Skip to content
Back to announcement

20240903_BEEF_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31721525_lamp1.pdf

Other Text extracted BEEF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 10

Page 1
Jakarta, 3 September 2024
No. Reff: B.031-Corpsec/ETT-BEEF/IX/2024


Kepada Yth
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower 1 Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

Up.       Bpk I Gede Nyoman Yetna
          Direktur


Perihal         : Penjelasan Atas Permintaan Penjelasan kepada PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF)

Dengan hormat,
Sehubungan dengan Surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-090925/BEI.PP/08-2024 tanggal 27 Agustus
2024 yang akami terima pada tanggal 2 September 2024, bersama ini kami menyampaikan informasi
tambahan sebagai penjelasan sebagai berikut :



      1. Per 31 Desember 2023 Tambahan Modal Disetor Perseroan sebesar Rp88.584.905.202 dan
         Perseroan hanya akan membagikan saham bonus sebesar Rp10.518.931.696. Agar dijelaskan
         pertimbangan Perseroan dalam pembagian saham bonus tersebut, mengingat Tambahan
         Modal Disetor masih sangat mencukupi.

           Penjelasan:
           Tambahan Modal Disetor Perseroan per tanggal 31 Desember 2023 tercatat sebebesar
           Rp88.584.905.202,- dan rencana yang telah kami sampaikan adalah “mengakapitalisasi
           sebagian dari Tambahan Modal Disetor” sebesar Rp. 10.518.931.986 dengan memberikan
           saham bonus kepada pemegang saham dengan Rasio 500 saham lama akan memperoleh 11
           (sebelas) Saham Bonus yang meurpakan Saham seri B dengan nilai nominal Rp. 68,- (enam
           puluh delapan rupiah) per saham adalah untuk memberikan apresiasi kepada investor para
           pemegang saham Perseroan yang telah mendukung rencana pengembangan Perseroan,
           dengang mempertimbagnkan jumlah tambahan saham yang beredar tidak mengakibatkan
           penurunan harga saham di pasar secara significant, untuk rencana-rencana Perseroan dimasa
           yang akan datang.

      2. Sejak per 30 Juni 2024 Perseroan tidak memenuhi ketentuan V.1.1. Peraturan Bursa nomor I-
          A yaitu persentase jumlah saham free float kurang dari 7,5%. Agar dijelaskan mengenai:
          a. Apakah pembagian saham bonus merupakan salah satu strategi untuk inisiasi awal
              pemenuhan saham free float?
          b. Strategi lain yang akan dilakukan Perseroan untuk pemenuhan free float tersebut.
          c. Target waktu pemenuhan saham free float.
          Penjelasan:
        a. Pembagian Saham Bonus termasuk bagian dari rencana Perseroan untuk melakukan
Page 2
     pemenuhan saham Free Float yang per tanggal 30 Agustus 2024 tercatat sebesar 6,03 %
     dimana pemegang saham pengendali yakni Asia Agri International tercaat dengan
     kepemilikan 70,59% dan pihak yang terafiliasi dengan pengendali adalah sebesar 888,88%
     saham
  b. Perseroan mengupayakan agar pemegang saham yang merupakan pihak yang terafiliasi
     dengan pengendali untuk melakukan pelepasan kepemilikannya melalui perdagangan di Pasar
     Reguler di Bursa Efek Indonesia setelah yang berasangkutan menerima saham bonus yang
     berasal dari kapitalisasi Agio saham yang direncanakan oleh Perseroan dengan harga yang
     diharapkan lebih terjangkau oleh investor public.
  c. Perseroan berharap dapat memenuhi prosentase free-float sesuai dengan batas waktu yang
     ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan kondisi pasar atas perdagangan
     saham Perseroan.

3. Berdasarkan proforma pada saat akuisisi 3 entitas anak pada bulan Juni 2024, total aset
   Perseroan akan mengalami peningkatan dari Rp798 miliar menjadi Rp2,2 triliun. Namun
   berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2024 Perseroan hanya membukukan aset sebesar
   Rp1,68 triliun. Agar dijelaskan mengenai perbedaan pencapaian aset tetap tersebut.

   Penjelasan:
   Penurunan ini dikarenakan atas berkurangnya persediaan yang dijual dan hasil penjualannya
   digunakan untuk pembayaran hutang usaha

4. Dalam keterbukaan informasi sebelumnya disebutkan bahwa proses pelaksanaan perjanjian
   perdamaian sebagai tindak lanjut proses PKPU akan dilakukan sampai dengan akhir Mei 2024
   kepada kreditur. Agar dijelaskan mengenai:
   a. Bagaimana perkembangan pembayaran kepada kreditur?
   b. Apakah sudah selesai dilaksanakan keseluruhan mengingat kurun waktunya sampai akhir
       Mei 2024?
   c. Jika masih dalam proses, apakah terdapat restrukturisasi perjanjian perdamaian?
   d. Upaya/strategi Perseroan untuk terus menjaga hubungan baik dengan para kreditur
       yang terkena dampak proses PKPU Perseroan.

   Penjelasan:
   Perseroan memulai cicilan kepada seluruh Kreditur PKPU pada bulan Maret 2023 hingga
   jangka waktu 10 tahun kedepan (120kali) khususnya kepada Kreditur Surety.
   Untuk Kreditur Utang Dagang, di asumsikan selesai pada Februari 2025.
   Upaya Perseroan untuk terus menjaga hubungan baik dengan seluruh kreditur utang dagang
   yang terkena dampak proses PKPU Perseroan terus melibatkan para kreditur dalam memenuhi
   kebutuhan Perseroan dalam pemenuhan kebutuhan produksi dan pasokan nya dengan cara
   CBD (Cash by Delivery)


5. Perseroan membukukan kas yang meningkat cukup signifikan dari Rp10,07 miliar per 31
   Desember 2023 menjadi Rp153,92 miliar per 30 Juni 2024. Agar dijelaskan terkait:
   a. Latar belakang kenaikan kas tersebut.
   b. Rencana Perseroan dalam penggunaan kas tersebut.
   c. Apakah sudah terdapat penyisihan kas untuk pembayaran akuisisi 3 entitas anak sebesar
       Rp30 miliar untuk akhir tahun 2024? Agar dijelaskan.
Page 3
   Penjelasan:
   a. Kenaikan kas Per 30 Juni 2024 yaitu saldo penarikan dari Hutang Bank Mandiri 100
      miliar di akhir Juni 2024 senilai kurang lebih Rp.90 milar dan gabungan kas dan setara
      kas dari anak perusahaan senilai kurang lebih Rp.63 miliar.
   b. Perencanaan penggunaan untuk pembelian persediaan dan untuk pembayaran hutang dan
      operasional lainnya
   c. Sudah disisihkan untuk pembayaran akuisisi 3 entitas anak

6. Berdasarkan CALK 5 Piutang Usaha, piutang usaha Perseroan mengalami peningkatan yang
   cukup signifikan dan membukukan penurunan persentase piutang telah jatuh tempo
   dibandingkan periode-periode sebelumnya sebagaimana ditunjukkan oleh tabel berikut:




   Agar dijelaskan mengenai:
   a. Terdapat beberapa piutang usaha yang tidak terdapat pergerakan nilai transaksi
      sejak 31 Desember 2023. Bagaiman upaya yang akan dilakukan Perseroan untuk terus
      melakukan penagihan dan apakah Perseroan memiliki keyakinan bahwa piutang tersebut
      dapat tertagih kembali?
   b. Sebelumnya 99% piutang usaha Perseroan telah jatuh tempo, dan per 31 Juni 2024
      terdapat peningkatan dimana hanya 57% piutang usaha Perseroan telah jatuh tempo dari
      total piutang usaha. Agar dijelaskan strategi untuk tetap mempertahan dan meningkatkan
      kualitas piutang usaha Perseroan.
   c. Penyebab peningkatan yang cukup signifikan sebesar 709,34% atas piutang usaha Perseroan.
   d. Atas meningkatnya piutang usaha tersebut, agar dijelaskan latar belakang tidak adanya
      perubahan cadangan penurunan nilai piutang.

   Penjelasan:
   a. Perseroan tetap melakukan penagihan dengan cara langsung mendatangi tempat customer
      dan juga melalui telepon dan surat penagihan. Piutang yang tidak bergerak tersebut telah
      dilakukan pencadangan piutang namun tetap penagihan dilakukan oleh perseroan.
   b. Perseroan menjaga kualitas piutang usaha dengan memberikan order penjualan apabila
      piutang usaha sebelumnya telah dibayarkan oleh customer dengan syarat dan ketentuan
      berlaku.
   c. Peningkatan tersebut karena dampak usaha perseroan yang terus lebih meningkatkan lagi
      performa penjualannya.
   d. Untuk piutang yang jatuh tempo lebih dari 60 hari telah dilakukan pencadangan
      sebelumnya, dan piutang yang kurang dari 60 hari dengan asumsi akan dilunasi dengan
      umur piutang tidak melebihi 60 hari jadi belum dilakukan pencadangan.

7. Berdasarkan CALK 6 Piutang Lain-Lain, disebutan bahwa Perseroan memiliki piutang
   kepada karyawannya sebesar Rp1,28 miliar per 30 Juni 2024 dimana sebelumnya tidak
   terdapat piutang kepada karyawan. Agar dijelaskan mengenai:
Page 4
   a. Rincian piutang tersebut.
   b. Skema penagihan piutang atas karyawan.
   Penjelasan:
   a. Rincian Piutang Karyawan :




   b. Pembayaran piutang karyawan setiap bulan melalui skema potong gaji:



8. Perseroan membukukan persediaan yang meningkat dari Rp35,87 miliar per 31 Desember
   2023 menjadi Rp127,71 miliar per 30 Juni 2024. Bursa meminta penjelasan mengenai:
   a. Penyebab peningkatan persediaan tersebut.
   b. Sebelumnya per 31 Maret 2024 Perseroan juga telah membukukan peningkatan signifikan
       atas persediaan untuk menunjang penjualan Perseroan. Apakah konsolidasi 3 entitas anak
       tersebut tidak memberikan dampak pada peningkatan Persediaan? Agar dijelaskan.
   c. Peningkatan tertingi pada barang jadi, Apakah Perseroan telah memiliki kontrak untuk
       penjualan persediaan barang jadi tersebut? Jika belum bagaimana strategi penjualan yang
       akan dilakukan Perseroan?

   Penjelasan:
   a. Dengan meningkatnya penjualan maka perseroan juga meningkatkan jumlah persediaan
      untuk menjaga agar permintaan customer tetap terpenuhi.
   b. Untuk sementara dengan peningkatan penjualan saat ini persediaan masih cukup untuk
      menjaga pemenuhan permintaan customer, dikarenakan persediaan barang dagangan
      sifatnya barang yang fast moving dan pembelian pun tetap dilakukan dengan tidak terlalu
      lama kemudian didistribusikan lagi untuk penjualan.
   c. Karena beberapa customer terbesar sudah melakukan pembelian secara
      berkesinambungan kepada perseroan saat ini walaupun belum ada dibuatkan kontrak
      tertulis maka perseroan sudah bisa memperkirakan jumlah persediaan yang harus dijaga
      untuk pemenuhan permintaan customer tersebut. Strategi perseroan untuk peningkatan
      penjualan yaitu dengan pendekatan dengan customer yang potensial, dan ke depannya
      perseroan akan meningkatkan kualitas hubungan dengan customer yang memungkinkan
      dengan membuatkan kontrak penjualan

9. Berdasarkan CALK 8 Uang Muka, terdapat peningkatan 1.447% uang muka per 30 Juni 2024.
Page 5
     Agar dijelaskan mengenai:
     a. Dalam informasi sebelumnya Perseroan membayarkan uang muka pembelian tanah di
        Subang sebesar Rp14,5 miliar. Agar dijelaskan proses pembelian tanah tersebut dan tujuan
        peruntukan tanah tersebut.
     b. Agar dielaborasi lebih lanjut mengenai uang muka pembelian persediaan yang mencapai
        Rp255 miliar dan termasuk pihak lawan transaksi.
     c. Terdapat uang muka pembangunan cold storage sebesar Rp19,9 miliar. Agar dijelaskan
        lebih detil rencana pembangunan cold storage tersebut.
     d. Pembelian aset tetap dengan uang muka Rp4,6 miliar.

    Penjelasan:
a. Sampai saat ini masih sedang dalam proses pengurusan baliknama sertipikat ke atas nama PT
   Estika Tata Tiara Tbk, dan tujuan pembelian tanah tersebut adalah untuk perluasan pembangunan
   Cold Storage dan juga akses jalan masuk yang lebih strategis ke lokasi Perseroan.
b. Perincian sebagai berikut :




c. Di Lokasi subang akan dibangun cold storage dengan kapasitas 22.752 ton, dan saat ini
   progresnya pelaksanaannya sudah mencapai ± 20 %. Dan uang muka tersebut akan dikapitalisasi
   ke aset tetap setelah tahapan-tahapan pembangunan cold storage selesai. Bila belum 100%
   penyelesaian keseluruhan maka akan dicatat dalam Construction In Progress (CIP)
d. Uang muka pembelian aset tetap :
   1. Um Pembelian Box Pendingin Mobil 5 unit : Rp. 814.950.000
   2. Um Pembelian Gudang di Rorotan bolk M7 : Rp.3.801.600.000



 10. Berdasarkan CALK 13 Aset Tetap, Perseroan membukukan pergerakan aset tetap sebagai
     berikut.
Page 6
   Terdapat penambahan aset tetap dan juga reklasifikasi aset tetap dengan total masing-
   masing sebesar Rp8,26 miliar dan Rp355,52 miliar. Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Latar belakang penambahan aset tetap tersebut.
   b. Nature dari nilai dari reklasifikasi tersebut.
   Penjelasan:
   a. Penambahan aset adalah pembangunan dan perbaikan kandang sapi Rp.3,6M, dan
      pembelian mesin dan peralatan berupa compressor, golf car untuk di kandang, serta
      pembelian unit mobil operasional.
   b. Nature reklasifikasi adalah pencatatan penggabungan nilai perolehan aset dari Entitas Anak
      yang terjadi di bulan Juni 2024 sebagai realisasi akuisisi 3 anak perusahaan.


11. Berdasarkan CALK 16 Utang Usaha, Perseroan membukukan utang usaha berdasarkan umur
    utang sebagai berikut.




   Bursa meminta penjelasan terkait latar belakang terdapat utang usaha yang belum dibayarkan
   lebih dari 90 hari sebesar Rp176,07 miliar dan target waktu rencana pembayaran utang usaha
   tersebut.

   Penjelasan:
   Hutang yang lebih dari 90 hari adalah hutang usaha lama terkait putusan PKPU yang akan
   dibayarkan sesuai jadwal putusan PKPU, Hutang usaha Non PKPU dan hutang usaha milik
   entitas anak baru, hutang usaha Non PKPU dan hutang usaha milik Entitas anak baru, akan
   segera diselesaikan setelah prioritas pembayaran hutang putusan PKPU dan pembayaran hutang
   atas akuisisi 3 entitas anak yang jatuh tempo di tanggal 31 Desember 2024 dilakukan.

12. 3 entitas anak yang diakuisisi pada Juni 2024 pada Oktober 2023 mendapatkan pinjaman dari
    Bank BCA, namun belum terlihat peningkatan kinerja 3 entitas anak tersebut. Berdasarkan hal
    tersebut agar dijelaskan dampak realisasi pinjaman Bank BCA terhadap kinerja 3 entitas anak
    sampai dengan saat ini.

   Penjelasan:
   Dampak realisasi pinjaman Bank BCA terhadap kinerja 3 entitas anak pada saat mendapatkan
   pinjaman dari Bank BCA belum telihat peningkatan kinerjanya disebabkan adanya
   keterlambatan pasokan import Daging Kerbau pada bulan Mei – Juni 2024, sehingga pasokan
   persediaan terbatas dan peningkatan kinerja menjadi terhambat.

13. Dalam utang lain-lain per 30 Juni 2024 terdapat peningkatan yang disebabkan pembelian 3
    entitas anak dan utang lain-lain kepada PT Suri Nusantara Jaya dan Alex masing-masing
    sebesar Rp13,1 miliar dan Rp1,3 miliar. Agar dijelaskan peningkatan utang lain-lain tersebut
    kepada masing-masing pihak termasuk peruntukan dana dari utang tersebut.
Page 7
         Penjelasan:
         -     Utang lain-lain atas pembelian 3 entitas anak adalah hutang kepada xxxx
         -     Utang lain-lain kepada PT Suri Nusantara Jaya peruntukannya adalah untuk pinjaman
         operasional perseroan.
         -     Utang lain-lain kepada Alex peruntukannya adalah untuk pembelian aset gudang entitas
         anak.

     14. Berdasarkan CALK 25 Penjualan, Perseroan periode Juni 2024 membukukan penjualan
         dengan peningkatan yang cukup signifikan yaitu sebesar 345% dibandingkan periode Juni
         2023. Agar dijelaskan mengenai:
         a. Penyebab peningkatan penjualan tersebut.
         b. Mengapa penjualan kepada PT Suri Nusantara Jaya justru mengalami penurunan secara
            persentasi seiring dengan peningkatan penjualan tersebut?
         c. Pertimbangan Perseroan melakukan penjualan kepada pihak berelasi dimana periode-
            periode sebelumnya Perseroan tidak melakukan penjualan kepada kepada pihak berelasi.
         d. Proporsi penjualan kepada PT Suri Nusantara Jaya periode 30 Juni 2024 mencapai 24%
            dari total penjualan, apakah Perseroan memiliki perjanjian kerja sama jangka panjang
            dengan PT Suri Nusantara Jaya. Agar dijelaskan.
         e. Bagaimana mitigasi Perseroan terhadap ketergantungan penjualan kepada pihak tertentu
            seperti PT Suri Nusantara Jaya.

Penjelasan:


     15. Berdasarkan CALK 26 Beban Pokok Penjualan, Perseroan membukukan beban pokok
         penjualan sebagai berikut:




         Perseroan membukukan adanya penurunan pada pembelian bahan baku dan pembantu dari
         Rp279,68 miliar per 30 Juni 2023 menjadi Rp35,48 miliar per 30 Juni 2024 dan adanya
         pembelian barang jadi sebesar Rp1,29 triliun pada 30 Juni 2024. Sementara beban upah dan
         pabrikasi meningkat dari Rp7,46 miliar per 30 Juni 2023 menjadi Rp9,47 miliar per 30 Juni
         2024. Bursa meminta penjelasan terkait hal tersebut.
         Penjelasan:
Page 8
16. Berdasarkan CALK 26 Beban Pokok Penjualan, Perseroan menyajikan rincian pemasok
    Perseroan sebagai berikut.




   Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Apakah terdapat perjanjian jual beli bahan baku dengan Perum Bulog?
   b. Bagaimana mitigasi Perseroan apabila Perum Bulog tidak melanjutkan kerjasama dengan
      Perseroan?
   c. Perseroan menyebutkan bahwa PT Suri Nusantara Jaya merupakan pihak ketiga, namun
      dalam perjanjian kredit Perseroan dengan Bank Mandiri, PT Suri Nusantara Jaya
      memberikan jaminan dalam bentuk Deficit Cashflow Guarantee dan Corporate
      Guarantee. Agar dijelaskan mengenai hal tersebut.
   d. Berdasarkan informasi sebelumnya PT Suri Nusantara Jaya juga memberikan jasa
      penyimpanan gudang dan handling yang dibebankan pada beban administrasi dan umum
      sebesar Rp16,69 miliar. Agar dijelaskan lebih rinci bentuk kerja sama yang dilakukan
      Perseroan dengan PT Suri Nusantara Jaya mengingat PT Suri Nusantara Jaya memiliki
      peran sebagai pelanggan, pemasok, penyedia jasa penyimpanan dan garantor kredit bagi
      Perseroan.

       Penjelasan:
       a. Ada
       b. Perseroan masih memiliki supplier lain selain Perum Bulog sebagai alternatif.
       c. Perseroan telah menyampaikan Keterbukaan Informasi atas terjadi Mandatory Tender
          Offer pada tanggal 9 November 2023, dimana Ibu Hajah Diana Dewi mengambil alih
          keseluruhan saham dari Pengendali Perseroan yaitu Asia Agri International Pte. Ltd
          sejumlah 100%(seratus persen). Dan juga sebagai pemilik secara tidak langsung
          Perseroan yang saat ini sejumlah 70,59%(tujuh puluh koma lima puluh sembilan persen)
          melalui Asia Agri International Pte. Ltd. Dan beliau juga adalah salah satu pendiri dan
          Komisaris Utama dari PT Suri Nusantara Jaya, sehingga PT Suri Nusantara Jaya
          memberikan jaminan dalam bentuk Deficit Cashflow Guarantee dan Corporate Guarantee
          kepada Bank Mandiri.
       d. Sebagai customer perseroan, PT Suri Nusantara juga memiliki gudang cold storage yang
          cukup besar, dikarenakan perseroan masih memerlukan tambahan tempat cold storage
          untuk menyimpan daging atas pembelian dari Perum bulog maka perseroan menyewa
          gudang cold storage milik PT Suri Nusantara Jaya.


17. Berdasarkan CALK 28 Pendapatan (Beban) Lain-Lain, periode 30 Juni 2024 Perseroan
    membukukan beban lain-lain sebesar -Rp10,64 miliar dimana sebelumnya membukukan
    pendapatan lain-lain sebesar Rp42 miliar. Agar dijelaskan mengenai?
Page 9
   a. Pembukuan kerugian nilai wajar aset biologis.
   b. Penyebab peningkatan pendapatan lainnya yang meningkat dari Rp5,71 juta per 30 Juni
      2023 menjadi Rp3,44 miliar per 30 Juni 2024.
   c. Penyebab peningkatan beban bunga dan provisi mencapai 6.970%.

   Penjelasan:
   a. Kerugian nilai wajar aset biologis yaitu pembebanan biaya pakan atas sapi yang belum
       terjual per 30 Juni 2024.
   b. Peningkatan nilai persediaan karena penjualan pembelian antar entitas induk dengan entitas
       anak.
   c. Peningkatan karena di tahun 2024 perseroan memiliki hutang bank dengan PT Bank
       Mandiri Tbk, sehingga di tahun 2024 ada beban bunga dan beban provisi bank sedangkan di
       tahun 2023 perseroan tidak memiliki hutang bank.


18. Berdasarkan Laporan keuangan per 30 Juni 2024 gearing ratio mengalami peningkatan
    signifikan menjadi 671% jika dibandingkan 31 Desember 2023 sebesar 384%. Agar
    dijelaskan mengenai:
    a. Penyebab peningkatan tersebut.
    b. Apakah terdapat pembatasan keuangan (financial covenant) dari kreditor kepada Perseroan
        dan bagaimana pemenuhan batasan keuangan tersebut sampai dengan 30 Juni 2024?
    c. Upaya yang dilakukan Perseroan untuk membayar kewajiban jangka pendek Perseroan.
    d. Strategi yang akan dilakukan Perseroan untuk memperbaiki solvabilitas Perseroan di
        masa mendatang.

   Penjelasan:
   a. Penambahan hutang bank perseroan kepada PT Bank Mandiri Tbk dan penggabungan
       hutang bank pada 3 entitas anak yang diakuisisi di bulan Juni 2024.
   b.
   c. Dengan menyisihkan dari penerimaan uang yang berasal dari laba perseroan.
   d. Untuk terus meningkatkan penjualan dan meningkatkan kualitas penerimaan
       penjualannya serta mencari supplier dengan harga yang bersaing serta memproduksi
       produk dengan kualitas sesuai yang diinginkan masyarakat dengan harga bersaing.




19. Perseroan memiliki perjanjian sewa-menyewa ruangan perkantoran yang telah berakhir 24
    Oktober 2023. Perseroan tidak mengakui aset hak guna karena masa sewa hanya 1 tahun.
    Namun sampai dengan saat ini Perseroan masih menempati kantor ruangan tersebut. Agar
    dijelaskan mengenai hal tersebut dan dalam hal telah dilakukan perpanjangan sewa, mengapa
    dalam Laporan Keuangan tidak diberikan informasi terkini terkait perjanjian sewa tersebut?

    Penjelasan:
  Perseroan memperbaharui perjanjian masa sewa ruang perkantoran di Equity Tower sampai
  dengan Oktober 2024. Di laporan keuangan berikutnya kami akan menambahkan informasi
  tersebut
Page 10
     20. Perseroan menyampaikan bahwa akan melakukan pembayaran akuisisi 3 entitas anak pada
         akhir Desember 2024 sebesar Rp30 miliar yang berasal dari kas internal. Namun periode 30
         Juni 2024 Perseroan justru membukukan laba bersih menurun jika dibandingkan periode
         sebelumnya. Agar dijelaskan upaya yang akan dilakukan Perseroan untuk rencana
         pembayaran akuisisi tersebut.

         Penjelasan:
         Laba usaha perseroan periode 30 Juni 2024 sebesar Rp.62,6 miliar mengalami kenaikan dari
         laba usaha periode 30 Juni 2023 sebesar Rp.19,1 miliar, adapun laba bersih periode 30 Juni
         2023 lebih besar karena ada pencatatan pendapatan atas penyesuaian PKPU, sehingga secara
         arus kas perseroan masih bisa menyisihkan dana untuk pembayaran hutang atas akuisisi 3
         entitas anak pada akhir Desember 2024 sebesar Rp.30 miliar

     21. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
         efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
         Penjelasan:
         Tidak ada informasi atau fakta atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat
         mempengaruhi hariga efek Perseroan yang belum diungkakan kepada publik.


Hormat kami,
PT Estika Tata Tiara Tbk



Ratna Sari
Sekretaris Perusahaan

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.42 MB
Published3 Sep 2024
Pages10
Characters22,589
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Estika Tata Tiara Tbk p.1 ×8
linked org Asia Agri International p.2 ×4
linked org Bank Mandiri p.3 ×11
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible person Ratna Sari · Sekretaris Perusahaan p.10
unresolved org PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved person I Gede Nyoman Yetna p.1
unresolved org Bank BCA p.6 ×4
unresolved org PT Suri Nusantara Jaya p.6 ×12
unresolved org PT Suri Nusantara Jaya. Agar p.7
unresolved org PT Suri Nusantara Jaya. Penjelasan p.7
unresolved person Hajah Diana Dewi p.8
unresolved org PT Suri Nusantara p.8

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result