Skip to content
Back to announcement

20260909_POST_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32146768_lamp1.pdf

Other Text extracted POST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1 OCR 0.949
POS
IND

Logistik Indonesia

Nomor 1 85196/KU.00/1X/2026

Lampiran

Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa
Kepada Yth:

Direksi PT Bursa Efek Indonesia

U.p Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,

Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190

Sehubungan dengan Surat PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) Nomor S-11116/BEI.PP3/08-2026
tanggal 28 Agustus 2026 perihal Permintaan Penjelasan Bursa, serta memperhatikan Surat KSEI
Nomor KSEI-6190/DIR/0826 tanggal 27 Agustus 2026 mengenai penundaan pembayaran Bagi
Hasil ke-5 Sukuk Ijarah Berkelanjutan | Tahap II Tahun 2025 Seri A-C yang jatuh tempo pada
tanggal 28 Agustus 2026, dengan ini Perseroan menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

1. Latar Belakang Kembali Terjadinya Penundaan Pembayaran Bagi Hasil Sukuk

Tanggapan Perseroan

Penundaan pembayaran Bagi Hasil ke-5 Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025
Seri A-C disebabkan karena ketersediaan kas Perseroan belum mencukupi untuk memenuhi
seluruh pembayaran kewajiban keuangan yang telah tanggal jatuh tempo.

Kondisi tersebut merupakan bagian dari tekanan likuiditas Perseroan yang masih berlangsung
dan dipengaruhi oleh arus kas Perseroan, khususnya adanya pengeluaran untuk mendukung
kegiatan operasional, pemenuhan kewajiban kepada pihak ketiga, serta kewajiban keuangan
lainnya yang jatuh tempo pada periode yang bersamaan.

Namun demikian, Perseroan terus melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki likuiditas
antara lain melalui percepatan collecting piutang, melakukan evaluasi pola operasi yang
berdampak pada efisiensi biaya, sampai kepada penyesuaian dan penundaan beberapa
pengeluaran / biaya.

2. Perkembangan Kondisi Kas, Likuiditas, dan Arus Kas Perseroan

Tanggapan Perseroan

Bahwa saat ini Perseroan telah melakukan penataan kembali pengelolaan kas dengan lebih
tertib dan disiplin melalui pemisahan rekening untuk kas operasional dan dana pihak ketiga,
meningkatkan optimalisasi pengelolaan kas di cabang-cabang, sehingga kondisi likuiditas
Perseroan lebih terkendali, walaupun belum dapat mencukupi pemenuhan pembayaran atas
seluruh kewajiban lancar Perseroan secara tepat waktu.

kx
Page 2 OCR 0.960
3. Efektivitas Langkah-Langkah Perbaikan Likuiditas, Termasuk Penunjukan PPA

Tanggapan Perseroan

Perseroan sebelumnya telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memperbaiki kondisi
likuiditas dan struktur keuangan, termasuk melibatkan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA)
sebagai konsultan/pendamping Perseroan.

Keterlibatan PPA merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk memperoleh pendampingan
profesional dalam melakukan evaluasi kondisi keuangan, optimalisasi struktur pendanaan,
pengelolaan likuiditas, serta penyusunan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan berupa
restrukturisasi keuangan, bisnis dan operasi.

Langkah-langkah tersebut telah memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas
pengelolaan likuiditas Perseroan, antara lain melalui peningkatan disiplin pengelolaan arus
kas, pemetaan kebutuhan dan kewajiban pembayaran, penyusunan proyeksi arus kas dan
kebutuhan pendanaan, evaluasi alternatif sumber pendanaan, pengendalian dan prioritisasi
penggunaan kas, evaluasi portofolio bisnis dan aset yang dapat dioptimalkan, serta
penyusunan langkah transformasi bisnis, operasional, dan keuangan Perseroan.

Namun demikian, perbaikan fundamental terhadap likuiditas dan struktur keuangan
membutuhkan waktu karena terdapat sejumlah kewajiban dan kebutuhan pendanaan yang
telah terbentuk sebelumnya serta membutuhkan proses penyelesaian secara bertahap.

Dengan demikian, meskipun langkah-langkah perbaikan telah memberikan dampak positif
terhadap pengelolaan likuiditas, dampaknya belum sepenuhnya dapat menghilangkan
ketidaksesuaian timing antara penerimaan kas dan kewajiban pembayaran yang jatuh tempo,
sehingga pada tanggal 28 Agustus 2026 Perseroan kembali menghadapi kondisi likuiditas
yang menyebabkan pembayaran Bagi Hasil ke-5 belum dapat dilakukan.

Kendala yang Dihadapi Perseroan

Tanggapan Perseroan

Kendala utama yang dihadapi Perseroan adalah tekanan likuiditas, sehingga ketersediaan
dana belum sepenuhnya dapat memenuhi seluruh kewajiban Perseroan sesuai jatuh tempo.
Selain itu, proses restrukturisasi dan transformasi bisnis serta operasional masih memerlukan
waktu untuk memberikan dampak optimal terhadap peningkatan kinerja dan likuiditas
Perseroan.

Perseroan terus melakukan penguatan pengelolaan kas, optimalisasi penerimaan,
pengendalian pengeluaran, serta pelaksanaan program restrukturisasi dan transformasi bisnis
dan operasional untuk memperbaiki fundamental kondisi keuangan dan meningkatkan
kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajibannya

Rencana Sumber Dana untuk Memenuhi Pembayaran Bagi Hasil ke-5

Tanggapan Perseroan

Perseroan akan membahas pemenuhan bagi hasil ke-5 dengan para investor melalui RUPSI
yang akan diselenggarakan pada tanggal 4 September 2026, dengan agenda acara
pembahasan sebagai berikut:

KK
Page 3 OCR 0.958
1) Update Kondisi PT Pos Indonesia (Persero).

2) Permohonan persetujuan Restrukturisasi PT Pos Indonesia (Persero) sebagai bagian dari
rencana pemulihan PT Pos Indonesia (Persero) melalui Rencana Transformasi dan
Retrukturisasi

3) Permohonan persetujuan waiver atas financial covenant laporan keuangan audited tahunan
periode 31 Desember 2025 dan periode 31 Desember 2026

Perseroan tetap berkomitmen untuk menyelesaikan kewajiban tersebut sesuai dengan
hasil RUPSI dan ketentuan yang berlaku.

. Target Waktu Penyelesaian Pembayaran dan Dasar Keyakinan Perseroan

Tanggapan Perseroan

Berdasarkan persetujuan dalam RUPSI, Perseroan menargetkan pemenuhan kewajiban
kepada Pemegang Sukuk mulai Januari 2027. Perseroan meyakini target tersebut dapat
dicapai dengan dukungan Danantara melalui pengawalan langsung atas Program
Restrukturisasi dan Transformasi Bisnis dan Operasi, yang diharapkan dapat meningkatkan
kinerja dan memperkuat likuiditas Perseroan.

Kondisi Terkini Operasional, Likuiditas, dan Keuangan Perseroan

Tanggapan Perseroan

Secara operasional, kegiatan usaha Perseroan sampai dengan saat ini tetap berjalan dan
Perseroan tetap memberikan layanan kepada pelanggan serta menjalankan kegiatan
operasional sesuai dengan fungsi dan tanggung jawabnya.

Dari sisi likuiditas, Perseroan masih menghadapi tekanan sebagaimana telah dijelaskan
sebelumnya. Oleh karena itu, manajemen melakukan pengelolaan kas secara ketat, termasuk
pengendalian pengeluaran, penetapan prioritas pembayaran, percepatan penerimaan, serta
mempercepat atau melakukan penagihan piutang yang masih belum terbayarkan oleh client
dengan segera, sehingga dapat membantu likuiditas dan pencairan sumber likuiditas lainnya.

Dari sisi keuangan, Perseroan sedang melakukan langkah perbaikan secara menyeluruh yang
meliputi aspek bisnis, operasional, dan keuangan. Langkah tersebut diarahkan untuk
meningkatkan pendapatan dan kualitas arus kas, meningkatkan efisiensi dan produktivitas,
memperbaiki struktur biaya, mengoptimalkan aset dan sumber daya Perseroan, memperkuat
pengelolaan modal kerja, meningkatkan kualitas pengelolaan likuiditas, dan memperkuat
kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya.

Perseroan menyadari bahwa perbaikan kondisi keuangan merupakan proses yang
membutuhkan waktu dan konsistensi. Oleh karena itu, Perseroan terus melakukan evaluasi
dan penyesuaian atas program perbaikan yang dijalankan dengan mempertimbangkan kondisi
bisnis dan likuiditas terkini.

Penutup

Perseroan memahami perhatian Bursa atas penundaan pembayaran Bagi Hasil ke-5 Sukuk
Ijarah Berkelanjutan | Tahap II Tahun 2025 Seri A-C dan tetap berkomitmen untuk memenuhi
seluruh kewajibannya kepada Pemegang Sukuk.

Dalam rangka penyelesaian kewajiban tersebut, Perseroan terus melakukan berbagai langkah
penguatan likuiditas melalui optimalisasi penerimaan, pengendalian pengeluaran, optimalisasi

vs
Page 4 OCR 0.930
aset dan sumber pendanaan, serta pelaksanaan program restrukturisasi dan transformasi
bisnis, operasional, dan keuangan.

Perseroan akan terus menjaga komitmen perkembangan kondisi likuiditas dan menyampaikan

informasi material kepada Bursa dan publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.

Demikian penjelasan ini disampaikan. Atas perhatian dan kerja sama dari Bursa Efek Indonesia,
Perseroan menyampaikan terima kasih.

PT Pos Indonesia (Persero)
Jakarta, 01 September 2026

Jaa

Muhammad Iskandar C Fathul Anwar 6
Direktur Utama Direktur Keuangan Ah —

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.56 MB
Published9 Sep 2026
Pages4
Characters8,446
Text sourceOCR
OCR confidence0.949

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Pos Indonesia (Persero) p.3 ×4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible person Fathul Anwar p.4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result