Skip to content
Back to announcement

OJK CHECKLIST - Jun 2024.pdf

Financial statement Text extracted DKFT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.898
Page IL or 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek, Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIN.G,17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan,

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki Pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A',

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan.

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Central Omega Resources Tbk
Bidang Usaha “| perdagangan hasil tambang dan $ pertambangan
Jenis penawaran Umum ”—— ——
30 Juni 2024 Tahun 2023
Nama Kantor Akuntan Publik | Tidak diaudit KAP Mirawati Sensi
Idris
Nama Partner Tidak diaudit Jacinta Mirawati —|
"Opini Akuntan Tidak diaudit Wajar Tanpa
Pengecualian

N

Page 2 OCR 0.909
Page 2 of 84

Catatan tentang Opini (jika
ada)

Tidak diaudit -

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

(NN Rupiah penuh

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No.VIILA,2 tentang “Independensi v —
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting (dalam Rupiah)
Periode laporan keuangan 30 Juni 2024 Tahun 2023
Pendapatan 441.562.416,029 811.659.069.690
Laba (rugi) bruto 218.681.113.943 351.918.490.018
Laba (rugi) usaha/operasional 93.561.744,632 87.385.099.266
EBITDA 151.065.226.669 245.950.536.514
Laba (rugi) Bersih periode
berjalan 224,538.958.556 30.676.804.800 |
Laba (rugi) komprehensif 224.538.958.556 29.043.095.945
Laba Per saham (dasar) -
dalam Rupiah penuh 27,44 11,37
Laba Per saham (dilusian) -
27,44 11,37

Page 3 OCR 0.847
Page 3 of 84

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

2.581.456.039.836

2.567.693.703.141 |

Jumlah Aset Lancar

1,159.570.137,243

1.119.506.010.625

Jumlah Aset Tidak Lancar

1.421.885.902.594

1.448.187.692.516

"Jumlah Liabilitas

1,932.202.026.430

2.148.916.148.291 |

Jumlah Liabilitas Jangka
Pendek

1,053.377,754.056

1.169.108,963.914

Jumlah Liabilitas Jangka

878.824.272.374

979.807.184.377

Panjang
Jumlah Ekuitas “ 649.254.013.406 | 418.777.554.850
|“ Modal Disetor 563.824.660.000 | — 563.824.660.000
Saldo Laba (274.463.031.796) | (425.745.104.685)
Rasio Keuangan?
Rasio Lancar (Yo) 110,08 95,76Yo
ROA 8,705 1,1396
ROE ' | 34, 5896 6,946
| Ebitda thd pendapatan (86) AM 3096

"dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

AN

Page 4 OCR 0.881
Page 4 of 84

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 |

Halaman 1 & 2

x
aa Laporan laba rugi komprehensif selama periode x Halaman 3
Laporan perubahan ekuitas selama periode x Halaman 4 1
Laporan arus kas selama periode x

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan

mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
Catatan atas Laporan Keuangan

1 »
Ketentuan Umum
Perusaheen wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

3. gambaran umum Perusahaan,

b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan:

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam ksporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kis,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
Calam laporan keuangan, dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian",

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dyaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya,

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Page 5 OCR 0.866
Paye 5 of'84

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

& Pendirian perusahaan

1, Gambaran Umum Perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan)

Catatan Ia

2)

Nomor dani tanggal akta pendinan serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan Ia

3)

Kegiatan usaha sesudi anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
periode pelaporan:

Catatan 10

9

Tempat kedudukan perusahasn dan lokasi utama kegiatan usaha:

| Catatan 12

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
Gisajikan, wajib disebutkan saat dimulyinya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6)

Nama entitas induk dan narna entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate
perent of the group). Dalam hsl tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

Catatan 1a

7)

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dirniliki,

8

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan permerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksplostasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
8) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nara lokasi,

Catatan Id dan 1e

Page 6 OCR 0.850
Page 6 of 84

. Nama pemilik izin lokasi,

# Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj

# Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Izin lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

ai: Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

Nama lokasi:

8 Nama pemilik ijin lokasi,

. Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya,

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan permnilik Ijin lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
Sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan dan

. Akurnulasi jumlah peoduksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan,

Catatan 1d dan 1e

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian lvas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH) dan
€) sisa umur HPM.

Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang
diterbitkan di luar Indonesia:

Jeris dan jumlah Efek yang ditawarkan,

3)

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

xjxalxa| x

Catatan 1b

Catatan 1b

4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jurnlah Efek yang diterbitkan (corporate

action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Catatan 1b

Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/at atau EBK ya ang dikendalikan n beik secara langsu Ing maupun tidak
langsung,

Page 7 OCR 0.884
Page 7 of 84

Tempat kedudukan,

x
3) | Jenis usaha, x Catatan 1c
4) | Tahun beroperasi secara komersial, x Catatan ic
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): x Catatan 1c
6) | Totat Aset: dan Tg — x Catatan 16

»

Informasi penting lainnya antara lain:

2) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari SOSb
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

C) akhir penode pelaporan dan kaporan keuangan entitas anak apatWa laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda)

d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka,

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemwlikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan tilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk, dan

? dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian,

(2) jumiah persentase kepernilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

Page 8 OCR 0.827
Paye 8 of 84

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

da. Karyawan, direksi, komisaris, Ne komite audit
yang harus di ungkapkan antara lai
1) Nama dan jabatan unituk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite x Catatan 17
2udit:
2) | Cakupan manajemen kunci, dan x Catatan 1
3) | Jurntah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jurnlah karyawan x Catatan 1f

tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

r e Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan x Catatan 1g
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. x Catatan 1g

2

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

a | pernyataan kepatuhan terhadap SAK x NN Catatan 22
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

, b. Daser pengukuran Gan penyusunan laporan keunagan
1) | Dasar penguk dan tab n keuangan y atu berdasarkan baya sors (hatorkcaf cos) x Catatan 2a

biaya perolehan kif Ong seolsepei gi bryadiraberatankanytalrsareag bryan Nilai Wajar
Oa Manga) akan Meriah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang bertaku.

2 | Dasar penyusunan Ia poran keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. x Catatan Za
Mata uang fungsional dan mata ui uang penyajian yang digunakan, meliputi: x Catatan Za, 2d

ka
|

&) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Page 9 OCR 0.905
Page 9 of 84

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi ssgnifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuanganj

Catatan 3

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa

depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,

yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian matenal terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

Catatan 3

|
4

3)

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memesukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidesian, yang meliputi pos-pos entitas induk.
dan entitas anak)

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas induk:

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

@&) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nompengendah: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsohdasi

telah dbeliminasi

Catatan 3

Catatan 2b

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 10 OCR 0.892
Page 10 or 84

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:
€C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwW': dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi,

3

T

Kas dan setara kasj

Yang harus dijelaskan antara lain ketxjakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas.

Catatan 2g

Instrumen Keuangan —
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yong harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:

(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Niksi Wajar instrumen keuangan)

(S) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi Indung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan

(Cc) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.

b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

Catatan 2h

Page 11 OCR 0.925
Page 11 of 84

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5S) penyajian amortisasi biaya transaksi,
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan.

3)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro peda Bank Indonesia dan Bank
Lam,

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

7

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintahidan

C) Dasar penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan,

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit

Page 12 OCR 0.892
Page 12 of84

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan

(2) Dasar penyajian atas kredit,

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN Cilka ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara Isin dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
€) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas rilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo pivtang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

»

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan, dan

Btau ditanggung oleh perusahaan). 5 5

Page 13 OCR 0.898
Page 13 0784

11) | Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
€) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor,

Catatan 20

12) | Persediaan :

yang harus dijelaskan antara lain mengena kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 2j

a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanarnan sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan)

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan
(5) Ketujakan akuntansi biaya pinjaman.
€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak

Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(3) Metode penilaian,

Page 14 OCR 0.884
Page 14 of 84

(b) Metode amartisasi (deplesi): dan

(ce) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(la) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

d) metode penyu: sutan yang digunakan:

C) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang barus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Nabilitas yang timbul: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

Page 15 OCR 0.882
Page 15 of 84

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya,

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud)

C) metode amortisasi yang digunakan,

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada),

Catatan 2c

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

dj) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dar
2) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amertisasi yang digunakan,

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dan

e) Pertanggungan Asuransi,

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang barus dijelaskan antara lain:
@) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

Page 16 OCR 0.914
Page 16 084

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan

Uabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan) dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dani bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dgelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23 | provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

24) | Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan

Page 17 OCR 0.899
Page 17 of 34

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi x
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan,
Yang harus dijelaskan antara lair :
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
€) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
G) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(Ll) Lokasi penambangan)
(2) Saldo awal untuk masing-rnasing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26) | Khusus Industri Pertambangan Umum x Catatan 21
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang rnasih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa arnortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar
pertitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan x Catatan 2r

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan banya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

Page 18 OCR 0.879
Page 18 of 84

27) | Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran y yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan

(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

» Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntarisi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan peenw dalam laporan laba rugi,
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan entara lain:

(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalam
proses penyelesaian, Ham Yan terjadi namun belurn dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian n beban klaim dalarn laporan laba ru

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan n pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,
(4) nahan Ss biaya yang telah dikapitaksasi ke setiap unit Real Estat:
(5) Tea yang direvisi dan direalokasi akibat perubah: AKAN Pak estimasi kini,

(6) se biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 19 OCR 0.897
Pase 19 of 84

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus di ijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing

s

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing)

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing.

Catatan 2d

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:
2) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan) dan

Catatan 2e

31) | Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32)

Pajak Penghasilan

Yang barus dijelaskan antara lain:

&) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

33)

Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenal jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

C) ketxjakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk certailment dan penyelesaian.

Page 20 OCR 0.905
Page 20 of84

34) | Saham Treasuri Catatan 2p
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) | Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalul instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) | Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
@) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Lial bilitas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) | Segmen Operasi Catatan 2x
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) | Laba (Rugi) par saham Catatan 2w

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian.

Page 21 OCR 0.892
Page 21 of84

a Aset

1) | Kas dan Setara Kas
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas peda pihak berelasi dan pihak ketiga:

3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

b)  Mecian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang x
asing,

Catatai
Catatan

€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan x Catatan 4
Catatan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh x 16
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

2) | Khusus Industri Perbankan
2) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang,
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang onginsi): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat penode pelaporan.

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai:
(2) Perubahan penyisihan selama penode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
tubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan

Page 22 OCR 0.898
Page 22 of 84

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired!)
dan tdak mengalami penurunan nilai (unimpatred),

(3) Jangka waktu (rata-rata atu per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
'stimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya)

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank baku
Operasi atau Ilkuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.

3

Piutang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debstur,

Cc) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pemtsentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

&) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

P) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:

h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
() informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(3) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Catatan 5

Catatan 5
Catatan 5

Catatan 5
Catatan 5

Catatan 5

Page 23 OCR 0.858
Page 23 of34

4) | Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jurniah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: —
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi dan
(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jurnlah berdasarkan ko-asuradur:
(2) Jumlah menurut Jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

€) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(Lt) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Gd) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang, dan

Ka) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiltas.

5) | Khusus Industri Pembiayaan

3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

Page 24 OCR 0.887
Page 24 of 84

(4) sama pembiayaan bersema, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pernbiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pernbiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan)

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang diahhkan dan atau digunakan sebagai
Jamunan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lsin:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta

Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recurse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kim piutang pembayaran sewa
MINIMUM pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dan Iwna tahun

(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(S) akurnulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

Page 25 OCR 0.866
Page 25 of 84

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum rnasa depan dalarn sewa aperasi

yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

ta) kurang dari satu tahun

(b) teteh dari satu tahun sampai Ikma tahun

(e) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara kam tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirindi dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi,

b) laba yang diakul,

€) kerugian yang terjadi, dan

0). pekerjaan yang sudah dag (termun).

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembah Efek:
C) Nama pihak/counterparty:

Gd) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga piutang reverse repo,

Page 26 OCR 0.878
Page 26 of 84

£) Cadangan kerugian penurunan nilai (Jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan #idai Vika ada).

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

€c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jurnlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain.

baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur bada nilai wajar melalui kata rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diarnotisasi,

untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,

11) | Piutang Lain-Lain Catatan 6
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang, Catatan 6
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan Catatan 6
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan, Catatan 6
12) Beredarnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan kiinnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak Catatan 10
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(d4) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya) Catatan 10
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, Gabutiri 10

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

Page 27 OCR 0.866
Page 27 of84

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan durniliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(2) jumlah yang direktasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi dan

(c) sisa investasi dalam kelampok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Catatan 45

(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas
atau Wabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk rmutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilal yang ditvtung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) junvah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nara bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,

c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14)

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

@) rincian Sukuk berdasarkan narna penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

Cc) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
9), te Meyer antik Inneratasi yang dhan pada Hang pernkahan,

Page 28 OCR 0.897
Page 28 of 84

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

@) Informasi penting lainnya,

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakut sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengensiontara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dan transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan,

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata usng,

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

IA

Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

S

Page 29 OCR 0.873
Page 29 ot 84

" Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jurnlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jurnlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap

jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

J)— Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21 | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan Kabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jurnlah cadangan penghapusan
dan mutasi setama periode berjalan,

C) Rincian jumlah tagihan dan babslitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22) | Persediaan

8) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan junvah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jurnlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi baya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam pertode berjalan,

(S) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalarn periode
berjalan)

Page 30 OCR 0.885
Page 30 of 84

diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kuslifikasian, maka diungkapkan:
() jumlah biaya pinjaman yang dikap'talisasi selama periode berjalan: dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
Fisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan) dan
(3) Barang Dagangan.

€) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:

(8) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
la) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara kain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

Page 31 OCR 0.872
Page 31 of 4

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi),
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya,

"Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:

(2) Perlengkapan modis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

ka
9) Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
Seperti hewan ternak menjadi:

(8) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan termak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi sakdo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(Cc) Nilai arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan)

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang,

le) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

Page 32 OCR 0.902
Page 32 of 84

(Gl Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

tg) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan

(P)  Mlai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) urakan dari aset yang dimilik untuk dijual atau kelompok lepasanj

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang Giharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwe atau keadaan yang dapet mernperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalarn hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

W, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk penode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

Page 33 OCR 0.890
Page 33 of 84

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang barus diungkapkan antara lain :
a) rindan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cedangan kerugisnpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut

C) jumlah cadangan kerugian penurunan mlai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
gan

€) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya,

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nara entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

C) Nilaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2095
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung
atau tidak langsung

? akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau

periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau

periode yang berbeda,

Gg) sat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

I) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan

investor lainj

G

j) Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Uabilitas entitas asoslasi: dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara indiwdual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabiltas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Page 34 OCR 0.884
Page 34 of 84

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupatxaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan MTI, yang disajikan
sebagai berikut:

8) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan

d) Saldo aktur,

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan arnortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasirikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkabunan
Tanaman Perkebunan
Yang barus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanarnan,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir:

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Ya bengangan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj
uj

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(L) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal

Page 35 OCR 0.875
Page 35 of 84

IL Tambahan tahun berjalan
IL Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan

ji. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(0) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir:

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Ptasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,

32) | Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

€) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
€) Kondisi hewan ternak:

N) Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung)

) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada

j Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dari

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi Signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

Page 36 OCR 0.824
Page 36 of 84

(3) pena Host rosa Nilai Wajar dadukui Ing oleh bukti pasar atau
it

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir,
(5) jurnlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang

menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan N penohesikn sena pelari
perinde tersebut: dan

Lado yarpongi mmeerara Nilai Wajar yang diakui dalarn laba rugi atas
penjualan Properti Ini Iyesaki dari memakoanook dak yan arak
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar:

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Desta es atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

? kewajiban kontraktual urituk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
eren en n sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan

ra Sesak @ntara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

nata liasi antara penilaiai n tersebut Gan penilaian yang telah disesuaikan yang
Ilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

ag jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasij

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Page 37 OCR 0.864
Page 37 of84

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rindan Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian)

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran Yang katuk laki naa tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan,
b) rekonsiliasi jurnlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal

dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

€) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

d) rugi penurunan nillsi dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada):

€e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

1 jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan

nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak

diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) ine dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revabuasi atau rugi penurunan nilai, yang Menunjukkan prubahan selema

periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

Page 38 OCR 0.897
Page 38 of 84

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(@)rindan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunanj

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalarn
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjarnan yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

1) Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebegai tersedia untuk dijual,

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi rnasa guna dan/atau rnetode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pernulihan penurunan nilai,

(9) Jurnlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjamunanj dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan

risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

Catatan 12

35)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi

a

Page 39 OCR 0.892
Page 39 of 84

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unaperated acreage, surnur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(9) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi)
(Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabiiitas tagihan tersebut dalam bentuk tabet
analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:

a) jumlah tercatat bruto dan akurnulasi arnortisasij

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif:

C) rekonsillasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada

awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus deungkapkan:

(1) Bunuh banya pena man yang dikapitalisasi selama penode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitaksasi,

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas:

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang rnaterial terhadap laporan keuangan Perusahaan,

@) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Wiai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Wilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi:
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Tekberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas,

Catatan 15
Catatan 15
Catatan 15

G

Page 40 OCR 0.896
Page 40 of 84

»
»

nilai kornstrpen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:

Aset Takberwujud disajikan pads jurnlah revalussian, diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,

(4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi sakdo surplus kepada para
. pemegang saham,

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

3)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan:

(3) Saldo akhir,

Catatan 22

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

la) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

Page 41 OCR 0.876
Page 41 of 84

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan

tc) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,

4) Biaya Pengembangan tua
Yang harus diungkapkan antara lai
Lada lutas/ Biaya Eksplorasi dan Pekomenlikadin Hinmanlila selama tahun berjalan
lengan menu njukkan:
- ) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan btaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen bdak dapat dipulihkan

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(€) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,

terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Catatan 1

Catatan 1

1) | Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang, dan

c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

2) | Provisi

3) sebaga untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 42 OCR 0.861
Page 42 of 34

(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,

(2) prowisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(9) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutang
(a) jumlah YEN EMPAT selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum

(5) perkngkatart selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu U con AMUK dari setiap bemueanan Inotir dapat

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam #ngka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asurnsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo,

Catatan

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dari
b) Uraian mengenai sifat rnasing-masing kewajiban,

5)

Utang Rapo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Etek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liatnlitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Datam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi)

b) laba yang diakui:

€) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Page 43 OCR 0.895
Page 43 of 84

?

Khusus Industri Perbankan

8)

Simpanan Nasabah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito)

(S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara kain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(3) Jumiah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Rincian berdasarkan program asuransi),

(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:

(4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan

(S5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: : dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

Page 44 OCR 0.880
Page 44 of 84

Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung:

(3) Jumlah menurut mata uang: dan

(4) Jumah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut program asuransi:

(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan) dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

€e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumiah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(8) Jumlah menurut umur utang.
£ Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumiah berdasarkan reasuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(8) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,

Page 45 OCR 0.887
Page 45 of84

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain nncian menurut jenis asuransi,

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pernegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia,

-)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

10)

Utang Pajak

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

D) informasi mengenai ketetapan pajak.

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah habilkitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

5) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak plutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jurmdah uang muka kontrak yang diterima.

13)

Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai

dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Chedelist ini.

Catatan 24

14)

Liabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pengungkapan untuk Yabilitas keuangan lainnya berlaku untuk llabilitas
keuangan kainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
Pihak ketiga dan pihak berelasi,
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) mai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:

Catatan 24

Page 46 OCR 0.918
Page 46 of 84

(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan
(ce) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisas' utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait:

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
@irestrukturisasi.

Pen

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

12)

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlahnya,

Catatan 22

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas terkast aset atau kelompok lepasan yang
@inwliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang Giklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Uabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) indian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang,

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

Catatan 24

Page 47 OCR 0.887
Page 47 of 84

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) tanggal jatuh tempo,

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas penjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

") pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan

W) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

j) pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(L) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjarnan, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total

pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) letuh dari satu tahun sarnpai 5 (lima) tahun: dar
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancsilable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,
&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
HD) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

Page 48 OCR 0.877
Page 48 or 84

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klsusul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pernbatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

8)

v)

21) | Khusus Industri Perbankan

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincan jumlah berdasarkan pihak berekasi dan pihak ketiga,

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:
(S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan/

(6) Ringkasan perjanjian yang rpeltputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance),

S5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tngkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara kain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, rata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pehak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
ena ak Ng posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pel 5

SA

Page 49 OCR 0.895
Page 49 of 84

(S5) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) Mutasi taksiran prowsi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

€) liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat leinnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maks perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(2) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga:

(e) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuanal,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(N imbalan yang dibayarkan:

la) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

Ci) curtailment: dan

Catatan

33

Page 50 OCR 0.885
Page 50 of 84

(3)

(3)

(5)

(6)

(1) penyelesaian,

analsis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program

yang seluruhnya tidak didansi dan jumlah yang dihasilkan dari program yang

seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal

dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan

SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat

(hatribusikan pada setiap:

(8) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(Cc) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(@) iuran oleh pemberi pekerja:

(e) iuran oleh peserta program,

(f) imbalan yang dibayarkan,

(a) kombinasi bisnis: dan

(hn) penyelesaian,

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Uabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa Wwlu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan)

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nai Wajar pada akhir periode pelaporan dani setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana bal tersebut termasuk:

la) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

te) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memikh metode koridor
1096 (sepuluh per seratus),

(M biaya jasalalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

Page 51 OCR 0.894
Page S1 of 84

(h) dampak dan batasan dalam SAK:

(7) jurntah total yang diakui dalarn pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalarn saldo laba, meliputi:
la) keuntungan dan kerugian aktuarialj dan
(b) dampak dan batasan dalam SAK:

(B8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program)

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalarn ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal basil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(C) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakwi sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan
(DP asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
ta) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerje periodik neto, dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

Page 52 OCR 0.894
Page 52 of 84

(Cc) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(1S) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program, dan

(D) penyesuaian yang timbul pada:

Mi) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan

(Wi) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan)

(16) estimasi terbaik pernberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan)

(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk.
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

tia) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalarn pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(Wjiika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir Ii,

b) Yuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.

Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja

Page 53 OCR 0.885
Page 53 of 84

Yang harus diungkapkanentara lain:
(1) 'uran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) rincian mengenal jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalarn rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada,

() pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj

O) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utarna dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(3) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan,
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari:
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(PM) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil:
(9) jangka waktuj
(h) tujuan penerbitannyaj dan
Ci) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

Page 54 OCR 0.887
Page S4 of 84

(9) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan Gika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (musalnya restrukturisasi Sukuk

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuti
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan
IN) persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh ternpo serta persyaratannya, dan penalti:
€) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
Gari sudut pandang pernegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default),

j) dalarn hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

Page 55 OCR 0.897
Paye S5 of 84

) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

« Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penertxtan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan
b) Penjelasan mengena sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekutas,
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan

persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan

(3) Pemegang saham lainnya,

d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
Seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum

Pemegang Saham (RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisas: agio, sakto laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi, dan
(3) Tujuan perubahan modal saharn, entara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 56 OCR 0.895
Page 56 of 84

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio seham,

€) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,

G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

€) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya)

#) Pengungkapan untuk selisih nilal transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau diahtikan serta selisih antara nilai

tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain:

(2) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepernikkan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi,

b) engan seksih transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian:

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendakan.

Tidak material untuk.
n

4)

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saharn, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor

P7,

Page 57 OCR 0.871
Page S7 of 84

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
drsetori

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

6) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

a)  Masan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Binatang sakdo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait
lan

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan 29
6) | Waran
Yang barus diungkapkan antara kain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran,
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbdikan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran,
7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Catatan 10
komponen pendapatan komprehensif lainnya,
8) | Kepentingan Nonpengendali Denan 3
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas
#kuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk,
Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain
Catatan 30

8) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama penode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,

Page 58 OCR 0.814
Page 58 of 84

(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:
(4) Royalti, dan/atau
(5) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Ringan jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1016 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,
Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dan pendapatan (ika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
€) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lai

(4) Pendapatan kontrak konstruksi:

&) Ba BEAN YAA EN GAN pendapatan dalam periode

tw) moda yong digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diskui
dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan:
to) Bana sang yaa yana one dan
(c) Jumlah retensi,
(3) Jumiah tagihan dan ul iteng bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Labditas,
?) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari bubungan keagenan)
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi

Z s 0s

keagenan dengan pendapatan lainnya: dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

Page 59 OCR 0.892
Page 59 or #4

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

D) Objek atau sktivitas yang dikenakan tarif:

C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait,

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jurnlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang, dan

Cc) Pendapatan sewa.

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dan keagenan: dan

€) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada

tersebut.

6)

Khusus Inciustri Telekomunikasi

Page 60 OCR 0.901
Page 60 of 84

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
tolekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasarna dengan
wak lain,

7) | Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prerni yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang bertaku (PSAK 36 dan 62)

8) | Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,

b) Jika perusahaan memiki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan konusi yang diakui)
Cc) Efek-efek, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan

Page 61 OCR 0.846
Page 61 of 84

11) Khusus Industri Rumah Sakit

Beban snhantbaomnyasakay ne Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

a) Beban bahan:
b) Beban jasa pelayanan,

C) Beban pegawai

d) Beban penyusutan sarana medis:
e) pemeliharaan sarana:
n asuransi:

Mu

langganan daya dan jasa,
depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi:

3) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan Lelo beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh

ternpo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian.
C) Komisi Neto

Yang harus diui ngkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi,

d) Hasil Investasi
Yang harus diungi Ikapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13) | Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) bera jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji di Womegonanyakannan dan
P3 pw lal Unsur-unsur r beban departemen Iai innya.

Page 62 OCR 0.899
Pase 62 0184

Yang harus diungkapkan nndian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi, dan
C) Beban umum dan administrasi.

15)

Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok

produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan entara lain rindian jumlah beban beban provisi dan kornisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama,

16)

BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk miasing-
masing akun Piutang Pemtxayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)

Pendapatan dan Beban Lainnya

a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam rnata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
la) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar melalu laba
rugi: dan

nilai,

Page 63 OCR 0.875
Page 63 of 84

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Catatan 11

18) | Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang barus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19) | Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti,

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan,

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama.

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Kemapasan Dahan (pengtanlen Dada yak MIO Ok
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
yang diaki Hoa patok atas pajak kim yang berasal dari penode

3) lan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau pererapan peraturan perpajakan yang baruj

Page 64 OCR 0.899
Page 64 of 84

(5) jurnlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
tau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan uatuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tengguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas:

C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
danfatau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(3) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
engan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

IN) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) taba kena pajak:

1) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

ji) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan,

ka,

Page 65 OCR 0.871
Page 65 of 84

dikompensasi:
(1) jumlah aset dan labilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan
(2) jurnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Kabilitas
pajak tangguhan yang diakul dalam laporan posisi keuangan:
U) beban pajak terkait dengan operasi yang ditentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tdak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan:

nj) ursian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuksisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis,

O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

Pp) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak
mendatang kebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yai ng
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

cs

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain :

@) jumlah yang digunakan sebagai pernbilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
@iatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut, Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham

Catatan 35

D

Page 66 OCR 0.901
Page 66 of 84

€) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang bersdar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22) | Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

B8) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruptah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,546 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud

Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan sakdo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
terkait,

(2) jumlah sakdo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liatilitas,
termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan

sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilat secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak beretasi non-usahaj dan

Catatan 36

Page 67 OCR 0.891
Page 67 of 84

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk,
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap x
entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi:

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan veriturerj

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan x
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) “mbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya)
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(S) pembayaran berbasis saham.

#) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sitat hubungannya dengan
Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secars individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atsu kuaktatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Labilitas dalam Mata Uang Asing
8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabiNtas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya x Catatan 40
dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liatlitas moneter dalam mata uang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: x

Page 68 OCR 0.899
Page 68 of 84

(4) jumlah selisih kurs yang diakur dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalul laba rugi:
dan

(S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

aa

Yang barus diungkapkan antara lain -
@) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selarna periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estirnasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jurnlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada penode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus

diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 69 OCR 0.840
Page 69 ot 84

K3

(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
ta) setiap dam ban demen Bir terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian

ta) Jumlah penyesualai Gd Gak dum Peda enek mba baka Wana
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya,
ad

lan
(5S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk perode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan

penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

2)

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi

bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(L) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

( tanggal akuisisi:

( biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama ui Iekambeepemenyarknga nh. menga tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang patas @eodwill yang diakui,

9

Page 70 OCR 0.872
Pase 70 or 84

BG) Wisi Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumiah yang diakul pada tanggal akuisisi,
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan

(ce) estirnasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasiken maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utarna piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok peutang lain, yaitu sebagai berikut:
ta) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan
(cp estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk Setiap kelompok utara Aset
yang diperoleh den Liabiltas yang diambil alih:
(11) setiap Kabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utara yang
mendasari prakiraan penstiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,
(12) dalarn hat Rabilitas kontinjensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andai, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

fa) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Uabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dar

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan)

Page 71 OCR 0.914
Page 71 of 84

b)

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10085
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada
tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya) dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(1S) dalam hal suatu kornbinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

ta) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakutsisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

ti) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendal tertentu atau jerus imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan

Page 72 OCR 0.876
Page 72 of 84

(c) sifat dan jurnlah dani setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset irnbalan kontinjensi, atau
Sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Niabiitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (bdak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi
(3) — Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, Jika adaj
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan)
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:
fa) terkait dengan aset tendentifikasi yang diperoleh atau Ilabilitas yang
diambil- alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelurnnya, dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:
C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan
@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis Isinnya selama suatu penode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan,
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendafian diperoleh: dan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
2) pengungkapan pada levet segmen

Page 73 OCR 0.882
Page 73 or 84

(4) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi
segmen dilaporkan: dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan,
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segrnen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dan total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

t negara domisin Perusahaan, dan

N. sernus negara asing secara totaf dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

IL negara domisiN Perusahaan, dan

Hi. semua negara asing secara tota' dimana Perusahaan menwliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.

(3) Informasi pelanggan utara
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

Perusahaan harus mengungkapkan:
Ca) Fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

Page 74 OCR 0.876
Page 74 084

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara kain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llabilitas operasi
yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara ain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(Bb) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi iaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang berkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada sktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada penlik entitas Induk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung milai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Indung mila dan kelompok mon lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):

(3) tanggal jatuh tempoj

(9) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan)

(6) pos Aset dan/atau Lustxlitas yang dilindung nilai: dan

GI yoonesan sean mang.

Page 75 OCR 0.855
Page 75 of 84

€C) Yang harus diungkapkan antara lam:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk pda: Kas yefoesanghawar abis
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
PA HARGA Nak Ana KANAN jenis transaksi yang dilindung
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liatilitas keuangan
antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilites tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan.

Catatan 25

3t)| Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
Pradepiga pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
ul sebagai Liabilitas Kemana pada akhir periode pelaporan: dan
Pe dividen preferen kumulatif yang tidak diakui,

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama

»

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari llabihtas kontinjensi dengan jurnlah Ilabilitas kontinyensi lainnya
secara terpisah,
bD) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya,
€C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

Page 76 OCR 0.838
Page 76 084

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendakan bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(L) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,

Tiabilitas jangka penjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajernen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
M, penode berlakunya perikatan:

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasam lainnya)
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pernbelian, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian)
H. periode berlakunya perikatan,
WI. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
Iv, sanksi-sanksij
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
ta) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerirna jaminan, yang diksahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(ce) periode berlakunya jaminan) dan
(G) mulai jarninan,
(3) fasilitas kredit yang belurn digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya,
D) Kontinjensi

Catatan 38

Page 77 OCR 0.862
Yang harus diungkapkan antara lain -
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:
(4) ISI Gan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):

ta) keuangan:
(2) Peratui ek enniayenp da berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak kans da
(3) kemungkinan Ilabihtas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara kain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya,
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan
(9) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan entara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasarna

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hok dan hatslitas dari masing-rnasing pihak dalam kerjasama:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama) dan

#) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luss risiko yang timbul dari instrumen

Page 78 OCR 0.909
Page 78 of 84

keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas

pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas,

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksirmum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Page 79 OCR 0.907
Page 79 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

€C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk

memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal) dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagas modal:

€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya,

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal Ciika ada): dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara tam :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalarn laporan arus kas.

Page 80 OCR 0.889
Page 80 of 84

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa penblayaan,
akuisisi melalui penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal,

40) | Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) indan jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada Suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimurn atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian,

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
Oosi saham,

G) untuk opsi saharn yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode:

NM) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi bersebut pada tanogal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Niki
Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
Untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41) | Khusus Industri Asuransi:

&) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jurnlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabditas.

Page 81 OCR 0.883
Page 81 of 84

42)

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) jin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah:

b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

€) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat,

43)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnyaj

C) Rasio keuangan penting,

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

€) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

.uxnm

Catatan 41

44)

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rindian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pemenuhan Kabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPMH, IHPH dan luran wajib
lainnya:

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa butan dan biayanya:

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan
dan akumulasinya: dan

() Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Page 82 OCR 0.892
Page 82 of84

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir penode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inforrnasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya:

(2) sitat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

47) | Reklasifikasi

46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait

dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belur menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
Gengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
€) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan

Gd) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan

keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar,

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi: "
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hai reklasifikasi jumlah komparatif Odak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

Page 83 OCR 0.900
Page 83 of 84

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterirna, Perusahaan harus rmengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pernerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui,

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lam:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensit
beserta penjelasannya.
Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

Page 84 OCR 0.936
Page 84 of 84

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, Jenis, jumiah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 29 Juli 2024

9 Direktur Keuangan

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.32 MB
Published31 Jul 2024
Pages84
Characters146,851
Text sourceOCR
OCR confidence0.884

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Central Omega Resources Tbk p.1 ×2
unresolved org Mirawati Sensi Idris Nama Partner p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Bank Lam p.11
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-II-DKFT.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result