Back to announcement
BRPT ID Press Release 6M24 draft MF.pdf
Financial statement Text extracted BRPTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Press Release
PT BARITO PACIFIC TBK (IDX: BRPT) MENGUMUMKAN KINERJA KONSOLIDASI SEBELUM AUDIT UNTUK
ENAM BULAN PERTAMA TAHUN 2024
Key Highlights:
• Pendapatan Konsolidasi 6M24 sebesar US$1,159 juta
• EBITDA Konsolidasi 6M24 sebesar US$271 juta
• Laba Bersih Setelah Pajak Konsolidasi 6M24 sebesar US$50 juta
Jakarta, 31 Juli 2024 - PT Barito Pacific Tbk. (“Barito Pacific,” “BRPT” atau “Perseroan”) hari ini merilis laporan
keuangan konsolidasi enam bulan pertama tahun 2024 yang belum diaudit:
Agus Pangestu, Direktur Utama Perseroan, menyatakan bahwa:
“Hasil 6M24 kami mencerminkan kombinasi antara optimisme yang penuh kewaspadaaan dan tantangan yang berkelanjutan di
sektor petrokimia global. Meskipun terjadi gejolak yang besar, kami terus menunjukkan ketahanan yang baik dan terus
melanjutkan rencana ekspansi kami, yang terlihat dari progres pertumbuhan organik dan serangkaian akuisisi untuk mendukung
pertumbuhan ke depan. Akuisisi yang terfokus dan kemitraan strategis akan terus memperkuat posisi pasar kami dan mendukung
transisi kami menjadi pemain regional yang terkemuka.
Pada paruh pertama tahun 2024, kami mencatat pendapatan konsolidasi sebesar US$1,159 juta (-16% YoY), terutama didorong
oleh volatilitas yang sedang berlangsung di sektor petrokimia global dan Turnaround Maintenance (TAM) terjadwal di kompleks
petrokimia kami yang mengakibatkan penurunan volume penjualan secara keseluruhan, serta pemeliharaan di salah satu unit
operasi panas bumi kami. TAM terjadwal di kompleks petrokimia kami merupakan aktivitas rutin dari bisnis kami untuk
memastikan keandalan fasilitas dan memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku. Kontribusi dari Sidrap I yang baru saja
diakuisisi membantu mengurangi sebagian penurunan pendapatan, dimana pada periode ini berhasil mencapai rekor produksi
tertinggi sejak pertama kali beroperasi. Hal ini mencerminkan nilai strategis yang dicapai dari diversifikasi portfolio kami di sektor
energi baru terbarukan.
Faktor-faktor di atas secara kolektif berdampak pada kinerja operasional kami, sebagaimana tercermin dalam EBITDA
konsolidasian yang mencapai US$271 juta dengan pencapaian margin EBITDA sebesar 23.4%.
Terlepas dari fluktuasi pasar, kami terus menunjukkan ketahanan yang kokoh dengan profil likuiditas yang terjaga untuk dapat
terus mendukung mendukung ekspansi yang sedang berlangsung dan memberikan kemampuan di dalam memanfaatkan peluang
anorganik. Rasio utang bersih terhadap ekuitas kami tetap stabil pada 0.73x, mencerminkan komitmen teguh management di
dalam menjaga profil keuangan yang sehat di tengah rencana ekspansi kami.
Pada bulan Mei 2024, Chandra Asri Petrochemical (CAP), bersama dengan Glencore Plc (“Glencore”), telah menandatangani
perjanjian untuk mengakuisisi seluruh kepemilikan Shell Singapore Pte. Ltd pada Shell Energy Chemicals Park Singapore (SECP).
Transaksi yang diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2024 ini dan masih menunggu persetujuan regulator, akan meperkuat
posisi Chandra Asri pada market regional dan meningkatkan daya saing di wilayah tersebut.
Di segmen properti, kami telah memulai rencana pengembangan tahap awal untuk memperluas kawasan industri kami di Subang,
yang berlokasi strategis berdekatan dengan Pelabuhan Patimban. Posisi prima ini akan menempatkan kami secara optimal dalam
memanfaatkan peluang yang muncul dalam pengembangan fasilitas manufaktur otomotif dan menyelaraskan dengan rencana
pemerintah untuk lebih meningkatkan investasi asing langsung (FDI).
Anak perusahaan kami, Barito Renewables (BREN), juga akan meningkatkan kapasitas aset panas bumi yang ada melalui program
retrofit dan penambahan unit baru. BREN juga akan mengembangkan aset panas bumi greenfield di Hamiding dan Suoh Sekincau,
serta mengembangkan Sidrap 2, yang diperkirakan akan mulai ditender pada paruh kedua tahun 2024.
Page 2
Kinerja Keuangan:
(US$ million, unless otherwise stated) 6M24 6M23 % Change
Pendapatan Bersih 1,159 1,374 (15.6%)
Petrokimia 866 1,074 (19.4%)
Energi 290 297 (2.4%)
Lainnya 3 3 0.00
Beban Pokok Pendapatan 914 1,089 (16.1%)
Laba Kotor 245 285 (14.0%)
Beban Keuangan 169 153 10.5%
Laba Bersih setelah Pajak 50 82 (39.0%)
Diatribusikan kepada:
Pemilik Entitas Induk 34 30 13.3%
Kepentingan nonpengendali 16 51 (68.6%)
EBITDA 271 349 (22.3%)
Marjin Laba Kotor (%) 21.11 20.72 0.4pp
Marjin EBITDA (%) 23.41 25.43 (2.0pp)
Utang Pada Kapitalisasi (%) 52.03 50.91 1.1pp
Utang Bersih terhadap Ekuitas (x) 0.73x 0.60x
Balance Sheet (US$ million) 6M24 2023 % Change
Total Aset 9,984 10,150 (1.6%)
Total Liabilitas 5,856 6,038 (3.0%)
Total Ekuitas 4,127 4,112 0.4%
Total Utang 4,477 4,264 5.0%
Utang Bersih 3,028 2,464 23.7%
ANALISIS KINERJA KEUANGAN:
Pendapatan bersih konsolidasi turun 16% YoY menjadi US$1,159 juta pada 6M24 terutama disebabkan oleh:
• Penurunan pendapatan bersih dari bisnis petrokimia kami sebagian besar disebabkan oleh gangguan
eksternal pada pasokan dan permintaan global yang mengakibatkan penurunan harga dan volume
penjualan produk petrokimia karena Turnaround Maintenance (TAM) terjadwal yang dimulai pada bulan
Mei 2024.
• Pendapatan di segmen energi melemah, turun 2.4% YoY menjadi US$290 juta, terutama disebabkan oleh
pemeliharaan pada operasional geothermal Darajat. Penurunan ini sebagian dapat diminimalisir dengan
masuknya aset pembangkit listrik tenaga angin Sidrap I yang baru saja diakuisisi.
Page 3
Beban pokok pendapatan konsolidasi turun 16% YoY menjadi US$914 juta
Beban pokok pendapatan turun menjadi US$914 juta karena adanya TAM yang dijadwalkan, sehingga
mengakibatkan penurunan volume produksi.
EBITDA turun 22% YoY menjadi US$271 juta
Sejalan dengan penurunan penjualan, kami mencatkan EBITDA 6M24 konsolidasi sebesar US$271 juta dari US$349
juta pada tahun sebelumnya. Seiring dengan penurunan EBITDA, margin Perseroan turun ke 23.4% dibandingkan
25.4% pada tahun sebelumnya.
Laba Bersih Konsolidasi Setelah Pajak
Di tengah tingginya volatilitas yang terus-menerus di pasar petrokimia global dan TAM, laba bersih setelah pajak
kami pada paruh pertama tahun 2024 turun sebesar 39% YoY, menjadi US$50 juta dari US$82 juta pada tahun
sebelumnya.
Jumlah Aset dan Jumlah Kewajiban
Pada akhir 6M24, Total Aset kami mencapai US$9,984 juta dibandingkan dengan US$10,150 juta pada akhir tahun
2023. Meskipun terjadi penurunan di segmen petrokimia, kami tetap mempertahankan profil likuiditas yang kuat,
dengan utang bersih terhadap ekuitas tetap stabil di 0.73x , yang memberikan ruang bagi kebutuhan pendanaan
lebih lanjut untuk mendukung ekspansi kami ke depan.
---- SELESAI ----
Tentang Barito Pacific
Barito Pacific (IDX: BRPT) adalah perusahaan energi terintegrasi yang berbasis di Indonesia dengan banyak
aset listrik dan industri. Melalui Barito Renewables, BRPT mengoperasikan aset panas bumi dengan
kapasitas gabungan 886MW. Bersama dengan Indonesia Power, anak perusahaan yang sepenuhnya
dimiliki oleh PLN, BRPT sedang mengembangkan Java 9 & 10, pembangkit listrik kelas ultra super-kritis 2
x 1.000MW dengan peningkatan efisiensi dan kinerja lingkungan. BRPT juga memiliki saham pengendali
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (IDX: TPIA), perusahaan petrokimia terintegrasi terbesar dan satu-
satunya di Indonesia.
Kunjungi kami di: www.barito-pacific.com
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Corporate Secretary | Corporate Communications and Investor Relations PT Barito Pacific Tbk.
Phone: (62-21) 530 6711 Fax: (62-21) 530 6680
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Shell Singapore Pte. Ltd
p.1
unresolved
org
Chandra Asri Petrochemical Tbk
p.3 ×2
unresolved
person
Communications
· Corporate Secretary
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.