Back to announcement
20240905_DNRK_Laporan Informasi dan Fakta Material_31722265_lamp1.pdf
Other Text extracted DNRKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Nomor : S-144/DR/DIRKEU/09/2024 Jakarta, 4 September 2024
Sifat : Segera
Lampiran : 1 (satu) Lampiran
Hal : Penjelasan Atas Opini Wajar Dengan Pengecualian pada Laporan
Keuangan Audited Tahun 2023 PT Danareksa (Persero)
Kepada Yth.
Bapak I Gede Nyoman Yetna
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Dengan hormat,
Merujuk Ketentuan IV.1.1.8. Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-
00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-
E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
1. Sebagaimana Laporan Keuangan Audited Tahun 2023 PT Danareksa (Persero)
Danareksa yang telah kami sampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan Republik
Indonesia OJK dan PT Bursa Efek Indonesia pada tanggal 31 Mei 2024, Danareksa
mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian ( WDP ) sebagaimana Laporan
Auditor Independen PT Danareksa (Persero) No.00770/2.1030/AU.1/09/0499-
1/1/V/2024. Pada laporan yang telah kami sampaikan tersebut, kami telah
menyampaikan penjelasan atas hal-hal yang dikualifikasikan oleh Akuntan Publik.
2. Dapat kami sampaikan kembali opini WDP untuk Laporan Keuangan Audited Tahun
2023 Danareksa merupakan implikasi dari opini WDP PT Perusahaan Pengelola Aset
(Entitas Anak Danareksa) yaitu PT PPA Kapital PT PPAK .
3. Penyebab opini WDP PT PPAK dikarenakan proses administrasi pemindahan
kepemilikan atas sukuk yang masih dalam proses penyelesaian sampai dengan
tanggal Laporan Keuangan Audited Tahun 2023 Danareksa diterbitkan. Dengan
demikian menurut auditor belum terdapat bukti audit yang dapat diandalkan untuk
menyimpulkan perlakukan akuntansi yang tepat atas transaksi tersebut. Lebih
lanjut, menurut opini auditor, informasi keuangan entitas induk (Danareksa)
diisajikan secara wajar dalam semua hal yang material.
4. Opini WDP pada Laporan Keuangan Audited Danareksa Tahun 2023 tidak
menimbulkan kewajiban kontijensi dan tidak berdampak terhadap perubahan angka
Balance Sheet serta angka Profit & Loss Danareksa, baik secara konsolidasian maupun
secara standalone.
Menara Danareksa Lantai 18-21
Jalan Medan Merdeka Selatan No. 14
Jakarta, 10110, Indonesia
T. (+62-21) 29 555 777, 29 555 888
F. (+62-21) 2519 8000, 2519 8001, 2519 8002
www.danareksa.co.id
Page 2
-2- Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Danareksa (Persero) Basaria Martha Juliana Direktur Keuangan Tembusan, Yth.: 1. Direktur Pengawasan Transaksi Efek OJK; 2. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1 OJK; 3. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2 OJK; dan 4. Financial Institution & Capital Market Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. selaku Wali Amanat.
Page 3
DNRK 04 September 2024 14:33 Niko Adimijaya Approver
1 Attachment
Pelaporan XBRL
Show / Hide
Financial Statements
General information
[1000000] General information
Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry Informasi umum General information
Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI 2023-12-31
components presented net of tax, by nature - Financing Industry Informasi umum General information
Statement of changes in equity - Financing Industry Nama entitas PT Danareksa (Persero) Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir periode laporan sebelumnya Explanation of change in name from the end of the preceding reporting period
Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Kode entitas DNRK Entity code
Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Nomor identifikasi entitas AA412 Entity identification number
Notes to Financial Statements Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Notes to the financial statements - Property, Plant, and
Subsektor G5. Holding & Investment Companies Subsector
Equipement - Financing Industry
Industri G51. Holding & Investment Companies Industry
Notes to the financial statements - Property, Plant, and
Subindustri G511. Financial Holdings Subindustry
Equipement - Financing Industry - Prior Year
Informasi pemegang saham pengendali Indonesian Government Controlling shareholder information
[Disclouser] Notes to the financial statements - Property, Plant, Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
and Equipement - Financing Industry Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Jenis papan perdagangan tempat entitas tercatat Utama / Main Type of board on which the entity is listed
Industry Apakah merupakan laporan keuangan satu entitas atau suatu kelompok entitas Entitas grup / Group entity Whether the financial statements are of an individual entity or a group of entities
Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Periode penyampaian laporan keuangan Tahunan / Annual Period of financial statements submissions
Industry - Prior Year Tanggal Surat Pernyataan Direksi Date Of Board Of Directors' Statement Letter
Notes to the financial statements - Sukuk - Financing Industry Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan December 31, 2023 Current period end date
Notes to the financial statements - Sukuk - Financing Industry -
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Prior Year
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by Tanggal akhir periode sebelumnya December 31, 2022 Prior period end date
currency - Financing Industry
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Liquidity Interest Information - Financing Industry Kurs konversi pada tanggal pelaporan jika mata uang penyajian selain rupiah Conversion rate at reporting date if presentation currency is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam penyajian jumlah dalam laporan keuangan Jutaan / In Million Level of rounding used in financial statements
Jenis laporan atas laporan keuangan Diaudit / Audited Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Dengan Pengecualian / Qualified Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf pendapat untuk penekanan atas suatu masalah atau paragraf penjelasan lainnya, jika ada Sebagaimana diungkapkan pada Catatan 16 atas laporan keuangan konsolidasian terlampir, pada tanggal 29 Desember 2022, PT Perusahaan Pengelola Aset (PT PPA - entitas anak) melalui entitas anaknya yaitu PT PPA Kapital () telah Matters disclosed in emphasis-of-matter or other-matter paragraph, if any
menandatangani Perjanjian Jual Beli Aset Tagihan Bersyarat ( AT) dengan PT Berdikari Jaya Ultima (). Penjualan Aset Tidak Produktif () oleh PPAK kepada BJU dilakukan pada harga sebesar Rp275.826 juta. PPAK sebelumnya telah membentuk
cadangan kerugian penurunan nilai sebesar Rp235.790 juta, sehingga nilai tercatat neto adalah Rp40.036 juta. Transaksi pengalihan ATP ini melibatkan pihak-pihak terafiliasi PT PPA yaitu PT Tiger Sukuk Indonesia Pte. Ltd (), BJU yang secara
tidak langsung dimiliki oleh VCC Namco Property Indonesia Fund (), dimana PT PPA merupakan pemilik saham tunggal atas PIF. Pada tanggal yang sama juga, PT PPA melalui entitas anaknya yaitu PPAK (pihak pembeli) menandatangani
Perjanjian Jual beli Sukuk Bersyarat ( Sukuk) dengan Namco Indonesia Fund VCC () sebagai pihak yang bertindak untuk tujuan PIF (pihak penjual) yang kemudian diamandemen pada tanggal 26 Oktober 2023 dengan harga pembelian sukuk
sebesar Rp499.100 juta. Aset yang mendasari Transaksi Sukuk atas perjanjian diatas adalah Sukuk ljarah Jangka Panjang Tanpa Penawaran Umum PT Adhi Commuter Properti Tbk dengan Harga Pembelian Kembali Sukuk sebesar Rp499.100
juta dan Harga Beli Objek ljarah sebesar Rp233.270 Juta. Kemudian oleh PIF, atas sisa dana sebesar Rp265.830 juta dari transaksi penjualan sukuk tersebut ditransaksikan untuk melakukan investasi ke BJU melalui TSI. Oleh BJU, jumlah
penerimaan tersebut digunakan untuk mendanai sebagian besar pembelian ATP sebesar Rp275.826 Juta ke PPAK. Pada tanggal 20 Mei 2024, PPAK, PIF dan BJU telah menandatangani perjanjian pembatalan transaksi PJB AT dan PJB Sukuk.
Berdasarkan perjanjian tersebut transaksi PJB AT dan PJB Sukuk, menjadi batal dan tidak berlaku bagi para pihak sehingga para pihak sepakat bahwa transaksi sebagaimana diatur di dalam PJB AT dan PJB Sukuk akan menjadi batal dan
dianggap tidak pernah terjadi. Pada tanggal 21 Mei 2024 telah dilakukan pengembalian dana atas pembatalan PJB AT sebesar Rp275.826 Juta dari PPAK kepada BJU. Berdasarkan perjanjian pembatalan tersebut, Namco harus mengembalikan
dana yang diterima dari PPAK sebesar Rp499.100 juta selambat-lambatnya dalam 20 hari kerja kepada PPAK. Pada tanggal 21 Mei 2024, telah dilakukan pengembalian dana sebagian dari jumlah tersebut oleh PIF kepada PPAK sebesar
Rp275.826 juta. Sampai dengan laporan keuangan konsolidasian ini diterbitkan, proses pembatalan masih belum sepenuhnya terjadi, dikarenakan masih terdapat dana yang belum diterima PPAK dan proses administrasi pemindahan kepemilikan
atas sukuk yang belum selesai. Dengan demikian belum terdapat bukti audit yang dapat diandalkan untuk menyimpulkan perlakuan akuntansi yang tepat atas transaksi sukuk tersebut. Sebagai akibatnya, kami tidak dapat menentukan apakah
diperlukan penyesuaian atas perlakuan akuntansi tersebut. / As disclosed in Note 16 to the consolidated financial statements, on December 29, 2022, PT Perusahaan Pengelola Aset (PT PPA - subsidiary), through its subsidiary PT PPA Kapital (),
signed a Conditional Receivable Asset Purchase Agreement () with PT Berdikari Jaya Ultima (). The sale of Non-Productive Assets () by PPAK to BJU was conducted at a price of Rp275,826 million. PPAK had previously established an allowance for
impairment losses amounting to Rp235, 790 million, resulting in a net carrying value of Rp40,036 million. This ATP transfer transaction involved the PT PPA affiliated parties, namely PT Tiger Sukuk Indonesia Pte. Ltd (), and BJU, which is indirectly
owned by VCC Namco Property Indonesia Fund (), where PT PPA is the sole shareholder of PIF. On the same date, PT PPA, through its subsidiary PPAK (the buyer), also signed a Conditional Sukuk Purchase Agreement ( Sukuk) with Namco
Indonesia Fund VCC () as the acting party for the purpose of PIF (the seller), which was later amended on October 26, 2023, with a sukuk purchase price of Rp499, 100 million. The underlying asset of the Sukuk Transaction under the
aforementioned agreement is the LongTerm ljarah Sukuk without Public Offering of PT Adhi Commuter Properti Tbk with a Sukuk Repurchase Price of Rp499, 100 million and an ljarah Object Purchase Price of Rp233,270 million. Subsequently, PIF
used the remaining Rp265, 830 million from the sukuk sale transaction to invest in BJU through TS/. BJU utilized the received amount to partially fund the purchase of ATP amounting to Rp275, 826 million from PPAK. On May 20, 2024, PPAK, PIF,
and BJU signed an agreement to cancel the PJB AT and PJB Sukuk transactions. According to this agreement, the PJB AT and PJB Sukuk transactions became null and void for the parties, and the parties agreed that the transactions as stipulated
in the PJB AT and PJB Sukuk would be considered null and deemed never to have occurred. On May 21, 2024, a refund of Rp275,826 million was made by PPAK to BJU for the cancellation of the PJB AT. Under the cancellation agreement, Namco
must return the funds received from PPAK amounting to Rp499, 100 million within no later than 20 working days to PPAK. On May 21, 2024, a partial refund of this amount, Rp275,826 million, was made by PIF to PPAK. As of the issuance of these
consolidated financial statements, the cancellation process is not yet fully completed because some funds have not yet been received by PPAK and the administrative process of transferring ownership of the Sukuk is still pending.
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 3 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan / allowance for impairment losses of financial assets Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil laporan review 2024-05-31 Date of auditor's opinion or result of review report
Auditor tahun berjalan Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar Rekan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Saptoto Agustomo Name of current year audit signing partner
Lama tahun penugasan partner yang menandatangani 1 Number of years served as audit signing partner
Auditor tahun sebelumnya Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar Rekan Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Bimo Iman Santoso Name of prior year audit signing partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan peraturan OJK Nomor: 75/POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan Ya / Yes Whether in compliance with OJK rules No. 75/POJK.04/2017 concerning responsibilities of board of directors on financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan independensi akuntan yang memberikan jasa audit di pasar modal sesuai dengan POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Ya / Yes Compliance to the independency of Accountant that provide services in Capital Market as regulated in OJK rules No. 13/POJK.03/2017 concerning The Use of Public Accountant and
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan Auditing Firm in Financial Services Activities.
Tutup
© Copyright 2018 SPEIDXNet BEI | Top
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
PT PPA Kapital
p.1 ×3
unresolved
org
PT PPAK
p.1 ×2
unresolved
org
PT PPA
p.3 ×8
unresolved
org
PT Berdikari Jaya Ultima
p.3 ×2
unresolved
org
PT Tiger Sukuk Indonesia Pte. Ltd
p.3 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.