Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 37
Page 1
Paparan Publik
Jakarta
29 Juli 2024
Page 2
Forward-Looking and Cautionary Statements
• This presentation has been prepared by the management of PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (“HMS”) solely for use in connection with the presentation to
public during the Public Expose and does not constitute or form part of an offer, solicitation, recommendation or invitation of any offer, to buy or subscribe for any
securities, nor should it or any part of it form the basis of, or be relied in any connection with, any contract or commitment whatsoever. Further, nothing in this
document should be construed as constituting legal, business, tax or financial advice.
• The information and opinions in this document are provided as at the date of this document (unless stated otherwise) and are subject to change without notice, its
accuracy is not guaranteed and it may not contain all material or relevant information concerning HMS or its subsidiaries. Neither HMS nor any of its affiliates,
advisors and representatives make any representation regarding, and assumes no responsibility or liability whatsoever (in negligence or otherwise) for, the
accuracy or completeness of, or any errors or omissions in, any information contained herein nor for any loss howsoever arising from any use of these materials.
• This presentation and related discussion may contain projection of future results and other forward-looking statements. These statements can be recognized by the
use of words such as "expects", "plans", "will", "estimates", "projects", "intends" or words of similar meaning. Achievement of projected results is subject to risks,
uncertainties and inaccurate assumptions, and HMS is identifying important factors that, individually or in the aggregate, could cause actual results to differ
materially from those contained in any forward-looking statements made by HMS.
• HMS’ business risks include: excise tax increases and discriminatory tax structures; increasing marketing and regulatory restrictions that could reduce our
competitiveness, eliminate our ability to communicate with adult consumers, or ban certain of our products in certain markets or countries; health concerns
relating to the use of tobacco and other nicotine-containing products and exposure to environmental tobacco smoke; litigation related to tobacco use and
intellectual property; intense competition; the effects of global and individual country economic, regulatory and political developments, natural disasters and
conflicts; the impact and consequences of Russia's invasion of Ukraine; changes in adult smoker behavior; the impact of COVID-19 on HMS’ business; lost revenues
as a result of counterfeiting, contraband and cross-border purchases; governmental investigations; unfavorable currency exchange rates and currency devaluations,
and limitations on the ability to repatriate funds; adverse changes in applicable corporate tax laws; adverse changes in the cost, availability, and quality of tobacco
and other agricultural products and raw materials, as well as components and materials for our electronic devices; and the integrity of its information systems and
effectiveness of its data privacy policies. HMS’ future profitability may also be adversely affected should it be unsuccessful in its attempts to produce and
commercialize reduced-risk products or if regulation or taxation do not differentiate between such products and cigarettes; if it is unable to successfully introduce
new products, promote brand equity, enter new markets or improve its margins through increased prices and productivity gains; if it is unable to expand its brand
portfolio internally or through acquisitions and the development of strategic business relationships; if it is unable to attract and retain the best global talent,
including women or diverse candidates; or if it is unable to successfully integrate and realize the expected benefits from recent transactions and acquisitions.
Future results are also subject to the lower predictability of our reduced-risk product category's performance.
• HMS cautions that the foregoing list of important factors is not a complete discussion of all potential risks and uncertainties. HMS does not undertake to update
any forward-looking statement that it may make from time to time, except in the normal course of its public disclosure obligations.
2
Page 3
22 July 2024
3
Page 4
4
Page 5
Agenda
Kondisi Eksternal
Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif
Perusahaan
Sampoerna Untuk Indonesia
Penutup
5
Page 6
Agenda
Kondisi Eksternal
Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif
Perusahaan
Sampoerna Untuk Indonesia
Penutup
6
Page 7
Pertumbuhan ekonomi yang stabil di tengah pelemahan daya
beli
Ekonomi yang stabil Permintaan konsumen tetap rendah
5,2%
5,1%
5,0% 5,0%
4,9%
Indeks Kepercayaan Konsumen
Pertumbuhan
PDB
Year-on-Year (YoY)
Q1'23 Q2 Q3 Q4 Q1'24 Q2
128
125 125
5,2% 124
123
123
4,0%
Inflasi 2,9% 2,7% 2,8% 2,8%
Year-on-Year (YoY) Jan Feb Mar Apr Mei Jun
2023 2024
Sumber: World Bank, Indonesia Economic Q1'23 Q2 Q3 Q4 Q1'24 Q2
Prospects, June 2024 Sumber: Biro Pusat Statistik Sumber: Bank Indonesia
7
Page 8
Industri tembakau terdampak oleh downtrading
Segmen Golongan Industri Area dengan Pertumbuhan Segmen
Pangsa Pasar (%) Di bawah Gol. 1 yang lebih besar
dibandingkan Nasional
Semester 1, 2024 vs. Semester 1, 2023
Indonesia Timur
61% 56% Gol. 1 +6 pp
Sumatra Selatan
+7 pp
Di bawah
Gol. 1
▲ 5 pp
39% 44%
Jabodetabek
+7 pp
Semester 1, 2023
H1, 2023 2H 2023 Semester 1, 2024
H1, 2024
Sumber: estimasi Perusahaan Sumber: estimasi Perusahaan
Note: ”Gol 1" adalah singkatan dari Golongan Produksi 1 yang didefinisikan sebagai volume produksi tahunan per kategori rokok lebih dari 3 miliar unit (untuk sigaret kretek mesin atau SKM dan sigaret putih mesin atau SPM) dan 2 miliar unit (untuk sigaret kretek tangan atau SKT) untuk total perusahaan dan perusahaan afiliasi.
"Di bawah Gol. 1” atau di bawah Golongan 1 didefinisikan sebagai volume produksi tahunan per kategori rokok kurang dari 3 miliar unit (untuk sigaret kretek mesin atau SKM dan sigaret putih mesin atau SPM) dan 2 miliar unit (untuk sigaret kretek tangan atau SKT) untuk total perusahaan dan perusahaan afiliasi
8
Page 9
..dan rokok ilegal meningkat hampir 50% sejak 2020
Rokok Ilegal
(%)
6,9%
5,5%
4,9%
2020 2022 2023
Sumber: CNBC Indonesia, Rokok Ilegal Masih Menghantui RI (23 Desember 2023) 9
Page 10
… yang dipengaruhi oleh kenaikan tarif cukai sebanyak dua-digit
yang jauh di atas inflasi
4x
Kenaikan Cukai vs. Inflasi
17%
11%
7%
4%
3%
3% Inflasi
Kenaikan Tarif Cukai*
2017-2019 2020-2022 2023-2024
Pra-Pandemi Pandemi Periode Terakhir
Catatan: *kenaikan tarif cukai menggambarkan estimasi kenaikan rata-rata tertimbang industri. Angka dalam grafik mencerminkan rata-rata untuk masing-masing periode.
Sumber: Badan Pusat Statistik untuk Inflasi
10
Page 11
..dan juga semakin lebarnya jarak tarif cukai antara segmen
Golongan 1 (Gol. 1) dan Di Bawah Golongan 1
Tarif Cukai SKM Segmen antar Golongan
(Rp./batang) Pangsa Pasar(%)
Pra-Pandemi Pandemi Pra-Pandemi Pandemi
82%
1,231 Gol. 1
75%
485 2,5x 64%
vs. 2017
56% Gol. 1
746 Di bawah
44% Di bawah 2,5x
Gol. 1
285 Gol. 1 vs. 2017
530 36%
195 Segmen mesin di
25%
335 bawah Gol. 1:
18%
2,9x
2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 1H'24
Sumber: Kementerian Keuangan Sumber: Estimasi Perusahaan
11
Page 12
Agenda
Kondisi Eksternal
Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif
Perusahaan
Sampoerna Untuk Indonesia
Penutup
12
Page 13
Sampoerna adalah perusahaan #1 di industri tembakau
Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 27% pada Semester 1
2024; namun dinamika industri berdampak negatif terhadap
kinerja Perusahaan
Perubahan dibandingkan
Semester 1, 2024
Semester 1, 2023
Volume 39,9 -3%
(miliar unit)
Pendapatan Bersih 57,8 +3,0%
(Rp. triliun)
Laba Bersih 3,3 -11,6%
(Rp. triliun)
Pajak* 40,0 -8,2%
(Rp. triliun)
Source: Laporan Finansial Terkonsolidasi PT HM Sampoerna Tbk..Semester 1 2024 Catatan: *mencerminkan total pembayaran cukai dan pajak pendapatan Perusahaan 13
Page 14
Strategi dan inisiatif utama untuk mendorong pertumbuhan
Portoflio multi-kategori yang kuat di seluruh segmen dan inovasi yang berkelanjutan
• Peningkatan pangsa pasar pada segmen Golongan 1
- Memimpin dalam segmen sigaret kretek mesin tar rendah (SKM LT) dan sigaret putih
mesin (SPM)
- Bertumbuh pada segmen sigaret kretek mesin tar tinggi (SKM HT)
- Pertumbuhan portfolio sigaret kretek tangan (SKT) yang padat karya
• Mendorong pertumbuhan produk bebas asap
Jangkauan pasar yang kuat didukung oleh teknologi digital
14
Page 15
Memimpin dalam segmen SKM LT dan SPM
Memperkuat brand equity dalam portofolio segmen sigaret mesin
Kampanye Aktivasi
Portofolio
Produk Baru
Diperkenalkan
pada Juni 2024
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 15
Page 16
Bertumbuh pada segmen SKM HT
Kampanye Aktivasi
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 16
Page 17
Pertumbuhan portofolio SKT yang padat karya
Memimpin di segmen SKT dengan merk legendaris kami
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 17
Page 18
Pertumbuhan portfolio SKT yang padat karya
Portofolio Kampanye
Produk baru SKT
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 18
Page 19
Mendorong pertumbuhan
produk bebas asap melalui
inovasi dan ekspansi
• Memperluas komersialiasi ke target area di
berbagai kota
• Lebih dari 200.000 pengguna dewasa (18+) IQOS
• Momentum pertumbuhan di Perkotaan Jakarta
Pangsa Pasar di Perkotaan Jakarta
4,5%
3,3% 3,5% 3,4%
2,7%
1,8%
Q1 Q2 Q3 Q4 Q1 Q2
2023 2024
Source: estimasi perusahaan. Catatan: Perkotaan Jakarta mewakili Jakarta Barat, Pusat, dan
Selatan yang mencakup sekitar 1,5 juta Pengguna Nikotin Dewasa
Catatan: pengguna dewasa (18+) IQOS periode kuartal 2, 2024
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 19
Page 20
Pertumbuhan produk bebas asap kami: Terea dengan Cengkeh
Penawaran baru (Feb’24) (May’24)
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 20
Page 21
Pertumbuhan produk bebas asap kami: inovasi berkelanjutan
Inovasi kapsul Penawaran pada segmen baru
Peluncuran TEREA Pearl
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 21
Page 22
Kemitraan dengan
ratusan
pengusaha lokal
Materi ini tidak ditujukan untuk tujuan pemasaran atau komunikasi komersial 22
Page 23
Jangkauan pasar yang kuat untuk mendukung multi-kategori,
dengan ekosistem digital, dan tenaga komersial yang tangguh
dan handal
Digitalisasi Kemitraan untuk
produk bebas asap
Sistem
pemesanan
menggunakan
teknologi AI
Dengan tenaga komersial yang tangguh dan handal sebagai fondasi
Legenda: GT merupakan singkatan dari General Trade ; KA merupakan 23
singkatan dari Key Accounts
Page 24
Agenda
Kondisi Eksternal
Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif
Perusahaan
Sampoerna Untuk Indonesia
Penutup
24
Page 25
Salah satu perusahaan publik dengan jumlah pekerja terbesar di Indonesia
Dampak berganda terhadap ratusan ribu tenaga kerja tidak langsung
Catatan: jumlah pekerja langsung dan tidak langsung sebesar 90.000 pada akhir Juni 2024; pekerja langsung sebesar 20.578 (PT HM Sampoerna Tbk. Laporan Keuangan untuk periode yang berakhir Juni 2024)
25
Page 26
Prinsip berkelanjutan merupakan inti dari Sampoerna
Lingkungan Sosial Tata Kelola
• Efisiensi energi dan pengurangan emisi • Penjualan, pemasaran, dan komunikasi bagi • Integritas bisnis
• Pengelolaan Sumber Daya Air konsumen dewasa • Pengelolaan rantai pasok yang
• Pengelolaan limbah • Inovasi produk sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan
baik • Penghormatan terhadap Hak Asasi
• Kesejahteraan sosial ekonomi pada rantai Manusia (HAM)
pasok dan komunitas kami
• Lingkungan kerja yang sehat dan adil
Peresmian 10,550 panel surya di Pabrik Sukorejo, 2023
26
Page 27
Program Pencegahan Akses
Pembelian Produk Nikotin
oleh Anak
Menyediakan informasi dan materi
tentang pencegahan akses terhadap
produk nikotin kepada anak
yang telah mencakup
1,5 juta
mitra retail dan titik penjualan di seluruh
Indonesia
27
Page 28
Kemitraan dengan petani tembakau dan cengkeh yang sejalan
dengan Standar Good Agricultural Practice (GAP)
Pencegahan pekerja anak, keamanan dalam bertani, bank sampah, penghijauan kembali hutan
>22.000 petani 28
Page 29
Fasilitas SKT baru di tahun 2024 menambah ribuan tenaga kerja
+5 Kemitraan dengan Pengusaha Lokal +2 Fasilitas SKT yang dimiliki Sampoerna
(periode akhir Juni 2024) (+1 fasilitas SKT pada semester 1 2024 dan +1
fasilitas SKT pada semester 2 2024*)
Pulau Jawa
Total karyawan >90.000
(~90% karyawan SKT)
(langsung dan tidak langsung)
*Siaran Pers PT HM Sampoerna Tbk. pada bulan November 2023 29
Catatan: jumlah pekerja langsung 20,578 (PT HM Sampoerna Tbk. Laporan Keuangan Kuartal 2 2024)
Page 30
Dukungan UMKM yang berkelanjutan untuk Indonesia
>250,000 >6,300
Toko SRC Mitra SRC
Sampoerna Retail Community
Dampak untuk Indonesia
Rp. 236
Triliun/tahun 11.36%
Pendapatan toko SRC dari PDB sektor Retail1)
Dampak terhadap bisnis lokal
+42% Pendapatan 77% Toko memiliki
tambahan
90% Toko telah
terdigitalisasi
Toko usaha
Dampak terhadap komunitas
Omzet Produk
UMKM melalui Rp. 5.65
Triliun/tahun 51% Toko menyerap
tenaga kerja
“Pojok Lokal” 40% lebih tinggi vs. toko non-SRC
Sumber: Dampak SRC Untuk Indonesia (2023) dari Riset Kompas Gramedia (KG) Media. Note: 1) PDB Ritel (Perdagangan Besar dan Eceran, bukan Mobil dan Sepeda) tahun 2022:
Rp.2.077,43 Triliun
SETC
>72,000 >100 Kota/kabupaten
Peserta pelatihan Cakupan pelatihan
30
Page 31
Investasi di Fasilitas Produk
Bebas Asap
Januari 2023
Peresmian fasilitas produksi produk bebas
asap di Karawang, Jawa Barat untuk pasar
domestik and ekspor
Kuartal 3 2023
Berdirinya Fasilitas laboratorium R&D
untuk produk bebas asap yang turut
menciptakan lapangan pekerjaan dengan
keterampilan khusus
Total investasi untuk produk bebas asap
~USD 300 juta
(sampai tahun 2023)
31
Page 32
Jejak operasional yang besar di seluruh rantai nilai dan
investasi berkelanjutan di Indonesia yang sejalan dengan prioritas negara untuk
meningkatkan hilirisasi
Periode Juni 2024
Fasilitas SKT 6 fasilitas sigaret kretek tangan (SKT)
yang dimiliki
Perusahaan 2 fasilitas sigaret kretek mesin (SKM)
1 fasilitas produk bebas asap dan
laboratorium R&D
Kemitraan Dengan
Pengusaha Lokal 43
>90.000 Pekerja ~USD 6,4 miliar ~30
(Langsung* & Tidak Langsung) Total Investasi Destinasi Ekspor
(2005 – 2023)
*Note: direct employees 20,578 (PT HM Sampoerna Tbk. Financial Statements Q2’2024)
32
Page 33
Diakui dengan berbagai penghargaan dan sertifikasi
KORPORASI UMKM KARYAWAN
Linkedin Top Company The Best Social Value Program in Traditional Retail Shop Equal Salary Certified
Fortune 100 Best Indonesia Company with MSMEs Development Program Top Employer Award 2024
Indonesia Corporate Reputation Awards 2023 Korporasi Peduli Kapasitas dan Mutu UMKM HR Excellence Award
Most Valuable Company 2023 (Times Indonesia) Best Impact in Local Empowerment of the Year (Mata Lokal)
Indonesia Living Legend Awards 2024
Perusahaan Rokok Terbaik (Bisnis Indonesia)
INOVASI KOMERSIAL, BRAND, dan DIGITAL LINGKUNGAN
The Value Creation Awards Indonesia Top Digital PR Award 2024 Waste4Change Award
ASEAN Enterprise Innovation Award Sales Team Team Champions 2023 (SWA) East Java Governor Award (Environment Report)
Anugerah Bapeten Indonesia Customer Experience Champions 2023 (SWA)
Best Digital Campaign: Entrepreneurship (Mata Lokal)
33
Page 34
Agenda
Kondisi Eksternal
Kinerja Bisnis, Strategi, dan Inisiatif
Perusahaan
Sampoerna Untuk Indonesia
Penutup
34
Page 35
Keberlanjutan Industri Hasil Tembakau Legal
Keselarasan dengan agenda Pemerintah untuk mendukung optimalisasi
penerimaan negara dari cukai dan sejalan dengan perlindungan tenaga kerja,
keberlanjutan para pelaku industri hasil tembakau legal, dan mendukung inovasi
dalam industri.
• Kebijakan cukai hasil tembakau tahun jamak (multi-years) dengan kenaikan
tarif cukai yang moderat berdasarkan parameter ekonomi yang terukur
(seperti tingkat inflasi) dan mempertimbangkan daya beli konsumen dewasa
• Melanjutkan arah kebijakan saat ini yang melindungi segmen SKT padat karya
• Mengatasi tren downtrading yang terus berlanjut untuk memastikan
penerimaan cukai yang optimal dan menjaga keberlangsungan usaha para
pelaku industri tembakau
• Kebijakan cukai berbasis profil risiko untuk mendukung inovasi pada industri
tembakau
35
Page 36
Fundamental yang kuat untuk terus
menciptakan nilai jangka panjang bagi
Indonesia
• Perusahaan terkemuka yang telah berdiri selama 111 tahun
• Mempertahankan posisi kepemimpinan pasar di industri tembakau
• Portofolio multi kategori yang kuat di seluruh segmen dan inovasi
yang berkelanjutan
• Jangkauan pasar yang kuat dengan jejak operasional yang besar
Melalui ‘Sampoerna Untuk Indonesia’, kami akan terus berkembang
dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam semua aspek
bisnis kami, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia.
36
Page 37
Paparan Publik
Jakarta
29 Juli 2024
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.7
unresolved
org
Pusat Statistik
p.10
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.