Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.889
Page Lof 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Pengisian Checkli 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Erniten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedornan Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G,17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom ,,Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom ,,Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom N/A". S5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum | Nama Emiten/Perusahaan Publik ”— PT Aspirasi Hidup Indonesia, Tbk (Bidang Usana Retail | Jenis penawaran Umum paham . | | 30 Juni 2024 jai Desember 2023 (“Nama Kantor Akuntan Publik N/A mir Abadi Jusuf, ryanto, Mawar & 2.2 Rekan Nama Partner N/A Eishennoraz Opini Akuntan N/A Wajar Tanpa Modifikasian / 2 Ungualified Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan,
Page 2 OCR 0.870
Page 20184 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII,A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 30 Juni 2024 31 Desember 2023 "Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 4.134.866.334.117 7.611.866.067.268 Laba (rugi) bruto Laba (rugi) usaha/operasional | 2.007.453.217.081 401.179.740.964 3.698.088.759.955 ““ 1.000.296.172.154 EBITDOA 724.752.813.427 1.480.032.850.414 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 361.428.167.142 763.876.396.554 Laba (rugi) komprehensif 381.428.167.142 786.072.670.134 Laba Per saham (dasar) 21,38 44,63 Laba Per saham (dilusian) 21,38 44,63 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 8.150.422.074.740 7.753.269.368.751 Jumlah Aset Lancar 6.029.117.623.114 5.652.380.431.624 Jumlah Aset Tidak Lancar 2.121.304.451.626 2.030.888.937.127 Jumlah Liabilitas 2.181.989.642.962 1.566.871.579.663 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.260.355.549.370 ana 763.625.178.514 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 921.634.093.592 803.246.401.149 | Jumlah Ekuitas 5.968.432.431.778 6.186.397.789.088 |
Page 3 OCR 0.875
Page 3 of H4 Modal Disetor 589.700.957.378 612.074.864.042 Saldo Laba 5.373.979.391.711 5.565.237.623.865 Rasio Keuangan" Rasio Lancar (36) 4,8 74 ROA 44 2.9 ROE 6.1 12.3 Ebitda thd pendapatan (90) 17.5 19.4 "dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir perlode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya, 6 | Catatan atas : Laporan Keuangan V alalulula be an Man Minas Mia Tp Tan Tara "— “ Ketentuan Umum
Page 4 OCR 0.863
1 Page 4 of 84 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan, b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: €- Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komorehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas. sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan @. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan kevangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kala "sebagian". | Perusahaan wapb mengungkapkan dalam penjelasan masng-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan resiko yang ditutup serta perwapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apebila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) | Riwayatringkas perusahaan, v Katatan 1.a 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang 24 Katatan 1. berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada v Katatan I.a periode pelaporan: 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, v Catatan 1.9 5S) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan v Catatan 1.3 melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang | | disajkan, wajib disebutkan saat dimulainya Operasi komersial dari ekspansi atau
Page 5 OCR 0.870
Page S of 84 perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan 6) | Nama entites induk dan ners entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasan penyelenggaraan jalan tol tersebut, | 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenarg, 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (Jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Ares Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: "Nama lokasi) Nama pemilik izin lokasi: «Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Catatan 1.8 Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitasy/Pengsmbangan mekputi: - Nama lokasi, 2 Nama pemilik Ijin lokasi «Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokass: v Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal teporan pesisi keuangan,
Page 6 OCR 0.834
Page 6 of 84 12)! Khusus Industri Kehutanan v! Yeng horus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan C) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang harus dungkapkan antara lain: 1) | Tanggai dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan 1.b @iterbitkan di luar Indonesia: 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: V Catatan 1.b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Fratatan 1-h a) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Catatan 3.b action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhur. & Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapken antara lain: 1) | Narna entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak £ Catatan 1.c langsung: 2) | Tempat kedudukan, v Catatan 1.c 3) | Jenisusahaj v Katatan 1.c 4) | Tahun bercperasi secara komersial: v petatan Lg 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): ak Catatan 1.c 6) | Total Aset: dan v Catatan 1.c 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) silat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5036 (ima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5036 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investes tidak diikuti dengan pengendalian, C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan kevangan
Page 7 OCR 0.854
Page 7 of 44 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbada: v d) sfat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: £). cuatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagan kepemilikan ontitee 1 Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk: dan #) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: L) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan Porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendakanj (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dani harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisrus lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (8) jumlah Aset can Mabilitas salain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian diepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. & CE € SG d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: | 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan L.d ALdIt: 2) | Cakupan manajemen kunci, dan v Catatan I.d Catatan !.d 3) | Junian karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusehean dan entitas anak. « Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tenggat laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan vT Catatan 32
Page 8 OCR 0.885
Page 8 of 84 Lo a| Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bogian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesual dengan SAK. Catatan 2.8 Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable valve), Nilai Wajar (air value) atau jurnlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2.0 & 2.b 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2.b 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata vang fungsional Perusahaan maubun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). « Catatan 2.6 | 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling Signifikan terhadap jumkan yang diakui dalam laporan keuangan, 2 Perusahaanharus mengunakapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai mas$ depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesusian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam penode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Wabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sfat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9 OCR 0.860
Page 9 of 84 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebvjakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan monpengendali: dan T) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang Okensalidasi telah dieliminasi. . UKM UG 2) | Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendah: D) pengakuan awal untuk goodwllli €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dan Y d) ketijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombxinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bartahap: dan (3) imbalan kontinjensi, 3) | Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. a Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Lu! v Catatan 2.n Katatan 2.9
Page 10 OCR 0.870
Page 100184 Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap katagori, (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan, (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dan aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan, (7) khusus instrumen keuangan denvatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1). angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: v Ca) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Ilndung nilai: v (b) klasifikasi lindung nilat untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif: dan v (co) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai, b) Investasi pada Sukuk Yang barus dijelaskan antara ain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (S) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Sstt, 15, LO ane SEK,
Page 11 OCR 0.868
Page 11 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain v Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lam, Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain v Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. v 5) | Piutang Reverse Repo v Yang herus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Kelompok obligasi rekapitalsasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintan:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. | 8) | Khusus Industri Perbankan Ba) Kredit Yang harus dijelaskan antara lan: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredityang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (S) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lam dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. V €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuritansi atas nilai realisasi piutang/pemblayaan yang dbenkan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagn, dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. v Ket EKA Se
Page 12 OCR 0.868
Page 12 of 84 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan | Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lan: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dan konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkanz dan G) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan), L1) | Sewa Yang harus dijetaskan antara lain: al kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan v rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalsasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panan Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. LL TN Ke aa Catatan 2.4
Page 13 OCR 0.819
Pase 13 of 4 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanarnan belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan m3s2 manfaat tanaMAN yang disesutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (2) Hewan temak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian, (bh Metode amortisasi (deplesi): dan (ch) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jka ada. (2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : la) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah rmenjadi hewan ternak telah menghasilkan. KI Kk t KL KL 13)| Aset Tetap: (Catatan 2.m Yang harus dijelaskan antara lain: @) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, C) pengelompokan Aset Tetap, d) metode penyusutan yang digunakan, &) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: () estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian pengakuan, h) mulai residu dan 1) pernyatasn bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ckonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap skhur periode pelaporan. KEL KAL LLL
Page 14 OCR 0.864
Pase 4 of84 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi, 15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama 3 Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian pertisinasi Anlam Ventira Bersama 16)| Pola Kerjasama Yang harus dyetaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17)| Aset Tak Berwujud Catatan 2.n Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, ata ni diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, €) metode amortisasi yang digunakan) KLS I) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9) nset den pengembangan (jika ade). v 18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: la) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak tancar diklasifikasikan sebagai aset yang dirmiliki untuk dijual: dan v Ib) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) | Properti Investasi : | Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: Gd) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi. Catatan 2.1 KAK
Page 15 OCR 0.871
20) Page 18 of84 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang barus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amartisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan e) Pertanggungan Asuransi, Sc KL 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeyangan dan pembalikannya. 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus Gijelaskan antara lain dasar penyajian labilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan) dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. & St aan 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lam: a) kondisi provisi yang harus ckakui: dan
Page 16 OCR 0.853
Page 16 of 84 b) dasar penentuan nilai provisi. 28) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: B8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH) b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan) Cc) Metode penyusutan prasarana PLH, dan G) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan (4) Saldo akhur untuk masing-masing lokasi penambangan. St LL 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: &8) Biaya Eksplorasi yang Ditawaguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan Wdengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Oitangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan sdanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalsasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d| Metode amartisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur gkonornis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PL: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan| dan ..
Page 17 OCR 0.885
Page 17 of 84 C) Metode penyusutan prasarana PLH. 2) Pengakuan Pendapatan &8) Yang barus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjuaian Gari bubunyan keayenan sala beban lukail. Catatan 2.r b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesalan Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Cc) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditarmbahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: don (ce) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: ta) Kelompok beban klaim dalarn bentuk: klaim yang disatujut, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (t) Unsur biaya yang kapitalsasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dani nila: tercatat proyek, (a) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Sip yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: lan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. tt Le.
Page 18 OCR 0.808
Page 18 of 84 28)| Program Loyalitas Pelangan Y Catatan 2.r Yang harus dijelaskan antara lsinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lam: a| ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: bj perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan lebilitas moneterj dan €) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v | uang asing. | 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31)| Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang rretode penyajian dalam laporan keuangan. 32)| Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus, €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan G) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. 33) | Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lan: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang disclenogarakan cieh Perusahaan, Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: d Darma keuntungan dan kerugian untuk curtaiment dan penyelesaian. 38) | Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atbu pembatalan saham treasuri. Catatan 2.8 Lt Catatan 2.f Ac Catatan 2.p LL. Catatan 2.9 Catatan 2,v an: Me TI
Page 19 OCR 0.880
Page 19 of 84 35)| Pembayaran Berbasis Saham Yang barus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis Saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36)| Kuasi-Reorganisasi Yana harus diinlaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilei wajer Aset dan Liabilitas: dan C| Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revahiasi Aset dan liatslitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. Sat 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38)| seamen Operasi Catatan 2. Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. Catatan 2.t 39)| Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak katigaj b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing, C) kisaran suku bunga kontraktual dan Setara Kas selama periode pelaporan: dan d) jumlah saklo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompak usaha disertai pendapat manajemen. Catatan 4
Page 20 OCR 0.856
Page 20 of 84 2) | Khusus Industri Perbankan a) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jeris mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada v saat periode pelaporan. €) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: St (1) Jumiah penyisihan penurunan #iki: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing ro: (3) Rincian jumlah Giro pada Banic Lain berdasarkan pihak yang mempunyai v hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai fimpaired) Gan tidak mengalami penurunan nilai (urumpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan isbrnewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (Lt Lt N Kh Ko
Page 21 OCR 0.843
Page 21 of 84 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dan otoritas yang berwenang: dan v (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan da. 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lan: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur: €) jumlah piutang menurut mata wang: G) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai Catatan 5 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen stas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, 9) mutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, hh) jumlah diamortisasi dengan menagunakan metode suku bunga efektif, dan W) Informasi keteriibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (EL) jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengensiantara lain: (L) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. D) Piutang Koasuransi | | | ON KK UK Ss. ST. tt Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (LE) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut janis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilkas, Ket
Page 22 OCR 0.852
Page 22 0184 €) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: v (1) Jumlah piutang berdasarkan reesuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reosuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pernisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumiah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata Lang: dan (4) Jumlah piutang yang @perkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (AI) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemitxayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (ah sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutarvg, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahsan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (S1 Pendapatan pemixayaan konsumen yang belum diakui v“ (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang v pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan) (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v (Bj Piutang pembisyaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai v jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: v (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan reccurse, beserta Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa & Lu «|. & &
Page 23 OCR 0.841
Page 23 of 84 recourse) serta perwapatan enjak piutang tanggulian (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang v diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. C) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: ti) Ringian jumlah berdasarkan pihak berelasi San pihak ketiga) (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perode pelaporan, DI samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kim piutang pembayaran sewa minimum pada akhi periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) tebub dari satu tahun sampai lima tahun (ce) lebih dari ima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum ditenma, (Ay nilai residu yang tidak dijarmin yana diakru sebagai manfaat lessor, (5) akumwiasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa Minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessce yang material. LL SL KL d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, fa) kurang dari satu tahun (b) letih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari ima tahun (2) total rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. At Le
Page 24 OCR 0.849
Page 24 of 84 6) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jurnlah pivtang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. v 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, €C) kerugian yang terjadi: dan G) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, C| Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan, e) Tingkat bunga piutang reverse repo, f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). KEK BU GR Da 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lan: v a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, v b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilahhan agunan tersebut.
Page 25 OCR 0.862
Page 23 of H4 v 10)| Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara Jain rindian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11)| Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v (Catatan 34 dan 35 b) Jumlah Cadangan Kerugsan Penurunan Nila (CKPN): dan v €C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. v 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. @) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak || v ketiga dan pihak berelasi. | bj Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian mvestasinye: v (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, v baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi perode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalu laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) walan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang v diklasifikasikan dimiliki hunaga jatuh tempo: (7) jk terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: fa) jumlah yang direklasifikasi ke dan dani setiap kategori: (b) alasan reklasilikasi: dan (C) sisa mvestasi dalam kelompok dinwiki hingga jatuh tempo yang telah v direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
Page 26 OCR 0.854
Page 26 of 84 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Lablitas V atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, v dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui Galam laba rugi dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum dirsalisasi atas investasi yang tersedia urtuk dijual yang direklasifikasi menjadi Girsiliki hingga jatuh tempo. 13)! Khusus Deposito ksengasld Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 2) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berstasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, C) penis dan jumlah deposito dalam mata vang asing: dan G) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencaran deposito tersebut, 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan narna penerbit dan akad syariah: KL, b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya, dan dj Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: aj Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan Irekuensi pembayaran bunga, | c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan | dh Informasi penting lainnya. 16)| Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Ke Oa Kat
Page 27 OCR 0.845
Page 37 of 84 a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan £ b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan poda pos pendapatan v komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba Stau rugi periode berjalan 17)| Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengenaiantara Isin, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh temno, jenis mata vang, dan uraian tentano sifat dan asal terjadinya (dari transaksi | usaha atau lainnya). 18)| Khusus Industri Asuransi v | Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) | Pinjaman Polis | Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: v | &) Sakio pinjaman polis menurut jenis mata uang: “ | | by Tingkat suku bunga. | 29 | Khusus Industri Perbankan | | Yang harus diungkapkan antara lan: 2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: v b) Juriah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: 2 e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, vw n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan v menurut ketentuan Bank Indonesia) a Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah “ Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: n Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektitxlitas, # y Jumlah dan persentase bagian bank stas kredit sindikasi baik selaku pimpmnan, v agen, atau anggota sindikasi,
Page 28 OCR 0.846
Page 28 of 84 3) tuntisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: v k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: n Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang Harus diungkapkan enkara kai a) Rincian jumlah tagihan dan tabiitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan senghapusan dan mutasi selama penode berjalan: C) Rincian jumlah tagihan dan batirtas berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi v yang sesual bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, Katatan 29 (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakw sebagai pengurang jumlah persediaan ap yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai V pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, v (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kritaria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dkapitalisasi selama periode berjalan, dan (W tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman | yang layak dikapitalisasi, | (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jamman, dan alasan v & St Ht Catatan 7 Lt
Page 29 OCR 0.833
Page 29 of84 Gijarminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, ndai pertanggungan asuransi, dan v risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan Asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, b) Khusus Industri Perhotelan Tembaian pengungkapan mila tercatat persediaan menurut kiasalikasi yang diatuw diungkapkan antara lain: ti) Makania dan minuman, (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. c| Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: la) Tanah Matang: (D) Unit Bangunan, dan (ce) Unit Bangunan dalam Penyelesalan, (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang v akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: Att KL Lt (1) Lokesi, lbos tanah, proses perizinan, (2) Jumlah biaya bunga dan rudi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. @) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (mecta televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): ..
Page 30 OCR 0.852
Page 30 of 84 (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Saham persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. f) Khusus Industri Rumah Sakit Ss Tambahan pengungkapan antara lain: Ui) Gost-obstan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan ndai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: ta) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan | (v) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, St Se (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: v (Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: v (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hdang, Ce) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, mila pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (9 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: | tg) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan y | (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.
Page 31 OCR 0.856
Page 31 of 84 23)| Pajak Dibayar Di muka Catatan 26 Yang harus drngkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Dimuka v Catatan 8 Yang harus diungkapkan antara lam rincian menurut jenis dan jumlah, Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (L) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesalan penjualan menjadi lebih dari satu tahun) (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk Oijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hat aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dirniliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: £ Ka) nilai Gari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: 1 jumlah tercatat oset tersebut sebelum aset atou kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan 25) Nas Reka. « penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila asat atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, 26)| Plutang Pihak Berelasi Non-Usaha Catatan 34 Yang harus diungkapkan antara lain : v a) rincian jenis, nara pihak berelasi, dan jumlah piutang, 4 (Manajemen berkeyakinan b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan mata IN piutang dapat terjadinya piutang pihak bereasi tersebut: v C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cattangan kerugian penurunan nilai Le
Page 32 OCR 0.862
Page 32 0f84 secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan delamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: Cc) mlaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuctasi harganya torsadia: @) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2085 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: f) aktur periode pelaporan dari laporan kevangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atav periode yang berbeda, 9) sat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan stas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui Jan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: 1) bagan atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, ji) liabilitas kontinjensi yang terjadi karana Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individusl atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabiltas, Pendapatan, dan laba atau rugi. K5 UAN Catatan 16 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaraikan adanya jaminan tersebut,
Page 33 OCR 0.829
29) Page 33 of 84 Khusus Industri Kehutanan HTI dan NTI dalam pengembangan Berupabraya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 8) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan, €) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Salto akhir. Ket 30) “3n) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (C) Perubahan hak bagi has# tot selama periode berjalan: dan KO) Reklasifikan provek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ka hak bagi hasi tol Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jens tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok setara paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan areaflokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: gan (5) Tanaman yang dijaminkan. bj) Untuk tanaman belum menghasilkan (L) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (p) Saldo awal Tambahan tahun berjalan 4. Biaya langsung (b) Jumlah kapitahsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi tar biss aka te LA tt
Page 34 OCR 0.832
Page 34 of 84 LL Pengurangan tahun berjalan Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (Cc) Pengurangan lainnya (0) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (oerkebunan rakvat/perkebunan plasmal: dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul neda plasma. KE an 0 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkaokan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan) b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tdak 2 tahun terakhir: €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdeserken lokasi/area peternakan, €) Kondisi hewan ternak, (Persentase kematian selama tiga tahun terakhir @ ra bewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang tutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: 1) Pendapat manajemen atas kecukupan milai cadangan kematian, jika ada, dan k) Nilat hewan ternak yang dijaminkan dan narne cihek yang menerima jaminan. Oa On MA Ia Ga « Sat 33) Properti Investasi 8) Yangharusdungkapkan antara lain: (J1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar Gari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat dperbandingkan: (ah nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan pendaian terakhir, (5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: ba ba
Page 35 OCR 0.861
b) cs) 3) Page 38 of84 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasikan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok eset yang menggunakan model Nilai Wajar, (O) keneradean dan jumeah pernbatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penohasilan dan hasil pelepasan: dan (71 kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasij (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara sigufikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara peniaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyututan Properti Investasi pada awal dan akhir perinde dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: Naa “aa HI «
Page 36 OCR 0.866
34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 2) 8) Ka Lah )) th Page 36 0184 (3) estimasi saat penyelesaian, (3) hambatan kelanjutan penyelesaian: (5) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk progerti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: fa) jumlah biava pinjaman yana dikapitalisasi selama periede berialan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak Gikapstaisasi. setiap kelompok Aset Tetap wajib dungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal bahik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah komitmen kontrektual dalam perolehan Aset Tetap, Jumlah komoensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan lai, ilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laparan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanagal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, Yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedarg dalam pembangunan, (Catatan 12 Tidak ada aset sewa pembiayaan !
Page 37 OCR 0.867
Page 3T of 84 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3)estirnasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S)jumiah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang dipunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapilalisasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (t)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah desusutkan penuh dan masih digunakan: (3)jurnlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijuat, (9) dalam hal model biaya digunakan, Wilai Wajar Aset Tetap avabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (S5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dan Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, mlai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna danfatau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumiah aset tetap yang dijadikan jamunan, nama pihak yang menerima jaminan dan slasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Fisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan |. asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. KL «4 ee 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: aperated acreage, unaperated acraage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendarsan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,
Page 38 OCR 0.850
Page 38 of 8d (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan) (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (dj) Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan koleitabiltas tagihan tersebut dalars bentuk tabel analisa umur tagihan. Sta « 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, |) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengirangan, dan reklasifikasi, d) dalam hal terdapat kapiaksasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilalannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, I) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takbenwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melaiwi Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Wilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasij h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitasj () nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaan terakhir, LL. &. KL ..
Page 39 OCR 0.881
Page 39 of 84 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar Bet (S5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabet yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir. KL b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup saldo ewal, penambahan dan pengurangan, Gan saldo akhir, dan (2) Juman aset, liabiitas, penghasilan dan beban, arus kos operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. d Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (IL) Kebijakan akuntansi sehubungan dangan: ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perkitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) blaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (aj) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : ta) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortsas belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan Le) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), St. St
Page 40 OCR 0.836
Page 40 0184 utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. 4d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguban selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan te) Saldo akhur. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang mash berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: te) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannye evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilal tersebut, (5) Apabila terdapat lebih dari satu Arsa of Interest, maka harus diungkapkan rincian w Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk baprtiap Arce of Interest. b. Liabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lam: a) jumlah utang usaha yang dwrsahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij SS St cc bj jumlah utang usaha menurut mata uang: dan —. | jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v 21 | Provisi @) Pengungkapan unituk provisi berlaku untuk provssi jangka pendek dan provisi jangka v panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) mal tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: ba
Page 41 OCR 0.878
Page 41 of 84 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam rilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomni: (?) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka/6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, tot KK « | | 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo. Catatan 19 4 2) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dungkapkan antara lain: a) Rincan berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengensi sifat masing-masing kewajiban. .. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dyual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. Te 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang barus diungkapkan dalam pos in antara lain liabiitas bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juge harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: €C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin), Seat
Page 42 OCR 0.850
Page 42 of84 7) | Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rinoan berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (S) Ringan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemulik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rinoan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdesarkan riak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisesi peda tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yong harus diungkapkan antara lam : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, (3) Rincian berdasarkan mata uang, (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuans, dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan aktir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, b) Utang Klaim Yang barus diungkapkan antara lain: (L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis esuransij dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. So tata eta Ketat Kate
Page 43 OCR 0.825
Page 43 of 84 Pe En Ae Je AAL Keterangan. C) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata vang, dan (a) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lan: (1) Jumiah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Perusahan antara prerni yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berclasi dan pihak ketiga: (a) Metode perhitungan yang digunakan) dan (5) Rekonsikasi jumlah pada awal dan akhir penode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, €) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lan: UI) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata vang: dan (3) Jumlah menurut umur utang. () Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (3) Jumlah menurut umur utang: dan (S) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata Lang: dan (3) Jumlah menurut jenis esuransi. Ke Sat ba tah ata et
Page 44 OCR 0.837
Page 44 0184 h) Titipan Premi v Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asurdnsi. i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham: (3) Datar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek vV an ea ana" . | Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Yang harus dungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan v b) infecmasi mengenai ketetapan pajak. | 11) | Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Plutang Yang harus dungkapkan antara lain: ah Jumlah Uabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, plutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12)| Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak v Yang harus diungkapkan antara lain jumniah uang muka kontrak yang diterima, SKL bea 13)! BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang | Yang harus diungkapkan antara lan bagian lancar atas habilitas jangka panjang sesuai v | dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini, 14) | Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk labilitas keuangan iainnya berlaku untuk liakvlitas vw keuangan lainnya yang bersifat jangks pendek dan jangka panjang, (2) Perusahean wojib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beralasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 45 OCR 0.861
Page 45 0f84 (a) nilai tercatat Nabilitas keuangan untuk setap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan, den (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara Iin : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restruklunsasi utang dan dampak pajak penghasian yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selarna periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam milai tercatat utang yang telah Girestruktursasi, Rul Ka KI, umnlah Habilitas keuangan amnnya tidak material 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lah rincan jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang Gimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancer atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang “19 Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus dungkapkan antara lain : a) nancian nama pihak berelasi, jenes, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut nata uang, dan €C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Le Catatan 34
Page 46 OCR 0.860
19) | | Page 46 of 84 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 3 b) K3) a e) n 9 ai 1 » rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata yang, kesaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, tanggal jatuh tempoz Jumiah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 14 (dua belas) Oulanj penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pnjaman, kejadian penting lainnya antara lam kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). Jamunan yang diberikan dengan menunjuk pet-pos yang berhubungan) persyaratan lain yang penting, sepert adanya pembatasan pembagian dividan, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan pengungkapan informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabiltas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. KE EK &
Page 47 OCR 0.887
Page 47 0184 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) d) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: rekonsikasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan (3) lebih dari 5 (limajahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie Sublease) pada tanggal laporan possi keuangan: Lt KA
Page 48 OCR 0.871
e) " Page 48 of 84 keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback), dan penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (t) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan (3) pembatasan-pembatasan yana ditetapkan dalam perjanjian sewa. la b) c) »N) | Khusus Industri Perbankan Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisas pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting Isinnya/debt covenance): (1) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dan tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap Isba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektitilitas: &« KK ta LL bana
Page 49 OCR 0.851
Page 49 of 84 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilsi dan mutasi selama periode berjalan, (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan) dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 4 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: Cc) Uabslitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan lisbilitas bersyarat Isinnya sebagaimana diatur dalam standar ekuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat kemponen biaya yang sifatnya matenal, misalnya beban Bye tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang @) Tabel yang memuat penjelasan tentang: dl) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan (3) Saldo akhir. KAKAK bean 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) imbalan Pasti Yang barus dkungkapkan antara lain: (L) gambaran umum mengenai jenis program, (2) rekonsiliasi saldo awal dan aktve dari nilbi kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat dratribusikan ke dalam: (Ga) biaya jasa kini, (b) biaya bunga: (c) suran oleh peserta program, (0) keuntungan dan kerugian aktuarial, Ta (Catatan 22
Page 50 OCR 0.826
(3) (3 (5) | 46) te) Iu) ta) (n) W tu D Page 80 of 84 perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: imbalan yang dibayarkan, biaya jasa lalu, kombinasi bisnis, Curtailment, dan envolasalan penyolasalan, analisis kewajiban Imbatan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya Udak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didansi, rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (2) tb) tc) td) te) Ku) ta) (n) hasil yang diharapkan dari aset program, keuntungan dan kerugian aktuariaf, perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata vang penyajian: yuran oleh pemben pekerja: juran oleh peserta program, Imbalan yang dibayarkan, kombinasi bisnis, dan penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi kevangan, paling kurang mengungkapkan: ta) tb) O ta) te keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, binya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: setiap Jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikorenakan olsh betasan Galam SAK: Nilai Wajar pad» akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakut di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pes dimana hal tersebut termasuk: (2) biaya jasa kir, 3 cc 3 Penjelasan tentang hal ini adi di laporan Aktuaria per 31! Desember — 2023 — yang merupakan laporan terpisah dari — Laporan — Keuangan Tahunan yang diaudit.
Page 51 OCR 0.859
Page SI or 84 (b) binya bunga, v (c) hasil yang diharapkan dari aset program, Id) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset 1, sesudi Jengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, Jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus): (N biaya jasa lalu: (o) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesarannya, dan (hh dampak dari batasan dalam SAK, (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: Penjelasan tentang hal ini adal di Laporan Aktuarw per 31 Desember 2023 yang merupakan laporan terpisaly Idari | Laporan — Keuangan Tahunan yang diaudit Sstt 4 (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatf dari keuntungan dan kerugian aktuanial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif iain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, | Namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan | Seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilal Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (tb) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian v yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil oktuol atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak v penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akher periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: Ma S3 ee (a) tingkat diskonto: v (b) tingkat imbat hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode v yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (0) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif v sebagat dasar untuk kenaikan imbalan masa depan),
Page 52 OCR 0.841
Page 52 of 84 fe) tingkat tren baya kesehatan: dan v (P) asumsi matenal lain yang digunakan dalam aktuaria: v (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren | biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (by akumulasi kewakban imbalan oascakeria untuk biaya kesehatan, (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tingoi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu | angka persentase dalam Ingkungan infissi yang rendah. | (15) Jumiah pericde tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dan: (8) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v Penjelasan tentang hal ini : Sat defisit pada program, dan di Laporan Aktuaria per 3 M timbul : Desambar 2023 yan 10). enyenaken yang pa merupakan laporan terisal (H) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari v dar” Laporan — Keuangan labilitas program pada akhir penode pelaporan: dan v Tahunan yang diaudit (ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir penods pelaporan, | (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari | v | luran yang diharapkan akan dibayar dalarn program selama penode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas Sepengandali, wajib diungkapkan sebagai berikut: fa) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertuls untuk pembebanan biaya v Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan saperti itu: (D) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1) Informasi yang memungkinkan pengguna laperan keuangan untuk v mengevaluasi silat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut, w pengungkapan gambaran umum jenis program sesua: dengan 5, huruf a)butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan | (ii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK v informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan | butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), Dutir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir il.
Page 53 OCR 0.864
Page 33 of 84 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program turan pasti. C) imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Fesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkepkanantara lain: (1) turan program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai Nabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan niial tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jodwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat Obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, bj peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: @) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pas yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: 9) kejadian penting kainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan IN) persyaratan penting lainnya. Se tt Te 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan aked syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (JJ uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (8) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (0) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi cart
Page 54 OCR 0.853
Page S4 0184 hasil (untuk Sukuk mudharabah), (1) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: Ca) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan () persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Nemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (d)jumloh bagian yeng akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (S) nama Wali Amanat dan keterkaktan usaha dengan Perusahaan: (Gl jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default), | 26) | Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan KAKAK KKR b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi Persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwahamanatan: dan () persyaratan penting lainnya, 27), Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal v pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain mesputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penaltij C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan v tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: dj jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, v KAK «
Page 55 OCR 0.880
Page 55 0184 » p) k) » m) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utano (misalnya restrukturisasi utano dan kondisi default): dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, komponen Liabilitas dari obligasi konversi, keberadaan fitur denvatif melekat, dan persyaratan penting lainnya MUKA Ki Re KRKK Ekuitas 1 Ekultas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) d d) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 59 (lima perseratus) atau letih, (2) Narna direktur dan kornisans yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham kainnya: Dalam hal terjadi perubahan rodalsaham dalarn periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pembertahuan Menten terkait, dan keputusan Rapat Umum Pernegana Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi ago, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanoa Hak LL ——b Catatan 23
Page 56 OCR 0.853
Page 56 of 84 Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasij dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka eksparsi, v penyelesalan pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, &) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dkcatatkan di Bursa Efek, agar v“ HS jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Catatan 28 Yang harus dungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v bj Uraian sumber agio saham, v v C) Rincian baya emisi Elek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: v dj) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, v | el Uraan mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: |) Pengungkapan untuk selisih ndai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan panjolasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: x (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-antitas yang v bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: 13) Tanggal efektif transaksi, 5 ta) Operasi atau keglatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, v (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, v (6) Wal tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang membenkan informasi antara lain: | la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya v untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang v dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansij dan v (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. v 3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali | Yang harus diungkapkan antara lain : Ja) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: | (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepenwlikan: | v
Page 57 OCR 0.822
Page S7 or 84 (2) Nama entitas anak, dan v“ (3) Nama pihak yang bertransaksi, v b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, dan v C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya v Pergendalian. 1 4) | saham Treasuri pankan 38 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal v disetorj b) Tenggat atau penode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang Giperolehj v €) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal v disetor: | d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara | harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan v &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasun. v memar 25. 5) | saldo Laba Kara Yang harus diungkapkan antara lain: 23) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): v b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, v dan €) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, v 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: v b) dasar penentuan Wlai Wajar waranj : C) wai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadeluwarse): v d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusnya: dan v @) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya | Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v komponen pendapatan komprehensif lainnya.
Page 58 OCR 0.841
Page 58 of 84 8) | Kepentingan Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernesang saham nonpeneendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk, 4. Laba Rugi Komprehensif Y | Pendapatan | Yang harus dungkapkan antara lain : | @) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui seiarna periode, | termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa) (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau | v IS) Dividen: v diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan phak ketiga: bj Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, | Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1098 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, | Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup v dalarn setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lam: li) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode | (lb) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui Gelam periade berjalan, dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: v 12) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelapocan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal v pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (Cc) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: Catatan 2? KAL .c
Page 59 OCR 0.844
Pnge 59 of 84 IM Dalam hal Perusahaan memilik: transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: v (2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi v keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keaaenan, vang antara lain terdiri dari: fa) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto, SL 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: €C) Masa berlaku tarif: G) Besaran tari dan €) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan Ringan jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan C1 Pendapatan sewa. 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat map, rawat jalan dan penunjang medis, Rincan pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusij b) Subsidi tidak mampu, dan S) Selisih perbutungan klaim, 5) | Khusus Industri Transportasi Rincian jurnlah dari kelompok produk'jasa utama antara lain: Set SL cut
Page 60 OCR 0.868
Page 60 0f84 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, G) Rindan pendapatan usaha dan keagenan: dan €| Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincan pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Premi Yang harus dungkapkan antara lam nndan dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan | untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, v Gan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Nka parusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka v pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tal tersebut harus diungkapkan, 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus dungkapkan antare Ian: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : aj) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan temibahan untuk provisi dan komisi yang diakulj Cc) #fek-efek: dan 0) Penempatan pada Bank Indonesia can Bank lain, KKU Kutu
Page 61 OCR 0.846
Page 61 of 84 10)| Beban Pokok Penjualan Catatan 29 Yong barus dungkapkan antara lain: | a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokck produksi yang dirinci: (1) Baya bahan baku, (2) Baya tenaga kerjaj dan (3) Baya overhead Bitambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: bj Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 105 (sepuluh perseratus) dari v pendapatan: dan €C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. v 1i)| Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: bj Beban jasa pelayanan: | C) Beban peoawai, d) Beban penyusutan sarana medis, e| Beban pemeliharaan sarang: F) Beban asuransi: Gg) Beban langganan daya dan jasaj h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jurmah beban menurut jenis klaim dar manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian. €) Komisi Neto | Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok | “ pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. | Set So tatanan
Page 62 OCR 0.820
Page 62 0184 d) Hasil Investasi v Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. 13) | Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: aj Rincian jumlah unsumunsur beban dopartemestalisasi, b) Gag dan beban pegawai lainnya, dan He) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. | 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lan: | a) Beban penjualanj v | bl Beban distribusj dan | Cc) Beban umum dan administrasi, v 15)| Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi v |. berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan | BebanKerugian Penurunan Nilai | Yang harus dungkapkan antara lain jsmlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- | masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa | Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya | Yang harus diungkapkan antara lam - Dah sincian dan jumlan Pendapatan lainnya, | b) rincian dan jumlah Beban lainnya, | &) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : | (L) biaya pinjaman meliputi: Ket Catatan 30 Cexatan 31 «.
Page 63 OCR 0.856
Page 63 01 84 (2) beban keuangan yang dihitung dengan rmenggunakan metode suku bunga etektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga) (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari Wansaksi instrumen keuangan meliputi: ta) rugi penurunan nilai dari kuctasi atas investasi tersedia untuk dijual (B) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (ce) omortisasi premiydiskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai, d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Venture Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dan entitas asosiasi dar operasi yang Cihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan 2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atasAset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis &set kevangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. c) Pegitangan (Neraa) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jumlah berdasarkan jenis, 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lan: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud, b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: el bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka indung nilai arus kas dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. at «
Page 64 OCR 0.883
Page 64 of 84 Catatan 25 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kinij v (2) penyesuaian yang diakui pada pericde atas pajak kini yang berasal dari periode v lalu: (3) jumtah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v tempocer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif v pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya v atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, @ikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Cc) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lam, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama) d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkankan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau v | (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, | dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarf pajak yang berlaku: e) penjelasan mengenai perubahan terif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada pericde akuntansi sebelumnya: v !) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak v tangguhan dalam laporan keuangan:
Page 65 OCR 0.871
Page 65 of 84 Gg) jumlah soraget perbedaan ternporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabiltas pajak tangguhan yang belum diakui, h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (8) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: 1) perhitungan beban dan liabihtas pajak kini dengan menerapkan tanf pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangaa pajak yang berlaku, v J) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakw pada laporan posisi v keuangan untuk periode sajian: dan v (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan v (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, “ bersama dengan jumlah terkait untuk setiap penode sajan, m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi v untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabiitas dalam laporan keuangan @) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi v tt bisnis, O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis v tidak diaku pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang v
Page 66 OCR 0.883
Page 66 O184 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. Katuan 33 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang herus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat dhatribusikan kepada entitas induk untuk persode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap Jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam “v penghitungan laba per saham dasar dan diusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dar setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi V mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifet antidilutif untuk periode sajian, G) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, v selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v 22) | Transaksi Pihak Berelasi Catatan 34 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang Jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1,000.000.000,00 (satu miliar rupsah) untuk transaksi dengan v Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,595 (nol koma lima perseratus) dan modal disetor untuk transaksi v engan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi v dan saldo dengan pihak dimaksud: C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi mekputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
Page 67 OCR 0.853
Page 67 of 84 3) e 4) dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (ah persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dari penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usah» dan piutang pihak berctasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagamana dimaksud dalam huruf a) dan b) Gilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (8) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalan bersama atau Pengaruh Signifikan terhadan entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (I) Imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lamnya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (S) pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusaheanj Ss. aa “t te aan (Manajemen berkeyakinan tidak ai penurunan ndai
Page 68 OCR 0.862
Page 68 of 84 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan, dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23)| Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan Mabxlitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata wang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan Habilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (4) jumlah selisih kurs yang diaku dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur peda nilai wajar melalui laba nugi, dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir perode. 28) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dungkapkan antara lain : a| untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakw atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (Il) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi v penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama penode tersebut Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi «« Catatan 36 ST KEK penurunan nilai: (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya v tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, | (4) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya: v (S) yurvah rugi penurunan nilai atas eset revalussian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan v (5) jurvan pembalikan rugi penurunan nilai atas aset reveluksian yang chakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. v
Page 69 OCR 0.868
Page 69 of 84 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (3) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: v (P1 jumlah perubahan estimasi yang berdamaak pada perinde berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus 3 diungkapkan. b| Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: v (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru membenkan informasi yang andal v dan relevan (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: Ka) setiap pos laporan kevangan yang terpengaruh: dan v (b) laba per saham dasar dan dilusianj (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-peniode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan v (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periade sebelum periode-penode tersebut 4 disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: ag La) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketil tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. KS tt
Page 70 OCR 0.842
Page 70 of 84 26) Kombinasi Bisnis 2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: “ (2) tanggal akuisisi: v (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, v periode berjalan, dan akumulssinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, fa) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: v (S) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan bentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi, “ (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, (7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nias 4 Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, v (8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indemmifikasi: (2) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, v (b) penjelasan tentang kosopakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: v dan (ch estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila Kisaran tidak v dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utarne piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: v te) Nilai Wajar piutang: | v (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan | v (Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual | yang diperkirakan tidak tertagih, | (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset | v yang diperoleh dan Liabiltas yang diambil alih: (lt) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Ndai Wajar: (2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya @konomi terjadi: v (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal “
Page 71 OCR 0.869
(12) (13) (14) (25) Page 71 of 84 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: lah informasi sebagaimana dimaksud daiam angka 33 muruf D) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (D) aiwsan Liabilitas Oktak dapat diukur secara andal, Galam hal pembelian dengan diskon: (aj jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimane keuntungan tersebut diakui: dan (bj penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memliki kurang dari 10015 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (aj jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akusisi dan dasar pengukurannya: dan (b| teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan Wlai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nai Wajar, Galam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: ta) Nilsi Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi dan (Dj jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekustas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakutsisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berkut: Lal jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakulsisi sejak tanggal akussisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.865
c) Page 72 of 84 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (8) (2) 3) ta) (5) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabiltas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Uabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (ce) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama penode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Ikdbelitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan! (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesalan, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: liabslitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir pericde pelaporan, jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-wih dalam kombinasi bisnis pada penode pelaporan berjalan atau penode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisrs: dan
Page 73 OCR 0.849
Page 73 Or 84 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dergan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lsinnya apebila Pengendalian diperoleh, dan (8) jumlah aset dan liabilitas selwin Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dilkhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Catatan 38 Yang harus diungkapkan antara lain : al) pengungkapan pada level segmen) (1) informasi umum, yang terdiri dari: (2) faktor-faktor yang digunakan olah manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setup segmen v Giloporkan, (2) “formasi mengena' laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban v tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen v @ilaporkan, aset segmen, liabditas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan kevangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setap v kelompok produk dan jasa yang serupa, 12) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribuskan kepada: 4 negara domisili Perusahaan: dan | v IL semua negara asing secara total dimene Perusahaan memperoleh v pendapatan. Dalam ha! pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpsah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada nagara Sci
Page 74 OCR 0.875
Page 74 of 84 tersebut secara individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: | negara domisili Perusahaan: dan NI. semua pegara asing secara total dimana Perusaheen merniliki aset. v Daiarn hai aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1086 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) faktaj (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan v (ch identitas segrmen yang melaporkan pendapatan tersebut, v 28) | Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: v (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan Ilabiltas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap seamen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. Ah b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (L) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (ah pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang # dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, don (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Ndat Wajar setelah v dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan eset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribuskkan pada aktintas operasi, investasi dan v pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan Operasi yang dihentikan v yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 75 OCR 0.852
29) Page 75 or 84 Instruman Derivatif selain Derivatif Melekat 8) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yan atu lindung nilai atau tujuan Isinya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan Si 1, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Tindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (JI) hakikat can sitat dan transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. €C) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung niat, dan (32) Bagi Instrumen yong tidak dimaksudkan sebagai suatu Indung ndai, disebutkan tujuannya. KU GK UK Sd 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Nabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk depat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan bj Iverarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. Catatan 35 3 Dividen Yang harus diungkapkan antara lan: a) jumah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagat distnbusi kepada pemulik pada periode pelaporan, bj) jurwah utang dividen untuk: Catatan 25
Page 76 OCR 0.846
Page 76 of84 (1) periode pelaparan, dan (2) periode sebelumnya, €) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaparan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kunwlatif yang tidak diakui. 44) Bagan Partisipasi dalam Ventura Bersama Yong harus diungkapkan entara lain: a) jumlah agregat dan Nabilitas kontinjensi dengan jumlah liabditos kontinjensi tainnya v secara terpisah, b) jurnlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam v Ventura Bersama secara terpisah dari kornitmen lainya: Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan v bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dan d) dalam hal Ventura Bersama diakut dalam pengendakan bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan v (2) jumlah agregat setiap aset loncar, aset tidak lancar, lisbilitas jangka pendek, v liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33)| Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain - (1) perikatan yang meliputi: (a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkat dalam perjanjian, Il periode berlakunya perkatan: NW. dasar penentuan kompensasi dan denda, IV. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan Y. pembatasan-pembatasan lainnya, v (0) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: « aa Sao 3 Katetan 37 un
Page 77 OCR 0.810
Page 77 of 84 Ii. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Si. periode berlakunya perikatan: Wi. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan Iv. sanksi-sanksi: SKK (23 pemberian jaminan atau daransi. diungkapkan: Ca) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk #ihak yang dijamin: (8) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan) dan (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya Tasilitas L/C, cerukan bank, dan | (9) uraian mengenai sifat, Jenis, Jumlah dan batasan-batasannya, bj Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara kain : (1) perkara atau sengketa hukum, ungkapkan: Ca) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang @porkarakan, (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion), dan (0) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, | (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: | (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau v banding). (a) peristiwa kontinjensi lainnya, yeng diungkepkan antara lain: | (a) karakteristik aset atau habilitas kontinjensi, | (b) estimasi dari dampak keuangannya: | v (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus v SAK KAK Sa «
Page 78 OCR 0.856
Page 78 of 4 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: B) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmai b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: €) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, Gd) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama dan ID) ISi perubahan perjanjian, jika ada. HE Gehak 35)! Manajemen Risiko Kewangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebyakan dalam pengelolsan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (L) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tdak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan ndai: (2) risiko likuiditas, antara lam: la) analisis jatuh tempo untuk llab/itas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskrisi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) nsiko pasar, antara lain analisis sensitiwtas untuk setiap jenis nsiko pasar dimana entitas terdampak pada aktur perinde pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (9) risiko lainnya yang dimiliki cleh Perusahaan. bj) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, Catatan 3S 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan madal pada tanggal laporan
Page 79 OCR 0.869
Page 70 of 84 posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bark Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. | | 37| b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Ringan perhitungan dan posisi devisa neto menunut Jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank, d) Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyana meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. Kuasi-Rcorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegratan kuasi-reorgenisasi yang meliput: a) Jumlah sakio negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tigh tahun berurutan sejak kuasi-reorganis-asi, b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorgamisasi: d) Rincian dan jumlah yang membentuk akun selisih penilasan Aset dan liabiktas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan @| Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi, 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kudlitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
Page 80 OCR 0.874
Page 80 of B4 permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk v memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan v (3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permedalannyaj bj ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, v C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, v | pernyataan atas kepatuhan terhadap setiso persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan v @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila v terjadi ketidakpatuhan. 39)| Transaksi Nonkas Catatan 39 Yang harus dungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas v dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Trantaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa perrbiayaan, “ akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, 40) | Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendak v ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada v pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, v C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham v pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: C) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham v yang beredar pada akhir periode, 1) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selarna suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar v
Page 81 OCR 0.816
Page 81 0184 Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagamana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jurtah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tangga! pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 8) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahann dalem suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, 4), Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Pertetungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (L) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (SJurnlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiltas, | MARAK 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Aked Asuransi Syariah, C) Rincian Aset, Latwlitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan | d) Zakat SKK 43)| Informasi Penting Lainnya | Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: | aa) Kontrak reasuransi: | b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: | C) Rasio keuangan penting, | d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan | €) Peristnwa atau keedaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup | perusahaan. 4) | Khusus Industri Kehutanan : Pa) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu), SIK KK
Page 82 OCR 0.870
Page 82 of 84 Pemenuhan liabilitas terhadap negera seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksangan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): dj Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: @| Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjaian dan akumelasinyaj dan (Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhrkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaparan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa don (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. « 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hat Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah ditertvtkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: BD) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi: €) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan AP MUA Catatan 41
Page 83 OCR 0.876
Pase 83 of 84 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestirnasi secara wajar, 47) Rekdasifikasi 2) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direkiasifikasij dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tdak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. aa 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sfat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lan yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otontas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) — nngkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara Isin: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbada untuk laporan posisi kauangan beserta penjelasannya: dan (3) — rekonsilissi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lam untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 84 OCR 0.907
Page 84 ot 84 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti perisiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusangan, Jakarta, 30 Juli 2024 4 Gregory Sugyono Widjaja
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik N
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Bank Lam
p.11
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 8
instance.zip
done
SPD LK 1H24.pdf
done
FinancialStatement-2024-II-ACES.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
LK AHI 1H24.pdf
done