Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE Tahunan PT
HARTADINATA ABADI, Tbk
Public Expose Tahunan PT Hartadinata Abadi, Tbk (“Perseroan”) telah diselenggarakan
pada:
Hari/Tanggal : Jumat, 30 Agustus 2024
Waktu : 16.00 WIB s/d 16.45 WIB
Tempat : Public Expose Live 2024
yang tercantum pada website idx.co.id
Laporan berikut merupakan laporan pelaksanaan Public Expose Tahunan PT Hartadinata
Abadi, Tbk, dimana pada acara tersebut Perseroan diwakili oleh:
1. Manajemen Perseroan
Direktur Utama : Ibu Sandra Sunanto
Direktur Keuangan/Corporate Secretary : Bapak Ong Deny
Direktur Investor Relations : Bapak Thendra Crisnanda
2. Peserta yang hadir
Jumlah peserta yang menghadiri acara Public Expose Tahunan PT Hartadinata Abadi,
Tbk berjumlah 179 orang. Peserta yang hadir terdiri dari perwakilan media dan investor
perseorangan/ ritel.
Public Expose Tahunan PT Hartadinata Abadi, Tbk dibuka pada pukul 16.00 WIB oleh Ibu
Vina Munawar selaku Moderator dilanjutkan dengan paparan publik mengenai Sekilas
Perseroan, Perkembangan Terkini, Pembahasan Kinerja Keuangan di 1H24 dan ditutup
dengan pemaparan Rencana Strategis Perseroan yang dibawakan oleh Direksi Perseroan.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab.
Public Expose Tahunan ini dilakukan berdasarkan permintaan Bursa sehubungan
permintaan Bursa Efek Indonesia kepada Perseroan untuk Mengikuti Public Expose Live
2024 (“Pubex Live 2024”) dalam Rangka 47 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal
Indonesia.
Page 2
3. Sesi Presentasi
Presentasi dibawakan dengan Agenda sebagai berikut:
A. Bagian I
Sekilas mengenai Perseroan yang dibawakan oleh Direktur Utama Ibu Sandra
Sunanto.
B. Bagian II
Perkembangan Terkini Perseroan yang dibawakan oleh Direktur Utama Ibu Sandra
Sunanto.
C. Bagian III
Kinerja Keuangan Perseroan yang dibawakan oleh Direktur Investor Relations
Bapak Thendra Crisnanda
D. Bagian IV
Strategi Perseroan yang dibawakan oleh Direktur Utama Ibu Sandra Sunanto.
Pemaparan
A. Paparan Bagian I
Mengenai Sekilas Perseroan diantaranya:
1) HRTA sebagai perusahaan perhiasan emas paling terintegrasi di Indonesia
yang didukung oleh:
(i) Proven Track Record: Perusahaan perhiasan emas terdepan di Indonesia
dengan rekam jejak lebih dari 30 tahun;
(ii) Diversified Business: Portofolio bisnis yang terintegrasi dari pabrik produksi
perhiasan emas, jaringan distribusi baik toko offline dan e- commerce serta
bisnis gadai;
(iii) Innovative Product: Produk yang bervariasi dan inovatif yang dapat
menjangkau seluruh segmen pasar. Investasi emas mudah dan aman
mulai dari emas mikro 0,1 gram;
(iv) Global Distribution: Sejak 2023, HRTA telah melakukan kerjasama export
untuk perhiasan emas 22K dengan beberapa partner di India dan UEA;;
(v) IPO & Award: Perusahaan pertama di industri perhiasan emas yang Go
Public/ IPO pada 21 Juni 2017 dan berhasil mendapatkan gelar Fortune
100 Indonesia Companies, Fortune 500 Southeast Asia, Retail Asia
Jewellery Retailer of the Year di tahun 2024 dan Forbes Indonesia the best
50 companies di tahun 2021.
2) Pabrik Milik Perusahaan
(i) Pabrik Sukamenak 1 yang memproduksi perhiasan emas kadar 30% - 75%
dengan kapasitas produksi 7,5 ton
(ii) Pabrik Sukamenak 2 yang memproduksi perhiasan emas kadar 75%
dengan kapasitas produksi 6 ton
(iii) Refinery dengan kapasitas produksi 9 ton
(iv) Pabrik Sukamenak 5 yang memproduksi perhiasan emas kadar 70% - 75%
dengan kapasitas produksi 4,5 ton
(v) Pabrik Sapphire yang memproduksi perhiasan emas kadar 99,99% dan
emas murni batangan, dengan kapasitas produksi 12 ton
Page 3
(vi) Refinery yang memurnikan dore dari pertambangan hingga menjadi emas
batangan dan granule dengan kadar 99,99% memiliki kapasitas produksi
12 ton.
3) Model bisnis yang terdiversifikasi
HRTA memiliki model bisnis yang terdiversifikasi dari manufaktur perhiasan
emas dan emas batangan melalui PT Emas Murni Abadi (Refinery), jaringan
distribusi baik offline (grosir, rekanan toko, toko milik sendiri, aliansi strategis
dengan toko ritel modern seperti Matahari Dept Store, Ranch and Farmer
Market) dan online dengan berkerjasama dengan Tokopedia, Shopee, JD.ID,
Tiktok Shop dan juga bekerja sama dengan mitra bank.
Perseroan telah merambah ke bisnis Gadai melalui anak Perusahaan yakni PT
Gemilang Hartadinata Abadi (GHA). Melalui GHA, Perseroan telah melebarkan
sayap dengan mendirikan beberapa anak usaha dan telah memiliki 91 unit di
2023 yang tersebar di seluruh Indonesia. Sampai dengan saat ini GHA telah
memiliki 6 (enam) anak Perusahaan Gadai yang tersebar di 6 (enam) wilayah
Provinsi di Indonesia, yakni PT Gadai Cahaya Dana Abadi (GCDA) di Jawa
Barat, PT Gadai Terang Abadi Mulia (GTAM) di Jawa Timur, PT Gadai Cahaya
Abadi Mulia (GCAM) di Nusa Tenggara Timur, PT Gadai Cahaya Terang Abadi
(GCTA) di Nusa Tenggara Barat, PT Gadai Hartadinata Terang Sejati (GHTS) di
Sulawesi Selatan dan PT Gadai Jaya Raya Mulia (GJRM) di DKI Jakarta yang
mana masing-masing anak usaha gadai tersebut telah mengantongi izin dari
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemitraan untuk toko emas dan unit usaha
gadai yang diekspektasikan bisa berkontribusi positif bagi pertumbuhan bisnis
Perseroan ke depan. Yang menarik dari model bisnis HRTA yang berbeda
dengan industri lainnya adalah penggunaan emas sebagai alat pembayaran,
maka cash yang diterima akan dikonversikan ke emas.
B. Paparan Bagian II
Mengenai Perkembangan Terkini Perseroan diantaranya:
1. Inovasi Produk
(i) Ardore: brand perhiasan baru yang diluncurkan perusahaan di 2023 yang
menghadirkan perhiasan emas dengan 8 karat – 16 karat. Memiliki desain
yang up to date serta dapat memenuhi permintaan dari seluruh segmen.
(ii) Emasku dengan Bullion Protect®: produk emas batangan yang
dilengkapi dengan Bullion Protect® hingga 1 kilogram untuk memenuhi
permintaan pasar.
2. Pangsa Pasar yang Terus Bertumbuh
Pangsa pasar perseroan terus meningkat, terutama di segmen Emas
Batangan, dengan pangsa pasar emas murni naik dari 15,58% di 2022 menjadi
18,52% di 2023, dan emas batangan dari 15,64% di 2022 menjadi 28,51% di
2023.
3. Ekspansi jaringan toko milik sendiri
Jaringan toko milik sendiri Perseroan bertumbuh signifikan dari hanya 12 toko di
tahun 2017 menjadi 68 toko di 2021. Realisasi pembukaan toko sendiri
mencapai 10 toko atau setara dengan 71% dari target 14 toko baru menjadi
Page 4
menjadi 78 toko hingga awal Juni 2022. Pada akhir tahun 2023, Perseroan
menambah pembukaan toko menjadi 85 toko.
4. Ekspansi jaringan unit gadai
HRTA saat ini juga fokus mengembangkan jaringan unit gadai milik sendiri yang
bertumbuh sangat ekspansif dari hanya 3 unit di 2018 menjadi 67 unit gadai di
2021. Unit gadai hingga akhir tahun 2023 mencapai 91 unit gadai. Target
penambahan unit gadai tidak bisa seperti ekspansi toko emas milik sendiri. Hal
ini dikarenakan Perseroan harus mengikuti dan menaati aturan dari OJK.
5. Ekosistem Omni-Channels
Perseroan fokus pada pengembangan jaringan pemasaran yang
mengkombinasikan baik toko secara offline dan juga online. Pengembangan
jaringan pemasaran juga akan didorong dengan ekspansi gerai sendiri dan juga
aliansi strategis.
C. Paparan Bagian III
Mengenai Kinerja Keuangan Perseroan diantaranya:
1. Ringkasan Laporan Laba Rugi termasuk Pendapatan, Laba Kotor, Beban Umum
dan Administrasi, Laba Bersih dan Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas
induk.
2. Ringkasan Posisi Keuangan termasuk:
Aset Lancar, Aset tidak Lancar dan Total Aset.
3. Ringkasan Liabilitas dan Ekuitas termasuk:
Liabilitas Jangka Pendek, Liabilitas Jangka Panjang, Ekuitas dan Total Liabilitas
dan Ekuitas.
4. Dalam Kinerja Keuangan ini dapat disimpulkan bahwa:
a. Harga emas dunia masih diproyeksikan mengalami peningkatan didorong
oleh kekhawatiran risiko kondisi konflik Geopolitik.
b. Mengenai Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih
Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan yang solid selama masa
pemulihan pandemi dimana hingga akhir tahun 2023 kinerja keuangan
Perseroan mencatatkan all time high. Dan untuk kinerja hingga 1H24,
Perseroan masih mencatatkan pertumbuhan double-digit.
c. Mengenai Rincian Pendapatan
● HRTA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,24 triliun pada
1H24 yang meningkat 33,46% YoY.
● Pendapatan ini didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata dan volume
penjualan dalam emas murni yang meningkat 19,22% YoY menjadi 7,42
ton di 1H24 dari 6,23 ton di 1H23.
d. Mengenai Ringkasan Laporan Laba Rugi
● GPM dan NPM mengalami penurunan karena adanya bisnis ekspor yang
marginnya lebih rendah daripada penjualan di dalam negeri;
● Laba bersih membukukan pertumbuhan sebesar 10,83% YoY menjadi
Rp205,63 miliar pada 1H24.
e. Mengenai Rasio
● Return on Asset berada pada level 7,87% pada 1H24.
Page 5
● Return on Equity berada pada level 19,50% pada 1H24.
● Debt to Equity Ratio berada pada level 131x pada 1H24.
f. Mengenai Dividen
● Perseroan akan membagikan dividen sebesar 22,59% dari laba bersih
tahun 2023. Dividen berada pada level Rp15/lembar saham.
● Pembagian dividen yang konsisten setiap tahun dengan dividen yield
pada level 3% hingga 5%.
D. Paparan Bagian IV
Mengenai Strategi Perseroan diantaranya:
1. Penyesuaian Posisi dan Merek
Melakukan pengembangan produk yang inovatif, terutama dalam repositioning
dan rebranding segmen perhiasan emas, guna menangkap segmen pasar terkini
yang diharapkan dapat memberikan margin yang lebih baik di masa depan. Dan
juga pembaruan logo yang diharapkan dapat menekankan posisi HRTA sebagai
market leader di industri emas.
2. Innovative Products
Melakukan pengembangan produk Logam Mulia dan Perhiasan yang lebih
mengedepankan inovasi dan nilai dengan harga yang semakin terjangkau bagi
seluruh lapisan masyarakat. Perseroan sedang dalam proses untuk mendapatkan
sertifikasi LBMA (London Bullion Market Association) dimana akan memposisikan
produk emas batangan Perseroan dengan kualitas dan standar internasional.
3. Operational Excellence
Pengembangan standarisasi produksi dan proses produksi secara produktif,
efisien dan efektif. Pengembangan model teknologi pengolahan secara kualitas
dan kuantitas yang dapat diserap pelanggan dengan baik dan
berkesinambungan.
4. Market Penetration
Secara aktif memperluas cakupan pasar dengan pembukaan gerai baru baik untuk
toko emas dan gadai. Memperluas penetrasi Pasar melalui Penjualan berbasis
digital baik melalui platform yang dibangun oleh perusahaan sendiri maupun
bekerjasama dengan platform e-commerce yang sudah ada.
5. Strategic Alliances
Mengembangkan usaha melalui kerja sama dengan mitra strategis dengan prinsip
sinergi dan saling menguntungkan.
6. Cashflow Improvement
Fokus peningkatan penjualan toko sendiri dan online. Memperpendek channel
distribusi dan pemberian tempo pembayaran atas piutang konsumen.
Page 6
E. Sesi Tanya Jawab
1. Micky Handoko - Investor
Pertanyaan :
Berapa Target Top Line & Bottom Line untuk HRTA di Full Year 2024?
Jawaban:
Dari Bapak Ong Deny – Direktur Keuangan
Target top line tahun ini di Rp 18 triliun dengan bottom line di Rp 410 miliar.
2. Anonim
Pertanyaan:
Berapa perbandingan pendapatan HRTA dari segmen Jewellery, Gold Bar,
dan Export? -
Jawaban:
Dari Bapak ong Deny - Direktur Keuangan
Tahun ini perbandingan antara penjualan gold bar yaitu 62%, kira - kira untuk
ekspor di 17% dan untuk perhiasan di pasar domestik 20%.
3. Tonny Tjoa - Investor
Pertanyaan:
Mau bertanya apa langkah perusahaan utk meningkatkan margin laba
perusahaan?
Jawaban:
Dari Ibu Sandra Sunanto - Direktur Utama
Untuk meningkatkan margin perusahaan jelas salah satunya adalah kita
mencoba untuk melakukan inovasi tidak hanya dari sisi produk tapi dari sisi
metode kerja dari sisi proses produksi dari sisi pelayanan kami. Jadi intinya
adalah salah satunya adalah kita juga mencoba melakukan efisiensi dari sisi
operasional perusahaan terutama untuk kita bisa meningkatkan margin dan
salah satunya strategi yang bagi kami cukup efektif meningkatkan margin adalah
memperluas dan memperbesar pangsa pasar kami di Indonesia.
4. Rivan Kurniawan - Investor
Pertanyaan:
a. Mengapa segmen perhiasan mengalami penurunan volume penjualan
yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, padahal jika kita lihat
GPM dari segmen perhiasan tentunya lebih tinggi. Apa strategi HRTA
untuk mendorong segmen perhiasan kedepannya?
b. Selain itu, saya juga ingin bertanya mengenai utang perusahaan
dimana selama 1H24 ini terlihat ada penurunan. Apakah kedepannya,
Page 7
dalam jangka pendek HRTA sudah tidak akan meningkatkan porsi utangnya lagi? Lalu apakah dengan utang yang menurun ini, growth HRTA kedepannya akan terdampak? Jawaban: Dari Ibu Sandra Sunanto - Direktur Utama Segmen perhiasan yang menurun ini terjadi pada waktu pandemi pada masa pandemi 2020 sampai dengan 2023 itu masyarakat Indonesia mulai mengalihkan konsumsi produk emasnya dari perhiasan kepada emas batangan karena melihat dari sisi investasi kita melihat pada waktu situasi pandemi dimana masyarakat memang sangat terbatas mobilitasnya tentunya terhadap perhiasan mereka anggap sebagai sesuatu yang memang tidak terlalu diperlukan. Pada saat itu apa yang kami lakukan pada saat pandemi adalah kita mencoba untuk mengambil loss yang terjadi di sisi perhiasan melalui produk lain yaitu emas batangan dan ternyata bagi masyarakat Indonesia dianggap sebagai salah satu produk yang memang sangat tahan terhadap resensi maupun bahkan terhadap situasi ekonomi yang tidak menentu. Strategi kami di perhiasan tahun 2024 ini kita sudah melakukan rebranding dan juga melakukan inovasi produk untuk pria kan yang saat ini juga di support oleh konsumsi domestik. Dari Pak Ong Deny – Direktur Keuangan Dalam waktu dekat ini porsi hutang Hartadinata kemungkinannya akan masih akan bertambah karena rencana kami untuk tetap meningkatkan volume penjualan dari khususnya dari sisi logam mulia dan juga ekspor yang mana memang modal kerja yang dibutuhkan untuk keperluan tersebut masih tinggi.
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vina Munawar
p.1
unresolved
person
Sandra Sunanto. B. Bagian II Perkembangan Terkini
p.2 ×9
unresolved
person
Sandra Sunanto. C. Bagian III Kinerja
p.2
unresolved
person
Thendra Crisnanda D. Bagian IV Strategi
p.2 ×2
unresolved
person
Sandra Sunanto. Pemaparan A. Paparan Bagian I
p.2
unresolved
org
Fortune
100 Indonesia
p.2
unresolved
org
PT Emas Murni Abadi
p.3
unresolved
org
PT Gemilang Hartadinata Abadi
p.3
unresolved
org
PT Gadai Cahaya Dana Abadi
p.3
unresolved
org
PT Gadai Terang Abadi Mulia
p.3
unresolved
org
PT Gadai Cahaya Abadi Mulia
p.3
unresolved
org
PT Gadai Cahaya Terang Abadi
p.3
unresolved
org
PT Gadai Hartadinata Terang Sejati
p.3
unresolved
org
PT Gadai Jaya Raya Mulia
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.