Skip to content
Back to announcement

BBIA-Checklist Pengungkapan LKTT 30 Juni 2024.pdf

Financial statement Text extracted BBIA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 96

Page 1 OCR 0.926
Page 1 of 93

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK
SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

2.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIILG.17).
Tanda (V) diisi pada kolom "ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

- Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom “Tidak Ada”
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka

tanda (V) diisi pada kolom "NYA"

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank UOB Indonesia

Bidang Usaha Perbankan
a 30 June 2024 | 31 Desember 2023
Periode laporan Keuangan (Tidak Diaudit) (Diaudit)
Nama Kantor Akuntan Publik - Purwantono, Sungkoro & Surja
Nama Partner - Yovita
Opini Akuntan - ! Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - | z

“disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Hit RESTRICTED #8
Page 2 OCR 0.900
Page 2 of 93

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v .
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v .

Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting

(dalam jutaan Rupiah, kecuali laba bersih per saham)

one sia 30 Juni 2024 31 December 2023
Laba Rugi
Pendapatan Bunga 5.629.418 9.944.870
Beban Bunga (2.748.723) (4.587.972)
Pendapatan Bunga 2.880.695 5.356.898
Laba Operasional Bersih 378.570 917.474
Laba Sebelum Pajak 377.802 911.689
Laba Bersih 291.740 674.963
Laba Komprehensif 134.139 740.083
| Laba Bersih Per Saham 24 60

Periode laporan keuangan 30 June 2024 31 Desember 2023
Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset 168.259.955 162.546.306
Jumlah Liabilitas 150.524.387 144.944.877
Jumlah Ekuitas 17.735.568 17.601.429
Modal Disetor 3.056.898 3.056.898
Saldo laba

- Dicadangkan 151.975 145.225
- Belum dicadangkan 9.853.233 9.568.243

dit RESTRICTED ##

Page 3 OCR 0.773
Page 3 of 93

Periode laporan keuangan 30 June 2024 31 Desember 2023

Rasio Keuangan“

Kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) 17,56Y9 18,32Y9

NPL - bruto 2,22Ya 2,57Yo

NPL - neto 1,10Yo 1,39Yo

Giro Wajib Minimum (GWM) - Rupiah 10,55Y6 10,34Yo
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 42,21Yo 34,36 Yo
Rasio Intermediasi Makroprudensial 69,52Y9 67,84Ya

Giro Wajib Minimum (GWM) - Mata Uang Asing 4,10Y0 4,22Yo

Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan 0.85Y6 4.16Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya.

## RESTRICTED ##

Page 4 OCR 0.898
Page 40f93
Catatan.

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan
sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan

keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-

LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Pe

Laporan Keuangan Terdiri dari:
Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang
disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan
5 akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali - - NA
pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

an

db | In jr
aialala
,
1

Catatan atas Laporan Keuan

ff RESTRICTED ##
Page 5 OCR 0.913
Page 5 of 93

Ketentuan Umum

1. Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan

urutan sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan yang diterapkan:

c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas
dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan Jd a 2
penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di
bagian manapun dalam laporan keuangan, dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami
laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
2, menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata 3 VJ 3
“sebagian”,

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos
3. mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, - - Y
dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan
4. nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Hit RESTRICTED #f
Page 6 OCR 0.917
Page 6 of 93

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan

untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

4. Catatan 1a
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan
ii 5 . Catatan la
dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang
ba . Catatan la
dijalankan pada periode pelaporan,
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan la
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal
perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan
pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya Catatan la
operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha
(ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib Catatan la
disebutkan alasannya.
Khusus Industri Media
7) Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
Khusus Industri Jalan Tol
8) Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut.
Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
9) Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
Khusus untuk Industri Perbankan
10) Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin Catatan la

Ht RESTRICTED dff

Page 7 OCR 0.880
Page 7 of 93

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
11) Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi:
a. Area Eksplorasi, meliputi:
s Nama lokasi,
» Nama pemilik izin lokasi:
« Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
s Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik
izin lokasi: dan
# Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak
dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b. Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: - . d
# Nama lokasi:
e Nama pemilik ijin lokasi:
s Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
« Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik
ijin lokasi:
» Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:
» Jumlah produksi pada tahun berjalan, dan

# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/
pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi
keuangan.

Khusus Industri Kehutanan
12) Yang harus diungkapkan antara lain:
a. pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: v
b. rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa
manfaat HPH: dan
C. sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk . . v
penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia:
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: - - dl
3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan - 2 v

4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang
diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai - - PA
dengan periode pelaporan terakhir,

HM RESTRICTED #t!
Page 8 OCR 0.922
Page 8of93

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara tain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung

maupun tidak langsung, v
2) Tempat kedudukan: PA
3) Jenis usaha, J
4) Tahun beroperasi secara komersial: v
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), PA
6) Total Aset: dan v
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas
induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui
entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang
sah:
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung
lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara
potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian,
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila
laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan v

keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal
laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak
untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai,
atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka,

e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada
pemilik entitas induk, dan

(hit RESTRICTED ##

Page 9 OCR 0.899
Page 9 of 93

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk
harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang
dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas
anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: — - NA

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit

Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan
komisaris, dan komite audit:

V z 2 Catatan ib

2) Cakupan manajemen kunci: dan NA - - Catatan 1b

3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata
jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara 4 - - Catatan 1b
konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.

e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Si 3 Catatan 48
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. NA - - Catatan 48

#6 RESTRICTED Ht
Page 10 OCR 0.931
Page 10 of 93

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Da Catatan 2
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
2 Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan Catatan 2a
disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis
(historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net
realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat Catatan 2a
dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk Catatan 2a
laporan arus kas.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a. mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,
b. fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang Catatan 2a
fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan,
dan
c. alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
& Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh
" Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan,
pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan Catatan 2ae
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:

(fit RESTRICTED ##
Page 11 OCR 0.933
Page 11 of 93

2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat
mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian
lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang Catatan 2af
mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka
2), Catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan Catatan 2ae
jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a. ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos
entitas induk dan entitas anak:

b. dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuangan entitas induk,

Cc. kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilangan Pengendalian atas entitas anak:

d. kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas
entitas anak:

e. kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian
kepentingan nonpengendali: dan

F. pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang
dikonsolidasi telah dieliminasi.

2) Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a. metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang
digunakan untuk mengukur kepentingan non-pengendali: Catatan 2b

b. pengakuan awal untuk goodwill:

#!f RESTRICTED HH!

Page 12 OCR 0.860
Page 12 of 93

c. pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil/, dan

d. kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada
di Perusahaan, antara lain: v
(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

- 5 Catatan 2b

3) Kas dan setara kas,
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas V - - Catatan Za
dan setara kas.

4) Instrumen Keuangan
a. Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk V - - Catatan 2d
perlakuan atas biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap Jd - - Catatan 2d
kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan) v - - Catatan 2d

4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen v . N Catatan 2d

euanganj

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan J - 5 Catatan 21
nilai dari aset keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, v " - Catatan 2d

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai,
selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka ,

v - - Catatan 2i

(2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib

ditambahkan penjelasan mengenai:

a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
instrumen keuangan derivatif, dan

c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung
nilai.

“HF RESTRICTED Hit
Page 13 OCR 0.890
Page 13 of 93

a. Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk: V - - Catatan 2d
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

b. Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, 5 5 PA
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5) Khusus Industri Perbankan

a. Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib V s & Catatan 5
minimum.

b. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

€C. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain NA - - Catatan 2f
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

V 3 5 Catatan 2e

6) Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode “d - - Catatan 2n
pencatatan dan pengukurannya.

#4 RESTRICTED #
Page 14 OCR 0.878
Page 14 of 93

7) Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, 2 e NA

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah:dan

c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8) Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada),
dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit. V . . Catatan 21
b) Tagihan/Liabilitas Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/liabilitas NA - - Catatan 2k
akseptasi.
Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian, V
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang
tidak dapat ditagih: dan NA 5 a Catatan 2r
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi
penjualan agunan. ba . Catatan 2r

- - Catatan 11

Catatan 2j

SSS

bi 2 Catatan 41

- - Catatan 2r

9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang
Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

#8 RESTRICTED Hi
Page 15 OCR 0.924
Page 15 of 93

10)Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersih piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang (ditagihkan
kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).

11)Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa
operasi: dan

c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai /essee
dan/atau lessor.

12)Persediaan :

Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

(ft RESTRICTED ##

Page 16 OCR 0.923
Page 16 of 93

b)

Khusus Industri Perkebunan

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman
belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasitkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke
tanaman telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan,
dan

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
a) Metode penilaian:
b) Metode amortisasi (deplesi), dan
c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika
ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
a) Metode penilaian, dan
b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah
menjadi hewan ternak telah menghasilkan.

a)
b)
ka)
d)
e)
»

9)
h)

13)Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

pengakuan awal Aset Tetap:

pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
pengelompokan Aset Tetap:

metode penyusutan yang digunakan:

kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:
estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,
penghentian pengakuan:

nilai residu, dan

Catatan 20

it RESTRICTED Hit
Page 17 OCR 0.914
Page 17 of 93

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur

ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode PA - E Catatan 20
pelaporan.
14)Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat - - Pd

investasi pada asosiasi.

15)Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat - - JL
bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Takberwujud: - - Jd
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)Aset Takberwujud

Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2g

a) Kriterla dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan

c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat
terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur
manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

e) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

g) riset dan pengembangan (jika ada).

18)Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual.

it RESTRICTED dit
Page 18 OCR 0.862
Page 18 of 93

19)Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, — " Y
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya:
dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20)Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat
bruto:
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian s 5 Jd
kembali aset
Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21)Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan v N 1 Can Zn

terjadinya penurunan nilai: dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset non-keuangan dan
pembalikannya.

22)Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. " V " Tidak materiat
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan, dan v - - Catatan 2t
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

3itt RESERICTED Ht
Page 19 OCR 0.929
Page 19 of'93

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi dan diskonto.

Catatan 2u

Catatan la, 2v

23)Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan Catatan 2x
b) dasar penentuan nilai provisi.

24)Utang Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan Catatan 2n

dan pengukurannya.

25)Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLH, dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

#8 RESTRICTED ##f

Page 20 OCR 0.917
Page 20 of 93

26)Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih
berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area
of Interest yang bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi
biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan 7 - v
jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang
dan dasar perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27)Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran
yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan . . v

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan
pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan
serta beban terkait.

(Hit RESTRICTED ##
Page 21 OCR 0.924
Si 21 of 93

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode
persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk
menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.

: - NI

c) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim
dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan

Real Estat

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih 2 E. V
rendah dari nilai tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real
Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada
estimasi kini: dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

8 RESTRICTED Hi
Page 22 OCR 0.934
Page 22 of 93

28)Program Loyalitas Pelanggan
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas
pelanggan.

29)Transaksi dan Saido dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,
b) perlakuan akuntansi atas selisih kurs yang timbut dari penjabaran aset

dan liabilitas moneter: dan Catatan 2y
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan
saldo dalam mata uang asing.
30)Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
Catatan 2c

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31)Hibah Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode
penyajian dalam laporan keuangan.

32)Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak
tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus,
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2aa

33)Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:
b) deskripsi Umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh Perusahaan,
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan
kerugian aktuarial: dan

Catatan 2z

If RESTRICTED Hit

Page 23 OCR 0.938
Page 23 of 93

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan
penyelesaian.

Catatan 2z

34)Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi
pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas
dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38)Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen
untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Catatan 2ad

39)Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham
dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

Catatan 32

#4 RESTRICTED Hit

Page 24 OCR 0.930
Page 24 of 93

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis
mata uang asing, Jd - - Catatan 4, 5, 6, 7
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode
pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat
digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas v
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis
mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata
uang (nilai dalam mata uang original), dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM L - - Catatan 5
bank pada saat periode pelaporan.

- - Catatan 4

c) Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-
masing giro, NA - - Catatan 6

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai.

H8 RESTRICTED #8
Page 25 OCR 0.919
Ka 25 of 93
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(S) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank
beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari
otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.

v & - Catatan 7

3) Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah piutang menurut debitur:

c) jumlah piutang menurut mata uang)

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: - - d

f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan,

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif:
dan

tt RESTRICTED ##
Page 26 OCR 0.906
Page 26 of 93

aa ai ii

i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer,
meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan - - d
ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, - - SL
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah piutang menurut jenis investasi: - - P4
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

#8 RESTRICTED #ff
Page 27 OCR 0.922
Page 27 of 93

5) Khusus Industri Pembiayaan

a) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh:
kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan
transaksi kerja sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku
pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan
piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya - - Jd
piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oieh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek
pembiayaan,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan
sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan - 2 J
(dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah
piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang.

Hit RESTRICTED 5
Page 28 OCR 0.924
Page 28 of 93

c) Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di
samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai
kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode
pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun - Kg v
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam
sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode
berikut:
(a) kurang dari satu tahun - - Y

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode,
dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

ff RESTRICTED Ht
Page 29 OCR 0.881
Page 29 of93

65) Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain: - - d
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap
kontrak konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

c) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
c) Nama pihak/counterparty: PA - 2 Catatan 12
d) Lokasi Efek jaminan:
e) Tingkat bunga piutang reverse repo,
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: v - - Catatan 15

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan v " — Catatan 15
saldo piutang yang tidak tertagih: dan . - Sratan

Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah Laporan Laba Rugi
pengambilalihan agunan tersebut Komprehensif

10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, - - Jd
bunga, dan denda kepada pihak lain.

HM RESTRICTED Ht
Page 30 OCR 0.922
Page 30 of 93

11)Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jenis dan jumlah piutang:

a)

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan Eh Catatan 13
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Jd Catatan 15
12)Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar,
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan

antara pihak ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian

investasinya:
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan v Catatan 8 dan 9

(3)

IG)
(5)

berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan,

total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi,

biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(hit RESTRICTED Hit
Page 31 OCR 0.929
si 31 of 93
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset

keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,

(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang
telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan
untuk Liabilitas atau Jiabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi
yang terkait dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk
mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami
penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami
penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang
dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan
nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi
atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.

v - - Catatan 8 dan 9

13)Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: - - v
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito
tersebut.

14/Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:
b) tujuan model usaha yang digunakan,
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

## RESTRICTED st
Page 32 OCR 0.947
Page 32 of 93

15)Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
d) Informasi penting lainnya.

16)Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi periode berjalan.

17)Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal
terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,
b) Tingkat suku bunga.

20)Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan
jangka waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Catatan 11

HE RESTRICTED HH
Page 33 OCR 0.928
Page 33 of 93

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia:

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas:

i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku Catatan 11
pimpinan, agen, atau anggota sindikasi:

j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika
ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

I) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai.

21)Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan
jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan Catatan 13

penghapusan dan mutasi selama periode berjalan,

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai tagihan akseptasi.

22)Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan:
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar
dikurangi biaya untuk menjual,

it RESTRICTED #1

Page 34 OCR 0.923
Page 34 of 93

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode
berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
dalam periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai
persediaan yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode " — V
berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan,
dan alasan dijaminkan: dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi
yang harus diungkapkan antara lain: v

(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan.

Hit RESTRICTED Rf
Page 35 OCR 0.906
Page 35 of 93

aa aa

(c husus Industri Real Estat

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan 2 5 v
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya
telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah
utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan: - . PA
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya.

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak menjadi: - ai Jl
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

H# RESTRICTED Hii
Page 36 OCR 0.910
Page 36 of 93

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok
selama paling tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah
menghasilkan,

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau - z V
penghapusan persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi dan risiko yang ditutup,

(F) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan
asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan.

23)Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

V z “ Catatan 21

24)Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. - v - Tidak material

25)Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan)
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

dit RESTRICTED #4
Page 37 OCR 0.933
(4)

(5)

(5)

Page 37 of 93

dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam
satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu
tahun:

dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang
dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
yang berlaku: dan

dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual
atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui
apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual: dan

ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan
tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan
periode sajian sebelumnya.

26)Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)

5)
d)

8

rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai: dan

dalam hal piutang berelasi non-usaha disajikan dalam aset lancar, hal
tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

(it RESTRICTED ft

Page 38 OCR 0.929
Page 38 of 93

27)Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan,
beserta alasannya:

c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang
kuotasi harganya tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat
Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki
lebih dari 2046 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung:

f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika
laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas
dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan
menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, - - v

Gg) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas
asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara
kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-
sama dengan investor lain,

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-
sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau
dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode
ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau
rugi.

#0 RESTRICTED Hit
Page 39 OCR 0.892
Page 39 of 93

28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah v
jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan — "
tersebut.

29)Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal, “ ai V
b) Penyisihan periode berjalan:
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

30)Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hai-hal
berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tot, - - Jd
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi
hasil tol.

31)Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis - - KA
tanaman:
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk
setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

if RESTRICTED tt
Page 40 OCR 0.913
Page 40 of 93

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling
sedikit 2 tahun: dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut:

(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal - - LS
terjadi depresiasi luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma
yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan)
dan hewan ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal! dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir:

c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,

e) Kondisi hewan ternak,

# RESTRICTED Ht
Page 41 OCR 0.923
Page 41 of93

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: " — v
1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada:
dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.
33)Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model
Nilai Wajar atau model biaya:
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan
Nilai Wajar dari Properti Investasi:
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar
atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian . . y

terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi
yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan
penghasilan sewa selama periode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilal Wajar yang diakui dalam laba
rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar:

Ha RESTRICTED #8
Page 42 OCR 0.888
Page 42 of 93

Ba en rona Tu Been BE east MR EPS En

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti
Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban  kontraktual untuk membeli, membangun atau - - P4
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar,
selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a)
ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1)rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

(2)saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian
yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan menunjukkan secara terpisah:

(adjumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.

c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(3hjiumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan
alokasi beban penyusutan,

(4)jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5)transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri,
dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Hit RESTRICTED #4
Page 43 OCR 0.910
Page 43 of 93

Aa An an Ge

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:
(l)rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:
(5S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti
Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan
(S5) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

34)Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah
berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset
sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

Cc) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi d - - Catatan 14
beban penyusutan:

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam
laba rugi dan ekuitas (jika ada),

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif,

4 RESTRICTED #tt
Page 44 OCR 0.918
Page 44 of 93

Ke ia

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus
diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilai Wajar aset:
(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut
dicatat dengan model biaya: dan
(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para pernegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,
(2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian: v " - Catatan 14
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):
(5)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap
dalam pembangunan: dan
(S)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan
penuh dan masih digunakan,
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif
dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(hit RESTRICTED ##
Page 45 OCR 0.942
Page 45 of 93

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila
berbeda secara material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset
Tetap yang dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan
menurut jenis Aset Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai
atau pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang
menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan
agar diungkapkan alasannya.

Catatan 14

35)Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Rindian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated
acreage, Sumut dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan
kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :

(a) Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih
kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

pt RESTRICTED Adi
Page 46 OCR 0.916
Page 46 of 93

36)Aset Takberwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset
Takberwujud — pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2)tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi:

e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat
tidak terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap
Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya
diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
model revaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya
dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan
untuk Liabilitas,

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:

(t) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3)jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

if RESTRICTED Ht
Page 47 OCR 0.829
Page 47 of 93

Ba aa Oa Bi PAN aa

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilai Wajar aset:

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan model biaya: dan ai 2 PA

(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para pemegang saham.

#8 RESTRICTED ##
Page 48 OCR 0.939
Page 48 of 93

37)Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan/Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan

tentang :

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(d)rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of
interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan,
dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan
arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah
tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari
(1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan
penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya,

#f RESTRICTED H#

Page 49 OCR 0.943
Page 49 of 93

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4)Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya
produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode
dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun
berjalan dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi, dan

(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan
yang masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen
tidak dapat dipulihkan,

(4)Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya
produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila
ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode
dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut,

#8 RESTRICTED ##
Page 50 OCR 0.918
“5 50 of 93

(5)Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk - - Y
tiap-tiap Area of Interest.

b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak
berelasi: - - JL
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan
provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3)jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang
belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang
terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan v
tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya
arus keluar sumber daya ekonomi,

(7)indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

- Tidak material

3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban - E NA
yang belum jatuh tempo.

(if RESTRICTED Ht
Page 51 OCR 0.945
Page 51 of 93

4

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

Tidak material

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada
transaksi repo:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

Catatan 22

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap
kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci
dalam bentuk tabel yaitu:

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7)

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

Catatan 17, 18 dan
19

#8 RESTRICTED Hit
Page 52 OCR 0.934
Page 52 of 93

b)

Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5)Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya,
misalnya diblokir atau dijaminkan.

Catatan 20

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

a)

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan program asuransi:

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:

(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

c)

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung,

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

## RESTRICTED Hi

Page 53 OCR 0.887
Page 53 of 93

aa te ya

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada 5 P V
pihak berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, 3 - PA
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.

f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur: - s Ll
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, - - N/A
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: e - NA
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

## RESTRICTED it
Page 54 OCR 0.936
Page 54 of 93

9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan
b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 21

11)Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

recourse: dan

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo
serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang

jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka
panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan

14)Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

panjang:

antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, dan

restrukturisasi utang dan kondisi default).

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk
liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya

Tidak material

8 RESTRICTED #
Page 55 OCR 0.878
Pe na ae anna Besa Ba CA BT ANA PA TN Ta

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesaian utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
diakui selama periode tersebut: dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang
yang telah direstrukturisasi.
15)Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun - Ig v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan
Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun - ” v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual
Yang harus diungkapkan antara iain liabilitas terkait aset atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: - - J
b) jumlah utang menurut mata uang, dan
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

Mt RESTRICTED Ht
Page 56 OCR 0.921
Page 56 of 93

19)Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis
mata uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

Cc) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan
tujuan perolehannya,

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing
fasilitas pinjaman:

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default): Ig Ig v

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian
dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan
utang baru: dan

i) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai
liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan

(2)ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.

20)Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode
berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

2 Jd - Tidak material

(it RESTRICTED #8
Page 57 OCR 0.925
Page 57 of93

ko
d)

e)

?

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode

tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang

diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat

dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi

keuangan:

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya

sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and

leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan
atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

Tidak material

a)

21)Khusus Industri Perbankan

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(S) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat
berharga yang diterbitkan.

Catatan 23

(it RESTRICTED it
Page 58 OCR 0.929
Page 58 of 93

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang
dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah
atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat
bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas
tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

(Hit RESTRICTED ##
Page 59 OCR 0.916
TP 59 of 93

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan L - - Catatan 34
kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada
Saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah penyisihan penurunan
nilai komitmen dan kontinjensi.

22)Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:

(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya - - v
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material,
misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat
menyajikannya dalam pos yang terpisah

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan:
(3) Saldo akhir.

23)Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan
pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama Jd - - Catatan 35
periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,
(c) iuran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

#8 RESTRICTED Ht:
Page 60 OCR 0.930
Page 60 of93

(3)

(4

(5)

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(9) imbalan yang dibayarkan,

(9g) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis,

(i) curtailment: dan

() penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari

program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan

dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta

saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai

Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak

selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(Ph imbalan yang dibayarkan,

(9g) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud

dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud

dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan

posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh
batasan dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

Catatan 35

#8 RESTRICTED
Page 61 OCR 0.934
Page 61 of 93

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan

nama pos dimana hai tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(9 hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih
metode koridor 1096 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu,

(9) dampak dari  curtailment terutama terkait dengan
penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang
akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK: Y -

(8) jumtah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui
pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain
sesuai dengan SAK,

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai
Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset
program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen
ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset tain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan,
termasuk dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

- Catatan 35

#8 RESTRICTED it
Page 62 OCR 0.935
Page 62 of 93

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak
hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk:
la) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program
untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam
indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program
formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan
masa depan),

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam
tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya PI - - Catatan 35
kesehatan pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau
penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun
sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan
surplus atau defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbu! pada:

i. liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari liabilitas program pada akhir periode
pelaporan: dan

ii. aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase
dari aset program pada akhir periode pelaporan,

#8 RESTRICTED ##
Page 63 OCR 0.922
Page 63 of 93

(15) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan
secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam v .
program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, - Catatan 35
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar
entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan
biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan
seperti itu,
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto
sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:
i. Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan
dampak keuangan atas perubahan program selama periode
tersebut:
il. pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai
dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik
informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk
dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan
ili. jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode
sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan
disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3),
butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16)
serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program PA - si Catatan 35
iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan PA 1 - Catatan 35
kerja jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain: - - W,
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

it RESTRICTED ##
Page 64 OCR 0.916
Page 64 of 93

24)Utang Obligasi PA Aketerandan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan
mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku
bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, Jd 2 - Catatan 23

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(L) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk,
termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang
digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal,
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran
nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(F) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
imbalan atau bagi hasil,
(9g) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
() persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan:
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,
dan

## RESTRICTED H4
Page 65 OCR 0.915
Page 65 of 93

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau

Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk 2 z NI
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).

26)Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran
suku bunga kontraktua! selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,

c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: Y - - Catatan 23

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):

e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

$) persyaratan penting lainnya.

27)Obligasi Konversi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh
tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio
konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti:

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, 7 Ig v

e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui
penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli,

## RESTRICTED ##
Page 66 OCR 0.916
Pe ee Ie ae see TEA Gn En

Page 66 of 93

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
|) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

b)
ky)

d)

e)

Len
(2)

(3)

Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali
atas modal: dan

Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan
kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan,

Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,
Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham
dan persentase kepemilikan, yaitu:

(1)
(2)
3)

Pemegang saham yang memiliki 540 (lima perseratus) atau lebih,
Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
Pemegang saham lainnya,

Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(1)

(2)

3)

Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),

Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan
dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan
Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa
Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.

Catatan la dan 25

(Hit RESTRICTED ##
Page 67 OCR 0.932
Page G7 of93

2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:

d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali,
antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendaii dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: P4 z z Catatan 26

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah
imbalan yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih
antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan
atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi
antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3) Selisih Transaksi dengan Pihak Non-pengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian
yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan)
(2) Nama entitas anak, dan - - NA
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian: dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat
hilangnya Pengendalian.

(Mit RESTRICTED ##
Page 68 OCR 0.911
Page 68 of 93

4) Saham Treasuri

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modal disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham
treasuri yang diperoleh: - - NI

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modal disetor:

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih
antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.

5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS WA e & Catatan 27
yang terkait: dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos
cadangan.

5) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, - aa PA
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing- V - -
masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) Kepentingan Non-Pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non-
pengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

Laporan Laba Rugi
Komprehensif

HH RESTRICTED ##
Page 69 OCR 0.936
Page 69 of93

Laba Rugi Komprehensif

1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)
c)

d)

e)

Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama
periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096
(sepuluh perseratus) dari pendapatan:
Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang
tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode berjalan:
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak
yang diakui dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak:
(2)Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode
pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai
tanggal pelaporan:
(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(c) Jumlah retensi,
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas:
Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan,
diungkapkan secara terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2)Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari
transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

SS

Hanya untuk poin
1.a.3. - Catatan 28

|

#55 RESTRICTED Hi
Page 70 OCR 0.936
Page 70 of 93

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto:

(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(c) Total pendapatan neto.

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

c) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

c) Pendapatan sewa.

4

Khusus Industri Rumah Sakit

Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat
jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

a) Restitusi,
b) Subsidi tidak mampu, dan
Cc) Selisih perhitungan kiaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi,
feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.

8 RESTRICTED #ff

Page 71 OCR 0.944
Page 71 of 93

6) Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi,
jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
kerjasama dengan pihak lain.

7)

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

3)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan
jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol,
maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada:

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang
diakui,

c) Efek-efek: dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Catatan 28

10)Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang
dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir

persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh

perseratus) dari pendapatan: dan

HE RESTRICTED Ht

Page 72 OCR 0.927
s)

Page 72 of 93

Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang
dijual.

11)Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a)
b)
c)
d)
2)
3)
9
h)

Beban bahan,

Beban jasa pelayanan,

Beban pegawai,

Beban penyusutan sarana medis:
Beban pemeliharaan sarana,
Beban asuransi,

Beban langganan daya dan jasa,
Beban depresiasi.

12)Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan)
estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya:
klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis
investasi.

13)Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
c)

Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij
Gaji dan beban pegawai lainnya, dan
Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

## RESTRICTED ##

Page 73 OCR 0.924
Page 73 of 93

14)Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya,

yaitu antara lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

c) Beban umum dan administrasi.

15)Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga 11 - - Catatan 29
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban provisi dan 2 - NA
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)Khusus Industri Pembiayaan
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai - - PA
Untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak
Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.
17)Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rindan dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi:
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode
suku bunga efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK
yang berlaku: dan - - "4
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing |
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga,
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen
keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk
dijual,
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar
melalui laba rugi: dan

- - Y

#8 RESTRICTED Hit
Page 74 OCR 0.941
Page 74 of 93

untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama
meliputi:
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan,
yang diungkapkan secara terpisah.

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan

18)Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-
surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Laporan Laba Rugi
Komprehensif
(Bank tidak
memiliki Obligasi
Rekapitalisasi
Pemerintah)

19) Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain
dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.

Laporan Laba Rugi
Komprehensif
(hanya untuk poin
b dan d)

20)Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal
dari periode lalu:

Catatan 21

## RESTRICTED Hf!

Page 75 OCR 0.936
Page 75 of 93

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari

perbedaan temporer dan pembatikannyaj

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan
perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang
baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang
digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau
pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan
akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi
komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara
retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari Ta ai E Catatan 21
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi
dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang
berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku:

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi
sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang
dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui
sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan:

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada
entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

$# RESTRICTED Hii
Page 76 OCR 0.936
h)

»
k)

Page 76 of 93

rekon:

berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak

sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam

pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum

dikompensasi:

(1)jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan
posisi keuangan untuk periode sajian: dan

(2)jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba
rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset
atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi
keuangan,

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama
periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,

iasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang

n)

o)

saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan
Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas
dalam laporan keuangan,

uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak
tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi
dalam suatu kombinasi bisnis,

peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh
dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui
setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung

pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena
pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan
temporer kena pajak yang telah adas dan mengakibatkan diakuinya
aset pajak tangguhan terkait.

Catatan 21

H0 RESTRICTED Ht

Page 77 OCR 0.926
Page 77 of 93

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya

yang mengakibatkan diakuinya asset pajak tangguhan terkait. NA - - Catatan 21

21)Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba |
atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap
jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai
penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan
rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak
individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham, dl - - Catatan 2aa dan 32!

C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena
instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian,

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi
saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah
jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi
sebelum akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(W) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi v " - Catatan 2c dan 37
dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau
(2) lebih dari 0,546 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk
transaksi dengan entitas berelasi.

(it RESTRICTED Ht
Page 78 OCR 0.936
b)

0)

d)

e)

Page 78 of 93

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat

meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi

tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan

hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi

dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi
dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:

(d1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan
beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat
jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3)jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan
piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak
berelasi non-usaha: dan

(4)alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
jika dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)

dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,

(2)entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan
terhadap entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya,
dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau

kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai

karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori
berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbalan pascakerja,

Catatan 2c dan 37

HH RESTRICTED ##

Page 79 OCR 0.930
Page 79 of 93
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(l)nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan Perusahaan, VA - - Catatan 2c dan 37

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3)untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara
individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut.

23)Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang
fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(l)rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta
ekuivalennya dalam mata uang fungsional:

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:

(3)rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang - - V
fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih
kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi: dan

(5)selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

24)Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau
pembalikan rugi penurunan nilai, d - - Catatan 2m dan 15

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya
tercakup rugi penurunan nilai:

(3)jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi
selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif
yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

dig RESTRICTED Hit
Page 80 OCR 0.898
Page 80 of 93

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(S)jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan
(6)jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang V - - Catatan 2m dan 15
diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk
setiap kelompok aset.

25)Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain: PA - - Catatan 2ae

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2)jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan,
dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal
jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, v 5 si Catatan 2ae dan 46

(2)alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi
yang andal dan relevan,

(3)jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu
sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum
periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya: dan

(5)keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk
suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-
periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan
akuntansi.

Cc) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain: - - V

(1) sifat dari kesalahan periode lalu:

(2)jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

8 RESTRICTED ##
Page 81 OCR 0.934
Page 81 of 93

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan

dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

26)Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

(G2)
(5)

(8)
7)

(8)

(9)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek

ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing

kombinasi bisnis:

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara

pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang

diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang

diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang

dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok

utama imbalan:

kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran
tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran
tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum
pembayaran tidak terbatas, maka pihak  pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut:

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh

berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang

diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain,

yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih:

SS

Catatan 3
Catatan 3

Catatan 3

Catatan 3

#6 RESTRICTED ##

Page 82 OCR 0.905
si 82 of 93

(10)jum!ah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Jd - - Catatan 3
Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11 setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluar sumber daya ekonomi terjadi:

(b)indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut.
Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(c)jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut:

(12)dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya
tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan: - - L
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka

(4) terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13)dalam hal pembelian dengan diskon:

(a)jumiah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan 2 51 KA
keuntungan,

(14)setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang
dari 100946 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(a)jumlah dari kepentingan non-pengendali pada pihak yang
diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya: dan

(b)teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam 3 - Jd
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan non-
pengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai

Wajar,
(15)dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak - - PA

yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera
sebelum tanggal akuisisi: dan

(it RESTRICTED HM
Page 83 OCR 0.942
Page 83 of 93

(b)jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16)Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi
sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasi! penggabungan
untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi
untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan
telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
material atau secara kolektif material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk
Aset, Liabilitas, kepentingan non-pengendali tertentu atau jenis
imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi 5 - wi
bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b)Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansi awalnya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakui selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan
Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset
imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan
liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau
lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi:

#8 RESTRICTED ti
Page 84 OCR 0.939
Page 84 of'93

c)
d)

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada:

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode
pelaporan,

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang
diakui pada periode pelaporan yang:

(a)terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas
yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan
berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan

(b)ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam

pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,

sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya

selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

27)Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap
segmen dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan
beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi
segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen
material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan
keuangan Perusahaan,

Catatan 43

Hit RESTRICTED ##
Page 85 OCR 0.926
Page 85 of 93

Be aa aa

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa
atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan: dan
i. semua negara asing secara total dimana Perusahaan
memperoleh pendapatan. Dalam ha! pendapatan dari suatu
negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk
dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut
secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi d - - Catatan 43
akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan, dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki
aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal
tunggal mencapai 10Yo (sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta:
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
(9 identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28)Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan - - “4
liabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3)pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.

(fit RESTRICTED Ht
Page 86 OCR 0.923
Page 86 ot93

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi
yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok 7 - PA
lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban
pajak penghasilan yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi
dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan
(3)jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non-lindung nilai),
seperti untuk tujuan spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non-lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi v
keuangan,

(5) beban atau pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan

(7) persyaratan penting lainnya.

c) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya.

## RESTRICTED #8
Page 87 OCR 0.947
Page 87 of93

30)Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas

keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 42

31)Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah didekiarasikan dan
dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan
setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir
periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32)Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang
signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama
entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas,
agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka
pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

(hit RESTRICTED ##

Page 88 OCR 0.901
Page 88 of93

33)Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen

dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,

il. periode berlakunya perikatan,

ili.dasar penentuan kompensasi dan denda,

iv.jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di
masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
ii. periode berlakunya perikatan:
ili.nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah
direalisasi: dan
iv.sanksi-sanksi: Y E - Catatan 34
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

ta) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang
dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak
yang dijamin,

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan, dan

(d) nilai jaminan,

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan
bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,

(b) jumlah yang diperkarakan,

(0) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion), dan

(d) dampak keuangan,

8 RESTRICTED Ht
Page 89 OCR 0.939
Page 89 of 93

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan,
misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya:

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta
jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak
(keberatan atau banding),

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:

(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau
waktu arus keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

Catatan 34

34)Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
)
d)
e)
»

Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan,

Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35)Manajemen Risiko Keuangan

a)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para

pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang

timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1)risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang
belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami
penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan non-
derivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang
bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

Catatan 41

dit RESTRICTED If
Page 90 OCR 0.895
Page 90 of 93

Pe ae Aa

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko
pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis
risiko yang timbul dari instrumen keuangan.

36)Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal Y . 2 Catatan 39
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

J ti » Catatan 41

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang
pada tanggal laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan J - - Catatan 36
atas dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas
fiduciary yang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi - Y
dan reksadana.

v z 2 Catatan 38

37)Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-

reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan
jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi- - - NA
reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang,

Mit RESTRICTED ft!
Page 91 OCR 0.915
Page 91 of 93

Pe Aa NA

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan

liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan - - A

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo
laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan
sejak kuasi- reorganisasi.

38)Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan
dalam mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan
diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang
disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola v - - Catatan 25
permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari
pihak eksternal (jika ada): dan

e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.

39)Transaksi Non-Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan - - V
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

40)Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk
jangka pendek ataupun jangka panjang:

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham
yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap - " v
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang
diberikan, dan metode penyelesaian,

C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompck opsi saham:

#4 RESTRICTED #4
Page 92 OCR 0.927
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang

harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk
opsi saham yang beredar pada akhir periode,

f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal
sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai
Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang - - NA
bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut
pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai
Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama
suatu periode (yaitu selain opsi saham):

g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi

Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, 2 - V
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan,

dan

(S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42)Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:
b) Jenis Akad Asuransi Syariah: - - L
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah, dan
d) Zakat.

43)Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,
c) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan
hidup perusahaan.

#tit RESTRICTED #8
Page 93 OCR 0.924
Page 93 of 93

44),Khusus Industri Kehutanan:

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan
iuran wajib lainnya:

c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan
hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian
alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan
biayanya:

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya)
dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan |
tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan
memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi
terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas
untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau
untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: v - - Catatan 49

b) dalam hal terdapat peristiwa non-penyesuai yang materia! setelah periode
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

46)/Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan
yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum
efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan

akuntansi:

V E 8 Catatan 46

1#fE RESTRICTED Hi
Page 94 OCR 0.923
ai 94 of 93

c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru
atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

47)Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos
dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara
lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2)jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi: dan - - Ni
(3)alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2)sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut
direklasifikasi.

48)Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan
hal-hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan - - Jd
indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas
bantuan pemerintah yang telah diakui.

49)Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi
persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan 2 Ez NA
beserta penjelasannya: dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif beserta penjelasannya.

c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara
lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang
berlaku di Negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib
ditambahkan dalam laporan keuangan.

v “ - Catatan 46

#8 RESTRICTED #f
Page 95 OCR 0.911
Page 95 of 93

50)Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari

peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan,

seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan.

Jakarta, 30 Juli 2024

Teh Han Yi
Direktur

(it RESTRICTED deh
Page 96

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size6.0 MB
Published31 Jul 2024
Pages96
Characters152,630
Text sourceOCR
OCR confidence0.917

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank UOB Indonesia p.1
linked person Teh Han Yi p.95
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Bidang Usaha Perbankan p.1
unresolved org Bapepam p.4 ×4
unresolved org Menteri Keuangan p.6 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.13 ×13
unresolved org Bank Lain NA p.13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.44
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.66

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result