Back to announcement
20260602_NAYZ_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32096415_lamp2.pdf
Other Text extracted NAYZSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa Efek Indonesia
Surat Nomor S-05366/BEI.PP3/05-2026 tanggal 8 Mei 2026
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk
Bursa meminta Perseroan untuk berkoordinasi dengan PT Asia Intrainvesta (AI) dan Saiko Consultancy
Pte. Ltd. (Saiko) untuk menanggapi pertanyaan berikut ini (Bursa meminta Perseroan menanggapi
pertanyaan ini secara komprehensif untuk menghindari kesalahpahaman pemegang saham atas
pemahaman bidang usaha Perseroan setelah pengambilalihan).
2. Sehubungan dengan tanggapan 30 April 2026 poin 2a, latar belakang pengambilalihan AI tidak
mampu mendorong pertumbuhan Perseroan sebagaimana disebutkan pada tanggapan 22
Februari 2024 dan 15 Februari 2024, disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku dan nature
konsumen Perseroan sangat price sensitive, sehingga diperlukan upaya yang lebih besar untuk
melakukan penyesuaian harga jual untuk meningkatkan profitabilitas Perseroan.
Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Pertanggungjawaban AI atas penurunan kinerja keuangan Perseroan yang tidak sesuai
dengan rencana strategis pengambilalihan AI, sebagaimana tanggapan 22 Februari 2024 dan
15 Februari 2024.
Jawaban:
AI telah berupaya maksimal dalam melaksanakan perbaikan kinerja keuangan Perseroan,
namun dengan melihat perkembangan serta kendala-kendala yang dihadapi, AI
melaksanakan rencana strategis yang akan dilakukan dalam rangka perbaikan kinerja
keuangan Perseroan dengan menggandeng investor strategis yang dapat memberikan
kontribusi dan nilai tambah terhadap kinerja Perseroan di masa yang akan datang.
b. Kendala selain kenaikan harga dan nature konsumen yang dihadapi AI setelah
pengambilalihan, sehingga pertumbuhan kinerja keuangan yang direncanakan AI pada
tanggapan 22 Februari 2024 dan 15 Februari 2024 tidak terjadi.
Jawaban:
Tidak ada kendala lain yang dihadapi AI selain kenaikan harga dan nature konsumen yang
mengakibatkan pertumbuhan kinerja keuangan tidak sesuai dengan harapan.
c. Bagaimana Saiko memastikan penurunan kinerja keuangan Perseroan setelah
pengambilalihan sebelumnya oleh AI, tidak terjadi juga setelah pengambilalihan yang
dilakukan oleh Saiko?
Jawaban:
Perseroan meyakini bahwa penurunan kinerja keuangan sebagaimana terjadi setelah
pengambilalihan sebelumnya oleh AI tidak akan serta merta terjadi setelah pengambilalihan
oleh Saiko. Saiko sebagai calon pengendali baru meyakini bahwa model bisnis yang dimiliki
berbeda dibandingkan dengan bisnis milik pemegang saham pengendali sebelumnya karena
Saiko dan Bangkok Tellink berfokus pada bisnis berbasis teknologi yang memiliki recurring
income.
Saiko dan Bangkok Tellink memiliki pengalaman operasional dalam bidang:
● Telecommunications
● MVNO services
● IoT platforms
● Digital payment systems
● Smart kiosk and vending solutions
● Cloud-based infrastructure
Saiko meyakini bahwa diversifikasi sumber pendapatan baru atas Perseroan dapat
memperkuat ketahanan usaha Perseroan. Selain itu, setelah penyelesaian transaksi inbreng,
Page 2
Saiko berencana untuk memprioritaskan ekspansi usaha yang prudent, meningkatkan
efisiensi operasional, serta melakukan implementasi strategis secara bertahap.
f. Berkaitan dengan tanggapan poin 2c, pertimbangan dan alasan AI memilih untuk menjual
sebagian kepemilikannya atas Perseroan kepada Saiko yang dilatar belakangi penurunan
kinerja keuangan Perseroan, daripada membantu Perseroan dengan tetap menjadi pemegang
saham pengendali.
Jawaban:
AI memandang bahwa Saiko memiliki kapabilitas dan pengalaman dalam melakukan
transformasi bisnis Perseroan, khususnya melalui keahlian di bidang telekomunikasi dan
teknologi. AI juga melihat bahwa perusahaan yang direncanakan untuk diinbreng ke dalam
Perseroan memiliki potensi pertumbuhan usaha yang signifikan dan prospek bisnis yang
positif ke depan, dimana perusahaan yang akan di inbreng memiliki fundamental usaha,
peluang pertumbuhan, jaringan bisnis regional, serta potensi peningkatan kinerja yang dapat
mendukung transformasi dan penguatan kegiatan usaha Perseroan secara berkelanjutan.
Dengan mempertimbangkan potensi tersebut, AI melihat bahwa masuknya Saiko sebagai
calon pengendali baru diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Perseroan melalui
pengembangan bisnis di sektor telekomunikasi dan teknologi, serta mendukung peningkatan
kinerja dan pertumbuhan Perseroan di masa mendatang.
3. Sehubungan dengan tanggapan 30 April 2026 poin 3c, biaya gaji, remunerasi, nominasi, dan/atau
sejenisnya untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tahun 2025 masing-masing sebesar
Rp660 juta dan Rp180 juta. Nilai ini sama dengan gaji Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2024.
Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang Perseroan tidak menurunkan gaji
Direksi dan Dewan Komisaris pada tahun 2025 mengingat kinerja keuangan Perseroan menurun
dari laba sebesar Rp134,39 juta tahun 2024 menjadi rugi sebesar Rp4,29 miliar tahun 2025.
Jawaban:
Perseroan telah melakukan penyesuaian gaji Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan mulai tahun
2026.
4. Sehubungan dengan tanggapan 30 April 2026 poin 4a, Saiko akan melakukan inbreng perusahaan
yang dimiliki Saiko yang bergerak dalam industri telekomunikasi dan teknologi. Kemudian,
Perseroan secara bertahap juga akan mendivestasikan lini usaha yang saat ini dilakukan setelah
bisnis baru telah selesai di akuisisi Perseroan.
Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
f. Sehubungan dengan tanggapan 30 April 2026 poin 1b, Saiko berencana melakukan sinergi
usaha melalui integrasi operasional dengan penambahan kegiatan usaha baru yang bergerak
di bidang telekomunikasi dan teknologi. Namun berdasarkan tanggapan 30 April 2026 poin 4a,
Perseroan secara bertahap juga akan mendivestasikan lini usaha yang saat ini dilakukan
setelah bisnis baru telah selesai di akuisisi Perseroan.
Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan mengklarifikasikan inkonsistensi rencana
bisnis yang dijelaskan Perseroan pada tanggapan 30 April 2026.
Jawaban:
Mohon mengacu pada jawaban kami no. 1.a., Saiko dengan Perseroan akan memastikan
kelancaran proses transisi dari kegiatan usaha Perseroan yang saat ini dijalankan hingga
selesainya proses inbreng perusahaan milik Saiko ke dalam Perseroan.
g. Berdasarkan LPD 17 April 2026, Perseroan telah merealisasi dana hasil penawaran umum
untuk pelunasan tanah, serta pembangunan pabrik dan pembelian mesin, masing-masing
sebesar Rp4,21 miliar dan Rp30 miliar.
Selain itu, berdasarkan LKT 31 Desember 2023, 2024, dan 2025 arus kas keluar perolehan
aset tetap Perseroan masing-masing sebesar Rp14,05 miliar, Rp3,83 miliar, dan Rp6,12
Page 3
miliar.
Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan mengkonfirmasi apakah seluruh arus kas
keluar perolehan aset tetap Perseroan pada tahun 2023, 2024, dan 2025 bersumber dari dana
hasil penawaran umum.
Jawaban:
Perseroan mengkonfirmasi terkait dengan LKT 31 Desember 2023, 2024 dan 2025 untuk arus
kas keluar perolehan aset tetap, dengan rincian sumber dana sebagai berikut:
Tahun 2023
Sumber Dana
No Aset Nilai
Dana
Dana IPO
Operasional
1 Tanah 3.000.000.000 3.000.000.000 -
2 Kendaraan 480.000.000 - 480.000.000
3 Peralatan pabrik 15.776.094 - 15.776.094
4 Peralatan kantor 130.785.972 - 130.785.972
Renovasi pra-
5 437.527.051 - 437.527.051
sarana
CIP - Bangunan 9.986.216.975 9.833.656.150 152.560.825
6
pabrik
Total 14.050.306.092 12.833.656.150 1.216.649.942
Tahun 2024
Aset Tetap
Sumber Dana
No Aset Nilai
Dana
Dana IPO
Operasional
1 Tanah 2.606.487.500 1.214.750.000 1.391.737.500
2 Mesin 3.731.600 - 3.731.600
3 Peralatan pabrik 19.910.432 - 19.910.432
4 Peralatan kantor 30.857.378 - 30.857.378
Renovasi pra-
5 1.164.297.284 - 1.164.297.284
sarana
Total 3.825.284.194 1.214.750.000 2.610.534.194
Page 4
Penambahan Uang Muka Pembangunan
Sumber Dana
No Aset Nilai
Dana
Dana IPO
Operasional
Uang Muka 10.372.658.850 10.166.343.850 206.315.000
1
Pembangunan
Total 10.372.658.850 10.166.343.850 206.315.000
Tahun 2025
Sumber Dana
No Aset Nilai
Dana
Dana IPO
Operasional
1 Bangunan 6.037.860.267 1.040.346.575 4.997.513.692
2 Peralatan pabrik 2.500.000 - 2.500.000
3 Peralatan kantor 21.235.650 - 21.235.650
Renovasi pra-
4 54.986.000 - 54.986.000
sarana
Total 6.116.581.917 1.040.346.575 5.076.235.342
h. Berkaitan dengan pertanyaan poin g dan f, apakah divestasi lini usaha yang dimaksud
Perseroan adalah melakukan penjualan aset-aset yang dibeli Perseroan menggunakan dana
hasil penawaran umum? Jika iya, agar dijelaskan pertanggungjawaban Perseroan untuk
menghindari kerugian penjualan aset yang dibeli dengan dana hasil penawaran umum, dalam
rangka divestasi lini usaha.
Jawaban:
Divestasi lini usaha berupa penjualan aset-aset yang dibeli Perseroan termasuk atas aset-aset
yang menggunakan dana hasil penawaran umum. Adapun, untuk menghindari kerugian
penjualan aset yang dibeli dengan dana hasil penawaran umum, Perseroan akan
melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
● Nilai Transaksi Penjualan Aset akan mengacu pada nilai pasar berdasarkan Laporan
Penilaian Aset dari Penilai Independen;
● Mempertimbangkan nilai buku aset; dan
● Mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku dalam POJK terkait.
i. Berkaitan dengan pertanyaan poin h, bagaimana Perseroan mempertanggungjawabkan
strategi bisnis yang berkaitan dengan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum dan
potensi kerugian penjualan aset, mengingat aset-aset yang dibeli menggunakan dana hasil
penawaran umum, akan didivestasikan/dijual hanya berselang sekitar 3 tahun sejak Perseroan
tercatat di Bursa.
Jawaban:
Mohon agar mengacu pada jawaban huruf (h) di atas, dimana untuk menghindari kerugian
Page 5
penjualan aset yang dibeli dengan dana hasil penawaran umum, Perseroan akan
melaksanakan hal-hal sebagai berikut:
● Nilai Transaksi Penjualan Aset akan mengacu pada nilai pasar berdasarkan Laporan
Penilaian Aset dari Penilai Independen;
● Mempertimbangkan nilai buku aset; dan
● Mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku dalam POJK terkait.
j. Sehubungan dengan tanggapan 30 April 2026 poin 4a, agar dijelaskan bagaimana Saiko
memastikan kepada pemegang saham terkait kepastian arah ekspansi Saiko, mengingat
sebelumnya Saiko hendak mengambilalih PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE)
perusahaan yang bergerak di bidang tekstil, kemudian beralih kepada Perseroan yang
bergerak di bidang makanan bayi.
Jawaban:
Kami mengklarifikasi bahwa Saiko selaku calon pengendali baru selalu berkomitmen untuk
menyelesaikan transaksi pengambilalihan atas perusahaan tercatat, sebagaimana
sebelumnya Saiko berencana untuk melakukan pengambilalihan atas PT Soraya Berjaya
Indonesia Tbk (“SPRE”) yang terkendala akibat komitmen lock-up 5 tahun yang dimiliki oleh
Rizet Ramawi selaku pihak Penjual dalam transaksi pengambilalihan.
Dalam hal ini, arah ekspansi dan strategi Saiko pada dasarnya tetap konsisten, yaitu
berkolaborasi dengan perusahaan tercatat untuk melanjutkan kegiatan usaha yang saat ini
dijalankan oleh perusahaan tercatat yang diambilalih, dan secara paralel melakukan persiapan
atas rencana PMHMETD untuk memasukkan perusahaan yang dimiliki oleh Saiko ke dalam
Perseroan sebagai bagian dari pengembangan dan transformasi bisnis Perseroan
kedepannya.
6. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawaban:
Sampai dengan tanggal surat ini, tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang
bersifat material yang dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan maupun yang dapat
berdampak signifikan terhadap harga saham Perseroan.
Apabila di kemudian hari terdapat informasi material, Perseroan akan menyampaikan keterbukaan
informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.