Back to announcement
20240906_PIPA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31723464.pdf
Other Text extracted PIPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
Go To English Page Nomor Surat 001b/MML-Corsec/IX/2024 Nama Perusahaan PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Kode Emiten PIPA Lampiran 0 Perihal Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa Permintaan Penjelasan Bursa Berikut kami sampaikan Surat Bursa nomor S-09385/BEI.PP3/09-2024 perihal Permintaan Penjelasan, sebagaimana terlampir. Bursa meminta Perseroan dapat menyampaikan tanggapan poin 1-3 dengan cara mengisi form E074 (non publish) pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting) dan tanggapan poin 4 agar disampaikan dengan cara me-reply permintaan penjelasan ini pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting). 4. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, kami meminta penjelasan Perseroan terkait hal-hal sebagai berikut: a. Kondisi terkini atas operasional Perseroan. Tanggapan : Operasional perseroan berjalan dengan baik dan stabil. Perseroan terus berupaya untuk meningkatkan penjualan dan memaksimalkan peluang bisnis pada kinerja pertumbuhan industri. b. Informasi mengenai kapasitas produksi terkini atas mesin Perseroan. Tanggapan : Kapasitas produksi dari mesin perseroan telah dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga standar kualitas produk. Perseroan terus melakukan evaluasi dan peningkatan pada produksi untuk memastikan kapasitas yang optimal. c. Informasi mengenai pengembangan produk yang sedang dilakukan Perseroan. Tanggapan : Perseroan sedang fokus pada beberapa pengembangan produk untuk menjawab kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing. Pengembangan ini mencakup desain produk, kualitas material, dan ramah lingkungan. d. Rencana strategi pengembangan yang akan dilakukan Perseroan. Tanggapan : Perseroan berencana untuk melanjutkan strategi pengembangan pada kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan ekspansi pasar. Perseroan akan mengoptimalkan rantai pasok dan pelayanan pelanggan. e. Rencana Perseroan untuk meluncurkan produk atau jenis produk baru. Tanggapan : Perseroan telah meluncurkan produk baru untuk memenuhi tren pasar terkini. Beberapa produk ini berinovasi dengan desain dan fungsionalitas dan memperhatikan aspek keberlanjutan. f. Informasi mengenai rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada). g. Strategi Perseroan untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan. Tanggapan : Perseroan telah mengidentifikasi beberapa strategi utama meningkatkan profitabilitas, termasuk dengan mengoptimalkan efisiensi operasional, mengurangi biaya produksi, dan memaksimalkan utilitas aset.
Page 2
Perseroan berfokus diversifikasi produk yang bernilai tinggi dan memperluas pasar. h. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah direncanakan sebelumnya. Tanggapan : Perseroan menghadapi kendala di antaranya yaitu tantangan eksternal, perubahan regulasi, dan keterbatasan kapasitas produksi sebelumnya. i. Update progress rencana pembangunan pabrik Perseroan. Tanggapan : Rencana pembangunan pabrik perseroan saat ini sedang berlangsung. Proses perizinan dan persiapan lahan sedang berlangsung. Perseroan telah melakukan pengadaan peralatan produksi dengan kebutuhan peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional. j. Sehubungan dengan CALK 20 tentang pendapatan usaha, agar dijelaskan: i. Latar belakang dan penyebab penurunan signifikan atas pendapatan usaha Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar -32% dibandingkan per 30 Juni 2023. Tanggapan : Penurunan signifikan pendapatan usaha perseroan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu terjadi perlambatan permintaan pasar domestik akibat ekonomi makro yang tidak stabil dan juga mengganggu rantai pasok yang mempengaruhi kelancaran distribusi. ii. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan usaha. Tanggapan : Perseroan akan meningkatkan penetrasi pasar dengan memeperluas jangkauan produk ke segmen pasar yang baru. Perseroan juga memperkuat kemitraan strategis dan meningkatkan aktivitas pemasaran. k. Pada 30 Juni 2024, Perseroan membukukan rugi operasi sebesar -Rp933 juta dari sebelumnya membukukan laba operasi sebesar Rp1,98 miliar pada 30 Juni 2023, agar dijelaskan: i. Latar belakang dan penyebab Perseroan mengalami penurunan kinerja secara signifikan sehingga membukukan rugi operasi. Tanggapan : Penurunan kinerja signifikan yang menyebabkan Perseroan membukukan rugi operasi disebabkan oleh beberapa faktor eksternal dan internal. Salah satu faktor utama adalah tekanan dari kondisi ekonomi makro yang kurang menguntungkan, termasuk inflasi yang tinggi, fluktuasi nilai tukar, dan pelemahan daya beli konsumen, yang secara langsung mempengaruhi penjualan Perseroan. ii. Latar belakang adanya peningkatan signifikan sebesar 39% pada beban usaha Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan 30 Juni 2023 walaupun Peseroan mengalami penurunan pendapatan usaha. Tanggapan : Peningkatan signifikan sebesar 39% pada beban usaha Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, Perseroan telah melakukan investasi yang signifikan dalam peningkatan infrastruktur dan teknologi guna memperkuat kapasitas produksi dan efisiensi jangka panjang. Namun, dampak positif dari investasi ini belum sepenuhnya terealisasi sehingga beban operasional meningkat sementara pendapatan belum mengalami peningkatan seiring. l. Sehubungan dengan CALK 5 tentang kas dan setara kas, agar dijelaskan strategi dan manajemen kas Perseroan mengingat 93% dari total kas Perseroan per 30 Juni 2024 atas sebesar Rp10 miliar merupakan dana hasil IPO yang belum terealisasi sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan Operasional. Tanggapan : Strategi utama Perseroan adalah menjaga likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang cukup untuk mendukung kegiatan operasional serta investasi jangka panjang. Dalam hal ini, Perseroan telah menyusun rencana penggunaan dana IPO secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan pengembangan bisnis yang telah direncanakan, termasuk ekspansi kapasitas produksi dan infrastruktur.
Page 3
m. Sehubungan dengan CALK 6 tentang piutang usaha, agar dijelaskan: i. Strategi dan upaya Perseroan agar piutang usaha Perseroan dapat tertagih sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Tanggapan : Perseroan menerapkan beberapa strategi dan upaya untuk memastikan bahwa piutang usaha dapat tertagih sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Sebelum memberikan kredit kepada pelanggan, Perseroan melakukan analisis kredit yang mendalam, termasuk menilai reputasi, riwayat pembayaran, dan kondisi keuangan pelanggan. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kredit macet. Perseroan melakukan pemantauan rutin terhadap piutang usaha melalui laporan bulanan yang memungkinkan identifikasi awal terhadap piutang jatuh tempo. Dengan demikian, tindakan penagihan dapat dilakukan secara proaktif sebelum terjadi keterlambatan pembayaran yang lebih lama. ii. Latar belakang dan penyebab piutang pihak berelasi Perseroan mengalami kenaikan signifikan sebesar 154% pada 30 Juni 2024 dibandingkan pada 31 Desember 2023. Tanggapan : Kenaikan signifikan sebesar 154% pada piutang pihak berelasi Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan 31 Desember 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, peningkatan aktivitas bisnis dengan entitas berelasi selama paruh pertama tahun 2024, termasuk transaksi penjualan dan pembelian barang atau jasa, berkontribusi pada kenaikan piutang ini. Perseroan akan terus menjaga kontrol terhadap piutang pihak berelasi untuk memastikan bahwa kenaikan ini tetap terkelola dengan baik dan tidak memengaruhi likuiditas secara negatif. iii. Latar belakang dan alasan cadangan penurunan nilai Perseroan per 30 Juni 2024 tidak mengalami perubahan dibanding 31 Desember 2023 sedangkan piutang pihak ketiga mengalami penurunan yang signifikan. Tanggapan : Cadangan penurunan nilai Perseroan per 30 Juni 2024 tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan 31 Desember 2023 meskipun piutang pihak ketiga menurun signifikan, disebabkan oleh beberapa pertimbangan strategis dan akuntansi. Pertama, Perseroan mempertahankan pendekatan konservatif dalam manajemen risiko kredit. Meskipun terjadi penurunan pada piutang pihak ketiga, Perseroan melihat bahwa profil risiko kredit dari piutang yang tersisa masih memerlukan cadangan yang cukup untuk mengantisipasi potensi risiko di masa mendatang. iv. Latar belakang dan alasan Perseroan tidak mencadangkan cadangan penurunan nilai untuk piutang pihak berelasi. Tanggapan : Perseroan tidak mencadangkan cadangan penurunan nilai untuk piutang pihak berelasi karena beberapa pertimbangan utama. Pertama, hubungan bisnis dengan pihak berelasi umumnya didasarkan pada kepercayaan dan pengaturan kerja sama jangka panjang, di mana risiko gagal bayar dianggap lebih rendah dibandingkan dengan piutang pihak ketiga. Perseroan memiliki keyakinan yang tinggi terhadap kemampuan pihak berelasi untuk memenuhi kewajiban mereka sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. n. Sehubungan dengan CALK 7 tentang persediaan, agar dijelaskan: i. Informasi mengenai strategi manajemen persediaan Perseroan. Tanggapan : Perseroan menerapkan strategi manajemen persediaan yang berfokus pada efisiensi dan pengendalian biaya guna memastikan ketersediaan bahan baku dan produk jadi yang optimal tanpa menyebabkan kelebihan persediaan. Perseroan menggunakan pendekatan Just-In-Time untuk meminimalkan jumlah persediaan yang harus disimpan, sehingga mengurangi biaya penyimpanan dan risiko kerusakan atau keusangan. Bahan baku diadakan berdasarkan kebutuhan produksi yang tepat waktu. Perseroan menjalin hubungan yang kuat dengan pemasok untuk memastikan kelancaran pasokan dan fleksibilitas dalam pengiriman bahan baku. Kerja sama ini memungkinkan penyesuaian cepat terhadap perubahan dalam kebutuhan produksi.
Page 4
ii. Latar belakang dan penyebab persediaan Perseroan per 30 Juni 2024 mengalami peningkatan dibandingkan 31 Desember 2023. Tanggapan : Peningkatan persediaan Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan 31 Desember 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, Perseroan telah melakukan peningkatan persediaan bahan baku dan produk jadi sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan rantai pasok global yang terus berlanjut. Dengan meningkatkan persediaan, Perseroan ingin memastikan ketersediaan bahan untuk memenuhi permintaan pasar tanpa risiko keterlambatan produksi akibat keterbatasan pasokan. Perseroan akan terus memantau perkembangan persediaan dan menyesuaikannya sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan operasional. o. Sehubungan dengan CALK 8 tentang uang muka, agar dijelaskan latar belakang dan penyebab tidak terdapat perubahan saldo atas uang muka Pembangunan fasilitas pabrik dan pembelian bahan baku. Tanggapan : Perseroan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa proyek pembangunan fasilitas pabrik dan pengadaan bahan baku dapat berjalan sesuai dengan rencana. Meskipun tidak ada perubahan saldo uang muka pada periode tersebut, Perseroan berkomitmen untuk merealisasikan penggunaan dana tersebut sejalan dengan perkembangan proyek dan kebutuhan operasional yang telah ditetapkan. p. Sehubungan dengan CALK 9 tentang aset tetap, agar dijelaskan: i. Latar belakang dan penyebab nilai penambahan aset pada CALK 10 berbeda dengan nilai kas yang dikeluarkan untuk perolehan aset tetap. Tanggapan : Perbedaan antara nilai penambahan aset yang tercantum dalam CALK 10 dengan nilai kas yang dikeluarkan untuk perolehan aset tetap dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, dalam akuntansi, penambahan aset tetap tidak selalu sepenuhnya berbentuk pengeluaran kas pada periode yang sama. Beberapa aset mungkin diperoleh melalui skema pembayaran bertahap, leasing, atau kredit, sehingga tidak semua perolehan aset mengakibatkan pengeluaran kas langsung. Dalam kasus ini, nilai aset akan dicatat penuh pada laporan aset, sementara pembayaran dilakukan secara bertahap. erseroan terus menjaga transparansi dalam pencatatan aset dan pengeluaran kas untuk memastikan pelaporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. ii. Informasi mengenai penambahan aset tetap yang merupakan transaksi non-kas (jika ada). Tanggapan : Penambahan aset tetap melalui transaksi non-kas dapat terjadi melalui beberapa bentuk transaksi, seperti perolehan aset melalui barter, pertukaran aset dengan kewajiban, atau aset yang diperoleh melalui skema leasing. Dalam kasus ini, meskipun tidak ada pengeluaran kas langsung, nilai aset tetap tetap diakui dalam laporan keuangan sesuai dengan nilai wajar dari aset yang diterima atau kewajiban yang timbul. q. Sehubungan dengan CALK 11 tentang utang usaha, agar dijelaskan latar belakang dan penyebab utang usaha Perseroan per 30 Juni 2024 mengalami penurunan dibandingkan 31 Desember 2023. Tanggapan : Penurunan utang usaha Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, Perseroan telah melakukan pembayaran lebih awal terhadap sejumlah kewajiban kepada pemasok, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan bisnis dan mendapatkan potensi diskon pembayaran cepat. Dengan melakukan pembayaran yang lebih cepat, Perseroan mengurangi saldo utang usaha yang tercatat pada akhir periode. r. Informasi rencana Perseroan untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam tiga bulan
Page 5
mendatang). Tanggapan : Perseroan sedang mengevaluasi beberapa inisiatif strategis sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka panjang, termasuk langkah-langkah yang dapat mendukung pertumbuhan dan daya saing Perseroan. Namun, dalam tiga bulan mendatang, tidak ada tindakan korporasi yang direncanakan yang secara langsung akan berpengaruh terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa. Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta akan memberitahukan kepada publik dan pemegang saham jika ada perubahan atau perkembangan signifikan terkait rencana korporasi di masa mendatang. Semua tindakan korporasi yang berpotensi berdampak pada pemegang saham dan pencatatan saham akan diumumkan sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia. s. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan. Tanggapan : Saat ini, tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat secara langsung mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan atau harga saham Perseroan. Perseroan terus beroperasi dengan stabil dan telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memitigasi risiko-risiko yang mungkin timbul di masa depan. Perseroan berkomitmen untuk menjaga kelangsungan bisnis dan memberikan nilai jangka panjang kepada para pemegang saham dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Bursa meminta Perseroan dapat menyampaikan tanggapan poin 1-3 dengan cara mengisi form E074 (non publish) pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting) dan tanggapan poin 4 agar disampaikan dengan cara me-reply permintaan penjelasan ini pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting). Sesuai Ketentuan II.9 Peraturan Bursa Nomor I-E, Bursa meminta agar Perseroan menyampaikan tanggapan atas surat ini melalui aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting) selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah diterimanya permintaan penjelasan dari Bursa. Bursa meminta dalam menjawab pertanyaan di atas, agar Perseroan berkoordinasi dengan pengendali Perseroan. Hormat kami, PT Bursa Efek Indonesia Demikian untuk diketahui. Hormat Kami, PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Imanuel Kevin Mayola Corsec PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Jl. Sultan Iskandar Muda No.70, Telepon : +62 (21) 5591 6300, Fax : +62 (21) 5591 0868, www.multimakmurlemindo.
Page 6
Nama Pengirim Imanuel Kevin Mayola
Jabatan Corsec
Tanggal dan Waktu 06-09-2024 19:06
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Multi Makmur Lemindo Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan
karena dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. PT Multi Makmur Lemindo Tbk. bertanggung
jawab penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 7
Go To Indonesian Page Letter / Announcement No. 001b/MML-Corsec/IX/2024 Issuer Name PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Issuer Code PIPA Attachment 0 Subject Explanation for Request for Explanation Of Indonesia Stock Exchange Request for Explanation from the Exchange Berikut kami sampaikan Surat Bursa nomor S-09385/BEI.PP3/09-2024 perihal Permintaan Penjelasan, sebagaimana terlampir. Bursa meminta Perseroan dapat menyampaikan tanggapan poin 1-3 dengan cara mengisi form E074 (non publish) pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting) dan tanggapan poin 4 agar disampaikan dengan cara me-reply permintaan penjelasan ini pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting). 4. Berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan, kami meminta penjelasan Perseroan terkait hal-hal sebagai berikut: a. Kondisi terkini atas operasional Perseroan. Tanggapan : Operasional perseroan berjalan dengan baik dan stabil. Perseroan terus berupaya untuk meningkatkan penjualan dan memaksimalkan peluang bisnis pada kinerja pertumbuhan industri. b. Informasi mengenai kapasitas produksi terkini atas mesin Perseroan. Tanggapan : Kapasitas produksi dari mesin perseroan telah dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga standar kualitas produk. Perseroan terus melakukan evaluasi dan peningkatan pada produksi untuk memastikan kapasitas yang optimal. c. Informasi mengenai pengembangan produk yang sedang dilakukan Perseroan. Tanggapan : Perseroan sedang fokus pada beberapa pengembangan produk untuk menjawab kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing. Pengembangan ini mencakup desain produk, kualitas material, dan ramah lingkungan. d. Rencana strategi pengembangan yang akan dilakukan Perseroan. Tanggapan : Perseroan berencana untuk melanjutkan strategi pengembangan pada kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan ekspansi pasar. Perseroan akan mengoptimalkan rantai pasok dan pelayanan pelanggan. e. Rencana Perseroan untuk meluncurkan produk atau jenis produk baru. Tanggapan : Perseroan telah meluncurkan produk baru untuk memenuhi tren pasar terkini. Beberapa produk ini berinovasi dengan desain dan fungsionalitas dan memperhatikan aspek keberlanjutan. f. Informasi mengenai rencana Perseroan untuk mengembangkan kegiatan usaha baru (jika ada). g. Strategi Perseroan untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan. Tanggapan : Perseroan telah mengidentifikasi beberapa strategi utama meningkatkan profitabilitas, termasuk dengan mengoptimalkan efisiensi operasional, mengurangi biaya produksi, dan memaksimalkan utilitas aset.
Page 8
Perseroan berfokus diversifikasi produk yang bernilai tinggi dan memperluas pasar. h. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam merealisasikan strategi Perseroan yang telah direncanakan sebelumnya. Tanggapan : Perseroan menghadapi kendala di antaranya yaitu tantangan eksternal, perubahan regulasi, dan keterbatasan kapasitas produksi sebelumnya. i. Update progress rencana pembangunan pabrik Perseroan. Tanggapan : Rencana pembangunan pabrik perseroan saat ini sedang berlangsung. Proses perizinan dan persiapan lahan sedang berlangsung. Perseroan telah melakukan pengadaan peralatan produksi dengan kebutuhan peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional. j. Sehubungan dengan CALK 20 tentang pendapatan usaha, agar dijelaskan: i. Latar belakang dan penyebab penurunan signifikan atas pendapatan usaha Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar -32% dibandingkan per 30 Juni 2023. Tanggapan : Penurunan signifikan pendapatan usaha perseroan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu terjadi perlambatan permintaan pasar domestik akibat ekonomi makro yang tidak stabil dan juga mengganggu rantai pasok yang mempengaruhi kelancaran distribusi. ii. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan usaha. Tanggapan : Perseroan akan meningkatkan penetrasi pasar dengan memeperluas jangkauan produk ke segmen pasar yang baru. Perseroan juga memperkuat kemitraan strategis dan meningkatkan aktivitas pemasaran. k. Pada 30 Juni 2024, Perseroan membukukan rugi operasi sebesar -Rp933 juta dari sebelumnya membukukan laba operasi sebesar Rp1,98 miliar pada 30 Juni 2023, agar dijelaskan: i. Latar belakang dan penyebab Perseroan mengalami penurunan kinerja secara signifikan sehingga membukukan rugi operasi. Tanggapan : Penurunan kinerja signifikan yang menyebabkan Perseroan membukukan rugi operasi disebabkan oleh beberapa faktor eksternal dan internal. Salah satu faktor utama adalah tekanan dari kondisi ekonomi makro yang kurang menguntungkan, termasuk inflasi yang tinggi, fluktuasi nilai tukar, dan pelemahan daya beli konsumen, yang secara langsung mempengaruhi penjualan Perseroan. ii. Latar belakang adanya peningkatan signifikan sebesar 39% pada beban usaha Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan 30 Juni 2023 walaupun Peseroan mengalami penurunan pendapatan usaha. Tanggapan : Peningkatan signifikan sebesar 39% pada beban usaha Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, Perseroan telah melakukan investasi yang signifikan dalam peningkatan infrastruktur dan teknologi guna memperkuat kapasitas produksi dan efisiensi jangka panjang. Namun, dampak positif dari investasi ini belum sepenuhnya terealisasi sehingga beban operasional meningkat sementara pendapatan belum mengalami peningkatan seiring. l. Sehubungan dengan CALK 5 tentang kas dan setara kas, agar dijelaskan strategi dan manajemen kas Perseroan mengingat 93% dari total kas Perseroan per 30 Juni 2024 atas sebesar Rp10 miliar merupakan dana hasil IPO yang belum terealisasi sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan Operasional. Tanggapan : Strategi utama Perseroan adalah menjaga likuiditas dan fleksibilitas keuangan yang cukup untuk mendukung kegiatan operasional serta investasi jangka panjang. Dalam hal ini, Perseroan telah menyusun rencana penggunaan dana IPO secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan pengembangan bisnis yang telah direncanakan, termasuk ekspansi kapasitas produksi dan infrastruktur.
Page 9
m. Sehubungan dengan CALK 6 tentang piutang usaha, agar dijelaskan: i. Strategi dan upaya Perseroan agar piutang usaha Perseroan dapat tertagih sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Tanggapan : Perseroan menerapkan beberapa strategi dan upaya untuk memastikan bahwa piutang usaha dapat tertagih sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Sebelum memberikan kredit kepada pelanggan, Perseroan melakukan analisis kredit yang mendalam, termasuk menilai reputasi, riwayat pembayaran, dan kondisi keuangan pelanggan. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko kredit macet. Perseroan melakukan pemantauan rutin terhadap piutang usaha melalui laporan bulanan yang memungkinkan identifikasi awal terhadap piutang jatuh tempo. Dengan demikian, tindakan penagihan dapat dilakukan secara proaktif sebelum terjadi keterlambatan pembayaran yang lebih lama. ii. Latar belakang dan penyebab piutang pihak berelasi Perseroan mengalami kenaikan signifikan sebesar 154% pada 30 Juni 2024 dibandingkan pada 31 Desember 2023. Tanggapan : Kenaikan signifikan sebesar 154% pada piutang pihak berelasi Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan 31 Desember 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, peningkatan aktivitas bisnis dengan entitas berelasi selama paruh pertama tahun 2024, termasuk transaksi penjualan dan pembelian barang atau jasa, berkontribusi pada kenaikan piutang ini. Perseroan akan terus menjaga kontrol terhadap piutang pihak berelasi untuk memastikan bahwa kenaikan ini tetap terkelola dengan baik dan tidak memengaruhi likuiditas secara negatif. iii. Latar belakang dan alasan cadangan penurunan nilai Perseroan per 30 Juni 2024 tidak mengalami perubahan dibanding 31 Desember 2023 sedangkan piutang pihak ketiga mengalami penurunan yang signifikan. Tanggapan : Cadangan penurunan nilai Perseroan per 30 Juni 2024 tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan 31 Desember 2023 meskipun piutang pihak ketiga menurun signifikan, disebabkan oleh beberapa pertimbangan strategis dan akuntansi. Pertama, Perseroan mempertahankan pendekatan konservatif dalam manajemen risiko kredit. Meskipun terjadi penurunan pada piutang pihak ketiga, Perseroan melihat bahwa profil risiko kredit dari piutang yang tersisa masih memerlukan cadangan yang cukup untuk mengantisipasi potensi risiko di masa mendatang. iv. Latar belakang dan alasan Perseroan tidak mencadangkan cadangan penurunan nilai untuk piutang pihak berelasi. Tanggapan : Perseroan tidak mencadangkan cadangan penurunan nilai untuk piutang pihak berelasi karena beberapa pertimbangan utama. Pertama, hubungan bisnis dengan pihak berelasi umumnya didasarkan pada kepercayaan dan pengaturan kerja sama jangka panjang, di mana risiko gagal bayar dianggap lebih rendah dibandingkan dengan piutang pihak ketiga. Perseroan memiliki keyakinan yang tinggi terhadap kemampuan pihak berelasi untuk memenuhi kewajiban mereka sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati. n. Sehubungan dengan CALK 7 tentang persediaan, agar dijelaskan: i. Informasi mengenai strategi manajemen persediaan Perseroan. Tanggapan : Perseroan menerapkan strategi manajemen persediaan yang berfokus pada efisiensi dan pengendalian biaya guna memastikan ketersediaan bahan baku dan produk jadi yang optimal tanpa menyebabkan kelebihan persediaan. Perseroan menggunakan pendekatan Just-In-Time untuk meminimalkan jumlah persediaan yang harus disimpan, sehingga mengurangi biaya penyimpanan dan risiko kerusakan atau keusangan. Bahan baku diadakan berdasarkan kebutuhan produksi yang tepat waktu. Perseroan menjalin hubungan yang kuat dengan pemasok untuk memastikan kelancaran pasokan dan fleksibilitas dalam pengiriman bahan baku. Kerja sama ini memungkinkan penyesuaian cepat terhadap perubahan dalam kebutuhan produksi.
Page 10
ii. Latar belakang dan penyebab persediaan Perseroan per 30 Juni 2024 mengalami peningkatan dibandingkan 31 Desember 2023. Tanggapan : Peningkatan persediaan Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan 31 Desember 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, Perseroan telah melakukan peningkatan persediaan bahan baku dan produk jadi sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan rantai pasok global yang terus berlanjut. Dengan meningkatkan persediaan, Perseroan ingin memastikan ketersediaan bahan untuk memenuhi permintaan pasar tanpa risiko keterlambatan produksi akibat keterbatasan pasokan. Perseroan akan terus memantau perkembangan persediaan dan menyesuaikannya sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan operasional. o. Sehubungan dengan CALK 8 tentang uang muka, agar dijelaskan latar belakang dan penyebab tidak terdapat perubahan saldo atas uang muka Pembangunan fasilitas pabrik dan pembelian bahan baku. Tanggapan : Perseroan terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bahwa proyek pembangunan fasilitas pabrik dan pengadaan bahan baku dapat berjalan sesuai dengan rencana. Meskipun tidak ada perubahan saldo uang muka pada periode tersebut, Perseroan berkomitmen untuk merealisasikan penggunaan dana tersebut sejalan dengan perkembangan proyek dan kebutuhan operasional yang telah ditetapkan. p. Sehubungan dengan CALK 9 tentang aset tetap, agar dijelaskan: i. Latar belakang dan penyebab nilai penambahan aset pada CALK 10 berbeda dengan nilai kas yang dikeluarkan untuk perolehan aset tetap. Tanggapan : Perbedaan antara nilai penambahan aset yang tercantum dalam CALK 10 dengan nilai kas yang dikeluarkan untuk perolehan aset tetap dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, dalam akuntansi, penambahan aset tetap tidak selalu sepenuhnya berbentuk pengeluaran kas pada periode yang sama. Beberapa aset mungkin diperoleh melalui skema pembayaran bertahap, leasing, atau kredit, sehingga tidak semua perolehan aset mengakibatkan pengeluaran kas langsung. Dalam kasus ini, nilai aset akan dicatat penuh pada laporan aset, sementara pembayaran dilakukan secara bertahap. erseroan terus menjaga transparansi dalam pencatatan aset dan pengeluaran kas untuk memastikan pelaporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. ii. Informasi mengenai penambahan aset tetap yang merupakan transaksi non-kas (jika ada). Tanggapan : Penambahan aset tetap melalui transaksi non-kas dapat terjadi melalui beberapa bentuk transaksi, seperti perolehan aset melalui barter, pertukaran aset dengan kewajiban, atau aset yang diperoleh melalui skema leasing. Dalam kasus ini, meskipun tidak ada pengeluaran kas langsung, nilai aset tetap tetap diakui dalam laporan keuangan sesuai dengan nilai wajar dari aset yang diterima atau kewajiban yang timbul. q. Sehubungan dengan CALK 11 tentang utang usaha, agar dijelaskan latar belakang dan penyebab utang usaha Perseroan per 30 Juni 2024 mengalami penurunan dibandingkan 31 Desember 2023. Tanggapan : Penurunan utang usaha Perseroan per 30 Juni 2024 dibandingkan dengan 31 Desember 2023 disebabkan oleh beberapa faktor utama. Pertama, Perseroan telah melakukan pembayaran lebih awal terhadap sejumlah kewajiban kepada pemasok, sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan bisnis dan mendapatkan potensi diskon pembayaran cepat. Dengan melakukan pembayaran yang lebih cepat, Perseroan mengurangi saldo utang usaha yang tercatat pada akhir periode. r. Informasi rencana Perseroan untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam tiga bulan
Page 11
mendatang). Tanggapan : Perseroan sedang mengevaluasi beberapa inisiatif strategis sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka panjang, termasuk langkah-langkah yang dapat mendukung pertumbuhan dan daya saing Perseroan. Namun, dalam tiga bulan mendatang, tidak ada tindakan korporasi yang direncanakan yang secara langsung akan berpengaruh terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa. Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta akan memberitahukan kepada publik dan pemegang saham jika ada perubahan atau perkembangan signifikan terkait rencana korporasi di masa mendatang. Semua tindakan korporasi yang berpotensi berdampak pada pemegang saham dan pencatatan saham akan diumumkan sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia. s. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan. Tanggapan : Saat ini, tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat secara langsung mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan atau harga saham Perseroan. Perseroan terus beroperasi dengan stabil dan telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memitigasi risiko-risiko yang mungkin timbul di masa depan. Perseroan berkomitmen untuk menjaga kelangsungan bisnis dan memberikan nilai jangka panjang kepada para pemegang saham dengan tetap mematuhi prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Bursa meminta Perseroan dapat menyampaikan tanggapan poin 1-3 dengan cara mengisi form E074 (non publish) pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting) dan tanggapan poin 4 agar disampaikan dengan cara me-reply permintaan penjelasan ini pada aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting). Sesuai Ketentuan II.9 Peraturan Bursa Nomor I-E, Bursa meminta agar Perseroan menyampaikan tanggapan atas surat ini melalui aplikasi SPE-IDXnet (e-reporting) selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah diterimanya permintaan penjelasan dari Bursa. Bursa meminta dalam menjawab pertanyaan di atas, agar Perseroan berkoordinasi dengan pengendali Perseroan. Hormat kami, PT Bursa Efek Indonesia Thus to be informed accordingly. Respectfully, PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Imanuel Kevin Mayola Corsec PT Multi Makmur Lemindo Tbk. Jl. Sultan Iskandar Muda No.70, Phone : +62 (21) 5591 6300, Fax : +62 (21) 5591 0868, www.multimakmurlemindo.
Page 12
Sender Name Imanuel Kevin Mayola
Function Corsec
Date and Time 06-09-2024 19:06
This is an official document of PT Multi Makmur Lemindo Tbk. that does not require a signature as it was generated
electronically by the electronic reporting system. PT Multi Makmur Lemindo Tbk. is fully responsible for the
information contained within this document.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Multi Makmur Lemindo Tbk.
· Nama Perusahaan
p.1 ×21
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.