Skip to content
Back to announcement

Check List 30 Juni 2024_compressed.pdf

Financial statement Text extracted LMPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 86

Page 1 OCR 0.908
Pups 1 of6

9CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik

yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2, Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolorn 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda W) diisi pada kolom "Tidak Ada'
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka
tanda (VW) diisi pada kolom "N/A",
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang mernbawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum 0 0
| Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Langgeng Makmur industriTbk
| Bidang Usaha Industri perabotan rumah tangga yang terbuat dari plastik dan
aluminium, alat masak anti lengket, karung plastik, pipa
Polyviny! Chlaride (PVC) serta produk-produk lain yang terkait
dengan bidang tersebut
Jenis penawaran Umum Saham ”———
Interim" (30 Tahun 2023
Juni 2024)
Nama Kantor Akuntan Publik N/A KAP Heliantono &
Rekan
Nama Partner N/A Robby Setiawan CPA
Opini Akuntan N/A Wajar tanpa

modifikasian dengan f
Page 2 OCR 0.912
Page 2 of 86

paragraf penekanan
suatu hal

Catatan tentang Opini (jika ada)

N/A

NA

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G,11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang "Independensi vV
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Interim" Tahun
Perlode laporan keuangan (Dalam Jutaan (30 Juni 2023
Rupiah) 2024)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 251.191 | 544.958
Laba (rugi) bruto 29.772 65.504
Laba (rugi) usaha/operasional (5.034) (9.015)
EBITDA 4.810 19,089
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (14.460) | (27.931)
Laba (rugi) komprehensif (11.675) | (28.952)
Laba Per saham (dasar) (dalam satuan
Rupiah) (11.58) (27.70)
Laba Per saham (dilusian) XX XX
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 672.573 | 667.970
Jumlah Aset Lancar 485.271 475,964

Page 3 OCR 0.888
Page 3 of 86

Jumlah Aset Tidak Lancar 187.302 | 192.006
Jumlah Liabilitas 507.238 | 490.9s8
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 488.190 | 472.218
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 19.046 18.740
Jumlah Ekuitas 165.337 | 177.012

Modal Disetor 504.259 504.259

Saldo Laba (333.410) | (321,736)

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (46) 99Yo 101k
ROA (1,7) (4,210)
ROE G4) (15,890)
Ebitda thd pendapatan (40) 1,9 3,5Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik,

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode v Laporan Posisi Keuangan
(Weraca)

2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode tr Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif
Lain

3 Laporan perubahan ekuitas selama periode v Laporan Perubahan Ekuitas ,
Page 4 OCR 0.894
4 Laporan arus kas selama periode

Page 4of86

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

| v Laporan Posisi Keuangan

(Reraca)

c Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

1. | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai

berikut:

@. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

Galam laporan keuangan: dan

€. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi kormprehensit, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun

2) Inforrnasi yang tdak disajikan di bagian rnanapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

2, | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tdak menggunakan kata "sebagian",

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerirna jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

La @asuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

diungkapkan alasannya,

"manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib

v Catatan atas — Laporan

Keuangan
Catatan 1a
Catatan 2

Catatan 4 sd 36

Catatan 4 sd 36

Catatan 4 sd 36
Catatan 4 sd 36

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

v Catatan I/K no La

Page 5 OCR 0.820
Page 5 of 86

aan Basa MENasaan Dane 3 Sani iitadai asik AAA | Mesias

1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan VK no 1.8

2) | Nornor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang Catatan L/K no 1.a

berweniang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,

3) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankkn pada periode
pelaporan,

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha:

Catatan VK no 1,a

Catatan VK no 1.a

CIK &| die

5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan L/K no 1.a

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
Cisajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya) dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent vV Catatan L/K no 1.8
af the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media v
8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut,
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10) | Khusus untuk Industri Perbankan v
Izin usaha sebagai bank umurn, sebegai bank devisa (jika ada), serta (zin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Area Ekspiorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai oren eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
@) Area Eksplorasi, meliputi:

«Nama lokasi: v

. Nama pemilik izin lokasi,

- Tanggai perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya,

Page 6 OCR 0.835
Page 6 of36

.- Persentasi keperwlikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

&— Jumiah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Burn
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksoioltasi/Pengembangan meliputi:

«Nama kkasij

& Nama pemilik Ijin lokasi:

«Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

#  Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik (jin lokasi:

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

# Jumlah produksi pada tahun berjalanj dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengermbangan oleh

1 Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

&) pelaksanaan kegiatan pengusahhan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan

C) sisa umur HPH,

&. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan

1) | Tanggal danfatau nomor surat efektif penawaran Umum, termasuk penawaran Erek yang v Catatan U/K no 1.b
Giterbitkan di luar Indonesia:
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan W/ b
v Catatan Li
v

(| Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate

action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:

Nama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung,

2) | Tempat kedudukan,

Page 7 OCR 0.872
Pase Tof86

3) | Jenis usaha

4) | Tahun beroperasi secara komersial:

5) | Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6) | Total Aset, dan

SIS KT

7) | Intormasi penting Isisnya antara lain:

B) sifat hubungan artara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari 5S09h (ima puluh
perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepernilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (ima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara pobonsial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

C) akhir penode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbadaj

@) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali

pinjaman atau uang Muka:

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan

ND dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilengnya Pengendalian, dan

porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas artak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya

Pengendahan:

(2) jumlah persentase kepernilikan yang dilepaskan

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jurmah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

| (6) jumian Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisris

Page 8 OCR 0.848
Page #of86

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

t) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota diraksi, dewan komisaris, dan komite Catatan L/K no1.c
audit,

2) | Cakupan manajemen kund: dan Catatan L/K no 1.

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan UK no 1

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk tertit: dan

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan,

TEA EA AA IE IA

Informasi Kebijakan Akuntansi Yang Material
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

8 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK,

b Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya histors (Mistorkal cost), biaya
perolehan kini (current cast), pilsi reelisasi neto (net realizable value), Mila Wajar (fair
valua) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang bertaku.

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk leporan arus kas.

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata vang fungsional
Perusahaan maupun kegistan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada),

Page 9 OCR 0.854
Paye 9 of 86

Periode Pelaporan tetap
untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember

& Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian Catatan YK ng 3
lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam
proses penerapan kebijakari akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap
jumlah yang diakul dalam laporan keuangan:

| 2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai mass v Catatan L/K no 3

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir perode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah

tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Linbilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir penode

pelaporan.

d., Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lsinnya yang diterapkan dan

peleyan untuk mernaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu melouti, tetapi

tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Karsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

b) deserdan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas
induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan
ON pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). V

Catatan L/K no 3

Wan ag La: Ca Na

Page 10 OCR 0.865
Page 10 of 86

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, terrnasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwil!:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:

aa

(2) akuisisi secara bertahap, dan

(3) Imbalan kontinjensi.

3 | kas dan setara kas: n Er

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara

kas.

4) | Instrumen Keuangan

a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Catatan L/K no 2.e
Yang horus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan,
(4) metode yang digunbkan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan:

(7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nial atas Instrumen
keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain: v

Page 11 OCR 0.878
Page IL of 86

(1)klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2)pengakuan awal Sukuk:
(3)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(S)penyajian amortisasi biaya transaksi,
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain: v
(1)pengakuan awal Sukuk,
(2)pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3)biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4)posisi penyajian Sukuk: dan
(S)akad syariah yang digunakan,

5) | Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum v

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijeleskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank V
Lain.
Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan V

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
8) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilw pada Investasi untuk setiap kekimpok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah/dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

Page 12 OCR 0.854
Page 12 of 86

8) | Khusus Industri Perbankan

a) Kredit v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang dibenkan,
(2)Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4)Pertakuan akuntansi untuk kredit yang dibek dari BPPN (ilka ada): dan
(S)Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi y
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€C) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1)Dasar pendalan dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilal realisasi putang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan rmenarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak piutang v

Yang harus dijelaskan antara lain:

B) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atru tanpa recourss):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke ken
atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | sewa
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan L/K no 2.r

Page 13 OCR 0.839
Page 13 of 86

bae Po nana Metarangan 060 Nada T Tidak | W/A | Keterangan |

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pernbiayaan atau sewa operasi, dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai tsses dan/atau lessor.

Aa

12) | Persediaan : Catatan UK no 2.h
yang harus dijelaskan antara laln mengenat kebijakan akuntarisi yang digunakan dan PI
rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,
b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan)
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasikan ke tanaman telah
rrenghasilkan,
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan V
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
ta) Metode penilalanj
tb) Metode amortisasi (deplesi): dan
(C3) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

Page 14 OCR 0.862
Page 14 0186

td) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap: Catatan VK no 2j
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan

C) kapitahsasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap)
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

aa

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada
asosiasi,

15) | sagian partisipasi dalam Ventura Bersama V
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partispasi
dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara tain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama)

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul, dan
9 Sistem pembagian hasil, jka ada,

17) | Aset Tak Berwujud Tidak ada aset tak berwujud

Yong barus dijelaskan antara lain : dalam periode pelaporan
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: v
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: v |

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, 0 | 2 /
Page 15 OCR 0.866
Page 18 of 86

diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaetnya:

v

G) sumber terjadinya Aset Takberwujud: v

€) metode arnortisasi yang digunakan, PP,
#) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada), y

v

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v Catatan L/K no 2.k
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) | Properti Investasi : v
Yang harus dijelaskan antara lain:

Ba) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

€) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impalnment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Matode penyusutan dan amortisasi yang digunakan)

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
2) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Catatan LK no 21
Yang harus dijelaskan #ntara lain: v
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya

penurunan nilai dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan permbalikannya. v | 4

Page 16 OCR 0.903
Page 16 of 86

22) | Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian llabiitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Penjelasan atas simparian dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23) | Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakutj dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

24) | Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

| d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Lokasi penambangan:

(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

Page 17 OCR 0.875
Page 17 0186

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan,

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan)

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
ddanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
Milaksanakan pada saat dimulsinya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan den kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode arnortisasi den penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
berbanaha

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLHj

D) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan L/K no 2.n

») Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

| Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap

| penyelesaian suatu kontrak.

la Khusus Industri Asuransi

Page 18 OCR 0.867
Page 18 of 86

(l) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Torf yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan

tc) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

Ca) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam
proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat

Yang harus dijelaskan antara kain:

(1) Unsur biaya yang kapitaksasi ke proyek pengembangan Resi Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(S) Biaya yang direvssi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya,

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran #set dan lisbilitas moneter,
dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saido dalam mata
yang asing.

NG 5, 3

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Catatan UK no 2.c

Page 19 OCR 0.838
Page 19 0136

8) Dasar penetapan Pihak-pibak berelasi:

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuanganj dan

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

Er

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara ksin:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Ilabiitas) pajak tangguhan.

33)

MK KR

Catatan VK no 2.0

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepeda karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusehaan,

€) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: |
dan

SEKS

Catatan L/K no 2.m

34)

9) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtalment dan penyelesaian,
Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijsiaskan antara loinkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) basar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

4 Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan

Page 20 OCR 0.865
Page 20 of 86

Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

www ——

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lmnkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Laba (Rugi) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(ruai) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

. Aset

Kas dan Setara Kas
Yang terus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak beretasi dan pihak ketiga,

D) rincian jumiah penempatan di bank berdasarkan name bank serta jenis mata uang

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Gd)  pumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan olah
kelompok usaha disertai pendapat manajemen,

ROA MRI

2

Khusus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

0) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian jumiah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mala uang (nilai dalam
mata uang original), dan

Page 21 OCR 0.824
Page 21 of 86

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
perlode pelaporan.

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1 Humiah penyisihan penurunan nilai:
(2)Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang rrempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga,

(4/Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(S)Pendopat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(3) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2)Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan milai (imoawed) dan
tidak mengalami penurunan nilai (ummpsired),

(3)Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) imlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7)Jumlah dana yang diblokir dan atasannya:

(a)Jurniah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan

. (9)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilsi.

3)

Plutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah piutang mesurut debiturj

Tn Catatan UK no 5

Page 22 OCR 0.802
Page 22 of 86

€) jumlah piutang menurut mata uang
dj) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

@) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan peitang:

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

Gg) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(4) jJurmah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh ternpo, dan Ikatan penting lain
yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada),

&

LL XL

Ia na G5...

ai

4

&) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenatantara lain:
(4) Jumiah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumiah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
ME: (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi

| Tambahan pengungkapan mengenalantara kain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jurniah menurut jenis asurandi dan
(3) Jurnlah piutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(Li) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj
(2) Jumlah oiutang atau utang ressuransi yang disalinghapwskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Page 23 OCR 0.851
Pape 23 of 36

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

(1) Pernisahan antara piutang kepada pihak beretasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

2) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Jumiah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2)Rincian umur dani angsuran pembiyaan konsumen:
(3)Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4)sama pembvayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusabaan merntaagi risiko tidak
tertagitrnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan perribiayaan konsumen yang belum diakui:

(6)Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7)Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(B)Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebegai jaminan
atas utang.

(8) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

» Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan
recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak

piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak ptutang tangguhan (dengan
anna Be nah

2 Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan
jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang distur dalam perjanjian
anjak piutang.

€) PiutangSewa Pembiayaan

Page 24 OCR 0.845
Page 24 of 86

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(C) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belurn diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai rnanfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material,

d)  Plutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

(jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang
tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

la) kurang dari satu tahun

(b) ebi dari satu tahun sarnpai lima tabur

(c) tebih dar lima tahun
(2)total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode: dan
(3)penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi v

Page 25 OCR 0.862
Page 25 of 86

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan vV

Yang barus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
3) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

€) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditegih (termin),

3) | piutang Reverse Repo— v
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
€) Nama pihak/counterparty:

G) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo

1) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cedangan kerugian penurunan nilai (jika ada). ||
9) | agunan Yang Diambil Alih V
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih,

B) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang

yang tidek tertagih: dan

€) Labs atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

101 | piutang Dividen dan Bunga Ti v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan 1

Page 26 OCR 0.852
Page 26 of 86

dendakepada pihak lain.

11)

Plutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilas (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan,

KERK,

Catatan L/K no6

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset kevangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klnsfikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

(2) Isba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan kissifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya rnaupun yang
diakui sebaga laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan nvetode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) bisya perolehan termasuk jumlah premiurn dan diskonto yang belum @smmortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

Tidak ada aset keuangan
lainnya selain yang telah
diungkapkan dalam laporan
keuangan Perusahaan.

(5) peringkat Etek utang berikut nama pameringkat (jika ada).

(6) urdian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hinggs jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset kevangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasffikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) atasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh ternpo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
tau Tiabilitas kontinjensi serta syarat dan kandisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut

Page 27 OCR 0.893
Page 27 of 86

(9) jurnlah penurunan nilai atas aset keuangan (ika ada), termasuk mutasinya,
Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalarni penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan ailai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jurntah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dircalisasi atas investasi yang
tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain!

8) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalarn mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama pererbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang dlukur pada blaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

2) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuersi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

@) Informas penting lainnya,

16) | Khusus Unit Panyartaan Reksadana

Yambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Page 28 OCR 0.847
Page 28 of 86

17)| Khusus Wesel Tagih v

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran bngkat bunga, jatuh
tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha
atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan,
19)| Pinjaman Polis v

Yang harus diungkapkan antaralain rindan berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)| Khusus Industri Perbankan - V
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

8) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan :

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

@) Rasio kredit bermasalah terhadap jurnlah Aset kesangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah

mnimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank
Indonesia,

n) Jumlah kredit yang dinestrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Dj Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen,
atau anggota sindikasi,

i) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

Ll Pendapet manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

Page 29 OCR 0.869
»

Pane 29 of 86

21)

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan ndai,

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

8)
»)

(3)
d

Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jumlah tagihan dan Yiabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptssi

32)

Persediaan

2)

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) total jurnlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selarna periode berjalanj

(9) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah deri setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan ntal persediaan yang
diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriberia aset kualifikasian, maka diungkapkan:
Ci) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(li) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitaksasi.

(B) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijarninkan, dan

Uu. . TT « &

Catatan YK no 7

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan

Page 30 OCR 0.864
Page 30 of 86

asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b)

Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan ndai tercatat persediaan menurut kiasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minumany
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan,

fa

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaai menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian,

(2)Jumlah biaya perolehan set Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belurn diakut, termasuk jumlah utang terkait yang akan
dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(l) Lokasi, luas tanah, proses perizinan)

(2) Jurnlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(32) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (medis televisi):
(2)Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

(3)Barang promosi dan bartes (rnedia cetak), dan

Page 31 OCR 0.849
Page 31 or 86

(4)Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya,
#) Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan)
(2)Perlangkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

f) Khusus Industri Peternakan v

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternok menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v
Yang terus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan milmi tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

() Nilai smortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(@) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau bilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
"isiko yang ditutup:

(Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23) | pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 32 OCR 0.878
Page 32 of 86

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenal jumah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

&

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang barus diungkapkan antara lain riacian menurut jenis dan jumlah,

Catatan L/K no9

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uratan dari aset yang dinilai untuk dijuat atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dirdik untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,

diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(S5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a)nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
| jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan,
amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,
dan

W. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,
(b)uraran fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

Catatan L/K no 11

26)

Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar perrbentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

Page 33 OCR 0.848
Page 33 of 86

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang
G) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi x£
Yang harusdiungkapkan antara lan:

8) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuctasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi:

ec) alasan snyphometed pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 201,
(dua pul mesin ) hak suara atau hak suara potensial inveslee secara langsung
atau Laris

n aa paba Pas ri laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periade ya ng
“safara batasi sasmaad dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang

1 dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas ascslasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan slssannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

I) bagian atas liabiitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

ih Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
sernua atau sebagian Lisbilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Labditas, Pendapatan, dan kaba atau rugi,

28) | Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) Khusus Industri Kehutanan v

Page 34 OCR 0.848
Page 34 of 86

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Reolisasi yang dilakukan selama periode berjalan dan

G) Saldo akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol v
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(C) Perubahan hak bagi hasil tol selarna periode berjalan: dan

(d) Rekiasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,
31) | Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan

Yang harus diungkapkan antara lain:
3) Untuk tanaman telah menghasiikan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan areo/tokasi penanarmnang

(S) Perbandingan sakio tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun:
gan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung
tb) nyebut biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
r

I Pengurangan tahun berjalan

Page 35 OCR 0.858
Pape 3S of 86

8 Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(G) Saldo akhir,

(2) Nilai tanarnan dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma) dan

| (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,

32) | Khusus Industri Peternakan v

Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saido awal dan akhir hewan temak tiap kelampok selama paling tidak 2
tahun terakhir:

Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/ares peternakan:
&) Kondisi hewan ternak:

Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir:

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibust cadangan kernatian atau
metode penghapusan langsung:

4 Nilal cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

i) Pendapat manajeman atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi 4
a) Yangharusdiungkapkan antara Isin:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Mai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sfat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan peniaian terakhir,
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

Page 36 OCR 0.884
b)

d

Page 36 of 86

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Wiai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas
penjualan Proparti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan rnodel
biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(5) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasi pelepasan, dan

(?) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atsu peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisan:

(2) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan
(D) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan

sebagaimana dimaksud dalam huruf &) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(da) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
Nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku

(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Proparti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian)

Page 37 OCR 0.872
Page 37 of 86

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,
(S) jurnlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

34) | Aset Tetap Catatan UK no 12

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajb diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

C) jumiah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) rugi penurunan ndai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (Jika ada),

€) jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap)

0) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
mili, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

@) Dalam hal Aset Tatap disajikan pada jumlah revaluasian, yang barus diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap v Tak ada revaluasi aset

untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, pada periode laporan
(3) nama Penilal dan tanggal taporan penilaian terakhir: keniangan

LHK, tx

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(S5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atsu rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
anteng dan pembatasan-pembatasan distmbusi saldo surplus kepada para pemegang
saham,

h) Khusus untuk Aset Tetap delam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

Ki) rincian Asat Tetap yang sedang dalam pembangunan: v |
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
(3) estimasi saat penyelesalan,

Page 38 OCR 0.852
Page 38 of 86

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurnlah tercatat aset tetap dalam w
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan :

ta) jumlah biaya pinjaman yang dikapitelisasi selama periode berjalan: dan v Tidak ada hambatan dalam

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman kelanjutan penyelesaian
yang layak dikapitalisasi. v

I) Pengungkapan lainnya antara lain: v
(d)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih V
digunakan:
(3) jumiah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(@) dalam hal model biaya digunakan, Nilel Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v
material dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang

dihentikan pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasai dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, v
nilai tercatat, dan tanggal perolehang V
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,
(B) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan v
penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alesan penjaminan, dan
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
@suransi, apabila tidok diasuransikan agar diungkapkan alasannya,
|. 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahsan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rinctan aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang mernuat penjelasan tentang :

(e) Lokasi penambangan: ag (

Page 39 OCR 0.841
Page 39 of 86

(b)Saldo awal untuk masing-rnasing lokasi)
(€) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d)Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabditas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

36) | Aset Tak Berwujud "—— Tw Tidak ada aset tak berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: mag periode pelaporan
2) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi

komprehensif,

:

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi Aset Takbenwujud peda
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

Gd) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama
periode berjalan, dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan
jumiah txaya pinjaman yang layak dikapitalsasi:

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas,

N penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amnortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuanoen Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemnerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang bertaku, diungkapkan:

(1) Niat Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awai dengan model biaya atau model
revaluasi,
h) keberadaan dan jurniah tercatat Aset Takberwujud yang kepermilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menja jarrinan untuk Liabilitas,
I) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

“» tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
2 nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir
(3) Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang drevaliasi:

BC Ma metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam Fi
Page 40 OCR 0.880
Page 40 of 86

mengestirnasi Nilai Wajar aset,
(S) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud
seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para pemegang saham. 0

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertam bangan umum v
3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang -

d) Saido awal,
2 Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(Jrincan biaya perolehan asat eksplorasi dan evaluasi per ares of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2)Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang herus diungkapkan antara lain:
Net) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Pesutup.

2 Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang berdiri dari (1)
biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan
mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-
ratanya:

3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(D) Amortisasi balurn diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta rnetode dan asurnsi /
Page 41 OCR 0.854
Page 41 0186

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

“1 Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:

(2) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(Cb) Saldo. awal:

(c)  Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

le) Saldo akhir.

2 Biaya pengernbangan yang ditangguhkan atas kegiatan pergembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya ekspibeasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dintainya produksi: dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

1) | utang Usaha TA Cetatan WK no 15
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak baretasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

CG) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

ea Ta”

2) | Provisi v

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam pericde bersangkutan: : /

Page 42 OCR 0.877
Page 42 of 86

(3) jumian yang terjadi dan dibebankan pada provssi selama periode bersangkutan:
(4) jurniah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan:

(5S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan darppak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya 4rus keluar
sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utarria yang mendasar prakirsan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual v Catatan L/K no 17
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo,

4) | Khusus Industri Perbankan v
Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata vang: dan

b) Ursian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) | Utang Repo Vv
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo
6) | Khusus Kontrak Konstruksi Lg
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain Ilabiitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

na) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui
C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 5

Page 43 OCR 0.831
Page 43 of S6

Dao naa etarangan 0 TT IP Ada “Tidak N/A | “Keterangan "|

7) | Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suke bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito

(5) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijwninkan: dan

16) Perriberian fasiktas istimewa kepada pemilik rekening giro,

b) Simpanan dari Bank Lain v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jens, mata uang, dan jangka
waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga)
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat
deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.
8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
«“) Rindan berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan)
3) Rindan berdasarkan mata uang:
4) Dasar pertsitungan dan asumsi aktuaris, dan
(5) Rekonsiliasi jurniah pada awal dan akhir periode yang

memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketigaj

@ Jumlah utang kiaim berdasarkan tertanggung: T j
-

Page 44 OCR 0.839
Page 44 of 86

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(1 Jumlah utang menurut mata uang,
c) Estimasi Klaim Retansi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
ta) Jumiah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum
dsaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan entara lain:
) Jemtah menurut program asuransi:
(2) Jurntah menurut jenis pertanggungan:
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan
pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
4) Metode perhitungan yang digunakan, dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dari aktir periode yang
mernperfihatkan penambahan dan pengurangan.
"aj Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang,
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga,
2) Jurnlah berdasarkan reasuradurj
3) Jumlah menurut jenis mata uang:
ta) Jurniah menurut umur utang dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang

disalinghapuskan.

Page 45 OCR 0.858
Page 45 of 86

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jurnlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
@ Jumlah menurut jenis mata uang: dan

3) Jurnlah menurut jenis asuransi,

aa ie aa

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

D Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggai dan hasil keputusan rapat pemegang saham)
2) Dasar perhitungan) dan
(3) Saldo menurut usia.

»

10)

Labilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

Utang Pajak
a) jenis dan jumlahnya, dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan YK no 20

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumiah Ilabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

(1

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang ditanma,

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Chedelist ini,

Catatan YK no 19

Page 46 OCR 0.867
Page 46 of 86

Liabilitas Keuangan Lainnya Catatan WK no 16, 19
3) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas v
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: Ah

(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi)

(3)Yeng barus diungkapkan antara lain:
te) milai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori:
tv) laba atau rugi neto pada setiap labiktas keyangan: dan v V

tg kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan v
dalam mernenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Catatan UK no 14
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesakan utang: v

(2)Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait,

(3)Jumiah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan

(4)Jumniah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah vV
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian janis dan jumlahnya.

17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v

Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset titak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

aa. ar

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan L/K no19, 28

Page 47 OCR 0.807
Page 47 of 86

Yang Harus Siungkapkan antara lain :
8) rindan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:
b) jumlah utang menurut mata uang: dan

2) Jaminan yang diberikan dangan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

v
v
vV

Catatan L/K no 14, 5, 7, 11,

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang 12,19

Yang Harus diungkapkan antars Jain:

2) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang,

BD) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

S) — tanggai jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan Jetuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan,

2) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
Perolehannya:

"h pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan datam memenuhi
Persyaratan

hp jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,
persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
A 2 dan

J) pengungkapan Informasi sehubungan dengan fiabilitas berbunga jangka panjang yang
ja! n

t Si KEK Ketan

(1)nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2)ringkasan perjanjian lama dar baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tangga' jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :
2) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa v
(lessar) pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa Minimum di nasa depan pada v
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilsi kininya, Selain Itu wajib
ja mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan ||

b)

Page 48 OCR 0.871
»

Page 48 of 86

posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap perode berikut:
(1) sampsi dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) lebih dari 5 (Imajtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diaku' sebagai beban pada perkode
tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
Oiperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-
cancellabie subisase) pada tanggal laporan posisi keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback):
gan

penjesasan umum isi perjanjlan sewa yang material, antara lain:
ta) Oasar penentuan utang sewa kontinjen:
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian
sewa

21)

a) Surat Berharga yang Diterbitkan

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

2 Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjlan yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan
penting lainnya (Debt Covenance):

7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas Surat
berharga yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2)Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3)Ringkasan perjanjian yang meliput: tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,

Page 49 OCR 0.880
Page 49 of 86

tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan
persyaratan penting lainnyafdebt covenance),

(4) Pendapat rnanajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan darnpaknya
terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibiltas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilal komitmen dan kontinjensi menurut
BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saido awal
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang tetah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

Cc) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan lisbilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

d) Apabila dalam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

&) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3 Saldo akhir.

23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v
3) imbalan Pasti

Catatan L/K no 21

Page 50 OCR 0.851
Yang harus diungkapkan antara lain:

“)
(2)

(3

4

Page 80 0f'86

gambaran umum mengenai jenis program.
rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban
Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kinij
(b) biaya bunga:
(O luran oleh peserta program,
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan rnata uang penyajian,
(MN mbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu:
(h) kombinasi bisnis:
W  curteilment: dan
(penyelesaian.
analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang
Gibasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan
dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,
rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nial Wajar asat
program serta saldo awsi dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama
periode yang dapat diatribusikan poda setiap:
la) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(0 perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(d) luran oleh pemberi pekerja,
Ce) luran oleh peserta program:
(MN imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis, dan
(hn) penyelesalan,
rekonsillasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana
dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butir (4)atas Asetdan Liabllitas yang diakui dalam laporan posisi
keuangan, paling kurang mengungkapkan:
ta) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

Page 51 OCR 0.880
(6)

mm

(8)

(3)

(10)

G1)

(12)
(3)

Page S1 of'86

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:
(e) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK,
(da Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
& jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal
berikut dan narna pos dimana hal tersebut termasuk:

Ca) biaya jasa kini,

lb) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program)

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

(MN biaya jasa lalu:

(a) dampak dari curtallment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) darnpek dari batasan dalam SAK:

jurniah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif
lain yang akan diakul segera dalam saldo laba, meliputi:
la) keuntungan dan kerugian aktuarisi: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK)

jurnlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial
yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalarn hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang
merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset
program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekultas,
instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:

Jurnlah yang mencakup Nilsi Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keyangan milik Perusahaan: dan
tb) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan
tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk
dampak kategori utama dari aset program)

imbal hasil aktual atas aset program, sesta imbal hasil
aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

Asurnsi aktuariaf utama yang digunakan sampai pada akhir
periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya

Page 52 OCR 0.866
Page 51 of 46

sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:
(&@) tingkat diskonto,

(5) tingkat Imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk
periode yang disajikan delam laporan keuangan:

“0 tingkat Imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

ta) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalern indeks

atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan).

te) tingkat tren biaya kesehatan: dan

Kl #sumsi materisi lsin yang digunakan dalam aktuaria:
(14) dampak kenakan atau penurunan satu angka persentase v

dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan pada:

(2) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(Cc) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka
persertase dalem Ingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ni dan periode empat tahun v
sebelumnya dan:

(2) Nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada programj dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

(9 Mabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Mabilitas
program pada akhir periode pelaporan: dan
Ci) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan)
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat v
ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program

selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan

7) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko v
antar entitas sapengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
Imbalan pasti neto atau Dukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

tb) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya Imbalan pasti neto sesuai
SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(O informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk t

Page 53 OCR 0.860
Page 83 OFB6

mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak kevangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

Gil) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan hurufa)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(vil)jika Perusahaan mencatat huran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informesi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan

butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii,
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan | v

jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang v
lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain: v
(1) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak
kerja, dan
@) : penjelasan mengenai Ilabilitas kontinjen (jika ada).
24)| utang Obligasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata vang
asing, tanggal jatuh tempo, jaxiwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
Obligasi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

CG) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

@) jaminan serts pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

1) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

1") persyaratan penting lainnya.

Page 54 OCR 0.845
25)

Fase S4 of 86

Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uralan tentang persyaratan utama dalarn penerbitan Sukuk, termasuk:

fa) ringkasan akad syariah Gan skerna transaksisyarlah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari)

(C) nilai nominal:

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(8) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil
(untuk Sukuk mudharabah):

(D rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atsu pembayaran imbalan atau
bagi hasil,

(a) jangka waktu,

(WM tujuan penerbitannya, dan

(V persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S)nerno Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)Jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7)pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(B) kejadian penting lainnya antarg lain kepatuhari Emiten atsu Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi defauit),

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nams kreditur, sifat ikstan, jangka waktu, jenis mata uano, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

C) persyaratan terkait dengan pekmasan utang subordinssi:

d) kejadian penting lainnya antars lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

8) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
#) persyaratan penting lainnya.

27)

Page 55 OCR 0.868
Pane 55 of 86

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelurn jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat
konversi atau harga pelaksanean (exercise price) yang paling menguntungkan dari
sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

f)  jumiah bagian yang akan jatuh tampo dalam waktu 12 (dua belas) bulanj
9) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pakak obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

f) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umur,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

1) keberadaan fibur derivatif melekat, dan

1 mM) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) | Modal Saham Catatan L/K no 22

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) Bagi setap jenis saham, antara lan:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: v

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenes saham, v
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak v
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj

b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam V
ekuitas:

(3) Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar
saham dan persentase kepemilikan, yaitu: V

Page 56 OCR 0.865
d)

e

Page 86 of86

(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saharn: dan
(3) Pemegang saham lainnya,

Dalam hat terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):

(2)Sumber peringkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi aglo, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umurn dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obiigasi, dan

(3)Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di

Bursa Efek, agar disebutkan junlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan
pada Bursa Efek.

Seluruh saham Perusahaan

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
3)

9)
8)
4)

Rincian jumlah tambahan modal disetor
Uraian sumber agio saham,

Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek
ekuitas,

Uraian mengenai sat dari asal selisih kurs atas modal disetor,
Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas
sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendah dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara:

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai

Page 57 OCR 0.861
Page ST of86

tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(8) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Undian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(L) Jenis transaksi dari perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak: dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian) dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
8 Latar belakang pernbelian kembali saham, pelepasan, atau
pengurangan modal disetor:
b) Tenggsl atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nila
saham treasuri yang diperoleh,
d9 Tanggal dan jurnlah saham treasuri yang digunakan sebagai
pengurangan modal disetor:
d) Tanggai dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta
selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dari
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saido Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Alasan dan jurnlah penyesuaian perlode yang lalu (jika ada):
b) Pantauan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
n

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.

8)

Page 58 OCR 0.857
Page 88 Of 86

Yang harus diungkapkan antara lain:
8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:

b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj

C) nilal waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

@) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan wsran,

»

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensf Isinnya.

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekultas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategon signifikan dan pendapatan yang diaku selama periode,
termasuk pendapatan yang berasai dari:
@) Penjualan barang:
2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
is) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah Jari kelampok produk/jasa utama,
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:
@) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam

setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:

| (Gd) Pendapatan kontrak konstruksi:

«CK

aa Si

Catatan L/K no 23

Page 59 OCR 0.828
Page 89 of 86

(a) YAN Bangga Buaya SG pendapatan dalam periode
jalan

(D) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan

(c) Jumlah retensi:

(3) Jumtah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Asat
dan Labiltas:

O Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antars lain: | v
(1) Penjualan bissa dan penjualan dari hubungan kesgenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan resto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan brutoj

(b)  Retur/rabat/diskon terkait: dan

(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif v
Yang barus diungkapkan antara lain:

3) Dasar keterttuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
4 Masa berlaku tarif

d) Besaran tarif, dan

8) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: X
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa, 4

Page 60 OCR 0.866
4) | Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Page 60 of 86

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dam

penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusij
b)
C)

Subsidi tidak mampu: dan
Selisih perhitungan klaim.

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelornpok produk/jasa utama antara lain:

2)

Rincian

pendapatan bersih jasa transportasi:

transportasi:

0821 2

Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat

Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan
Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan

jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan
memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut,

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Ringan pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jssa telekomunikasi yang dilaksanakan rnsialui kerjasama dengan

pihak lain,

7

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kanatkan) premi yang belum merupakan pendapatan

untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 61 OCR 0.863
Page 61 of86

a) Penjualan meliputi Nncian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Nka perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

C) Efek-efek, dan

dl) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan L/K no 24
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

NN ta

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1094 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v

11) | Khusus Industri Rumah Sakit V
Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban perneliharaan sarana:
N) Beban asuransi:
9G) Beban langganan daya dan jasaj

Page 62 OCR 0.878
Paue 62 01 86

h) Beban depresiasi.

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap Jesiis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klsirn nilsi tunai, dan klaim kernatian.

C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban kamisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara tai rindan dan jumlah menurut jenis Investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan

2

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah unsur-unsur beban departernentaisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

1 Beban Usaha

lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

€C) Beban umum dan administrasi.

Catatan UK no 25 , 26

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok

produk/jasa utarna.
b) Beban Provisi dan Komisi

Page 63 OCR 0.885
Page 63 of 86

Yang harus drungkapkan antara lain nncian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pemblayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
9) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

ta) Sala keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(D) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku, dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

ta) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilal Wajar
melalui laba rugi: dan
te) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
lindung ndai,
9) Untuk Bagian laba Rugi dari Enbtas Asosiasi dan/atau Ventura
Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekultas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Lc

18)

Khusus Industri Perbankan
8) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lam rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga

Page 64 OCR 0.829
Page 64 of 86

Sa ai an aa an Ba an ea ea

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jonis,
C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19) | Pendapatan Komprehensif Lain Catatan LK no 21
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalami surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: V
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuargan,

4) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

0) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen Ilndung nilai dalam rangka
indung nila arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersarna,

ae

| 20y| Pajak Penghasilan Catatan L/K no 20

Yang harus diungkapkan antara Isin :

8) komponen beban (penghasitan) pajak yang terdiri dari:

| (1) beban (penghasilan) pajak kini

| (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari perioda

lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannyaj

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dan rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atou
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tanyguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,

| dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

KK DS & Sa

Page 65 OCR 0.850
b)

&

ad)

e)
n

8)

n

»
»

2)

Pase 68 of 86

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan ateu dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas

#sosiasi dan/atau Ventura Bersama:

penjelasan hubungan antara beban (penghastan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1)rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau

(2)rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada perioce akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer
yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai
aset pajak tangguban dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkat dengan Investasi pada
@ntitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama
atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditarmbah/dikurangi koreksi positif atau negatif
(diring). dan

3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan Tabilitas pajak kini dengan menerapkan tarir pajak
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar
Gala pengisian SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(i)jumlah asset dan liabiltas pajak tanoguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian) dan

(2umlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalarn laba rugi, apabila
Junvah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Nabilitas pajak

AN

Page 66 OCR 0.890
Page 66 of86

tangguhan yang diakui dalam laporan posisi kevangan:

» beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1)keuntungan atau kerugian atas penghentian) dam
(2)laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan setama periode,

bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang
sahamn Perusahaan yang diusulkan atau dumumkan sebelum Laporan Keuangan
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan,

n) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak
tangguhan praskuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakulsisi dalam suatu
kombinasi bisnis,

o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak.
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tanoguhan yang diperoleh dari
kombinasi bisnis tidak diakul pada tanggal mkulsisi tetapi diskul setelah tanggal
akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(i)penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2)entitas mengalami kerugian pada periode koni atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan labe per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diab'ibusikan kepada enbitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak indivitual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjet) yang berpobensi

Catatan UK no 27

Page 67 OCR 0.865
Page 67 of 86

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam v
penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian,

d) penjelasan transaksi saharn biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, v

selain yang dihitung sesusi dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

&) laba per satiam dasar dan Cilusian untuk operasi yang dihentikan, x

22) | Transaksi Pihak Berelasi Catatan L/K no 28, 19

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000,000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi dengan orang

atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2)lebih dari 0,596 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, v Tidak ada transaksi dengan
sifat dan hubungan dengan pihak beralasi serte informasi tentang transaksi dan saldo orang/anggota keluarga
dengan pihak dimaksud: terdekat

(4 terkait dengan transaksi dengan entitas beretasi meliputi sifat dan v
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo,
termasuk komitrmen, yang dipertukan untuk memahami potensi dampak hubungan
tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1 )iumlah transaksi beserta persentasenya ternadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2)jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sitat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima)

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
milai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jurriah sakdo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan

(4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) E- (

Page 68 OCR 0.855
Page 68 0f'86

dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berkut:
(entitas induk:
(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas,
(3)entitas anak:
(ajentitas asosiasi:
(5)Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,
(G)personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya) dan
(7)pibak-pihak berelasi lainnya.
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau

keiompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yarg juga sebagai kanyawan,
dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(limbalan kerja jangka pendek:
(2)imbslan pescakerja:

(3)imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4)pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5)pembayaran berbasis saham,

(ijnama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2)sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

(3yuntuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
Signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut,

pelaporan keuangan

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya

dalam mata uang fungsional

(2) posisi neto dari aset dan Wabiltas moneter dalam mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan #kuvalen dalam mata uang fungsional,
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk seisih kurs yang

Catatan LK no 33

Page 69 OCR 0.869
Page 69 of 86

timbul pada Instrumen keuargan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,
dan

(S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode. v

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan L/K no 7
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk
sustu aset individual, termasuk goodw! atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai)

(2) jurmiah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selarna periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pernbalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selera
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(9) goodwil yang telah diakut rudi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersabut: dan

(6) jurniah pembalikan rugi penurunan nilai atas #set revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesatahan
Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi v Tidak ada perubahan
Yang harus diungkapkan antara jain : Estimasi akuntansi
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi 5
Yang harus diungkapkan antara tsin : v | 2.

Page 70 OCR 0.849
Page 70 of 86

(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan)
(3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan pertode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan
(S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-perlode sebelum periode-periode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,
Cc) Kesalahan Pertoda Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain : vV Tidek ada kesalahan periode
(1) sifat dari kesalahan periode lalu: Ha
(2) jumiah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan kevangan, Yan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26) | Kombinasi Bisnis v
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikuk untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi
(2) tanggal akusisi:
(3) biaya terkat akulsisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh
(5) alasan utarma untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakusisi memperoleh Pengendalan atas pihak yang diakuisisi,
(6) penjolasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,
(7) Nilai Wajar pada sant tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai

Page 71 OCR 0.855
Page 71 of 86

Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:
la) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaranj
dan

(C) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok
utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung,
dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(0) Nilai Wajar piutang:
(b) jumlah piutang bruto kontraktusi: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal ekuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:

(10) jurnlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utara Aset yang
@iperoleh dan Uabilitas yang diambil alih:

(11) setiap labilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

Ga) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalarn hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) calam hal llabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan:
(aj) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
Perikatan dan kontijensi: dan
(b) alasan Liabilitos tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

Ca) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan Isba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

Page 72 OCR 0.868
(14) setiap kombinasi bisnis dirnana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10095

Page 72 of86

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal

akuisisi:

ta) jumlah dari kepentingan nompengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(B) teknik penilaian dan Input model utara yang digunakan dalam penentuan
Nilai tersebut, Untuk setiap kepentingan nompengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar:

(1S) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilal Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimUliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi
yang dimiliki aleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan Isba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau
kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(D) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi setama tahun berjalan telah diperlstungkan sejak awal
periode pelaporan,

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut
untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

(1)

Galarn hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Linbilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinas: bisnis sehingga ditentukan hanya
bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(8) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi
awalnya belurn selesai, dan

(0) sifat dan jumlah dari setiap penyesusian periode pengukuran yang diakut

Page 73 OCR 0.842
Page 73 of 86

Da aa aan TA Tteek UT WA 1 Keterangan UU

selama periode pelapcran

(2) sebap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, ata

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Habilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan

yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan

perubahan tersebut: dan

(ej teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur

imbalan kontinjensi

(3) Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika adaj

(a) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir perlode pelaporan,
($) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diskui pada

periode pelaporan yang:

ta) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Nabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau

periode pelaporan sebalumnya: dan

(b) ukuran, sfat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami

laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:
€) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi

kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(l) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila

Pengendalian diperoleh: dan

(8)  jurah aset dan labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan

kategori utamanya.

21

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan peda level segmen,

Catatan WK no29

Page 74 OCR 0.883
Page 74 of 86

(1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan:

(2) Inforrnasi mengenai laba atau rugi sepmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liakilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(4) Inforrnasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serups.

(2) Inforrnasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
L negara domisil Perusahaan, dan
1. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan, Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tdek lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
| negara domisili Perusahaan: dan
li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam

hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Inforrnasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta:

Tidak ada pelanggan tunggal
yang melebihi 1046, , lihat
catatan L/K no 23

Page 75 OCR 0.880
Page 75 of 86

(D) total pendapatan Gari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

z8) | operasi yang Dihantikan V
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

d) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
labilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok Iepasan disajikan sesuai SAK
yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam kaporan laba
rugi komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkak, dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar seteiah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan

yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat distribusikan pada aktvitas operasi,

Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi

yang dihentikan yang dapat diatnbusikan pada pemilik entitas Induk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat Y

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non Indung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak instrummen derivatif dalam kelompok klasifikasi indung nilai dan
kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komoditas atau lain-lain,

(2)pihak lawan transaksi (counterparties))

(3)tanggai jatuh tempo:

(4)nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan,

(S)beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,

Page 76 OCR 0.842
Pase 76 of 86

(6)pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan
(7)persyaratan penting lainnya.
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2)Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung ndai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai: dan

(3)Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

anateag r Instrumen Keuangan
fang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Wabilitas keuangan

kapan

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Uabiltas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nita tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

bj tlerarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dam llabilitas keuangan,

Catatan L/K no 34

31)

Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah divklen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai

distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

€) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laparan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liablitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen praferen kumulatif yang tidak diakui,

Tidak pembagian
I Serda

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah labilitas kentinjensi lainnya
secara terpisah,

Page 77 OCR 0.852
Page 77 of'36

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

G) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
| ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1)metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2)Jumtah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Habilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,
33) | Perikatan dan Kontinjensi Catatan LK no 30
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, 4
royaiti, dan Iisensi, diungkapkan:
W Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjtan:
MW periode berlakunya perikatari:
WM, dasar penentuan kompensasi dan denda,
WN, jumlah beban atau pendapatan pada pariode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan V
untuk investasi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
8, periode berlakunya perikatan:
@. nilai keseluruhan, mata bang, dan bagian yang telah dirsalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan v
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin)

(b) lstar belakang dikeluarkannya jaminan:

(c) periode berlakunya jaminan: dan ,

Page 78 OCR 0.869
(3)
(4)

(2)

(3)

(4)

Page 78 of 86

(d) nilai jaminan,
fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, oerukan bank: dan
uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)

perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(8) pihak-pihak yang terkait,
(b) jurmah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion)
dan

(d) dampak kevangan:
Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya

masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan
estimasi dampak keuangannya:

kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

fo) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau

bandang):
peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(2) karakteristik aset atau Iabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(Cc) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasaria,
€) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan Iiabilitas dari rnasing-masing pihak dalam kerjasama:

SS

Page 79 OCR 0.878
Pase 79 of 86

e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

#) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
ti) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang

belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan mal dan yang lewat jatuh

tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) Fisiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis
risiko pasar dimana entitas terdempak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal
tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lsinnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan,

Catatan L/K no 33

36) | Khusus Industri Perbankan
2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR,

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

Ci) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:

Page 80 OCR 0.869
Page 80 of 86

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

Cd Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang barus diungkapkan antars Isin dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bani.

dg) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciyyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana.

37) | kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

mmaliputi:

a) Jumlah sakdo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

(4) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

3) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabslitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

2) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam laporan posisi keuangan untuk fangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
organisasi.

38)

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain

a) informasi kualitatif tentang ti Wat kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelia
permodalannya, termasuk:

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannyaj
b) ringkasan date kuentilatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
C) setiap perubahan peda angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal

te

Catatan UK no 22

Page 81 OCR 0.862
e)

Page 81 of 86

(ika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan,

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas Investasi dari pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas

da

In Setara Kas yang tidak termasuk dalam taporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Asat secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal,

Cetatan L/K no 35

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

3)

b)
,
a
t)

n

ringan jumlah Usbilitas atas pernbayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang:

penjelasan mengenai setiep jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu perioda, termasuk syarat dan ketantuan umum setap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

- junah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saharn untuk setiap kelompok

Cpsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan)

kisaran barga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

bsa Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai

rn selama suatu perbde, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur: dan

(2)iumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yana diberikan selarna suatu periode (yaitu selain
opsi saham),

Page 82 OCR 0.879
Page 82 of'86

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap labe rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap pasisi keuangannys,

41)

Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(S) Jumlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

8) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

(31 Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syartah:
dan

d) Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sfat, jenis, jumlah dan dampak dari:
8) Kontrak reasuransij

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

C) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

€) Peristiwa stsu kesdaan yang mempenganuhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan,

44)

Khusus Industri Kehutanan :

3) Rincian volume penjualan kayu butat (jenis kayu):

b) Pemenuhan Ilabiltas terhadap negara seperti DR, IHK, BPPHH, IHPH dan luran
wajib lainnya

(31 Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

Page 83 OCR 0.864
Page 83 of 86

d) Reslisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,

8) Khusus NTT, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan

n Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarani

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenius Jatan yang Gibangun pada periode berjalan dan akumulasnya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

B) dalam hal Perusahaan menerima informas setelah periode pelaporan tentang kondisi

yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan Informasi terkini: dan

contoh penstwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diaktal:

b) datar hal terdapat peristiwa nonpenyesusi yang material setelah perinde pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1)tanggai terjadinya:
(2)sitat peristiwa, dan
(3)estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estirnasi

tersebut tidak dapat dibuat.

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait Catatan L/K no 36
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus
diungkapkan antara lain:

BD) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubaban kebijakan akuntansi:
CE) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

banda

47) | Rekiasifikasi v
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasfikasian pos-pos dalam

Page 84 OCR 0.880
Page 84 0186

laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1 )sifat reklasifikasi:
(2)jumtah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(Ijalasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reilasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(l)alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2)sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi,

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

3) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
8) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
posar modal di negara lain atau dalarn rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang barus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbada untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang barus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Tidak ada informasi penting
lainnya selain yang telah
diungkapkan dalam
pelaporan keuangan

Page 85 OCR 0.752
Page 85 of 36

Sidoarjo, 29 Juni 2024

Kosasih Koenawan

Direktur
Page 86 OCR 0.941
Page 86 of86

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

LAPORAN KEUANGAN PER 30 JUNI 2024

PT LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk.

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.17 MB
Published22 Aug 2024
Pages86
Characters149,629
Text sourceOCR
OCR confidence0.861

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Kosasih Koenawan p.85
linked org LANGGENG MAKMUR INDUSTRI Tbk. p.86 ×2
unresolved org PT Langgeng Makmur p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik N p.1
unresolved org A KAP Heliantono & Rekan p.1
unresolved org Heliantono p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank V Lain. Cc p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.56
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result