Back to announcement
20240826_ADMR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31718561_lamp2.pdf
Other Text extracted ADMRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
PT ADARO MINERALS INDONESIA TBK (BEI: ADMR)
NEWS RELEASE – KEUANGAN 1H24
Jakarta, 26 Agustus 2024 – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: ADMR) hari ini
menyampaikan laporan keuangan konsolidasi untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2024 ke BEI / OJK.
Bapak Christian Ariano Rachmat, Presiden Direktur perusahaan mengatakan:
“Harga batu bara metalurgi bergerak secara fluktuatif pada paruh pertama 2024, namun
kami masih mencapai kinerja operasional yang memuaskan, berkat eksekusi yang efektif,
peningkatan produksi, dan ekspansi pada penetrasi penjualan. Kinerja ini mencerminkan
upaya bersama dari semua pihak dalam perusahaan, termasuk PT Kalimantan Aluminium
Industry dengan progres konstruksi yang terus berlanjut.”
Iktisar
• EBITDA operasional 1H24 yang tercatat mencapai $329,5 juta setara dengan kenaikan 40%
dibandingkan 1H23, terutama karena kenaikan volume penjualan. Laba inti naik 50% menjadi
$252,5 juta. EBITDA operasional dan laba inti tidak meliputi komponen non-operasional,
sehingga merefleksikan kinerja bisnis inti.
• Harga jual rata-rata (ASP) pada 1H24 turun 8% dari 1H23, yang selaras dengan penurunan
harga batu bara metalurgi.
• Volume produksi 1H24 mencapai 2,98 juta ton sedangkan penjualan mencapai 2,59 juta ton,
atau masing-masing naik 17% dan 43% dari periode 1H23.
• Selaras dengan rencana investasi perusahaan, belanja modal naik 233% y-o-y menjadi
$143,0 juta. Investasi pada fasilitas dan infrastruktur untuk mendukung kenaikan volume
menunjukkan progres yang baik. Aktivitas konstruksi di PT Kalimantan Aluminium Industry
(KAI) juga berlanjut, dengan progres yang dicapai pada area smelter aluminium, area jetty,
serta area mess permanen untuk karyawan.
1
Page 2
Kinerja Keuangan
(AS$ ribu, kecuali dinyatakan berbeda) 1H24 1H23 Selisih
Pendapatan usaha 607.038 463.606 31%
Beban pokok pendapatan (277.067) (210.252) 32%
Laba kotor 329.971 253.354 30%
Laba usaha 309.590 219.150 41%
Laba inti1 252.544 168.351 50%
EBITDA operasional2 329,458 235.051 40%
Total aset 1.608.817 1.337.263 20%
Total liabilitas 325.184 578.594 -44%
Total ekuitas 1.283.633 758.668 69%
Utang berbunga 103.386 336.884 -69%
Kas 399.163 454.349 -12%
Utang (kas) bersih3 (295.777) (117.464) 152%
Belanja modal4 143,018 42.940 233%
Arus kas bebas5 223,552 121.560 84%
Laba per saham (EPS) dasar dalam AS$ 0,0061 0,0040 53%
Rasio Keuangan
1H24 1H23 Selisih
Margin laba kotor (%) 54,4% 54,6% -0,3%
Margin usaha (%) 51,0% 47,3% 3,7%
Margin EBITDA operasional (%) 54,3% 50,7% 3,6%
Utang bersih terhadap ekuitas (x) (0,23) (0,15) 53,6%
Utang bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan
(0,43) (0,50) -14%
terakhir (x)
Kas dari operasi terhadap belanja modal (x) 2,02 2,67 -25%
1
Laba periode ini, tidak termasuk komponen non operasional setelah pajak
2
EBITDA tidak termasuk komponen non operasional
3
Setelah dikurangi kas dan setara kas
4
Pengeluaran belanja modal didefinisikan sebagai: pembelian aset tetap + pembayaran untuk penambahan aset eksplorasi dan
evaluasi + pembayaran untuk aset tak berwujud
5
EBITDA operasional – pajak – perubahan pada modal kerja – belanja modal
2
Page 3
Segmen Operasi
Pendapatan Laba Periode Berjalan
(AS$ ribu) 1H24 FY22 Selisih 1H24 FY22 Selisih
Pertambangan batu 606.447 462.515 31% 255.608 165.432 55%
bara
Pengolahan logam - - - (3.420) 1.378 -348%
Jasa lainnya 1.556 2.051 -24% (4.361) (2.767) 58%
Eliminasi (965) (960) 0% - - -
ADMR konsolidasi 607.038 463.606 31% 247.827 164.043 51%
ANALISIS KINERJA KEUANGAN UNTUK ENAM BULAN PERTAMA 2024
Pendapatan usaha, harga jual rata-rata dan produksi
Pendapatan usaha ADMR pada 1H24 naik 31% menjadi $607,0 miliar, karena kenaikan 43%
pada volume penjualan menjadi 2,59 juta ton, yang diimbangi penurunan 8% pada ASP.
Perusahaan terus mengembangkan pasar bagi produk batu bara metalurginya yang berkualitas
tinggi, dan telah mendapatkan minat dari para pelanggan di banyak negara, termasuk Indonesia,
Jepang, dan China. Volume produksi perusahaan pada 1H24 naik 17% menjadi 2,98 juta ton dan
pengupasan lapisan penutup naik 37% menjadi 10,36 juta bcm, yang menghasilkan nisbah kupas
3,48x untuk 1H24.
Beban pokok pendapatan
Beban pokok pendapatan 1H24 naik 32% menjadi $277,1 juta, terutama karena kenaikan volume
produksi maupun penjualan. Royalti kepada Pemerintah turun 9% menjadi $74,1 juta karena
penurunan harga, sementara biaya penambangan naik 24% menjadi $86,5 juta, biaya
pemrosesan batu bara naik 30% menjadi $12,9 juta, dan biaya pengangkutan dan penanganan
naik 24% menjadi $64,2 juta. Biaya bahan bakar naik 18% karena peningkatan volume,
sementara biaya kas batu bara per ton pada 1H24 turun 14%.
Beban usaha
Beban usaha pada 1H24 turun 43% menjadi $20,6 juta karena perusahaan tidak menyisihkan
cadangan untuk beban terkait kewajiban pembayaran kepada pemerintah pada 1H24 karena
alokasi penjualan ke pasar domestik. Biaya karyawan naik 19% menjadi $5,3 juta karena
penambahan tenaga kerja untuk mendukung ekspansi perusahaan.
3
Page 4
EBITDA operasional dan laba inti
Pada 1H24, perusahaan menghasilkan EBITDA operasional sebesar $329,5 juta, atau naik 40%
dari 1H23. Margin EBITDA operasional periode ini tetap kuat sebesar 54,3%. Laba inti 1H24 naik
50% menjadi $252,5 juta. Kenaikan 43% pada volume penjualan mendukung kenaikan
pendapatan dan profitabilitas, dan lebih dari cukup untuk mengofset penurunan ASP.
Total aset
Total aset naik 20% menjadi $1,61 miliar per akhir 1H24, terdiri dari aset lancar $598,8 juta dan
aset non lancar $1,01 miliar. Saldo kas pada akhir 1H24 turun 12% menjadi $399,2 juta. Kas
meliputi 25% total aset.
Aset tetap
Aset tetap per akhir 1H24 tercatat $663,4 juta, atau naik 45% dari periode yang sama tahun
sebelumnya karena investasi pada smelter aluminium di KAI serta proyek-proyek infrastruktur
di PT Maruwai Coal (MC). Aset tetap meliputi 41% total aset.
Properti pertambangan
Properti pertambangan per akhir 1H24 turun 6% y-o-y menjadi $168,0 juta, atau selaras dengan
produksi.
Total liabilitas
Pada akhir 1H24, total liabilitas turun 44% menjadi $325,2 juta. Liabilitas lancar turun 7%
menjadi $189,4 juta karena kenaikan 51% pada utang usaha menjadi $55,0 juta diimbangi oleh
penurunan 26% pada beban yang masih harus dibayar hingga menjadi $88,2 juta.
Liabilitas non lancar turun 64% menjadi $135,8 juta pada akhir 1H24 karena saldo pinjaman
dari pemegang saham turun 98% menjadi $5,2 juta, karena perusahaan terus mencicil
pinjaman, dan telah membayar sejumlah $316,9 juta.
Ekuitas
Per akhir 1H24, tingkat ekuitas naik 69% menjadi $1,3 miliar karena kenaikan 91% pada laba
ditahan menjadi $1,1 miliar berkat kenaikan profitabilitas.
Arus kas dari aktivitas operasi
Pada 1H24, arus kas dari aktivitas operasi naik 151% menjadi $288,7 juta terutama karena
kenaikan penerimaan dari pelanggan yang selaras dengan kenaikan volume penjualan. Kenaikan
volume ini juga mendorong kenaikan 56% pada pembayaran kepada suplier menjadi $245,2 juta.
4
Page 5
Arus kas dari aktivitas investasi
Perusahaan mencatat arus kas bersih yang digunakan pada aktivitas investasi sebesar $156,0
juta pada 1H24, karena pembelian aset tetap naik 232% menjadi $140,9 juta pada 1H24, yang
terkait dengan proyek-proyek infrastruktur MC dan konstruksi smelter aluminium di KAI.
Belanja modal dan arus kas bebas
Perusahaan mengeluarkan belanja modal sebesar 143,0 juta pada 1H24, terutama terkait
proyek-proyek infrastruktur MC dan konstruksi smelter aluminium di bawah KAI. KAI meliputi
$111 juta dari angka tersebut. Arus kas bebas pada 1H24 naik 84% menjadi $223,6 juta berkat
kenaikan EBITDA operasional.
Setelah rampung, proyek-proyek peningkatan infrastruktur akan mendukung pencapaian target
volume jangka menengah sebesar 6 juta ton per tahun. Konveyor pemuatan tongkang kedua
akan meningkatkan kapasitas muat maupun kemampuan perusahaan untuk memenuhi
komitmen pengiriman. Peningkatan-peningkatan ini akan menempatkan perusahaan di posisi
yang kuat untuk memenuhi perkiraan pertumbuhan produk batu bara metalurginya.
Arus kas dari aktivitas pembiayaan
Arus kas bersih yang digunakan pada aktivitas pembiayaan pada 1H24 naik 152% menjadi
$317,1 juta, karena perusahaan melakukan pembayaran pinjaman sebesar $316,9 juta pada
periode ini.
###
Materi ini disusun oleh PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen. Perusahaan tidak
memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung jawab atas akurasi, kewajaran
atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya
melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi
yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada jaminan atas akurasinya.
Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-pernyataan tersebut
termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau para pejabatnya sehubungan
dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan
penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,” “estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna
serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan
mengandung risiko dan ketidakpastian, dan hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan
berwawasan ke depan tersebut karena berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk
merevisi pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu penawaran,
permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di dalam wilayah hukum mana
pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan sehubungan dengan kontrak, komitmen
atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan
nasihat profesional sebagaimana mestinya.
5
Page 6
Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi:
Investor:
Danuta Komar | Danuta.Komar@adaro.com
Media
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@adaro.com
6
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Christian Ariano Rachmat
p.1 ×2
unresolved
org
PT Maruwai Coal
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.