Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 102
Page 1 OCR 0.904
Page 1of87 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA P juk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan inl, kecuali Emiten dan Perusahaan Pubik yang merupakan Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomar catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan makatanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada Kolom keterangan, 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang adamaka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). » Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Pubiik PT SAWIT SUMBERMAS SARANA Tbk, Bidang Usaha Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit Jenis penawaran Umum N/A (4
Page 2 OCR 0.898
Page 20f87 30 Juni 2024 31 Desember 2023 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Sungkoro & ! KAP Purwantono, Sungkoro & Surja Surja Nara Partner Agung Purwanto Agung Purwanto Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian Wajar Tanpa Pengecualian Catatan tentang Opini (ika ada) x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan, Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G.11 Tentang “Tanggung V Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" “I
Page 3 OCR 0.890
Data Keuangan Penting Page 3of 87 30 Juni 2024 30 Juni 2023 (Tidak diaudit) (Tidak diaudit) Tahun Laporan Keuangan Laba Rugi Komprehensif (dalam Ribuan Rupiah) Pendapatan 5.147.476.973 4.649.693.162 Laba sebelum beban pajak 609.295.750 535.436.216 EBITDA 1.082.686.301 828.053.089 Laba tahun berjalan 392.162.350 430.645.393 Laba komprehensif tahun berjalan 413.839.915 234.906.174 Laba per saham dasar (nilai penuh ) 40.14 24.97 30 Juni 2024 (Tidak dlaudit) 31 Desember 2023 (Diaudit) Laporan Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah) Total Aset 11.404.421.464 11.810.444.633 Total Liabilitas 9.022.721.862 9.320.482.573 Total Ekuitas 2.381.699.602 1.989.962.060 Modal Disetor 952,500,000 952.500.000 Saldo Laba 3.701.990.153 3.319.589.415 Rasio Keuangan (dalam 96) ROA 3,380 3,980 ROE 17,946 23,1090 EBITDA thd pendapatan (96) 21,03Ye 17,816
Page 4 OCR 0.884
Page 40f 87 Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib Siungkapkanseluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Pubtik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapeparn-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri da 1 4 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Fa 1-3 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Hal 4- $ 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Hal 6 4 | Laporan arus kas selama periode vV Hal 7-8 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi saca: etrospektif atau v Hat sa -e1 membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan al " mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Hal 62 - 155 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai v berikut: a. gambaran umum Perusahaan, b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, & informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan taba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan 9. pengungkapan lainnya yang antara Jain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Ri
Page 5 OCR 0.898
Page Sof87 'erusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau Persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. & Dalam hai Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan l Gambaran Umum Perusabaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Catatan Ia 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi v atatan la yang berwenang, dan nomar serta tangga! Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Cotatan La pertode pelaporan, 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, vV atatan la 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersiat. Dalam hat perusahaan v Catatan 1a melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya Operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate vV Catatan Ia parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimltiki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pemblayaan
Page 6 OCR 0.859
Page 60f87 Khusus untuk Industri Perbankan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas argal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj dan S) sisa umur HPH, Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk v menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi V a) Area Eksplorasi, meliputi: 8 Nama lokasi, «Nama pemilik izin lokasiz 8 Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: an . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, bh) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: 8 Nama lokasi: “Nama pemilik Yin lokasi, . Tanggal perolehan ijin @ksploitasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi, “Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan "Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan @kspioitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. — 12)| Khusus Industri Kehutanan v b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1b Citerbitkan di Juar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan 1b
Page 7 OCR 0.868
Page 70187 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan fidak ada tindakan orate action) sejak penawaran umum perdana i jan peri @erseroan yang dapat fepora ) sejak pe Perdana sampai dengan periode pelaporan mempengaruhi jumlah efek yang diterbitkan sejak Penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, e Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan le, Kecuali EBK langsung: karena Perseroan tidak memilki EBK 2) | Tempat kedudukan: vV Catatan le, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK 3) | Jenis usaha: v atatan Ie, kecuali EBI karena Perseroan tidak memilki EBK 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan Te, kecusii EBK karena Perseroan tidak memiJiki EBK 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbada): v atatan 16, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK 6) | Total Aset, dan v Catatan le, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK
Page 8 OCR 0.909
3) b, ka Ke) ? Informasi penting lainnya antara Jain: Page 8 of 87 sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari S0 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: alasan mengapa kepemilikan baik langsung Maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila taporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal faporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau perioda yang berbeda: sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kemball pinjaman atau yang muka: suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, Gan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jurnlah harga yang diterima, (M) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. « Catatan Le, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK Catatan Le Catatan 1e Catatan 1e Catatan 1e Catatan 1e Catatan 1e Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1c
Page 9 OCR 0.898
Page 9 of 87 Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah Catatan 1c (jurntah karyawan tatap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk karyawan tetap di masing- Perusahaan dan entitas anak. masing akhir periode secara konsolidasian) e Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1d 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1d Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hat Sebagai berikut: En Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2 Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dangan SAK. b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan Yaitu berdasarkan biaya historis (historica/ Cost), Catatan 2a (berdasarkan biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizab/e value), Nilai Wajar Biaya histori, (kecuali Yang (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. atas laporan keuangan Kkonsolidastan yang relevan) 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, Catatan Za 3) | Mata uang fungsional dan rmata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Catatan 2 a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: n b) fakta dan alasan perubahan, apabita terdapat perubahan rmata uang fungsional Tidak terdapat perubahan Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan mata uang fungsional C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Tidak terdapat perubahan mata uang penyajian 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Tidak terdapat perubahan ) peri pe pelap Gi ) periode pelaporan & Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
Page 10 OCR 0.917
Page 10 of 87 Perusahaan harus mengungkapkan datar ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian tain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengensi masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilltas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dirmaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 6, 8, 12, 16, 25 dan 34a Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan Gan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: &) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nenpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dielimninasi. ——-4 Catatan 2c 2 Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwil!: Catatan 2d dan 2e Catatan 2d dan 2e
Page 11 OCR 0.848
Page f1 of 87 €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kornbinasi bisnis yang ada di v Catatan 2d dan 2e Perusahaan, antara fain: vV Tidak, ada wransaksi N kombinasi bisnis dengan (1) pembelian dengan diskon: pihak “ketiga “di “dalam (2) akuisisi secara bertahap: dan laporan keuangan NN onsolidasian interim (3) Imbalan kontinjensi, Se Pi aa Le Tok, Pa 3) | Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara Jain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan v Catatan 2h setara kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 29 biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 29 (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: y Catatan » (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: a 9 (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari v Catatan 2g aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: vV Catatan 29 (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Nindung nilai, selain penjelasan sebagairnana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: v Catatan 29 (a) ketentuan pemenuhan kriterla akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen Catatan 2g keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, v Catatan 29 b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: v (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v (2) pengakuan awal Sukuk, (1
Page 12 OCR 0.916
Page 12 of 87 (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukui (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. C) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S) akad syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum » Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara tain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 89 Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara Jain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah: dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
Page 13 OCR 0.887
Page 13 of 87 Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: v (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (iika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Petakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan — agunan. 9) | Khusus untuk Industri Pambtayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara fain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kernbali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang, Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang( ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). LL BN 3
Page 14 OCR 0.899
Page 140f87 Sewa Yang harus a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: v Catatan 2p b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: v Catatan 2p dan Catatan 3 C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, v Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 2i rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemetiharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, & b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum vV Catatan 2k menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilalan dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasiikan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebifakan akuntansi biaya pinjaman. Catatan 2k €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : fa) Metode penitaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan ——4
Page 15 OCR 0.899
Page 15 of 87 (0 Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. SL 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap, d) metode penyusutan yang digunakan: @e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, h) nilai residu, dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilal residu pada setiap akhir periode pelaporan & Catatan 2k 14, Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi, Catatan 2z 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Barsama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16. Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan C) Sistern pembagian hasil, jika ada, 17, Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 2) pengakuan awal Aset Tak berwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, —4 Catatan 21
Page 16 OCR 0.904
Page 1of87 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA P juk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan inl, kecuali Emiten dan Perusahaan Pubik yang merupakan Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomar catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan makatanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada Kolom keterangan, 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang adamaka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). » Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Pubiik PT SAWIT SUMBERMAS SARANA Tbk, Bidang Usaha Perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit Jenis penawaran Umum N/A (4
Page 17 OCR 0.898
Page 20f87 30 Juni 2024 31 Desember 2023 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Sungkoro & ! KAP Purwantono, Sungkoro & Surja Surja Nara Partner Agung Purwanto Agung Purwanto Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian Wajar Tanpa Pengecualian Catatan tentang Opini (ika ada) x disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan, Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G.11 Tentang “Tanggung V Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" “I
Page 18 OCR 0.890
Data Keuangan Penting Page 3of 87 30 Juni 2024 30 Juni 2023 (Tidak diaudit) (Tidak diaudit) Tahun Laporan Keuangan Laba Rugi Komprehensif (dalam Ribuan Rupiah) Pendapatan 5.147.476.973 4.649.693.162 Laba sebelum beban pajak 609.295.750 535.436.216 EBITDA 1.082.686.301 828.053.089 Laba tahun berjalan 392.162.350 430.645.393 Laba komprehensif tahun berjalan 413.839.915 234.906.174 Laba per saham dasar (nilai penuh ) 40.14 24.97 30 Juni 2024 (Tidak dlaudit) 31 Desember 2023 (Diaudit) Laporan Posisi Keuangan (Dalam Ribuan Rupiah) Total Aset 11.404.421.464 11.810.444.633 Total Liabilitas 9.022.721.862 9.320.482.573 Total Ekuitas 2.381.699.602 1.989.962.060 Modal Disetor 952,500,000 952.500.000 Saldo Laba 3.701.990.153 3.319.589.415 Rasio Keuangan (dalam 96) ROA 3,380 3,980 ROE 17,946 23,1090 EBITDA thd pendapatan (96) 21,03Ye 17,816
Page 19 OCR 0.884
Page 40f 87 Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib Siungkapkanseluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Pubtik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapeparn-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri da 1 4 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Fa 1-3 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode vV Hal 4- $ 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Hal 6 4 | Laporan arus kas selama periode vV Hal 7-8 5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi saca: etrospektif atau v Hat sa -e1 membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan al " mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Hal 62 - 155 Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai v berikut: a. gambaran umum Perusahaan, b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, & informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan taba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan 9. pengungkapan lainnya yang antara Jain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Ri
Page 20 OCR 0.898
Page Sof87 'erusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau Persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. & Dalam hai Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan l Gambaran Umum Perusabaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: v Catatan Ia 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi v atatan la yang berwenang, dan nomar serta tangga! Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Cotatan La pertode pelaporan, 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, vV atatan la 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersiat. Dalam hat perusahaan v Catatan 1a melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya Operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate vV Catatan Ia parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimltiki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pemblayaan
Page 21 OCR 0.859
Page 60f87 Khusus untuk Industri Perbankan Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas argal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPHj dan S) sisa umur HPH, Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk v menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi V a) Area Eksplorasi, meliputi: 8 Nama lokasi, «Nama pemilik izin lokasiz 8 Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: an . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, bh) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: 8 Nama lokasi: “Nama pemilik Yin lokasi, . Tanggal perolehan ijin @ksploitasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi, “Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: «Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan "Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan @kspioitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. — 12)| Khusus Industri Kehutanan v b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1b Citerbitkan di Juar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, Catatan 1b
Page 22 OCR 0.868
Page 70187 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan fidak ada tindakan orate action) sejak penawaran umum perdana i jan peri @erseroan yang dapat fepora ) sejak pe Perdana sampai dengan periode pelaporan mempengaruhi jumlah efek yang diterbitkan sejak Penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, e Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan le, Kecuali EBK langsung: karena Perseroan tidak memilki EBK 2) | Tempat kedudukan: vV Catatan le, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK 3) | Jenis usaha: v atatan Ie, kecuali EBI karena Perseroan tidak memilki EBK 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan Te, kecusii EBK karena Perseroan tidak memiJiki EBK 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbada): v atatan 16, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK 6) | Total Aset, dan v Catatan le, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK
Page 23 OCR 0.909
3) b, ka Ke) ? Informasi penting lainnya antara Jain: Page 8 of 87 sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari S0 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: alasan mengapa kepemilikan baik langsung Maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila taporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal faporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau perioda yang berbeda: sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kemball pinjaman atau yang muka: suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, Gan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jurnlah harga yang diterima, (M) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. « Catatan Le, kecuali EBK karena Perseroan tidak memilki EBK Catatan Le Catatan 1e Catatan 1e Catatan 1e Catatan 1e Catatan 1e Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1c
Page 24 OCR 0.898
Page 9 of 87 Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah Catatan 1c (jurntah karyawan tatap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk karyawan tetap di masing- Perusahaan dan entitas anak. masing akhir periode secara konsolidasian) e Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1d 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1d Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hat Sebagai berikut: En Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2 Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dangan SAK. b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan Yaitu berdasarkan biaya historis (historica/ Cost), Catatan 2a (berdasarkan biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizab/e value), Nilai Wajar Biaya histori, (kecuali Yang (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. atas laporan keuangan Kkonsolidastan yang relevan) 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, Catatan Za 3) | Mata uang fungsional dan rmata uang penyajian yang digunakan, meliputi: Catatan 2 a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: n b) fakta dan alasan perubahan, apabita terdapat perubahan rmata uang fungsional Tidak terdapat perubahan Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan mata uang fungsional C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Tidak terdapat perubahan mata uang penyajian 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Tidak terdapat perubahan ) peri pe pelap Gi ) periode pelaporan & Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
Page 25 OCR 0.917
Page 10 of 87 Perusahaan harus mengungkapkan datar ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian tain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengensi masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilltas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dirmaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 6, 8, 12, 16, 25 dan 34a Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan Gan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: &) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nenpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dielimninasi. ——-4 Catatan 2c 2 Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwil!: Catatan 2d dan 2e Catatan 2d dan 2e
Page 26 OCR 0.848
Page f1 of 87 €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kornbinasi bisnis yang ada di v Catatan 2d dan 2e Perusahaan, antara fain: vV Tidak, ada wransaksi N kombinasi bisnis dengan (1) pembelian dengan diskon: pihak “ketiga “di “dalam (2) akuisisi secara bertahap: dan laporan keuangan NN onsolidasian interim (3) Imbalan kontinjensi, Se Pi aa Le Tok, Pa 3) | Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara Jain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan v Catatan 2h setara kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Catatan 29 biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: v Catatan 29 (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: y Catatan » (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: a 9 (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari v Catatan 2g aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: vV Catatan 29 (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Nindung nilai, selain penjelasan sebagairnana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: v Catatan 29 (a) ketentuan pemenuhan kriterla akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen Catatan 2g keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, v Catatan 29 b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: v (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v (2) pengakuan awal Sukuk, (1
Page 27 OCR 0.916
Page 12 of 87 (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukui (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. C) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S) akad syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum » Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara tain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 89 Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara Jain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah: dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
Page 28 OCR 0.887
Page 13 of 87 Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: v (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (iika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, c) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Petakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan — agunan. 9) | Khusus untuk Industri Pambtayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara fain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kernbali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang, Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang( ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). LL BN 3
Page 29 OCR 0.899
Page 140f87 Sewa Yang harus a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: v Catatan 2p b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: v Catatan 2p dan Catatan 3 C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, v Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 2i rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemetiharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, & b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum vV Catatan 2k menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilalan dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasiikan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebifakan akuntansi biaya pinjaman. Catatan 2k €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : fa) Metode penitaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan ——4
Page 30 OCR 0.899
Page 15 of 87 (0 Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. SL 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap, d) metode penyusutan yang digunakan: @e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9) penghentian pengakuan, h) nilai residu, dan i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilal residu pada setiap akhir periode pelaporan & Catatan 2k 14, Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi, Catatan 2z 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Barsama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16. Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan C) Sistern pembagian hasil, jika ada, 17, Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 2) pengakuan awal Aset Tak berwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, —4 Catatan 21
Page 31 OCR 0.870
Page 16 of 87 d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud €) metode amortisasi yang digunakan: Catatan 21 f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan Catatan 2 . Catatan 21 9) riset dan pengembangan (jika ada). Catatan 21 (LL 18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. —4 19)| Properti Invaesta: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. KL 20)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat brutoj b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan 8) Pertanggungan Asuransi. & 21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya vV Catatan 20 penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan v Catatan 20 pembalikannya.
Page 32 OCR 0.894
Page 170f87 22)! Khusus Industri Perbankan liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara jain dasar penyajian liabilitas segera, v Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank tain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. | 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan v Catatan 2r b) dasar penentuan nilai provisi. v Catatan 2r 24y| Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan v pengukurannya. 25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelalaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan v Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Periakuan akuntansi atas pembebanan blaya PLHj b) Metode amartisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan:
Page 33 OCR 0.871
Page 18 of 87 (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: vi (3) Penambanan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing Jakasi penambangan. 26)| Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan bersangkutan: dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akani dilaksanakan pada saat dimulatnya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Rektamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara Jain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PL: V B) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan v Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. v 27)| Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang v Catatan 2t digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalarn hai terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan vV pendapatan dan penjualan dari hubungan keaganan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian v Yang harus dijelaskan antara iain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.
Page 34 OCR 0.920
Page 19 of 87 (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: tb) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: lan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (2) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. S) Khusus Industri Asuransi d Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang barus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direatokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagal beban pada saat terjadinya. 28) Pragram Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. LL Catatan 2f Catatan 2f Catatan 2
Page 35 OCR 0.897
Page 20 of 87 30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berela. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Plhak-pihak berelasi: vV Catatan 2 b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan v 31)| Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v Catatan 2g b) ketentuan mengenai saling hapus, €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metoda yang digunakan dalam menilai aset (hiabilitas) pajak tangguhan. 33)| Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, v Catatan 2s b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan v Catatan 2s oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian vV aktuarial, dan Catatan 2s d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. vV Catatan 2s 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalu! Kas, termasuk pengukurannya.
Page 36 OCR 0.919
Page 21 of 87 Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas, Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. LL Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara Jain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman Catatan 2m dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara Jain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk Catatan 2y mengidentifikasikan Segmen Operasi. Laba (Rugi) per saham Catatan 2v Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada plhak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: &) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Catatan 5 Tidak terdapat kas dan setara kas yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha -“ Khusus Industri Perbankan 3) Kas
Page 37 OCR 0.902
Page 22037 Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara tain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v dalam mata uang original): dan | (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (CWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat perlode pelaporan. Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: & Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan & (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nijai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara tain: (1) Rincian jumlah penermpatan berdasarkan jenis dan mata uang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (5) Rincian jumlah penernpatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicalrkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan £ AI h——————4
Page 38 OCR 0.881
Page 23 of 87 (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai L L. 3) | piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah plutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: vV Catatan 6 & Ida b) jurntah piutang menurut debitur: V C) jumlah piutang menurut mata uang: vV d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Tidak diperlukan adanya pencadangan nilai @) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan v Tidak diperlukan adanya nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pencadangan nilai f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen v Catatan 6 & 34a atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, v Catatan 6 & 34a 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v dijaminkan: h) jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan Tidak ada piutang yang v diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif “ 1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting v Tidak ada piutang yang lain yang diatur dalam perjanjian: dan L ditransfer (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: v (4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. SL
Page 39 OCR 0.897
ta) Page 24 of 87 Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d Piutang Hasi Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pernisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi) (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, ——4 5) 2) Khusus Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara Jain: (1) Jumtah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjarnan dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang, ——A4 «
Page 40 OCR 0.908
Page 25 of 87 b) Tagihan Anjak Plutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumiah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta v jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang v yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. C) Piutang Sewa Pemblayaan Yang harus diungkapkan antara jain: (l) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pernbayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun tb) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang betum diterima: (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. — d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa aperasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun v (b) lebih dari satu tahun sarnpal lima tahun vV (e) lebih dari lima tahun v
Page 41 OCR 0.853
(2) total rental Kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. Page 2G of 87 9) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Ratensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tartagihnya piutang retensi. &« » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalarn penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabet yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: bh) laba yang diakui, C) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). —«4 8 Pivtang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: al Rindian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b €| Ko e Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: Narna pihak/counterparty, Lokasi Efek jaminan: Tingkat bunga piutang reverse repo: f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). ——e4 4 9 Agunan Yang Diambil Alih Yang barus diungkapkan antara (ain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: €
Page 42 OCR 0.925
Page 27 0? 87 €) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) | piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, Catatan 7 & 3da b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan Manajemen perseroan meyakini bahwa tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (4) biaya perolehan termasuk jumtah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). Catatan 34 Catatan 15 & 34
Page 43 OCR 0.874
Page 23 of 87 ya keputusan menjual untuk aset keuangan ngga jatuh tempo: (7) jika terdapat raklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: Ca) jumlah yang direktasifikasi ke dan dari setiap kategori: v (b) atasan reklasifikasi: dan v (9 sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah v direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang diraklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 5 b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, | | GC) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut, v 14) | Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: v b) tujuan model usaha yang digunakan: vV 6) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan v @) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
Page 44 OCR 0.893
Page 29 of 87 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, GC) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya. h—4 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara iain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan v b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan v komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenai antara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari v transaksi Usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. YA 19) | Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: v b) Tingkat suku bunga. & 20) | Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: c Rincian jumtah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, SAK «d
Page 45 OCR 0.897
3) n (3) ») D) » K » Page 30 of 87 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, Jumnlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oteh Bank Indonesia: Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) Tagihan dan Lfabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, rnata uang, dan jatuh tempoj b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan rnutasi selama periode berjalan, c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jurnlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: Catatan 8 Catatan 8 Y
Page 46 OCR 0.890
4 (5) @ (ea) (8) » Page 31 of 87 rnlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berfalan: jumlah dari setiap pernulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pernulihan nilai persediaan yang diturunkan, @alarn hat terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: li) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (WI) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan Alasan dijaminkan, dan jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, Gan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Catatan 8 & 22 Catatan 8 9) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nila! tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: 1) 2) (3) Makanan dan minuman: Perlengkapan: dan Barang Dagangan. e) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara tain: fe) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: ta) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (C9 Unit Bangunan dalam Penyelesaian. KLM Y
Page 47 OCR 0.919
Page 32 0f87 (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah beriaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jurnlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. » Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan) (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. — & 9 Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisl): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. —— h) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya —d » Khusus Indastri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 48 OCR 0.897
Page 33 of 87 | | De NA Naa Ca) Total jurnlah tercatat dan nilai tercatat menurut kiasifikasi hewan temak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (H) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. I———— 4 4 & Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijuaf atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual betum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan LL 23) | ajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara tain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 202 b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. vV Catatan 20b,20c Biaya Dibayar Dimuka 24) vV Catatan 10 Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Page 49 OCR 0.879
Page 34 of 87 C Galam hal aset yang dikla: BAN Pan aset yang dimi untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: Ca) nilai dari aset tersebut, yaltu nilai yang lebih rendah antara: Ik Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, ga—— 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Catatan 34a b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta v penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan v nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, v gan Catatan 34a e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut v harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. Catatan 3da 27) | Investasi pada Entitas Asoslasi Yang harus diungkapkan antara Jain: a) nama entitas asosiasi: vV Catatan 15 b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta v Catatan 15 alasannya, ) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya vV Catatan 15 tersedia, d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, v Catatan 15 Mabilitas, pendapatan, dan laba atay rugi, €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari v 2046 (dua puluh perseratus) hak suarg atau hak suara Potensial investee secara langsung atau tidak langsung: #) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau v
Page 50 OCR 0.885
Page 35 of87 pericde yang mna dengan aa dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: @) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi Tanaman Perkebunan untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, vV h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan vV menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan vV investor lain, i) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersarna-sama v untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam v kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan / tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) | Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, vV b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan sefama periode berjalan, dan Ll d) Saldo akhir, 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: v (b) Masa hak bagi hasil tot dan amortisasinya: v (c) Perubahan hak bagi hasil tol selarna periode berjalan, dan L (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil toi. 31) | Khusus Industri Perkebunan
Page 51 OCR 0.265
SS Dr » esag untye) CDI) BLESS UBINLUOy EselUSSIad Ieuyag Lema ISIPUON fuwyewayad Bave/Iseyor Upysesepung YoduJojon dejy Hewag UEMAY JEIIN JungpseyGusw yeray YEusa Uemay See (ISaidap) Isesyowe (SIN 218253 UNYE3 2 Xep1 Buned ewejas yodwnjay den Aeua1 uemay JIyAE ep JEME OPIBS ISElrISuoXaY “ueyjjseybusu! YEjSY NEUAS1 Uem3| uep (ueyisewBbudu wnjag) veunguunyed Wejep PUISI Uema| Untodwojbuag g (@ KJ tel d@ (te turep KiMUe UBXd24GUNIP SruRy GueA Guefseg anwnuag — NMPOJG NPUIDI VEMOH WENBUJOYOd HISNPUI SNSRYN tee POT LeLeIaD Ca1 una) 21 KIRI eat vena) TT VEEIS 221 VENANEI 2L um TT VE9EIEN TT VON ST SS ? “3 STS PT »— “puuseld pped jngwi unybunw BupA uejbruay uebuepeD (ec) vep #(ewsejd ugungsys0d/heAves upungaylad) upeyesruad YIjIW UBYNG BueA Usweue) uep (HUI) useyesruad yijW pefuaw buek ewsejg nur Upunganyag / JeAYen HUT LEungadag WEjEP VELPURI JEIN (2) tapie optes (P) ehuej LebuwnSuag (2) VENIISBUBUSUI Yeje) VeLuewe3 81 Isesiyisepjanp BuPA uejumr uejejag unye) urGuemnbuag "1 2ekig Jeng Iseisaudap Ipela) (ey Lejep sunyi Bns vep tuewefujd eAesg | raider yerung (9) Guns6uer ekelg 4! uejekeg unye) LeyegweL “1 ieme opirs (e) Lanyuag jebegas uejiseubusw unjag Upweuea :sSeINg (T) vejjiseybusw unjag UEWeURg ANJUN "ueyujwatip GueA Ueweve, (9) UEP TUNYPI z Wiipas Guned ewejas LeyjiseuGudw Lunjag Uelweue opjes uebujpuegiag (S) Zusureueuad (SEyO//CAJE URMJESUPJNG VEnjISeUBUDUI YejBI URLLeLUR) JEjIN (p) WEURUSUI YMIUN YexBUNBIp BuRA Yeue smIIS (c) yxe421 unyeN 7 Wp3s Guyed Bwejas yodulojan krg f3) 180 9E 28eg
Page 52 OCR 0.916
Page 37 of 87 0) Nilai hewan ternak yang Ti aa asuransi Manan Nan KaN Eh ditutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika adas dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setalah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai v Wajar atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar v dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan v keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggai laporan penilatan terakhir: (5) jumlah yang diakui datam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa salama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalarn laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: -—5 (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara Signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang v telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Page 53 OCR 0.894
Page 38 of 87 Imiah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (3) jurnlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. @) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilat kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesalan: (5) jurnlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriterta aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 2) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepernilikan aset yaitu aset pemilikan tangsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awa) Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekiasifikasi, €) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, Catatan 12b Catatan 12 Catatan 12b
Page 54 OCR 0.894
Page 39 of 87 ) rugi penurunan dan jumlah yang dan ekuitas ada): @) jumlah komitmen kontraktual dalarn perolehan Aset Tetap: f) jurnlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalarn laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan Jaba rugi komprehensif: 9) Dalarn hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tangga! Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap Untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham, h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, H) Pengungkapan fainnya antara lain: (l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (Djumlah tercatat Aset Tetap yang dihantikan dari penggunaan aktif dan tidak Giklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, jurnal balik yang dial Galam laba rugi KAK SS atas ah: SL KK Ka lh Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12b
Page 55 OCR 0.917
Page 40 of 87 buku, hasil pe lan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang ihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Asat Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jurnlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. « Catatan 22 Catatan 12b 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas burni) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalarn pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (2) Lokasi penambangan, (b) Satdo awal untuk masing-masing lokasi: (C) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, pertu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa urnur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain: 2) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amortisasi Aset Tak berwujud ke dalam pos Japoran laba rugi komprehensif, C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Tak berwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: 3 Catatan 14 Catatan 31 Catatan 14
Page 56 OCR 0.896
Page 41 of 87 @) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria , aset kualifikasian, maka harus diungkapka: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasl: jurntah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilatannya untuk Aset Tak berwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak ?) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Tak berwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Aset Tak berwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awainya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: — (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: vV (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi keberadaan dan jurnlah tercatat Aset Tak berwujud yang kepemilikannya dibatasi Gan jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: 1) nilai komitmen kontraktual untuk ekuisisi Aset Tak berwujud: H) Aset Tak berwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (3) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Tak berwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tak berwujud seandainya Aset tersebut Gicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. — 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum e' 9 n 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awalj (2) Penambahan dan pengurangan: 4
Page 57 OCR 0.885
Page 42 0f87 N JGN akhi n b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang v mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, litas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas L investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: ta) Metode pembebanan blaya pengupasan tanah, dan (H) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata- ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: Cb) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (9 Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, k44 d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Baya Eksptorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal: (c) Penambahan/pengurangan: (dj Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, —e444
Page 58 OCR 0.888
Page 43 of 87 (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan Tincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest, b, Liabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara tain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v Catatan 18 & 34b b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 18 & 34b 2 Paminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang v Tidak ada jaminan yang ernubungan. diberikan 2) | Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka vV Catatan 25 panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: v Catatan 25 (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: v Catatan 25 (3) jumtah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode vV Catatan 25 bersangkutan, Catatan 25 (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v tatan digunakan, (5) peningkatan setama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi v Catatan 25 karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus vV Catatan 2s keluar sumber daya ekonomi' (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi vV utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan Catatan 25
Page 59 OCR 0.886
Page 44 of 87 (8) jurnlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan men) anji Catatan 25 Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara jain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang Catatan 21 beturn jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan kiabilitas Segera v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5 | utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang Gijuaf Perusahaan pada transaksi KA repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, L 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus dlungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : V a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakul: C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap Jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: -4 V
Page 60 OCR 0.884
Page 45087 ) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan v (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro, b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, SL 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang kiaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang kiaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumiah utang menurut mata uang, Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransij (2) Jumlah menurut tertanggung: vV (3) Jumlah menurut mata uang: dan L NN —4 (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan,
Page 61 OCR 0.902
Page 46 of87 d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lai (Hi) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jurnlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. &) Utang Koasuransi (rewrita) v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak keti: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jurntah menurut jenis mata uang: dan (49) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang, dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. —4 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rindan menurut jenis asuransi. v 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia.
Page 62 OCR 0.864
Page 47 of 87 Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan 24 10)| Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan 20d b) informasi mengenai ketetapan pajak. v 11)| Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan v b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta v Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12)| Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara Jain jumlah uang muka kontrak yang diterima. v 13)| Bagian Lancar atas Liabllitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas tiabilitas jangka panjang sesuai Catatan 22, 23 dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana Glatur dalam Checkiist ini, 14)| Liabifitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara fain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas Catatan 22, 23, 24 keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: Pe 1 ifi pi: (2) Dibekali simngelompokikan sesual klasifikasi yang dipisahkan antara Catatan 22, 23, 24 (3) Yang harus diungkapkan antara Jain: (a) nilai tercatat liabllitas keuangan untuk setiap kategori: v (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keyangan: dan v (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi Catatan 22, 25 utang dan Kondisi default). " b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian vV utang: Y
Page 63 OCR 0.895
Page 48 of 87 (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dampak pajak penghasilan . yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui | selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang Kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16)| Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Rektamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun vV Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17)| Labilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang v dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok tepasan yang dikiasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: v Catatan 3eb b) jumlah utang menurut mata uang: dan Catatan 34b C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, Catatan 34b 19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v Catatan 22, 23 uang: b) kisaran suku bunga kontraktual setama periode pelaporan: Catatan 22, 23 €) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya, —s
Page 64 OCR 0.937
Page 49 of87 pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauit), jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. Catatan 22, 23 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) 2) 8) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (tessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Setain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (lima)tahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non- Cancellable sublease) pada tanggat laporan posisi keuangan: keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. Catatan 23
Page 65 OCR 0.909
b) 9 Page S0 of 87 a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) (4 (5) (6) (94) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): Peridapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang diterbitkan, Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) » 3 4 (5) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: Rincian juralah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyaf debt covenance): Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, Apabita bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjansi Yang barus diungkapkan antara lain: ke) 2 BD @ (5) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi,
Page 66 OCR 0.854
Page 51 of87 22)! Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: v (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saido akhir, b) Kegiatan PILH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: GC) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: @d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, rnaka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: @) Tabel yang memuat penjelasan tantang: (1) Saldo awal, (2 Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, 23)| Mabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: & (1) gambaran umum mengenai jenis program. Catatan 25 (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: v Catatan 25 » atatan la) biaya jasa kini: Catatan 25 (D) biaya bungaj vV (C) iuran olah peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarialj v Catatan 25 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: v Catatan 25 (9 imbalan yang dibayarkan: v Catatan 25 (9) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: Ki) curtallment, dan — 4
Page 67 OCR 0.893
Page 52 of87 penyele: (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dari akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja) (e) iuran oleh peserta program: (f) imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian, (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (9) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam taporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (3) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dangan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, (6) total beban yang diakui di taba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan narna pos dirnana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: (b) biaya bungaj (c) hasil yang diharapkan dari aset program: (8) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10Yo (sepuluh per seratus): (FP) biaya jasa lalu, LH LA KL KL & Catatan 25 Catatan 25 Catatan 25 Catatan 25 wV
Page 68 OCR 0.897
Page 53 of 87 (9) dampak dari curtaiiment terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (7) jumlah totat yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saido laba, meliputi: (3) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan tb) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumutatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, daiam hal Perusahaan mengakwi keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utarna yang merupakan Nilai Wajar total aset program, Untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: ta) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama daci aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset (43) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan Catatan 25 dan diungkapkan dalam ukuran yang absotut dan tidak hanya sebagai marjin v antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk v periode yang disajikan dalam laporan keuangan: catatan 25 Ke) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif v sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): Catatan 25 (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalarn tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik netoj dan tb) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. KK KL
Page 69 OCR 0.885
Page 34 of 87 (0 bDaiam hal program Kg dalam fingkungan si lasi yang tings si wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: Ka) nilai kini kewajiban imbatan pasti, Nilai Wajar aset program dan surpius atau defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (ih Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan Cit) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan past! yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wafib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: Ki) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, (ii pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informai yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalarn pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (iljjika Perusahaan mencatat turan yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir, b) Iuran Pastl Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. v Catatan 25 Habilitas imbalan kerja jangka panjang tersebut tidak didanai Catatan 25
Page 70 OCR 0.875
Page 55 of87 d9) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkan antara lain: (BD luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan v (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). v 24)| Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang v Catatan 24 ne asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Parusahaan Pereringkat Efek, €) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) butan d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk petunasan utang pokok ooligasi dengan menunjuk pos-pos yang barhubungan, jika ada, f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, 9) kejadian penting lainnya antara fain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya, 25)| Sukuk ma) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang v digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uraian tentang persyaratan ttama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksi syariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (c) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): ke) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan &
Page 71 OCR 0.896
Page 56 of 87 Ci) persyaratan penting lain t2)peringkat dan nama Perusahaan Pem (3)bursa tempat Sukuk dicatatkan, (MWjumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (S)nama Wali Amanat dani keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (Gjiarninan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7)pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara fain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan peroiehannya) C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: @) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan daiam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rmisainya restrukturisasi utang dan kondisi default): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan f) persyaratan penting lainnya, — 27)| Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenal jenis, nitai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi kanversi dicatatkan, dan v tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penaiti: C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan Tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: e) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek: f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaltan usaha dengan Perusahaanj h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
Page 72 OCR 0.904
Page 57 of 87 kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defauf) : j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: Kk) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan Mm) persyaratan penting lainnya Ken Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) 9 9 Bagi setiap jenis saharn, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjalasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumiah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 540 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3) Pernegang saham lainnya: Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, Seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private Placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: SKL Laporan perubahan ekuitas konsolidasian interim Catatan 26c Catatan 26a Seluruh saham ditempatkan milik Perseroan dicatatkan Y
Page 73 OCR 0.894
Page 580f87 €) Dalam hai hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan ursa Efek, agar di Bursa efel disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek, Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham: €) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenal sifat dan asat selisih kurs atas modal disetor, 8) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara Jain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggat efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan Akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumiah imbalan yang terjadi: (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: v (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, Catatan 27 Catatan 27 Catatan 27 Catatan 27, 1b Catatan 27, ib sg h-————X4 aa Catatan 27, 1b Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: Catatan 28 dan 1e l Catatan 28 —4
Page 74 OCR 0.900
Page 59 of 87 b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendallan: dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: Ch Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dangan harga pelepasan saharn treasuri: dan @) Akumulasi jumtah lembar dan nilai saham treasuri, Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, Catatan 26 Catatan 26 Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar warany C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): @) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan &) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 75 OCR 0.895
Page 600f 87 Kepentingan Non pangandi Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk, Laba Rugi Komprehensif n Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumtah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti, dan/atau (5) Dividen diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10Yo (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jurniah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup Galam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang Giakui dalam periode berjalan: dan (S) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (bj Jumlah uang muka yang diterima: dan (ce) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, Lt Catatan 29 Catatan 31 dan 34c Catatan 29 Catatan 29
Page 76 OCR 0.901
Page G1 of87 #) Dalam hal Perusahaan merniliki transaksi hubungan kesgenan, di ungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (c) Total pendapatan neto, 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, €) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif, dan €) Perjanjian lain yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa, 4) Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rindan pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu, dan €) Selisih perhitungan klaim. a—4 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utara antara iain:
Page 77 OCR 0.918
Page 62 0f87 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, xi b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportai C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan €) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut, 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama v dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi v bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum rnerupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. & 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-efak: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank iain. SKL
Page 78 OCR 0.890
Page 63 of 87 10)! Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: vV Catatan 30 (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1094 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan C) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. H1) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: €) Beban pegawai) Gd) Beban penyusutan sarana medis: @) Beban pemeliharaan saranaj f) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara Iain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri v untuk setiap jenis asuransi. aaa——4 le 12! b) Beban Klaim AsuransiJiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim v jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. C) Komisi Neto v Yang harus diungkapkan antara Jain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. 1
Page 79 OCR 0.887
Page 64 of 87 d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lai rindian dan jumlah menurut jenis Investasi. 13, Khusus Industri Perhoteian Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. (LL 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara laln: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi: dan €) Beban umum dan administrasi. Catatan 31 Catatan 31 15, Khusus Industri Perbankan 3) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumtah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan korisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16) Khusuz Industri Pembiayaan BebanKeruglan Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Pittang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jurnlah Pendapatan iainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: EN Catatan 31 Catatan 31 Catatan 31
Page 80 OCR 0.928
efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual, (a) beban keuangan yang ung dengan menggunakan metode suku bunga (b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui v laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang — diungkapkan secara terpisah. 18)| Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. —— C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalsasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. v 19)| Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud, v b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, Hal6 d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, Hal 6 e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka v lindung nilai arus kas: dan v fk
Page 81 OCR 0.901
Page 66 of 87 La pendapatan Ma jain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20)! Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara tain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: v (1) beban (penghasitan) pajak Kini: (2) penyesusian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v Catatan 20e atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tanoguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, v dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprebensif Jain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasll perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar v perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang bertaku: €) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang bertaku pada periode akuntansi sebelumnya, Catatan 202 Catatan 20e Catatan 20f
Page 82 OCR 0.899
Page 67 of 87 PM) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat Gikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan datam laporan keuangan: 9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui: h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, » perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (a) jumlah aset dan !iabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi keuangan untuk periode safian: dan (2) jurntah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau tabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: v I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, — bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan v Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: n) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan Catatan 20 —4 & Catatan 20
Page 83 OCR 0.917
Page 68 of 87 p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan ai bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau pericde sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Diluslan Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Giatribusikan kepada entitas induk untuk perlode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan iaba per saham dasar dan dilustan, dan rekonsiliasi penyabut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang rnempengaruhi laba per saham: Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jurnlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saharn biasa yang bereder pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan 6) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. b) c) d Catatan 32 Catatan 32 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara tain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,5Y6 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas bereiasi. & Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34
Page 84 OCR 0.915
b) 0 d) & Page 690f87 terkait dengan transaksi dengan Orang Atau anggota keluarga t € meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak beretasi serta Informasi tentang transaksi dan saido dengan pihak dimaksud: terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (4) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nila! secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak beretasi non- usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika difakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja: LL LL LL atatan 34 Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34 Catatan 1c te
Page 85 OCR 0.898
Page 70 of 87 IE (4) pesangon pemutusan kontrak ker (S) pembayaran berbasis saham. f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) Untuk transaksi lainnya yang secara Kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut, Imbalan kerja jangka panjang tainnya « 23) Aset dan Liabilitas datam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rinctan kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalu laba rugi, dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. & Catatan 39 Catatan 39 Catatan 39 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) jumtah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: Y
Page 86 OCR 0.906
Page 71 of 87 3 wnlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dii (4) goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya: (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul Galam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud datam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset, 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Perlode Lalu 3) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada perlode mendatang, Dalam ha! jurnlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan, b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jurntah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) taba per saham dasar dan dilusian: (4) jurnlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, C) Kesatahan Periode Lalu
Page 87 OCR 0.893
Page 72 0f87 Si ea ea Ta vj (1) sifat dari kesalahan pertode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26)| Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, v Catatan 4 (2) tanggal akuisisi: v Catatan 4 (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, v periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: v Catatan 4 (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: v Catatan 4 (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui YA (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nila! Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: (8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: Ka) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (c) estirnasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pernbiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang:
Page 88 OCR 0.909
Page 73 of 87 (C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan dan (C) jumiah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 1004x (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nitai Wajar, (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dltakukan secara bertahap: (e) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan V (b) jumiah piutang bruto kontraktual: dan 5 Catatan 4 Y
Page 89 OCR 0.897
Page 740f87 (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari mbali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: la) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak v tanggal akuisisi yang dimasukkan datam laporan laba rugi komprehensif pada pariode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua v Catatan 4 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjatan telah diperhitungkan sejak awal periode petaporan. Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang matertal atau secara kolektif material: (1) datam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan v hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkai (2) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang Glakui selama perlode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau fiabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: Catatan 4
Page 90 OCR 0.893
Page 75 of 87 a e) Ba Ka Ma dalam kombinasi an , Jika ada, . (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakul pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalarn pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jurntah harga yang dibayarkan, Catatan 4 (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: V (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27)| Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: v Catatan 37 (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen.dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan (2) informasi mengenal laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta vV dasar pengukurannya: | Catatan 37
Page 91 OCR 0.895
Page 76 of87 , (3) rekonsillasi dari total pendapatan segman, Pan rugi segmen di ilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya V terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa V Perdapatan dari pelanggan ekstemal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan ekstemal yang diatribusikan kepada: IL negara dornisili Perusahaan, dan Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalarn hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: IL negara domisifi Perusahaan: dan li, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hat pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal v mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Catatan 29 « Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta, | (b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: v
Page 92 OCR 0.916
Page 77 of87 pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (4) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan daiam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk. (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah aa v, 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya, &) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Hal-hal yang dipedukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: & Y
Page 93 OCR 0.904
Page 78 of 87 kan manajernen risiko untuk setiap Kla: penjelasan mengenai Aset dan/atau itas dan jenis transaksi yang dilindung miai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) Nitai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan n Catatan 35 posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nita! Wajar aset keuangan dan liabilitas keyangan, Catatan 35 31) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada perilik pada periode pelapuranj b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan Gd) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari fiabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumtah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lalnnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalarn pengendalian bersama entitas: dan alam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan d
Page 94 OCR 0.882
Page 79 of87 (2 rnlah agregat setiap aset Jancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, Iiabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Ii, periode berlakunya perikatan: itil. dasar penentuan kompensasi dan denda, iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memeriukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan: Ii. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, ik perjode berlakunya perikatan, iii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian: yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (2) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan? (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : SKL Catatan 12, 22, 24 Catatan 12, 22, 24 Catatan 12, 22, 24
Page 95 OCR 0.906
Pase 80 of 87 (1) perkara atau sengketa hukum, ai diungkapkan: Ca) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (dj) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keyangannya: (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34)| Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Ptasma Yang barus diungkapkan antara Jain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, @) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna, @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. & Catatan 16 35)| Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna Yaporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari
Page 96 OCR 0.902
Page 81 of 87 Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, nai tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: Av Catatan 36 (1) (isiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk fiabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir perlode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan v Ha kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan, 36)| Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan pesisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. 3 Sa S0 b) KL b) Pasisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada v tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. & Jaminan Pemerintah terhadap Uabiitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga dl bank.
Page 97 OCR 0.894
Page 82 of 87 Yang harus diungkapkan antara lain uraian masi meliputi jasa kustodian, wali arnanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selarna tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, GC) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan &) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- rearganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengeloia permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagal modal: Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, e. LL KA 4 Catatan 26 Catatan 26 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 98 OCR 0.900
Page 830f87 Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal, Catatan 41 Catatan 41 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara tain : a) rincian jumlah Llabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok Opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama perlode, rata-rata tertimbang harga saham pada tangga! eksekusi atau selama periode pelaporan: @e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagairnana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nitai wajar instrurnen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan inforrnasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, —« Ss « —— «4d 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: ——4 A
Page 99 OCR 0.879
Page 840f87 (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan v (5) Jurnlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. v 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hat yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syartah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: &) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat, | 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: €) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasit underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, 44) Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan fiabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya €) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alarn (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan P) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, g F— & Ik r—x4 Pa A
Page 100 OCR 0.892
Page 85 of 87 45) Yang harus diungkapkan antara lain: v a) dalam hal Perusahaan menerirna informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya: vV (1) tanggal terjadinya: v (2) sifat peristiwa: dan v @estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Tarkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: v b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan v akuntansi, C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan vV d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas v laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar, 47)1 Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalarn laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat rekiasifikasi: y (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direkiasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. (A
Page 101 OCR 0.892
Page 86 of87 b) Dalarn hat rektasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untu Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. ukan, maka 48)| Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan ha!-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui datam laporan keuangan dan Indikasi v bentuk tain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan | pemerintah yang telah diakui. 49)| Rekonsiliasi antara SAK dangan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan v menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (J) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) — rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di vV negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.
Page 102 OCR 0.899
Page 87 of 87 50)| Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. Direktur Utama (A ..
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono
p.2 ×2
unresolved
org
Purwantono
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×17
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.54
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.72
unresolved
org
Bapepam
p.90 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.