Skip to content
Back to announcement

2024 07 31 - Checklist Pengungkapan LK.pdf

Financial statement Text extracted BOLD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 95

Page 1 OCR 0.942
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan

Tanda (vV) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda

1.
No. VIII.G.17).
2.
3.
4.
(V) diisi pada kolom 'N/A'.
5.

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik

PT Bukit Makmur Mandiri Utama

Bidang Usaha

Jasa, pertambangan, perdagangan dan pembangunan

Jenis penawaran Umum

Penawaran Umum Obligasi

30 Juni 2024

31 Desember 2023

Nama Kantor Akuntan Publik

KAP Aria Kanaka & Rekan

Nama Partner

Dudi Hadi Santoso

Opini Akuntan

Wajar Tanpa Modifikasian

Catatan tentang Opini (jika ada)

N/A

Page 1 of 95

Page 2 OCR 0.904
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas v
Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang v

Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

Laba Rugi Komprehensif 30 Juni 2024 30 Juni 2023
Pendapatan 854,910,574 857,074,338
Laba (rugi) bruto 73,845,376 96,652,003
Laba (rugi) usaha/operasional 34,125,875 52,420,963
EBITDA 162,953,842 179,647,960
Laba (rugi) bersih periode berjalan (20,621,035) 10,379,353
Laba (rugi) komprehensif (20,210,958) 10,098,422
Laba per Saham (dasar) (10.06) 5.06
Laporan Posisi Keuangan 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Jumlah Aset 1,671,545,565 1,921,019,900
Jumlah Aset Lancar 811,594,388 1,095, 984,896
Jumlah Aset Tidak Lancar 859,951,177 825,035,004
Jumlah Liabilitas 1,393,063,748 1,607,323,571
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 454, 989,266 535,564,023
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 938,074,482 1,071,759,548
Jumlah Ekuitas 278,481,817 313,696,329
Modal Disetor 216,330,401 216,330,401
Saldo Laba (Defisit) 54,458,004 98,651,699

Page 2 of 95
Page 3 OCR 0.923
Rasio Keuangan “ 30 Juni 2024 31 Desember 2023
Rasio Lancar (96) 1789 205Yo
ROA (0.01) 0.01
ROE (0.07) 0.03
EBITDA terhadap Pendapatan (96) 19Y6 21Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau

Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No
VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 | Laporan posisi keuangan pada akhir periode Halaman 1-2
2 | Laporan laba rugi komprehensif selama periode Halaman 3-4
3 | Laporan perubahan ekuitas selama periode Halaman 5
4 | Laporan arus kas selama periode Halaman 6
5 | Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian
kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.
6 | catatan atas Laporan Keuangan Halaman 7 - 112

Page 3 of 95

Nge
Page 4 OCR 0.933
Ketentuan Umum
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut:
a. gambaran umum Perusahaan: catatan 1
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang catatan 2 - 3
diterapkan:
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba catatan 4 - 41
rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam
laporan keuangan: dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi
tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya catatan 1 - 41
bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
3 | perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang catatan 6, 7, 10
dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang catatan 8, 10
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen
atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. | Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan, (catatan 1a
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang (catatan 1a
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode (catatan 1a
pelaporan:

Page 4 of 95

Kg.
Page 5 OCR 0.931
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: (catatan 1a
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan (catatan 1a
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the catatan 1a, Catatan 24
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol
tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) | Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :

a) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nama lokasi,

«Nama pemilik izin lokasi:

«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

« Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

«Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

Page 5 of 95

Kg
Page 6 OCR 0.904
» Nama lokasij v
» Nama pemilik ijin lokasi: v
«Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: v
» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: v
«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan v
tanggal sertifikasi,
«Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan v
«Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan v

hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12) | Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan v
c) sisa umur HPH. v
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan v (catatan 17
di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v catatan 17
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v catatan 17
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) v catatan 17

sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: v catatan 1b
2) | Tempat kedudukan: v catatan 1b
3) | Jenis usaha: v (catatan 1b
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v (Catatan 1b

Page 6 of 95

Ng
Page 7 OCR 0.945
langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus)
hak suara yang sah,

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): catatan 1b
6) | Total Aset: dan catatan 1b
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik catatan 1b

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5094 (lima puluh
perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian:

c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut
digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda
dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana
ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang
muka:

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk

pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi
dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi
pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima,

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Page 7 of 95

Ng
Page 8 OCR 0.942
Yang harus diungkapkan antara lai

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit: catatan 1c
2) | Cakupan manajemen kunci: dan (Catatan 1c
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap catatan 1c
selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan catatan 1d
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. catatan 1d

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan SAK.

Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 2

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan
maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2

2

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Sig

Ikan oleh Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain
dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses

(Catatan 3

Page 8 of 95

Ng
Page 9 OCR 0.932
penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang
diakui dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, catatan 3
dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki
risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan catatan 3
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan
untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas
pada hal-hal sebagai berikut:
1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas (catatan 2c
anak:
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: (catatan 2c
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian
atas entitas anak:
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: (catatan 2c
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: (catatan 2c
dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah (catatan 2c
dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur kepentingan nonpengendali:

(Catatan 2c, 2d

b) pengakuan awal untuk goodwill,

(Catatan 2c, 2d

Page 9 of 95

Ng.
Page 10 OCR 0.928
9

pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/: dan

Catatan 2c, 2d

d)

kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara
lain:

(1) pembelian dengan diskon:

(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas: Catatan 2e
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya (Catatan 2n
transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategorij (Catatan 2n, 3
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (Catatan 2n
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, Catatan 2n
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset (Catatan 2n
keuangan:
(Catatan 2n

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan
angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan
derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai,

Page 10 of 95

Ng
Page 11 OCR 0.940
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: v
(2) pengakuan awal Sukuk: v
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan v
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. v

c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk: v
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: v
(4) posisi penyajian Sukuk: dan v
(5) akad syariah yang digunakan, v

5) | Khusus Industri Perbankan

a) Giro Wajib Minimum v
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
6) | Piutang Reverse Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Page 11 of 95

Kg
Page 12 OCR 0.930
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo
piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

Page 12 of 95

Ka
Page 13 OCR 0.932
yang digunakan.

10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang:
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan: dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).
11) | sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj Catatan 2I, 3, 21
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan (Catatan 21, 21
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, (Catatan 21, 3
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya (catatan 2i

a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana
dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 13 of 95

K9
Page 14 OCR 0.924
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan,
atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c)

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah
menghasilkan.

13

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap: Catatan 2k
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: catatan 2k
&) pengelompokan Aset Tetap: Catatan 2k
d) metode penyusutan yang digunakan: Catatan 2k, 3
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: Catatan 2k

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: (Catatan 2k, 3

Page 14 of 95

Kg
Page 15 OCR 0.915
9) penghentian pengakuan,

(Catatan 2k

h) nilai residu, dan

Catatan 2k

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode
penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 2k, 3, 10

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Takberwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

Catatan 2k, 2w

b.

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj

Catatan 2k, 2w

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan
tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

Catatan 2k, 2w

d

sumber terjadinya Aset Takberwujud:

Catatan 2k, 2w

@) metode amortisasi yang digunakan:

Catatan 2k, 2w, 3

#) penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

Catatan 2k, 2w

9) riset dan pengembangan (jika ada).

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 15 of 95

Kg
Page 16 OCR 0.930
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset
yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19)

Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

@) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi):

c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai:
dan

(Catatan 2m, 3

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

katatan 2m, 3

22)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.

Page 16 of 95

Kg
Page 17 OCR 0.937
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan dan

b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan

Catatan 2v, 3

b) dasar penentuan nilai provisi.

(Catatan 2v, 3

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:

c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan

d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

Page 17 of 95

N &
Page 18 OCR 0.934
(1) Lokasi penambangan,
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
26) | Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan catatan 2x, 3
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan:
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya catatan 2x, 3
Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat
dimulainya produksi:
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan catatan 2x, 3
konstruksi dan prasarana: dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu catatan 2x, 3
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) | Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan catatan 2p
berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan
penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Page 18 of 95

Kg
Page 19 OCR 0.947
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase

penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

c

Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d

Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat
proyek:

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat:

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kinij dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelanggan

Page 19 of 95

Kg.
Page 20 OCR 0.919
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: catatan 2u
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneterj dan catatan 2u
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang catatan 2u
asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, catatan 2
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan (Catatan 2j, 32
31) | Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan.
32) | Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: (Catatan 2r, 3
b) ketentuan mengenai saling hapus: catatan 2r
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan catatan 2r, 3
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. catatan 2r, 3
33) | Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: (Catatan 2g, 23
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh catatan 29, 23
Perusahaanj
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (catatan 2, 23

Page 20 of 95

Ng
Page 21 OCR 0.936
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 29

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per
saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

34) | Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan,
atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham
yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk
pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasis
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Catatan 2t, 34
Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham

(Catatan 2s, 31

Aset

1)

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 21 of 95

1»
Page 22 OCR 0.933
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: (Catatan 5
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: (Catatan 5
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan Catatan 5
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok (catatan 2f, 6

usaha disertai pendapat manajemen.

2)

Khusus Industri Perbankan

a)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata

uang original): dan

2)

Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat

periode pelaporan.

9

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(1)

Jumlah penyisihan penurunan nilai,

2)

Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3)

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
istimewa dan pihak ketiga:

4

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(5)

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

d)

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lai

(1)

Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

Page 22 of 95

Ka
Page 23 OCR 0.909
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak
mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan
pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau
likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan
informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v katatan 7
b) jumlah piutang menurut debitur: v katatan 7
&). jumlah piutang menurut mata uang: v catatan 7
@) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, v Catatan 7
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara
individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: Icatatan 7
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: v catatan 7
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, v catatan 7
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
1). informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

3)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

Page 23 of 95

Kg
Page 24 OCR 0.923
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,

(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi)

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor.

elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

Page 24 of 95

1
Page 25 OCR 0.938
(G2)

sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman
dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya
piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5)

Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6)

Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7)

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8)

Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas
utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

@)

Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang
retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan
anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2)

Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh
serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

9

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum
pada akhir periode pelaporan, Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa mii

Page 25 of 95

N 9
Page 26 OCR 0.929
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak

dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(0) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo

Page 26 of 95

Kg
Page 27 OCR 0.941
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:

c

Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b

Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang
tidak tertagih: dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan
tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

11)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

catatan 29, 32

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar.

Page 27 of 95

1g
Page 28 OCR 0.939
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga catatan 13
dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (Catatan 13
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang Catatan 13
disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba
atau rugi periode berjalan
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset
keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo:
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi
dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau
Iiabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut,
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan

antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang

tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Page 28 of 95

19
Page 29 OCR 0.948
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.
14) | Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan:
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
d) Informasi penting lainnya.
16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) | Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo,
jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18) | Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Page 29 of 95

N
Page 30 OCR 0.910
Pinjaman Polis

19)

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:

a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.
20) | Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta
kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

&) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut
ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

Di Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau
anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 30 of 95

Kg
Page 31 OCR 0.937
a)

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo:

b)

Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi
selama periode berjalan:

9)

Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d)

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

22)

Persediaan

a)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan:

(Catatan 8

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk
menjual

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(Catatan 8

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(Catatan 8

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(Catatan 8

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan:

(Catatan 2i

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(D jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

(Catatan 8

b)

Khusus Industri Perhotelan

Page 31 of 95

N
Page 32 OCR 0.915
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:

(2) — Perlengkapan: dan

(3) Barang Dagangan

9)

Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang:

(b) Unit Bangunan: dan

(d Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun
penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d)

Tanah untuk Pengembangan

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

?

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

Page 32 of 95

Kg
Page 33 OCR 0.938
(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan

(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti
hewan ternak menjadi:

@)

Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(D)

Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

(P Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan

(Catatan 22

b)

uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

(Catatan 22

Page 33 of 95

Kg
Page 34 OCR 0.925
Yang harusdiungkapkan antara lain:

24) | Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. catatan 9
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkanantara lain:

(&) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(@) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan
kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan

Hi. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual,

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(0 dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Investasi pada Entitas Asosiasi

a) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya,

c) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia,

Page 34 of 95

Ka
Page 35 OCR 0.942
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas,
pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak
langsung:

#) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan
pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut
maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor
lain:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau
sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang
tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas,
Pendapatan, dan laba atau rugi.

27)

Khusus Industri Konstruksi

Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut
serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

28)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai
beri' kut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan:

Page 35 of 95

Ng
Page 36 OCR 0.922
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo akhir.

29) | Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
30) | Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan

(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awal

Ii. Tambahan tahun berjalan

ii.” Biaya langsung

Page 36 of 95

Kh
Page 37 OCR 0.930
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar
biasa

Pengurangan tahun berjalan

ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik
perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

31)

Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak
telah menghasilkan,

b)

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir,

9

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

4)

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

e)

Kondisi hewan ternak,

ia)

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

»

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:

n

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung:

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

»

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan

»

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

Page 37 of 95

N 9
Page 38 OCR 0.934
32) | Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau
model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang
dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut, dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok
aset yang menggunakan model Nilai Wajar
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara
penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

Page 38 of 95

Kg
Page 39 OCR 0.924
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali
dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

9

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(a) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi,

a)

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi.

33)

Aset Tetap

Page 39 of 95

N 2
Page 40 OCR 0.921
Yang harus diungkapkan antara lai

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset v Catatan 10
yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir v catatan 10
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

Cc) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: v Catatan 10

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas v
(jika ada):

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v catatan 38

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, v

atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah
pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): v

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk v
perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, v

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: v

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model v
biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode v

dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, v (catatan 10
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: v (catatan 10
(3) estimasi saat penyelesaian: v (catatan 10
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): v

Page 40 of 95

1»
Page 41 OCR 0.932
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: catatan 10

dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan:

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material catatan 10
dari jumlah tercatat,

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan catatan 10
pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai
tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan catatan 10
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko catatan 10

yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

34)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Page 41 of 95

Ng.
Page 42 OCR 0.932
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator
terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur
tagihan.

35)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi:

(Catatan 11
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif (catatan 11
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan (Catatan 11

akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak
dikapitalisasij

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk
Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang
material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Page 42 of 95

1
Page 43 OCR 0.924
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar

sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah

tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

@)

tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

2)

nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

3)

jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(G2)

metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

5)

jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6)

surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham.

36) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :

4)

Saldo awal,

2)

Penambahan dan pengurangan:

3)

Saldo akhir.

b)

Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 43 of 95

1 9
Page 44 OCR 0.934
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

(b) Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b)  Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij Catatan 15
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan Catatan 15
&) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
2) | Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.

Page 44 of 95
Page 45 OCR 0.928
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh
tempo.

Catatan 16

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan

b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Page 45 of 95

Ng
Page 46 OCR 0.930
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan:
dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Page 46 of 95

Ng
Page 47 OCR 0.918
a)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi,

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

b)

Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga:

Page 47 of 95

NP
Page 48 OCR 0.923
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan.

e)

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

)

Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

»

Utang Komisi

Yang harus diungkapkan antara lai

(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj

(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h)

Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:

(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:

(2) Dasar perhitungan: dan

Page 48 of 95

1»
Page 49 OCR 0.931
(3) Saldo menurut usia.

9)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

catatan 2g, 23

10)

Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

(Catatan 22

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini.

(Catatan 17-21

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

ILaporan Posisi Keuangan
IKonsolidasian

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga
dan pihak berelasi:

Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 49 of 95

1
Page 50 OCR 0.939
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,

ILaporan Posisi Keuangan
IKonsolidasian

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang
terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
periode tersebut: dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisa.

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang di untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

Page 50 of 95

Kg
Page 51 OCR 0.910
b) jumlah utang menurut mata uang: dan
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, catatan 18
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: catatan 18
c) — tanggal jatuh tempo: catatan 18
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: catatan 18
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan catatan 18
perolehannya,
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: catatan 18
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan catatan 18
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: catatan 18
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan catatan 18
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal (catatan 21
laporan posisi keuangan:
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa

Page 51 of 95

Ka
Page 52 OCR 0.913
minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun, (Catatan 21
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (Catatan 21
(Catatan 21

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada
tanggal laporan posisi keuangan,

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

(Catatan 28, Laporan Posisi
Keuangan Konsolidasian

#) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

@)

dasar penentuan utang sewa kontinjen:

2)

ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

3)

pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

a) Surat Berharga yang Diter!

kan

Yang harus diungkapkan antara lain:

@)

Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

2)

Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

3)

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

4

Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5)

Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6)

Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance):

Page 52 of 95

Kg
Page 53 OCR 0.941
7)

Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang
diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian,
tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan
penting lainnya(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain
dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(8) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI
dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan

kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:

(1) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk:

Page 53 of 95

Ng
Page 54 OCR 0.916
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan

(4) Saldo akhir

b)

Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

9)

Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur
dalam standar akuntansi keuangan:

d)

Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah:

e)

Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan Pengurangan :

(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

a) imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) gambaran umum mengenai jenis program. catatan 23
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini: (Catatan 23
(b) biaya bunga: Catatan 23
(c) iuran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial: (Catatan 23
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang Catatan 23
berbeda dengan mata uang penyajian:
(Catatan 23

(P imbalan yang dibayarkan:

(9) biaya jasa lalu,

Page 54 of 95

1
Page 55 OCR 0.914
(h) kombinasi bisnis:

()  curtailment: dan

Gi) penyelesaian.

3)

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai,

(Catatan 23

4

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program:

(P imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

(5)

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

Page 55 of 95

K
Page 56 OCR 0.933
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal
tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini: Catatan 23
(b) biaya bunga: (Catatan 23
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK:
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 10x
(sepuluh per seratus):
(P) biaya jasa lalu,
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera
dalam saldo laba, meliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan Catatan 23, Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif
Lain Konsolidasian
(b) dampak dari batasan dalam SAK:
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan Catatan 23
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak
terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain:
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

Page 56 of 95

1 9
Page 57 OCR 0.933
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan v
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, v

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang v
diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program:

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian v

yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto, v (Catatan 23

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang v
disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan v
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel v Catatan 23
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan v

(?) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: v (Catatan 23

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja v
periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. v

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib v

diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya

Page 57 of 95

1 g
Page 58 OCR 0.942
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit (Catatan 23
pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:
(H Tiabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Iiabilitas (Catatan 23

program pada akhir periode pelaporan: dan

ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program
pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran
yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka
Perusahaan mengungkapkan:

W informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut,

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan

(Ti) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir
(1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16)
serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang
diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Page 58 of 95

Kg
Page 59 OCR 0.913
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. catatan 23
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, catatan 17

tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan,

dan tujuan penerbitannya,
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: catatan 17
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, catatan 17
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: catatan 17
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos- catatan 17

pos yang berhubungan, jika ada:
#) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan
h) persyaratan penting lainnya.
25) | sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:

Page 59 of 95

1
Page 60 OCR 0.914
(c) nilai nominal,

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk
Sukuk mudharabah),

(P rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil:

(9) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya: dan

(i) persyaratan penting lain:

(1) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(2) bursa tempat Sukuk dicatatkan)

(3)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

(4) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

(S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(6) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(7) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi
default).

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,

c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

Page 60 of 95

N &
Page 61 OCR 0.917
#) persyaratan penting lainnya.
27) | obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan
penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

#) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan (jika ada):

i) — kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) — dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan

m) persyaratan penting lainnya

c. | Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 61 of 95

Kg
Page 62 OCR 0.934
Bagi setiap jenis saham, antara lain:

a)

1)

Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(Catatan 24

2

Hak, Keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

3)

Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan
saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

a)

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

(Catatan 24

b)

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu:

@)

Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(Catatan 24

2)

Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

3)

Pemegang saham lainnya:

(Catatan 24

c)

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1)

Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

(2)

Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta
konversi obligasi dan

3)

Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

d)

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan
jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor

(Catatan 24, Laporan Perubahan
(Ekuitas Konsolidasian

Page 62 of 95

Kg
Page 63 OCR 0.932
b) Uraian sumber agio saham:

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor

@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

(Catatan 24, Laporan Perubahan
(Ekuitas Konsolidasian

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi:

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk
periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:

(2) Nama entitas anak: dan

(3) Nama pihak yang bertransaksi

Page 63 of 95

1g
Page 64 OCR 0.910
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor,
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh:
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuris dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan catatan 24
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. catatan 24
6) | waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran:
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Laporan Laba Rugi dan
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen Penghasilan Komprehensif Lain
pendapatan komprehensif lainnya. IKonsolidasian

Page 64 of 95

Na
Page 65 OCR 0.927
8) | Kepentingan Nonpengendali Laporan Posisi Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas |Konsolidasian, Laporan Laba
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung Rugi dan Penghasilan
pada entitas induk. Komprehensif Lain

Konsolidasian
d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode. termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(Catatan 25

(3) Bunga:

(4) Royalti dan/atau

(5) Dividenj

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama:

(Catatan 34

c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 106 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan:

(Catatan 25

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan: dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:

Page 65 of 95

N&
Page 66 OCR 0.927
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan

(c) Jumlah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas:

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah,
antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan lainnya, dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari
transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,

(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan

(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif,
a) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif
b) Masa berlaku tarif:
c) Besaran tarif: dan
d) Perjanjian lain yang terkait.
3) | Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:

Page 66 of 95

1g
Page 67 OCR 0.942
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa.
4) | Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis.
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:
b) Subsidi tidak mampu, dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) | Khusus Industri Transportasi
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6) | Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.
7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis
asuransi.

Page 67 of 95

Kg
Page 68 OCR 0.942
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian
pendapatan kerjasama operasi

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui,

c) Efek-efekj dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja, dan

(3) Biaya overhead

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan dan

(Catatan 26

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual,

Catatan 26

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Page 68 of 95

Kg
Page 69 OCR 0.926
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

c) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana:

#) Beban asuransi

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)

Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto,
klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi,

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa

Yang harus diungkapkan antara lai

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo,
klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan
komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,

Page 69 of 95

N &
Page 70 OCR 0.939
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:

a) Beban penjualan:

b) Beban distribusi: dan

c) Beban umum dan administrasi.

(Catatan 27

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.

Catatan 28

b) rincian dan jumlah Beban lainnya.

(Catatan 30

6) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif,

(Catatan 17-21, Catatan 29

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku: dan

(Catatan 17-21, Catatan 29

Page 70 of 95

Kg
Page 71 OCR 0.938
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah.

18) | Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) | Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain
onsolidasian

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

Page 71 of 95

N
Page 72 OCR 0.942
Dj

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai
arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(Catatan 22

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya:

(Catatan 22

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak
kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak
dapat diperlakukan secara retrospektif:

a)

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

Catatan 22

b)

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain,
kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama,

(Catatan 22

9

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini:

(4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan
tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku: atau

(Catatan 22

Page 72 of 95

N
Page 73 OCR 0.914
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,
d) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,
e) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan,
f) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui:
9) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, catatan 22
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (catatan 22
(3) laba kena pajak: catatan 22
h) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan catatan 22
ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:
i) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan:
j) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan (catatan 22
untuk periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah catatan 22
tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi keuangan,
k) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian

Page 73 of 95

N
Page 74 OCR 0.944
jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang
diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak
diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

m)

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis:

»

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

o)

jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang
lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

(Catatan 22

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan
dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual
dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

Catatan 31

b

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:

(Catatan 31

c

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi
laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per
saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian,

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang
dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan
secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang
beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir
periode pelaporan: dan

e)

laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

Page 74 of 95

Ng
Page 75 OCR 0.922
Transaksi Pihak Berelasi

22)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya:

(H) lebih dari Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat: dan/atau

(Catatan 32

(2) lebih dari 0,590 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi.

(Catatan 32

a)

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat
dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud:

b)

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-
pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang
diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan,
paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(Catatan 32

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat
imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian, dan

(Catatan 32

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(Catatan 32

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan:

9

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan
secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas Induk:

(Catatan 32

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas:

(Catatan 32

(3) entitas anak,

Page 75 of 95

Ng
Page 76 OCR 0.921
(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya dan (catatan 32
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. (catatan 32
d) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi,
komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek: (catatan 32
(2) imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.
e) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan,
indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. (catatan 33
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata (Catatan 33
uang fungsional,
(Catatan 33

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional,

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul
pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan

Page 76 of 95

K
Page 77 OCR 0.942
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan
nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode

Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.

b)

Perubahan Kebijakan Akuntansi

Page 77 of 95

Kg
Page 78 OCR 0.931
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan
relevan:

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(a) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan
tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

c)

Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif
tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang

terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

Catatan 4

(2) tanggal akuisisi:

(Catatan 4

Page 78 of 95

1
Page 79 OCR 0.917
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (Catatan 4
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi (Catatan 4
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar (Catatan 4
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka
pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang: (Catatan 4
(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih,
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang (Catatan 4
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber
daya ekonomi terjadi:

Page 79 of 95

Kg
Page 80 OCR 0.943
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan,
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan
peristiwa masa depan: dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12)

dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur
secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13)

dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14)

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus
perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui
pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai
tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang
diukur pada Nilai Wajar:

(15)

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan
laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16)

Informasi sebagai berikut:

Page 80 of 95

1
Page 81 OCR 0.936
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

Catatan 4

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya.
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:

@)

dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai

Catatan 4

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya
belum selesai dan

Catatan 4

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan

(2)

setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang
timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensij

3)

liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(Gal

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

Page 81 of 95

Ng
Page 82 OCR 0.925
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode
pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan
sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan
keuangan Perusahaan hasil penggabungan,

c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang
terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

(1) jumlah harga yang dibayarkan, (catatan 4
(2) — bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (catatan 4
(3) — jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian (catatan 4
diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya catatan 4
apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
27) | Segmen Operasi (Informasi)
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen (catatan 34
dilaporkan: dan
(a) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (catatan 34
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset (catatan 34
segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset |Catatan 34

Page 82 of 95

Ng
Page 83 OCR 0.924
b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa.

(Catatan 34

(1) Informasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

i. negara domisili Perusahaan, dan

(Catatan 34

i. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan,
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.

(Catatan 34

(a) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset
imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

i. negara domisili Perusahaan, dan

ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset

dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut
diungkapkan secara terpisah.

(2) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10Y
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(a) fakta:

(Catatan 25

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(Catatan 25

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)

Operasi yang Dihentikan

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

Page 83 of 95

Kg
Page 84 OCR 0.945
(1) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan:
dan

(2) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

a) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan,
antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi
biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait
dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait:

(1) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan: dan

(2) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,
komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 84 of 95

Kg
Page 85 OCR 0.941
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

c) Yang harus diungkapkan antara laii

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan

tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk catatan 35
dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset catatan 35
keuangan dan liabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai catatan 24

distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan

Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian

(2) periode sebelumnya:

ILaporan Posisi Keuangan
onsolidasian

c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

Page 85 of 95

Ng
Page 86 OCR 0.919
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara
terpisah:
a) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
b) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan
&) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti,
dan lisensi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

ii. periode berlakunya perikatan:

ii. dasar penentuan kompensasi dan denda:

iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan

v.  pembatasan-pembatasan lainnya,

Page 86 of 95

Kg
Page 87 OCR 0.900
(6)

kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan
datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi,
diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

ii. periode berlakunya perikatan,

ii, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi dan

iv. sanksi-sanksi,

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

&)

pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

&)

latar belakang dikeluarkannya jaminan,

“&)

periode berlakunya jaminan: dan

@

nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan

(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.

b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

@)

pihak-pihak yang terkait:

(b)

jumlah yang diperkarakan:

(2)

latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan

dd)

dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannyaj

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

Page 87 of 95

Kg
Page 88 OCR 0.931
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan catatan 22
denda atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): Catatan 22
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensij
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya: dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) | Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:
Cc) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta
kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai
berikut:
(4) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau catatan 36

(1) risiko likuiditas, antara lain:

Page 88 of 95

Kg.
Page 89 OCR 0.935
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang catatan 36
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: catatan 36
(2) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas catatan 36
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(3) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. catatan 36
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan catatan 36

pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

36)

Khusus Industri Perbankan

a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak
ketiga di bank.

d) Aki

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa
kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

itas Fiduciary

Page 89 of 95

Ng
Page 90 OCR 0.930
37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-

reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasij

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan

posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(Catatan 24

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi
persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(Catatan 24

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,

(catatan 24

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(Catatan 24

c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

(catatan 24

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika
ada): dan

(Catatan 24

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan.

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 90 of 95

Ng
Page 91 OCR 0.935
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan catatan 39

Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi catatan 39

melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu
periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi
sahamj

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan)

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode,

#) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur:
dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi:

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan:

Page 91 of 95

Kg
Page 92 OCR 0.930
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan

(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransij
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: catatan 37 - 38
c) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

a) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya:

b) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan
alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya
untuk kelestarian alam):

c) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

d) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya: dan

Page 92 of 95

Kg
Page 93 OCR 0.939
e) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada
pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi
tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan
jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang
sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka catatan 40
Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat.
46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan
Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku. Yang harus diungkapkan
antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: Catatan 41
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
Catatan 41

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar.

Page 93 of 95

kid
Page 94 OCR 0.927
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan:
(4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang
telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar
modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lai

(1) — ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya.

Page 94 of 95

Kg
Page 95 OCR 0.932
b) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk v
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut,
maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 31 Juli 2024

pu

Indra Dammen Kanoena R Silfanny Fadillah Bahar Gu
Direktur Utama Direktur“

“Membawahi bidang akuntansi dan keuangan

Page 95 of 95

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.32 MB
Published31 Jul 2024
Pages95
Characters150,687
Text sourceOCR
OCR confidence0.929

Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Indra Dammen Kanoena p.95
linked person Silfanny Fadillah Bahar p.95
possible person Aria Kanaka p.1
unresolved org PT Bukit Makmur Mandiri Utama Bidang Usaha Jasa p.1
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik KAP Aria Kanaka & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik KAP Aria Kanaka p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.40
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.62
unresolved org Bapepam p.82 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-II-BOLD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result