Back to announcement
20240808_UNSP_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31693155_lamp1.pdf
Other Text extracted UNSPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.932
Bakrie Sumatera Plantations No: 025/CS-BSP/KIK/VII/2024 Jakarta, 8 Agustus 2024 Kepada Yth. PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6 Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53 Jakarta Selatan 12190, Indonesia Up 1 Bapak I Gede Nyoman Yetna Direktur Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Dengan hormat, Sehubungan dengan surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-08127/BEI.PP1/08-2024 tanggal 5 Agustus 2024 terkait Permintaan Penjelasan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (“Perseroan”), bersama ini kami sampaikan tanggapan Perseroan sebagai berikut: 1. Berdasarkan pernyataan mengenai dampak dari terdilusinya kepemilikan Perseroan dalam PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC), sebagai berikut: Penurunan hutang yang diringi dengan penurunan defisiensi modal memperbaiki rasio hutang Perseroan terhadap aset dari sebelum terjadinya Dilusi BRC yakni dari sebelumnya sebesar 2304 menjadi sebesar 27244 serta menaikan rasio Lancar Perseroan dari sebesar 0,59x menjadi sebesar 0, 38x. Bursa meminta konfirmasi Perseroan atas hal-hal sebagai berikut: a. Mengenai pernyataan “memperbaiki hutang Perseroan terhadap aset dari sebelum terjadinya Dilusi BRC dari sebelumnya sebesar 2305 menjadi sebesar 2724”, mengapa Perseroan menganggap pergerakan rasio tersebut sebagai perbaikan, dimana seharusnya kenaikan pada rasio tersebut menunjukkan kondisi yang tidak lebih baik. Tanggapan: Dampak dari terdilusinya kepemilikan Perseroan dalam PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC) jika dilihat dari rasio utang terhadap aset mengalami kenaikan. Namun jika dilihat dari Laporan Posisi Keuangan Perseroan, setelah terdilusi utang Perseroan mengalami penurunan dimana sebelumnya utang Perseroan sebesar Rp10,49 miliar menjadi Rp7,91 miliar atau turun sebesar 2546 dan penurunan defisiensi modal Perseron sebesar 1644 dimana sebelumnya (Rp5,94 miliar) menjadi (Rp5,00 miliar). b. Konfirmasi mengenai nilai rasio lancar sebesar 0,59x menjadi 0,38x, dimana menurut perhitungan Bursa, rasio lancar sebelum dan sesudah dilusi masing-masing adalah sebesar 0,10x dan 0,09x, sebagai berikut: PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk Komplek Rasuna Epicentrum Bakrie Tower Lantai 19 Jl. HR. Rasuna Said Jakarta 12960 - Indonesia 21 29941286-87 1462-21 29941752 Plantation Office : Jl Ir H. Juanda Kab. Asahan, Kisaran 21202 Sumatera Utara - Indonesia Telephone: 462-623 41434 Facsimile : 462-623 41066
Page 2 OCR 0.938
Keterangan 31 Desember 2023 Sebelum Sesudah Aset lancar 781.553,00 686.631,00 Liabilitas jangka pendek 7.694.151,00 7.604.474,00 Current asset 0,10 0,09 Tanggapan: Perhitungan rasio lancar sebelum dan sesudah dilusi yang mana masing-masing sebesar 0,10x dan 0,09x berdasarkan perhitungan Bursa adalah tepat dan sesuai. Kami berterimakasih atas perbaikan dan koreksi yang dilakukan Bursa dan kami senantiasa terus memperbaiki dan mengembangkan analisa kami. 2. Bursa meminta Perseroan terkait proforma laporan laba rugi Perseroan per 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2024 sebagai dampak dari terdilusinya kepemilikan Perseroan dalam PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC) serta dekonsolidasinya laporan keuangan PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC) dari laporan keuangan Perseroan. Tanggapan: Berikut Proforma Laporan Laba Rugi Perseroan per 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2024 sebagai dampak dari terdilusinya Kepemilikan Perseroan dalam BRC: 31 Desember 2023 31 Maret 2024 Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Penjualan Neto 2.405.153 1.838.658 474.467 360.828 Beban pokok penjualan 1.928.151 1.418.856 375.931 275.490 Laba Bruto 477.002 419.802 98.536 85.338 Operating expenses (434.176) (322.797) (114.919) (84.332) Laba operasi 42.826 97.005 (16.383) 1.006 Pendapatan (beban) lain-lain 52.169 1.749.758 (246.440) (245.312) Laba sebelum pajak 94.995 1.346.763 (262.823) (244.306) Beban pajak (68.858) (31.738) 907 697 Laba Neto 26.137 1.815.025 (261.916) (243.609)
Page 3 OCR 0.951
Berikut Laporan Keuangan BRC per 31 Desember 2023 sebagai dampak terdilusinya kepemilikan Perseroan: 31 Desember 2023 Sebelum Sesudah Aset Aset lancar 97.006 97.006 Aset tidak lancar 1.435.916 1.435.916 Total 1.532.922 1.532.922 Liabilitas dan Ekuitas Liabilitas Liabilitas jangka pendek 202.316 202.316 Liabilitas jangka panjang 2.493.711 1.780.890 Subtotal 2.696.027 1.983.206 Ekuitas (1.163.105) (450.284) Total 1.532.922 1.532.922 Bursa meminta penjelasan mengenai nature piutang PT Biofuel Indo Sumatra (BIS) terhadap PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC), yang kemudian dialihkan kepada PT Anam Tujuh (AT). Tanggapan: Nature Piutang BIS terhadap BRC merupakan pendanaan yang diberikan untuk tujuan kebutuhan modal kerja dan biaya operasional BRC dan/atau entitas anak BRC. Pembayaran kembali pinjaman tersebut dapat dilakukan baik secara tunai maupun konversi jumlah pinjaman menjadi setoran saham. Bursa selanjutnya meminta penjelasan mengenai alasan pengalihan piutang BIS terhadap PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC) kepada PT Anam Tujuh (AT). Tanggapan: Perseroan tidak mengetahui alasan BIS mengalihkan piutang kepada AT. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan dan/atau dapat mempengaruhi harga saham Perseroan, yang belum diungkapkan kepada masyarakat.
Page 4 OCR 0.960
Tanggapan: Perseroan tidak memiliki Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik. Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
org
PT Bakrie Renewable Chemicals
p.1 ×6
unresolved
person
H. Juanda Kab. Asahan
p.1
unresolved
org
PT Anam Tujuh
p.3 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.