Skip to content
Back to announcement

20240801_MPRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31690298_lamp2.pdf

Financial statement Text extracted MPRO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.922
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pang'sian Checklist :

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapar Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaar Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (W) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publix telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
“Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas lzporan keuangan.

3. Apabila Emizen/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (4) diisi pada kolom 'Tidak Ada dengan menambahkan
keterangan a asannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada
kolom N/A.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

PT MAHA PROPERTI INDONESIA TBK (dahulu PT
PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK)

Bidarg Usaha PROPERTI

Nama Emiten!Perusahaan Publik

Jenis penawaran Umum Penawaran Jmum Saham Perdana

Page 2 OCR 0.904
S PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

30 Juni 2024 31 Desember 2023
| Nama Kantor Akuntan Publik Tidak di audit KAP. Kanaka Puradiredja, Suhartono |
Nama Partner - Desman P.L Tobing
Opini Akuntan - Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika
ada) - -
“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" “
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" v |
l
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 30 Juni 2024 30 Juni 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1.327.083 1.543.004
Laba bruto 238.178 19.992
Laba usaha (9.867.196) (11.883.708)
EBITDA (16.947.498) (21.411.547)
Laba (rugi) Bersih tahun berjalan (16.947.499) (21.411.547)
Laba (rugi) komprehensif | (16.947.499) (21.411.547)
Laba Per saham (dasar) | (o,oo) (0,00)
Laporan Posisi keuangan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Jumlah Aset 1.710.002.403 1.710.197.826
Jumlah Aset Lancar 26.383.061 11.606.593
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.683.619.342 1.698.591.233 |

Page 3 OCR 0.906
la) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Jumlah Liabilitas 440.415.671 423.663.595
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 439.202.440 422.450.364
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.213.231 1.213.231

Jumlah Ekuitas 1.269.586.732 1.286.534.231

Modal saham 994.250.000 994.250.000
Tambahan setoran modal 22.376.200 22.376.200
Agio saham ai -
Komponen lainnya dari ekuitas 294.421 294.421
Defisit (128.036.475) (111.089.456)

Rasio Keuangan"

Rasio Lancar (x) 0,06 0,03
ROA (26) (0,99) (1.25)
EBITDA terhadap pendapatar (“6) (1.277,05) 1,387,65

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.927
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri
apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17
tentang Pedoman Axuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

aa

aa

Laporanaarus kas selama periode

alaluln|

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan

menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali
pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan 1
keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum

Page 5 OCR 0.885
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan lasoran keuangan dan Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan:
C. “Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan
laba rugi komprehensif laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan Catatan 5-35
urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkaban lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wejib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan Cabe
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian".
3. | perusahaan wejib mengunskapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang
dijaminkan, nama pihak yarg menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. | Dalam hal Aset Perusahsar diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diesuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas Catatan 10
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1 Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang herus diungkaokan, antara lain:
a Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan ta
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, Catatan ta
(dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode v Catatan ta
pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusarzan dan lokasi utama kegiatan usaha: BI Catatan ta
5) | Tangoal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan BI
5 2 aa Li Catatan 1a
ekspansi atau perampingan usaha secara sianifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau

Page 6 OCR 0.900
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan

8) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the v
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib diseburkan alesannya. Catatan 1a
7) | Khusus Industri Media V

Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. |

8) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan B)
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,

10) | Khusus untuk Industri Perbankan B|
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (ika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Bj

Area Eksplorasi dan Eksploitas/Pengembangan.

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi, meliputi:

Nama lokasi,

Nama pemilik izin lokasi:

Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal

Laporan Posisi Keuangan:

Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

Nama lokasi,

Nama pemilik ijin lokasi:

Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi,

dan tanggal sertifikasi:

Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

.....

bj

Page 7 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

12) | Khusus Industri Kehutanan B)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan Cc)

sisa umur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di B) Catatan 1b
luar Indonesia:
2 | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan 1b
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan V Catatan 1b
8 | Tindakan perusahaan yang capat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak v
penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
c Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: Bj Batita is
2) | Tempat kedudukan, Bj Catatan 1c
3) | Jenis usaha: SI Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial: N Catatan 1c
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): V Catatan 10
8) | Total Aset: dan V Catatan 1c

7) | informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046 (lima puluh perseratus) V
hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik lngsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan |

Page 8 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

tersebut digunakan unuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode
berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeca

d) sifat dan luas seliap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer “
dana ke entttzs induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau
uang muka,
@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada “
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan
pada pemilik entitas induk: dan
#) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkar
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari F.
keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengandelian:
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: “
(8) jumlah harca yang citerima: |
(8) bagian cari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: 3
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian 3
dilepascen. dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian d lepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. S'
d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkaakan antara lain:
1) | Nama danjabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: Catatan 1d
2) | cakupan manajemen kunci: can B)
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama
periode yang bersangkutan, sesara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak Catatan 1d
e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan cictorisasi untuk terbit: dan Catatan 35

Page 9 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut

a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyaraan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai | Catatan 3a
dengan SAK.

b. | Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cos), biaya
perolehan kini (current cost), nilzi “ealisasi neto (nef raalizabie value), Nilai Wajar (fair value) atau 4 Catatan 3b
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. A Catatan 3b

3) | Mata uang fungsional dan mata jang penyajian yang digunakan, meliputi:
2) mata uang fungsional Peruszhaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat serubahan mata uang fungsional 21 Catatan 3b
Perusahaan maupun kegiata1 usaha asing yang signifikan: dan

C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Tidak ada perubahan periode

AN pelaporan

c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain Catatan 4
dari catatan atas laporan keuancan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan axuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan A
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangar::

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan
sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam
periode pelaporan berikutnya: dan

4 Catatan 4

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabiltas sebagaimana cimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. A

d Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 10 OCR 0.890
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk

memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal
sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijeleskan antara lain:

a) tuang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas
anak:

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas
induk:

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan cengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

e) kebijakan akuntansi sehibungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan non
pengendali: dan

1 pernyataan bahwa saldo pos dan trarsaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dieliminasi.

on on 2 2 5

Catatan 3c

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

2) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur kepentingan ronpengendali:

b) pengakuan awal untuk geodwil,
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

Catatan 3d

3

Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kesijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

Catatan 3h

4

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk

Page 11 OCR 0.884
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b)

3)

ang harus dijalascan antara la

(1) pengakuan awel instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan:

(4) metode yarg digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan:
(6) ketantuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus insyumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
setagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka 16), wajio ditambahkan penjelasan mengenai,

la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b: Klasificasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif, dan

(6) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Investesi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klesfikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sucuk:

(8) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Pany
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

pendapatan sukuk: dan

Sukuk yang diterbitkar
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sucuk:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(9) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(8) posisi penyajian Sutuk: dan

(5) akad syarah yang digunakan.

Y:

Catatan 3g

5)

Khusus Industri Perbankan

a)

Giro Wajib Minimum

Page 12 OCR 0.895
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimu

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penya ian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penya ian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank

Lain.
8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.
2) | Khusus Industri Perbankan Obligasi B)

Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus
dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada irvestasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek da'am leporan keuangan.

8) | Khusus Industri Perbankan B'|
a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberkan: (2)

Dasar penyajian atas kredit

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4)

Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b)  TagihaniKewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian azas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain: (1)

Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutangjpembisyaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pambiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(8) Pedakuan akuntansi ates keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Page 13 OCR 0.916
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

3)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen Yang

harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjax piutang:

c) Perlakuan akuntansi ates perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan, dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentua suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12)

Persediaan:

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan
biaya yang digunakan

a) Khusus Industri Kehutanan HTI
Dalam Pengembangan Yang harus
dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan
pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Page 14 OCR 0.855
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b) Khusus Industri Perkebunan

Tanamar Percebunan

Yang harus dijelasxan antera lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakar akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metcde p2nyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan

(5) Kebijakar akuntansi biaya pinjaman

c) Khusus Industri Pstemakan
Hewan Ternak
Yang harus cjslascan antara lain
(1) Hewan tenak telah menghasilkan : (2)
Melode petiaiar:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2)
Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perciraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
mengtasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dielaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:
b) pengukuran setelah pergakuan awal Aset Tetap:

C) pengelompokan Aset Tetap

d) metode penyusutan yang digunakan:

2) kapitalisasi bizva yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur mantaat dan tarif penyusutan:

9) penghentian pangakuar:

h) nilai residu: dar

i)  pernyataar bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode

penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

an ana ana

Catatan 3j

Page 15 OCR 0.899
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. v

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi $|
dalam Ventura Bersama,

16) | Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset can liabilitas yang timbul: danc) Sistem
pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain

a) pengakuan awal Aset Takbermujud:

b) pengukuran setelah pergakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

&) metode amortisasi yang digunakan:

H) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: can

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimilik untuk dijual Y
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investas :

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
&) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Page 16 OCR 0.906
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impsirment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amortiszsi yang digunakan.
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan zmortisasi yarg digunakan: dan
2) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan
nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

F3

Catatan 4

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-mesing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b)

Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jens-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b)
Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Page 17 OCR 0.890
@ PT. MAHA PRCPERTI INDONESIA Tbk.

b) dasar penentuan nii provisi.

24)

Utang Repo

Yang harus dije askan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelasxan antara lain:
a) Perlakuan akuntarsi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi ztas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutzn orasarana PLH: dan d)
Tabel yang memuzt penjalasar tentang
(1) Lokas penambangan,
(2) Saldo awal untk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan ian Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

28)

Khusus Industri Pertembangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus cijelaskar antara Iain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yar3 Ditengguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya praduks

c) Dasar penentaan siangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amorfisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengslclaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus cijelaskar antara Isin:

a) Perlakuar akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi alas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Page 18 OCR 0.889
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan
berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan K|
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan N
dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 3n

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang citerapkan untuk menentukan tahap “ Catatan 3n
penyelesaian suatu kortrak.

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi “
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain

(e) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antare lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: xlaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klam yang terjadi ramun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim:
dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan 'aba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lai
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: |

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai X
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: “
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan A
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya 4

Catatan 3k

3

Page 19 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

28) | Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain: V
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter,
dan
6) referensi dan kurs yang digunakan untak menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijeleskan artara lsin:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi af Catatan 2e
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: |
31) | Hibah Pemerintah ,
Yang harus dijeleskan artara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan “
keuangan.
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: 1 Catatan 30
b) ketentuan mengenai saling hapus: y
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan k
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 4
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijeleskan artara lain:
2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: 1 Catatan 3m
b) deskripsi umum mengenai jenis progrzm imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh y
Perusahaan:
6) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuariat: y
dan
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. si
34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan artara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, 1
atau pembatalan saham :reasuri.

Page 20 OCR 0.841
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dielaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang
diselesaikan meli instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukanrya kuasi-reorganisasi:

bj Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

c) Perlakuan akuntansi urtuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabiltas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 41 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman |
Yang harus dijelaska1 antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman “ Catatan 3|
dikapitalisasikan sebagai begian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi 1 3
Yang harus djelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk “ etatan
mengidentfikasikar Segmen Operasi.

30) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara Izin dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba “ Catatan'3p
(rugi) per saham diusian.

3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus dungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: A
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: “ Catatan 5
e) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Ad
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok
usaha disertai pendapat manajemen.

Page 21 OCR 0.901
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

2) usus Industri Perbankan

a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang

b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain: A

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata
uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat
periode pelaporan.

c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: “
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(8) Rincian jumlah Giro peda Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahur: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupen juralah penyisihan penurunan nilai.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai funimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penembatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa
dan pihak ketiga:

6,

Tingkat suku bunga ra:a-rata per tahur:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasarnya:

Page 22 OCR 0.862
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) Jumlah dara yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah peny'sihan penurunan nilai.

3)

Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) jumlah piutang yang dioisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

C) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, bean cadargan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, an penghapusan piutang:

H pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan mezode suku bunga efektif: dan

i) informasi keterlibazan berkelanjutan atas piutang yanz ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, j
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

uh tempo, dan ikatan penting

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

meki ma

Catatan 6

4

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara kkin:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuredur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(8) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkepan mengenaiantara lan:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jznis asuransi: dan

(8) Jumlah piutang koasuransi yang diperkerankan dalarr perhitungan solvabilitas,

Page 23 OCR 0.860
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

C) Piutang Rezsurai
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 4
(1) Jumlah giutarg berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengur 3kapan mengenai antara lain: N
(1) Pemisahan amtara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan f
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlaa piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor,
elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umu- dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagiar pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan pivang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:
(5) Pendasatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsu-en yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(B) Piutang pemroiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan
atas utang.
b) Tagihan Arjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
|
(1) Jumlah tagitan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah “
utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa

Page 24 OCR 0.894
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh
serta ikatan perting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkaokan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada
akhir periode pelapcran. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai
Sal ang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tanun
(c) lebih dari imatanun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessar:

(5) akumulasi penyis han piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pencapatan dalam periode: dan

(7) penjelasan umurr isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain.

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untu: setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontirjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umur isi perjanjian sewa lessor

Page 25 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Bea en aa aa AN na mn an naa

6) | Khusus Kontrak Konstrul
Piutang Retensi “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen zkan kemungkinan tertagiknya piutang retensi.

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tacihan bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah citagih (termin).

3) | Piutang Reverse Repo 4
Yang harus diungkapkan artara lain

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
€) Nama pihak/counterpary:

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

1 Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan artara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilslih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunar yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak
tertagih: dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.

Page 26 OCR 0.877
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda
kepada pihak lain.

aa ea ee Aan

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian enic dan jurrlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPNJ: dan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan

Catatan 7

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah citerapxan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun
tidak lancar.

a) Pengelomposkan asei keuargan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan
pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan estara lain:
“
(2) laba atsu rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang

Gisajikan pada pcs pencapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi pericde berjalan:

Nilei tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek
irriliki ningga jatuh tempo:

(5) peringka: Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdepat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah

yang cireklasif kasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alesan reklasifikasi: dan

(6) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikzsi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 27 OCR 0.886
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(B) jumlah tercata: aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas
kontinjensi sera syarzt dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nii atas aset keuangan (jika ada). termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yeng mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunar nlai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan inzividual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba
rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungar (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang
tersedia untuk dijual yang dire-dasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai anlara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihzk ketiga dan pihak berelasi:
b) Kisaran suku bunga kontrakiual selema periode pelaporan:
c) jenis dan jumlah deposito da am mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruai kualitas pencairan deposito tersebut.

Catatan 5

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mencenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai
Wajar untuk investasi yang diukur paca biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mencenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d)

Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai 2ntara lain

Page 28 OCR 0.875
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan

Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi net: berdasarkan klasfikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif Ia nnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagir

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pirak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan ..raian tentang sifat Jan asal rerjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yarg menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis
Yang harus diungkaakan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman pzlis menurut jenis mata uang

b) Tingkat suku bunga

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkaokan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
Kolektibilitas:

b) Jumlah cacangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia:

g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang te ah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

nh Jumlah krecit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Ih Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi:

Page 29 OCR 0.888
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

D Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapa: manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

) Pendapa: manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkepan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi
selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:
“d

total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan:

@

jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual:

(B) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui
sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dar setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:
(T) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan

(D) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(i) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
ikapitalisasi.

(8) perseciaar yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan

Page 30 OCR 0.881
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

di

ijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup serta pendapa: manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan wajib diLrgkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapen nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus 4
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: car
(3) Barang Dagangan

c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: Catatan 10
(a) Tanah Matang, “
(b) Unit Bangunan: dan |
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. 4
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun Fs
penjualannya belum ciakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembancan Catatan 11
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: “
(2) Jumlah biaya bunga deri rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan A
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang 4

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

Page 31 OCR 0.900
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) Barang promosi dan barter (media setak): dan

(4) Bahan persecizan lain yang sesuai dengan industrinya

? Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan rredis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Petemakan

(1) Pengungkaran jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternax merjad :

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jamlah terzatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasikan dan hewan ternax belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi salJo awal dan akhir hewan ternak siap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

(6) Nilai amottisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan
yang mati atau hilang:

(e) Nilai hawan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup

(P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(hn) Nilai hawan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Page 32 OCR 0.902
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

23) | Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian menurut janis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan si Catatan 30a
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. A

24) | Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. A

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain: 4

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan,

(8) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(8) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan perstwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifkasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengklesifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut yaitu nilai yang lebih rendah antara
1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amottisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan
ii. jumlah terptlihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain i,
a) rincian jenis, narna pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentkan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya
piutang pihak berelasi tersebut,

G) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

Page 33 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadargan kerugian penurunan nilai:

dan

€) dalam hal piutang berelasi non uszha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan

serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosia:

b) persentase kepemilikan dan perjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

c) nilaitercatat den Nilai Wajar inveslasi dalam enti-as asosiasi yang kuotasi harganya tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan extitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi:

€) alasan tidak adanya pengarua sign fikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2014 (dua puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung:

1) akhir periode pelaporan dari lapc-ar keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan, dan alasan srenggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakuidan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya
kerugian tersebut maupun secara kumulatif:

i) bagian atas liabilitas kontinjensi enfitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosizsi dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas,
Pendapatan, dan laba atau rugi

28) | Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rinsian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut

serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

Page 34 OCR 0.918
an) PT. MAHA PROPERTI! INDONESIA Tbk.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
berikut

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan:

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

fa) Dasar pengukuran hak bagi hasil tot:

(b) Masa hak bagi hasil tol den amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lai-:
a) Untuk tanaman telah menghasikan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunaxan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yang dijarrinkar.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
Ii. Tambahan tahun berjalan
il. Biaya langsunc
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa

Page 35 OCR 0.907
la) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi
milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Pengelompokan hewen ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah
menghasilkan,
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,
C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:
d) Nilai hewan ternak 3ap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
e) Kondisi hewan ternak,
? Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:
9) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:
i) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan
33) | Properti Investasi

a) Yangharus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model
biaya,
(2) metode dan asu
Properti Inzestasi,

(8) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data
pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penili, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

ignifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari

(5) jumlah yang ciakui dalam laba rugi untuk

Page 36 OCR 0.892
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

&

d)

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b)beban operasi largsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang ticak menghasilkan perghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(e) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi deri sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jum'ah pembatasan azas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(T) kewajiban kontraktuzl untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemelinaraan atau peningkatan. b)

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (2) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
dengan menunjukkan penarrbahan, pengurangar, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian serhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan
pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian
tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajitan sewa yang telah ditambahkan kembali:
dan
(b) penyesuaian sicnifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan rrodel biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(8) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilsi, selama
satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara 'ain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercarat terhadap nilai kontrak

Page 37 OCR 0.887
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(

3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam
Proses pembangunan can pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat karitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian. maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

34) | Aset Tetap Catatan 9
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan A
aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir 1
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklesifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban 5
penyusutan:

d) rugipenurunan nilai dan juman yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan 4
ekuitas (jika ada),

&) jumlah kornitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: “N
D jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, A4
atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah
pada laporan laba rugi komprahensir,
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: Ad

(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk
perhitungan pajak menggurakan jumlah revaluasian:

(B)nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya:
dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan dstribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:
(1)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: V

Page 38 OCR 0.873
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) persentase jumlah terzatat terhadap nilai kontrak:

(Syestimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ads):

(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jum ah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(bj tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi.

i) Pengungkapan Isinya antara lain
(Wjumnlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2)jumlah tercatat bruto cari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan,
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijua':
(ajdalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material
dari jumlah tercatat:
(5)nilai buku, hasil penjualar neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya:
(6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menunut jenis Aset
Tetap:
(8) Kondisi atau peristwa yarg menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai,
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
penjaminan: dan
(10)Jenis dan nilai aset telap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang
ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

An An bh ai Ai ak ai ai didi

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi “
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan
serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas
dalam pengerjaan:

Page 39 OCR 0.899
& PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(al Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan

36) | Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takbenwujud antara lain: “
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amorlisasi Aset Takberwujud pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian.
maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjanran yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasi:
@) jumlah tercatat Aset dan faktor signiikan yang menducung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujuc yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

1 penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hiban Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-asei tersebut,

(2) jumlah tercatatnya: dan
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi:

h) keberadaan danjumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah
tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

H) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:

Page 40 OCR 0.872
la) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(3) jumlah tercatat Aset Taxberwujud yang direvalu

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model baya: dan

(6) surplus revaluasi atat rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan
pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

2) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan “
Yang harus diungkapkan antara ain tabel yang memuat penjelasan tentang
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(8) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang xarus diungkapkanantara lsin A
(1) rincian biaya perolenan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, iabilt2s. penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

&) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang narus diungkapkar antara lain: Aa
(1) Kebijakan akuntans sehubungan dengan:
(3) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan
awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio
astual ranah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan :

ta) Alasan terjadinya penundaan:
'b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

Ie) Jumlah penururan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap
biaya yang ditangguhan tersebut, serta metode dan asumsi

Page 41 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan ni

d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan artara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,

(c) Penambahawpengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan,

(8) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksploresi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjacinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(Cc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya
Eksplorasi yang Di-angguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest

Liabilitas

1)

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

Cc) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

A
Al

Catatan 14

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan artara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

Page 42 OCR 0.918
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(8) jumlah yang terjadi dan dibebankan paca provisi selama periode bersangkutan: (4)
jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekononi:

(7) indikasi ketidakpastan waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(6). Dalam hal diperlukan. Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prak raan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima cengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantiar tersebut.

3

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antare lain jenis dan juralah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo.

Catatan 16

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Psrusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilekukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstrussi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain 'iabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui
C) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 43 OCR 0.894
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah “

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(8) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(8) Jumlan amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(6) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan:
dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

lb) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus siungkarkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata vang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlam amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
djaminkan.

8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Rircian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rircian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekorsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pergurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain: A
(1) Perrisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlan utang klaim berdasarkan tertanggung:
(8) Jumlan utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(a) Jumiza utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.868
ai) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang
harus diungkapkan antara lain
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara 'ain
(1) Jurntah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis peranggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi
dan pihak ketiga:

(4) Metode perhungan yang digunakan. dan

(5) Rekonsiliasi umlah pada awal dan akhi periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrita)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah manurut jenis mala uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reesuradur,

(8) Jumlah manunut jenis mala uang:
(4) Jumlah manurut umur utang: dan

(6) Jumlah utang atau piutang rsasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis mata sang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

Page 45 OCR 0.872
ai) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

h) Titipan Premi |
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. “
1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan 4
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasi keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: can
(3) Saldo menurut usia.
8) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. “
10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan 4 1 Catatan 30b
b) informasi mengenai ketetapan pajak.

11) | Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah Iiabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan. piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak “
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan embaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam A
Checklist ini.

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan urtuk liabiltas keuangan lainnya berlaku untuk libilitas keuangan Bi Catatan 13,14,15,16
lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: Atas,
(2 Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak v

ketiga dan pihak berelasi,
(8) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 46 OCR 0.910
la) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(a) nilei tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(6) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyarztan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penuelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2) Jumiah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut. dan

(4) Jumlah uzarg kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

18)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dangan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang dklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Barelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

(Catatan 31

Page 47 OCR 0.864
aa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

dari kontrak sewa-lanju: yang tidak dapat dibatalkan (non-cancsilable sublease) pada tanggal
laporan posisi kevarga.

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain: Catatan 13
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama banW/lembaga keuangan dan jenis mata uang: A
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: PI
Cc) tanggaljatuh tempc: A
d) jumlah bagian yang akan jatun tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, “
&) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang dperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya, A
1 pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: Bi
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan V
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pcs-pos yang berhubungan: Pi
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, A
pembatasan rasio tertentu, danazau pembaesan perolehan utang baru: dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh
tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1)nama bankrembaga kevangan dan jumlahnya: dan
(2jringkasan perjanj an lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayzan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara tctal pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan rilai kininya. Selain itu wajid mengungkapkan total pembayaran sewa
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap sericde berikut:
(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (ima)lahua.
c) pembayaran sewa kontinjan yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima

Page 48 OCR 0.887
aa) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8) keuntungan atau kerugian yanc ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan peryewaan kembali (sale and leaseback), dan

n penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

1)
(2)

(3)

dasar penentuan utang sewa kontinjen:

ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diteraitkan
Yang harus diungkapkan antara lain

lg)
2

3
4
(5)
(5)

7

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemneringkat

Jumlah amortisasi padz tahun berjalan:

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,

tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting
lainnya (Debt Covenance),

Pendapat manajemen tertang pemenuhan Debt Covenancsatas surat berharga yang
diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan anzara lain:

1
(2
3

@
(5)

Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:
Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat

bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya(debt covenance):

Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan
tingkat imbalan yang lebit rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan amara lain:

W

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

Page 49 OCR 0.905
au) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelesi dan pihak ketiga.
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(a) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi

menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen
dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo
awal,
(2) Penyisihar yang dibentuk:
(8) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
C)  Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan
tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:
2) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1)
Saldo awal.
(2) Penambahan dan Pengurangan : (3)
Saldo akair.
23) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selamia periode berjalan yang dapat distribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iurar oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian ektuarial:

Catatan 18

Page 50 OCR 0.890
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(e) perubahan kurs mata uang asing bada program yang diukur dengan mata uang yang

berbeda dengan mata uang penyajian,
(imbalan yang dibayarkan:

(9g) biaya jasa lalu:
(h) kombinasi bisnis,
(W  curtailment, dan
() penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilxan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang dapat distribusikan pada setiap:

la) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang

berbeda dengan mata uang penyajian:
(dj iuran oleh pemberi pekerja:

() iuran oleh peserta program:

(P imbalan yang dibayarkan:

(g) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai
Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang

diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial reto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui da'zm lzporan posisi keuangan.
(C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK,

() Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

() jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setia» hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:

(a) biaya jasa ki

Catatan 18

Catatan 18

Catatan 18

Page 51 OCR 0.919
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

kta)

&

Ko)

(10)

(11)

(12)

(13)

(b) biaya bunga:
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapken dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK.

(6) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
1096 (sepuluh per seratus):

(N biaya jasa lalu,
(G) dampak dari curtaiiment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah total yang diakui dalam pandapatan komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:
jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan

komprehensif lain, dalam kal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap katecori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas
pada, instrumen ekuitas, irstrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:
jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan

(b) setiap properti atau Aset Izin yang digunakan oleh Perusahaan:
penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program,
imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset:
Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan,

(0) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel

tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa cepan):

Catatan 18

Catatan 18

Catatan 18

Page 52 OCR 0.914
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(DN asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya ig
kesehatan yang diasumsikan pada:
(e) tiaya jasa kin agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja
periodik neto: dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
dungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan
yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan infasi yang rendah.
(15) Jumlah pericde tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: A
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada
program: dan
(b) penyesuaian yane timbul pada:
WM liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari labiltas.
program pada akhir periode pelaporan, dan
(ii)  3set program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program
pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang 4
diharapkan akan ditayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode
pelaporan:
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepergendali, wajib diungkapkan sebagai berikut 4

(a) perjanjian komcraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan
Fasti neto atau buxti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Peruszhaan mengungkapkan:

() informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama pericde tersebut,

Ci) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban
konstrukcif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

Ii jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tertang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.

Page 53 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b) luran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan prograrm iuran pastiharus mengungkapkan jumlah

yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasii
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang

lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain

(1) iuran program dan jum'ah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai Iabilitas kontinjen (ka ada)

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

&) jaminan serta pembentuka- dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk.
pos-pos yang berhubungan, jika ada,

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya arrara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) | Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarcan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengurgkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam panerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat. atau aktivitas yang merdasari:
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan tuntuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha. dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

Page 54 OCR 0.893
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(D rencana jadwal dan tata cara pembagian danlatau pembayaran imbalan atau bagi
hasil

(9) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya: dan

(D persyaratan penting lain
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3)bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(S)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(5)nama Wali Amanet dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(G)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(Tpembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
defaul).

26) | Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
GC) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
d) kejadian penting lainrya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f)
persyaratan penting lainnya.
27) | obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)

c)

9

rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:
periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,

dampak dilusi apabia seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanzan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

Page 55 OCR 0.875
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan kererkaitan usaha dengan Perusahaan,
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan (jika ada).
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defaulf):
jl dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:
k)  kompanen Liatilitas dari obligasi konversi:
h keberadaan fitur derivatif melekat: dan m)
persyaratan penting einnya
Cc Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlat saham beredar pada awal dan akhir periode:
(2) Hak, keisimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, sermasuk .umlah dan persyaratan,
b) Penjelasan mzngenai sfat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan J
persentase kepemilikan, yaitu: Catatan 19
(1) Pemegang saham yang memiliki 594 (lima perseratus) atau lebih:
(2) Nama direktur dan xomisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya:
Gd) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan madal saham tersebut, seperti 4 Catatan ta
pengesakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan 1 Catatan 19
saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak bi

Page 56 OCR 0.890
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran,
serta konversi obligasi: dan

(8) Tujuan perubahan modal saham, antara lair dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kezukupan modal:

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

Catatan 19

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

c) Rincian biaya emisi K ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai si'at dan asal selisih kurs atas modal disetor,

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

1 Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lsin

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-ntitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut.

(5) Kepemilikan entitas atau bsnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang
terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserarkan atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporar keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali

(b) Ikhtisarjumlah tercatat Asetdan Liabilras entitas atau bisnis yang
dikomtinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

tm ana

Catatan 19

Catatan 1c

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkar antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan pe-sentase kepemilikan:

Page 57 OCR 0.879
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertrarsaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diurgkapkan antera lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor:
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
c) Tanggal danjumlar saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,
d) Tanggal danjumla saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga selepasan saham treasuri, dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri
5) | Saldo Laba
Yang harus diurgkapkan antera lzin:
a) Alasan danjumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait
dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan.
6) | waran
Yang harus diurgkapkan antara lzin:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penertuan Nilai Wajar waran:
c) nilai waran yang belur dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Catatan 18
Yang harus diungkapkan axtera lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen
pendapatan komprehensif lainnya,

Page 58 OCR 0.873
la) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas “ Catatan 20
masing-masing entitas anzk yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada
entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signiikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk “ Catatan 21

pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,

(2) Penjualan jasa

(8) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen:

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari ke cmpo« produk/jasa utama: “

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan

@) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukarar barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan “
pihak berelasi dan pihek ketiga:

8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lsin N

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(e) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menertukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan

(c) Metode yarg digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian paca tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat baya yang terjadi dan labarrugi yang diakui sampai tanggal pelaporan:
(b) Jumiah uang muka yang diterima: dan
(e) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas:

Page 59 OCR 0.891
au) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

1) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,
antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan lainnya: dan

(8) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri deri:

ta) Pencapatan bruto:
(b) Returirabat/disken terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain.

a) Dasar ketentuan tarif.

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif.

d) Besaran tarif. dan

e) Perjanjian lain yang terkait

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produkijasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu. dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 60 OCR 0.905
an) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

a)
b)
Ko)
9
2)

n pendapatan bersih jasa transportasi:

Rincian pencapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Rincian pendapztan usaha dari jasa ekspedisi:

Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

Rincian pendaoetan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat
udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut

8) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha artara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi
Pendapatan Premi
Yang harus ciungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, da1 penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan merriliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap “uas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
8) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus ciungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yarg Japat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a)
b)
ke)
d

Obligasi Pamerirtah,

Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
Efek-efek: dar

Penempatan paca Bank Indonesia dan Bank lain.

Page 61 OCR 0.896
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

10) | Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antera lain:

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

pendapatan: dan

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

b) Nama pihak penjual can nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari

C) Untuk industri jasa, diungcapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

“

Catatan 22

11) | Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

C) Beban pegawai:

dj Beban penyusutan sarana mecis:

€) Beban pemeliharaar sarana

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan deya dan jasa:

Ih) Beban depresiasi

12) | Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lair:

nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto

pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

Yang harus diungkapkan antara lair rincian dar jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim
teasuransi, dan kenzikan (penurunen) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

Rincian dan jumlah beban menurut .2nis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim

Yang harus diungkapkan antara lair rincian dar jumlah berdasarkan kelompok

Page 62 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

dj Hasilnvestasi
Yang harus diungkapkan antara Izin rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi “1
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

€) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: Catatan 23.24

a) Beban penjualan: PI)
b) Beban distribusi dan AN
C) Beban umum dan administrasi. A

15) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga “

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlat beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa
utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlak beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16) | Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan ntuk masing- masing akun
Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagitan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17) | Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :

4 Catatan 25
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

b) rincian dan jumlah Beban lainnya 4 (Catatan 26
6) Untuk Biaya Keuangan. meliputi :

Catatan 28
(1) biaya pinjaman meliputi: 5) atatan

Page 63 OCR 0.878
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku:
dan

(0) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) baya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
Ib) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan
ie) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai:

d) Untuk Bagiar Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian lata Lgi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat
dengan mengganakan metode ekuitas: dan

(2) bagian lata rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyishan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) cari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah

Yang Farus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
| Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan can ke-uciar sktuarial atas program manfaat pasti:

€C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

e) bagian efektif dari beuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas, dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

222

Catatan 18

Page 64 OCR 0.898
aj) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: “ Catatan 30c

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
dan pembalikannya,

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau A
penerapan perzturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah marfaatyang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan N
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan,

(6) beban pajax tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan V
sebelumnya ates aset pajak tangguhan, dan

(T) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan v
yang dipertitungkan dalem laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat
diperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini den pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau 4
dikreditkan langsung ke ekuitas,

c) jumlah pajak penghasilar terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali 4
untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau 4
kedua bentuk beriku: ini.

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif
pajak yang berlaku. dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:
atau

(2) rekonsiliasi antara tarif sajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:
P) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan

dan rugi pajak belur dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan
keuangan:

Page 65 OCR 0.921
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

n

n

0)

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
enfitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang
belum diakui:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pa'ak menurut akuntansi:

(2) ditambah'dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) leba kena pajak.

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan
untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui
dalam laporan posisi keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugidari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengar jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang

diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak.
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tanoguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak

tangguhan, apabila

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

Catatan 30c

Page 66 OCR 0.902
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

mengaiba:kan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian,
dan rekonsiliasi jurriah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis
instrumen yang mempangaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata terlimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak ndividual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

6) instruman (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karera instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara
signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir perode sersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan:
dan

€) laba per saham dasar dar dilusian untuk operasi yang dihentikan.

X

Catatan 29

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

ah Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebit dari Rg 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebir dari 0594 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.

b) terkait dergan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksuc,

GC) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak
berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan
untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut

Catatan 31

Page 67 OCR 0.880
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

9

e)

dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terkadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai

secara individual dan kolektif, dan penghapusar piutang terkait dengan jumlah saldo piutang
usaha dan piutang pinak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nila
pembentukan,

Ika dilakukan

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:
(8) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersamz dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,

komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja:

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(5) pembayaran berbas's saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerin:ah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

Ba Ih Ba Bp Bh Sa

Rn te Ob

Catatan 31

Catatan 31

Page 68 OCR 0.891
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(2) silat dan jumlah setiap iransaksi yang secara individual sionifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
incikasi secara kuantiatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.

ae

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan artara lain
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata
varg fungsional,
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(8) rincian kontrak valuta berjargka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:

(6) jumlah salisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumer keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dar

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam

kamrpanen ekuitas yang terp'sah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir
periode.

an hn

24)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara ain :

a) untuk setap rugi penurunar rilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goocwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nil

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan leba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(8) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dbalik,

(4) goodwill yarg telah dizkui rugi penurunan nilainya:
(6)

jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komarehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komarehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimara dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok
aset

Page 69 OCR 0.886
25)

MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu

a)

b)

c)

Perubahan Es-imasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akurtansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak
paca periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

Perubahan Keoijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan:
(8) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajia

(2) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
tb) laba per saham dasar dan dilusizn,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan beriode-periode sebelum periode yang disajikan.
Dalam hal tidak praktis dilekukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum pericde-periode tersebut disajikan dan tanggal
dimulainya perubahar kebijakan akuntansi.

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan entara lain :

(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
Tb) leba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awel periode sajian paling awal: dan

(4) keacaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengerai cara dar waktu dilakukannya koreksi apabilz penyajian kembali retrospektif
tidak praktis.

Page 70 OCR 0.886
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk

28) | Kombinasi Bisnis v

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penielasan tentang pihak yang diakuisisi

@ tanggal asuisisi,

(3) biaya terkat akuisisi, di luar biaya penarbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, Jan zkumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(WM persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombirasi bisnis dan pen-elasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas 2ihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yarg membentuk goodwill yang diakui:

7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan set indemnifikasi:

(a) jumlat yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan datar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didisconto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(8) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang Izir, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai V/ajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktuak dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akui
diperk rakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabiltas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi,

i atas jumlah arus kas kontraktual yang

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal

Page 71 OCR 0.915
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

“2

(13)

(14)

(15)

Ciperlukan Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(0) | milan estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
'Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut
dalam hal Iiabiltas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(e) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Lizbilitas tidak dapat diukur secara andal:

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10054

(seratus persen) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik perilaiar dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
Cukur paca Nilai Wajar:

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
CImiIki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan, dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode

pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua

Page 72 OCR 0.897
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

Lg)

(2)

(3)
@

5)

kombinas: b'snis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal
periode pe aporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
Setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan ncnpangencali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkarkan.

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(D) Asel, Liab tas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya
belum selesai: dan

(Cc) sifa: dan jumlah dar stiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

setiap periode pelaporan selelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai

dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut

dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan!

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama peryelesaian,

(b) setiap perubzhan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut, dan

Ir dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan

liabilitas kontirjsnsi yang dizkui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (

jumlah can penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Iabilitas yang diambil-alih
dalam korrtinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(b) ukuran, sitat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangar Perusahaan hasil penggabungan:

c) pernyataan kesesuaian cengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan

Page 73 OCR 0.871
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

&) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan

| perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:
| (1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dar liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabia Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lein :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

SI Catatan 34
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan:
(2) informasi mengenzi laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset AN
segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari zotal pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset AN

segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan kesangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level ettitas
(1) Informasi produk dan jasa v

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geogrefis “
(8) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada
i. negara domisii Perusahaan, dan
ii. semua regara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan.
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya

material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara

Page 74 OCR 0.919
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(b) Aset tidak lancer selair instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi ak bat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan: dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset sersebut diungkapkan secarz terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1094
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan
(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan dan
(c) identitas segmen yang melaporkan perdapetan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungcapkan antara laia:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:
(2) uraian facta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, can waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan: dan
(8) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar atau celompck lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
bj) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif rreliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba ztau rugi yang diaxui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada akt vitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribus kan pada pemilik entitas induk.

Page 75 OCR 0.902
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tuuan lainnya (non lindung nilsi), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari #ransaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta,
bunga, komodias atzu lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi icounterparties):
(3) tanggal jatuh tempo:
(6) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:
(5) beban atau Pendaparan pada periode pelaporan:
(6) pos Aset dan/zzau Labilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.
C) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diberlucan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan
(3) Bagi instrumen yanc tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
1 il Catatan 33
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk

dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset Catatan 3g

keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan divden per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai

distribusi kepada pemilk pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

Page 76 OCR 0.895
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(1) periode pelaporan, dan

(2) periode sebelumnya:

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabiltas kepada pemilik paca akhir perioce pelaporan: dan

dl jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain.
@) jumlah agregat dari liabilitas konrinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalem Venture Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
d

dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar

ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar. aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka
panjang, penghasilar dan bebar yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan artara lan

(1) perikatan yang meliput
(a) perjanjian sawa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi, ciungkapkan:

i. pihak-pihak yanc terkait dalam perjanjian:

ii. periode berlakunya perikatan:

ii. dasar penentuan kompensasi dan denda:

iv. jumlah beban atau bendapatan pada periode pelaporan: dan v.
pembatasan-pembatasan lainnya,

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
datang, separti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:

Page 77 OCR 0.868
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
perioda berlekunya perikatan:

nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. senksisanksi:
(2) pemberian jaminan atzu garansi, diungkapkan:

(a) pihak-aihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara 4
pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

(b) latar balakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) rilaijatinan:

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas LC, cerukan bank: dan “
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. 1)
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum, “
diungkapkan
(a) kihak-pihzk yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan
(d) dampzk keuangan:
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan “
hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan “
Ia) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
(4) peristiwa kontinjansi lainnya, yang diungkapkan antara lain: “

la) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(0) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

Page 78 OCR 0.892
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

keluar sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) | Khusus Industri Perkebunan Perkebunan
Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara Izin.
2) Isi perjanjian kerjasama IR/SIasma:
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
8) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
9. Isi perubahan perjanjian, jika ada
35) | Manajemen Risiko Keuangan
3) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan Catatan 32
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun sidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara Izin ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang levat jatuh tempo pada akhir periade pelaporan
tetapi tidak mengalami benurunan nilai:

(2) risiko likuklitas, antara ain:

Ka) analisis jatuh tempo untuk labilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan
sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus
kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(8) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(8) risiko lainnya yang dim Iki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapar sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif
dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan
38) | Khusus Industri Perbankan
2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara Isin:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan

Page 79 OCR 0.907
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(38) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkagkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan pcsisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan

posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. A
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga
di bank.

gd) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi
jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concem perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-
reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- A
reorganisasi:
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan

untuk mengeliminasi defisit, dan

Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.

e

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain : | Catatan 32
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola

Page 80 OCR 0.893
@-

. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusehaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
ringkasan cata kuantitatiftentang bagian yang dikelola sebagai modal:
setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadzp setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal
(ika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan

bj
c

e

permodalannya, termasuk:

min Aa

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara
Kas yang tidak termasuk dalam lapcrar arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi
melalui penerb-an saham, dan konversi utang menjadi modal

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)  rincianjumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panjang.

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, -ermasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka
waktu maksimum atas ops: yang diberikan, dan metode penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham:

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

@) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar
pada akrir periode:

H penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar

Page 81 OCR 0.928
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

opsi tersebut pada tangcal pengukuran dan informasi tentang bagaimana
Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan Can Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingka: solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:
(4) Tingkat solvabiltas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
C) Rincian Aset, Liabiltas, Pencapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:
b) Perjanjian penting dan ikatar Isinnya:
c) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume perjualan kayu bulat (jenis kayu):

Page 82 OCR 0.908
@ PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sshusungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

&

Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya, dan

N Sehubungan dengan pemtangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada

pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut
sesuai dengan informasi terkini: dan

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya
tidak diakui:

b) — dalam hal terdapat peristwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang te'ah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:

a) judul SAK danjenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

Catatan 2

Page 83 OCR 0.899
) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar

47)

Reklasifikasi

a)

b)

Dalam hal Perusanaan mengubah penyajian atau pengklasfikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(8) alasan reklasifikasi.

Dalam hal reklasifikasi jumlah komparetif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus r-engungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaizr yang akan dilakukan jika jumah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima. Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a) sifatdanluas Hibah
dari bantuan pemerintah: dan

'erintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah

yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a)

b)

d

Ketentuan ini berlaku dagi Perusahaan yanc menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara Izin atau dalam rangka penawaran Elek di negara lain

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

(8) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba ruoi komprehensif beserta
penjelasannya.

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan olet otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan
pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara

Page 84 OCR 0.849
la ) PT. MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk.

tersebut, maka pengungkapan tersebut waji

ib

ditambahkan dalam laporan keuangan.

50)

Informasi Penting Lainnya

hidup perusahaar.

Yang harus diungkapxan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu
yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan

FI

Jakarta, 31 Juli 2024

Hormat Kami,

PT Maha Properti Indonesia Tbk.

si

Ronald Kum,
irektur Utama

“9

Iwan Kurniawan
Direktur

|

File

File Open PDF
Source IDX
Size13.74 MB
Published1 Aug 2024
Pages84
Characters150,987
Text sourceOCR
OCR confidence0.891

Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MAHA PROPERTI INDONESIA Tbk. p.1 ×250
possible person Kanaka Puradiredja p.2
possible person Iwan Kurniawan · Direktur p.84
unresolved org PROPERTINDO MULIA INVESTAMA TBK p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik p.2
unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.12 ×13
unresolved org MAHA PRCPERTI INDONESIA Tbk. p.17 ×2
unresolved org PT. MAHA PROPERTI p.34
unresolved org INDONESIA Tbk. p.34
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved person Bh Sa Rn p.67
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result