Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 34
Page 1
PAPARAN PUBLIK TAHUNAN PT DIAN SWASTATIKA SENTOSA TBK Selasa, 9 Juni 2026
Page 2
Agenda TINJAUAN UMUM PERSEROAN TINJAUAN OPERASI 2025 TINJAUAN KEUANGAN 2025 STRATEGI BISNIS GOVERNANSI KORPORAT
Page 3
Agenda TINJAUAN UMUM PERSEROAN TINJAUAN OPERASI 2025 TINJAUAN KEUANGAN 2025 STRATEGI BISNIS GOVERNANSI KORPORAT
Page 4
Sekilas tentang Perseroan
Kegiatan Usaha
Produk / Jasa
• Agrokimia (Pupuk dan
• FTTH dan Backbone
• Energi Panas Bumi Pestisida) Investasi sebagai
Penambangan Batu Bara • Layanan Pusat Data Minoritas Lainnya
• Energi Solar • Bahan Kimia (Umum
• Solusi Digital AI
dan Khusus)
Page 5
Struktur Perusahaan (per 31 Desember 2025)
PT Sinar Mas Treasury
Tunggal 59,9% 40,1% & Public
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk
(“Perseroan”)
Infrastruktur Digital
Pertambangan Energi Baru dan Terbarukan Kimia Investasi dan lainnya
dan Teknologi
Grup Grup
Grup GEMS Grup DSSE Grup DSSR Grup RKN Grup DSSA MI
DSST SSS
Infrastruktur Digital dan Teknologi Investasi dan Lainnya
Pertambangan
GEMS : PT Golden Energy Mines Tbk DSST : PT DSST Mas Gemilang DSSA MI : PT DSSA Mas Infrastruktur
DSSE EMU : PT DSSE Energi Mas Utama SSS : PT Sinarmas Sukses Sejahtera
Energi Baru dan Terbarukan Kimia
DSSR : PT Daya Sentosa Sakti Renewable RKN : PT Rolimex Kimia Nusamas
Jumlah entitas anak : 115 entitas
Jumlah karyawan : 2.016 karyawan
Page 6
Agenda TINJAUAN UMUM PERSEROAN TINJAUAN OPERASI 2025 TINJAUAN KEUANGAN 2025 STRATEGI BISNIS GOVERNANSI KORPORAT
Page 7
PERTAMBANGAN
Page 8
Lokasi Tambang Utama
Lokasi Tambang
% Konsesi Aktif Ha Juta ton Kcal/kg (arb)
51,0 5 66.204 844,4 3.000 – 6.600
99,9 3 98.297 277,8 3.300 – 3.580
Page 9
Kinerja Operasi
Volume Produksi Volume Penjualan Pendapatan
(juta ton) (juta ton) (juta USD)
2.773,2
57,2 2.487,6
+7,7% 56,7
+4,4%
-10,3%
54,3
53,1
2024 2025 2024 2025 2024 2025
Sepanjang tahun 2025, pasar batu bara Indonesia mengalami normalisasi harga yang signifikan, yang tercermin
dari penurunan pendapatan batu bara perusahaan sebesar 10,3%. Meskipun menghadapi tekanan, Perseroan tetap
mempertahankan fundamental operasional yang kuat dengan total produksi dan penjualan batu bara grup
masing-masing sebesar 57,2 juta ton dan 56,7 juta ton.
Page 10
Elektrifikasi di
PT Borneo Indobara (BIB) - GEMS
Target Milestones
2028 2028-2029
2026 75% armada listrik Target emisi net
termobilisasi zero
25% armada listrik
termobilisasi
Kemitraan Strategis dengan PLN
Peningkatan kapasitas listrik dari 40 MVA
menjadi 200–240 MVA tahun 2028 untuk
mendukung operasional unit listrik dan hybrid
Inovasi Operasional Berkelanjutan
• Pelopor dalam implementasi modifikasi
cuaca yang sistematis dan terintegrasi
• Implementasi teknologi Weigh-in-Motion
(WIM) truk untuk meningkatkan
produktivitas
Tentang Program Kasus Penggunaan Terbukti
Pada tanggal 9 Februari 2026, PT Borneo Indobara (BIB) secara resmi
meluncurkan program Elektrifikasi & Green Mining.Hingga Mei 2026, Mitra kontraktor, PT Anugerah Energi
sebanyak 176 unit kendaraan listrik dan hybrid telah digunakan, Kalimantan, telah melakukan elektrifikasi
menjadikan proyek ini sebagai inisiatif elektrifikasi pertambangan pada ~20% dari armadanya
terbesar di Indonesia.
Page 11
ENERGI BARU DAN TERBARUKAN
Page 12
Lokasi Proyek Energi Surya &
Panas Bumi
Jumlah
Panel Atap Surya WPSPE WKP
3 4 2
Panel Atap Surya Dumai
Riau
WPSPE Bora Pulu
Sulawesi Tengah
WPSPE
Koto Sani
Sumatra Barat WPSPE Graha Nyabu
Jambi
Pabrik Modul dan Sel Surya
Jawa Tengah
Panel Atap Surya Jakarta
DKI Jakarta
Panel Atap Surya Sentul
WPSPE Cipanas
WKP Cisolok WKP Nage
Jawa Barat Nusa Tenggara Timur
12
Page 13
EBT - Solar PV
Solar PV Developer
Perseroan, melalui PT Daya Mas Agra Sejahtera
(“DMAS”), mendirikan usaha pengembangan panel
surya dengan merek dagang Dian Solar. Hingga 2025,
DMAS telah merealisasikan beberapa proyek solar
atap Dian Solar, antara lain, di Marunda, Sentul, dan
Riau.
Solar PV Manufacture
Pada bulan Juni 2025, Perseroan melalui PT Daya
Sukses Makmur Selaras meresmikan fasilitas
manufaktur sel dan modul surya terintegrasi
berkapasitas 1 GW per tahun di Kawasan Industri
Kendal, Jawa Tengah.
Page 14
EBT – Panas Bumi
Pada bulan Oktober 2025, Perseroan melalui kemitraan strategis antara PT DSSR Daya Mas Sakti dengan PT FirstGen
Geothermal Indonesia - entitas anak First Gen Corporation yang merupakan produsen EBT terbesar di Filipina,
memperluas portofolio sumber daya panas bumi dengan potensi kapasitas awal sebesar 440 megawatt, yang
tersebar di 6 (enam) wilayah strategis yang berlokasi di Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Jambi, Sumatra Barat, dan
Sulawesi Tengah.
Page 15
Metro Data Center (Dalam Tahap Konstruksi)
INFRASTRUKTUR DIGITAL DAN TEKNOLOGI
Page 16
Wilayah Layanan
Infrastruktur Digital & Teknologi
Wilayah Layanan % of Kepemilikan Efektif
99,9
PT Eka Mas Republik
162 Kota dan Kabupaten
99,9
PT SMPlus Digital Investama
24 Kota
Page 17
Infrastruktur Digital &
Teknologi
FTTH & Backbone Pusat Data
Pada Desember 2025, PT Eka Mas Republik dan PT Mora Telematika Pada bulan Juli 2025, Perseroan, melalui entitas anak, melakukan
Indonesia Tbk (MORA) melakukan kesepakatan untuk kemitraan strategis dengan KIRA SG One Pte. Ltd. - bagian dari
melaksanakan penggabungan usaha, menjadi PT Ekamas Mora Korea Investment Real Asset Management Co., Ltd.,
Republik Tbk. mengembangkan layanan bisnis pusat data berstandar
internasional bersama dengan penerapan teknologi canggih
Penggabungan tersebut secara hukum telah efektif pada 22 April seperti AI dan komputasi awan skala besar di Indonesia.
2026, dengan kepemilikan efektif Perusahaan sebesar 50,5%.
Penggabungan ini mengombinasikan infrastruktur backbone serat Saat ini, proyek tersebut sedang dalam tahap konstruksi (IT
optik MORA yang luas dengan kapabilitas FTTH MyRepublic yang Load 18 MW yang dapat ditingkatkan hingga 60 MW). Proyek
kuat, menciptakan entitas unggulan di industri telekomunikasi. tersebut diharapkan beroperasi pada semester kedua tahun
2026.
Page 18
Pusat Data
24%
Progress
per Des 25
24 25 ~10,0 MW ~12,0 MW Q4-2026 18,0 MW+ Tier IV
Kota Pusat Data Kapasitas Terpasang Dalam Pengembangan Ready for Service IT Load Design Tiering
Faktor Pendorong di Pasar Keunggulan Kompetitif
• Cloud Migration: Perusahaan beralih dari sistem on-premise ke arsitektur • Lokasi Prima: Berada di CBD Jakarta dengan latensi terendah ke distrik
cloud dan hybrid keuangan
• Data Sovereignty: Regulasi pemerintah yang mewajibkan penyimpanan • Scalable Power: Kapasitas listrik besar untuk mendukung pertumbuhan
data di dalam negeri AI/ML workload
• 5G Rollout: Komputasi edge dan aplikasi berlatensi rendah mendorong • Strong Partner: LG CNS Co. Ltd berpengalaman dalam pengoperasian
permintaan pusat data terdistribusi dan pengembangan lebih dari 600 MW kapasitas pusat data di Korea
Page 19
Kinerja Operasi
Pelanggan EMR* Homepass EMR* Pendapatan
(ribu pelanggan) (ribu homepass) (juta USD)
1.850,8
+102,9% 10.518,8 211,8
+47,0%
+64,1%
144,1
6.410,6
912,0
2024 2025 2024 2025 2024 2025
Pada tahun 2025, segmen infrastruktur digital & teknologi mencatat pertumbuhan sebesar 47,0% YoY, didorong oleh
percepatan ekspansi jaringan homepass (meningkat 64,1% YoY) serta penerapan strategi pemasaran yang lebih agresif untuk
memperluas jangkauan pasar (menghasilkan sekitar 1,85 juta pelanggan) – menjadi pemain FTTH terbesar kedua di
Indonesia
*sebelum penggabungan
Page 20
Gambaran Operasional
Pasca Penggabungan
PT Ekamas Mora Republik Tbk
Homepass 1.075.581 10.518.757 >11,6 juta
Kabel Fiber Optik
57.779 km 58.455 km
(backbone & >116.000 km
(terutama backbone) (terutama access)
access)
330.710
1.850.787
Pelanggan (enterprise dan >2,2 juta
(hanya pelanggan)
retail)
Target:
✓ Layanan yang lebih stabil dan lebih cepat dengan cakupan yang lebih luas
✓ Sinergi keuangan
✓ Entitas yang lebih kuat dan kompetitif di industri
✓ Mendukung agenda digital Indonesia melalui pemerataan distribusi infrastruktur digital di seluruh wilayah
Page 21
KIMIA
Page 22
Lokasi Kantor dan Cabang
(99,50% kepemilikan efektif)
Page 23
Kinerja Operasi
Volume Penjualan Pendapatan (juta USD)
Agrikimia Bahan Kimia
Pupuk Pestisida Bahan Kimia
(ribu ton) (ribu kL) (ribu ton)
90,0 1,0% 90,9
14,0% 161,0
30,2% 7.268
141,2
126,4 0,6% 127,1
5.581
2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
Volume penjualan yang positif di seluruh lini produk mencerminkan eksekusi yang kuat dalam bisnis
distribusi, sehingga menghasilkan pendapatan sebesar USD 90,9 juta pada tahun 2025.
Page 24
Agenda TINJAUAN UMUM PERSEROAN TINJAUAN OPERASI 2025 TINJAUAN KEUANGAN 2025 STRATEGI BISNIS GOVERNANSI KORPORAT
Page 25
Pendapatan (juta USD)
Konsolidasi Pendapatan per Segmen
Pertambangan Infrastruktur Digital dan Teknologi Kimia Lainnya
3.017,8
2.791,2 3,0% 0,3% 3,3% 0,0%
-7,5% 4,8% 7,6%
2024 2025
91,9% 89,1%
2024 2025
Perseroan mencatat penurunan pendapatan sebesar 7,5%, yang didorong oleh penurunan pendapatan
bisnis pertambangan akibat turunnya harga acuan batu bara. Namun demikian, Perseroan menunjukkan
momentum diversifikasi yang berkelanjutan, di mana kontribusi segmen infrastruktur digital & teknologi
meningkat dari 4,8% menjadi 7,6% terhadap total pendapatan pada tahun 2025.
Page 26
Ikhtisar Keuangan
2024 2025 Perubahan
(juta USD) (juta USD) (%)
Pendapatan 3.017,8 2.791,2 -7,5
Laba Kotor 1.228,4 941,7 -23,3
Laba Usaha 650,7 400,9 -38,4
Laba Sebelum Pajak 710,2 464,1 -34,7
Laba tahun Berjalan 542,8 361,2 -33,5
2024 2025 Perubahan
(juta USD) (juta USD) (%)
Aset Lancar 1.998,3 1.821,0 -8,9
Aset Tidak Lancar 1.696,8 2.594,0 52,9
Jumlah Aset 3.695,1 4.415,0 19,5
Liabilitas Jangka Pendek 857,4 826,1 -3,7
Liabilitas Jangka Panjang 894,1 1.327,7 48,5
Jumlah Liabilitas 1.751,5 2.153,8 23,0
Jumlah Ekuitas 1.943,6 2.261,2 16,3
Page 27
Rasio Keuangan
2024 2025
Rasio Lancar 2,33x 2,20x
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas 0,90x 0,95x
Rasio Liabilitas terhadap Aset 0,47x 0,49x
Rasio Laba (Rugi) terhadap Aset 14,7% 8,2%
Rasio Laba (Rugi) terhadap Ekuitas 27,9% 16,0%
Marjin Laba Kotor 40,7% 33,7%
Page 28
Agenda TINJAUAN UMUM PERSEROAN TINJAUAN OPERASI 2025 TINJAUAN KEUANGAN 2025 STRATEGI BISNIS GOVERNANSI KORPORAT
Page 29
Strategi Bisnis 2026
Pertambangan
Energi Baru & Target Pendapatan per Segmen
Terbarukan
Pertambangan Infrastruktur Digital & Teknologi Kimia
• Menjaga stabilitas produksi
• Mempercepat tahapan eksplorasi
3,0%
• Mengoptimalkan digitalisasi untuk dan pengembangan proyek panas
meningkatkan efisiensi produksi bumi
(contoh: via elektrifikasi armada)
19,0%
• Meninjau peluang pengembangan
lini bisnis hilirisasi batu bara
2026
Infrastruktur Digital Kimia
& Teknologi
• Memperkuat infrastruktur, 78,0%
• Memperkuat portofolio produk
kapasitas, jangkauan, dan kualitas bernilai tambah
layanan
• Memperluas basis pelanggan
• Memperkuat ekosistem digital
• Melakukan disiplin biaya,
terintegrasi dengan realisasi
manajemen risiko harga , dan
penggabungan, investasi, dan
pengelolaan modal secara ketat
pengeluaran modal
Page 30
Agenda TINJAUAN UMUM PERSEROAN TINJAUAN OPERASI 2025 TINJAUAN KEUANGAN 2025 STRATEGI BISNIS GOVERNANSI KORPORAT
Page 31
Rapat 2025
Pada tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan rapat-rapat sebagai berikut:
1x 1x 6x 11x
RUPS RUPS Rapat Rapat
Tahunan Luar Biasa Dewan Komisaris Direksi
5x 11x 6x 6x
Rapat Rapat Rapat Rapat
Gabungan Komite Audit Komite Nominasi & Komite Manajemen
Remunerasi Risiko
Perseroan telah melaporkan informasi keuangan dan non-keuangan Perseroan secara transparan
melalui situs web Perseroan www.dssa.co.id dan situs web BEI www.idx.co.id
Page 32
Aksi Korporasi 2025
Penawaran Umum atas Obligasi dan Sukuk Mudharabah
Nilai Peringkat Tanggal
Bunga Obligasi atau Jatuh
Nama Efek Seri Nominal Efek - Periode Pencatatan
Tingkat Bagi Hasil Tempo
(juta Rp) Pefindo di BEI
Obligasi Berkelanjutan I
9 Oktober 10 Oktober
Dian Swastatika Sentosa - 256.700 6,875% AA 5 tahun
2030 2025
Tahap IV Tahun 2025
15,541% dari
Sukuk Mudharabah pendapatan yang
Berkelanjutan I Dian dibagihasilkan dengan 9 Oktober 10 Oktober
Seri A 90.000 AA syariah 3 tahun
Swastatika Sentosa indikasi bagi hasil 2028 2025
Tahap IV Tahun 2025 sebesar ekuivalen
6,250%/tahun
17,095% dari
Sukuk Mudharabah pendapatan yang
Berkelanjutan I Dian dibagihasilkan dengan 9 Oktober 10 Oktober
Seri B 1.153.300 AA syariah 5 tahun
Swastatika Sentosa indikasi bagi hasil 2030 2025
Tahap IV Tahun 2025 sebesar ekuivalen
6,875%/tahun
Page 33
Aksi Korporasi 2025
Realisasi Penggunaan Dana Obligasi dan Sukuk Mudharabah per 31 Desember 2025
(dalam juta Rupiah)
Penawaran Umum Berkelanjutan I *) Realisasi
Perolehan
Penggunaan Sisa Dana
Dana **)
Dana
Obligasi Peringkat idAA dari Pefindo 1.044.348 770.299 274.049
Tahap II
Tahun 2024 Sukuk Mudharabah Peringkat idAA(sy) dari Pefindo 443.824 443.824 -
Obligasi Peringkat idAA dari Pefindo 2.522.092 1.902.377 619.715
Tahap III
Tahun 2024 Sukuk Mudharabah Peringkat idAA(sy) dari Pefindo 952.010 708.894 243.116
Obligasi Peringkat idAA dari Pefindo 254.736 160.672 94.064
Tahap IV
Tahun 2025 Sukuk Mudharabah Peringkat idAA(sy) dari Pefindo 1.233.723 783.261 450.462
Jumlah 6.450.733 4.769.327 1.681.406
Keterangan:
*) Plafon Rp7 triliun
**) Sesudah dikurangi biaya penerbitan
Page 34
Terima Kasih
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT DSSA Mas Infrastruktur DSSE EMU
p.5
unresolved
org
PT DSSE Energi Mas Utama
p.5
unresolved
org
PT Sinarmas Sukses Sejahtera Energi Baru
p.5
unresolved
org
PT Daya Sentosa Sakti Renewable
p.5
unresolved
org
PT Rolimex Kimia Nusamas
p.5
unresolved
org
PT Anugerah Energi
p.10
unresolved
org
PT Daya Mas Agra Sejahtera
p.13
unresolved
org
PT Daya Sukses
p.13
unresolved
org
PT DSSR Daya Mas Sakti
p.14
unresolved
org
PT FirstGen Geothermal Indonesia
p.14
unresolved
org
First Gen Corporation
p.14
unresolved
org
PT Eka Mas Republik
p.16 ×2
unresolved
org
PT SMPlus Digital Investama
p.16
unresolved
org
PT Mora Telematika
p.17
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.17
unresolved
org
KIRA SG One Pte. Ltd.
p.17
unresolved
org
PT Ekamas Mora
p.17
unresolved
org
Korea Investment Real Asset Management Co., Ltd.
p.17
unresolved
org
Republik Tbk.
p.17
unresolved
org
LG CNS Co. Ltd
p.18
unresolved
org
Ekamas Mora Republik Tbk
p.20 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.