Back to announcement
20240801_DOID_Laporan Informasi dan Fakta Material_31689844_lamp1.pdf
Other Text extracted DOIDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
SIARAN PERS UNTUK SEGERA DITERBITKAN
Delta Dunia Grup Catatkan Hasil Tangguh di Semester I - 2024
di Tengah Kondisi Cuaca Ekstrem dan Pelemahan Nilai Tukar Mata Uang
▪ Meskipun curah hujan ekstrem sepanjang semester I – 2024 yang berdampak pada industri
pertambangan secara luas di Indonesia dan sektor-sektor lain di seluruh Asia, volume batu bara YoY
Grup tetap stabil, sementara pengupasan lapisan tanah penutup (OB) mengalami penurunan 5%.
▪ Pendapatan YoY tetap stabil di angka USD855 juta, sementara EBITDA turun 9% YoY sebesar
USD160 juta. Peningkatan awal pada biaya tunai dari inisiatif efisiensi diperkirakan akan kembali
normal seiring dengan penerapan langkah-langkah tersebut.
▪ Di semester I - 2024 Grup mencatat kerugian bersih sebesar USD27 juta, terutama disebabkan oleh
berkurangnya laba usaha dan kerugian selisih kurs sebesar USD12 juta akibat pelemahan IDR dan
AUD, tanpa dampak pada kas. Penting untuk dicatat bahwa kerugian selisih kurs tersebut merupakan
kerugian yang belum direalisasikan (unrealized loss) dan merupakan hasil dari perlakuan akuntansi
(accounting treatment).
▪ Ekspansi operasional mendorong sebagian besar pertumbuhan belanja modal menjadi USD79 juta.
Namun, angka ini masih berada dalam kisaran panduan setahun penuh sebesar USD150 juta hingga
USD190 juta.
▪ Arus kas operasional meningkat 15% YoY, mencapai sekitar USD164 juta, didorong oleh pengelolaan
modal kerja yang jauh lebih baik.
▪ Posisi kas tercatat sebesar USD261 juta per 30 Juni 2024. Arus kas bebas terdampak oleh akuisisi
ACG, belanja modal untuk mendukung ekspansi site (ramp-up) di Indonesia dan Australia, serta
investasi pada asset-aset finansial. Jika dinormalisasi dengan akuisisi ACG, arus kas bebas akan
menjadi USD68 juta dibandingkan dengan negatif USD47 juta.
▪ Rasio utang bersih terhadap EBITDA tetap berada pada level sehat di 1,90x per Juni 2024,
mencerminkan manajemen leverage yang cermat. Grup mengantisipasi rasio ini membaik seiring
kontribusi EBITDA dari ACG.
▪ Grup terus melanjutkan diversifikasi pendapatan dari batu bara termal. Pada semester I - 2024,
pendapatan dari batu bara non-termal telah meningkat sebesar 25%.
Jakarta, 1 Agustus 2024 - PT Delta Dunia Makmur Tbk (“Delta Dunia Group” atau “Grup”) mengumumkan hasil
keuangan yang stabil untuk semester I - 2024, yang mencerminkan ketangguhan dan keunggulan operasional
Grup dalam menghadapi kondisi cuaca yang ekstrem dan pelemahan nilai tukar mata uang.
Efisiensi Operasional Mendorong Kinerja Keuangan yang Tangguh
Volume batu bara Grup tetap stabil pada 42 metrik ton (MT) YoY, sementara pengupasan tanah (Overburden
Removal) secara keseluruhan turun 5% sebesar 271 juta bank cubic meter (bcm) akibat curah hujan ekstrem
yang terus berlanjut, yang memengaruhi tingkat produksi selama enam bulan terakhir. Kondisi cuaca ekstrem
telah berdampak pada industri pertambangan secara luas di Indonesia dan sektor-sektor lain di seluruh Asia,
namun kemampuan operasional dan adaptasi strategis Grup memastikan kemajuan yang berkelanjutan dalam
mencapai target. Upaya pemulihan-pasca-hujan yang Grup lakukan telah menunjukkan keberhasilan yang
signifikan dengan peningkatan sebesar 12% YoY. Hal ini menunjukkan komitmen Grup terhadap keunggulan
operasional.
Pendapatan untuk semester I - 2024 tetap stabil sebesar USD855 juta YoY. Namun, EBITDA turun 9% YoY
menjadi USD160 juta, didorong oleh volume yang lebih rendah. Kenaikan awal biaya tunai dari inisiatif efisiensi
1
Page 2
yang sedang berlangsung diperkirakan akan kembali normal ketika langkah-langkah ini berlaku sepenuhnya.
Grup melaporkan kerugian bersih sebesar USD27 juta pada semester I - 2024, bergeser dari laba bersih sebesar
USD 5 juta pada semester I - 2023. Penurunan ini terutama disebabkan oleh kerugian selisih kurs sebesar USD12
juta akibat fluktuasi nilai tukar mata uang yang merugikan dari IDR dan AUD terhadap USD. Namun, kerugian
selisih kurs membaik pada Q2 2024, menurun dari USD11,5 juta pada Q1 2024 menjadi USD0,7 juta pada Q2
2024. Jika kerugian selisih kurs dinormalisasi, bersama dengan dampak dari Secured Overnight Financing Rate
(SOFR) dan biaya persetujuan satu kali (one-off consent costs), kerugian bersih Grup sebesar USD1 juta,
mendekati break even, yang menunjukkan ketahanan bisnis.
Arus kas operasional untuk semester I - 2024 meningkat 15% YoY, mencapai sekitar USD164 juta, didorong oleh
peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan modal kerja. Namun, arus kas bebas menurun karena investasi
yang signifikan pada aset-aset seperti Sun Energy dan akuisisi strategis Atlantic Carbon Group, Inc (ACG) yang
baru saja dirampungkan. Jika dinormalisasi dengan akuisisi ACG, arus kas bebas akan menjadi USD68 juta
dibandingkan dengan negatif USD47 juta.
Ekspansi operasional mendorong sebagian besar pertumbuhan belanja modal Grup pada semester I - 2024,
yang meningkat 78% YoY menjadi USD79 juta. Pengeluaran ini mendukung kegiatan ramp-up di sejumlah site
yang ada di Indonesia dan Australia serta kapitalisasi biaya Perbaikan dan Pemeliharaan (Repair &
Maintenance), sejalan dengan panduan belanja modal Grup untuk setahun penuh sebesar USD150 juta hingga
USD190 juta. Seiring dengan ekspansi operasional Grup, mempertahankan kontrol yang ketat atas belanja modal
tetap menjadi fokus utama.
Dian Andyasuri, Direktur Delta Dunia Group, mengatakan, “Di tengah kondisi cuaca ekstrem dan pelemahan
nilai tukar mata uang, Delta Dunia Group menghasilkan kinerja yang stabil pada semester pertama tahun 2024.
Ketahanan ini mencerminkan kejelian strategis kami dalam menavigasi risiko yang tak terkendali dan komitmen
kami untuk mentransformasi bisnis dan mendiversifikasi sumber pendapatan kami, memosisikan kami untuk
pertumbuhan yang berkelanjutan menuju ekonomi rendah karbon.”
Pengelolaan Utang yang Efektif dan Diversifikasi Strategis Mendukung Pertumbuhan Jangka Panjang
Grup telah secara proaktif mengelola kewajibannya dengan menyelaraskan jatuh tempo utang dengan masa
pakai peralatan, dan berhasil melakukan reprofiling sebagian besar utang yang jatuh tempo pada 2026. Pada
semester I - 2024, 15% dari utang ini akan jatuh tempo pada 2027, sementara 33% dijadwalkan untuk dilunasi
pada 2028 dan seterusnya. Posisi kas Grup mencapai USD260 juta, dengan rasio utang bersih terhadap
EBITDA yang sehat sebesar 1,90x per 30 Juni 2024, yang mencerminkan manajemen leverage yang cermat
dan memposisikan Grup untuk pertumbuhan masa depan. Grup mengantisipasi perbaikan rasio ini seiring
kontribusi EBITDA dari ACG
Keberhasilan penyelesaian akuisisi ACG, produsen antrasit berkadar sangat tinggi (ultra-high-grade/UHG
antrasit) terbesar kedua di Amerika Serikat, mentransformasi Grup menjadi pemilik tambang. Langkah ini
semakin mendiversifikasi Grup sambil mempertahankan posisi pasarnya yang terkemuka sebagai kontraktor
pertambangan Tingkat 1 di Indonesia dan Australia. Akuisisi ACG diproyeksikan akan meningkatkan proporsi
pendapatan grup dari sumber non-termal menjadi 28% pada akhir tahun 2024, sejalan dengan komitmen Grup
untuk mengurangi pendapatan dari batu bara termal menjadi 50% pada tahun 2028.
Selain kesuksesan diversifikasi sumber pendapatan, inisiatif ESG Grup telah menunjukkan kemajuan signifikan.
Grup telah menyelesaikan konsolidasi data dasar karbon di seluruh operasi di Indonesia dan Australia, serta
menerapkan langkah-langkah pengurangan karbon di beberapa lokasi. Rencana sedang dilakukan untuk
memperluas strategi ini ke lokasi-lokasi lain pada Semester II - 2024.
Iwan Fuad Salim, Direktur Delta Dunia Group, mengatakan, “Memasuki paruh kedua tahun ini, kami tetap
fokus pada keunggulan operasional dan manajemen keuangan yang cermat, sambil menjalankan strategi
2
Page 3
pertumbuhan di saat yang bersamaan. Ekspansi kami baru-baru ini di AS menunjukkan komitmen kami untuk
menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham dengan mentransformasi Grup menjadi bisnis
pertambangan yang terdiversifikasi secara global. Akuisisi ACG telah memperkuat posisi kami, di mana kami
yakin akan memberikan kontribusi positif terhadap upaya diversifikasi kami.”
Manajemen Grup telah menunjukkan kepercayaan diri terhadap prospek perusahaan melalui inisiatif pembelian
kembali saham dan pengurangan modal. Hingga 26 Juli 2024, Grup telah membeli 483,1 juta lembar saham
melalui program pembelian kembali saham (share buyback). Grup juga membeli USD34,8 juta Senior Notes
melalui pembelian di pasar terbuka dan USD153 juta melalui penawaran tender. Inisiatif-inisiatif ini bertujuan
untuk mengoptimalkan nilai pemegang saham dan meningkatkan imbal hasil bagi para pemegang saham.
***
Tentang PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group):
Didirikan pada 1990, PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group) adalah perusahaan induk terkemuka yang beroperasi
di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Anak perusahaan utama kami, PT Bukit Makmur Utama (BUMA), adalah
penyedia jasa pertambangan terkemuka untuk beberapa perusahaan tambang terbesar di Indonesia, Australia (melalui
BUMA Australia Pty Ltd), dan Amerika Serikat melalui PT Bukit Makmur Internasional (BUMA International).
Pada 2023, Delta Dunia Group memperluas portofolionya dengan penambahan dua anak perusahaan baru: PT Bukit
Teknologi Digital (BTech), yang menawarkan solusi teknologi pertambangan komprehensif yang memberdayakan
perusahaan-perusahaan di industri pertambangan, dan PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), sebuah entitas sosial yang
didedikasikan untuk pendidikan, sekolah kejuruan, dan mendorong ekonomi sirkular. Pada Juli 2024, Grup mendirikan PT
Katalis Investama Mandiri untuk mendukung strategi jangka panjang di bidang ESG.
Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (Kode Saham: DOID), Delta Dunia Group berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, dan
didukung oleh lebih dari 16.000 karyawan yang tersebar di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Pada Juni 2024, Delta
Dunia Group diakui sebagai salah satu dari 200 perusahaan teratas dalam peringkat FORTUNE Southeast Asia 500, sebuah
daftar bergengsi yang mengidentifikasi perusahaan-perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan
pendapatan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
PT Delta Dunia Makmur Tbk.
Corporate Communications
South Quarter Tower A, Penthouse Floor
Jl R.A. Kartini Kav. 8, Cilandak Barat Jakarta 12430
Phone: +6221 3043 2080
Email: communications@deltadunia.com
Website: www.deltadunia.com
***
3
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bukit Makmur Utama
p.3
unresolved
org
BUMA Australia Pty Ltd
p.3
unresolved
org
PT Bukit Makmur Internasional
p.3
unresolved
org
PT Bukit Teknologi Digital
p.3
unresolved
org
PT BISA Ruang Nuswantara
p.3
unresolved
org
PT Katalis Investama Mandiri
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.