningkatkan pendapatan.
e. Optimis karena masih tingginya permintaan jasa pengangkutan.
f. Perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp. 18,720 miliar atau rasio margin laba bersih
sebesar 3,9% tahun 2024 karena masih tingginya permintaan.
10. Informasi / fakta / kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga Efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban :
10. Sampai dengan saat ini, tidak ada Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum
diungkapkan kepada publik.
PT MINERAL SUMBERDAYA MANDIRI Tbk
Gedung Treasury Lantai 52 SCBD Lot 28, Jl. Jendral Sudirman Kav.52-53 Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan DKI Jakarta 12190
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Rezki Batulicin
p.2
unresolved
org
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan
p.4 ×2
unresolved
org
PT Rezki Batulicin Transport
p.4
unresolved
org
PT Bina Sewangi Raya
p.5 ×3
unresolved
org
PT Borneo Indobara. Apakah
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.