Skip to content
Back to announcement

20260529_CASH_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32095757_lamp1.pdf

Other Text extracted CASH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
                                                       PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                  Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                    Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                    Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                 Jakarta Pusat 10220


                                                                            Jakarta, 29 Mei 2026

Nomor        : 196/SK/CSC-CWI/V/2026

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI)
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190

u.p: Yth. Bapak Bima Ruditya Surya – P.H Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2

Perihal: Tanggapan Permintaan Penjelasan perihal Rencana PMHMETD PT Cashlez
         Worldwide Indonesia Tbk

Dengan hormat,

Menjawab surat Bursa Efek Indonesia S-06351/BEI.PP2/05-2026 tanggal 25 Mei 2026 perihal
“Permintaan Penjelasan perihal Rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu (PMHMETD)”, bersama dengan ini kami sampaikan sebagai berikut:

      Sehubungan dengan penetapan harga pelaksanaan sebesar Rp238 per saham, mohon dapat
 1.   dijelaskan latar belakang penetapan harga pelaksanaan tersebut, mengingat berdasarkan
      historis harga pasar saham CASH sepanjang tahun 2025 (Januari - Desember 2025), harga
      saham tertinggi Perseroan yaitu Rp185 (Oktober 2025).

      Jawaban:
      Penetapan harga pelaksanaan sebesar Rp238 per saham didasarkan pada pertimbangan
      strategis jangka panjang serta kalkulasi kebutuhan total dana Perseroan sesuai dengan
      rencana penggunaan dana sebesar Rp237.209.054.362,- (dua ratus tiga puluh tujuh miliar
      dua ratus sembilan juta lima puluh empat ribu tiga ratus enam puluh dua Rupiah). Langkah
      penambahan modal ini ditujukan untuk pemenuhan komitmen kepatuhan terhadap
      Peraturan Bank Indonesia (PBI) terkait batas minimum modal disetor bagi Penyedia Jasa
      Pembayaran (PJP), sekaligus dialokasikan untuk pelunasan kewajiban keuangan guna
      melakukan deleveraging serta memperbaiki rasio keuangan Perseroan secara menyeluruh
      melalui pengurangan beban utang pokok, bunga, maupun denda. Melalui penguatan
      struktur permodalan dan optimalisasi neraca tersebut, Perseroan meyakini akan terjadi
      peningkatan kualitas fundamental dan kinerja operasional secara signifikan ke depan,
      sehingga harga pelaksanaan tersebut mencerminkan nilai intrinsik serta komitmen
      Perseroan dalam memberikan nilai tambah yang optimal bagi seluruh pemegang saham.
Page 2
                                                    PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                               Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                 Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                              Jakarta Pusat 10220


     Sehubungan dengan penggunaan dana PHMETD I, agar dapat dijelaskan:
2.   a. Latar belakang alokasi dana hasil PMHMETD I sebesar Rp237,2 miliar sebagian besar
        dialokasikan untuk Pelunasan Utang (45,44%) dan Modal Kerja/Opex (42,17%).
     b. Perincian penggunaan dana untuk pelunasan utang sebesar 45,44%, termasuk nominal
        masing-masing jenis utang, pihak penerima (lender) dan waktu pembayarannya.
     c. Perincian penggunaan dana untuk investasi produktif/ekspansi berupa Belanja Modal
        (Capex) hanya sebesar 12,39%.
     d. Informasi indikasi periode penyerahan HMETD (tanggal awal dan tanggal akhir).

     Jawaban:
     a. Alokasi dana hasil PMHMETD I ditujukan terutama untuk memperkuat struktur
        keuangan dan mendukung operasional Perseroan. Sebesar 45,44% akan digunakan
        untuk pelunasan sebagian kewajiban kepada PT Bara Alam Utama (PT BAU), 41,32%
        untuk modal kerja harian, dan 13,24% untuk belanja modal guna menunjang kapasitas
        layanan serta infrastruktur pendukung.
     b. Sekitar 45,44% (empat puluh lima koma empat empat persen) akan digunakan untuk
        melakukan pelunasan sebagian atas kewajiban pokok utang, bunga dan denda
        pinjaman Perseroan kepada PT Bara Alam Utama merupakan transaksi material dan
        transaksi afiliasi. Emiten akan melakukan pelunasan sebagian atas kewajiban pokok
        utang kepada PT Bara Alam Utama paling lambat 5 hari kerja setelah dana diterima
        oleh Perseroan.

        Penggunaan dana Pinjaman PT BAU 1 tanggal 22 April 2022 sebesar Rp5 miliar.
        • Mendukung pengembangan bisnis Perseroan untuk mencapai visi dan misi
          Perseroan.
        • Melakukan optimalisasi keuangan Perseroan.
        • Mendukung rencana belanja modal CAPEX dan OPEX Perseroan, untuk mencapai
          target bisnis kegiatan usaha Perseroan.
        • Mendukung segala upaya Perseroan sepanjang hal tersebut sesuai dan tidak
          bertentangan dengan anggaran dasar Perseroan, rencana kerja Perseroan dan
          peraturan perundang-undangan yang berlaku.

        Penggunaan dana Pinjaman PT BAU 2 tanggal 14 April 2023 sebesar Rp24 miliar.
        • Pembayaran utang sebagaimana tercantum dalam permintaan pencairan.
        • Mendukung pengembangan bisnis Perseroan untuk mencapai visi dan misi
          Perseroan.
        • Melakukan optimalisasi keuangan Perseroan.
Page 3
                                                PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                           Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                             Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                             Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                          Jakarta Pusat 10220


   • Mendukung rencana belanja modal CAPEX dan OPEX Perseroan, untuk mencapai
     target bisnis kegiatan usaha Perseroan.
   • Mendukung segala upaya Perseroan sepanjang hal tersebut sesuai dan tidak
     bertentangan dengan anggaran dasar Perseroan, rencana kerja Perseroan dan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku.

   Penggunaan dana Pinjaman PT BAU 4 tanggal 28 Juni 2024 sebesar Rp46 miliar.
   • Pembayaran utang sebagaimana tercantum dalam permintaan pencairan.
   • Mendukung pengembangan bisnis Perseroan untuk mencapai visi dan misi
       Perseroan.
   • Melakukan optimalisasi keuangan Perseroan.
   • Mendukung rencana belanja modal CAPEX dan OPEX Perseroan, untuk
       mencapai target bisnis kegiatan usaha Perseroan.
   • Mendukung segala upaya Perseroan sepanjang hal tersebut sesuai dan tidak
       bertentangan dengan anggaran dasar Perseroan, rencana kerja Perseroan dan
       peraturan perundang-undangan yang berlaku.

   Penggunaan dana Pinjaman PT BAU 5 tanggal 26 Juni 2025 sebesar Rp50 miliar.
   • Pembayaran utang sebagaimana tercantum dalam permintaan pencairan.
   • Mendukung pengembangan bisnis Perseroan untuk mencapai visi dan misi
      Perseroan.
   • Melakukan optimalisasi keuangan Perseroan.
   • Mendukung rencana belanja modal CAPEX dan OPEX Perseroan, untuk mencapai
      target bisnis kegiatan usaha Perseroan.
   • Mendukung segala upaya Perseroan sepanjang hal tersebut sesuai dan tidak
      bertentangan dengan anggaran dasar Perseroan, rencana kerja Perseroan dan
      peraturan perundang-undangan yang berlaku.

c. Berdasarkan tanggapan terakhir kepada OJK per tanggal 6 Mei 2026 melalui SPRINT
   OJK, penggunaan dana yang dialolakasikan untuk Capex yaitu sekitar 13,24%
   termasuk investasi pada aset tetap guna mendukung peningkatan kapasitas layanan dan
   infrastruktur pendukung, dengan rincian sebagai berikut:

   • Sekitar 76,96% (tujuh puluh enam koma sembilan puluh enam persen) kebutuhan
     Infrastruktur Sistem & Teknologi Informasi, dengan rincian utama meliputi
     perangkat payment gateway, acquiring host, server dan perangkat pendukung ruang
     server (UPS), sistem keamanan jaringan (firewall), perangkat lunak pendukung
Page 4
                                                     PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                 Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                   Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                   Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                Jakarta Pusat 10220


          operasional (ERP dan aplikasi terkait), yang seluruh proses seleksi vendornya akan
          dilakukan melalui mekanisme pengadaan transparan dan kompetitif dengan pihak
          ketiga independen non-afiliasi berdasarkan syarat dan ketentuan yang wajar, di
          mana segala perjanjian terkait akan dituangkan dalam bentuk kontrak pengadaan,
          lisensi, atau Service Level Agreement (SLA) sesuai dengan ketentuan OJK yang
          berlaku.
        • Sekitar 12,83% (dua belas koma delapan puluh tiga persen) dari dana tersebut akan
          digunakan untuk fasilitas kantor, mencakup pengembangan dan renovasi guna
          menyediakan lingkungan kerja yang memadai bagi seluruh staf seiring dengan
          ekspansi usaha Perseroan. Kegiatan ini meliputi tahap perencanaan dan desain yang
          ditargetkan selesai pada Q2 2026 melalui penyusunan blueprint oleh PT Rahardjo
          Bangun Perkasa, dilanjutkan dengan proses fit-out kantor pusat yang sedang
          berjalan (ongoing) dengan target penyelesaian pada Q3 2026. Lingkup pekerjaan
          mencakup peningkatan (upgrade) kapasitas server room dan data center sebesar
          50% untuk integrasi cloud, serta konversi ruang konvensional menjadi workspace
          guna mengakomodasi rencana penambahan karyawan. Terkait proyek ini,
          Perseroan telah menunjuk PT Rahardjo Bangun Perkasa sebagai kontraktor desain
          interior tanpa adanya hubungan afiliasi yang terlibat dalam perjanjian renovasi
          tersebut.
        • Sekitar 10,21% (sepuluh koma dua puluh satu persen) dana dialokasikan untuk
          pengadaan total 179 unit perangkat teknologi guna menunjang produktivitas SDM,
          yang terdiri dari:
                - 55 unit Laptop Replacement operasional;
                - 74 unit New Hired Laptop; dan
                - 50 unit Laptop Replacement Head (kategori performance grade)

     d. Periode penyerahan HMETD adalah 18 Juni 2026 bersamaan dengan distribusi/
        penyerahan awal secara elektronik kepada rekening efek, sedangkan perdagangan
        HMETD berlangsung pada 19 Juni 2026 sampai 25 Juni 2026.

     Pada pelaksanaan PMHMETD I tersebut, rasio emisi Perseroan relatif besar di mana setiap
3.   pemegang 168 saham lama berhak atas 117 HMETD dan tingkat dilusi maksimum sebesar
     41,05%, agar dapat dijelaskan:
     a. Bagaimana upaya Perseroan agar para pemegang saham publik dapat memilih untuk
        melaksanakan opsi haknya? Agar dijelaskan.
     b. Strategi diupayakan Perseroan jika pemegang saham publik memilih tidak
        mengeksekusi haknya? Agar dijelaskan.
Page 5
                                                     PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                 Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                   Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                   Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                Jakarta Pusat 10220


     c. Bagaimana keyakinan Perseroan saat ini terkait tingkat partisipasi dari investor
        Perseroan terhadap rencana PMHMETD tersebut.

     Jawaban:
     a. Perseroan mengoptimalkan partisipasi pemegang saham publik dengan memberikan
        transparansi penuh dalam prospektus mengenai rencana penggunaan dana yang
        difokuskan pada ekspansi bisnis strategis, sehingga dapat memberikan insentif nilai
        tambah (value creation) jangka panjang yang menarik bagi investor publik.
     b. Untuk memitigasi risiko tidak terserapnya saham oleh publik, Apabila masih terdapat
        sisa saham setelah tahapan tersebut, Perseroan telah menyiapkan komitmen Pembeli
        Siaga (standby buyer) yang siap mengambil alih seluruh sisa saham yang tidak
        dieksekusi, guna memastikan target raihan dana untuk rencana kerja Perseroan tetap
        terpenuhi secara maksimal.
     c. Perseroan memiliki keyakinan yang tinggi dan optimis terhadap tingkat partisipasi
        investor dalam PMHMETD ini, karena didukung penuh oleh komitmen Pemegang
        Saham Pengendali yang menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi seluruh hak
        sesuai porsi kepemilikannya. Optimisme ini juga diperkuat oleh hasil market sounding
        awal yang menunjukkan respon positif dari para investor institusi terhadap prospek
        pertumbuhan bisnis dan rencana pengembangan operasional Perseroan ke depan
        melalui keterbukaan informasi yang disampaikan.

4.   Sehubungan dengan pembeli siaga yaitu Bapak Andri Wijono Sutiono (AWS) dan Bapak
     Hasim Sutiono (HS), agar dapat dijelaskan:
     a. Apabila hanya AWS dan HS yang melaksanakan haknya agar diinformasikan jumlah
        total kepemilikan AWS dan HS.
     b. Sifat dan hubungan antara AWS dan HS.
     c. Bagaimana dampak jangka panjang terhadap tata kelola Perseroan apabila hanya
        pemegang saham AWS dan HS yang melaksanakan haknya.
     d. Bagaimana dampak terhadap jumlah dan persentase saham free float Perseroan dan
        upaya Perseroan untuk meningkatkan jumlah saham free float pasca PMHMETD.

     Jawaban:
     a. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 30 April 2026, jumlah
        total kepemilikan saham AWS sebesar 483.748.114 lembar saham atau 33.80%.
        Adapun jumlah total kepemilikan HS adalah sebesar 481.470.733 lembar saham atau
        33.64%.
     b. AWS dan HS merupakan pihak terafiliasi sesuai Pasal 1 Angka 1 Huruf a POJK No.
        42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Page 6
                                                      PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                 Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                   Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                   Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                Jakarta Pusat 10220


        Dimana keduanya memiliki hubungan keluarga karena keturunan vertikal derajat
        pertama, memenuhi kriteria hubungan kekeluargaan hingga derajat kedua.
     c. Apabila hak HMETD hanya dilaksanakan oleh pemegang saham AWS dan HS,
        struktur kepemilikan saham Perseroan akan mengalami konsentrasi yang lebih tinggi
        pada pemegang saham utama tersebut. Meskipun terjadi perubahan komposisi
        kepemilikan, Perseroan memastikan bahwa fungsi pengawasan dan pengambilan
        keputusan strategis akan tetap berjalan secara objektif, independen, dan profesional
        guna memitigasi risiko dominasi serta potensi benturan kepentingan. Manajemen
        berkomitmen penuh untuk menegakkan prinsip Good Corporate Governance (GCG)
        dengan mematuhi seluruh regulasi dan mekanisme persetujuan yang diatur dalam
        Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), serta senantiasa menjamin perlindungan
        hak dan kepentingan pemegang saham publik minoritas secara setara dalam setiap
        kebijakan maupun realisasi penggunaan dana PMHMETD.
     d. Apabila hak HMETD hanya dilaksanakan oleh pemegang saham AWS dan HS, maka
        persentase saham free float akan mengalami penurunan secara proporsional terhadap
        total modal ditempatkan dan disetor Perseroan, meskipun secara jumlah lembar saham
        beredar mengalami peningkatan. Guna mengantisipasi hal tersebut Perseroan
        berkomitmen dalam memenuhi ketentuan batas minimal saham free float yang berlaku
        di Bursa. Perseroan telah menyiapkan beberapa langkah strategis pasca-PMHMETD I,
        antara lain mengoptimalkan edukasi kepada pemegang saham publik untuk
        memaksimalkan pelaksanaan haknya, menjajaki potensi aksi korporasi lanjutan di
        masa depan seperti Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
        (PMTHMETD) atau secondary offering, serta melakukan kajian mendalam terkait
        program kepemilikan saham bagi manajemen dan karyawan (MESOP) ataupun
        rencana divestasi bertahap secara terukur oleh pemegang saham utama untuk
        meningkatkan likuiditas perdagangan saham Perseroan di pasar sekunder.

5.   Berdasarkan Prospektus, terdapat Risiko Terkait Kurang Aktifnya Perdagangan Saham
     dan kemungkinan saham dimiliki oleh pihak tertentu yang tidak memperdagangkannya di
     pasar sekunder. Agar dapat dijelaskan upaya Perseroan untuk menjaga agar saham
     likuiditas perdagangan saham Perseroan di pasar pasca PMHMETD.

     Jawaban:
     Perseroan akan berupaya menjaga likuiditas perdagangan saham pasca PMHMETD
     melalui peningkatan jumlah saham yang beredar di masyarakat, sehingga diharapkan
     dapat memperluas basis investor dan meningkatkan frekuensi serta volume perdagangan
     saham Perseroan di pasar sekunder. Perseroan juga akan senantiasa menjaga kinerja usaha,
Page 7
                                                     PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                 Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                   Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                   Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                Jakarta Pusat 10220


     keterbukaan informasi, dan komunikasi yang baik dengan investor guna mendukung
     terbentuknya perdagangan saham yang aktif.

     Berdasarkan keterbukaan informasi, Perseroan menyampaikan bahwa Risiko Keamanan
6.   Data dan Siber merupakan risiko utama yang mempunyai pengaruh paling signifikan
     terhadap kelangsungan usaha Perseroan. Agar dijelaskan:
     a. Bagaimana upaya Perseroan untuk memitigasi secara preventif risiko keamanan data
         dan siber di lingkungan bisnis Perseroan? Agar dijelaskan.
     b. Relevansi penggunaan dana Belanja Modal (Capex) yang mencakup penguatan
         infrastruktur teknologi informasi sebesar 12,39% dengan risiko keamanan data dan
         siber serta risiko teknologi informasi lainnya.

     Jawaban:
     a. Perseroan secara preventif memitigasi risiko keamanan data dan siber melalui
        penerapan kebijakan keamanan informasi, pembatasan akses berdasarkan
        kewenangan, penggunaan sistem Data Loss Prevention untuk melakukan monitoring
        secara real-time terkait aktivitas pengiriman & penggunaan dokumen, pencadangan
        data secara berkala, serta peningkatan kesadaran karyawan melalui sosialisasi serta
        simulasi keamanan siber. Perseroan juga menyiapkan prosedur respons insiden dan
        pemulihan sistem guna meminimalkan dampak apabila terjadi gangguan keamanan.
     b. Berdasarkan tanggapan atas permintaan penjelasan melalui email dan telah dikirimkan
        melalui SPRINT OJK per tanggal 6 Mei 2026, dapat diinformasikan bahwa alokasi
        belanja modal (Capex) yang mencakup penguatan infrastruktur teknologi informasi
        diklarifikasi menjadi sebesar 13,24%. Hal ini merupakan bagian dari upaya Perseroan
        untuk memitigasi risiko keamanan data dan siber serta risiko teknologi informasi
        lainnya.

7.   Sehubungan dengan laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang telah diaudit oleh KAP
     Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan, berdasarkan laporan
     auditor independen yang diterbitkan pada 16 Februari 2026, agar dapat dijelaskan:
     a. Pendapatan Perseroan pada tahun 2025 sebesar Rp110 miliar telah mengalami
        penurunan sebesar Rp28 miliar dibandingkan pendapatan pada tahun 2024 sebesar
        Rp138 miliar. Agar dapat dijelaskan latar belakang dari penurunan pendapatan
        Perseroan tersebut.
     b. Perseroan membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp67,7 miliar, di mana
        jumlah tersebut mengalami peningkatan dari rugi bersih tahun 2024 sebesar Rp34,8
        miliar. Rugi bersih tersebut utamanya berasal dari beban usaha umum dan administrasi
Page 8
                                                PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                            Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                              Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                              Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                           Jakarta Pusat 10220


   serta kerugian penurunan nilai piutang usaha serta peningkatan beban keuangan. Agar
   dapat dijelaskan:
      i. Latar belakang peningkatan beban umum dan administrasi pada tahun 2025.
     ii. Latar belakang beban provisi penurunan nilai piutang meningkat dari semula
           sebesar Rp360 juta menjadi sebesar Rp11,1 miliar.
    iii. Latar belakang peningkatan beban keuangan dari semula sebesar Rp6,9 miliar
           menjadi sebesar Rp10,6 miliar.
c. Jumlah ekuitas Perseroan sebesar Rp62 miliar pada tahun 2025, di mana rugi bersih
   Perseroan pada tahun 2025 sebesar Rp67 miliar. Agar dijelaskan bagaimana upaya
   Perseroan untuk dapat menjaga kekuatan modal Perseroan agar terhindar dari potensi
   ekuitas negatif.
d. Bagaimana strategi keuangan Perseroan agar dapat memperoleh nilai saldo laba
   ditahan positif dan rencana Perseroan untuk dapat membagikan dividen kepada para
   pemegang saham.

Jawaban:
a. Penurunan pendapatan Perseroan sebesar kurang lebih Rp28 miliar pada tahun 2025
   terutama dikontribusikan oleh penurunan yang signifikan pada segmen penjualan
   perangkat. Berdasarkan rincian pendapatan, realisasi penjualan perangkat mengalami
   penurunan drastis dari sebesar Rp104,55 miliar pada tahun 2024 menjadi sebesar
   Rp77,00 miliar pada tahun 2025 (turun sekitar Rp27,55 miliar). Selain itu, terdapat
   pula penurunan pada tingkat diskonto biaya pos merchant, yang secara kumulatif
   mengakibatkan turunnya total pendapatan Perseroan pada tahun berjalan.
b. Perseroan membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp67,7 miliar, di mana
   jumlah tersebut mengalami peningkatan dari rugi bersih tahun 2024 sebesar Rp34,8
   miliar. Rugi bersih tersebut utamanya berasal dari beban usaha umum dan administrasi
   serta kerugian penurunan nilai piutang usaha serta peningkatan beban keuangan. Agar
   dapat dijelaskan:
      i. Biaya profesional: terjadi kenaikan terkait biaya notaris dan konsultan
           sehubungan dengan adanya jasa KJPP Syarif Endang dan rekan atas revaluasi
           aset tahun 2025 serta jasa audit periode Juli dan Desember 2025 yang
           meningkat dibanding tahun 2024.

          Biaya kantor: terjadi kenaikan terkait biaya internet, biaya maintenance,
          instalasi & service serta biaya penggunaan langganan software. Hal tersebut
          sehubungan dengan adanya kontrak dengan vendor yang baru terjadi di 2025
          atas kebutuhan perusahaan seperti pemasangan Border Gateway Protocol
          (untuk Layanan IP transit), switching dan metrolink di Data Center dan
Page 9
                                                 PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                            Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                              Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                              Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                           Jakarta Pusat 10220


           Disaster Recovery Center, maintenance server dan web application firewall,
           layanan hardware security modul, serta langganan sentinel one end point
           security dan service support dlp manage engine.
     ii.   Sehubungan dengan pertanyaan mengenai peningkatan beban provisi
           penurunan nilai tagihan dari Rp360 juta menjadi Rp11,1 miliar, bersama ini
           dapat kami sampaikan bahwa peningkatan tersebut terjadi karena pada tahun
           2025 perusahaan telah melakukan pencadangan penuh atas seluruh fasilitas
           tagihan lain-lainnya kepada Koperasi Catur Pilar Bersatu sebesar Rp11,1
           miliar.
    iii.   Sehubungan dengan pertanyaan mengenai latar belakang peningkatan beban
           keuangan dari semula Rp6,9 miliar menjadi Rp10,6 miliar, dapat kami
           sampaikan bahwa peningkatan tersebut disebabkan oleh naiknya beban bunga
           pinjaman dari PT Bara Alam Utama. Hal ini dipicu oleh aktivitas penarikan
           pinjaman kembali oleh perusahaan pada tahun yang bersangkutan, sehingga
           berdampak pada penambahan beban bunga secara keseluruhan.

c. Untuk menjaga kekuatan struktur permodalan dan memitigasi potensi terjadinya
   defisiensi modal (ekuitas negatif) akibat rugi bersih pada tahun buku 2025, manajemen
   Perseroan telah menetapkan dan sedang melakukan sejumlah langkah strategi yang
   komprehensif, dengan penjabaran sebagai berikut:
       • Pelaksanaan Aksi Korporasi Penguatan Modal (Rights Issue): Langkah
           utama dan paling berdampak yang sedang ditempuh Perseroan adalah rencana
           pelaksanaan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek
           Terlebih Dahulu (PMHMETD). Melalui aksi korporasi ini, Perseroan
           memproyeksikan penyediaan dana segar yang secara langsung akan masuk dan
           memperkuat pos ekuitas Perseroan. Dana hasil PMHMETD tersebut nantinya
           akan dipusatkan untuk memperkuat modal kerja operasional, pelunasan
           sebagian kewajiban (utang) untuk memperbaiki rasio solvabilitas, serta modal
           belanja guna mendukung pertumbuhan bisnis.
       • Transformasi Bisnis dan Efisiensi Operasional: Sejalan dengan upaya
           injeksi modal, Perseroan juga melakukan perbaikan fundamental bisnis untuk
           menekan laju kerugian. Perseroan terus mengoptimalkan efisiensi beban
           operasional (pengendalian biaya) dan melakukan transformasi layanan guna
           meningkatkan volume transaksi serta memperluas jangkauan merchant. Hal ini
           diharapkan dapat memperbaiki struktur pendapatan dan mengembalikan
           profitabilitas pada periode mendatang.
       • Komitmen Pemegang Saham: Perseroan senantiasa mengintensifkan
           koordinasi dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Pemegang Saham
Page 10
                                                        PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                    Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                      Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                      Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                   Jakarta Pusat 10220


                memiliki komitmen penuh untuk menjaga keberlangsungan usaha (going
                concern) Perseroan, termasuk memberikan dukungan strategi dalam lancarnya
                pelaksanaan aksi korporasi PMHMETD tersebut.

                Melalui sinergi antara penataan ulang permodalan melalui Rights Issue dan
                perbaikan kinerja operasional, manajemen Perseroan berkeyakinan penuh
                sehingga stabilitas ekuitas akan tetap terjaga secara positif dan berkelanjutan.

     d. Perseroan terus berupaya meningkatkan kinerja usaha dan profitabilitas secara
        berkelanjutan guna mencapai saldo laba ditahan positif. Strategi yang dijalankan antara
        lain melalui penguatan bisnis inti Perseroan, peningkatan volume transaksi,
        pengembangan basis merchant, efisiensi operasional, serta perluasan kerja sama
        strategis dengan mitra usaha dan institusi keuangan.

        Dalam mendukung strategi tersebut, Perseroan secara aktif menjajaki peluang kerja
        sama dengan berbagai institusi perbankan nasional, termasuk potensi pengembangan
        layanan terkait Electronic Data Capture (EDC) dan ekosistem pembayaran digital.
        Selain itu, Perseroan juga melakukan pengembangan penetrasi pasar pada ekosistem
        residensial, komersial, dan merchant community guna memperluas utilisasi layanan
        Perseroan. Perseroan meyakini bahwa implementasi strategi usaha tersebut diharapkan
        dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan pendapatan dan perbaikan
        kinerja keuangan Perseroan secara bertahap.

        Sehubungan dengan rencana pembagian dividen, Perseroan saat ini masih
        memprioritaskan penguatan struktur permodalan, kebutuhan modal kerja, serta
        pengembangan usaha. Oleh karena itu, keputusan pembagian dividen di masa
        mendatang akan mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan, tingkat
        profitabilitas, saldo laba ditahan, arus kas, rencana investasi, serta ketentuan peraturan
        perundang-undangan yang berlaku. Perseroan memiliki target untuk dapat
        membagikan dividen dalam jangka menengah panjang, dengan tetap memperhatikan
        kondisi dan perkembangan usaha Perseroan.

     Fakta/informasi material/kejadian penting yang dapat berpengaruh signifikan terhadap
8.   Perseroan serta dipandang dapat mempengaruhi fluktuasi perdagangan saham Perseroan
     yang belum diungkapkan kepada publik dan wajib untuk segera diungkapkan kepada
     publik.

     Jawaban:
Page 11
                                                       PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk
                                                                  Gedung Atria @Sudirman Lantai 23,
                                                                    Jalan Jenderal Sudirman Kav. 33A
                                                    Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang
                                                                                 Jakarta Pusat 10220


       Sampai dengan tanggal penyampaian tanggapan atas permintaan penjelasan ini, Perseroan
       menegaskan bahwa tidak terdapat fakta, informasi material, ataupun kejadian penting
       lainnya yang dapat berpengaruh signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan serta
       fluktuasi perdagangan saham yang belum diungkapkan kepada publik. Perseroan
       berkomitmen penuh untuk selalu mematuhi prinsip keterbukaan informasi sesuai dengan
       peraturan OJK dan peraturan Bursa Efek Indonesia yang berlaku, dan akan segera
       melakukan pengumuman resmi apabila terdapat aksi korporasi atau kejadian material baru
       di masa mendatang.

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.



Hormat Kami,
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk




Willy Chandry
Presiden Direktur

Tembusan :

1.   Yth. Kepala Direktorat Penilaian Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
2.   Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan
3.   Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan
4.   Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan
5.   Yth. Kepala Direktorat Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 3, Otoritas Jasa Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.53 MB
Published29 May 2026
Pages11
Characters32,082
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Cashlez Worldwide Indonesia Tbk p.1 ×38
linked person Andri Wijono Sutiono p.5
linked person Hasim Sutiono p.5
linked person Willy Chandry · Presiden Direktur p.11
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.6 ×6
unresolved person Bima Ruditya Surya p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1
unresolved org PT BAU p.2 ×5
unresolved org PT Rahardjo Bangun Perkasa p.4 ×2
unresolved org Paul Hadiwinata p.7
unresolved org Palilingan & Rekan p.7
unresolved org KJPP Syarif Endang p.8
unresolved org Koperasi Catur Pilar Bersatu p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result