Skip to content
Back to announcement

20240913_BEEF_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31725847_lamp1.pdf

Other Text extracted BEEF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
Jakarta, 13 September 2024
No. Reff: B.034-Corpsec/ETT-BEEF/IX/2024


Kepada Yth
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower 1 Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

Up.        Bpk I Gede Nyoman Yetna
           Direktur


Perihal            : Penjelasan Atas Permintaan Penjelasan kepada PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)

Dengan hormat,
Sehubungan dengan Surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-09652/BEI.PP/09-2024 tanggal 10 September 2024 yang
kami terima pada tanggal 12 September 2024, bersama ini kami menyampaikan informasi tambahan sebagai
penjelasan sebagai berikut :

      1.   Berdasarkan tanggapan nomor 2b Perseroan akan memenuhi free float dengan mengupayakan agar
           pemegang saham yang merupakan pihak yang terafiliasi dengan pengendali untuk melakukan pelepasan
           kepemilikannya melalui perdagangan di Pasar Reguler di Bursa Efek Indonesia setelah yang bersangkutan
           menerima saham bonus yang berasal dari kapitalisasi Agio saham yang direncanakan oleh Perseroan
           dengan harga yang diharapkan lebih terjangkau oleh investor publik. Namun berdasarkan Laporan Bulanan
           Registrasi Pemegang Efek per 30 Agustus 2024 yang disampaikan pada 5 April 2024 persentase free float
           telah terpenuhi. Agar dijelaskan mengenai pemenuhan persentase free float tersebut mengingat sampai
           dengan saat ini saham bonus belum dibagikan dan belum mendapat persetujuan RUPS.

           Jawab:
           Perseroan berupaya dapat memenuhi presentase Free Float tersebut, sehingga dapat sesuai dengan
           peraturan Free Float yang wajib dipenuhi oleh seluruh Perusahaan Terbuka.

      2.   Berdasarkan tanggapan nomor 3, disebutkan bahwa penurunan aset Perseroan disebabkan oleh menurunnya
           persediaan yang dijual. Bursa meminta penjelasan terkait:
           a. Apakah penurunan persediaan yang dijual dan pembayaran utang tersebut belum dipertimbangkan
               dalam proforma keuangan pada saat akuisisi 3 entitas anak tersebut?
           b. Jika belum, apa pertimbangan Perseroan tidak memperhitungkan penurunan persediaan dan
               pembayaran utang mengingat operasional Perseroan terus berjalan.
           c. Kendala yang mempengaruhi tidak tercapainya proforma keuangan pada saat akuisisi 3 entitas anak.

           Jawab:
           a.     Perseroan belum mempertimbangkan penurunan persediaan yang dijual dan pembayaran utang
                  dalam proforma keuangan pada saat akuisisi tersebut.
           b.     Pertimbangan disebabkan daging sebagai komoditas yang fast moving sehingga dalam proforma
                  hanya menggabungkan saldo neraca perseroan dengan entitas yang akan diakuisisi.
Page 2
     c.      Pada saat akuisisi ini perseroan masih memiliki hutang yang cukup besar sehingga dengan hasil
             penjualan persediaan masih harus membayar hutang usahanya.

3.   Berdasarkan tanggapan nomor 8a, Perseroan menyatakan bahwa penjualan yang meningkat mengakibatkan
     Perseroan perlu meningkatkan jumlah persediaan, yang mana didukung oleh tanggapan nomor 5 di mana
     Perseroan melakukan penarikan utang pada Bank Mandiri sebesar Rp100 miliar yang mana salah satunya
     akan digunakan untuk pembelian persediaan. Namun, pada tanggapan nomor 8.c., disebutkan bahwa
     Perseroan tidak memiliki kontrak tertulis dengan pelanggan. Bursa meminta penjelasan terkait:
     a. Dasar perhitungan Perseroan dalam melakukan pembelian persediaan, mengingat antara Perseroan dan
         pelanggan tidak memiliki kontrak tertulis dan hanya mengandalkan penjualan historis.
     b. Atas upaya peningkatan persediaan yang cukup signifikan, apa mitigasi Perseroan apabila pelanggan
         besar Perseroan saat ini tidak melakukan pembelian kembali kepada Perseroan.

     Jawab:
     a. Persediaan perseroan terbesar adalah daging yang merupakan produk bahan makanan yang merupakan
         kebutuhan pokok masyarakat yang dibutuhkan setiap saat dan historis pelanggan selama ini tetap
         terjaga maka perseroan harus menjaga jumlah persediaan, apabila persediaan tidak tersedia saat
         pelanggan ada permintaan justru akan mengakibatkan pelanggan berpindah ke pesaing dan akibatnya
         penjualan menurun dan laba perseroan pun akan menurun.
     b. Perseroan masih memiliki calon pelanggan yang sebelumnya pernah menjadi pelanggan yang
         berkualitas, saat Pandemi, Perseroan mengalami penurunan sehingga perseroan saat itu belum bisa
         memenuhi secara optimal permintaan pelanggan, dan dengan kemampuan perseroan saat ini
         menjaga jumlah persediaan. Perseroan yakin akan dapat menambah pelanggan selain pelanggan
         besar yang ada saat ini.

4.   Berdasarkan tanggapan nomor 9, Bursa meminta penjelasan terkait:
     a. Pertimbangan Perseroan melakukan pembangunan cold storage di Subang dan kontribusi yang
         diharapkan dengan pembangunan tersebut terhadap operasional Perseroan.
     b. Perseroan melakukan pembayaran uang muka cukup besar kepada PT Artha Cipta Saudara dan CV
         Kawan Jaya Bersama. Apakah PT Artha Cipta Saudara dan CV Kawan Jaya Bersama merupakan
         pemasok besar Perseroan?
     c. Apabila iya, apakah terdapat kontrak tertulis antara Perseroan dan kedua pemasok tersebut?

     Jawab:
     a. Pertimbangan Perseroan untuk melakukan Pembangunan Cold Storage di Subang bertujuan untuk
         mengoptimalkan aset tanah subang yang cukup luas dan diharapkan dengan pembangunan cold
         storage perseroan dapat memiliki penyimpanan daging beku yang cukup serta dapat membuka peluang
         perseroan untuk mendapatkan pendapatan dari menyewakan cold storage kepada pihak lain yang
         memiliki usaha daging beku.
     b. Ya, Perseroan mempunyai pemasok besar, salah satunya adalah PT Artha Cipta Saudara dan CV
         Kawan Jaya Bersama.
     c. Tidak terdapat kontrak tertulis kepada pemasok tersebut, melainkan seluruh pasokan berdasarkan
         Pemesanan Order (“PO”).

5.   Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 13, Bursa meminta penjelasan terkait pihak XXXX yang
     dimaksud Perseroan atas utang lain-lain pembelian 3 entitas anak.
Page 3
     Jawab:
     Terlampir tanggapan Perseroan nomor 13
      13. Dalam utang lain-lain per 30 Juni 2024 terdapat peningkatan yang disebabkan pembelian 3 entitas
           anak dan utang lain-lain kepada PT Suri Nusantara Jaya dan Alex masing-masing sebesar Rp13,1
           miliar dan Rp1,3 miliar. Agar dijelaskan peningkatan utang lain-lain tersebut kepada masing-masing
           pihak termasuk peruntukan dana dari utang tersebut.
           Jawab:
            - Utang lain-lain atas pembelian 3 entitas anak adalah hutang kepada para pihak sebagai
              berikut :




            - Utang lain-lain kepada PT Suri Nusantara Jaya peruntukannya adalah untuk pinjaman
               operasional perseroan
            - Utang lain-lain kepada Alex peruntukannya adalah untuk pembelian aset gudang entitas
              anak

6.   Perseroan belum menyampaikan tanggapan atas pertanyaan nomor 14, 15, dan 18b, Bursa meminta
     penjelasan terkait hal tersebut.

     Jawab:
     Terlampir tanggapan Perseroan nomor 14.
     14. Berdasarkan CALK 25 Penjualan, Perseroan periode Juni 2024 membukukan penjualan dengan
          peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 345% dibandingkan periode Juni 2023. Agar
          dijelaskan mengenai:
          a. Penyebab peningkatan penjualan tersebut.
          b. Mengapa penjualan kepada PT Suri Nusantara Jaya justru mengalami penurunan secara persentasi
              seiring dengan peningkatan penjualan tersebut?
          c. Pertimbangan Perseroan melakukan penjualan kepada pihak berelasi dimana periode-periode
              sebelumnya Perseroan tidak melakukan penjualan kepada kepada pihak berelasi.
          d. Proporsi penjualan kepada PT Suri Nusantara Jaya periode 30 Juni 2024 mencapai 24% dari total
              penjualan, apakah Perseroan memiliki perjanjian kerja sama jangka panjang dengan PT Suri
              Nusantara Jaya. Agar dijelaskan.
          e. Bagaimana mitigasi Perseroan terhadap ketergantungan penjualan kepada pihak tertentu seperti PT
              Suri Nusantara Jaya.
          Jawab:
          a. Proses akuisisi 3 entitas anak yang dilakukan oleh perseroan di bulan Juni 2024, maka
              mulai bulan April 2024 sampai dengan Juni 2024 perseroan sudah meningkatkan perluasan
Page 4
       penjualan di lokasi-lokasi entitas anak sehingga dampaknya terjadi kenaikan penjualan sampai
       dengan periode 30 Juni 2024
    b. Walaupun secara nilai penjualan kepada PT Suri Nusantara Jaya mengalami kenaikan namun
       perseroan juga mengalami kenaikan nilai penjualan kepada customer-customer lainnya sehingga
       secara persentase dibandingkan total penjualan keseluruhan mengalami penurunan
    c. Penjualan berelasi adalah penjualan kepada PT Sukses International Anugerah Pratama dan PT
       Fajar Jaya Anugerah yang terjadi sebelum tanggal akuisisi yang statusnya masih belum menjadi
       entitas anak sehingga penjualan tersebut tidak dieliminasi. Namun per 30 Juni 2024 sudah
       menjadi entitas anak maka penyajian dalam Laporan Keuangan sebagai penjualan kepada
       pihak berelasi
    d. Tidak ada perjanjian kerjasama jangka panjang, namun perseroan tetap berkomitmen untuk
       memenuhi permintaan pembelian dari PT Suri Nusantara Jaya selama invoice penjualan
       sebelumnya sudah dilakukan pembayaran sesuai dengan term of payment (TOP) nya
    e. Saat ini perseroan sudah meningkatkan penjualan selain kepada PT Suri Nusantara Jaya, sehingga
       perseroan kedepan tidak bergantung kepada customer tertentu

Terlampir tanggapan Perseroan nomor 15.
 15. Berdasarkan CALK 26 Beban Pokok Penjualan, Perseroan membukukan beban pokok penjualan
      sebagai berikut:




 Perseroan membukukan adanya penurunan pada pembelian bahan baku dan pembantu dari Rp279,68
 miliar per 30 Juni 2023 menjadi Rp35,48 miliar per 30 Juni 2024 dan adanya pembelian barang jadi
 sebesar Rp1,29 triliun pada 30 Juni 2024. Sementara beban upah dan pabrikasi meningkat dari Rp7,46
 miliar per 30 Juni 2023 menjadi Rp9,47 miliar per 30 Juni 2024. Bursa meminta penjelasan terkait hal
 tersebut.

 Jawab:
 - Pembelian di periode 30 Juni 2024 selain pembelian bahan baku dan bahan pembantu untuk proses
     produksi, perseroan juga membeli produk yang sudah jadi dan tidak ada proses produksi sehingga
     langsung dijual kembali dengan jumlah yang meningkat terutama di bulan April sampai dengan
     Juni 2024.
 - Upah dan pabrikasi meningkat disebabkan oleh peningkatan penjualan sehingga penanganan di
     gudang dan di produksi pun juga meningkat sehingga berdampak kenaikan tersebut.
Page 5
Terlampir tanggapan Perseroan nomor 18.
 18. Berdasarkan Laporan keuangan per 30 Juni 2024 gearing ratio mengalami peningkatan signifikan
      menjadi 671% jika dibandingkan 31 Desember 2023 sebesar 384%. Agar dijelaskan mengenai:
 a. Penyebab peningkatan tersebut.
 b. Apakah terdapat pembatasan keuangan (financial covenant) dari kreditor kepada Perseroan dan
      bagaimana pemenuhan batasan keuangan tersebut sampai dengan 30 Juni 2024?
 c. Upaya yang dilakukan Perseroan untuk membayar kewajiban jangka pendek Perseroan.
 d. Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk memperbaiki solvabilitas Perseroan di masa
      mendatang.

Jawab:
 a. Penambahan hutang bank perseroan kepada PT Bank Mandiri Tbk dan penggabungan hutang bank
     pada 3 entitas anak yang diakuisisi di bulan Juni 2024.
b.   Perseroan bersedia menjaga kondisi keuangan Perusahaan (financial covenant) tetap baik, dengan
     rincian rasio keuangan yang tercermin di dalam laporan keuangan audited sebagai berikut:
     1) Debt Equity Ratio (Interest Bearing Debt / Equity) < 300%
     2) DSC (EBITDA / (Principal Installment + Interest)) > 100%
     3) Debt Capacity < 5x
 c. Dengan menyisihkan dari penerimaan uang yang berasal dari laba Perseroan
 d. Untuk terus meningkatkan penjualan dan meningkatkan kualitas penerimaan penjualannya serta
     mencari supplier dengan harga yang bersaing serta memproduksi produk dengan kualitas sesuai yang
     diinginkan masyarakat dengan harga bersaing

 19. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 16a, Perseroan menyebutkan bahwa terdapat perjanjian jual
     beli dengan Perum Bulog, sementara pada tanggapan nomor 8 Perseroan menyebutkan bahwa
     pembelian persediaan dilakukan menggunakan perkiraan historis karena tidak adanya kontrak tertulis
     dengan pelanggan. Bursa meminta penjelasan terkait hal tersebut.

      Jawab:
      Dengan permintaan penjualan dari para pelanggan yang cukup besar berdasarkan PO (Purchased
      Order) dari pelanggan maka perseroan harus memenuhi permintaan tersebut, dan usaha perseroan
      dalam memenuhi permintaan tersebut maka salah satunya perseroan membeli dari Perum Bulog.
      Dalam hal ini perjanjian dengan Bulog adalah jangka pendek setiap 3 bulanan dan diupdate apabila
      perseroan memerlukan tambahan jumlah pembelian kembali.

 20. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 16c, disebutkan bahwa Ibu Hj. Diana Dewi yang saat ini
     menjadi pengendali Perseroan melalui Asia Agri International Pte. Ltd juga merupakan Komisaris
     Utama dari PT Suri Nusantara Jaya sehingga dapat dijadikan sebagai Corporate Guarantee atas
     fasilitas kredit Perseroan dan dianggap sebagai pihak berelasi, sementara berdasarkan Laporan
     Keuangan 30 Juni 2024, transaksi dengan PT Suri Nusantara Jaya tercatat sebagai piutang usaha
     pihak ketiga maupun utang lain-lain pihak ketiga. Bursa meminta penjelasan terkait hal tersebut.
     Dalam hal pengungkapan Laporan Keuangan perlu direvisi agar disesuaikan.

      Jawab:
      Perseroan akan merevisi dalam hal pengungkapan laporan keuangan selanjutnya
Page 6
          21. Berdasarkan tanggal nomor 16d, apakah terdapat transfer pricing document atas penyewaan gudang
              cold storage kepada PT Suri Nusantara Jaya? Mengingat kemungkinan besar PT Suri Nusantara Jaya
              seharusnya bukan merupakan pihak ketiga, melainkan merupakan pihak berelasi.

              Jawab:
              Harga yang diberikan kepada Perseroan adalah sudah sesuai harga wajar pasar, selanjutnya
              Perseroan akan menyiapkan transfer pricing dokumen terhadap transaksi-transaksi affiliasi.

          22. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 19, Perseroan menjelaskan bahwa perjanjian masa sewa
              perkantoran yang telah berakhir pada 24 Oktober 2023 telah diperpanjang hingga Oktober 2024.
              Bursa meminta penjelasan terkait:
              a. Latar belakang tidak ditambahkannya informasi tersebut pada laporan keuangan per 31 Desember
                  2023, 31 Maret 2024 dan 30 Juni 2024.
              b. Mengingat sewa dapat diperpanjang, apakah transaksi tersebut dapat dikategorikan aset hak
                  guna? Agar dijelaskan dengan pertimbangan dasar ketentuan standar keuangan yang berlaku.
              c. Apakah akan dilakukan perpanjangan sewa setelah bulan Oktober 2024?
              d. Latar belakang masa sewa atas ruangan perkantoran tersebut hanya selama 1 tahun.

          Jawab:
          a.    Perseroan menganggap sewa tersebut merupakan beban jangka pendek, selanjutnya Perseroan
                akan menambahkan informasi tersebut pada catatan laporan keuangan berikutnya.
          b.    Di Perjanjian jangka waktu sewa hanya 1 tahun, adapun perpanjangan tersebut disebabkan pada
                saat jangka waktu sewa selesai dan ruang kerja baru belum siap ditempati sebagai kantor
                perseroan sehingga Perseroan memperpanjang sewa tersebut.
          c.    Kemungkinan Perseroan akan memperpanjang masa sewa kembali dengan jangka waktu 6 bulan
                kedepan.
          d.    Saat ini perseroan sedang mempersiapkan ruang kerja kantor dengan lokasi yang baru.

          23. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
              Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

              Jawab:
              Tidak adan informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
              efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

Hormat kami,
PT Estika Tata Tiara Tbk




Ratna Sari
Sekretaris Perusahaan

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.62 MB
Published13 Sep 2024
Pages6
Characters16,425
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Estika Tata Tiara Tbk p.1 ×5
linked org Bank Mandiri p.2 ×4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible — Anugerah Pratama p.4
possible person Ratna Sari · Sekretaris Perusahaan p.6
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved org PT Artha Cipta Saudara p.2 ×3
unresolved org PT Suri Nusantara Jaya p.3 ×11
unresolved org PT Suri Nusantara Jaya. Agar p.3
unresolved org PT Suri Nusantara Jaya. Jawab p.3
unresolved org PT Sukses International Anugerah Pratama p.4
unresolved org PT Fajar Jaya Anugerah p.4
unresolved person Hj. Diana Dewi p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result